<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>televisi Archives - Whathefan!</title>
	<atom:link href="https://whathefan.com/tag/televisi/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://whathefan.com/tag/televisi/</link>
	<description>Apa yang Terpikir Apa yang Tertuang</description>
	<lastBuildDate>Thu, 31 Oct 2024 16:00:01 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.6.2</generator>

<image>
	<url>https://whathefan.com/wp-content/uploads/2019/01/cropped-Logo-Square-32x32.jpg</url>
	<title>televisi Archives - Whathefan!</title>
	<link>https://whathefan.com/tag/televisi/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Ini Pengalaman Saya Menonton Video Klip “The Catalyst”</title>
		<link>https://whathefan.com/pengalaman/ini-pengalaman-saya-menonton-video-klip-the-catalyst/</link>
					<comments>https://whathefan.com/pengalaman/ini-pengalaman-saya-menonton-video-klip-the-catalyst/?noamp=mobile#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Fanandi]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 31 Oct 2024 15:59:10 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pengalaman]]></category>
		<category><![CDATA[A Thousand Suns]]></category>
		<category><![CDATA[inspirasi]]></category>
		<category><![CDATA[instan]]></category>
		<category><![CDATA[Linkin Park]]></category>
		<category><![CDATA[televisi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://whathefan.com/?p=8047</guid>

					<description><![CDATA[<p>Sensasi menantikan sebuah album musik akan rilis sudah lama tidak Penulis rasakan. Terakhir kali itu terjadi adalah tujuh tahun yang lalu, ketika album One More Light mengumumkan akan rilis pada 19 Mei 2017. Setelah itu, meskipun musisi lain akan mengumumkan akan merilis album (katakanlah, One Ok Rock), Penulis tidak akan terlalu antusias menunggunya. Ketika rilis [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://whathefan.com/pengalaman/ini-pengalaman-saya-menonton-video-klip-the-catalyst/">Ini Pengalaman Saya Menonton Video Klip “The Catalyst”</a> appeared first on <a href="https://whathefan.com">Whathefan!</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p>Sensasi menantikan sebuah album musik akan rilis sudah lama tidak Penulis rasakan. Terakhir kali itu terjadi adalah tujuh tahun yang lalu, ketika album <em><a href="https://whathefan.com/musik/linkin-park-dan-one-more-light/">One More Light</a> </em>mengumumkan akan rilis pada 19 Mei 2017.</p>



<p>Setelah itu, meskipun musisi lain akan mengumumkan akan merilis album (katakanlah, One Ok Rock), Penulis tidak akan terlalu antusias menunggunya. Ketika rilis memang langsung mendengarkan, tapi tak memberikan sensasi yang sama dengan Linkin Park.</p>



<p>Nah, pada tanggal 15 November mendatang, <a href="https://whathefan.com/musik/menatap-era-baru-linkin-park-bersama-emily-armstrong/">Linkin Park dengan formasi baru</a> akan merilis album pertamanya yang berjudul <em><strong>From Zero</strong></em>. Sensasi ini pun datang lagi dan membuat Penulis merasa tidak sabar ingin segera mendengarkan semua lagu dalam albumnya.</p>


<div class="monsterinsights-inline-popular-posts monsterinsights-inline-popular-posts-beta monsterinsights-popular-posts-styled" ><div class="monsterinsights-inline-popular-posts-image"><img decoding="async" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2023/08/ketika-berinvestasi-dengan-uang-panas-300x169.jpg" srcset=" https://whathefan.com/wp-content/uploads/2023/08/ketika-berinvestasi-dengan-uang-panas-300x169.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2023/08/ketika-berinvestasi-dengan-uang-panas-1024x576.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2023/08/ketika-berinvestasi-dengan-uang-panas-768x432.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2023/08/ketika-berinvestasi-dengan-uang-panas.jpg 1280w " alt="Ketika Berinvestasi dengan Uang Panas" /></div><div class="monsterinsights-inline-popular-posts-text"><span class="monsterinsights-inline-popular-posts-label" >Trending</span><div class="monsterinsights-inline-popular-posts-post"><a class="monsterinsights-inline-popular-posts-title"  href="https://whathefan.com/sosial-budaya/ketika-berinvestasi-dengan-uang-panas/">Ketika Berinvestasi dengan Uang Panas</a></div></div></div><p></p>


