<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Lewis Hamilton Archives - Whathefan!</title>
	<atom:link href="https://whathefan.com/tag/lewis-hamilton/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://whathefan.com/tag/lewis-hamilton/</link>
	<description>Apa yang Terpikir Apa yang Tertuang</description>
	<lastBuildDate>Sun, 07 Jul 2024 17:15:45 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.6.2</generator>

<image>
	<url>https://whathefan.com/wp-content/uploads/2019/01/cropped-Logo-Square-32x32.jpg</url>
	<title>Lewis Hamilton Archives - Whathefan!</title>
	<link>https://whathefan.com/tag/lewis-hamilton/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Lewis Hamilton Buktikan Bahwa Dirinya Belum Habis</title>
		<link>https://whathefan.com/olahraga/lewis-hamilton-buktikan-bahwa-dirinya-belum-habis/</link>
					<comments>https://whathefan.com/olahraga/lewis-hamilton-buktikan-bahwa-dirinya-belum-habis/?noamp=mobile#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Fanandi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 07 Jul 2024 04:59:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Olahraga]]></category>
		<category><![CDATA[F1]]></category>
		<category><![CDATA[Formula 1]]></category>
		<category><![CDATA[George Russel]]></category>
		<category><![CDATA[Lewis Hamilton]]></category>
		<category><![CDATA[Mercedes]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://whathefan.com/?p=7619</guid>

					<description><![CDATA[<p>Ketika nonton Formula 1 (F1), salah satu tanda kalau balapannya membosankan bagi Penulis adalah ketika dirinya sering mengecek HP. Nah, di British GP yang baru saja usai malam ini (7/7), Penulis hampir tidak pernah mengecek HP sama sekali karena memang seru balapannya! Dari awal balapan hingga finis, ada saja momen yang membuat kita merasa kalau [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://whathefan.com/olahraga/lewis-hamilton-buktikan-bahwa-dirinya-belum-habis/">Lewis Hamilton Buktikan Bahwa Dirinya Belum Habis</a> appeared first on <a href="https://whathefan.com">Whathefan!</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p>Ketika nonton <a href="https://whathefan.com/olahraga/kenapa-saya-suka-formula-1/">Formula 1 (F1)</a>, salah satu tanda kalau balapannya membosankan bagi Penulis adalah ketika dirinya sering mengecek HP. Nah, di British GP yang baru saja usai malam ini (7/7), Penulis hampir tidak pernah mengecek HP sama sekali karena memang seru balapannya!</p>



<p>Dari awal balapan hingga finis, ada saja momen yang membuat kita merasa kalau hasil balapan akan berbeda. Bayangkan saja, total ada lima pembalap berbeda yang pernah memimpin jalannya balapan.</p>



<p>Pada akhirnya, Lewis Hamilton berhasil memutus puasa kemenangannya sejak yang terakhir ia raih pada tahun 2021 silam. Tidak hanya itu, Hamilton juga berhasil mencetak beberapa rekor baru yang rasanya akan sulit untuk dikejar oleh pembalap lain di masa depan.</p>


<div class="monsterinsights-inline-popular-posts monsterinsights-inline-popular-posts-beta monsterinsights-popular-posts-styled" ><div class="monsterinsights-inline-popular-posts-image"><img decoding="async" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/01/Gekkan.Shoujo.Nozaki-kun.full_.1742019-300x221.jpg" srcset=" https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/01/Gekkan.Shoujo.Nozaki-kun.full_.1742019-300x221.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/01/Gekkan.Shoujo.Nozaki-kun.full_.1742019-768x566.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/01/Gekkan.Shoujo.Nozaki-kun.full_.1742019-1024x755.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/01/Gekkan.Shoujo.Nozaki-kun.full_.1742019-346x255.jpg 346w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/01/Gekkan.Shoujo.Nozaki-kun.full_.1742019.jpg 1221w " alt="Mencari Inspirasi Karakter Melalui Anime" /></div><div class="monsterinsights-inline-popular-posts-text"><span class="monsterinsights-inline-popular-posts-label" >Trending</span><div class="monsterinsights-inline-popular-posts-post"><a class="monsterinsights-inline-popular-posts-title"  href="https://whathefan.com/animekomik/mencari-inspirasi-karakter-melalui-anime/">Mencari Inspirasi Karakter Melalui Anime</a></div></div></div><p></p>


