<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>King of New York Archives - Whathefan!</title>
	<atom:link href="https://whathefan.com/tag/king-of-new-york/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://whathefan.com/tag/king-of-new-york/</link>
	<description>Apa yang Terpikir Apa yang Tertuang</description>
	<lastBuildDate>Sat, 08 Jul 2023 05:00:44 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.6.2</generator>

<image>
	<url>https://whathefan.com/wp-content/uploads/2019/01/cropped-Logo-Square-32x32.jpg</url>
	<title>King of New York Archives - Whathefan!</title>
	<link>https://whathefan.com/tag/king-of-new-york/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Koleksi Board Game #6 King of New York</title>
		<link>https://whathefan.com/permainan/koleksi-board-game-6-king-of-new-york/</link>
					<comments>https://whathefan.com/permainan/koleksi-board-game-6-king-of-new-york/?noamp=mobile#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Fanandi]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 25 May 2023 15:12:43 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Permainan]]></category>
		<category><![CDATA[board game]]></category>
		<category><![CDATA[King of New York]]></category>
		<category><![CDATA[King of Tokyo]]></category>
		<category><![CDATA[koleksi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://whathefan.com/?p=6544</guid>

					<description><![CDATA[<p>Saat nongki di Nexux Cafe Surabaya di mana Penulis membeli 7 Wonders (1st Edition), ada beberapa board game yang Penulis coba mainkan di sana. Beberapa yang Penulis ingat adalah A Game of Throne: Catan dan Splendor. Namun, ada satu board game yang benar-benar mencuri perhatian Penulis, yakni King of New York. Sebelumnya, Penulis sudah tertarik [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://whathefan.com/permainan/koleksi-board-game-6-king-of-new-york/">Koleksi Board Game #6 King of New York</a> appeared first on <a href="https://whathefan.com">Whathefan!</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p>Saat <em>nongki </em>di Nexux Cafe Surabaya di mana Penulis membeli <a href="https://whathefan.com/permainan/koleksi-board-game-5-7-wonders-1st-edition/">7 Wonders (1st Edition)</a>, ada beberapa <em>board game </em>yang Penulis coba mainkan di sana. Beberapa yang Penulis ingat adalah A Game of Throne: <a href="https://whathefan.com/permainan/koleksi-board-game-3-catan/">Catan</a> dan Splendor.</p>



<p>Namun, ada satu <em>board game </em>yang benar-benar mencuri perhatian Penulis, yakni <strong>King of New York</strong>. Sebelumnya, Penulis sudah tertarik untuk memiliki King of Tokyo dengan konsep <em>battle monster </em>yang dimiliki. Ternyata, yang versi ini lebih menarik dan menyenangkan.</p>



<p>Ketika bertanya kepada toko apakah <em>board game </em>ini dijual, ternyata jawabannya belum. Alasannya, <em>board game </em>tersebut baru saja dibeli. Kalau dua bulan lagi, mungkin ada kemungkinan <em>board game </em>ini akan dilepas.</p>


<div class="monsterinsights-inline-popular-posts monsterinsights-inline-popular-posts-beta monsterinsights-popular-posts-styled" ><div class="monsterinsights-inline-popular-posts-image"><img decoding="async" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/12/Kepingan-Puzzle-Terakhir-untuk-Messi-Telah-Lengkap-banner-300x169.jpg" srcset=" https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/12/Kepingan-Puzzle-Terakhir-untuk-Messi-Telah-Lengkap-banner-300x169.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/12/Kepingan-Puzzle-Terakhir-untuk-Messi-Telah-Lengkap-banner-1024x576.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/12/Kepingan-Puzzle-Terakhir-untuk-Messi-Telah-Lengkap-banner-768x432.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/12/Kepingan-Puzzle-Terakhir-untuk-Messi-Telah-Lengkap-banner.jpg 1280w " alt="Kepingan Puzzle Terakhir untuk Messi, Telah Lengkap" /></div><div class="monsterinsights-inline-popular-posts-text"><span class="monsterinsights-inline-popular-posts-label" >Trending</span><div class="monsterinsights-inline-popular-posts-post"><a class="monsterinsights-inline-popular-posts-title"  href="https://whathefan.com/olahraga/kepingan-puzzle-terakhir-untuk-messi-telah-lengkap/">Kepingan Puzzle Terakhir untuk Messi, Telah Lengkap</a></div></div></div><p></p>