<p>Jelang rilisnya album tersebut, Linkin Park secara bertahap telah merilis tiga <em>single </em>di waktu yang berbeda: &#8220;The Emptiness Machine&#8221;, <a href="https://whathefan.com/musik/cara-linkin-park-membiasakan-vokal-emily-kepada-penggemarnya/">&#8220;Heavy Is The Crown&#8221;</a>, dan &#8220;Over Each Other&#8221;. Penulis berharap lagu-lagu lainnya di album ini akan mirip dengan dua <em>single</em> pertama.</p>



<p>Berbicara tentang sensasi menunggu tanggal rilis album Linkin Park, Penulis mau tidak mau jadi teringat bagaimana dulu dirinya menantikan <em>single </em>pertama dari album <em><a href="https://whathefan.com/musik/linkin-park-dan-a-thousand-suns/">A Thousand Suns</a></em>, <strong>&#8220;The Catalyst&#8221;</strong>. Itulah yang ingin Penulis bagikan pada tulisan kali ini.</p>



<h2 class="wp-block-heading">Menonton Video Klip &#8220;The Catalyst&#8221; dari Televisi</h2>



<figure class="wp-block-embed is-type-video is-provider-youtube wp-block-embed-youtube wp-embed-aspect-16-9 wp-has-aspect-ratio"><div class="wp-block-embed__wrapper">
<iframe title="The Catalyst [Official Music Video] - Linkin Park" width="740" height="416" src="https://www.youtube.com/embed/51iquRYKPbs?feature=oembed" frameborder="0" allow="accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture; web-share" referrerpolicy="strict-origin-when-cross-origin" allowfullscreen></iframe>
</div></figure>



<p>Ketika Penulis menjadi penggemar Linkin Park saat SMP, <em>band </em>ini telah memiliki tiga album: <em><a href="https://whathefan.com/musik/linkin-park-dan-hybrid-theory/">Hybrid Theory</a></em>, <em><a href="https://whathefan.com/musik/linkin-park-dan-meteora/">Meteora</a></em>, dan <em><a href="https://whathefan.com/musik/linkin-park-dan-minutes-to-midnight/">Minutes to Midnight</a></em>. Oleh karena itu, begitu mengetahui Linkin Park akan merilis album baru pada tanggal 13 September 2010, Penulis begitu bersemangat.</p>



<p>Waktu itu, internet belum semudah sekarang. Minimal, kita harus pergi ke warnet untuk bisa terkoneksi dengan internet, termasuk YouTube. Bahkan, untuk berita terbaru seputar musik, Penulis masih mengandalkan televisi.</p>



<p>Nah, melalui acara <em>Breakout </em>di NET TV yang dipandu oleh Boy William, Penulis jadi mengetahui kalau Linkin Park akan merilis <em>single </em>terbaru mereka berjudul &#8220;The Catalyst&#8221; dan mereka akan menayangkan video klipnya secara perdana.</p>



<p>Penulis masih ingat betul acara tersebut mulai jam tiga sore. Boy bercerita sedikit tentang perjalanan Linkin Park sebagai <em>band </em>sebagai selingan video-video klip lama Linkin Park. Barulah menjelang akhir acara, video klip &#8220;The Catalyst&#8221; ditayangkan.</p>



<p>Kesan pertama ketika menonton video klip, keren, baik dari sisi lagu maupun sinematografinya. Memang lagu ini sekarang tidak lagi masuk <em>tier </em>atas bagi Penulis, tapi pada waktu itu, Penulis sangat menyukainya.</p>



<p>Penulis juga ingat ketika itu langsung mengirim SMS ke sohibnya yang juga menonton acara tersebut, dan ia mengatakan sentuhan dari Mr. Han sebagai sutradaralah yang membuat video klip &#8220;The Catalyst&#8221; menjadi begitu keren.</p>



<h2 class="wp-block-heading">Bagaimana Pengalaman Tersebut akan Sulit Terulang</h2>



<p>Mungkin bagi sebagian orang, pengalaman menantikan album atau lagu dari musisi favoritnya masih bisa dirasakan sekarang. Namun, pengalaman menonton video klip dari <em>single </em>terbaru di televisi rasanya tidak akan pernah dirasakan lagi.</p>



