<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>mainan Archives - Whathefan!</title>
	<atom:link href="https://whathefan.com/tag/mainan/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://whathefan.com/tag/mainan/</link>
	<description>Apa yang Terpikir Apa yang Tertuang</description>
	<lastBuildDate>Fri, 08 Jan 2021 02:53:07 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.6.2</generator>

<image>
	<url>https://whathefan.com/wp-content/uploads/2019/01/cropped-Logo-Square-32x32.jpg</url>
	<title>mainan Archives - Whathefan!</title>
	<link>https://whathefan.com/tag/mainan/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Tur Kamar Saya (Sisi Selatan dan Barat)</title>
		<link>https://whathefan.com/pengalaman/tur-kamar-saya-sisi-selatan-dan-barat/</link>
					<comments>https://whathefan.com/pengalaman/tur-kamar-saya-sisi-selatan-dan-barat/?noamp=mobile#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Fanandi]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 08 Jan 2021 02:00:43 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pengalaman]]></category>
		<category><![CDATA[Buku]]></category>
		<category><![CDATA[desain]]></category>
		<category><![CDATA[interior]]></category>
		<category><![CDATA[kamar]]></category>
		<category><![CDATA[koleksi]]></category>
		<category><![CDATA[mainan]]></category>
		<category><![CDATA[pajangan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://whathefan.com/?p=4208</guid>

					<description><![CDATA[<p>Sebagai orang yang waktunya banyak dihabiskan di dalam kamar, suasana kamar harus dibuat senyaman mungkin. Oleh karena itu, Penulis sangat suka melakukan dekorasi kamar. Penulis tak segan untuk merogoh gocek demi menambah keindahan kamar, seperti untuk memberi pajangan, furnitur, dan lain sebagainya. Kali ini, Penulis ingin berbagi sedikit tentang interior kamarnya. Siapa tahu, bisa jadi [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://whathefan.com/pengalaman/tur-kamar-saya-sisi-selatan-dan-barat/">Tur Kamar Saya (Sisi Selatan dan Barat)</a> appeared first on <a href="https://whathefan.com">Whathefan!</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p>Sebagai orang yang waktunya banyak dihabiskan di dalam kamar, <a href="https://whathefan.com/tips-motivasi/merapikan-kamar-merapikan-diri/">suasana kamar harus dibuat senyaman mungkin</a>. Oleh karena itu, Penulis sangat suka melakukan<strong> dekorasi kamar</strong>.</p>



<p>Penulis tak segan untuk merogoh gocek demi menambah keindahan kamar, seperti untuk memberi pajangan, furnitur, dan lain sebagainya.</p>
<p>Kali ini, Penulis ingin berbagi sedikit tentang interior kamarnya. Siapa tahu, bisa jadi inspirasi para pembaca sekalian.</p>
<h3>Sisi Selatan Kamar</h3>
<p>Penulis akan mulai bercerita tentang sisi selatan kamar. Bagian ini lumayan menarik karena menjadi tempat beberapa koleksi mainan Penulis dan buku-buku favorit Penulis.  </p>
<h4>Mainan-Mainan Impian</h4>
<p><img fetchpriority="high" decoding="async" class="alignnone size-large wp-image-4241" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2020/12/tur-kamar-saya-sisi-selatan-dan-barat-1-1024x607.jpg" alt="" width="800" height="474" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2020/12/tur-kamar-saya-sisi-selatan-dan-barat-1-1024x607.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2020/12/tur-kamar-saya-sisi-selatan-dan-barat-1-300x178.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2020/12/tur-kamar-saya-sisi-selatan-dan-barat-1-768x455.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2020/12/tur-kamar-saya-sisi-selatan-dan-barat-1.jpg 1080w" sizes="(max-width: 800px) 100vw, 800px" /></p>
<p>Sebuah <strong>lukisan batik Pandawa Lima</strong> yang dibeli di Yogyakarta nampak mendominasi tembok bagian selatan. Sebagai <a href="https://whathefan.com/animekomik/impian-adanya-wayang-versi-anime/">penggemar wayang</a>, Penulis merasa wajib memiliki pajangannya.</p>
<p>Di belakang lukisan ini, Penulis menyisipkan lampu LED berwarna biru yang kerap dinyalakan ketika tidur. Hanya saja, lampu tersebut sering copot karena Penulis hanya merekatkannya dengan isolasi.</p>
<p>Di bawahnya terdapat <strong>rak kayu</strong> yang dibeli secara online di Tokopedia. Dari awal, tujuan dari adanya rak ini adalah sebagai tempat pajangan koleksi Penulis.</p>
<p>Dapat dilihat di atas rak ini terdapat <strong><em>action figure </em>Son Goku dan Vegeta</strong> dari anime <a href="https://whathefan.com/animekomik/tulisan-kurang-penting-tentang-karakter-anime-favorit/">Dragon Ball</a>. Mulai zaman sekolah, Penulis sudah punya cita-cita untuk memilikinya.</p>
