<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>The Marvels Archives - Whathefan!</title>
	<atom:link href="https://whathefan.com/tag/the-marvels/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://whathefan.com/tag/the-marvels/</link>
	<description>Apa yang Terpikir Apa yang Tertuang</description>
	<lastBuildDate>Fri, 26 Apr 2024 15:18:47 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.6.2</generator>

<image>
	<url>https://whathefan.com/wp-content/uploads/2019/01/cropped-Logo-Square-32x32.jpg</url>
	<title>The Marvels Archives - Whathefan!</title>
	<link>https://whathefan.com/tag/the-marvels/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Tulisan Ini Merangkum Ulasan Film dan Serial MCU yang Terlewat</title>
		<link>https://whathefan.com/filmserial/tulisan-ini-merangkum-ulasan-film-dan-serial-mcu-yang-terlewat/</link>
					<comments>https://whathefan.com/filmserial/tulisan-ini-merangkum-ulasan-film-dan-serial-mcu-yang-terlewat/?noamp=mobile#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Fanandi]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 26 Apr 2024 15:18:45 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Film & Serial]]></category>
		<category><![CDATA[hiburan]]></category>
		<category><![CDATA[Loki]]></category>
		<category><![CDATA[Marvel]]></category>
		<category><![CDATA[MCU]]></category>
		<category><![CDATA[review]]></category>
		<category><![CDATA[The Marvels]]></category>
		<category><![CDATA[ulasan]]></category>
		<category><![CDATA[What If...?]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://whathefan.com/?p=7234</guid>

					<description><![CDATA[<p>Biasanya, setiap ada film atau serial Marvel Cinematic Universe (MCU) yang selesai ditonton, Penulis akan membuat artikel ulasannya. Walaupun kadang telat satu bulan, artikel tersebut akan tetap ditulis. Namun, beberapa bulan terakhir, Penulis melewatkan cukup banyak film dan serial MCU karena kesibukan (dan kemalasan) untuk diulas. Padahal, setelah serial Secret Invasion yang mengecewakan, MCU merilis [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://whathefan.com/filmserial/tulisan-ini-merangkum-ulasan-film-dan-serial-mcu-yang-terlewat/">Tulisan Ini Merangkum Ulasan Film dan Serial MCU yang Terlewat</a> appeared first on <a href="https://whathefan.com">Whathefan!</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p>Biasanya, setiap ada film atau serial Marvel Cinematic Universe (MCU) yang selesai ditonton, Penulis akan membuat artikel ulasannya. Walaupun kadang telat satu bulan, artikel tersebut akan tetap ditulis.</p>



<p>Namun, beberapa bulan terakhir, Penulis melewatkan cukup banyak film dan serial MCU karena kesibukan (dan kemalasan) untuk diulas. Padahal, setelah <a href="https://whathefan.com/filmserial/review-setelah-menonton-secret-invasion/">serial <em>Secret Invasion</em> yang mengecewakan</a>, MCU merilis tiga serial dan satu film layar lebar.</p>



<p>Meskipun sudah telat berbulan-bulan, ada rasa bersalah karena telah melewatkan mereka semua. Oleh karena itu, agar tidak lagi terbebani dengan hutang artikel, Penulis memutuskan untuk merangkum semuanya dalam satu artikel.</p>


