<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>liburan Archives - Whathefan!</title>
	<atom:link href="https://whathefan.com/tag/liburan/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://whathefan.com/tag/liburan/</link>
	<description>Apa yang Terpikir Apa yang Tertuang</description>
	<lastBuildDate>Wed, 11 Oct 2023 16:24:40 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.6.2</generator>

<image>
	<url>https://whathefan.com/wp-content/uploads/2019/01/cropped-Logo-Square-32x32.jpg</url>
	<title>liburan Archives - Whathefan!</title>
	<link>https://whathefan.com/tag/liburan/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Saya Berlibur ke Jakarta Selama 5 Hari (Bagian 2)</title>
		<link>https://whathefan.com/pengalaman/saya-berlibur-ke-jakarta-selama-5-hari-bagian-2/</link>
					<comments>https://whathefan.com/pengalaman/saya-berlibur-ke-jakarta-selama-5-hari-bagian-2/?noamp=mobile#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Fanandi]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 11 Oct 2023 16:24:39 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pengalaman]]></category>
		<category><![CDATA[inspirasi]]></category>
		<category><![CDATA[Jakarta]]></category>
		<category><![CDATA[liburan]]></category>
		<category><![CDATA[pengalaman]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://whathefan.com/?p=6636</guid>

					<description><![CDATA[<p>Sudah tiga bulan berlalu sejak Penulis menulis bagian pertama dari tulisan ini, jeda yang sangat panjang. Padahal, Penulis berlibur ke Jakartanya saja sudah mulai Februari. Entah mengapa seolah tidak ada niatan untuk menyelesaikan tulisan ini. Namun, hari ini Penulis membulatkan tekad untuk menyelesaikan artikel ini, untuk mengurangi tanggungan tulisan yang belum selesai. Apalagi, ada kekhawatiran [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://whathefan.com/pengalaman/saya-berlibur-ke-jakarta-selama-5-hari-bagian-2/">Saya Berlibur ke Jakarta Selama 5 Hari (Bagian 2)</a> appeared first on <a href="https://whathefan.com">Whathefan!</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p>Sudah tiga bulan berlalu sejak Penulis menulis <a href="https://whathefan.com/pengalaman/saya-berlibur-ke-jakarta-selama-5-hari-bagian-1/">bagian pertama dari tulisan ini</a>, jeda yang sangat panjang. Padahal, Penulis berlibur ke Jakartanya saja sudah mulai Februari. Entah mengapa seolah tidak ada niatan untuk menyelesaikan tulisan ini.</p>



<p>Namun, hari ini Penulis membulatkan tekad untuk menyelesaikan artikel ini, untuk mengurangi tanggungan tulisan yang belum selesai. Apalagi, ada kekhawatiran Penulis keburu lupa jika tidak segera menuliskannya.</p>



<p>Oleh karena itu, berikut adalah lanjutan dari cerita Penulis ketika berlibur ke Jakarta pada hari ketiga, keempat, dan kelima. Jika dibandingkan dengan hari pertama dan kedua, jadwal yang Penulis miliki tidaklah terlalu padat.</p>



<blockquote class="wp-block-quote is-layout-flow wp-block-quote-is-layout-flow">
<p><mark style="background-color:rgba(0, 0, 0, 0)" class="has-inline-color"><strong>BACA JUGA</strong>: <a href="https://whathefan.com/pengalaman/apa-yang-perlu-dipersiapkan-sebelum-merantau-ke-jakarta/">Apa yang Perlu Dipersiapkan Sebelum Merantau ke Jakarta</a></mark></p>
</blockquote>



<h2 class="wp-block-heading">Hari Ketiga, Jumat, 17 Februari 2023</h2>



<figure class="wp-block-image size-large"><img fetchpriority="high" decoding="async" width="1024" height="683" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2023/10/berlibur-ke-jakarta-bagian-2-2-1024x683.jpg" alt="" class="wp-image-6900" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2023/10/berlibur-ke-jakarta-bagian-2-2-1024x683.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2023/10/berlibur-ke-jakarta-bagian-2-2-300x200.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2023/10/berlibur-ke-jakarta-bagian-2-2-768x512.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2023/10/berlibur-ke-jakarta-bagian-2-2.jpg 1080w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption class="wp-element-caption">Suasana Bekerja di Kantor</figcaption></figure>



<p>Pada hari ketiga, untuk pertama kalinya dalam dua tahun bekerja, akhirnya Penulis berkesempatan untuk <em>ngantor</em>. Penulis berangkat dari rumah Dika setelah Jumatan menggunakan GoJek, dan itu perjalanan yang lumayan panjang.</p>



<p>Tentu menyenangkan karena akhirnya Penulis bisa menjejakkan kakinya di kantor setelah dua tahun <a href="https://whathefan.com/pengembangan-diri/produktivitas/agar-wfh-tetap-produktif/"><em>full </em>WFH</a>. Selain itu, Penulis juga bertemu dengan rekan-rekan kerja yang belum sempat bertemu di Central Park.</p>



<p>Selepas jam kantor, sebenarnya Penulis diajak untuk makan malam. Hanya saja, Penulis sudah janjian dengan mantan teman kantornya yang sudah lama tidak berjumpa, Daniel. Kebetulan, kantornya dekat dengan kantor Penulis. </p>



<p>Awalnya kami hanya janjian makan malam bersama, tapi pada akhirnya Penulis mengajaknya untuk ikut ke rumah Dika. Cukup lama kami ngobrol dan bermain PS bersama, sebelum akhirnya Daniel undur diri karena sudah terlalu malam.</p>



<h2 class="wp-block-heading">Hari Keempat, Sabtu, 18 Februari 2023</h2>



<figure class="wp-block-image size-large"><img decoding="async" width="1024" height="683" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2023/10/berlibur-ke-jakarta-bagian-2-1-1024x683.jpg" alt="" class="wp-image-6901" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2023/10/berlibur-ke-jakarta-bagian-2-1-1024x683.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2023/10/berlibur-ke-jakarta-bagian-2-1-300x200.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2023/10/berlibur-ke-jakarta-bagian-2-1-768x512.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2023/10/berlibur-ke-jakarta-bagian-2-1.jpg 1080w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption class="wp-element-caption">Beberapa Barang yang Penulis Beli Selama di Jakarta</figcaption></figure>



<p>Pada hari Sabtu, sebenarnya Penulis tidak berniat untuk ke mana-mana dan ingin main PS sepuasnya bersama Dika. Namun, pada akhirnya Penulis justru pergi ke <strong>Kuningan City</strong> bersama <a href="https://whathefan.com/permainan/mas-pandu-dan-koleksi-board-gamenya/">Pandu</a>.</p>



<p>Alasan utama mengapa kami berdua pergi ke sana adalah karena ada sebuah tempat yang menarik untuk <a href="https://whathefan.com/permainan/koleksi-board-game-saya-bagian-1/">penggemar <em>board game</em>,</a> yakni <strong>Arkanum</strong>. Sebelumnya Penulis pernah ke sana karena pernah tes kerja untuk salah satu statiun TV, tapi waktu itu tidak membeli apa-apa.</p>



