<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Wingspan Archives - Whathefan!</title>
	<atom:link href="https://whathefan.com/tag/wingspan/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://whathefan.com/tag/wingspan/</link>
	<description>Apa yang Terpikir Apa yang Tertuang</description>
	<lastBuildDate>Sun, 09 Jul 2023 11:49:42 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.6.2</generator>

<image>
	<url>https://whathefan.com/wp-content/uploads/2019/01/cropped-Logo-Square-32x32.jpg</url>
	<title>Wingspan Archives - Whathefan!</title>
	<link>https://whathefan.com/tag/wingspan/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Koleksi Board Game #8: Wingspan</title>
		<link>https://whathefan.com/permainan/koleksi-board-game-8-wingspan/</link>
					<comments>https://whathefan.com/permainan/koleksi-board-game-8-wingspan/?noamp=mobile#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Fanandi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 09 Jul 2023 11:49:41 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Permainan]]></category>
		<category><![CDATA[board game]]></category>
		<category><![CDATA[burung]]></category>
		<category><![CDATA[deck building]]></category>
		<category><![CDATA[kartu]]></category>
		<category><![CDATA[koleksi]]></category>
		<category><![CDATA[Wingspan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://whathefan.com/?p=6678</guid>

					<description><![CDATA[<p>Dengan dalih &#8220;hadiah ulang tahun&#8221;, Penulis memutuskan untuk membeli board game Wingspan. Hingga saat ini, board game bertema burung ini masih menjadi yang termahal dengan harga beli Rp890 ribu. Seperti yang sudah Penulis singgung di tulisan sebelumnya, butuh pertimbangan matang-matang sebelum akhirnya Penulis memutuskan untuk membeli board game ini karena 1) Harganya mahal 2) Kompleksitasnya [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://whathefan.com/permainan/koleksi-board-game-8-wingspan/">Koleksi Board Game #8: Wingspan</a> appeared first on <a href="https://whathefan.com">Whathefan!</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-embed-aspect-16-9 wp-has-aspect-ratio">Dengan dalih &#8220;hadiah ulang tahun&#8221;, Penulis memutuskan untuk membeli <em>board game </em><strong>Wingspan</strong>. Hingga saat ini, <em>board game </em>bertema burung ini masih menjadi yang termahal dengan harga beli <strong>Rp890 ribu</strong>.</p>



<p>Seperti yang sudah Penulis singgung <a href="https://whathefan.com/permainan/koleksi-board-game-7-survive-escape-from-atlantis/">di tulisan sebelumnya</a>, butuh pertimbangan matang-matang sebelum akhirnya Penulis memutuskan untuk membeli <em>board game </em>ini karena 1) Harganya mahal 2) Kompleksitasnya tinggi.</p>



<p>Namun, karena tergiur dengan komponen-komponennya yang <em>outstanding</em>, akhirnya Penulis tetap memutuskan untuk membelinya. Pikirnya, walaupun nanti jarang dimainkan, setidaknya barangnya memang sangat layak untuk dikoleksi.</p>


<div class="monsterinsights-inline-popular-posts monsterinsights-inline-popular-posts-beta monsterinsights-popular-posts-styled wp-embed-aspect-16-9 wp-has-aspect-ratio" ><div class="monsterinsights-inline-popular-posts-image"><img decoding="async" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/01/Gekkan.Shoujo.Nozaki-kun.full_.1742019-300x221.jpg" srcset=" https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/01/Gekkan.Shoujo.Nozaki-kun.full_.1742019-300x221.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/01/Gekkan.Shoujo.Nozaki-kun.full_.1742019-768x566.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/01/Gekkan.Shoujo.Nozaki-kun.full_.1742019-1024x755.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/01/Gekkan.Shoujo.Nozaki-kun.full_.1742019-346x255.jpg 346w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/01/Gekkan.Shoujo.Nozaki-kun.full_.1742019.jpg 1221w " alt="Mencari Inspirasi Karakter Melalui Anime" /></div><div class="monsterinsights-inline-popular-posts-text"><span class="monsterinsights-inline-popular-posts-label" >Trending</span><div class="monsterinsights-inline-popular-posts-post"><a class="monsterinsights-inline-popular-posts-title"  href="https://whathefan.com/animekomik/mencari-inspirasi-karakter-melalui-anime/">Mencari Inspirasi Karakter Melalui Anime</a></div></div></div><p></p>


<h2 class="wp-block-heading wp-embed-aspect-16-9 wp-has-aspect-ratio">Detail Board Game</h2>



<ul type="video" class="wp-embed-aspect-16-9 wp-has-aspect-ratio wp-block-list">
<li>Judul: Wingspan</li>



