<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>fans Archives - whathefan</title>
	<atom:link href="https://whathefan.com/tag/fans/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://whathefan.com/tag/fans/</link>
	<description>Apa yang Terpikir Apa yang Tertuang</description>
	<lastBuildDate>Wed, 15 Apr 2026 15:24:51 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9.4</generator>

<image>
	<url>https://whathefan.com/wp-content/uploads/2026/02/logo-kotak-whathefan-2026-v3-80x80.jpg</url>
	<title>fans Archives - whathefan</title>
	<link>https://whathefan.com/tag/fans/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Ketika Netizen Lompat ke Kesimpulan (dan Merasa Pasti Benar)</title>
		<link>https://whathefan.com/sosial-budaya/ketika-netizen-lompat-ke-kesimpulan-dan-merasa-pasti-benar/</link>
					<comments>https://whathefan.com/sosial-budaya/ketika-netizen-lompat-ke-kesimpulan-dan-merasa-pasti-benar/?noamp=mobile#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Fanandi]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 15 Apr 2026 15:18:58 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Sosial Budaya]]></category>
		<category><![CDATA[asumsi]]></category>
		<category><![CDATA[fans]]></category>
		<category><![CDATA[Hearts2Hearts]]></category>
		<category><![CDATA[Jiwoo]]></category>
		<category><![CDATA[opini]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://whathefan.com/?p=8637</guid>

					<description><![CDATA[<p>Setelah bermain biliard pada malam minggu kemarin, Penulis duduk santai bersama teman-temannya karena sedang menunggu pesanan makanan. Sambil iseng, Penulis cek Instagram. Nah, di Instagram kan sering ada rekomendasi postingan Threads agar kita &#8220;main&#8221; ke sana. Pada waktu itu, yang muncul di laman Penulis adalah membahas masalah Jiwoo, leader dari girlband Hearts2Hearts (H2H) tempat Carmen [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://whathefan.com/sosial-budaya/ketika-netizen-lompat-ke-kesimpulan-dan-merasa-pasti-benar/">Ketika Netizen Lompat ke Kesimpulan (dan Merasa Pasti Benar)</a> appeared first on <a href="https://whathefan.com">whathefan</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p>Setelah bermain biliard pada malam minggu kemarin, Penulis duduk santai bersama teman-temannya karena sedang menunggu pesanan makanan. Sambil iseng, Penulis cek Instagram.</p>



<p>Nah, di Instagram kan sering ada rekomendasi postingan Threads agar kita &#8220;main&#8221; ke sana. Pada waktu itu, yang muncul di laman Penulis adalah membahas masalah Jiwoo, <em>leader </em>dari <em>girlband </em><a href="https://whathefan.com/musik/mari-kita-bicarakan-carmen-dan-hearts2hearts/">Hearts2Hearts (H2H) tempat Carmen bernaung</a>.</p>



<p>Tentu Penulis kaget, ada apa ini, perasaan selama ini baik-baik saja tidak ada masalah. Apakah ada skandal besar yang menerpanya? Ternyata setelah Penulis baca detail, bisa dibilang masalahnya (bagi Penulis) cukup sepele.</p>


<div class="monsterinsights-inline-popular-posts monsterinsights-inline-popular-posts-beta monsterinsights-popular-posts-styled" ><div class="monsterinsights-inline-popular-posts-image"><img decoding="async" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2019/07/apapun-yang-mereka-lakukan-salah-banner-300x150.jpeg" srcset=" https://whathefan.com/wp-content/uploads/2019/07/apapun-yang-mereka-lakukan-salah-banner-300x150.jpeg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2019/07/apapun-yang-mereka-lakukan-salah-banner-768x384.jpeg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2019/07/apapun-yang-mereka-lakukan-salah-banner-1024x512.jpeg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2019/07/apapun-yang-mereka-lakukan-salah-banner.jpeg 1280w " alt="Apapun yang Mereka Lakukan, Salah" /></div><div class="monsterinsights-inline-popular-posts-text"><span class="monsterinsights-inline-popular-posts-label" >Trending</span><div class="monsterinsights-inline-popular-posts-post"><a class="monsterinsights-inline-popular-posts-title"  href="https://whathefan.com/politik-negara/apapun-yang-mereka-lakukan-salah/">Apapun yang Mereka Lakukan, Salah</a></div></div></div><p></p>


<h2 class="wp-block-heading">Inti Masalah yang Menerpa Jiwoo</h2>



<figure class="wp-block-image size-large"><img fetchpriority="high" decoding="async" width="1024" height="683" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2026/04/Ketika-Netizen-Lompat-ke-Kesimpulan-dan-Merasa-Pasti-Benar-banner-1024x683.jpg" alt="" class="wp-image-8645" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2026/04/Ketika-Netizen-Lompat-ke-Kesimpulan-dan-Merasa-Pasti-Benar-banner-1024x683.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2026/04/Ketika-Netizen-Lompat-ke-Kesimpulan-dan-Merasa-Pasti-Benar-banner-300x200.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2026/04/Ketika-Netizen-Lompat-ke-Kesimpulan-dan-Merasa-Pasti-Benar-banner-768x512.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2026/04/Ketika-Netizen-Lompat-ke-Kesimpulan-dan-Merasa-Pasti-Benar-banner.jpg 1080w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption class="wp-element-caption">Hearts2Hearts (<a href="https://x.com/H2H_Lovers24/status/1994908051703566749">X</a>)</figcaption></figure>



<p>Untuk yang awam dengan <a href="https://whathefan.com/musik/bagaimana-algoritma-youtube-music-membuat-saya-menyelami-k-pop/">dunia K-Pop</a>, Hearts2Hearts adalah <em>girlband </em>di bawah agensi SM Entertainment yang baru debut tahun lalu, tepatnya tanggal 24 Februari 2025. Artinya, usia mereka baru satu tahun lebih sedikit.</p>



<p>Anggotanya pun muda-muda, dengan yang tertua (yakni Carmen dan Jiwoo) lahir tahun 2006 atau berusia 20 tahun (21 tahun umur Korea), sedangkan yang paling muda lahir di tahun 2010.</p>



<p>Lantas, apa masalah yang menerpa Jiwoo sebagai <em>leader</em>? Inti yang Penulis tangkap adalah ia dianggap <em>oversharing</em> tentang teman perempuannya, yang disebut dengan kode <strong>&#8220;Deep Green&#8221;.</strong></p>



<p>Si Deep Green ini sebelumnya juga merupakan <em>trainee </em>bersama Jiwoo, bahkan disebut akan debut bersama. Hanya saja, beberapa sumber menyatakan perubahan manajerial di SM membuat rencana tersebut batal. </p>



<p>Alih-alih mendebutkan Deep Green, SM justru mendebutkan Carmen, Stella, dan Ye-On. Mereka bertiga bahkan dijuluki sebagai &#8220;pendobrak <em>line-up</em>&#8221; karena masa <em>trainee </em>mereka yang tergolong singkat.</p>



<p>Singkat cerita, H2H akhirnya debut. Seperti kebanyakan <em>girlband </em>lain, mereka pun punya <em>channel </em>YouTube sendiri yang juga berisi semacam <em>variety show </em>di luar kesibukan mereka sebagai <em>idol</em>. Gampangnya, banyak konten vlog di sana.</p>



<p>Dalam beberapa kesempatan (kalau tidak salah sekitar tiga kali secara total), Jiwoo ini sering bercerita tentang si Deep Green ini, termasuk menunjukkan <em>wallpaper </em>HP-nya yang menampilkan foto mereka berdua.</p>



<p>Nah, dari sinilah masalahnya dimulai.</p>



<h2 class="wp-block-heading">Netizen yang Lompat ke Kesimpulan</h2>



<figure class="wp-block-image size-large"><img decoding="async" width="1024" height="683" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2026/04/Ketika-Netizen-Lompat-ke-Kesimpulan-dan-Merasa-Pasti-Benar-2-1024x683.jpg" alt="" class="wp-image-8646" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2026/04/Ketika-Netizen-Lompat-ke-Kesimpulan-dan-Merasa-Pasti-Benar-2-1024x683.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2026/04/Ketika-Netizen-Lompat-ke-Kesimpulan-dan-Merasa-Pasti-Benar-2-300x200.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2026/04/Ketika-Netizen-Lompat-ke-Kesimpulan-dan-Merasa-Pasti-Benar-2-768x512.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2026/04/Ketika-Netizen-Lompat-ke-Kesimpulan-dan-Merasa-Pasti-Benar-2.jpg 1080w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption class="wp-element-caption">Wallpaper Jiwoo (TikTok)</figcaption></figure>



<p>Mungkin Pembaca yang tidak familier dengan dunia K-Pop akan merasa heran dengan cerita di atas karena tidak menemukan adanya masalah. Penulis pun merasa demikian.</p>



<p>Ternyata, netizen (yang tentunya penggemar K-Pop) mempermasalahkan sikap Jiwoo yang <em>oversharing </em>si Deep Green tersebut. Ada yang mengecap Jiwoo <strong>&#8220;gagal <em>move on</em>&#8220;</strong> dari temannya tersebut hingga <strong><em>mengabaikan member</em>-nya</strong>,</p>



<p>Mereka menggunakan sebuah potongan ucapan salah satu <em>member </em>H2H, A-na, yang mengatakan di salah satu vlog kurang lebih seperti ini: &#8220;lebih perhatikan lagi <em>member</em>-mu.&#8221; Ada juga katanya A-na pernah bilang, &#8220;oh, si Green itu lagi.&#8221;</p>



<p>Lebih parahnya lagi, ada yang langsung menuduh Jiwoo <strong>menjalin hubungan romantis</strong> dengan si Deep Green. Istilah yang sering digunakan adalah WLW atau <em>woman love woman</em>. Dengan kata lain, Jiwoo dianggap sebagai seorang lesbian.</p>



<p>Banyak yang berkata kalau kedekatan Jiwoo dan Deep Green &#8220;tidak normal&#8221;. Narasi yang sering digunakan adalah &#8220;gue juga punya temen deket, tapi enggak segitunya.&#8221; </p>



<p>Selain itu, hebohnya kasus ini juga membuat trio pendobrak <em>line-up </em><strong>jadi sasaran <em>hate </em></strong>karena dianggap <strong>menggagalkan debut Deep Green (dan beberapa orang lainnya)</strong>. Padahal, kan, keputusannya dari manajemen, ya?</p>



<p>Tentu banyak hal lain yang akhirnya disasar ke Jiwoo, mulai dianggap kurang pantas jadi <em>leader</em>, enggak bisa menerima fakta, dicap sering blunder, kurang <em>care </em>ke anggotanya, dan lain sebagainya.</p>



<p>Dari penjelasan di atas, bisa dilihat betapa mudahnya kita sebagai manusia langsung lompat ke kesimpulan dan merasa kesimpulan tersebut pasti benar.</p>



<h2 class="wp-block-heading">Padahal ya Belum Tentu Benar</h2>



<figure class="wp-block-image size-large"><img decoding="async" width="1024" height="683" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2026/04/Ketika-Netizen-Lompat-ke-Kesimpulan-dan-Merasa-Pasti-Benar-3-1024x683.jpg" alt="" class="wp-image-8647" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2026/04/Ketika-Netizen-Lompat-ke-Kesimpulan-dan-Merasa-Pasti-Benar-3-1024x683.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2026/04/Ketika-Netizen-Lompat-ke-Kesimpulan-dan-Merasa-Pasti-Benar-3-300x200.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2026/04/Ketika-Netizen-Lompat-ke-Kesimpulan-dan-Merasa-Pasti-Benar-3-768x512.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2026/04/Ketika-Netizen-Lompat-ke-Kesimpulan-dan-Merasa-Pasti-Benar-3.jpg 1080w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption class="wp-element-caption">Jiwoo dan Carmen (<a href="https://www.instagram.com/p/DXCGuAPiQeK/">Instagram</a>)</figcaption></figure>



<p>Penggemar K-Pop memang sering &#8220;dikeroyok&#8221; oleh netizen lain karena hubungan parasosial mereka yang cukup parah. Bagi mereka, <em><strong>idol</strong></em><strong><em> </em>adalah milik mereka.</strong> Tingkah laku <em>idol</em> harus sesuai dengan kemauan dan standar mereka.</p>



<p>Penulis masih ingat betul kasus yang menerpa <a href="https://whathefan.com/musik/live-my-life-aespa/">Karina aespa</a>. Ada dua kasus besar di mana hidupnya seolah &#8220;diatur&#8221; oleh penggemar. Pertama, masalah ia pacaran yang ujungnya membuat ia harus putus. Kedua, <a href="https://whathefan.com/sosial-budaya/beda-artis-korea-selatan-dan-indonesia-ketika-pemilu/">masalah foto yang dianggap bentuk dukungan kepada salah satu calon presiden Korea Selatan</a>.</p>



<p>Nah, kasus Jiwoo ini adalah contoh lain dari permasalahan ini. Apalagi, kesimpulan-kesimpulan netizen, menurut keyakinan Penulis, <strong>berasal dari asumsi-asumsi yang dasarnya kurang kuat</strong>, mong kebanyakan dari potongan video.</p>



<p>Pertama, Jiwoo memang <em>leader </em>H2H, sehingga punya tanggung jawab yang besar atas para <em>member</em>-nya. Hanya karena ia sering <em>sharing </em>Deep Green, bukan berarti ia menelantarkan anggota-anggotanya, apalagi sampai dicap kurang <em>care</em>.</p>