<div class="monsterinsights-inline-popular-posts monsterinsights-inline-popular-posts-beta monsterinsights-popular-posts-styled" ><div class="monsterinsights-inline-popular-posts-image"><img decoding="async" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/12/Kepingan-Puzzle-Terakhir-untuk-Messi-Telah-Lengkap-banner-300x169.jpg" srcset=" https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/12/Kepingan-Puzzle-Terakhir-untuk-Messi-Telah-Lengkap-banner-300x169.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/12/Kepingan-Puzzle-Terakhir-untuk-Messi-Telah-Lengkap-banner-1024x576.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/12/Kepingan-Puzzle-Terakhir-untuk-Messi-Telah-Lengkap-banner-768x432.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/12/Kepingan-Puzzle-Terakhir-untuk-Messi-Telah-Lengkap-banner.jpg 1280w " alt="Kepingan Puzzle Terakhir untuk Messi, Telah Lengkap" /></div><div class="monsterinsights-inline-popular-posts-text"><span class="monsterinsights-inline-popular-posts-label" >Trending</span><div class="monsterinsights-inline-popular-posts-post"><a class="monsterinsights-inline-popular-posts-title"  href="https://whathefan.com/olahraga/kepingan-puzzle-terakhir-untuk-messi-telah-lengkap/">Kepingan Puzzle Terakhir untuk Messi, Telah Lengkap</a></div></div></div><p></p>


<h2 class="wp-block-heading">Rangkuman Ulasan Film dan Serial MCU</h2>



<p>Setelah serial <em>Secret Invasion</em>, Marvel merilis tiga serial lagi, yakni<strong> <em>Loki Season 2</em></strong>, <em><strong>What If&#8230;? Season 2</strong></em>, dan <em><strong>Echo</strong></em>. Selain itu, Marvel juga merilis film layar lebar terakhir di tahun 2023, yakni <em><strong>The Marvels</strong></em>.</p>



<p>Lantas, bagaimana pendapat Penulis tentang film dan serial-serial tersebut? Apakah <a href="https://whathefan.com/filmserial/the-fall-of-marvel-cinematic-universe/">semakin memundurkan kualitas MCU</a>, atau <a href="https://whathefan.com/filmserial/the-future-of-marvel-cinematic-universe/">justru berhasil menyelamatkannya</a>? Berikut adalah ulasan Penulis selengkapnya! </p>



<h3 class="wp-block-heading">Review Loki Season 2</h3>



<figure class="wp-block-embed is-type-video is-provider-youtube wp-block-embed-youtube wp-embed-aspect-16-9 wp-has-aspect-ratio"><div class="wp-block-embed__wrapper">
<iframe title="Marvel Studios’ Loki Season 2 | Official Trailer | Disney+" width="740" height="416" src="https://www.youtube.com/embed/dug56u8NN7g?feature=oembed" frameborder="0" allow="accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture; web-share" referrerpolicy="strict-origin-when-cross-origin" allowfullscreen></iframe>
</div></figure>



<p>Singkat kata, <em>Loki Season 2 </em>adalah <strong>serial terbaik yang pernah diproduksi oleh MCU</strong>. Bahkan, lebih bagus dari <a href="https://whathefan.com/filmserial/setelah-menonton-wandavision-episode-9-bagian-1/"><em>WandaVision</em></a> yang sebelumnya Penulis anggap sebagai serial terbaik. Serial ini, dari episode pertama hingga terakhir, berhasil konsisten menyajikan tontonan yang berkualitas.</p>



<p><a href="https://whathefan.com/filmserial/akhirnya-marvel-kembali-ke-jalan-yang-benar-melalui-loki-season-2/">Setelah menonton episode 4</a>, Penulis sudah menuliskan bahwa serial ini benar-benar terasa menjadi oase di tengah film dan serial Marvel lainnya yang begitu buruk. Hampir mayoritas menganggap kalau serial ini berhasil menyelamatkan muka Marvel yang terus-menerus dikritik.</p>



<p>Apa yang paling Penulis suka dari serial ini adalah pengembangan karakter yang dialami oleh Loki. Dari yang awalnya antagonis narsistik menjadi penyelamat <em>universe </em>dengan mengorbankan egonya. Siapa yang menyangka kalau God of Mischief rela melakukan sejauh itu? </p>



<p>Karakter-karakter pendukungnya pun tak kalah menarik. Apresiasi perlu disematkan ke <a href="https://whathefan.com/tokohsejarah/ke-huy-quan-dan-kisah-luar-biasa-yang-dimilikinya/">Ke Huy Quan</a> yang memerankan karakter OB. Sekali lagi, ia menjadi karakter yang dengan mudah dicintai oleh penontonnya.</p>