<p>Di kanan kirinya terdapat dua buah <strong>Gundam</strong>, yakni <strong>Build Strike Gundam Full Package</strong> dan <strong>Gundam Aria Dark Matter</strong>. Sama seperti sebelumnya, <a href="https://whathefan.com/renungan/filosofi-merakit-gundam/">memiliki Gundam</a> merupakan salah satu impian Penulis.</p>
<p>Di depannya terdapat enam buah <strong>Hotwheels </strong>yang serinya dibeli acak karena promo lima puluh ribu dapat tiga. Lagi-lagi, memiliki Hotwheels merupakan salah satu cita-cita Penulis waktu kecil. </p>
<p>Ada lagi yang merupakan barang yang dicita-citakan sejak kecil? Ada, yakni <a href="https://whathefan.com/pengalaman/mas-pandu-dan-koleksi-board-gamenya/"><em>board game </em><strong>Monopoly</strong></a> asli yang dibeli setengah harga ketika ada diskon. </p>
<p>Monopoly tersebut Penulis letakkan di atas rak buku bersama dengan kartu UNO dan kardus-kardus dari koleksi mainan Penulis. Lantas, apa saja isi rak buku ini?</p>
<h4>Koleksi Buku di Rak Selatan</h4>
<p><img decoding="async" class="alignnone size-large wp-image-4242" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2020/12/tur-kamar-saya-sisi-selatan-dan-barat-2-1024x607.jpg" alt="" width="800" height="474" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2020/12/tur-kamar-saya-sisi-selatan-dan-barat-2-1024x607.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2020/12/tur-kamar-saya-sisi-selatan-dan-barat-2-300x178.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2020/12/tur-kamar-saya-sisi-selatan-dan-barat-2-768x455.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2020/12/tur-kamar-saya-sisi-selatan-dan-barat-2.jpg 1080w" sizes="(max-width: 800px) 100vw, 800px" /></p>
<p>Di rak buku yang paling tinggi, isinya merupakan <strong>koleksi novel dan antalogi cerpen dari Penulis Indonesia</strong>. Rak paling atas berisikan novel karya <strong>Dee Lestari</strong> dan <strong>Andrea Hirata</strong>, dua penulis terfavorit Penulis.</p>
<p>Di bawahnya merupakan koleksi buku dari penulis favorit lainnya, seperti <strong>Seno Gumira Ajidarma</strong>, <strong>Leila S. Chudori</strong>, <strong>Sapardi Djoko Damono</strong>, <strong>Kuntowijoyo</strong>, dan lain sebagainya.</p>
<p>Di bawahnya lagi merupakan <strong>koleksi antalogi cerpen</strong>, di mana mayoritas merupakan kumpulan cerpen Kompas. Rak keempat berisikan novel-novel Indonesia lain yang biasa saja bagi Penulis, sedangkan yang paling bawah digunakan untuk menyimpan barang.</p>
<p>Rak sebelahnya berisikan novel-novel luar negeri, seperti buku-buku karya <strong>Jostein Gaarder</strong>, <strong>George Orwell</strong>, serial <em><strong>Diary of Wimpy Kids,</strong> </em>serial <strong><em>How to Train Your Dragon</em></strong>, dan beberapa novel lainnya. Rak paling bawah digunakan sebagai tempat penyimpanan dokumen.</p>
<p>Koleksi novel <em><strong>Game of Thrones</strong> </em>dan <strong><em>Harry Potter</em></strong> Penulis letakkan di atas rak sebelahnya. Di depan serial novel ini, terdapat bandul yang Penulis beli waktu zaman SMA.</p>
<p>Di dua rak buku kecil yang ada di bagian bawah, terdapat buku-buku karya <strong>Emha Ainun Najib</strong>, <strong>Sujiwo Tejo</strong>, dan beberapa buku <em><strong>self improvement</strong>. </em>Di atasnya terselip pula beberapa komik buatan <strong>Benny dan Mice</strong>. Mereka berdua merupakan komikus favorit Penulis.</p>
<p>Di atas rak buku ini, terdapat <strong>meja lipat</strong> yang dibeli secara online. Awalnya meja ini hendak digunakan sebagai meja utama. Sayangnya karena kurang ergonomis, meja ini menjadi meja serba guna yang kerap digunakan ayah untuk bekerja.</p>
<p>Di atas meja lipat terdapat tempelan <strong><em>sticky notes </em>untuk mencatat </strong><em><strong>to-do list</strong> </em>yang harus dilakukan dari hari ke hari. Di sebelahnya, terdapat kenang-kenangan dari <a href="https://whathefan.com/karang-taruna/kok-mainnya-sama-anak-kecil/">anak-anak Karang Taruna</a>.</p>
<h3>Sisi Barat Kamar</h3>
<p><img decoding="async" class="alignnone size-large wp-image-4243" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2020/12/tur-kamar-saya-sisi-selatan-dan-barat-3-1024x607.jpg" alt="" width="800" height="474" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2020/12/tur-kamar-saya-sisi-selatan-dan-barat-3-1024x607.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2020/12/tur-kamar-saya-sisi-selatan-dan-barat-3-300x178.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2020/12/tur-kamar-saya-sisi-selatan-dan-barat-3-768x455.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2020/12/tur-kamar-saya-sisi-selatan-dan-barat-3.jpg 1080w" sizes="(max-width: 800px) 100vw, 800px" /></p>
<p>Berbeda dengan sisi-sisi kamar lainnya, sisi barat dari kamar Penulis bisa terbilang sangat minimalis. Hanya terdapat sebuah <strong>peta bermodel <em>vintage </em>menghiasi tembok</strong>.</p>