<p>Beda cerita dengan edisi kali ini. Niat hati hanya membeli <em>board game </em>King of the Dice, Penulis khilaf dan membeli cukup banyak mainan seperti <em>action figure</em> dan <em>die-cast</em>. Butuh waktu berjam-jam untuk menyeleksi mana yang akhirnya dibeli.</p>



<p>Sebelum balik ke tempat Dika, Penulis mampir ke kos adik yang terletak dekat dengan kos Penulis dulu. Setelah itu, Penulis juga mengunjungi apartemen Pandu untuk melihat-lihat. Barulah setelah itu kami pulang ke rumah Dika, di mana Pandu ikut menginap.</p>



<h2 class="wp-block-heading">Hari Kelima, Minggu, 19 Februari 2023</h2>



<p>Niat untuk main PS sepuasnya akhirnya dilakukan pada hari terakhir Penulis di Jakarta. Penulis juga berhasil membantai Dika di <em>game FIFA 23 </em>sebelum abang rentalnya mengambil PS tersebut. Setelah itu, Penulis pun bersiap untuk <em>packing</em>. </p>



<p>Kebetulan, jam keberangkatan Penulis berdekatan dengan jam kedatangan istri Dika dari Bali, sehingga Penulis mendapatkan tumpangan gratis. Dengan begitu, berakhirlah liburan Penulis ke Jakarta selama lima hari.</p>



<h2 class="wp-block-heading">Penutup</h2>



<p>Jakarta selalu memiliki tempat istimewa di hati Penulis, karena di kota inilah Penulis pertama kali merantau cukup jauh dari rumah, sekaligus menjadi tempat bekerja pertama. Maka dari itu, setiap ada kesempatan, Penulis pasti akan mampir ke Jakarta.</p>



<p>Mungkin akan ada peluang kalau pada akhirnya tempat kerja Penulis memutuskan untuk <em>Work from Office </em>(WFO), sehingga Penulis harus kembali ke Jakarta. Namun, sampai hal tersebut benar-benar terjadi, Penulis akan menikmati waktunya di rumah.</p>



<hr class="wp-block-separator has-alpha-channel-opacity"/>



<p>Lawang, 3 Oktober 2023, terinsirasi karena terdorong ingin segera menyelesaikan artikel liburan ini</p>



<p>Foto Featured Image: X</p>
<p>The post <a href="https://whathefan.com/pengalaman/saya-berlibur-ke-jakarta-selama-5-hari-bagian-2/">Saya Berlibur ke Jakarta Selama 5 Hari (Bagian 2)</a> appeared first on <a href="https://whathefan.com">Whathefan!</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://whathefan.com/pengalaman/saya-berlibur-ke-jakarta-selama-5-hari-bagian-2/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Saya Berlibur ke Jakarta Selama 5 Hari (Bagian 1)</title>
		<link>https://whathefan.com/pengalaman/saya-berlibur-ke-jakarta-selama-5-hari-bagian-1/</link>
					<comments>https://whathefan.com/pengalaman/saya-berlibur-ke-jakarta-selama-5-hari-bagian-1/?noamp=mobile#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Fanandi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 01 Jul 2023 14:00:59 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pengalaman]]></category>
		<category><![CDATA[board game]]></category>
		<category><![CDATA[inspirasi]]></category>
		<category><![CDATA[Jakarta]]></category>
		<category><![CDATA[liburan]]></category>
		<category><![CDATA[pengalaman]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://whathefan.com/?p=6559</guid>

					<description><![CDATA[<p>Semenjak meninggalkan Jakarta pada bulan Oktober 2021, Penulis belum pernah ke Jakarta lagi karena memang tidak ada urgensi yang mewajibkan kembali. Apalagi, pekerjaan Penulis yang sekarang masih Work from Home (WFH). Banyak teman Penulis di Jakarta yang kerap menanyakan &#8220;Kapan ke Jakarta, Fan?&#8221;, sehingga muncul keinginan untuk ke Jakarta demi bisa bertemu dengan mereka. Namun, [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://whathefan.com/pengalaman/saya-berlibur-ke-jakarta-selama-5-hari-bagian-1/">Saya Berlibur ke Jakarta Selama 5 Hari (Bagian 1)</a> appeared first on <a href="https://whathefan.com">Whathefan!</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p>Semenjak<a href="https://whathefan.com/pengalaman/meninggalkan-jakarta-untuk-sementara/"> meninggalkan Jakarta pada bulan Oktober 2021</a>, Penulis belum pernah ke Jakarta lagi karena memang tidak ada urgensi yang mewajibkan kembali. Apalagi, pekerjaan Penulis yang sekarang masih <a href="https://whathefan.com/pengembangan-diri/produktivitas/agar-wfh-tetap-produktif/"><em>Work from Home</em> (WFH)</a>.</p>



<p>Banyak teman Penulis di Jakarta yang kerap menanyakan &#8220;Kapan ke Jakarta, Fan?&#8221;, sehingga muncul keinginan untuk ke Jakarta demi bisa bertemu dengan mereka. Namun, besarnya biaya yang harus dikeluarkan membuat Penulis belum bisa merealisasikannya.</p>



<p>Nah, pada bulan Februari 2023 kemarin, ketika sedang ngobrol di <em>chat </em>dengan salah satu teman bernama <strong>Dika</strong>, Penulis mendapatkan tawaran untuk tidur di rumahnya karena istrinya sedang ada acara di Bali selama 5 hari.</p>





<p>Karena ada kesempatan tersebut, Penulis pun langsung mengambilnya dan memutuskan untuk liburan ke Jakarta. Tidak hanya bertemu dengan teman-teman lama, akhirnya Penulis juga bertemu dengan teman-teman kantor barunya untuk pertama kalinya.</p>



<h2 class="wp-block-heading">Hari Pertama, Rabu, 15 Februari 2023</h2>



<p>Dengan alasan efisiensi, Penulis memutuskan untuk berangkat (dan pulang ) menggunakan pesawat terbang. Untuk alasan yang sama, Penulis juga menggunakan GoCar dari bandara Soekarno-Hatta ke rumah Dika dibandingkan naik kendaraan umum.</p>



<p>Rumah Dika yang berlantai dua ada di daerah Bintaro, di sebuah kluster mini yang konsepnya baru bagi Penulis. Ketika sampai di rumahnya, Penulis mendapatkan <em>house tour </em>dan waktu untuk istirahat sejenak.</p>



<p>Sorenya, Penulis pergi ke rumah tante yang ada di daerah Grogol, Jakarta Barat. Tidak lama, hanya sekitar dua jam karena malamnya Penulis udah punya janji untuk nonton <em><a href="https://whathefan.com/filmserial/setelah-menonton-ant-man-and-the-wasp-quantumania/">Ant-Man and the Wasp: Quantumania</a></em> bersama teman-teman kantornya di Central Park.</p>



