<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Sekata Archives - Whathefan!</title>
	<atom:link href="https://whathefan.com/tag/sekata/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://whathefan.com/tag/sekata/</link>
	<description>Apa yang Terpikir Apa yang Tertuang</description>
	<lastBuildDate>Fri, 21 Jun 2024 14:57:19 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.6.2</generator>

<image>
	<url>https://whathefan.com/wp-content/uploads/2019/01/cropped-Logo-Square-32x32.jpg</url>
	<title>Sekata Archives - Whathefan!</title>
	<link>https://whathefan.com/tag/sekata/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Koleksi Board Game #14: Kakartu Se-kata</title>
		<link>https://whathefan.com/permainan/koleksi-board-game-14-kakartu-se-kata/</link>
					<comments>https://whathefan.com/permainan/koleksi-board-game-14-kakartu-se-kata/?noamp=mobile#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Fanandi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 20 Apr 2024 07:34:47 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Permainan]]></category>
		<category><![CDATA[board game]]></category>
		<category><![CDATA[kata]]></category>
		<category><![CDATA[lokal]]></category>
		<category><![CDATA[Sekata]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://whathefan.com/?p=7178</guid>

					<description><![CDATA[<p>Sampai koleksi board game yang ke-13 (Coup), semua merupakan produksi luar semua. Padahal, di Indonesia sendiri sudah banyak board game lokal yang sebenarnya tidak kalah menarik untuk dimainkan bersama-sama. Penulis pernah memainkan beberapa yang kebetulan Pandu punya, seperti Waroeng Wars dan Laga Jakarta. Namun, bukan board game lokal tersebut yang Penulis miliki duluan, melainkan Sekata [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://whathefan.com/permainan/koleksi-board-game-14-kakartu-se-kata/">Koleksi Board Game #14: Kakartu Se-kata</a> appeared first on <a href="https://whathefan.com">Whathefan!</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p>Sampai <a href="https://whathefan.com/permainan/koleksi-board-game-13-coup/">koleksi <em>board game </em>yang ke-13 (Coup)</a>, semua merupakan produksi luar semua. Padahal, di Indonesia sendiri sudah banyak <em>board game </em>lokal yang sebenarnya tidak kalah menarik untuk dimainkan bersama-sama.</p>



<p>Penulis pernah memainkan beberapa <a href="https://whathefan.com/permainan/mas-pandu-dan-koleksi-board-gamenya/">yang kebetulan Pandu punya</a>, seperti Waroeng Wars dan Laga Jakarta. Namun, bukan <em>board game </em>lokal tersebut yang Penulis miliki duluan, melainkan <strong>Sekata</strong> yang relatif lebih baru.</p>



<p>Dengan harga yang sangat ekonomis, <em>board game </em>ini cukup menantang pemain dalam jumlah kosa kata yang dimilikinya. Lantas, apakah <em>board game </em>ini bisa membantah kalau bahasa Indonesia itu miskin kosa kata?</p>


<div class="monsterinsights-inline-popular-posts monsterinsights-inline-popular-posts-beta monsterinsights-popular-posts-styled" ><div class="monsterinsights-inline-popular-posts-image"><img decoding="async" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/12/Kepingan-Puzzle-Terakhir-untuk-Messi-Telah-Lengkap-banner-300x169.jpg" srcset=" https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/12/Kepingan-Puzzle-Terakhir-untuk-Messi-Telah-Lengkap-banner-300x169.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/12/Kepingan-Puzzle-Terakhir-untuk-Messi-Telah-Lengkap-banner-1024x576.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/12/Kepingan-Puzzle-Terakhir-untuk-Messi-Telah-Lengkap-banner-768x432.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/12/Kepingan-Puzzle-Terakhir-untuk-Messi-Telah-Lengkap-banner.jpg 1280w " alt="Kepingan Puzzle Terakhir untuk Messi, Telah Lengkap" /></div><div class="monsterinsights-inline-popular-posts-text"><span class="monsterinsights-inline-popular-posts-label" >Trending</span><div class="monsterinsights-inline-popular-posts-post"><a class="monsterinsights-inline-popular-posts-title"  href="https://whathefan.com/olahraga/kepingan-puzzle-terakhir-untuk-messi-telah-lengkap/">Kepingan Puzzle Terakhir untuk Messi, Telah Lengkap</a></div></div></div><p></p>


