<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>The Promised Neverland Archives - Whathefan!</title>
	<atom:link href="https://whathefan.com/tag/the-promised-neverland/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://whathefan.com/tag/the-promised-neverland/</link>
	<description>Apa yang Terpikir Apa yang Tertuang</description>
	<lastBuildDate>Fri, 30 Jul 2021 14:34:22 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.6.2</generator>

<image>
	<url>https://whathefan.com/wp-content/uploads/2019/01/cropped-Logo-Square-32x32.jpg</url>
	<title>The Promised Neverland Archives - Whathefan!</title>
	<link>https://whathefan.com/tag/the-promised-neverland/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Ketika Adaptasi Anime Berbeda dengan Manga</title>
		<link>https://whathefan.com/animekomik/ketika-adaptasi-anime-berbeda-dengan-manga/</link>
					<comments>https://whathefan.com/animekomik/ketika-adaptasi-anime-berbeda-dengan-manga/?noamp=mobile#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Fanandi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 17 Apr 2021 08:06:54 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Anime & Komik]]></category>
		<category><![CDATA[anime]]></category>
		<category><![CDATA[komik]]></category>
		<category><![CDATA[manga]]></category>
		<category><![CDATA[pinggir]]></category>
		<category><![CDATA[season 2]]></category>
		<category><![CDATA[The Promised Neverland]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://whathefan.com/?p=4889</guid>

					<description><![CDATA[<p>Kebanyakan anime yang kita tonton merupakan adaptasi dari sebuah manga. Otomatis, cerita di manga akan selalu lebih cepat dari animenya. Maka dari itu, pembaca manga akan lebih tahu dulu daripada penonton animenya. Contoh yang paling mudah adalah Attack on Titan (AoT). Animenya baru menyelesaikan part pertama dari season keempatnya ketika manganya tamat di chapter 139 [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://whathefan.com/animekomik/ketika-adaptasi-anime-berbeda-dengan-manga/">Ketika Adaptasi Anime Berbeda dengan Manga</a> appeared first on <a href="https://whathefan.com">Whathefan!</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p>Kebanyakan anime yang kita tonton merupakan adaptasi dari sebuah manga. Otomatis, cerita di manga akan selalu lebih cepat dari animenya. Maka dari itu, pembaca manga akan lebih tahu dulu daripada penonton animenya.</p>



<p>Contoh yang paling mudah adalah <a href="https://whathefan.com/animekomik/setelah-attack-on-titan-tamat/"><em>Attack on Titan</em> (AoT)</a>. Animenya baru menyelesaikan <em>part </em>pertama dari <em>season </em>keempatnya ketika <a href="https://whathefan.com/animekomik/setelah-attack-on-titan-tamat/">manganya tamat di <em>chapter </em>139</a> pada awal bulan ini. Mungkin butuh waktu satu tahun lagi agar penonton animenya tahu bagaimana cerita AoT berakhir.</p>



<p>Dalam membuat adaptasi, biasanya ada sedikit perubahan seperti pengurangan atau penambahan cerita. Di anime populer seperti <em><a href="https://whathefan.com/animekomik/dinasti-politik-ala-naruto/">Naruto</a> </em>dan <em>Dragon Ball</em>, ada banyak sekali episode <em>filler </em>yang tidak ada di komik dan tidak berhubungan dengan alur utama cerita.</p>



<p>Adaptasi manga juga ada yang memiliki <a href="https://whathefan.com/animekomik/digantung-ala-anime-bagian-1/">akhir menggantung</a> karena diakhiri di tengah jalan. Biasanya, <a href="https://whathefan.com/animekomik/kenapa-suka-anime-bergenre-comedy-romance-school/">anime bergenre <em>comedy-romance</em></a><em> </em>yang seperti ini. Contohnya adalah <em>Nisekoi </em>yang seolah berakhir begitu saja ketika manganya masih berlangsung.</p>



<p>Nah, ada juga kasus di mana animenya memiliki alur cerita yang benar-benar berbeda dari manganya. Parahnya, perubahan tersebut dianggap merusak cerita hingga membuat fans marah besar. Contohnya adalah anime <strong><em>The Promised Neverland season </em>2</strong> yang baru saja Penulis tamatkan.</p>



