<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>juara Archives - Whathefan!</title>
	<atom:link href="https://whathefan.com/tag/juara/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://whathefan.com/tag/juara/</link>
	<description>Apa yang Terpikir Apa yang Tertuang</description>
	<lastBuildDate>Tue, 29 Oct 2024 14:43:27 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.6.2</generator>

<image>
	<url>https://whathefan.com/wp-content/uploads/2019/01/cropped-Logo-Square-32x32.jpg</url>
	<title>juara Archives - Whathefan!</title>
	<link>https://whathefan.com/tag/juara/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Siapa yang Menyangka Kalau F1 Musim 2024 akan Seseru Ini?</title>
		<link>https://whathefan.com/olahraga/siapa-yang-menyangkan-kalau-f1-musim-2024-akan-seseru-ini/</link>
					<comments>https://whathefan.com/olahraga/siapa-yang-menyangkan-kalau-f1-musim-2024-akan-seseru-ini/?noamp=mobile#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Fanandi]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 29 Oct 2024 14:42:51 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Olahraga]]></category>
		<category><![CDATA[F1]]></category>
		<category><![CDATA[Ferrari]]></category>
		<category><![CDATA[Formula 1]]></category>
		<category><![CDATA[juara]]></category>
		<category><![CDATA[Lando Norris]]></category>
		<category><![CDATA[Max Verstappen]]></category>
		<category><![CDATA[McLaren]]></category>
		<category><![CDATA[Red Bull]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://whathefan.com/?p=8032</guid>

					<description><![CDATA[<p>Ketika baru memasuki musim 2024, banyak penggemar Formula 1 (F1) yang langsung ingin lompat ke musim 2025. Alasannya, Red Bull dan Max Verstappen tampaknya akan mengulangi dominasinya seperti yang terjadi di tahun 2023. Hal tersebut dapat dimaklumi, mengingat dari 10 balapan pertama, Verstappen berhasil memenangkan tujuh di antaranya. Walau tak sedominan musim 2023, jelas hal [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://whathefan.com/olahraga/siapa-yang-menyangkan-kalau-f1-musim-2024-akan-seseru-ini/">Siapa yang Menyangka Kalau F1 Musim 2024 akan Seseru Ini?</a> appeared first on <a href="https://whathefan.com">Whathefan!</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p>Ketika baru memasuki musim 2024, banyak penggemar Formula 1 (F1) yang langsung ingin lompat ke musim 2025. Alasannya, Red Bull dan Max Verstappen tampaknya akan <a href="https://whathefan.com/olahraga/siapa-bisa-hentikan-verstappen-dan-red-bull/">mengulangi dominasinya seperti yang terjadi di tahun 2023</a>.</p>



<p>Hal tersebut dapat dimaklumi, mengingat dari 10 balapan pertama, Verstappen berhasil memenangkan tujuh di antaranya. Walau tak sedominan musim 2023, jelas hal tersebut membuat penggemar skeptis kalau musim ini akan terasa seru.</p>



<p>Namun, semua berubah setelah GP Spanyol. Verstappen secara tiba-tiba kehilangan dominasinya dan tak pernah lagi menang balapan. Bahkan, secara bercanda banyak yang mengatakan kalau mereka merindukan lagu kebangsaan Belanda dikumandangkan!</p>


<div class="monsterinsights-inline-popular-posts monsterinsights-inline-popular-posts-beta monsterinsights-popular-posts-styled" ><div class="monsterinsights-inline-popular-posts-image"><img decoding="async" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/10/Cover-2-1280-1-300x150.jpg" srcset=" https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/10/Cover-2-1280-1-300x150.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/10/Cover-2-1280-1-768x384.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/10/Cover-2-1280-1-1024x512.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/10/Cover-2-1280-1-356x178.jpg 356w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/10/Cover-2-1280-1.jpg 1280w " alt="Bagian 8 Kota Tua, Sekali Lagi" /></div><div class="monsterinsights-inline-popular-posts-text"><span class="monsterinsights-inline-popular-posts-label" >Trending</span><div class="monsterinsights-inline-popular-posts-post"><a class="monsterinsights-inline-popular-posts-title"  href="https://whathefan.com/distopia-bagi-kia/bagian-8-kota-tua-sekali-lagi/">Bagian 8 Kota Tua, Sekali Lagi</a></div></div></div><p></p>


