<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Thanos Archives - Whathefan!</title>
	<atom:link href="https://whathefan.com/tag/thanos/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://whathefan.com/tag/thanos/</link>
	<description>Apa yang Terpikir Apa yang Tertuang</description>
	<lastBuildDate>Sun, 22 Oct 2023 16:16:54 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.7</generator>

<image>
	<url>https://whathefan.com/wp-content/uploads/2019/01/cropped-Logo-Square-32x32.jpg</url>
	<title>Thanos Archives - Whathefan!</title>
	<link>https://whathefan.com/tag/thanos/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Bagaimana Serial Loki Mengerdilkan Peran Thanos di MCU</title>
		<link>https://whathefan.com/filmserial/bagaimana-serial-loki-mengerdilkan-peran-thanos/</link>
					<comments>https://whathefan.com/filmserial/bagaimana-serial-loki-mengerdilkan-peran-thanos/?noamp=mobile#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Fanandi]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 17 Oct 2023 23:58:48 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Film & Serial]]></category>
		<category><![CDATA[film]]></category>
		<category><![CDATA[hiburan]]></category>
		<category><![CDATA[Loki]]></category>
		<category><![CDATA[Marvel]]></category>
		<category><![CDATA[MCU]]></category>
		<category><![CDATA[multiverse]]></category>
		<category><![CDATA[Thanos]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://whathefan.com/?p=6907</guid>

					<description><![CDATA[<p>Suka atau tidak suka, harus diakui kalau Marvel Studios berhasil melakukan pekerjaan dengan baik dalam membangun Marvel Cinematic Universe (MCU), khususnya Infinity Saga yang memuncak di film Avengers: Endgame. Salah satu alasan mengapa Infinity Saga begitu sukses (terlepas dari beberapa judul filmnya yang flop) adalah karena adanya sosok big bad villain pada sosok Thanos. Ia [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://whathefan.com/filmserial/bagaimana-serial-loki-mengerdilkan-peran-thanos/">Bagaimana Serial Loki Mengerdilkan Peran Thanos di MCU</a> appeared first on <a href="https://whathefan.com">Whathefan!</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p>Suka atau tidak suka, harus diakui kalau Marvel Studios berhasil melakukan pekerjaan dengan baik dalam membangun <a href="https://whathefan.com/filmserial/the-fall-of-marvel-cinematic-universe/">Marvel Cinematic Universe (MCU)</a>, khususnya Infinity Saga yang memuncak di film <em>Avengers: Endgame</em>.</p>



<p>Salah satu alasan mengapa Infinity Saga begitu sukses (terlepas dari beberapa judul filmnya yang flop) adalah karena adanya sosok <em>big bad villain </em>pada sosok <strong>Thanos</strong>. Ia mengumpulkan enam Infinity Stones untuk <a href="https://whathefan.com/animekomik/antara-eren-thanos-dan-hitler/">melenyapkan separuh populasi alam semesta</a>. </p>



<p>Meskipun <a href="https://whathefan.com/filmserial/genosida-ala-thanos/">ia melakukan genosida</a>, banyak yang bersimpati (bahkan setuju) dengannya karena tujuannya masuk akal: agar alam semesta yang sumber dayanya terbatas menjadi lebih seimbang. Ia tidak pernah berambisi menguasai semesta seperti kebanyakan <em>supervillain.</em></p>


<div class="monsterinsights-inline-popular-posts monsterinsights-inline-popular-posts-beta monsterinsights-popular-posts-styled" ><div class="monsterinsights-inline-popular-posts-image"><img decoding="async" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/11/setelah-membaca-the-art-of-the-good-life-banner-300x169.jpg" srcset=" https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/11/setelah-membaca-the-art-of-the-good-life-banner-300x169.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/11/setelah-membaca-the-art-of-the-good-life-banner-1024x576.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/11/setelah-membaca-the-art-of-the-good-life-banner-768x432.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/11/setelah-membaca-the-art-of-the-good-life-banner.jpg 1280w " alt="Setelah Membaca The Art of the Good Life" /></div><div class="monsterinsights-inline-popular-posts-text"><span class="monsterinsights-inline-popular-posts-label" >Trending</span><div class="monsterinsights-inline-popular-posts-post"><a class="monsterinsights-inline-popular-posts-title"  href="https://whathefan.com/buku/setelah-membaca-the-art-of-the-good-life/">Setelah Membaca The Art of the Good Life</a></div></div></div><p></p>


<p>Sayangnya, peran dan tindakan Thanos tersebut seolah telah dikerdilkan oleh pihak Marvel itu sendiri melalui <a href="https://whathefan.com/filmserial/setelah-menonton-loki-bagian-1/">serial <em>Loki</em>.</a> Bahkan, hal tersebut lebih ditekankan lagi melalui musim kedua <em>Loki</em>, di mana genosida seolah menjadi hal yang lumrah saja.</p>



<h2 class="wp-block-heading">Genosida di Serial Loki</h2>



<figure class="wp-block-image size-large"><img fetchpriority="high" decoding="async" width="1024" height="683" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2023/10/bagaimana-serial-loki-mengerdilkan-peran-thanos-1-1024x683.png" alt="" class="wp-image-6910" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2023/10/bagaimana-serial-loki-mengerdilkan-peran-thanos-1-1024x683.png 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2023/10/bagaimana-serial-loki-mengerdilkan-peran-thanos-1-300x200.png 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2023/10/bagaimana-serial-loki-mengerdilkan-peran-thanos-1-768x512.png 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2023/10/bagaimana-serial-loki-mengerdilkan-peran-thanos-1.png 1080w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption class="wp-element-caption">Yang Bercabang yang Dipangkas (ScreenRant)</figcaption></figure>



