<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>survival Archives - Whathefan!</title>
	<atom:link href="https://whathefan.com/tag/survival/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://whathefan.com/tag/survival/</link>
	<description>Apa yang Terpikir Apa yang Tertuang</description>
	<lastBuildDate>Mon, 30 Sep 2024 13:27:16 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.6.2</generator>

<image>
	<url>https://whathefan.com/wp-content/uploads/2019/01/cropped-Logo-Square-32x32.jpg</url>
	<title>survival Archives - Whathefan!</title>
	<link>https://whathefan.com/tag/survival/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Koleksi Board Game #25: Happy Little Dinosaur</title>
		<link>https://whathefan.com/permainan/koleksi-board-game-25-happy-little-dinosaur/</link>
					<comments>https://whathefan.com/permainan/koleksi-board-game-25-happy-little-dinosaur/?noamp=mobile#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Fanandi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 29 Sep 2024 15:03:43 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Permainan]]></category>
		<category><![CDATA[board game]]></category>
		<category><![CDATA[dinosaurus]]></category>
		<category><![CDATA[survival]]></category>
		<category><![CDATA[Unstable Games]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://whathefan.com/?p=7935</guid>

					<description><![CDATA[<p>Unstable Unicorns adalah salah satu board game yang paling berkesan bagi Penulis dan circle-nya karena sifatnya yang sangat kompetitif. Oleh karena itu, tak heran jika Penulis jadi penasaran dengan board game lain keluaran penerbitnya, Unstable Games. Ketika melakukan riset, Penulis menemukan ada satu board game bertemakan dinosaurus yang cukup menarik berjudul Happy Little Dinosaurs. Ceritanya, [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://whathefan.com/permainan/koleksi-board-game-25-happy-little-dinosaur/">Koleksi Board Game #25: Happy Little Dinosaur</a> appeared first on <a href="https://whathefan.com">Whathefan!</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><a href="https://whathefan.com/permainan/koleksi-board-game-17-unstable-unicorns/">Unstable Unicorns</a> adalah salah satu <em>board game </em>yang paling berkesan bagi Penulis dan <em>circle-</em>nya karena sifatnya yang sangat kompetitif. Oleh karena itu, tak heran jika Penulis jadi penasaran dengan <em>board game </em>lain keluaran penerbitnya, Unstable Games.</p>



<p>Ketika melakukan riset, Penulis menemukan ada satu <em>board game </em>bertemakan dinosaurus yang cukup menarik berjudul <strong>Happy Little Dinosaurs</strong>. Ceritanya, kita sebagai dinosaurus ingin menikmati waktu-waktu terakhir di dunia sebelum punah. Agak <em>dark</em> memang.</p>



<p>Selain itu, sama seperti Unstable Unicorns, <em>board game </em>ini juga memiliki ilustrasi lucu pada kartu-kartunya. Apalagi, ada pion berbentuk dinosaurus yang lucu. Setelah menonton video <em>playthrough</em>-nya di internet, Penulis semakin yakin untuk membeli <em>board game </em>ini. </p>


<div class="monsterinsights-inline-popular-posts monsterinsights-inline-popular-posts-beta monsterinsights-popular-posts-styled" ><div class="monsterinsights-inline-popular-posts-image"><img decoding="async" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/01/Gekkan.Shoujo.Nozaki-kun.full_.1742019-300x221.jpg" srcset=" https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/01/Gekkan.Shoujo.Nozaki-kun.full_.1742019-300x221.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/01/Gekkan.Shoujo.Nozaki-kun.full_.1742019-768x566.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/01/Gekkan.Shoujo.Nozaki-kun.full_.1742019-1024x755.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/01/Gekkan.Shoujo.Nozaki-kun.full_.1742019-346x255.jpg 346w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/01/Gekkan.Shoujo.Nozaki-kun.full_.1742019.jpg 1221w " alt="Mencari Inspirasi Karakter Melalui Anime" /></div><div class="monsterinsights-inline-popular-posts-text"><span class="monsterinsights-inline-popular-posts-label" >Trending</span><div class="monsterinsights-inline-popular-posts-post"><a class="monsterinsights-inline-popular-posts-title"  href="https://whathefan.com/animekomik/mencari-inspirasi-karakter-melalui-anime/">Mencari Inspirasi Karakter Melalui Anime</a></div></div></div><p></p>


<h2 class="wp-block-heading">Detail Board Game Happy Little Dinosaurs</h2>



<ul class="wp-block-list">
<li>Judul: Happy Little Dinosaurs</li>



<li>Desainer: Ramy Badie</li>



<li>Publisher: Unstable Games</li>



<li>Tahun Rilis: 2021</li>



<li>Jumlah Pemain: 2-4 pemain</li>



<li>Waktu Bermain: 30 &#8211; 60 menit</li>



<li>Rating BGG: 6,2</li>



<li>Tingkat Kesulitan: 1.33/5</li>



<li>Harga: Rp400.000</li>
</ul>



<h2 class="wp-block-heading">Cara Bermain Happy Little Dinosaurs</h2>



<figure class="wp-block-embed is-type-video is-provider-youtube wp-block-embed-youtube wp-embed-aspect-16-9 wp-has-aspect-ratio"><div class="wp-block-embed__wrapper">
<iframe title="Happy Little Dinosaurs | How To Play" width="740" height="416" src="https://www.youtube.com/embed/fYzXBvblWtg?feature=oembed" frameborder="0" allow="accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture; web-share" referrerpolicy="strict-origin-when-cross-origin" allowfullscreen></iframe>
</div></figure>



<p>Dalam Happy Little Dinosaurs, pemain akan memilih satu dari empat dinosaurus yang bisa dimainkan:<strong> Nervous Rex</strong>, <strong>Stego</strong>, <strong>Bad Luck Bronto</strong>, dan <strong>Cry Ceratops</strong>. Masing-masing karakter akan memiliki <em>meeple</em> (pion) dan <em>playmat</em> yang unik.</p>



<p>Letakkan <em>meeple </em>di masing-masing <em>playmat</em>, yang dalam permainan akan menjadi penanda skor. Objektif dalam <em>game</em> ini adalah menjadi<strong> pemain terakhir yang selamat</strong> atau <strong>berhasil menyentuh skor 50 terlebih dahulu</strong>.</p>



<p>Ada dua jenis kartu dalam permainan ini, yang akan terbagi ke dalam <strong>Main Deck</strong> dan <strong>Disaster Deck</strong>. Main Deck berisi kartu-kartu yang bisa kita mainkan, sedangkan Disaster Deck berisi kartu Disaster yang akan terus muncul di setiap putarannya.</p>



