<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>deduksi Archives - Whathefan!</title>
	<atom:link href="https://whathefan.com/tag/deduksi/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://whathefan.com/tag/deduksi/</link>
	<description>Apa yang Terpikir Apa yang Tertuang</description>
	<lastBuildDate>Sun, 14 Sep 2025 12:19:12 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.8.2</generator>

<image>
	<url>https://whathefan.com/wp-content/uploads/2019/01/cropped-Logo-Square-32x32.jpg</url>
	<title>deduksi Archives - Whathefan!</title>
	<link>https://whathefan.com/tag/deduksi/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Koleksi Board Game #30: Deception: Murder in Hong Kong</title>
		<link>https://whathefan.com/permainan/koleksi-board-game-30-deception-murder-in-hong-kong/</link>
					<comments>https://whathefan.com/permainan/koleksi-board-game-30-deception-murder-in-hong-kong/?noamp=mobile#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Fanandi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 14 Sep 2025 12:19:09 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Permainan]]></category>
		<category><![CDATA[board game]]></category>
		<category><![CDATA[deduksi]]></category>
		<category><![CDATA[kriminal]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://whathefan.com/?p=8385</guid>

					<description><![CDATA[<p>Werewolf bisa dibilang tetap menjadi salah satu board game favorit yang paling sering dimainkan, apalagi waktu dulu anak-anak Karang Taruna atau teman-teman kuliah masih sering kumpul. Penulis lebih sering menjadi moderator daripada ikut bermain, karena bagi Penulis memang lebih enak menjadi orang yang &#8220;mengendalikan&#8221; permainan. Namun, apa jadinya jika kita bermain Werewolf tanpa moderator? Itulah [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://whathefan.com/permainan/koleksi-board-game-30-deception-murder-in-hong-kong/">Koleksi Board Game #30: Deception: Murder in Hong Kong</a> appeared first on <a href="https://whathefan.com">Whathefan!</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><a href="https://whathefan.com/permainan/karakter-karakter-werewolf-ala-penulis-bagian-1/">Werewolf</a> bisa dibilang tetap menjadi salah satu <em>board game </em>favorit yang paling sering dimainkan, apalagi <a href="https://whathefan.com/permainan/werewolf-ala-sumber-wuni-indah/">waktu dulu anak-anak Karang Taruna</a> atau teman-teman kuliah masih sering kumpul.</p>



<p>Penulis lebih sering menjadi moderator daripada ikut bermain, karena bagi Penulis memang lebih enak menjadi orang yang &#8220;mengendalikan&#8221; permainan. Namun, apa jadinya jika kita bermain Werewolf tanpa moderator?</p>



<p>Itulah yang akan kita temukan dalam <strong>Deception: Murder in Hong Kong</strong>. Semua bisa ikut bermain dan kebagian peran masing-masing tanpa perlu ada moderator yang mengarahkan permainan. Kok bisa?</p>


<div class="monsterinsights-inline-popular-posts monsterinsights-inline-popular-posts-beta monsterinsights-popular-posts-styled" ><div class="monsterinsights-inline-popular-posts-image"><img decoding="async" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2020/03/kenapa-orang-suka-membuat-hoax-banner-1-300x150.jpg" srcset=" https://whathefan.com/wp-content/uploads/2020/03/kenapa-orang-suka-membuat-hoax-banner-1-300x150.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2020/03/kenapa-orang-suka-membuat-hoax-banner-1-1024x512.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2020/03/kenapa-orang-suka-membuat-hoax-banner-1-768x384.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2020/03/kenapa-orang-suka-membuat-hoax-banner-1.jpg 1280w " alt="Kenapa Orang Suka Membuat Hoax?" /></div><div class="monsterinsights-inline-popular-posts-text"><span class="monsterinsights-inline-popular-posts-label" >Trending</span><div class="monsterinsights-inline-popular-posts-post"><a class="monsterinsights-inline-popular-posts-title"  href="https://whathefan.com/sosial-budaya/kenapa-orang-suka-membuat-hoax/">Kenapa Orang Suka Membuat Hoax?</a></div></div></div><p></p>


<h2 class="wp-block-heading">Detail Board Game Deception: Murder in Hong Kong</h2>



<ul class="wp-block-list">
<li>Judul: Deception: Murder in Hong Kong</li>



<li>Desainer: Tobey Ho</li>



<li>Publisher: Jolly Thinkers</li>



<li>Tahun Rilis: 2014</li>



<li>Jumlah Pemain: 4-12 pemain</li>



<li>Waktu Bermain: 20 menit</li>



<li>Rating BGG: 7,4</li>



<li>Tingkat Kesulitan: 1,58/5</li>



<li>Harga: Rp700.000</li>
</ul>



<h2 class="wp-block-heading">Cara Bermain Deception: Murder in Hong Kong</h2>



<figure class="wp-block-embed is-type-video is-provider-youtube wp-block-embed-youtube wp-embed-aspect-16-9 wp-has-aspect-ratio"><div class="wp-block-embed__wrapper">
<iframe title="How to Play Deception: Murder in Hong Kong" width="740" height="416" src="https://www.youtube.com/embed/AuBmikjCgjI?feature=oembed" frameborder="0" allow="accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture; web-share" referrerpolicy="strict-origin-when-cross-origin" allowfullscreen></iframe>
</div></figure>



<p>Ada satu perbedaan besar antara <a href="https://whathefan.com/permainan/karakter-karakter-werewolf-ala-penulis-bagian-2/">Werewolf</a> dan Deception: Murder in Hong Kong, yaitu tidak adanya pemain yang tewas di tengah jalan. Jadi, orang yang tewas di permainan ini bersifat fiktif, dan semua pemain berkesempatan untuk menangkap pelakunya.</p>



<p>Sama seperti Werewolf, hal pertama yang dilakukan dalam permainan ini adalah membagikan <em>role </em>untuk masing-masing pemain. Nantinya, pemain yang kebagian <strong>Forensic Scientist</strong> akan membuka identitas dirinya, karena selanjutnya ia akan menjadi kunci untuk menemukan siapa Murderer-nya.</p>



<p>Nah, akurasi petunjuk dari Forensic Scientist menjadi kunci permainan ini. Jika sampai tiga babak para Investigator gagal menemukan siapa Murderer-nya, maka Murderer akan memenangkan permainan.</p>



<p>Selain Forensic Scientist yang <em>role</em>-nya langsung terungkap di awal permainan, <em>role </em>yang dimiliki oleh <em>board game </em>ini ada: </p>



<ul class="wp-block-list">
<li><strong>Murderer </strong>(x1): Tersangka utama yang harus ditemukan agar Investigator menang.</li>



<li><strong>Investigator </strong>(x8): Detektif yang harus bisa menemukan siapa Murderer di antara para pemain berdasarkan petunjuk yang diberikan oleh Forensic Scientist.</li>



<li><strong>Accomplice </strong>(x1): Rekan pembunuh Murderer, harus bisa membantu melindungi Murderer secara diam-diam tanpa ketahuan.</li>



<li><strong>Witness </strong>(x1): Saksi pembunuhan yang tahu siapa Murderer-nya, tapi harus hati-hati karena ia tidak boleh berhasil ditebak oleh Murderer. Jika Murderer siapa Witness, maka dia tetap menang. </li>
</ul>