<p><strong>SPOILER ALERT!!!</strong></p>



<h2 class="wp-block-heading"><em>The Promised Neverland Season</em> 2</h2>



<p>Penulis sudah banyak mendengar kalau <em><a href="https://whathefan.com/animekomik/ternak-manusia-ala-the-promised-neverland/">The Promised Neverland</a> season </em>2 memiliki alur cerita yang <em>nyelentang </em>dari manganya hingga harus rela mendapatkan <em>rating </em>buruk. Oleh karena itu, Penulis sudah tidak berharap banyak ketika memutuskan untuk menontonnya.</p>



<p>Hasilnya, Penulis tetap kecewa.</p>



<p>Mengubah cerita dari versi aslinya sebenarnya tidak masalah, asal masih bagus. <em>Lha </em>ini rasanya dieksekusi secara asal-asalan hingga membuat Penulis geram setengah mati. Tidak hanya itu, banyak <em>plot </em>cerita dan karakter penting yang dihilangkan begitu saja.</p>



<p>Ada beberapa perubahan fatal yang menurut Penulis susah untuk diterima.</p>



<h3 class="wp-block-heading">Sonju dan Mujika</h3>



<figure class="wp-block-image size-large"><img fetchpriority="high" decoding="async" width="1024" height="683" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2021/04/ketika-adaptasi-anime-berbeda-dengan-manga-1-1024x683.png" alt="" class="wp-image-4893" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2021/04/ketika-adaptasi-anime-berbeda-dengan-manga-1-1024x683.png 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2021/04/ketika-adaptasi-anime-berbeda-dengan-manga-1-300x200.png 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2021/04/ketika-adaptasi-anime-berbeda-dengan-manga-1-768x512.png 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2021/04/ketika-adaptasi-anime-berbeda-dengan-manga-1.png 1080w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption>Sonju dan Mujika (<a rel="noreferrer noopener" target="_blank" href="https://www.aniradioplus.com/post/the-promised-neverland-season-2-episode-3-ep-review">www.aniradioplus.com</a>)</figcaption></figure>



<p>Sampai episode empat, Penulis masih merasa baik-baik saja. Sama seperti manga, Emma dan kawan-kawan bisa bertahan hidup di hutan belantara karena bertemu dengan <strong>Sonju </strong>dan <strong>Mujika </strong>yang merupakan iblis. Bedanya, mereka tidak memakan manusia.</p>



<p>Hanya saja, peran mereka seolah dikerdilkan. Memang Mujika masih memiliki darah yang membuat iblis tidak akan mengalami degenerasi walaupun tidak memakan manusia. Hanya saja, perannya berhenti sampai di sana saja.</p>



<p>Kalau di manganya, Sonju dan Mujika harus berjibaku untuk menyadarkan para iblis kalau mereka bisa mempertahankan bentuk manusianya tanpa perlu memakan manusia. Mereka dikejar waktu karena sedang dikejar pasukan kerajaan yang menganggap mereka melakukan kudeta.</p>



<p>Untuk itu, mereka menghidupkan leluhur mereka yang mati suri untuk membantu mereka. Bahkan, mereka sempat tertangkap dan akan dieksekusi mati sebelum diselamatkan oleh salah seorang keluarga bangsawan yang selamat dan mendukung mereka.</p>



<p>Mujika juga pada akhirnya diangkat menjadi seorang ratu yang baru untuk bangsa iblis, sama seperti versi animenya.</p>



<h3 class="wp-block-heading">Yugo dan Goldy Pond Arc</h3>



<figure class="wp-block-image size-large"><img decoding="async" width="1024" height="683" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2021/04/ketika-adaptasi-anime-berbeda-dengan-manga-2-1024x683.jpg" alt="" class="wp-image-4894" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2021/04/ketika-adaptasi-anime-berbeda-dengan-manga-2-1024x683.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2021/04/ketika-adaptasi-anime-berbeda-dengan-manga-2-300x200.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2021/04/ketika-adaptasi-anime-berbeda-dengan-manga-2-768x512.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2021/04/ketika-adaptasi-anime-berbeda-dengan-manga-2.jpg 1080w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption>Yugo dan Goldy Pond (<a rel="noreferrer noopener" target="_blank" href="https://www.pinterest.com/pin/602919468858473633/">Pinterest</a>)</figcaption></figure>



