<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>tile placement Archives - Whathefan!</title>
	<atom:link href="https://whathefan.com/tag/tile-placement/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://whathefan.com/tag/tile-placement/</link>
	<description>Apa yang Terpikir Apa yang Tertuang</description>
	<lastBuildDate>Tue, 22 Oct 2024 23:24:36 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.6.2</generator>

<image>
	<url>https://whathefan.com/wp-content/uploads/2019/01/cropped-Logo-Square-32x32.jpg</url>
	<title>tile placement Archives - Whathefan!</title>
	<link>https://whathefan.com/tag/tile-placement/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Koleksi Board Game #26: Cascadia</title>
		<link>https://whathefan.com/permainan/koleksi-board-game-26-cascadia/</link>
					<comments>https://whathefan.com/permainan/koleksi-board-game-26-cascadia/?noamp=mobile#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Fanandi]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 22 Oct 2024 23:24:33 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Permainan]]></category>
		<category><![CDATA[alam]]></category>
		<category><![CDATA[board game]]></category>
		<category><![CDATA[Cascadia]]></category>
		<category><![CDATA[hewan]]></category>
		<category><![CDATA[tile placement]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://whathefan.com/?p=7996</guid>

					<description><![CDATA[<p>Tile placement merupakan salah satu unsur board game yang Penulis sukai. Mungkin, salah satu alasannya adalah karena sejak kecil Penulis menyukai puzzle. Itu juga yang menjadi alasan mengapa Penulis membeli Carcassonne, bahkan membeli versi digitalnya juga. Setelah Carcasonne, Penulis juga membeli Kingdomino yang sayangnya lumayan jarang dimainkan. Penulis belum memiliki board game serupa lagi sejak [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://whathefan.com/permainan/koleksi-board-game-26-cascadia/">Koleksi Board Game #26: Cascadia</a> appeared first on <a href="https://whathefan.com">Whathefan!</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><em>Tile placement </em>merupakan salah satu unsur board game yang Penulis sukai. Mungkin, salah satu alasannya adalah karena sejak kecil Penulis menyukai <em>puzzle</em>. Itu juga yang menjadi alasan mengapa Penulis membeli <a href="https://whathefan.com/permainan/koleksi-board-game-4-carcassonne/">Carcassonne</a>, bahkan membeli versi digitalnya juga.</p>



<p>Setelah Carcasonne, Penulis juga membeli <a href="https://whathefan.com/permainan/koleksi-board-game-19-kingdomino/">Kingdomino</a> yang sayangnya lumayan jarang dimainkan. Penulis belum memiliki <em>board game</em> serupa lagi sejak itu, sampai bertemu dengan <strong>Cascadia</strong> yang Penulis ketahui dari kanal YouTube Actualol.</p>



<p>Menariknya, Penulis cukup lama menunda membeli Cascadia, sampai akhirnya ketika Penulis ke Jakarta dan diajak Pandu untuk pergi ke salah satu toko <em>board game</em> bernama Monopolis Wonder di daerah Pluit. Di sanalah akhirnya Penulis membeli Cascadia.</p>


<div class="monsterinsights-inline-popular-posts monsterinsights-inline-popular-posts-beta monsterinsights-popular-posts-styled" ><div class="monsterinsights-inline-popular-posts-image"><img decoding="async" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2023/10/berlibur-ke-jakarta-bagian-2-banner-300x169.jpg" srcset=" https://whathefan.com/wp-content/uploads/2023/10/berlibur-ke-jakarta-bagian-2-banner-300x169.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2023/10/berlibur-ke-jakarta-bagian-2-banner-1024x576.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2023/10/berlibur-ke-jakarta-bagian-2-banner-768x432.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2023/10/berlibur-ke-jakarta-bagian-2-banner.jpg 1280w " alt="Saya Berlibur ke Jakarta Selama 5 Hari (Bagian 2)" /></div><div class="monsterinsights-inline-popular-posts-text"><span class="monsterinsights-inline-popular-posts-label" >Trending</span><div class="monsterinsights-inline-popular-posts-post"><a class="monsterinsights-inline-popular-posts-title"  href="https://whathefan.com/pengalaman/saya-berlibur-ke-jakarta-selama-5-hari-bagian-2/">Saya Berlibur ke Jakarta Selama 5 Hari (Bagian 2)</a></div></div></div><p></p>