<p>Setelah masing-masing peman mendapatkan <em>role</em>-nya, maka mereka akan mendapatkan empat<strong> Clue Card </strong>(berwarna merah) dan <strong>Means Card</strong> (berwarna biru). Clue Card merupakan petunjuk yang tertinggal di TKP, sedangkan Means Card adalah cara membunuh korban.</p>



<p>Nah, Clue Card dan Means Card ini ada banyak sekali macamnya, mulai dari barang umum sampai absurd ada semua. Cara membunuhnya pun macam-macam, mulai dari yang sederhana sampai rumit kayak di Detective Conan ada semua..</p>



<p>Di awal permainan, Murderer akan memilih satu Clue Card dan satu Means Card, yang diketahui oleh Forensic Scientist. Berdasarkan kartu yang dipilih oleh Murderer, Forensic Scientist harus bisa memberikan petunjuk melalui <strong>Scene Tiles</strong> yang ada. </p>



<p>Setiap permainan, akan ada enam Scene Tiles yang akan membantu Investigator menebak siapa Murderer-nya. Scene Tiles ini macam-macam, mulai dari kondisi mayat, waktu pembunuhan, lokasi pembunuhan, dan masih banyak lagi lainnya.</p>



<p>Total akan ada tiga ronde sampai permainan berhasil. Di setiap awal ronde, pemain bisa mengganti satu Scene Tiles yang dianggap paling tidak membantu. Masing-masing pemain selain Forensic Scientist punya satu kali kesempatan menebak siapa Murderer.</p>



<p>Nah, ini yang agak sulit. Untuk bisa menangkap Murderer, pemain harus bisa menebak dengan tepat apa Clue Card dan Means Card yang dipilih. Kalau hanya benar satu, Murderer tidak akan bisa ditangkap. </p>



<p>Kurang lebih seperti itu jalannya permainan Deception: Murder in Hong Kong. Pemain bisa melakukan beberapa variasi agar lebih menantang, seperti menambah jumlah Clue Card dan Means Card untuk masing-masing pemain.</p>



<p>Selain itu, ada juga <strong>Event Tiles</strong> yang akan memberikan keuntungan tambahan bagi pemain. Event Tiles ini sifatnya opsional, sehingga tidak wajib digunakan. Komponen lainnya di <em>board game </em>ini ada:</p>



<ul class="wp-block-list">
<li>Badge Token (x11): Digunakan ketika pemain ingin menebak siapa Murderer beserta Clue Card dan Means Card-nya.</li>



<li>Wooden Bullet Marker (x6): Digunakan oleh Forensic Scientist untuk menandai petunjuk di Scene Tiles.</li>
</ul>



<h2 class="wp-block-heading">Setelah Bermain Deception: Murder in Hong Kong</h2>



<figure class="wp-block-image size-large"><img fetchpriority="high" decoding="async" width="1024" height="683" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2025/09/Koleksi-Board-Game-30-Deception-Murder-in-Hong-Kong-banner-1024x683.jpg" alt="" class="wp-image-8387" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2025/09/Koleksi-Board-Game-30-Deception-Murder-in-Hong-Kong-banner-1024x683.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2025/09/Koleksi-Board-Game-30-Deception-Murder-in-Hong-Kong-banner-300x200.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2025/09/Koleksi-Board-Game-30-Deception-Murder-in-Hong-Kong-banner-768x512.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2025/09/Koleksi-Board-Game-30-Deception-Murder-in-Hong-Kong-banner.jpg 1080w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption class="wp-element-caption">Deception: Murder in Hong Kong (<a href="https://www.boardgamequest.com/deception-murder-in-hong-kong-review/">Board Game Quest</a>)</figcaption></figure>



<p>Sebagai orang yang menyukai Werewolf, tentu Deception: Murder in Hong Kong menjadi <em>board game </em>yang sangat menarik untuk dimainkan. Mengingat Penulis lebih sering moderator ketika bermain Werewolf, <em>board game </em>ini menjadi cara Penulis ikut bermain secara aktif.</p>



<p>Cara bermainnya yang sederhana juga membuat <em>board game </em>ini bisa dimainkan dengan siapa saja. Kita benar-benar dituntut untuk memiliki imajinasi ala detektif untuk bisa memecahkan petunjuk yang diberikan oleh Forensic Scientist.</p>



<p>Nah, Forensic Scientist adalah kunci permainan. Apabila ia pintar memberikan petunjuk, maka Murderer akan lebih mudah ditemukan. Kalau memberi petunjuknya <em>ngaco</em>, maka Murderer akan tertawa dalam hati karena merasa aman.</p>



<p>Banyaknya opsi Clue Card dan Means Card juga membuat <em>replaybility </em>permainan ini cukup tinggi. Tidak ada permainan yang benar-benar sama, apalagi <em>role </em>pemain juga akan terus berubah-ubah. Kalau tidak puas, bahkan masih ada kartu ekpansinya.</p>



<p>Mungkin kekurangan terbesar <em>board game </em>ini sama seperti Werewolf, yakni membutuhkan banyak pemain agar terasa lebih seru.  akan memiliki banyak celah untuk mengamankan dirinya dengan menggiring opini pemain. </p>



<p>Apalagi, <em>role </em>Accomplice dan Witness baru bisa digunakan kalau jumlah pemain lebih dari lima. Jika yang bermain hanya empat-lima orang, maka permainan cenerung akan terasa hambar. Makin banyak pemain, maka adu bacotnya pun akan semakin <em>chaos</em>. </p>



<p>Untuk komponen <em>board game</em>-nya sendiri bisa dibilang biasa saja, tidak ada yang istimewa. Namun, perlu dicatat bahwa kotaknya sudah memiliki sekat-sekat sehingga kita bisa menyimpan semua komponennya dengan rapi.</p>



<p>Yang jelas, Deception: Murder in Hong Kong adalah sebuah <em>board game </em>yang sangat cocok untuk dimainkan ketika ada banyak orang. Sebagai <em>board game </em>yang membutuhkan adu bacot, Deception: Murder in Hong Kong jelas bisa menimbulkan kegaduhan!</p>



<blockquote class="wp-block-quote is-layout-flow wp-block-quote-is-layout-flow">
<p><mark style="background-color:rgba(0, 0, 0, 0);color:#9e0b0f" class="has-inline-color">Skor: 8/10</mark></p>
</blockquote>



<p>Setelah membeli Deception: Murder in Hong Kong, Penulis membeli sebuah <em>board game </em>klasik di Toys Kingdom karena sedang diskon. <em>Board game </em>yang pernah Penulis mainkan waktu kecil ini membuat kita mempertanyakan seberapa banyak sebenarnya <em>vocabulary </em>yang kita miliki?</p>



<p>Yups, <em>board game </em>selanjutnya yang akan Penulis bahas tidak lain tidak bukan adalah <strong>Scrabble</strong>!</p>



<hr class="wp-block-separator has-alpha-channel-opacity"/>



<p>Lawang, 14 September 2025, terinspirasi setelah ingin melanjutnkan seri board game ini</p>



<p></p>
<p>The post <a href="https://whathefan.com/permainan/koleksi-board-game-30-deception-murder-in-hong-kong/">Koleksi Board Game #30: Deception: Murder in Hong Kong</a> appeared first on <a href="https://whathefan.com">Whathefan!</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://whathefan.com/permainan/koleksi-board-game-30-deception-murder-in-hong-kong/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Koleksi Board Game #24: Saboteur: The Dark Cave</title>
		<link>https://whathefan.com/permainan/koleksi-board-game-24-saboteur-the-dark-cave/</link>
					<comments>https://whathefan.com/permainan/koleksi-board-game-24-saboteur-the-dark-cave/?noamp=mobile#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Fanandi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 15 Sep 2024 16:59:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Permainan]]></category>
		<category><![CDATA[board game]]></category>
		<category><![CDATA[deduksi]]></category>
		<category><![CDATA[koleksi]]></category>
		<category><![CDATA[Saboteur]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://whathefan.com/?p=7862</guid>