<h3 class="wp-block-heading">Banyak Cerita di Central Park</h3>



<figure class="wp-block-image size-large"><img decoding="async" width="1024" height="683" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2023/07/saya-berlibur-ke-jakarta-5-hari-1-1024x683.jpg" alt="" class="wp-image-6639" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2023/07/saya-berlibur-ke-jakarta-5-hari-1-1024x683.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2023/07/saya-berlibur-ke-jakarta-5-hari-1-300x200.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2023/07/saya-berlibur-ke-jakarta-5-hari-1-768x512.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2023/07/saya-berlibur-ke-jakarta-5-hari-1.jpg 1080w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption class="wp-element-caption">Central Park (<a href="https://www.pullmanjakartacentralpark.com/the-hotel/central-park-malls/">Pullman Jakarta Central Park</a>)</figcaption></figure>



<p>Nah, pertemuan ini adalah pertemuan perdana Penulis dengan teman-teman kantornya setelah dua tahun. Rasanya sedikit aneh karena selama ini Penulis hanya bersua secara digital, tapi tentu menyenangkan akhirnya bisa bertemu dengan mereka secara langsung.</p>



<p>Seusai nonton, Penulis terpaksa harus <em>skip </em>dari makan malam bersama teman-teman kantor karena teman Penulis bernama <strong>Kevin </strong>telah menanti di Starbucks Central Park. Setelah membicarakan beberapa hal, Penulis membeli makan di Indomaret sebelum memesan GoJek.</p>



<p>Nah, ada yang menarik dari abang GoJek-nya. Jadi, sebenarnya ia akan menyusul istrinya yang bekerja di Sushi Tei, tapi karena ada <em>order</em>-an masuk, akhirnya tetap ia ambil. Sepanjang perjalanan, ia bercerita tentang pelanggan-pelanggan nakal yang pernah ditemui istrinya.</p>



<p>Beberapa yang Penulis ingat adalah adanya serombongan pelanggan yang tidak membayar dengan modus keluar satu per satu. Selain itu, ada pelanggan yang dengan sengaja menaruh sesuatu di makanannya agar tidak membayar. Penulis hanya bisa geleng-geleng kepala.</p>



<h2 class="wp-block-heading">Hari Kedua, Kamis, 16 Februari 2023</h2>



<p>Awalnya, Penulis hanya ingin mengambil cuti satu hari di Rabu. Namun, setelah dipikir-pikir, rasanya sayang jika menggunakan harinya di Jakarta hanya untuk bekerja. Untuk itu, Penulis pun memilih menambah cutinya keesokan harinya.</p>



<p>Cuti tersebut Penulis manfaatkan sebaik-baiknya untuk berjalan-jalan, yang sayangnya hanya ke <em>mall-mall </em>yang dulu sering Penulis kunjungi: <strong>Pondok Indah Mall (PIM)</strong>, <strong>Gandaria City (Gancit)</strong>, dan <strong>Grand Indonesia (GI)</strong>.</p>



<h3 class="wp-block-heading">Pondok Indah Mall</h3>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="683" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2023/07/saya-berlibur-ke-jakarta-5-hari-2-1024x683.jpg" alt="" class="wp-image-6640" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2023/07/saya-berlibur-ke-jakarta-5-hari-2-1024x683.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2023/07/saya-berlibur-ke-jakarta-5-hari-2-300x200.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2023/07/saya-berlibur-ke-jakarta-5-hari-2-768x512.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2023/07/saya-berlibur-ke-jakarta-5-hari-2.jpg 1080w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption class="wp-element-caption">Pondok Indah Mall (<a href="https://davysukamta.com/portfolio/pondok-indah-mall-3-and-office-tower/">Davy Sukamta Partners</a>)</figcaption></figure>



<p>Penulis nebeng Dika ketika ia akan berangkat ke kantornya. Karena yang searah adalah PIM, maka Penulis menuju ke sana terlebih dahulu. Apalagi, sekarang ada PIM baru yang dulu belum ada sewaktu Penulis masih berdomisili di Jakarta.</p>



<p>Ketika menjelajahi PIM baru, Penulis berhenti cukup lama di Kidz Station karena ada banyak mainan menarik. Salah satunya adalah <em>model kit </em>dari Batmobile film <em>The Dark Knight</em>. Namun, Penulis mengurungkan niatnya dan hanya membelikan mainan Pokemon utuk adik Penulis.</p>



<p>Penulis juga mampir ke Toys Station dan membeli <em>die-cast </em>Lamborghini. Penulis hampir membeli <em>board game </em>di sini, tapi masih bisa menahan diri. Penulis juga berputar-putar sebentar di Gramedia dan Periplus, di mana Penulis hampir membeli <em>puzzle </em>Sherlock Holmes.</p>



<p>Tujuan utama Penulis ke PIM adalah mengunjungi Multitoys, toko mainan favorit Penulis waktu di Jakarta. Sayangnya, ternyata tokonya sudah pindah. Merasa sedikit kecewa, Penulis pun melanjutkan perjalanan ke Gancit.</p>



<h3 class="wp-block-heading">Gandaria City</h3>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="683" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2023/07/saya-berlibur-ke-jakarta-5-hari-3-1024x683.jpg" alt="" class="wp-image-6641" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2023/07/saya-berlibur-ke-jakarta-5-hari-3-1024x683.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2023/07/saya-berlibur-ke-jakarta-5-hari-3-300x200.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2023/07/saya-berlibur-ke-jakarta-5-hari-3-768x512.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2023/07/saya-berlibur-ke-jakarta-5-hari-3.jpg 1080w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption class="wp-element-caption">Gandaria City (<a href="https://www.pakuwon.com/properties/detail/Gandaria+City+Mall">Properties &#8211; Pakuwon</a>)</figcaption></figure>



<p>Apa yang Penulis lakukan di Gancit adalah murni ingin bernostalgia, karena dulu Penulis hampir setiap hari ke sana berhubung kantornya memang nempel dengan <em>mall</em>-nya. Penulis juga makan di tempat ramen favoritnya, RamenYa!.</p>



<p>Penulis menyempatkan diri mampir ke Group Play, toko <em>board game </em>di Gancit di mana dulu Penuls sering menemani temannya ke sini. Penulis dilayani dengan baik oleh dua mbak-mbak yang menjaga tempatnya, bahkan hampir membeli <em>board game </em><strong>Unstable Unicorn</strong>.</p>



<p>Namun, tiba-tiba seseorang yang tampaknya bos dari Group Play datang dan mengajak rapat pegawainya. Dari yang Penulis dengar, tampaknya mereka akan pindah dari Gancir. Rapat itu cukup lama dan Penulis merasa &#8220;dikacangi&#8221;, sehingga akhirnya memutuskan untuk pergi.</p>