<h2 class="wp-block-heading">Detail Board Game </h2>



<ul class="wp-block-list">
<li>Judul: Kakartu Se-kata</li>



<li>Desainer: Abraham Putra</li>



<li>Publisher: Ennoia Games</li>



<li>Tahun Rilis: 2021</li>



<li>Jumlah Pemain: 3-10 pemain</li>



<li>Waktu Bermain: 5-15 menit</li>



<li>Rating BGG: &#8211;</li>



<li>Tingkat Kesulitan: &#8211;</li>



<li>Harga: Rp100.000</li>
</ul>



<h2 class="wp-block-heading">Cara Bermain Kakartu Se-kata</h2>



<figure class="wp-block-embed is-type-video is-provider-youtube wp-block-embed-youtube wp-embed-aspect-16-9 wp-has-aspect-ratio"><div class="wp-block-embed__wrapper">
<iframe title="Tutorial Main Board Game - Kakartu - Sekata" width="740" height="416" src="https://www.youtube.com/embed/atjkfl6qB9Y?feature=oembed" frameborder="0" allow="accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture; web-share" referrerpolicy="strict-origin-when-cross-origin" allowfullscreen></iframe>
</div></figure>



<p>Dilihat dari kotaknya yang mungil, bisa ditebak kalau komponen yang dimiliki oleh Sekata sangat sederhana karena memang hanya terdiri dari kartu-kartu. Ada 102 kartu berwarna merah muda, 13 kartu berwarna kuning, 10 kartu berwarna hijau, dan 3 kartu kosong.</p>



<p>Setiap kartu yang berwarna merah muda berisi satu suku kata (bisa vokal saja, bisa gabungan konsonan dan vokal) seperti Ka dan Ta. Untuk kartu kuning/hijau, yang merupakan kartu bantu, seringnya berisi satu konsonan yang bisa digunakan oleh semua pemain.</p>



<p>Di awal permainan, masing-masing akan mendapatkan 10 kartu berwarna merah muda secara acak. Lalu, jejerkan tiga kartu kuning di tengah arena. Kartu kuning ini bisa digunakan oleh semua pemain kapan saja ketika mereka membutuhkan bantuan huruf yang tertera di sana.</p>



<p>Untuk kartu hijau sendiri sebenarnya memiliki efek yang sama dengan kartu kuning. Bedanya, kartu hijau dipegang oleh masing-masing pemain. Jujur, Penulis baru menyadari aturan ini ketika menulis artikel ini. Sebelumnya, Penulis mencampurnya dengan kartu kuning.</p>



<p>Permainan akan dimulai ketika satu kartu merah muda dari <em>deck </em>akan muncul ke arena. Pemain harus bisa membuat kata menggunakan kartu yang ada di tangannya (boleh di depan ataupun di belakang) dan boleh menggunakan bantuan kartu kuning jika diperlukan.</p>



<p>Nah, kartu yang diturunkan oleh pemain tersebut akan menjadi suku kata selanjutnya dalam permainan. Jika tidak ada pemain yang bisa membuat kata, maka boleh mengeluarkan satu kartu dari <em>deck</em>.</p>



<p>Secara aturan resmi, sebenarnya pemain yang sudah berhasil menyusun kata tidak boleh mengeluarkan kartu lagi hingga ada pemain lain yang berhasil menyusun kata. Namun, aturan ini sebenarnya fleksibel saja, jadi kalau mau cepat-cepatan habis juga tidak masalah.</p>



