<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>girlband Archives - Whathefan!</title>
	<atom:link href="https://whathefan.com/tag/girlband/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://whathefan.com/tag/girlband/</link>
	<description>Apa yang Terpikir Apa yang Tertuang</description>
	<lastBuildDate>Thu, 04 Jul 2024 17:44:05 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.6.2</generator>

<image>
	<url>https://whathefan.com/wp-content/uploads/2019/01/cropped-Logo-Square-32x32.jpg</url>
	<title>girlband Archives - Whathefan!</title>
	<link>https://whathefan.com/tag/girlband/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>I AM: IVE</title>
		<link>https://whathefan.com/musik/i-am-ive/</link>
					<comments>https://whathefan.com/musik/i-am-ive/?noamp=mobile#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Fanandi]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 04 Jul 2024 16:59:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Musik]]></category>
		<category><![CDATA[girlband]]></category>
		<category><![CDATA[hiburan]]></category>
		<category><![CDATA[IVE]]></category>
		<category><![CDATA[K-Pop]]></category>
		<category><![CDATA[musik]]></category>
		<category><![CDATA[self-confidence]]></category>
		<category><![CDATA[self-love]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://whathefan.com/?p=7593</guid>

					<description><![CDATA[<p>Penulis pernah memberikan pendapatnya mengenai kualitas vokal yang agak kurang dari Gen 4 girlband K-Pop. Namun, bukan berarti Penulis tidak mendengarkan mereka karena kualitas vokal bukan menjadi satu-satunya parameter dalam sebuah lagu. Suara yang biasa saja, jika musiknya enak, ya tetap bisa didengarkan. Oleh karena itu, Penulis masih bisa menikmati lagu-lagu dari Gen 4. Di [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://whathefan.com/musik/i-am-ive/">I AM: IVE</a> appeared first on <a href="https://whathefan.com">Whathefan!</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p>Penulis pernah memberikan pendapatnya mengenai <a href="https://whathefan.com/musik/benarkah-girlband-k-pop-gen-4-tidak-perlu-bisa-menyanyi-bagian-1/">kualitas vokal yang agak kurang dari Gen 4</a> <em>girlband </em>K-Pop. Namun, bukan berarti Penulis tidak mendengarkan mereka karena kualitas vokal bukan menjadi satu-satunya parameter dalam sebuah lagu.</p>



<p>Suara yang biasa saja, jika musiknya enak, ya tetap bisa didengarkan. Oleh karena itu, Penulis masih bisa menikmati lagu-lagu dari Gen 4. Di antara semua yang sudah pernah Penulis coba dengarkan, musikalitas <strong>IVE</strong> menjadi yang paling cocok dengan telinganya. </p>



<p>Kebetulan, IVE menjadi <em>girlband </em>keempat yang akan Penulis bahas di blog ini, setelah <a href="https://whathefan.com/musik/forever-young-blackpink/">Blackpink</a>, <a href="https://whathefan.com/musik/feel-special-twice/">Twice</a>, dan <a href="https://whathefan.com/musik/feel-my-rhythm-red-velvet/">Red Velvet</a>, sekaligus Gen 4 pertama yang Penulis bahas. Itu menunjukkan kalau <em>girlband </em>ini memang cukup spesial bagi Penulis.</p>


<div class="monsterinsights-inline-popular-posts monsterinsights-inline-popular-posts-beta monsterinsights-popular-posts-styled" ><div class="monsterinsights-inline-popular-posts-image"><img decoding="async" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/01/Gekkan.Shoujo.Nozaki-kun.full_.1742019-300x221.jpg" srcset=" https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/01/Gekkan.Shoujo.Nozaki-kun.full_.1742019-300x221.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/01/Gekkan.Shoujo.Nozaki-kun.full_.1742019-768x566.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/01/Gekkan.Shoujo.Nozaki-kun.full_.1742019-1024x755.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/01/Gekkan.Shoujo.Nozaki-kun.full_.1742019-346x255.jpg 346w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/01/Gekkan.Shoujo.Nozaki-kun.full_.1742019.jpg 1221w " alt="Mencari Inspirasi Karakter Melalui Anime" /></div><div class="monsterinsights-inline-popular-posts-text"><span class="monsterinsights-inline-popular-posts-label" >Trending</span><div class="monsterinsights-inline-popular-posts-post"><a class="monsterinsights-inline-popular-posts-title"  href="https://whathefan.com/animekomik/mencari-inspirasi-karakter-melalui-anime/">Mencari Inspirasi Karakter Melalui Anime</a></div></div></div><p></p>


<h2 class="wp-block-heading">Sekilas tentang IVE</h2>



<figure class="wp-block-image size-large"><img fetchpriority="high" decoding="async" width="1024" height="683" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/07/iam-ive-1-1024x683.jpg" alt="" class="wp-image-7596" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/07/iam-ive-1-1024x683.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/07/iam-ive-1-300x200.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/07/iam-ive-1-768x512.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/07/iam-ive-1.jpg 1080w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption class="wp-element-caption">Dari Kiri: Rei, Leeseo, Wonyung, Yujin, Gaeul, Liz (<a href="https://www.billboard.com/music/pop/ive-kpop-star-profile-1235310237/">Billboard</a>)</figcaption></figure>



<p>IVE merupakan sebuah <em>girlband </em>di bawah naungan Starship Entertainment, agensi yang juga pernah menaungi <em>girlband </em>legendaris Sistar. IVE yang melakukan debut pada tanggal 1 Desember 2021 terdiri dari enam anggota, yakni:</p>



<ul class="wp-block-list">
<li><strong>Yujin </strong>(Ahn Yujin) sebagai Leader, Main Dancer, Vocalist</li>



<li><strong>Gaeul </strong>(Kim Gaeul) sebagai Main Dancer, Lead Rapper, Sub Vocalist</li>



<li><strong>Rei </strong>(Naoi Rei) sebagai Main Rapper, Sub Vocalist</li>



<li><strong>Wonyoung </strong>(Jang Wonyoung) sebagai Vocalist, Dancer, Visual</li>



<li><strong>Liz </strong>(Kim Ji-won) sebagai Main Vocalist</li>



<li><strong>Leeseo </strong>(Lee Hyun-seo) sebagai Lead Dancer, Sub Vocalist, Visual, Maknae</li>
</ul>



<p>Salah satu hal yang paling menonjol dari IVE, terlepas dari sisi musik, adalah anggotanya yang tinggi-tinggi. Wonyoung dan Yujin menjadi yang tertinggi dengan 173 cm, diikuti oleh Liz (171 cm), Rei (170 cm), Leeseo (168 cm), dan Gaeul (164 cm). </p>



<p>Lucunya, Gaeul yang paling mungil adalah <em>member </em>tertua di IVE karena lahir di tahun 2002. Di bawahnya ada sang <em>leader </em>Yujin (2003), disusul angkatan 2004 (Rei, Liz, Wonyoung), dan paling muda adalah Leeseo (2007). Penulis jadi merasa sangat tua. </p>



<h2 class="wp-block-heading">Perkenalan dengan IVE dan Musikalitasnya</h2>



<p>Dalam tulisan sebelumnya, Penulis pernah bercerita kalau lagu pertama dari IVE yang didengar adalah &#8220;<strong>Kitsch</strong>,&#8221;<strong> </strong>yang lewat secara <em>random </em>ketika Penulis sedang mendengarkan lagu di YouTube Music. Lagu ini langsung berhasil menarik perhatian Penulis karena <em>bass-</em>nya yang nendang banget.</p>



<figure class="wp-block-embed is-type-video is-provider-youtube wp-block-embed-youtube wp-embed-aspect-16-9 wp-has-aspect-ratio"><div class="wp-block-embed__wrapper">
<iframe title="IVE 아이브 &#039;Kitsch&#039; MV" width="740" height="416" src="https://www.youtube.com/embed/pG6iaOMV46I?feature=oembed" frameborder="0" allow="accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture; web-share" referrerpolicy="strict-origin-when-cross-origin" allowfullscreen></iframe>
</div></figure>



<p>Namun, sebenarnya perkenalan Penulis pertama dengan IVE bukan lewat lagu tersebut, melainkan lewat <em>Runningman</em>, sebuah <a href="https://whathefan.com/sosial-budaya/korea-selatan-dan-reality-show-sarana-promosi-negara-ke-dunia/">acara <em>reality show </em>yang sangat populer</a>. Di salah satu episode, IVE menjadi bintang tamu dari acara tersebut.</p>



<p>Penulis hanya menonton potongannya di YouTube, itu pun karena judulnya yang menarik: &#8220;<strong><em>IVE Rei making Yoo Jae-suk wants to give up on MC-ing</em></strong>.&#8221;Ketika Penulis tonton, memang interaksi antara Rei dan Jae-suk sangat lucu, bahkan Penulis akhirnya menonton episode lengkapnya.</p>



<figure class="wp-block-embed is-type-video is-provider-youtube wp-block-embed-youtube wp-embed-aspect-16-9 wp-has-aspect-ratio"><div class="wp-block-embed__wrapper">
<iframe title="IVE Rei making Yoo Jae-suk wants to give up on MC-ing" width="740" height="416" src="https://www.youtube.com/embed/csK4qPYd-YI?feature=oembed" frameborder="0" allow="accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture; web-share" referrerpolicy="strict-origin-when-cross-origin" allowfullscreen></iframe>
</div></figure>



<p>Berawal dari sana, Penulis jadi tertarik untuk mendengarkan lagu-lagu IVE, yang dimulai dari lagu &#8220;Kitsch&#8221; yang <em>catchy</em>. Sebagai seorang <em>basshead</em>, lagu ini benar-benar memuaskan telinga Penulis, apalagi kalau <em>setting</em> <em>bass </em>Penulis disetel hingga maksimal.</p>



<p>Lagu kedua IVE yang berhasil menarik perhatian Penulis adalah &#8220;<strong>I AM</strong>,&#8221; yang satu album dengan lagu &#8220;Kitsch.&#8221; Meskipun Penulis menganggap IVE sebagai salah satu <em>girlband </em>yang tidak memiliki vokal menonjol, menariknya di lagu ini nada tinggi dari Yujin.</p>



<p>Lagu ini juga memiliki lirik yang keren pada bagian <em>reff</em>-nya, di mana jika diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia menjadi, &#8220;<em>menjadi seorang penulis yang bergenre fantasi</em> (<em>be a writer, 장르로는 판타지</em>). Rasanya puitis saja lirik ini, tidak biasa.</p>



<figure class="wp-block-embed is-type-video is-provider-youtube wp-block-embed-youtube wp-embed-aspect-16-9 wp-has-aspect-ratio"><div class="wp-block-embed__wrapper">
<iframe loading="lazy" title="[BE ORIGINAL] IVE(아이브) &#039;I AM&#039; (4K)" width="740" height="416" src="https://www.youtube.com/embed/cU0JrSAyy7o?feature=oembed" frameborder="0" allow="accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture; web-share" referrerpolicy="strict-origin-when-cross-origin" allowfullscreen></iframe>
</div></figure>