<p>Pada musim pertama <em>Loki</em>, sebenarnya sudah diperlihatkan bagaimana sepelenya semua kejadian yang terjadi sepanjang Infinity Saga. Tentu kita ingat bagaimana Infinity Stones yang menjadi pusat cerita hanya menjadi pemberat kertas di <strong>Time Variance Authority (TVA)</strong>.</p>



<p>Selain itu, kita bisa melihat bagaimana TVA bekerja dalam memangkas cabang-cabang <em>timeline </em>yang dianggap berpotensi membahayakan <em>sacred timeline</em> menggunakan semacam bom yang akan membuat seluruh isi cabang tersebut masuk ke dalam Void. </p>



<p>Nah, di dalam Void sendiri, ada makhluk bernama Allioth yang akan melenyapkan segala sesuatu yang ada di hadapannya. Makhluk inilah yang membuat He Who Remains berhasil mengalahkan varian Kang lainnya.</p>



<p>Dengan kata lain, seluruh semesta yang di-<em>prune</em> oleh pasukan TVA akan masuk ke dalam Void hanya untuk dimusnahkan oleh Allioth. Skala genosida yang dilakukan oleh Thanos jelas bukan apa-apa dibandingkan dengan yang dilakukan oleh TVA.</p>



<figure class="wp-block-image size-large"><img decoding="async" width="1024" height="683" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2023/10/bagaimana-serial-loki-mengerdilkan-peran-thanos-3-1024x683.jpg" alt="" class="wp-image-6912" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2023/10/bagaimana-serial-loki-mengerdilkan-peran-thanos-3-1024x683.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2023/10/bagaimana-serial-loki-mengerdilkan-peran-thanos-3-300x200.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2023/10/bagaimana-serial-loki-mengerdilkan-peran-thanos-3-768x512.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2023/10/bagaimana-serial-loki-mengerdilkan-peran-thanos-3.jpg 1080w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption class="wp-element-caption">General Dox (Hocmarketing)</figcaption></figure>



<p>Nah, pada episode 2 musim kedua serial <em>Loki</em>, kita bisa melihat bagaimana pasukan TVA loyalis dari <strong>General Dox</strong> memangkas banyak sekali cabang <em>timeline</em> secara massal demi menjaga <em>sacred timeline</em>, meskipun TVA sedang goyang karena terkuaknya siapa dalang di baliknya. </p>



<p>Dox melakukan hal tersebut juga dengan alasan yang ia anggap mulia: untuk membereskan kekacauan <em>multiverse </em>yang diakibatkan oleh kematian He Who Remains. Ia dengan tegar mengambil keputusan tersebut, menodai tangannya untuk kepentingan yang lebih besar.</p>



<p>Bayangkan, seluruh populasi (bukan setengah) yang hidup di semesta-semesta tersebut dimusnahkan oleh TVA. Artinya, tidak ada makhluk yang selamat dari genosida tersebut, termasuk para <em>superhero </em>dan <em>supervillain</em>, bahkan Thanos sekalipun.</p>



<p>Penulis jadi teringat bagaimana Zeno dari serial <em>Dragon Ball Super</em> dengan mudahnya melenyapkan semesta hanya karena merasa sedikit kesal. Bedanya, Zeno memang &#8220;dewa&#8221; di serial tersebut, berbeda dengan TVA yang <em>playing god</em>.</p>



<h2 class="wp-block-heading">Meningkatnya Level Ancaman di MCU</h2>



<figure class="wp-block-image size-large is-resized"><img decoding="async" width="1024" height="683" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2023/10/bagaimana-serial-loki-mengerdilkan-peran-thanos-2-1024x683.png" alt="" class="wp-image-6911" style="aspect-ratio:1.499267935578331;width:740px;height:auto" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2023/10/bagaimana-serial-loki-mengerdilkan-peran-thanos-2-1024x683.png 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2023/10/bagaimana-serial-loki-mengerdilkan-peran-thanos-2-300x200.png 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2023/10/bagaimana-serial-loki-mengerdilkan-peran-thanos-2-768x512.png 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2023/10/bagaimana-serial-loki-mengerdilkan-peran-thanos-2.png 1080w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption class="wp-element-caption">Semua Baru Awalnya Saja (Fandom)</figcaption></figure>



<p>Besarnya skala genosida yang dilakukan pada serial <em>Loki </em>memang dibutuhkan oleh MCU karena mereka membutuhkan sosok <em>villain </em>yang jelas lebih berbahaya dari Thanos. Bahkan, Penulis merasa kalau ini semua baru permulaan saja.</p>



<p>Kita tahu kalau <em>the next big bad villain </em>MCU di Multiverse Saga adalah <strong>Kang the Conqueror</strong>. Meskipun muncul secara agak mengecewakan di film <em><a href="https://whathefan.com/filmserial/setelah-menonton-ant-man-and-the-wasp-quantumania/">Ant-Man and the Wasp: Quantumania</a></em>, kita bisa melihat kalau masih ada banyak sekali varian Kang yang siap menjadi ancaman.</p>



