<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>2023 Archives - Whathefan!</title>
	<atom:link href="https://whathefan.com/tag/2023/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://whathefan.com/tag/2023/</link>
	<description>Apa yang Terpikir Apa yang Tertuang</description>
	<lastBuildDate>Mon, 01 Jan 2024 15:32:29 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.6.2</generator>

<image>
	<url>https://whathefan.com/wp-content/uploads/2019/01/cropped-Logo-Square-32x32.jpg</url>
	<title>2023 Archives - Whathefan!</title>
	<link>https://whathefan.com/tag/2023/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Ini adalah Tulisan Pertama Whathefan di Tahun 2024</title>
		<link>https://whathefan.com/pengalaman/ini-adalah-tulisan-pertama-whathefan-di-tahun-2024/</link>
					<comments>https://whathefan.com/pengalaman/ini-adalah-tulisan-pertama-whathefan-di-tahun-2024/?noamp=mobile#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Fanandi]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 01 Jan 2024 15:22:47 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pengalaman]]></category>
		<category><![CDATA[2023]]></category>
		<category><![CDATA[2024]]></category>
		<category><![CDATA[inspirasi]]></category>
		<category><![CDATA[pengalaman]]></category>
		<category><![CDATA[refleksi]]></category>
		<category><![CDATA[whathefan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://whathefan.com/?p=6988</guid>

					<description><![CDATA[<p>Setelah &#8220;menghilang&#8221; selama satu bulan, akhirnya Penulis bisa menyempatkan (dan membulatkan tekad) untuk kembali menulis di blog ini. Mumpung momennya pergantian tahun, biar menjadi awal yang baru juga. Selama beberapa waktu terakhir, Penulis cukup disibukkan dengan pekerjaan dan bootcamp Digital Marketing yang diikuti selama dua bulan. Berhubung bootcamp tersebut sudah selesai pada tanggal 30 Desember [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://whathefan.com/pengalaman/ini-adalah-tulisan-pertama-whathefan-di-tahun-2024/">Ini adalah Tulisan Pertama Whathefan di Tahun 2024</a> appeared first on <a href="https://whathefan.com">Whathefan!</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p>Setelah &#8220;menghilang&#8221; selama satu bulan, akhirnya Penulis bisa menyempatkan (dan membulatkan tekad) untuk kembali menulis di blog ini. Mumpung momennya pergantian tahun, biar menjadi awal yang baru juga.</p>



<p>Selama beberapa waktu terakhir, Penulis cukup disibukkan dengan pekerjaan dan <em>bootcamp </em>Digital Marketing yang diikuti selama dua bulan. Berhubung <em>bootcamp </em>tersebut sudah selesai pada tanggal 30 Desember kemarin, waktu Penulis pun menjadi lebih kosong sekarang.</p>



<p>Selain itu, tulisan ini akan menjadi tulisan pertama di tahun 2024, dan semoga bisa menjadi awal yang baik untuk bisa menulis secara lebih konsisten lagi. Melalui tulisan ini, Penulis akan sedikit melakukan refleksi apa saja yang sudah terjadi pada tahun 2023 kemarin.</p>


<div class="monsterinsights-inline-popular-posts monsterinsights-inline-popular-posts-beta monsterinsights-popular-posts-styled" ><div class="monsterinsights-inline-popular-posts-image"><img decoding="async" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2019/08/belajar-menulis-fiksi-pada-di-balik-tirai-aroma-karsa-banner-300x150.jpg" srcset=" https://whathefan.com/wp-content/uploads/2019/08/belajar-menulis-fiksi-pada-di-balik-tirai-aroma-karsa-banner-300x150.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2019/08/belajar-menulis-fiksi-pada-di-balik-tirai-aroma-karsa-banner-768x384.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2019/08/belajar-menulis-fiksi-pada-di-balik-tirai-aroma-karsa-banner-1024x512.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2019/08/belajar-menulis-fiksi-pada-di-balik-tirai-aroma-karsa-banner.jpg 1280w " alt="Belajar Menulis Fiksi Pada Di Balik Tirai Aroma Karsa" /></div><div class="monsterinsights-inline-popular-posts-text"><span class="monsterinsights-inline-popular-posts-label" >Trending</span><div class="monsterinsights-inline-popular-posts-post"><a class="monsterinsights-inline-popular-posts-title"  href="https://whathefan.com/buku/belajar-menulis-fiksi-pada-di-balik-tirai-aroma-karsa/">Belajar Menulis Fiksi Pada Di Balik Tirai Aroma Karsa</a></div></div></div><p></p>


<h2 class="wp-block-heading">Apa yang Sudah Terjadi di Tahun 2023?</h2>



<figure class="wp-block-image size-large"><img fetchpriority="high" decoding="async" width="1024" height="683" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/01/tulisan-pertama-2024-1-1024x683.jpg" alt="" class="wp-image-6991" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/01/tulisan-pertama-2024-1-1024x683.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/01/tulisan-pertama-2024-1-300x200.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/01/tulisan-pertama-2024-1-768x512.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/01/tulisan-pertama-2024-1.jpg 1080w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption class="wp-element-caption">Tahun 2023 Telah Berlalu (<a href="https://hardrockfm.com/rekomendasi-pemilihan-tanggal-cuti-di-tahun-2023/">Hard Rock FM</a>)</figcaption></figure>



