<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Oscar Piastri Archives - Whathefan!</title>
	<atom:link href="https://whathefan.com/tag/oscar-piastri/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://whathefan.com/tag/oscar-piastri/</link>
	<description>Apa yang Terpikir Apa yang Tertuang</description>
	<lastBuildDate>Mon, 08 Dec 2025 15:45:57 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9</generator>

<image>
	<url>https://whathefan.com/wp-content/uploads/2019/01/cropped-Logo-Square-32x32.jpg</url>
	<title>Oscar Piastri Archives - Whathefan!</title>
	<link>https://whathefan.com/tag/oscar-piastri/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Lando Norris Memang Layak untuk Menjadi Juara Dunia 2025</title>
		<link>https://whathefan.com/olahraga/lando-norris-memang-layak-untuk-menjadi-juara-dunia-2025/</link>
					<comments>https://whathefan.com/olahraga/lando-norris-memang-layak-untuk-menjadi-juara-dunia-2025/?noamp=mobile#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Fanandi]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 08 Dec 2025 15:38:34 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Olahraga]]></category>
		<category><![CDATA[F1]]></category>
		<category><![CDATA[Formula 1]]></category>
		<category><![CDATA[Lando Norris]]></category>
		<category><![CDATA[Max Verstappen]]></category>
		<category><![CDATA[McLaren]]></category>
		<category><![CDATA[Oscar Piastri]]></category>
		<category><![CDATA[Redbull]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://whathefan.com/?p=8462</guid>

					<description><![CDATA[<p>Ketika baru dimulai, banyak yang merasa kalau musim Formula 1 (F1) 2025 akan terasa membosankan. Dominasi McLaren dari akhir 2024 berhasil dipertahankan, sehingga siapa yang akan menjadi juara sudah bisa ditebak. Apalagi, musim ini akan menjadi musim terakhir sebelum tahun depan akan berganti regulasi yang benar-benar baru. Belum ada yang bisa menebak siapa yang akan [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://whathefan.com/olahraga/lando-norris-memang-layak-untuk-menjadi-juara-dunia-2025/">Lando Norris Memang Layak untuk Menjadi Juara Dunia 2025</a> appeared first on <a href="https://whathefan.com">Whathefan!</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p>Ketika baru dimulai, banyak yang merasa kalau musim Formula 1 (F1) 2025 akan terasa membosankan. Dominasi McLaren dari akhir 2024 berhasil dipertahankan, sehingga siapa yang akan menjadi juara sudah bisa ditebak.</p>



<p>Apalagi, musim ini akan menjadi musim terakhir sebelum tahun depan akan berganti regulasi yang benar-benar baru. Belum ada yang bisa menebak siapa yang akan dominan di musim depan, apalagi dengan jumlah tim yang bertambah menjadi 11.</p>



<p>Namun, siapa sangka kalau ternyata musim ini masih bisa terasa seru bahkan hingga balapan terakhir di Abu Dhabi. Memang, prediksi banyak orang terbukti dengan <strong>McLaren </strong>dan L<strong>ando Norris</strong> berhasil menjadi juara. Namun, perjalanan menuju juara tak semulus yang terlihat.</p>


<div class="monsterinsights-inline-popular-posts monsterinsights-inline-popular-posts-beta monsterinsights-popular-posts-styled" ><div class="monsterinsights-inline-popular-posts-image"><img decoding="async" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/09/rawpixel-1065670-unsplash-300x200.jpg" srcset=" https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/09/rawpixel-1065670-unsplash-300x200.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/09/rawpixel-1065670-unsplash-768x513.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/09/rawpixel-1065670-unsplash-1024x684.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/09/rawpixel-1065670-unsplash-356x238.jpg 356w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/09/rawpixel-1065670-unsplash.jpg 1050w " alt="Uang Saya Lari Ke Mana Ya?" /></div><div class="monsterinsights-inline-popular-posts-text"><span class="monsterinsights-inline-popular-posts-label" >Trending</span><div class="monsterinsights-inline-popular-posts-post"><a class="monsterinsights-inline-popular-posts-title"  href="https://whathefan.com/pengembangan-diri/uang-saya-lari-ke-mana-ya/">Uang Saya Lari Ke Mana Ya?</a></div></div></div><p></p>


<h2 class="wp-block-heading">Dominasi McLaren Sejak Awal Musim</h2>



<figure class="wp-block-image size-large"><img fetchpriority="high" decoding="async" width="1024" height="683" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2025/12/Siapa-yang-Menyangka-Kalau-F1-Musim-2025-akan-Seseru-Ini-a-1024x683.jpg" alt="" class="wp-image-8464" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2025/12/Siapa-yang-Menyangka-Kalau-F1-Musim-2025-akan-Seseru-Ini-a-1024x683.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2025/12/Siapa-yang-Menyangka-Kalau-F1-Musim-2025-akan-Seseru-Ini-a-300x200.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2025/12/Siapa-yang-Menyangka-Kalau-F1-Musim-2025-akan-Seseru-Ini-a-768x512.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2025/12/Siapa-yang-Menyangka-Kalau-F1-Musim-2025-akan-Seseru-Ini-a.jpg 1080w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption class="wp-element-caption">Verstappen vs McLaren (via <a href="https://www.planetf1.com/news/mclaren-warn-full-consequences-awaiting-red-bull-in-f1-2025-season">Planet F1</a>)</figcaption></figure>



<p>Sejak awal musim, kita bisa melihat kalau <strong>McLaren </strong>tampaknya akan berhasil mempertahankan gelar juara konstruktornya. Dari pra-musim di Bahrain saja, <em>pace </em>mereka sudah terlihat sangat kencang hingga banyak yang menyebut mereka menggunakan mesin roket. Tinggal melihat, siapakah di antara <strong>Lando Norris</strong> dan <a href="https://whathefan.com/olahraga/rasanya-oscar-piastri-suatu-saat-akan-jadi-juara-dunia/"><strong>Oscar Piastri</strong></a> yang akan menjadi juara.</p>



<p>Di sisi lain, <strong>Max Verstappen</strong> bersama <strong>Red Bull </strong>terlihat cukup kesulitan mengimbangi performa duo Mclaren. Julukan &#8220;mobil traktor&#8221; pun sampai muncul. Bahkan, Liam Lawson yang menjadi pengganti Sergio Perez hanya bertahan dua balapan sebelum turun ke Racing Bulls dan digantikan oleh Yuki Tsunoda.</p>



<p>Buruknya performa Red Bull juga diperparah dengan masalah internal tim. Seperti yang kita tahu, di pertengahan musim, <strong>Christian Horner </strong>selaku Team Principal Red Bull selama 20 tahun terakhir didepak pada tanggal 9 Juli 2025 dan digantikan oleh <strong>Laurent Mekies</strong>.</p>