<p>Mulai episode 5, cerita animenya sudah berubah total, setelah mereka menemukan <em>shelter </em>yang dibangun oleh William Minerva. Karakter <strong>Yugo </strong>yang tinggal di sana dihilangkan sama sekali! Padahal di manga, ia memiliki peran penting untuk<em> </em>dan memiliki <em>character development </em>yang menarik.</p>



<p>Tidak adanya Yugo secara otomatis membuat <strong>Goldy Pond arc</strong> juga hilang sama sekali. Padahal, di arc tersebutlah Emma pertama kali berhadapan dengan bangsawan iblis yang akan menjadi musuh terakhir mereka.</p>



<p>Oke, anggaplah penghilangan tersebut dilakukan agar anime ini tidak terlalu panjang dan bisa ditamatkan di <em>season 2</em>. Akan tetapi, masih banyak hal yang membuat emosi dari anime ini.</p>



<h3 class="wp-block-heading">Kemunculan Norman</h3>



<figure class="wp-block-image size-large"><img decoding="async" width="1024" height="683" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2021/04/ketika-adaptasi-anime-berbeda-dengan-manga-3-1024x683.jpg" alt="" class="wp-image-4895" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2021/04/ketika-adaptasi-anime-berbeda-dengan-manga-3-1024x683.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2021/04/ketika-adaptasi-anime-berbeda-dengan-manga-3-300x200.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2021/04/ketika-adaptasi-anime-berbeda-dengan-manga-3-768x512.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2021/04/ketika-adaptasi-anime-berbeda-dengan-manga-3.jpg 1080w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption>Norman? (<a rel="noreferrer noopener" target="_blank" href="https://www.gamenguides.com/articles/the-promised-neverland-season-2-episode-5-67781">Game N Guides</a>)</figcaption></figure>



<p>Yang paling menjengkelkan adalah kemunculan kembali <strong>Norman</strong>! Di manganya, Emma baru bertemu Norman setelah melakukan berbagai macam petualangan yang berbahaya. Eh, <em>lha </em>kok di sini ketemunya cepat sekali.</p>



<p>Inti ceritanya memang sama, di mana Norman berhasil kabur dari labotarium Lambda bersama beberapa temannya. Namun, ada banyak sekali hal yang dihilangkan, termasuk beberapa teman Norman yang ikut kabur bersamanya.</p>



<p>Selain itu, di manga Norman berhasil membangun semacam tempat perlindungan yang berisi banyak manusia. Di animenya, Norman terlihat hanya memiliki kelompok kecil yang bersembunyi di semacam kuil.</p>



<h3 class="wp-block-heading">Penyerbuan Grace Field</h3>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="683" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2021/04/ketika-adaptasi-anime-berbeda-dengan-manga-4-1024x683.jpg" alt="" class="wp-image-4896" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2021/04/ketika-adaptasi-anime-berbeda-dengan-manga-4-1024x683.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2021/04/ketika-adaptasi-anime-berbeda-dengan-manga-4-300x200.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2021/04/ketika-adaptasi-anime-berbeda-dengan-manga-4-768x512.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2021/04/ketika-adaptasi-anime-berbeda-dengan-manga-4.jpg 1080w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption>Isabella Tetap Hidup (<a rel="noreferrer noopener" target="_blank" href="https://www.animenewsnetwork.com/review/the-promised-neverland-season-2/episode-11/.171113">Anime News Network</a>)</figcaption></figure>



<p><strong>Penyerbuan ke Grace Field</strong> oleh Emma juga terkesan terburu-buru dan memaksakan. Penyerbuan menggunakan balon udara benar-benar <em>non-sense</em>. Darimana mereka bisa mendapatkan balon udara sebanyak itu?</p>



<p>Kalau di manganya, anak-anak yang ada di <em>shelter </em>milik Norman diculik oleh Peter Ratri. Untungnya, sebagian anak-anak tengah berperang melawan bangsawan iblis sehingga bisa menyelinap masuk menggunakan peta peninggalan William Minerva.</p>



<p>Selain itu, penyerbuan dilakukan setelah mengalahkan bangsawan iblis dengan pertarungan yang epik, bukannya menakhlukkan peternakan baru menyerang mereka. </p>



<p>Yang menjengkelkan lagi, <strong>Isabella selamat dan ikut pergi ke dunia manusia!</strong> Di manganya, Isabella mati karena mengorbankan dirinya demi melindungi anak-anaknya. <em>Ending </em>seperti itu lebih cocok untuknya.</p>