<h2 class="wp-block-heading">Detail Board Game Cascadia</h2>



<ul class="wp-block-list">
<li>Judul: Cascadia</li>



<li>Desainer: Randy Flynn</li>



<li>Publisher: Flatout Games</li>



<li>Tahun Rilis: 2021</li>



<li>Jumlah Pemain: 1-4 pemain</li>



<li>Waktu Bermain: 30-45 menit</li>



<li>Rating BGG: 7,9</li>



<li>Tingkat Kesulitan: 1.85/5</li>



<li>Harga: Rp590.000</li>
</ul>



<h2 class="wp-block-heading">Cara Bermain Cascadia</h2>



<figure class="wp-block-embed is-type-video is-provider-youtube wp-block-embed-youtube wp-embed-aspect-16-9 wp-has-aspect-ratio"><div class="wp-block-embed__wrapper">
<iframe title="Tutorial Main Board Game - Cascadia" width="740" height="416" src="https://www.youtube.com/embed/r75BWDcuPMs?feature=oembed" frameborder="0" allow="accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture; web-share" referrerpolicy="strict-origin-when-cross-origin" allowfullscreen></iframe>
</div></figure>



<p>Sebagai orang yang &#8220;berusaha&#8221; untuk peduli terhadap isu lingkungan, tema &#8220;reservasi alam&#8221; yang dibawa oleh Cascadia jelas sangat menarik. Cascadia sendiri memang merupakan nama wilayah yang dilindungi di bagian barat Amerika Utara yang terletak di antara Samudera Pasifik dan Pegunungan Rocky.</p>



<p><em>Main</em> <em>objective</em> dari Cascadia adalah <strong>meraih poin tertinggi di akhir permainan</strong>. Ada banyak cara untuk mendapatkan poin dalam permainan ini, yang akan Penulis jelaskan lebih detail di bawah. Untuk sekarang, mari kita bahas dulu mengenai cara bermainnya.</p>



<p>Di awal permainan, bagikan <em>starter tile</em> kepada masing-masing pemain secara acak. <em>Starter tile </em>ini terdiri dari tiga <em>tile </em>Habitat yang dijadikan satu, sehingga kita memiliki opsi penempatan hewan yang lebih banyak.</p>



<p>Setelah itu, buat deretan <strong><em>tile </em>Habitat</strong> (ada 85 buah) dan <strong>token Hewan</strong> (ada 100 buah, masing-masing hewan 20 buah) sebanyak empat &#8220;pasangan&#8221; secara berbaris. Di setiap putaran, masing-masing pemain akan memilih satu pasangan tersebut untuk ditempatkan ke dalam ekosistemnya sendiri.</p>



<p><em><strong>Catatan</strong>: Lakukan </em>reroll<em> apabila semua token Hewan sama</em>,<em> atau jika tiga token Hewan sama, maka pemain pada giliran tersebut bisa melakukan </em>reroll<em> secara cuma-cuma</em></p>



<p>Jumlah <em>tile </em>yang digunakan menyesuaikan jumlah pemain, yakni masing-masing pemain akan <strong>mendapatkan 20 <em>tile </em>ditambah 3</strong>. Untuk token Hewan gunakan semua dengan memasukkannya ke dalam kantong yang tersedia.</p>



<p>Saat mengambil pasangan <em>tile </em>habitat dan token hewan, token hewan yang diambil harus <strong>diletakkan ke dalam habitat yang memiliki simbol hewan yang sama</strong>. Jika tidak ada, maka token hewan tersebut harus dibuang.</p>