<h2 class="wp-block-heading">Apa yang Terjadi Setelah GP Spanyol?</h2>



<figure class="wp-block-image size-large"><img fetchpriority="high" decoding="async" width="1024" height="683" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/10/musim-f1-2024-seru-1-1024x683.jpg" alt="" class="wp-image-8035" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/10/musim-f1-2024-seru-1-1024x683.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/10/musim-f1-2024-seru-1-300x200.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/10/musim-f1-2024-seru-1-768x512.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/10/musim-f1-2024-seru-1.jpg 1080w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption class="wp-element-caption">Verstappen Jadi Ugal-Ugalan (<a href="https://www.motorsportmagazine.com/articles/single-seaters/f1/verstappen-games-f1-system-again-as-norris-loses-shot-at-mexican-gp-win/">Motor Sport Magazine</a>)</figcaption></figure>



<p>Dalam 10 balapan pertama, hanya ada tiga pembalap yang berhasil mencuri kemenangan dari Verstappen. Mereka adalah Carlos Sainz (GP Australia), Lando Norris (GP Miami), dan <a href="https://whathefan.com/olahraga/akhirnya-charles-lelcrec-berhasil-pecahkan-kutukan-monaco/">Charles Leclerc</a> (GP Monaco). </p>



<p>Nah, setelah itu, ada banyak pembalap lain yang ikut meraih kemenangan. Total, musim ini sudah ada<strong> tujuh pembalap yang berhasil menjadi juara</strong>, salah satu yang terbanyak di era F1 modern. Berikut adalah daftar pemenang balapan selain Verstappen di musim ini:</p>



<ul class="wp-block-list">
<li>Lando Norris (McLaren) &#8211; 3 | GP Miami, GP Belanda, GP Singapura</li>



<li>Charles Leclerc (Ferrari) &#8211; 3 | GP Monaco, GP Italia, GP Amerika Serikat</li>



<li>Carlos Sainz (Ferrari) &#8211; 2 | GP Australia, GP Meksiko</li>



<li><a href="https://whathefan.com/olahraga/lewis-hamilton-buktikan-bahwa-dirinya-belum-habis/">Lewis Hamilton</a> (Mercedes) &#8211; 2 | GP Inggris, GP Belgia</li>



<li><a href="https://whathefan.com/olahraga/rasanya-oscar-piastri-suatu-saat-akan-jadi-juara-dunia/">Oscar Piastri</a> (McLaren) &#8211; 2 | GP Hungaria, GP Azerbaijan</li>



<li><a href="https://whathefan.com/olahraga/rezeki-gak-ke-mana-ala-george-russel-dan-mercedes/">George Russel</a> (Mercedes) &#8211; 1 | GP Austria</li>
</ul>



<p>&#8220;Kejatuhan&#8221; Verstappen setelah awal musim ini tentu menarik untuk dipelajari. Di mata orang awam, jelas <strong>ada masalah di dalam kubu Red Bull</strong>, baik itu dari sisi teknis maupun non-teknis. Seperti yang kita tahu, banyak rumor tak sedap yang datang dari internal tim Red Bull.</p>



<p>Di sisi lain, tim-tim lain pun terus memperbaiki diri untuk bisa mengejar gelar juara. McLaren sempat konsisten menempatkan dua pembalapnya di podium, tapi belakangan justru Ferrari yang melakukannya. Mercedes sendiri cukup stagnan dan seolah mengekor di belakang mereka.</p>



<p>Dari sisi Verstappen, kita bisa melihat betapa<strong> ia mulai frustasi dengan timnya </strong>dan mulai tak kuat lagi menggendong tim jika melihat Sergio Perez yang seolah AFK sepanjang musim ini. Penampilannya yang ugal-ugalan di GP Meksiko menjadi buktinya.</p>



<p>Namun, inilah yang dirindukan oleh penggemar F1: <strong>persaingan ketat hingga akhir musim untuk menentukan siapa juaranya</strong>. Hingga empat balapan tersisa, kita belum tahu siapa saja yang bisa menjadi juara dunia, entah itu klasemen pembalap maupun konstruktor.</p>



<h2 class="wp-block-heading">Posisi Perebutan Gelar Juara Saat Ini</h2>



<figure class="wp-block-image size-large"><img decoding="async" width="1024" height="683" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/10/musim-f1-2024-seru-2-1024x683.jpg" alt="" class="wp-image-8036" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/10/musim-f1-2024-seru-2-1024x683.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/10/musim-f1-2024-seru-2-300x200.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/10/musim-f1-2024-seru-2-768x512.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/10/musim-f1-2024-seru-2.jpg 1080w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption class="wp-element-caption">Calon Penantang Terkuat Verstappen dan Red Bull (<a href="https://www.motorsportweek.com/2024/10/28/mclaren-max-verstappen-clash-cost-lando-norris-win-shot-in-f1-mexico-gp/">Motorsport Magazine</a>)</figcaption></figure>



