<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Toni Kross Archives - Whathefan!</title>
	<atom:link href="https://whathefan.com/tag/toni-kross/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://whathefan.com/tag/toni-kross/</link>
	<description>Apa yang Terpikir Apa yang Tertuang</description>
	<lastBuildDate>Sat, 06 Jul 2024 17:24:06 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.6.2</generator>

<image>
	<url>https://whathefan.com/wp-content/uploads/2019/01/cropped-Logo-Square-32x32.jpg</url>
	<title>Toni Kross Archives - Whathefan!</title>
	<link>https://whathefan.com/tag/toni-kross/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Dua Drama di Dua Pertandingan Euro 2024 yang Membosankan</title>
		<link>https://whathefan.com/olahraga/dua-drama-di-dua-pertandingan-euro-2024-yang-membosankan/</link>
					<comments>https://whathefan.com/olahraga/dua-drama-di-dua-pertandingan-euro-2024-yang-membosankan/?noamp=mobile#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Fanandi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 06 Jul 2024 16:59:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Olahraga]]></category>
		<category><![CDATA[EURO 2024]]></category>
		<category><![CDATA[Jerman]]></category>
		<category><![CDATA[Portugal]]></category>
		<category><![CDATA[Prancis]]></category>
		<category><![CDATA[sepak bola]]></category>
		<category><![CDATA[Spanyol]]></category>
		<category><![CDATA[Toni Kross]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://whathefan.com/?p=7614</guid>

					<description><![CDATA[<p>Entah mengapa Penulis tidak terlalu tertarik dengan pagelaran Euro 2024 yang sedang berlangsung saat ini. Bahkan, Penulis baru mulai menonton pertandingannya di babak 8 besar, itu pun karena ada dua big match: Jerman vs. Spanyol dan Portugal vs. Prancis. Setelah menonton pertandingan Euro 2024, rasanya perasaan tak tertarik Penulis jadi memiliki alasan yang kuat karena [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://whathefan.com/olahraga/dua-drama-di-dua-pertandingan-euro-2024-yang-membosankan/">Dua Drama di Dua Pertandingan Euro 2024 yang Membosankan</a> appeared first on <a href="https://whathefan.com">Whathefan!</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p>Entah mengapa Penulis tidak terlalu tertarik dengan pagelaran Euro 2024 yang sedang berlangsung saat ini. Bahkan, Penulis baru mulai menonton pertandingannya di babak 8 besar, itu pun karena ada dua <em>big match</em>: Jerman vs. Spanyol dan Portugal vs. Prancis.</p>



<p>Setelah menonton pertandingan Euro 2024, rasanya perasaan tak tertarik Penulis jadi memiliki alasan yang kuat karena pertandingannya benar-benar terasa membosankan. Bahkan, teman nonton Penulis malah memilih untuk bermain <em>EA Sports FC 24</em> dibandingkan nonton pertandingannya.</p>



<p>Untungnya, kedua pertandingan menyajikan drama di akhir pertandingan, sehingga Penulis pun memiliki bahan untuk dijadikan tulisan. Tidak hanya karena drama pertandingannya, tapi juga karena beberapa legenda yang akan pensiun setelah Euro 2024.</p>


<div class="monsterinsights-inline-popular-posts monsterinsights-inline-popular-posts-beta monsterinsights-popular-posts-styled" ><div class="monsterinsights-inline-popular-posts-image"><img decoding="async" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2019/08/belajar-menulis-fiksi-pada-di-balik-tirai-aroma-karsa-banner-300x150.jpg" srcset=" https://whathefan.com/wp-content/uploads/2019/08/belajar-menulis-fiksi-pada-di-balik-tirai-aroma-karsa-banner-300x150.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2019/08/belajar-menulis-fiksi-pada-di-balik-tirai-aroma-karsa-banner-768x384.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2019/08/belajar-menulis-fiksi-pada-di-balik-tirai-aroma-karsa-banner-1024x512.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2019/08/belajar-menulis-fiksi-pada-di-balik-tirai-aroma-karsa-banner.jpg 1280w " alt="Belajar Menulis Fiksi Pada Di Balik Tirai Aroma Karsa" /></div><div class="monsterinsights-inline-popular-posts-text"><span class="monsterinsights-inline-popular-posts-label" >Trending</span><div class="monsterinsights-inline-popular-posts-post"><a class="monsterinsights-inline-popular-posts-title"  href="https://whathefan.com/buku/belajar-menulis-fiksi-pada-di-balik-tirai-aroma-karsa/">Belajar Menulis Fiksi Pada Di Balik Tirai Aroma Karsa</a></div></div></div><p></p>