<p>Ucapan A-na pun belum tentu terkait hal tersebut, apalagi mereka berdua (Jiwoo dan A-na) dikenal sebagai Tom &amp; Jerry-nya H2H karena sering berantem (dalam konteks bercanda, yang justru menunjukkan kedekatan mereka).</p>



<p>Kedua, kalau memang Jiwoo lebih dekat dengan orang lain dibandingkan dengan <em>member</em>-nya sendiri, ya biarin aja. Kan orang bebas memilih mau berteman dengan siapa. Toh, kita juga tidak selalu berteman dengan orang sekantor, kan?</p>



<p>Ketiga, tuduhan yang menurut Penulis paling parah adalah tentang WLW. Penulis benar-benar tidak habis pikir, kenapa ujungnya justru menuduh Jiwoo sampai segitunya? </p>



<p>Banyak yang mengatakan bahwa mereka juga punya teman dekat, tapi enggak sampai seperti Jiwoo dan Deep Green. Lah, cara orang mengekspresikan diri kan beda-beda, masa harus sama kayak kita semua?</p>



<p>Padahal, <strong>kita tidak tahu apa saja yang terjadi di balik layar</strong>. Kita hanya menyimpulkan berdasarkan apa yang ditampilkan di layar. Lantas, siapa kita bisa menghakimi orang lain sedemikian rupa dan merasa asumsi kita pasti benar?</p>



<p>Kalau kata teman Penulis, &#8220;<em>They wanna believe what they want to believe</em>.&#8221; Bagi <em>fans </em>(dan mungkin juga<em> hater</em>), mereka merasa yang paling tahu tentang <em>idol</em>-nya, seolah tidak ada batas di antara mereka.</p>



<p class="has-text-align-center">***</p>



<p>Artikel ini bukan pembelaan ke Jiwoo, mong <em>fans</em> pun bukan. Artikel ini Penulis tulis sebagai pengingat bahwa kita sebagai manusia terkadang suka langsung <strong>melompat ke kesimpulan tanpa ada dasar yang kuat</strong>.</p>



<p>Kalau hanya berdasarkan asumsi, potongan-potongan video, dan bukti-bukti lemah lainnya, ya jangan langsung membuat kesimpulan. Toh, kita tidak benar-benar tahu apa yang terjadi di belakang layar.</p>



<p>Lagipula, daripada menghabiskan energi dan waktu untuk orang lain (yang bahkan tidak tahu kita hidup di dunia ini), lebih baik digunakan untuk <em>upgrade </em>diri sendiri. Toh, kita enggak bisa mengontrol Jiwoo mau berteman dengan siapa atau mau bersikap seperti apa.</p>



<hr class="wp-block-separator has-alpha-channel-opacity"/>



<p>Lawang, 15 Maret 2026, terinspirasi setelah melihat &#8220;drama&#8221; yang melibatkan Jiwoo</p>
<p>The post <a href="https://whathefan.com/sosial-budaya/ketika-netizen-lompat-ke-kesimpulan-dan-merasa-pasti-benar/">Ketika Netizen Lompat ke Kesimpulan (dan Merasa Pasti Benar)</a> appeared first on <a href="https://whathefan.com">whathefan</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://whathefan.com/sosial-budaya/ketika-netizen-lompat-ke-kesimpulan-dan-merasa-pasti-benar/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kenapa Fans Manchester United Banyak yang Sombong?</title>
		<link>https://whathefan.com/olahraga/kenapa-fans-manchester-united-banyak-yang-sombong/</link>
					<comments>https://whathefan.com/olahraga/kenapa-fans-manchester-united-banyak-yang-sombong/?noamp=mobile#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Fanandi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 23 Mar 2024 10:35:26 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Olahraga]]></category>
		<category><![CDATA[fans]]></category>
		<category><![CDATA[Manchester United]]></category>
		<category><![CDATA[sepak bola]]></category>
		<category><![CDATA[sombong]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://whathefan.com/?p=7108</guid>

					<description><![CDATA[<p>Satu minggu terakhir ini bisa dibilang menjadi minggu yang begitu menyenangkan bagi penggemar Manchester United (MU), termasuk Penulis. Pasalnya, MU berhasil menang secara dramatis dengan skor 4-3 melawan rival abadinya, Liverpool, di ajang FA Cup. Bermain di Old Trafford, MU unggul terlebih dahulu sejak awal babak pertama, tepatnya pada menit ke-10, melalui gol Scott McTominay [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://whathefan.com/olahraga/kenapa-fans-manchester-united-banyak-yang-sombong/">Kenapa Fans Manchester United Banyak yang Sombong?</a> appeared first on <a href="https://whathefan.com">whathefan</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p>Satu minggu terakhir ini bisa dibilang menjadi minggu yang begitu menyenangkan bagi penggemar Manchester United (MU), termasuk Penulis. Pasalnya, MU berhasil menang secara dramatis dengan skor 4-3 melawan rival abadinya, Liverpool, di ajang FA Cup.</p>



<p>Bermain di Old Trafford, MU unggul terlebih dahulu sejak awal babak pertama, tepatnya pada menit ke-10, melalui gol Scott McTominay yang memanfaatkan bola <em>rebound </em>hasil tendangan Alejandro Garnacho. </p>



<p>Namun, menjelang akhir babak pertama, Liverpool berhasil membalikkan keadaan lewat gol Alexis Mac Allister (44) dan Mohamed Salah (45+2). Setelah babak pertama, Penulis sempat tertidur dan baru terbangun ketika mendengar gol penyama kedudukan yang dicetak oleh Antony melalui kaki kanannya di menit ke-87. </p>


<div class="monsterinsights-inline-popular-posts monsterinsights-inline-popular-posts-beta monsterinsights-popular-posts-styled" ><div class="monsterinsights-inline-popular-posts-image"><img decoding="async" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/12/3472656-avengers-endgame-banner-300x150.jpg" srcset=" https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/12/3472656-avengers-endgame-banner-300x150.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/12/3472656-avengers-endgame-banner-768x384.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/12/3472656-avengers-endgame-banner-1024x512.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/12/3472656-avengers-endgame-banner-356x178.jpg 356w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/12/3472656-avengers-endgame-banner.jpg 1280w " alt="Setelah Menonton Trailer Avengers: End Game" /></div><div class="monsterinsights-inline-popular-posts-text"><span class="monsterinsights-inline-popular-posts-label" >Trending</span><div class="monsterinsights-inline-popular-posts-post"><a class="monsterinsights-inline-popular-posts-title"  href="https://whathefan.com/filmserial/setelah-menonton-trailer-avengers-end-game/">Setelah Menonton Trailer Avengers: End Game</a></div></div></div><p></p>


<p>Setelah terbangun gara-gara gol tersebut, Penulis lagi-lagi tertidur dan baru bangun ketika waktu sahur tiba. Hal pertama yang Penulis lakukan adalah mengecek Sofascore, dan ternyata secara mengejutkan MU berhasil menang di babak tambahan waktu!</p>



<p>Liverpool sebenarnya sempat unggul pada menit ke-105 melalui kaki Harvey Elliot, tetapi berhasil disamakan oleh Marcus Rashford pada menit ke-112. Kemenangan berhasil dikunci di menit-menit akhir melalui gol Amad Diallo yang memanfaatkan skema <em>counter attack</em> yang cepat.</p>



<figure class="wp-block-embed is-type-video is-provider-youtube wp-block-embed-youtube wp-embed-aspect-16-9 wp-has-aspect-ratio"><div class="wp-block-embed__wrapper">
<iframe loading="lazy" title="AMAD WINS IT IN THE DYING MOMENTS AGAINST LIVERPOOL 😮‍💨 | United 4-3 Liverpool" width="740" height="416" src="https://www.youtube.com/embed/wao8uhVnOGc?feature=oembed" frameborder="0" allow="accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture; web-share" referrerpolicy="strict-origin-when-cross-origin" allowfullscreen></iframe>
</div></figure>



<p>Saat melihat <em>highlight-</em>nya, Penulis jadi merasa menyesal kenapa bisa sampai tertidur. Jika pertandingannya seseru ini, tentu akan sangat menyenangkan jika menontonnya secara langsung. Namun, setidaknya Penulis masih bisa sombong keesokan harinya, seperti kebanyakan penggemar MU lainnya.</p>



<h2 class="wp-block-heading">Mengapa Fans MU Banyak yang Sombong?</h2>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="683" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/03/1000024569-1024x683.jpg" alt="" class="wp-image-7116" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/03/1000024569-1024x683.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/03/1000024569-300x200.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/03/1000024569-768x512.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/03/1000024569.jpg 1080w" sizes="auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption class="wp-element-caption">Dikenal Sombong oleh Fans Klub Sepak Bola Lain (<a href="https://www.manchestereveningnews.co.uk/sport/football/football-news/manchester-united-news-ten-hag-27902693">Manchester Evening News</a>)</figcaption></figure>



<p><em>Fans</em> MU dan sombong seolah sudah saling terikat satu sama lain. Kesombongan ini juga menjadi salah satu alasan mengapa <em>fans </em>MU kerap menjadi target <em>bully</em> bagi <em>fans </em>klub lain jika MU sedang melawak, yang sering dilakukan beberapa tahun terakhir ini.</p>



<p>Pertanyaannya, mengapa sampai bisa muncul stereotipe kalau <em>fans </em>MU itu banyak yang sombong? Melalui beberapa observasi yang dilakukan secara mandiri melalui media sosial, ada beberapa jawaban yang berhasil Penulis temukan.</p>



<p>Pertama, tak bisa dipungkiri kalau MU adalah sebuah <strong>klub yang memiliki nilai histori tinggi</strong>, terutama ketika berada di bawah asuhan Sir Alex Ferguson. Berbeda dengan klub tetangga yang terkesan baru sukses akhir-akhir ini berkat pasokan &#8220;<em>oil money</em>&#8220;, sejarah MU sangat panjang dan bisa dibilang sebagai salah satu klub bola tersukses di dunia.</p>



<p>Bayangkan, di saat <em>prime </em>Barcelona di bawah asuhan Pep Guardiola menjadi tim terkuat di dunia, hanya MU yang berhasil dua kali bertemu dengan mereka di final Liga Champion, walau hasil keduanya sama-sama kalah. Itu hanya bukti kecil betapa kuat MU dulu.</p>



<p>Kesombongan ini bahkan tidak hanya terjadi pada <em>fans</em>, tapi juga admin media sosial MU! Penulis lupa pada edisi berapa, tapi yang jelas pernah suatu ketika admin media sosial MU tampak agak meremehkan peserta grup Liga Champion yang satu grup dengan MU. </p>



<p>Merasa memiliki histori yang kuat inilah yang menjadikan <em>fans </em>MU kerap merasa jumawa, apalagi jika sedang berdebat dengan penggemar tim yang kurang memiliki histori kuat seperti <a href="https://whathefan.com/olahraga/manchester-city-memang-terlalu-tangguh-musim-ini/">Manchester City</a> dan Paris Saint Germany.</p>



<p>Alasan kedua, karena <strong><a href="https://whathefan.com/olahraga/manchester-united-tidak-sedang-baik-baik-saja/">MU lebih sering melawak</a> dan kalah daripada bermain bagus</strong> <strong>dan menang</strong>. Benar, itu menjadi alasan lainnya. Karena jarang menang, begitu berhasil menang, maka euforianya menjadi begitu luar biasa, bahkan sampai kelewat batas.</p>



<p>Contohnya bisa dilihat ketika MU berhasil menang melawan Liverpool, gegap gempita (dan kesombongan) <em>fans </em>MU sudah seperti ketika MU berhasil mengangkat trofi Premier League lagi. Padahal, itu hanya pertandingan 8 besar FA Cup.</p>



<p>Tak heran jika banyak penggemar klub lain yang risih melihat sikap ini dan langsung mengingatkan <a href="https://whathefan.com/olahraga/sebuah-pengingat-kalau-kita-tidak-boleh-jumawa-saat-sedang-di-atas/">kekalahan 0-7 yang pernah diterima MU dari Liverpool</a> beberapa waktu lalu. Namun, hal tersebut langsung saja dibalas kalau kekalahan tersebut hanya membuat MU kehilangan tiga poin, bukan tersingkir dari suatu turnamen.</p>



<p>Alasan terakhir, ya mungkin memang <strong>sifat dasarnya saja yang sombong</strong>. Sebuah kemenangan, apalagi melawan rival, tentu harus disombongkan. Nanti kalau kalah, ya tinggal masuk gua seperti biasa, kan sudah jadi pelanggan setia.</p>



<h2 class="wp-block-heading">Apakah Saya Termasuk Fans MU yang Sombong?</h2>



<p>Penulis tentu tidak bisa menilai dirinya termasuk <em>fans </em>MU yang sombong atau tidak, itu semua Penulis kembalikan ke Pembaca. Yang jelas, sejujurnya Penulis justru lebih sering membuat <em>story </em>ketika MU kalah daripada ketika MU menang.</p>



<p>Sejatinya, apapun yang berlebih tidak pernah baik, termasuk euforia berlebihan ketika MU menang yang sampai membuat penggemarnya menjadi sombong. Ada banyak sekali hal yang perlu dibenahi dari tim ini, sehingga kita belum layak untuk sombong.</p>



<p>Nanti, jika level kita sudah setara Manchester City atau <a href="https://whathefan.com/olahraga/ketika-hala-madrid-menjadi-halah-madrid/">Real Madrid</a>, mau sombong silakan saja karena memang sudah layak untuk disombongkan. Untuk saat ini, kita lebih sering masuk gua daripada di luar gua. </p>