<h3 class="wp-block-heading">Kartu Disaster di Happy Little Dinosaurs</h3>



<p>Mari kita bahas tentang kartu Disaster terlebih dahulu. Ada tiga jenis kartu Disaster dalam permainan ini, yakni <strong>Natural Disaster</strong>,<strong> Predatory Disaster</strong>, dan <strong>Emotional Disaster</strong>. Ada juga kartu Meteor yang menjadi semacam <em>wild card</em> dan dianggap sebagai semua jenis kartu Disaster.</p>



<p>Pemain akan langsung keluar dari permainan apabila mendapatkan tiga kartu Disaster dari satu jenis atau memiliki masing-masing satu dari ketiga jenis Disaster. Pemain yang memiliki kartu Disaster di <em>playmat</em>-nya akan mendapatkan tambahan langkah setiap putaran sejumlah kartu Disaster yang dimiliki.</p>



<p>Sebagai tambahan, ketika kartu Disaster masuk ke <em>playmat</em> pemain, maka pemain bisa membuang satu kartu tangannya dan menggantinya dengan kartu baru dari Main Deck. Ini bagus untuk membuang kartu jelek dari tangan.</p>



<p>Jenis-jenis Disaster ini akan bepengaruh secara unik kepada masing-masing dinosaurus. Contoh, Cry Ceratops akan mendapatkan keuntungan dari Emotional Disaster, tapi akan mendapatkan kerugian dari Natural Disaster. </p>



<p>Di sisi lain, Nervous Rex akan mendapatkan keutungan dari Predator Disaster, tapi rugi jika mendapatkan Emotional Disaster. Bad Luck Bronto mendapatkan keuntungan dari Natural Disaster, tapi rugi jika mendapatkan Predator Disaster. </p>



<p>Stego menjadi karakter yang unik, di mana ia hanya akan mendapatkan keuntungan dari kartu Meteor dan tidak akan mendapatkan kerugian apapun dari semua jenis kartu Disaster. Bisa dibilang, hubungan dinosaurus dan kartu Disaster di sini cukup seimbang.</p>



<p>Lantas, apa maksud dari keuntungan dan kerugian masing-masing kartu Disaster yang didapatkan oleh pemain? Ini berpengaruh pada proses <em>scoring </em>yang dilakukan setiap putarannya, yang akan Penulis jelaskan pada poin selanjutnya.</p>



<h3 class="wp-block-heading">Point Scoring pada Happy Little Dinosaurs.</h3>



<p>Di awal permainan, pemain akan mendapatkan lima kartu tangan dari Main Deck. Setiap putaran, pemain bisa memainkan satu kartu dari tangannya untuk diadu dengan pemain lainnya. Pemain dengan poin paling sedikit akan mendapatkan kartu Disaster untuk diletakkan pada <em>playmat</em>-nya.</p>



<p>Ada dua jenis kartu yang terdapat pada Main Deck, yakni <strong>kartu Point</strong> dan <strong>kartu Instant</strong>. Kartu Point punya dua jenis, yakni kartu Point biasa dan kartu Point yang memiliki efek. Efek kartu akan terjadi secara langsung ketika diaktifkan.</p>



<p>Kartu Instant memiliki efek yang bervariasi, seperti menambah poin kartu sendiri, mengurangi poin kartu lawan, bahkan menyelamatkan diri dari kartu Disaster. Kartu Instant bisa dimainkan kapanpun, termasuk ketika proses <em>scoring</em>.</p>



<p>Nah, jika kita mendapatkan kartu Disaster, maka jumlah poin kita bisa bertambah atau berkurang, tergantung dari masing-masing Dinosaur&#8217;s Traits yang sudah dijelaskan sebelumnya. Jadi, mendapatkan kartu Disaster tidak selalu buruk, kecuali sudah mencapai batas maksimal.</p>



<p>Proses mengadu kartu akan dilakukan setiap putaran hingga pemenang keluar, yang sudah Penulis bahas sebelumnya. Setelah selesai menyelesaikan satu putaran, pemain akan kembali mengisi kartunya hingga menjadi lima kartu tangan lagi. </p>



<h2 class="wp-block-heading">Setelah Bermain Happy Little Dinosaurs</h2>



<figure class="wp-block-image size-large"><img fetchpriority="high" decoding="async" width="1024" height="683" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/09/koleksi-board-game-25-happy-little-dinosaurs-1024x683.jpg" alt="" class="wp-image-7937" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/09/koleksi-board-game-25-happy-little-dinosaurs-1024x683.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/09/koleksi-board-game-25-happy-little-dinosaurs-300x200.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/09/koleksi-board-game-25-happy-little-dinosaurs-768x512.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/09/koleksi-board-game-25-happy-little-dinosaurs.jpg 1080w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption class="wp-element-caption">Happy Little Dinosaurs (<a href="https://www.gameschain.com.au/products/happy-little-dinosaurs">Games Chain</a>)</figcaption></figure>



<p>Tema yang dimiliki oleh Happy Little Dinosaurs adalah <em>battle royale</em>, di mana <em>one man last standing</em> akan menjadi pemenangnya. Namun, permainan ini juga menghadirkan alternatif lain dengan sistem siapa yang terlebih dahulu mencapai poin tertentu seperti <a href="https://whathefan.com/permainan/koleksi-board-game-3-catan/">Catan</a>.</p>



<p>Walau temanya seperti itu, bisa dibilang kalau permainan ini<strong> tergolong ringan</strong> dan <strong>mudah untuk dimainkan oleh semua kalangan</strong>. Mungkin hal yang akan menyulitkan adalah memahami efek-efek kartunya, yang semua tertulis dalam bahasa Inggris.</p>



<p>Sayangnya, meskipun secara konsep harusnya kompetitif, ternyata <strong>Happy Little Dinosaurs tidak sekompetitif itu</strong>. Memang permainan menjadi seru ketika pemain saling berbalas kartu Instant, tapi selain itu, tidak terasa sisi kompetitifnya.</p>



<p>Selain itu, permainan ini juga terasa<strong> memiliki tempo yang lambat</strong> karena setiap pemain menghabiskan waktu yang cukup lama untuk memilih satu kartu di tangannya. Ini memang menjadi masalah umum dari <em>board game-board game</em> berbasis kartu.</p>



<p>Jika dibandingkan dengan Unstable Unicorns, Happy Little Dinosaurs memang kurang terasa seru dan cukup monoton. Oleh karena itu, permainan ini juga menjadi salah satu <em>board game </em>Penulis yang jarang dimainkan.</p>



<blockquote class="wp-block-quote is-layout-flow wp-block-quote-is-layout-flow">
<p><mark style="background-color:rgba(0, 0, 0, 0);color:#9e0b0f" class="has-inline-color">Skor: 7/10</mark></p>
</blockquote>