<p>Setelah mendengarkan kedua lagu tersebut, barulah Penulis mendengarkan lagu-lagu lama mereka, mulai dari lagu debut mereka &#8220;<strong>Eleven</strong>&#8221; hingga &#8220;<strong>Love Dive</strong>&#8221; dan &#8220;<strong>After Like</strong>.&#8221; Menariknya, semua <em>title song </em>tersebut masuk ke telinga Penulis.</p>



<p>Ketika sudah terbiasa dengan IVE, mini album <em><strong>I&#8217;VE MINE</strong></em> rilis pada pertengahan 2023. Penulis langsung cocok dengan lagu &#8220;<strong>Baddie</strong>&#8221; yang sekali lagi berhasil memuaskan <em>basshead </em>seperti Penulis. </p>



<figure class="wp-block-embed is-type-video is-provider-youtube wp-block-embed-youtube wp-embed-aspect-16-9 wp-has-aspect-ratio"><div class="wp-block-embed__wrapper">
<iframe loading="lazy" title="IVE 아이브 &#039;Off The Record&#039; MV" width="740" height="416" src="https://www.youtube.com/embed/_ApV7Lm87cg?feature=oembed" frameborder="0" allow="accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture; web-share" referrerpolicy="strict-origin-when-cross-origin" allowfullscreen></iframe>
</div></figure>



<p>Tidak hanya itu, lagu &#8220;<strong>Either Way</strong>&#8221; dan &#8220;<strong>Off the Record</strong>&#8221; yang lebih <em>ballad </em>juga cocok dengan selera musik Penulis. Untuk lagu &#8220;Off the Record,&#8221; bisa dibilang lagu ini adalah lagu favoritnya dari IVE setelah lagu &#8220;I AM&#8221; karena mampu menghadirkan nuansa sendu ketika mendengarkannya.</p>



<p>Di tahun ini, IVE melakukan <em>comeback </em>dengan merilis album <em><strong>I&#8217;VE SWITCH</strong></em>. Lagu utamanya, &#8220;<strong>HEYA (해야)</strong>,&#8221; lagi-lagi cocok dengan selera Penulis. Sayang, lagu utama kedua &#8220;<strong>Ascendio</strong>&#8221; kurang cocok, meskipun Penulis masih bisa menikmatinya. </p>



<figure class="wp-block-embed is-type-video is-provider-youtube wp-block-embed-youtube wp-embed-aspect-16-9 wp-has-aspect-ratio"><div class="wp-block-embed__wrapper">
<iframe loading="lazy" title="IVE 아이브 &#039;해야 (HEYA)&#039; MV" width="740" height="416" src="https://www.youtube.com/embed/07EzMbVH3QE?feature=oembed" frameborder="0" allow="accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture; web-share" referrerpolicy="strict-origin-when-cross-origin" allowfullscreen></iframe>
</div></figure>



<p>Dalam menikmati lagu Korea, Penulis tidak terlalu memedulikan liriknya karena memang tidak paham bahasanya. Namun, dari banyak sumber, Penulis mengetahui kalau tema yang sering diusung oleh IVE adalah <em>self-confidence </em>dan <em>self-love</em>.</p>



<p>Tema tersebut, mungkin, direpresentasikan dengan dominannya <em>bass </em>pada musiknya. Entah itu benar atau tidak, hanya perasaan Penulis. Yang jelas, Penulis merasa hampir di setial lagu IVE (kecuali yang <em>ballad</em>) selalu memiliki unsur <em>bass </em>yang cukup menonjol.</p>



<p>Karena hal tersebu, nuansa yang ingin dihadirkan IVE jadi berbeda dengan <em>girlband </em>lain, seperti aespa dengan konsep futuristiknya, NewJeans dengan konsep <em>fresh</em>-nya, atau NMIXX dengan berbagai ekperimental yang dilakukan.</p>



<h2 class="wp-block-heading">Dari Musik ke Reality Show</h2>



<p>Berbanding terbalik dengan Twice yang menarik Penulis setelah menonton acara <em>reality show</em>-nya, Penulis justru tertarik menonton <em>reality show </em>IVE setelah mendengarkan lagu-lagunya. Apalagi, mereka memiliki <em>reality show</em>-nya sendiri yang berjudul <em><strong>1,2,3 IVE</strong></em>.</p>



<figure class="wp-block-embed is-type-video is-provider-youtube wp-block-embed-youtube wp-embed-aspect-16-9 wp-has-aspect-ratio"><div class="wp-block-embed__wrapper">
<iframe loading="lazy" title="1,2,3 IVE EP.1" width="740" height="416" src="https://www.youtube.com/embed/qNQvMrGf96w?list=PLPhtNKiHTFypb16Xu0dxP8BHOHQ1bdxTa" frameborder="0" allow="accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture; web-share" referrerpolicy="strict-origin-when-cross-origin" allowfullscreen></iframe>
</div></figure>



<p>Penulis telah menonton semua keempat <em>season</em>-nya dan sama seperti <em>Time to Twice</em>, ada saja tingkah kocak dan konyol dari para anggotanya. Walaupun tidak seabsurd <em>member </em>Twice, para <em>member </em>IVE juga cukup lawak.</p>



<p>Di antara semua episode <em>1, 2, 3, IVE</em>, Penulis paling menyukai episode-episode jurit malam alias horor. Rei dan Gaeul menjadi <em>member </em>yang paling berani, sedangkan Liz menjadi <em>member </em>paling penakut, yang membuatnya menjadi hiburan utama.</p>



<p>Salah satu hal yang paling <em>memorable </em>di semua episodenya adalah kebaikan yang diperlihatkan oleh Rei. Contohnya adalah ketika dia berusaha menutup staf yang berbuat kesalahan dan berhenti di belakang Liz ketika tidak ada yang mau.</p>



<p>Bicara tentang Rei, ia adalah <em>member </em>favorit Penulis di IVE (alias <a href="https://whathefan.com/sosial-budaya/wanita-2d-vs-wanita-3d/">bias</a>). Bahkan, Penulis sampai membuat ratusan stiker dengan wajahnya di WhatsApp karena menemukan banyak foto lucunya di Pinterest. Penulis juga merupakan <em>subscriber </em>dari kanal YouTube-nya, <em>Follow Rei</em>.</p>



<figure class="wp-block-embed is-type-video is-provider-youtube wp-block-embed-youtube wp-embed-aspect-16-9 wp-has-aspect-ratio"><div class="wp-block-embed__wrapper">
<iframe loading="lazy" title="아이브 레이&amp;리즈의 첫 덕질💖 에버랜드 푸바오 코스 총정리! | 따라해볼레이 EP.13" width="740" height="416" src="https://www.youtube.com/embed/fAizNJMhjYg?list=PLvGP2JpRxVlCGFshQuu-avxGQcth2sMdB" frameborder="0" allow="accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture; web-share" referrerpolicy="strict-origin-when-cross-origin" allowfullscreen></iframe>
</div></figure>



<p>Adanya <em>reality show </em>seperti <em>1, 2, 3, IVE </em>yang memperlihatkan sisi lain dari seorang <em>idol </em>membuat Penulis semakin menikmati musik-musik IVE. Penulis pernah mencoba menonton <em>reality show </em>dari <em>girlband </em>lain, tapi tidak ada yang benar-benar Penulis suka.</p>



<p>Yang jelas, kombinasi antara musikalitas yang cocok dengan selera, tema grup yang dibawakan, para <em>member </em>yang unik dan konyol, hingga konsep acara <em>reality show </em>yang menarik membuat IVE memiliki tempat spesial bagi Penulis. </p>



<hr class="wp-block-separator has-alpha-channel-opacity"/>



<p>Lawang, 4 Juli 2024, terinspirasi ketika mendengarkan lagu-lagu IVE </p>



<p>Foto Featured Image: <a href="https://ive.fandom.com/wiki/IVE">Fandom</a></p>
<p>The post <a href="https://whathefan.com/musik/i-am-ive/">I AM: IVE</a> appeared first on <a href="https://whathefan.com">Whathefan!</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://whathefan.com/musik/i-am-ive/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>9 Personel Twice dan Impresi Saya ke Mereka</title>
		<link>https://whathefan.com/musik/9-personel-twice-dan-impresi-saya-ke-mereka/</link>
					<comments>https://whathefan.com/musik/9-personel-twice-dan-impresi-saya-ke-mereka/?noamp=mobile#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Fanandi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 07 May 2023 14:17:10 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Musik]]></category>
		<category><![CDATA[girlband]]></category>
		<category><![CDATA[hiburan]]></category>
		<category><![CDATA[Jihyo]]></category>
		<category><![CDATA[K-Pop]]></category>
		<category><![CDATA[Twice]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://whathefan.com/?p=6414</guid>

					<description><![CDATA[<p>Seperti yang sudah Penulis bahas pada tulisan sebelumnya, Jihyo merupakan alasan utama mengapa Penulis jadi mendengakan lagu-lagu Twice. Bisa dibilang, Penulis langsung &#8220;jatuh cinta&#8221; pada pandangan pertama. Namun, setelah menonton video-video Twice terutama seri Time to Twice, Penulis pun jadi menyukai kesembilan personel lainnya yang menurut Penulis memiliki keunikan masing-masing. Pada tulisan kali ini, Penulis [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://whathefan.com/musik/9-personel-twice-dan-impresi-saya-ke-mereka/">9 Personel Twice dan Impresi Saya ke Mereka</a> appeared first on <a href="https://whathefan.com">Whathefan!</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p>Seperti yang sudah Penulis bahas pada tulisan sebelumnya, <strong>Jihyo</strong> merupakan alasan utama mengapa Penulis jadi mendengakan lagu-lagu Twice. Bisa dibilang, Penulis langsung &#8220;jatuh cinta&#8221; pada pandangan pertama.</p>



<p>Namun, setelah menonton video-video Twice terutama seri <em>Time to Twice</em>, Penulis pun jadi menyukai kesembilan personel lainnya yang menurut Penulis memiliki keunikan masing-masing.</p>



<p>Pada tulisan kali ini, Penulis akan sedikit mengulas kesembilan personel Twice beserta impresi Penulis kepada mereka. </p>