<p>Kalau kita sudah jarang masuk ke dalam gua, berhasil memenangkan banyak major<em> trophy</em> (bukan cuma <a href="https://whathefan.com/olahraga/akhirnya-buka-puasa-gelar/">piala chiki</a>), baru tuh layak untuk sombong. Jangan karena cuma karena hal-hal sepele yang seharunya menjadi hal wajar malah jadi sombong!</p>



<hr class="wp-block-separator has-alpha-channel-opacity"/>



<p>Lawang, 23 Maret 2024, terinspirasi setelah kemenangan dramatis Manchester United atas Liverpool</p>



<p>Foto Featured Image: <a href="https://www.goal.com/id/daftar/erik-ten-hag-akui-amad-diallo-pantas-dapat-menit-bermain-lebih-setelah-cetak-gol-kemenangan-dramatis-manchester-united-lawan-liverpool/bltf86a0e98caddf6b0">Goal</a></p>
<p>The post <a href="https://whathefan.com/olahraga/kenapa-fans-manchester-united-banyak-yang-sombong/">Kenapa Fans Manchester United Banyak yang Sombong?</a> appeared first on <a href="https://whathefan.com">whathefan</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://whathefan.com/olahraga/kenapa-fans-manchester-united-banyak-yang-sombong/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kadang Fans Sepak Bola Itu Merasa Lebih Pintar dari Sang Pelatih</title>
		<link>https://whathefan.com/olahraga/kadang-fans-sepak-bola-itu-merasa-lebih-pintar-dari-sang-pelatih/</link>
					<comments>https://whathefan.com/olahraga/kadang-fans-sepak-bola-itu-merasa-lebih-pintar-dari-sang-pelatih/?noamp=mobile#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Fanandi]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 23 Jan 2023 12:51:18 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Olahraga]]></category>
		<category><![CDATA[Arsenal]]></category>
		<category><![CDATA[Erik ten Hag]]></category>
		<category><![CDATA[fans]]></category>
		<category><![CDATA[Manchester United]]></category>
		<category><![CDATA[MU]]></category>
		<category><![CDATA[Premier League]]></category>
		<category><![CDATA[sepak bola]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://whathefan.com/?p=6329</guid>

					<description><![CDATA[<p>Setelah melalui pertandingan yang cukup sengit, Manchester United (MU) akhirnya harus menelan kekalahan pertamanya sejak Piala Dunia ketika bertamu ke Emirates Stadium milik Arsenal. Skornya tipis saja, 2-3. Kekalahan tersebut sebenarnya menyakitkan, mengingat gol penentu kemenangan Arsenal dicetak pada menit 90. Hanya saja, perlu diakui bahwa permainan tim asuhan Mikel Arteta tersebut memang lebih baik [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://whathefan.com/olahraga/kadang-fans-sepak-bola-itu-merasa-lebih-pintar-dari-sang-pelatih/">Kadang Fans Sepak Bola Itu Merasa Lebih Pintar dari Sang Pelatih</a> appeared first on <a href="https://whathefan.com">whathefan</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p>Setelah melalui pertandingan yang cukup sengit, Manchester United (MU) akhirnya harus menelan kekalahan pertamanya sejak <a href="https://whathefan.com/olahraga/piala-dunia-memang-sering-menghadirkan-kejutan/">Piala Dunia</a> ketika bertamu ke Emirates Stadium milik Arsenal. Skornya tipis saja, 2-3.</p>



<p>Kekalahan tersebut sebenarnya menyakitkan, mengingat gol penentu kemenangan Arsenal dicetak pada menit 90. Hanya saja, perlu diakui bahwa permainan tim asuhan Mikel Arteta tersebut memang lebih baik dari MU.</p>



<p>Nah, seperti biasa, admin Instagram MU tentu mengunggah posting skor setelah pertandingannya. Menariknya, ada banyak <em>fans </em>yang berkomentar seolah-olah mereka lebih pintar dari pelatih MU,<strong> </strong>Erik ten Hag.</p>





<h2 class="wp-block-heading">Faktor Kekalahan Manchester United</h2>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="683" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2023/01/kadang-fans-sepak-bola-itu-merasa-lebih-pintar-dari-pelatih-1-1024x683.jpg" alt="" class="wp-image-6331" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2023/01/kadang-fans-sepak-bola-itu-merasa-lebih-pintar-dari-pelatih-1-1024x683.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2023/01/kadang-fans-sepak-bola-itu-merasa-lebih-pintar-dari-pelatih-1-300x200.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2023/01/kadang-fans-sepak-bola-itu-merasa-lebih-pintar-dari-pelatih-1-768x512.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2023/01/kadang-fans-sepak-bola-itu-merasa-lebih-pintar-dari-pelatih-1.jpg 1080w" sizes="auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption>Gol Penentu Kemenangan Arsenal (<a href="https://www.independent.co.uk/sport/football/arsenal-manchester-united-live-stream-score-result-b2266894.html" target="_blank" rel="noreferrer noopener">The Independent</a>)</figcaption></figure>



<p>Menjelang <em>big match </em>ini, MU harus kehilangan pilar utamanya <a href="https://whathefan.com/olahraga/laki-laki-harus-berani-cari-tantangan-seperti-casemiro-shap/">Casemiro</a> setelah ia mendapatkan kartu kuning ketika ditahan imbang 1-1 oleh Crystal Palace. Itu adalah kartu kuning kelimanya di Premier League.</p>



<p>Sebagaimana yang sudah Penulis bahas dalam tulisan<em> <a href="https://whathefan.com/olahraga/nasib-manchester-united-setelah-ditinggal-ronaldo/">Nasib Manchester United Setelah Ditinggal Ronaldo</a></em>, Penulis telah memberikan opininya terkait pentingnya peran Casemiro dalam menjaga keseimbangan sekaligus meningkatkan kualitas pertahanan tim.</p>



<p>Sebagai penggantinya, ten Hag memasukkan Scott McTominay karena MU memang tidak punya stok gelandang bertahan lagi. Fred kurang cocok jika dijadikan sebagai gelandang bertahan murni.</p>



<p>Hasilnya pun telrihat, di mana MU yang lebih bermain bertahan terlihat kewalahan, terutama ketika menghadapi gempuran <em>winger-winger </em>dari Arsenal. Lini tengah MU pun kerap kalah dari para pemain Arsenal.</p>



<p>Apalagi, Arsenal bermain dengan <em>high press </em>sehingga MU kesulitan untuk bisa masuk ke area pertahanan mereka. Selain itu, Arsenal juga terlihat mampu membongkar <em>low block </em>yang dilakukan oleh MU sehingga bisa menyarangkan tiga gol ke gawan David De Gea.</p>



<p>Dari pertandingan kemarin, tampaknya ten Hag di babak kedua sudah menargetkan untuk mempertahankan hasil imbang, mungkin karena melihat dominasi Arsenal yang luar biasa. Ini terlihat dari minimnya pergantian pemain yang dilakukan.</p>



<p>Ia hanya memasukkan Fred untuk menggantikan Anthony di menit ke-71. Bahkan, ten Hag baru memasukkan Alejandro Garnacho menggantikan Raphael Varane di <em>injury time </em>ketika timnya sudah berada di posisi tertinggal. </p>



<p>Dengan waktu tambahan yang hanya tiga menit, tidak banyak yang bisa dilakukan oleh MU untuk bisa menyamakan kedudukan. Akhirnya MU pun harus rela menelan kekalahan keempatnya di musim ini sekaligus turun ke posisi empat di bawah Newcastle United.</p>



<h2 class="wp-block-heading">Ketika Fans Merasa Lebih Pintar dari Pelatih</h2>



<figure class="wp-block-embed is-type-rich is-provider-instagram wp-block-embed-instagram"><div class="wp-block-embed__wrapper">
<blockquote class="instagram-media" data-instgrm-captioned data-instgrm-permalink="https://www.instagram.com/p/CnujZMiosv8/?utm_source=ig_embed&amp;utm_campaign=loading" data-instgrm-version="14" style=" background:#FFF; border:0; border-radius:3px; box-shadow:0 0 1px 0 rgba(0,0,0,0.5),0 1px 10px 0 rgba(0,0,0,0.15); margin: 1px; max-width:658px; min-width:326px; padding:0; width:99.375%; width:-webkit-calc(100% - 2px); width:calc(100% - 2px);"><div style="padding:16px;"> <a href="https://www.instagram.com/p/CnujZMiosv8/?utm_source=ig_embed&amp;utm_campaign=loading" style=" background:#FFFFFF; line-height:0; padding:0 0; text-align:center; text-decoration:none; width:100%;" target="_blank"> <div style=" display: flex; flex-direction: row; align-items: center;"> <div style="background-color: #F4F4F4; border-radius: 50%; flex-grow: 0; height: 40px; margin-right: 14px; width: 40px;"></div> <div style="display: flex; flex-direction: column; flex-grow: 1; justify-content: center;"> <div style=" background-color: #F4F4F4; border-radius: 4px; flex-grow: 0; height: 14px; margin-bottom: 6px; width: 100px;"></div> <div style=" background-color: #F4F4F4; border-radius: 4px; flex-grow: 0; height: 14px; width: 60px;"></div></div></div><div style="padding: 19% 0;"></div> <div style="display:block; height:50px; margin:0 auto 12px; width:50px;"><svg width="50px" height="50px" viewBox="0 0 60 60" version="1.1" xmlns="https://www.w3.org/2000/svg" xmlns:xlink="https://www.w3.org/1999/xlink"><g stroke="none" stroke-width="1" fill="none" fill-rule="evenodd"><g transform="translate(-511.000000, -20.000000)" fill="#000000"><g><path d="M556.869,30.41 C554.814,30.41 553.148,32.076 553.148,34.131 C553.148,36.186 554.814,37.852 556.869,37.852 C558.924,37.852 560.59,36.186 560.59,34.131 C560.59,32.076 558.924,30.41 556.869,30.41 M541,60.657 C535.114,60.657 530.342,55.887 530.342,50 C530.342,44.114 535.114,39.342 541,39.342 C546.887,39.342 551.658,44.114 551.658,50 C551.658,55.887 546.887,60.657 541,60.657 M541,33.886 C532.1,33.886 524.886,41.1 524.886,50 C524.886,58.899 532.1,66.113 541,66.113 C549.9,66.113 557.115,58.899 557.115,50 C557.115,41.1 549.9,33.886 541,33.886 M565.378,62.101 C565.244,65.022 564.756,66.606 564.346,67.663 C563.803,69.06 563.154,70.057 562.106,71.106 C561.058,72.155 560.06,72.803 558.662,73.347 C557.607,73.757 556.021,74.244 553.102,74.378 C549.944,74.521 548.997,74.552 541,74.552 C533.003,74.552 532.056,74.521 528.898,74.378 C525.979,74.244 524.393,73.757 523.338,73.347 C521.94,72.803 520.942,72.155 519.894,71.106 C518.846,70.057 518.197,69.06 517.654,67.663 C517.244,66.606 516.755,65.022 516.623,62.101 C516.479,58.943 516.448,57.996 516.448,50 C516.448,42.003 516.479,41.056 516.623,37.899 C516.755,34.978 517.244,33.391 517.654,32.338 C518.197,30.938 518.846,29.942 519.894,28.894 C520.942,27.846 521.94,27.196 523.338,26.654 C524.393,26.244 525.979,25.756 528.898,25.623 C532.057,25.479 533.004,25.448 541,25.448 C548.997,25.448 549.943,25.479 553.102,25.623 C556.021,25.756 557.607,26.244 558.662,26.654 C560.06,27.196 561.058,27.846 562.106,28.894 C563.154,29.942 563.803,30.938 564.346,32.338 C564.756,33.391 565.244,34.978 565.378,37.899 C565.522,41.056 565.552,42.003 565.552,50 C565.552,57.996 565.522,58.943 565.378,62.101 M570.82,37.631 C570.674,34.438 570.167,32.258 569.425,30.349 C568.659,28.377 567.633,26.702 565.965,25.035 C564.297,23.368 562.623,22.342 560.652,21.575 C558.743,20.834 556.562,20.326 553.369,20.18 C550.169,20.033 549.148,20 541,20 C532.853,20 531.831,20.033 528.631,20.18 C525.438,20.326 523.257,20.834 521.349,21.575 C519.376,22.342 517.703,23.368 516.035,25.035 C514.368,26.702 513.342,28.377 512.574,30.349 C511.834,32.258 511.326,34.438 511.181,37.631 C511.035,40.831 511,41.851 511,50 C511,58.147 511.035,59.17 511.181,62.369 C511.326,65.562 511.834,67.743 512.574,69.651 C513.342,71.625 514.368,73.296 516.035,74.965 C517.703,76.634 519.376,77.658 521.349,78.425 C523.257,79.167 525.438,79.673 528.631,79.82 C531.831,79.965 532.853,80.001 541,80.001 C549.148,80.001 550.169,79.965 553.369,79.82 C556.562,79.673 558.743,79.167 560.652,78.425 C562.623,77.658 564.297,76.634 565.965,74.965 C567.633,73.296 568.659,71.625 569.425,69.651 C570.167,67.743 570.674,65.562 570.82,62.369 C570.966,59.17 571,58.147 571,50 C571,41.851 570.966,40.831 570.82,37.631"></path></g></g></g></svg></div><div style="padding-top: 8px;"> <div style=" color:#3897f0; font-family:Arial,sans-serif; font-size:14px; font-style:normal; font-weight:550; line-height:18px;">View this post on Instagram</div></div><div style="padding: 12.5% 0;"></div> <div style="display: flex; flex-direction: row; margin-bottom: 14px; align-items: center;"><div> <div style="background-color: #F4F4F4; border-radius: 50%; height: 12.5px; width: 12.5px; transform: translateX(0px) translateY(7px);"></div> <div style="background-color: #F4F4F4; height: 12.5px; transform: rotate(-45deg) translateX(3px) translateY(1px); width: 12.5px; flex-grow: 0; margin-right: 14px; margin-left: 2px;"></div> <div style="background-color: #F4F4F4; border-radius: 50%; height: 12.5px; width: 12.5px; transform: translateX(9px) translateY(-18px);"></div></div><div style="margin-left: 8px;"> <div style=" background-color: #F4F4F4; border-radius: 50%; flex-grow: 0; height: 20px; width: 20px;"></div> <div style=" width: 0; height: 0; border-top: 2px solid transparent; border-left: 6px solid #f4f4f4; border-bottom: 2px solid transparent; transform: translateX(16px) translateY(-4px) rotate(30deg)"></div></div><div style="margin-left: auto;"> <div style=" width: 0px; border-top: 8px solid #F4F4F4; border-right: 8px solid transparent; transform: translateY(16px);"></div> <div style=" background-color: #F4F4F4; flex-grow: 0; height: 12px; width: 16px; transform: translateY(-4px);"></div> <div style=" width: 0; height: 0; border-top: 8px solid #F4F4F4; border-left: 8px solid transparent; transform: translateY(-4px) translateX(8px);"></div></div></div> <div style="display: flex; flex-direction: column; flex-grow: 1; justify-content: center; margin-bottom: 24px;"> <div style=" background-color: #F4F4F4; border-radius: 4px; flex-grow: 0; height: 14px; margin-bottom: 6px; width: 224px;"></div> <div style=" background-color: #F4F4F4; border-radius: 4px; flex-grow: 0; height: 14px; width: 144px;"></div></div></a><p style=" color:#c9c8cd; font-family:Arial,sans-serif; font-size:14px; line-height:17px; margin-bottom:0; margin-top:8px; overflow:hidden; padding:8px 0 7px; text-align:center; text-overflow:ellipsis; white-space:nowrap;"><a href="https://www.instagram.com/p/CnujZMiosv8/?utm_source=ig_embed&amp;utm_campaign=loading" style=" color:#c9c8cd; font-family:Arial,sans-serif; font-size:14px; font-style:normal; font-weight:normal; line-height:17px; text-decoration:none;" target="_blank">A post shared by Manchester United (@manchesterunited)</a></p></div></blockquote><script async src="//platform.instagram.com/en_US/embeds.js"></script>
</div></figure>



