<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Nobita Archives - Whathefan!</title>
	<atom:link href="https://whathefan.com/tag/nobita/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://whathefan.com/tag/nobita/</link>
	<description>Apa yang Terpikir Apa yang Tertuang</description>
	<lastBuildDate>Sun, 22 Aug 2021 04:11:04 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.6.2</generator>

<image>
	<url>https://whathefan.com/wp-content/uploads/2019/01/cropped-Logo-Square-32x32.jpg</url>
	<title>Nobita Archives - Whathefan!</title>
	<link>https://whathefan.com/tag/nobita/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Menjadi Seperti Boneka Daruma</title>
		<link>https://whathefan.com/pengembangan-diri/menjadi-seperti-boneka-daruma/</link>
					<comments>https://whathefan.com/pengembangan-diri/menjadi-seperti-boneka-daruma/?noamp=mobile#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Fanandi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 03 Apr 2021 01:52:56 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pengembangan Diri]]></category>
		<category><![CDATA[bangkit]]></category>
		<category><![CDATA[boneka daruma]]></category>
		<category><![CDATA[Doraemon]]></category>
		<category><![CDATA[gagal]]></category>
		<category><![CDATA[jatuh]]></category>
		<category><![CDATA[motivasi]]></category>
		<category><![CDATA[Nobita]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://whathefan.com/?p=4852</guid>

					<description><![CDATA[<p>Gara-gara nonton film Stand By Me 2 Doraemon, Penulis jadi teringat salah satu panel komik Doraemon yang mengharukan. Sama seperti fokus cerita film ini, cerita panel tersebut juga memiliki keterkaitan dengan nenek Nobita. Ceritanya, Nobita sedang bermain dengan mainan-mainan dari masa kecilnya berkat alat dari Doraemon. Ia begitu senang karena bisa memunculkan alat-alat berdasarkan memorinya. [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://whathefan.com/pengembangan-diri/menjadi-seperti-boneka-daruma/">Menjadi Seperti Boneka Daruma</a> appeared first on <a href="https://whathefan.com">Whathefan!</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p>Gara-gara nonton film <a href="https://whathefan.com/filmserial/setelah-menonton-stand-by-me-doraemon-2/">Stand By Me 2 Doraemon</a>, Penulis jadi teringat salah satu panel komik Doraemon yang mengharukan. Sama seperti fokus cerita film ini, cerita panel tersebut juga memiliki keterkaitan dengan nenek Nobita.</p>



<p>Ceritanya, Nobita sedang bermain dengan mainan-mainan dari masa kecilnya berkat alat dari Doraemon. Ia begitu senang karena bisa memunculkan alat-alat berdasarkan memorinya. Doraemon pun mengingatkan Nobita, jangan sampai ia terbuai masa lalu sampai lupa masa depannya.</p>



<p>Apa jawaban dari Nobita? Ia mengatakan: </p>



<blockquote class="wp-block-quote is-layout-flow wp-block-quote-is-layout-flow"><p>&#8220;Buat apa memikirkan masa depan, jauh lebih menyenangkan masa lalu.&#8221; </p></blockquote>



<p>Hal ini sebenarnya wajar, mengingat masa kini Nobita tidak terlalu menyenangkan. Dirinya kerap dicap bodoh dan hampir tidak bisa melakukan apa-apa. Hampir setiap hari ia di-<em>bully </em>oleh Giant dan Suneo. Jika tidak ada Doraemon, mungkin hidupnya akan terus mengalami kesialan.</p>



<p>Akan tetapi, Nobita lantas menemukan sebuah <strong>mainan boneka daruma</strong>. Gara-gara itu, ia teringat oleh neneknya dan memori masa kecilnya melintas begitu saja.</p>



<figure class="wp-block-image size-large"><img fetchpriority="high" decoding="async" width="1024" height="683" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2021/04/menjadi-seperti-boneka-daruma-1-1024x683.jpg" alt="" class="wp-image-4855" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2021/04/menjadi-seperti-boneka-daruma-1-1024x683.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2021/04/menjadi-seperti-boneka-daruma-1-300x200.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2021/04/menjadi-seperti-boneka-daruma-1-768x512.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2021/04/menjadi-seperti-boneka-daruma-1.jpg 1080w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption>Nobita dan Nenek (<a rel="noreferrer noopener" target="_blank" href="https://themovielist.net/movielist/movie/132382/Doraemon--A-Grandmother-s-Recollections;jsessionid=27rfsrz1qw7twy3y1qzyd8pc">TheMovieList.net</a>)</figcaption></figure>