<p>Sementara itu, tim-tim lain juga tampak biasa saja. Mercedes harus kehilangan <a href="https://whathefan.com/olahraga/lewis-hamilton-buktikan-bahwa-dirinya-belum-habis/">Lewis Hamilton</a> yang hijrah ke Ferrari dan mendebutkan Kimi Antonelli . <a href="https://whathefan.com/olahraga/akhirnya-charles-lelcrec-berhasil-pecahkan-kutukan-monaco/">Ferrari ya begitu-begitu saja</a>, susah untuk diharapkan, walau sudah kedatangan juara dunia tujuh kali.</p>



<p>Pada balapan pertama di Australia, Norris berhasil mengunci kemenangan. Verstappen secara mengejutkan berhasil mengunci posisi kedua, sedangkan Piastri harus kehilangan banyak posisi akibat kesalahan yang ia lakukan.</p>



<p>Walau begitu, Piastri berhasil bangkit dengan meraih kemenangan di China. Bahkan, setelah kemenangan Verstappen di Jepang, ia berhasil mencetak <strong>tiga kemenangan beruntun</strong> di Bahrain, Arab Saudi, dan Miami. Ia pun berhasil mengudeta Norris di puncak klasemen dan berhasil bertahan selama beberapa bulan.</p>



<p>Setelah itu, praktis Norris dan Piastri bergantian menang hingga Belanda, dengan George Russel berhasil mencuri satu kemenangan di Kanada. Norris berhasil menang di Monaco, Austria, Inggris, dan Hungaria. Sementara itu, Piastri menambah kemenangan di Spanyol, Belgia, dan Belanda.</p>



<p>Bagaimana dengan Verstappen? Bisa dibilang ini adalah fase tersuramnya di musim 2025. Setelah kemenangan di Italia, ia hanya <strong>dua kali naik ke podium</strong>, yakni di Kanada dan Belanda. Keduanya sama-sama juara dua, tidak ada satu pun kemenangan yang ia raih.</p>



<h2 class="wp-block-heading">Comeback Epik Verstappen dan Menurunnya Performa Piastri</h2>



<figure class="wp-block-image size-large"><img decoding="async" width="1024" height="683" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2025/12/Lando-Norris-Memang-Layak-untuk-Menjadi-Juara-Dunia-2025-a-1024x683.jpg" alt="" class="wp-image-8465" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2025/12/Lando-Norris-Memang-Layak-untuk-Menjadi-Juara-Dunia-2025-a-1024x683.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2025/12/Lando-Norris-Memang-Layak-untuk-Menjadi-Juara-Dunia-2025-a-300x200.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2025/12/Lando-Norris-Memang-Layak-untuk-Menjadi-Juara-Dunia-2025-a-768x512.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2025/12/Lando-Norris-Memang-Layak-untuk-Menjadi-Juara-Dunia-2025-a.jpg 1080w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption class="wp-element-caption">Verstappen dan Piastri (via <a href="https://www.formula1.com/en/latest/article/thats-what-you-need-to-fight-for-a-championship-verstappen-praises-piastris.MxUBnI2vfkN8IJH8YBncI">F1</a>)</figcaption></figure>



<p>Dipecatnya Horner terbukti ampuh dalam memperbaiki performa tim. Di bawah arah Mekies, perlahan Verstappen dan Red Bull kembali menunjukkan raihan impresif. Sejak di Belanda, ia <strong><a href="https://whathefan.com/olahraga/siapa-bisa-hentikan-verstappen-dan-red-bull/">berhasil selalu raih podium!</a></strong></p>



<p>Di pertengahan musim, ketika Piastri sedang menjadi pemuncak klasemen, jarak Verstappen mencapai<strong> 104 poin</strong>. Oleh karena itu, sebuah raihan yang luar biasa ia berhasil mengejar ketertinggalan tersebut hingga<strong> hanya dua poin saja</strong> di akhir musim!</p>



<p>Dari 10 balapan terakhir di musim ini, Verstappen juga berhasil meraih enam kemenangan. Bahkan, jumlah kemenangannya di musim ini (8) berhasil mengungguli Norris dan Piastri yang sama-sama mengoleksi 7 kemenangan.</p>



<p>Lantas, apa yang terjadi dengan Piastri? Itu menjadi banyak pertanyaan orang. Sejak juara di Belanda, <strong>Piastri gagal meraih satu pun kemenangan</strong>. Ia hanya berhasil tiga kali podium di Italia, Qatar, dan Abu Dhabi. Selebihnya, ia hanya finis di peringkat 4-5 saja.</p>



<p>Hal ini makin diperparah dengan kegagalan finisnya di Azerbaijan dan diskualifikasi di Las Vegas. Meskipun ia di paruh awal musim konsisten naik podium, menurunnya performa di musim kedua jelas menjadi alasan utama mengapa ia kehilangan gelar juara dunia.</p>



<p>Banyak yang menganggap penurunan performa Piastri disebabkan oleh adanya <strong>kecenderungan tim yang lebih memprioritaskan Norris</strong>. Ada juga yang menganggap Piastri<strong> belum memiliki mental juara</strong>, mengingat ini baru musim ketiganya di F1.</p>



<p>Walau begitu, kita harus bersyukur karena kedua pembalap tersebut telah membuat musim ini menjadi lebih seru. Sudah lama tidak ada penentuan juara hingga balapan terakhir (terakhir musim 2021, Verstappen vs Hamilton), lebih lama lagi tidak ada gelar juara yang direbutkan oleh lebih dari dua pembalap (terakhir 2010, Alonso vs Webber vs Vettel vs Hamilton).</p>



<h2 class="wp-block-heading">Konsistensi Jadi Kunci Lando Norris Juara Dunia</h2>



<figure class="wp-block-image size-large"><img decoding="async" width="1024" height="683" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2025/12/Lando-Norris-Memang-Layak-untuk-Menjadi-Juara-Dunia-2025-b-1024x683.jpg" alt="" class="wp-image-8466" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2025/12/Lando-Norris-Memang-Layak-untuk-Menjadi-Juara-Dunia-2025-b-1024x683.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2025/12/Lando-Norris-Memang-Layak-untuk-Menjadi-Juara-Dunia-2025-b-300x200.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2025/12/Lando-Norris-Memang-Layak-untuk-Menjadi-Juara-Dunia-2025-b-768x512.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2025/12/Lando-Norris-Memang-Layak-untuk-Menjadi-Juara-Dunia-2025-b.jpg 1080w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption class="wp-element-caption">Memang Layak untuk Juara (via <a href="https://www.independent.co.uk/f1/lando-norris-f1-title-standings-2025-max-verstappen-abu-dhabi-gp-b2879700.html">The Independent</a>)</figcaption></figure>



<p>Bisa dilihat kalau Piastri bagus di paruh musim pertama, sedangkan Verstappen &#8220;ngamuk&#8221; di paruh musim kedua. Di saat saingan-saingan terdekatnya inkonsisten, Norris berhasil <strong>menunjukkan performa konsisten</strong> yang membuatnya layak menjadi juara dunia.</p>