<li>Desainer: Elizabeth Hargrave</li>



<li>Publisher: Stonemaier Games</li>



<li>Tahun Rilis: 2019</li>



<li>Jumlah Pemain: 1- 5 pemain</li>



<li>Waktu Bermain: 40 – 70 menit</li>



<li>Rating BGG: 8.1</li>



<li>Tingkat Kesulitan: 2.45/5</li>
</ul>



<h2 class="wp-block-heading wp-embed-aspect-16-9 wp-has-aspect-ratio">Cara Bermain Wingspan</h2>



<figure class="wp-block-embed is-type-video is-provider-youtube wp-block-embed-youtube wp-embed-aspect-16-9 wp-has-aspect-ratio"><div class="wp-block-embed__wrapper">
<iframe title="Wingspan - How To Play" width="740" height="416" src="https://www.youtube.com/embed/lgDgcLI2B0U?feature=oembed" frameborder="0" allow="accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture; web-share" allowfullscreen></iframe>
</div></figure>



<p class="wp-embed-aspect-16-9 wp-has-aspect-ratio">Karena cukup kompleks, Penulis hanya akan memberikan peraturan dasar dalam bermain Wingspan pada tulisan kali ini. Untuk tutorial yang lebih detail, Pembaca bisa menonton video yang telah Penulis sertakan  </p>



<h3 class="wp-block-heading">Komponen dan Setup Permainan Wingspan</h3>



<p>Pertama, Penulis akan jelaskan komponen-komponennya terlebih dahulu, yaitu setumpuk kartu burung, setumpuk kartu misi, banyak token telur, dan banyak token makanan yang terdiri dari lima jenis (Penulis menyebutnya cacing, padi, ceri, ikan, tikus).</p>



<p>Lalu ada <em>board </em>untuk masing-masing pemain lima buah, dadu makanan lima buah, setumpuk token misi yang digunakan untuk per ronde, sejumlah kubus kecil yang dibagi menjadi lima warna, <em>tray </em>plastik, hingga <em>dice tower </em>untuk mengocok dadu berbentuk sarang burung.</p>



<p>Di awal permainan, pemain akan mengambil lima kartu burung dan lima token makanan (masing-masing satu), lalu memilih hingga kombinasi keduanya berjumlah lima. Contoh, jika kita mengambil dua kartu burung, maka makanan yang bisa diambil adalah tiga.</p>



<p>Selain itu, kita juga haru mengambil dua kartu misi yang harus diselesaikan untuk mendapatkan tambahan poin (boleh pilih salah satu, boleh ambil keduanya). Beberapa kartu burung memiliki efek agar pemain bisa menambah kartu misinya.</p>



<h3 class="wp-block-heading">Board dan Kartu Burung Wingspan </h3>



<p>Lalu perhatikan <em>board </em>dari permainan ini yang terbagi menjadi tiga kolom berdasarkan habitat, yaitu <strong>Hutan</strong> untuk produksi makanan, <strong>Ladang</strong> untuk produksi telur, dan<strong> Danau</strong> untuk produksi kartu tangan. Burung yang kita mainkan harus sesuai dengan habitatnya.</p>



<p>Setiap putaran, Pemain harus meletakkan kubusnya di salah satu kolom tersebut, atau di pojok kiri atas jika ingin memainkan kartu. Semakin banyak kartu burung yang ada di <em>board </em>kita, semakin banyak yang kita dapatkan.</p>



<p>Kartu burung memiliki beberapa detail, seperti habitat dan jenis makanan yang harus dibayarkan, poin yang dimiliki, jenis sarang yang dimiliki (berfungsi untuk menjalani misi per ronde), jumlah telur yang bisa ditampung, rentang sayap yang dimiliki, hingga efek kartunya. </p>



<p>Secara sederhana, kartu Wingspan dibagi menjadi tiga berdasarkan warnanya, yakni <strong>Putih</strong> yang aktif sekali pakai, <strong>Hijau</strong> yang aktif setiap Pemain memilih salah satu dari tiga kolom di <em>board</em>, dan <strong>Pink </strong>yang akan aktif dari efek kartu lawan.</p>



<h3 class="wp-block-heading">Apa yang Dilakukan Setiap Putaran dan Cara Menentukan Pemenang</h3>



<p>Wingspan terdiri dari empat ronde, di mana tiap rondenya para pemain harus <strong>memilih satu di antara empat aksi</strong> yang bisa dipilih: Memainkan kartu burung dari tangan, memilih salah satu dadu makanan yang ada di <em>tray</em>, meletakkan telur di burung, dan menarik kartu burung<em>.</em> </p>



<p>Pemilihan aksi ini akan diwakili dengan kubus yang masing-masing pemain akan mendapatkan delapan kubus. Setiap ronde, jumlah kubus yang bisa digunakan pemain akan berkurang karena akan digunakan sebagai indikasi pemenang misi per ronde.</p>



<p>Ini akan terus berulang hingga ronde terakhir. Pemenang dengan jumlah skor tertinggi akan menjadi pemenangnya, yang bisa didapatkan dari banyak hal seperti jumlah poin yang tertera di kartu burung dan jumlah poin dari kartu misi yang berhasil terselesaikan.</p>