<div class="monsterinsights-inline-popular-posts monsterinsights-inline-popular-posts-beta monsterinsights-popular-posts-styled" ><div class="monsterinsights-inline-popular-posts-image"><img decoding="async" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2023/05/maskulinitas-pada-musik-dewa-banner-300x169.jpg" srcset=" https://whathefan.com/wp-content/uploads/2023/05/maskulinitas-pada-musik-dewa-banner-300x169.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2023/05/maskulinitas-pada-musik-dewa-banner-1024x576.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2023/05/maskulinitas-pada-musik-dewa-banner-768x432.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2023/05/maskulinitas-pada-musik-dewa-banner.jpg 1280w " alt="Maskulinitas pada Musik Dewa" /></div><div class="monsterinsights-inline-popular-posts-text"><span class="monsterinsights-inline-popular-posts-label" >Trending</span><div class="monsterinsights-inline-popular-posts-post"><a class="monsterinsights-inline-popular-posts-title"  href="https://whathefan.com/musik/maskulinitas-pada-musik-dewa/">Maskulinitas pada Musik Dewa</a></div></div></div><p></p>


<h2 class="wp-block-heading">Naeyeon</h2>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="683" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2023/04/9-personel-twice-dan-impresi-saya-kepada-mereka-1-1024x683.jpg" alt="" class="wp-image-6459" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2023/04/9-personel-twice-dan-impresi-saya-kepada-mereka-1-1024x683.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2023/04/9-personel-twice-dan-impresi-saya-kepada-mereka-1-300x200.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2023/04/9-personel-twice-dan-impresi-saya-kepada-mereka-1-768x512.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2023/04/9-personel-twice-dan-impresi-saya-kepada-mereka-1.jpg 1080w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption class="wp-element-caption">Im Nayeon (<a href="https://www.uhdpaper.com/2022/03/twice-nayeon-im-nayeon-solo-4k-7091g.html#google_vignette">UHD Wallpaper</a>)</figcaption></figure>



<p>Selain Tzuyu yang sudah Penulis ketahui sebelum mengenal Twice, <strong>Nayeon</strong> adalah anggota lainnya yang Penulis telah ketahui lebih dulu. Alasannya, ia terlihat cukup menonjol ketika Twice menjadi bintang tamu acara <em>Running Man</em>.</p>



<p>Meskipun ia merupakan anggota tertua di Twice (kelahiran 1995), bisa dibilang ia adalah <em>false maknae </em>karena kerap memperlihatkan <em>aegyo</em>-nya. Ini bisa terlihat dalam salah satu episode <em>Running Man</em>, di mana ia berhasil membuat puisi akronim dengan menggemaskan.</p>



<p>Setelah melihat beberapa episode <em>Time to Twice</em>, Penulis menyadari kalau Naeyeon yang merupakan <em>main vocal </em>dan <em>center </em>dari Twice ini memiliki jiwa kompetitif yang mirip dengan Jihyo. </p>



<p>Nayeon juga dikenal karena memiliki gigi kelinci yang sebenarnya sangat cocok dengan dirinya. Sayangnya, ia memutuskan untuk menghilangkan ciri khas tersebut akhir-akhir ini, sehingga kita kini akan melihat deretan giginya yang rata.</p>



<h2 class="wp-block-heading">Jeongyeon</h2>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="683" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2023/04/9-personel-twice-dan-impresi-saya-kepada-mereka-2-1024x683.jpg" alt="" class="wp-image-6460" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2023/04/9-personel-twice-dan-impresi-saya-kepada-mereka-2-1024x683.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2023/04/9-personel-twice-dan-impresi-saya-kepada-mereka-2-300x200.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2023/04/9-personel-twice-dan-impresi-saya-kepada-mereka-2-768x512.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2023/04/9-personel-twice-dan-impresi-saya-kepada-mereka-2.jpg 1080w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption class="wp-element-caption">Yoo Jeongyeon (<a href="https://www.uhdpaper.com/2019/09/jeongyeon-twice-4k-5651.html">UHD Wallpaper</a>)</figcaption></figure>



<p>Bagi Penulis, <strong>Jeongyeon</strong> adalah salah satu <em>member </em>Twice yang paling mudah diingat karena (maaf) letak kedua matanya yang agak jauh. Selain itu ketika baru debut, ia dipersonakan sebagai <em>girl crush </em>dengan potongan rambut pendeknya.</p>



<p>Jeongyeon kerap dianggap sebagai &#8220;<em>mommy</em>&#8221; karena sifat keibuan yang dimiliki. Bagi Penulis, ia memiliki sifat <em>tsundere </em>di mana ia kerap terlihat sebagai sosok yang cuek dan pemarah, padahal di balik sifat tersebut terdapat perhatian dan kepedulian.</p>



<p>Penulis juga bersimpati atas masalah <em>mental health issue </em>yang sempat menimpanya. Hal tersebut membuatnya sempat vakum untuk waktu yang lama dari segala aktivitas yang dijalani Twice, termasuk konser dan acara <em>Time to Twice</em>.</p>



<p>Setelah <em>comeback</em>, berat badannya terlihat naik cukup signifikan. Hal tersebut membuatnya &#8220;diserang&#8221; oleh para <em>haters </em>yang menilai para idola harus terlihat langsing sempurna. Untunglah, banyak Once yang memasang badang untuk Jeongyeon.</p>



<h2 class="wp-block-heading">Momo</h2>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="683" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2023/04/9-personel-twice-dan-impresi-saya-kepada-mereka-3-1024x683.jpg" alt="" class="wp-image-6461" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2023/04/9-personel-twice-dan-impresi-saya-kepada-mereka-3-1024x683.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2023/04/9-personel-twice-dan-impresi-saya-kepada-mereka-3-300x200.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2023/04/9-personel-twice-dan-impresi-saya-kepada-mereka-3-768x512.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2023/04/9-personel-twice-dan-impresi-saya-kepada-mereka-3.jpg 1080w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption class="wp-element-caption">Hirai Momo (<a href="https://wallpaperaccess.com/twice-momo#google_vignette">Wallpaper Access</a>)</figcaption></figure>



<p>Setelah lebih mendalami Twice, personel Twice yang mencuri perhatian Penulis adalah <strong>Momo</strong>. Setelah membaca di internet, Penulis baru mengetahui kalau Momo berasal dari Jepang, bersama dua <em>member </em>lainnya.</p>



<p>Sebagai <em>main dancer</em>, cerita Momo bisa bergabung dengan Twice cukup dramatis, di mana ia yang sebenarnya sudah tereliminasi dari acara Sixteen tiba-tiba dipilih langsung oleh JYP. Meskipun sempat menjadi kontroversi, ia berhasil membuktikan kapasitasnya.</p>



<p>Secara <em>personality</em>, Momo memberikan kesan sebagai cewek cantik yang agak oon. Video di mana ia kesulitan membaca tulisan berbahasa Jepang menjadi buktinya. Namun, begitu beraksi di atas panggung, tak ada yang meragukan kemampuannya.</p>



<p>Salah satu momen yang paling berkesan dari wanita yang hampir selalu menggunakan poni ini adalah video <em>comedy sketch-</em>nya di mana ia diceritakan menjadi robot dan sempat berdialog &#8220;Made from Japan&#8221;. Jujur saja, mantan dari Heechul ini terlihat cantik di video tersebut.</p>



<h2 class="wp-block-heading">Sana</h2>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="683" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2023/04/9-personel-twice-dan-impresi-saya-kepada-mereka-4-1024x683.jpg" alt="" class="wp-image-6462" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2023/04/9-personel-twice-dan-impresi-saya-kepada-mereka-4-1024x683.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2023/04/9-personel-twice-dan-impresi-saya-kepada-mereka-4-300x200.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2023/04/9-personel-twice-dan-impresi-saya-kepada-mereka-4-768x512.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2023/04/9-personel-twice-dan-impresi-saya-kepada-mereka-4.jpg 1080w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption class="wp-element-caption">Minatozaki Sana (<a href="https://uhdpixel.com/wall/sana-twice-4k-v314/">UHD Pixel</a>)</figcaption></figure>



<p><strong>Sana</strong> adalah anggota Twice lainnya yang berasal dari Jepang. Ia terkenal berkat kerap membawakan <em>iconic line </em>dari lagu-lagu Twice, terutama &#8220;<em>shy shy shy</em>&#8221; dari lagu <em>Cheer Up </em>yang sempat viral beberapa tahun lalu karena Sana mengucapkannya seperti &#8220;<em>sha sha sha</em>&#8220;<em>  </em></p>



<p>Tidak hanya itu, ada beberapa ucapan lainnya yang juga sempat viral. Salah satu yang paling terkenal tentu saja <em>&#8220;Cheese Kimbap</em>&#8221; ketika ia menjadi salah satu bintang tamu di sebuah acara <em>reality show</em>. Frasenya memang biasa, tapi cara ia mengucapkannya-lah yang menggemaskan.</p>



<p>Melalui salah satu video di YouTube, Penulis mengetahui kalau Sana adalah satu-satunya anggota Twice yang <em>extrovert</em>-nya lebih dominan dibandingkan <em>introvert</em>-nya. Dalam beberapa klip, memang terlihat kalau ia terkadang bisa menjadi sosok yang <em>hyper</em>.</p>



<p>Nah, bisa jadi karena sifatnya yang agak <em>hyper </em>tersebut, ia terkesan sebagai sosok yang <em>clumsy </em>dan beberapa kali terlihat ceroboh. Bagi penggemarnya, hal tersebut hanya menambah daya tarik untuk mengidolakan Sana.</p>



<h2 class="wp-block-heading">Jihyo</h2>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="683" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2023/04/9-personel-twice-dan-impresi-saya-kepada-mereka-5-1024x683.jpg" alt="" class="wp-image-6463" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2023/04/9-personel-twice-dan-impresi-saya-kepada-mereka-5-1024x683.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2023/04/9-personel-twice-dan-impresi-saya-kepada-mereka-5-300x200.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2023/04/9-personel-twice-dan-impresi-saya-kepada-mereka-5-768x512.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2023/04/9-personel-twice-dan-impresi-saya-kepada-mereka-5.jpg 1080w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption class="wp-element-caption">Park Jihyo (<a href="https://wallpaperaccess.com/twice-jihyo">Wallpaper Access</a>)</figcaption></figure>



<p>Penulis sudah beberapa kali menyinggung bahwa meskipun sudah mengenal Tzuyu dan Nayeon, justru <strong>Jihyo</strong>-lah yang membuat Penulis tertarik untuk masuk ke dunia per-K-Pop-an lagi melalui Twice.</p>



<p>Ketika pertama kali diperlihatkan fotonya oleh teman, Penulis langsung tertarik kepadanya. Kecantikan dan &#8220;aura&#8221; yang dimilikinya benar-benar mempesona. Apalagi, ia berstatus sebagai <em>leader </em>dari Twice.</p>



<p>Ketertarikan kepada Jihyo bertambah setelah menonton video-video <em>Time to Twice</em>. Meskipun cantik, ternyata ia juga merupakan sosok yang kocak. Entah bagaimana di belakang layar, tapi setidaknya di depan layar ia sering terlihat sebagai sosok yang selalu ceria.</p>