<p>Kesimpulannya, serial ini jelas akan menjadi parameter ke depannya kalau sebuah serial Marvel minimal ya memiliki kualitas cerita seperti ini. Standar yang jelas tinggi, sehingga para penonton pun harus bisa mengelola ekspektasinya dengan bijak.</p>



<blockquote class="wp-block-quote is-layout-flow wp-block-quote-is-layout-flow">
<p><mark style="background-color:rgba(0, 0, 0, 0);color:#9e0b0f" class="has-inline-color">SKOR: 9/10</mark></p>
</blockquote>



<h3 class="wp-block-heading">Review The Marvels</h3>



<figure class="wp-block-embed is-type-video is-provider-youtube wp-block-embed-youtube wp-embed-aspect-16-9 wp-has-aspect-ratio"><div class="wp-block-embed__wrapper">
<iframe title="Marvel Studios&#039; The Marvels | Official Trailer" width="740" height="416" src="https://www.youtube.com/embed/wS_qbDztgVY?feature=oembed" frameborder="0" allow="accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture; web-share" referrerpolicy="strict-origin-when-cross-origin" allowfullscreen></iframe>
</div></figure>



<p><em>The Marvels </em>adalah film yang <strong>benar-benar biasa saja</strong>. Plot cerita, biasa, lurus tanpa <em>plot twist</em>. <em>Villain </em>utama biasa saja, tipe yang akan mudah dilupakan. Malah, sepanjang nonton film ini, Penulis merasa kalau film ini benar-benar tipe M-She-U yang sering diungkapkan oleh netizen.</p>



<p>Salah satu hal yang paling membuat Penulis kesal adalah bagaimana Captain Marvel, yang notabene menjadi salah satu <em>superhero </em>terkuat di MCU, terlihat kewalahan melawan <em>villain </em>yang kemampuannya B aja. Sangat terlihat kalau ia cukup di-<em>nerf</em> demi kepentingan cerita.</p>



<p>Dramanya dengan Monica Rambeau juga terasa canggung dan tidak natural. Seperti klise pada umumnya, konflik antara Monica dan Captain Marvel hanya karena miskomunikasi yang selesai ketika mereka akhirnya berbicara dari hati ke hati.</p>



<p>Di sisi lain, mungkin kehadiran Kamala Khan bisa dibilang membuat film ini setidaknya terasa segar dan berwarna. Karakternya yang<em> lovable </em>di serial <em><a href="https://whathefan.com/filmserial/setelah-menonton-ms-marvel/">Ms. Marvel</a></em> berhasil dipertahankan di film ini dan seolah menjadi &#8220;anak bontot&#8221; dari tiga bersaudara.</p>



<p>Memang ada sedikit kejutan di bagian akhir, tapi jujur sama sekali tidak mengejutkan karena rumornya sudah santer terdengar sebelum filmnya rilis. Kamala mendatangi Kate Bishop dari serial <em><a href="https://whathefan.com/filmserial/setelah-menonton-hawkeye/">Hawkeye</a> </em>untuk bergabung dengan &#8220;Avengers&#8221; baru, sedangkan Monica terlempar ke <em>universe </em>lain di mana ia bertemu dengan Beast dari X-Men.</p>



<blockquote class="wp-block-quote is-layout-flow wp-block-quote-is-layout-flow">
<p><mark style="background-color:rgba(0, 0, 0, 0);color:#9e0b0f" class="has-inline-color">SKOR: 6/10</mark></p>
</blockquote>



<h3 class="wp-block-heading">Review What If&#8230;? Season 2</h3>



<figure class="wp-block-embed is-type-video is-provider-youtube wp-block-embed-youtube wp-embed-aspect-16-9 wp-has-aspect-ratio"><div class="wp-block-embed__wrapper">
<iframe title="Marvel Studios’ What If…? Season 2 | Official Trailer | Disney+" width="740" height="416" src="https://www.youtube.com/embed/TiEVqZ2Bc_c?feature=oembed" frameborder="0" allow="accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture; web-share" referrerpolicy="strict-origin-when-cross-origin" allowfullscreen></iframe>
</div></figure>