<p>Permainan akan berakhir jika ada satu pemain yang berhasil menghabiskan kartu tangannya. Namun, seperti dalam permainan UNO!, jika mau mengubah aturannya hingga ada satu orang terakhir yang kalah agar mendapatkan hukuman juga sah-sah saja, kok.</p>



<h2 class="wp-block-heading">Setelah Bermain Kakartu Se-kata</h2>



<figure class="wp-block-image size-large"><img fetchpriority="high" decoding="async" width="1024" height="683" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/04/review-kakartu-se-kata-1024x683.jpg" alt="" class="wp-image-7198" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/04/review-kakartu-se-kata-1024x683.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/04/review-kakartu-se-kata-300x200.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/04/review-kakartu-se-kata-768x512.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/04/review-kakartu-se-kata.jpg 1080w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption class="wp-element-caption">Board Game Kakartu Se-Kata (<a href="https://www.blibli.com/p/kartu-sekata-card-game/ps--MOB-60035-06226">Blibli</a>)</figcaption></figure>



<p>Meskipun Kakartu Se-kata terdengar memiliki <em>gameplay </em>yang sangat sederhana, sejujurnya permainan ini benar-benar menarik dan kompetitif. Ketika membawa <em>board game </em>ini ke acara <em>outing </em>kantor, rekan-rekan Penulis seperti kecanduan memainkannya.</p>



<p>Tentu pemain dengan kosa kata yang luas akan memiliki keunggulan dalam permainan. Namun, itu saja tidak cukup karena kita juga membutuhkan kecepatan agar bisa mendahului pemain lain. </p>



<p>Yang lucu adalah ketika mengalami kebuntuan, beberapa pemain akan mencoba &#8220;mengarang bebas&#8221; dan membuat kosa kata yang terdengar asing. Kalau sudah begitu, KBBI pun akan keluar untuk membuktikan apakah kata tersebut benar-benar ada atau tidak.</p>



<p>Biasanya, jika ternyata kata tersebut tidak ada dalam KBBI, maka hukuman yang akan didapatkan oleh pemain adalah mereka harus menarik satu tambahan kartu dari <em>deck</em>, yang tentunya akan memperbanyak jumlah kartu tangan mereka.</p>



<p>Jika disuruh menyebutkan kekurangannya, mungkin <em>replaybility-</em>nya yang kurang karena <em>gameplay</em>-nya yang sederhana memang membuatnya menjadi cukup monoton. Bagi pemain <em>board game </em>veteran, jelas tidak akan merasakan keseruan dari <em>board game </em>ini.</p>



<p>Lantas, apakah <em>board game </em>ini bisa mematahkan pendapat mengenai kosa kata <a href="https://whathefan.com/buku/belajar-mencintai-bahasa-indonesia-pada-xe-no-glo-so-fi-lia/">bahasa Indonesia</a> yang sedikit? Sayangnya tidak bisa, karena ada keterbatasan di mana kata yang dibuat hanya bisa terdiri dari dua suku kata. Kata seperti Ko-Rup-Si saja tidak bisa dibuat.</p>



<p>Sampai artikel ini ditulis, Kakartu Se-kata masih menjadi satu-satunya <em>board game </em>lokal yang Penulis miliki. Penulis masih belum menemukan <em>board game </em>lokal lain yang berhasil mendorong Penulis untuk membelinya. Semoga suatu saat nanti ada, aamiin.</p>



<p class="has-text-align-center">***</p>



<p>Setelah ini, Penulis akan membahas mengenai <em>board game </em>yang bertemakan <em>heist </em>dan bisa dimainkan untuk mengajak ribut pemain lain. <em>Board game </em>ini bisa dibilang cukup jarang yang menjual, sehingga Penulis harus membelinya dari Jakarta. <em>Board game </em>tersebut adalah <strong>Bahamas</strong>.</p>