<p>Penulis membeli peta tersebut secara online dan memberinya pigura yang sama seperti pigura lukisan wayang. Sebagai orang yang hobi baca atlas sejak SD, keberadaan peta di kamar menjadi sesuatu yang wajib.</p>
<p>Selain itu, hanya ada <strong>kasur</strong> beserta bantal-guling-selimutnya sebagai tempat Penulis tidur setiap hari. Seprei yang digunakan pun seadanya, antara yang model minimalis atau bercorak <em>Union Jack</em>.</p>
<p>Di bawah tempat tidur, terdapat sebuah <strong>kursi penyimpanan yang juga bermotif bendera Inggris</strong>. Di dalamnya, terdapat ratusan koleksi <a href="https://whathefan.com/animekomik/detail-pada-karya-don-rosa/">komik jadul Donal Bebek</a>.</p>
<p>Ada pula semacam pendingin ruangan. Kamar Penulis kerap menjadi tempat berkumpul untuk bermain game FIFA, sehingga kehadirannya sangat dibutuhkan untuk mengusir panas.</p>
<p style="text-align: center;">***</p>
<p>Untuk tulisan kali ini, cukup bagian selatan dan barat terlebih dahulu. Untuk bagian utara dan timur akan dijelaskan pada tulisan berikutnya. <em>Stay tuned!</em></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Lawang, 7 Desember 2020, terinspirasi setelah timbulnya keinginan untuk membuat tulisan tentang kamar</p>


<p>The post <a href="https://whathefan.com/pengalaman/tur-kamar-saya-sisi-selatan-dan-barat/">Tur Kamar Saya (Sisi Selatan dan Barat)</a> appeared first on <a href="https://whathefan.com">Whathefan!</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://whathefan.com/pengalaman/tur-kamar-saya-sisi-selatan-dan-barat/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Filosofi Merakit Gundam</title>
		<link>https://whathefan.com/renungan/filosofi-merakit-gundam/</link>
					<comments>https://whathefan.com/renungan/filosofi-merakit-gundam/?noamp=mobile#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Fanandi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 30 Dec 2018 03:32:08 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Renungan]]></category>
		<category><![CDATA[filosofi]]></category>
		<category><![CDATA[Gundam]]></category>
		<category><![CDATA[hasil]]></category>
		<category><![CDATA[mainan]]></category>
		<category><![CDATA[model kit]]></category>
		<category><![CDATA[panduan]]></category>
		<category><![CDATA[proses]]></category>
		<category><![CDATA[rakit]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://whathefan.com/?p=1916</guid>

					<description><![CDATA[<p>Akhirnya, impian sejak bangku SMA untuk membeli sebuah Gundam tercapai beberapa hari yang lalu. Penulis yang memang hobi merakit merasa lega setelah membeli sebuah Gundam dengan tipe Build Strike Gundam Full Package 001. Alasan memberi tipe tersebut sederhana, paling murah di antara yang lain. Penulis mengecek satu persatu harga Gundam yang ada di display toko Multitoys Pondok Indah Mall 1. [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://whathefan.com/renungan/filosofi-merakit-gundam/">Filosofi Merakit Gundam</a> appeared first on <a href="https://whathefan.com">Whathefan!</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Akhirnya, impian sejak bangku SMA untuk membeli sebuah <strong>Gundam </strong>tercapai beberapa hari yang lalu. Penulis yang memang hobi merakit merasa lega setelah membeli sebuah Gundam dengan tipe <strong>Build Strike Gundam Full Package 001</strong>.</p>
<p>Alasan memberi tipe tersebut sederhana, paling murah di antara yang lain. Penulis mengecek satu persatu harga Gundam yang ada di <em>display </em>toko <strong>Multitoys Pondok Indah Mall 1</strong>. Sebenarnya ada yang lebih murah, tapi tak bersayap.</p>
<p>Begitu membeli, malamnya penulis langsung merakit Gundam tersebut non-stop. Maklum, penulis memang sedikit memiliki sifat kekanakan jika memiliki barang baru.</p>
<p>Proses merakit Gundam ini memakan waktu kurang lebih <strong>5 jam</strong>, mulai jam 9 malam hingga jam 2 pagi. Penulis tak bosan memandang Gundam yang penulis rakit dengan susah payah ini.</p>
<p>Namanya juga baru pertama kali, jelas tekniknya masih amatir, tidak seperti teman kerja penulis. Selain itu, penulis mencoba untuk menemukan filosofi apa yang bisa ditemukan ketika merakit sebuah model kit.</p>
<h3>Proses Itu Lebih Nikmat Dari Hasil</h3>
<p>Daripada memandangi hasilnya, penulis lebih menikmati proses merakitnya. Bagaimana kita memotong secara bertahap bagian-bagian dari Gundam yang kecil-kecil, bagaimana kita menyusunnya sesuai dengan panduan yang ada, dan lain sebagainya.</p>
<p>Penulis sejak lama lebih menikmati sebuah proses. Bisa jadi karena pengaruh buku-buku yang penulis baca, seperti buku-buku <strong>John C. Maxwell</strong>. Bukan berarti penulis tidak menikmati hasil. Jelas hasil juga memberikan rasa kepuasan tersendiri.</p>