<p>Sekitar dua bulan kemudian ketika Penulis sedang <em>nongki </em>di Board Game Academy, Penulis mencoba untuk menghubungi kafe tersebut untuk menanyakan apakah King of New York-nya sudah bisa dibeli. Benar saja, ternyata kafe tersebut telah bersedia untuk melepasnya.</p>



<p>Harga baru dari<em> </em>King of New York adalah Rp750 ribu, dan Penulis mendapatkannya seharga <strong>Rp700 ribu</strong> dengan kondisi kartunya sudah mendapatkan <em>sleeves</em>. Meskipun mengeluarkan biaya untuk GoSend, rasanya Penulis masih untung dari transaksi ini.  </p>



<h2 class="wp-block-heading">Detail Board Game</h2>



<ul class="wp-block-list">
<li>Judul: King of New York</li>



<li>Desainer: Richard Garfield</li>



<li>Publisher: IELLO</li>



<li>Tahun Rilis: 2014</li>



<li>Jumlah Pemain: 2 &#8211; 6 pemain</li>



<li>Waktu Bermain: 40 menit</li>



<li>Rating BGG: 6.9</li>



<li>Tingkat Kesulitan: 1.86/5</li>
</ul>



<h2 class="wp-block-heading">Cara Bermain King of New York</h2>



<figure class="wp-block-embed is-type-video is-provider-youtube wp-block-embed-youtube wp-embed-aspect-16-9 wp-has-aspect-ratio"><div class="wp-block-embed__wrapper">
<iframe title="King of New York: How to Play and Tips" width="740" height="416" src="https://www.youtube.com/embed/YGWLYlq488w?feature=oembed" frameborder="0" allow="accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture; web-share" allowfullscreen></iframe>
</div></figure>



<p>Konsep dari King of New York sama dengan King of Tokyo, di mana para pemain akan berperan sebagai monster yang berusaha untuk menguasai kota. Siapa yang mampu terakhir (<em>one man last standing</em>) bertahan atau mendapatkan 20 poin pertama akan menjadi pemenangnya.</p>



<p>Apa yang membuat <em>board game </em>ini istimewa adalah banyaknya komponen yang dimiliki. Selain papan utama permainan, ada 8 buah dadu dengan masing-masing sisi memiliki efek yang berbeda. Ini yang akan menjadi penentu langkah kita setiap putarannya nanti.</p>



<p>Ada juga setumpuk kartu dengan berbagai efek. Kartu-kartu ini bisa dibeli oleh pemain dengan menggunakan sebuah <em>cube </em>kecil. Selain itu, masing-masing monster juga memiliki sebuah figur yang bisa berdiri dengan sebuah <em>standing</em>. </p>



<p>Tidak hanya itu, ada semacam papan yang berisi tentang poin (dilambangkan bintang) dan nyawa (dilambangkan dengan hati). Poin dimulai dari 0, hati dimulai dari 10. Pemain yang kehilangan seluruh nyawanya akan tersingkir dari permainan.  </p>



<p>Setiap putaran, pemain akan mengocok enam dadu secara bersamaan. Lalu, pemain boleh melakukan <em>reroll </em>hingga dua kali untuk mendapatkan sisi dadu yang diinginkan. Barulah setelah itu pemain akan mengaktifkan masing-masing efek dadunya.</p>