<p>Apakah hanya itu? Tentu tidak. Apa yang tersisa di <em>board </em>juga dihitung, seperti jumlah telur, jumlah makanan yang di-<em>cache </em>di kartu burung, jumlah kartu yang disisipkan di bawah kartu burung. Jumlah poin dari misi per ronde juga dihitung.</p>



<p>Wingspan juga memiliki versi permainan solonya, yang berapa kali pun mencoba, Penulis tetap tidak bisa memahaminya. Jika Penulis ingin bermain Wingspan, lebih baik Penulis memainkannya di PC melawan bot.</p>



<h2 class="wp-block-heading wp-embed-aspect-16-9 wp-has-aspect-ratio">Setelah Bermain Wingspan</h2>



<figure class="wp-block-image size-large"><img fetchpriority="high" decoding="async" width="1024" height="683" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2023/07/koleksi-board-game-8-1-1024x683.jpg" alt="" class="wp-image-6679" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2023/07/koleksi-board-game-8-1-1024x683.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2023/07/koleksi-board-game-8-1-300x200.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2023/07/koleksi-board-game-8-1-768x512.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2023/07/koleksi-board-game-8-1.jpg 1080w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption class="wp-element-caption">Wingspan (<a href="https://mykindofmeeple.com/board-games/wingspan/">My Kind of Meeple</a>)</figcaption></figure>



<p class="wp-embed-aspect-16-9 wp-has-aspect-ratio">Untuk Penulis pribadi, sebenarnya Wingspan menjadi salah satu favoritnya. Bukan hanya karena kompleksitasnya, Wingspan juga menawarkan permainan yang<strong> membuat pemainnya harus menentukan akan fokus ke mana</strong>.</p>



<p>Sepanjang permainan, <strong>ada banyak <em>engine </em>yang harus diperhatikan</strong>: Apakah mau fokus produksi makanan, produksi telur, <em>drawing </em>kartu burung yang deras, dan lain sebagainya. Selain itu, jangan lupa untuk mengincar misi-misi yang ada.</p>



<p>Burung-burung yang ada di kartunya juga <strong>merupakan burung asli</strong> yang hidup di dataran Amerika Utara, sehingga penggemar satwa akan merasa tertarik untuk melihatnya. Apalagi, ada trivia-trivia menarik yang bisa dibaca di tengah-tengah permainan.</p>



<p>Seperti yang sudah Penulis singgung, <strong>komponen yang dimiliki oleh Wingspan benar-benar juara</strong>. Dari segi berat saja, <em>board game </em>ini menjadi yang paling berat. Desain kartu dan kualitas komponen seperti telur benar-benar layak untuk dikoleksi.</p>



<p>Sayangnya, <em>board game </em>ini bisa dibilang <strong>kurang kompetitif</strong> karena termasuk ke kategori <em>deck building</em>. Tidak banyak hal yang bisa membuat kita &#8220;senggol-senggolan&#8221; dengan pemain lain karena setiap pemain harus fokus dengan <em>board-</em>nya masing-masing.</p>



<p>Selain itu, kompleksitas yang dimiliki membuat <strong>Wingspan tidak mudah untuk dimainkan</strong>. Alhasil, bisa dibilang <em>board game </em>ini menjadi salah satu koleksi Penulis yang &#8220;tidak laku&#8221; karena sangat jarang dimainkan. </p>



<p>Penulis sampai harus membuat versi sederhananya agar <em>board game </em>ini pernah dimainkan. Caranya adalah dengan fokus mengocok dadu makanan, lalu bisa klaim kartu burung jika memenuhi persyaratan. Permainan berakhir jika salah satu <em>board</em> pemain terisi penuh.</p>



<p class="has-text-align-center">***</p>



<p>Belajar dari Wingspan, Penulis memutuskan untuk ke depannya tidak akan membeli <em>board game </em>yang terlalu kompleks. Percuma saja jika Penulis menyukainya, tetapi tidak ada teman yang mau memainkannya.</p>



<p>Oleh karena itu, untuk selanjutnya Penulis lebih memilih <em>board game </em>yang kompetitif dan penuh unsur senggol-senggolan, serta mudah dipahami agar bisa dimainkan oleh semua orang. Ada beberapa yang sudah menjadi incaran.</p>



<p>Namun, sebelumnya Penulis akan membahas mengenai <em>board game </em>yang menjadi hadiah ulang tahun Penulis dari kedua adiknya. Ini salah satu yang Penulis incar, dan tampaknya mereka tahu. <em>Board game </em>tersebut adalah <strong>Bang! The Dice Game</strong>.</p>