<p>Setelah membeli <a href="https://whathefan.com/permainan/koleksi-board-game-24-saboteur-the-dark-cave/">Saboteurs: The Dark Cave</a> dan Happy Little Dinosaurs pada bulan Oktober 2023, cukup lama Penulis tidak membeli <em>board game </em>baru. Barulah ketika ke Jakarta pada awal Januari, Penulis menambah koleksinya ketika diajak Pandu ke salah satu toko <em>board game</em> terbesar di Jakarta.</p>



<p>Salah satu dari board game yang Penulis beli memiliki tema alam yang cukup unik dan menarik. <em>Board game</em> tersebut adalah <strong>Cascadia</strong>.</p>



<hr class="wp-block-separator has-alpha-channel-opacity"/>



<p>Lawang, 29 September 2024, terinspirasi setelah ingin melanjutkan seri <em>board game</em> ini</p>
<p>The post <a href="https://whathefan.com/permainan/koleksi-board-game-25-happy-little-dinosaur/">Koleksi Board Game #25: Happy Little Dinosaur</a> appeared first on <a href="https://whathefan.com">Whathefan!</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://whathefan.com/permainan/koleksi-board-game-25-happy-little-dinosaur/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Koleksi Board Game #15: Hellapagos</title>
		<link>https://whathefan.com/permainan/koleksi-board-game-15-hellapagos/</link>
					<comments>https://whathefan.com/permainan/koleksi-board-game-15-hellapagos/?noamp=mobile#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Fanandi]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 14 May 2024 15:52:15 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Permainan]]></category>
		<category><![CDATA[board game]]></category>
		<category><![CDATA[Hellapagos]]></category>
		<category><![CDATA[koleksi]]></category>
		<category><![CDATA[review]]></category>
		<category><![CDATA[survival]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://whathefan.com/?p=7241</guid>

					<description><![CDATA[<p>Sampai koleksi ke-14, Kakartu Se-kata, semua board game yang Penulis miliki bersifat kompetitif, di mana masing-masing pemain harus bisa mengalahkan pemain lainnya untuk bisa menang. Belum pernah ada board game yang sifatnya kooperatif. Penulis sendiri sebenarnya termasuk jarang memainkan board game kooperatif. Seumur hidupnya, Penulis baru memainkan Pandemic yang dimiliki oleh Pandu. Itu pun sampai [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://whathefan.com/permainan/koleksi-board-game-15-hellapagos/">Koleksi Board Game #15: Hellapagos</a> appeared first on <a href="https://whathefan.com">Whathefan!</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p>Sampai koleksi ke-14, <strong>Kakartu Se-kata</strong>, semua board game yang Penulis miliki bersifat kompetitif, di mana masing-masing pemain harus bisa mengalahkan pemain lainnya untuk bisa menang. Belum pernah ada <em>board game </em>yang sifatnya kooperatif.</p>



<p>Penulis sendiri sebenarnya termasuk jarang memainkan <em>board game </em>kooperatif. Seumur hidupnya, Penulis baru memainkan Pandemic yang dimiliki oleh Pandu. Itu pun sampai sekarang Penulis tidak benar-benar paham bagaimana caranya.</p>



<p>Nah, karena muncul keinginan untuk membeli <em>board game </em>kooperatif, Penulis pun mencari beberapa alternatif selain Pandemic. Pilihan tersebut akhirnya jatuh ke <strong>Hellapagos</strong>, sebuah <em>board game </em>yang bertema <em>survival </em>di pulau tak berpenghuni.</p>


<div class="monsterinsights-inline-popular-posts monsterinsights-inline-popular-posts-beta monsterinsights-popular-posts-styled" ><div class="monsterinsights-inline-popular-posts-image"><img decoding="async" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2023/05/maskulinitas-pada-musik-dewa-banner-300x169.jpg" srcset=" https://whathefan.com/wp-content/uploads/2023/05/maskulinitas-pada-musik-dewa-banner-300x169.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2023/05/maskulinitas-pada-musik-dewa-banner-1024x576.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2023/05/maskulinitas-pada-musik-dewa-banner-768x432.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2023/05/maskulinitas-pada-musik-dewa-banner.jpg 1280w " alt="Maskulinitas pada Musik Dewa" /></div><div class="monsterinsights-inline-popular-posts-text"><span class="monsterinsights-inline-popular-posts-label" >Trending</span><div class="monsterinsights-inline-popular-posts-post"><a class="monsterinsights-inline-popular-posts-title"  href="https://whathefan.com/musik/maskulinitas-pada-musik-dewa/">Maskulinitas pada Musik Dewa</a></div></div></div><p></p>


<h2 class="wp-block-heading">Detail Board Game</h2>



<ul class="wp-block-list">
<li>Judul: Hellapagos</li>



<li>Desainer: Laurence Gamelin, Philippe Gamelin</li>



<li>Publisher: Gigamic</li>



<li>Tahun Rilis: 2017</li>



<li>Jumlah Pemain: 3-12 pemain</li>



<li>Waktu Bermain: 20 menit</li>



<li>Rating BGG: 6,6</li>



<li>Tingkat Kesulitan: 1,33/5</li>



<li>Harga: Rp325.000</li>
</ul>



<h2 class="wp-block-heading">Cara Bermain Hellapagos</h2>



<figure class="wp-block-embed is-type-video is-provider-youtube wp-block-embed-youtube wp-embed-aspect-16-9 wp-has-aspect-ratio"><div class="wp-block-embed__wrapper">
<iframe title="Tutorial Main Board Game - Hellapagos" width="740" height="416" src="https://www.youtube.com/embed/ehBI24grzhQ?feature=oembed" frameborder="0" allow="accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture; web-share" referrerpolicy="strict-origin-when-cross-origin" allowfullscreen></iframe>
</div></figure>



<p>Sebagai <em>game </em>kooperatif, tujuan utama dari Hellapagos adalah membawa sebanyak mungkin pemain yang terdampar untuk bisa selamat dari pulau terpencil. Untuk itu, kita harus bisa membuat rakit sejumlah pemain yang ada beserta bekal perjalanan.</p>



<p>Selain karena konsep kooperatifnya, satu hal yang membuat Penulis tertarik dengan Hellapagos adalah komponennya yang menarik. Selain sejumlah kartu dan papan permainannya, ada semacam karung dan bola-bola kayu dengan bahan yang cukup bagus.</p>