<p>Dengan empat balapan tersisa (GP Brazil, GP Las Vegas, GP Qatar, dan GP Abu Dhabi), tentu menarik melihat bagaimana peluang pembalap dan tim untuk bisa mengunci gelar juara di akhir musim. Seperti yang sudah disinggung, pemenang belum terlihat.</p>



<p>Mari kita mulai dari sisi pembalap. Untuk saat ini, Verstappen memang masih menduduki puncak klasemen dengan raihan <strong>362 poin</strong>. Walau lama tak menang, Verstappen merupakan salah satu pembalap paling konsisten dalam urusan mencetak poin.</p>



<p>Di belakangnya ada Norris dengan <strong>selisih 47 poin</strong>. Angka ini bisa dibilang sudah sangat tipis. Apabila Norris berhasil menang balapan di saat Verstappen gagal finis, maka gelar juara bisa ia kunci jika di balapan selanjutnya berhasil selalu finis di depan Verstappen.</p>



<p>Leclerc menyusul di belakangnya, dengan <strong>selisih 24 poin</strong> dengan Norris. Walau peluangnya masih ada, rasanya kemungkinannya sangat kecil. Begitu pula dengan kans Piastri (251 poin) dan Sainz (240 poin) yang ada di belakangnya.</p>



<p>Dari sisi tim justru terlihat lebih menarik dan tak tertebak. Red Bull yang sempat lama berada di posisi pertama <a href="https://whathefan.com/olahraga/asa-mclaren-merebut-gelar-juara-dari-red-bull/">telah digusur oleh McLaren</a>. Alasannya jelas, Verstappen seorang diri harus bertarung melawan dua pembalap McLaren yang langganan podium. </p>



<p>Saat ini, McLaren tengah nyaman berada di puncak klasemen dengan koleksi <strong>566 poin</strong>. Namun, mereka tak bisa bersantai karena Ferrari secara mengejutkan mampu menggusur Red Bull di posisi kedua. Saat ini, Ferrari hanya <strong>selisih 29 poin </strong>dengan McLaren.</p>



<p>Jika Ferrari bisa mempertahankan dominasinya seperti di dua balapan terakhir, bukan tak mungkin beberapa minggu ke depan mereka berhasil mengudeta Mclaren. Apalagi, performa Piastri justru mengalami penurunan belakangan ini.</p>



<p>Lantas, apakah peluang Red Bull telah tertutup rapat? Secara matematika, sebenarnya masih sangat mungkin karena selisih mereka dengan McLaren <strong>hanya 54 poin</strong>. Namun, mengingat Perez sangat tidak bisa diharapkan untuk menyumbang poin, rasanya akan sangat berat.</p>



<p>Prediksi Penulis, musim 2024 ini akan dimenangkan oleh <strong>Max Verstappen </strong>untuk pembalap dan <strong>McLaren</strong> untuk konstruktor. Walau secara matematis masih bisa disalip oleh yang lain, rasanya mereka masih terlalu kuat untuk digusur. Mari kita lihat hingga musim ini berakhir. </p>



<hr class="wp-block-separator has-alpha-channel-opacity"/>



<p>Lawang, 29 Oktober 2024, terinspirasi setelah menyaksikan betapa serunya musim F1 tahun ini</p>



<p>Foto Featured Image: <a href="https://www.formula1.com/en/latest/article/i-really-wanted-this-one-sainz-overjoyed-as-he-achieves-goal-of-one-more-win.7oNZ89UCBD0hIXrla9S6P4">F1</a></p>
<p>The post <a href="https://whathefan.com/olahraga/siapa-yang-menyangkan-kalau-f1-musim-2024-akan-seseru-ini/">Siapa yang Menyangka Kalau F1 Musim 2024 akan Seseru Ini?</a> appeared first on <a href="https://whathefan.com">Whathefan!</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://whathefan.com/olahraga/siapa-yang-menyangkan-kalau-f1-musim-2024-akan-seseru-ini/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Rasanya Oscar Piastri Suatu Saat akan Jadi Juara Dunia</title>
		<link>https://whathefan.com/olahraga/rasanya-oscar-piastri-suatu-saat-akan-jadi-juara-dunia/</link>
					<comments>https://whathefan.com/olahraga/rasanya-oscar-piastri-suatu-saat-akan-jadi-juara-dunia/?noamp=mobile#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Fanandi]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 16 Sep 2024 15:11:38 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Olahraga]]></category>
		<category><![CDATA[F1]]></category>
		<category><![CDATA[Formula 1]]></category>
		<category><![CDATA[juara]]></category>
		<category><![CDATA[Oscar Piastri]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://whathefan.com/?p=7868</guid>

