<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>cedera Archives - Whathefan!</title>
	<atom:link href="https://whathefan.com/tag/cedera/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://whathefan.com/tag/cedera/</link>
	<description>Apa yang Terpikir Apa yang Tertuang</description>
	<lastBuildDate>Mon, 22 Apr 2024 14:20:02 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.6.2</generator>

<image>
	<url>https://whathefan.com/wp-content/uploads/2019/01/cropped-Logo-Square-32x32.jpg</url>
	<title>cedera Archives - Whathefan!</title>
	<link>https://whathefan.com/tag/cedera/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Badai Cedera Manchester United yang Tak Kunjung Berlalu</title>
		<link>https://whathefan.com/olahraga/badai-cedera-manchester-united-yang-tak-kunjung-berlalu/</link>
					<comments>https://whathefan.com/olahraga/badai-cedera-manchester-united-yang-tak-kunjung-berlalu/?noamp=mobile#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Fanandi]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 22 Apr 2024 14:20:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Olahraga]]></category>
		<category><![CDATA[cedera]]></category>
		<category><![CDATA[Coventry City]]></category>
		<category><![CDATA[FA Cup]]></category>
		<category><![CDATA[Manchester City]]></category>
		<category><![CDATA[Manchester United]]></category>
		<category><![CDATA[sepak bola]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://whathefan.com/?p=7213</guid>

					<description><![CDATA[<p>Merasa frustasi karena melihat Manchester United (MU) sudah menjadi hal yang biasa bagi para penggemarnya. Namun, melihat MU begitu kesulitan melawan sebuah klub dari EFL Championship merupakan another level of pain. Dalam laga semifinal FA Cup yang berlangsung kemarin malam (21/4), sebenarnya MU cukup diuntungkan karena tidak langsung berhadapan dengan Chelsea ataupun Manchester City. Lawan [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://whathefan.com/olahraga/badai-cedera-manchester-united-yang-tak-kunjung-berlalu/">Badai Cedera Manchester United yang Tak Kunjung Berlalu</a> appeared first on <a href="https://whathefan.com">Whathefan!</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p>Merasa frustasi karena melihat Manchester United (MU) sudah menjadi hal yang biasa bagi para penggemarnya. Namun, melihat MU begitu kesulitan melawan sebuah klub dari EFL Championship merupakan <em>another level of pain</em>.</p>



<p>Dalam laga semifinal FA Cup yang berlangsung kemarin malam (21/4), sebenarnya MU cukup diuntungkan karena tidak langsung berhadapan dengan Chelsea ataupun Manchester City. Lawan MU cukup mudah, yakni Coventry City.</p>



<p>Walaupun sebenarnya tidak terlalu kaget jika MU melawak, Penulis tidak menyangka kalau mereka benar-benar terlihat memalukan ketika berhadapan dengan tim yang berada di peringkat 8 EFL Championship.</p>


<div class="monsterinsights-inline-popular-posts monsterinsights-inline-popular-posts-beta monsterinsights-popular-posts-styled" ><div class="monsterinsights-inline-popular-posts-image"><img decoding="async" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/12/Kepingan-Puzzle-Terakhir-untuk-Messi-Telah-Lengkap-banner-300x169.jpg" srcset=" https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/12/Kepingan-Puzzle-Terakhir-untuk-Messi-Telah-Lengkap-banner-300x169.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/12/Kepingan-Puzzle-Terakhir-untuk-Messi-Telah-Lengkap-banner-1024x576.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/12/Kepingan-Puzzle-Terakhir-untuk-Messi-Telah-Lengkap-banner-768x432.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/12/Kepingan-Puzzle-Terakhir-untuk-Messi-Telah-Lengkap-banner.jpg 1280w " alt="Kepingan Puzzle Terakhir untuk Messi, Telah Lengkap" /></div><div class="monsterinsights-inline-popular-posts-text"><span class="monsterinsights-inline-popular-posts-label" >Trending</span><div class="monsterinsights-inline-popular-posts-post"><a class="monsterinsights-inline-popular-posts-title"  href="https://whathefan.com/olahraga/kepingan-puzzle-terakhir-untuk-messi-telah-lengkap/">Kepingan Puzzle Terakhir untuk Messi, Telah Lengkap</a></div></div></div><p></p>