<h2 class="wp-block-heading">Drama di Pertandingan Jerman vs. Spanyol dan Portugal vs. Prancis</h2>



<figure class="wp-block-image size-large"><img fetchpriority="high" decoding="async" width="1024" height="683" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/07/euro-2024-1-1024x683.jpg" alt="" class="wp-image-7616" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/07/euro-2024-1-1024x683.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/07/euro-2024-1-300x200.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/07/euro-2024-1-768x512.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/07/euro-2024-1.jpg 1080w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption class="wp-element-caption">Gol Cantik dari Merino (<a href="https://english.aawsat.com/sports/5037452-merino-last-gasp-goal-sends-spain-euro-2024-semis-after-dramatic-extra-time-win-over">Asharq Al-Awsat</a>)</figcaption></figure>



<p>Pertandingan pertama yang berlangsung kemarin (5/7) mempertemukan Jerman dan Spanyol, dua tim Eropa yang memiliki reputasi kuat di sepak bola. Anehnya, Penulis merasa asing dengan banyak nama pemain yang ada di lapangan, mungkin karena dirinya sudah tak terlalu mengikuti sepak bola.</p>



<p>Babak pertama, pertandingan terasa cukup monoton. Spanyol lebih banyak memberikan serangan ke gawang Jerman, tapi tetap tak ada gol yang tercipta. Baru di babak kedua Spanyol unggul di menit 51 melalui gol Dani Olmo.</p>



<p>Drama terjadi ketika Jerman berhasil menyamakan kedudukan menjelang akhir pertandingan lewat gol Florian Writz, tepatnya pada menit 89, yang memaksa pertandingan harus lanjut ke babak tambahan waktu. </p>



<p>Sempat berpikir kalau pertandingan akan berakhir dengan babak adu penalti, ternyata Mikel Merino malah membuat drama lagi dengan mencetak gol di menit 119 lewat sundulan yang sangat cantik.</p>



<p>Daniel Carvajal dari Spanyol &#8220;berulah&#8221; di menit 120 dengan melanggar pemain Jerman dan mendapatkan kartu kuning kedua. Namun, Penulis rasa itu di sengaja agar ia bisa bermain di babak final, seandainya Spanyol bisa lolos dari babak semifinal.</p>



<figure class="wp-block-image size-large"><img decoding="async" width="1024" height="683" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/07/euro-2024-2-1024x683.jpg" alt="" class="wp-image-7617" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/07/euro-2024-2-1024x683.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/07/euro-2024-2-300x200.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/07/euro-2024-2-768x512.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/07/euro-2024-2.jpg 1080w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption class="wp-element-caption">Joao Felix Gagal Penalti (<a href="https://www.mirror.co.uk/sport/football/news/gary-lineker-joao-felix-portugal-33182019">The Mirror</a>)</figcaption></figure>



<p>Siapa lawan Spanyol di semifinal? Jawabannya adalah Prancis, yang berhasil menang atas Portugal lewat babak adu penalti. Penulis tertidur ketika pertandingannya, dan untung saja tertidur karena skornya 0-0.</p>



<p>Penulis baru terbangun ketika babak adu penalti akan dimulai. Dari semua penendang, hanya Joao Felix yang gagal karena tendangannya mengenai tiang gawang. Alhasil, Portugal pun harus pulang lebih dulu.</p>



<h2 class="wp-block-heading">Pemain Legendaris di Euro Terakhir</h2>



<p>Jerman dan Portugal terkenal sebagai negara yang memiliki banyak legenda hidup sepak bola. Masalahnya, banyak dari legenda tersebut yang akan pensiun dari timnas, sehingga Euro 2024 adalah panggung terakhir mereka.</p>



<p><strong><a href="https://whathefan.com/olahraga/kado-manis-untuk-kroos-kado-pahit-untuk-reus/">Toni Kross</a></strong> yang baru saja mengumumkan pensiun dari Real Madrid dipastikan juga akan pensiun dari timnas. Rekan setimnya sekaligus kapten, <strong>Manuel Neuer</strong>, tampaknya juga tidak akan berlaga di Euro selanjutnya mengingat umurnya sudah 38 tahun.</p>