<p><em>Tile </em>habitat sendiri terdiri dari lima jenis, yakni <strong>Gunung</strong>, <strong>Hutan</strong>, <strong>Padang Rumput</strong>, <strong>Rawa</strong>, dan <strong>Sungai</strong>. Dalam satu <em>tile </em>bisa memiliki lebih dari satu jenis dan bisa ditempati oleh beberapa jenis hewan. Selain itu, ada juga<em> </em><strong><em>tile </em>Keystone </strong>yang dilambangkan dengan biji pinus.</p>



<p>Nah, apabila pemain berhasil meletakkan token hewan di <em>tile </em>Keystone, maka mereka akan mendapatkan <strong>token Alam</strong> (ada 25 buah). Manfaatnya ada banyak, seperti sisanya akan menjadi poin di akhir permainan, untuk melakukan <em>reroll </em>token Hewan, hingga mengambil <em>tile </em>habitat dan hewan yang bukan pasangan. </p>



<p>Penempatan <em>tile </em>Habitat tidak harus selalu cocok dengan sekitarnya (tidak seperti Kingdomino yang harus diletakkan berjejeran dengan minimal satu <em>tile </em>yang sama). Namun, penempatan habitat yang sama akan memberikan nilai tambahan di <em>scoring</em>.</p>



<p>Token Hewan sendiri bisa dibilang menjadi &#8220;motor utama&#8221; dalam meraih skor dalam Cascadia. Ada lima jenis hewan di permainan ini, yakni <strong>Beruang Grizzly</strong>, <strong>Rusa Roosevelt</strong>, <strong>Salmon Chinook</strong>, <strong>Elang Buntut Merah</strong>, dan <strong>Rubah Merah</strong>.</p>



<p>Masing-masing hewan tersebut memiliki cara berbeda untuk meraih poin. Sebagai contoh, di sini Penulis akan menggunakan Set A, yang direkomendasikan untuk pemain pemula yang belum pernah bermain Cascadia sama sekali:</p>



<ul class="wp-block-list">
<li>Beruang Grizzly: Skor untuk setiap beruang yang berpasangan</li>



<li>Rusa Roosevelet: Skor untuk setiap formasi rusa dalam bentuk lurus</li>



<li>Salmon Chinook: Skor untuk setiap baris formasi salmon maksimal 7</li>



<li>Elang Buntut Merah: Skor untuk setiap elang yang tidak bersebelahan dengan elang lainnya</li>



<li>Rubah Merah: Skor untuk setiap jenis hewan yang berbeda di sekitarnya</li>
</ul>



<p>Total ada empat set dalam Cascadia yang menentukan bagaimana masing-masing hewan bisa mencetak skor. Jika sudah cukup sering bermain, maka pemain bisa menggunakan set secara acak dari masing-masing hewan.</p>



<p>Selain dari hewan, skor juga bisa didapatkan dari habitat. Pertama, hitung masing-masing luasnya jenis habitat (hanya hitung yang terluas saja). Setelah itu, pemain bisa mendapatkan bonus poin apabila luas habitatnya paling besar di antara pemain lain.</p>



<p>Permainan akan berakhir apabila sudah tidak ada <em>tile </em>yang menggantikan <em>tile </em>yang telah diambil (atau masing-masing telah memiliki 20 <em>tile</em>). Hitung skor masing-masing pemain dan pemain dengan skor tertinggi akan menjadi pemenangnya.</p>



<h2 class="wp-block-heading">Setelah Bermain Cascadia</h2>



<figure class="wp-block-image size-large"><img fetchpriority="high" decoding="async" width="1024" height="683" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/10/koleksi-board-game-cascadia-1-1024x683.jpg" alt="" class="wp-image-8003" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/10/koleksi-board-game-cascadia-1-1024x683.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/10/koleksi-board-game-cascadia-1-300x200.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/10/koleksi-board-game-cascadia-1-768x512.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/10/koleksi-board-game-cascadia-1.jpg 1080w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption class="wp-element-caption">Cascadia (<a href="https://www.gameistry.in/product-page/cascadia-board-game-chennai-india-gameistry-entertainment">Gameistry Entertainment</a>)</figcaption></figure>