<p>Sejatinya, Norris bukan tanpa celah di musim ini. Bahkan, ia gagal finis hingga tiga kali, yakni di Kanada karena kesalahannya, di Belanda karena masalah dengan mobilnya, dan di Las Vegas karena diskualifikasi setelah balapan.</p>



<p>Sebagai perbandingan, Piastri gagal finis dua kali di musim ini, sedangkan Verstappen hanya gagal finis di Austria. Secara matematis, harusnya Norris menjadi pembalap yang paling sering kehilangan poin. Namun, bukan hal itu yang terjadi.</p>



<p>Dari 21 balapan ketika ia berhasil finis, <strong>hanya sekali ia terlempar dari empat besar</strong>, yakni ketika di Azerbaijan ketika ia hanya finis di posisi 7. Selebihnya, ia selalu konsisten masuk minimal 4 besar, dengan rincian sebagai berikut:</p>



<ul class="wp-block-list">
<li>Juara 1: 7 kali</li>



<li>Juara 2: 8 kali</li>



<li>Juara 3: 3 kali</li>



<li>Juara 4: 2 kali</li>
</ul>



<p>Bisa dilihat, total ia berhasil <strong>naik ke podium hingga 18 kali </strong>dari 24 balapan yang ada di musim ini. Piastri hanya 16 kali, sedangkan Verstappen berhasil naih podium 15 kali. Jangan lupa, kedua pembalap juga cukup sering terlempar dari 5 besar.</p>



<p>Oleh karena itu, Penulis tidak sepakat dengan argumen penggemar yang mengatakan kalau Norris tidak layak untuk menjadi juara dunia. Dengan data di atas, berhasil dibuktikan kalau <strong>Norris memang menjadi pembalap paling konsisten di tahun 2025</strong> ini.</p>



<p>Sekarang tinggal menantikan, apakah konsistensi ini berhasil ia lanjutkan di musim 2026 mendatang, di mana semua pembalap akan memulai dari nol berkat regulasi baru. Apakah ia berhasil mempertahankan nomor 1 di mobilnya, atau justru direbut oleh pembalap lain?</p>



<p><em>Enaknya jadi penonton F1 tanpa ada tim atau pembalap yang didukung ternyata seperti ini, mau mengomentari apa pun terasa ringan tanpa beban&#8230;</em></p>



<hr class="wp-block-separator has-alpha-channel-opacity"/>



<p>Lawang, 8 Desember 2025, terinspirasi setelah menyaksikan momen ketika Lando Norris menjadi juara dunia</p>



<p>Foto Featured Image: <a href="https://www.msn.com/en-ae/sports/other/lando-norris-wins-world-title-after-finishing-third-in-abu-dhabi-gp/ar-AA1RSFXj">MSN</a></p>
<p>The post <a href="https://whathefan.com/olahraga/lando-norris-memang-layak-untuk-menjadi-juara-dunia-2025/">Lando Norris Memang Layak untuk Menjadi Juara Dunia 2025</a> appeared first on <a href="https://whathefan.com">Whathefan!</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://whathefan.com/olahraga/lando-norris-memang-layak-untuk-menjadi-juara-dunia-2025/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Rasanya Oscar Piastri Suatu Saat akan Jadi Juara Dunia</title>
		<link>https://whathefan.com/olahraga/rasanya-oscar-piastri-suatu-saat-akan-jadi-juara-dunia/</link>
					<comments>https://whathefan.com/olahraga/rasanya-oscar-piastri-suatu-saat-akan-jadi-juara-dunia/?noamp=mobile#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Fanandi]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 16 Sep 2024 15:11:38 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Olahraga]]></category>
		<category><![CDATA[F1]]></category>
		<category><![CDATA[Formula 1]]></category>
		<category><![CDATA[juara]]></category>
		<category><![CDATA[Oscar Piastri]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://whathefan.com/?p=7868</guid>

					<description><![CDATA[<p>Setelah GP Inggris yang berhasil dimenangkan oleh Lewis Hamilton, Penulis tidak berekspektasi banyak dengan balapan-balapan selanjutnya. Ternyata, Penulis salah, karena GP Azerbaijan juga tak kalah seru dan banyak drama! GP Azerbaijan sendiri berhasil dimenangkan oleh Oscar Piastri dari Mclaren. Ini merupakan kemenangan keduanya sepanjang kariernya, setelah kemenangan awkward yang ia dapatkan pada GP Hungaria. Melalui [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://whathefan.com/olahraga/rasanya-oscar-piastri-suatu-saat-akan-jadi-juara-dunia/">Rasanya Oscar Piastri Suatu Saat akan Jadi Juara Dunia</a> appeared first on <a href="https://whathefan.com">Whathefan!</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p>Setelah <a href="https://whathefan.com/olahraga/lewis-hamilton-buktikan-bahwa-dirinya-belum-habis/">GP Inggris yang berhasil dimenangkan oleh Lewis Hamilton</a>, Penulis tidak berekspektasi banyak dengan balapan-balapan selanjutnya. Ternyata, Penulis salah, karena GP Azerbaijan juga tak kalah seru dan banyak drama!</p>



<p>GP Azerbaijan sendiri berhasil dimenangkan oleh <strong>Oscar Piastri </strong>dari Mclaren. Ini merupakan kemenangan keduanya sepanjang kariernya, setelah <a href="https://whathefan.com/olahraga/kemenangan-perdana-yang-awkward-bagi-oscar-piastri-di-formula-1/">kemenangan <em>awkward</em> yang ia dapatkan pada GP Hungaria</a>.</p>



<p>Melalui balapan yang dilalui oleh Piastri kemarin malam, entah mengapa Penulis semakin yakin kalau pembalap asal Australia tersebut berpotensi untuk menjadi juara dunia di masa depan. Ada banyak <em>champion factors</em> yang Penulis rasa ia miliki.</p>


<div class="monsterinsights-inline-popular-posts monsterinsights-inline-popular-posts-beta monsterinsights-popular-posts-styled" ><div class="monsterinsights-inline-popular-posts-image"><img decoding="async" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/06/setelah-membaca-a-happy-life-banner-300x169.jpg" srcset=" https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/06/setelah-membaca-a-happy-life-banner-300x169.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/06/setelah-membaca-a-happy-life-banner-1024x576.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/06/setelah-membaca-a-happy-life-banner-768x432.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/06/setelah-membaca-a-happy-life-banner.jpg 1200w " alt="[REVIEW] Setelah Membaca A Happy Life: Sebuah Perenungan" /></div><div class="monsterinsights-inline-popular-posts-text"><span class="monsterinsights-inline-popular-posts-label" >Trending</span><div class="monsterinsights-inline-popular-posts-post"><a class="monsterinsights-inline-popular-posts-title"  href="https://whathefan.com/buku/non-fiksi/review-setelah-membaca-a-happy-life-sebuah-perenungan/">[REVIEW] Setelah Membaca A Happy Life: Sebuah Perenungan</a></div></div></div><p></p>