<p>Kalau dari sisi Portugal,<strong> <a href="https://whathefan.com/olahraga/siapa-yang-menyangka-ronaldo-akan-main-di-al-nassr/">Cristiano Ronaldo</a> </strong>tampaknya juga tidak akan berpartisipasi di Euro selanjutnya. Apalagi, di turnamen kali ini ia gagal mencetak satu pun gol, sama seperti Lionel Messi di Copa America. Ini adalah kali pertama terjadi pada Ronaldo.</p>



<p>Ronaldo bahkan dianggap sebagai &#8220;beban tim&#8221; karena strategi Portugal yang terlalu bertumpu pada pemain setua dirinya. Banyak yang berpendapat kalau timnas Portugal mampu bermain lebih baik jika tidak ada Ronaldo. </p>



<p>Rekan setim Ronaldo, <strong>Pepe</strong>, tampaknya juga tidak akan berlaga di Euro lagi mengingat umurnya saat ini sudah 41 tahun. Bisa menampilkan performa yang luar biasa di umurnya saja sudah merupakan pencapaian bagi bek yang terkenal &#8220;ganas&#8221; ini.</p>



<p>Penulis tumbuh besar dengan melihat mereka mulai dari <em>rookie </em>hingga layak dicap sebagai pemain legendaris. Tentu sedih jika mengingat dirinya tidak akan bisa melihat penampilan mereka lagi di lapangan.  </p>



<hr class="wp-block-separator has-alpha-channel-opacity"/>



<p>Lawang, 6 Juli 2024, terinspirasi setelah menonton dua pertandingan perempat final Euro 2024</p>



<p>Sumber Artikel: </p>
<p>The post <a href="https://whathefan.com/olahraga/dua-drama-di-dua-pertandingan-euro-2024-yang-membosankan/">Dua Drama di Dua Pertandingan Euro 2024 yang Membosankan</a> appeared first on <a href="https://whathefan.com">Whathefan!</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://whathefan.com/olahraga/dua-drama-di-dua-pertandingan-euro-2024-yang-membosankan/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kado Manis untuk Kroos, Kado Pahit untuk Reus</title>
		<link>https://whathefan.com/olahraga/kado-manis-untuk-kroos-kado-pahit-untuk-reus/</link>
					<comments>https://whathefan.com/olahraga/kado-manis-untuk-kroos-kado-pahit-untuk-reus/?noamp=mobile#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Fanandi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 02 Jun 2024 04:19:06 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Olahraga]]></category>
		<category><![CDATA[Borussia Dortmund]]></category>
		<category><![CDATA[Liga Champion]]></category>
		<category><![CDATA[Marco Reus]]></category>
		<category><![CDATA[Real Madrid]]></category>
		<category><![CDATA[sepak bola]]></category>
		<category><![CDATA[Toni Kross]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://whathefan.com/?p=7309</guid>

					<description><![CDATA[<p>Musim sepak bola 2023/2024 &#8220;resmi&#8221; berakhir dengan pertandingan final Liga Champion yang mempertemukan antara Real Madrid melawan Borussia Dortmund. Madrid kembali mengukuhkan dirinya sebagai raja Eropa dengan menang 2-0 dan memperoleh gelar ke-15. Penulis sendiri awalnya berharap kalau Dortmund yang juara karena merasa bosan Madrid terus yang juara. Namun, beberapa hari sebelum pertandingan, mereka justru [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://whathefan.com/olahraga/kado-manis-untuk-kroos-kado-pahit-untuk-reus/">Kado Manis untuk Kroos, Kado Pahit untuk Reus</a> appeared first on <a href="https://whathefan.com">Whathefan!</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p>Musim sepak bola 2023/2024 &#8220;resmi&#8221; berakhir dengan pertandingan final Liga Champion yang mempertemukan antara <strong>Real Madrid</strong> melawan <strong>Borussia Dortmund</strong>. Madrid kembali mengukuhkan dirinya sebagai raja Eropa dengan menang 2-0 dan memperoleh gelar ke-15.</p>



<p>Penulis sendiri awalnya berharap kalau Dortmund yang juara karena merasa bosan Madrid terus yang juara. Namun, beberapa hari sebelum pertandingan, mereka justru menjalin kontrak dengan <strong>Rheinmetall</strong>, perusahaan manufaktur senjata Jerman.</p>



