<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Vegeta Archives - Whathefan!</title>
	<atom:link href="https://whathefan.com/tag/vegeta/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://whathefan.com/tag/vegeta/</link>
	<description>Apa yang Terpikir Apa yang Tertuang</description>
	<lastBuildDate>Sat, 22 Jun 2024 15:12:40 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.6.2</generator>

<image>
	<url>https://whathefan.com/wp-content/uploads/2019/01/cropped-Logo-Square-32x32.jpg</url>
	<title>Vegeta Archives - Whathefan!</title>
	<link>https://whathefan.com/tag/vegeta/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Vegeta adalah Karakter Dragon Ball dengan Pengembangan Terbaik</title>
		<link>https://whathefan.com/animekomik/vegeta-adalah-karakter-dragon-ball-dengan-pengembangan-terbaik/</link>
					<comments>https://whathefan.com/animekomik/vegeta-adalah-karakter-dragon-ball-dengan-pengembangan-terbaik/?noamp=mobile#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Fanandi]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 21 Jun 2024 17:34:30 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Anime & Komik]]></category>
		<category><![CDATA[anime]]></category>
		<category><![CDATA[character development]]></category>
		<category><![CDATA[Dragon Ball]]></category>
		<category><![CDATA[Vegeta]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://whathefan.com/?p=7499</guid>

					<description><![CDATA[<p>Sejak dulu, di Dragon Ball Penulis lebih memfavoritkan Vegeta daripada Goku. Waktu itu, Penulis sendiri tidak mengetahui alasan pastinya, mungkin karena Vegeta terlihat lebih keren saja dibandingkan Goku yang merupakan protagonis utama. Saat dewasa, Penulis jadi menyadari kalau salah satu alasan Penulis lebih memfavoritkan Vegeta adalah karena ia memiliki pengembangan karakter (character development) yang sangat [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://whathefan.com/animekomik/vegeta-adalah-karakter-dragon-ball-dengan-pengembangan-terbaik/">Vegeta adalah Karakter Dragon Ball dengan Pengembangan Terbaik</a> appeared first on <a href="https://whathefan.com">Whathefan!</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p>Sejak dulu, di Dragon Ball <a href="https://whathefan.com/animekomik/tulisan-kurang-penting-tentang-karakter-anime-favorit/">Penulis lebih memfavoritkan <strong>Vegeta </strong>daripada Goku</a>. Waktu itu, Penulis sendiri tidak mengetahui alasan pastinya, mungkin karena Vegeta terlihat lebih keren saja dibandingkan Goku yang merupakan protagonis utama.</p>



<p>Saat dewasa, Penulis jadi menyadari kalau salah satu alasan Penulis lebih memfavoritkan Vegeta adalah karena ia memiliki pengembangan karakter (<em>character development</em>) yang sangat baik. </p>



<p>Perubahannya dari awal kemunculannya hingga saat ini benar-benar terasa, apalagi jika dibandingkan dengan Goku yang karakternya seolah tak pernah berubah sejak ia kecil: polos, naif, baik hati. Vegeta memiliki perjalanan hidup yang lebih kompleks.</p>


<div class="monsterinsights-inline-popular-posts monsterinsights-inline-popular-posts-beta monsterinsights-popular-posts-styled" ><div class="monsterinsights-inline-popular-posts-image"><img decoding="async" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2019/08/belajar-menulis-fiksi-pada-di-balik-tirai-aroma-karsa-banner-300x150.jpg" srcset=" https://whathefan.com/wp-content/uploads/2019/08/belajar-menulis-fiksi-pada-di-balik-tirai-aroma-karsa-banner-300x150.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2019/08/belajar-menulis-fiksi-pada-di-balik-tirai-aroma-karsa-banner-768x384.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2019/08/belajar-menulis-fiksi-pada-di-balik-tirai-aroma-karsa-banner-1024x512.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2019/08/belajar-menulis-fiksi-pada-di-balik-tirai-aroma-karsa-banner.jpg 1280w " alt="Belajar Menulis Fiksi Pada Di Balik Tirai Aroma Karsa" /></div><div class="monsterinsights-inline-popular-posts-text"><span class="monsterinsights-inline-popular-posts-label" >Trending</span><div class="monsterinsights-inline-popular-posts-post"><a class="monsterinsights-inline-popular-posts-title"  href="https://whathefan.com/buku/belajar-menulis-fiksi-pada-di-balik-tirai-aroma-karsa/">Belajar Menulis Fiksi Pada Di Balik Tirai Aroma Karsa</a></div></div></div><p></p>