<p>Dengan adanya platform YouTube dan media sosial, semua bisa menontonnya tanpa kesulitan di detik ketika video klipnya rilis. Tak perlu lagi mendengarkan Boy William menjelaskan perjalanan musisi yang sedang merilis <em>single </em>terbaru.</p>



<p>Bahkan, kita tak perlu takut lagi ketinggalan karena kita bisa mengaktifkan notifikasi apabila video klip tersebut telah rilis. Apalagi, di YouTube biasanya para musisi akan memasang <em>countdown</em> untuk meningkatkan <em>hype</em>.</p>



<p>Sensasi ini rasanya tidak akan pernah terjadi di era instan seperti sekarang. Lantas, apakah hal tersebut buruk? Penulis tidak tahu. Namun, karena pernah mengalami era yang tidak serba instan, Penulis jadi belajar tentang kesabaran dan menikmati proses. </p>



<p>Semoga generasi kini bisa mempelajari itu di era yang serba instan seperti sekarang</p>



<hr class="wp-block-separator has-alpha-channel-opacity"/>



<p>Lawang, 31 Oktober 2024, terinspirasi setelah teringat bagaimana dulu dirinya menonton video klip &#8220;The Catalyst&#8221;</p>



<p>Foto Featured Image: </p>
<p>The post <a href="https://whathefan.com/pengalaman/ini-pengalaman-saya-menonton-video-klip-the-catalyst/">Ini Pengalaman Saya Menonton Video Klip “The Catalyst”</a> appeared first on <a href="https://whathefan.com">Whathefan!</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://whathefan.com/pengalaman/ini-pengalaman-saya-menonton-video-klip-the-catalyst/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pengalaman Melamar Kerja di Net TV (Tahap Kedua dan Ketiga)</title>
		<link>https://whathefan.com/pengalaman/pengalaman-melamar-kerja-di-net-tv-tahap-kedua-dan-ketiga/</link>
					<comments>https://whathefan.com/pengalaman/pengalaman-melamar-kerja-di-net-tv-tahap-kedua-dan-ketiga/?noamp=mobile#comments</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Fanandi]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 14 Jun 2018 17:14:20 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pengalaman]]></category>
		<category><![CDATA[kerja]]></category>
		<category><![CDATA[media]]></category>
		<category><![CDATA[mimpi]]></category>
		<category><![CDATA[NET TV]]></category>
		<category><![CDATA[pengalaman]]></category>
		<category><![CDATA[televisi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://whathefan.com/?p=887</guid>