<p>Sejujurnya tidak banyak hal menarik dalam hidup Penulis yang terjadi selama 2023 kemarin. Penulis hanya menjalani rutinitas harian seperti biasanya yang berkutat pada pekerjaan dan melakukan aktivitas-aktivitas yang disukainya.</p>



<p>Penulis juga tidak banyak berpergian, kecuali pada bulan Februari di mana <a href="https://whathefan.com/pengalaman/saya-berlibur-ke-jakarta-selama-5-hari-bagian-1/">Penulis ke Jakarta</a> untuk bertemu dengan teman-teman lama setelah lebih dari dua tahun tidak bersua. Penulis juga mengunjungi beberapa tempat yang dulu sering dikunjungi.</p>



<p>Saat lebaran, Penulis juga pergi ke Yogyakarta untuk pertemuan keluarga tahunan. Namun karena sempitnya waktu, tidak banyak tempat yang Penulis eksplor. Padahal, masih banyak tempat di Yogyakarta yang belum sempat Penulis kunjungi.</p>



<p>Ketika bulan Agustus, seperti biasa Karang Taruna di tempat Penulis <a href="https://whathefan.com/karang-taruna/yang-harus-dipersiapkan-menjelang-agustusan/">menggelar acara peringatan hari kemerdekaan</a> Indonesia. Pada edisi kali ini, rangkaian acara berlangsung begitu meriah dan warga yang datang di acara puncak begitu banyak.</p>



<p>Yang spesial tidak hanya itu, karena pembubarannya pun begitu spesial. Jika biasanya &#8220;hanya&#8221; berlibur ke pantai, maka kali ini <a href="https://whathefan.com/karang-taruna/pembubaran-panitia-tahun-ini-sedikit-berbeda/">pembubarannya adalah <em>camping</em></a>! Bisa jadi, ini akan menjadi agenda rutin untuk Karang Taruna ke depannya.</p>



<p>Mungkin, apa yang sedikit berbeda di 2023 adalah Penulis mengikuti <em>bootcamp </em>Digital Marketing yang diselenggarakan oleh BelajarLagi. Untuk detailnya, mungkin akan Penulis ceritakan di tulisan terpisah.</p>



<p>Berlangsung selama dua bulan dengan beragam kelas, Penulis merasa sedikit kewalahan dalam mengatur jadwal. Bukan karena kelasnya yang banyak, melainkan karena tugas-tugasnya yang cukup bikin kewalahan! </p>



<p>Bagi Penulis yang tidak pernah belajar <em>marketing </em>secara khusus, tugas-tugas yang diberikan cukup banyak dan cukup menguras otak dan tenaga. Walaupun sambil mengeluh, Penulis berhasil mengejarkan semua tugas yang diberikan, termasuk Final Project.</p>



<h2 class="wp-block-heading">Apa yang Diharapkan di Tahun 2024?</h2>



<figure class="wp-block-image size-large"><img decoding="async" width="1024" height="683" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/01/tulisan-pertama-2024-2-1024x683.jpg" alt="" class="wp-image-6992" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/01/tulisan-pertama-2024-2-1024x683.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/01/tulisan-pertama-2024-2-300x200.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/01/tulisan-pertama-2024-2-768x512.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/01/tulisan-pertama-2024-2.jpg 1080w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption class="wp-element-caption">Tahun 2024 Telah Tiba (<a href="https://www.thecable.ng/what-you-might-expect-in-2024">The Cable</a>)</figcaption></figure>



<p>Salah satu yang cukup Penulis merasa bersalah di tahun 2023 kemarin adalah sulitnya untuk menjaga konsistensi dari rutinitas-rutinitas yang ingin dibangun. Bahkan, rutinitas yang dulu jarang bolong seperti menulis agenda harian dan mencatat keuangan sering luput.</p>



<p>Menulis artikel blog pun jumlahnya berbeda jauh dibandingkan dengan tahun 2022. Jika di tahun 2022 Penulis menulis 91 artikel, maka di tahun 2023 kemarin Penulis menulis 98 artikel. Jauh dari target yang ingin mencapai setidaknya 200 artikel dalam satu tahun.</p>



<p>Nah, dua hal inilah yang menjadi target utama Penulis agar bisa diperbaiki di tahun 2024 ini. Meskipun rasanya hampir setiap tahun gagal , Penulis tidak akan berhenti berusaha untuk menjadi selalu lebih baik lagi. </p>



<p>Penulis juga ingin memiliki <em>time management </em>yang lebih baik di tahun ini, sehingga target di atas juga bisa lebih mudah untuk dicapai. Berhubung Penulis masih <em>work from home </em>sampai sekarang, tentu Penulis harus bisa bekerja seefisien mungkin secara bertanggung jawab. </p>



<p>Sejujurnya ada sedikit perasaan takut dalam menyongsong tahun 2024 ini karena Penulis akan menginjak kepala tiga. Ada perasaan inferior karena dirinya belum bisa mencapai <em>achivement </em>dalam hidupnya yang bisa membanggakan diri.</p>