<h2 class="wp-block-heading">Jalannya GP Azerbaijan</h2>



<figure class="wp-block-embed is-type-video is-provider-youtube wp-block-embed-youtube wp-embed-aspect-16-9 wp-has-aspect-ratio"><div class="wp-block-embed__wrapper">
<iframe loading="lazy" title="Race Highlights | Formula 1 Azerbaijan Grand Prix 2024" width="740" height="416" src="https://www.youtube.com/embed/Y7SWddxnEG8?feature=oembed" frameborder="0" allow="accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture; web-share" referrerpolicy="strict-origin-when-cross-origin" allowfullscreen></iframe>
</div></figure>



<p>Sebelumnya, mari kita bahas sedikit tentang GP Azerbaijan kemarin. Penulis sendiri tidak bisa menontonnya secara <em>live</em> karena kebetulan balapannya yang berlangsung pada pukul 18:00 WIB bersamaan dengan acara masjid di tempat tinggal Penulis.</p>



<p><em>Pole position</em> sendiri berhasil diraih oleh<strong> Charles Leclerc.</strong> Ini adalah pole keempat secara beruntun yang berhasil ia raih di Azerbaijan. Namun, tiga edisi sebelumnya ia selalu gagal mengonversinya menjadi kemenangan. </p>



<p>Lantas, apakah kali ini <a href="https://whathefan.com/olahraga/akhirnya-charles-lelcrec-berhasil-pecahkan-kutukan-monaco/">ia berhasil mematahkan kutukannya seperti yang ia lakukan pada GP Monaco silam</a>? Ternyata tidak, karena sekali lagi gelar juara luput dari tangannya setelah direbut oleh Piastri.</p>



<p>Piastri yang memang berada di belakang Leclerc hampir di setiap lap berhasil melakukan manuver <em>dive bomb</em> secara mulus dan tanpa kesalahan. Setelah itu, ia mampu bertahan dari manuver-manuver Leclerc hingga garis finis, apalagi degradasi ban Leclerc juga lebih parah.</p>



<p>Omong-omong soal finis, ada <em>plot twist </em>yang melibatkan <strong>Sergio Perez </strong>dan<strong> Carlos Sainz</strong>. Dua lap sebelum finis, Leclerc yang sudah tak mampu mengejar Piastri justru dikejar oleh Perez. Saat keduanya beradu, Sainz tiba-tiba menyalip Perez.</p>



<p>Nah, saat keduanya beradu di lintasan lurus, mereka justru bersenggolan dan mengakibatkan keduanya DNF. Dalam video tayangan ulang, kita bisa melihat kalau memang Sainz agak ke kiri, tapi Perez pun sebenarnya masih punya banyak ruang kosong di sisi kirinya.</p>



<p>Perez sangat marah dengan kecelakaan tersebut karena ini bisa dibilang salah satu performa terbaiknya setelah sekian balapan tampil <em>underperform</em>. Apalagi, hasil ini membuat Red Bull<a href="https://whathefan.com/olahraga/asa-mclaren-merebut-gelar-juara-dari-red-bull/"> akhirnya berhasil dilewati oleh Mclaren di klasemen konstruktor </a>dengan keunggulan 20 poin.</p>



<p><a href="https://whathefan.com/olahraga/siapa-bisa-hentikan-verstappen-dan-red-bull/"><strong>Max Verstappen </strong>yang selama ini menggendong Red Bull</a> pun tampaknya tak mampu berbuat banyak. Dengan berbagai masalah yang ia temui di mobilnya, ia finis di belakang Lando Norris yang membuat jarak mereka berdua kembali terpangkas.</p>



<p>Hal menarik lain yang perlu dibahas adalah bagaimana<strong> <a href="https://whathefan.com/olahraga/rezeki-gak-ke-mana-ala-george-russel-dan-mercedes/">George Russel </a></strong><a href="https://whathefan.com/olahraga/rezeki-gak-ke-mana-ala-george-russel-dan-mercedes/">kembali mendapatkan &#8220;<em>giveaway</em>&#8221; podium</a> setelah kecelakaan yang menimpa Perez dan Sainz. Memang, terkadang hoki itu menentukan prestasi.</p>



<p>Oh, satu lagi, dua pembalap <em>rookie</em>, <strong>Franco Colapinto </strong>(William) dan <strong>Oliver Bearman</strong> (Haas) juga sama-sama berhasil mendulang poin pada balapan ini. Bearman sendiri dipastikan akan menjadi pembalap Haas musim depan, sedangkan nasib Colapinto belum diketahui.</p>



<p>Colapinto, yang menggantikan Logan Sargeant, seolah membuktikan kalau dirinya memang pantas untuk mendapatkan kursi F1. Di sisi lain, Bearman juga mencatatkan rekor menarik sebagai pembalap pertama yang meraih poin di dua balapan perdananya dengan dua tim yang berbeda.</p>



<h2 class="wp-block-heading">Apa yang Membuat Piastri Layak Menjadi Juara Dunia</h2>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="683" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/09/oscar-piastri-juara-dunia-1-1024x683.jpg" alt="" class="wp-image-7880" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/09/oscar-piastri-juara-dunia-1-1024x683.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/09/oscar-piastri-juara-dunia-1-300x200.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/09/oscar-piastri-juara-dunia-1-768x512.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/09/oscar-piastri-juara-dunia-1.jpg 1080w" sizes="auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption class="wp-element-caption">Kemenangan Solid dari Piastri (<a href="https://thepeninsulaqatar.com/article/15/09/2024/mclarens-piastri-wins-azerbaijan-grand-prix-thriller">The Peninsula Qatar</a>)</figcaption></figure>



<p>Sekarang mari kita bicara tentang Piastri. Menurut Penulis, balapan kemarin merupakan salah satu performa terbaiknya sepanjang kariernya di F1. Manuvernya dalam menyalip Leclerc, manajemen bannya, hingga aksi bertahannya perlu diacungi jempol.</p>



<p>Mungkin dalam beberapa balapan ia terlihat kurang memiliki <em>pace </em>seperti yang terlihat pada GP Hungaria. Namun, sebenarnya kualitas yang ia miliki bisa dibilang cukup luar biasa, apalagi jika mengingat ini baru musim keduanya di F1.</p>



<p>Banyak orang berpendapat kalau Piastri adalah <a href="https://whathefan.com/olahraga/kimi-raikkonen-the-iceman-yang-akan-dirindukan/">Kimi Raikkonen</a> versi baik. <strong>Ketenangannya luar biasa di usianya yang sangat muda </strong>(Piastri kelahiran tahun 2001). Mau dalam keadaan tertekan sekalipun seperti balapan kemarin, ia tetap bisa mengendalikan emosinya.</p>