<h2 class="wp-block-heading">Momen-Momen Seru di British GP</h2>



<figure class="wp-block-image size-large"><img fetchpriority="high" decoding="async" width="1024" height="683" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/07/lewis-hamilton-belum-habis-2-1024x683.jpg" alt="" class="wp-image-7622" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/07/lewis-hamilton-belum-habis-2-1024x683.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/07/lewis-hamilton-belum-habis-2-300x200.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/07/lewis-hamilton-belum-habis-2-768x512.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/07/lewis-hamilton-belum-habis-2.jpg 1080w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption class="wp-element-caption">Banyak Momen yang Seru (<a href="https://www.planetf1.com/news/lewis-hamilton-lando-norris-strategy-talk-silverstone">Planet F1</a>)</figcaption></figure>



<p>Masing-masing pembalap memiliki momen serunya sendiri di British GP, walau ada yang harus bernasib apes. Adanya hujan yang mampir sebentar menjadi salah satu faktornya, walau ada faktor lain seperti rusaknya mobil atau kesalahan strategi.</p>



<p><strong><a href="https://whathefan.com/olahraga/rezeki-gak-ke-mana-ala-george-russel-dan-mercedes/">George Russel</a></strong> (Mercedes) contohnya, yang sejatinya berhasil meraih <em>pole position </em>dan <em>start </em>dari posisi terdepan. Namun, posisinya sempat tersalip oleh Hamilton dan Norris. Lebih apesnya lagi, mobilnya mengalami masalah pada <em>water system </em>sehingga harus DNF. </p>



<p><strong>Lando Norris </strong>(McLaren) pun demikian. Sempat di atas angin dan memimpin balapan cukup lama, keputusannya untuk menggunakan ban Soft setelah hujan berakibat fatal. Bukan hanya tak mampu mengejar Hamilton di depan, ia justru berhasil disalip oleh Verstappen.</p>



<p>Omong-omong soal <strong><a href="https://whathefan.com/olahraga/keegoisan-seorang-max-verstappen/">Max Verstappen</a></strong> (Red Bull), <em>meneer </em>Belanda ini memang edan. Sepanjang balapan, ia terlihat kesulitan dengan mobilnya hingga tercecer ke posisi 5, bahkan hampir saja disalip oleh Sainz. </p>



<p>Namun, namanya juga Verstappen, ia berhasil membalikkan keadaan setelah hujan. Memutuskan untuk menggunakan ban Hard, kecepatan Verstappen sangat gila. Selain berhasil menyalip Norris, Verstappen juga terus memotong jaraknya dengan Hamilton. Seandainya lap masih tersisa banyak, Verstappen akan keluar menjadi juaranya.</p>



<p>Verstappen bersaing ketat dengan <strong>Oscar Piastri</strong> (McLaren) untuk mencatakan <em>fastest lap</em>. Di lap-lap terakhir, mereka saling bergantian mencatatkan waktu <em>fastets lap</em>, walaupun <em>plot twist</em>-nya justru <strong>Carlos Sainz </strong>(Ferrari) yang berhasil meraihnya di lap terakhir.</p>



<p>Piastri sendiri cukup bernasib apes. Keputusan McLaren untuk tidak melakukan <em>double stack </em>(pit dua mobil sekaligus) seperti Mercedes membuatnya banyak kehilangan waktu karena menggunakan ban kering di sirkuit basah. </p>



<p>Namun, nasib Piastri tidak seburuk <strong>Sergio Perez </strong>(Red Bull) dan <strong><a href="https://whathefan.com/olahraga/akhirnya-charles-lelcrec-berhasil-pecahkan-kutukan-monaco/">Charles Lelcrec</a> </strong>(Ferrari) yang seolah menjadi &#8220;tumbal&#8221; timnya. Bagaimana tidak, mereka mendapatkan ban Intermediate lebih awal dan akibatnya balapan mereka menjadi tidak karuan.</p>