<figure class="wp-block-jetpack-rating-star wp-embed-aspect-16-9 wp-has-aspect-ratio" style="text-align:center"><span style="color:#1767ef">★</span><span style="color:#1767ef">★</span><span style="color:#1767ef">★</span><span style="color:#1767ef">★</span><span style="color:#1767ef">★</span><span style="color:#1767ef">★</span><span style="color:#1767ef">★</span><span style="color:#1767ef">★</span><span style="color:#1767ef">★</span></figure>



<hr class="wp-block-separator has-alpha-channel-opacity wp-embed-aspect-16-9 wp-has-aspect-ratio"/>



<p class="wp-embed-aspect-16-9 wp-has-aspect-ratio">Lawang, 8 Juli 2023, terinspirasi karena ingin melanjutkan seri&nbsp;<em>board game&nbsp;</em>ini</p>
<p>The post <a href="https://whathefan.com/permainan/koleksi-board-game-8-wingspan/">Koleksi Board Game #8: Wingspan</a> appeared first on <a href="https://whathefan.com">Whathefan!</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://whathefan.com/permainan/koleksi-board-game-8-wingspan/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Koleksi Board Game Saya (Bagian 3)</title>
		<link>https://whathefan.com/permainan/koleksi-board-game-saya-bagian-3/</link>
					<comments>https://whathefan.com/permainan/koleksi-board-game-saya-bagian-3/?noamp=mobile#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Fanandi]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 08 Nov 2022 11:00:41 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Permainan]]></category>
		<category><![CDATA[Bahamas]]></category>
		<category><![CDATA[board game]]></category>
		<category><![CDATA[Catan]]></category>
		<category><![CDATA[koleksi]]></category>
		<category><![CDATA[Machi Koro]]></category>
		<category><![CDATA[pengalaman]]></category>
		<category><![CDATA[Splendor]]></category>
		<category><![CDATA[Wingspan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://whathefan.com/?p=6142</guid>

					<description><![CDATA[<p>Pada dua tulisan sebelumnya (Bagian 1 dan Bagian 2), Penulis telah bercerita mengenai &#8220;perjalanannya&#8221; dalam mengoleksi board game. Bahkan hingga sekarang, Penulis masih sering merasa heran mengapa dirinya rela mengeluarkan uang yang cukup banyak. Hanya saja jika dipikir-pikir kembali, alokasi dana untuk membeli board game sebenarnya berasal dari alokasi belanja buku bulanan, di mana akhir-akhir [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://whathefan.com/permainan/koleksi-board-game-saya-bagian-3/">Koleksi Board Game Saya (Bagian 3)</a> appeared first on <a href="https://whathefan.com">Whathefan!</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p>Pada dua tulisan sebelumnya (<em>Bagian 1 </em>dan <em>Bagian 2</em>), Penulis telah bercerita mengenai &#8220;perjalanannya&#8221; dalam mengoleksi <em>board game</em>. Bahkan hingga sekarang, Penulis masih sering merasa heran mengapa dirinya rela mengeluarkan uang yang cukup banyak.</p>



<p>Hanya saja jika dipikir-pikir kembali, alokasi dana untuk membeli board game sebenarnya berasal dari alokasi belanja buku bulanan, di mana akhir-akhir ini Penulis cukup banyak mengurangi pembelian buku (yang juga sudah dirasa cukup banyak).</p>



<p>Melalui bagian terakhir dari tulisan <em>Koleksi Board Game Saya</em>, Penulis ingin berbagi sedikit mengenai <em>board game </em>mana yang jadi favoritnya, mengapa pada akhrinya memutuskan untuk mengoleksi <em>board game</em>, dan apa saja <em>board game </em>selanjutnya yang ingin dibeli. </p>





<h2 class="wp-block-heading">Board Game Favorit Saya</h2>



<p>Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, hingga kini total Penulis sudah memiliki 16 <em>board game</em> yang menjadi koleksinya. Jika dirangkum, berikut adalah daftar lengkapnya:</p>



<ol class="wp-block-list"><li>Othello Set</li><li>UNO! Flip</li><li>Monopoly</li><li>Ticket to Ride: London</li><li>Catan</li><li>Carcassone</li><li>7 Wonders 1st Edition</li><li>King of New York</li><li>Survive</li><li>Wingspan</li><li>Bang! Dice Game</li><li>Machi Koro 2</li><li>Dungeon Mayhem</li><li>Saboteur</li><li>Coup</li><li>Sekata</li></ol>



<p>Di antara itu semua, mana yang jadi favorit Penulis? Setidaknya ada tiga <em>board game </em>yang Penulis pilih, yaitu <strong>Catan</strong>, <strong>Machi Koro 2</strong>, dan <strong>Wingspan</strong>. Penulis akan jelaskan alasannya di bawah.</p>



<figure class="wp-block-image size-large"><img decoding="async" width="1024" height="576" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/11/Koleksi-Board-Game-Saya-2-1024x576.jpg" alt="" class="wp-image-6161" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/11/Koleksi-Board-Game-Saya-2-1024x576.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/11/Koleksi-Board-Game-Saya-2-300x169.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/11/Koleksi-Board-Game-Saya-2-768x432.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/11/Koleksi-Board-Game-Saya-2.jpg 1280w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /></figure>