<p>Kekosongan kepemimpinan yang terjadi di TVA saat ini bisa saja memicu para varian Kang tersebut untuk mulai bergerak secara lebih aktif. Bagaimana tidak, sosok yang mengalahkan mereka telah tewas di tangan Sylvie.</p>



<p>Belum banyak <em>superhero </em>yang <em>notice </em>dengan keberadaan varian-varian Kang ini. Sekadar tahu<em> </em>kalau <em>multiverse </em>itu ada saja belum banyak yang tahu, kecuali Scott Lang (Ant-Man) dan keluarga, <a href="https://whathefan.com/filmserial/setelah-menonton-doctor-strange-in-the-multiverse-of-madness/">Doctor Strange</a>, Scarlet Witch, Peter Parker (Spider-Man), dan Loki tentunya. </p>



<p>Apakah ada kemungkinan kalau Spider Society yang muncul di film <em><a href="https://whathefan.com/filmserial/review-setelah-menonton-spider-man-across-the-spider-verse/">Spider-Man: Across the Spider-Verse</a> </em>juga akan menjadi &#8220;benteng&#8221; yang menghalau para Kang? Penulis sedikit meragukan hal ini, mengingat hak penayangan mereka masih ada di tangan Sony.</p>



<p>Hanya saja, dengan adanya rumor kalau film-film Sony&#8217;s Spider-Man Universe (SSU) akan segera <em>canon </em>dengan MCU, bukan tidak mungkin hal itu terjadi di masa depan. Varian-varian Kang dilawan oleh varian-varian Spider-Man jelas terasa masuk akal.</p>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="683" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2023/10/bagaimana-serial-loki-mengerdilkan-peran-thanos-4-1024x683.webp" alt="" class="wp-image-6913" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2023/10/bagaimana-serial-loki-mengerdilkan-peran-thanos-4-1024x683.webp 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2023/10/bagaimana-serial-loki-mengerdilkan-peran-thanos-4-300x200.webp 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2023/10/bagaimana-serial-loki-mengerdilkan-peran-thanos-4-768x512.webp 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2023/10/bagaimana-serial-loki-mengerdilkan-peran-thanos-4.webp 1080w" sizes="auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption class="wp-element-caption">Iron Lad a.k.a. Nathaniel Richard (We Got This Covered)</figcaption></figure>



<p>Penulis juga berharap (dan menebak) kalau nantinya akan ada varian Kang versi baik yang akan muncul untuk membantu para <em>superhero </em>kita dalam <em>multiversal war </em>yang akan datang. <strong>Nathaniel Richard</strong> alias <strong>Iron Lad</strong> adalah favorit Penulis untuk dimunculkan nanti.</p>



<p>Yang jelas, genosida yang dilakukan oleh Dox dan pasukan TVA-nya jelas untuk menunjukkan bahwa level ancaman di Multiverse Saga ini akan jauh lebih berbahaya daripada yang telah dilakukan oleh Thanos, membuat apa yang telah dilakukan olehnya terlihat kerdil. </p>



<p>Konsekuensinya, Marvel harus lebih berhati-hati dalam <a href="https://whathefan.com/filmserial/the-future-of-marvel-cinematic-universe/">menyusun cerita ke depannya</a>. Multiverse Saga sejauh ini sudah mendapatkan banyak kritikan dan ulasan negatif. Semakin luas skala yang ingin diceritakan, semakin besar peluang untuk adanya kesalahan.</p>



<p>Lantas, setelah Multiverse Saga ini berakhir, ancaman lebih besar seperti apa yang akan terjadi? Jelas masih ada banyak nama yang bisa menjadi kandidat, dengan Galactus menjadi kandidat utamanya.</p>



<p>Namun, dengan adanya rencana <em>soft reboot </em>setelah film <em>Avengers: Secret Wars</em>, bisa saja level ancaman yang ada di MCU justru akan ter-<em>reset</em> dan kita akan disuguhkan dengan <em>villain </em>yang lebih ecek-ecek.</p>



<h2 class="wp-block-heading">Penutup</h2>



<p>Jika Penulis berada di dalam TVA, mungkin dirinya pun akan bingung bagaimana cara mengatasi kekacauan <em>multiverse </em>yang telah terjadi. Skala kekacauannya jelas sudah di luar nalar dan berpotensi memicu hal yang lebih buruk untuk terjadi.</p>



<p>Bisa jadi, memangkas cabang-cabang <em>timeline </em>dan melakukan genosida memang harus dilakukan. Namun, apakah <em>sacred timeline </em>memang menjadi satu-satunya aliran waktu yang paling benar? Bagaimana kalau ini adalah aliran waktu yang benar versi He Who Remains?</p>



<p>Untuk mengetahuinya, kita harus menonton <em>Loki Season 2 </em>sampai selesai. Sejauh ini dari dua episode yang telah tayang, serial ini memang cukup menjanjikan. Semoga saja serial ini bisa berakhir dengan baik, tidak seperti beberapa <a href="https://whathefan.com/filmserial/review-setelah-menonton-secret-invasion/">serial Marvel yang terakhir</a>.</p>