<p><div id="attachment_1918" style="width: 1034px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" aria-describedby="caption-attachment-1918" class="size-large wp-image-1918" src="http://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/12/photo_2018-12-30_10-20-30-1024x498.jpg" alt="" width="1024" height="498" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/12/photo_2018-12-30_10-20-30-1024x498.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/12/photo_2018-12-30_10-20-30-300x146.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/12/photo_2018-12-30_10-20-30-768x373.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/12/photo_2018-12-30_10-20-30-356x173.jpg 356w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/12/photo_2018-12-30_10-20-30.jpg 1280w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><p id="caption-attachment-1918" class="wp-caption-text">Proses Lebih Nikmat dari Hasil</p></div></p>
<p>Akan tetapi, penulis meyakini hasil hanya mengikuti kerja keras kita selama proses. Jika proses dijalani dengan baik dan benar, maka hasil pun akan mengikuti. Lantas bagaimana jika ada yang telah berupaya keras namun tidak membuahkan hasil yang setimpal?</p>
<p>Itukan dari perspektif manusia. Mungkin Tuhan memiliki rencana yang lebih baik untuk kita. Selama mempercayai Tuhan itu Maha Adil, maka yakinlah bahwa tidak ada yang sia-sia dari usaha dan proses yang telah kita lakukan.</p>
<h3>Proses Itu Bertahap</h3>
<p>Jika sudah profesional, mungkin perakit Gundam tidak membutuhkan buku panduan untuk menyusun bagian-bagiannya. Akan tetapi, untuk seorang pemula, buku panduan mutlak dibutuhkan dan diikuti dengan teratur.</p>
<p>Ketika merakit Gundam, penulis mengikuti tahap demi tahap tanpa tergoda untuk melompat ke bagian lain. Dimulai dari menyusun kepala, kedua lengan, tubuh, bagian kaki, hingga terakhir bagian sayap.</p>
<p><div id="attachment_1920" style="width: 1034px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" aria-describedby="caption-attachment-1920" class="size-large wp-image-1920" src="http://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/12/photo_2018-12-30_10-20-14-1024x498.jpg" alt="" width="1024" height="498" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/12/photo_2018-12-30_10-20-14-1024x498.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/12/photo_2018-12-30_10-20-14-300x146.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/12/photo_2018-12-30_10-20-14-768x373.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/12/photo_2018-12-30_10-20-14-356x173.jpg 356w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/12/photo_2018-12-30_10-20-14.jpg 1280w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><p id="caption-attachment-1920" class="wp-caption-text">Proses Itu Bertahap</p></div></p>
<p>Penulis sempat lupa menempelkan stiker mata di bagian kepala karena tidak memahami arti buku panduan. Alhasil, bagian mata dari Gundam penulis sedikit cacat meskipun tak terlihat dari kejauhan.</p>
<p>Yang namanya proses ya seperti itu, ada tahapannya. Memang, kita bisa membeli sebuah Gundam yang langsung jadi. Akan tetapi, di mana kenikmatannya? Hal instan seperti itu tidak akan berkesan karena mudah didapatkan.</p>
<h3>Merakit Gundam Saja Ada Panduannya, Apalagi Hidup</h3>
<p>Bayangkan bagaimana jika seorang pemula merakit Gundam tanpa adanya buku panduan. Yang jelas, ia akan merasa kebingungan memahami bagian-bagian Gundam yang tersebar menjadi beberapa jenis.</p>
<p>Itu baru merakit Gundam. Lantas bagaimana dengan manusia? Oleh karena itulah turun kitab suci sebagai panduan hidup manusia. Jika manusia tidak mengikuti panduan hidup tersebut, bisa jadi hidupnya tidak karuan.</p>
<p><div id="attachment_1919" style="width: 1034px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" aria-describedby="caption-attachment-1919" class="size-large wp-image-1919" src="http://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/12/photo_2018-12-30_10-20-28-1024x498.jpg" alt="" width="1024" height="498" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/12/photo_2018-12-30_10-20-28-1024x498.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/12/photo_2018-12-30_10-20-28-300x146.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/12/photo_2018-12-30_10-20-28-768x373.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/12/photo_2018-12-30_10-20-28-356x173.jpg 356w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/12/photo_2018-12-30_10-20-28.jpg 1280w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><p id="caption-attachment-1919" class="wp-caption-text">Manusia Butuh Panduan</p></div></p>