<p>Walaupun bisa dikatakan mengidolakan Jihyo, Penulis rasanya tidak akan sampai rela mengeluarkan uang untuk membeli <em>photobook </em>seharga 700 ribuan seperti teman Penulis. Bahkan, ia sampai membeli dua versi dari <em>photobook </em>tersebut.</p>



<h2 class="wp-block-heading">Mina</h2>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="683" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2023/04/9-personel-twice-dan-impresi-saya-kepada-mereka-6-1024x683.jpg" alt="" class="wp-image-6464" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2023/04/9-personel-twice-dan-impresi-saya-kepada-mereka-6-1024x683.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2023/04/9-personel-twice-dan-impresi-saya-kepada-mereka-6-300x200.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2023/04/9-personel-twice-dan-impresi-saya-kepada-mereka-6-768x512.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2023/04/9-personel-twice-dan-impresi-saya-kepada-mereka-6.jpg 1080w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption class="wp-element-caption">Mina Myoi (<a href="https://wallpapercave.com/mina-twice-k-pop-girl-4k-wallpapers">Wallpaper Cave</a>)</figcaption></figure>



<p>Jika Pembaca mencari <em>idol </em>yang pendiam dan terkesan <em>cool</em>, maka <strong>Mina</strong> jelas akan menjadi <em>bias</em> yang sesuai. Bahkan hampir di semua acara wawancara bersama Twice, Mina lebih sering dia dan membiarkan rekan-rekannya yang berbicara.</p>



<p>Dalam beberapa episode <em>Time to Twice </em>yang sifatnya kompetisi, Mina bisa dibilang cukup pasif dan terlihat sama sekali tidak kompetitif. Rasanya sangat jarang untuk sekadar mendengarkan suaranya.</p>



<p>Selain itu, Mina juga menjadi salah satu anggota Twice yang berasal dari Jepang bersama Momo dan Mina. Jujur, waktu pertama kali melihatnya, Penulis merasa wajahnya cocok untuk menjadi orang Indonesia dan kurang Jepang. </p>



<p>Sama seperti Jeongyeon, Mina pun sempat terkena masalah <em>mental health </em>hingga membuatnya vakum dari Twice. Pembaca bisa menyaksikan cerita lengkapnya di YouTube Twice dengan tajuk <em><a href="https://youtu.be/_nHhba1F8KQ">Seize the Light</a></em>.</p>



<h2 class="wp-block-heading">Dahyun</h2>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="683" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2023/04/9-personel-twice-dan-impresi-saya-kepada-mereka-7-1024x683.jpg" alt="" class="wp-image-6465" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2023/04/9-personel-twice-dan-impresi-saya-kepada-mereka-7-1024x683.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2023/04/9-personel-twice-dan-impresi-saya-kepada-mereka-7-300x200.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2023/04/9-personel-twice-dan-impresi-saya-kepada-mereka-7-768x512.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2023/04/9-personel-twice-dan-impresi-saya-kepada-mereka-7.jpg 1080w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption class="wp-element-caption">Kim Dahyun (<a href="https://wallpaperaccess.com/kim-dahyun">Wallpaper Access</a>)</figcaption></figure>



<p>Nah, kalau yang satu ini bisa dibilang salah satu anggota yang paling kocak,<em>random</em>, dan kadang absurd. <strong>Dahyun</strong>, sang master pencari kamera, adalah anggota Twice yang kerap mampu menghidupkan suasana dengan baik.</p>



<p>Sejak awal, <em>rapper </em>dari Twice ini memang sudah terlihat berbakat. Hal ini terlihat dari bagaimana ia lolos audisi dari tiga agensi top Korea Selatan, yakni JYP, SM, dan, YG. Namun, pada akhirnya Dahyun memilih JYP hingga akhirnya bergabung dengan Twice. </p>



<p>Dahyun merupakan anggota Twice dengan kulit terputih hingga mendapat julukan sebagai tofu. Menurut Penulis, wajahnya membuatnya terlihat pantas untuk menjadi salah satu dari cece-cece Surabaya. </p>



<p>Sebagai anggota yang unik, ada beberapa hal yang menarik dari Dahyun. Salah satunya adalah bagaimana ia dengan santainya mampu menangkap serangga, di saat yang lain teriak ketakutan. Jangan lupakan juga tarian elangnya yang legendaris.</p>



<h2 class="wp-block-heading">Chaeyoung</h2>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="683" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2023/04/9-personel-twice-dan-impresi-saya-kepada-mereka-8-1024x683.jpg" alt="" class="wp-image-6466" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2023/04/9-personel-twice-dan-impresi-saya-kepada-mereka-8-1024x683.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2023/04/9-personel-twice-dan-impresi-saya-kepada-mereka-8-300x200.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2023/04/9-personel-twice-dan-impresi-saya-kepada-mereka-8-768x512.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2023/04/9-personel-twice-dan-impresi-saya-kepada-mereka-8.jpg 1080w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption class="wp-element-caption">Son Chaeyoung (<a href="https://rare-gallery.com/resol/1366x768/340852-TWICE-Kpop-Kpop-K-Pop-Girls-I-Cant-Stop-Me-Chaeyoung-Son-Chae-young-Eyes-Wide-Open-Album.jpg">Rare Gallery</a>)</figcaption></figure>



<p><strong>Chaeyoung</strong> merupakan <em>member </em>favorit dari teman yang menyarankan Penulis untuk menonton <em>Time to Twice</em>. Awalnya, Penulis mengira tidak ada yang spesial dari <em>rapper </em>Twice selain Dahyun ini. Ternyata, Penulis salah.</p>



<p>Pertama, jelas ia adalah <em>member </em>yang paling <em>nyeni </em>di antara <em>member </em>lainnya. Tidak hanya karena tato-tato yang ada di sekujur tubuhnya, ia juga memiliki bakat dalam bidang menggambar. Bahkan, ia pernah berkolaborasi dengan Google.</p>



<p>Chaeyoung mendapatkan julukan sebagai <em>Baby Beast </em>karena, meskipun menjadi karakter paling mungil di Twice, ia memiliki kesan <em>tough </em>yang keren. Selain itu, menurut Penulis ia juga menjadi salah satu <em>member </em>Twice yang terasa misterius.</p>



<p>Salah satu yang Penulis kagumi dari Chaeyoung adalah dia hampir cocok dengan segala macam model rambut. Dibandingkan anggota lainnya, ia menjadi yang paling sering bergonta-ganti model rambut.</p>



<h2 class="wp-block-heading">Tzuyu</h2>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="683" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2023/04/9-personel-twice-dan-impresi-saya-kepada-mereka-9-1024x683.jpg" alt="" class="wp-image-6467" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2023/04/9-personel-twice-dan-impresi-saya-kepada-mereka-9-1024x683.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2023/04/9-personel-twice-dan-impresi-saya-kepada-mereka-9-300x200.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2023/04/9-personel-twice-dan-impresi-saya-kepada-mereka-9-768x512.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2023/04/9-personel-twice-dan-impresi-saya-kepada-mereka-9.jpg 1080w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption class="wp-element-caption">Choi Tzuyu (<a href="https://wallpaperforu.com/wallpaper-kpop-girl-tzuyu-mlb-bubble-asian/">Wallpaper Foru</a>)</figcaption></figure>



<p><strong>Tzuyu</strong>, seperti yang sudah Penulis tuliskan sebelumnya, adalah <em>member </em>Twice pertama yang Penulis ketahui jauh sebelum Penulis mendengarkan lagu-lagu Twice. Hal tersebut karena memang harus diakui kalau ia memiliki kecantikan di atas rata-rata.</p>



<p>Sebagai <em>maknae</em> asli Taiwan, ternyata Tzuyu memiliki kepribadian yang pemalu, <em>introvert</em>, dan kerap mengundang tawa personel lainnya berkat kepolosannya. Ketika ada kompetisi di <em>Time to Twice</em>, ia terlihat tidak terlalu kompetitif dibandingkan lainnya.</p>



<p>Walaupun begitu, <em>member </em>tertinggi dari Twice ini sebenarnya cukup atletis untuk ukuran wanita. Hal ini terbukti dari kehandalannya dalam memanah dalah salah satu <em>event </em>olahraga bersama <em>idol </em>Korea lainnya. Tak heran jika ia dijuluki sebagai <em>Goddess of Archery</em>.</p>



<p>Pada masa-masa awal debut bersama Twice, Tzuyu sempat terkena &#8220;skandal&#8221; gara-gara mengibarkan bendera Taiwan. Hal tersebut tentu saja memicu amarah China, sehingga Tzuyu yang ketika itu baru berusia 16 tahun harus mengeluarkan <em>statement </em>permintaan maaf.</p>



<h2 class="wp-block-heading">Penutup</h2>



<p>Dimulai dari Tzuyu, Nayeon, Jihyo, hingga akhirnya Penulis &#8220;mengenal&#8221; masing-masing personel Twice yang berjumlah 9 orang, walaupun memang hanya sebatas apa yang terlihat di depan layar. Lima berasal dari Korea Selatan, tiga berasal dari Jepang, dan satu dari Taiwat</p>



<p>Tulisan ini adalah penutup dari &#8220;trilogi&#8221; artikel tentang Twice. Penulis sendiri sebenarnya tidak merasa yakin akan mendengarkan lagu-lagu Twice dalam rentang waktu yang lama, mengingat pada dasarnya Penulis adalah penggemar <a href="https://whathefan.com/musik/apakah-musik-rock-benar-benar-telah-mati/">musik <em>rock</em></a>.</p>



<p>Namun, setidaknya saat ini Penulis akan menikmati Twice sampai merasa bosan, walaupun rasanya Penulis akan lebih lama mendengarkan Twice daripada <a href="https://whathefan.com/musik/forever-young-blackpink/">Blackpink</a>. Apalagi, Penulis juga merasa tertarik kepada para personelnya yang masing-masing terasa unik.</p>



<hr class="wp-block-separator has-alpha-channel-opacity"/>



<p>Lawang, 7 Mei 2023, terinspirasi dari keinginannya menulis impresi dari masing-masing personel</p>



<p>Foto: <a href="https://www.allkpop.com/article/2022/08/twice-drops-the-comeback-schedule-for-their-11th-mini-album-between-12">allkpop</a></p>
<p>The post <a href="https://whathefan.com/musik/9-personel-twice-dan-impresi-saya-ke-mereka/">9 Personel Twice dan Impresi Saya ke Mereka</a> appeared first on <a href="https://whathefan.com">Whathefan!</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://whathefan.com/musik/9-personel-twice-dan-impresi-saya-ke-mereka/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Feel Special: Twice</title>
		<link>https://whathefan.com/musik/feel-special-twice/</link>
					<comments>https://whathefan.com/musik/feel-special-twice/?noamp=mobile#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Fanandi]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 07 Apr 2023 14:19:06 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Musik]]></category>
		<category><![CDATA[girlband]]></category>
		<category><![CDATA[hiburan]]></category>
		<category><![CDATA[K-Pop]]></category>
		<category><![CDATA[korea]]></category>
		<category><![CDATA[musik]]></category>
		<category><![CDATA[Twice]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://whathefan.com/?p=6411</guid>