<p>Untuk kartunya sendiri ada beberapa jenis, seperti <strong>kartu peti</strong> yang dipegang oleh pemain dan berisi berbagai efek dan <strong>kartu cuaca</strong> yang menentukan kadar air yang bisa dikumpulkan (sekaligus satu kartu sebagai penanda permainan akan berakhir).</p>



<p>Selain itu, ada juga kartu yang menjadi penanda berapa rakit yang berhasil dibangun dan kartu yang menandakan seorang pemain sakit/mati. Bola kayu yang disebutkan tadi memiliki dua fungsi, yakni untuk mengumpulkan ikan untuk makan atau kayu untuk rakit.</p>



<p>Di awal permainan, kita akan dibekali dengan sejumlah makanan dan air yang akan berkurang sejumlah pemain di akhir ronde. Di setiap putaran baru, kita akan membuka kartu cuaca baru dan masing-masing pemain akan memilih untuk melakukan satu dari empat aksi yang tersedia.</p>



<p>Aksi yang pertama adalah mengumpulkan air, di mana jumlahnya ditentukan dari angka yang ditunjukkan pada kartu cuaca. Aksi yang kedua adalah mengambil ikan dengan cara mengambil bola kayu dari karung yang tersedia. Ikan yang didapatkan tergantung gambar ikan yang muncul di bola tersebut.</p>



<p>Aksi ketiga dan yang cukup vital adalah mengumpulkan kayu untuk membuat rakit. Jika kita berhasil mengumpulkan lima kayu, maka kita berhasil membuat satu rakit. Namun, hati-hati, karena ada ular beracun (dilambangkan dengan warna hitam) yang akan membuat pemain <em>idle </em>selama satu putaran.</p>



<p>Aksi terakhir yang bisa dilakukan adalah mengambil kartu peti dari <em>deck</em>, yang diletakkan di semacam kapal karam. Bisa dibilang, ini adalah aksi yang dianggap paling egois dan membuat pemain yang terlalu sering mengambilnya menjadi incaran untuk ditumbalkan.</p>



<p>Nah, setelah semua pemain telah melakukan salah satu aksi, maka selanjutnya adalah mengecek apakah stok air dan makanannya aman. Jika aman, maka akan lanjut ke ronde berikutnya. Jika tidak, maka akan ada <em>vote </em>untuk menumbalkan satu orang.</p>



<p>Permainan berakhir dalam tiga kondisi. Pertama, semua pemain telah berhasil memiliki rakit beserta minimal satu makanan dan air. Kedua, jika kartu badai telah muncul dari kartu cuaca. Jika jumlah rakit lebih sedikit, maka pemain harus melakukan <em>vote</em> untuk menentukan siapa yang akan selamat.</p>



<p>Kondisi terakhir adalah jika semua pemain mati, entah dengan cara apa. Sepanjang pengalamannya bermain Hellapagos, Penulis lebih sering menemukan permainan berakhir pada kondisi kedua, tapi dengan jumlah rakit yang sedikit.</p>



<h2 class="wp-block-heading">Setelah Bermain Hellapagos</h2>



<p>Jika disuruh memilih satu <em>board game</em> yang harus dijual, maka Hellapagos ini akan menjadi yang paling &#8220;terdepan.&#8221; Sepertinya <em>board game </em>kooperatif memang tidak cocok untuk Penulis dan <em>circle</em>-nya. </p>



<p>Selain menjadi salah satu <em>board game</em> yang paling jarang dimainkan, Hellapagos sampai saat ini juga menjadi <em>board game </em>yang belum bisa dikalahkan. Mau coba pakai strategi apapun, ada saja hal yang menjegal kami untuk selamat.</p>



<p>Sebagai <em>party game</em>, Hellapagos juga kurang seru jika hanya dimainkan sekitar 4-5 orang. Akan tetapi, kalau jumlah pemainnya terlalu banyak, permainan juga akan menjadi terlalu panjang dan cenderung membosankan bagi pemain yang sedang menunggu giliran.</p>



<p>Unsur pengkhianatan yang diharapkan datang ketika terdesak pun akan jarang terjadi jika pemain adalah tipe yang lurus-lurus saja. Apalagi, jika ada pemain yang menunjukkan gelagat aneh, mudah saja untuk menyingkirkannya dari permainan ketika melakukan <em>vote</em>.</p>



<p>Penulis sempat membuat variasi dengan menyisipkan &#8220;Joker&#8221; di mana ada pemain yang tugasnya menyabotase agar tidak ada yang bisa selamat dari pulau tersebut. Varian ini membuat permainan menjadi lebih seru, tapi rasanya masih belum cukup.</p>



<p>Belajar dari Hellapagos, tampaknya <em>board game </em>dengan mode permainan kooperatif memang kurang cocok untuk Penulis yang orangnya cukup kompetitif. Oleh karena itu, Penulis hingga saat ini belum pernah lagi membeli <em>board game </em>kooperatif.</p>



<p>NB: Sebenarnya ada satu <em>board game </em>kooperatif yang sudah Penulis coba dan cukup menyenangkan, yakni Zombicide. Sayangnya, harga <em>board game</em> tersebut mencapai Rp1,6 juta untuk versi <em>base game</em>-nya saja, sehingga rasanya Penulis tidak akan pernah membelinya.</p>



<blockquote class="wp-block-quote is-layout-flow wp-block-quote-is-layout-flow">
<p><mark style="background-color:rgba(0, 0, 0, 0);color:#9e0b0f" class="has-inline-color">RATING: 5/10</mark></p>
</blockquote>



<p>Saat membeli Hellapagos, Penulis membelinya bersamaan dengan satu <em>board game </em>lagi yang sama-sama <em>party game. </em>Bedanya, ini adalah salah satu <em>party game </em>yang Penulis sukai karena cukup kompetitif. <em>Board game </em>tersebut adalah <strong>Bahamas</strong>.</p>



<hr class="wp-block-separator has-alpha-channel-opacity"/>



<p>Lawang, 14 Mei 2024, terinspirasi karena ingin melanjutkan seri <em>board game </em>ini</p>
<p>The post <a href="https://whathefan.com/permainan/koleksi-board-game-15-hellapagos/">Koleksi Board Game #15: Hellapagos</a> appeared first on <a href="https://whathefan.com">Whathefan!</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://whathefan.com/permainan/koleksi-board-game-15-hellapagos/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Koleksi Board Game #11: Dungeon Mayhem: Monster Madness</title>
		<link>https://whathefan.com/permainan/koleksi-board-game-11-dungeon-mayhem-monster-madness/</link>
					<comments>https://whathefan.com/permainan/koleksi-board-game-11-dungeon-mayhem-monster-madness/?noamp=mobile#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Fanandi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 22 Oct 2023 15:23:47 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Permainan]]></category>
		<category><![CDATA[battle]]></category>
		<category><![CDATA[board game]]></category>
		<category><![CDATA[Dungeon Mayhem]]></category>
		<category><![CDATA[hiburan]]></category>
		<category><![CDATA[koleksi]]></category>
		<category><![CDATA[survival]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://whathefan.com/?p=6916</guid>