<h3 class="wp-block-heading"><em>Ending </em>Ala Presentasi Powerpoint</h3>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="683" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2021/04/ketika-adaptasi-anime-berbeda-dengan-manga-5-1024x683.jpg" alt="" class="wp-image-4897" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2021/04/ketika-adaptasi-anime-berbeda-dengan-manga-5-1024x683.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2021/04/ketika-adaptasi-anime-berbeda-dengan-manga-5-300x200.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2021/04/ketika-adaptasi-anime-berbeda-dengan-manga-5-768x512.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2021/04/ketika-adaptasi-anime-berbeda-dengan-manga-5.jpg 1080w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption>Ending Ala PPT (<a rel="noreferrer noopener" target="_blank" href="https://comicbook.com/anime/news/the-promised-neverland-anime-ending-bad-problems-explained-spoilers-manga/">Comic Book</a>)</figcaption></figure>



<p>Emma membuat perjanjian baru dengan iblis untuk mengirim keluarganya ke dunia manusia. Sebagai bayarannya, ia akan kehilangan semua ingatan tentang mereka dan akan terpisah dari mereka. Butuh 2 tahun untuk Norman, Ray, dan lainnya untuk menemukan Emma yang tidak tahu siapa mereka.</p>



<p>Itu versi manganya. Walau agak terlalu bahagia, <em>ending </em>tersebut masih bisa diterima dan cukup memuaskan. Beda sama versi animenya.</p>



<p>Setelah menerobos Grace Field yang kesannya sangat mudah ditembus, Emma dan kawan-kawan berhasil mencapai gerbang perbatasan antara dunia manusia dan dunia iblis. Saat semua masuk, beberapa di antara mereka memutuskan tinggal untuk <strong>&#8220;mengubah dunia iblis&#8221;</strong>.</p>



<p>Penulis sempat mengira kalau ini akan menjadi premis <em>season </em>ketiga. Ternyata, tidak ada yang namanya <em>season </em>ketiga. &#8220;Mengubah dunia iblis&#8221; hanya ditampilkan melalui potongan-potongan gambar ala presentasi Powerpoint.</p>



<h2 class="wp-block-heading">Penutup</h2>



<p>Di situs MyAnimeList, <em>rating </em>anime <em>The Promised Neverland season </em>2 hanya <strong>5.7</strong>. Bandingkan dengan <em>season </em>pertamanya yang memiliki <em>rating </em><strong>8.63</strong>.</p>



<p>Penulis tidak tahu apa alasan mereka yang membuat anime ini merombak sedemikian rupa ceritanya dan tidak tertarik untuk mencarinya di berita. Yang jelas, Penulis merasa kecewa dengan anime ini.</p>



<p>Sekali lagi, tidak masalah jika adaptasi anime memiliki alur cerita yang berbeda dari manga. Tapi kalau lebih jelek, buat apa?</p>



<p></p>



<p></p>



<p>Lawang, 17 April 2021, terinpirasi setelah menonton anime <em>The Promised Neverland season </em>2</p>



<p>Foto: <a rel="noreferrer noopener" target="_blank" href="https://www.google.com/url?sa=i&amp;url=https%3A%2F%2Fwww.cbr.com%2Fpromised-neverland-season-2-episode-10-no-writing-credit%2F&amp;psig=AOvVaw3yYQKwxNB8ZMj0J_uZ9q9P&amp;ust=1618732425134000&amp;source=images&amp;cd=vfe&amp;ved=0CAMQjB1qFwoTCIj5yLLmhPACFQAAAAAdAAAAABAJ">CBR</a></p>
<p>The post <a href="https://whathefan.com/animekomik/ketika-adaptasi-anime-berbeda-dengan-manga/">Ketika Adaptasi Anime Berbeda dengan Manga</a> appeared first on <a href="https://whathefan.com">Whathefan!</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://whathefan.com/animekomik/ketika-adaptasi-anime-berbeda-dengan-manga/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Ternak Manusia Ala The Promised Neverland</title>
		<link>https://whathefan.com/animekomik/ternak-manusia-ala-the-promised-neverland/</link>
					<comments>https://whathefan.com/animekomik/ternak-manusia-ala-the-promised-neverland/?noamp=mobile#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Fanandi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 27 Sep 2020 04:13:04 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Anime & Komik]]></category>
		<category><![CDATA[anime]]></category>
		<category><![CDATA[manusia]]></category>
		<category><![CDATA[misteri]]></category>
		<category><![CDATA[plot twist]]></category>
		<category><![CDATA[ternak]]></category>
		<category><![CDATA[The Promised Neverland]]></category>
		<category><![CDATA[thriller]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://whathefan.com/?p=4027</guid>