<p>Pemain pertama akan selalu masuk ke Manhattan, yang memberikan banyak benefit walau efek negatifnya adalah tidak bisa melakukan <em>heal</em>. Monster yang berada di Manhattan baru bisa keluar apabila diserang oleh monster yang berada di luar Manhattan. </p>



<h3 class="wp-block-heading">Efek Dadu King of New York</h3>



<figure class="wp-block-image size-large"><img fetchpriority="high" decoding="async" width="1024" height="683" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2023/05/koleksi-board-game-6-king-of-new-york-1-1024x683.jpg" alt="" class="wp-image-6548" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2023/05/koleksi-board-game-6-king-of-new-york-1-1024x683.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2023/05/koleksi-board-game-6-king-of-new-york-1-300x200.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2023/05/koleksi-board-game-6-king-of-new-york-1-768x512.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2023/05/koleksi-board-game-6-king-of-new-york-1.jpg 1080w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption class="wp-element-caption">Dadu King of the New York (<a href="https://www.theboardgamefamily.com/2015/07/king-of-new-york-board-game-review/king-of-ny-dice/">The Board Game Family</a>)</figcaption></figure>



<p>Sekarang Penulis akan menjelaskan efek dari masing-masing sisi dadu. Ada sisi hati yang digunakan untuk menambah nyawa kita. Sisi petir akan membuat kita mendapatkan <em>cube </em>yang berfungsi untuk membeli kartu.</p>



<p>Sisi cakar digunakan untuk menyerang. Nah, di peta ada beberapa blok, di mana Manhattan menjadi pusatnya. Di luar Manhattan, ada beberapa blok yang bisa dihuni seperti Bronkx, Queens, Brooklyn, dan State Island.</p>



<p>Jika sisi cakar keluar, monster yang berada di Manhattan bisa mengurangi nyawa semua monster yang ada di luar Manhattan. Sebaliknya pun begitu, monster yang berada di luar Manhattan hanya bisa menyerang monster yang berada di dalam Manhattan.</p>



<p>Sisi bintang dapat menambahkan poin jika kita mendapatkan tiga dadu dengan sisi ini. Namun, ketika kita memiliki kartu &#8220;Superstar&#8221; yang bisa dimiliki jika mendapatkan tiga sisi bintang, kita akan mendapatkan bintang sesuai dengan jumlah bintang yang keluar.</p>



<p>Di setiap blok, ada beberapa <em>tile</em> bangunan yang bisa dihancurkan dengan menggunakan sisi dadu gedung (yang jika dihancurkan akan memberikan efek tertentu). Jika <em>tile</em> bangunan ini hancur, maka <em>tile</em> akan di balik dan menjadi <em>tile</em> tempur.</p>



<p>Nah, <em>tile </em>tempur ini akan menjadi berbahaya apabila kita mendapatkan sisi dadu tengkorak karena akan mengurangi nyawa kita. <em>Tile </em>ini bisa dihancurkan menggunakan sisi dadu bangunan.</p>



<h2 class="wp-block-heading">Setelah Bermain King of New York</h2>



<figure class="wp-block-image size-large"><img decoding="async" width="1024" height="683" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2023/05/KingofNewYork_wholeboard-1024x683.jpg" alt="" class="wp-image-6545" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2023/05/KingofNewYork_wholeboard-1024x683.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2023/05/KingofNewYork_wholeboard-300x200.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2023/05/KingofNewYork_wholeboard-768x512.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2023/05/KingofNewYork_wholeboard.jpg 1080w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption class="wp-element-caption">King of New York (<a href="https://islaythedragon.com/featured/the-only-living-boy-in-new-york-a-review-of-king-of-new-york/">I Slay the Dragon</a>)</figcaption></figure>



<p>Dengan konsep <em>battle royale </em>yang dimiliki, King of New York menjadi <em>board game </em>yang cukup seru untuk dimainkan ramai-ramai. Adanya faktor acak dari kocokan dadu membuat jalan permainannya sulit untuk ditebak.</p>