					<description><![CDATA[<p>Setelah GP Inggris yang berhasil dimenangkan oleh Lewis Hamilton, Penulis tidak berekspektasi banyak dengan balapan-balapan selanjutnya. Ternyata, Penulis salah, karena GP Azerbaijan juga tak kalah seru dan banyak drama! GP Azerbaijan sendiri berhasil dimenangkan oleh Oscar Piastri dari Mclaren. Ini merupakan kemenangan keduanya sepanjang kariernya, setelah kemenangan awkward yang ia dapatkan pada GP Hungaria. Melalui [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://whathefan.com/olahraga/rasanya-oscar-piastri-suatu-saat-akan-jadi-juara-dunia/">Rasanya Oscar Piastri Suatu Saat akan Jadi Juara Dunia</a> appeared first on <a href="https://whathefan.com">Whathefan!</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p>Setelah <a href="https://whathefan.com/olahraga/lewis-hamilton-buktikan-bahwa-dirinya-belum-habis/">GP Inggris yang berhasil dimenangkan oleh Lewis Hamilton</a>, Penulis tidak berekspektasi banyak dengan balapan-balapan selanjutnya. Ternyata, Penulis salah, karena GP Azerbaijan juga tak kalah seru dan banyak drama!</p>



<p>GP Azerbaijan sendiri berhasil dimenangkan oleh <strong>Oscar Piastri </strong>dari Mclaren. Ini merupakan kemenangan keduanya sepanjang kariernya, setelah <a href="https://whathefan.com/olahraga/kemenangan-perdana-yang-awkward-bagi-oscar-piastri-di-formula-1/">kemenangan <em>awkward</em> yang ia dapatkan pada GP Hungaria</a>.</p>



<p>Melalui balapan yang dilalui oleh Piastri kemarin malam, entah mengapa Penulis semakin yakin kalau pembalap asal Australia tersebut berpotensi untuk menjadi juara dunia di masa depan. Ada banyak <em>champion factors</em> yang Penulis rasa ia miliki.</p>


<div class="monsterinsights-inline-popular-posts monsterinsights-inline-popular-posts-beta monsterinsights-popular-posts-styled" ><div class="monsterinsights-inline-popular-posts-image"><img decoding="async" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/10/Cover-1-300x200.jpg" srcset=" https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/10/Cover-1-300x200.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/10/Cover-1-768x512.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/10/Cover-1-1024x683.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/10/Cover-1-356x237.jpg 356w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/10/Cover-1.jpg 2048w " alt="Chapter 9 Gisella Margaret Spencer" /></div><div class="monsterinsights-inline-popular-posts-text"><span class="monsterinsights-inline-popular-posts-label" >Trending</span><div class="monsterinsights-inline-popular-posts-post"><a class="monsterinsights-inline-popular-posts-title"  href="https://whathefan.com/leon-dan-kenji-buku-1/chapter-9-gisella-margaret-spencer/">Chapter 9 Gisella Margaret Spencer</a></div></div></div><p></p>


<h2 class="wp-block-heading">Jalannya GP Azerbaijan</h2>



<figure class="wp-block-embed is-type-video is-provider-youtube wp-block-embed-youtube wp-embed-aspect-16-9 wp-has-aspect-ratio"><div class="wp-block-embed__wrapper">
<iframe title="Race Highlights | Formula 1 Azerbaijan Grand Prix 2024" width="740" height="416" src="https://www.youtube.com/embed/Y7SWddxnEG8?feature=oembed" frameborder="0" allow="accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture; web-share" referrerpolicy="strict-origin-when-cross-origin" allowfullscreen></iframe>
</div></figure>



<p>Sebelumnya, mari kita bahas sedikit tentang GP Azerbaijan kemarin. Penulis sendiri tidak bisa menontonnya secara <em>live</em> karena kebetulan balapannya yang berlangsung pada pukul 18:00 WIB bersamaan dengan acara masjid di tempat tinggal Penulis.</p>