					<description><![CDATA[<p>Konsep board game dengan tema saling senggol alias saling serang masih menjadi genre favorit di circle Penulis. Bagaimana bisa menjatuhkan lawan untuk mengunci kemenangan sendiri memang menawarkan permainan yang kompetitif dan seru. Dari 10 board game yang sudah Penulis bahas di blog ini, 5 di antaranya mengharuskan pemain untuk saling menyenggol untuk mendapatkan kemenangan. Nah, [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://whathefan.com/permainan/koleksi-board-game-11-dungeon-mayhem-monster-madness/">Koleksi Board Game #11: Dungeon Mayhem: Monster Madness</a> appeared first on <a href="https://whathefan.com">Whathefan!</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p>Konsep <em>board game </em>dengan tema saling senggol alias saling serang masih menjadi genre favorit di<em> circle </em>Penulis. Bagaimana bisa menjatuhkan lawan untuk mengunci kemenangan sendiri memang menawarkan permainan yang kompetitif dan seru.</p>



<p>Dari 10 <em>board game </em>yang sudah Penulis bahas di blog ini, 5 di antaranya mengharuskan pemain untuk saling menyenggol untuk mendapatkan kemenangan. Nah, jumlah tersebut dipastikan bertambah setelah Penulis membeli <strong>Dungeon Mayhem: Monster Madness</strong>.</p>



<p>Awalnya, Penulis tertarik untuk membeli versi aslinya, yakni Dungeon Mayhem yang menggunakan karakter-karakter Hero. Namun, karena hanya untuk empat pemain, Penulis memutuskan untuk membeli yang versi Monster Madness saja yang bisa untuk enam pemain.</p>



<p>Dungeon Mayhem: Monster Madness Penulis beli dengan harga <strong>Rp375.000</strong>, harga yang sama dengan versi Dungeon Mayhem beserta ekspansinya. Namun, versi ini sudah memiliki <em>box </em>yang lebih rapi dan terorganisir.</p>


<div class="monsterinsights-inline-popular-posts monsterinsights-inline-popular-posts-beta monsterinsights-popular-posts-styled" ><div class="monsterinsights-inline-popular-posts-image"><img decoding="async" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/07/pexels-photo-697243-300x200.jpeg" srcset=" https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/07/pexels-photo-697243-300x200.jpeg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/07/pexels-photo-697243-768x512.jpeg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/07/pexels-photo-697243-1024x683.jpeg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/07/pexels-photo-697243-356x237.jpeg 356w " alt="Menggadaikan Persahabatan Demi Cinta" /></div><div class="monsterinsights-inline-popular-posts-text"><span class="monsterinsights-inline-popular-posts-label" >Trending</span><div class="monsterinsights-inline-popular-posts-post"><a class="monsterinsights-inline-popular-posts-title"  href="https://whathefan.com/rasa/menggadaikan-persahabatan-demi-cinta/">Menggadaikan Persahabatan Demi Cinta</a></div></div></div><p></p>


<h2 class="wp-block-heading">Detail Board Game</h2>



<ul class="wp-block-list">
<li>Judul: Dungeon Mayhem: Monster Madness</li>



<li>Desainer: Jordan Comar, Roscoe Wetlaufer</li>



<li>Publisher: Wizard of the Coast</li>



<li>Tahun Rilis: 2020</li>



<li>Jumlah Pemain: 2 &#8211; 6 pemain</li>



<li>Waktu Bermain: 10 menit</li>



<li>Rating BGG: 7.5</li>



<li>Tingkat Kesulitan: 1.13/5</li>
</ul>



<h2 class="wp-block-heading">Cara Bermain Dungeon Mayhem: Monster Madness</h2>



<figure class="wp-block-embed is-type-video is-provider-youtube wp-block-embed-youtube wp-embed-aspect-16-9 wp-has-aspect-ratio"><div class="wp-block-embed__wrapper">
<iframe loading="lazy" title="D&amp;D Dungeon Mayhem: Monster Madness - How to Play and Review" width="740" height="416" src="https://www.youtube.com/embed/mZkiql3NSSs?feature=oembed" frameborder="0" allow="accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture; web-share" allowfullscreen></iframe>
</div></figure>



<p><strong>Dungeon Mayhem: Monster Madness</strong> menawarkan pertarungan antarmonster untuk menemukan <em>one monster last standing</em>. Selayaknya Yu-Gi-Oh!, masing-masing pemain akan punya Life Points (LP) dan beberapa <em>ability </em>yang bisa digunakan dalam permainan.</p>



<p>Ada 6 jenis monster yang bisa dipilih oleh pemain di awal permainan, yakni <strong>Blorp</strong>, <strong>Mimi LeChaise</strong>, Hoots McGoots, <strong>Dr. Tentaculous</strong>, <strong>Dellilah Deathray</strong>, dan <strong>Lord Cinderpuff</strong>. Masing-masing memiliki kemampuan khusus yang tidak dimiliki oleh monster lainnya.</p>



<p>Di awal permainan, masing-masing pemain akan mendapatkan papan <em>tracker </em>nyawa dan mulai dengan 10 LP. Selain itu, masing-masing pemain juga akan mendapatkan satu <em>deck </em>sesuai dengan monster yang dipilih, lalu menarik tiga kartu dari <em>deck </em>tersebut.</p>



<p>Secara bergiliran, masing-masing pemain akan memainkan kartu dari tangannya setelah menarik kartu dari <em>deck</em>. Meskipun memiliki <em>art </em>yang berbeda-beda, secara umum ada beberapa efek yang dimiliki oleh masing-masing kartu, yakni:</p>



<ul class="wp-block-list">
<li><strong>Simbol Pedang</strong>: Menyerang (mengurangi LP) lawan, bisa memilih yang mana pun</li>



<li><strong>Simbol Perisai</strong>: Menambah pertahanan untuk melindungi diri dari serangan lawan, jika lawan menyerang, alih-alih mengurangi nyawa, perisai yang akan hancur</li>



<li><strong>Simbol Petir</strong>: Bisa memainkan satu kartu lagi</li>



<li><strong>Simbol Kartu</strong>: Menarik kartu dari <em>deck</em></li>



<li><strong>Simbol Plus</strong>: <em>Healing</em></li>



<li><strong>Mighty Power</strong>: Masing-masing monster akan mengaktifkan kemampuan spesial mereka</li>
</ul>