<p>Di mana ada kekalahan, di situ ada <em>fans </em>yang kecewa. Itulah yang terlihat setelah kekalahan MU melawan Arsenal ini, yang bisa dilihat di akun Instagram MU. Hanya saja, ungkapan kekecewaannya sudah tidak separah <a href="https://whathefan.com/olahraga/haruskah-ole-out-iya-ole-harus-out/">zaman Ole</a>.</p>



<p>Selain itu, ada banyak yang mengapresiasi perkembangan MU di bawah arahan ten Hag. Meskipun mengalami kekalahan, permainan MU terlihat baik dan berprogres. Hasil ini bisa dibilang memiliki unsur ketidakberuntungan saja.</p>



<p>Hanya saja, tentu saja masih ada <em>fans </em>yang seolah merasa lebih pintar dari ten Hag melalui komentar-komentarnya. Salah satunya adalah menyesalkan keputusan sang pelatih untuk memasukkan McTominay sebagai pengganti Casemiro.</p>



<p>Padahal, MU memang tidak punya stok gelandang bertahan lagi. McTominay adalah opsi satu-satunya, meskipun kualitasnya jelas tidak sebanding dengan Casemiro. Tidak ada pemain lain yang bisa mengisi kekosongan tersebut.</p>



<p>Komentar lainnya adalah mengenai terlambatnya memasukkan Garnacho. Menurut mereka, jika saja Garnacho dimasukkan lebih awal (seperti menggantikan Wout Weghorst sehingga Rashford berada di tengah), mungkin hasilnya akan berbeda.</p>



<p>Penulis yakin jika ten Hag pasti punya alasannya sendiri mengapa ia tidak memasukkan Garnacho lebih awal. Kemungkinan besar, ten Hag benar-benar ingin memastikan timnya tidak kebobolan lagi, mengingat atribut bertahan dari sang <em>wonderkid </em>cukup kurang.</p>



<p>Weghorst yang baru dibeli di bulan Januari ini pun tidak lepas dari kritik. Ia dianggap kurang, bahkan ada beberapa yang memintanya untuk tidak dimainkan lagi. Dari pantauan Penulis, Weghorst tidak bermain buruk-buruk amat dan mampu membantu <em>build-up </em>serangan MU.</p>



<p>Yang lucu tentu saja masih ada yang berkomentar <em>No Ronaldo No Party</em>. Entah ke mana mereka selama beberapa bulan terakhir ini, hingga akhirnya ada kesempatan untuk muncul. Mereka tidak bisa menerima fakta bahwa <a href="https://whathefan.com/olahraga/ya-udah-sana-pergi/">Ronaldo memang sudah tidak cocok dengan MU</a>.</p>



<h2 class="wp-block-heading">Penutup</h2>



<p>Melalui pertandingan melawan Arsenal kemarin, bisa disimpulkan bahwa MU benar-benar butuh banyak pemain baru di berbagai posisi. Yang terlihat jelas adalah posisi striker dan gelandang bertahan sebagai pelapis Casemiro.</p>



<p>Jika melihat tim lain seperti Chelsea yang <em>jor-joran </em>dalam membeli pemain, sudah seharusnya pemilik MU &#8220;tergerak&#8221; untuk menambah amunisi timnya yang sedang berada di tren positif ini. Dengan tambahan beberapa pemain, Penulis optimis MU bisa kembali garang.</p>



<p>Hanya saja, meskipun MU nantinya akan membeli pemain-pemain baru, rasanya akan tetap ada <em>fans </em>yang merasa lebih pintar dari ten Hag, terutama jika MU sedang kalah. Ini akan terus terjadi, bahkan Penulis sendiri pun kadang juga melakukannya.</p>



<p>Untuk analisis yang lebih lengkap (dan jelas lebih berkualitas) tentang pertandingan antara Manchester United vs Arsenal kemarin, Pembaca bisa menonton video ulasannya di <a href="https://www.youtube.com/watch?v=wbCtsNQ_cNg">kanal YouTube Ruang Taktik</a>.</p>



<hr class="wp-block-separator"/>



<p>Lawang, 23 Januari 2023, terinspirasi setelah membaca kolom komentar pada posting Instagram Manchester United yang memperlihatkan hasil pertandingan melawan Arsenal</p>



<p>Foto: <a href="https://thepeoplesperson.com/2022/09/06/erik-ten-hag-praises-antonys-debut-against-arsenal-252412/" target="_blank" rel="noreferrer noopener">The Peoples Person</a></p>
<p>The post <a href="https://whathefan.com/olahraga/kadang-fans-sepak-bola-itu-merasa-lebih-pintar-dari-sang-pelatih/">Kadang Fans Sepak Bola Itu Merasa Lebih Pintar dari Sang Pelatih</a> appeared first on <a href="https://whathefan.com">whathefan</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://whathefan.com/olahraga/kadang-fans-sepak-bola-itu-merasa-lebih-pintar-dari-sang-pelatih/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Demanding Fans ala Lycoris Recoil</title>
		<link>https://whathefan.com/animekomik/demanding-fans-ala-lycoris-recoil/</link>
					<comments>https://whathefan.com/animekomik/demanding-fans-ala-lycoris-recoil/?noamp=mobile#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Fanandi]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 04 Nov 2022 14:34:26 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Anime & Komik]]></category>
		<category><![CDATA[anime]]></category>
		<category><![CDATA[Chisato]]></category>
		<category><![CDATA[fans]]></category>
		<category><![CDATA[Lycoris Recoil]]></category>
		<category><![CDATA[penonton]]></category>
		<category><![CDATA[Takina]]></category>
		<category><![CDATA[ulasan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://whathefan.com/?p=6128</guid>

					<description><![CDATA[<p>Gara-gara Hideo Kojima, Penulis jadi tertarik untuk menonton sebuah anime berjudul Lycoris Recoil. Apalagi, banyak yang bilang kalau anime ini bagus, bahkan ratingnya di situs MyAnimeList mencapai 8.27. Setelah menontonnya sampai tamat, sejujurnya Penulis merasa biasa aja meskipun anime ini sempat terpilih sebagai anime terbaik pada musim gugur kemarin. Penulis jadi tidak percaya lagi dengan [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://whathefan.com/animekomik/demanding-fans-ala-lycoris-recoil/">Demanding Fans ala Lycoris Recoil</a> appeared first on <a href="https://whathefan.com">whathefan</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p>Gara-gara Hideo Kojima, Penulis jadi tertarik untuk menonton sebuah anime berjudul <em><strong>Lycoris Recoil</strong></em>. Apalagi, banyak yang bilang kalau anime ini bagus, bahkan ratingnya di situs <em>MyAnimeList </em>mencapai 8.27.</p>



<p>Setelah menontonnya sampai tamat, sejujurnya Penulis merasa biasa aja meskipun anime ini sempat terpilih sebagai anime terbaik pada musim gugur kemarin. Penulis jadi tidak percaya lagi dengan rekomendasi yang diberikan oleh Kojima.</p>



<p>Namun, Penulis menemukan sesuatu yang menarik setelah menonton <em>Lycoris Recoil</em>. Bukan karena plot cerita atau karakternya, tetapi karena para penontonnya yang terlihat terlalu banyak menuntut. <em><strong>SPOILER ALERT!!!</strong></em></p>





<h2 class="wp-block-heading">Sinopsis Singkat Lycoris Recoil</h2>



<figure class="wp-block-embed is-type-video is-provider-youtube wp-block-embed-youtube wp-embed-aspect-16-9 wp-has-aspect-ratio"><div class="wp-block-embed__wrapper">
<iframe loading="lazy" title="Lycoris Recoil Official Trailer | WATCH NOW ON CRUNCHYROLL" width="740" height="416" src="https://www.youtube.com/embed/F5DMjhg3A6c?feature=oembed" frameborder="0" allow="accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture" allowfullscreen></iframe>
</div></figure>



<p><em>Lycoris Recoil </em>memiliki latar belakang cerita di mana Tokyo, Jepang, menjadi kota yang aman tanpa kehadiran teroris. Penyebabnya adalah ada sebuah organisasi rahasia bernama Direct Attack (DA) yang memberantas para teroris secara diam-diam dan senyap.</p>



<p>DA memiliki pasukan khusus bernama Lycoris yang berisikan gadis-gadis muda yatim piatu dengan keterampilan tinggi. Yah, agak klise dan tidak memiliki alasan kuat kenapa harus seperti itu. Namanya juga anime.</p>



<p>Salah satu agen mereka adalah <strong>Takina Inoue</strong>. Dalam sebuah misi, ia membangkang perintah atasannya demi menyelamatkan rekan setimnya. Akibatnya, ia pun dimutasi ke sebuah cabang yang menyamar menjadi sebuah kafe bernama <strong>LycoReco</strong>.</p>



<p>Di sana, ia berkenalan dengan <strong>Chisato Nishikigi</strong>, salah satu agen andalan DA dengan kemampuan yang sangat hebat. Di sana, Takina juga berkenalan dengan anggota lain seperti Mika, Mizuki Nakahara, dan (nantinya) Kurumi.</p>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="683" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/11/Demanding-Fans-ala-Lycoris-Recoil-banner-1024x683.jpg" alt="" class="wp-image-6130" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/11/Demanding-Fans-ala-Lycoris-Recoil-banner-1024x683.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/11/Demanding-Fans-ala-Lycoris-Recoil-banner-300x200.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/11/Demanding-Fans-ala-Lycoris-Recoil-banner-768x512.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/11/Demanding-Fans-ala-Lycoris-Recoil-banner.jpg 1080w" sizes="auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption>Dari Kiri: Mizuki, Takina, Kurumi, Chisato, Mika (<a href="https://www.reddit.com/r/LycorisRecoil/comments/wxxu2m/cafe_lycoreco_group_photo_from_lycoreco_sns/">Reddit</a>)</figcaption></figure>



<p>Takina dan Chisato memiliki kepribadian yang bertolak belakang. Jika Takina serius dan dingin, maka Chisato adalah gadis yang ceria dan santai. Hal ini menjadi salah satu alasan Penulis tertarik menonton anime ini, karena <a href="https://whathefan.com/category/leon-dan-kenji-buku-1/">novelnya memiliki konsep yang serupa</a>.</p>



<p>Awalnya, Takina ingin berusaha secepat mungkin bisa kembali ke DA. Namun, ternyata Chisato justru sering mengerjakan hal-hal lain di luar misi DA. Bahkan, Chisato tak pernah membunuh lawannya karena menggunakan peluru spesial.</p>



<p>Melalui Chisato, Takina pun perlahan belajar kalau hidup ini tidak sekadar menyelesaikan misi dan memberantas kejahatan. Ada banyak hal lain di dunia yang selama ini terabaikan olehnya, dan Chisato berhasil &#8220;menuntun&#8221; Takina ke sana.</p>