<p>Secara garis besar, pemain akan memilih untuk memenangkan permainan dengan dua cara, entah dengan menyerang pemain lain ataupun fokus menambahkan poinnya. Tentu tidak akan mudah, karena pemain lain jelas akan berusaha menjatuhkan kita juga.</p>



<p>Penulis juga menyukai kualitas dari komponen-komponennya yang sangat baik, terutama dadunya terasa berat dan mantap. Desain dari masing-masing monsternya juga unik, walau agak disayangkan setiap monster tidak memiliki kekuatan spesial yang unik.</p>



<p>Namun, King of New York juga lumayan terasa monoton. Permainan akan menjadi sangat lama apabila semua pemain memilih untuk bermain aman dengan menghindar menyerang monster lawan dan lebih mengutamakan nyawanya sendiri.</p>



<p>Selain itu, jumlah kartu yang cukup banyak terkadang jadi tidak berguna, karena opsi sisi petir lumayan jarang dipakai, setidaknya dari yang Penulis mainkan. Apalagi, beberapa kartu memiliki efek yang cukup rumit, dengan beberapa berkaitan dengan token-token.</p>



<p>Secara <em>overall</em>, King of New York tetap menyenangkan untuk dimainkan. Dengan mekanisme yang gampang gampang susah, masing-masing pemain harus mampu mengatur strategi agar mampu menjadi pemenang di akhir permainan.</p>



<p class="has-text-align-center">***</p>



<p>Mendapatkan dua <em>board game second </em>dengan kualitas baik membuat Penulis ingin melakukannya lagi. Maka dari itu, koleksi ketujuh Penulis juga merupakan barang <em>second</em>, yang cerita lengkapnya akan ada di tulisan selanjutnya. <em>Board game </em>tersebut adalah <strong>Survive!</strong></p>



<figure class="wp-block-jetpack-rating-star" style="text-align:center"><span style="color:#1767ef">★</span><span style="color:#1767ef">★</span><span style="color:#1767ef">★</span><span style="color:#1767ef">★</span><span style="color:#1767ef">★</span><span style="color:#1767ef">★</span><span style="color:#1767ef">★</span><span style="color:#1767ef">★</span></figure>



<hr class="wp-block-separator has-alpha-channel-opacity"/>



<p>Lawang, 25 Mei 2023, terinspirasi karena ingin melanjutkan seri <em>board game </em>ini</p>
<p>The post <a href="https://whathefan.com/permainan/koleksi-board-game-6-king-of-new-york/">Koleksi Board Game #6 King of New York</a> appeared first on <a href="https://whathefan.com">Whathefan!</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://whathefan.com/permainan/koleksi-board-game-6-king-of-new-york/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Koleksi Board Game Saya (Bagian 1)</title>
		<link>https://whathefan.com/permainan/koleksi-board-game-saya-bagian-1/</link>
					<comments>https://whathefan.com/permainan/koleksi-board-game-saya-bagian-1/?noamp=mobile#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Fanandi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 06 Nov 2022 11:00:39 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Permainan]]></category>
		<category><![CDATA[7 Wonders]]></category>
		<category><![CDATA[board game]]></category>
		<category><![CDATA[Carcasonne]]></category>
		<category><![CDATA[Catan]]></category>
		<category><![CDATA[King of New York]]></category>
		<category><![CDATA[koleksi]]></category>
		<category><![CDATA[pengalaman]]></category>
		<category><![CDATA[Survive]]></category>
		<category><![CDATA[Ticket to Ride]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://whathefan.com/?p=6141</guid>