<p>Tapi kan banyak orang-orang yang tidak menjadikan kitab suci sebagai panduan hidupnya bisa menjadi orang baik? Sekali lagi, itu merupakan sudut pandang dari seorang manusia, dan manusia bisa berbuat salah.</p>
<p>Kitab suci bukan hanya panduan untuk bagaimana ketika hidup. Kitab suci juga memberikan panduan untuk menyiapkan bekal-bekal yang harus dibawa setelah mati.</p>
<h3>Penutup</h3>
<p>Setidaknya tiga hal itulah yang penulis dapatkan ketika merakit Gundam. Mungkin ada lagi yang lain, seperti bagaimana kita harus bekerja secara hati-hati dan sabar demi mendapatkan hasil yang maksimal.</p>
<p>Namun penulis rasa, tiga hal itulah yang menjadi inti filosofi merakit Gundam. Karena telah merasakan keasyikan merakit Gundam, bukan tidak mungkin penulis akan membeli Gundam lagi beberapa bulan ke depan.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Kebayoran Lama, 31 Desember 2018, terinspirasi setelah merakit Gundam untuk pertama kali</p>
<p>The post <a href="https://whathefan.com/renungan/filosofi-merakit-gundam/">Filosofi Merakit Gundam</a> appeared first on <a href="https://whathefan.com">Whathefan!</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://whathefan.com/renungan/filosofi-merakit-gundam/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Mainan dari Anime</title>
		<link>https://whathefan.com/animekomik/mainan-dari-anime/</link>
					<comments>https://whathefan.com/animekomik/mainan-dari-anime/?noamp=mobile#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Fanandi]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 19 Feb 2018 16:27:49 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Anime & Komik]]></category>
		<category><![CDATA[anime]]></category>
		<category><![CDATA[Bakugan]]></category>
		<category><![CDATA[Beyblade]]></category>
		<category><![CDATA[Crush Gear]]></category>
		<category><![CDATA[Duel Master]]></category>
		<category><![CDATA[mainan]]></category>
		<category><![CDATA[permainan]]></category>
		<category><![CDATA[Super Yoyo]]></category>
		<category><![CDATA[Tamiya]]></category>
		<category><![CDATA[Yugioh]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://whathefan.com/?p=384</guid>

					<description><![CDATA[<p>Minggu pagi bagi generasi 90an merupakan masa-masa bahagia yang mungkin tidak bisa dirasakan oleh generasi yang lebih muda. Kebahagiaan tersebut berasal dari banyaknya anime atau kartun yang tayang di stasiun televisi swasta. Beberapa mengangkat tema mainan yang membuat kita ingin memiliki mainan tersebut, seolah-olah berperan sebagai karakter utama pada anime yang kita tonton, tanpa menghiraukan [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://whathefan.com/animekomik/mainan-dari-anime/">Mainan dari Anime</a> appeared first on <a href="https://whathefan.com">Whathefan!</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Minggu pagi bagi generasi 90an merupakan masa-masa bahagia yang mungkin tidak bisa dirasakan oleh generasi yang lebih muda. Kebahagiaan tersebut berasal dari banyaknya anime atau kartun yang tayang di stasiun televisi swasta.</p>
<p>Beberapa mengangkat tema mainan yang membuat kita ingin memiliki mainan tersebut, seolah-olah berperan sebagai karakter utama pada anime yang kita tonton, tanpa menghiraukan segala macam kemustahilan yang ada.</p>
<p>Menurut saya, setidaknya ada 7 permainan yang memiliki animenya sendiri.</p>
<ol>
<li><strong>Super Yoyo</strong></li>
</ol>
<p><div id="attachment_385" style="width: 910px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" aria-describedby="caption-attachment-385" class="size-full wp-image-385" src="http://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/02/1.-Super-Yoyo-via-moonlightsummoneranimesekai.blogspot.com_.jpg" alt="" width="900" height="649" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/02/1.-Super-Yoyo-via-moonlightsummoneranimesekai.blogspot.com_.jpg 900w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/02/1.-Super-Yoyo-via-moonlightsummoneranimesekai.blogspot.com_-300x216.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/02/1.-Super-Yoyo-via-moonlightsummoneranimesekai.blogspot.com_-768x554.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/02/1.-Super-Yoyo-via-moonlightsummoneranimesekai.blogspot.com_-354x255.jpg 354w" sizes="(max-width: 900px) 100vw, 900px" /><p id="caption-attachment-385" class="wp-caption-text">Super Yoyo (moonlightsummoneranimesekai.blogspot.com)</p></div></p>
<p>Yoyo memang telah ada sebelum anime ini ada, namun setidaknya anime ini membuat <em>booming</em> permainan yoyo. Banyak trik-trik yang terasa mustahil untuk dilakukan di dunia nyata (seperti memainkan 10 yoyo sekaligus).</p>