<h2 class="wp-block-heading">Apa Tuntutan Fans ke Lycoris Recoil?</h2>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="683" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/11/Demanding-Fans-ala-Lycoris-Recoil-1-1024x683.jpg" alt="" class="wp-image-6131" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/11/Demanding-Fans-ala-Lycoris-Recoil-1-1024x683.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/11/Demanding-Fans-ala-Lycoris-Recoil-1-300x200.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/11/Demanding-Fans-ala-Lycoris-Recoil-1-768x512.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/11/Demanding-Fans-ala-Lycoris-Recoil-1.jpg 1080w" sizes="auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption>Dari Awal Memang Agak Mencurigakan&#8230; (<a href="https://yuriempire.wordpress.com/2022/07/31/lycoris-recoil-episode-5-strange-tour/">The Yuri Empire</a>)</figcaption></figure>



<p><em>Lycoris Recoil </em>merupakan anime orisinal dari A-1 Pictures. Dengan kata lain, anime ini tidak diadaptasi dari manga ataupun <em>light novel </em>seperti kebanyakan anime. Oleh karena itu, penontonnya pun tidak akan mendapatkan bocoran mengenai jalan ceritanya.</p>



<p>Untuk itu, tentu banyak spekulasi liar muncul di antara penonton. Salah satunya adalah prediksi kalau Chisato akan mati di akhir serial. Selain itu, ada sebuah &#8220;tuntutan&#8221; yang sering disuarakan oleh penonton dengan penuh amarah di media sosial.</p>



<p>Kebetulan, Penulis pernah membuat artikel yang membahas mengenai hal tersebut di tempat kerja. Pembaca bisa mampir ke tautan di bawah ini untuk mengetahui permasalahannya lebih detail:</p>



<figure class="wp-block-embed is-type-wp-embed is-provider-up-station wp-block-embed-up-station"><div class="wp-block-embed__wrapper">
<blockquote class="wp-embedded-content" data-secret="O9m6spgl4e"><a href="https://www.upstation.asia/lycoris-recoil-yuri/">Ending Tidak Ada Unsur Yuri, Fans Lycoris Recoil Ngamok!</a></blockquote><iframe loading="lazy" class="wp-embedded-content" sandbox="allow-scripts" security="restricted"  title="&#8220;Ending Tidak Ada Unsur Yuri, Fans Lycoris Recoil Ngamok!&#8221; &#8212; UP Station" src="https://www.upstation.asia/lycoris-recoil-yuri/embed/#?secret=YMKQ6Vf75m#?secret=O9m6spgl4e" data-secret="O9m6spgl4e" width="600" height="338" frameborder="0" marginwidth="0" marginheight="0" scrolling="no"></iframe>
</div></figure>



<p>Intinya, banyak penggemar yang marah karena ternyata <strong>hubungan Chisato dan Takina hanya sebatas <em>bestie</em>, bukan menjadi pasangan seperti yang mereka harapkan</strong>. Padahal, menurut mereka, selama ini Chisato dan Takina punya indikasi untuk mengarah ke sana.</p>



<p>Ada yang mengata-ngatai pembuat anime ini dengan bahasa yang kurang etis. Bahkan, ada penggemar yang sampai membawa-bawa ibu si pembuat anime. Ketika mengetahui hal ini, Penulis merasa  heran kenapa bisa sampai segitunya.</p>



<p>Penggemar yang tidak puas dengan <em>ending </em>serial atau film yang ditonton sebenarnya hal yang lumrah. Hampir semua penggemar <em>Game of Thrones </em>tidak puas dengan <em>ending</em>-nya, mayoritas pengemar Marvel kecewa dengan serial <em><a href="https://whathefan.com/filmserial/setelah-menonton-she-hulk-attorney-at-law/">She-Hulk: Attorney at Law</a></em>.</p>



<div class="wp-block-image"><figure class="aligncenter size-full"><img loading="lazy" decoding="async" width="600" height="600" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/11/Demanding-Fans-ala-Lycoris-Recoil-2.jpg" alt="" class="wp-image-6132" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/11/Demanding-Fans-ala-Lycoris-Recoil-2.jpg 600w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/11/Demanding-Fans-ala-Lycoris-Recoil-2-300x300.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/11/Demanding-Fans-ala-Lycoris-Recoil-2-150x150.jpg 150w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/11/Demanding-Fans-ala-Lycoris-Recoil-2-80x80.jpg 80w" sizes="auto, (max-width: 600px) 100vw, 600px" /><figcaption>Ungkapan Kekesalan Penggemar ke Game of Thrones yang Memburuk di Akhir Seri (<a href="https://www.pinatafarm.com/templates/game-of-thrones-horse-meme">Pinata Farms</a>)</figcaption></figure></div>



<p>Namun, tuntutan penonton <em>Lycoris Recoil </em>bagi Penulis benar-benar berlebihan. Apalagi, sesuatu yang mereka tuntut tersebut bagi Penulis bukan sesuatu yang esensial dan tidak terlalu berpengaruh ke cerita.</p>



<p>Tanpa status &#8220;pasangan&#8221; antara Chisato dan Takina, alur ceritanya akan tetap begitu. Meskipun &#8220;cuma&#8221; <em>bestie</em>, Takina sebagai kawan pasti akan berusaha mati-matian menolong Chisato karena itu memang yang akan dilakukan oleh seorang kawan.</p>



<p>Beda dengan ketidakpuasan yang dimiliki oleh penggemar <em>Game of Thrones</em>, di mana ceritanya benar-benar buruk dengan konklusi yang payah. Penonton tidak menuntut yang aneh-aneh, mereka hanya ingin <em>final season </em>yang lebih <em>proper</em>.</p>



<p>Buktinya, banyak penonton lain, termasuk Penulis, yang merasa ceritanya <em>fine-fine </em>saja. Walaupun penuh dengan hal klise, setidaknya ceritanya masih bisa dinikmati. Penulis tetap menganggap anime ini B saja, tetapi masih layak tonton.</p>



<p>Kemungkinan besar, yang menuntut hal tersebut memang penggemar genre <em>yuri</em>. Kalau mau berprasangka buruk, mereka hanya ingin menjadikan Chisato dan Takina sebagai pemuas fantasi dan ego mereka sendiri.</p>



<h2 class="wp-block-heading">Penutup</h2>



<p>Secara garis besar, anime <em>Lycoris </em>yang bergenre <em>action </em>cukup menyenangkan untuk ditonton di kala santai. Namun, jangan harapkan akan ada <em>plot twist </em>yang mengejutkan atau adegan <em>action </em>yang bikin tegang. Semua standar saja, hingga hampir terasa hambar.</p>



<p>Penulis sedikit teringat dengan anime <em>K-On! </em>yang karakternya hampir semuanya perempuan. Anime ini pun begitu, di mana perempuan sangat mendominasi. Ada karakter laki-laki, tapi jadi antagonis atau sekadar pemeran pendukung.</p>



<p>Namun, melihat dinamika persahabatan antara Chisato dan Takina yang berbeda sifat menarik untuk disaksikan. Penulis jadi bisa lebih membayangkan kedua karakter novel Penulis yang juga memiliki konsep serupa.</p>



<p>Belum diketahui apakah <em>Lycoris Recoil </em>akan memiliki musim keduanya. Kalaupun ada, semoga para <em>demanding fans </em>tersebut bisa mengurangi tuntutannya dan berusaha menikmati ceritanya apa adanya.</p>



<hr class="wp-block-separator"/>



<p>Lawang, 4 November 2022, terinspirasi setelah mengetahui ada beberapa oknum yang memprotes akhir dari <em>Lycoris Recoil</em></p>



<p>Foto: <a href="https://www.chapteria.com/2022/08/lycoris-recoil-cerita-yang-lebih-gelap.html">Chapteria</a></p>
<p>The post <a href="https://whathefan.com/animekomik/demanding-fans-ala-lycoris-recoil/">Demanding Fans ala Lycoris Recoil</a> appeared first on <a href="https://whathefan.com">whathefan</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://whathefan.com/animekomik/demanding-fans-ala-lycoris-recoil/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Polemik European Super League (ESL)</title>
		<link>https://whathefan.com/olahraga/polemik-european-super-league-esl/</link>
					<comments>https://whathefan.com/olahraga/polemik-european-super-league-esl/?noamp=mobile#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Fanandi]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 20 Apr 2021 14:02:51 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Olahraga]]></category>
		<category><![CDATA[ESL]]></category>
		<category><![CDATA[fans]]></category>
		<category><![CDATA[FIFA]]></category>
		<category><![CDATA[liga]]></category>
		<category><![CDATA[opini]]></category>
		<category><![CDATA[sepakbola]]></category>
		<category><![CDATA[uang]]></category>
		<category><![CDATA[UEFA]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://whathefan.com/?p=4907</guid>

					<description><![CDATA[<p>Bagi penggemar sepakbola seperti Penulis, beberapa hari terakhir merupakan hari yang gila. Bagaimana tidak, adanya wacana European Super League (ESL) menggegerkan publik dan menimbulkan polemik yang pelik. ESL resmi ketuk palu setelah 12 klub besar di Eropa menyepakatinya. Mereka adalah: Manchester United Manchester City Liverpool Chelsea Arsenal Tottenham Hotspurs Real Madrid Barcelona Atletico Madrid Inter [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://whathefan.com/olahraga/polemik-european-super-league-esl/">Polemik European Super League (ESL)</a> appeared first on <a href="https://whathefan.com">whathefan</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p>Bagi penggemar sepakbola seperti Penulis, beberapa hari terakhir merupakan hari yang gila. Bagaimana tidak, adanya wacana <strong>European Super League (ESL)</strong> menggegerkan publik dan menimbulkan polemik yang pelik.</p>



<p>ESL resmi ketuk palu setelah 12 klub besar di Eropa menyepakatinya. Mereka adalah:</p>



<ul class="wp-block-list"><li>Manchester United</li><li>Manchester City</li><li>Liverpool</li><li>Chelsea</li><li>Arsenal</li><li>Tottenham Hotspurs</li><li>Real Madrid</li><li>Barcelona</li><li>Atletico Madrid</li><li>Inter Milan</li><li>AC Milan</li><li>Juventus</li></ul>



<p>Sebenarnya Bayern Munich, Borussia Dortmund, dan Paris St. Germany juga direncanakan turut serta. Hanya saja, mereka memutuskan untuk tidak ikut bagian dalam ajang pesaing Liga Champion tersebut.</p>



<p>Di sini Penulis tidak akan terlalu menjelaskan apa itu ESL dan bagaimana formatnya. Penulis fokus memberikan opininya sebagai penggemar sepakbola atas polemik yang terjadi.</p>



<h2 class="wp-block-heading">Berawal dari Permasalahan Ekonomi</h2>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="683" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2021/04/polemik-european-super-league-1-1024x683.jpg" alt="" class="wp-image-4909" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2021/04/polemik-european-super-league-1-1024x683.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2021/04/polemik-european-super-league-1-300x200.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2021/04/polemik-european-super-league-1-768x512.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2021/04/polemik-european-super-league-1.jpg 1080w" sizes="auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption>Inti Masalahnya: Duit (<a rel="noreferrer noopener" target="_blank" href="https://www.thinkingheads.com/en/global-trend/the-economics-of-football/">Thinking Heads</a>)</figcaption></figure>



<p>Bisa dibilang, <strong>pandemi Corona</strong> adalah penyebab utama dari masalah ini. Meski sudah diprediksi oleh Arsene Wenger 10 tahun yang lalu, kemunculan Corona membuat wacana yang terlihat <em>impossible </em>itu menjadi <em>possible</em>.</p>



<p>Klub-klub besar tersebut rata-rata <strong>mengalami kerugian yang cukup signifikan</strong>. Tidak hadirnya penonton di lapangan jelas memberikan dampak yang tidak sedikit. Belum lagi dari sektor lain seperti menurunnya penjualan <em>merchandise </em>dan lain-lain.</p>



<p>Neraca keuangan klub besar semakin timpang karena tingginya gaji pemain bintang yang harus dibayarkan.<a href="https://whathefan.com/intermeso/hiperinflasi-pada-sepakbola/"> Inflasi harga pemain yang makin tidak masuk akal</a> membuat klub juga kesulitan untuk membeli pemain baru.</p>



<p>Di tengah kekeringan pemasukan seperti itu, muncul sebuah oase bernama ESL. Tidak tanggung-tanggung, kompetisi ini menjanjikan <strong>nominal hadiah yang berkali-kali lipat</strong> dibandingkan hadiah juara Liga Champion yang jumlahnya tidak bisa digunakan untuk membeli Lord Martin Braithwaite.</p>



<p>Belum lagi pemasukan dari hak siar. Penggemar jelas tergoda dengan konsep pertandingan <em>big match </em>setiap minggu tanpa perlu menunggu babak semifinal seperti di Liga Champion. Manchester United vs Barcelona jelas lebih menarik daripada Manchester United vs Burnley.</p>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="683" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2021/04/polemik-european-super-league-2-1024x683.jpg" alt="" class="wp-image-4910" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2021/04/polemik-european-super-league-2-1024x683.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2021/04/polemik-european-super-league-2-300x200.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2021/04/polemik-european-super-league-2-768x512.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2021/04/polemik-european-super-league-2.jpg 1080w" sizes="auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption>Florentino Perez (<a rel="noreferrer noopener" target="_blank" href="https://www.football-espana.net/2021/04/19/florentino-perez-speaks-out-on-real-madrids-european-super-league-move">Football Espana</a>)</figcaption></figure>