<p>Kontroversinya bukan hanya karena klub dengan <em>jersey </em>kuning-hitam tersebut menjalin kerja sama dengan pabrik senjata, melainkan karena Rheinmetall diketahui sebagai salah satu <a href="https://whathefan.com/tokohsejarah/nepotisme-kebablasan-ala-napoleon-bonaparte/">penyuplai senjata untuk Israel</a>.</p>


<div class="monsterinsights-inline-popular-posts monsterinsights-inline-popular-posts-beta monsterinsights-popular-posts-styled" ><div class="monsterinsights-inline-popular-posts-image"><img decoding="async" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/06/63f363a5-fdd2-4b16-8fa9-918f70a4a200-768x512-300x200.jpg" srcset=" https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/06/63f363a5-fdd2-4b16-8fa9-918f70a4a200-768x512-300x200.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/06/63f363a5-fdd2-4b16-8fa9-918f70a4a200-768x512.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/06/63f363a5-fdd2-4b16-8fa9-918f70a4a200-768x512-356x237.jpg 356w " alt="Beradaptasi dengan Lingkungan" /></div><div class="monsterinsights-inline-popular-posts-text"><span class="monsterinsights-inline-popular-posts-label" >Trending</span><div class="monsterinsights-inline-popular-posts-post"><a class="monsterinsights-inline-popular-posts-title"  href="https://whathefan.com/pengembangan-diri/beradaptasi-dengan-lingkungan/">Beradaptasi dengan Lingkungan</a></div></div></div><p></p>


<p>Sebenarnya Real Madrid sendiri juga disponsori oleh HP, merek teknologi asal Amerika Serikat yang juga menyuplai berbagai teknologi untuk kebutuhan Israel. Jadi, sebenarnya sama saja dengan Dortmund, sehingga Penulis tidak memberikan dukungan untuk kedua tim.</p>



<p>Pada tulisan kali ini, Penulis lebih ingin menyorot dua pemain <em>legend </em>yang memutuskan untuk meninggalkan klubnya masing-masing.<strong> Toni Kroos</strong> dari Madrid memutuskan untuk gantung sepatu, sedangkan <strong>Marco Reus</strong> dari Dortmund akan pindah di akhir musim.</p>



<h2 class="wp-block-heading">Kok Bisa ya Real Madrid Jago Banget di Eropa?</h2>



<figure class="wp-block-image size-large"><img decoding="async" width="1024" height="683" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/06/kado-manis-kross-kado-pahit-reus-1-1024x683.jpg" alt="" class="wp-image-7311" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/06/kado-manis-kross-kado-pahit-reus-1-1024x683.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/06/kado-manis-kross-kado-pahit-reus-1-300x200.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/06/kado-manis-kross-kado-pahit-reus-1-768x512.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/06/kado-manis-kross-kado-pahit-reus-1.jpg 1080w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption class="wp-element-caption">Jago Banget (<a href="https://www.euronews.com/2024/06/01/champions-league-final-real-madrid-seals-15th-european-cup-after-2-0-win-over-borussia-dor">Euronews</a>)</figcaption></figure>



<p>Pertandingan final semalam sebenarnya bisa dibilang cukup membosankan karena Real Madrid cenderung bermain awal sepanjang 70 menit awal pertandingan. Bahkan, Penulis sampai sempat tertidur karena saking bosannya.</p>



<p>Di babak pertama, Dortmund sebenarnya sempat membuat beberapa peluang berbahaya ke gawang Madrid. Sayangnya, <em>finishing </em>dari pemain-pemainnya tidak tenang dan beberapa kali apes karena menyentuh tiang gawang.</p>



<p>Mungkin pemain Dortmund cukup <em>nervous </em>karena sudah lama tidak bertanding di final Liga Champion. Terakhir kali mereka bermain di final adalah di musim 2012/2013, ketika mereka berhadapan dengan Bayern Munich.</p>



<p>Kalau para pemain Madrid sendiri, jangan diragukan lagi mental juara Eropa-nya. Tidak hanya berhasil menjadi juara sebanyak 15 kali, Madrid juga berhasil mendominasi Liga Champion dengan menjadi juara 6 kali dari 11 tahun terakhir. </p>