<hr class="wp-block-separator has-alpha-channel-opacity"/>



<p>Lawang, 17 Oktober 2023, terinspirasi setelah melihat genosida besar-besaran yang dilakukan oleh Dox dan loyalis TVA</p>
<p>The post <a href="https://whathefan.com/filmserial/bagaimana-serial-loki-mengerdilkan-peran-thanos/">Bagaimana Serial Loki Mengerdilkan Peran Thanos di MCU</a> appeared first on <a href="https://whathefan.com">Whathefan!</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://whathefan.com/filmserial/bagaimana-serial-loki-mengerdilkan-peran-thanos/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Antara Eren, Thanos, dan Hitler</title>
		<link>https://whathefan.com/animekomik/antara-eren-thanos-dan-hitler/</link>
					<comments>https://whathefan.com/animekomik/antara-eren-thanos-dan-hitler/?noamp=mobile#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Fanandi]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 30 Dec 2020 09:01:34 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Anime & Komik]]></category>
		<category><![CDATA[Adolf Hitler]]></category>
		<category><![CDATA[anime]]></category>
		<category><![CDATA[Attack on Titan]]></category>
		<category><![CDATA[Eren Yeager]]></category>
		<category><![CDATA[genosida]]></category>
		<category><![CDATA[pembunuhan]]></category>
		<category><![CDATA[pinggir]]></category>
		<category><![CDATA[Thanos]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://whathefan.com/?p=4209</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jika ditanya, siapakah karakter favorit Penulis di anime Attack on Titan? Jawabannya adalah tidak ada. Mungkin karena Penulis termasuk fans karbitan yang mulai mengikuti AoT ketika mau tamat. Mikasa? Tidak, meskipun banyak yang menjadikannya sebagai waifu, menurut Penulis Mikasa terlalu bucin walau itu ada kaitan dengan klan Ackerman yang disandangnya. Levi? Tidak juga, walau karakternya [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://whathefan.com/animekomik/antara-eren-thanos-dan-hitler/">Antara Eren, Thanos, dan Hitler</a> appeared first on <a href="https://whathefan.com">Whathefan!</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p>Jika ditanya, siapakah karakter favorit Penulis di anime Attack on Titan? Jawabannya adalah tidak ada. Mungkin karena Penulis termasuk <a href="https://whathefan.com/animekomik/filsafat-ala-attack-on-titan/">fans karbitan</a> yang mulai mengikuti AoT ketika mau tamat.</p>



<p><strong>Mikasa</strong>? Tidak, meskipun banyak yang menjadikannya sebagai waifu, menurut Penulis Mikasa terlalu bucin walau itu ada kaitan dengan klan Ackerman yang disandangnya.</p>



<p><strong>Levi</strong>? Tidak juga, walau karakternya yang badass telah menjadi favorit banyak orang. Kekuatannya kerap dianggap overpowered karena mampu menghabisi banyak titan sendirian.</p>



<p><strong>Armin</strong>? Tidak juga, walau Penulis kagum dengan kecerdasan yang dimiliki. Jika benar-benar harus memilih, mungkin Penulis justru akan memilih <strong>Sasha Braus</strong> yang polos dan menggemaskan.</p>



<p>Walaupun begitu, pada tulisan ini Penulis ingin menyoroti sang karakter utama, <strong>Eren Yeager</strong>, dan korelasinya dengan <strong>Thanos</strong> dan <strong>Hitler</strong>.</p>



<h3>Genosida Demi Tujuan Baik</h3>





<div id="attachment_4229" style="width: 810px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" aria-describedby="caption-attachment-4229" class="size-large wp-image-4229" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2020/12/antara-eren-thanos-hitler-1-1-1024x607.jpg" alt="" width="800" height="474" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2020/12/antara-eren-thanos-hitler-1-1-1024x607.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2020/12/antara-eren-thanos-hitler-1-1-300x178.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2020/12/antara-eren-thanos-hitler-1-1-768x455.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2020/12/antara-eren-thanos-hitler-1-1.jpg 1080w" sizes="auto, (max-width: 800px) 100vw, 800px" /><p id="caption-attachment-4229" class="wp-caption-text">Zeke Yeager (<a href="https://animehunch.com/2020/12/07/attack-on-titan-is-zeke-yeager-dead/">Animehunch</a>)</p></div>
<p>Pada awalnya Eren bekerja sama dengan kakak tirinya,<strong> Zeke Yeager</strong>, yang berencana untuk memandulkan semua keturunan Ymir Fritz. Rencana ini sering disebut sebagai <em><strong>euthanasia plan</strong>.</em></p>
<p>Sayangnya, Eren berkhianat karena ia punya rencana sendiri:<strong> memusnahkan semua umat manusia yang ada di luar Pulau Paradis</strong>.</p>
<p>Caranya adalah dengan mengaktifkan kekuatan <em>Founding Titan </em>untuk <strong>membangkitkan para Titan raksasa</strong> yang selama ini tersembunyi di dinding Pulau Paradis.</p>
<p>Para titan raksasa ini akan berjalan untuk menginjak-injak semua manusia yang ada di luar pulau (disebut sebagai <em>rumbling</em>).</p>



<p>Keputusan ini ia ambil demi kebebasan yang selama ini ia idamkan. Genosida umat manusia yang ada di luar Pulau Paradis ia anggap sebagai satu-satunya cara untuk meraih impian tersebut.</p>