<p>Namun, hanya menuruti perasaan takut pun tidak akan membawa apa-apa. Justru, dengan kesadaran bahwa dirinya akan menginjak kepala tiga, Penulis harus bisa terdorong untuk menjadi jauh lebih baik lagi dari hari kemarin.</p>



<p>Jadi, jika diminta untuk membuat resolusi tahun ini, Penulis tidak ingin hal yang muluk-muluk. Penulis hanya ingin bisa menjadi lebih baik lagi dari segala sisi. Perjalanan hidup selama tiga dekade seharusnya bisa menjadi modal yang baik untuk itu.</p>



<hr class="wp-block-separator has-alpha-channel-opacity"/>



<p>Lawang, 1 Januari 2024, terinspirasi setelah (akhirnya) bisa menulis blog lagi setelah vakum selama satu bulan</p>
<p>The post <a href="https://whathefan.com/pengalaman/ini-adalah-tulisan-pertama-whathefan-di-tahun-2024/">Ini adalah Tulisan Pertama Whathefan di Tahun 2024</a> appeared first on <a href="https://whathefan.com">Whathefan!</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://whathefan.com/pengalaman/ini-adalah-tulisan-pertama-whathefan-di-tahun-2024/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>1/365</title>
		<link>https://whathefan.com/renungan/1-365/</link>
					<comments>https://whathefan.com/renungan/1-365/?noamp=mobile#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Fanandi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 01 Jan 2023 15:23:25 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Renungan]]></category>
		<category><![CDATA[2022]]></category>
		<category><![CDATA[2023]]></category>
		<category><![CDATA[hidup]]></category>
		<category><![CDATA[inspirasi]]></category>
		<category><![CDATA[pelajaran]]></category>
		<category><![CDATA[resolusi]]></category>
		<category><![CDATA[tahun baru]]></category>
		<category><![CDATA[target]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://whathefan.com/?p=6263</guid>

					<description><![CDATA[<p>Tahun 2023 telah tiba. Setelah melalui 365 hari, kita berjumpa kembali dengan tanggal 1 Januari. Hari pertama dari tahun yang baru, bagi kebanyakan orang, akan memberikan semangat baru dalam mengarungi kerasnya kehidupan. Yang berbeda dari pergantian tahun ini bagi Penulis adalah, selama bulan Desember 2022 kemarin, Penulis (yang sejujurnya sedang banyak pikiran) kerap beberapa kali [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://whathefan.com/renungan/1-365/">1/365</a> appeared first on <a href="https://whathefan.com">Whathefan!</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p>Tahun 2023 telah tiba. Setelah melalui 365 hari, kita berjumpa kembali dengan tanggal 1 Januari. Hari pertama dari tahun yang baru, bagi kebanyakan orang, akan memberikan semangat baru dalam mengarungi kerasnya kehidupan.</p>



<p>Yang berbeda dari pergantian tahun ini bagi Penulis adalah, selama bulan Desember 2022 kemarin, Penulis (yang sejujurnya sedang banyak pikiran) kerap beberapa kali melakukan refleksi diri atas apa yang telah terjadi di sepanjang tahun 2022.</p>



<p>Pada tulisan pertama di tahun ini, Penulis ingin sedikit berbagi mengenai apa saja yang telah dipelajari dalam hidupnya selama tahun 2022 kemarin. Selain itu, Penulis juga ingin menyampaikan harapannya di tahun 2023 ini.</p>





<h2 class="wp-block-heading">Apa yang Dipelajari di Tahun 2022</h2>



<p>Penulis merasa di tahun 2022, ada banyak sekali pelajaran kehidupan yang didapatkan. Penulis merasa itu semua menjadi &#8220;modal&#8221; bagi dirinya untuk bisa menjadi manusia yang lebih baik di tahun-tahun berikutnya, diawali di tahun 2023 ini.</p>



<p>Salah satu yang baru berusaha Penulis pahami adalah tentang bagaimana tentang <strong><a href="https://whathefan.com/rasa/sayang-itu-tentang-keikhlasan-katanya/">berbuat baik dengan ikhlas</a></strong> tanpa berharap timbal balik apapun. Ternyata, tanpa disadari, Penulis beberapa kali masih berharap adanya <em>feedback </em>dari orang yang telah dibantunya.</p>



<p>Sebagai contoh, ketika Penulis ada ketika seseorang membutuhkannya, Penulis juga berharap kalau orang tersebut ada <em>ketika Penulis yang membutuhkannya</em>. Walaupun terdengar manusiawi, Penulis ingin ke depannya tidak mengharapkan hal tersebut lagi.</p>



<p>Penulis juga belajar banyak mengenai <strong><a href="https://whathefan.com/renungan/menjadi-dewasa-itu/">menjadi dewasa</a></strong>. Ternyata ada beberapa hal kekanakan di diri Penulis yang belum hilang, seperti kontrol emosi yang (terkadang) masih buruk dan egonya yang (terkadang) masih tinggi. </p>