					<description><![CDATA[<p>Beberapa hari berselang, keluarlah pengumuman lolos tidaknya penulis untuk menuju tahap berikutnya. Alhamdulillah, penulis lolos ke tahap berikutnya! Dari 50.000 peserta, kalau tidak salah hanya sekitar 1.200 yang lolos ke tahap ini. Kalau tidak salah, ada 5 teman penulis yang sama-sama berasal dari Universitas Brawijaya yang ikut melamar di NET TV. Dari kelima orang tersebut, [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://whathefan.com/pengalaman/pengalaman-melamar-kerja-di-net-tv-tahap-kedua-dan-ketiga/">Pengalaman Melamar Kerja di Net TV (Tahap Kedua dan Ketiga)</a> appeared first on <a href="https://whathefan.com">Whathefan!</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Beberapa hari berselang, keluarlah pengumuman lolos tidaknya penulis untuk menuju tahap berikutnya. Alhamdulillah, penulis lolos ke tahap berikutnya! Dari 50.000 peserta, kalau tidak salah hanya sekitar 1.200 yang lolos ke tahap ini.</p>
<p>Kalau tidak salah, ada 5 teman penulis yang sama-sama berasal dari Universitas Brawijaya yang ikut melamar di NET TV. Dari kelima orang tersebut, hanya satu teman penulis yang ikut lolos juga.</p>
<p>Lokasi tes berada di Graha Jalapuspita, sebuah gedung yang berada di jalan Gatot Subroto, Jakarta Pusat. Tidak seperti tes tahap pertama, tidak ada kesan khusus pada tes kali ini karena jumlah pesertanya yang sudah berkurang drastis. Selain itu, lokasinya yang berada di pusat ibukota membuat tidak banyak kisah yang terjadi.</p>
<p><div id="attachment_892" style="width: 826px" class="wp-caption alignnone"><img fetchpriority="high" decoding="async" aria-describedby="caption-attachment-892" class="size-full wp-image-892" src="http://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/06/IMG_6282-Copy.jpg" alt="" width="816" height="612" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/06/IMG_6282-Copy.jpg 816w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/06/IMG_6282-Copy-300x225.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/06/IMG_6282-Copy-768x576.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/06/IMG_6282-Copy-340x255.jpg 340w" sizes="(max-width: 816px) 100vw, 816px" /><p id="caption-attachment-892" class="wp-caption-text">Graha Jalapuspita</p></div></p>
<p>Pada tahap kedua ini, terdapat empat jenis tes yang harus kami kerjakan. Berbagai macam jenis tes yang menguji kemampuan kita ketika nantinya terjun di dunia kerja harus dikerjakan dengan baik. Salah satu tes yang kami kerjakan adalah tes kreativitas, tes di mana kita diberi perintah untuk membuat sebuah gambar dari sebuah garis.</p>
<p>Penulis kala itu menggambarkan rak buku lengkap beserta ruangannya. Penulis menggambar begitu detail, membayangkan kamar idaman penulis yang dilengkapi ruang baca yang nyaman.</p>
<p><div id="attachment_894" style="width: 622px" class="wp-caption alignnone"><img decoding="async" aria-describedby="caption-attachment-894" class="size-full wp-image-894" src="http://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/06/IMG_6284-Copy.jpg" alt="" width="612" height="816" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/06/IMG_6284-Copy.jpg 612w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/06/IMG_6284-Copy-225x300.jpg 225w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/06/IMG_6284-Copy-191x255.jpg 191w" sizes="(max-width: 612px) 100vw, 612px" /><p id="caption-attachment-894" class="wp-caption-text">Tes Kreativitas</p></div></p>
<p>Seusai tes, kami diberitahu lokasi tes selanjutnya apabila kami lolos di tahap kedua ini, yakni di The Bellagio Boutique Mall. Bersama teman yang duduk di sebelah penulis, kami penasaran ingin mengetahui lokasi tes selanjutnya.</p>