<h3 class="wp-block-heading">Grand Indonesia dan Chillax Sudirman</h3>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="683" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2023/07/saya-berlibur-ke-jakarta-5-hari-4-1024x683.jpg" alt="" class="wp-image-6642" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2023/07/saya-berlibur-ke-jakarta-5-hari-4-1024x683.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2023/07/saya-berlibur-ke-jakarta-5-hari-4-300x200.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2023/07/saya-berlibur-ke-jakarta-5-hari-4-768x512.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2023/07/saya-berlibur-ke-jakarta-5-hari-4.jpg 1080w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption class="wp-element-caption">Chillax Sudirman (<a href="https://jakarta.bisnis.com/read/20221202/77/1604127/viral-tempat-hangout-baru-di-jakarta-chillax-sudirman-resmi-diperkenalkan">Jakarta &#8211; Bisnis.com</a>)</figcaption></figure>



<p>Dari Gancit, Penulis naik GoJek menuju ke Stasiun MRT Blok M karena destinasi selanjutnya adalah GI. Alasan utama mengapa Penulis pergi ke sana adalah karena sudah janjian dengan Sofri, teman kuliahnya dulu yang kini menjadi seorang tentara dan ditempatkan di Jakarta.</p>



<p>Penulis akhirnya membeli <em>board game </em>Unstable Unicorn di GI (kebetulan ada) dengan harga Rp430 ribu. Setelah itu, Penulis menunggu Sofri di Koi, lantas ditraktir makan di <em>food court</em>. Sayangnya pertemuan tersebut hanya sebentar, karena Penulis sudah memiliki janji lainnya.</p>



<p>Setelah dari GI, Penulis menuju Chillax Sudirman untuk bertemu dengan teman-teman lamanya, yang terdiri dari <a href="https://whathefan.com/pengalaman/pengalaman-menjadi-tour-guide-di-malang/"><strong>Naufal</strong>, <strong>Ka Dini</strong>, <strong>Ka Tania</strong></a>, <strong>Agung</strong>, dan <strong>Eky</strong>. Dika pun bergabung karena kantornya juga berada di daerah yang sama. Kami pun mengobrol santai cukup lama.</p>



<p class="has-text-align-center">***</p>



<p>Dua hari pertama Penulis di Jakarta terasa sangat padat karena Penulis memang ingin memaksimalkan waktunya dengan sebaik mungkin. Ada banyak tempat yang ingin dikunjungi, ada banyak teman yang ingin ditemui.</p>



<p>Di tiga hari yang tersisa di Jakarta, Penulis memutuskan untuk agak <em>selow </em>karena merasa harus menjaga fisiknya dengan baik. Namun, bukan berarti tidak ada kejadian menarik. Penulis akan membahasnya di tulisan berikutnya.</p>



<hr class="wp-block-separator has-alpha-channel-opacity"/>



<p>Lawang, 1 Juli 2023, terinspirasi karena ingin menyelesaikan artikel mengenai liburannya ke Jakarta yang telah tertunda berbulan-bulan</p>



<p>Foto Featured Image: <a href="https://usindo.org/home-slider/five-key-facts-about-indonesia/attachment/jakarta-night-city-skyscrapers-roundabout-at-night-239823/">USINDO</a></p>
<p>The post <a href="https://whathefan.com/pengalaman/saya-berlibur-ke-jakarta-selama-5-hari-bagian-1/">Saya Berlibur ke Jakarta Selama 5 Hari (Bagian 1)</a> appeared first on <a href="https://whathefan.com">Whathefan!</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://whathefan.com/pengalaman/saya-berlibur-ke-jakarta-selama-5-hari-bagian-1/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pengalaman Menjadi Tour Guide di Malang</title>
		<link>https://whathefan.com/pengalaman/pengalaman-menjadi-tour-guide-di-malang/</link>
					<comments>https://whathefan.com/pengalaman/pengalaman-menjadi-tour-guide-di-malang/?noamp=mobile#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Fanandi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 25 Jun 2022 05:06:46 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pengalaman]]></category>
		<category><![CDATA[Jatim Park]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Batu]]></category>
		<category><![CDATA[liburan]]></category>
		<category><![CDATA[Malang]]></category>
		<category><![CDATA[pengalaman]]></category>
		<category><![CDATA[pinggir]]></category>
		<category><![CDATA[tour guide]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://whathefan.com/?p=5754</guid>

					<description><![CDATA[<p>Pernah merantau ke Jakarta membuat Penulis memiliki banyak teman yang berasal dari sana. Tak sedikit dari mereka yang pernah mengutarakan keinginan mereka untuk berlibur ke Malang, yang tentu membuat Penulis merasa senang. Pada akhirnya kesempatan untuk menjadi &#8220;tour guide&#8221; pun akhirnya kesampaian setelah mantan teman-teman sekantor membulatkan tekad untuk berlibur ke Malang, bukan hanya sekadar [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://whathefan.com/pengalaman/pengalaman-menjadi-tour-guide-di-malang/">Pengalaman Menjadi Tour Guide di Malang</a> appeared first on <a href="https://whathefan.com">Whathefan!</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p>Pernah merantau ke Jakarta membuat Penulis memiliki banyak teman yang berasal dari sana. Tak sedikit dari mereka yang pernah mengutarakan keinginan mereka untuk berlibur ke Malang, yang tentu membuat Penulis merasa senang.</p>



<p>Pada akhirnya kesempatan untuk menjadi &#8220;<em>tour guide</em>&#8221; pun akhirnya kesampaian setelah <a href="https://whathefan.com/pengalaman/pengalaman-melamar-kerja-di-mainspring-technology/">mantan teman-teman sekantor</a> membulatkan tekad untuk berlibur ke Malang, bukan hanya sekadar menjadi wacana.</p>



<p>Total ada empat orang yang akan berangkat dari <a href="https://whathefan.com/sajak/jakarta/">Jakarta</a>. Mereka adalah <strong>Naufal</strong>, <strong>Pandu</strong>, <strong>Dini</strong>, dan <strong>Tania</strong>. Pada tulisan kali ini, Penulis akan berbagi pengalamannya menjadi seorang <em>&#8220;tour guide</em>&#8221; untuk pertama kalinya.</p>





<h2 class="wp-block-heading">Hari Kedatangan dan Hari Pertama</h2>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="683" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/06/pengalaman-menjadi-tour-guide-1-1024x683.jpg" alt="" class="wp-image-5758" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/06/pengalaman-menjadi-tour-guide-1-1024x683.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/06/pengalaman-menjadi-tour-guide-1-300x200.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/06/pengalaman-menjadi-tour-guide-1-768x512.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/06/pengalaman-menjadi-tour-guide-1.jpg 1080w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption>Kedatangan di Stasiun Malang</figcaption></figure>



<p>Rencana ini dimulai setelah lebaran, di mana Pandu dan Naufal sama-sama menghubungi Penulis dan mengatakan ingin main ke Malang. Lantas, mereka berdua saling menghubungi dan pada akhirnya akan ada 4 orang yang berangkat.</p>