<p>Sejujurnya Penulis merasa heran dengan performa amburadul dari Perez. Bukannya membaik, perfomanya justru makin menurun setelah menandatangani kontrak baru dengan Red Bull. Jika terus seperti ini, bukan tidak mungkin kontraknya akan diputus.</p>



<p>Terakhir sebelum masuk ke menu utama tulisan ini, apresiasi juga perlu diberikan kepada<strong> Nico Hulkenberg</strong> (Haas) yang berhasil finis di posisi ke-6 secara dua kali beruntun. Ia berhasil menjaga <a href="https://whathefan.com/olahraga/bapak-lu-punya-tim-f1-lu-punya-kuasa/">duo Aston Martin</a> di belakangnya dan membuat posisi Haas di klasemen semakin mendekat ke RB Honda RBPT.</p>



<h2 class="wp-block-heading">Lewis Hamilton sang Legenda Hidup yang Belum Habis</h2>



<figure class="wp-block-image size-large"><img decoding="async" width="1024" height="683" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/07/lewis-hamilton-belum-habis-1-1024x683.jpg" alt="" class="wp-image-7621" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/07/lewis-hamilton-belum-habis-1-1024x683.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/07/lewis-hamilton-belum-habis-1-300x200.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/07/lewis-hamilton-belum-habis-1-768x512.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/07/lewis-hamilton-belum-habis-1.jpg 1080w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption class="wp-element-caption">Lewis Hamilton (<a href="https://www.racefans.net/2024/07/07/hamilton-ends-wins-drought-in-thrilling-wet-dry-british-grand-prix/">RaceFans</a>)</figcaption></figure>



<p>Sekarang kita masuk ke menu utamanya:<strong> Lewis Hamilton</strong>. Pembalap dengan gelar Sir ini mampu menjalani balapan yang rapi tanpa kesalahan. Kemenangan yang ia raih di British GP ini seolah membuktikan kalau ia, yang akan pindah ke Ferrari musim depan, masih belum habis.</p>



<p>Kemenangan ini juga terasa sangat emosional bagi Hamilton. Setelah melewati bendera finis, ia menangis bahkan setelah memarkirkan mobilnya di dekat <em>paddock</em>. Ia kembali menangis ketika dipeluk oleh ayahnya, yang selalu setia memberikan <em>support </em>untuk anaknya.</p>



<p>Hal tersebut wajar saja, karena Hamilton yang merupakan juara dunia tujuh kali telah cukup lama absen meraih podium tertinggi. Bayangkan, kemenangan terakhirnya ia dapatkan pada Saudi Arabia GP pada tahun 2021. Artinya, sudah 2,5 tahun ia tak memenangkan balapan.</p>



<p>Kemenangan ini terasa lebih manis karena setidaknya ada dua rekor baru yang tercipta. Pertama, Hamilton memperpanjang <strong>rekor total kemenangannya menjadi 104 kemenangan</strong>. Sebagai informasi, Verstappen saat ini telah meraih 61 kemenangan. Apakah sang <em>meneer </em>berhasil melewati rekor tersebut? Mari kita nantikan saja.</p>



<p>Rekor yang kedua adalah Hamilton berhasil menjadi <strong>pembalap dengan kemenangan terbanyak di satu sirkuit</strong>. Total, ia telah berhasil menang di sirkuit Silverstone sebanyak 9 kali. Rekor ini bisa bertambah di Hungarian GP yang akan datang, karena Hamilton sudah menang 8 kali di sana.</p>



<p>Penulis tidak pernah menjadi penggemar Hamilton. Namun, kemenangan yang emosional ini berhasil membuat Penulis ikut merasa senang untuk Hamilton. Tentu tak mudah bagi seorang yang terbiasa menang untuk terus melihat orang lain meraih kemenangan.</p>



<p>Meskipun rasanya sulit untuk melihat ada pembalap lain yang bisa menggusur Verstappen dari puncak klasemen pembalap, setidaknya balapan musim ini lebih seru dan menarik jika dibandingkan dengan musim 2023 kemarin yang terlalu <a href="https://whathefan.com/olahraga/siapa-bisa-hentikan-verstappen-dan-red-bull/">didominasi oleh Red Bull</a>.</p>