<p>Cascadia memang bukan tipe <em>board game </em>kompetitif yang membuat kita harus saling menjatuhkan. Mungkin, sisi senggol-senggolannya hanya ketika memperebutkan <em>tile </em>atau hewan yang tersedia di arena.</p>



<p>Namun, Cascadia berhasil <strong>menghadirkan nuansa kompetitif dengan rasa baru</strong>. Meskipun masing-masing pemain fokus pada areanya sendiri, semuanya bersaing untuk membentuk ekosistem yang bernilai paling tinggi di akhir permainan.</p>



<p>Jadi, walaupun rasa kompetitifnya tidak terlalu rasa, secara mengejutkan Cascadia cukup disukai oleh <em>circle </em>Penulis. Biasanya ketika bermain, orang yang mengambil token hewan di dalam kantong akan dilakukan secara bergantian, terutama jika tangan orang sebelumnya dianggap &#8220;bau&#8221; karena yang keluar jelek terus.</p>



<p>Mirip dengan Kingdomino, akan ada kepuasan tersendiri apabila kita bisa membuat ekosistem yang rapi. Walau <em>tile </em>yang ada tidak harus bersebelahan dengan <em>tile </em>yang sama, ada semacam dorongan untuk berusaha menempatkannya seideal mungkin.</p>



<p>Peletakkan dan perebutan hewan pun menjadi salah satu unsur yang tak kalah menarik. Berdasarkan pengalaman Penulis, <strong>Salmon menjadi salah satu META </strong>yang sering diperebutkan pemain karena bisa menghasilkan skor besar dengan cara yang lebih mudah jika dibandingkan dengan binatang lain.</p>



<p>Bicara tentang skor, Penulis baru pernah memainkan Cascadia menggunakan set A saja. Padahal, dalam permainan ini ada sampai set D agar permainan tidak menoton. Walau begitu, memainkan set A berulang-ulang pun tak bisa dibilang membosankan.</p>



<p>Bicara tentang komponennya, <strong>Cascadia memiliki kualitas yang cukup</strong>. Tidak sampai yang istimewa seperti <a href="https://whathefan.com/permainan/koleksi-board-game-8-wingspan/">Wingspan</a> atau <a href="https://whathefan.com/permainan/koleksi-board-game-23-trekking-through-history/">Trekking Through History</a>, tapi cukup solid dan rasanya tidak akan mudah rusak.</p>



<p>Oleh karena itu, tak salah jika Penulis memilih Cascadia menjadi salah satu <em>board game </em>favoritnya. Mulai dari tema alamnya, konsep <em>tile placement </em>yang dimiliki, hingga interaksi yang berhasil dihasilkan menjadi beberapa alasannya.</p>



<blockquote class="wp-block-quote is-layout-flow wp-block-quote-is-layout-flow">
<p><mark style="background-color:rgba(0, 0, 0, 0);color:#9e0b0f" class="has-inline-color">Skor: 9/10</mark></p>
</blockquote>



<p>Saat membeli Cascadia di Monopolis Wonder, Penulis membeli satu <em>board game </em>lagi. Beda dengan Cascadia yang membutuhkan riset panjang, <em>board game </em>ini Penulis beli secara dadakan karena rekomendasi seorang teman. <em>Board game </em>tersebut adalah <strong>Here to Slay</strong>.</p>