					<description><![CDATA[<p>Dalam menonton anime, Penulis menghindari anime-anime berat yang tidak memiliki unsur komedi. Alasannya, tujuan Penulis menonton anime adalah sebagai hiburan semata. Hanya saja, suatu hari Ayu memberikan rekomendasi ke Penulis untuk menonton sebuah anime berjudul The Promised Neverland. Kebetulan, anime ini tersedia di Netflix. Awalnya, Penulis merasa berat karena genrenya. Ketika akhirnya Penulis coba untuk [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://whathefan.com/animekomik/ternak-manusia-ala-the-promised-neverland/">Ternak Manusia Ala The Promised Neverland</a> appeared first on <a href="https://whathefan.com">Whathefan!</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Dalam menonton anime, Penulis menghindari anime-anime berat yang tidak memiliki unsur komedi. Alasannya, tujuan Penulis menonton anime adalah sebagai hiburan semata.</p>
<p>Hanya saja, suatu hari Ayu memberikan rekomendasi ke Penulis untuk menonton sebuah anime berjudul <strong><em>The Promised Neverland</em></strong><em>. </em>Kebetulan, anime ini tersedia di Netflix.</p>
<p>Awalnya, Penulis merasa berat karena genrenya. Ketika akhirnya Penulis coba untuk menonton episode satu, Penulis keterusan sampai memutuskan untuk membaca cerita manganya sampai tamat!</p>
<h3>Peternakan Manusia</h3>
<p><div id="attachment_4094" style="width: 810px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" aria-describedby="caption-attachment-4094" class="size-large wp-image-4094" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2020/08/ternak-manusia-ala-the-promised-neverland-3-1024x607.jpg" alt="" width="800" height="474" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2020/08/ternak-manusia-ala-the-promised-neverland-3-1024x607.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2020/08/ternak-manusia-ala-the-promised-neverland-3-300x178.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2020/08/ternak-manusia-ala-the-promised-neverland-3-768x455.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2020/08/ternak-manusia-ala-the-promised-neverland-3.jpg 1080w" sizes="(max-width: 800px) 100vw, 800px" /><p id="caption-attachment-4094" class="wp-caption-text">Utopia Palsu (<a href="https://www.kincir.com/movie/anime/promised-neverland-anime-hype-sesuai-ekspektasi">Kincir</a>)</p></div></p>
<p>Pada episode pertama, kita akan diperlihatkan sebuah panti asuhan. Di dalamnya, terdapat banyak anak kecil dalam rentang usia 5 sampai 12 tahun yang diasuh oleh seorang &#8220;Mama&#8221;.</p>
<p>Mereka semua terlihat sangat berbahagia. Rasa kekeluargaan yang dimiliki oleh masing-masing anak sangat terasa. Mereka juga sangat menyayangi Mama yang begitu baik hati.</p>
<p>Seperti halnya panti asuhan pada umumnya, akan ada waktu anak-anak tersebut akan diadopsi oleh orang tua angkat. Kali ini Conny yang akan diadopsi.</p>
<p><div id="attachment_4093" style="width: 810px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" aria-describedby="caption-attachment-4093" class="size-large wp-image-4093" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2020/08/ternak-manusia-ala-the-promised-neverland-2-1024x607.jpg" alt="" width="800" height="474" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2020/08/ternak-manusia-ala-the-promised-neverland-2-1024x607.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2020/08/ternak-manusia-ala-the-promised-neverland-2-300x178.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2020/08/ternak-manusia-ala-the-promised-neverland-2-768x455.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2020/08/ternak-manusia-ala-the-promised-neverland-2.jpg 1080w" sizes="(max-width: 800px) 100vw, 800px" /><p id="caption-attachment-4093" class="wp-caption-text">Norman, Emma, Ray (<a href="https://screenrant.com/promised-neverland-season-2-updates-release-date-story/">Screen Rant</a>)</p></div></p>