<p>Di setiap kartu, jumlah simbol yang muncul bisa lebih dari satu dan semuanya akan aktif dalam waktu bersamaan. Misal ada kartu dengan simbil dua pedang dan satu kartu, maka pemain bisa mengurangi dua LP lawan sekaligus menarik satu kartu.</p>



<p>Pemain yang LP-nya menyentuh angka 0 akan tersingkir dari permainan yang akan terus berlangsung hingga tersisa satu pemain di arena. </p>



<h2 class="wp-block-heading">Setelah Bermain Dungeon Mayhem: Monster Madness</h2>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="683" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2023/10/koleksi-board-game-11-1-1024x683.jpg" alt="" class="wp-image-6917" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2023/10/koleksi-board-game-11-1-1024x683.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2023/10/koleksi-board-game-11-1-300x200.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2023/10/koleksi-board-game-11-1-768x512.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2023/10/koleksi-board-game-11-1.jpg 1080w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption class="wp-element-caption">Dungeon Mayhem: Monster Madness (<a href="https://thepopinsider.com/dungeon-mayhem-monster-madness-review/">The Pop Insider</a>)</figcaption></figure>



<p>Meskipun secara teori <em>board game </em>ini memiliki konsep <em>battle royale </em>menarik, entah mengapa Dungeon Mayhem: Monster Mayhem kurang populer di <em>circle </em>Penulis. Konsep senggol-senggolan yang sangat kental seolah tidak memberikan daya tarik.</p>



<p>Kalau mau menebak-nebak, Penulis akan menganggap <strong>dibutuhkannya strategi dalam memainkan kartu </strong>yang ada di tangan menjadi salah satunya. Walaupun terkesan mudah, <em>timing</em> pemilihan kartu yang akan dimainkan tidak bisa sembarangan.</p>



<p>Selain itu, gerakan kita pun<strong> terbatas dengan kartu yang ada di tangan</strong>. Jika dalam kondisi terdesak tetapi kartu tangan jelek-jelek, hampir tidak ada yang bisa dilakukan untuk menyelamatkan diri. Artinya, faktor keberuntungan pun cukup berpengaruh di sini.</p>



<p>Bagi Penulis sendiri, sebenarnya <em>board game </em>ini tetap menarik karena pada dasarnya Penulis menyukai <em>trading card game </em>(TCG), sehingga bisa menikmati TCG versi sederhana seperti yang dimiliki oleh <em>board game </em>ini.</p>



<p>Dungeon Mayhem: Monster Madness pun harus menerima label sebagai salah satu <em>board game </em>yang agak jarang dimainkan oleh <em>circle</em> Penulis, meskipun tidak sejarang <a href="https://whathefan.com/permainan/koleksi-board-game-8-wingspan/">Wingspan</a> yang dianggap rumit.</p>



<p>Selanjutnya, Penulis akan mengulas <em>board game </em>yang cukup populer dan sering dimainkan. Sebelum membelinya, Penulis sudah pernah memainkannya bersama <em>circle </em>Penulis setelah meminjam <a href="https://whathefan.com/permainan/mas-pandu-dan-koleksi-board-gamenya/">milik Pandu</a>. <em>Board game </em>tersebut adalah <strong>Saboteur</strong>.</p>



<blockquote class="wp-block-quote is-layout-flow wp-block-quote-is-layout-flow">
<p><mark style="background-color:rgba(0, 0, 0, 0);color:#9e0b0f" class="has-inline-color">Skor: 7/10</mark></p>
</blockquote>



<hr class="wp-block-separator has-alpha-channel-opacity"/>



<p>Lawang, 22 Oktober 2023, terinspirasi karena ingin melanjutkan seri <em>board game</em> ini</p>
<p>The post <a href="https://whathefan.com/permainan/koleksi-board-game-11-dungeon-mayhem-monster-madness/">Koleksi Board Game #11: Dungeon Mayhem: Monster Madness</a> appeared first on <a href="https://whathefan.com">Whathefan!</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://whathefan.com/permainan/koleksi-board-game-11-dungeon-mayhem-monster-madness/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Koleksi Board Game #7: Survive: Escape from Atlantis!</title>
		<link>https://whathefan.com/permainan/koleksi-board-game-7-survive-escape-from-atlantis/</link>
					<comments>https://whathefan.com/permainan/koleksi-board-game-7-survive-escape-from-atlantis/?noamp=mobile#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Fanandi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 18 Jun 2023 10:03:32 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Permainan]]></category>
		<category><![CDATA[board game]]></category>
		<category><![CDATA[koleksi]]></category>
		<category><![CDATA[survival]]></category>
		<category><![CDATA[Survive]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://whathefan.com/?p=6572</guid>

					<description><![CDATA[<p>Seperti yang sudah disebutkan di tulisan sebelumnya, Penulis berkesempatan untuk mencoba beberapa board game baru seperti Ratland dan Survive: Escape From Atlantis! saat sedang nongki di Board Game Academy yang berlokasi di Surabaya. Nah, board game yang disebutkan belakangan berhasil menarik minat Penulis. Bahkan, Penulis juga sempat mencicipi varian Survive: Space Attack! di sana yang [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://whathefan.com/permainan/koleksi-board-game-7-survive-escape-from-atlantis/">Koleksi Board Game #7: Survive: Escape from Atlantis!</a> appeared first on <a href="https://whathefan.com">Whathefan!</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p>Seperti yang sudah disebutkan <a href="https://whathefan.com/permainan/koleksi-board-game-6-king-of-new-york/">di tulisan sebelumnya</a>, Penulis berkesempatan untuk mencoba beberapa <em>board game </em>baru seperti Ratland dan <strong>Survive: Escape From Atlantis!</strong> saat sedang <em>nongki </em>di Board Game Academy yang berlokasi di Surabaya. </p>



<p>Nah, <em>board game </em>yang disebutkan belakangan berhasil menarik minat Penulis. Bahkan, Penulis juga sempat mencicipi varian Survive: Space Attack! di sana yang ternyata lebih ribet dan desainnya pun kurang sedap dipandang oleh mata. </p>



<p>Sialnya, Survive: Escape from Atlantis! waktu itu sudah cukup langka karena tidak banyak yang menjual versi barunya. Oleh karena itu, Penulis mencoba menghubungi Nexus Board Game Cafe, tempat Penulis membeli <a href="https://whathefan.com/permainan/koleksi-board-game-5-7-wonders-1st-edition/">7 Wonders</a> dan King of New York.</p>