<div id="attachment_4227" style="width: 810px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" aria-describedby="caption-attachment-4227" class="size-large wp-image-4227" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2020/12/antara-eren-thanos-hitler-2-1024x607.png" alt="" width="800" height="474" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2020/12/antara-eren-thanos-hitler-2-1024x607.png 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2020/12/antara-eren-thanos-hitler-2-300x178.png 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2020/12/antara-eren-thanos-hitler-2-768x455.png 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2020/12/antara-eren-thanos-hitler-2.png 1080w" sizes="auto, (max-width: 800px) 100vw, 800px" /><p id="caption-attachment-4227" class="wp-caption-text">Thanos (<a href="https://www.syfy.com/syfywire/who-is-thanos-why-mcu-fans-have-reason-to-fear-the-mad-titan">Syfy</a>)</p></div>
<p>Berbicara tentang genosida, tentu kita tidak akan bisa melupakan musuh utama di Marvel Cinematic Universe, <strong>Thanos</strong>. Ia berambisi untuk mengumpulkan keenam<em> Infinity Stones</em> untuk <a href="https://whathefan.com/politik/genosida-ala-thanos/">melenyapkan separuh makhluk hidup</a> di alam semesta.</p>





<p>Tujuannya? Apakah demi kekuasaan? Tidak, ia ingin agar semesta selamat karena<strong> jumlah makhluk yang ada telah melebih kapasitas</strong> ketika sumber daya yang tersedia begitu terbatas.</p>



<p>Genosida yang dilakukan Thanos dilakukan secara acak tanpa memandang latar belakang korban. Harapannya, separuh makhluk hidup yang selamat akan menjalani hidup yang lebih baik lagi.</p>
<div id="attachment_4228" style="width: 810px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" aria-describedby="caption-attachment-4228" class="size-large wp-image-4228" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2020/12/antara-eren-thanos-hitler-3-1024x607.jpg" alt="" width="800" height="474" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2020/12/antara-eren-thanos-hitler-3-1024x607.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2020/12/antara-eren-thanos-hitler-3-300x178.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2020/12/antara-eren-thanos-hitler-3-768x455.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2020/12/antara-eren-thanos-hitler-3.jpg 1080w" sizes="auto, (max-width: 800px) 100vw, 800px" /><p id="caption-attachment-4228" class="wp-caption-text">Adolf Hitler (<a href="https://www.military.com/undertheradar/2019/04/01/was-hitler-junkie.html">Military.com</a>)</p></div>



<p>Siapa lagi tokoh yang identik dengan genosida? Tentu saja diktaktor Jerman di era Perang Dunia II, <strong>Adolf Hitler</strong>. Selain melakukan invasi ke berbagai penjuru Eropa, ia juga melakukan pembunuhan massal ke orang-orang yahudi yang dikenal dengan sebutan<strong> <em>holocaust</em></strong>.</p>



<p>Kali ini, Penulis tidak menemukan alasan &#8220;baik&#8221; dari genosida yang dilakukan oleh Hitler selain karena merasa ras Yahudi adalah ras rendahan dan tidak berguna. Selain itu, mereka juga dianggap sebagai biang keladi dari krisis yang dialami oleh Jerman setelah Perang Dunia I.</p>
<p>Mungkin sama seperti Eren, Hitler melakukan itu demi kebaikan bangsa asli Jerman untuk mendapatkan hidup yang lebih baik lagi.</p>



<h3>Satu-Satunya Solusi?</h3>



<p>Jika bicara tentang kemanusiaan dan hak asasi paling dasar, jelas genosida adalah <strong>tindakan biadab</strong> yang tidak akan diterima oleh siapapun yang masih memiliki hati nurani.</p>



<p>Menghilangkan satu nyawa saja dosanya sudah tidak terbayangkan, bagaimana dengan genosida yang begitu kejam? Bagaimana dengan pihak keluarga yang ditinggalkan, pasti akan meninggalkan bekas luka yang akan sulit hilang.</p>



<p>Walaupun begitu, hal ini tidak dirasakan oleh Eren, Thanos, dan Hitler. Genosida dianggap menjadi <strong>satu-satunya solusi</strong> untuk masalah yang mereka hadapi.</p>



<p>Jika mengesampingkan masalah kemanusiaan, sebenarnya apa yang ditawarkan Thanos masuk akal. Manusia dan makhluk hidup lainnya terus berkembang biak tanpa batas ketika sumber daya serba terbatas.</p>



<p>Ambil contoh Indonesia. Jumlah penduduknya sekitar 250 juta. Bayangkan jika separuhnya hilang, sumber daya yang digunakan dan beban negara berkurang setengahnya.</p>



<p>Bisa jadi tidak akan ada lagi orang yang kelaparan dan tidak punya tempat tinggal. Semua bisa hidup sejahtera selama tidak ada orang yang serakah.</p>



<p>Bagaimana jika genosida diberlakukan untuk orang-orang brengsek yang menyusahkan banyak orang? Koruptor misalnya, siapapun yang mencuri rakyat masuk ke dalam daftar orang yang akan dihabisi.</p>



<p>Imajinasi yang liar ini nampaknya disudahi sampai sini saja&#8230;</p>



<h3>Penutup</h3>



<p>Mau apapun alasannya, menurut Penulis, genosida yang dilakukan oleh Eren, Thanos, dan Hitler tidak bisa dibenarkan. Nyawa manusia bukan sesuatu yang bisa dilenyapkan begitu saja.</p>