<p>Ia juga <strong>bukan tipe yang meledak-ledak </strong>bahkan setelah meraih kemenangan sekalipun. Ia juga rasanya tak pernah terdengar marah-marah di radio, bahkan dalam kondisi yang merugikan dirinya sekalipun.</p>



<p>Walau tenang, di arena balapan, ia bisa berubah menjadi monster yang menakutkan. Pada GP Azerbaijan kemarin, ia mengabaikan instruksi tim untuk &#8220;bermain aman&#8221; dan memilih untuk <strong>mengikuti intusinya sebagai seorang juara</strong>. Hasilnya, ia terbukti benar.</p>



<p>Selama beberapa tahun terakhir, terutama di era dominasi Hamilton dan Verstappen, ada banyak nama pembalap muda yang dianggap layak untuk menjadi juara dunia. Contohnya adalah Leclerc dan Norris.</p>



<p>Namun, keduanya dianggap tak mampu balapan di bawah tekanan dan kerap melakukan blunder tak perlu. Alhasil, potensi mereka kerap dianggap sia-sia karena dianggap kurang punya mentalitas juara.</p>



<p>Nah, Piastri berbeda. Banyak penggemar yang menganggap kalau<strong> ia lebih memiliki mental juara</strong> dibandingkan para seniornya tersebut. Hal ini mungkin dipengaruhi oleh dramanya ketika akan masuk ke dalam F1.</p>



<p>Seperti yang kita tahu, <a href="https://whathefan.com/olahraga/sebastian-vettel-the-inspector-yang-dicintai-penggemar-f1/">waktu Sebastian Vettel memutuskan untuk pensiun pada tahun 2022</a>, terjadi efek domino. Fernando Alonso memutuskan untuk pindah dari Alpine ke Aston Martin untuk mengisi kekosongan tersebut.</p>



<p>Setelah itu, Alpine langsung mengumumkan Piastri akan menjadi pembalap mereka musim depan. Hal ini langsung dibantah oleh Piastri dengan mengatakan kalau ia belum menandatangani kontrak apapun. <em>Plot twist</em>-nya, ia justru bergabung dengan Mclaren.</p>



<p>Dengan beberapa faktor tersebut, entah mengapa Penulis meyakini kalau suatu hari Piastri bisa menjadi seorang juara dunia, baik dengan Mclaren maupun dengan tim lain. Mari kita nantikan saja apakah prediksi ini akan benar-benar terjadi atau tidak.</p>



<hr class="wp-block-separator has-alpha-channel-opacity"/>



<p>Lawang, 16 September 2024, terinspirasi setelah menonton GP Azerbaijan</p>



<p>Foto Featured Image: <a href="https://edition.cnn.com/2024/09/15/sport/oscar-piastri-azerbaijan-grand-prix-spt-intl/index.html">CNN</a></p>
<p>The post <a href="https://whathefan.com/olahraga/rasanya-oscar-piastri-suatu-saat-akan-jadi-juara-dunia/">Rasanya Oscar Piastri Suatu Saat akan Jadi Juara Dunia</a> appeared first on <a href="https://whathefan.com">Whathefan!</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://whathefan.com/olahraga/rasanya-oscar-piastri-suatu-saat-akan-jadi-juara-dunia/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Asa Mclaren Rebut Gelar Juara dari Red Bull Terhadang Papaya Rules</title>
		<link>https://whathefan.com/olahraga/asa-mclaren-merebut-gelar-juara-dari-red-bull/</link>
					<comments>https://whathefan.com/olahraga/asa-mclaren-merebut-gelar-juara-dari-red-bull/?noamp=mobile#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Fanandi]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 03 Sep 2024 16:35:44 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Olahraga]]></category>
		<category><![CDATA[Formula 1]]></category>
		<category><![CDATA[Lando Norris]]></category>
		<category><![CDATA[McLaren]]></category>
		<category><![CDATA[Oscar Piastri]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://whathefan.com/?p=7762</guid>

					<description><![CDATA[<p>Ketika Formula 1 memasuki awal musim 2024, banyak penggemar yang menginginkan musim ini di-skip saja dan langsung masuk ke musim 2025. Alasannya jelas, karena Max Verstappen dan Red Bull begitu mendominasi. Bayangkan, dalam 10 balapan pertama, Verstappen berhasil memenangkan tujuh di antaranya. Kemenangan Verstappen hanya berhasil direbut oleh Carlos Sainz (GP Australia), Lando Norris (GP [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://whathefan.com/olahraga/asa-mclaren-merebut-gelar-juara-dari-red-bull/">Asa Mclaren Rebut Gelar Juara dari Red Bull Terhadang Papaya Rules</a> appeared first on <a href="https://whathefan.com">Whathefan!</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p>Ketika Formula 1 memasuki awal musim 2024, banyak penggemar yang menginginkan musim ini di-<em>skip </em>saja dan langsung masuk ke musim 2025. Alasannya jelas, karena <a href="https://whathefan.com/olahraga/siapa-bisa-hentikan-verstappen-dan-red-bull/">Max Verstappen dan Red Bull begitu mendominasi</a>.</p>



<p>Bayangkan, dalam 10 balapan pertama, <strong>Verstappen berhasil memenangkan tujuh di antaranya</strong>. Kemenangan Verstappen hanya berhasil direbut oleh Carlos Sainz (GP Australia), Lando Norris (GP Miami), dan <a href="https://whathefan.com/olahraga/akhirnya-charles-lelcrec-berhasil-pecahkan-kutukan-monaco/">Charles Leclerc (GP Monaco)</a>. </p>



<p>Namun, dalam enam balapan terakhir, Verstappen dan Red Bull terlihat mengalami penurunan yang cukup signifikan. Bahkan, pesaing terdekat mereka, Lando Norris dan Mclaren, terlihat mulai mendekat dengan sangat cepat.</p>


<div class="monsterinsights-inline-popular-posts monsterinsights-inline-popular-posts-beta monsterinsights-popular-posts-styled" ><div class="monsterinsights-inline-popular-posts-image"><img decoding="async" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/10/Cover-1-300x200.jpg" srcset=" https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/10/Cover-1-300x200.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/10/Cover-1-768x512.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/10/Cover-1-1024x683.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/10/Cover-1-356x237.jpg 356w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/10/Cover-1.jpg 2048w " alt="Chapter 10 Perjanjian Damai" /></div><div class="monsterinsights-inline-popular-posts-text"><span class="monsterinsights-inline-popular-posts-label" >Trending</span><div class="monsterinsights-inline-popular-posts-post"><a class="monsterinsights-inline-popular-posts-title"  href="https://whathefan.com/leon-dan-kenji-buku-1/chapter-10-perjanjian-damai/">Chapter 10 Perjanjian Damai</a></div></div></div><p></p>