<p>Waktu itu, ceritanya Nobita tengah terjatuh di halaman dan menangis. Tiba-tiba, di sampingnya menggelinding sebuah boneka daruma. Ternyata, boneka tersebut dilemparkan oleh neneknya yang sedang sakit.</p>



<p>Nobita pun segera mengambil boneka tersebut dan segera menuntuk neneknya untuk kembali masuk ke rumah. Neneknya pun berkata, dirinya punya harapan agar Nobita bisa tumbuh seperti boneka daruma. <strong>Mau jatuh berapa kali pun, boneka daruma akan selalu bangkit lagi.</strong></p>



<p>Nobita kecil pun berjanji kalau dirinya akan menjadi seperti boneka daruma. Nobita pun menangis ketika mengingat kenangan ini karena tak lama seperti itu, nenek yang sangat menyayanginya meninggal dunia. </p>



<p>Nobita pun segera bangkit dan mulai belajar agar bisa menjadi seperti apa yang diharapkan oleh neneknya. Ia ingin menjadi seperti boneka daruma yang selalu bangkit, sebanyak apapun ia jatuh.</p>



<h2 class="wp-block-heading">Jatuh 99 Kali, Bangkit 100 Kali</h2>



<p>Dalam film Batman Begins, Alfred pernah berkata kepada Bruce Wayne muda:</p>



<figure class="wp-block-image size-large"><img decoding="async" width="1024" height="576" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2021/04/menjadi-seperti-boneka-daruma-2.bak_-1024x576.png" alt="" class="wp-image-4857" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2021/04/menjadi-seperti-boneka-daruma-2.bak_-1024x576.png 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2021/04/menjadi-seperti-boneka-daruma-2.bak_-300x169.png 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2021/04/menjadi-seperti-boneka-daruma-2.bak_-768x432.png 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2021/04/menjadi-seperti-boneka-daruma-2.bak_.png 1280w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption>(<a rel="noreferrer noopener" target="_blank" href="https://uxmisfit.com/2017/02/05/inspiring-quote-6-why-do-we-fall-so-we-can-learn-to-pick-ourselves-up/">UXMISFIT.COM</a>)</figcaption></figure>



<p>Kalau kita tidak pernah terjatuh, kita tidak akan pernah belajar bagaimana caranya untuk bangkit. <strong>Jatuh sekali, bangkit dua kali. Jatuh 99 kali, bangkit 100 kali.</strong> Mau berapa kali pun gagal, kita akan terus berusaha lebih baik lagi.</p>



<p>Memang, terkadang ada kalanya kita menyadari diri kita penuh dengan keterbatasan. Ada sesuatu yang seolah ditakdirkan tidak akan berhasil kita lakukan. Menyadari kapasitas diri, bukan merasa pesimistis, juga penting dalam hidup ini.</p>



<p>Jika kita tidak pernah belajar tentang astronomi dan tidak pernah melatih fisik, jangan bermimpi untuk menjadi seorang astronot. Jika kita memiliki kekurangan fisik yang membuat kita tidak bisa menjadi sesuatu, jangan dipaksakan.</p>



<p>Setelah mengetahui kemampuan diri, kita bisa menentukan apa saja yang ingin kita kejar dalam hidup ini sesuai dengan kemampuan tersebut. Belajar, berlatih, menjalin relasi dengan orang lain, banyak hal yang bisa kita lakukan untuk tujuan hidup kita.</p>



<figure class="wp-block-image size-large"><img decoding="async" width="1024" height="683" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2021/04/menjadi-seperti-boneka-daruma-3-1024x683.jpg" alt="" class="wp-image-4856" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2021/04/menjadi-seperti-boneka-daruma-3-1024x683.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2021/04/menjadi-seperti-boneka-daruma-3-300x200.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2021/04/menjadi-seperti-boneka-daruma-3-768x512.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2021/04/menjadi-seperti-boneka-daruma-3.jpg 1080w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption>Terjatuh (<a rel="noreferrer noopener" target="_blank" href="https://medium.com/@TonyLoyd/trust-falling-while-naked-e877a16918c3">Medium</a>)</figcaption></figure>