<p>Ketika Conny telah pergi, ternyata boneka kesayangannya tertinggal di panti. <strong>Emma</strong> dan <strong>Norman</strong>, dua anak panti yang termasuk paling menonjol, memutuskan untuk mengantarkan boneka tersebut ke gerbang.</p>
<p>Ternyata, mereka justru menemukan fakta yang mengerikan. Conny tidak diadopsi, melainkan dibunuh untuk menjadi makanan iblis. Semua anak yang ada di panti tersebut hanyalah ternak yang dipelihara untuk dibunuh.</p>
<p>Dengan kecerdasan yang dimiliki, Emma dan Norman menyusun strategi untuk kabur dari panti asuhan tersebut. Mereka dibantu oleh <strong>Ray</strong>, salah satu anak panti lainnya yang juga memiliki kepintaran di atas rata-rata.</p>
<p>Rasanya cukup sampai di sini saja Penulis menjelaskan alur ceritanya karena takut memberikan <em>spoiler</em>. Apalagi, anime ini memiliki <em>plot twist </em>yang cukup banyak.</p>
<p>Setiap akhir episode, ada saja adegan yang membuat kita ingin menonton episode selanjutnya secepat mungkin.</p>
<h3>Penuh dengan Plot Twist, Tapi&#8230;</h3>
<p><div id="attachment_4095" style="width: 810px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" aria-describedby="caption-attachment-4095" class="size-large wp-image-4095" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2020/08/ternak-manusia-ala-the-promised-neverland-4-1024x607.jpg" alt="" width="800" height="474" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2020/08/ternak-manusia-ala-the-promised-neverland-4-1024x607.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2020/08/ternak-manusia-ala-the-promised-neverland-4-300x178.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2020/08/ternak-manusia-ala-the-promised-neverland-4-768x455.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2020/08/ternak-manusia-ala-the-promised-neverland-4.jpg 1080w" sizes="(max-width: 800px) 100vw, 800px" /><p id="caption-attachment-4095" class="wp-caption-text">Penuh Plot Twist (<a href="https://wallpapersafari.com/w/LhK9ju">WallpaperSafari</a>)</p></div></p>
<p>Anime ini merupakan anime bergenre <em>mystery </em>dan <em>thriller </em>pertama yang Penulis tonton. Kalau bukan karena direkomendasikan oleh Ayu, Penulis tidak akan pernah menonton anime ini.</p>
<p>Salah satu kekuatan dari anime ini adalah episode pertamanya yang sangat menarik. Kita akan diperlihatkan sebuah utopia palsu yang mengerikan dan membuat Emma dan Norman mencari cara untuk kabur dari sana.</p>
<p>Penulis yang merasa penasaran dengan lanjutan ceritanya memutuskan untuk membaca komiknya. Kebetulan, serial ini hanya memiliki sekitar 180 <em>chapter </em>sehingga tidak dibutuhkan waktu lama untuk menamatkannya.</p>
<p>Jika boleh membocorkan sedikit, Penulis kurang menyukai kelanjutan dari <em>The Promised Neverland. </em>Unsur <em>plot twist </em>yang kental di animenya berkurang banyak, digantikan petualangan yang menegangkan.</p>
<p>Selain itu, Penulis juga merasa <em>ending</em>-nya terlalu bahagia. Kekelaman yang Penulis rasakan ketika menonton animenya tidak terlalu terasa lagi di komik.</p>
<p>Setidaknya, anime ini membawa keseruan dan ketegangan yang lumayan. Animasinya juga di atas rata-rata sehingga kita betah untuk menontonnya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Lawang, 27 September 2020, terinspirasi setelah menonton dan membaca <em>The Promised Neverland</em></p>
<p>Foto: <a href="https://wall.alphacoders.com/by_sub_category.php?id=301917&amp;name=The+Promised+Neverland+Wallpapers"><span class="pM4Snf">Wallpaper Abyss &#8211; Alpha Coders</span></a></p>
<p>The post <a href="https://whathefan.com/animekomik/ternak-manusia-ala-the-promised-neverland/">Ternak Manusia Ala The Promised Neverland</a> appeared first on <a href="https://whathefan.com">Whathefan!</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://whathefan.com/animekomik/ternak-manusia-ala-the-promised-neverland/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