<p><em>Pole position</em> sendiri berhasil diraih oleh<strong> Charles Leclerc.</strong> Ini adalah pole keempat secara beruntun yang berhasil ia raih di Azerbaijan. Namun, tiga edisi sebelumnya ia selalu gagal mengonversinya menjadi kemenangan. </p>



<p>Lantas, apakah kali ini <a href="https://whathefan.com/olahraga/akhirnya-charles-lelcrec-berhasil-pecahkan-kutukan-monaco/">ia berhasil mematahkan kutukannya seperti yang ia lakukan pada GP Monaco silam</a>? Ternyata tidak, karena sekali lagi gelar juara luput dari tangannya setelah direbut oleh Piastri.</p>



<p>Piastri yang memang berada di belakang Leclerc hampir di setiap lap berhasil melakukan manuver <em>dive bomb</em> secara mulus dan tanpa kesalahan. Setelah itu, ia mampu bertahan dari manuver-manuver Leclerc hingga garis finis, apalagi degradasi ban Leclerc juga lebih parah.</p>



<p>Omong-omong soal finis, ada <em>plot twist </em>yang melibatkan <strong>Sergio Perez </strong>dan<strong> Carlos Sainz</strong>. Dua lap sebelum finis, Leclerc yang sudah tak mampu mengejar Piastri justru dikejar oleh Perez. Saat keduanya beradu, Sainz tiba-tiba menyalip Perez.</p>



<p>Nah, saat keduanya beradu di lintasan lurus, mereka justru bersenggolan dan mengakibatkan keduanya DNF. Dalam video tayangan ulang, kita bisa melihat kalau memang Sainz agak ke kiri, tapi Perez pun sebenarnya masih punya banyak ruang kosong di sisi kirinya.</p>



<p>Perez sangat marah dengan kecelakaan tersebut karena ini bisa dibilang salah satu performa terbaiknya setelah sekian balapan tampil <em>underperform</em>. Apalagi, hasil ini membuat Red Bull<a href="https://whathefan.com/olahraga/asa-mclaren-merebut-gelar-juara-dari-red-bull/"> akhirnya berhasil dilewati oleh Mclaren di klasemen konstruktor </a>dengan keunggulan 20 poin.</p>



<p><a href="https://whathefan.com/olahraga/siapa-bisa-hentikan-verstappen-dan-red-bull/"><strong>Max Verstappen </strong>yang selama ini menggendong Red Bull</a> pun tampaknya tak mampu berbuat banyak. Dengan berbagai masalah yang ia temui di mobilnya, ia finis di belakang Lando Norris yang membuat jarak mereka berdua kembali terpangkas.</p>



<p>Hal menarik lain yang perlu dibahas adalah bagaimana<strong> <a href="https://whathefan.com/olahraga/rezeki-gak-ke-mana-ala-george-russel-dan-mercedes/">George Russel </a></strong><a href="https://whathefan.com/olahraga/rezeki-gak-ke-mana-ala-george-russel-dan-mercedes/">kembali mendapatkan &#8220;<em>giveaway</em>&#8221; podium</a> setelah kecelakaan yang menimpa Perez dan Sainz. Memang, terkadang hoki itu menentukan prestasi.</p>



<p>Oh, satu lagi, dua pembalap <em>rookie</em>, <strong>Franco Colapinto </strong>(William) dan <strong>Oliver Bearman</strong> (Haas) juga sama-sama berhasil mendulang poin pada balapan ini. Bearman sendiri dipastikan akan menjadi pembalap Haas musim depan, sedangkan nasib Colapinto belum diketahui.</p>



<p>Colapinto, yang menggantikan Logan Sargeant, seolah membuktikan kalau dirinya memang pantas untuk mendapatkan kursi F1. Di sisi lain, Bearman juga mencatatkan rekor menarik sebagai pembalap pertama yang meraih poin di dua balapan perdananya dengan dua tim yang berbeda.</p>



<h2 class="wp-block-heading">Apa yang Membuat Piastri Layak Menjadi Juara Dunia</h2>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="683" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/09/oscar-piastri-juara-dunia-1-1024x683.jpg" alt="" class="wp-image-7880" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/09/oscar-piastri-juara-dunia-1-1024x683.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/09/oscar-piastri-juara-dunia-1-300x200.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/09/oscar-piastri-juara-dunia-1-768x512.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/09/oscar-piastri-juara-dunia-1.jpg 1080w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption class="wp-element-caption">Kemenangan Solid dari Piastri (<a href="https://thepeninsulaqatar.com/article/15/09/2024/mclarens-piastri-wins-azerbaijan-grand-prix-thriller">The Peninsula Qatar</a>)</figcaption></figure>