<h2 class="wp-block-heading">Vegeta sang Bangsa Saiyan Tulen</h2>



<figure class="wp-block-image size-large"><img fetchpriority="high" decoding="async" width="1024" height="683" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/06/vegeta-character-development-1-1024x683.jpg" alt="" class="wp-image-7501" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/06/vegeta-character-development-1-1024x683.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/06/vegeta-character-development-1-300x200.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/06/vegeta-character-development-1-768x512.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/06/vegeta-character-development-1.jpg 1080w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption class="wp-element-caption">Vegeta di Awal Kemunculannya (<a href="https://www.planetminecraft.com/skin/vegeta-saiyan-saga-dragon-ball-z/">Planet Minecraft</a>)</figcaption></figure>



<p>Kemunculan Vegeta terjadi saat Saiyan Saga, setelah Raditz berhasil dikalahkan oleh Goku dan Picollo. Ia berniat untuk menginvasi Bumi bersama Nappa demi mendapatkan Dragon Ball untuk mewujudkan impiannya untuk hidup abadi.</p>



<p>Sebagai bangsa Saiyan tulen, Vegeta sangat gemar bertarung dan selalu ingin menjadi yang terkuat di alam semesta. Oleh karena itu, ia cukup terkena mental ketika berhasil dikalahkan Goku dan kawan-kawan di Bumi.</p>



<p>Gagal mendapatkan Dragon Ball Bumi, Vegeta pun berusaha mengumpulkan Dragon Ball di planet Namek. Di saga ini, sifat sadis dan kejam Vegeta masih terlihat di mana ia membantai salah satu desa. Ia juga berusaha memanfaatkan Gohan dan Krilin untuk mencapai tujuannya.</p>



<p>Ketika Goku selalu berusaha menghindari membunuh lawannya, Vegeta bisa dengan dingin membunuh siapapun, yang bisa dilihat ketika ia menghabisi beberapa anggota Pasukan Ginyu di Namek. </p>



<p>Sifanya mulai terlihat lunak ketika ia merasa tak berdaya di hadapan Frieza, bahkan ia sampai menangis. Sebelum akhirnya dibunuh oleh Frieza, ia sampai memohon ke Goku untuk membalaskan dendam bangsa Saiyan yang planet dan rakyatnya dibunuh oleh Frieza.</p>



<p>Setelah Goku mengalahkan Frieza, Vegeta kembali dihidupkan dengan Dragon Ball dan justru jadi tinggal di Bumi, lebih tepatnya di tempat Bulma. Pada akhirnya, Vegeta justru menikah dengan Bulma dan seolah sah menjadi penduduk Bumi.</p>



<h2 class="wp-block-heading">Mulai Menjadi Pelindung Bumi</h2>



<figure class="wp-block-image size-large"><img decoding="async" width="1024" height="683" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/06/vegeta-character-development-banner-1024x683.jpg" alt="" class="wp-image-7502" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/06/vegeta-character-development-banner-1024x683.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/06/vegeta-character-development-banner-300x200.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/06/vegeta-character-development-banner-768x512.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/06/vegeta-character-development-banner.jpg 1080w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption class="wp-element-caption">Super Vegeta (<a href="https://www.dualshockers.com/dragon-ball-best-vegeta-forms/">Dual Shockers</a>)</figcaption></figure>



<p>Saat Frieza yang ternyata belum mati datang ke Bumi untuk balas dendam, Vegeta ikut dalam rombongan yang ingin melindungi Bumi. Meskipun motivasinya saat itu belum jelas, bisa dilihat kalau ia sudah mulai mau berbaur dengan para petarung dari Bumi.</p>