<hr class="wp-block-separator has-alpha-channel-opacity"/>



<p>Lawang, 20 Oktober 2024, terinspirasi setelah ingin melanjutkan seri <em>board game </em>ini</p>
<p>The post <a href="https://whathefan.com/permainan/koleksi-board-game-26-cascadia/">Koleksi Board Game #26: Cascadia</a> appeared first on <a href="https://whathefan.com">Whathefan!</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://whathefan.com/permainan/koleksi-board-game-26-cascadia/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Koleksi Board Game #19: Kingdomino</title>
		<link>https://whathefan.com/permainan/koleksi-board-game-19-kingdomino/</link>
					<comments>https://whathefan.com/permainan/koleksi-board-game-19-kingdomino/?noamp=mobile#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Fanandi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 23 Jun 2024 01:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Permainan]]></category>
		<category><![CDATA[board game]]></category>
		<category><![CDATA[domino]]></category>
		<category><![CDATA[puzzle]]></category>
		<category><![CDATA[strategi]]></category>
		<category><![CDATA[tile placement]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://whathefan.com/?p=7495</guid>

					<description><![CDATA[<p>Dulu ketika awal-awal mengoleksi buku, Penuils lebih mementingkan kuantitas dibandingkan kualitas. Maka dari itu, ketika ada obral buku murah, Penulis sering khilaf dan jadi memborong banyak buku. Alhasil, banyak buku yang akhirnya justru tidak pernah terbaca sama sekali. Dalam mengoleksi board game, ada sedikit perubahan karena Penulis melakukan seleksi yang lebih ketat sebelum membeli. Maklum, [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://whathefan.com/permainan/koleksi-board-game-19-kingdomino/">Koleksi Board Game #19: Kingdomino</a> appeared first on <a href="https://whathefan.com">Whathefan!</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p>Dulu ketika awal-awal mengoleksi buku, Penuils lebih mementingkan kuantitas dibandingkan kualitas. Maka dari itu, ketika ada obral buku murah, Penulis sering khilaf dan jadi memborong banyak buku. Alhasil, banyak buku yang akhirnya justru tidak pernah terbaca sama sekali.</p>



<p>Dalam mengoleksi <em>board game</em>, ada sedikit perubahan karena Penulis melakukan seleksi yang lebih ketat sebelum membeli. Maklum, harga <em>board game </em>jarang ada yang murah, sehingga harus benar-benar dipelajari dulu sebelum akhirnya memutuskan untuk membelinya.</p>



<p>Namun, dalam beberapa kondisi, Penulis memutuskan untuk tetap membeli sebuah <em>board game </em>hanya karena ingin menambah koleksinya, terutama jika harganya tidak terlalu mahal. Itu yang terjadi pada <a href="https://whathefan.com/permainan/koleksi-board-game-13-coup/">Coup</a>, dan juga <strong>Kingdomino </strong>yang akan Penulis bahas di sini.</p>


<div class="monsterinsights-inline-popular-posts monsterinsights-inline-popular-posts-beta monsterinsights-popular-posts-styled" ><div class="monsterinsights-inline-popular-posts-image"><img decoding="async" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2019/05/avengers-endgame-banner3-300x150.jpg" srcset=" https://whathefan.com/wp-content/uploads/2019/05/avengers-endgame-banner3-300x150.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2019/05/avengers-endgame-banner3-768x384.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2019/05/avengers-endgame-banner3-1024x512.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2019/05/avengers-endgame-banner3.jpg 1280w " alt="Setelah Menonton Avengers: Endgame (Bagian 2: Plot Holes)" /></div><div class="monsterinsights-inline-popular-posts-text"><span class="monsterinsights-inline-popular-posts-label" >Trending</span><div class="monsterinsights-inline-popular-posts-post"><a class="monsterinsights-inline-popular-posts-title"  href="https://whathefan.com/filmserial/setelah-menonton-avengers-endgame-bagian-2-plot-holes/">Setelah Menonton Avengers: Endgame (Bagian 2: Plot Holes)</a></div></div></div><p></p>