<p>Meskipun lolos ke final, Penulis merasa malu sebagai penggemar. Namun, di sisi lain, Penulis berusaha mewajarkan hal tersebut mengingat MU sedang diterpa badai cedera yang begitu mengerikan.</p>



<h2 class="wp-block-heading">Jalan Pertandingan Manchester United vs Coventry City</h2>



<figure class="wp-block-embed is-type-video is-provider-youtube wp-block-embed-youtube wp-embed-aspect-16-9 wp-has-aspect-ratio"><div class="wp-block-embed__wrapper">
<iframe title="Coventry City v Manchester United | Key Moments | Semi-Final | Emirates FA Cup 2023-24" width="740" height="416" src="https://www.youtube.com/embed/NwR7k75shwc?feature=oembed" frameborder="0" allow="accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture; web-share" referrerpolicy="strict-origin-when-cross-origin" allowfullscreen></iframe>
</div></figure>



<p>Sejak awal pertandingan, MU sebenarnya terlihat cukup mendominasi lawannya. Di babak pertama, MU telah unggul 2-0 lewat gol <strong>Scott McTominay</strong> dan <strong>Harry Maguire</strong>. Di menit 58, MU memperlebar jarak melalui sontekan <strong>Bruno Fernandes</strong>.</p>



<p>Sampai menit ke-70, Penulis mengira kalau posisi MU sudah cukup aman untuk mengunci tempat di babak final. Masa iya melawan tim sekelas Coventry City bisa di-<em>comeback</em> dalam waktu 20 menit. Penulis lupa, yang sedang Penulis lihat adalah MU.</p>



<p>Seperti yang sudah pernah Penulis bahas dalam tulisan <a href="https://whathefan.com/olahraga/biasakan-nonton-mu-sampai-habis-lol/">&#8220;Biasakan Nonton MU Sampai Habis, LOL,&#8221;</a> Penulis sudah mengutarakan kalau sekarang <em>injury time </em>adalah momen yang mengerikan bagi penggemar MU, berbeda dengan <a href="https://whathefan.com/olahraga/merindukan-sentuhan-sir-alex/">era Fergie</a> ketika <em>injury time </em>menjadi hal yang menakutkan bagi lawan MU.</p>



<p>Hanya dalam rentang waktu 8 menit, Coventry City berhasil mengejar ketertinggalan lewat gol <strong>Ellis Simms</strong> dan <strong>Callum O&#8217;Hare</strong>, nama-nama yang jelas belum pernah Penulis dengar sebelumnya. Sejak itu, Penulis benar-benar cemas hingga rasanya ingin berhenti menonton pertandingan.</p>



<p>Benar saja, pada <em>injury time</em>, Coventry berhasil mendapatkan penalti setelah Aaron Wan-Bissaka melakukan <em>handball </em>di kotak terlarang.<strong> Haji Wright </strong>berhasil mengeksekusinya dengan baik dan memaksa MU bermain di babak tambahan waktu.</p>



<p>Mental Penulis terasa benar-benar hancur ketika Victor Torp mencetak gol pada menit 120+3 memanfaatkan <em>counter attack</em>. Untungnya, gol tersebut dianulir melalui VAR karena berbau <em>offside</em>. Pertandingan pun dilanjutkan ke babak adu penalti.</p>



<p>Sekali lagi, mental Penulis dibuat anjlok karena Casemiro sebagai penendang pertama MU gagal mencetak gol. Bau-bau kekalahan pun semakin tercium. Untungnya, Andre Onana juga berhasil menepis tendangan Callum O&#8217;Hare dengan sangat baik.</p>



<p>Penulis mulai bisa bernapas lega ketika tendangan Ben Sheaf tidak menemui titik sasaran. Rasmun Hojlund sebagai penentu berhasil melaksanakan tugasnya dengan baik dan membawa MU berhasil lolos ke final FA Cup untuk yang kedua kalinya secara berturut-turut.</p>