<p><strong>Catan</strong> merupakan salah satu <em>board game </em>pertama yang Penulis mainkan dan langsung jatuh cinta. <em>Gameplay </em>yang dimiliki cukup sederhana, tetapi membutuhkan strategi dan keberuntungan yang cukup besar.</p>



<p>Ada kalanya kita begitu beruntung karena mampu menempatkan Settlement kita di tempat yang angkanya sering muncul. Namun, terkadang angka yang sering muncul tiba-tiba tidak pernah muncul, sehingga kita merasa menyesal telah menempatkannya di sana.</p>



<p>Kita juga bisa menyenggol pemain lain, entah dengan mencuri kartunya ketika menggerakkan bandit atau memotong jalannya lebih dulu untuk mencapai titik tertentu. Selain itu, <em>replaybility </em>dari <em>board game </em>ini cukup tinggi sehingga jarang membuat pemain merasa bosan.</p>



<p><strong>Machi Koro 2</strong> menggunakan mekanik yang sama dengan Catan, di mana kemenangan pemain sangat ditentukan oleh strategi dan keberuntungan. Bahkan, cara untuk mendapatkan <em>resource </em>berupa koin yang dibutuhkan pun mirip.</p>



<p>Pada <em>board game </em>ini, kita diharuskan untuk mengumpulkan koin sebanyak mungkin. Salah satu caranya adalah dengan membeli kartu-kartu Establishment yang bisa mempercepat <em>income </em>kita untuk bisa membeli Landmark.</p>



<p>Selain itu, adanya kartu yang memungkinkan kita merebut koin yang dimiliki oleh pemain lain membuat pemain akan <em>senggol-senggolan</em> secara intens. Teman Penulis sempat menemukan META &#8220;Dadu Satu&#8221; untuk menghindari koinnya direbut oleh pemain lain.</p>



<p><strong>Wingspan </strong>merupakan <em>board game </em>Penulis yang paling kompleks. Namun, justru itu yang membuat Penulis menyukainya. Dibutuhkan strategi yang benar-benar matang dan, berbeda dari dua <em>board game </em>sebelulmnya, faktor keberuntungan jadi tidak terlalu berdampak.</p>



<p>Ketika mengetahui <em>art </em>dari kartunya untuk pertama kali, Penulis langsung jatuh cinta. Oleh karena itulah Penulis rela untuk menonton banyak video tutorial dan membeli gimnya di Steam agar bisa memahami cara bermain <em>board game </em>ini.</p>



<p>Meskipun sampai sekarang teman-teman Penulis agak enggan bermain Wingspan karena &#8220;sangat mikir&#8221;, Penulis tetap memasukkan Wingspan ke dalam salah satu <em>board game </em>favoritnya. </p>



<h2 class="wp-block-heading">Mengapa Akhirnya Jadi Koleksi Board Game?</h2>



<blockquote class="wp-block-quote is-layout-flow wp-block-quote-is-layout-flow"><p><strong>Karena&nbsp;<em>board game&nbsp;</em>bisa ngilangin bosen, apalagi kalo mati gaya pas lagi bareng-bareng ama temen.&nbsp;<em>Board game&nbsp;</em>itu memfokuskan minat dan kebahagiaan banyak orang dalam satu waktu.” </strong></p><p><span style="color:#9e0b0f" class="has-inline-color">-Mas Pandu-</span></p></blockquote>



<p><em>Quote </em>di atas merupakan jawaban dari Mas Pandu ketika ditanya apa alasannya menjadi seorang kolektor <em>board game</em>. Penulis setuju dengan jawaban tersebut, dan memiliki alasan lain mengapa akhirnya memutuskan untuk mengoleksi <em>board game</em>.</p>



<p>Pertama, <strong>Penulis pada dasarnya</strong> <strong>menyukai mainan</strong>. Selain <em>board game</em>, Penulis juga memiliki <em>action figure</em>, <em>model kit</em>, dan Hotwheels. Penulis juga ingin menambah koleksi mainannya dengan membeli LEGO dan tamiya.</p>



<p>Alasannya sederhana. Ketika kecil, Penulis berlangganan majalah <em>XY Kids</em> yang memiliki rubrik khusus membahas mainan (<em>toys</em>). Waktu itu, tentu Penulis belum punya uang untuk membelinya, sehingga keinginan tersebut baru bisa disalurkan sekarang.</p>



<p>Lalu, Penulis juga merasa kalau <em>board game </em>yang dibeli <strong>bisa memberikan rasa senang kepada teman-temannya</strong> yang ikut memainkannya. Walau tidak semua mereka suka, setidaknya ada beberapa yang membuat mereka cukup ketagihan.</p>