<p>Lalu, ia melihat <a href="https://whathefan.com/animekomik/karakter-paling-sial-di-dragon-ball-adalah-future-trunks/">Future Trunks</a>, yang ternyata bisa berubah menjadi Super Saiyan seperti Goku. Hal tersebut memotivasinya untuk bisa mencapai wujud Super Saiyan juga dan berhasil sekitar tiga tahun kemudian, walau tak lama kemudian ia dipermalukan oleh Android 18.</p>



<p>Meskipun sudah terlihat mulai berubah, sifatnya yang angkuh dan harga dirinya yang selangit masih terlihat. Ia juga terlihat sangat cuek dengan keluarganya, karena ia sama sekali tidak menolong Bulma dan bayi Trunks yang jatuh dari pesawat (yang menolong justru Future Trunks).</p>



<p>Namun, kita bisa menyimpulkan kalau itu ia lakukan bukan karena tidak peduli, melainkan karena ia memang tipe laki-laki <em>tsundere </em>saja yang tak bisa memperlihatkan perasaannya. Buktinya, ia marah besar ketika Future Trunks dibunuh oleh Cell.</p>



<p>Setelah Gohan berhasil mengalahkan Cell, Vegeta terlihat kesal dengan cara mati Goku yang mengorbankan diri saat Cell akan meledakkan diri. Vegeta, yang merasa kalah telak dari Goku dan Gohan, sampai berkata bahwa dirinya tidak akan bertarung lagi.</p>



<p>Selain itu, saat Future Trunks akan kembali ke linimasanya, Vegeta menyendiri di dekat pohon untuk melepas anaknya dari masa depan tersebut. Mereka hanya saling bertukar sapa singkat, tapi itu menggambarkan kalau perasaan Vegeta perlahan mulai melunak.</p>



<h2 class="wp-block-heading">Bertarung Demi Melindungi Orang Lain</h2>



<figure class="wp-block-image size-large"><img decoding="async" width="1024" height="683" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/06/vegeta-character-development-4-1024x683.jpg" alt="" class="wp-image-7503" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/06/vegeta-character-development-4-1024x683.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/06/vegeta-character-development-4-300x200.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/06/vegeta-character-development-4-768x512.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/06/vegeta-character-development-4.jpg 1080w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption class="wp-element-caption">Vegeta Mengorbankan Dirinya Demi Melindungi Orang Lain (<a href="https://dragonball.fandom.com/wiki/Final_Explosion">Fandom</a>)</figcaption></figure>



<p>Kisah Vegeta di Buu Saga sedikit kompleks. Awalnya, ia mulai terbiasa dengan kehidupan Bumi-nya, termasuk melakukan latihan bersama anaknya, Trunks kecil. Bahkan, Vegeta berjanji akan membawanya ke taman hiburan jika Trunks berhasil mendaratkan pukulan ke wajahnya.</p>



<p>Namun, selanjutnya ia justru dengan sengaja dikuasai oleh Babidy dan menjadi Majin Vegeta. Sifat jahatnya sempat terlihat kembali, hingga Majin Buu bisa dilepaskan oleh Babidy. Majin Vegeta pun berusaha bertarung melawan Majin Buu, tapi ia bukan lawan yang sepadan. </p>



<p>Menyadari perbedaan kekuatan yang sangat jomplang, ia pun mengorbankan dirinya sendiri setelah memeluk Trunks dan menitipkan Bulma kepadanya. Hal ini bahkan sampai membuat Picollo terkejut, karena baru kali inilah Vegeta bertarung demi melindungi orang lain sampai sejauh itu.</p>



<p>Vegeta yang telah tewas akhirnya diberi keistimewaan dan dihidupkan lagi demi membantu mengalahkan Buu yang makin kuat. Bahkan, ia mau melakukan <em>fusion </em>dengan Goku meski awalnya segan. Semua ia lakukan demi melindungi orang-orang yang ia sayangi.</p>