<p>Untunglah genosida yang dilakukan oleh Eren dan Thanos hanya terjadi di dunia anime dan film, sedangkan kekejian Hitler telah terjadi di masa lampau.</p>



<p>Semoga saja di masa depan tidak ada tokoh yang ingin melakukan genosida demi &#8220;kebaikan bersama&#8221;.</p>



<p>&nbsp;</p>



<p>&nbsp;</p>



<p>Lawang, 30 Desember 2020, terinspirasi setelah mengetahui rencana Eren untuk melakukan rumbling</p>



<p>Foto: <a href="https://aminoapps.com/c/attack-on-titan/page/blog/death-battle-levi-vs-adult-eren/P7KQ_Wdtmu4edwgpVZ8QJ1kzEG25PKwXG">Amino Apps</a></p>
<p>Sumber Artikel: <a href="https://voi.id/memori/2194/alasan-di-balik-adolf-hitler-melakukan-holocaust">Voi</a></p>
<p>The post <a href="https://whathefan.com/animekomik/antara-eren-thanos-dan-hitler/">Antara Eren, Thanos, dan Hitler</a> appeared first on <a href="https://whathefan.com">Whathefan!</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://whathefan.com/animekomik/antara-eren-thanos-dan-hitler/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Genosida Ala Thanos</title>
		<link>https://whathefan.com/filmserial/genosida-ala-thanos/</link>
					<comments>https://whathefan.com/filmserial/genosida-ala-thanos/?noamp=mobile#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Fanandi]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 17 May 2018 15:54:29 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Film & Serial]]></category>
		<category><![CDATA[Adolf Hitler]]></category>
		<category><![CDATA[alam semesta]]></category>
		<category><![CDATA[Avengers]]></category>
		<category><![CDATA[genosida]]></category>
		<category><![CDATA[Infinity Stones]]></category>
		<category><![CDATA[Infinity Wars]]></category>
		<category><![CDATA[peradaban]]></category>
		<category><![CDATA[perang]]></category>
		<category><![CDATA[Thanos]]></category>
		<category><![CDATA[Thanosisme]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://whathefan.com/?p=786</guid>