<p>Apalagi, menjelang usianya yang akan segera mencapai kepala tiga, Penulis masih harus terus belajar mengenai bagaimana menjadi orang yang dewasa yang <em>proper</em>. Tidak perlu muluk-muluk menjadi panutan orang lain, cukup menjadi orang yang bermanfaat bagi sekitarnya.</p>



<p>Sebagai orang yang kerap <em>overthinking</em>, Penulis mulai belajar mengenai <strong><a href="https://whathefan.com/pengembangan-diri/belajar-menerima-keadaan-dari-peter-parker/">berusaha menerima keadaan</a> </strong>dalam hidupnya tanpa perlu memikirkannya secara berlebihan. Menyadari bahwa ada banyak hal yang tidak bisa kontrol benar-benar membantu Penulis.</p>



<p>Sebelumnya, Penulis kerap berusaha mengendalikan banyak hal, termasuk bagaimana sikap dan respons orang lain ke kita, bahkan meminta untuk diprioritaskan. Selain hanya menimbulkan pertengkaran, hal tersebut juga membebani orang lain dengan ekspekstasi kita.</p>



<p>Selain poin-poin di atas, tentu masih ada banyak pelajaran kehidupan lain yang Penulsi dapatkan di tahun 2022. Namun, Penulis merasa bahwa ketiga hal tersebut adalah yang paling esensial dan banyak membantu Penulis untuk menjadi manusia yang lebih baik lagi.</p>



<h2 class="wp-block-heading">Apa yang Diharapkan di Tahun 2023</h2>



<p>Dengan semangat pergantian tahun, tentu ada beberapa hal yang diharapkan akan bisa dilakukan di tahun 2023 ini. Anggap saja ada <a href="https://whathefan.com/pengembangan-diri/resolusi-tahun-baru-setiap-hari/">beberapa resolusi yang ingin dicapai tahun ini</a>, terlepas dari adanya beberapa resolusi yang gagal dicapai di tahun lalu.</p>



<p>Penulis merasa agak &#8220;berantakan&#8221; di tahun 2022 kemarin karena rutinitas mencatat jurnal harian dan keuangannya tidak teratur dan banyak bolongnya. Penulis berharap di tahun 2023 ini, Penulis bisa lebih <strong>konsisten melakukan rutinitas</strong> yang telah dilakukan sejak kuliah itu.</p>



<p>Berbicara tentang rutinitas, Penulis juga ingin bisa kembali <strong><a href="https://whathefan.com/pengembangan-diri/produktivitas/rutinitas-pagi-harian-bagian-1/">rutin olahraga pagi</a></strong> yang sudah lama ditinggalkannya. Ini jelas butuh niat dan motivasi yang sangat kuat, apalagi jika tidak ada orang lain yang mendorong kita untuk melakukannya.</p>



<p>Penulis juga ingin lebih <strong>rutin menulis blog</strong>, karena tahun 2022 kemarin menjadi rekor penulisan paling sedikit, yaitu <strong>91 artikel</strong>. Ini adalah pertama kalinya sejak blog ini tayang, jumlah artikel yang diproduksi dalam setahun kurang dari 100 artikel.</p>



<p>Besok, tanggal 2 Januari 2023, adalah ulang tahun yang ke-5 dari blog ini. Penulis harapkan ke depannya bisa lebih rutin dalam menulis di <a href="https://whathefan.com/pengalaman/whathefan-adalah-investasi-saya/">blog yang sudah berperan besar dalam kehidupan Penulis</a> ini.</p>



<p>Untuk bisa mencapai hal tersebut, tentu Penulis harus bisa <strong>lebih baik lagi dalam mengatur manajemen waktunya</strong>. Selama 2022 kemarin, Penulis merasa sering membuang-buang waktunya untuk hal yang kurang berfaedah. Semoga saja itu bisa berubah di tahun 2023.</p>



<p>Tentunya di atas itu semua, Penulis berharap bisa menjadi <strong>manusia yang lebih baik lagi</strong>, baik bagi dirinya sendiri maupun orang lain. Penulis akan terus berusaha menebar kebaikan dan menjadi manfaat bagi sekitarnya.</p>



<p class="has-text-align-center">***</p>



<p>Semoga saja di tahun 2023 ini, Penulis bisa benar-benar memperbaiki kekurangannya berdasarkan apa yang dirinya pelajari di 2022, serta bisa melakukan hal-hal apa yang telah ditargetkan, dimulai dari hari pertama dari 365 hari yang akan dilalui di tahun 2023.</p>



<p></p>



<p>NB: Gambar Jihyo di <em>banner </em>hanya sebagai ilustrasi optimisme dalam menyambut tahun 2023</p>



<hr class="wp-block-separator"/>



<p>Lawang, 1 Januari 2023, terinspirasi setelah belakangan ini kerap melakukan refleksi diri menjelang pergantian tahun</p>