<p>Meskipun Verstappen telah menang 8 dari 12 balapan yang sudah digelar, hingga British GP sudah ada lima pembalap berbeda yang telah meraih kemenangan musim ini. Selain Verstappen, ada Lelcrec, Norris, Russel, dan terbaru Hamilton. Semoga saja setelah Hamilton, akan ada pembalap lain yang berhasil menjadi juara.</p>



<hr class="wp-block-separator has-alpha-channel-opacity"/>



<p>Lawang, 7 Juni 2024, terinspirasi setelah menonton British GP yang seru dan tidak membosankan</p>



<p>Foto Featured Image: <a href="https://www.mirror.co.uk/sport/formula-1/breaking-silverstone-british-gp-result-33187713">The Mirror</a> </p>



<p>Sumber Artikel:</p>



<ul class="wp-block-list">
<li><a href="https://en.wikipedia.org/wiki/List_of_Formula_One_driver_records">List of Formula One driver records &#8211; Wikipedia</a></li>



<li><a href="https://en.wikipedia.org/wiki/2024_Formula_One_World_Championship">2024 Formula One World Championship &#8211; Wikipedia</a></li>
</ul>
<p>The post <a href="https://whathefan.com/olahraga/lewis-hamilton-buktikan-bahwa-dirinya-belum-habis/">Lewis Hamilton Buktikan Bahwa Dirinya Belum Habis</a> appeared first on <a href="https://whathefan.com">Whathefan!</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://whathefan.com/olahraga/lewis-hamilton-buktikan-bahwa-dirinya-belum-habis/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kenapa Saya Suka Formula 1?</title>
		<link>https://whathefan.com/olahraga/kenapa-saya-suka-formula-1/</link>
					<comments>https://whathefan.com/olahraga/kenapa-saya-suka-formula-1/?noamp=mobile#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Fanandi]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 10 Oct 2022 16:59:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Olahraga]]></category>
		<category><![CDATA[F1]]></category>
		<category><![CDATA[Ferrari]]></category>
		<category><![CDATA[Formula 1]]></category>
		<category><![CDATA[Kimi Raikkonen]]></category>
		<category><![CDATA[Lewis Hamilton]]></category>
		<category><![CDATA[Max Verstappen]]></category>
		<category><![CDATA[Mercedes]]></category>
		<category><![CDATA[Michael Schumacher]]></category>
		<category><![CDATA[Red Bull]]></category>
		<category><![CDATA[Sebastian Vettel]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://whathefan.com/?p=5989</guid>

					<description><![CDATA[<p>Max Verstappen berhasil mengukuhkan dirinya sebagai juara dunia Formula 1 (F1) back-to-back setelah kemenangan yang ia raih di GP Suzuka, balapan yang bisa dibilang cukup membingungkan penonton, panitia, bahkan pembalapnya sendiri. Terlepas dari itu, performa Verstappen musim ini memang cukup luar biasa. Rasanya semua penonton F1 sepakat kalau ia memang layak untuk menyandang gelar tersebut, [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://whathefan.com/olahraga/kenapa-saya-suka-formula-1/">Kenapa Saya Suka Formula 1?</a> appeared first on <a href="https://whathefan.com">Whathefan!</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Max Verstappen </strong>berhasil mengukuhkan dirinya sebagai juara dunia Formula 1 (F1) <em>back-to-back </em>setelah kemenangan yang ia raih di GP Suzuka, balapan yang bisa dibilang cukup membingungkan penonton, panitia, bahkan pembalapnya sendiri.</p>



<p>Terlepas dari itu, performa Verstappen musim ini memang cukup luar biasa. Rasanya semua penonton F1 sepakat kalau ia memang layak untuk menyandang gelar tersebut, bahkan memprediksi kalau Verstappen dan Red Bull akan mendominasi F1 beberapa tahun ke depan.</p>



<p>Nah, Penulis jadi ingin sedikit berbagai mengenai bagaimana dirinya bisa menjadi penggemar F1, olahraga yang notabene tidak terlalu populer di Indonesia dan kalah pamor dari Moto GP yang lebih digandrungi oleh masyarakat kebanyakan.</p>