<p>Mengingat musim pertamanya berhasil menyajikan cerita-cerita yang menarik, Penulis pun berekspektasi kalau musim kedua dari serial <em>What If&#8230;?</em> akan sama bagusnya. Sayangnya, ekspektasi tersebut dipatahkan begitu saja.</p>



<p>Berbeda dengan musim pertamanya, serial ini dirilis setiap hari, bukan setiap minggu. Tentu harusnya hal tersebut membuat penggemar senang, bukan? Iya, jika jalan ceritanya sebagus musim pertamanya. Musim kedua ini<strong> bisa dibilang lumayan mengecewakan</strong>.</p>



<p>Pertama, episode-episodenya tidak terlalu saling terkait seperti musim pertama. Ada beberapa episode yang sama sekali tidak memiliki pengaruh ke <em>finale episode</em>-nya. Kedua, serial ini terlalu berfokus ke Captain Carter, seolah semakin menegaskan MCU itu M-She-U.</p>



<p>Ketika, karakter Supreme Strange yang sudah menjalani <em>character development </em>di musim pertama menjadi <em>villain </em>lagi, bahkan <em>villain </em>utama. Tujuannya pun sama, menghidupkan kembali Christie dengan membuat ulang semestanya yang telah hancur.</p>



<p>Salah satu poin positif dari serial ini adalah adanya karakter Kahhori, yang merupakan karakter orisinal untuk serial <em>What If&#8230;?</em>. Ia pun bekerja sama dengan Captain Carter untuk mengalahkan Supreme Strange dan menyelamatkan <em>multiverse</em>.</p>



<blockquote class="wp-block-quote is-layout-flow wp-block-quote-is-layout-flow">
<p><mark style="background-color:rgba(0, 0, 0, 0);color:#9e0b0f" class="has-inline-color">SKOR: 6/10</mark></p>
</blockquote>



<h3 class="wp-block-heading">Review Echo</h3>



<figure class="wp-block-embed is-type-video is-provider-youtube wp-block-embed-youtube wp-embed-aspect-16-9 wp-has-aspect-ratio"><div class="wp-block-embed__wrapper">
<iframe loading="lazy" title="Marvel Studios&#039; Echo | Official Trailer | Disney+ and Hulu" width="740" height="416" src="https://www.youtube.com/embed/AFUKnherhuw?feature=oembed" frameborder="0" allow="accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture; web-share" referrerpolicy="strict-origin-when-cross-origin" allowfullscreen></iframe>
</div></figure>



<p>Di awal tahun 2024, Marvel merilis sebuah serial baru berjudul <em>Echo</em>, yang merupakan seri pertama yang masuk ke dalam seri Marvel Spotlight. Serial ini berfokus ke karakter Maya Lopez, yang telah muncul di serial <em>Hawkeye</em>.</p>



<p>Mungkin Marvel sudah punya <em>feeling </em>kalau serial ini tidak akan terlalu berhasil, sehingga mereka memutuskan untuk merilis semua episodenya dalam satu hari. Keputusan tersebut mungkin benar, karena serial ini cukup membuat Penulis garuk-garuk kepala.</p>



<p>Selama beberapa episode awal, Penulis benar-benar dibuat bingung<strong> mau dibawa ke arah mana serial ini</strong>. Apakah ini merupakan perjalanan awal Maya menjadi <em>superhero</em>, pembalasan dendam masa lalu, atau malah cuma jadi pemanasan serial <em>Daredevil Born Again</em>.</p>