<p>Foto: <a href="https://id.pinterest.com/pin/51158145758127469/">Pinterest</a></p>
<p>The post <a href="https://whathefan.com/renungan/1-365/">1/365</a> appeared first on <a href="https://whathefan.com">Whathefan!</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://whathefan.com/renungan/1-365/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Dunia Gelap di 2023, Kita Harus Apa?</title>
		<link>https://whathefan.com/sosial-budaya/dunia-gelap-di-2023-kita-harus-apa/</link>
					<comments>https://whathefan.com/sosial-budaya/dunia-gelap-di-2023-kita-harus-apa/?noamp=mobile#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Fanandi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 08 Oct 2022 11:25:48 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Sosial Budaya]]></category>
		<category><![CDATA[2023]]></category>
		<category><![CDATA[ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[investasi]]></category>
		<category><![CDATA[keuangan]]></category>
		<category><![CDATA[krisis]]></category>
		<category><![CDATA[opini]]></category>
		<category><![CDATA[pasar]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://whathefan.com/?p=5972</guid>

					<description><![CDATA[<p>Pada akhir bulan September kemarin, Presiden Joko Widodo (Jokowi) membuat pernyataan yang cukup membuat masyarakat merasa was-was. Bagaimana tidak, di saat situasi tahun ini belum kunjung membaik, beliau mengatakan kalau tahun depan prospek perekonomian secara global akan semakin gelap. &#8220;Dunia sekarang ini dalam posisi yang tidak gampang, posisinya betul-betul pada posisi yang semua negara sulit. [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://whathefan.com/sosial-budaya/dunia-gelap-di-2023-kita-harus-apa/">Dunia Gelap di 2023, Kita Harus Apa?</a> appeared first on <a href="https://whathefan.com">Whathefan!</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p>Pada akhir bulan September kemarin, <a href="https://whathefan.com/politik-negara/jokowi-dan-prabowo-sama-sama-putra-terbaik-bangsa/"><strong>Presiden Joko Widodo (Jokowi)</strong></a> membuat pernyataan yang cukup membuat masyarakat merasa was-was. Bagaimana tidak, di saat situasi tahun ini belum kunjung membaik, beliau mengatakan kalau tahun depan prospek perekonomian secara global akan semakin gelap.</p>



<blockquote class="wp-block-quote is-layout-flow wp-block-quote-is-layout-flow"><p>&#8220;Dunia sekarang ini dalam posisi yang tidak gampang, posisinya betul-betul pada posisi yang semua negara sulit. Lembaga internasional sampaikan tahun ini, tahun 2022 sangat sulit. Tahun depan (2023) mereka menyampaikan akan lebih gelap,&#8221; kata Jokowi dalam acara BUMN Startup Day minggu lalu (27/9/22).</p></blockquote>



<p>Kata &#8220;gelap&#8221; yang digunakan Jokowi tersebut digunakan untuk merujuk ke kondisi perekonomian yang berada dalam posisi yang tidak baik-baik saja, bahkan diramalkan akan memburuk. Banyak lembaga internasional yang sudah menyampaikan &#8220;dalam posisi yang tidak baik&#8221;.</p>



<p>Jokowi menambahkan kalau krisis perang Rusia-Ukraina yang tak kunjung reda juga menyebabkan krisis pangan dunia benar-benar terjadi. Menurutnya, ada ratusan juta orang yang mengalami masalah kelaparan di seluruh dunia.</p>



<p>&#8220;330 juta orang kelaparan dan mungkin 6 bulan lagi bisa 800 juta orang akan kelaparan dan kekurangan makan akut karena tidak ada yang dimakan,&#8221; kata Jokowi.</p>





<p>Direktur Pelaksana Dana Moneter Internasional (IMF) <strong>Kristalina Georgieva</strong> juga memberikan pernyataan yang senada dengan Jokowi. Ia menyebutkan kalau 2023 akan &#8220;gelap gulita&#8221; karena adanya risiko resesi dan ketidakstabilan pasar keuangan. Penyebabnya tentu saja karena pandemi Covid-19, <a href="https://whathefan.com/politik-negara/standar-ganda-ala-barat/">perang Rusia-Ukraina</a>, serta bencana iklim di semua benua.</p>



<p>Bahkan, negara-negara maju seperti Amerika Serikat, China, serta negara di Eropa juga mengalami perlambatan ekonomi. Rusia yang mengalami embargo (larangan lalu lintas barang antarnegara) dari berbagai negara membuat banyak negara, terutama di Eropa, mengalami krisis energi di penghujung tahun.</p>



<p>Di Inggris, harga gas dan listrik melonjak gila-gilaan. Krisis yang terjadi di sana diprediksi bisa separah krisis ekonomi di tahun 2008. Regulator energi di Jerman mendesak konsumennya untuk segera menghemat lebih banyak gas menjelang musim dingin ini.</p>



<p>Sebenarnya, apa yang saja yang menyebabkan dunia berada di posisi sulit seperti sekarang?</p>



<h2 class="wp-block-heading">Mengapa 2023 Dunia akan Semakin Gelap?</h2>



<figure class="wp-block-image size-large"><img decoding="async" width="1024" height="504" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/10/dunia-gelap-di-2023-kita-harus-apa-1-1024x504.webp" alt="" class="wp-image-5976" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/10/dunia-gelap-di-2023-kita-harus-apa-1-1024x504.webp 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/10/dunia-gelap-di-2023-kita-harus-apa-1-300x148.webp 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/10/dunia-gelap-di-2023-kita-harus-apa-1-768x378.webp 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/10/dunia-gelap-di-2023-kita-harus-apa-1-1536x756.webp 1536w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/10/dunia-gelap-di-2023-kita-harus-apa-1.webp 1610w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption>Grafik yang Menunjukkan Tingkat Pencetakan Uang di Amerika Serikat (<a href="https://ifreebsd.ru.com/product_tag/70532804_.html">GN Life Assurance</a>)</figcaption></figure>