<hr class="wp-block-separator has-alpha-channel-opacity"/>



<p>Lawang, 20 April 2024, terinspirasi karena ingin melanjutkan seri artikel <em>board game</em></p>
<p>The post <a href="https://whathefan.com/permainan/koleksi-board-game-14-kakartu-se-kata/">Koleksi Board Game #14: Kakartu Se-kata</a> appeared first on <a href="https://whathefan.com">Whathefan!</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://whathefan.com/permainan/koleksi-board-game-14-kakartu-se-kata/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Koleksi Board Game Saya (Bagian 2)</title>
		<link>https://whathefan.com/permainan/koleksi-board-game-saya-bagian-2/</link>
					<comments>https://whathefan.com/permainan/koleksi-board-game-saya-bagian-2/?noamp=mobile#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Fanandi]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 07 Nov 2022 11:00:50 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Permainan]]></category>
		<category><![CDATA[Bang]]></category>
		<category><![CDATA[board game]]></category>
		<category><![CDATA[Coup]]></category>
		<category><![CDATA[Dungeon Mayhem]]></category>
		<category><![CDATA[koleksi]]></category>
		<category><![CDATA[Machi Koro]]></category>
		<category><![CDATA[pengalaman]]></category>
		<category><![CDATA[Saboteur]]></category>
		<category><![CDATA[Sekata]]></category>
		<category><![CDATA[Wingspan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://whathefan.com/?p=6145</guid>

					<description><![CDATA[<p>Sebelum memutuskan untuk membeli sebuah board game, Penulis biasanya akan menonton review-nya di YouTube terlebih dahulu agar memiliki gambaran seperti apa gameplay-yang dimiliki dan apakah seru untuk dimainkan bersama-sama. Selain itu, Penulis juga akan mencobanya terlebih dahulu jika board game tersebut memiliki versi digitalnya. Kalau memang seru, berarti Penulis akan bersemangat untuk segera membelinya. Contohnya [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://whathefan.com/permainan/koleksi-board-game-saya-bagian-2/">Koleksi Board Game Saya (Bagian 2)</a> appeared first on <a href="https://whathefan.com">Whathefan!</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p>Sebelum memutuskan untuk membeli sebuah <em>board game</em>, Penulis biasanya akan menonton <em>review</em>-nya di YouTube terlebih dahulu agar memiliki gambaran seperti apa <em>gameplay</em>-yang dimiliki dan apakah seru untuk dimainkan bersama-sama.</p>



<p>Selain itu, Penulis juga akan mencobanya terlebih dahulu jika <em>board game </em>tersebut memiliki versi digitalnya. Kalau memang seru, berarti Penulis akan bersemangat untuk segera membelinya.</p>



<p>Contohnya adalah <em>board game </em><strong>Smallworld</strong> di mana Penulis pernah mencoba membeli gimnya di Steam. Awalnya, Penulis kira <em>board game </em>ini akan seru karena mirip dengan Risk yang di mana pemainnya akan saling berebut wilayah kekuasannya.</p>





<p>Sayangnya, ketika mencoba gimnya, keseruannya tidak terlalu terasa. <em>Board game </em>ini terasa cukup <em>boring </em>dan harus hafal kekuatan dari masing-masih rasnya. Alhasil, Penulis mengajukan <em>refund </em>ke Steam dan membatalkan niat membeli <em>board game </em>fisiknya.</p>



<p>Hanya saja, ternyata ada beberapa <em>board game </em>yang tetap <em>nyantol </em>setelah mencoba untuk memainkan versi digitalnya. Salah satunya akan menjadi <em>board game </em>termahal yang dimiliki oleh Penulis.</p>



<h2 class="wp-block-heading">Hadiah Ulang Tahun: Wingspan dan Bang! Dice Game</h2>