<p>Sayang, penulis juga kurang menyukai anime ini. Lagipula, penulis juga tidak bisa bermain yoyo.</p>
<ol start="2">
<li><strong>Bakugan</strong></li>
</ol>
<p><div id="attachment_386" style="width: 910px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" aria-describedby="caption-attachment-386" class="size-full wp-image-386" src="http://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/02/2a.-Bakugan-via-vsbattles.wikia_.com_.jpg" alt="" width="900" height="604" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/02/2a.-Bakugan-via-vsbattles.wikia_.com_.jpg 900w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/02/2a.-Bakugan-via-vsbattles.wikia_.com_-300x201.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/02/2a.-Bakugan-via-vsbattles.wikia_.com_-768x515.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/02/2a.-Bakugan-via-vsbattles.wikia_.com_-356x239.jpg 356w" sizes="(max-width: 900px) 100vw, 900px" /><p id="caption-attachment-386" class="wp-caption-text">Bakugan (vsbattles.wikia.com)</p></div></p>
<p>Bercerita tentang pertarungan antar monster yang awalnya berupa bola kecil. Dalam animenya, bola kecil tersebut dapat bertransformasi menjadi berbagai monster, sesuatu yang tidak akan kita dapatkan dengan mainan aslinya.</p>
<p><div id="attachment_387" style="width: 910px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" aria-describedby="caption-attachment-387" class="size-full wp-image-387" src="http://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/02/2b.-Bakugan-Beserta-Arenanya-via-www.amazon.com_.jpg" alt="" width="900" height="551" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/02/2b.-Bakugan-Beserta-Arenanya-via-www.amazon.com_.jpg 900w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/02/2b.-Bakugan-Beserta-Arenanya-via-www.amazon.com_-300x184.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/02/2b.-Bakugan-Beserta-Arenanya-via-www.amazon.com_-768x470.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/02/2b.-Bakugan-Beserta-Arenanya-via-www.amazon.com_-356x218.jpg 356w" sizes="(max-width: 900px) 100vw, 900px" /><p id="caption-attachment-387" class="wp-caption-text">Bakugan Beserta Arenanya (www.amazon.com)</p></div></p>
<p>Mainan ini cukup mahal di eranya, sehingga tidak semua anak memilikinya. Penulis pun tidak paham bagaimana cara bermainnya, dan kurang tertarik untuk mengikuti animenya.</p>
<ol start="3">
<li><strong>Beyblade</strong></li>
</ol>
<p><div id="attachment_388" style="width: 910px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" aria-describedby="caption-attachment-388" class="size-full wp-image-388" src="http://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/02/3a.-Beyblade-via-www.fanpop.com_.jpg" alt="" width="900" height="601" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/02/3a.-Beyblade-via-www.fanpop.com_.jpg 900w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/02/3a.-Beyblade-via-www.fanpop.com_-300x200.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/02/3a.-Beyblade-via-www.fanpop.com_-768x513.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/02/3a.-Beyblade-via-www.fanpop.com_-356x238.jpg 356w" sizes="(max-width: 900px) 100vw, 900px" /><p id="caption-attachment-388" class="wp-caption-text">Beyblade (www.fanpop.com)</p></div></p>
<p>Kalau yang satu ini agak berbeda dengan dua permainan sebelumnya. Meskipun tidak mengikuti animenya, penulis pernah memilikinya setelah ayah penulis membelikan sebagai oleh-oleh dari Jakarta. Kalau tidak salah, yang dimiliki penulis adalah beyblade milik Ray yang berlambang singa putih.</p>
<p><div id="attachment_394" style="width: 360px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" aria-describedby="caption-attachment-394" class="size-full wp-image-394" src="http://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/02/1874.jpg" alt="" width="350" height="335" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/02/1874.jpg 350w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/02/1874-300x287.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/02/1874-266x255.jpg 266w" sizes="(max-width: 350px) 100vw, 350px" /><p id="caption-attachment-394" class="wp-caption-text">Driger Milik Ray (http://beyblade.wikia.com/wiki/Driger_F)</p></div></p>
<p>Efek beyblade yang mengeluarkan api ketika bergesekan memberi kesan tersendiri. Tidak punya arenanya pun tidak masalah karena wajan maupun panci bisa digunakan, meskipun membuat gaduh suasana.</p>
<ol start="4">
<li><strong>Crush Gear</strong></li>
</ol>
<p>&nbsp;</p>