<p>The Bellagio Boutique Mall berlokasi di jalan Mega Kuningan Barat, Jakarta Selatan. Lokasinya berseberangan dengan kantor Net TV, The East. Kami menyempatkan sholat Jum&#8217;at di mall tersebut, di <em>hall</em> yang sama di mana tes tahap selanjutnya akan dilaksanakan.</p>
<p><strong>Tahap Ketiga &#8211; Wawancara</strong></p>
<p>Alhamdulillah penulis berhasil melewati tahap kedua, menjadi 800 orang yang terpilih untuk mengikuti tahap ketiga, yakni wawancara. Teman penulis satunya sayang sekali belum lolos ke tahap berikutnya.</p>
<p>Karena sudah mengetahui lokasi, penulis tidak mengalami hambatan apapun ketika menuju lokasi tes. Sebelum memasuki mall, penulis menatap lama gedung The East yang berada di seberang sana. Muncul pertanyaan-pertanyaan seperti &#8220;Bisakah aku bekerja di sana? Akankah impianku dapat tercapai? Apakah ini jalan hidupku?&#8221;.</p>
<p><div id="attachment_891" style="width: 622px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" aria-describedby="caption-attachment-891" class="size-full wp-image-891" src="http://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/06/IMG_6286-Copy.jpg" alt="" width="612" height="816" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/06/IMG_6286-Copy.jpg 612w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/06/IMG_6286-Copy-225x300.jpg 225w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/06/IMG_6286-Copy-191x255.jpg 191w" sizes="(max-width: 612px) 100vw, 612px" /><p id="caption-attachment-891" class="wp-caption-text">The East</p></div></p>
<p>Tak salah penulis menyimpan asa yang tinggi untuk bekerja di Net TV. Berhasil bertahan hingga tahap wawancara pun sudah menjadi prestasi bagi penulis. Menyisihkan puluhan ribu orang tentu bukan hal yang mudah, namun jangan sampai fakta tersebut membuat penulis besar kepala.</p>
<p>Setelah antri dan menantikan nomer urut penulis dipanggil, akhirnya melangkahlah penulis untuk menuju tahap terakhir sebelum diterima menjadi karyawan NET TV. Penulis berusaha menampilkan performa terbaik yang dapat penulis berikan.</p>
<p>Untunglah, yang mewawancarai penulis seorang pria. Andai yang mewawancarai secantik Gista Putri, tentu akan membuat penulis gugup tak karuan.</p>
<p><div id="attachment_895" style="width: 1034px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" aria-describedby="caption-attachment-895" class="size-large wp-image-895" src="http://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/06/maxresdefault-1-1024x576.jpg" alt="" width="1024" height="576" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/06/maxresdefault-1-1024x576.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/06/maxresdefault-1-300x169.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/06/maxresdefault-1-768x432.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/06/maxresdefault-1-356x200.jpg 356w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/06/maxresdefault-1.jpg 1280w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><p id="caption-attachment-895" class="wp-caption-text">Contoh Suasana Wawancara (youtube.com)</p></div></p>
<p>Pertanyaan-pertanyaan yang diberikan kurang lebih sama dengan wawancara-wawancara pada umumnya. Tentu kita akan ditanya seputar jabatan yang kita inginkan, seperti apa tugas tim kreatif, karena penulis melamar di bagian kreatif. Orang NET TV tersebut juga bertanya siapa tokoh idola penulis dan alasannya. Penulis menjawab Steve Jobs dan pak Habibie.</p>