<figure class="wp-block-image size-large"><img decoding="async" width="1024" height="576" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/11/Koleksi-Board-Game-Saya-5-1024x576.jpg" alt="" class="wp-image-6157" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/11/Koleksi-Board-Game-Saya-5-1024x576.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/11/Koleksi-Board-Game-Saya-5-300x169.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/11/Koleksi-Board-Game-Saya-5-768x432.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/11/Koleksi-Board-Game-Saya-5.jpg 1280w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption>Wingspan dan Bang! The Dice Game</figcaption></figure>



<p>Pada dasarnya, Penulis adalah penggemar gim bergenre <em>Trading Card Game</em> (TCG) alias permainan kartu strategi. Untuk itu, sewaktu mengetahui ada <em>board game </em>bernama <strong>Wingspan </strong>yang menggunakan kartu, Penulis tertarik untuk mengoleksinya.</p>



<p>Namun, Penulis merasa kesulitan untuk memahami <em>gameplay</em>-nya yang cukup kompleks. Entah berapa kali Penulis menonton videonya untuk bisa memahaminya. <em>Board game </em>ini memiliki <em>engine </em>yang bervariasi, jadi tidak sekadar mengumpulkan burung.</p>



<p>Penulis pada akhirnya memutuskan untuk membeli gimnya di Steam ketika sedang diskon. Berawal dari sana, Penulis baru benar-benar paham bagaimana cara bermain <em>board game </em>ini dan memutuskan untuk membelinya di bulan April 2022, sebagai hadiah ulang tahunnya.</p>



<p>Bisa dibilang, Wingspan adalah <em>board game </em>paling kompleks di antara koleksi Penulis. Gara-gara itu, meskipun Penulis menyukainya, <em>board game </em>ini termasuk yang jarang dimainkan. Teman-teman Penulis tetap lebih memilih untuk bermain Catan.</p>



<p>Padahal, harga <em>board game </em>ini juga menjadi yang paling mahal di antara koleksinya, yaitu <strong>Rp870 ribu</strong>. Penulis membelinya di Next Game Official via Tokopedia. Namun, secara kualitas barang  dan kelayakan untuk dikoleksi, <em>board game </em>ini nomor satu.</p>



<p>Selain itu, di bulan yang sama Penulis juga mendapatkan kado ulang tahun dari adiknya, yaitu <strong>Bang! The Dice Game</strong>. Ini merupakan gim deduksi seperti Werewolf dengan menggunakan dadu untuk melancarkan aksi-aksinya.</p>



<h2 class="wp-block-heading">Machi Koro 2 dan Dungeon Mayhem</h2>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="576" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/11/Koleksi-Board-Game-Saya-4-1024x576.jpg" alt="" class="wp-image-6158" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/11/Koleksi-Board-Game-Saya-4-1024x576.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/11/Koleksi-Board-Game-Saya-4-300x169.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/11/Koleksi-Board-Game-Saya-4-768x432.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/11/Koleksi-Board-Game-Saya-4.jpg 1280w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption>Machi Koro 2 dan Dungeon Mayhem: Monster Madness</figcaption></figure>



<p>Menyadari kalau hampir semua teman-teman Penulis menyukai <em>gameplay </em>dari Catan, Penulis pun memutuskan untuk melakukan riset untuk mengetahui apakah ada <em>board game </em>lain yang memiliki <em>gameplay </em>serupa.</p>



<p>Hasilnya, Penulis menemukan kalau <strong>Machi Koro 2 </strong>memiliki konsep serupa di mana mengandalkan kocokan dadu untuk menghasilkan <em>resource</em> tertentu. Jika Catan menghasilkan kayu/bata/wol/padi/batu, maka Machi Koro 2 mengumpulkan uang.</p>



<p><em>Goals </em>yang dimiliki kedua <em>board game </em>pun serupa, di mana pemain yang tercepat mencapai target tertentu akan menjadi pemenangnya. Jika Catan siapa yang duluan mendapatkan 10 poin, maka kemenangan di Machi Koro 2 adalah siapa duluan yang memiliki tiga <em>Landmark.</em></p>