					<description><![CDATA[<p>Sewaktu melihat koleksi board game yang dimiliki oleh Mas Pandu, sejujurnya Penulis memiliki satu pertanyaan: Kok enggak sayang sama duitnya? Seperti yang kita tahu, harga board game memang cukup menguras kantong. Waktu itu, harga board game yang dimiliki oleh Mas Pandu berkisar antara 200 hingga 500 ribu. Jumlah uang tersebut tentu sangat lumayan dan bisa [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://whathefan.com/permainan/koleksi-board-game-saya-bagian-1/">Koleksi Board Game Saya (Bagian 1)</a> appeared first on <a href="https://whathefan.com">Whathefan!</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p>Sewaktu melihat <a href="https://whathefan.com/pengalaman/mas-pandu-dan-koleksi-board-gamenya/">koleksi <em>board game </em>yang dimiliki oleh Mas Pandu</a>, sejujurnya Penulis memiliki satu pertanyaan: <em>Kok enggak sayang sama duitnya?</em> Seperti yang kita tahu, harga <em>board game </em>memang cukup menguras kantong.</p>



<p>Waktu itu, harga <em>board game </em>yang dimiliki oleh Mas Pandu berkisar antara 200 hingga 500 ribu. Jumlah uang tersebut tentu sangat lumayan dan bisa dialokasikan untuk hal lain, begitu pikir Penulis.</p>



<p>Ternyata, ketika Penulis mencoba untuk membeli <em>board game</em>, memang ada semacam &#8220;zat adiktif&#8221; yang dimiliki oleh <em>board game</em>. Semakin mendalami, semakin banyak <em>board game </em>yang terlihat menarik untuk dibeli. </p>





<p>Penulis yang awalnya coba-coba, pada akhirnya justru ikut mengoleksi <em>board game</em>. Hingga tulisan ini ditulis, total Penulis sudah memiliki 16 <em>board game</em> yang dibeli dalam rentang waktu kurang lebih satu tahun</p>



<p>Pada tulisan kali ini, Penulis ingin membahas mengenai ke-16 koleksinya tersebut dan mengapa Penulis pada akhirnya mengikut jejak Mas Pandu untuk terjun ke dalam hobi ini. Untuk detail <em>gameplay </em>dari masing-masing <em>board game </em>mungkin akan dijelaskan lain waktu.</p>



<h2 class="wp-block-heading">Awal Mula Mulai Mengoleksi Board Game</h2>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="576" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/11/Koleksi-Board-Game-Saya-1-1024x576.jpg" alt="" class="wp-image-6153" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/11/Koleksi-Board-Game-Saya-1-1024x576.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/11/Koleksi-Board-Game-Saya-1-300x169.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/11/Koleksi-Board-Game-Saya-1-768x432.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/11/Koleksi-Board-Game-Saya-1.jpg 1280w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption>Koleksi Board Game Generasi Pertama</figcaption></figure>



<p>Sebenarnya dari dulu Penulis memang suka <em>board game</em>, karena sejak kecil sudah akrab dengan Monopoly, Ular Tangga, hingga Halma. Penulis juga punya satu set Othello yang dibeli di Gramedia. </p>



<p>Sebelum terjun ke dunia <em>board game</em>, paling mentok yang Penulis punya adalah kartu Remi dan UNO!. Itupun kartu UNO! yang bajakan, bukan yang asli seharga Rp120 ribu. Sampai di sini, faktor uang masih jadi pertimbangan untuk mengoleksi <em>board game</em>.</p>



<p>Gara-gara hal tersebut, Penulis pun jadi gemar membuat beberapa <em>board game </em>sendiri, <a href="https://whathefan.com/karang-taruna/karakter-karakter-werewolf-ala-penulis-bagian-1/">seperti Werewolf dengan tambahan karakter sendiri</a>, <a href="https://whathefan.com/karang-taruna/stars-and-rabbits-sebuah-permainan/">Stars and Rabbit</a>, hingga <em>board game </em>bertema <em>traveling </em>yang konsepnya mirip dengan Ludo.</p>



<p><em>Board game </em>asli yang Penulis beli adalah <strong>Monopoly</strong> di tahun kalau tidak 2020 ya 2021. Sebagai penggemar Monopoly sejak kecil, harganya yang sedang separuh harga (menjadi <strong>Rp250 ribu</strong>) tentu menarik perhatian Penulis hingga akhirnya membelinya.</p>