<p>Ned Davis Research dari Amerika Serikat menyatakan bahwa Model Probablitas Resesi saat ini berada <strong>di angka 98.1%</strong>. Ini angka yang sangat tinggi semenjak <a href="https://whathefan.com/sosial-budaya/corona-dan-dampak-sosial-ekonominya/">masa-masa awal pandemi</a> Covid-10 dan Great Financial Crisis 2008-2009.</p>



<p>Sejak awal pandemi, kata &#8220;resesi&#8221; memang sangat sering terdengar. Tersendatnya roda perekonomian di awal masa pandemi Covid-19 jelas memengaruhi banyak sektor, bahkan hingga sekarang. </p>



<p>Bahkan, Amerika Serikat <strong>mencetak uang sangat banyak</strong> untuk rakyatnya demi membuat roda perekonomiannya tetap berputar. Bayangkan, mereka mencetak sekitar 3,3 triliun dolar! Dengan banyaknya uang yang beredar, inflasi pun menjadi ancaman nyata untuk Amerika Serikat.</p>



<p>Akibatnya, pemerintah Amerika Serikat pun memutuskan untuk <strong>menaikkan suku bunga</strong> untuk menarik orang menyimpan uangnya di bank. Masalahnya, hal ini menyebabkan banyak investor yang lebih memilih uangnya untuk disimpan di bank saja karena lebih aman dan bunganya tinggi.</p>



<p>Nah, <em>startup </em>yang termasuk investasi dengan risiko tinggi pun seolah kehilangan daya tariknya dan ditinggal oleh para investor. Alhasil, banyak <strong><em>startup </em>yang melakukan PHK</strong>. Di Indonesia sendiri, sudah ada beberapa yang terkena imbasnya seperti Shopee Indonesia dan Zenius.</p>



<p>Hal ini diperparah dengan perang Rusia-Ukraina yang menyebabkan <strong>krisis energi dan pangan</strong>. Bukti mudahnya seperti yang sudah terlihat di Inggris, bagaimana biaya hidup dan sewa rumah di sana melonjak tinggi sehingga banyak orang yang menjadi <em>homeless</em>.</p>



<h3 class="wp-block-heading">Housing Bubble akan Pecah di 2023?</h3>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="683" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/10/dunia-gelap-di-2023-kita-harus-apa-2.1-1024x683.jpg" alt="" class="wp-image-5982" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/10/dunia-gelap-di-2023-kita-harus-apa-2.1-1024x683.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/10/dunia-gelap-di-2023-kita-harus-apa-2.1-300x200.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/10/dunia-gelap-di-2023-kita-harus-apa-2.1-768x512.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/10/dunia-gelap-di-2023-kita-harus-apa-2.1.jpg 1080w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption>Evergrande di China Menjadi Contoh Housing Bubble (<a href="https://www.insider.com/evergrandes-impending-collapse-forcing-chinese-millennials-reconsider-life-plans-2021-10">Insider</a>)</figcaption></figure>



<p>Salah satu hal yang paling ditakutkan di tahun 2023 adalah pecahnya <em><strong>housing bubble</strong> </em>atau <strong><em>real</em> <em>estate bubble</em> </strong>yang dampaknya tidak main-main. Penulis akan coba jelaskan secara sederhana mengenai fenomena tersebut.</p>



<p>Istilah tersebut digunakan untuk menjelaskan fenomena ketika <strong>harga rumah/properti melonjak karena tingginya permintaan</strong> dari masyarakat. Permintaan banyak, pasokan pun menjadi berkurang. Maka developer properti pun akan segera menambah pasokannya.</p>



<p>Masalahnya, pada titik tertentu <strong>permintaan pasar akan menurun</strong> yang akan berakibat pada anjloknya harga properti. Gelembungnya pecah,<strong> industri properti pun babak belur</strong>. Contoh yang bisa kita lihat terjadi pada perusahaan properti Evergrande di China, yang meninggalkan banyak bangunan hantu di sana karena kena imbas dari hal ini.</p>



<p>Saat pemerintah AS memberikan uang untuk rakyatnya di masa pandemi, banyak yang menginvestasikannya ke properti. Ini membuat harga properti di sana menjadi naik karena tingginya permintaan.</p>



<p>Nah, rumah itu kan nyicilnya lama, bisa puluhan tahun. Jika resesi semakin parah, kemungkinan akan banyak orang kehilangan pekerjaan, yang membuatnya kehilangan pendapatan. Artinya, mereka tidak akan mampu melunasi kredit rumahnya. Ini bisa membuat harga properti terjun bebas.</p>