<p>Penulis membelinya di Tabletoys dengan harga <strong>Rp525 ribu</strong> di bulan Mei 2022. Selain itu, Penulis juga membeli satu <em>board game </em>lagi di waktu yang sama (karena waktu itu dapat THR), yaitu <strong>Dungeon Mayhem: Monster Mayhem</strong> dengan harga <strong>Rp375 ribu</strong>.</p>



<p>Awalnya Penulis ingin membeli <em>board game </em>Dungeon Mayhem yang versi aslinya, di mana hanya bisa dimainkan untuk empat orang. Bisa untuk enam orang, tapi harus beli <em>expansion</em>-nya. Agar praktis, Penulis memutuskan untuk membeli versi yang ini saja.</p>



<p><em>Board game </em>ini juga menggunakan kartu sebagai pusat permainannya, di mana diceritakan ada enam monster yang saling bertarung untuk menemukan siapa yang akan menjadi <em>last man standing</em>. Walau unsur <em>senggol-senggolannya </em>kuat, <em>board game </em>ini juga kurang &#8220;laku&#8221;.</p>



<h2 class="wp-block-heading">Tiga Board Game Terakhir dan Berhenti Beli (untuk Sementara)</h2>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="576" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/11/Koleksi-Board-Game-Saya-3-1024x576.jpg" alt="" class="wp-image-6159" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/11/Koleksi-Board-Game-Saya-3-1024x576.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/11/Koleksi-Board-Game-Saya-3-300x169.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/11/Koleksi-Board-Game-Saya-3-768x432.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/11/Koleksi-Board-Game-Saya-3.jpg 1280w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption>Dari Kiri: Coup, Sekata, Saboteur</figcaption></figure>



<p>Bulan terakhir Penulis membeli <em>board game </em>adalah bulan Juli 2022. Waktu itu, Penulis membeli tiga <em>board game </em>sekaligus yang harganya relatif murah, yaitu <strong>Saboteur (Rp250ribu)</strong>, <strong>Coup (Rp200 ribu)</strong>, dan <strong>Sekata (Rp100 ribu)</strong>.</p>



<p>Dua judul <em>board game </em>pertama Penulis beli karena sudah pernah memainkannya bersama Mas Pandu dan cukup menyukainya. Sedankan Sekata, merupakan <em>board game </em>sederhana di mana pemain harus cepat-cepatan membuat kata dari kartu-kartu yang tersedia.</p>



<p>Setelah membeli tiga <em>board game </em>tersebut, Penulis belum menambah koleksinya lagi hingga saat ini. Ada beberapa alasan yang membuat Penulis berhenti sementara, di mana salah satunya sudah merasa cukup.</p>



<p>Dengan begitu, dari rentang waktu Juni 2021 hingga Juli 2022 (13 bulan, di mana ada tiga bulan Penulis tidak membeli <em>board game</em>), Penulis telah membeli <strong>12 <em>board game </em></strong>denan total pengeluaran <strong>Rp5.950.000</strong> (belum termasuk ongkos kirim dan Monopoly).</p>



<p>Ketika menyadari sudah mengeluarkan uang sebanyak ini untuk hobi barunya, Penulis jujur cukup merasa terkejut. Namun, ketika dipikir-pikir lagi, Penulis sama sekali tidak merasa rugi karena beberapa alasan dan berencana untuk menambah koleksinya lagi.</p>



<p> <em><span style="color:#9e0b0f" class="has-inline-color">Bersambung ke Bagian 3&#8230;</span></em> </p>



<hr class="wp-block-separator"/>



<p>Lawang, 6 November 2022, terinspirasi setelah memandangi koleksi <em>board game</em>-nya yang sudah lumayan banyak </p>
<p>The post <a href="https://whathefan.com/permainan/koleksi-board-game-saya-bagian-2/">Koleksi Board Game Saya (Bagian 2)</a> appeared first on <a href="https://whathefan.com">Whathefan!</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://whathefan.com/permainan/koleksi-board-game-saya-bagian-2/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