<h2 class="wp-block-heading">Awal Mula Suka F1 dan Michael Schumacher</h2>



<figure class="wp-block-image size-large"><img decoding="async" width="1024" height="683" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/10/kenapa-saya-suka-formula-1-1-1024x683.jpeg" alt="" class="wp-image-5991" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/10/kenapa-saya-suka-formula-1-1-1024x683.jpeg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/10/kenapa-saya-suka-formula-1-1-300x200.jpeg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/10/kenapa-saya-suka-formula-1-1-768x512.jpeg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/10/kenapa-saya-suka-formula-1-1.jpeg 1080w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption>Idola Pertama di F1 (<a href="https://www.foxsports.com.au/motorsport/formula-one/f1-lewis-hamiltons-dominance-exceeding-michael-schumachers-peak-period-at-ferrari/news-story/5a68e76bd182d4da9d3cdf74d1e8203a">Fox Sports</a>)</figcaption></figure>



<p>Pada tulisan &#8220;<em><a href="https://whathefan.com/olahraga/idola-bernama-michael-schumacher/">Idola Bernama Michael Schumacher</a></em>&#8220;, Penulis sudah pernah membahas sedikit mengenai awal mula bisa jatuh cinta dengan F1. Salah satu alasan utamanya adalah di rumah ada beberapa majalah yang membahas tentang F1 (yang sayangnya sudah hilang).</p>



<p>Dari sana, Penulis jadi mengetah beberapa hal tentang F1, termasuk tentang sosok <strong>Michael Schumacher</strong> dan <strong>Ferrari </strong>yang begitu mendominasi di awal tahun 2000-an. Penulis yang punya kebiasaan &#8220;memilih yang terbaik&#8221; pun menjadikannya sebagai idola.</p>



<p>Bahkan, Penulis lebih tahu dulu F1 daripada sepak bola. Ketika kelas 2 SD, teman-teman  Penulis saling menyebutkan nama klub bola favoritnya. Penulis dengan polosnya menyebut nama Schumacher, hanya karena pernah melihatnya bermain sepak bola di laga amal. </p>



<p>Sebagai pendukung Schumi, nama panggilan Schumacher, tentu Penulis merasa senang karena ia berhasil menang terus. Bagi penggemar lain, mungkin F1 akan menjadi begitu membosankan karena adanya satu sosok yang terlalu dominan. (NB: Ini yang Penulis rasakan ketika melihat dominasi Hamilton di kemudian hari)</p>



<p>Lantas, dominasi tersebut dipatahkan oleh <strong>Fernando Alonso</strong> bersama <strong>Renault</strong> di tahun 2005-2006. Tentu saja Penulis merasa sedih karena idolanya tidak juara, apalagi Schumacher memutuskan untuk pensiun di akhir musim 2006 karena masalah politik di Ferrari.</p>



<h2 class="wp-block-heading">Siapa Idola Pengganti Schumacher?</h2>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="683" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/10/kenapa-saya-suka-formula-1-2-1024x683.jpg" alt="" class="wp-image-5992" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/10/kenapa-saya-suka-formula-1-2-1024x683.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/10/kenapa-saya-suka-formula-1-2-300x200.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/10/kenapa-saya-suka-formula-1-2-768x512.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/10/kenapa-saya-suka-formula-1-2.jpg 1080w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption>Raikkonen Pengganti Schumacher (<a href="https://www.motorsport.com/f1/news/kimi-raikkonen-retires-2007-title-ferrari/6658500/">Motorsport.com</a>)</figcaption></figure>



<p>Karena tidak ada Schumacher, tentu Penulis harus menemukan idola baru untuk didukung. Pilihan tersebut jatuh ke <strong><a href="https://whathefan.com/olahraga/kimi-raikkonen-the-iceman-yang-akan-dirindukan/">Kimi Raikkonen</a></strong>, yang kebetulan juga merupakan pengganti Schumacher di Ferrari.</p>



<p>Penulis tentu merasa bahagia ketika ia berhasil menjadi juara dunia di tahun 2007. Bayangkan, berhasil menjadi juara di musim debutnya bersama Ferrari. Lebih serunya lagi, ia berhasil menjadi juara hanya dengan jarak 1 poin dari <em>rookie </em><strong>Mclaren</strong>, <strong>Lewis Hamilton</strong>.</p>