<p>Di babak final, MU akan menghadapi <strong>Manchester City</strong> yang sebelumnya berhasil mengalahkan Chelsea juga melalui babak adu penalti. Ini akan menjadi ulangan final musim 2022/2023, di mana <a href="https://whathefan.com/olahraga/manchester-city-memang-terlalu-tangguh-musim-ini/">City berhasil keluar menjadi juara dan mengunci <em>treble winners </em>di musim tersebut</a>.</p>



<p>Tentu Penulis merasa was-was karena mau tidak mau harus diakui kalau klub tetangga tersebut lebih superior dibandingkan MU. Melawan City yang Coventry saja kesulitan, apalagi yang Manchester? Apalagi, MU seolah sedang &#8220;dikutuk&#8221; karena banyaknya pemain yang cedera.</p>



<h2 class="wp-block-heading">Manchester United Seolah Dikutuk dengan Badai Cedera</h2>



<figure class="wp-block-image size-large"><img fetchpriority="high" decoding="async" width="1024" height="683" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/04/mu-vs-coventry-artikel-1024x683.jpg" alt="" class="wp-image-7216" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/04/mu-vs-coventry-artikel-1024x683.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/04/mu-vs-coventry-artikel-300x200.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/04/mu-vs-coventry-artikel-768x512.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/04/mu-vs-coventry-artikel.jpg 1080w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption class="wp-element-caption">Rashford Alami Cedera pada Pertandingan Kemarin (<a href="https://www.manchestereveningnews.co.uk/sport/football/football-news/breaking-manchester-united-rashford-injury-29035191">Manchester Evening News</a>)</figcaption></figure>



<p>Alasan selalu bisa dicari-cari, termasuk mengapa MU bisa terlihat kewalahan ketika menghadapi tim sekelas Coventry City. Seperti sebelumnya, alasan yang paling mudah adalah banyaknya pemain MU yang cedera dan tidak bisa dimainkan.</p>



<p>Hal ini bisa dilihat dari <em>line up </em>kemarin, di mana Casemiro sampai dipasang menjadi bek karena setidaknya ada 5 bek MU yang cedera, yakni <strong>Lisandro Martinez</strong>, <strong>Victor Lindelof</strong>, <strong>Raphael Varane</strong>, <strong>Jonny Evans</strong>, hingga bek muda<strong> Willy Kambwala</strong>.</p>



<p>Jangan lupa, dua bek kiri MU yakni <strong>Luke Shaw </strong>dan <strong>Tyrell Malacia</strong> (yang tak pernah kelihatan hingga penggemar mencurigai kalau ia telah &#8220;meninggal&#8221;) juga sudah lama cedera, hingga MU harus menggunakan Wan-Bissaka untuk mengisi posisi tersebut. </p>



<p>Di posisi gelandang ada <strong>Mason Mount </strong>dan <strong>Sofyan Amrabat </strong>yang juga cedera. Di posisi striker, <strong>Anthony Martial </strong>juga tak terlihat fit untuk dimainkan, walaupun para penggemar pun tak terlalu mengharapkan keberadaannya. </p>



<p>Entah mengapa klub ini seperti dikutuk dengan jumlah cedera yang begitu banyak di musim ini dengan lebih dari 60 kasus cedera yang berbeda. Praktis, hanya tersisa Antony, Christian Eriksen, Amad Dialo, dan kiper Altay Bayindir di bangku cadangan yang berasal dari skuad senior.</p>



<p>Apalagi, di pertandingan kemarin <strong>Marcus Rashford </strong>dan<strong> Scott McTominay </strong>juga terlihat harus meninggalkan lapangan karena mengalami cedera. Seumur hidup menjadi penggemar MU, baru kali ini Penulis melihat tim ini dihantam badai cedera yang begitu masif.</p>



<p>Jika tidak ada pemain yang sembuh, maka di pertandingan selanjutnya kemungkinan besar MU akan menggunakan susunan pemain: <strong>Onana; Dalot, Casemiro, Maguire, Wan-Bissaka; Eriksen, Mainoo; Antony, Fernandes, Garnacho; Hojlund.</strong> </p>