<p>Secara komersil, ESL memang sangat menggiurkan. Potensi uang yang masuk sangat besar, jauh melebih apa yang bisa diberikan oleh kompetisi di bawah naungan UEFA. </p>



<p>Klub elit yang tengah melempem seperti Arsenal dan AC Milan bisa bersantai. Tak masalah tidak masuk Liga Champion, mereka akan menjadi peserta tetap setiap tahun sehingga pemasukan pun akan terus mengalir tanpa perlu upaya lebih.</p>



<p>Mereka tidak berpikir, jika klub-klub besar tersebut bisa mendapatkan dana besar, bukankah ketimpangan antar klub akan semakin besar? Mereka bisa belanja sesuka hati, tidak seperti klub kecil yang harus memutar otak ketika membelanjakan uangnya.</p>



<p>Kehadiran ESL jelas mengusik zona nyaman yang dimiliki oleh UEFA. Mereka langsung mengecam dan mengeluarkan berbagai ancaman yang mengerikan, mulai dikeluarkan dari liga hingga pemain tidak memiliki hak untuk membela tim nasional mereka.</p>



<p>Gertakan tersebut hanya ditertawakan oleh Florentino Perez dan kawan-kawan. Mereka punya <em>power bargaining </em>yang kuat. Coba saja adakan liga atau turnamen tanpa mereka, niscaya akan sepi penonton karena tidak adanya pemain bintang yang menjadi idola banyak orang.</p>



<h2 class="wp-block-heading">Tanggapan Para Fans (dan Penulis)</h2>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="683" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2021/04/polemik-european-super-league-4-1024x683.jpg" alt="" class="wp-image-4912" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2021/04/polemik-european-super-league-4-1024x683.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2021/04/polemik-european-super-league-4-300x200.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2021/04/polemik-european-super-league-4-768x512.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2021/04/polemik-european-super-league-4.jpg 1080w" sizes="auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption>Para Fans Tersakiti (<a rel="noreferrer noopener" target="_blank" href="https://www.football365.com/news/wanted-the-next-generation-of-football-fans">Football365</a>)</figcaption></figure>



<p>Ketika memantau kolom komentar akun-akun sepakbola di Instagram, <strong>mayoritas sangat menentang kehadiran ESL</strong>. Mereka merasa kalau pemilik klub sangat tamak dan hanya berusaha mengumpulkan pundi-pundi uang sebanyak mungkin.</p>



<p>Ada beberapa yang mendukung ESL karena membayangkan adanya <em>big match </em>setiap pekan. Selain itu, UEFA dan FIFA sendiri terkenal sebagai organisasi yang korup dan cukup memonopoli pertandingan sepakbola Eropa.</p>



<p>Beberapa pemain sepakbola sudah mulai mengeluarkan suara pertentangannya terhadap ESL, walaupun nampaknya belum ada suara dari pemain yang bermain di dua belas klub penggagas ESL. Mungkin, mereka masih takut dipecat dan kehilangan pemasukan.</p>



<p>Penulis sendiri tidak menyetujui kehadiran ESL karena akan <strong>merusak tradisi sepakbola</strong> yang sudah terbentuk selama puluhan tahun. Pertandingan seperti Real Madrid vs Juventus menjadi seru karena hanya terjadi beberapa kali dalam setahun, bukan setiap minggu.</p>



<p>Selain itu, Liga Champion menjadi ajang di mana klub kecil bisa berhadapan dengan klub besar. Bisa saja pemain di klub kecil tersebut mengidolakan bintang yang bermain di klub besar. Liga Champion bisa mewujudkan impian bertanding melawan idola mereka.</p>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="683" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2021/04/polemik-european-super-league-5-1024x683.jpg" alt="" class="wp-image-4913" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2021/04/polemik-european-super-league-5-1024x683.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2021/04/polemik-european-super-league-5-300x200.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2021/04/polemik-european-super-league-5-768x512.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2021/04/polemik-european-super-league-5.jpg 1080w" sizes="auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption>Kejutan Liga Champion (<a rel="noreferrer noopener" target="_blank" href="https://twitter.com/fcporto/status/606507199133831168">Twitter</a>)</figcaption></figure>



<p>Dengan format tertutup yang dimiliki ESL, tidak akan ada lagi kejutan seperti FC Porto yang berhasil menjuarai Liga Champion edisi 2004, Ajax Amsterdam yang mengalahkan banyak klub besar sebelum takluk di tangan Tottenham Hotspurs, dan lain sebagainya.</p>



<p>Para pemilik klub besar ini kok kesannya tidak ingin bertemu dengan tim-tim kecil. Hal ini dibuktikan dari ucapan presiden klub Juventus, Andrea Agnelli, yang menyepelekan keikutsertaan Atalanta di Liga Champion.</p>



<p>Seolah yang ada di pikiran mereka hanya bagaimana meraup keuntungan sebesar-besarnya. Melawan tim besar otomatis akan menghasilkan uang lebih banyak dibandingkan ketika mereka melawan klub kecil.</p>



<p>Lebih dari itu, <strong>korban sebenarnya dari polemik ini adalah para fans.</strong></p>



<h2 class="wp-block-heading">When the Rich Wage War It&#8217;s the Poor Who Die</h2>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="683" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2021/04/polemik-european-super-league-3-1024x683.jpg" alt="" class="wp-image-4911" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2021/04/polemik-european-super-league-3-1024x683.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2021/04/polemik-european-super-league-3-300x200.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2021/04/polemik-european-super-league-3-768x512.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2021/04/polemik-european-super-league-3.jpg 1080w" sizes="auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption>Football is for the Fans (<a rel="noreferrer noopener" target="_blank" href="https://www.expressandstar.com/news/uk-news/2021/04/20/boris-johnson-to-host-meeting-with-football-bosses-and-fans-over-super-league/">Express &amp; Star</a>)</figcaption></figure>



<p><em>Quote </em>yang Penulis jadikan <em>header </em>di atas merupakan penggalan lirik dari lagu Linkin Park yang berjudul <em>Hands Held High</em>, sebelum mengetahui kalau kalimat ini ternyata diucapkan oleh filsuf Jean-Paul Sartre.</p>



<p>Di mana-mana ketika terjadi perang antara orang yang memiliki kekuasaan (dan harta)<strong>, yang menjadi korban sesungguhnya adalah masyarakat sipil</strong> yang tak berdosa. Ternyata, kalimat ini juga berlaku pada polemik ESL.</p>



<p>Para pemilik klub besar dan UEFA sedang adu kekuatan. Mereka sama-sama merasa punya <em>power </em>tanpa peduli kalau para fans sepakbola di dunia sedang cemas tak karuan. Mereka khawatir, sepakbola akan menuju kematiannya. </p>



<p>Padahal jika menilik sejarah, sepakbola dipopulerkan oleh orang-orang miskin yang butuh hiburan. Manchester United misalnya, didirikan oleh para buruh Manchester. Sekarang, seolah-olah sepakbola telah dicuri oleh mereka yang berduit.</p>



<blockquote class="wp-block-quote is-style-large is-layout-flow wp-block-quote-is-layout-flow"><p>Created by the poor, stolen by the rich</p><cite>ANONIM</cite></blockquote>



<p>Jika para pemilik klub memang peduli terhadap fans, seharusnya mereka mau mendengarkan suara mereka. Sangat <em>bullshit </em>ketika Perez mengatakan ingin menyelamatkan sepakbola, itu hanya kata pemanis. </p>



<p>Mungkin sepakbola memang butuh diselamatkan. Mungkin UEFA dan FIFA memang sama-sama brengseknya. Akan tetapi, bukan dengan cara seperti ini menyelesaikan masalahnya. Jangan jadikan fans sebagai korban dari pertikaian antara pemilik kekuasaan.</p>



<h2 class="wp-block-heading">Penutup</h2>



<p>Seandainya ESL yang dijadwalkan akan dimulai pada bulan Agustus tahun ini benar-benar terlaksana, mungkin <strong>Penulis akan benar-benar berhenti menonton sepakbola</strong>. Biarlah mereka mengeruk kekayaan sampai mampus, Penulis tidak akan peduli lagi dengan sepakbola.</p>



<p>Penulis yakin banyak fans yang berpikiran sama. Mereka tidak ingin menjadi komoditas bagi para pemilik klub yang ingin menggembungkan rekening klub dan mungkin kantong mereka sendiri.</p>



<p>Ancaman UEFA juga bisa benar-benar terjadi. Kedua belas klub yang menyepakati ESL terancam dicoret dari liga, sehingga kemungkinan kita akan melihat persaingan juara Premier League antara Everton, West Ham, atau Leicester City saja.</p>



<p>Sangat disayangkan olahraga favorit sejuta umat dikuasai oleh segelintir orang yang lebih mengedepankan bisnis dibandingkan keinginan fans. Pembicaraan tentang ESL juga hanya dilakukan antar pemilik klub tanpa melibatkan pemain dan pihak lain. </p>



<p>Walaupun begitu, Penulis masih berharap kalau pada akhirnya penggagas ESL dan UEFA menemukan titik terang dari polemik ini. Entah bagaimana caranya, yang jelas Penulis tidak ingin para pecinta sepakbola menjadi korban dari peperangan ini.</p>



<p></p>



<p></p>



<p>Lawang, 20 April 2021, terinspirasi setelah membaca berbagai berita seputar ESL</p>



<p>Foto: <a rel="noreferrer noopener" target="_blank" href="https://twitter.com/Sharizardx/status/1384077105500020742/photo/1">Twitter</a></p>



<p>Sumber Artikel: <a href="https://twitter.com/theflankerID/status/1384008508203433987">The Flanker di Twitter</a></p>
<p>The post <a href="https://whathefan.com/olahraga/polemik-european-super-league-esl/">Polemik European Super League (ESL)</a> appeared first on <a href="https://whathefan.com">whathefan</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://whathefan.com/olahraga/polemik-european-super-league-esl/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Idolaku Adalah Milikku, Bukan Milikmu</title>
		<link>https://whathefan.com/sosial-budaya/idolaku-adalah-milikku-bukan-milikmu/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Fanandi]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 04 Feb 2020 16:24:43 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Sosial Budaya]]></category>
		<category><![CDATA[cinta]]></category>
		<category><![CDATA[fanatik]]></category>
		<category><![CDATA[fans]]></category>
		<category><![CDATA[idola]]></category>
		<category><![CDATA[K-Pop]]></category>
		<category><![CDATA[kencan]]></category>
		<category><![CDATA[korea]]></category>
		<category><![CDATA[pernikahan]]></category>
		<category><![CDATA[public figure]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://whathefan.com/?p=3420</guid>