<h2 class="wp-block-heading">Penurunan Performa Red Bull dan Potensi Kehilangan Gelar Juara</h2>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="683" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/09/1000044245-1024x683.webp" alt="" class="wp-image-7765" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/09/1000044245-1024x683.webp 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/09/1000044245-300x200.webp 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/09/1000044245-768x512.webp 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/09/1000044245.webp 1080w" sizes="auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption class="wp-element-caption">Verstappen dan Red Bull Pusing (<a href="https://www.gpblog.com/en/news/298477/max-verstappen-drivers-parade-monza-2024.html">GPblog</a>)</figcaption></figure>



<p>Dalam enam balapan terakhir, pemenangnya cukup bervariasi. Mercedez berhasil mendapatkan tiga kemenangan, mulai dari <a href="https://whathefan.com/olahraga/rezeki-gak-ke-mana-ala-george-russel-dan-mercedes/">&#8220;rezeki tak ke mana&#8221; George Russel di GP Austria</a>, <a href="https://whathefan.com/olahraga/lewis-hamilton-buktikan-bahwa-dirinya-belum-habis/">kemenangan emosional Hamilton di GP Inggris</a> dan <em>giveaway </em>di GP Belgia</p>



<p>Selain Mercedes, Mclaren juga sering berhasil merebut kemenangan di GP Belanda melalui Norris dan <a href="https://whathefan.com/olahraga/kemenangan-perdana-yang-awkward-bagi-oscar-piastri-di-formula-1/">kemenangan <em>awkward </em>Oscar Piastri di GP Hungaria</a>. Terbaru, Leclerc berhasil mendapatkan kemenangan keduanya musim ini di GP Italia dengan gemilang.</p>



<p>Puasa kemenangan hingga enam balapan membuat posisi Verstappen di puncak klasemen mulai goyang. Meskipun dalam enam balapan tersebut ia konsisten masuk setidaknya enam besar, selisih poinnya dengan Norris menipis hingga tinggal <strong>62 poin </strong>saja.</p>



<p>Norris sendiri cukup kompetitif dan mobil Mclaren memang sedang kencang-kencangnya. Setelah insiden di GP Austria yang membuatnya DNF, ia berhasil naik podium empat kali dari lima kesempatan. Tiga di antaranya berhasil di atas <a href="https://whathefan.com/olahraga/keegoisan-seorang-max-verstappen/">Verstappen</a>.</p>



<p>Klasemen konstraktor malah lebih tipis lagi. Saat ini, selisih antara Red Bull dan Mclaren hanya tersisa <strong>8 poin</strong>! Salah satu faktor pendukungnya adalah performa Sergio Perez yang benar-benar anjlok, di saat duo Mclaren sama-sama konsisten di papan atas.</p>



<p>Yups, Piastri sendiri cukup mampu mengimbangi performa Norris. Dalam enam balapan terakhir, ia selalu konsisten masuk ke empat besar. Di klasemen, ia sekarang berada di posisi empat, selisih <strong>44 poin</strong> dengan Norris di peringkat dua. </p>



<p>Nah, normalnya dalam <a href="https://whathefan.com/olahraga/kenapa-saya-suka-formula-1/">Formula 1</a>, tim akan memiliki pembalap prioritas yang (biasanya) dipilih berdasarkan siapa yang di klasemen lebih berpeluang untuk juara. Kita sudah sering melihat hal ini, seperti Ferrari di era <a href="https://whathefan.com/olahraga/idola-bernama-michael-schumacher/">Michael Schumacher</a> atau Red Bull di era <a href="https://whathefan.com/olahraga/sebastian-vettel-the-inspector-yang-dicintai-penggemar-f1/">Sebastian Vettel</a>.</p>



<p>Masalahnya, tampaknya Mclaren tidak menyukai <em>team order </em>seperti itu dan memutuskan untuk menerapkan <strong>Papaya Rules</strong>, yang intinya mempersilakan kedua pembalapnya untuk bersaing secara sehat selama tidak merugikan tim.</p>



<h2 class="wp-block-heading">Mclaren yang Ogah Terapkan Team Order</h2>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="683" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/09/1000044244-1024x683.jpg" alt="" class="wp-image-7766" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/09/1000044244-1024x683.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/09/1000044244-300x200.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/09/1000044244-768x512.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/09/1000044244.jpg 1080w" sizes="auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption class="wp-element-caption">Mclaren Harusnya Prioritaskan Norris (<a href="https://www.formula1.com/en/video/2024-italian-gp-qualifying-norris-apologises-for-monza-pole-position.1808918666275686482">F1</a>)</figcaption></figure>



<p>Lho, bukannya bagus karena menjunjung tinggi sportivitas? Jawabannya bisa benar, bisa salah. Bagi Mclaren yang terakhir kali juara pembalap pada tahun 2008 melalui Lewis Hamilton, bisa jadi itu keputusan yang salah.</p>



<p>Mclaren seolah sudah terlalu lama menjadi tim papan tengah, sehingga terkesan tidak siap ketika mereka memiliki kesempatan untuk menjadi juara baik dari segi pembalap maupun konstraktor. Padahal, saat ini mereka telah memiliki mobil yang sangat mumpuni.</p>



<p>Norris sendiri telah lama &#8220;mengabdi&#8221; untuk Mclaren sejak musim 2016, sehingga sangat masuk akal jika ia menjadi pembalap prioritas. Piastri yang baru bergabung musim lalu pun pasti bisa menerima keputusan tim, apalagi statusnya sebagai <em>rookie</em>.</p>



<p>Jika Mclaren tidak bisa memberi ketegasan kepada kedua pembalapnya, bisa-bisa justru akan merusak keharmonisan tim yang bisa berakibat lepasnya gelar juara. Norris bisa saja merasa kesal karena tidak diprioritaskan dan tidak mendapatkan bantuan dari Piastri.</p>



<p>Di sisi lain, Norris pun harus bisa meningkatkan performanya. Musim ini ia berhasil mendapatkan empat Pole Position, tapi tiga kali ia gagal mengonversinya menjadi kemenangan akibat buruknya <em>start </em>yang ia lakukan.</p>



<p>Idealisme yang dimiliki oleh Mclaren memang bagus, tapi rasanya kurang cocok diterapkan jika risikonya adalah membuat Norris harus mengubur mimpinya untuk menjadi juara dunia. Selisih poinnya dengan Verstappen benar-benar tipis, dengan delapan sirkuit tersisa.</p>



<p>Untuk gelar juara konstruktor mungkin relatif bisa direbut, mengingat bagaimana anjloknya Perez dan penurunan performa yang dialami oleh <a href="https://whathefan.com/olahraga/dietrich-mateschitsz-red-bull-dan-legasi-formula-1-yang-ditinggalkan/">Red Bull</a>. Sungguh, tak salah apabila Mclaren melakukan Asa Mclaren Rebut Gelar Juara dari<br>Red Bull Terhadang Papaya Rules</p>