<p>Lantas pada bulan Juni 2021, Penulis coba-coba untuk membeli <em>board game </em><strong>Ticket to Ride: London</strong>. Selain karena ada faktor London-nya di sana, <em>gameplay</em>-nya juga terlihat seru. Harganya juga relatif terjangkau, yaitu <strong>Rp325 ribu</strong> di Tabletoys (via Tokopedia). </p>



<p>Sayangnya, <em>board game </em>ini ternyata kurang diminati oleh teman-teman Penulis sehingga memutuskan untuk tidak membeli <em>board game </em>dulu. Namun semua berubah, ketika Penulis memutuskan untuk membeli satu <em>board game</em> ini.</p>



<h2 class="wp-block-heading">Catan, Pemicu &#8220;Gencarnya&#8221; Pembelian Board Game</h2>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="576" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/11/Koleksi-Board-Game-Saya-7-1024x576.jpg" alt="" class="wp-image-6154" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/11/Koleksi-Board-Game-Saya-7-1024x576.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/11/Koleksi-Board-Game-Saya-7-300x169.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/11/Koleksi-Board-Game-Saya-7-768x432.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/11/Koleksi-Board-Game-Saya-7.jpg 1280w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption>Catan</figcaption></figure>



<p>Di tulisan &#8220;<em><a href="https://whathefan.com/pengalaman/mas-pandu-dan-koleksi-board-gamenya/">Koleksi Board Game Mas Pandu</a></em>&#8220;, Penulis menyebutkan kalau salah satu <em>board game </em>favoritnya adalah <strong>Catan</strong>. Penulis sampai membeli gimnya di Steam agar bisa memainkannya ketika sudah tidak satu kantor lagi dengan Mas Pandu.</p>



<p>Namun, keseruannya memang beda dengan bermain langsung, hingga rasa ingin membelinya pun muncul. Sayangnya, harganya cukup mahal, yaitu <strong>Rp860 ribu</strong> alias nyaris satu juta rupiah. Tentu itu jumlah yang tidak sedikit.</p>



<p>Selain itu, Penulis ada perasaan khawatir kalau Catan juga tidak disukai oleh teman-temannya seperti yang terjadi pada kasus Ticket to Ride: London. Solusinya, Penulis pun membuat Catan sendiri dengan bahan seadanya untuk melakukan semacam uji coba.</p>



<p>Setelah jadi, Penulis pun mencoba untuk memainkannya bersama teman-teman. Ternyata, mereka suka karena senggol-senggolan antarpemain cukup terasa. Merasa termotivasi, Penulis pun memutuskan untuk membeli Catan pada bulan November 2021 di Tabletoys juga.</p>



<p>Waktu barangnya datang, Penulis sempat dibuat panik karena ada <em>item </em>yang tidak ada, yaitu <em>City </em>warna putih. Untungnya pihak toko dengan sukarela mau mengirimkan <em>item </em>yang hilang tersebut. Hingga saat ini, Catan adalah <em>board game </em>Penulis yang paling sering dimainkan.</p>



<h2 class="wp-block-heading">Carcassonne dan Board Game-Board Game Bekas</h2>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="576" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/11/Koleksi-Board-Game-Saya-6-1024x576.jpg" alt="" class="wp-image-6155" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/11/Koleksi-Board-Game-Saya-6-1024x576.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/11/Koleksi-Board-Game-Saya-6-300x169.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/11/Koleksi-Board-Game-Saya-6-768x432.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/11/Koleksi-Board-Game-Saya-6.jpg 1280w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption>Dari Kiri: Survive, Carcassonne, King of New York, 7 Wonders</figcaption></figure>



<p>Berawal dari Catan lah Penulis menjadi begitu bersemangat untuk mulai menggeluti hobi ini dan menambah koleksinya. Target selanjutnya adalah <strong>Carcassonne</strong>, salah satu <em>board game </em>klasik yang katanya wajib dikoleksi karena memiliki <em>tile-tile </em>yang lucu.</p>