<p>Melihat wajah bahagia dan mendengar tawa (kadang ekspresi pusing karena kalah) mereka ketika bermain <em>board game </em>menjadi sesuatu yang memuaskan batin. Bagi Penulis, bisa membahagiakan orang lain adalah sumber kebahagiaan.</p>



<p>Selain itu, bermain <em>board game </em>fisik jelas bisa <strong>mendistraksi kita dari ponsel</strong>. Di era yang serba digital, bermain sesuatu yang nyata akan memberikan jeda yang sehat untuk diri kita sendiri. Apalagi, selalu ada interaksi yang menarik ketika bermain <em>board game</em>.</p>



<h2 class="wp-block-heading">Apa Masih Ingin Menambah Koleksi?</h2>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="683" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/11/Koleksi-Board-Game-Sayax-1024x683.jpg" alt="" class="wp-image-6162" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/11/Koleksi-Board-Game-Sayax-1024x683.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/11/Koleksi-Board-Game-Sayax-300x200.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/11/Koleksi-Board-Game-Sayax-768x512.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/11/Koleksi-Board-Game-Sayax.jpg 1080w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption>Splendor: Marvel dan Bahamas</figcaption></figure>



<p>Jika ditanya apakah dirinya masih ingin menambah koleksi <em>board game</em>, maka Penulis akan menjawab iya. Sejujurnya masih ada banyak <em>board game </em>yang Penulis inginkan, tetapi saat ini sedang menahan dirinya untuk bisa menghemat pengeluaran.</p>



<p>Dua <em>board game </em>yang sangat ingin Penulis miliki adalah <strong>Splendor: Marvel</strong> dan <strong>Bahamas</strong>. Penulis sering main Splendor melalui situs BGA, tetapi masih ingin membeli versi Marvel-nya. Penulis belum pernah bermain Bahamas secara langsung, tapi sering melihat <em>gameplay</em>-nya.</p>



<p>Setelah dua <em>board game </em>tersebut, sebenarnya masih ada beberapa <em>board game </em>lain seperti <strong>Cascadia</strong>, <strong>Dominion</strong>, <strong>Kingdomino</strong>, <strong>Pandemic</strong>, <strong>Codename Pictures</strong>, <strong>Ratland</strong>, <strong>Waroong Wars</strong>, dan masih banyak lagi. Semoga saja rezeki Penulis lancar agar bisa membelinya.</p>



<p>Bahkan setelah menulis artikel ini, Penulis memutuskan untuk membuat satu rubrik baru di blog ini: <strong>Board Game</strong>. Semua <em>board game </em>yang pernah dimainkannya akan Penulis buat ulasannya dan <em>gameplay </em>yang dimiliki.</p>



<p><em><span style="color:#9e0b0f" class="has-inline-color">Ini merupakan bagian terakhir dari tulisan </span></em><span style="color:#9e0b0f" class="has-inline-color">Koleksi Board Game Saya</span> </p>



<hr class="wp-block-separator"/>



<p>Lawang, 6 November 2022, terinspirasi setelah memandangi koleksi <em>board game</em>-nya yang sudah lumayan banyak  </p>
<p>The post <a href="https://whathefan.com/permainan/koleksi-board-game-saya-bagian-3/">Koleksi Board Game Saya (Bagian 3)</a> appeared first on <a href="https://whathefan.com">Whathefan!</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://whathefan.com/permainan/koleksi-board-game-saya-bagian-3/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Koleksi Board Game Saya (Bagian 2)</title>
		<link>https://whathefan.com/permainan/koleksi-board-game-saya-bagian-2/</link>
					<comments>https://whathefan.com/permainan/koleksi-board-game-saya-bagian-2/?noamp=mobile#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Fanandi]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 07 Nov 2022 11:00:50 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Permainan]]></category>
		<category><![CDATA[Bang]]></category>
		<category><![CDATA[board game]]></category>
		<category><![CDATA[Coup]]></category>
		<category><![CDATA[Dungeon Mayhem]]></category>
		<category><![CDATA[koleksi]]></category>
		<category><![CDATA[Machi Koro]]></category>
		<category><![CDATA[pengalaman]]></category>
		<category><![CDATA[Saboteur]]></category>
		<category><![CDATA[Sekata]]></category>
		<category><![CDATA[Wingspan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://whathefan.com/?p=6145</guid>

					<description><![CDATA[<p>Sebelum memutuskan untuk membeli sebuah board game, Penulis biasanya akan menonton review-nya di YouTube terlebih dahulu agar memiliki gambaran seperti apa gameplay-yang dimiliki dan apakah seru untuk dimainkan bersama-sama. Selain itu, Penulis juga akan mencobanya terlebih dahulu jika board game tersebut memiliki versi digitalnya. Kalau memang seru, berarti Penulis akan bersemangat untuk segera membelinya. Contohnya [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://whathefan.com/permainan/koleksi-board-game-saya-bagian-2/">Koleksi Board Game Saya (Bagian 2)</a> appeared first on <a href="https://whathefan.com">Whathefan!</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p>Sebelum memutuskan untuk membeli sebuah <em>board game</em>, Penulis biasanya akan menonton <em>review</em>-nya di YouTube terlebih dahulu agar memiliki gambaran seperti apa <em>gameplay</em>-yang dimiliki dan apakah seru untuk dimainkan bersama-sama.</p>