					<description><![CDATA[<p>Ketika makin sering bersentuhan dengan Twice, Penulis masih berusaha keras untuk tidak terlalu mendengarkan lagu-lagu mereka. Apalagi alasannya cukup kuat, karena lagu-lagu Twice cukup terasa girly dan ceria, sehingga tidak masuk ke dalam selera Penulis. Namun, Penulis lupa jika Twice telah debut sejak tahun 2015. Artinya, mereka memiliki jumlah lagu yang cukup banyak. Berawal dari [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://whathefan.com/musik/feel-special-twice/">Feel Special: Twice</a> appeared first on <a href="https://whathefan.com">Whathefan!</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p>Ketika makin sering bersentuhan dengan Twice, Penulis masih berusaha keras untuk tidak terlalu mendengarkan lagu-lagu mereka. Apalagi alasannya cukup kuat, karena lagu-lagu Twice cukup terasa <em>girly </em>dan ceria, sehingga tidak masuk ke dalam selera Penulis.</p>



<p>Namun, Penulis lupa jika Twice telah debut sejak tahun 2015. Artinya, mereka memiliki jumlah lagu yang cukup banyak. Berawal dari satu lagu, Penulis pun makin banyak mendengarkan lagu-lagu mereka.</p>



<p>Padahal, awalnya Penulis merasa cukup untuk mengenal Twice lewat acara <em>reality show </em>mereka saja, <em><a href="https://whathefan.com/musik/awal-perkenalan-dengan-twice-park-jihyo-dan-time-to-twice/">Time to Twice</a></em>. Personalitas masing-masing personil cukup menyenangkan untuk ditonton. Ternyata, itu saja tidak cukup, apalagi <em>Time to Twice </em>kerap memutar lagu Twice.</p>





<h2 class="wp-block-heading">Berawal dari Empat Lagu</h2>



<p>Ketika mulai mendengarkan lagu-lagu Twice, ada beberapa yang sudah terngiang-ngiang di kepala karena sudah sering mendengarkannya, baik di Reels maupun <em>Time to Twice</em>. Keempat lagu tersebut adalah <em><strong>Talk That Talk</strong></em>, <em><strong>The Feels</strong></em>, <strong><em>What Is Love</em>?,</strong> dan <em><strong>Alcohol Free</strong></em>.</p>



<figure class="wp-block-embed is-type-video is-provider-youtube wp-block-embed-youtube wp-embed-aspect-16-9 wp-has-aspect-ratio"><div class="wp-block-embed__wrapper">
<iframe loading="lazy" title="TWICE &quot;Alcohol-Free&quot; M/V" width="740" height="416" src="https://www.youtube.com/embed/XA2YEHn-A8Q?feature=oembed" frameborder="0" allow="accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture; web-share" allowfullscreen></iframe>
</div></figure>



<p>Bagi Penulis, keempat lagu tersebut terasa benar-benar Twice. Ceria, energik, <em>fun </em>untuk didengarkan, diselingi <em>rap </em>yang <em>catchy</em>. Dua lagu yang disebut pertama juga Penulis sukai karena vokal Jihyo yang kuat benar-benar menonjol.</p>



<p>Di antara empat lagu tersebut, jika disuruh memilih satu, maka Penulis akan memilih <em>Alcohol Free </em>yang terasa ringan, tapi memberikan &#8220;candu&#8221; tertentu. Apalagi, video klipnya juga berhasil memberikan sensasi musim panas yang menyegarkan.</p>



<p>Dari keempat lagu ini, Penulis juga jadi belajar bagaimana pembagian vokal dari masing-masing <em>member</em>. Awalnya Penulis cukup merasa kesulitan membedakan suara mereka, walaupun sekarang sudah lumayan bisa.</p>



<p><strong>Nayeon</strong> dan <strong>Jihyo</strong> jelas menjadi <em>main vocal</em>, sedangkan <strong>Chaeyoung</strong> dan <strong>Dahyun</strong> menjadi <em>rapper</em>. <strong>Mina</strong> dan <strong>Tzuyu</strong> kerap mengisi <em>bridging</em>, sedangkan <strong>Sana</strong> sering menyanyikan bagian-bagian yang ikonik seperti <em>Shy Shy Shy </em>di lagu <em>Cheer Up</em>.</p>



<p>Personel lainnya, <strong>Jeongyeon</strong> dan <strong>Momo</strong>, biasanya mendapatkan porsi yang cukup kecil di dalam lagu. Jeongyeon terkadang juga memegang peran sebagai <em>main vocal </em>ketiga, sedangkan Momo akan menjadi <em>rapper </em>ketiga.</p>



<p>Setelah berkali-kali mendengarkan keempat lagu tersebut, Penulis pun akhirnya memutuskan untuk mencoba mendengarkan lagu-lagu Twice lainnya. Akhirnya, Penulis pun menemukan banyak sekali lagu Twice yang ternyata enak untuk didengarkan.</p>



<h2 class="wp-block-heading">Evolusi Twice ke Arah yang Lebih Dewasa</h2>



<p><em><strong>I Can&#8217;t Stop Me</strong></em>, <em><strong>Cheer Up</strong></em>, <em><strong>More &amp; More</strong></em>, <em><strong>Yes or Yes</strong></em>, <em><strong>Likey</strong></em>, <em><strong>Dance the Night Away</strong></em>, <em><strong>Signal</strong></em>, hingga <em><strong>Knock Knock</strong></em> adalah lagu-lagu selanjutnya yang Penulis sukai. Lagu yang disebut pertama bahkan menjadi favorit, walau kesan lagu ini berbeda dari lagu lainnya.</p>



<figure class="wp-block-embed is-type-video is-provider-youtube wp-block-embed-youtube wp-embed-aspect-16-9 wp-has-aspect-ratio"><div class="wp-block-embed__wrapper">
<iframe loading="lazy" title="TWICE &quot;I CAN&#039;T STOP ME&quot; M/V" width="740" height="416" src="https://www.youtube.com/embed/CM4CkVFmTds?feature=oembed" frameborder="0" allow="accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture; web-share" allowfullscreen></iframe>
</div></figure>



<p><em>I Can&#8217;t Stop Me </em>bisa dibilang menjadi penanda bahwa Twice mulai meninggalkan kesan <em>unyu-unyu </em>dan memasuki periode <em>mature </em>di mana lagunya lebih terdengar serius dan menghilangkan keceriaan pada lagunya.</p>



<p>Meskipun baru mendengarkan Twice, Penulis bisa menyimpulkan bahwa Twice memang sedang menuju ke arah sana. Dua lagu terakhirnya, <em>Moonlight Sunrise </em>dan <em>Set Me Free</em> juga terkesan serius, bahkan cenderung gelap.</p>



<p>Jihyo sendiri dalam salah satu <em>interview</em> mengatakan bahwa dirinya dan personel lain merasa sudah cukup berumur, dan akan malu jika harus membawakan lagu-lagu lama mereka yang terasa imut seperti <em>TT </em>dan <em>Cheer Up</em>.</p>



<p>Entah apakah di masa depan Twice akan benar-benar berhenti membawakan lagu-lagu lama mereka dan berfokus membawakan lagu yang terkesan dewasa. Penulis jarang menonton video konser mereka, sehingga rasanya keputusan tersebut tidak terlalu berpengaruh bagi dirinya.</p>



<p>Sebagai tambahan, Penulis justru tidak terlalu menyukai lagu-lagu populer Twice seperti <em><strong>Fancy</strong> </em>dan <em><strong>Feel Special</strong></em>. Penulis mendengarkan lagu-lagu tersebut, hanya saja tidak pernah menjadi favoritnya.</p>



<p>Selain itu, Penulis juga mendengarkan lagu <em>Twice </em>lainnya seperti <em><strong>Like Ooh-Ahh</strong></em>, <em><strong>TT</strong></em>, <em><strong>Cry for Me</strong></em>, <em><strong>Touchdown</strong></em>, <em><strong>Celebrate</strong></em>, <em><strong>Heart Shaker</strong></em>, <em><strong>Scientist</strong></em>, <em><strong>Lalala</strong></em>, <em><strong>Queen of Heart</strong></em>, hingga <em><strong>Depends on You</strong></em>. Namun, tidak ada yang benar-benar jadi favorit.</p>



<h2 class="wp-block-heading">Penutup</h2>



<p>Ketika mulai mendengarkan <a href="https://whathefan.com/musik/forever-young-blackpink/">lagu Blackpink</a>, hanya ada beberapa lagu mereka yang berhasil masuk ke dalam daftar favorit. Bahkan, rasa bosannya pun sangat cepat datang hingga akhirnya Penulis berhenti mendengarkan lagu-lagu mereka.</p>



<p>Beda cerita dengan Twice. Berawal dari empat lagu, Penulis mendengarkan puluhan lagu mereka. Bahkan, ada belasan yang Penulis masukkan ke dalam daftar favoritnya karena memang menyukai lagu-lagunya.</p>



<p>Mungkin ada unsur bias karena Penulis telah menonton <em>Time to Twice </em>terlebih dahulu sebelum mendengarkan lagunya, sehingga ada perasaan &#8220;dekat&#8221; karena mengetahui sifat-sifat mereka. Namun, menurut Penulis lagu-lagunya memang <em>easy listening </em>dan <em>catchy.</em></p>



<p>Penulis benar-benar tidak menyangka akan terjun sedalam ini lagi ke dunia K-Pop hanya dalam waktu beberapa bulan. Twice memang benar-benar <em>feel special</em>.</p>



<hr class="wp-block-separator is-style-default"/>



<p>Lawang, 7 April 2023, terinspirasi setelah merasa dirinya semakin mendalami Twice</p>