<p>Sekarang mari kita bicara tentang Piastri. Menurut Penulis, balapan kemarin merupakan salah satu performa terbaiknya sepanjang kariernya di F1. Manuvernya dalam menyalip Leclerc, manajemen bannya, hingga aksi bertahannya perlu diacungi jempol.</p>



<p>Mungkin dalam beberapa balapan ia terlihat kurang memiliki <em>pace </em>seperti yang terlihat pada GP Hungaria. Namun, sebenarnya kualitas yang ia miliki bisa dibilang cukup luar biasa, apalagi jika mengingat ini baru musim keduanya di F1.</p>



<p>Banyak orang berpendapat kalau Piastri adalah <a href="https://whathefan.com/olahraga/kimi-raikkonen-the-iceman-yang-akan-dirindukan/">Kimi Raikkonen</a> versi baik. <strong>Ketenangannya luar biasa di usianya yang sangat muda </strong>(Piastri kelahiran tahun 2001). Mau dalam keadaan tertekan sekalipun seperti balapan kemarin, ia tetap bisa mengendalikan emosinya.</p>



<p>Ia juga <strong>bukan tipe yang meledak-ledak </strong>bahkan setelah meraih kemenangan sekalipun. Ia juga rasanya tak pernah terdengar marah-marah di radio, bahkan dalam kondisi yang merugikan dirinya sekalipun.</p>



<p>Walau tenang, di arena balapan, ia bisa berubah menjadi monster yang menakutkan. Pada GP Azerbaijan kemarin, ia mengabaikan instruksi tim untuk &#8220;bermain aman&#8221; dan memilih untuk <strong>mengikuti intusinya sebagai seorang juara</strong>. Hasilnya, ia terbukti benar.</p>



<p>Selama beberapa tahun terakhir, terutama di era dominasi Hamilton dan Verstappen, ada banyak nama pembalap muda yang dianggap layak untuk menjadi juara dunia. Contohnya adalah Leclerc dan Norris.</p>



<p>Namun, keduanya dianggap tak mampu balapan di bawah tekanan dan kerap melakukan blunder tak perlu. Alhasil, potensi mereka kerap dianggap sia-sia karena dianggap kurang punya mentalitas juara.</p>



<p>Nah, Piastri berbeda. Banyak penggemar yang menganggap kalau<strong> ia lebih memiliki mental juara</strong> dibandingkan para seniornya tersebut. Hal ini mungkin dipengaruhi oleh dramanya ketika akan masuk ke dalam F1.</p>



<p>Seperti yang kita tahu, <a href="https://whathefan.com/olahraga/sebastian-vettel-the-inspector-yang-dicintai-penggemar-f1/">waktu Sebastian Vettel memutuskan untuk pensiun pada tahun 2022</a>, terjadi efek domino. Fernando Alonso memutuskan untuk pindah dari Alpine ke Aston Martin untuk mengisi kekosongan tersebut.</p>



<p>Setelah itu, Alpine langsung mengumumkan Piastri akan menjadi pembalap mereka musim depan. Hal ini langsung dibantah oleh Piastri dengan mengatakan kalau ia belum menandatangani kontrak apapun. <em>Plot twist</em>-nya, ia justru bergabung dengan Mclaren.</p>



<p>Dengan beberapa faktor tersebut, entah mengapa Penulis meyakini kalau suatu hari Piastri bisa menjadi seorang juara dunia, baik dengan Mclaren maupun dengan tim lain. Mari kita nantikan saja apakah prediksi ini akan benar-benar terjadi atau tidak.</p>