<p>Selain itu, Penulis juga akan mencobanya terlebih dahulu jika <em>board game </em>tersebut memiliki versi digitalnya. Kalau memang seru, berarti Penulis akan bersemangat untuk segera membelinya.</p>



<p>Contohnya adalah <em>board game </em><strong>Smallworld</strong> di mana Penulis pernah mencoba membeli gimnya di Steam. Awalnya, Penulis kira <em>board game </em>ini akan seru karena mirip dengan Risk yang di mana pemainnya akan saling berebut wilayah kekuasannya.</p>





<p>Sayangnya, ketika mencoba gimnya, keseruannya tidak terlalu terasa. <em>Board game </em>ini terasa cukup <em>boring </em>dan harus hafal kekuatan dari masing-masih rasnya. Alhasil, Penulis mengajukan <em>refund </em>ke Steam dan membatalkan niat membeli <em>board game </em>fisiknya.</p>



<p>Hanya saja, ternyata ada beberapa <em>board game </em>yang tetap <em>nyantol </em>setelah mencoba untuk memainkan versi digitalnya. Salah satunya akan menjadi <em>board game </em>termahal yang dimiliki oleh Penulis.</p>



<h2 class="wp-block-heading">Hadiah Ulang Tahun: Wingspan dan Bang! Dice Game</h2>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="576" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/11/Koleksi-Board-Game-Saya-5-1024x576.jpg" alt="" class="wp-image-6157" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/11/Koleksi-Board-Game-Saya-5-1024x576.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/11/Koleksi-Board-Game-Saya-5-300x169.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/11/Koleksi-Board-Game-Saya-5-768x432.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/11/Koleksi-Board-Game-Saya-5.jpg 1280w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption>Wingspan dan Bang! The Dice Game</figcaption></figure>



<p>Pada dasarnya, Penulis adalah penggemar gim bergenre <em>Trading Card Game</em> (TCG) alias permainan kartu strategi. Untuk itu, sewaktu mengetahui ada <em>board game </em>bernama <strong>Wingspan </strong>yang menggunakan kartu, Penulis tertarik untuk mengoleksinya.</p>



<p>Namun, Penulis merasa kesulitan untuk memahami <em>gameplay</em>-nya yang cukup kompleks. Entah berapa kali Penulis menonton videonya untuk bisa memahaminya. <em>Board game </em>ini memiliki <em>engine </em>yang bervariasi, jadi tidak sekadar mengumpulkan burung.</p>



<p>Penulis pada akhirnya memutuskan untuk membeli gimnya di Steam ketika sedang diskon. Berawal dari sana, Penulis baru benar-benar paham bagaimana cara bermain <em>board game </em>ini dan memutuskan untuk membelinya di bulan April 2022, sebagai hadiah ulang tahunnya.</p>



<p>Bisa dibilang, Wingspan adalah <em>board game </em>paling kompleks di antara koleksi Penulis. Gara-gara itu, meskipun Penulis menyukainya, <em>board game </em>ini termasuk yang jarang dimainkan. Teman-teman Penulis tetap lebih memilih untuk bermain Catan.</p>



<p>Padahal, harga <em>board game </em>ini juga menjadi yang paling mahal di antara koleksinya, yaitu <strong>Rp870 ribu</strong>. Penulis membelinya di Next Game Official via Tokopedia. Namun, secara kualitas barang  dan kelayakan untuk dikoleksi, <em>board game </em>ini nomor satu.</p>



<p>Selain itu, di bulan yang sama Penulis juga mendapatkan kado ulang tahun dari adiknya, yaitu <strong>Bang! The Dice Game</strong>. Ini merupakan gim deduksi seperti Werewolf dengan menggunakan dadu untuk melancarkan aksi-aksinya.</p>



<h2 class="wp-block-heading">Machi Koro 2 dan Dungeon Mayhem</h2>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="576" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/11/Koleksi-Board-Game-Saya-4-1024x576.jpg" alt="" class="wp-image-6158" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/11/Koleksi-Board-Game-Saya-4-1024x576.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/11/Koleksi-Board-Game-Saya-4-300x169.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/11/Koleksi-Board-Game-Saya-4-768x432.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/11/Koleksi-Board-Game-Saya-4.jpg 1280w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption>Machi Koro 2 dan Dungeon Mayhem: Monster Madness</figcaption></figure>