<p>Seusai sesi tanya jawab, penulis menyerahkan beberapa tulisan penulis yang pernah dipublikasikan di oyibanget.com. Kebetulan, penulis pernah menulis dua artikel tentang program NET TV. Semoga saja tulisan tersebut bisa menjadi bahan pertimbangan untuk menerima penulis.</p>
<p><strong>Pengumuman</strong></p>
<p>Setelah melakukan wawancara, penulis balik ke Malang karena harus mengurus perpanjangan SIM. Tiap detik penulis merasa was-was menanti pengumuman lolos tidaknya penulis. Apalagi, pengumuman diundur beberapa hari dari jadwal yang telah ditentukan.</p>
<p>Penulis memanfaatkan waktu untuk mempersiapkan diri, termasuk bertanya kepada seorang kawan tentang bagaimana wajib militer berlangsung. Sebagai informasi, NET TV mewajibkan karyawan baru untuk mengikuti wajib militer bersama marinir. Penulis hanya mengkhawatirkan satu hal, makan. Maklum, penulis termasuk tipe orang yang sangat rewel terhadap makanan.</p>
<p>Penulis tak pernah lelah terus menerus mengecek e-mail dan <em>official account </em>Instagram NET TV ketika hari pengumuman tiba. Hingga pada akhirnya, salah seorang memberikan komentar di Instagram, memberitahu bahwa pengumuman telah keluar.</p>
<p>Tiga jam penulis terus me-<em>refresh </em>e-mail, menantikan adanya pesan masuk dari pihak NET TV.</p>
<p>Nihil, penulis belum berhasil bergabung dengan NET TV.</p>
<p><strong>Pasca Pengumuman</strong></p>
<p>Sekitar satu minggu penulis berada dalam kondisi <em>down</em> cenderung frustasi. Impian yang telah digantung setinggi langit sirna begitu saja. Pada akhirnya, penulis memutuskan untuk berbuat sesuatu. Sebagai awal, penulis menawarkan diri untuk membantu ayah di kantornya, entah sebagai apa. Kebetulan, kantor ayah penulis baru saja menjalin kerjasama dengan konsultan properti, dan mereka membutuhkan tambahan orang.</p>
<p>Siapa yang menyangka, di sanalah penulis menemukan jalan hidup yang baru, menemukan ke mana harusnya kaki penulis melangkah. Bukan bekerja sebagai karyawan di kantor ayah penulis, melainkan sesuatu yang lebih besar, lebih besar dari sekedar menjadi karyawan NET TV.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Kebonagung, 14 Juni 2018, terinspirasi setelah melihat tingginya animo pembaca terhadap tulisan Pengalaman Melamar Kerja di Net TV (Tahap Pertama)</p>
<p>The post <a href="https://whathefan.com/pengalaman/pengalaman-melamar-kerja-di-net-tv-tahap-kedua-dan-ketiga/">Pengalaman Melamar Kerja di Net TV (Tahap Kedua dan Ketiga)</a> appeared first on <a href="https://whathefan.com">Whathefan!</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://whathefan.com/pengalaman/pengalaman-melamar-kerja-di-net-tv-tahap-kedua-dan-ketiga/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>3</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pengalaman Melamar Kerja di NET TV (Tahap Pertama)</title>
		<link>https://whathefan.com/pengalaman/pengalaman-melamar-kerja-di-net-tv-tahap-pertama/</link>
					<comments>https://whathefan.com/pengalaman/pengalaman-melamar-kerja-di-net-tv-tahap-pertama/?noamp=mobile#comments</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Fanandi]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 23 Apr 2018 01:42:09 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pengalaman]]></category>
		<category><![CDATA[kerja]]></category>
		<category><![CDATA[media]]></category>
		<category><![CDATA[melamar]]></category>
		<category><![CDATA[NET TV]]></category>
		<category><![CDATA[pengalaman]]></category>
		<category><![CDATA[televisi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://whathefan.com/?p=657</guid>