<p>Menurut Penulis, puncak dari pengembangan karakter Vegeta adalah ketika Goku sedang berhadapan dengan Kid Buu di Dunia Kaioo. Seorang Vegeta, mengakui kalau Kakarot (nama asli Goku) adalah yang nomor satu.</p>



<h2 class="wp-block-heading">Vegeta Menjadi Family Man</h2>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="683" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/06/vegeta-character-development-3-1024x683.jpg" alt="" class="wp-image-7504" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/06/vegeta-character-development-3-1024x683.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/06/vegeta-character-development-3-300x200.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/06/vegeta-character-development-3-768x512.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/06/vegeta-character-development-3.jpg 1080w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption class="wp-element-caption">Vegeta Sebagai Seorang Ayah (<a href="https://screenrant.com/dragon-ball-vegeta-body-abilities-hidden-trivia/">Screen Rant</a>)</figcaption></figure>



<p>Vegeta setelah seri <em>Dragon Ball Z </em>semakin bertransformasi menjadi <em>family man</em>. Di <em>Dragon Ball GT </em>misalnya, ia bahkan menghabiskan waktu bersama anak perempuannya, Bulla, bahkan rela memotong kumisnya karena anaknya tersebut tidak menyukainya.</p>



<p>Vegeta di awal <em>Dragon Ball GT </em>juga jarang terlihat bertarung, meskipun hal tersebut bisa dimaklumi karena cerita lebih banyak terjadi di luar angkasa. Ia baru terlihat sebagai petarung kembali ketika berubah menjadi Super Saiyan 4 dengan bantuan Bulma, sesuatu yang tidak akan dilakukan oleh Vegeta muda. </p>



<p>Tidak hanya itu, ketika berhadapan dengan Omega Shenron, ia juga yang punya inisiatif untuk melakukan <em>fusion dance </em>agar bisa mengalahkannya. Di sini, ia terlihat sudah membuang harga dirinya jauh-jauh demi hal yang lebih penting bagi dirinya: keluarganya. </p>



<p>Di seri <em>Dragon Ball Super</em> juga mirip. Bayangkan, Vegeta rela tidak latihan dan berpartisipasi di turnamen antarsemesta hanya karena ingin menemani Bulma melahirkan anak keduanya, Bulla. Vegeta juga terlihat senang mengendong Bulla, meksipun kesan <em>tsundere</em>-nya sangat terlihat.</p>



<p>Di komik, saat Vegeta sedang bertarung melawan Moro, Picollo mengakui perkembangan karakter Vegeta dari awal pertemuan mereka hingga saat ini, di mana Vegeta bertarung bukan demi dirinya sendiri, tapi demi melindungi Bumi.</p>



<p>Di Granolah the Survivor Saga, Vegeta juga terlihat ingin melakukan penebusan dosa karena bangsa Saiyan juga sempat menginvasi dan membunuh banyak penduduk planet lain. Mungkin semua pertarungan yang ia lakukan sekarang adalah demi menebus kesalahan-kesalahan di masa lalunya.</p>



<p>Mengingat <em>Dragon Ball Super </em>masih <em>on-going </em>dan <em>Dragon Ball Daima </em>akan rilis, kita masih menantikan apakah karakter Vegeta masih bisa berkembang menjadi lebih baik. Yang pasti, sampai sejauh ini, rasanya tak berlebihan jika menobatkan Vegeta sebagai karakter dengan pengembangan terbaik di seri <em>Dragon Ball</em>.</p>