<h2 class="wp-block-heading">Detail Board Game Kingdomino</h2>



<ul class="wp-block-list">
<li>Judul: Kingdomino</li>



<li>Desainer: Bruno Cathala</li>



<li>Publisher: Blue Orange</li>



<li>Tahun Rilis: 2016</li>



<li>Jumlah Pemain: 2-4 pemain</li>



<li>Waktu Bermain: 15-25 menit</li>



<li>Rating BGG: 7,3</li>



<li>Tingkat Kesulitan: 1,22/5</li>



<li>Harga: Rp325.000</li>
</ul>



<h2 class="wp-block-heading">Cara Bermain Kingdomino</h2>



<figure class="wp-block-embed is-type-video is-provider-youtube wp-block-embed-youtube wp-embed-aspect-16-9 wp-has-aspect-ratio"><div class="wp-block-embed__wrapper">
<iframe title="Tutorial Main Board Game - Kingdomino" width="740" height="416" src="https://www.youtube.com/embed/1_Xpjz5mbeg?feature=oembed" frameborder="0" allow="accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture; web-share" referrerpolicy="strict-origin-when-cross-origin" allowfullscreen></iframe>
</div></figure>



<p>Komponen dari Kingdomino tidak banyak, hanya terdiri dari beberapa <em>tile </em>dengan bentuk seperti kartu domino, beberapa <em>meeple</em>, dan miniatur kastil. <em>Tile </em>memiliki beberapa jenis teritori, yang Penulis sebut sebagai sawah (kuning), ladang (hijau), laut (biru), rawa-rawa (abu-abu), hutan (cokelat), dan gua (hitam).</p>



<p>Di awal permainan, jejerkan empat <em>tile </em>dan urutkan sesuai dengan nomor yang ada di belakangnya, di mana angka kecil diletakkan paling atas dan yang besar di bawah. </p>



<p>Lalu, pemain pertama akan meletakkan <em>meeple-</em>nya ke salah satu <em>tile </em>pilihannya, diikuti oleh pemain lain. Khusus untuk putaran pertama, urutannya masih searah jarum jam, karena di putaran selanjutnya, urutan pemain ditentukan oleh urutan <em>meeple</em> di arena.</p>



<p>Setelah satu putaran selesai dan pemain telah meletakkan <em>tile </em>di wilayahnya masing-masing, maka pemain dengan <em>meeple </em>teratas akan memilih duluan <em>tile </em>selanjutnya yang juga telah diurutkan sesuai dengan jumlah angkanya. Begitu seterusnya sampai semua <em>tile </em>telah diambil pemain.</p>



<p>Ada beberapa aturan terkait peletakkan <em>tile</em>. Pertama, ingat kalau wilayah kita berukuran maksimal 5&#215;5 dan tidak boleh melebihi batas tersebut. Posisi kastil boleh di mana saja, tapi jika berhasil pas di tengah, maka pemain akan mendapatkan poin tambahan.</p>



<p>Dalam meletakkan <em>tile</em>, <em>tile </em>tersebut harus memiliki teritori yang sama dengan teritori yang sudah ada di tempat kita, minimal satu. Jadi, kalau mau meletakkan <em>tile </em>laut, maka kita harus menyambungkannya ke <em>tile </em>laut. <em>Starting tile </em>yang merupakan tempat meletakkan kastil bisa dihubungkan dengan semua jenis teritori.</p>



<p>Jika semua <em>tile </em>sudah diambil pemain, maka perhitungan poin pun akan mulai dilakukan. Caranya mudah, kalikan luas teritori terbesar dari masing-masing jenis dengan jumlah mahkota yang ada. Jumlahkan semuanya dan itulah jumlah poin yang berhasil didapatkan oleh pemain.</p>



<p>Sebagai tambahan, pemain yang kastilnya ada di tengah akan mendapatkan 10 poin tambahan. Pemain yang berhasil membangun kerajaannya pas 5&#215;5 tanpa ada bolong juga mendapatkan 5 poin tambahan.</p>



<h2 class="wp-block-heading">Setelah bermain Kingdomino</h2>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="683" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/06/kingdomino-kingdom-1024x683.jpg" alt="" class="wp-image-7496" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/06/kingdomino-kingdom-1024x683.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/06/kingdomino-kingdom-300x200.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/06/kingdomino-kingdom-768x512.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/06/kingdomino-kingdom.jpg 1080w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption class="wp-element-caption">Kingdomino (via <a href="https://www.wargamer.com/kingdomino/review">Wargamer</a>)</figcaption></figure>