<p>Bisa dilihat, pemain MU benar-benar habis! Jika prediksi formasi tersebut benar, maka bisa dipastikan kalau di pertandingan selanjutnya pemain cadangan MU akan diambil dari pemain akademi seperti yang sudah terjadi pada pertandingan kemarin. </p>



<p>Tim medis yang dimiliki MU pun sampai dipertanyakan oleh penggemar. Mengapa bisa para pemain begitu mudah cedera? Apalagi, tak jarang cedera tersebut berlangsung untuk jangka waktu yang sangat panjang. Lihat saja kasus Malacia yang tak terlihat rimbanya.</p>



<p>Di tengah badai cedera ini, Penulis masih bisa sedikit bersimpati kepada Erik ten Hag selaku pelatih. Rasanya siapapun pelatihnya, kalau dihadapkan situasi sulit seperti sekarang, tentu saja akan sulit untuk meraih hasil yang maksimal.</p>



<p>Namun, <a href="https://whathefan.com/olahraga/kadang-fans-sepak-bola-itu-merasa-lebih-pintar-dari-sang-pelatih/">keputusan-keputusan ten Hag di lapangan</a> sendiri kadang menimbulkan pertanyaan. Keputusannya untuk menarik Garnacho dan Mainoo di pertandingan kemarin dianggap blunder, apalagi ternyata Rashford dan McTominay alami cedera.</p>



<p>Entah sampai kapan badai cedera ini akan berlalu. Meskipun kembalinya semua pemain tidak menjamin akan membuat permainan MU membaik, setidaknya ten Hag jadi memiliki lebih banyak opsi dalam menjalankan strateginya.</p>



<hr class="wp-block-separator has-alpha-channel-opacity"/>



<p>Lawang, 22 April 2024, terinspirasi setelah merasa malu dengan pertandingan yang dijalani MU ketika berhadapan dengan Coventry City di semifinal FA Cup</p>



<p>Foto Featured Image: <a href="https://sport.detik.com/sepakbola/liga-inggris/d-7303431/mu-buang-keunggulan-3-gol-lawan-coventry-lanjut-ke-extra-time">Detik</a></p>
<p>The post <a href="https://whathefan.com/olahraga/badai-cedera-manchester-united-yang-tak-kunjung-berlalu/">Badai Cedera Manchester United yang Tak Kunjung Berlalu</a> appeared first on <a href="https://whathefan.com">Whathefan!</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://whathefan.com/olahraga/badai-cedera-manchester-united-yang-tak-kunjung-berlalu/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Terima Kasih (?) Phil Jones</title>
		<link>https://whathefan.com/olahraga/terima-kasih-phil-jones/</link>
					<comments>https://whathefan.com/olahraga/terima-kasih-phil-jones/?noamp=mobile#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Fanandi]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 19 May 2023 10:17:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Olahraga]]></category>
		<category><![CDATA[bek]]></category>
		<category><![CDATA[cedera]]></category>
		<category><![CDATA[Manchester United]]></category>
		<category><![CDATA[Phil Jones]]></category>
		<category><![CDATA[sepak bola]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://whathefan.com/?p=6515</guid>

					<description><![CDATA[<p>&#8220;Saya menjalani mimpi di klub terbesar di dunia. Saya bermain untuk Inggris di turnamen besar. Di United, saya memenangkan trofi, terutama Premier League di bawah Sir Alex, di musim terakhirnya.&#8221; &#8211;Phil Jones- Tak ada angin tak ada hujan, muncul kabar kalau salah satu bek &#8220;legendaris&#8221; Manchester United (MU), Phil Jones, resmi akan meninggalkan klub setelah [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://whathefan.com/olahraga/terima-kasih-phil-jones/">Terima Kasih (?) Phil Jones</a> appeared first on <a href="https://whathefan.com">Whathefan!</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<blockquote class="wp-block-quote is-layout-flow wp-block-quote-is-layout-flow">
<p>&#8220;Saya menjalani mimpi di klub terbesar di dunia. Saya bermain untuk Inggris di turnamen besar. Di United, saya memenangkan trofi, terutama Premier League di bawah Sir Alex, di musim terakhirnya.&#8221;</p>