<p>Foto: <a href="https://www.allkpop.com/article/2022/08/twice-drops-the-comeback-schedule-for-their-11th-mini-album-between-12">KEPOPER</a></p>
<p>The post <a href="https://whathefan.com/musik/feel-special-twice/">Feel Special: Twice</a> appeared first on <a href="https://whathefan.com">Whathefan!</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://whathefan.com/musik/feel-special-twice/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Awal Perkenalan dengan Twice, Park Jihyo, dan Time to Twice</title>
		<link>https://whathefan.com/musik/awal-perkenalan-dengan-twice-park-jihyo-dan-time-to-twice/</link>
					<comments>https://whathefan.com/musik/awal-perkenalan-dengan-twice-park-jihyo-dan-time-to-twice/?noamp=mobile#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Fanandi]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 03 Mar 2023 04:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Musik]]></category>
		<category><![CDATA[girlband]]></category>
		<category><![CDATA[hiburan]]></category>
		<category><![CDATA[Jihyo]]></category>
		<category><![CDATA[K-Pop]]></category>
		<category><![CDATA[lagu]]></category>
		<category><![CDATA[musik]]></category>
		<category><![CDATA[Twice]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://whathefan.com/?p=6342</guid>

					<description><![CDATA[<p>Setelah &#8220;berkenalan&#8221; dengan Blackpink karena teman beberapa tahun yang lalu, Penulis tidak menyangka dirinya akan kembali &#8220;terjun&#8221; ke dunia per-K-Pop-an lagi. Apalagi, perjalanannya cukup menarik hingga Penulis merasa ingin menuliskannya. Girlband yang akan Penulis bahas sebenarnya sudah debut sejak tahun 2015, dan Penulis juga sudah lama tahu karena ada mantan teman kantor yang juga menjadi [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://whathefan.com/musik/awal-perkenalan-dengan-twice-park-jihyo-dan-time-to-twice/">Awal Perkenalan dengan Twice, Park Jihyo, dan Time to Twice</a> appeared first on <a href="https://whathefan.com">Whathefan!</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p>Setelah &#8220;berkenalan&#8221; dengan <a href="https://whathefan.com/musik/forever-young-blackpink/">Blackpink</a> karena teman beberapa tahun yang lalu, Penulis tidak menyangka dirinya akan kembali &#8220;terjun&#8221; ke dunia per-K-Pop-an lagi. Apalagi, perjalanannya cukup menarik hingga Penulis merasa ingin menuliskannya.</p>



<p><em>Girlband </em>yang akan Penulis bahas sebenarnya sudah debut sejak tahun 2015, dan Penulis juga sudah lama tahu karena ada mantan teman kantor yang juga menjadi penggemarnya. <em>Girlband </em>tersebut adalah, <em>one in a million</em>, <strong>Twice</strong>.</p>



<p>Kali ini, Penulis akan membahas bagaimana Penulis &#8220;diracun&#8221; untuk menyukai Twice dan bagaimana &#8220;perkenalannya&#8221; dengan Twice yang tidak disengaja. Berawal dari coba-coba, Penulis jadi menyukai mereka bersembilan.</p>





<h2 class="wp-block-heading">Perkenalan Pertama dengan Twice</h2>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="683" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2023/03/awal-perkenalan-dengan-twice-park-jihyo-dan-time-to-twice-1-1024x683.jpg" alt="" class="wp-image-6376" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2023/03/awal-perkenalan-dengan-twice-park-jihyo-dan-time-to-twice-1-1024x683.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2023/03/awal-perkenalan-dengan-twice-park-jihyo-dan-time-to-twice-1-300x200.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2023/03/awal-perkenalan-dengan-twice-park-jihyo-dan-time-to-twice-1-768x512.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2023/03/awal-perkenalan-dengan-twice-park-jihyo-dan-time-to-twice-1.jpg 1080w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption>Chou Tzuyu (<a href="https://rare-gallery.com/1005711-women-model-portrait-long-hair-asian-photography-singer-fashion-korean-twice-tzuyu-tzuyu-k-pop-beaut.html">Rare Pictures</a>)</figcaption></figure>



<p>Sejak zaman berkenalan dengan Blackpink sekitar tahun 2018-2019, Penulis sudah pernah mendengar nama Twice. Apalagi, jumlah anggotanya ada sembilan, sama dengan Girls Generation atau SNSD yang sangat terkenal pada zamannya.</p>



<p>Namun, saat itu rasanya yang lebih <em>booming </em>memang Blackpink dan lagu-lagu mereka memang lebih <em>catchy</em>. Penulis, pada saat itu, belum pernah mendengarkan satu pun lagu dari Twice dan memang tidak berminat untuk mendengarkannya.</p>



<p>Ketika menulis sebuah artikel tentang foto wanita cantik, ada satu anggota Twice yang masuk ke dalam daftar: <strong>Chou Tzuyu</strong>. Penulis mengakui kecantikannya yang terlihat kalem, tetapi itu masih belum bisa mendorong Penulis untuk mendengarkan lagu-lagu Twice.</p>



<p>Selama bertahun-tahun, Penulis benar-benar tidak bersentuhan dengan Twice. Justru ketika melihat konten-konten <strong>Uncle Roger</strong>, Penulis jadi beberapa kali mendengarkan lagu Twice yang sering ia selipkan di videonya, seperti <em>Feel Special</em>, <em>Fancy</em>, hingga <em>What Is Love?.</em></p>



<p>Lagu-lagu tersebut hanya dimainkan sekian detik yang hanya memperdengarkan lirik sesuai judulnya. Namun, hanya dari sana saja Penulis paham kalau lagu-lagu dari Twice memang <em>catchy</em>, walau tidak sampai membuat Penulis tertarik untuk mendengarkan versi lengkapnya.</p>



<h2 class="wp-block-heading">Semua Berawal dari Jihyo</h2>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="683" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2023/03/awal-perkenalan-dengan-twice-park-jihyo-dan-time-to-twice-2-1024x683.jpg" alt="" class="wp-image-6377" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2023/03/awal-perkenalan-dengan-twice-park-jihyo-dan-time-to-twice-2-1024x683.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2023/03/awal-perkenalan-dengan-twice-park-jihyo-dan-time-to-twice-2-300x200.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2023/03/awal-perkenalan-dengan-twice-park-jihyo-dan-time-to-twice-2-768x512.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2023/03/awal-perkenalan-dengan-twice-park-jihyo-dan-time-to-twice-2.jpg 1080w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption>Park Jihyo (<a href="https://wallpaperaccess.com/jihyo-desktop">Wallpaper Access</a>)</figcaption></figure>



<p>Menjelang berakhirnya tahun 2022, Penulis sedang mengobrol dengan temannya yang cukup mengikuti dunia K-Pop. Pada satu titik kami sedang membicarakan tentang sesuatu yang berujung pada &#8220;perkenalan&#8221; Penulis dengan <em>leader </em>dari Twice, <strong>Park Jihyo</strong>.</p>



<p>Saat pertama melihatnya, Penulis langsung merasa terpana dan mengagumi kecantikan serta kharismanya. Bagi Penulis, sekilas Jihyo sedikit mirip dengan Hesti Purwadinata, yang masih tetap cantik meskipun umurnya sebentar lagi akan memasuki kepala empat.</p>



<p>Nah, seperti yang kita tahu, media sosial selalu punya telinga untuk mendengarkan apa yang kita bicarakan. Setelah obrolan malam itu, Reels Penulis penuh dengan video-video yang memperlihatkan Jihyo, entah sedang <em>perform </em>ataupun sedang di <em>reality show</em>.</p>



<p>Di video-video pendek tersebut, tentu ada <em>backsound </em>dari lagu-lagu Twice yang Penulis tentu tidak tahu itu lagu apa. Karena terus-menerus terdengar, Penulis pun jadi hafal beberapa meskipun belum tergerak hatinya untuk mencari apa judul dari lagu tersebut.</p>



<p>Saat itu, Penulis seolah masih menolak untuk sekali lagi masuk ke dunia per-K-Pop-an. Jihyo memang cantik (banget), suaranya enak, tapi Penulis benar-benar belum ingin mengenal Twice secara utuh karena takut &#8220;jatuh terlalu dalam&#8221;.</p>



<p>Namun, akhirnya Penulis luluh setelah &#8220;diracuni&#8221; oleh teman untuk menonton satu <em>reality show </em>dari Twice. Kebetulan, Penulis juga sering menonton cuplikannya di Reels, sehingga ada rasa penasaran untuk menonton lengkapnya. <em>Reality </em>show tersebut berjudul <em><strong>Time to Twice</strong></em>. </p>



<h2 class="wp-block-heading">Lalu Berlanjut dengan Nonton Time to Twice</h2>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="683" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2023/03/awal-perkenalan-dengan-twice-park-jihyo-dan-time-to-twice-3-1024x683.jpg" alt="" class="wp-image-6378" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2023/03/awal-perkenalan-dengan-twice-park-jihyo-dan-time-to-twice-3-1024x683.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2023/03/awal-perkenalan-dengan-twice-park-jihyo-dan-time-to-twice-3-300x200.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2023/03/awal-perkenalan-dengan-twice-park-jihyo-dan-time-to-twice-3-768x512.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2023/03/awal-perkenalan-dengan-twice-park-jihyo-dan-time-to-twice-3.jpg 1080w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption>Time to Twice (<a href="https://youtu.be/P1LFWVEGpSk">YouTube</a>)</figcaption></figure>



<p>Saat berkunjung ke rumah teman kuliah, kebetulan ia sedang menonton salah satu episode dari <em>Time to Twice </em>yang, kebetulan juga, sering Penulis liat cuplikannya di Reels. Penulis mengetahui hal ini dari <em>outfit </em>dari para anggota Twice dan juga latarnya yang serba putih.</p>



<p>Teman Penulis pun menyarankan untuk menontonnya dan memberikan beberapa judul rekomendasi. Saat itu, Penulis hanya mengiyakan dan belum berniat untuk menontonnya secara utuh.</p>



<p>Lalu suatu hari, mungkin karena saat itu sedang tidak ada kerjaan, Penulis memutuskan untuk <em>give a shot</em> ke <em>Time to Twice</em>. Awalnya Penulis merasa <em>reality show </em>tersebut agak membosankan, tetapi pada akhirnya Penulis justru telah menonton semua episodenya!</p>



<p>Tidak semua benar-benar menarik, tapi Penulis merasa banyak sekali yang menghibur. Penulis pribadi menyukai episode yang para anggota Twice saling bersaing, seperti yang terjadi di episode-episode <em><a href="https://www.youtube.com/watch?v=ngWV3R5xHZo&amp;pp=ygUNdGltZSB0byB0d2ljZQ%3D%3D">TWICE New Year</a></em>, <em><a href="https://www.youtube.com/watch?v=Smr_1LfNu0E&amp;pp=ygUZdGltZSB0byB0d2ljZSB0ZG9vbmcgdG91cg%3D%3D">TDOONG Tour</a></em>, dan<em> <a href="https://www.youtube.com/watch?v=5lTnuK17xE4&amp;pp=ygUNdGltZSB0byB0d2ljZQ%3D%3D">TDOONG Battle</a></em>.</p>



<p>Karena menonton banyak episode <em>Time to Twice</em>, algoritma YouTube pun memberikan banyak rekomendasi video-video Twice lainnya, termasuk <em>interview</em>, kompilasi, acara <em>reality show </em>lain seperti <em>Weekly Idol</em>, dan lain sebagainya.</p>