<p>Penulis membelinya di bulan Desember 2021 (di Tabletoys juga) dengan harga <strong>Rp645 ribu</strong>. Sayangnya, tampaknya keseruan dari <em>board game </em>ini agak terbanting oleh Catan karena faktor <em>senggol-senggolnya </em>agak kurang.</p>



<p>Memasuki tahun 2022, Penulis jadi sering membeli <em>board game </em>bekas. Alasannya adalah karena Penulis sempat main ke <em>board game cafe </em>di Surabaya bernama <strong>Nexus</strong>. Waktu ke sana di bulan Januari, ternyata ada daftar <em>board game </em>yang dijual.</p>



<p>Salah satunya adalah <strong>7 Wonders</strong> <strong>1st Edition</strong>, <em>board game<strong> </strong></em>dengan tema peradaban. Waktu itu, <em>board game </em>ini dilepas dengan harga <strong>Rp400 ribu</strong> oleh pemilikinya. Ketika mengecek di Tokopedia, harga barunya yang 2nd Edition mencapai Rp800 ribu!</p>



<p>Selain itu, Penulis juga tertarik untuk membeli <em>board game </em><strong>King of New York</strong>. Sayangnya, waktu itu <em>board game </em>tersebut belum dilepas oleh pemiliknya karena dianggap masih baru, dan Penulis disuruh menunggu beberapa bulan lagi.</p>



<p>Di bulan Februari 2022, Penulis pergi ke <em>board game cafe </em>lainnya di Surabaya yang bernama <strong>Board Game Academy</strong>. Di sana juga ada beberapa <em>board game </em>bekas yang akan dijual. Sayangnya, Penulis merasa tidak ada yang srek dengan barangnya.</p>



<p>Menariknya, di sana Penulis menghubungi Nexus untuk menanyakan apakah King of New York sudah dibeli. Ternyata sudah, dan dilabeli harga <strong>Rp700 ribu</strong> (harga barunya Rp750 ribu). Pada akhirnya, Penulis memutuskan untuk membelinya dengan memanfaatkan jasa GoSend.</p>



<p>Ketika bermain di Board Game Academy, salah satu <em>board game </em>yang mencuri perhatian adalah <strong>Survive </strong>(sebenarnya ada juga Ratland, tapi carinya susah). <em>Board game </em>ini juga <em>senggol-senggolan</em>, walau <em>replaybility</em>-nya agak kurang.</p>



<p>Karena di sana tidak dijual, di bulan Maret Penulis pun minta tolong ke Nexus untuk mengabari kalau ada info tentang<em> board game </em>tersebut. Ternyata, mereka punya stoknya dan dilepas dengan harga <strong>Rp700 ribu</strong>.</p>



<p>Penulis berusaha menegonya karena tahu harga pasarannya di kisaran Rp650 ribu, hanya saja barangnya memang sudah langka. Pihak Nexus pun bersikukuh di harga tersebut, dan Penulis memutuskan untuk menyetujuinya.</p>



<p>(NB: Sekarang <em>board game </em>Survive telah di-<em>rebranding </em>dengan nama The Island dan dijual dengan harga Rp645 ribu)</p>



<p><em><span style="color:#9e0b0f" class="has-inline-color">Bersambung ke Bagian 2&#8230;</span></em></p>



<hr class="wp-block-separator"/>



<p>Lawang, 6 November 2022, terinspirasi setelah memandangi koleksi <em>board game</em>-nya yang sudah lumayan banyak</p>
<p>The post <a href="https://whathefan.com/permainan/koleksi-board-game-saya-bagian-1/">Koleksi Board Game Saya (Bagian 1)</a> appeared first on <a href="https://whathefan.com">Whathefan!</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://whathefan.com/permainan/koleksi-board-game-saya-bagian-1/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