					<description><![CDATA[<p>Tidak lama setelah diwisuda pada bulan Maret 2017, penulis berangkat ke Jakarta untuk mengikuti tes di NET TV, salah satu stasiun televisi swasta yang pada waktu itu penulis anggap berbeda dengan stasiun televisi lainnya. Bekerja di media menjadi salah satu keinginan penulis selain menjadi seorang dosen. Tes Tahap Pertama Lokasi tempat tes sebenarnya bukan di [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://whathefan.com/pengalaman/pengalaman-melamar-kerja-di-net-tv-tahap-pertama/">Pengalaman Melamar Kerja di NET TV (Tahap Pertama)</a> appeared first on <a href="https://whathefan.com">Whathefan!</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Tidak lama setelah diwisuda pada bulan Maret 2017, penulis berangkat ke Jakarta untuk mengikuti tes di NET TV, salah satu stasiun televisi swasta yang pada waktu itu penulis anggap berbeda dengan stasiun televisi lainnya. Bekerja di media menjadi salah satu keinginan penulis selain menjadi seorang dosen.</p>
<p><strong>Tes Tahap Pertama</strong></p>
<p>Lokasi tempat tes sebenarnya bukan di Jakarta, melainkan di Sentul, Bogor. Penulis hanya semalam menginap di rumah tante sebelum meluncur ke selatan menggunakan KRL. Dijemput oleh adik yang kuliah di Institut Pertanian Bogor (IPB), penulis menuju tempat menginap di Rumah Verde yang berlokasi tidak jauh dari terminal Baranangsiang.</p>
<p>Penulis hanya bertemu dengan adik sekitar satu jam, karena ia memiliki tugas yang harus diselesaikan. Malam itu penulis manfaatkan untuk baca-baca tentang pengetahuan umum, karena dari beberapa tulisan yang telah dibaca di internet, terdapat soal seputar hal tersebut. Selain itu, penulis juga menenangkan diri dengan membaca Donal Bebek yang penulis beli di toko buku bekas dekat Rumah Verde.</p>
<p>Keesokan harinya, dengan menggunakan Go-Jek (atau Grab?) penulis menuju tempat tes di Sentul International Convention Center (SICC). Waktu datang ke sana, wow, begitu banyak manusia yang memiliki keinginan sama dengan penulis untuk bekerja di NET TV. Dari berita penulis mengetahui bahwa jumlah peserta tes yang datang kali ini lebih dari 50.000 orang.</p>
<p><div id="attachment_660" style="width: 1034px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" aria-describedby="caption-attachment-660" class="size-large wp-image-660" src="http://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/04/IMG_6035-1024x768.jpg" alt="" width="1024" height="768" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/04/IMG_6035-1024x768.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/04/IMG_6035-300x225.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/04/IMG_6035-768x576.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/04/IMG_6035-340x255.jpg 340w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/04/IMG_6035.jpg 2048w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><p id="caption-attachment-660" class="wp-caption-text">Antri Masuk</p></div></p>
<p>Setelah antri masuk berjam-jam, akhirnya penulis masuk ke tempat tes, tempat yang sama dengan penyelenggaraan Indonesia Choice Awards sebagai perayaan ulang tahun NET TV. Karena belum pernah menonton sepakbola di stadion, mungkin baru kali ini penulis melihat begitu banyak orang berkumpul pada satu tempat.</p>
<p>Sebelum tes, ada banyak sesi semacam seminar yang diisi oleh banyak tokoh, seperti Triawan Munaf (kepala Badan Ekonomi Kreatif/Bekraf) dan Wisnutama (CEO NET TV). Selain itu, datang pula para <em>cast </em>dari serial komedi The East. Lumayan, bisa melihat banyak artis cantik seperti Gista Putri dan Laura Theux meskipun dari jauh.</p>
<p><div id="attachment_659" style="width: 1034px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" aria-describedby="caption-attachment-659" class="size-large wp-image-659" src="http://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/04/IMG_6047-1024x576.jpg" alt="" width="1024" height="576" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/04/IMG_6047-1024x576.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/04/IMG_6047-300x169.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/04/IMG_6047-768x432.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/04/IMG_6047-356x200.jpg 356w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/04/IMG_6047.jpg 1920w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><p id="caption-attachment-659" class="wp-caption-text">Melihat Langsung Artis Cantik</p></div></p>
<p>Pada tahap pertama ini, ada dua tes yang penulis jalani. Yang pertama adalah psikotest untuk mengetahui kepribadian kita. Karena tentang diri kita sendiri, maka tidak ada kesulitan untuk mengerjakannya. Yang kedua adalah Pauli Test atau yang sering disebut sebagai tes koran karena lembarnya yang lebar. Berhubung suka menghitung, penulis dapat menghabiskan dua halaman penuh tes pauli ini hingga meminta kertas tambahan.</p>
<p><strong>Drama Sepulang Tes</strong></p>
<p>Setelah menjalani tes, peserta pun dipersilahkan untuk pulang ke rumah masing-masing. Di sinilah penulis menghadapi masalah. Pertama, penulis hanya membawa sedikit uang tunai. Mencari ATM pun susahnya bukan main. Sebagai tambahan, penulis belum makan sama sekali mulai dari tiba di lokasi. Yang kedua, tidak ada sinyal di lokasi. Mungkin karena banyaknya manusia yang berada di sana, mengganggu jalur sinyal.</p>
<p>Karena bingung mencari cara pulang (balik ke Jakarta, bukan ke Rumah Verde), penulis jalan begitu saja mengikuti arus dengan harapan menemukan inspirasi di jalan. Banyak sebenarnya tukang ojek yang menawarkan jasanya, namun mereka mematok harga yang ugal-ugalan. Mencari kesempatan di dalam kesempitan.</p>
<p>Mengikuti <em>feeling</em>, penulis tidak ingin menggunakan jasa ojek tersebut. Penulis terus jalan saja tanpa mengetahui mau ke mana kaki ini melangkah.</p>
<p>Hingga, pada akhirnya, terdapat dua orang, satu laki-laki dan satu wanita, yang berteriak &#8220;YANG KE JAKARTA YANG KE JAKARTA!&#8221;</p>
<p>Tanpa berpikir dua kali, penulis pun langsung menyaut &#8220;SAYA!!!&#8221;</p>
<p>Akhirnya, dengan menggunakan Go-Car (atau Grab?), kami menuju stasiun Bogor untuk naik KRL menuju Jakarta. Untunglah, masih ada KRL yang berangkat. Penulis tinggal menunggu pengumuman tes.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><em>Bersambung&#8230;</em></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Lawang, 23 April 2018, setelah mencuci dua mobil di pagi hari</p>
<p>The post <a href="https://whathefan.com/pengalaman/pengalaman-melamar-kerja-di-net-tv-tahap-pertama/">Pengalaman Melamar Kerja di NET TV (Tahap Pertama)</a> appeared first on <a href="https://whathefan.com">Whathefan!</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://whathefan.com/pengalaman/pengalaman-melamar-kerja-di-net-tv-tahap-pertama/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>4</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