<p>Dalam perjalanannya, kita mungkin akan mengalami yang namanya kegagalan. Hal itu sangat wajar dan bisa terjadi pada siapapun. Perusahaan sebesar Google dan Microsoft pun pernah mengeluarkan produk yang gagal total di pasaran.</p>



<p>Yang penting, jangan mudah menyerah. Sekali gagal, kita coba lagi dengan cara yang lain. Dua kali gagal, coba lagi dengan cara yang lain. Jika kita terus-menerus menemui kebuntuan, mungkin ada yang salah dengan tujuan kita dan tidak ada salahnya untuk mengubah tujuan tersebut.</p>



<p>Penulis akan mengambil contoh dari kehidupannya sendiri. Penulis sudah <a href="https://whathefan.com/pengalaman/pengalaman-mengejar-beasiswa-dan-gagal-empat-kali/">empat kali gagal ketika mencoba mengambil beasiswa S2 keluar negeri</a>. Setelah kegagalan keempat, Penulis berpikir untuk mengubah tujuan tersebut dengan mencoba bekerja dulu.</p>



<p>Penulis pun <a href="https://whathefan.com/pengalaman/pengalaman-melamar-kerja-di-mainspring-technology/">mendapatkan pekerjaan di bidang media di Jakarta</a>, area pekerjaan yang menjadi <em>passion </em>Penulis. Siapa yang menyangka Penulis merasa nyaman bekerja di area ini dan sedang meniti karirnya. Tujuan untuk mendapatkan beasiswa pun teralihkan. Penulis sekarang ingin menjadi seorang profesional di bidang ini.</p>



<h2 class="has-text-align-center wp-block-heading">***</h2>



<p>Kita tidak benar-benar tahu apa yang terbaik untuk diri kita. Tuhan yang Maha Tahu lah yang benar-benar mengetahuinya. Bisa saja kita sengaja digagalkan di satu tempat untuk mendapatkan yang terbaik di tempat lain, terkadang tanpa pernah kita duga sama sekali.</p>



<p>Untuk itu, tugas kita sebagai manusia adalah terus berusaha bangkit dari kegagalan-kegagalan yang akan kita temui dalam hidup. Sama seperti boneka daruma, <strong>kita harus terus bangkit walaupun harus terjatuh berapa kali pun.</strong></p>



<p></p>



<p></p>



<p>Lawang, 2 April 2021, terinspirasi setelah teringat salah satu panel komik Doraemon yang membahas boneka daruma.</p>



<p>Foto: <a rel="noreferrer noopener" target="_blank" href="https://blog.govoyagin.com/daruma/">Voyagin Blog</a></p>
<p>The post <a href="https://whathefan.com/pengembangan-diri/menjadi-seperti-boneka-daruma/">Menjadi Seperti Boneka Daruma</a> appeared first on <a href="https://whathefan.com">Whathefan!</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://whathefan.com/pengembangan-diri/menjadi-seperti-boneka-daruma/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Setelah Menonton Stand By Me Doraemon 2</title>
		<link>https://whathefan.com/animekomik/setelah-menonton-stand-by-me-doraemon-2/</link>
					<comments>https://whathefan.com/animekomik/setelah-menonton-stand-by-me-doraemon-2/?noamp=mobile#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Fanandi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 28 Mar 2021 09:21:41 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Anime & Komik]]></category>
		<category><![CDATA[anime]]></category>
		<category><![CDATA[Doraemon]]></category>
		<category><![CDATA[film]]></category>
		<category><![CDATA[Nobita]]></category>
		<category><![CDATA[review]]></category>
		<category><![CDATA[Shizuka]]></category>
		<category><![CDATA[Stand By Me 2]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://whathefan.com/?p=4839</guid>

					<description><![CDATA[<p>Sejak kecil, Penulis gemar membaca komik. Salah satunya adalah Doraemon. Penulis rasanya sudah membaca semua jilidnya, baik yang biasa maupun yang seri Petualangan. Apalagi, adik Penulis juga memiliki koleksi lengkap komiknya sehingga sewaktu-waktu bisa membaca ulang. Untuk serial kartunnya (atau animenya) sendiri Penulis tidak terlalu mengikuti. Hanya selintas begitu saja ketika menyaksikan televisi di Minggu [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://whathefan.com/animekomik/setelah-menonton-stand-by-me-doraemon-2/">Setelah Menonton Stand By Me Doraemon 2</a> appeared first on <a href="https://whathefan.com">Whathefan!</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p>Sejak kecil, Penulis gemar membaca komik. Salah satunya adalah <strong>Doraemon</strong>. Penulis rasanya sudah membaca semua jilidnya, baik yang biasa maupun yang seri Petualangan. Apalagi, adik Penulis juga memiliki koleksi lengkap komiknya sehingga sewaktu-waktu bisa membaca ulang.</p>