					<description><![CDATA[<p>Di antara semua board game yang Penulis miliki, salah satu judul yang paling awal Penulis mainkan adalah Saboteur. Board game ini adalah salah satu dari sekian banyak koleksi board game Pandu yang Penulis putuskan untuk memilikinya, bersama Monopoly dan Catan. Walau begitu, sebenarnya ada satu kekurangan dimiliki oleh Saboteur asli, yakni tingkat kesulitan pihak Saboteur-nya [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://whathefan.com/permainan/koleksi-board-game-24-saboteur-the-dark-cave/">Koleksi Board Game #24: Saboteur: The Dark Cave</a> appeared first on <a href="https://whathefan.com">Whathefan!</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p>Di antara semua <em>board game </em>yang Penulis miliki, salah satu judul yang paling awal Penulis mainkan adalah <a href="https://whathefan.com/permainan/koleksi-board-game-12-saboteur/">Saboteur</a>. <em>Board game</em> ini adalah salah satu dari sekian banyak koleksi <em>board game</em> Pandu yang Penulis putuskan untuk memilikinya, bersama <a href="https://whathefan.com/permainan/koleksi-board-game-1-monopoly/">Monopoly</a> dan <a href="https://whathefan.com/permainan/koleksi-board-game-3-catan/">Catan</a>.</p>



<p>Walau begitu, sebenarnya ada satu kekurangan dimiliki oleh Saboteur asli, yakni tingkat kesulitan pihak Saboteur-nya untuk bisa menang. Oleh karena itu, sewaktu mengetahui ada Saboteur dengan konsep tim versus tim, Penulis langsung tertarik.</p>



<p>Berjudul <strong>Saboteur: The Dark Cave</strong>, ini adalah kali pertama Penulis membeli sekuel dari sebuah <em>board game</em>. Sebelumnya, berdasarkan nasihat atasan Penulis di kantor yang juga kolektor <em>board game</em>, Penulis lebih berfokus membeli <em>board game </em>yang benar-benar baru untuk memperluas jenis koleksi.</p>


<div class="monsterinsights-inline-popular-posts monsterinsights-inline-popular-posts-beta monsterinsights-popular-posts-styled" ><div class="monsterinsights-inline-popular-posts-image"><img decoding="async" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/10/the-fall-of-marvel-cinematic-universe-banner-300x169.jpg" srcset=" https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/10/the-fall-of-marvel-cinematic-universe-banner-300x169.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/10/the-fall-of-marvel-cinematic-universe-banner-1024x576.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/10/the-fall-of-marvel-cinematic-universe-banner-768x432.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/10/the-fall-of-marvel-cinematic-universe-banner.jpg 1280w " alt="The Fall of Marvel Cinematic Universe" /></div><div class="monsterinsights-inline-popular-posts-text"><span class="monsterinsights-inline-popular-posts-label" >Trending</span><div class="monsterinsights-inline-popular-posts-post"><a class="monsterinsights-inline-popular-posts-title"  href="https://whathefan.com/filmserial/the-fall-of-marvel-cinematic-universe/">The Fall of Marvel Cinematic Universe</a></div></div></div><p></p>


<h2 class="wp-block-heading">Detail Board Game Saboteur: The Dark Cave</h2>



<ul class="wp-block-list">
<li>Judul: Saboteur: The Dark Cave</li>



<li>Desainer: Fréderic Moyersoen</li>



<li>Publisher: AMIGO</li>



<li>Tahun Rilis: 2022</li>



<li>Jumlah Pemain: 2-8 pemain</li>



<li>Waktu Bermain: 45 menit</li>



<li>Rating BGG: 6,4</li>



<li>Tingkat Kesulitan: 1.67/5</li>



<li>Harga: Rp255.000</li>
</ul>



<h2 class="wp-block-heading">Cara Bermain Saboteur: The Dark Cave</h2>



<figure class="wp-block-embed is-type-video is-provider-youtube wp-block-embed-youtube wp-embed-aspect-16-9 wp-has-aspect-ratio"><div class="wp-block-embed__wrapper">
<iframe title="How to play Saboteur: the Dark Cave" width="740" height="416" src="https://www.youtube.com/embed/8r7IC9Fwa14?feature=oembed" frameborder="0" allow="accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture; web-share" referrerpolicy="strict-origin-when-cross-origin" allowfullscreen></iframe>
</div></figure>



<p>Jika pada Saboteur asli konsepnya adalah siapa yang menemukan emas di dalam gua terlebih dahulu, maka di Saboteur: The Dark Cave justru tentang bagaimana keluar dari gua setelah mendapatkan emas. </p>



<p>Ceritanya, akan ada dua tim yang bersaing dalam hal tim mana yang berhasil keluar dari gua dengan total emas terbanyak. Dua klan di permainan ini adalah <strong>Golden Axe Clan</strong> (kuning) dan <strong>Blue Moon Dwarves</strong> (biru).</p>



<p>Masalahnya, di masing-masing tim (klan) akan ada Saboteur yang pastinya akan mempersulit kita karena aslinya mereka bekerja untuk tim lawan! Konsepnya pun mirip-mirip dengan versi aslinya, di mana mereka harus menyabotase setiap langkah kita untuk bisa mencapai finis.</p>



<h3 class="wp-block-heading">Setup Saboteur: The Dark Cave</h3>



<p>Untuk <em>setup</em>-nya juga berbeda dengan versi aslinya. Permainan akan dimulai dari tengah dengan empat titik finis (kartu Goal) yang terletak di ujung. Ukuran arenanya sendiri tergantung jumlah pemain, 7&#215;7 untuk 6 &#8211; 8 pemain dan 7&#215;9 untuk 2 &#8211; 5 pemain.</p>



<p>Lalu, bagi pemain ke dalam tim kuning atau biru dengan membagikan kartu Klan. Ingat, walaupun kartu memiliki <em>background </em>warna yang sama, apa yang di baliknya bisa berbeda yang menandakan kalau orang tersebut adalah Saboteur.</p>



<p>Setelah itu, pemain bisa memilih karakter sesuai dengan klannya. Salah satu hal yang menarik dari Saboteur: The Dark Cave adalah adanya miniatur karakter yang digunakan untuk menandai ke mana kita akan melangkah.</p>



<p>Terakhir, para pemain akan mendapatkan beberapa kartu <em>action </em>yang akan digunakan dalam permainan. Dalam Saboteur: The Dark Cave, ada tiga tingkatan kartu <em>action </em>yang bisa digunakan.</p>



<h3 class="wp-block-heading">Urutan Bermain dan Kartu-Kartu di Saboteur: The Dark Cave</h3>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="683" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/09/koleksi-board-game-24-saboteur-the-dark-cave-2-1024x683.jpg" alt="" class="wp-image-7875" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/09/koleksi-board-game-24-saboteur-the-dark-cave-2-1024x683.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/09/koleksi-board-game-24-saboteur-the-dark-cave-2-300x200.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/09/koleksi-board-game-24-saboteur-the-dark-cave-2-768x512.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/09/koleksi-board-game-24-saboteur-the-dark-cave-2.jpg 1080w" sizes="auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption class="wp-element-caption">Karakter Saboteur: The Dark Cave (<a href="https://www.jukukeskus.ee/et/brain-games-mang-saboteur-the-dark-cave,-brgsabc-4060103-0452">Jukukeskus</a>)</figcaption></figure>