<p>Sejak kecil, Penulis suka bermain <em>puzzle</em>. Mungkin karena itulah mengapa Penulis menyukai <em>board game </em>yang memiliki konsep <em>tile placement</em> seperti <a href="https://whathefan.com/permainan/koleksi-board-game-4-carcassonne/">Carcassonne</a> dan Kingdomino ini. Melihat bagaimana <em>tile </em>yang diletakkan dan saling digabungkan terlihat harmoni memberikan kepuasan tersendiri.</p>



<p>Jika dibandingkan dengan Carcassonne, Kingdomino jelas berbeda karena masing-masing pemain memiliki tempatnya sendiri untuk menyusun <em>tile-</em>nya. Ada banyak <em>rule </em>dan syarat untuk meletakkan <em>tile</em>, tapi semuanya mudah dipahami karena cukup sederhana.</p>



<p>Dua <em>board game </em>sebelum ini, <a href="https://whathefan.com/permainan/koleksi-board-game-16-bahamas/">Bahamas</a> dan <a href="https://whathefan.com/permainan/koleksi-board-game-18-king-of-the-dice/">King of the Dice</a>, Penulis sebut menyenangkan karena kesederhaan yang dimilikinya. Meskipun Kingdomino juga sederhana, sayangnya rasanya berbeda dengan dua <em>board game </em>tersebut.</p>



<p>Ada beberapa alasan mengapa Kingdomino terasa monoton dan membosankan. Pertama, masing-masing pemain sibuk membangun kerajaannya sendiri tanpa bisa memberikan gangguan berarti kepada pemain lain. Carcasonne pun masih bisa melakukan hal tersebut.</p>



<p>Kedua, skema pengambilan <em>tile </em>yang sesuai urutan membuat permainan ya berjalan begitu saja, tidak ada tantangan atau strategi yang bisa diterapkan. Mungkin kita bisa sengaja memilih tile dengan angka yang kecil agar selanjutnya bisa memilih dulua, tapi hanya sebatas itu.</p>



<p>Penggunaan kata &#8220;Domino&#8221; di judul <em>board game </em>pun terasa kurang terimplementasi ke dalam permainan, selain bentuk <em>tile-</em>nya yang memanjang seperti kartu domino. Angka di belakang <em>tile </em>pun rasanya tidak memiliki unsur domino.</p>



<p>Menurut Penulis, Kingdomino asyik-asyik saja untuk dimainkan bersama sepupu atau keponakan yang masih kecil. <em>Gameplay</em>-nya yang sederhana dan unsur <em>puzzle </em>yang menarik membuat <em>board game </em>ini cocok dimainkan bersama mereka.</p>



<blockquote class="wp-block-quote is-layout-flow wp-block-quote-is-layout-flow">
<p><mark style="background-color:rgba(0, 0, 0, 0);color:#9e0b0f" class="has-inline-color">SKOR: 6/10</mark></p>
</blockquote>



<p>Saat membeli Kingdomino, Penulis juga membeli satu <em>board game </em>lain. Ketika melakukan riset, sebenarnya Penulis merasa yakin kalau <em>board game </em>ini kurang cocok untuk dimainkan di <em>circle </em>Penulis. Namun, Penulis tetap memutuskan untuk membelinya karena <em>kepincut </em>dengan karya seni yang ada di dalamnya. <em>Board game </em>tersebut adalah <strong>Modern Art</strong>.</p>



<hr class="wp-block-separator has-alpha-channel-opacity"/>



<p>Lawang, 23 Juni 2024, terinspirasi setelah ingin melanjutkan seri <em>board game </em>ini</p>
<p>The post <a href="https://whathefan.com/permainan/koleksi-board-game-19-kingdomino/">Koleksi Board Game #19: Kingdomino</a> appeared first on <a href="https://whathefan.com">Whathefan!</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://whathefan.com/permainan/koleksi-board-game-19-kingdomino/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