					<description><![CDATA[<p>Penulis masih belum bisa move on dari film Avengers: Infinity Wars, sehingga terkadang masih terngiang-ngiang di kepala. Salah satu yang masih mengganjal adalah paham yang dianut oleh Thanos, sebut saja Thanosisme. Thanos percaya, bahwa keseimbangan alam semesta hanya bisa terjadi apabila populasi masyarakat semesta berkurang setengahnya. Alasannya logis, sumber daya alam terbatas, sedangkan manusia (atau makhluk hidup [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://whathefan.com/filmserial/genosida-ala-thanos/">Genosida Ala Thanos</a> appeared first on <a href="https://whathefan.com">Whathefan!</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Penulis masih belum bisa <em>move on </em>dari film Avengers: Infinity Wars, sehingga terkadang masih terngiang-ngiang di kepala. Salah satu yang masih mengganjal adalah paham yang dianut oleh Thanos, sebut saja <em>Thanosisme</em>.</p>
<p>Thanos percaya, bahwa keseimbangan alam semesta hanya bisa terjadi apabila populasi masyarakat semesta berkurang setengahnya. Alasannya logis, sumber daya alam terbatas, sedangkan manusia (atau makhluk hidup lainnya, bahkan alien sekalipun) tidak pernah berhenti untuk berkembang biak, sehingga alam semesta pun tak lagi mampu untuk menampung mereka.</p>
<p>Misi yang terdengar idealis tetapi brutal ini membuatnya menjelajahi alam semesta (alam semesta yang diciptakan oleh Marvel) untuk mencari keenam Infinity Stones, sehingga ia dapat melaksanakan misinya hanya dengan sentikan jari. Bisa dimaklumi, karena butuh waktu, biaya dan tenaga yang banyak untuk mengunjungi planet satu per satu dan menghabisi setengah populasi mereka.</p>
<p><div id="attachment_787" style="width: 1034px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" aria-describedby="caption-attachment-787" class="size-large wp-image-787" src="http://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/05/infinity_stones.0-1024x576.jpg" alt="" width="1024" height="576" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/05/infinity_stones.0-1024x576.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/05/infinity_stones.0-300x169.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/05/infinity_stones.0-768x432.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/05/infinity_stones.0-356x200.jpg 356w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/05/infinity_stones.0.jpg 1200w" sizes="auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><p id="caption-attachment-787" class="wp-caption-text">Infinity Stones (https://www.polygon.com/2017/10/26/16536988/marvel-mcu-infinity-stones-thanos-avengers-movies)</p></div></p>
<p>Bahkan Thanos pun menyukai sesuatu yang instan, sama seperti generasi sekarang.</p>
<p>Jika Thanos suka dengan sejarah, mungkin ia terinspirasi oleh Adolf Hitler yang membunuh jutaan umat Yahudi di kamp konsentrasi, atau mungkin juga oleh Amerika Serikat yang hobi menghabisi jutaan umat muslim tak bersalah di Timur Tengah dengan alasan berburu terorisme.</p>
<p>Bedanya, Thanos tidak rasis. Ia tidak memilih siapa yang hidup siapa yang mati, semua acak, mau kaya, mau miskin, mau minoritas, mau mayoritas, semua dipukul sama rata.</p>
<p><strong>Menjaga Keseimbangan Bumi</strong></p>
<p>Benarkah Genosida ampuh untuk menjaga keseimbangan alam semesta? Yang jelas pembela HAM akan menentang keras perbuatan ini karena melanggar hak asasi paling dasar, yakni kehidupan. Hidup ini milik Sang Pencipta, manusia tidak boleh ikut campur di dalamnya.</p>
<p>Peradaban manusia telah berlangsung ribuan tahun, dan hanya sedikit sekali di antara tahun-tahun tersebut yang dilalui tanpa perang. Penulis lupa siapa yang telah melakukan penelitian, tapi ia menyebutkan bahwa dalam rentang waktu 3.000 tahun, hanya sekitar 300 tahun Bumi damai tanpa peperangan.</p>
<p><div id="attachment_789" style="width: 710px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" aria-describedby="caption-attachment-789" class="size-full wp-image-789" src="http://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/05/adolf-hitler-tvbt_20180323_133158.jpg" alt="" width="700" height="393" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/05/adolf-hitler-tvbt_20180323_133158.jpg 700w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/05/adolf-hitler-tvbt_20180323_133158-300x168.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/05/adolf-hitler-tvbt_20180323_133158-356x200.jpg 356w" sizes="auto, (max-width: 700px) 100vw, 700px" /><p id="caption-attachment-789" class="wp-caption-text">Adolf Hitler (http://www.tribunnews.com/internasional/2018/03/23/10-fakta-menarik-adolf-hitler-yang-jarang-diketahui-orang-nomor-5-tidak-menyukai-perokok)</p></div></p>
<p>Peperangan menjadi salah satu faktor yang dapat mengurangi populasi secara drastis. Faktor lainnya adalah bencana alam dan epidemi penyakit. Hal ini telah ditakdirkan, untuk menjaga keseimbangan di Bumi.</p>
<p>Oleh karena itu, jangan sampai terpengaruh oleh paham <em>Thanosisme. </em>Pasti banyak cara lainnya untuk melestarikan Bumi ini tanpa harus membunuh separuh populasi Bumi.</p>
<p>Mungkin Thanos tidak percaya dengan keberadaan Tuhan, sehingga ia memilih untuk berbuat sesuai dengan keyakinannya, yang jelas tidak disetujui oleh pihak-pihak lain, termasuk kita dan para Avengers.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Jelambar, 17 Mei 2018, terinspirasi setelah menonton Avengers: Infinity Wars lagi</p>
<p>Sumber Foto: <a href="http://www.vulture.com/2018/05/avengers-infinity-war-is-thanos-hot.html">httpshttp://www.vulture.com/2018/05/avengers-infinity-war-is-thanos-hot.html://io9.gizmodo.com/yes-thanos-is-hot-1825931804</a></p>
<p>The post <a href="https://whathefan.com/filmserial/genosida-ala-thanos/">Genosida Ala Thanos</a> appeared first on <a href="https://whathefan.com">Whathefan!</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://whathefan.com/filmserial/genosida-ala-thanos/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Setelah Menonton Avengers: Infinity Wars</title>
		<link>https://whathefan.com/filmserial/setelah-menonton-avengers-infinity-wars/</link>
					<comments>https://whathefan.com/filmserial/setelah-menonton-avengers-infinity-wars/?noamp=mobile#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Fanandi]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 04 May 2018 16:22:50 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Film & Serial]]></category>
		<category><![CDATA[Avengers]]></category>
		<category><![CDATA[film]]></category>
		<category><![CDATA[Infinity Wars]]></category>
		<category><![CDATA[Marvel]]></category>
		<category><![CDATA[review]]></category>
		<category><![CDATA[superhero]]></category>
		<category><![CDATA[Thanos]]></category>
		<category><![CDATA[The Dark Knight]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://whathefan.com/?p=679</guid>