<p>Sayangnya, Raikkonen tidak bertahan lama di Ferrari. Setelah musim 2008, kontraknya diputus karena Ferrari ingin merekrut Fernando Alonso. Nah, Alonso kan mantan rival Schumacher, jadi susah untuk Penulis memilihnya sebagai pengganti idola.</p>



<p>Di tahun 2009, ada tim  baru yang berhasil mencuri perhatian: <strong>Brawn GP</strong>. Berasal dari tim Honda yang akan segera meninggalkan F1, siapa yang sangka kalau tim tersebut bisa meraih gelar juara lewat <strong>Jenson Button</strong>. </p>



<p>Penulis tidak lantas menjadi penggemar Button, hanya saja Penulis mendukung tim ini untuk bisa menjadi jaura dunia. Hanya saja, Brawn GP juga tidak bertahan lama karena keburu dibeli oleh <strong>Mercedes</strong>, yang kelak akan mendominasi F1. </p>



<h2 class="wp-block-heading">Masa-Masa Meninggalkan F1</h2>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="683" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/10/kenapa-saya-suka-formula-1-3-1024x683.jpg" alt="" class="wp-image-5993" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/10/kenapa-saya-suka-formula-1-3-1024x683.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/10/kenapa-saya-suka-formula-1-3-300x200.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/10/kenapa-saya-suka-formula-1-3-768x512.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/10/kenapa-saya-suka-formula-1-3.jpg 1080w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption>Dominasi Hamilton Bikin Jenuh (<a href="https://racingnews365.com/mercedes-offers-clear-hint-that-hamilton-will-race-in-2022">RacingNews365</a>)</figcaption></figure>



<p>Tahun 2009, semua mata tertuju pada Brawn GP. Padahal, ada satu tim baru yang juga cukup mencuri perhatian: <strong>Red Bull</strong>. Bagaimana bisa merek minuman energi bisa memiliki mobil F1 yang kompetitif? (Ini akan Penulis bahas khusus nanti)</p>



<p>Salah satu alasannya adalah mereka memiliki pembalap handal, <strong><a href="https://whathefan.com/olahraga/sebastian-vettel-the-inspector-yang-dicintai-penggemar-f1/">Sebastian Vettel</a></strong>. Penulis pun menjagokan Vettel bersama Red Bull. Ternyata, pilihan Penulis tidak salah karena kombo Vettel-Red Bull berhasil membuahkan juara dunia empat kali berturut-turut (2010-2013).</p>



<p>Selain itu, Schumacher secara mengejutkan juga melakukan <em>comeback </em>dan bergabung dengan Mercedes untuk balapan selama 3 musim. Raikkonen juga <em>comeback </em>untuk bergabung dengan Lotus pada tahun 2012. </p>



<p>Sayangnya, ketika mulai kuliah (sekitar tahun 2012), entah mengapa Penulis mulai meninggalkan F1. Apalagi, setelah Vettel juara di tahun 2013, Hamilton bersama Mercedes (sempat terselip nama <strong>Nico Rosberg</strong>) begitu mendominasi F1 di era <em>hybrid</em>.</p>



<p>Jadi, kemungkinan besar Penulis berhenti mengikuti F1 adalah karena tidak adanya lagi sosok idola dan dominasi Hamilton yang membuat F1 terasa membosankan. Barulah di (akhir) musim 2021, gairah Penulis untuk kembali mengikuti F1 muncul.</p>



<h2 class="wp-block-heading">Kembali Mengikuti F1</h2>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="683" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/10/kenapa-saya-suka-formula-1-4-1024x683.jpg" alt="" class="wp-image-5994" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/10/kenapa-saya-suka-formula-1-4-1024x683.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/10/kenapa-saya-suka-formula-1-4-300x200.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/10/kenapa-saya-suka-formula-1-4-768x512.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/10/kenapa-saya-suka-formula-1-4.jpg 1080w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption>Verstappen Bakal Mendominasi F1 di Masa-Masa yang akan Datang? (<a href="https://www.si.com/formula1/2022/10/09/verstappen-crowned-f1-world-champion-after-wet-confusing-japanese-grand-prix">Sports Illustrated</a>)</figcaption></figure>