<p><div id="attachment_389" style="width: 910px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" aria-describedby="caption-attachment-389" class="size-full wp-image-389" src="http://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/02/4a.-Crush-Gear-via-curioza010.blogspot.com_.jpg" alt="" width="900" height="600" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/02/4a.-Crush-Gear-via-curioza010.blogspot.com_.jpg 900w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/02/4a.-Crush-Gear-via-curioza010.blogspot.com_-300x200.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/02/4a.-Crush-Gear-via-curioza010.blogspot.com_-768x512.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/02/4a.-Crush-Gear-via-curioza010.blogspot.com_-356x237.jpg 356w" sizes="(max-width: 900px) 100vw, 900px" /><p id="caption-attachment-389" class="wp-caption-text">Crush Gear (curioza010.blogspot.com)</p></div></p>
<p>Kalau yang satu ini bisa dibilang favorit penulis, baik anime maupun mainannya. Cerita Kouya Morino yang menggunakan <strong>Garuda Eagle</strong> warisan kakaknya melawan rivalnya, Takeshi dengan Gaekinya. Karena suka, banyak nama Crush Gear yang masih penulis ingat, seperti <strong>Dino Spartan</strong>, <strong>Blitz Vogel</strong>, hingga <strong>Tigeraid</strong>.</p>
<p><div id="attachment_395" style="width: 330px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" aria-describedby="caption-attachment-395" class="size-full wp-image-395" src="http://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/02/gf_fs.jpg" alt="" width="320" height="240" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/02/gf_fs.jpg 320w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/02/gf_fs-300x225.jpg 300w" sizes="(max-width: 320px) 100vw, 320px" /><p id="caption-attachment-395" class="wp-caption-text">Garuda Phoniex (http://suryapersonal.blogspot.co.id/2016/01/ngeshare-anime-lawas-yang-greget-pada.html)</p></div></p>
<p>Crush Gear yang pernah dimiliki penulis adalah Garuda Eagle, walaupun sebenarnya favorit penulis adalah <strong>Garuda Phoniex</strong>, baik di film maupun di video gamenya.</p>
<ol start="5">
<li><strong>Tamiya</strong></li>
</ol>
<p><div id="attachment_390" style="width: 910px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" aria-describedby="caption-attachment-390" class="size-full wp-image-390" src="http://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/02/5a.-Lets-and-Go-via-www.zerochan.net_.jpg" alt="" width="900" height="645" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/02/5a.-Lets-and-Go-via-www.zerochan.net_.jpg 900w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/02/5a.-Lets-and-Go-via-www.zerochan.net_-300x215.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/02/5a.-Lets-and-Go-via-www.zerochan.net_-768x550.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/02/5a.-Lets-and-Go-via-www.zerochan.net_-356x255.jpg 356w" sizes="(max-width: 900px) 100vw, 900px" /><p id="caption-attachment-390" class="wp-caption-text">Let&#8217;s and Go (vwww.zerochan.net)</p></div></p>
<p>Sama seperti Crush Gear, Retsu &amp; Go alias Tamiya juga menjadi favorit penulis. Selain anime dan mainannya, gamenya di Playstation 1 pun sangat menarik, setidaknya bagi penulis. Favorit penulis adalah <strong>Shadow Braker </strong>milik Retsuya Ichimonji.</p>
<p><div id="attachment_398" style="width: 710px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" aria-describedby="caption-attachment-398" class="wp-image-398 size-full" src="http://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/02/47013612_e7697dd4-d0f2-4f30-a614-cd23137364e6.jpg" alt="" width="700" height="425" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/02/47013612_e7697dd4-d0f2-4f30-a614-cd23137364e6.jpg 700w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/02/47013612_e7697dd4-d0f2-4f30-a614-cd23137364e6-300x182.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/02/47013612_e7697dd4-d0f2-4f30-a614-cd23137364e6-356x216.jpg 356w" sizes="(max-width: 700px) 100vw, 700px" /><p id="caption-attachment-398" class="wp-caption-text">Shadow Breaker (https://www.tokopedia.com/bonardo2015/tamiya-19602-shadow-breaker-z-3-super-x-chassis-mini-4wd/talk)</p></div></p>
<p>Tamiya pertama yang penulis miliki adalah <strong>Blackspider</strong> yang dibeli di Sumenep, Madura. ketika berkunjung ke rumah sepupu. Setelah itu, banyak tamiya yang penulis miliki, seperti <strong>Magnum Saber</strong>, <strong>Beat Magnum TRF</strong>, <strong>Blitzer Sonic</strong>, dan beberapa tamiya kurang jelas lainnya. Tentu saja, tidak ada satupun yang asli merek Tamiya.</p>
<ol start="6">
<li><strong>Yu-Gi-Oh</strong></li>
</ol>