<p> untuk memastikan gelar juara dunia pembalap diraih oleh Norris.</p>



<hr class="wp-block-separator has-alpha-channel-opacity"/>



<p>Sumber Featured Image: <a href="https://www.formula1.com/en/latest/article/norris-bullish-about-victory-chances-after-sealing-pole-in-hungary-while.75nYCnvVTsdEkvEN1A2KLL">F1</a></p>
<p>The post <a href="https://whathefan.com/olahraga/asa-mclaren-merebut-gelar-juara-dari-red-bull/">Asa Mclaren Rebut Gelar Juara dari Red Bull Terhadang Papaya Rules</a> appeared first on <a href="https://whathefan.com">Whathefan!</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://whathefan.com/olahraga/asa-mclaren-merebut-gelar-juara-dari-red-bull/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kemenangan Perdana yang Awkward Bagi Oscar Piastri di Formula 1</title>
		<link>https://whathefan.com/olahraga/kemenangan-perdana-yang-awkward-bagi-oscar-piastri-di-formula-1/</link>
					<comments>https://whathefan.com/olahraga/kemenangan-perdana-yang-awkward-bagi-oscar-piastri-di-formula-1/?noamp=mobile#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Fanandi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 21 Jul 2024 16:16:32 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Olahraga]]></category>
		<category><![CDATA[awkward]]></category>
		<category><![CDATA[Formula 1]]></category>
		<category><![CDATA[Lando Norris]]></category>
		<category><![CDATA[McLaren]]></category>
		<category><![CDATA[Oscar Piastri]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://whathefan.com/?p=7676</guid>

					<description><![CDATA[<p>Penulis selalu menyukai jika ada pembalap Formula 1 (F1) yang berhasil meraih kemenangan perdananya. Di musim ini, Penulis sangat berharap kalau Oscar Piastri dari McLaren berhasil meraih kemenangan perdananya, setelah penampilan konsistennya di musim lalu. Apalagi, musim 2024 juga seru karena dalam 12 balapan yang telah berlangsung, sudah ada enam pembalap berbeda yang berhasil menjadi [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://whathefan.com/olahraga/kemenangan-perdana-yang-awkward-bagi-oscar-piastri-di-formula-1/">Kemenangan Perdana yang Awkward Bagi Oscar Piastri di Formula 1</a> appeared first on <a href="https://whathefan.com">Whathefan!</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p>Penulis selalu menyukai jika ada pembalap Formula 1 (F1) yang berhasil meraih kemenangan perdananya. Di musim ini, Penulis sangat berharap kalau <strong>Oscar Piastri</strong> dari McLaren berhasil meraih kemenangan perdananya, setelah penampilan konsistennya di musim lalu.</p>



<p>Apalagi, musim 2024 juga seru karena dalam 12 balapan yang telah berlangsung, sudah ada enam pembalap berbeda yang berhasil menjadi juara. Tentu menarik jika ada pembalap ketujuh yang berhasil menjadi juara, apalagi yang belum pernah seperti Piastri. </p>



<p>Nah, harapan tersebut ternyata terwujud pada hari ini (21/7) ketika Piastri berhasil menjuarai <strong>GP Hungaria</strong>. Namun, kemenangan tersebut menjadi terasa <em>awkward </em>karena kesalahan strategi yang dilakukan oleh timnya.</p>


<div class="monsterinsights-inline-popular-posts monsterinsights-inline-popular-posts-beta monsterinsights-popular-posts-styled" ><div class="monsterinsights-inline-popular-posts-image"><img decoding="async" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/11/piala-dunia-memang-sering-menghadirkan-kejutan-banner-300x169.jpg" srcset=" https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/11/piala-dunia-memang-sering-menghadirkan-kejutan-banner-300x169.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/11/piala-dunia-memang-sering-menghadirkan-kejutan-banner-1024x576.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/11/piala-dunia-memang-sering-menghadirkan-kejutan-banner-768x432.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/11/piala-dunia-memang-sering-menghadirkan-kejutan-banner.jpg 1280w " alt="Piala Dunia Memang Sering Menghadirkan Kejutan" /></div><div class="monsterinsights-inline-popular-posts-text"><span class="monsterinsights-inline-popular-posts-label" >Trending</span><div class="monsterinsights-inline-popular-posts-post"><a class="monsterinsights-inline-popular-posts-title"  href="https://whathefan.com/olahraga/piala-dunia-memang-sering-menghadirkan-kejutan/">Piala Dunia Memang Sering Menghadirkan Kejutan</a></div></div></div><p></p>


<h2 class="wp-block-heading">Hampir Terulangnya Peristiwa Multi 21 oleh McLaren</h2>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="683" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/07/1000037201-1024x683.webp" alt="" class="wp-image-7679" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/07/1000037201-1024x683.webp 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/07/1000037201-300x200.webp 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/07/1000037201-768x512.webp 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/07/1000037201.webp 1080w" sizes="auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption class="wp-element-caption">Untung Saja Tidak Ribut (<a href="https://www.planetf1.com/news/hungarian-grand-prix-2024-race-report">PlanetF1</a>)</figcaption></figure>



<p>Sejak babak kualifikasi, McLaren sudah terlihat akan mendominasi GP Hungaria, karena Lando Norris dan Oscar Piastri berhasil <em>start </em>dari posisi 1-2. Di belakang mereka ada Max Verstappen dari Red Bull, yang entah mengapa <a href="https://whathefan.com/olahraga/siapa-bisa-hentikan-verstappen-dan-red-bull/">mobilnya selama beberapa balapan terakhir terlihat <em>underperform</em></a>.</p>



<p>Balapan sudah terlihat akan &#8220;kacau&#8221; sejak tikungan pertama, karena Norris kehilangan posisinya saat berduel dengan Verstappen. Piastri pun berhasil mengambil alih pimpinan balapan selama berlap-lap.</p>



<p>&#8220;Drama&#8221; dimulai ketika sesi pit kedua, di mana McLaren memutuskan untuk meminta Norris untuk pit terlebih dahulu. Alasannya, agar Norris bisa menahan laju Lewis Hamilton dan mengamankan kemenangan Piastri.</p>



<p>Masalahnya, sebenarnya jarak Hamilton dengan para pembalap McLaren sebenarnya masih relatif jauh, sehingga muncul kesan kalau memang tim menginginkan Norris yang menang demi bisa mendekat ke Verstappen.</p>



<p>Benar saja, saat Piastri pit, Norris berhasil mengambil alih pimpinan balapan. Ia seolah berhasil melakukan strategi <em>undercut </em>untuk menyalip rekan setimnya sendiri. Alhasil, radio tim McLaren pun menjadi penuh drama setelah kejadian ini.</p>



<p>Di radio, tim meminta Norris untuk memberikan kembali posisi pertama kepada Piastri, mungkin karena menyadari kesalahan strategi yang tidak menguntungkan Piastri yang sejatinya sudah mengemudi dengan baik sepanjang balapan. </p>