<p>&#8211;<mark style="background-color:rgba(0, 0, 0, 0);color:#9e0b0f" class="has-inline-color">Phil Jones-</mark></p>
</blockquote>



<p>Tak ada angin tak ada hujan, muncul kabar kalau salah satu bek &#8220;legendaris&#8221; Manchester United (MU), <strong>Phil Jones</strong>, resmi akan meninggalkan klub setelah 12 tahun karena kontraknya tidak lagi diperpanjang.</p>



<p>Meskipun masa pengabdiannya bisa dianggap lama, kenyataannya kita cukup jarang melihat Jones bermain di lapangan, terutama beberapa tahun belakangan. Tercatat selama membela MU, Jones hanya mencatatkan 288 penampilan atau sekitar 24 pertandingan tiap musimnya.</p>



<p>Diplot sebagai pengganti duet tangguh Rio Ferdinand dan Nemanja Vidic yang hengkang dari klub pada tahun 2014, cedera yang berkepanjangan menghancurkan karirnya. Penulis pun sempat bertanya-tanya, mengapa MU begitu lama mempertahankan Jones?</p>





<h2 class="wp-block-heading">Bayang-Bayang Ferdinand dan Vidic</h2>



<figure class="wp-block-embed is-type-video is-provider-youtube wp-block-embed-youtube wp-embed-aspect-16-9 wp-has-aspect-ratio"><div class="wp-block-embed__wrapper">
<iframe title="The Strange Career of Phil Jones" width="740" height="416" src="https://www.youtube.com/embed/D2m26izAe6I?feature=oembed" frameborder="0" allow="accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture; web-share" allowfullscreen></iframe>
</div></figure>



<p>Ketika mulai mengenal MU, tim ini telah memiliki banyak nama bek berkualitas yang begitu tangguh. Dua nama yang paling terkenal tentu saja Rio Ferdinand dan Nemanja Vidic, berhubung Penulis besar di era mereka.</p>



<p>Namun, tentu perlu adanya regenerasi untuk menggantikan mereka ketika nanti telah memasuki usia pensiun dan meninggalkan klub. Oleh karena itu, <a href="https://whathefan.com/olahraga/merindukan-sentuhan-sir-alex/">Sir Alex Ferguson</a> pun merekrut Phil Jones dari Blackburn Rovers pada tahun 2011. </p>



<p>Ketika masih muda, potensi Jones sebagai bek memang terlihat cukup menjanjikan. Kemampuan bertahannya ditunjang dengan kondisi fisiknya yang cukup <em>tough. </em>Bahkan, Sir Alex pun sempat mengucapkan kalau Jones akan jadi salah satu pemain terbaik di masa depan.</p>



<p>Kepergian Ferdinand ke Queen Park Rangers dan Vidic ke Inter Milan yang bersamaan pada tahun 2014 membuat posisi bek menjadi kosong. Seingat Penulis, saat itu Loius van Gal selaku pelatih MU kerap memasang duet Phil Jones dan Chris Smalling.</p>



<p>Sayangnya, nama besar Ferdinand dan Vidic seolah menghantui mereka terus, sehingga performa mereka di lapangan pun menjadi di bawah ekspektasi. MU tak pernah setangguh era duet Ferdinand-Vidic, bahkan hingga sekarang.</p>



<h2 class="wp-block-heading">Ketika Cedera Menghancurkan Karir</h2>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="683" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2023/05/terima-kasih-phil-jones-1-1024x683.jpg" alt="" class="wp-image-6517" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2023/05/terima-kasih-phil-jones-1-1024x683.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2023/05/terima-kasih-phil-jones-1-300x200.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2023/05/terima-kasih-phil-jones-1-768x512.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2023/05/terima-kasih-phil-jones-1.jpg 1080w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption class="wp-element-caption">Diterpa Cedera yang Bertubi-tubi (<a href="https://www.skysports.com/football/news/11667/11092357/manchester-united-fret-over-phil-jones-after-defender-suffers-injury">Sky Sports</a>)</figcaption></figure>