<hr class="wp-block-separator has-alpha-channel-opacity"/>



<p>Lawang, 16 September 2024, terinspirasi setelah menonton GP Azerbaijan</p>



<p>Foto Featured Image: <a href="https://edition.cnn.com/2024/09/15/sport/oscar-piastri-azerbaijan-grand-prix-spt-intl/index.html">CNN</a></p>
<p>The post <a href="https://whathefan.com/olahraga/rasanya-oscar-piastri-suatu-saat-akan-jadi-juara-dunia/">Rasanya Oscar Piastri Suatu Saat akan Jadi Juara Dunia</a> appeared first on <a href="https://whathefan.com">Whathefan!</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://whathefan.com/olahraga/rasanya-oscar-piastri-suatu-saat-akan-jadi-juara-dunia/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Akhirnya Buka Puasa (Gelar)</title>
		<link>https://whathefan.com/olahraga/akhirnya-buka-puasa-gelar/</link>
					<comments>https://whathefan.com/olahraga/akhirnya-buka-puasa-gelar/?noamp=mobile#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Fanandi]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 01 Mar 2023 15:25:46 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Olahraga]]></category>
		<category><![CDATA[Carabao Cup]]></category>
		<category><![CDATA[gelar]]></category>
		<category><![CDATA[juara]]></category>
		<category><![CDATA[Manchester United]]></category>
		<category><![CDATA[MU]]></category>
		<category><![CDATA[piala]]></category>
		<category><![CDATA[sepak bola]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://whathefan.com/?p=6368</guid>

					<description><![CDATA[<p>Hari Minggu (26/2) kemarin mungkin menjadi salah satu hari yang membahagiakan bagi penggemar Manchester United (MU). Pasalnya, klub setan merah tersebut akhirnya berhasil mengangkat piala lagi setelah puasa selama enam tahun! Yup, terakhir kali MU mengangkat piala bergengsi (tidak termasuk Bangkok Century Cup) adalah bulan Mei 2017. Kala itu, MU yang dilatih Jose Mourinho berhasil [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://whathefan.com/olahraga/akhirnya-buka-puasa-gelar/">Akhirnya Buka Puasa (Gelar)</a> appeared first on <a href="https://whathefan.com">Whathefan!</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p>Hari Minggu (26/2) kemarin mungkin menjadi salah satu hari yang membahagiakan bagi penggemar <a href="https://whathefan.com/olahraga/nasib-manchester-united-setelah-ditinggal-ronaldo/">Manchester United</a> (MU). Pasalnya, klub setan merah tersebut akhirnya berhasil mengangkat piala lagi setelah puasa selama enam tahun!</p>



<p>Yup, terakhir kali MU mengangkat piala bergengsi (tidak termasuk Bangkok Century Cup) adalah bulan Mei 2017. Kala itu, MU yang dilatih Jose Mourinho berhasil menjuarai Europe League setelah mengalahkan Ajax Amsterdam dengan skor 2-0.</p>



<p>Kali ini, piala yang berhasil diangkat adalah <strong>Carabao Cup</strong>, yang sebenarnya kerap dianggap sebagai &#8220;piala kaleng&#8221;. MU berhasil mengatasi perlawanan Newcastle United dengan kemenangan 2-0.</p>





<h2 class="wp-block-heading">Ini Baru Awalnya </h2>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="683" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2023/03/akhirnya-buka-puasa-gelar-1-1024x683.jpg" alt="" class="wp-image-6370" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2023/03/akhirnya-buka-puasa-gelar-1-1024x683.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2023/03/akhirnya-buka-puasa-gelar-1-300x200.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2023/03/akhirnya-buka-puasa-gelar-1-768x512.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2023/03/akhirnya-buka-puasa-gelar-1.jpg 1080w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption>Duet Maut di Lini Pertahanan (<a href="https://www.telegraph.co.uk/football/2023/02/26/lisandro-martinez-raphael-varane-provide-rock-erik-ten-hags/">The Telegraph</a>)</figcaption></figure>



<p>Meksipun hanya mengangkat piala yang tidak begitu prestisius, setidaknya piala ini mampu meredakan dahaga yang telah diderita oleh penggemar MU selama enam tahun. Setidaknya, ini menjadi indikasi kalau MU sedang berada di <em>track </em>yang tepat.</p>



<p>Ibarat kata buka puasa, saat ini kita baru makan kurmanya saja buat mengganjal rasa lapar. Menu utamanya tentu gelar-gelar yang lebih bergengsi lagi, yaitu Premier League dan Liga Champion.</p>



<p>Apakah itu merupakan target yang tidak realistis? Penulis tidak menganggapnya seperti itu. Jika melihat sejarah dan kualitas tim yang dimiliki sekarang, target tersebut jelas layak untuk dikejar oleh MU.</p>



<p>Terakhir kali MU berhasil menjuarai Premier League adalah musim 2012/2013, ketika tim masih dilatih oleh <a href="https://whathefan.com/olahraga/merindukan-sentuhan-sir-alex/">Sir Alex Ferguson</a>. Itu adalah gelar perpisahan dari Sir Alex sebelum akhirnya memutuskan untuk pensiun.</p>