<div class="monsterinsights-inline-popular-posts monsterinsights-inline-popular-posts-beta monsterinsights-popular-posts-styled" ><div class="monsterinsights-inline-popular-posts-image"><img decoding="async" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/05/photo_2018-05-12_11-08-45-300x179.jpg" srcset=" https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/05/photo_2018-05-12_11-08-45-300x179.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/05/photo_2018-05-12_11-08-45-768x459.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/05/photo_2018-05-12_11-08-45-1024x612.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/05/photo_2018-05-12_11-08-45-356x213.jpg 356w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/05/photo_2018-05-12_11-08-45.jpg 1279w " alt="Menemukan Kenangan Lama yang Telah Hilang" /></div><div class="monsterinsights-inline-popular-posts-text"><span class="monsterinsights-inline-popular-posts-label" >Trending</span><div class="monsterinsights-inline-popular-posts-post"><a class="monsterinsights-inline-popular-posts-title"  href="https://whathefan.com/animekomik/menemukan-kenangan-lama-yang-telah-hilang/">Menemukan Kenangan Lama yang Telah Hilang</a></div></div></div><p></p>


<p>Awalnya, Penulis hanya minta tolong dikabari kalau semisal tahu ada orang yang hendak menjual Survive!-nya. Ternyata, kebetulan, toko tersebut sedang menjual Survive!-nya, sehingga negosiasi pun dilakukan.</p>



<p>Harga yang dipasang untuk <em>board game </em>ini adalah <strong>Rp700 ribu</strong>, lebih mahal sekitar 50 ribu dari harga baru pasarannya. Karena gagal melakukan tawar-menawar ditambah perasaan impulsif, terpaksa Penulis mengambil <em>board game </em>tersebut dengan harga segitu.</p>



<p>Beberapa bulan kemudian setelah membeli <em>board game </em>tersebut, Penulis membaca berita kalau Survive: Escape from Atlantis! telah diambil alih oleh suatu perusahaan dan akan kembali dibuat secara massal. Harganya pun lebih murah, Rp645 ribu. </p>



<p>Sejak itu, Penulis belum membeli <em>board game </em>bekas lagi.</p>



<h2 class="wp-block-heading">Detail Board Game</h2>



<ul class="wp-block-list">
<li>Judul: Survive: Escape from Atlantis!</li>



<li>Desainer: Julian Courtland-Smith</li>



<li>Publisher: Parker Brothers dan Stronghold Games</li>



<li>Tahun Rilis: 1982</li>



<li>Jumlah Pemain: 2 &#8211; 4 pemain</li>



<li>Waktu Bermain: 45 &#8211; 60 menit</li>



<li>Rating BGG: 7.3</li>



<li>Tingkat Kesulitan: 1.70/5</li>
</ul>



<h2 class="wp-block-heading">Cara Bermain Survive!</h2>



<figure class="wp-block-embed is-type-video is-provider-youtube wp-block-embed-youtube wp-embed-aspect-16-9 wp-has-aspect-ratio"><div class="wp-block-embed__wrapper">
<iframe loading="lazy" title="Tutorial Main Board Game - Survive: Escape from Atlantis" width="740" height="416" src="https://www.youtube.com/embed/FKslGhIxkNI?feature=oembed" frameborder="0" allow="accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture; web-share" allowfullscreen></iframe>
</div></figure>



<p>Konsep permainan dari Survive: Escape from Atlantis! sebenarnya sederhana saja. Kita harus berusaha <strong>menyelamatkan 10 <em>meeple</em></strong><em> </em>milik kita dari pulau Atlantis yang akan tenggelam (masing-masing <em>meeple </em>memiliki skor di bawahnya) ke sudut papan permainan.</p>



<p>Untuk <em>set up</em>, papan permainan dari Survive akan diisi oleh <em>tile </em>heksagon yang terdiri dari tiga jenis, yakni <strong>pantai</strong>, <strong>hutan</strong>, dan <strong>gunung</strong>. Setelah itu, secara bergantian masing-masing <strong>pemain akan meletakkan <em>meeple-</em>nya</strong> hingga tidak ada <em>tile </em>yang kosong.</p>



<p>Setelah itu, masing-masin pemain akan <strong>meletakkan perahu </strong>yang bisa diisi hingga tiga penumpang. Perahu ini memiliki peran yang vital karena bisa menggerakkan beberapa <em>meeple </em>sekaligus dalam satu kali <em>action</em>. Penulis akan jelaskan lebih detail nanti.</p>



<p>Upaya penyelamatan ini tentu tidak mudah, karena lautan dihuni oleh berbagai makhluk laut mulai <strong>paus</strong>, <strong>hiu</strong>, hingga naga yang sering Penulis sebut sebagai <strong>Godzilla</strong>. Masing-masing makhluk ini memiliki kemampuan berbahaya yang bisa membunuh <em>meeple </em>pemain.</p>



<p>Paus dapat bergerak hingga tiga <em>tile</em>, tetapi hanya bisa menghancurkan kapal dan tak bisa memakan <em>meeple</em>. Hiu memiliki kemampuan sebaliknya, dan dapat bergerak hingga dua <em>tile</em>. Godzilla hanya bisa bergerak satu <em>tile </em>bisa menghancurkan kapal sekaligus memakan <em>meeple</em>.</p>



<p>Setiap <em>tile </em>yang ada di permainan masing-masing akan memiliki efek tertentu. <strong>Ada yang langsung aktif </strong>(berwarna merah, biasanya memiliki efek <em>summon </em>makhluk laut), <strong>ada yang bisa disimpan untuk digunakan nanti</strong> (berwarna hijau). </p>



<p><em>Tile </em>yang harus diambil pemain secara urut adalah pantai terlebih dahulu. Setelah semua <em>tile </em>pantai habis, baru pemain boleh mengambil <em>tile </em>hutan. Setelah hutan habis, barulah <em>tile </em>gunung bisa diambil. </p>



<h3 class="wp-block-heading">Urutan Aksi untuk Tiap Pemain</h3>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="683" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2023/06/koleksi-board-game-7-2-1024x683.jpg" alt="" class="wp-image-6604" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2023/06/koleksi-board-game-7-2-1024x683.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2023/06/koleksi-board-game-7-2-300x200.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2023/06/koleksi-board-game-7-2-768x512.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2023/06/koleksi-board-game-7-2.jpg 1080w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption class="wp-element-caption">Punya Beberapa Urutan Aksi (<a href="https://www.dicingwithdepth.com/2018/10/review-survive-escape-from-atlantis.html">Dicing with Depth</a>)</figcaption></figure>



<p>Setiap giliran, para pemain akan memiliki urutan aksi yang bisa dilakukan. Aksi pertama (opsional) adalah <strong>memainkan <em>tile </em>hijau yang dimiliki</strong>. Beberapa efek <em>tile </em>hijau yang dimiliki adalah memindahkan atau membunuh makhluk laut.</p>