<p>Setelah melewati berbagai diskusi, akhirnya diputuskan mereka akan liburan pada tanggal <strong>13-17 Mei 2022</strong>. Mereka berempat akan berangkat dari Jakarta pada hari Jumat, 13 Mei 2022 malam, yang artinya akan sampai di Stasiun Malang pada Sabtu, 14 Mei 2022 pagi. </p>



<p>Penulis sempat salah melihat jam kedatangan mereka, di mana mengira kereta akan sampai pukul 8 pagi. Padahal, yang benar adalah jam 7 pagi. Untunglah Penulis sudah berangkat dari rumah lebih pagi, sehingga masih ada <em>spare time </em>dan bisa menjemput tepat waktu.</p>



<p>Setelah itu, kami berenam (beserta adik Penulis yang menyetir) berangkat ke rumah Penulis untuk istirahat sejenak sembari menunggu waktu <em>check-in </em>penginapan. Tentu di rumah ibu Penulis sudah menyiapkan sarapan untuk menjamu mereka.</p>



<h3 class="wp-block-heading">Tragedi Masalah Penginapan </h3>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="683" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/06/pengalaman-menjadi-tour-guide-2-1024x683.jpg" alt="" class="wp-image-5761" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/06/pengalaman-menjadi-tour-guide-2-1024x683.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/06/pengalaman-menjadi-tour-guide-2-300x200.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/06/pengalaman-menjadi-tour-guide-2-768x512.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/06/pengalaman-menjadi-tour-guide-2.jpg 1080w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption>Penginapan yang Tidak Jadi</figcaption></figure>



<p>Selepas sarapan, istirahat, dan sedikit &#8220;ghibah&#8221;, kami pun segera berangkat ke penginapan yang berlokasi di <strong>Perumahan Ijen Nirwana</strong>. Berdasarkan foto dan deskripsi yang ada di aplikasi, penginapan tersebut berubah rumah yang memiliki tiga kamar.</p>



<p>(Yang menginap di penginapan ini hanya Naufal, Dini, dan Tania, sedangkan Pandu sudah memesan penginapan sendiri yang terletak di Jalan Semeru)</p>



<p>Hanya saja, setelah sampai di sana, ternyata tidak ada AC atau kipas angin di sana. Bagi (beberapa) teman-teman Penulis, tentu itu menjadi masalah yang besar. Apalagi, Malang sedang berada di suhu yang cukup panas.</p>



<p>Untuk itu, kami pun mulai mencari alternatif penginapan lain yang masih tersedia. Pencarian tersebut cukup sulit, mengingat saat itu memang sedang <em>long weekend </em>sehingga banyak yang berlibur. Untunglah, adik Penulis berhasil menemukan kamar kosong di <strong>Hotel Tychi</strong> yang dulunya bernama Hotel Kartika Graha.</p>



<h3 class="wp-block-heading">Bakso Cak Man dan Lafayette</h3>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="683" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/06/pengalaman-menjadi-tour-guide-3-1024x683.jpg" alt="" class="wp-image-5760" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/06/pengalaman-menjadi-tour-guide-3-1024x683.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/06/pengalaman-menjadi-tour-guide-3-300x200.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/06/pengalaman-menjadi-tour-guide-3-768x512.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/06/pengalaman-menjadi-tour-guide-3.jpg 1080w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption>Di Lafayette</figcaption></figure>



<p>Sesampainya <em>check-in </em>dan bersih diri, kami pun langsung meluncur ke kuliner pertama yang harus dicoba ketika di Malang: Bakso. Pilihan kami jatuh di <strong>Bakso Cak Man</strong> yang terletak di dekat Rumah Sakit Lavalette.</p>



<p>Setelah itu, kami mampir ke <strong>Lafayette Coffee &amp; Eatery</strong>. Respons mereka di kedua tempat tersebut kurang lebih sama: Murah dan Rasanya Enak. Jika dibandingkan dengan standar Jakarta, memang makanan di Malang masih relatif murah dan terjangkau.</p>



<p>Penulis dan adiknya tidak sampai malam mengantar mereka berkeliling karena kesehatan adik Penulis yang agak kurang fit. Akhirnya, pada sisa malam tersebut mereka berkeliling sendiri ke daerah Soekarno-Hatta dan menikmati <em>street food </em>yang ada di sana.</p>



<h2 class="wp-block-heading">Hari Kedua</h2>



<p>Berdasarkan agenda yang telah dibuat sebelumnya, hari kedua Penulis akan mengantar teman-temannya untuk pergi ke salah satu tempat wisata yang ada di Kota Batu. Di antara banyaknya pilihan, <strong>Jatim Park 3 </strong>menjadi tujuannya.</p>



<p>Berhubung adik Penulis sakit, maka perjalanan kali ini ditemani oleh adik Penulis yang pertama. Sekitar pukul 10 pagi, kami berdua menjemput teman-teman Penulis yang telah menanti di lobi hotel.</p>



<p>Masalah sudah muncul sejak awal karena dengan sembrononya Penulis lupa membawa STNK. Untungnya, tidak ada masalah yang terjadi gara-gara itu. Kami berenam pun masuk ke dalam Jatim Park 3 hanya beberapa menit setelah tempat itu buka.</p>



<p>Berhubung lagi musim liburan, jumlah pengunjung di sana pun cukup membeludak. Setelah berdiskusi, kami memilih untuk masuk ke<strong> The Legend Stars Park </strong>dan <strong>Dino Park</strong>. Dengan baik hati, tiket Penulis dan adiknya dibelikan oleh teman-teman.</p>



<h3 class="wp-block-heading">The Legend Stars Park</h3>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="683" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/06/pengalaman-menjadi-tour-guide-4-1024x683.jpg" alt="" class="wp-image-5766" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/06/pengalaman-menjadi-tour-guide-4-1024x683.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/06/pengalaman-menjadi-tour-guide-4-300x200.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/06/pengalaman-menjadi-tour-guide-4-768x512.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/06/pengalaman-menjadi-tour-guide-4.jpg 1080w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption>Ceritanya di White House</figcaption></figure>



<p>Setelah beli susu Cimory, kami pun masuk ke<strong> The Legend Stars Park</strong> terlebih dahulu. Ternyata, tempat ini ala-ala Museum Madame Tussauds, di mana ada banyak figur penting yang dibuatkan patung lilinnya. Tentunya, kualitasnya tidak bisa dibandingkan.</p>



<p>Ada beberapa tema yang dimiliki oleh wahana ini, seperti Istana Presiden, kantor Presiden Amerika, beberapa tema negara seperti Korea dan Jepang, hingga tema  yang general seperti olahraga dan film. Kesannya, tempat ini memang cukup campur aduk.</p>



<p>Ada beberapa memorabilia dari tokoh olahraga dan film terkenal, lengkap dengan tanda tangannya (entah asli atau tiruan). Ketika bertanya kepada salah satu staf di sana, ternyata beberapa barang yang ada di museum ini adalah koleksi pribadi dari pemilik Jatim Park 3. </p>