<p>Trofi Liga Champion justru lebih lama lagi. Terakhir kali MU berhasil mengangkat piala tersebut adalah tahun 2008/2009. Selepas kepergian Sir Alex, boro-boro bersaing sebagai juara, MU harus mati-matian agar bisa masuk empat besar dan mengamankan tiket.</p>



<h2 class="wp-block-heading">Skuad yang Semakin Menjanjikan</h2>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="683" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2023/03/akhirnya-buka-puasa-gelar-2-1024x683.jpg" alt="" class="wp-image-6371" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2023/03/akhirnya-buka-puasa-gelar-2-1024x683.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2023/03/akhirnya-buka-puasa-gelar-2-300x200.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2023/03/akhirnya-buka-puasa-gelar-2-768x512.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2023/03/akhirnya-buka-puasa-gelar-2.jpg 1080w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption>Bakal Tsunami Trofi dengan Skuad yang Sekarang? (<a href="https://www.football365.com/news/ten-hag-singles-out-man-utd-duo-amid-casemiro-varane-praise-antony-martinez">Football 365</a>)</figcaption></figure>



<p>Memang belum semua posisi diisi pemain terbaik dan kedalaman skuad masih kurang. Namun, dengan beberapa pembelian yang tepat, MU bisa saja kembali ke era kejayaannya ketika diasuh oleh Sir Alex Ferguson.</p>



<p><a href="https://whathefan.com/olahraga/kadang-fans-sepak-bola-itu-merasa-lebih-pintar-dari-sang-pelatih/">Erik ten Hag</a> dalam waktu beberapa bulan telah berhasil membuktikan bahwa dirinya adalah sosok yang tepat untuk MU saat ini. Berbagai permasalahan satu per satu telah terselesaikan, termasuk masalah pertahanan yang kerap melakukan blunder.</p>



<p>Selain performa solid yang berhasil ditunjukkan oleh David De Gea, duet Raphael Varane dan Lisandro Martinez berhasil membuat penggemar tersenyum. Sudah hampir tidak ada blunder konyol yang dulu kerap ditunjukkan oleh sang kapten Harry Maguire.</p>



<p>Pertahanan semakin solid dengan kedatangan <a href="https://whathefan.com/olahraga/laki-laki-harus-berani-cari-tantangan-seperti-casemiro-shap/">Casemiro</a> dan Christian Eriksen yang dianggap sebagai pembeda di lini tengah. Bahkan, pemain seperti Fred yang dulu dibenci oleh penggemar mulai menunjukkan permainan yang membuatnya jadi disukai.</p>



<p>Lini depan pun semakin tajam, dengan Marcus Rashford yang sedang <em>on fire</em>. MU kekurangan striker, sehingga jika mereka bisa mendapatkan stiker setajam Victor Osimhen, bisa dipastikan musim depan MU akan semakin berbahaya.</p>



<h2 class="wp-block-heading">Penutup</h2>



<p>Sebagai penggemar MU sejak lama, Penulis ingin menikmati momen ini sebaik mungkin. Hanya saja, tentu Penulis tidak puas jika MU hanya berhasil juara di Carabao Cup. Setidaknya, MU masih berpeluang untuk menjuarai FA Cup dan Europe League.</p>



<p>Perjalanan memang masih panjang. Namun, melihat performa MU belakangan ini, rasanya kedua ajang tersebut sangat masuk akal untuk dimenangkan. Bahkan, Barcelona pun yang sedang bagus-bagusnya di liga berhasil dikalahkan oleh MU.</p>



<p>Jika MU berhasil meraih tiga piala, maka ini akan menjadi pencapaian yang fantastis bagi ten Hag. Di musim perdananya, ia langsung menghadirkan <em>treble</em> untuk tim. Semoga saja MU bisa menjaga konsistensinya dan mendatangkan tsunami trofi.</p>



<hr class="wp-block-separator"/>



<p>Lawang, 1 Maret 2023, terinspirasi setelah Manchester United meraih piala setelah enam tahun puasa </p>



<p>Foto Banner: <a href="https://www.independent.co.uk/sport/football/man-utd-newcastle-carabao-cup-live-tv-today-b2289789.html">The Independent</a></p>
<p>The post <a href="https://whathefan.com/olahraga/akhirnya-buka-puasa-gelar/">Akhirnya Buka Puasa (Gelar)</a> appeared first on <a href="https://whathefan.com">Whathefan!</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://whathefan.com/olahraga/akhirnya-buka-puasa-gelar/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