<p>Selesai <em>setup</em>, maka permainan pun bisa dimulai. Setiap ronde, pemain harus memainkan satu kartu dari tangannya, entah itu kartu Jalan maupun Action. Kalau tidak bisa atau tidak mau memainkan kartu, pemain bisa membuang satu atau dua kartu dari tangannya.</p>



<p>Kartu Jalan di sini memiliki aturan penempatan yang sama dengan Saboteur asli. Yang membedakan adalah ada beberapa jenis jalan spesial, seperti:</p>



<ul class="wp-block-list">
<li><strong>Dark Hole</strong>: Memunculkan Monster</li>



<li><strong>Ladder</strong>: Bisa membuat kita &#8220;teleportasi&#8221; dari satu tangga ke tangga lain</li>



<li><strong>Bridge</strong>: Menyambungkan dua titik di mana pemain harus membayar satu kartu untuk menyeberanginya</li>



<li><strong>Double Bend with Tunnel</strong>: Pemain bisa memotong jalan dengan membayar satu emas</li>



<li><strong>Gold Vein</strong>: Pemain akan mendapatkan emas jika mencapai lokasi ini </li>
</ul>



<p>Untuk kartu Action sendiri mirip-mirip dengan Saboteur aslinya, tapi lebih menarik. Berikut adalah daftar kartu Action-nya:</p>



<ul class="wp-block-list">
<li><strong>Secret Information</strong>: Pemain bisa mengintip salah satu kartu Goal atau kartu Klan pemain</li>



<li><strong>Rockfall</strong>: Buang satu kartu jalan yang tidak memiliki pemain ataupun karakter</li>



<li><strong>Swap Card</strong>: Menukar kartu tangan dengan pemain lain</li>



<li><strong>Spiderweb</strong>: Meletakkan Spider Token yang akan menghalangi pemain untuk melewati jalan tertentu</li>



<li><strong>Boots (Tools)</strong>: Jika pemain menggunakan kartu ini, jumlah langkah setiap putarannya bertambah satu (efek berlaku terus)</li>



<li><strong>Axe (Tools)</strong>: Jika pemain menggunakan kartu ini, pemain bisa membunuh monster atau menyingkirkan Spiderweb (tidak bisa digunakan langsung)</li>
</ul>



<p>Setelah memainkan kartu dari tangan, secara opsional pemain bisa menggerakkan karakternya hingga maksimal tiga langkah. Dalam kartu Jalan, ada kartu yang membutuhkan satu langkah, tapi ada juga yang membutuhkan beberapa langkah lebih banyak. Kalau sudah, pemain harus menarik satu kartu dari <em>deck</em>. </p>



<h3 class="wp-block-heading">Monster-Monster di Saboteur: The Dark Cave</h3>



<p>Satu elemen lain yang membedakan antara Saboteur: The Dark Cave dengan versi aslinya adalah keberadaan monster yang bisa menyulitkan pemain. Monters ini bisa di-<em>summon</em> pemain dengan menggunakan kartu Action.</p>



<p>Ada tiga monster yang ada di permainan ini, yakni:</p>



<ul class="wp-block-list">
<li><strong>Rat</strong>: Bisa berjalan hingga tiga langkah, pemain yang berhadapan dengan Rat akan kehilangan satu kartu tangan</li>



<li><strong>Lindworm</strong>: Bisa berjalan hingga empat langkah, pemain yang berhadapan dengan Lindworm akan <em>paralyzed </em>sebanyak satu putaran</li>



<li><strong>Goblin</strong>: Bisa berjalan hingga lima langkah, pemain yang berhadapan dengan Goblin akan kehilangan satu emas.</li>
</ul>



<h2 class="wp-block-heading">Setelah Bermain Saboteur: The Dark Cave</h2>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="683" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/09/koleksi-board-game-24-saboteur-the-dark-cave-1024x683.jpg" alt="" class="wp-image-7863" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/09/koleksi-board-game-24-saboteur-the-dark-cave-1024x683.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/09/koleksi-board-game-24-saboteur-the-dark-cave-300x200.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/09/koleksi-board-game-24-saboteur-the-dark-cave-768x512.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/09/koleksi-board-game-24-saboteur-the-dark-cave.jpg 1080w" sizes="auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption class="wp-element-caption">Saboteur: The Dark Cave (<a href="https://www.lautapeliopas.fi/peliarvostelut/saboteur-the-dark-cave/">Lautapeliopas</a>)</figcaption></figure>



<p>Jika dibandingkan dengan Saboteur asli, Saboteur: The Dark Cave jelas memberikan <strong>keseimbangan permainan yang lebih baik</strong> dengan opsi aksi yang lebih variatif. Belum lagi keberadaan monster yang bisa menjatuhkan lawan (maupun kawan sendiri).</p>



<p>Tidak ada ceritanya <strong>Saboteur kesulitan untuk menang </strong>karena kemenangan di permainan ini bukan antara kurcaci melawan Saboteur, melainkan tim biru melawan tim kuning. Memang peran Saboteur jadinya terkesan tereduksi karena tugasnya jadi hanya membantu kawan-kawannya di tim sebelah.</p>



<p>Konsep &#8220;misteri&#8221; pun tetap dipertahankan karena tidak ada yang tahu di mana pintu keluar guanya. Memang ada kartu yang bisa membuat kita mengintip, tapi informasi tersebut tentu tidak bisa disebarkan karena berpotensi untuk didengarkan oleh tim lawan.</p>



<p>Dari komponen pun<strong> jelas lebih baik</strong>, karena Saboteur: The Dark Cave tidak hanya terdiri dari kartu-kartu. Emas kini berbentuk token, lalu ada juga token karakter beserta <em>standing</em>-nya yang membuat permainan menjadi lebih hidup.</p>



<p>Jika disuruh menyebutkan kekurangannya, mungkin tentang bagaimana<strong> <em>board game</em> ini baru terasa serunya jika dimainkan ramai-ramai</strong>. Walaupun bisa dimainkan berdua, keseruannya jelas jauh. Penulis sendiri merekomendasikan setidaknya ada enam pemain.</p>



<p>Selain itu, karena ada tema deduksi juga, permainan ini juga membutuhkan pembohong yang lihai. Jika pemainnya lurus-lurus saja, maka permainan pun akan menjadi membosankan. Saboteur: The Dark Cave membutuhkan pemain yang rusuh!</p>



<blockquote class="wp-block-quote is-layout-flow wp-block-quote-is-layout-flow">
<p><mark style="background-color:rgba(0, 0, 0, 0);color:#9e0b0f" class="has-inline-color">Skor: 8/10</mark></p>
</blockquote>



<p>Saat membeli Saboteur: The Dark Cave, Penulis juga membeli satu <em>board game </em>lain di toko lain. Alasannya, board game ini tidak tersedia di toko langganan Penulis, padahal Penulis sangat penasaran karena pembuatnya sama dengan pembuat <a href="https://whathefan.com/permainan/koleksi-board-game-17-unstable-unicorns/">Unstable Unicorns</a>.</p>