<p><div id="attachment_391" style="width: 910px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" aria-describedby="caption-attachment-391" class="size-full wp-image-391" src="http://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/02/6a.-Yu-Gi-Oh-via-www.fanpop.com_.png" alt="" width="900" height="540" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/02/6a.-Yu-Gi-Oh-via-www.fanpop.com_.png 900w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/02/6a.-Yu-Gi-Oh-via-www.fanpop.com_-300x180.png 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/02/6a.-Yu-Gi-Oh-via-www.fanpop.com_-768x461.png 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/02/6a.-Yu-Gi-Oh-via-www.fanpop.com_-356x214.png 356w" sizes="(max-width: 900px) 100vw, 900px" /><p id="caption-attachment-391" class="wp-caption-text">Yu-Gi-Oh (www.fanpop.com)</p></div></p>
<p>Jangan di tanya kalau yang satu ini, karena penulis adalah penggemar permainan kartu. Hingga kini, penulis masih sering bermain dengan adik secara virtual. Sudah bukan jamannya bermain dengan menggunakan kartu aslinya, apalagi jika digunakan untuk bermain tos-tosan.</p>
<p><div id="attachment_397" style="width: 310px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" aria-describedby="caption-attachment-397" class="size-full wp-image-397" src="http://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/02/Cyber-Dragon.png" alt="" width="300" height="437" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/02/Cyber-Dragon.png 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/02/Cyber-Dragon-206x300.png 206w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/02/Cyber-Dragon-175x255.png 175w" sizes="(max-width: 300px) 100vw, 300px" /><p id="caption-attachment-397" class="wp-caption-text">Cyber Dragon (http://yugioh.wikia.com/wiki/Cyber_Dragon)</p></div></p>
<p>Penulis gemar menggunakan dek bertemakan <em>Dragon</em> maupun <em>Machine</em>. Kartu favorit penulis adalah <strong>Cyber Dragon</strong>, kartu andalan Zane Trusdale dari serial Yu-Gi-Oh GX. Adik penulis sangat menggandrungi kartu <strong>Elemental Hero Neos</strong> yang menjadi andalan Jaden Yuki pada serial yang sama.</p>
<ol start="7">
<li><strong>Duel Master</strong></li>
</ol>
<p><div id="attachment_392" style="width: 910px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" aria-describedby="caption-attachment-392" class="size-full wp-image-392" src="http://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/02/7a.-Duel-Master-via-www.zerochan.net_.jpg" alt="" width="900" height="595" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/02/7a.-Duel-Master-via-www.zerochan.net_.jpg 900w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/02/7a.-Duel-Master-via-www.zerochan.net_-300x198.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/02/7a.-Duel-Master-via-www.zerochan.net_-768x508.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/02/7a.-Duel-Master-via-www.zerochan.net_-356x235.jpg 356w" sizes="(max-width: 900px) 100vw, 900px" /><p id="caption-attachment-392" class="wp-caption-text">Duel Master (www.zerochan.net)</p></div></p>
<p>Sama seperti Yu-Gi-Oh, Duel Master merupakan permainan strategi yang menggunakan kartu. Penulis bisa bermain Duel Master, namun karena popularitasnya kalah oleh Yu-Gi-Oh, sudah lama penulis tidak memainkannya. Selain itu, sangat susah mencari game Duel Master, kecuali di Playstation 2.</p>
<p><div id="attachment_396" style="width: 328px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" aria-describedby="caption-attachment-396" class="size-full wp-image-396" src="http://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/02/ExplosiveFighterUcarn.jpg" alt="" width="318" height="443" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/02/ExplosiveFighterUcarn.jpg 318w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/02/ExplosiveFighterUcarn-215x300.jpg 215w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/02/ExplosiveFighterUcarn-183x255.jpg 183w" sizes="(max-width: 318px) 100vw, 318px" /><p id="caption-attachment-396" class="wp-caption-text">Explosive Fighter Ucarn (http://duelmasters.wikia.com/wiki/File:ExplosiveFighterUcarn.jpg)</p></div></p>
<p>Meskipun sudah tidak pernah bermain, penulis tetap memiliki kartu andalan, <strong>Exploid Fighter Uncarn</strong>. Bukan apa-apa, hanya saja kartu tersebut mirip dengan digimon Wargrowlmon.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Lawang, 19 Februari 2018, setelah mencoba menjadi bot Werewolf di Line</p>
<p>Sumber Foto: <a href="http://kemanaajaboleeh.com">kemanaajaboleeh.com</a></p>
<p>The post <a href="https://whathefan.com/animekomik/mainan-dari-anime/">Mainan dari Anime</a> appeared first on <a href="https://whathefan.com">Whathefan!</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://whathefan.com/animekomik/mainan-dari-anime/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