<p>Selain itu, sejak format Liga Champion berubah pada musim 1992/1993, Madrid juga selalu menang jika lolos ke babak final, dengan total sembilan kali kemenangan. Sepanjang sejarahnya, Madrid hanya kalah tiga kali kalah dari 18 partisipasinya di final.</p>



<p>Tentu fakta ini membuat banyak penggemar sepak bola bertanya, &#8220;<strong>Kok, bisa, ya, Real Madrid jago banget di Eropa?&#8221;</strong> Mungkin <em>haters </em>Madrid akan menyebut kalau raihan tersebut bisa diperoleh karena Madrid kerap dibantu wasit, hingga dijuluki sebagai Vardrid.</p>



<p>Namun, menurut Penulis memang harus diakui kalau Madrid adalah salah satu tim sepak bola terbaik di dunia. Kedalaman skuadnya musim ini saja sangat luar biasa, hingga sang pelatih tidak perlu pusing <a href="https://whathefan.com/olahraga/badai-cedera-manchester-united-yang-tak-kunjung-berlalu/">jika pemainnya ada yang cedera</a>.</p>



<p><strong>Carlo Ancelotti</strong>, pelatih yang kerap disebut miskin taktik, berhasil membuktikan kalau dirinya adalah pelatih tersukses di Eropa dengan raihan lima trofi Liga Champion. Dua ketika ia melatih AC Milan, tiga ketika ia melatih Real Madrid.</p>



<p>Selain itu, <strong>Toni Kroos</strong>, <strong>Dani Carvajal</strong>, <strong>Luka Modric</strong>, dan <strong>Nacho </strong>menjadi pemain pertama yang berhasil meraih enam trofi Liga Champion, mengalahkan <a href="https://whathefan.com/olahraga/siapa-yang-menyangka-ronaldo-akan-main-di-al-nassr/">Cristiano Ronaldo</a> (5) dan <a href="https://whathefan.com/olahraga/ketika-messi-memporak-porandakan-amerika-serikat/">Lionel Messi</a> (4). </p>



<p>Raihan Kroos sedikit lebih istimewa dibandingkan rekan-rekan lainnya, mengingat ia meraih <em>milestone </em>tersebut bersama dua klub yang berbeda (Bayern Munich di musim 2012/2013). Tentu trofi ini menjadi kado manis untuk Kroos, di mana pertandingan final ini akan menjadi pertandingan terakhirnya untuk Madrid.</p>



<h2 class="wp-block-heading">Kado Manis untuk Kroos, Kado Pahit untuk Reus</h2>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="683" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/06/kado-manis-kross-kado-pahit-reus-2-1024x683.jpg" alt="" class="wp-image-7312" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/06/kado-manis-kross-kado-pahit-reus-2-1024x683.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/06/kado-manis-kross-kado-pahit-reus-2-300x200.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/06/kado-manis-kross-kado-pahit-reus-2-768x512.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/06/kado-manis-kross-kado-pahit-reus-2.jpg 1080w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption class="wp-element-caption">Legenda Madrid (<a href="https://www.beinsports.com/en-my/football/uefa-champions-league/articles/real-madrid-and-toni-kroos-are-inevitable-2024-06-01">beIN SPORTS</a>)</figcaption></figure>



<p>Bagi Penulis, Toni Kroos adalah salah satu gelandang sepak bola terbaik sepanjang sejarah. Posisinya sebagai pemain tengah membuatnya kerap membuat umpan-umpan indah yang kadang terasa tak masuk akal. </p>



<p>Usianya sendiri baru menginjak 34 tahun, sehingga keputusannya untuk gantung sepatu beberapa waktu lalu cukup mengejutkan Penulis. Tampaknya, sama seperti Phillip Lahm dari Bayern Munich, Kross ingin pensiun ketika sedang berada di puncak kariernya.</p>



<p>Kroos sendiri pindah ke Madrid dari Bayern Munich pada tahun 2014. Sepanjang kariernya di klub tersebut, ia telah mencatatkan 28 gol dan 98 <em>assist </em>di semua turnamen. Semua gelar yang bisa ia raih bersama klub telah berhasil ia raih.</p>



<p>Euro 2024 akan menjadi panggung terakhirnya di dunia sepak bola. Mengingat trofinya sudah hampir lengkap dan menyisakan Euro, tampaknya Kroos menargetkan juara di turnamen Eropa tersebut untuk menambah kado perpisahannya dengan sepakh bola.</p>