<p><em>Board game</em> tersebut adalah <strong>Happy Little Dinosaur</strong>.</p>



<hr class="wp-block-separator has-alpha-channel-opacity"/>



<p>Lawang, 15 September 2024, terinspirasi karena ingin melanjutkan seri artikel <em>board game</em></p>
<p>The post <a href="https://whathefan.com/permainan/koleksi-board-game-24-saboteur-the-dark-cave/">Koleksi Board Game #24: Saboteur: The Dark Cave</a> appeared first on <a href="https://whathefan.com">Whathefan!</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://whathefan.com/permainan/koleksi-board-game-24-saboteur-the-dark-cave/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Koleksi Board Game #13: Coup</title>
		<link>https://whathefan.com/permainan/koleksi-board-game-13-coup/</link>
					<comments>https://whathefan.com/permainan/koleksi-board-game-13-coup/?noamp=mobile#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Fanandi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 17 Mar 2024 15:09:27 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Permainan]]></category>
		<category><![CDATA[Coup]]></category>
		<category><![CDATA[deduksi]]></category>
		<category><![CDATA[hiburan]]></category>
		<category><![CDATA[werewolf]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://whathefan.com/?p=7099</guid>

					<description><![CDATA[<p>Dalam membeli sebuah board game, salah satu pertimbangan Penulis adalah pernah memainkannya. Kebetulan, Penulis beberapa kali mendapatkan kesempatan bermain board game yang dimiliki oleh Pandu. Selain Catan yang menjadi &#8220;prioritas&#8221; utama karena menjadi salah satu favoritnya, board game lain yang ingin Penulis miliki adalah Coup. Secara singkat, board game yang satu ini bergenre deduksi di [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://whathefan.com/permainan/koleksi-board-game-13-coup/">Koleksi Board Game #13: Coup</a> appeared first on <a href="https://whathefan.com">Whathefan!</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p>Dalam membeli sebuah <em>board game</em>, salah satu pertimbangan Penulis adalah pernah memainkannya. Kebetulan, Penulis beberapa kali mendapatkan kesempatan <a href="https://whathefan.com/permainan/mas-pandu-dan-koleksi-board-gamenya/">bermain <em>board game </em>yang dimiliki oleh Pandu</a>.</p>



<p>Selain <a href="https://whathefan.com/permainan/koleksi-board-game-3-catan/">Catan </a>yang menjadi &#8220;prioritas&#8221; utama karena menjadi salah satu favoritnya, <em>board game </em>lain yang ingin Penulis miliki adalah <strong>Coup</strong>. Secara singkat, <em>board game </em>yang satu ini bergenre deduksi di mana pemainnya harus lihai bermain peran sekaligus berbohong.</p>



<p>Dengan harganya yang relatif murah, tentu Coup menjadi banyak pilihan orang yang menyukai permainan seperti <a href="https://whathefan.com/permainan/karakter-karakter-werewolf-ala-penulis-bagian-1/">Werewolf</a>. Namun, apakah Coup memang layak untuk dikoleksi dan mampu menawarkan keseruan yang sama?</p>


<div class="monsterinsights-inline-popular-posts monsterinsights-inline-popular-posts-beta monsterinsights-popular-posts-styled" ><div class="monsterinsights-inline-popular-posts-image"><img decoding="async" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2019/05/merasa-terbuang-banner-300x150.jpg" srcset=" https://whathefan.com/wp-content/uploads/2019/05/merasa-terbuang-banner-300x150.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2019/05/merasa-terbuang-banner-768x384.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2019/05/merasa-terbuang-banner-1024x512.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2019/05/merasa-terbuang-banner.jpg 1280w " alt="Untuk Kamu yang Merasa Terbuang" /></div><div class="monsterinsights-inline-popular-posts-text"><span class="monsterinsights-inline-popular-posts-label" >Trending</span><div class="monsterinsights-inline-popular-posts-post"><a class="monsterinsights-inline-popular-posts-title"  href="https://whathefan.com/pengembangan-diri/untuk-kamu-yang-merasa-terbuang/">Untuk Kamu yang Merasa Terbuang</a></div></div></div><p></p>


<h2 class="wp-block-heading">Detail Board Game</h2>



<ul class="wp-block-list">
<li>Judul: Coup</li>



<li>Desainer: Rikki Tahta</li>



<li>Publisher: Indie Boards &amp; Cards</li>



<li>Tahun Rilis: 2012</li>



<li>Jumlah Pemain: 2- 6 pemain</li>



<li>Waktu Bermain: 15 menit</li>



<li>Rating BGG: 7.0</li>



<li>Tingkat Kesulitan: 1.41/5</li>



<li>Harga: Rp200.000</li>
</ul>



<h2 class="wp-block-heading">Cara Bermain Coup</h2>



<figure class="wp-block-embed is-type-video is-provider-youtube wp-block-embed-youtube wp-embed-aspect-16-9 wp-has-aspect-ratio"><div class="wp-block-embed__wrapper">
<iframe loading="lazy" title="Coup - How To Play" width="740" height="416" src="https://www.youtube.com/embed/lPlBDZnxHQA?feature=oembed" frameborder="0" allow="accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture; web-share" allowfullscreen></iframe>
</div></figure>



<p>Coup memiliki objektif utama menjadi pemain terakhir yang bertahan, alias <em>one man last standing. </em>Di awal permainan, masing-masing pemain akan memiliki dua peran tersembunyi yang disebut sebagai <strong>Influence</strong> dan akan mendapatkan &#8220;modal&#8221; dua koin.</p>



<p>Pemain bisa menggunakan peran tersebut atau berpura-pura menjadi peran lain. Kenapa harus berpura-pura menjadi peran lain? Karena masing-masing peran memiliki efeknya. Total ada lima peran yang bisa digunakan di dalam Coup, yakni:</p>



<ol class="wp-block-list">
<li><strong>Duke (Bupati)</strong>: Tax (Ambil 3 koin)</li>



<li><strong>Assassin</strong>: Assassination (Bayar 3 koin, lalu pilih pemain untuk kehilangan Influence)</li>



<li><strong>Ambassador (Duta Besar)</strong>: Exchange (tukar kartu dengan Court Deck), bisa memblok Steal dan Captain</li>



<li><strong>Captain (Kapten)</strong>: Steal (ambil 2 koin dari pemain lain), bisa memblok Steal dan Captain</li>



<li><strong>Contessa</strong>: Blok Assassination</li>
</ol>



<p>Setiap putaran, masing-masing pemain harus memilih satu aksi untuk dilakukan, yaitu:</p>



<ul class="wp-block-list">
<li>Menggunakan  efek kartu Influence (baik yang dimiliki maupun yang pura-pura dimiliki)</li>



<li>Income: Mengambil 1 koin</li>



<li>Foreign Aid: Mengambil 2 koin, bisa diblokir oleh Duke (Bupat)</li>



<li>Coup: Membayar 7 koin, melakukan Assassination kepada satu pemain</li>
</ul>



<p>Lantas, apakah pemain yang berbohong atas perannya tidak bisa digugat? Tentu bisa. Setiap pemain mengikrarkan peran untuk mengaktifkan efeknya, pemain lain bisa melakukan Challange.</p>



<p>Jika yang di-Challenge ternyata benar-benar memiliki peran tersebut, maka pemain yang melakukan Challenge akan kehilangan satu Influence-nya dan pemain yang di-Challenge juga harus menukarkan perannya dengan peran baru dari <em>deck</em>.</p>