					<description><![CDATA[<p>Demi paham menonton Avengers: Infinity Wars, sebuah film terbesar yang pernah diproduksi oleh Marvel, penulis melakukan maraton melihat film-film Marvel sebelumnya, di mana banyak sekali yang belum pernah dilihat. Penulis melihat Spiderman: Homecoming, Doctor Strange, Guardians of the Galaxy (1 dan 2), Captain America (The First Avenger dan Winter Soldier), hingga Thor dalam rentang waktu delapan hari. Penulis [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://whathefan.com/filmserial/setelah-menonton-avengers-infinity-wars/">Setelah Menonton Avengers: Infinity Wars</a> appeared first on <a href="https://whathefan.com">Whathefan!</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Demi paham menonton <em>Avengers: Infinity Wars</em>, sebuah film terbesar yang pernah diproduksi oleh Marvel, penulis melakukan maraton melihat film-film Marvel sebelumnya, di mana banyak sekali yang belum pernah dilihat.</p>
<p>Penulis melihat <em>Spiderman: Homecoming</em>, <em>Doctor Strange</em>, <em>Guardians of the Galaxy</em> (1 dan 2), <em>Captain America (The First Avenger </em>dan<em> Winter Soldier), </em>hingga <em>Thor </em>dalam rentang waktu delapan hari. Penulis juga melihat ulang <em>Avengers </em>dan <em>Avengers: The Age of Ultron</em> dalam jangka waktu tersebut, yang kebetulan ditayangkan di televisi.</p>
<p>Untunglah, beberapa film sudah penulis tonton sebelumnya, meskipun pada akhirnya film <em>Thor (The Dark World </em>dan <em>Ragnarok</em>) penulis tonton setelah selesai menonton <em>Avengers: Infinity Wars</em>.</p>
<p>Jadi, apa kesan setelah melihat film yang sangat heboh tersebut?</p>
<p>Luar biasa, sudah lama penulis tidak menonton film yang alurnya susah ditebak, sama seperti <em>The Dark Knight</em><em>. </em>Ratingnya di IMDB 9.0, sama juga seperti <em>The Dark Knight</em>, meskipun jumlah yang memberikan <em>review </em>baru sekitar 200 ribuan orang.</p>
<p><div id="attachment_680" style="width: 1034px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" aria-describedby="caption-attachment-680" class="size-large wp-image-680" src="http://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/05/The-Dark-Knight-Heath-Ledger-as-The-Joker-1024x512.jpg" alt="" width="1024" height="512" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/05/The-Dark-Knight-Heath-Ledger-as-The-Joker-1024x512.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/05/The-Dark-Knight-Heath-Ledger-as-The-Joker-300x150.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/05/The-Dark-Knight-Heath-Ledger-as-The-Joker-768x384.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/05/The-Dark-Knight-Heath-Ledger-as-The-Joker-356x178.jpg 356w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/05/The-Dark-Knight-Heath-Ledger-as-The-Joker.jpg 1500w" sizes="auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><p id="caption-attachment-680" class="wp-caption-text">Susah Ditebak Alurnya (https://screenrant.com/heath-ledger-joker-dark-knight-rises/)</p></div></p>
<p>Mengapa alur yang susah ditebak menjadi parameter penulis dalam menilai sebuah film? Mungkin karena kegemaran penulis akan cerita detektif, yang membuat penulis selalu menebak-nebak ke mana arah film tersebut.</p>
<p>Sebagai contoh, dalam film <em>Guardian of the Galaxy Vol. 2, </em>penulis bisa menebak bahwa tokoh Celestial akan menjadi musuh utama, dan ternyata benar. Contoh lain, <em>Black Panther</em>, penulis sudah menduga bahwa tokoh negro yang mencuri di museum akan menjadi musuh utama, dan nantinya T&#8217;challa akan kalah dalam pertarungan, tapi bisa merebut kembali tahtanya.</p>
<p>Dalam <em>Avengers: Infinity Wars, </em>penulis kesulitan menebak ke mana alurnya. Hanya satu yang berhasil penulis tebak, yakni kematian Loki yang heroik. Penulis berasumsi bahwa tidak mungkin Thanos berhasil menjetikkan jarinya, yang ternyata salah total. Banyak lah yang tidak terduga, seperti kematian Gamora.</p>
<p><div id="attachment_682" style="width: 810px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" aria-describedby="caption-attachment-682" class="size-full wp-image-682" src="http://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/05/thanos-HOT-TOY1.jpg" alt="" width="800" height="450" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/05/thanos-HOT-TOY1.jpg 800w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/05/thanos-HOT-TOY1-300x169.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/05/thanos-HOT-TOY1-768x432.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/05/thanos-HOT-TOY1-356x200.jpg 356w" sizes="auto, (max-width: 800px) 100vw, 800px" /><p id="caption-attachment-682" class="wp-caption-text">Kejutan! (http://www.superherohype.com/news/414281-thanos-hot-toy-is-here-for-all-the-tiny-infinity-stones#/slide/1)</p></div></p>
<p>Selain itu, bagaimana <em>superhero </em>satu dengan <em>superhero </em>lainnya bertemu secara halus juga menjadi nilai tambah pada film ini. Diawali dengan bertemunya Bruce Banner dengan <em>Doctor Strange</em> dan <em>Ironman</em> hingga para <em>Avengers</em> bertemu dengan pasukan <em>Guardians of the Galaxy.</em></p>
<p>Selesai menonton film ini tentu akan membuat penontonnya berpikir keras menebak kelanjutan filmnya. Cuplikan setelah kredit memberikan sedikit petunjuk, bahwa nanti akan muncul Captain Marvel. Selain itu terdapat teori yang mengatakan Adam Warlock, salah satu <em>superhero </em>terkuat Marvel, akan muncul. Kita tunggu bersama tahun 2019.</p>
<p>Seandainya saja saya Doctor Strange, tentu saya akan memajukan waktu untuk menonton sekuelnya lebih cepat.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Jelambar, 4 Mei 2018, terinspirasi oleh hal yang sama dengan tulisan sebelumnya</p>
<p>Sumber Foto: <a href="https://www.forbes.com/sites/curtissilver/2018/04/28/this-post-contains-spoilers-for-avengers-infinity-war/#2a226e8c4b9f">https://www.forbes.com/sites/curtissilver/2018/04/28/this-post-contains-spoilers-for-avengers-infinity-war/#2a226e8c4b9f</a></p>
<p>The post <a href="https://whathefan.com/filmserial/setelah-menonton-avengers-infinity-wars/">Setelah Menonton Avengers: Infinity Wars</a> appeared first on <a href="https://whathefan.com">Whathefan!</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://whathefan.com/filmserial/setelah-menonton-avengers-infinity-wars/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