					<description><![CDATA[<p>Kemarin pagi ada reply dari story Instagram Penulis yang memasang foto pernikahan Isyana dan suaminya. Ia bertanya, apa yang dirasakan oleh seorang fans jika melihat idolanya menikah dengan orang lain. Karena Penulis bukan fans fanatik yang bakal galau tujuh hari tujuh malam ketika melihat idolanya berada di pelaminan, Penulis tidak tahu pasti mengenai jawabannya. Hanya saja, [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://whathefan.com/sosial-budaya/idolaku-adalah-milikku-bukan-milikmu/">Idolaku Adalah Milikku, Bukan Milikmu</a> appeared first on <a href="https://whathefan.com">whathefan</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Kemarin pagi ada <em>reply </em>dari <em>story </em>Instagram Penulis yang memasang foto pernikahan Isyana dan suaminya. Ia bertanya, apa yang dirasakan oleh seorang fans jika melihat idolanya menikah dengan orang lain.</p>
<p>Karena Penulis bukan fans fanatik yang bakal galau tujuh hari tujuh malam ketika melihat idolanya berada di pelaminan, Penulis tidak tahu pasti mengenai jawabannya.</p>
<p>Hanya saja, Penulis memiliki beberapa asumsi dari pengamatan pribadi mengenai fenomena di mana fans marah, hancur, pedih ketika melihat idolanya harus merajut asmara dengan orang lain.</p>
<h3>Ketika Cinta Tak Direstui</h3>
<p>Pada topik kali ini, Penulis akan mengambil contoh dari idola-idola Korea Selatan khususnya dari dunia K-Pop. Alasannya sederhana, banyak sekali contoh nyata mengenai ketidakrestuan fans ketika idolanya berkencan atau menikah dengan pasangannya.</p>
<p><div id="attachment_3424" style="width: 810px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" aria-describedby="caption-attachment-3424" class="size-large wp-image-3424" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2020/02/idolaku-adalah-milikku-bukan-milikmu-1-1-1024x607.jpg" alt="" width="800" height="474" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2020/02/idolaku-adalah-milikku-bukan-milikmu-1-1-1024x607.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2020/02/idolaku-adalah-milikku-bukan-milikmu-1-1-300x178.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2020/02/idolaku-adalah-milikku-bukan-milikmu-1-1-768x455.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2020/02/idolaku-adalah-milikku-bukan-milikmu-1-1.jpg 1080w" sizes="auto, (max-width: 800px) 100vw, 800px" /><p id="caption-attachment-3424" class="wp-caption-text">Sungmin dan Kim Sa-eun (<a class="o5rIVb irc_hol i3724 irc_lth" tabindex="0" href="https://www.youtube.com/watch?v=r0j1ICr_TUA" target="_blank" rel="noopener noreferrer" data-veid="3724" data-noload="" data-ved="2ahUKEwjBpIXVoLjnAhV1ILcAHU35AXoQjB16BAgBEAM"><span class="irc_ho" dir="ltr">YouTube</span></a>)</p></div></p>
<p>Mungkin yang paling Penulis ingat adalah kasus <strong>Sungmin Super Junior</strong>. Ia kini vakum dari <em>boyband </em>yang membesarkan namanya tersebut karena boikot dari para fans.</p>
<p>Apa sebabnya? Karena ia memutuskan untuk menikah dengan wanita yang ia cintai, <strong>Kim Sa Eung</strong>, pada tahun 2014. Banyak fans yang tidak siap mental dengan keadaan ini. Mereka seolah tak bisa menerima kenyataan tersebut.</p>
<p><div id="attachment_3430" style="width: 810px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" aria-describedby="caption-attachment-3430" class="size-large wp-image-3430" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2020/02/idolaku-adalah-milikku-bukan-milikmu-1.5-1024x607.jpg" alt="" width="800" height="474" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2020/02/idolaku-adalah-milikku-bukan-milikmu-1.5-1024x607.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2020/02/idolaku-adalah-milikku-bukan-milikmu-1.5-300x178.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2020/02/idolaku-adalah-milikku-bukan-milikmu-1.5-768x455.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2020/02/idolaku-adalah-milikku-bukan-milikmu-1.5.jpg 1080w" sizes="auto, (max-width: 800px) 100vw, 800px" /><p id="caption-attachment-3430" class="wp-caption-text">Taeyeon dan Baekhyun (<a class="o5rIVb a-no-hover-decoration irc_hol i3724 irc_lth" tabindex="0" href="https://www.google.com/url?sa=i&amp;source=images&amp;cd=&amp;ved=2ahUKEwi-5IWOqLjnAhUO6XMBHU_gDNEQjB16BAgBEAM&amp;url=https%3A%2F%2Finikpop.com%2F15-pasangan-idols-yang-mungkin-tak-kamu-ketahui-pernah-pacaran-sebelumnya-part-2%2F&amp;psig=AOvVaw2ASv2wdtzgOAwFfPuqlPBc&amp;ust=1580919993471105" target="_blank" rel="noopener noreferrer" data-veid="3724" data-noload="" data-ved="2ahUKEwi-5IWOqLjnAhUO6XMBHU_gDNEQjB16BAgBEAM"><span class="irc_ho" dir="ltr">iniKpop</span></a>)</p></div></p>
<p>Kasus lainnya dialami oleh <strong>Taeyeon SNSD </strong>dan <strong>Baekhyun EXO</strong>. Pada saat mereka berkencan (sekitar tahun 2014), SNSD sudah berada di puncak popularitas dan EXO sedang merintis karir mereka.</p>
<p>Banyak fans EXO menganggap Baekyhyun telah mengkhianati mereka. Penulis sendiri tidak tahu mengapa mereka merasa seperti itu, mungkin karena Baekhyun pernah berjanji untuk tidak kencan dengan siapapun terlebih dahulu.</p>
<p>Tidak tanggung-tanggung, muncul petisi dari fans yang menginginkan Baekyun keluar dari <em>boyband </em>tersebut, meskipun hingga sekarang yang bersangkutan masih menjadi anggota EXO.</p>
<p><a href="https://whathefan.com/sosial-budaya/pembunuh-bernama-netizen/">Almarhumah </a><strong><a href="https://whathefan.com/sosial-budaya/pembunuh-bernama-netizen/">Sulli f(x)</a> </strong>juga pernah mendapatkan hujatan ketika berpacaran dengan seorang laki-laki yang jauh lebih tua darinya. Sebagai salah satu member paling populer, ia dianggap tidak memedulikan perasaan fans.</p>
<h3>Ketika Cinta Direstui</h3>
<p>Walaupun begitu, ternyata ada juga pasangan idola Korea yang mendapatkan restu dari fans. Contohnya adalah <strong>Yoona SNSD</strong> dan <strong>Lee Seung-gi </strong>yang dianggap cocok satu sama lain oleh para fans, meskipun pada akhirnya mereka berdua harus berpisah jalan.</p>
<p><div id="attachment_3425" style="width: 810px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" aria-describedby="caption-attachment-3425" class="size-large wp-image-3425" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2020/02/idolaku-adalah-milikku-bukan-milikmu-3-1024x607.jpg" alt="" width="800" height="474" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2020/02/idolaku-adalah-milikku-bukan-milikmu-3-1024x607.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2020/02/idolaku-adalah-milikku-bukan-milikmu-3-300x178.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2020/02/idolaku-adalah-milikku-bukan-milikmu-3-768x455.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2020/02/idolaku-adalah-milikku-bukan-milikmu-3.jpg 1080w" sizes="auto, (max-width: 800px) 100vw, 800px" /><p id="caption-attachment-3425" class="wp-caption-text">Yoona dan Lee Seung-gi (<a class="o5rIVb irc_hol i3724 irc_lth" tabindex="0" href="https://www.wattpad.com/456795037-shall-we-marry-lee-seung-gi-yoona-lima" target="_blank" rel="noopener noreferrer" data-veid="3724" data-noload="" data-ved="2ahUKEwjT7t3bpbjnAhWMcn0KHZzqDXsQjB16BAgBEAM"><span class="irc_ho" dir="ltr">Wattpad</span></a>)</p></div></p>
<p>Ada juga <strong>Kai EXO</strong> yang dikabarkan pernah berpacaran dengan <strong>Krystal f(x) </strong>ataupun dengan <strong>Jennie Blackpink </strong>dalam waktu yang berbeda.</p>
<p>Sebelum Kai dan Krystal resmi berkencan, banyak fans yang menjodoh-jodohkan mereka berdua. Akan tetapi, Penulis menemukan sumber yang mengatakan ada kasus bunuh diri yang diakibatkan oleh hubungan tersebut.</p>
<p>Di sisi lain saat bersama Jennie (yang fotonya bocor pada tahun 2019 lalu), fans juga banyak yang mendukung mereka walau ada juga yang menentangnya.</p>
<p><div id="attachment_3427" style="width: 810px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" aria-describedby="caption-attachment-3427" class="size-large wp-image-3427" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2020/02/idolaku-adalah-milikku-bukan-milikmu-4-1024x607.jpg" alt="" width="800" height="474" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2020/02/idolaku-adalah-milikku-bukan-milikmu-4-1024x607.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2020/02/idolaku-adalah-milikku-bukan-milikmu-4-300x178.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2020/02/idolaku-adalah-milikku-bukan-milikmu-4-768x455.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2020/02/idolaku-adalah-milikku-bukan-milikmu-4.jpg 1080w" sizes="auto, (max-width: 800px) 100vw, 800px" /><p id="caption-attachment-3427" class="wp-caption-text">Song-Song Couple (<a class="o5rIVb irc_hol i3724 irc_lth" tabindex="0" href="https://www.kapanlagi.com/korea/song-song-couple-bercerai-pengacara-ungkap-berkas-perceraian-telah-masuk-pengadilan-9989da.html" target="_blank" rel="noopener noreferrer" data-veid="3724" data-noload="" data-ved="2ahUKEwiU1rbkpbjnAhVJXn0KHV0KAdcQjB16BAgBEAM"><span class="irc_ho" dir="ltr">KapanLagi.com</span></a>)</p></div></p>
<p>Bahkan, pernikahan antara <strong>Song Jong-ki</strong> dan <strong>Song Hye-kyo</strong> dianggap terjadi karena dorongan fans yang berharap mereka menjadi pasangan sungguhan di dunia nyata. Sayangnya, umur pernikahan tersebut tidak bertahan lama.</p>
<h3>Kenapa Bisa Seperti Itu?</h3>
<p>Sebenarnya tidak semua pasangan idol akan dibenci ataupun didukung sepenuhnya oleh para fansnya. Pasti lebih banyak kasus di mana orang-orang terbelah menjadi dua kubu, yang pro dan yang kontra.</p>
<p><div id="attachment_3428" style="width: 810px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" aria-describedby="caption-attachment-3428" class="size-large wp-image-3428" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2020/02/idolaku-adalah-milikku-bukan-milikmu-2-1-1024x607.jpg" alt="" width="800" height="474" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2020/02/idolaku-adalah-milikku-bukan-milikmu-2-1-1024x607.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2020/02/idolaku-adalah-milikku-bukan-milikmu-2-1-300x178.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2020/02/idolaku-adalah-milikku-bukan-milikmu-2-1-768x455.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2020/02/idolaku-adalah-milikku-bukan-milikmu-2-1.jpg 1080w" sizes="auto, (max-width: 800px) 100vw, 800px" /><p id="caption-attachment-3428" class="wp-caption-text">Suzy dan Minho ()</p></div></p>
<p>Ketika aktris cantik <strong>Bae Suzy </strong>berkencan dengan <strong>Lee Min Ho</strong>, banyak yang merestui hubungan tersebut karena keduanya terlihat serasi. Walaupun begitu, tidak sedikit fans dari kedua belah pihak yang tidak bisa menerimanya.</p>
<p>Ada juga <strong>Heechul Super Junior</strong> dan <strong>Momo Twice</strong> yang jarak usianya dianggap terlalu jauh, walau tak sedikit yang mendukung mereka berdua. Bahkan kisah Kai dan Jennie dikabarkan tidak disetujui oleh beberapa pihak.</p>
<p>Menjadi seorang <em>public figure </em>memang memiliki konsekuensi kehidupan kita akan di utak-atik oleh khalayak ramai. Apapun yang kita lakukan seolah dipantau oleh CCTV yang tak kasat mata.</p>
<p>Walaupun begitu, mereka tetaplah manusia biasa yang berhak untuk mencintai dan dicintai. Bagi mereka, aktivitas normal tersebut bisa menjadi sangat berisiko jika sudah dihadapkan dengan para fans.</p>
<p>Bagi beberapa fans garis keras (sering disebut sebagai <em><b>sasaeng</b></em>), seorang idola merupakan obsesi bahkan sumber kehidupan mereka. Imajinasi sering mereka ciptakan di dalam kepala untuk membuat mereka merasa hidup.</p>
<p>Kencan dan pernikahan sang idola akan merusak kenyamanan tersebut. Mereka khawatir sang idola akan fokus kepada pasangannya dan melupakan para fans yang sudah menemaninya selama ini.</p>
<p>Beruntung jika pasangan mereka bisa diterima dengan baik. Jika tidak? Alamat karir bisa anjlok karena tidak ada yang tertarik dengannya lagi.</p>
<p>Apalagi, banyak fans yang melakukan justifikasi apakah seseorang layak atau tidak menjadi kekasih idolanya. Hal ini aneh, mengingat kebanyakan fans sebenarnya tidak benar-benar kenal dengan idola ataupun pasangannya.</p>
<h3>Penutup</h3>
<p>Bagi sebagian orang, seorang idola haruslah menjadi milik bersama, bukan menjadi milik seseorang saja. Idola bisa menjadi idola berkat kehadiran fans, sehingga mereka merasa berhak untuk melakukan hal tersebut.</p>
<p>Sebenarnya mengidolakan orang lain sama sekali tidak masalah. Hanya saja, jika sampai berlebihan sampai muncul rasa memiliki yang posesif juga kurang baik.</p>
<p>Para <em>public figure </em>juga berhak memiliki kehidupan pribadi mereka, walaupun risiko untuk diuntit akan selalu ada. Menurut Penulis, fans sejati seharusnya akan mendahulukan kebahagiaan sang idola dibandingkan ego mereka sendiri.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Note: Mohon maaf jika ada kesalahan data ataupun fakta di atas</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Kebayoran Lama, 4 Februari 2020, terinspirasi dari sebuah pertanyaan teman di Instagram</p>
<p>Sumber Artikel: <a href="https://www.koreaboo.com/stories/kpop-idol-dating-scandals-acceptance-real-reasons/">Koreaboo</a>, <a href="https://www.jazminemedia.com/2019/09/kpop-idols-who-paid-a-heavy-price-for-falling-in-love/">Jazzmine Media</a>, <a href="https://www.quora.com/Why-are-K-pop-fans-against-their-idols-marrying-dating">Quora</a>, <a href="https://www.allkpop.com/forum/threads/if-idols-were-open-about-their-dating-life-will-fans-stop-being-delucional.72150/">Allkpop</a>, <a href="https://www.kpopmap.com/why-dating-is-so-complicated-in-kpop/">Kpop Map</a>,</p>
<p>The post <a href="https://whathefan.com/sosial-budaya/idolaku-adalah-milikku-bukan-milikmu/">Idolaku Adalah Milikku, Bukan Milikmu</a> appeared first on <a href="https://whathefan.com">whathefan</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Fenomena Bucin</title>
		<link>https://whathefan.com/sosial-budaya/fenomena-bucin/</link>
					<comments>https://whathefan.com/sosial-budaya/fenomena-bucin/?noamp=mobile#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Fanandi]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 16 Jan 2019 00:43:46 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Sosial Budaya]]></category>
		<category><![CDATA[bucin]]></category>
		<category><![CDATA[cinta]]></category>
		<category><![CDATA[fanatik]]></category>
		<category><![CDATA[fans]]></category>
		<category><![CDATA[fenomena]]></category>
		<category><![CDATA[hujat]]></category>
		<category><![CDATA[idola]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://whathefan.com/?p=2042</guid>