<p>Norris awalnya tampak enggan, apalagi <em>pace-</em>nya jauh lebih cepat dari Piastri karena jaraknya sempat mencapai 7 detik. Namun, di tiga lap terakhir, akhirnya Norris menuruti <em>team order </em>tersebut dan memberikan kemenangan perdana bagi Piastri.  </p>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="683" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/07/1000037205-1024x683.webp" alt="" class="wp-image-7680" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/07/1000037205-1024x683.webp 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/07/1000037205-300x200.webp 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/07/1000037205-768x512.webp 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/07/1000037205.webp 1080w" sizes="auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption class="wp-element-caption">Kemenangan Pertama Jadi Terasa Awkward (<a href="https://supersport.com/motorsport/formula1/news/8436f02f-c622-4610-bc23-470b906fc109/mclaren-s-oscar-piastri-wins-maiden-grand-prix-in-hungary">SuperSport</a>)</figcaption></figure>



<p>Kemenangan ini pun terasa sedikit <em>awkward</em> bagi Piastri. Di radio setelah finis, ia terdengar kurang bersemangat dan langsung meminta maaf! Mungkin ia sendiri merasa bersalah dengan apa yang telah terjadi, karena sepertinya ia adalah tipe orang yang <em>gak enakan</em>.</p>



<blockquote class="wp-block-quote is-layout-flow wp-block-quote-is-layout-flow">
<p>&#8220;<em>Sorry, I made this all a lot more painful than it needed to be</em>,&#8221; ungkap Piastri di radio begitu berhasil finis di posisi pertama.</p>
</blockquote>



<p>Norris pun bisa dibilang tidak bersalah sama sekali. Ia hanya melakukan tugasnya sebagai pembalap untuk memacu kendaraannya sekencang mungkin. Apalagi, ia juga sedang mengejar Verstappen mati-matian untuk menjadi juara musim ini.</p>



<p>Kesalahan murni terdapat pada strategi McLaren, yang seharusnya memasukkan Piastri ke pit terlebih dahulu sebelum Norris. Untungnya, Norris bisa menahan egonya dan menuruti perintah tim, <a href="https://whathefan.com/olahraga/keegoisan-seorang-max-verstappen/">tidak seperti Verstappen beberapa tahun lalu</a>.</p>



<p>Keputusan Norris mungkin bijaksana, mengingat musim 2024 masih berjalan setengah. Bisa jadi di balapan-balapan selanjutnya, Norris membutuhkan &#8220;jasa&#8221; Piastri untuk bisa membantunya mengejar poin yang dimiliki oleh Verstappen.</p>



<p>Kejadian seperti ini pun membuat kita teringat pada peristiwa &#8220;Multi 21&#8221; antara Mark Webber dan <a href="https://whathefan.com/olahraga/sebastian-vettel-the-inspector-yang-dicintai-penggemar-f1">Sebastian Vettel</a>. Saat itu, Vettel disuruh mengalah dan membiarkan Webber menang, tapi perintah tersebut diabaikan oleh Vettel dan membuat hubungannya dengan Webber memanas.</p>



<h2 class="wp-block-heading">Beberapa Rekor Setelah GP Hungaria</h2>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="683" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/07/1000037207-1024x683.jpg" alt="" class="wp-image-7681" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/07/1000037207-1024x683.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/07/1000037207-300x200.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/07/1000037207-768x512.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/07/1000037207.jpg 1080w" sizes="auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption class="wp-element-caption">GP yang Rasanya Campur Aduk (<a href="https://www.businesstoday.in/technology/news/story/mclarens-oscar-piastri-wins-formula-1-hungarian-grand-prix-lando-norris-p2-lewis-hamilton-p3-438013-2024-07-21">Business Today</a>)</figcaption></figure>



<p>Oscar Piastri berhasil mencatatkan namanya sebagai <strong>pembalap ke-115</strong> sepanjang sejarah F1 yang berhasil keluar menjadi juara. Raihan ini menjadi lebih istimewa karena kemenangan ini berhasil ia raih di musim keduanya di F1.</p>



<p>Rasanya, keputusan untuk menerima pinangan McLaren dibandingkan Alpine menjadi keputusan terbaik yang pernah diambil oleh Piastri dalam hidupnya. Bisa dibayangkan seandainya ia debut untuk Alpine, kemenangan perdanya di F1 tidak akan ia raih secepat ini.</p>



<p>Meskipun kemenangan perdananya terasa <em>awkward</em>, sebenarnya Piastri sangat<em> </em>layak mendapatkan kemenangan ini. Ia yang terlihat selalu kalem berhasil memberikan penampilan yang konsisten selama ini, sehingga memang tinggal menunggu waktu saja hingga ia meraih kemenangan perdananya.</p>



<p>Piastri berhasil menjadi pembalap ketujuh yang berhasil menang di musim ini, setelah <strong>Max Verstappen</strong>, <strong>Carlos Sainz</strong>, <strong>Lando Norris</strong>, <strong><a href="https://whathefan.com/olahraga/akhirnya-charles-lelcrec-berhasil-pecahkan-kutukan-monaco/">Charles Lelcrec</a></strong>, <strong><a href="https://whathefan.com/olahraga/rezeki-gak-ke-mana-ala-george-russel-dan-mercedes/">George Russel</a></strong>, dan <strong><a href="https://whathefan.com/olahraga/lewis-hamilton-buktikan-bahwa-dirinya-belum-habis/">Lewis Hamilton</a></strong>. Hal seperti ini terakhir terjadi pada musim 2012 silam. </p>



<p>Selain kemenangan Piastri, Lewis Hamilton juga berhasil mencuri perhatian dengan meraih <strong>podium ke-200 </strong>sepanjang kariernya dengan meraih podium ketiga. Ia berhasil melalui pertarungan yang keras dari Verstappen, yang terlihat kembali ke mode <em>default-</em>nya.</p>



<p>Semoga saja keseruan F1 musim ini akan terus berlanjut di balapan-balapan selanjutnya, di mana Verstappen dan Red Bull tidak lagi terlalu mendominasi. Tentu menarik dinanti apakah akan ada pembalap lain yang bisa menang balapan.</p>



<hr class="wp-block-separator has-alpha-channel-opacity"/>



<p>Lawang, 21 Juli 2024, terinspirasi setelah menonton GP Hungaria</p>



<p>Foto Featured Image: <a href="https://www.formula1.com/en/latest/article/piastri-wins-hungarian-grand-prix-as-norris-belatedly-hands-back-lead-in.70F4mNzYrbmvNYaj8KXm18">F1</a></p>
<p>The post <a href="https://whathefan.com/olahraga/kemenangan-perdana-yang-awkward-bagi-oscar-piastri-di-formula-1/">Kemenangan Perdana yang Awkward Bagi Oscar Piastri di Formula 1</a> appeared first on <a href="https://whathefan.com">Whathefan!</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://whathefan.com/olahraga/kemenangan-perdana-yang-awkward-bagi-oscar-piastri-di-formula-1/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