<p>Namun, jika yang di-Challenge ternyata terbukti berbohong, maka ia yang akan kehilangan satu Influence-nya. Pemain akan keluar dari pemainan begitu dua Influence-nya sama-sama mati. Permainan akan terus berlangsung hingga tersisa satu orang permain. </p>



<h2 class="wp-block-heading">Setelah Bermain Coup</h2>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="683" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/03/board-game-coup-1-1024x683.jpeg" alt="" class="wp-image-7102" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/03/board-game-coup-1-1024x683.jpeg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/03/board-game-coup-1-300x200.jpeg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/03/board-game-coup-1-768x512.jpeg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/03/board-game-coup-1.jpeg 1080w" sizes="auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption class="wp-element-caption">Coup (<a href="https://dailyevergreen.com/148315/opinion/the-board-game-breakdown-coup-a-perfect-game-for-returning-students/">The Daily Evergreen</a>)</figcaption></figure>



<p>Ekspektasi ketika bermain Coup adalah bermain Werewolf tanpa seorang moderator. Jika sedang <em>nongki </em>atau kumpul-kumpul, semua bisa ikut bermain. Itu yang pernah Penulis rasakan ketika memainkannya bersama teman-teman kantor dulu.</p>



<p>Dengan jenis peran yang sedikit (hanya ada 5) jika dibandingkan dengan Werewolf yang segudang, tentu kita harus pandai-pandai memutar otak untuk menentukan kapan <em>timing </em>yang tepat untuk <em>bluffing</em>, untuk melakukan Challenge, dan lain sebagainya</p>



<p>Namun, ketika memainkan <em>board game </em>ini bersama teman-teman yang kurang bisa <em>bluffing</em>, maka Coup akan terasa &#8220;krik krik&#8221; karena menjadi kurang menarik. Permainan juga akan terasa lurus-lurus saja tanpa banyak <em>plot twist </em>ataupun kejadian yang mengundang tawa.</p>



<p>Hal ini makin diperparah jika pemain tidak berani mengambil risiko dan bermain aman, sehingga hanya mengaktifkan kartu Influence yang ada di hadapannya. Akhirnya, pemain lain pun enggan melakukan Challenge karena merasa pemain lain hanya bermain aman.</p>



<p>Karena perasaan tidak puasnya terhadap <em>baord game </em>ini, Penulis cukup lama tidak membeli <em>board game </em>bergenre deduksi lagi, sampai nanti membeli sekuel <a href="https://whathefan.com/permainan/koleksi-board-game-12-saboteur/">Saboteur</a> di akhir tahun 2023. Namun, level butuh <em>bluffing-</em>nya tentu tidak sebesar Coup.</p>



<p>Namun, sejujurnya salah satu alasan Penulis membeli Coup lebih karena ingin menambah koleksinya, mengingat harganya yang lumayan murah. Pada saat membeli Coup, Penulis membelinya bersama tiga <em>board game </em>lain, yakni Saboteur dan Sekata. </p>



<p>Nah, pada tulisan ulasan <em>board game </em>selanjutnya, Penulis akan membahas tentang Sekata, <em>board game </em>lokal yang akan menguji pengetahuan kita atas Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI). <em>Stay tuned!</em></p>



<hr class="wp-block-separator has-alpha-channel-opacity"/>



<p>Lawang, 17 Maret 2024, terinspirasi karena ingin melanjutkan seri artikel <em>board game</em></p>
<p>The post <a href="https://whathefan.com/permainan/koleksi-board-game-13-coup/">Koleksi Board Game #13: Coup</a> appeared first on <a href="https://whathefan.com">Whathefan!</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://whathefan.com/permainan/koleksi-board-game-13-coup/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Koleksi Board Game #12: Saboteur</title>
		<link>https://whathefan.com/permainan/koleksi-board-game-12-saboteur/</link>
					<comments>https://whathefan.com/permainan/koleksi-board-game-12-saboteur/?noamp=mobile#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Fanandi]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 30 Oct 2023 00:09:16 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Permainan]]></category>
		<category><![CDATA[board game]]></category>
		<category><![CDATA[deduksi]]></category>
		<category><![CDATA[koleksi]]></category>
		<category><![CDATA[Saboteur]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://whathefan.com/?p=6951</guid>

					<description><![CDATA[<p>Pada satu waktu, Penulis memutuskan untuk membeli beberapa board game sekaligus yang dulunya pernah dimainkan dan harganya relatif terjangkau. Tentu, board game yang pernah dimainkan tersebut karena Pandu memilikinya. Ada tiga board game yang Penulis beli waktu itu, Saboteur, Coup, dan Sekata. Pada tulisan kali ini, Penulis akan membahas tentang Saboteur yang cukup menarik dan [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://whathefan.com/permainan/koleksi-board-game-12-saboteur/">Koleksi Board Game #12: Saboteur</a> appeared first on <a href="https://whathefan.com">Whathefan!</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p>Pada satu waktu, Penulis memutuskan untuk membeli beberapa <em>board game </em>sekaligus yang dulunya pernah dimainkan dan harganya relatif terjangkau. Tentu, <em>board game </em>yang pernah dimainkan tersebut karena Pandu memilikinya.</p>



<p>Ada tiga <em>board game </em>yang Penulis beli waktu itu, <strong>Saboteur</strong>, Coup, dan Sekata. Pada tulisan kali ini, Penulis akan membahas tentang Saboteur yang cukup menarik dan masih sering dimainkan hingga saat ini.</p>



<p>Saboteur Penulis beli dengan harga <strong>Rp250.000</strong>. Awalnya Penulis tertarik untuk membeli versi The Lost Mines yang lebih baru dan lebih kompleks. Namun, pada akhirnya Penulis memilih untuk membeli versi orisinalnya saja karena lebih sederhana.</p>


<div class="monsterinsights-inline-popular-posts monsterinsights-inline-popular-posts-beta monsterinsights-popular-posts-styled" ><div class="monsterinsights-inline-popular-posts-image"><img decoding="async" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/10/Cover-2-1280-1-300x150.jpg" srcset=" https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/10/Cover-2-1280-1-300x150.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/10/Cover-2-1280-1-768x384.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/10/Cover-2-1280-1-1024x512.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/10/Cover-2-1280-1-356x178.jpg 356w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/10/Cover-2-1280-1.jpg 1280w " alt="Bagian 30 10 Tahun Kemudian" /></div><div class="monsterinsights-inline-popular-posts-text"><span class="monsterinsights-inline-popular-posts-label" >Trending</span><div class="monsterinsights-inline-popular-posts-post"><a class="monsterinsights-inline-popular-posts-title"  href="https://whathefan.com/distopia-bagi-kia/bagian-30-10-tahun-kemudian/">Bagian 30 10 Tahun Kemudian</a></div></div></div><p></p>