<p>Gara-gara menonton hampir semua episode <em>Time to Twice</em>, Penulis pun jadi semakin banyak mendengarkan lagu Twice yang kerap muncul di tiap episodenya, dan akhirnya terdorong untuk mulai mendengarkan lagu-lagu mereka. </p>



<h2 class="wp-block-heading">Penutup</h2>



<p>Penulis pun pada akhirnya benar-benar mendalami Twice, bahkan jauh lebih dalam daripada Blackpink. Penulis hafal semua anggota Twice dan mendengarkan banyak lagunya, yang awalnya Penulis anggap terlalu <em>girly </em>dan ceria.</p>



<p>Pada tulisan selanjutnya, Penulis akan membahas masing-masing anggotanya dan juga beberapa lagu yang sering Penulis dengarkan. Setidaknya, akan ada tiga tulisan tentang Twice di blog ini. <em>Stay tuned!</em> </p>



<hr class="wp-block-separator"/>



<p>Lawang, 27 Januari 2023, terinspirasi setelah merasa dirinya telah berhasil diracuni untuk menyukai Twice</p>



<p>Foto: <a href="https://www.twiceportal.net/2022/10/twice-y2k-tdoong-show.html" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Twice Portal</a></p>
<p>The post <a href="https://whathefan.com/musik/awal-perkenalan-dengan-twice-park-jihyo-dan-time-to-twice/">Awal Perkenalan dengan Twice, Park Jihyo, dan Time to Twice</a> appeared first on <a href="https://whathefan.com">Whathefan!</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://whathefan.com/musik/awal-perkenalan-dengan-twice-park-jihyo-dan-time-to-twice/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pengalaman Melihat Blackpink Secara Langsung</title>
		<link>https://whathefan.com/pengalaman/pengalaman-melihat-blackpink-secara-langsung/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Fanandi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 18 Jan 2020 13:34:43 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pengalaman]]></category>
		<category><![CDATA[Blackpink]]></category>
		<category><![CDATA[girlband]]></category>
		<category><![CDATA[K-Pop]]></category>
		<category><![CDATA[korea]]></category>
		<category><![CDATA[momen]]></category>
		<category><![CDATA[pengalaman]]></category>
		<category><![CDATA[Samsung]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://whathefan.com/?p=3281</guid>

					<description><![CDATA[<p>Bekerja di Jakarta yang bergerak di bidang media membuat Penulis kerap mendapatkan kesempatan untuk bertemu dengan berbagai public figure. Penulis pernah bertemu dengan Najwa Shihab, Pevita Pearce, Jefri Nichol, Sheryl Sheinafia, Boy William, Marion Jola, Atta Halilintar (bahkan masuk di dalam videonya), hingga Ria Ricis. Pada hari Selasa (14/1) kemarin, Penulis berkesempatan untuk bertemu dengan salah [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://whathefan.com/pengalaman/pengalaman-melihat-blackpink-secara-langsung/">Pengalaman Melihat Blackpink Secara Langsung</a> appeared first on <a href="https://whathefan.com">Whathefan!</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Bekerja di Jakarta yang bergerak di bidang media membuat Penulis kerap mendapatkan kesempatan untuk bertemu dengan berbagai <em>public figure</em>.</p>
<p>Penulis pernah bertemu dengan Najwa Shihab, Pevita Pearce, Jefri Nichol, Sheryl Sheinafia, Boy William, Marion Jola, Atta Halilintar (bahkan masuk di dalam videonya), hingga Ria Ricis.</p>
<p>Pada hari Selasa (14/1) kemarin, Penulis berkesempatan untuk bertemu dengan salah satu <em>girlband </em>Korea yang sedang populer saat ini: <strong>BLACKPINK!</strong></p>
<h3>Penulis dan Blackpink</h3>
<p>Seperti yang telah dibahas pada <a href="https://whathefan.com/musikfilm/forever-young-blackpink/">tulisan sebelumnya</a>, Penulis bisa mengenal Blackpink (atau BLΛƆKPIИK) berkat pengaruh beberapa orang di sekitar Penulis.</p>
<p>Setelah mencoba mendengarkan lagu-lagu mereka, ternyata memang lumayan bisa dinikmati. Tidak hanya itu, Penulis juga bisa membedakan yang mana <strong>Lisa</strong>, <strong>Jisoo</strong>, <strong>Jennie</strong>, dan <strong>Rose</strong> walau awalnya sempat kebingungan.</p>
<p>Oleh karena itu, ketika ada acara peluncuran HP terbaru Samsung yang mengundang mereka, Penulis pun berkeinginan untuk datang agar bisa melihat Blackpink secara langsung. Ini adalah momen langka yang belum tentu akan muncul di masa mendatang.</p>
<p>Awalnya Penulis sempat merasa ragu, karena ada teman kantor yang sudah lama mengidolakan mereka. Karena beberapa alasan, ia memutuskan untuk tidak datang sehingga kesempatan tersebut berpindah ke Penulis.</p>
<h3>Detik-Detik Sebelum Bertemu Blackpink</h3>
<p><div id="attachment_3285" style="width: 810px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" aria-describedby="caption-attachment-3285" class="size-large wp-image-3285" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2020/01/pengalaman-melihat-blackpink-secara-langsung-1-1024x607.jpg" alt="" width="800" height="474" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2020/01/pengalaman-melihat-blackpink-secara-langsung-1-1024x607.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2020/01/pengalaman-melihat-blackpink-secara-langsung-1-300x178.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2020/01/pengalaman-melihat-blackpink-secara-langsung-1-768x455.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2020/01/pengalaman-melihat-blackpink-secara-langsung-1.jpg 1080w" sizes="(max-width: 800px) 100vw, 800px" /><p id="caption-attachment-3285" class="wp-caption-text">Bertemu Blackpink (YouTube)</p></div></p>
<p>Acara Samsung dengan tema <strong>Awesome Live with Blackpink </strong>dimulai sekitar jam 3 dan berlokasi di <em>Ballroom </em>1 Hotel Fairmont, Jakarta. Acara dengan Blackpink sendiri baru dimulai jam 7 malam di Lapangan Tennis Indoor, Senayan.</p>
<p>Setelah menjalani rangkaian acara di hotel (presentasi dan makan malam), para awak media diarahkan menuju Senayan dengan menggunakan bus. Kami dibagi menjadi tiga kloter, di mana Penulis masuk ke dalam kloter kedua.</p>
<p>Penantian yang cukup lama dan membosankan tersebut akhirnya terbayarkan ketika keempat anggota Blackpink muncul di atas panggung.</p>
<p>Media ditempatkan di atas tribun, sehingga cukup jauh dari panggung. Untungnya, Penulis membawa HP Huawei P30 milik kantor yang mampu <em>zoom </em>hingga 30 kali.</p>
<h3>Memandangi Blackpink dari Kejauhan</h3>
<p><div id="attachment_3284" style="width: 810px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" aria-describedby="caption-attachment-3284" class="size-large wp-image-3284" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2020/01/pengalaman-melihat-blackpink-secara-langsung-2-1024x607.jpg" alt="" width="800" height="474" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2020/01/pengalaman-melihat-blackpink-secara-langsung-2-1024x607.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2020/01/pengalaman-melihat-blackpink-secara-langsung-2-300x178.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2020/01/pengalaman-melihat-blackpink-secara-langsung-2-768x455.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2020/01/pengalaman-melihat-blackpink-secara-langsung-2.jpg 1080w" sizes="(max-width: 800px) 100vw, 800px" /><p id="caption-attachment-3284" class="wp-caption-text">Anyeong! (YouTube)</p></div></p>
<p>Satu persatu anggota Blackpink memperkenalkan diri dalam bahasa Korea. Lantas, mereka menempati meja dan kursi yang ada di bawah panggung. Ternyata, mereka akan menjadi juri beberapa grup <em>dance </em>dari berbagai negara di Asia Tenggara.</p>
<p>Lucunya, Penulis kurang memperhatikan penampilan grup-grup ini. Penulis justru fokus ke tempat para anggota Blackpink duduk (mungkin yang lain juga seperti itu).</p>
<p>Penulis seperti menantikan ada momen-momen spesial yang akan mereka lakukan. Alhasil, Penulis mendapatkan foto Jisoo yang seolah-olah sedang menoleh ke arah Penulis walaupun aslinya ia sedang menoleh ke penonton yang ada di belakangnya.</p>
<p>Seusai penampilan dari semua grup <em>dance</em> yang menarikan gerakan <em>dance-dance </em>Blackpink, ada pengumuman pemenang dengan berbagai kategori. Penulis lupa siapa yang menang, yang jelas grup Indonesia tidak berhasil menang apa-apa.</p>
<p>Pada kesempatan tersebut, beberapa pemenang mengambil kesempatan untuk berpelukan dengan idola mereka ketika penyerahan hadiah. Para penonton pun berteriak histeris melihat hal tersebut.</p>
<p>Selanjutnya, ada sesi wawancara ringan yang dipandu oleh MC <strong>Lee Jeong Hoon</strong> (yang tentunya ada hubungannya dengan produk yang diluncurkan).</p>
<p>Selain itu, ada juga tebak-tebakan mengenai lagu Blackpink apa yang paling populer di Indonesia. Coba tebak, yang mana lagunya? Ternyata lagu<em> Ddu-Du Ddu-Du. </em>Setelah itu, para fans menyanyikan lagu <em>Forever Young </em>untuk idola mereka.</p>
<p>Durasi melihat Blackpink secara langsung ini ternyata singkat. Tidak sampai satu jam kami melihat mereka di depan mata secara langsung, bahkan mereka sama sekali tidak menyanyi ataupun menari.</p>
<p>Penulis pun memandangi mereka keluar dari panggung hingga mereka tidak terlihat lagi. Acara ditutup dengan pembagian <em>door prize </em>yang berhadiah album Blackpink bertanda tangan. Sayangnya, belum rezeki Penulis untuk mendapatkannya.</p>
<h3>Insiden <em>Hate Comment </em>untuk Jennie</h3>
<p><div id="attachment_3286" style="width: 810px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" aria-describedby="caption-attachment-3286" class="size-large wp-image-3286" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2020/01/pengalaman-melihat-blackpink-secara-langsung-3-1024x607.jpg" alt="" width="800" height="474" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2020/01/pengalaman-melihat-blackpink-secara-langsung-3-1024x607.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2020/01/pengalaman-melihat-blackpink-secara-langsung-3-300x178.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2020/01/pengalaman-melihat-blackpink-secara-langsung-3-768x455.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2020/01/pengalaman-melihat-blackpink-secara-langsung-3.jpg 1080w" sizes="(max-width: 800px) 100vw, 800px" /><p id="caption-attachment-3286" class="wp-caption-text">Jennie yang Murung (YouTube)</p></div></p>
<p>Ketika membaca berita keesokan harinya, Penulis terkejut ketika membaca berita adanya serangan <em>hate comment </em>kepada salah satu anggota Blackpink, Jennie.</p>
<p>Kejadian tersebut konon terjadi sebelum acara berlangsung, ketika ada sesi wawancara eksklusif yang disiarkan secara <em>live </em>di YouTube. Hal ini ditenggarai menjadi alasan mengapa Jennie terlihat murung dan jarang senyum ketika berada di atas panggung.</p>
<p>Sewaktu Penulis menonton ulang video <em>live streaming </em>Samsung Indonesia, Jennie memang tampak cemberut bahkan sejak sesi wawancara eksklusif. Namun rasanya bukan karena membaca komentar dari netizen yang <em>julid</em>.</p>
<p>Dari yang Penulis dengar, sebenarnya Jennie memang agak kurang enak badan ketika berkunjung ke Indonesia, sehingga wajar jika ia terlihat seperti itu.</p>
<p>Kita ini memang sangat mudah menghakimi orang yang tidak benar-benar dikenal.</p>
<h3>Setelah Melihat Blackpink Secara Langsung</h3>
<p>Dari dulu, ketika masih suka SNSD, Penulis sangat jarang menonton video musik ataupun konser mereka. Penulis lebih suka melihat mereka di acara <em>reality/variety show </em>yang menunjukkan sisi manusia mereka.</p>
<p>Begitu pun dengan Blackpink yang satu ini. Sebelumnya, Penulis baru menonton beberapa video klip mereka. Penulis lebih suka melihat mereka ketika diundang ke suatu acara ataupun kompilasi video lucu mereka.</p>
<p>Penulis sangat suka menonton video ketika Jennie mengajari bahasa Inggris ke Jisoo yang notabene orang Korea asli tanpa pernah berdomisili di luar negeri.</p>
<p>Setelah melihat Blackpink secara langsung, Penulis jadi ingin lebih mengulik tentang kehidupan mereka di balik layar. Oleh karena itu, Penulis menonton acara seperti <em>Knowing Brothers </em>ataupun acara mereka sendiri, <em>Blackpink House</em>.</p>
<p>Jika suatu saat ditanya orang apa salah satu pencapaian terbesar dalam hidup, mungkin Penulis akan menjawab <em>pernah melihat Blackpink secara langsung</em>.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>NB: Yang ingin menonton acara tersebut, bisa klik di <a href="https://youtu.be/YSFgXc4yG9k">tautan berikut</a></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Kebayoran Lama, 18 Januari 2020, terinspirasi setelah melihat Blackpink secara langsung</p>
<p>Foto: Kapanlagi</p>
<p>The post <a href="https://whathefan.com/pengalaman/pengalaman-melihat-blackpink-secara-langsung/">Pengalaman Melihat Blackpink Secara Langsung</a> appeared first on <a href="https://whathefan.com">Whathefan!</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Forever Young: Blackpink</title>
		<link>https://whathefan.com/musik/forever-young-blackpink/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Fanandi]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 01 Oct 2019 00:06:13 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Musik]]></category>
		<category><![CDATA[Blackpink]]></category>
		<category><![CDATA[girlband]]></category>
		<category><![CDATA[K-Pop]]></category>
		<category><![CDATA[korea]]></category>
		<category><![CDATA[musik]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://whathefan.com/?p=2773</guid>