<p>Sampai saat ini, belum ada kasus <em>housing bubble</em> di Amerika Serikat yang separah kasus Evergrande di China. Di Indonesia pun belum terdengar banyak beritanya. Namun, kita perlu tetap merasa waspada dan melakukan antisipasi agar tidak terkena dampaknya terlalu berat.</p>



<h2 class="wp-block-heading">Dunia Makin Gelap, Kita Harus Apa?</h2>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="683" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/10/dunia-gelap-di-2023-kita-harus-apa-3-1024x683.jpg" alt="" class="wp-image-5978" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/10/dunia-gelap-di-2023-kita-harus-apa-3-1024x683.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/10/dunia-gelap-di-2023-kita-harus-apa-3-300x200.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/10/dunia-gelap-di-2023-kita-harus-apa-3-768x512.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/10/dunia-gelap-di-2023-kita-harus-apa-3.jpg 1080w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption>Harus Mulai Lebih Rajin Menabung (<a href="https://www.cnet.com/home/smart-home/save-money-around-the-house-all-year-long-27-cost-cutting-hacks/">CNET</a>)</figcaption></figure>



<p>Mungkin banyak masyarakat yang beranggapan kalau pernyataan Presiden Jokowi dan pemberitaan di media massa hanya untuk menakut-nakuti. Padahal, jika mau lapang dada dan menerima informasi ini dengan kepala dingin, kita bisa <strong>melakukan antisipasi</strong> dan <strong>bersiap diri</strong> jika sampai hal-hal buruk sampai terjadi.</p>



<p>Banyak yang menyebutkan kalau dalam masa-masa sulit seperti ini, <em><strong>cash is king</strong></em>. Bukan dalam artian kita harus punya uang tunai sebanyak mungkin, tapi kita menaruh uang di aset-aset investasi yang relatif aman dan mudah dicairkan jika sewaktu-waktu dibutuhkan.</p>



<p>Dengan adanya peringatan dini ini, kita jadi bisa <strong><a href="https://whathefan.com/pengembangan-diri/uang-saya-lari-ke-mana-ya/">lebih bijak dalam mengeluarkan uang</a></strong>. Pengeluaran yang bersifat sekunder bahkan tersier bisa ditunda dulu, kita alihkan untuk menabung terlebih dahulu. Jadi jika dalam kondisi sulit, kita masih punya pegangan hidup.</p>



<p>Mungkin Pembaca pernah tahu kalau dalam kondisi krisis, orang kaya justru makin kaya. Kenapa? Karena mereka bisa <strong>membeli aset-aset investasi yang harganya sedang jatuh</strong> seperti saham. Istilahnya, mereka akan &#8220;menyerok&#8221; di kala orang lain melepas saham mereka karena butuh <em>cash</em>.</p>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="683" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/10/dunia-gelap-di-2023-kita-harus-apa-4-1024x683.jpg" alt="" class="wp-image-5979" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/10/dunia-gelap-di-2023-kita-harus-apa-4-1024x683.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/10/dunia-gelap-di-2023-kita-harus-apa-4-300x200.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/10/dunia-gelap-di-2023-kita-harus-apa-4-768x512.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/10/dunia-gelap-di-2023-kita-harus-apa-4.jpg 1080w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption><em>Cash is King</em> di 2023? (<a href="https://blog.amartha.com/cara-kelola-idle-money-di-tengah-pandemi/idle-cash/">Amartha Blog</a>)</figcaption></figure>



<p>Nah, nanti uang <em>cash </em>yang kita simpan bisa digunakan beberapa untuk membeli aset-aset investasi yang harganya sedang turun. Ini tentu butuh banyak belajar secara mendalam, bukan hanya sekadar ikut kata orang. Jadi, kita harus berhati-hati jika ingin melakukan hal ini.</p>



<p>Selain itu, sebisa mungkin <strong>hindari hutang</strong> baik ke bank maupun pinjaman <em>online </em>(pinjol). Kalau tidak benar-benar mendesak, benar-benar tahan diri. Ini sebagai antisipasi jika bunga hutang juga ikut naik mengikuti kenaikan suku bunga.</p>



<p>Jika penghasilan bulanan kita dirasa kurang dan ada waktu luang, tidak ada salahnya untuk <strong>memiliki tambahan pendapatan dengan mencari kerja sampingan. </strong>Untuk itu, selalu belajar hal dan <em>skill </em>baru mutlak dibutuhkan untuk menghadapi era yang serba tidak pasti seperti sekarang ini. </p>



<p>Penulis paham tidak semua orang memiliki <em>privilege </em>untuk melakukan semua hal di atas. Boro-boro untuk nabung, untuk makan besok aja belum tentu ada. Untuk itu, Penulis berdoa agar kita selalu dilindungi oleh Tuhan diberi kecukupan untuk bisa menghadapi masalah-masalah yang ada di depan mata ini.</p>



<h2 class="wp-block-heading">Penutup</h2>



<p>Dari lubuk hati yang paling dalam, tentu Penulis berharap bahwa tahun 2023 dunia tidak akan benar-benar gelap dan kita bisa melewatinya dengan baik. Semoga saja prediksi-prediksi di atas salah dan tidak terjadi.</p>