<p>Selama membela MU, Jones lebih diingat akan hal-hal konyol yang ia lakukan di dalam lapangan. Apalagi, ia kerap memasang wajah yang <em>memeable </em>sehingga menjadi sasaran orang-orang yang gemar mencari keburukan MU.</p>



<p>Namun, jika diingat-ingat lagi, sepertinya Jones yang sedang tidak cedera jauh lebih baik dibandingkan Harry Maguire. <em>Passion</em>-nya dalam bermain bola harus diapresiasi, sesuatu yang tidak terlihat dalam sosok Maguire.</p>



<p>Salah satu aksi heroik yang pernah ia lakukan tentu saja ketika MU bertemu dengan Arsenal. Ketika sedang diserang, Jones yang terlihat kehilangan keseimbangan berusaha setengah mati membuang bola dengan kepalanya dan berhasil.</p>



<p>Banyak penggemar MU yang meyakini jika saja bukan karena berbagai macam cedera yang menghantamnya, mungkin Jones akan benar-benar menjadi salah satu bek legendaris MU dan mampu menggantikan peran para seniornya.</p>



<p>Sayangnya, cedera benar-benar menghancurkannya (bisa dilihat selengkapnya di <em><a href="https://www.transfermarkt.com/phil-jones/verletzungen/spieler/117996">Transfer Markt</a></em>). Apalagi, MU setelah ditinggal Sir Alex memasuki masa kelamnya. Tentu penggemar butuh kambing hitam untuk disalahkan, dan Jones benar-benar menjadi sasaran empuk.</p>



<h2 class="wp-block-heading">Lantas, Mengapa Dipertahankan Sekian Lama?</h2>



<figure class="wp-block-embed is-type-video is-provider-youtube wp-block-embed-youtube wp-embed-aspect-16-9 wp-has-aspect-ratio"><div class="wp-block-embed__wrapper">
<iframe loading="lazy" title="Thank You, Phil Jones 🤝❤️" width="740" height="416" src="https://www.youtube.com/embed/yrkF8Gvl-Os?feature=oembed" frameborder="0" allow="accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture; web-share" allowfullscreen></iframe>
</div></figure>



<p>Kembali ke pertanyaan yang Penulis ajukan di awal tulisan: Mengapa MU mempertahankan Jones begitu lama, jika ia kerap cedera? Penulis telah berusaha mencari jawabannya di berbagai media, tapi tetap tidak menemukannya.</p>



<p>Menengok kondisi Eden Hazard di <a href="https://whathefan.com/olahraga/ketika-hala-madrid-menjadi-halah-madrid/">Real Madrid</a> yang mirip, Penulis masih bisa memaklumi karena Hazard dibeli dengan harga mahal, sehingga sayang jika dilepas begitu saja. Namun, Jones dibeli dengan harga yang relatif murah.</p>



<p>Mungkin MU menunggu kontrak habis? Masalahnya, Jones mendapatkan perpanjangan kontrak pada tahun 2019. Penulis benar-benar tidak memahami mengapa baru di kontrak inilah akhirnya Jones dilepas oleh MU.</p>



<p>Jika mau berasumsi, mungkin MU ingin menghormati segala kontribusi yang pernah diberikan oleh Jones kepada tim. Seperti yang sudah disinggung di atas, Jones hampir selalu memberikan 100% kemampuannya jika sedang bermain di atas lapangan.</p>



<p>Untuk itu, Penulis sebagai <a href="https://whathefan.com/olahraga/jadi-pendukung-manchester-united-itu-harus-ekstra-sabar/">salah satu penggemar MU</a> ingin mengucapkan terima kasih kepada Phil Jones atas segala yang ia berikan kepada tim. Semoga di <em>chapter </em>barunya nanti, ia bisa bermain lebih reguler dan terhindar dari cedera yang mematikan karir.</p>



<hr class="wp-block-separator has-alpha-channel-opacity"/>



<p>Lawang, 19 Mei 2023, terinspirasi setelah mengetahui kalau Phil Jones akhirnya akan meninggalkan klub</p>



<p>Foto Featured Image: <a href="https://www.independent.ie/sport/soccer/premier-league/i-lived-a-dream-phil-jones-31-to-leave-manchester-united-after-12-years-at-the-club/a313110711.html">Independent</a></p>