<h2 class="wp-block-heading">Detail Board Game</h2>



<ul class="wp-block-list">
<li>Judul: Saboteur</li>



<li>Desainer: Fréderic Moyersoen</li>



<li>Publisher: AMIGO</li>



<li>Tahun Rilis: 2004</li>



<li>Jumlah Pemain: 3 &#8211; 10 pemain</li>



<li>Waktu Bermain: 30 menit</li>



<li>Rating BGG: 6.5</li>



<li>Tingkat Kesulitan: 1.32/5</li>
</ul>



<h2 class="wp-block-heading">Cara Bermain Saboteur</h2>



<figure class="wp-block-embed is-type-video is-provider-youtube wp-block-embed-youtube wp-embed-aspect-16-9 wp-has-aspect-ratio"><div class="wp-block-embed__wrapper">
<iframe loading="lazy" title="Tutorial Main Board Game - Saboteur" width="740" height="416" src="https://www.youtube.com/embed/5PWVNXg70k8?feature=oembed" frameborder="0" allow="accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture; web-share" allowfullscreen></iframe>
</div></figure>



<p>Saboteur memiliki objektif <strong>mengumpulkan emas sebanyak mungkin</strong>. Siapa yang memiliki emas terbanyak di akhir permainan (yang biasanya terdiri dari 3 ronde) akan menjadi pemenangnya.</p>



<p>Arena dari Saboteur berukuran 5 x 9 kartu, di mana artinya jarak antara tempat <em>start </em>dan <em>finish </em>berjarak 7 kartu. Di bagian <em>finish</em>, acak tiga kartu yang terdiri dari 1 emas dan 2 batu. Permainan akan dimenangkan oleh Kurcaci jika mereka bisa mencapai emas.</p>



<p>Di awal permainan, bagikan kartu peran kepada masing-masing pemain. Di antara peran <strong>Kurcaci</strong>, terselip peran <strong>Saboteur </strong>yang jumlahnya menyesuaikan jumlah pemain. Saboteur harus menyabotase agar Kurcaci gagal mencapai emas.</p>



<p>Setelah itu, bagikan kartu jalan dan <em>action </em>kepada masing-masing pemain (jumlah kartu menyesuaikan). Setiap putaran, pemain harus memilih antara memainkan satu kartu di tangannya atau menutup satu kartu jika tidak melakukan apa-apa.</p>



<p>Ada beberapa jenis kartu <em>action </em>yang bisa digunakan, yakni kartu untuk memblokir pemain lain (ada tiga simbol yang berbeda), untuk membuka blokir, untuk membongkar jalan, dan untuk mengintip satu dari tiga kartu <em>finish</em>.</p>



<p>Permainan akan berakhir jika memenuhi salah satu kondisi berikut: Kurcaci berhasil mencapai emas atau jumlah kartu di <em>deck </em>maupun di tangan habis. Saboteur harus bisa menutupi perannya hingga mendekati akhir permainan agar tidak diblokir oleh para Kurcaci.</p>



<p>Ketika satu ronde berakhir dan dimenangkan Kurcaci, maka mereka akan menarik kartu emas (masing-masing kartu berisi 1-3 emas) dari <em>deck </em>dan membaginya secara berurutan (dengan kata lain, pemain di urutan terakhir akan mendapat emas paling kecil).</p>



<p>Kalau Saboteur berhasil menggagalkan upaya Kurcaci mendapatkan emas, maka mereka akan mendapatkan emas dalam jumlah tertentu. Permainan akan berlangsung selama tiga ronde, walaupun sah-sah saja jika ingin lebih.</p>



<h2 class="wp-block-heading">Setelah Bermain Saboteur</h2>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="683" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2023/10/koleksi-board-game-12-1-1024x683.jpg" alt="" class="wp-image-6953" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2023/10/koleksi-board-game-12-1-1024x683.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2023/10/koleksi-board-game-12-1-300x200.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2023/10/koleksi-board-game-12-1-768x512.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2023/10/koleksi-board-game-12-1.jpg 1080w" sizes="auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption class="wp-element-caption">Saboteur (<a href="https://www.board-game.co.uk/saboteur-2-review/">Zatu Game</a>)</figcaption></figure>



<p>Saboteur adalah salah satu <em>party board game </em>yang mudah dipahami untuk semua kalangan. Apalagi, <em>board game </em>ini memberikan kepuasan tersendiri ketika bisa menghubungkan jalan dengan simetris. Desain kartunya juga sangat baik sehingga semua terasa pas.</p>



<p>Konsep menyambungkan jalan demi jalan ini mirip dengan <em>board game </em><a href="https://whathefan.com/permainan/koleksi-board-game-4-carcassonne/">Carcassonne</a>. Bedanya, di Saboteur hanya bisa menyambungkan jalan, sedangkan Carcassonne bisa menyambungkan City dan tanah kosong.</p>



<p>Jika ada kekurangan dari Saboteur, mungkin kesederhanaannya yang bisa menjadi kekurangan untuk para pemain <em>board game </em>yang sudah cukup <em>expert</em>. Jelas <em>board game </em>ini kurang bisa memberikan tantangan karena memang fungsinya untuk seru-seruan.</p>



<p>Selain itu, pemain yang mendapatkan peran Saboteur juga relatif lebih sulit untuk meraih kemenangan.  Begitu ketahuan, maka kartu blokir akan datang secara terus-menerus. Apalagi, sesama Saboteur juga sulit untuk membantu karena ada potensi untuk diblokir juga.</p>



<p>Oleh karena itu, di <em>circle </em>Penulis ada peraturan tambahan di mana sebelum permainan dimulai, semua pemain akan menutup mata. Lalu, hanya para Saboteur yang membuka mata untuk mengetahui siapa saja kawan mereka, mirip dengan permainan <a href="https://whathefan.com/karang-taruna/werewolf-ala-sumber-wuni-indah/">Werewolf</a>.</p>



<p>Terlepas dari kekurangannya, Werewolf Penulis rekomendasikan sebagai perkenalan terhadap dunia <em>board game </em>karena kesederhanaan sekaligus kerusuhannya. Apalagi ukurannya kecil, sehingga cocok untuk dibawa ke tongkrongan.</p>



<p><em>Board game </em>selanjutnya juga berpotensi rusuh karena memiliki genre deduksi dan harus pintar berbohong seperti di Werewolf. Sayangnya, <em>board game </em>ini juga harus dilabeli kurang laku karena jarang dimainkan. <em>Board game </em>tersebut adalah <strong>Coup</strong>.</p>



<hr class="wp-block-separator has-alpha-channel-opacity"/>



<p>Lawang, 30 Oktober 2023, terinspirasi karena ingin melanjutkan seri <em>board game</em></p>
<p>The post <a href="https://whathefan.com/permainan/koleksi-board-game-12-saboteur/">Koleksi Board Game #12: Saboteur</a> appeared first on <a href="https://whathefan.com">Whathefan!</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://whathefan.com/permainan/koleksi-board-game-12-saboteur/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Koleksi Board Game #9: Bang! The Dice Game</title>
		<link>https://whathefan.com/permainan/koleksi-board-game-9-bang-the-dice-game/</link>
					<comments>https://whathefan.com/permainan/koleksi-board-game-9-bang-the-dice-game/?noamp=mobile#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Fanandi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 06 Aug 2023 15:54:43 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Permainan]]></category>
		<category><![CDATA[Bang! The Dice Game]]></category>
		<category><![CDATA[board game]]></category>
		<category><![CDATA[cowboy]]></category>
		<category><![CDATA[deduksi]]></category>
		<category><![CDATA[koleksi]]></category>
		<category><![CDATA[wild west]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://whathefan.com/?p=6684</guid>