<p>Aksi kedua yang harus dilakukan oleh pemain adalah <strong>menggerakkan <em>meeple </em>atau perahu hingga tiga langkah</strong>. Jika masih di daratan, pemain bisa menggerakkan satu <em>meeple </em>yang sama hingga tiga kali. </p>



<p>Kalau di laut, pemain hanya bisa sekali menggerakkan sekali untuk masing-masing <em>meeple </em>ataupun perahu. Di sinilah peran perahu menjadi penting, karena kita bisa menggerakkan<em> </em>tiga <em>meeple </em>sekaligus, jika tidak disusupi oleh <em>meeple </em>dari pemain lain.</p>



<p>Aksi ketiga adalah <strong>mengambil salah satu <em>tile </em>yang ada</strong>, sesuai dengan urutan yang telah Penulis jelaskan di atas. <em>Tile</em> yang diambil boleh memiliki <em>meeple </em>di atasnya, dengan konsekuensi <em>meeple </em>tersebut jatuh ke laut.</p>



<p>Aksi terakhir dalam permainan ini adala<strong>h mengocok dadu yang menentukan makhluk laut mana yang bisa kita gerakkan</strong>. Sebagai <em>board game </em>bertema <em>survival</em>, tentu tidak seru jika kita tidak bisa menjegal lawan-lawan kita.</p>



<p>Aksi-aksi ini akan terus dilakukan hingga <em>tile </em>dengan gambar gunung meletus muncul, yang menjadi penanda kalau permainan telah berakhir. Pemain dengan <strong>jumlah angka terbanyak dari <em>meeple </em>yang selamat </strong>akan keluar sebagai pemenangnya.</p>



<h2 class="wp-block-heading">Setelah Bermain Survive!</h2>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="683" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2023/06/koleksi-board-game-7-1-1024x683.jpg" alt="" class="wp-image-6586" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2023/06/koleksi-board-game-7-1-1024x683.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2023/06/koleksi-board-game-7-1-300x200.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2023/06/koleksi-board-game-7-1-768x512.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2023/06/koleksi-board-game-7-1.jpg 1080w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption class="wp-element-caption">Survive: Escape from Atlantis! (<a href="https://www.google.com/url?sa=i&amp;url=https%3A%2F%2Fwww.youtube.com%2Fwatch%3Fv%3DR31hK2IQZsk&amp;psig=AOvVaw3LmMqp5avTX9bUvXnsSy53&amp;ust=1685975174383000&amp;source=images&amp;cd=vfe&amp;ved=0CAQQjB1qFwoTCPjUtY3pqf8CFQAAAAAdAAAAABAd">YouTube</a>)</figcaption></figure>



<p>Di antara semua <em>board game </em>yang sudah Penulis miliki, Survive: Escape from Atlantis! menjadi salah satu yang paling mudah dipahami oleh teman-temannya. Konsepnya yang sederhana dan memiliki unsur <em>senggol-senggolan </em>menjadi daya tarik tersendiri.</p>



<p><em>Board game </em>ini memiliki lebar papan yang cukup besar, mungkin yang terbesar di antara koleksi Penulis. Kualitas <em>meeple</em>, <em>tile</em>, dan juga komponen lain bisa dibilang rata-rata saja, tidak begitu istimewa. </p>



<p>Tidak banyak strategi yang bisa dilakukan di permainan ini, karena mau buat sebagus dan serapi apapun strateginya, ada kemungkinan lawan akan menyenggol kita menggunakan berbagai makhluk laut yang ada. </p>



<p>Sayangnya, kesederhanaan yang dimiliki oleh <em>board game </em>ini juga menjadi bumerang karena mengurangi <em>replaybility</em>-nya. Jika dimainkan terlalu sering,<em> </em>Survive: Escape from Atlantis! akan terkesan monoton dan membosankan.</p>



<p>Meskipun<em> </em>masing-masing <em>tile </em>yang diambil memiliki efek, sebenarnya efeknya juga cuma itu-itu saja. Mungkin satu-satunya <em>tile </em>yang diincar oleh semua pemain adalah <em>tile </em>yang bisa membantu kita maju beberapa langkah ke depan agar lebih cepat mencapai sudut papan.</p>



<p>Selain itu, bisa dibilang tempo permainan <em>board game </em>ini juga cenderung lambat karena ada banyak aksi yang harus dilakukan oleh para pemain. Apalagi, pergerakan <em>meeple </em>juga sangat terbatas sehingga tidak banyak yang bisa selamat hingga akhir permainan.</p>



<p class="has-text-align-center">***</p>



<p>Setelah memiliki <em>board game </em>dengan kompleksitas yang rendah, Penulis ingin memiliki <em>board game </em>yang kompleksitasnya lebih tinggi. Hingga Survive: Escape the Atlantis!, bisa dibilang <a href="https://whathefan.com/permainan/koleksi-board-game-3-catan/">Catan-lah</a> yang paling &#8220;ribet&#8221; cara bermainnya.</p>



<p>Setelah menonton beberapa video di YouTube, ada satu <em>board game </em>yang secara visual sangat menarik mata. Kualitas komponennya pun terlihat jempolan dan terasa sangat <em>worth it </em>untuk harga yang harus dikeluarkan. </p>



<p>Apalagi, <em>board game </em>tersebut memiliki kompleksitas yang cukup rumit, hingga Penulis harus menonton tutorialnya berkali-kali. Setelah melalui beberapa pertimbangan termasuk membeli versi digitalnya di Steam, Penulis pun akhirnya memutuskan untuk membeli <strong>Wingspan</strong>.</p>



<figure class="wp-block-jetpack-rating-star" style="text-align:center"><span style="color:#1767ef">★</span><span style="color:#1767ef">★</span><span style="color:#1767ef">★</span><span style="color:#1767ef">★</span><span style="color:#1767ef">★</span><span style="color:#1767ef">★</span><span style="color:#1767ef">★</span><span style="color:#1767ef">★</span></figure>



<hr class="wp-block-separator has-alpha-channel-opacity"/>



<p>Lawang, 18 Juni 2023, terinspirasi karena ingin melanjutkan seri&nbsp;<em>board game&nbsp;</em>ini</p>
<p>The post <a href="https://whathefan.com/permainan/koleksi-board-game-7-survive-escape-from-atlantis/">Koleksi Board Game #7: Survive: Escape from Atlantis!</a> appeared first on <a href="https://whathefan.com">Whathefan!</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://whathefan.com/permainan/koleksi-board-game-7-survive-escape-from-atlantis/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