<p>Setelah puas berfoto di wahana ini (Naufal bahkan sampai menyewa kimono Jepang), kami melanjutkan wisata ke Dino Park. Sepengetahuan Penulis, ini adalah salah satu wahana yang kerap menjadi pembicaraan.</p>



<h3 class="wp-block-heading">Dino Park</h3>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="683" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/06/pengalaman-menjadi-tour-guide-5-1024x683.jpg" alt="" class="wp-image-5765" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/06/pengalaman-menjadi-tour-guide-5-1024x683.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/06/pengalaman-menjadi-tour-guide-5-300x200.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/06/pengalaman-menjadi-tour-guide-5-768x512.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/06/pengalaman-menjadi-tour-guide-5.jpg 1080w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption>Wahana yang Sedikit Absurd</figcaption></figure>



<p>Sewaktu masuk ke dalam museum yang ada di dalam <strong>Dino Park</strong>, Penulis merasa masuk ke film <em>Night at the Museum </em>karena adanya fosil dinosaurus dengan skala 1:1. Tidak hanya satu, ada beberapa fosil dinosaurus yang cukup menarik untuk diamati.</p>



<p>Sayangnya, wahana Kereta 5 Zaman yang tampaknya menjadi salah satu ikon tempat tersebut sedang mengalami perbaikan, sehingga kami pun meneruskan perjalanan. Bisa dibilang, inti dari tempat ini adalah replika dinosaurus dengan beberapa tema, walau tidak terlalu banyak.</p>



<p>Ketika mencoba untuk memasuki wahana yang ramai antriannya seperti 3D Aquarium, ada perasaan menyesal karena pengalaman yang didapatkan tidak sebanding dengan lamanya waktu mengantre. Untuk itu, kami pun akhirnya menghindari wahana yang ramai lainnya.</p>



<p>Alhasil, kami pun hanya berjalan-jalan di sekitar taman dan mencoba beberapa wahana <em>mainstream </em>seperti yang ada di Jatim Park 1. Setelah merasa cukup lelah, kami pun keluar dari Dino Park dan beristirahat sejenak di luar.</p>



<h3 class="wp-block-heading">Tragedi Bioskop 6D</h3>



<p>Ada kejadian yang lucu ketika kami beristirahat di The Coffee Bean &amp; Tea Leaf yang juga berlokasi di dalam Jatim Park 3. Waktu itu, Pandu ingin berkeliling sedikit dan mencoba beberapa mini wahana yang lain.</p>



<p>Rencanan awalnya, ia ingin mengunjungi <strong>Museum Musik</strong>. Namun, keinginan itu gagal terwujudkan karena tidak adanya penjaga walaupun ia sudah menunggu beberapa lama. Akhirnya, ia mengubah tujuan dengan mengunjungi <strong>Bioskop 6D</strong>.</p>



<p>Setelah selesai menonton di sana dan menghampiri kami, terlihat raut kusut di wajahnya. Ternyata, ia baru saja menyaksikan film paling buruk sepanjang hidupnya. Cerita dan animasi film di Bioskop 6D itu sungguh buruk. Kami pun hanya bisa tertawa mendengarnya.</p>



<h3 class="wp-block-heading">Tragedi Mencari Tempat Makan</h3>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="683" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/06/pengalaman-menjadi-tour-guide-x-1024x683.jpg" alt="" class="wp-image-5768" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/06/pengalaman-menjadi-tour-guide-x-1024x683.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/06/pengalaman-menjadi-tour-guide-x-300x200.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/06/pengalaman-menjadi-tour-guide-x-768x512.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/06/pengalaman-menjadi-tour-guide-x.jpg 1080w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption>Niatnya Makan di Sini&#8230; (<a href="https://suwatu.com/kanvill-dau-outdoor-grill-coffee.html">Suwatu</a>)</figcaption></figure>



<p>Setelah seharian berkeliling Jatim Park 3, tentu perut kosong protes minta diisi. Destinasi utama kami adalah <strong>Kanvill Outdoor Grill &amp; Coffee</strong> yang terletak di kecamatan Dau. Konsep <em>grill </em>di tempat <em>outdoor </em>jelas sangat menarik bagi teman-teman Penulis.</p>



<p>Sayangnya, setelah menempuh perjalanan yang cukup panjang disertai macet, ternyata tempatnya sudah penuh. Kalau mau menunggu, butuh waktu sekitar 2-3 jam. Berhubung sudah malam, kami pun memutuskan untuk pindah tempat.</p>



<p>Pilihan selanjutnya adalah <strong>Tahu Campur Pak Kumis</strong> yang terletak di Jalan Dinoyo. Ketika sampai di lokasi, parkirannya sudah penuh. Penulis pun mulai merasa panik, apalagi beberapa teman sudah diserang oleh asam lambung.</p>



<p> Tempat makan yang muncul di pikiran Penulis adalah <strong>Rawon Nguling </strong>yang cukup legendaris. Apesnya lagi, tempat tutup tersebut tutup. Siapa yang menyangka kalau tempat makan sebesar itu malah harus tutup di saat banyak turis datang ke Malang.</p>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="683" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/06/pengalaman-menjadi-tour-guide-6-1024x683.jpg" alt="" class="wp-image-5767" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/06/pengalaman-menjadi-tour-guide-6-1024x683.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/06/pengalaman-menjadi-tour-guide-6-300x200.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/06/pengalaman-menjadi-tour-guide-6-768x512.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/06/pengalaman-menjadi-tour-guide-6.jpg 1080w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption>&#8230;Akhirnya Makan di Kamar Hotel</figcaption></figure>



<p>Saking frustasinya, akhirnya kami memilih <strong>McDonalds </strong>atau <strong>KFC Sarinah</strong> saja. Masalahnya, begitu mau masuk ke tempat parkirnya, lagi-lagi parkirannya penuh! Sepanjang Penulis tinggal di Malang, rasanya baru kali ini Penulis ditolak masuk ketika mau masuk ke Sarinah.</p>



<p>Bingung, Penulis terpikirkan untuk makan di <strong>Ayam Bakar Mbak Sri</strong> yang dekat Mal Olympic Garden. Naasnya, Gedung Kartini yang biasanya dibuka untuk parkir malah tutup. Mau cari tempat parkir yang kosong, lokasinya cukup jauh dari tempat makan.</p>



<p>Kami coba pindah ke<strong> Rumah Makan Meneer</strong> yang ada di Jalan Semeru. Apesnya lagi, ternyata tempat makan itu tutup dan diganti dengan angkringan yang pilihan menunya tinggal sedikit. Coba geser ke<strong> Ayam Goreng Pemuda</strong>, katanya sudah penuh.</p>



<p>Alhasil, kami pun memutuskan untuk makan <strong>McDonalds </strong>yang ada di pertigaan Kayutangan. Karena tempatnya yang ramai, kami memutuskan untuk <em>takeaway </em>dan makan di hotel. Bahkan masih saja ada kejadian buruk, di mana pesanan Pandu tidak dibuatkan.</p>