<p>Sumber Artikel:</p>



<p><a href="https://www.bola.com/inggris/read/5292340/foto-12-tahun-bermain-untuk-mu-phil-jones-akhirnya-pamit-berikut-ini-aksi-aksinya-saat-menjadi-bek-tangguh-setan-merah?page=1">Foto: 12 Tahun Bermain untuk MU Phil Jones Akhirnya Pamit, Berikut Ini Aksi-aksinya saat Menjadi Bek Tangguh Setan Merah &#8211; Page 1 &#8211; Inggris Bola.com</a></p>
<p>The post <a href="https://whathefan.com/olahraga/terima-kasih-phil-jones/">Terima Kasih (?) Phil Jones</a> appeared first on <a href="https://whathefan.com">Whathefan!</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://whathefan.com/olahraga/terima-kasih-phil-jones/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Hikmah di Balik Tangis Salah dan Karius</title>
		<link>https://whathefan.com/olahraga/hikmah-di-balik-tangis-salah-dan-karius/</link>
					<comments>https://whathefan.com/olahraga/hikmah-di-balik-tangis-salah-dan-karius/?noamp=mobile#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Fanandi]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 30 May 2018 05:28:03 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Olahraga]]></category>
		<category><![CDATA[cedera]]></category>
		<category><![CDATA[hikmah]]></category>
		<category><![CDATA[Liga Champion]]></category>
		<category><![CDATA[Liverpool]]></category>
		<category><![CDATA[Loris Karius]]></category>
		<category><![CDATA[Mohamed Salah]]></category>
		<category><![CDATA[Real Madrid]]></category>
		<category><![CDATA[sepakbola]]></category>
		<category><![CDATA[tangis]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://whathefan.com/?p=836</guid>