<p>Namun, tidak ada salahnya juga untuk <em><strong>prepare for the worst </strong></em>untuk berjaga-jaga. Toh, seandainya yang dikhawatirkan tidak terjadi, dana yang sudah kita siapkan pun nantinya bisa dimanfaatkan untuk keperluan lain. Setidaknya, kita bisa menjadi lebih hemat dalam beberapa bulan ke depan.</p>



<p>Mungkin dampaknya ke Indonesia hingga saat ini belum terlalu terasa. Harga BBM dan beberapa hal lain memang naik, tapi setidaknya krisis yang kita alami tidak seperti negara-negara lain yang terlihat lebih gila lagi.</p>



<p>Sekali lagi, semoga saja dengan adanya peringatan ini, kita bisa jadi lebih siap jika hal-hal buruk benar-benar terjadi.</p>



<hr class="wp-block-separator"/>



<p>Lawang, 8 Oktober 2022, terinspirasi setelah membaca dan menonton beberapa informasi mengenai prediksi 2023 yang tampaknya akan gelap</p>



<p>Foto: <a href="https://www.pinterest.nz/pin/478577897887501132/">Pinterest</a></p>



<p>Sumber Artikel: </p>



<ul class="wp-block-list"><li><a href="https://www.cnbcindonesia.com/news/20220927091628-4-375203/gejalanya-mulai-terihat-jokowi-dunia-gelap-2023-itu-nyata">Gejalanya Mulai Terihat! Jokowi: Dunia Gelap 2023 Itu Nyata! (cnbcindonesia.com)</a></li><li><a href="https://nasional.kontan.co.id/news/jokowi-ingatkan-ekonomi-dunia-semakin-gelap-apa-maksudnya">Jokowi Ingatkan Ekonomi Dunia Semakin Gelap, Apa Maksudnya? (kontan.co.id)</a></li><li><a href="https://ekonomi.bisnis.com/read/20221007/620/1585209/bos-imf-beri-peringatan-ekonomi-global-2023-akan-gelap-gulita">Bos IMF Beri Peringatan: Ekonomi Global 2023 akan Gelap Gulita! (bisnis.com)</a></li><li><a href="https://www.cnbcindonesia.com/news/20220928062505-4-375473/gelapnya-dunia-orang-kelaparan-kini-ada-di-mana-mana">Gelapnya Dunia, Orang Kelaparan Kini Ada di Mana-mana (cnbcindonesia.com)</a></li><li><a href="https://www.cnbcindonesia.com/news/20221008130420-4-378194/krisis-inggris-makin-mencekik-ini-skenario-terburuknya">Krisis Inggris Makin &#8216;Mencekik&#8217;, Ini Skenario Terburuknya! (cnbcindonesia.com)</a></li><li><a href="https://www.cnbcindonesia.com/news/20221005073926-4-377271/alert-seluruh-dunia-sudah-dilanda-krisis-ini-daftarnya">Alert! Seluruh Dunia Sudah Dilanda Krisis, Ini Daftarnya (cnbcindonesia.com)</a></li><li><a href="https://www.beritasatu.com/fokus/evergrande-dan-housing-bubble#:~:text=Housing%20bubble%2C%20atau%20real%20estate,lebih%20lama%20untuk%20menambah%20pasokan.">Evergrande dan Housing Bubble (beritasatu.com)</a></li><li><a href="https://seekingalpha.com/article/4545249-with-7-percent-mortgage-rates-its-game-over-for-the-housing-bubble">With 7% Mortgage Rates, It&#8217;s Game Over For The Housing Bubble (BATS:ITB) | Seeking Alpha</a></li><li><a href="https://www.youtube.com/watch?v=Nhw6OWZjHVU&amp;feature=youtu.be">2023: Menuju KEHANCURAN DUNIA &#8211; YouTube</a></li><li><a href="https://www.cnbcindonesia.com/tech/20221007095043-37-377947/makin-banyak-ini-daftar-perusahaan-yang-phk-karyawan-2022">Makin Banyak! Ini Daftar Perusahaan yang PHK Karyawan 2022 (cnbcindonesia.com)</a></li><li><a href="https://finance.detik.com/foto-bisnis/d-6328283/miris-gelandangan-di-inggris-makin-bertebaran-gegara-krisis">Miris! Gelandangan di Inggris Makin Bertebaran Gegara Krisis (detik.com)</a></li><li><a href="https://www.instagram.com/p/CjVUJ1Xh096/">Finfolk | Media Finance on Instagram</a></li><li><a href="https://databoks.katadata.co.id/datapublish/2022/09/22/ikuti-the-fed-bi-naikkan-suku-bunga-bi-7-day-pada-september-2022">Ikuti The Fed, BI Naikkan Suku Bunga BI-7 Day pada September 2022 (katadata.co.id)</a></li></ul>
<p>The post <a href="https://whathefan.com/sosial-budaya/dunia-gelap-di-2023-kita-harus-apa/">Dunia Gelap di 2023, Kita Harus Apa?</a> appeared first on <a href="https://whathefan.com">Whathefan!</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://whathefan.com/sosial-budaya/dunia-gelap-di-2023-kita-harus-apa/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