<h3 class="wp-block-heading">Tragedi 47 Botol Air Mineral Vit</h3>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="683" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/06/pengalaman-menjadi-tour-guide-xx-1024x683.jpg" alt="" class="wp-image-5763" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/06/pengalaman-menjadi-tour-guide-xx-1024x683.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/06/pengalaman-menjadi-tour-guide-xx-300x200.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/06/pengalaman-menjadi-tour-guide-xx-768x512.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/06/pengalaman-menjadi-tour-guide-xx.jpg 1080w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption>Ilustrasi Botol Vit (Twitter)</figcaption></figure>



<p>Sebelum menikmati McD di hotel, ada satu peristiwa unik lagi ketika sedang menanti pesanan. Penulis bersama Naufal, Tania, dan Dini pergi berbelanja di <strong>Avia </strong>untuk membeli beberapa makanan dan minuman.</p>



<p>Ketika di kasir, <em>cici</em>&#8211;<em>cici </em>yang berjaga di kasir terlihat sedang asyik mengobrol dengan temannya. Naufal sedikit menguping pembicaraan tersebut, dan katanya tema yang sedang diobrolkan adalah masalah guna-guna.</p>



<p>Setelah selesai membayar, Naufal memanggil Penulis karena di kuintasi tertulis ada <strong>47 botol air mineral Vit</strong>. Padahal, Naufal hanya membeli 4 botol. Penulis pun menghampiri <em>cici-cici </em>tadi dan mengonfir masih hal ini.</p>



<p>Sambil minta maaf, <em>cici-cici </em>tersebut meminta maaf kepada kami dan mengembalikan uang yang sudah dibayarkan secara tunai. Sepintas kami mendengar, kalau kejadian ini semakin mempertegas kekhawatiran guna-guna yang ditakuti oleh <em>cici-cici </em>tersebut.</p>



<p>Hari kedua liburan teman-teman Penulis di Jakarta ini memang penuh dengan tragedi dan kejadian-kejadian unik.</p>



<h2 class="wp-block-heading">Hari Ketiga</h2>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="683" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/06/pengalaman-menjadi-tour-guide-8-1024x683.jpg" alt="" class="wp-image-5759" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/06/pengalaman-menjadi-tour-guide-8-1024x683.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/06/pengalaman-menjadi-tour-guide-8-300x200.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/06/pengalaman-menjadi-tour-guide-8-768x512.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/06/pengalaman-menjadi-tour-guide-8.jpg 1080w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption>Di Latar Ijen</figcaption></figure>



<p>Di hari ketiga, Pandu sudah perjalanan balik ke Jakarta karena dia tidak mengambil cuti di hari Selasanya. Lantas, sisanya kembali berwisata kuliner sendirian di siangnya karena Penulis baru bisa ke Malang sore hari. Untungnya, tidak ada tragedi lagi yang menimpa mereka.</p>



<p>Penulis menyusul mereka bertiga di <strong>Latar Ijen </strong>dan nongkrong sebentar di sana. Setelah itu, kami <em>nyemil </em>sebentar di <strong>Bakso Bakar Pahlawan Trip</strong> yang rasanya sudah jauh berkurang drastis dibandingkan terakhir kali Penulis ke sana.</p>



<p>Terakhir, Penulis mengantar mereka untuk membeli oleh-oleh di daerah Sanan. Makanan yang dibeli pun seputar keripik-keripik yang sudah menjadi ciri khas. Setelah itu, Penulis kembali mengantar mereka ke hotel sekaligus berpamitan karena besok Penulis tidak bisa mengantar mereka ke bandara.</p>



<h2 class="wp-block-heading">Penutup</h2>



<p>Bisa dibilang, perasaan Penulis cukup campur aduk dengan pengalamannya menjadi <em>tour guide </em>untuk pertama kalinya. Senang karena ada teman yang jauh-jauh datang berlibur dari Jakarta, sedih karena merasa belum bisa memberikan &#8220;<em>service</em>&#8221; yang optimal.</p>



<p>Pengalaman pertama ini jelas sangat berharga untuk Penulis agar bisa menjadi <em>tour guide </em>yang lebih baik jika nanti ada teman-temannya yang lain memilih Malang sebagai destinasi liburannya.</p>



<p>Semoga saja teman-teman Penulis tidak kapok ke Malang hanya karena kekurangan Penulis sebagai <em>tour guide</em>.</p>



<hr class="wp-block-separator"/>



<p>Lawang, 26 Juni 2022, terinspirasi setelah menjadi <em>tour guide </em>untuk pertama kalinya</p>
<p>The post <a href="https://whathefan.com/pengalaman/pengalaman-menjadi-tour-guide-di-malang/">Pengalaman Menjadi Tour Guide di Malang</a> appeared first on <a href="https://whathefan.com">Whathefan!</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://whathefan.com/pengalaman/pengalaman-menjadi-tour-guide-di-malang/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Satu Minggu di Bandung (Bagian 1)</title>
		<link>https://whathefan.com/pengalaman/satu-minggu-di-bandung-bagian-1/</link>
					<comments>https://whathefan.com/pengalaman/satu-minggu-di-bandung-bagian-1/?noamp=mobile#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Fanandi]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 12 Oct 2018 08:00:31 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pengalaman]]></category>
		<category><![CDATA[Bandung]]></category>
		<category><![CDATA[Buku]]></category>
		<category><![CDATA[kota]]></category>
		<category><![CDATA[liburan]]></category>
		<category><![CDATA[pengalaman]]></category>
		<category><![CDATA[perjalanan]]></category>
		<category><![CDATA[toko buku]]></category>
		<category><![CDATA[traveling]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://whathefan.com/?p=1472</guid>