					<description><![CDATA[<p>Pada final Liga Champion musim ini, penulis memutuskan untuk netral, sama seperti Partai Demokrat pada pemilihan presiden tahun 2014. Alasannya, tidak ada tim yang bisa didukung. Penulis sudah memutuskan ikatan batin dengan Real Madrid karena membuang Iker Casillas secara tidak pantas. Sedangkan Liverpool, merupakan rival abadi Manchester United yang notabene klub favorit penulis. Akan tetapi, [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://whathefan.com/olahraga/hikmah-di-balik-tangis-salah-dan-karius/">Hikmah di Balik Tangis Salah dan Karius</a> appeared first on <a href="https://whathefan.com">Whathefan!</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Pada final Liga Champion musim ini, penulis memutuskan untuk netral, sama seperti Partai Demokrat pada pemilihan presiden tahun 2014. Alasannya, tidak ada tim yang bisa didukung. Penulis sudah memutuskan ikatan batin dengan Real Madrid karena membuang Iker Casillas secara tidak pantas. Sedangkan Liverpool, merupakan rival abadi Manchester United yang notabene klub favorit penulis.</p>
<p>Akan tetapi, bukan berarti penulis tidak mengikuti beritanya. Penulis melihat <em>live score </em>melalui aplikasi untuk mengikuti perkembangan pertandingan yang dimenangkan oleh Real Madrid 3-1 yang membuat klub asal Spanyol tersebut berhasil menjuarai Liga Champion tiga kali berturut-turut.</p>
<p>Di pertandingan ini, tangis jatuh dari dua pemain Liverpool, Mohamed Salah dan Loris Karius.</p>
<p><strong>Tangis Salah</strong></p>
<p>Mohamed Salah adalah salah satu pemain yang paling menonjol musim ini berkat penampilannya bersama Liverpool. Tentu fans berharap banyak kepadanya ketika menghadapi Real Madrid di Kiev.</p>
<p>Marcelo dibuat kerepotan oleh Salah, membuatnya jarang melakukan penetrasi ke depan. Selama 30 menit bermain, beberapa kali Salah mengancam gawang Keylor Navas.</p>
<p>Sayang, insiden jatuhnya Salah dan Ramos membuat bahunya dislokasi. Banyak pihak mengecam aksi Ramos yang dianggap melanggar sportifitas. Salah akhirnya harus ditarik ke luar lapangan karena tidak mungkin untuk bermain kembali.</p>
<p><div id="attachment_837" style="width: 710px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" aria-describedby="caption-attachment-837" class="size-full wp-image-837" src="http://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/05/striker-liverpool-mohamed-salah_20180527_042312.jpg" alt="" width="700" height="393" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/05/striker-liverpool-mohamed-salah_20180527_042312.jpg 700w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/05/striker-liverpool-mohamed-salah_20180527_042312-300x168.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/05/striker-liverpool-mohamed-salah_20180527_042312-356x200.jpg 356w" sizes="(max-width: 700px) 100vw, 700px" /><p id="caption-attachment-837" class="wp-caption-text">Salah dan Ramos (http://www.tribunnews.com/superskor/2018/05/27/cedera-mohamed-salah-bukan-hanya-salah-sergio-ramos-ini-buktinya)</p></div></p>
<p>Cedera yang dialami Salah ketika pertandingan tersebut mungkin bentuk kasih sayang Tuhan kepadanya. Mungkin, cedera yang diberikan Tuhan merupakan peringatan, agar tidak terbuai dengan segala pujian yang ia terima. Mungkin, Tuhan mengingatkan Salah bahwa ia juga manusia biasa yang bisa mengalami cedera.</p>
<p><strong>Tangis Karius</strong></p>
<p>Kekalahan Liverpool bisa dibilang akibat dua blunder yang dilakukan oleh kiper mereka, Loris Karius. Blunder pertama adalah kesalahan yang paling fatal dan tidak seharusnya terjadi di pertandingan sekelas final Liga Champion.</p>
<p>Merasa bersalah, Karius menghampiri penonton seusai pertandingan untuk meminta maaf. Permohonan maaf ini diiringi tangis yang seolah tak berujung. Sedihnya lagi, tak ada rekan satu timnya yang menghampiri dirinya, sama seperti ketika kiper Bayern Muenchen, Sven Ulreich, membuat blunder konyol saat timnya kalah dari Real Madrid juga di semifinal.</p>
<p><div id="attachment_839" style="width: 1034px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" aria-describedby="caption-attachment-839" class="size-large wp-image-839" src="http://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/05/loris_karius-real-madrid-liverpool-champions-league-1024x570.jpg" alt="" width="1024" height="570" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/05/loris_karius-real-madrid-liverpool-champions-league-1024x570.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/05/loris_karius-real-madrid-liverpool-champions-league-300x167.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/05/loris_karius-real-madrid-liverpool-champions-league-768x428.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/05/loris_karius-real-madrid-liverpool-champions-league-356x198.jpg 356w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/05/loris_karius-real-madrid-liverpool-champions-league.jpg 1300w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><p id="caption-attachment-839" class="wp-caption-text">Karius Minta Maaf (https://www.si.com/soccer/2018/05/26/loris-karius-goalkeeping-liverpool-real-madrid-champions-league-final)</p></div></p>
<p>Dengan adanya kejadian seperti ini, mungkin Karius sadar bahwa dirinya masih jauh dari bagus, sehingga ia harus berlatih lebih keras lagi di masa depan. Peristiwa ini akan menguatkan mentalnya dan meningkatkan motivasinya untuk menjadi penjaga gawang yang pantas bagi Liverpool.</p>
<p>Seandainya Liverpool memutuskan untuk menjualnya, Karius masih bisa membuktikannya di klub lain. Asal berlatih dengan giat dan berhasil mengatasi trauma pada pertandingan final tersebut, penulis yakin Karius masih memiliki masa depan di dunia sepakbola.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Lawang, 30 Mei 2018, terinspirasi setelah kekalahan Liverpool dari Real Madrid pada pertandingan final Liga Champion di Kiev</p>
<p>Sumber Foto:</p>
<p>The post <a href="https://whathefan.com/olahraga/hikmah-di-balik-tangis-salah-dan-karius/">Hikmah di Balik Tangis Salah dan Karius</a> appeared first on <a href="https://whathefan.com">Whathefan!</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://whathefan.com/olahraga/hikmah-di-balik-tangis-salah-dan-karius/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