<p>Rupanya, serial ini pada akhirnya berfokus bagaimana Maya menyelesaikan konflik dengan Kingpin, yang selama ini sudah dianggap sebagai pamannya sendiri. Namun, penyelesaian konfliknya di episode terakhir pun terasa aneh dan berakhir begitu saja.</p>



<p>Karakter Kingpin di sini jelas berhasil mencuri perhatian berkat akting dari Vincent D&#8217;Onofrio. Sayangnya, karakter Maya terasa kurang berhasil digali potensinya untuk menjadi karakter besar di MCU. Apalagi, tidak jelas bagaimana nasibnya di masa depan MCU.</p>



<blockquote class="wp-block-quote is-layout-flow wp-block-quote-is-layout-flow">
<p><mark style="background-color:rgba(0, 0, 0, 0);color:#9e0b0f" class="has-inline-color">SKOR: 5/10</mark></p>
</blockquote>



<h2 class="wp-block-heading">Penutup</h2>



<p>Dari empat film/serial yang Penulis ulas di atas, hanya<em> Loki Season 2 </em>yang Penulis anggap berhasil. Ini tentu menunjukkan kalau MCU masih harus berbenah jika tidak ingin ditinggalkan oleh penggemarnya.</p>



<p>Sejauh ini, sudah ada banyak upaya untuk menyelamatkan muka MCU, termasuk menunda beberapa proyek untuk memastikan kualitasnya. Di tahun 2024 ini, hanya ada film <em>Deadpool &amp; Wolverine </em>yang akan dirilis oleh Marvel, dan jujur Penulis sangat mengantisipasinya.</p>



<p>Saat artikel ini ditulis, Penulis sedang mengikuti serial animasi <em>X-Men &#8217;97</em>, sebuah lanjutan dari serial klasik Marvel yang dirilis di tahun 90-an. Sejauh ini, serial ini cukup memuaskan dan memiliki jalan cerita yang menarik dan membuat penasaran.</p>



<p>Bisa jadi, film <em>Deadpool &amp; Wolverine</em> dan serial <em>X-Men &#8217;97 </em>tersebut dijadikan patokan oleh Marvel apakah semesta X-Men masih menarik minat penonton. Jika iya, maka kemungkinan besar Mutant Saga akan hadir setelah Multiverse Saga berakhir.</p>



<hr class="wp-block-separator has-alpha-channel-opacity"/>



<p>Lawang, 24 April 2024, terinspirasi setelah menyadari ada banyak serial dan film MCU yang belum dibuatkan ulasannya</p>
<p>The post <a href="https://whathefan.com/filmserial/tulisan-ini-merangkum-ulasan-film-dan-serial-mcu-yang-terlewat/">Tulisan Ini Merangkum Ulasan Film dan Serial MCU yang Terlewat</a> appeared first on <a href="https://whathefan.com">Whathefan!</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://whathefan.com/filmserial/tulisan-ini-merangkum-ulasan-film-dan-serial-mcu-yang-terlewat/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Setelah Menonton Ms. Marvel</title>
		<link>https://whathefan.com/filmserial/setelah-menonton-ms-marvel/</link>
					<comments>https://whathefan.com/filmserial/setelah-menonton-ms-marvel/?noamp=mobile#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Fanandi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 13 Aug 2022 16:07:53 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Film & Serial]]></category>
		<category><![CDATA[hiburan]]></category>
		<category><![CDATA[Kamala Khan]]></category>
		<category><![CDATA[Marvel]]></category>
		<category><![CDATA[Ms. Marvel]]></category>
		<category><![CDATA[review]]></category>
		<category><![CDATA[serial]]></category>
		<category><![CDATA[The Marvels]]></category>
		<category><![CDATA[ulasan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://whathefan.com/?p=5860</guid>