<p>Menyadari kalau hampir semua teman-teman Penulis menyukai <em>gameplay </em>dari Catan, Penulis pun memutuskan untuk melakukan riset untuk mengetahui apakah ada <em>board game </em>lain yang memiliki <em>gameplay </em>serupa.</p>



<p>Hasilnya, Penulis menemukan kalau <strong>Machi Koro 2 </strong>memiliki konsep serupa di mana mengandalkan kocokan dadu untuk menghasilkan <em>resource</em> tertentu. Jika Catan menghasilkan kayu/bata/wol/padi/batu, maka Machi Koro 2 mengumpulkan uang.</p>



<p><em>Goals </em>yang dimiliki kedua <em>board game </em>pun serupa, di mana pemain yang tercepat mencapai target tertentu akan menjadi pemenangnya. Jika Catan siapa yang duluan mendapatkan 10 poin, maka kemenangan di Machi Koro 2 adalah siapa duluan yang memiliki tiga <em>Landmark.</em></p>



<p>Penulis membelinya di Tabletoys dengan harga <strong>Rp525 ribu</strong> di bulan Mei 2022. Selain itu, Penulis juga membeli satu <em>board game </em>lagi di waktu yang sama (karena waktu itu dapat THR), yaitu <strong>Dungeon Mayhem: Monster Mayhem</strong> dengan harga <strong>Rp375 ribu</strong>.</p>



<p>Awalnya Penulis ingin membeli <em>board game </em>Dungeon Mayhem yang versi aslinya, di mana hanya bisa dimainkan untuk empat orang. Bisa untuk enam orang, tapi harus beli <em>expansion</em>-nya. Agar praktis, Penulis memutuskan untuk membeli versi yang ini saja.</p>



<p><em>Board game </em>ini juga menggunakan kartu sebagai pusat permainannya, di mana diceritakan ada enam monster yang saling bertarung untuk menemukan siapa yang akan menjadi <em>last man standing</em>. Walau unsur <em>senggol-senggolannya </em>kuat, <em>board game </em>ini juga kurang &#8220;laku&#8221;.</p>



<h2 class="wp-block-heading">Tiga Board Game Terakhir dan Berhenti Beli (untuk Sementara)</h2>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="576" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/11/Koleksi-Board-Game-Saya-3-1024x576.jpg" alt="" class="wp-image-6159" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/11/Koleksi-Board-Game-Saya-3-1024x576.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/11/Koleksi-Board-Game-Saya-3-300x169.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/11/Koleksi-Board-Game-Saya-3-768x432.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/11/Koleksi-Board-Game-Saya-3.jpg 1280w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption>Dari Kiri: Coup, Sekata, Saboteur</figcaption></figure>



<p>Bulan terakhir Penulis membeli <em>board game </em>adalah bulan Juli 2022. Waktu itu, Penulis membeli tiga <em>board game </em>sekaligus yang harganya relatif murah, yaitu <strong>Saboteur (Rp250ribu)</strong>, <strong>Coup (Rp200 ribu)</strong>, dan <strong>Sekata (Rp100 ribu)</strong>.</p>



<p>Dua judul <em>board game </em>pertama Penulis beli karena sudah pernah memainkannya bersama Mas Pandu dan cukup menyukainya. Sedankan Sekata, merupakan <em>board game </em>sederhana di mana pemain harus cepat-cepatan membuat kata dari kartu-kartu yang tersedia.</p>



<p>Setelah membeli tiga <em>board game </em>tersebut, Penulis belum menambah koleksinya lagi hingga saat ini. Ada beberapa alasan yang membuat Penulis berhenti sementara, di mana salah satunya sudah merasa cukup.</p>



<p>Dengan begitu, dari rentang waktu Juni 2021 hingga Juli 2022 (13 bulan, di mana ada tiga bulan Penulis tidak membeli <em>board game</em>), Penulis telah membeli <strong>12 <em>board game </em></strong>denan total pengeluaran <strong>Rp5.950.000</strong> (belum termasuk ongkos kirim dan Monopoly).</p>



<p>Ketika menyadari sudah mengeluarkan uang sebanyak ini untuk hobi barunya, Penulis jujur cukup merasa terkejut. Namun, ketika dipikir-pikir lagi, Penulis sama sekali tidak merasa rugi karena beberapa alasan dan berencana untuk menambah koleksinya lagi.</p>



<p> <em><span style="color:#9e0b0f" class="has-inline-color">Bersambung ke Bagian 3&#8230;</span></em> </p>



<hr class="wp-block-separator"/>



<p>Lawang, 6 November 2022, terinspirasi setelah memandangi koleksi <em>board game</em>-nya yang sudah lumayan banyak </p>
<p>The post <a href="https://whathefan.com/permainan/koleksi-board-game-saya-bagian-2/">Koleksi Board Game Saya (Bagian 2)</a> appeared first on <a href="https://whathefan.com">Whathefan!</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://whathefan.com/permainan/koleksi-board-game-saya-bagian-2/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