<p>Untuk serial kartunnya (atau animenya) sendiri Penulis tidak terlalu mengikuti. Hanya selintas begitu saja ketika menyaksikan televisi di Minggu pagi. Pada dasarnya, Penulis lebih suka membaca komik daripada harus menonton animenya.</p>



<p>Beda cerita ketika Penulis menonton film <strong>Stand By Me</strong> yang pertama. Penulis menyukainya karena memasukkan banyak kepingan-kepingan cerita dari versi komiknya yang membuat Penulis bernostalgia. Dengan format tiga dimensi, Penulis merasa puas sekaligus haru ketika menonton film tersebut.</p>



<p>Ketika sekuelnya tayang di bioskop pada bulan Maret ini, Penulis pun tertarik untuk menontonnya. Setelah menjalani protokol kesehatan secara ketat, akhirnya Penulis kembali menonton di bioskop setelah 1.5 tahun!</p>



<h2 class="wp-block-heading">Jalan Cerita Stand By Me Doraemon 2</h2>



<p>Menurut Penulis, film pertama tidak memiliki fokus cerita, hanya menggabungkan apa yang pernah disajikan dalam format komik. Bagian Nobita yang membuktikan kalau dirinya bisa hidup tanpa Doraemon hanya menjadi klimaks cerita.</p>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="683" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2021/03/setelah-menonton-stand-by-me-doraemon-2-1-1024x683.jpg" alt="" class="wp-image-4841" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2021/03/setelah-menonton-stand-by-me-doraemon-2-1-1024x683.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2021/03/setelah-menonton-stand-by-me-doraemon-2-1-300x200.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2021/03/setelah-menonton-stand-by-me-doraemon-2-1-768x512.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2021/03/setelah-menonton-stand-by-me-doraemon-2-1.jpg 1080w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption>Nobita Bertemu Nenek (<a rel="noreferrer noopener" target="_blank" href="https://www.scifijapan.com/articles/2020/10/25/stand-by-me-doraemon-2-press-notes-and-image-gallery-from-toho/">SciFi Japan</a>)</figcaption></figure>



<p>Hal yang berbeda akan kita temukan pada sekuelnya. Fokus utama di sini adalah <strong>bagaimana Nobita merindukan neneknya</strong> dan memutuskan untuk pergi ke masa lalu. Di sana, Nobita mendengar permintaan neneknya yang <strong>ingin melihat Nobita menikah sebelum dirinya meninggal</strong>.</p>



<p>Kalau di versi komiknya, Nobita akan kembali ke masa kini dan pergi ke rumah Shizuka dan mengajaknya menikah. Kalau di versi filmnya ini, Nobita pergi ke masa depan untuk melihat bagaimana dirinya menikah dengan Shizuka.</p>



<p>Mereka pun menemui masalah, di mana <strong>Nobita dewasa ternyata kabur di hari pernikahan!</strong> Ia merasa belum siap sehingga merepotkan banyak sekali orang. Untuk sementara waktu, Nobita masa kini pun berubah menjadi Nobita dewasa dan menciptakan banyak kekacauan.</p>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="683" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2021/03/setelah-menonton-stand-by-me-doraemon-2-2-1024x683.jpg" alt="" class="wp-image-4842" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2021/03/setelah-menonton-stand-by-me-doraemon-2-2-1024x683.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2021/03/setelah-menonton-stand-by-me-doraemon-2-2-300x200.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2021/03/setelah-menonton-stand-by-me-doraemon-2-2-768x512.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2021/03/setelah-menonton-stand-by-me-doraemon-2-2.jpg 1080w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption>Bertukar Tubuh (<a rel="noreferrer noopener" target="_blank" href="https://travelmaker.id/2021/02/08/stand-by-me-doraemon-2-lintas-waktu-demi-tepati-janji/">Travelmaker Indonesia</a>)</figcaption></figure>