					<description><![CDATA[<p>Di antara semua serial Marvel Studios yang telah tayang di Disney+, bisa dibilang kalau Ms. Marvel adalah serial yang paling Penulis malas untuk membuat artikel ulasannya. Alasannya, menurut Penulis serial ini adalah yang terburuk dari yang lain. Oleh karena itu, artikel ini pun telat tayang karena memang Penulis kurang bersemangat untuk menulisnya. Hanya saja, Penulis [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://whathefan.com/filmserial/setelah-menonton-ms-marvel/">Setelah Menonton Ms. Marvel</a> appeared first on <a href="https://whathefan.com">Whathefan!</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p>Di antara semua serial Marvel Studios yang telah tayang di Disney+, bisa dibilang kalau <em>Ms. Marvel </em>adalah serial yang paling Penulis malas untuk membuat artikel ulasannya. Alasannya, menurut Penulis serial ini adalah yang terburuk dari yang lain.</p>



<p>Oleh karena itu, artikel ini pun telat tayang karena memang Penulis kurang bersemangat untuk menulisnya. Hanya saja, Penulis dengan sifat perfeksionisnya merasa tetap perlu menulis artikel ini.</p>



<p>Selain itu, Penulis tidak akan membahas serial ini per episode seperti artikel ulasan serial Marvel lainnya. Cukup beberapa paragraf saja untuk membahas serial <em>origin </em>dari Kamala Khan ini.</p>





<h2 class="wp-block-heading">Jalan Cerita Ms. Marvel</h2>



<figure class="wp-block-embed is-type-video is-provider-youtube wp-block-embed-youtube wp-embed-aspect-16-9 wp-has-aspect-ratio"><div class="wp-block-embed__wrapper">
<iframe loading="lazy" title="Marvel Studios’ Ms. Marvel | Official Trailer | Disney+" width="740" height="416" src="https://www.youtube.com/embed/m9EX0f6V11Y?feature=oembed" frameborder="0" allow="accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture" allowfullscreen></iframe>
</div></figure>



<p>Serial ini berfokus pada <strong>Kamala Khan</strong> (Iman Vellani), seorang gadis remaja muslim yang merupakan penggemar berat Avengers, terutama Captain Marvel. Suatu hari, ia mendapatkan sebuah paket dari neneknya, di mana salah satu isinya adalah sebuah gelang.</p>



<p>Karena akan mengikuti sebuah <em>cosplay event</em> bersama sahabatnya <strong>Bruno</strong> (Matt Lintz), Kamala menggunakan gelang tersebut. Ternyata, gelang tersebut memberikannya sebuah kekuatan super yang membuatnya bisa memproyeksikan energi kosmik.</p>



<p>Hal tersebut membuatnya diincar oleh banyak pihak, seperti Department of Damage Control (DODC) dan <strong>Kamran</strong> (Rish Shah) beserta ibunya yang bernama <strong>Najma</strong> (Nimra Bucha), bangsa Klandestine yang berasal dari dimensi Noor.</p>



<p>Najma ingin menggunakan kekuatan gelang tersebut untuk kembali ke dimensinya, tetapi itu akan menimbulkan efek yang buruk bagi Bumi. Kejar-kejaran pun terjadi hingga ke Pakistan, di mana pada akhirnya Najma berhasil menusuk gelang Kamala dan membawanya ke masa lalu.</p>



<p>Kita pun melihat adegan di masa lalu, ketika buyut Kamala bernama Aisha (Mehwish Hayat) berusaha kabur dari Najma di tengah-tengah perpecahan India dan Pakistan. Intinya, Kamala membantu neneknya, yang waktu itu masih kecil, bertemu dengan ayahnya.</p>



<p>Kamala kembali ke masa kini, orang-orang Klandestine mati setelah mencoba memasuki dimensi Noor, lalu dikejar DODC bersama Kamran yang dapat kekuatan dari ibunya, bertarung bak buk bak buk, hingga akhirnya DODC pergi meninggalkan Kamala.</p>