<p>Di sisi lain, kekalahan ini menjadi kado yang pahit untuk Marcus Reus, yang usianya lebih tua satu tahun dari Kroos. Di musim terakhirnya bersama Dortmund, ia gagal mempersembahkan satu trofi pun untuk klub yang sudah dibelanya sejak 2012 tersebut.</p>



<p>Padahal, Reus dikenal sangat loyal kepada Dortmund. Ketika kawan-kawannya satu per satu meninggalkan tim seperti Mario Gotze hingga Robert Lewandowski (yang bahkan pindah ke klub rival), Reus tetap setia bertahan.</p>



<p>Berbeda dengan Kroos, Reus juga tidak dipanggil oleh timnas, sehingga musim ini semakin terasa pahit untuknya. Memang cukup disayang pemain seberbakat Reus harus lebih sering berkutat dengan cedera di kariernya.</p>



<p>Hingga saat ini, belum diketahui akan pindah ke mana Reus musim depan. Melansir dari <em>The Atletics</em>, ia dirumorkan akan pindah ke MLS dan bergabung dengan St. Louis City. Ada beberapa klub dan liga lain yang disebut, tapi kita hanya bisa menunggu sampai ada pengumuman resmi.</p>



<p>Yang jelas, Kroos dan Reus telah mendapatkan &#8220;kado perpisahannya&#8221; masing-masing, walaupun berbeda rasa. Kedua pemain Jerman ini adalah legenda hidup sepak bola, yang telah memberikan performa terbaik mereka selama bertahun-tahun.</p>



<p>Selamat pensiun Kroos, dan selamat menjalani petualangan baru untuk Reus!</p>



<hr class="wp-block-separator has-alpha-channel-opacity"/>



<p>Lawang, 2 Juni 2024, terinspirasi setelah Real Madrid berhasil menjadi juara Liga Champion 2023/2024 </p>



<p>Foto Featured Image: <a href="https://twitter.com/FabrizioRomano/status/1797013714543026313">X</a></p>



<p>Sumber Artikel:</p>



<ul class="wp-block-list">
<li><a href="https://bola.kompas.com/read/2024/06/01/18551818/apa-itu-rheinmetall-sponsor-kontroversial-dortmund-jelang-final-liga-champions">Apa Itu Rheinmetall, Sponsor Kontroversial Dortmund Jelang Final Liga Champions (kompas.com)</a></li>



<li><a href="https://palestinecampaign.org/campaigns/hp/">Stop HP &#8211; Palestine Solidarity Campaign (palestinecampaign.org)</a></li>



<li><a href="https://en.wikipedia.org/wiki/History_of_the_European_Cup_and_UEFA_Champions_League">History of the European Cup and UEFA Champions League &#8211; Wikipedia</a></li>



<li><a href="https://www.transfermarkt.com/toni-kroos/erfolge/spieler/31909">Toni Kroos &#8211; Titles &amp; achievements | Transfermarkt</a></li>



<li><a href="https://www.transfermarkt.com/toni-kroos/leistungsdatenverein/spieler/31909">Toni Kroos &#8211; Stats by club | Transfermarkt</a></li>



<li><a href="https://en.wikipedia.org/wiki/Toni_Kroos">Toni Kroos &#8211; Wikipedia</a></li>



<li><a href="https://www.transfermarkt.com/marco-reus/erfolge/spieler/35207">Marco Reus &#8211; Titles &amp; achievements | Transfermarkt</a></li>



<li><a href="https://en.wikipedia.org/wiki/Marco_Reus">Marco Reus &#8211; Wikipedia</a></li>



<li><a href="https://www.fourfourtwo.com/features/germany-euro-2024-squad-players-line-up-team-roster-xi">Germany Euro 2024 squad: Julian Nagelsmann&#8217;s full team | FourFourTwo</a></li>



<li><a href="https://bvbbuzz.com/posts/what-next-for-borussia-dortmund-legend-marco-reus/2">What next for Borussia Dortmund legend Marco Reus? (bvbbuzz.com)</a></li>
</ul>
<p>The post <a href="https://whathefan.com/olahraga/kado-manis-untuk-kroos-kado-pahit-untuk-reus/">Kado Manis untuk Kroos, Kado Pahit untuk Reus</a> appeared first on <a href="https://whathefan.com">Whathefan!</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://whathefan.com/olahraga/kado-manis-untuk-kroos-kado-pahit-untuk-reus/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