<hr class="wp-block-separator has-alpha-channel-opacity"/>



<p>Lawang, 21 Juni 2024, terinspirasi setelah menyadari kalau Vegeta memiliki <em>character development </em>yang sangat baik</p>
<p>The post <a href="https://whathefan.com/animekomik/vegeta-adalah-karakter-dragon-ball-dengan-pengembangan-terbaik/">Vegeta adalah Karakter Dragon Ball dengan Pengembangan Terbaik</a> appeared first on <a href="https://whathefan.com">Whathefan!</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://whathefan.com/animekomik/vegeta-adalah-karakter-dragon-ball-dengan-pengembangan-terbaik/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Terima Kasih, Akira Toriyama, Selamat Jalan</title>
		<link>https://whathefan.com/animekomik/terima-kasih-akira-toriyama-selamat-jalan/</link>
					<comments>https://whathefan.com/animekomik/terima-kasih-akira-toriyama-selamat-jalan/?noamp=mobile#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Fanandi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 10 Mar 2024 14:39:43 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Anime & Komik]]></category>
		<category><![CDATA[Akira Toriyama]]></category>
		<category><![CDATA[anime]]></category>
		<category><![CDATA[Dragon Ball]]></category>
		<category><![CDATA[Goku]]></category>
		<category><![CDATA[komik]]></category>
		<category><![CDATA[manga]]></category>
		<category><![CDATA[Vegeta]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://whathefan.com/?p=7064</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jumat (8/3) kemarin, mangaka yang menciptakan Dragon Ball, Akira Toriyama, menghembuskan napas terakhirnya di usia 68 tahun. Ia meninggal dunia akibat acute subdural hematoma, sejenis pendarahan di otak. Hal ini tentu mengejutkan banyak pihak, apalagi Toriyama kerap disebut sebagai inspirasi dari banyak mangaka shounen modern seperti Masashi Kishimoto (Naruto) dan Eiichiro Oda (One Piece). Tentu [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://whathefan.com/animekomik/terima-kasih-akira-toriyama-selamat-jalan/">Terima Kasih, Akira Toriyama, Selamat Jalan</a> appeared first on <a href="https://whathefan.com">Whathefan!</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p>Jumat (8/3) kemarin, mangaka yang menciptakan <em>Dragon Ball</em>, <strong>Akira Toriyama</strong>, menghembuskan napas terakhirnya di usia 68 tahun. Ia meninggal dunia akibat <em>acute subdural hematoma</em>, sejenis pendarahan di otak.</p>



<p>Hal ini tentu mengejutkan banyak pihak, apalagi Toriyama kerap disebut sebagai inspirasi dari banyak mangaka <em>shounen</em> modern seperti Masashi Kishimoto (<em>Naruto</em>) dan Eiichiro Oda (<em>One Piece</em>). Tentu saja, penggemar <em>Dragon Ball </em>seperti Penulis pun juga turut terkejut.</p>



<p>Oleh karena itu, dalam rangka mengenang Akira Toriyama yang karyanya Penulis begitu nikmati, Penulis ingin berbagi sedikit mengenai <em>Dragon Ball</em>, mulai dari awal pertemuannya hingga mengapa Penulis begitu menyukainya. </p>



<p>NB: Penulis akan lebih banyak membahas hingga Dragon Ball Z saja.<em> Dragon Ball GT</em>, <em>Dragon Ball Super</em>, <em>Dragon Ball Heroes</em>, hingga<em> Dragon Ball Daima</em> yang akan datang tidak akan banyak Penulis bahas</p>


<div class="monsterinsights-inline-popular-posts monsterinsights-inline-popular-posts-beta monsterinsights-popular-posts-styled" ><div class="monsterinsights-inline-popular-posts-image"><img decoding="async" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/06/63f363a5-fdd2-4b16-8fa9-918f70a4a200-768x512-300x200.jpg" srcset=" https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/06/63f363a5-fdd2-4b16-8fa9-918f70a4a200-768x512-300x200.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/06/63f363a5-fdd2-4b16-8fa9-918f70a4a200-768x512.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/06/63f363a5-fdd2-4b16-8fa9-918f70a4a200-768x512-356x237.jpg 356w " alt="Beradaptasi dengan Lingkungan" /></div><div class="monsterinsights-inline-popular-posts-text"><span class="monsterinsights-inline-popular-posts-label" >Trending</span><div class="monsterinsights-inline-popular-posts-post"><a class="monsterinsights-inline-popular-posts-title"  href="https://whathefan.com/pengembangan-diri/beradaptasi-dengan-lingkungan/">Beradaptasi dengan Lingkungan</a></div></div></div><p></p>