					<description><![CDATA[<p>Sewaktu SMA, penulis terkena virus Korea sehingga banyak mendengarkan lagu-lagu K-Pop, terutama dari So Nyuh Shi Dae (SNSD) dan Super Junior. Akan tetapi, semenjak pertengahan kuliah penulis memutuskan untuk tobat dan kembali mendengarkan musik-musik rock yang sudah digemari sejak dini. Ketika bekerja di Jakarta, ada seorang rekan kerja yang merupakan penggemar Korea. Ia berusaha untuk meracuni penulis agar [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://whathefan.com/musik/forever-young-blackpink/">Forever Young: Blackpink</a> appeared first on <a href="https://whathefan.com">Whathefan!</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Sewaktu SMA, penulis terkena virus Korea sehingga banyak mendengarkan lagu-lagu K-Pop, terutama dari <em>So Nyuh Shi Dae </em>(SNSD) dan <em>Super Junior.</em></p>
<p>Akan tetapi, semenjak pertengahan kuliah penulis memutuskan untuk tobat dan kembali mendengarkan musik-musik rock yang sudah digemari sejak dini.</p>
<p>Ketika bekerja di Jakarta, ada seorang rekan kerja yang merupakan penggemar Korea. Ia berusaha untuk meracuni penulis agar mendengarkan <em><strong>Blackpink</strong></em>, dan ia berhasil.</p>
<h3>Awal Mula Perkenalan</h3>
<p><div id="attachment_2794" style="width: 810px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" aria-describedby="caption-attachment-2794" class="size-large wp-image-2794" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2019/10/forever-young-blackpink-1-1024x512.jpg" alt="" width="800" height="400" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2019/10/forever-young-blackpink-1-1024x512.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2019/10/forever-young-blackpink-1-300x150.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2019/10/forever-young-blackpink-1-768x384.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2019/10/forever-young-blackpink-1.jpg 1080w" sizes="(max-width: 800px) 100vw, 800px" /><p id="caption-attachment-2794" class="wp-caption-text">Debut Blackpink (<a href="https://prelo.co.id/blog/debut-girl-group-yg-ini-sukses-besar/">Prelo</a>)</p></div></p>
<p>Pendekatan yang dilakukan oleh teman kantor bisa dibilang halus. Ia tidak secara langsung menyuruh untuk mendengarkan lagu-lagunya, tapi menceritakan bagaimana para perjuangan personelnya dari awal hingga debut pada tahun 2016.</p>
<p>Sebagai bumbu tambahan, ia juga bercerita bagaimana manajemen di sana bekerja, beserta dengan skandal-skandalnya. Penulis juga diberi tantangan untuk menghafal semua anggotanya. Untungnya, anggotanya cuma empat.</p>
<p>Yang paling mudah dihafal tentu saja <strong>Lisa </strong>yang berasal dari Thailand. Setelah itu, ada <strong>Jennie </strong>yang wajahnya kecil sekali. Penulis sempat kesulitan membedakan mana yang <strong>Jisoo </strong>mana yang <strong>Rose</strong>.</p>
<p>Selain itu, penulis juga tahu bahwa hanya Jisoo yang berasal dari Korea Selatan Asli. Jennie besar di Selandia Baru, dan Rose kalau tidak salah berasal dari Kanada. Oleh karena itu, semua anggota Blackpink selain Jisoo jago berbahasa Inggris.</p>
<p>Karena cerita-cerita itu ditambah keunikan masing-masing personel, penulis memutuskan untuk mencoba mendengarkan lagu-lagu mereka&#8230; melalui <em>Spotify</em>.</p>
<h3>Lagu Favorit dari Blackpink</h3>
<p><div id="attachment_2795" style="width: 810px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" aria-describedby="caption-attachment-2795" class="size-large wp-image-2795" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2019/10/forever-young-blackpink-2-1024x512.jpg" alt="" width="800" height="400" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2019/10/forever-young-blackpink-2-1024x512.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2019/10/forever-young-blackpink-2-300x150.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2019/10/forever-young-blackpink-2-768x384.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2019/10/forever-young-blackpink-2.jpg 1080w" sizes="(max-width: 800px) 100vw, 800px" /><p id="caption-attachment-2795" class="wp-caption-text">Blackpink Menang Penghargaan (<a href="https://www.youtube.com/watch?v=St3s6JeXjCo">YouTube</a>)</p></div></p>
<p>Salah satu lagu Blackpink yang penulis tahu sejak dulu adalah <em>Ddu-Du Ddu-Du </em>karena cece penulis merekomendasikannya. Hanya saja, waktu itu penulis belum paham yang mana bagian <em>reff</em>-nya.</p>
<p>Penulis juga tahu <em>As If It&#8217;s Your Last </em>dan <em>Boombayah </em>karena sering diparodikan oleh teman-teman di Karang Taruna. Selain itu, penulis sama sekali tidak tahu lagu <em>Blackpink</em>.</p>
<p>Untungnya, Blackpink hanya pernah mengeluarkan mini album yang isi lagunya sedikit, sehingga tidak banyak lagu yang harus penulis dengarkan.</p>
<p>Dari empat mini album ditambah satu <em>single</em>, ternyata memang ada beberapa yang sangat <em>catchy </em>di telinga. Penulis pun jadi lumayan sering mendengarkannya.</p>
<p>Yang paling penulis suka adalah <em>Stay </em>dari <em>Square Two </em>dan <em>Forever Young </em>dari <em>Square Up</em>. Lagu-lagu yang lain juga enak, tapi dua lagu itulah yang paling penulis sukai.</p>
<h3>Penutup</h3>
<p>Banyak yang membandingkan <em>girlband </em>ini dengan <em>2ne1. </em>Selain karena jumlah personelnya yang sama, mereka juga sama-sama berada di bawah naungan YG Entertainment.</p>
<p>Karena penulis tidak terlalu mendengarkan lagu dari <em>2ne1</em>, penulis tidak bisa memberikan pendapat. Tapi secara umum, penulis menganggap kedua <em>girlband </em>tersebut memiliki ciri khasnya masing-masing.</p>
<p>Nuansa <em>bad girl </em>yang ditampilkan oleh mereka sangat berbeda dengan konsep <em>cute girl </em>yang dimiliki oleh <em>girlband </em>milik SM Town seperti S<em>NSD </em>ketika debut atau <em>Twice </em>dari JYP Entertainment. Hal tersebut membuat <em>girlband </em>ini terlihat <em>badass</em>.</p>
<p>Penulis memutuskan untuk tidak menjadi penggemar mereka, hanya sebatas penikmat musik mereka. Masa-masa menjadi <em>fanboy </em>telah lewat, dan penulis tidak berminat untuk masuk lagi ke masa-masa tersebut.</p>
<p>Yang jelas, mendengarkan lagu-lagu dari <em>Blackpink </em>membuat penulis merasa <em>forever young</em>. Mungkin, karena semua usia personelnya di bawah penulis.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Kebayoran Lama, 1 Oktober 2019, terinspirasi ketika mendengarkan lagu-lagu <em>Blackpink</em></p>
<p>Foto: <a href="https://malangtoday.net/inspirasi/musik/blackpink-rilis-mini-album/">Malang Today</a></p>
<p>The post <a href="https://whathefan.com/musik/forever-young-blackpink/">Forever Young: Blackpink</a> appeared first on <a href="https://whathefan.com">Whathefan!</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