<h2 class="wp-block-heading">Setelah Menonton Ms. Marvel</h2>



<figure class="wp-block-embed is-type-video is-provider-youtube wp-block-embed-youtube wp-embed-aspect-16-9 wp-has-aspect-ratio"><div class="wp-block-embed__wrapper">
<iframe loading="lazy" title="Destiny | Marvel Studios&#039; Ms. Marvel | Disney+" width="740" height="416" src="https://www.youtube.com/embed/BaO_h8Z56Tk?feature=oembed" frameborder="0" allow="accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture" allowfullscreen></iframe>
</div></figure>



<p>Penulisan jalan cerita <em>Ms. Marvel </em>di atas adalah salah satu yang paling jelek yang pernah Penulis buat. Itu menjadi salah satu bukti betapa Penulis tidak bisa menikmati serial yang satu ini. Penulis akan jelaskan beberapa alasannya.</p>



<p>Pertama, jalan ceritanya yang terasa medioker. Kisah <em>origin</em>-nya terasa lemah dan tidak <em>memorable</em>. Kisah <em>origin </em>Kate Bishop di serial <em><a href="https://whathefan.com/filmserial/setelah-menonton-hawkeye/">Hawkeye</a></em>, yang notabene juga penggemar Avengers, terasa lebih natural dan bisa dinikmati.</p>



<p>Konflik yang ada di dalamnya pun terasa tumpang tindih, apakah <em>main villain</em>-nya Klandestine atau DODC. Mereka akan dengan mudah akan dilupakan oleh penggemar. Intinya, secara cerita serial ini agak berantakan.</p>



<p>Mungkin konflik yang justru cukup menonjol adalah permasalahan Kamala dengan keluarganya yang protektif. Unsur dramanya di sini terasa sangat<em> related </em>bagi anak-anak, terutama keluarga Asia yang tidak sebebas di Barat.</p>



<p>Akting yang dimiliki aktornya pun terasa sangat biasa, kecuali Iman Vellani yang berhasil memerankan karakternya dengan luar biasa. Penulis cukup jengkel kepada pemeran Kamran yang terasa medioker. Akting marahnya di episode enam cukup buruk dan kurang menjiwai.</p>



<p>Satu-satunya adegan yang Penulis suka dari serial ini adalah adegan <em>post-credit</em>-nya yang menampilkan Captain Marvel (Brie Larson). Hal ini sudah diprediksi, mengingat Kamala Khan telah dipastikan akan muncul di film <em>The Marvels</em>.</p>



<p>Selain itu, karakter Kamala juga disebut mengalami mutasi gen, menjadi petunjuk bahwa <em>mutant </em>akan segera muncul di Marvel Cinematic Universe. Padahal, di komik Kamala merupakan seorang Inhuman. Oh iya, efek ala <em>Spider-verse </em>yang ada juga cukup keren.</p>



<p>Mungkin ulasan ini akan terasa berbeda, karena banyak <em>reviewer </em>lain (yang jelas lebih punya kredibilitas daripada Penulis) memberikan ulasan yang positif. Namun, Penulis memang merasa serial ini cukup buruk, bahkan lebih buruk dari <em><a href="https://whathefan.com/filmserial/setelah-menonton-the-falcon-and-the-winter-soldier-bagian-1/">The Falcon and the Winter Soldier</a>.</em></p>



<figure class="wp-block-jetpack-rating-star" style="text-align:center"><span>★</span><span>★</span><span>★</span><span>★</span></figure>



<hr class="wp-block-separator is-style-default"/>



<p>Lawang, 13 Agustus 2022, terinspirasi setelah menonton <em>Ms. Marvel</em> beberapa waktu lalu</p>



<p>Foto: <a href="https://wall.alphacoders.com/by_sub_category.php?id=318728&amp;name=Ms.+Marvel+Wallpapers">Wallpaper Abyss</a></p>
<p>The post <a href="https://whathefan.com/filmserial/setelah-menonton-ms-marvel/">Setelah Menonton Ms. Marvel</a> appeared first on <a href="https://whathefan.com">Whathefan!</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://whathefan.com/filmserial/setelah-menonton-ms-marvel/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