<h2 class="wp-block-heading">Dari Mana Penulis Mengenal Dragon Ball?</h2>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="683" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/03/1000023478-1024x683.jpg" alt="" class="wp-image-7069" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/03/1000023478-1024x683.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/03/1000023478-300x200.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/03/1000023478-768x512.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/03/1000023478.jpg 1080w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption class="wp-element-caption">Salah Satu Adegan Awal di Dragon Ball (Rolling Stones)</figcaption></figure>



<p>Sejujurnya, Penulis sendiri tidak terlalu ingat dari mana dirinya bisa berkenalan dengan <em>Dragon Ball.</em> Bisa jadi awal mulanya dari tayangnya anime ini di Indosiar dan Animax, tapi bisa juga Penulis mengetahuinya dari komik, khususnya volume 17 yang dimiliki.</p>



<p>Penulis juga sempat bermain <em>game Dragon Ball </em>bergenre RPG yang sampai sekarang tidak pernah menemukannya lagi. <em>Game </em>tersebut hanya menceritakan &#8220;Saiyan Saga&#8221;, yang menjadi saga favorit Penulis, dan menyelipkan beberapa potongan animenya.</p>



<p>Penulis sempat mengikuti serinya secara rutin ketika tayang di Animax, itu pun hanya seri <em>Dragon Ball </em>saja. Baru ketika ada <em>Dragon Ball Z Kai </em>di Animax, Penulis mengikuti ceritanya, itu pun hanya sampai &#8220;Cell Saga&#8221; dan tidak nonton yang benar-benar lengkap. </p>



<p>Untuk skala yang lebih besar, Penulis mengetahui kisah-kisah <em>Dragon Ball </em>justru dari seri <em>game <strong>Dragon Ball Z: Budokai Tenkaichi</strong></em>. Kebetulan, Penulis memainkan seri kedua dan ketiganya, bahkan terkadang masih main hingga sekarang melalui emulator. </p>



<p>Gara-gara <em>game </em>tersebut, Penulis juga jadi mengetahui kisah-kisah <em>non-canon </em>yang hanya muncul di filmnya, karena Penulis tidak pernah menonton film-filmnya. Kisah di <em>Dragon Ball GT </em>pun juga Penulis ketahui dari <em>game </em>ini.</p>



<p>Tidak hanya dari seri <em>Budokai Tenkaichi</em>, Penulis juga bermain <em>Dragon Ball Sagas </em>yang juga kerap menyelipkan potongan-potongan dari animenya. Apalagi, <em>game </em>ini juga lebih runtun dan jelas dalam menceritakan kisah <em>Dragon Ball </em>dibandingkan <em>Budokai Tenkaichi</em>.   </p>



<p>Namun, dari semua penjabaran di atas, Penulis benar-benar tidak tahu media mana yang pertama dikonsumsi hingga membuatnya menjadi begitu suka Dragon Ball. Tahu-tahu sudah suka hingga sekarang, bahkan hingga mengoleksi <em>action figure</em>-nya.</p>



<h2 class="wp-block-heading">Mengapa Suka Dragon Ball?</h2>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="683" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/03/1000023481-1024x683.jpg" alt="" class="wp-image-7070" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/03/1000023481-1024x683.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/03/1000023481-300x200.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/03/1000023481-768x512.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/03/1000023481.jpg 1080w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption class="wp-element-caption">Penuh Adegan Fighting yang Seru (Pinterest)</figcaption></figure>



<p>Sebagai &#8220;sepuhnya&#8221; anime dan manga <em>shounen</em>, plot cerita yang dimiliki oleh<em> Dragon Ball</em> bisa dibilang<strong> lurus-lurus saja tanpa banyak<em> plot twist</em></strong>, tidak seperti <em>Naruto </em>atau <em>One Piece</em> yang terkadang bisa membuat penggemarnya tercengang karena <em>twist </em>ceritanya.</p>