					<description><![CDATA[<p>Istilah bucin bisa dibilang sedang booming saat ini. Merupakan kepanjangan dari budak cinta, kata ini digunakan untuk menggambarkan seseorang yang terlalu berkorban demi menyenangkan pasangannya. Kita tentu sering melihat orang-orang yang rela mengurangi waktu kebersamaan bersama teman maupun keluarga demi sang kekasih. Lebih dari itu, mereka seolah rela melakukan apa saja yang diminta dan patuh terhadap segala perintah yang [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://whathefan.com/sosial-budaya/fenomena-bucin/">Fenomena Bucin</a> appeared first on <a href="https://whathefan.com">whathefan</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Istilah <strong>bucin </strong>bisa dibilang sedang <em>booming </em>saat ini. Merupakan kepanjangan dari <em>budak cinta</em>, kata ini digunakan untuk menggambarkan seseorang yang <a href="http://whathefan.com/renungan/cinta-tak-perlu-merasa-berkorban/">terlalu berkorban</a> demi menyenangkan pasangannya.</p>
<p>Kita tentu sering melihat orang-orang yang rela mengurangi waktu kebersamaan bersama teman maupun keluarga demi sang kekasih. Lebih dari itu, mereka seolah rela melakukan apa saja yang diminta dan patuh terhadap segala perintah yang dititahkan.</p>
<p>Nah, kata bucin tersebut bagi penulis telah mengalami perluasan makna. Bukan hanya kepada pacar (karena tidak semua orang memilikinya), tetapi bisa juga mem<em>bucin</em>kan diri ke idola. Fenomena inilah yang akan penulis bahas kali ini.</p>
<h3>Definisi Bucin</h3>
<p>Penulis tidak menyalahkan orang-orang yang mengidolakan individu ataupun grup tertentu. Penulis sendiri juga memiliki idola. Namun, yang menjadi permasalahan adalah ketika tingkat mengidolakan seseorang ini mencapai tahap yang <a href="http://whathefan.com/sosialpolitik/akar-fanatisme-membabi-buta/">terlalu fanatik</a>.</p>
<p>Dari hasil wawancara kepada seseorang yang mengaku bucin kepada salah satu <em>boyband </em><a href="http://whathefan.com/musikfilm/%EB%A6%AC%EC%8C%8D-%ED%9E%99%ED%95%A9-%EB%93%80%EC%98%A4-%EC%BD%94%EB%A6%AC%EC%95%84/">Korea</a>, penulis mencari tahu apa penyebab para bucin mem<em>bucin</em>kan diri kepada idolanya dan apa saja yang membuat seseorang menjadi bucin.</p>
<p><div id="attachment_2045" style="width: 810px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" aria-describedby="caption-attachment-2045" class="size-large wp-image-2045" src="http://whathefan.com/wp-content/uploads/2019/01/Super-Junior-1024x576.jpg" alt="" width="800" height="450" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2019/01/Super-Junior-1024x576.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2019/01/Super-Junior-300x169.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2019/01/Super-Junior-768x432.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2019/01/Super-Junior.jpg 1080w" sizes="auto, (max-width: 800px) 100vw, 800px" /><p id="caption-attachment-2045" class="wp-caption-text">Idol Korea (Pusat Informasi Anti Hoax)</p></div></p>
<p>Yang pertama, jelas karena suka dengan mereka, baik karena faktor wajah, suara yang memikat, dan lain sebagainya. Untuk contoh yang lebih ekstrem, para bucin merasa telah &#8220;diselamatkan&#8221; oleh lagu-lagu yang dibawakan oleh idola mereka.</p>
<p>Ada juga alasan karena menghargai perjuangan yang telah ditempuh idola mereka demi meraih puncak popularitas. Penulis mengiyakan pendapat ini karena tahu, meskipun secara tidak langsung, bagaimana para <em>public figure </em>terutama di Korea harus menjalani <em>training </em>selama bertahun-tahun.</p>
<p>Para bucin ini memiliki ciri-ciri tertentu. Salah satu yang paling kentara adalah terlalu sering mengunggah foto idola mereka di <a href="http://whathefan.com/karakter/media-sosial-sebagai-tempat-pelampiasan-emosi/">media sosial</a> yang dimiliki. Hal ini (mungkin) membuat teman-temannya yang bukan bucin merasa risih.</p>
<p>Sering juga ketika idola mereka berulangtahun, mereka akan mengucapkan selamat ulang tahun dengan begitu antusias seolah pesan mereka benar-benar akan dibaca. Tentu hal tersebut menjadi miris jika hal yang sama tidak dilakukan kepada orang-orang terdekat, terutama keluarga.</p>
<h3>Sensitivitas Bucin</h3>
<p>Salah satu hal yang mengerikan dari bucin adalah betapa galaknya mereka jika idola mereka dihujat. Mereka akan berdiri di garda terdepan jika ada yang berani berkata buruk terhadap idola yang dipujinya.</p>
<p>Mereka akan mengeluarkan berbagai pembelaan demi melindungi harga diri idola mereka. Contohnya, betapa orang-orang yang menghujat tersebut tidak memahami perjuangan idolanya demi bisa meraih kesuksesan.</p>
<p>Dan itu tidak salah.</p>
<p><div id="attachment_2047" style="width: 810px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" aria-describedby="caption-attachment-2047" class="size-large wp-image-2047" src="http://whathefan.com/wp-content/uploads/2019/01/12302034_f520-1024x701.jpg" alt="" width="800" height="548" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2019/01/12302034_f520-1024x701.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2019/01/12302034_f520-300x205.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2019/01/12302034_f520-768x526.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2019/01/12302034_f520-130x90.jpg 130w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2019/01/12302034_f520.jpg 1080w" sizes="auto, (max-width: 800px) 100vw, 800px" /><p id="caption-attachment-2047" class="wp-caption-text">Berkata Buruk (Rebel Circus)</p></div></p>
<p>Menghujat, dalam bentuk apapun, adalah salah. Mengatakan semua orang Korea melakukan operasi plastik tentu kejam, karena pada kenyataannya tidak seperti itu. Memang banyak yang melakukan oplas, tapi banyak juga idola Korea yang sudah tampan maupun cantik sejak lahir.</p>
<p>Mungkin kita sering tak habis pikir bagaimana para bucin bisa begitu mencintai idolanya. Akan tetapi, berkata buruk juga tidak akan membantu kita untuk memahami mereka.</p>
<p>Yang bisa kita lakukan adalah berusaha menghargai mereka. Andai kata tindakan mereka dirasa telah melampaui batas, kita ingatkan secara perlahan tanpa adanya unsur menyebar kebencian.</p>
<p>Untuk para bucinnya sendiri, juga jangan terlalu galak. Jika ada yang menghujat idola kalian, terangkan secara baik-baik bahwa apa yang mereka katakan itu tidak bermanfaat dan merugikan diri mereka sendiri.</p>
<p>Seandainya kedua belah pihak bisa menahan diri dengan baik, tentu perdebatan kusir yang kerap kali terjadi di media sosial bisa berkurang.</p>
<h3>Tingkat Bucin yang Berbahaya</h3>
<p>Bicara soal melampaui batas, ada yang membuat penulis mengelus dada ketika memperhatikan para bucin ini. Beberapa bucin terkadang melakukan suatu hal ekstrem yang meresahkan orang lain, termasuk pujaannya sendiri.</p>
<p>Salah satu hal yang mengejutkan penulis adalah ketika mengetahui ada penggemar wanita yang melemparkan <em>Breast Holder</em> alias <strong>BH </strong>kepada idolanya ketika menggelar konser.</p>
<p><div id="attachment_2044" style="width: 810px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" aria-describedby="caption-attachment-2044" class="size-large wp-image-2044" src="http://whathefan.com/wp-content/uploads/2019/01/635760317085038089-1671254765_nyc-live-28-1024x576.jpg" alt="" width="800" height="450" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2019/01/635760317085038089-1671254765_nyc-live-28-1024x576.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2019/01/635760317085038089-1671254765_nyc-live-28-300x169.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2019/01/635760317085038089-1671254765_nyc-live-28-768x432.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2019/01/635760317085038089-1671254765_nyc-live-28.jpg 1080w" sizes="auto, (max-width: 800px) 100vw, 800px" /><p id="caption-attachment-2044" class="wp-caption-text">Konser Idola (Odyssey)</p></div></p>
<p>INI APA MAKSUDNYA COBA?</p>
<p>Penulis benar-benar tidak memahami tujuan dari tindakan tersebut. Yang jelas, bagi penulis orang-orang yang berbuat demikian telah menjatuhkan harga diri mereka sedemikian rendahnya.</p>
<p>Selain itu, seperti yang sudah disebutkan pada tulisan <a href="http://whathefan.com/karakter/racun-literasi-pada-platform-digital/">Racun Literasi Pada Platform Digital</a>, banyak fans usia sekolah yang membuat cerita fantasi seks dengan membuat idolanya menjadi subyek. Mereka menulis dan menyebarkannya di ruang publik secara gratis.</p>
<p>Mirisnya, <em>fans fiction</em> tersebut laris manis dan dibaca ratusan ribu hingga jutaan kali. Penulis akan membantah dengan keras jika ada yang bilang hal tersebut merupakan bentuk kreativitas. Yang ada, itu merupakan bentuk pelampiasan nafsu kepada sang idola.</p>
<p>Bagi penulis, bucin seperti inilah yang <em>toxic</em>. Mereka bisa meracuni orang lain dengan aktivitas negatif yang mereka lakukan. Bucin seperti inilah yang butuh pencerahan entah dari siapa yang bisa menyadarkan mereka.</p>
<h3>Pencurahan Cinta yang Kurang Tepat</h3>
<p>Poin-poin yang telah disebutkan di atas membuat penulis membuat hipotesis dangkal. Para bucin mencurahkan cinta mereka ke idola (secara berlebihan) karena di sekeliling mereka merasa <strong>tidak ada orang yang layak dicintai dengan baik</strong>, entah karena memang tidak ada atau tidak sadar.</p>
<p><div id="attachment_2046" style="width: 810px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" aria-describedby="caption-attachment-2046" class="size-large wp-image-2046" src="http://whathefan.com/wp-content/uploads/2019/01/photo-1529180979161-06b8b6d6f2be-1024x683.jpg" alt="" width="800" height="534" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2019/01/photo-1529180979161-06b8b6d6f2be-1024x683.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2019/01/photo-1529180979161-06b8b6d6f2be-300x200.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2019/01/photo-1529180979161-06b8b6d6f2be-768x512.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2019/01/photo-1529180979161-06b8b6d6f2be.jpg 1080w" sizes="auto, (max-width: 800px) 100vw, 800px" /><p id="caption-attachment-2046" class="wp-caption-text">Lebih Layak Dicintai (Mike Scheid)</p></div></p>
<p>Tentu tidak semua seperti itu, ada juga yang mem<em>bucin</em>kan diri sebagai pelampiasan keadaan semata, ada juga yang sekadar suka tanpa perlu alasan lebih lanjut. Akan tetapi, penulis yakin ada orang-orang yang merasa seperti itu.</p>
<p>Seandainya hipotesis tersebut benar, tentu penulis akan merasa prihatin. Jika kita sadar, sebenarnya kita dikelilingi oleh orang-orang yang menyayangi kita sehingga lebih layak untuk kita cintai. Tidak perlu pacar, tengoklah keluarga dan teman-teman kita.</p>
<p><em>&#8220;Tapi aku memang enggak punya orang yang layak dicintai. Aku sering bertengkar sama orangtua, di sekolah juga enggak punya teman yang ngertiin aku!&#8221;</em></p>
<p>Jika demikian, coba <a href="http://whathefan.com/renungan/hikayat-kontemplasi/">tengok ke dalam diri</a> terlebih dahulu. Mungkin ada yang salah dengan diri kita sehingga orang-orang berlaku demikian. Jika merasa tidak ada yang salah, setidaknya kamu masih punya <a href="http://whathefan.com/renungan/bagaimana-tuhan-diciptakan/">Tuhan</a>. Berdoalah, karena Tuhan tentu lebih mendengar daripada idolamu.</p>
<h3>Penutup</h3>
<p>Bolehkan mem<em>bucin</em>kan diri? Tidak ada yang salah dengan mengidolakan orang lain, selama tidak berlebihan hingga melanggar norma-norma tertentu.</p>
<p>Kita yang merasa bukan bucin, harus berusaha menghargai mereka yang merasa bucin. Yang merasa bucin, harus menerima secara lapang dada apabila diingatkan oleh yang merasa bukan bucin.</p>
<p>Seandainya sikap saling menghargai tersebut dipelihara oleh masing-masing dari kita, tentu hidup rukun bukan lagi menjadi hal yang susah untuk digapai.</p>
<p>Terakhir, sebelum mencintai orang yang bahkan tidak tahu kita ada, alangkah baiknya kita memperhatikan orang-orang yang berada di dekat kita. Mereka lebih layak mendapatkan cinta kita daripada orang yang berada jauh di sana.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Kebayoran Lama, 16 Januari 2019, terinspirasi dari fenomena bucin yang tengah terjadi pada generasi pemuda Indonesia</p>
<p>Foto: <a class="o5rIVb irc_hol i3724 irc_lth" tabindex="0" href="https://www.koreaboo.com/lists/list-things-never-kpop-concert-remember/" target="_blank" rel="noopener noreferrer" data-noload="" data-ved="2ahUKEwiKmufT_vDfAhVJqI8KHa-TAO0QjB16BAgBEAQ"><span class="irc_ho" dir="ltr">Koreaboo</span></a></p>
<p>The post <a href="https://whathefan.com/sosial-budaya/fenomena-bucin/">Fenomena Bucin</a> appeared first on <a href="https://whathefan.com">whathefan</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://whathefan.com/sosial-budaya/fenomena-bucin/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