					<description><![CDATA[<p>Selepas tugas sebagai volunteer di Asian Games, penulis memutuskan untuk berlibur. Penulis hanya punya satu tujuan: Bandung. Alasannya, penulis baru sekali ke kota tersebut. Itupun terjadi pada tahun 2015 ketika magang. Padahal, banyak tempat di Bandung yang menarik untuk dijelajahi. 5 September 2018: Jejak Langkah Pertama Untunglah penulis memiliki teman yang sedang melanjutkan studi di Bandung, sehingga penulis [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://whathefan.com/pengalaman/satu-minggu-di-bandung-bagian-1/">Satu Minggu di Bandung (Bagian 1)</a> appeared first on <a href="https://whathefan.com">Whathefan!</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Selepas tugas sebagai <em>volunteer </em>di Asian Games, penulis memutuskan untuk berlibur. Penulis hanya punya satu tujuan: Bandung. Alasannya, penulis baru sekali ke kota tersebut. Itupun terjadi pada tahun 2015 ketika magang. Padahal, banyak tempat di Bandung yang menarik untuk dijelajahi.</p>
<p><strong>5 September 2018: Jejak Langkah Pertama</strong></p>
<p>Untunglah penulis memiliki teman yang sedang melanjutkan studi di Bandung, sehingga penulis bisa menumpang di kosnya. Namanya Bayu, kami kenal di Pare dan sempat satu kamar kos. Maka, pada tanggal 5 September 2018, penulis berangkat dari Stasiun Gambir menuju Bandung.</p>
<p>Penulis tiba di Bandung pukul enam petang. Bayu meminta bertemu di masjid Salman ITB. Sempat tersasar karena masuk ke area yang salah, akhirnya penulis menemukan masjid yang dimaksud dan bertemu dengan Bayu.</p>
<p><div id="attachment_1473" style="width: 1034px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" aria-describedby="caption-attachment-1473" class="size-large wp-image-1473" src="http://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/10/photo_2018-10-12_14-19-31-1024x498.jpg" alt="" width="1024" height="498" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/10/photo_2018-10-12_14-19-31-1024x498.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/10/photo_2018-10-12_14-19-31-300x146.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/10/photo_2018-10-12_14-19-31-768x373.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/10/photo_2018-10-12_14-19-31-356x173.jpg 356w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/10/photo_2018-10-12_14-19-31.jpg 1280w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><p id="caption-attachment-1473" class="wp-caption-text">Penulis dan Bayu</p></div></p>
<p>Setelah menaruh barang di kos (malam itu juga merupakan malam pertama Bayu tinggal di kos barunya), kami berdua mencari makan malam. Pilihan kamu jatuh pada Steak Ranjang yang terletak dekat dengan kos. Entah apa alasan pemilik usaha memilih istilah ranjang.</p>
<p>Keesokan harinya, penulis memulai petualangannya di Bandung. Destinasi pertama, apalagi kalau bukan toko buku. Yang lebih membuat penulis semangat, ada Togamas di Bandung. Dua toko pula.</p>
<p><strong>6 September 2018: Berburu Buku di Bandung</strong></p>
<p>Menggunakan ojek online, penulis menuju Togamas Supratman dan membeli tiga buku:</p>
<ul>
<li>Jazz, Perfume, &amp; Insiden (Seno Gumira Ajidarma)</li>
<li>The Castle in the Pyrenee (Jostein Gaarder)</li>
<li>Seni Hidup Minimalis (Francine Jay)</li>
</ul>
<p>Setelah itu, penulis menuju toko buku lainnya, Bandung Book Center (BBC) yang terletak di daerah Palasari. Toko bukunya cukup besar dan terdapat beberapa buku yang tidak terdapat di toko buku yang pernah penulis kunjungi. Tidak ada buku yang penulis beli pada toko ini.</p>
<p>Di seberang toko buku ini, terdapat pusat buku bekas yang mirip dengan kawasan Wilis, Malang. Penulis pun menelusuri tempat tersebut sembari berharap menemukan komik Donal Bebek bekas edisi jadul. Sayang, tidak ada yang menjualnya.</p>
<p>Ketika masuk lebih dalam, penulis menemukan BBC lagi. Ternyata di kawasan tersebut terdapat dua toko yang sama, hanya saja toko kedua ini nampaknya lebih berfokus pada buku-buku bekas. Walaupun tempatnya menarik dan <em>photoable</em>, tidak ada buku yang penulis beli.</p>
<p><div id="attachment_1474" style="width: 1034px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" aria-describedby="caption-attachment-1474" class="size-large wp-image-1474" src="http://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/10/photo_2018-10-12_14-19-27-1024x498.jpg" alt="" width="1024" height="498" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/10/photo_2018-10-12_14-19-27-1024x498.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/10/photo_2018-10-12_14-19-27-300x146.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/10/photo_2018-10-12_14-19-27-768x373.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/10/photo_2018-10-12_14-19-27-356x173.jpg 356w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/10/photo_2018-10-12_14-19-27.jpg 1280w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><p id="caption-attachment-1474" class="wp-caption-text">Bandung Book Center</p></div></p>
<p>Penulis melanjutkan perjalanan ke Togamas Parahyangan dengan berjalan kaki setelah makan siang di salah satu warung yang terletak di pinggir jalan. Di sinilah terjadi kekhilafan yang luar biasa karena Togamas tersebut sedang mengobral buku-bukunya. Parahnya, banyak buku bagus yang membuat penulis membeli delapan buku sekaligus:</p>
<ul>
<li>The Fault in Our Stars (20.000)</li>
<li>Menjadi Guru Inspiratif (15.000)</li>
<li>&#8216;Izrail Bilang, Ini Hari Terakhirku (15.000)</li>
<li>God, Please Help Me (20.000)</li>
<li>Anies (25.000)</li>
<li>Meraih Derajat Ahli Ibadah (15.000)</li>
<li>Menyikap Hakikat Pernikahan (15.000)</li>
<li>Jejak Mata Pyongyang (15.000)</li>
</ul>
<p>Daftar ini masih bertambah karena sewaktu memasuki bangunan utama, penulis kembali membeli lagi dua buku:</p>
<ul>
<li>Wahid Hasyim (Tempo)</li>
<li>Hit Refresh (Satya Nadella)</li>
</ul>
<p>Artinya, pada hari itu penulis telah membeli 13 buku. Penulis cukup kesulitan membawa buku-buku tersebut dalam perjalanan kembali ke kos Bayu.</p>
<p><div id="attachment_1475" style="width: 1034px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" aria-describedby="caption-attachment-1475" class="size-large wp-image-1475" src="http://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/10/photo_2018-10-12_14-19-24-1024x498.jpg" alt="" width="1024" height="498" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/10/photo_2018-10-12_14-19-24-1024x498.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/10/photo_2018-10-12_14-19-24-300x146.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/10/photo_2018-10-12_14-19-24-768x373.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/10/photo_2018-10-12_14-19-24-356x173.jpg 356w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/10/photo_2018-10-12_14-19-24.jpg 1280w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><p id="caption-attachment-1475" class="wp-caption-text">Togamas Parahyangan</p></div></p>
<p>Malamnya, setelah makan di Sambal Lalap yang terletak di seberang Steak Ranjang, kami bersiap menuju Jatinangor. Seperti yang penulis bilang, Bayu yang merupakan lulusan Universitas Padjajaran baru pindah dari Jatinangor ke Bandung, sehingga barang-barangnya masih banyak yang di kos lamanya.</p>
<p>Penulis menawakan bantuan untuk membantunya pindahan, hitung-hitung sebagai tanda terima kasih karena telah memberikan tempat bermalam selama beberapa hari.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Jelambar, 12 Oktober 2018, terinspirasi setelah liburan ke Bandung</p>
<p>The post <a href="https://whathefan.com/pengalaman/satu-minggu-di-bandung-bagian-1/">Satu Minggu di Bandung (Bagian 1)</a> appeared first on <a href="https://whathefan.com">Whathefan!</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://whathefan.com/pengalaman/satu-minggu-di-bandung-bagian-1/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