<p>Pada awalnya, <em>Dragon Ball </em>hanya berpusat pada pencarian ketujuh Dragon Ball yang bisa mengabulkan permintaan apapun. Dalam perjalanannya, musuh yang dihadapi pun bermacam-macam, mulai Emperor Pilaf hingga King Piccolo.</p>



<p>Lalu ketika berpindah ke <em>Dragon Ball Z</em>,<em> </em>cerita sudah tidak berkutat pada petualangan mencari Dragon Ball. Kali ini, Goku dan kawan-kawan harus menghadapi ancaman yang mengintai bumi, dan nantinya, alam semesta.</p>



<p>Tentu mereka selalu bertemu dengan lawan yang kuat, hingga para karakter utamanya akhirnya berhasil membuka kekuatan baru dan melampaui musuhnya tersebut sehingga dunia kembali aman.</p>



<p>Lawan yang muncul pun, secara kebetulan, tingkat kekuatannya secara bertahap. Diawali dari Raditz dan Vegeta, lalu bertemu dengan Frieza dan pasukannya, para Android dan Cell, hingga kebangkitan Buu di akhir cerita <em>Dragon Ball Z</em>.</p>



<p>Penulis sering membayangkan, bagaimana jadinya jika Buu bangkit ketika Goku baru saja menikah dan memiliki anak Gohan. Tentu Goku dan alam semesta tidak akan selamat, bahkan Frieza pun akan dengan mudah dikalahkan. Yah, namanya juga kebutuhan cerita.</p>



<p>Lantas, jika ceritanya monoton dan repetitif, mengapa Penulis begitu menyukainya? Ada beberapa alasannya, seperti memang telah mengikuti serialnya dari kecil, kerap memainkan <em>game</em>-nya, adegan <em>fighting </em>yang seru, karakter (dan transformasi) yang keren, dan lainnya.</p>



<p>Namun, rasanya yang paling berkesan dari Dragon Ball adalah bagaimana serial tersebut mampu <strong>menjadi pionir sebagai anime <em>shounen</em></strong> dan bagaimana ia <strong>bisa bertahan selama puluhan tahun</strong>. Hingga saat ini, masih banyak penggemarnya di seluruh dunia, termasuk Penulis.</p>



<p><em>Dragon Ball </em>kerap menjadi inspirasi banyak kreator lain. Selain yang sudah Penulis sebutkan di atas, coba saja tonton serial <em>Gintama</em>. Ada banyak adegan komedi yang terinspirasi dari <em>Dragon Ball</em>. Ingat, ini hanya contoh kecil dari seberapa besar pengaruh serial ini.</p>



<h2 class="wp-block-heading">Siapa yang Menjadi Karakter Favorit?</h2>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="683" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/03/1000023483-1024x683.jpg" alt="" class="wp-image-7071" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/03/1000023483-1024x683.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/03/1000023483-300x200.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/03/1000023483-768x512.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/03/1000023483.jpg 1080w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption class="wp-element-caption">Super Vegeta (<a href="https://www.deviantart.com/peculiardoc/art/I-am-SUPER-VEGETA-759353996">Devianart</a>)</figcaption></figure>



<p>Dalam <a href="https://whathefan.com/animekomik/tulisan-kurang-penting-tentang-karakter-anime-favorit/">tulisan lama di blog ini</a>, Penulis telah menyebutkan kalau karakter favoritnya di <em>Dragon Ball </em>adalah <strong>Vegeta</strong>. Pangeran Saiyan ini adalah tipikal <em>tsundere </em>yang harga dirinya selangit. Ambisinya hanya berkutat pada ingin menjadi yang paling kuat di alam semesta. Hal tersebut bisa terlihat dari Saga utama <em>Dragon Ball</em>. </p>



<p>Di &#8220;Saiyan Saga&#8221; dan &#8220;Frieza Saga&#8221;, ia berambisi untuk menjadi abadi agar bisa terus bertarung. Di &#8220;Cell Saga&#8221;, ia membiarkan Cell untuk masuk ke mode Perfect-nya. Di &#8220;Buu Saga&#8221;, ia sengaja berubah menjadi Majin agar bisa mendapatkan kekuatan besar untuk mengalahkan Goku.</p>