<p>Salah satu alasan mengapa Penulis tertarik untuk kembali mengikuti F1 adalah karena ada sosok yang terlihat bisa merusak dominasi Hamilton: <strong>Max Verstappen </strong>dari<strong> Red Bull</strong>. Bahkan, poin keduanya berada di angka yang sama hingga GP terakhir di Abu Dhabi.</p>



<p>Penulis yang tidak mengikuti dari awal musim memutuskan untuk menonton balapan terakhir di situ. Sebuah keputusan yang benar, karena balapan tersebut menyajikan drama gila yang tidak akan dilupakan oleh semua penggemar F1!</p>



<p>Penulis tidak akan membahas kontroversi tersebut. Yang jelas, balapan tersebut berhasil membangkitkan kembali kesukaan Penulis terhadap F1. Selain mengikuti secara penuh musim 2022 ini, Penulis juga banyak menonton video-video F1 di YouTube.</p>



<p>Selain dari kanal resmi F1 untuk &#8220;mengejar ketertinggalan&#8221;, Penulis juga merupakan penonton setia dari <strong><a href="https://youtube.com/c/BoxBoxNowIndonesia">BoxBoxNowIndonesia</a></strong> dan <a href="https://youtube.com/c/F1SpeedIndonesia"><strong>F1 Speed Indonesia</strong></a>. Banyak sekali pengetahuan yang Penulis dapatkan dari 2 kanal tersebut.</p>



<p>Bahkan, Penulis sampai membuat <em>sheet </em>yang menjelaskan mengenai sejarah tim dan pembalap-pembalap yang pernah turut serta di F1. Mungkin, suatu hari nanti Penulis akan coba <em>share </em>tentang itu di blog ini.</p>



<h2 class="wp-block-heading">Penutup</h2>



<p>Dengan keluarnya Verstappen sebagai juara dunia musim 2022, Penulis pun tak sabar untuk menantikan musim 2023 yang tentu diharapkan semakin seru. Apalagi, akan ada beberapa sirkuit baru seperti Las Vegas yang tentunya menarik untuk ditonton.</p>



<p>Penulis sendiri bukan penggemar Verstappen, meskipun Penulis bisa dibilang condong ke tim Red Bull sekarang. Oleh karena itu, Penulis berharap akan ada juara baru di tahun 2023 nanti. Apalagi, ada banyak nama potensial yang bisa menjadi penantang juara.</p>



<p>Bagi Penulis, F1 adalah <strong>ajang balap yang paling seru</strong> dibandingkan yang lain, bahkan jika dibandingkan Moto GP yang kesannya lebih banyak menyajikan aksi salip-menyalip. Apalagi, sekarang F1 telah meninggalkan kesan eksklusivitasnya dan bisa diakses oleh banyak orang.</p>



<p>Selain itu, bentuk mobil dan <em>livery </em>F1 kerap tampil dengan desain yang elegan dan mewah. Apalagi di tahun 2022 ini, banyak sekali desain mobil yang terlihat luar biasa sehingga Penulis sangat ingin memiliki miniaturnya. Sayang, harganya mahal tidak karuan.</p>



<p>Jadi, kurang lebih itulah alasan mengapa Penulis bisa suka dengan Formula 1. Ada &#8220;sejarah panjang&#8221; di baliknya, meskipun Penulis sempat bersikap apatis selama bertahun-tahun karena berbagai alasan. Mungkin, setelah ini Penulis akan terus intens dalam mengikuti F1.</p>



<hr class="wp-block-separator is-style-default"/>



<p>Foto: <a href="https://www.ikbariyasport.com/f1-2022-news-japanese-grand-prix-suzuka-max-verstappen-championship-red-bull-racing-fia-regulations-tyres-rain-pierre-gasly-safety/">Ikbariyasport</a></p>
<p>The post <a href="https://whathefan.com/olahraga/kenapa-saya-suka-formula-1/">Kenapa Saya Suka Formula 1?</a> appeared first on <a href="https://whathefan.com">Whathefan!</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://whathefan.com/olahraga/kenapa-saya-suka-formula-1/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