<p>Nobita dewasa ternyata kabur ke masa kini sebelum ditemukan oleh Nobita masa kini dan Doraemon. Setelah menjalani berbagai kejadian (termasuk bertukar tubuh hingga hampir membahayakan nyawa mereka), Nobita dewasa mendapatkan kembali kepercayaan dirinya dan akhirnya siap untuk melanjutkan acara pernikahannya.</p>



<p>Di sisi lain, Nobita masa kini dan Doraemon membawa nenek ke masa depan agar ia bisa melihat secara langsung prosesi pernikahan cucunya tersebut. Setelah itu, mereka pun pulang ke rumah dan waktu masing-masing.</p>



<h2 class="wp-block-heading">Kesan Setelah Menonton Stand By Me Doraemon 2</h2>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="683" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2021/03/setelah-menonton-stand-by-me-doraemon-2-3-1024x683.jpg" alt="" class="wp-image-4843" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2021/03/setelah-menonton-stand-by-me-doraemon-2-3-1024x683.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2021/03/setelah-menonton-stand-by-me-doraemon-2-3-300x200.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2021/03/setelah-menonton-stand-by-me-doraemon-2-3-768x512.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2021/03/setelah-menonton-stand-by-me-doraemon-2-3.jpg 1080w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption>Menarik untuk Penggemar Doraemon (<a rel="noreferrer noopener" target="_blank" href="https://media.skyegrid.id/5-fakta-menarik-stand-by-me-doraemon-2-yang-wajib-diketahui/">Skyegrid Media</a>)</figcaption></figure>



<p>Jika mengharapkan sebuah film animasi yang menawarkan jalan cerita menarik, Stand By Me Doraemon 2 jelas bukan pilihan yang tepat. Film ini lebih lebih ke arah &#8220;memberikan sesuatu yang baru kepada fans Doraeomon di seluruh dunia&#8221;.</p>



<p>Penulis sendiri ketika menonton film ini merasa bernostalgia dengan cerita-ceritanya. Setiap ada adegan yang muncul, Penulis sering berpikir, &#8220;Oh, ini dari komik yang ini, oh ini dari komik yang itu,&#8221; walaupun ada beberapa adegan yang benar-benar baru.</p>



<p>Sebagai bagian <em>francise </em>dari Doraemon, tentu ada banyak bagian-bagian yang lucu dan mengundang tawa. Hanya saja, tidak sampai membuat kita terbahak-bahak. Penulis sendiri hanya tertawa kecil beberapa kali.</p>



<p>Penulis justru menemukan satu pertanyaan besar yang tidak terjawab hingga film selesai: <strong>ke mana Doraemon di masa depan?</strong> Apakah ia telah pulang ke masa depan? Apakah ia rusak seperti versi komiknya sehingga memotivasi Nobita untuk belajar agar bisa memperbaiknya?</p>



<p>Mungkin jawaban dari pertanyaan ini sengaja disimpan untuk film ketiganya. Kalau memang benar seperti itu, kemungkinan besar film ketiganya akan memiliki jalan cerita yang akan menguras emosi penontonnya.</p>



<p>Selain itu, Penulis juga heran dengan betapa pesatnya kemajuan teknologi antara Nobita di masa kini dengan Nobita dewasa. Katakanlah Nobita menikah di usia 30-an, artinya ada jarak sekitar 20 tahun. Dalam waktu 20 tahun, bagaimana bisa Jepang menjadi secanggih di filmnya?</p>



<p>Film ini memberikan kita semua motivasi, anak sebodoh dan seceroboh Nobita saja bisa mendapatkan istri secantik, sepintar, dan sebaik Shizuka, masa kita kalah?</p>



<p></p>



<p></p>



<p>Lawang, 28 Maret 2021, terinspirasi setelah menonton film Stand By Me Doraemon 2</p>



<p>Foto: <a href="http://marcusgohmarcusgoh.com/movies/movie-review-stand-by-me-doraemon-2-strikes-a-chord-with-the-vulnerable-child-inside-all-of-us">MARCUSGOHMARCUSGOH</a></p>
<p>The post <a href="https://whathefan.com/animekomik/setelah-menonton-stand-by-me-doraemon-2/">Setelah Menonton Stand By Me Doraemon 2</a> appeared first on <a href="https://whathefan.com">Whathefan!</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://whathefan.com/animekomik/setelah-menonton-stand-by-me-doraemon-2/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