<p><em>Character development</em>-nya bisa dibilang salah satu yang terbaik di sepanjang serial. Berawal dari musuh yang menyerang bumi, Vegeta berubah sepanjang seri, dari sekutu hingga akhirnya menjadi <em>family man </em>di serial <em>Dragon Ball Super</em>.</p>



<p>Nama jurusnya pun bisa dibilang salah satu yang paling keren di antara karakter lainnya, mulai dari Big Bang Attack, Final Flash, hingga Final Shine Attack. Semua adalah tipikal serangan jarak jauh yang melontarkan energi.</p>



<p>Penulis bisa mengetahui banyak jurus Vegeta juga dari <em>Budokai Tenkaichi 3. </em>Kebetulan, Vegeta adalah salah satu karakter favoritnya untuk digunakan, terutama Super Vegeta dan Super Saiyan 4 Vegeta. Penulis sampai memiliki <em>action figure</em> keduanya dengan pose Final Flash.</p>



<p>Karakter lain yang kerap Penulis pilih dalam <em>game </em>tersebut adalah Burter yang lincah, Super Trunks yang <em>bulky</em>, Super Saiyan 4 Gogeta yang <em>overpowered</em>, dan Kid Buu yang juga sangat enak untuk digunakan. </p>



<p>Kalau ditanya tentang <em>scene </em>favoritnya, mungkin <strong>pertarungan perdana antara Goku dan Vegeta </strong>menjadi jawabannya. Selain melekat karena <em>game Dragon Ball RPG </em>yang sudah Penulis sebutkan di atas (karena menjadi klimaksnya), pertarungan tersebut juga bisa dibilang sangat ikonik.</p>



<p>Untuk adegan pertarungan lain, tentu saja <strong>Goku vs Frieza</strong> harus disebutkan karena itu adalah kali pertama Goku berubah menjadi Super Saiyan. Pertarungan final melawan Cell dan Buu juga seru, tapi tidak akan bisa mengalahkan pertarungan tersebut.</p>



<p>Selain itu, ada beberapa adegan minor yang juga Penulis suka, mulai dari Picollo yang mengorbankan diri untuk melindungi Gohan di &#8220;Saiyan Saga&#8221;, Tien Shinhan yang menahan Cell agar tidak bisa menangkap Android 18, hingga Vegeta yang akhirnya mengakui kalau Goku lebih kuat dari dirinya.</p>



<h2 class="wp-block-heading">Penutup</h2>



<p>Akira Toriyama memang sudah meninggalkan kita. Namun, legasinya Penulis yakin masih akan bertahan hingga nanti. Penulis pun kemungkinan besar akan mengenalkan serial ini ke anaknya nanti, memperlihatkan sebuah serial legendaris yang menginspirasi banyak orang.</p>



<p><em>Dragon Ball</em> bukan hanya sekadar serial anime, bukan juga hanya sekadar tumpukan komik. <em>Dragon Ball </em>telah menjadi sebuah fenomena yang tidak bisa disamai oleh serial sejenis. Waralaba ini akan selalu punya tempat spesial di hati para penggemarnya.</p>



<p>Selamat jalan Akira Toriyama, terima kasih atas karyamu yang sudah menghibur dan menginspirasi Penulis.</p>



<hr class="wp-block-separator has-alpha-channel-opacity"/>



<p>Lawang, 10 Maret 2024, terinspirasi setelah mendengar berita kematian Akira Toriyama</p>



<p>Sumber Artikel: <a href="https://www.bbc.com/news/world-asia-68444060">BBC</a></p>
<p>The post <a href="https://whathefan.com/animekomik/terima-kasih-akira-toriyama-selamat-jalan/">Terima Kasih, Akira Toriyama, Selamat Jalan</a> appeared first on <a href="https://whathefan.com">Whathefan!</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://whathefan.com/animekomik/terima-kasih-akira-toriyama-selamat-jalan/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