					<description><![CDATA[<p>Di antara semua koleksi board game-nya, hanya satu yang merupakan hadiah dari orang lain, yakni Bang! The Dice Game. Board game ini merupakan hadiah ulang tahun untuk Penulis dari kedua adiknya. Kebetulan, Bang! The Dice Game memang menjadi salah satu incarannya. Salah satu alasannya adalah karena board game ini memiliki unsur deduktif dan saling curiga [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://whathefan.com/permainan/koleksi-board-game-9-bang-the-dice-game/">Koleksi Board Game #9: Bang! The Dice Game</a> appeared first on <a href="https://whathefan.com">Whathefan!</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p>Di antara semua koleksi <em>board game</em>-nya, hanya satu yang merupakan hadiah dari orang lain, yakni <strong>Bang! The Dice Game</strong>. <em>Board game </em>ini merupakan <a href="https://whathefan.com/pengalaman/hari-ini-ulang-tahun-whathefan-yang-ke-5/">hadiah ulang tahun</a> untuk Penulis dari kedua adiknya.</p>



<p>Kebetulan, Bang! The Dice Game memang menjadi salah satu incarannya. Salah satu alasannya adalah karena <em>board game </em>ini memiliki unsur deduktif dan saling curiga seperti <a href="https://whathefan.com/permainan/karakter-karakter-werewolf-ala-penulis-bagian-1/">Werewolf</a> yang sering Penulis mainkan, dengan tema Wild West alias dunia perkoboian.</p>



<p>Namun, ada banyak unsur lain yang dimiliki oleh <em>board game </em>ini yang tidak dimiliki oleh Werewolf, seperti adanya unsur <em>luck </em>dari lemparan dadunya yang menentukan pergerakan kita. Untuk lebih jelasnya, Penulis akan membahasnya di bawah.</p>


<div class="monsterinsights-inline-popular-posts monsterinsights-inline-popular-posts-beta monsterinsights-popular-posts-styled" ><div class="monsterinsights-inline-popular-posts-image"><img decoding="async" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/08/ynvutcas2n3brxsf1soh-1-300x145.jpg" srcset=" https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/08/ynvutcas2n3brxsf1soh-1-300x145.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/08/ynvutcas2n3brxsf1soh-1-768x372.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/08/ynvutcas2n3brxsf1soh-1-1024x496.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/08/ynvutcas2n3brxsf1soh-1-356x173.jpg 356w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/08/ynvutcas2n3brxsf1soh-1.jpg 1054w " alt="Di Balik Logo Asian Games 2018" /></div><div class="monsterinsights-inline-popular-posts-text"><span class="monsterinsights-inline-popular-posts-label" >Trending</span><div class="monsterinsights-inline-popular-posts-post"><a class="monsterinsights-inline-popular-posts-title"  href="https://whathefan.com/tokohsejarah/di-balik-logo-asian-games-2018/">Di Balik Logo Asian Games 2018</a></div></div></div><p></p>


<h2 class="wp-block-heading">Detail Board Game</h2>



<ul class="wp-block-list">
<li>Judul: Bang! The Dice Game</li>



<li>Desainer: Michael Palm, Lukas Zach</li>



<li>Publisher: DV Games</li>



<li>Tahun Rilis: 2013</li>



<li>Jumlah Pemain: 3- 8 pemain</li>



<li>Waktu Bermain: 15 menit</li>



<li>Rating BGG: 6.9</li>



<li>Tingkat Kesulitan: 1.28/5</li>
</ul>



<h2 class="wp-block-heading">Cara Bermain Bang! The Dice Game</h2>



<figure class="wp-block-embed is-type-video is-provider-youtube wp-block-embed-youtube wp-embed-aspect-16-9 wp-has-aspect-ratio"><div class="wp-block-embed__wrapper">
<iframe loading="lazy" title="Tutorial Main Board Game - Bang! The Dice Game" width="740" height="416" src="https://www.youtube.com/embed/J5Wr8Xh_C_U?feature=oembed" frameborder="0" allow="accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture; web-share" allowfullscreen></iframe>
</div></figure>



<p>Secara garis besar, ada tiga tim di permainan Bang! The Dice Game. Pertama ada <strong>Sheriff </strong>bersama para <strong>deputinya</strong>, <strong>Outlaws </strong>yang merupakan sekelompok penjahat utamanya, dan <strong>Renegade </strong>yang harus bisa menjadi <em>one last man standing</em>.</p>



<p>Objektif untuk masing-masing tim tentu berbeda. Sheriff dan deputi harus bisa membunuh semua Outlaw dan Renegade, Outlaw hanya perlu membunuh Sheriff, dan Renegade harus menyingkirkan semuanya.</p>



<p>Selain Sheriff, para pemain harus merahasiakan identitasnya agar tidak ketahuan oleh pemain lainnya. Hanya peran Sheriff-lah yang diketahui oleh semua pemain. Ketika ada pemain yang kehabisan nyawa, maka identitasnya pun akan terkuak.</p>



<p>Selain pembagian tim, masing-masing pemain juga akan mendapatkan<strong> kartu karakter </strong>yang masing-masing memiliki kemampuan unik yang bisa memberikan benefit di dalam permainan. Nama-namanya pun terinspirasi dari para legenda di <a href="https://whathefan.com/animekomik/kenapa-suka-lucky-luke/">dunia Wild West</a>.</p>



<p>Tiap pemain akan punya peluru yang melambangkan nyawa mereka, yang jumlahnya sesuai dengan angka yang tertera di kartu karakter mereka. Khusus untuk Sheriff, ia akan memiliki dua nyawa ekstra, mengingat banyak orang yang mengincar kepalanya.</p>



<p>Komponen utama dari permainan ini adalah <strong>dadu-dadunya</strong> yang berjumlah lima buah. Setiap putaran, pemain akan melemparkan dadu dan memiliki kesempatan untuk <em>reroll </em>hingga dua kali. Tiap sisi dari dadu ini memiliki simbol dan efek khusus, yaitu:</p>



<ul class="wp-block-list">
<li>Angka 1: Bisa menembak (mengurangi nyawa) pemain yang berjarak satu pemain </li>



<li>Angka 2: Bisa menembak pemain yang berjarak dua pemain</li>



<li>Bir: Menambah 1 nyawa</li>



<li>Panah: Akan mendapatkan panah Indian yang akan mengurangi nyawa semua pemain jika stok panah yang tersedia habis</li>



<li>Dinamit: Tidak bisa di-<em>reroll</em>, jika sampai mendapatkan tiga dinamit maka akan mengurangi nyawa pemain  </li>



<li>Gatling Gun: Jika berhasil mendapatkan tiga Gatling Gun, maka akan membuang semua panah yang dimiliki sekaligus mengurangi satu nyawa untuk semua pemain lain.</li>
</ul>



<p>Permainan akan berakhir jika salah satu tim berhasil mencapai objektifnya.</p>



<h2 class="wp-block-heading">Setelah Bermain Bang! The Dice Game</h2>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="683" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2023/07/koleksi-board-game-9-1-1024x683.jpg" alt="" class="wp-image-6685" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2023/07/koleksi-board-game-9-1-1024x683.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2023/07/koleksi-board-game-9-1-300x200.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2023/07/koleksi-board-game-9-1-768x512.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2023/07/koleksi-board-game-9-1.jpg 1080w" sizes="auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption class="wp-element-caption">Bang! The Dice Game (<a href="https://www.gameology.com.au/products/bang-the-dice-game">Gameology</a>)</figcaption></figure>



<p>Sebagai permainan deduktif, tentu<strong> Bang! The Dice Game lebih cocok dimainkan ramai-ramai</strong>. Sayangnya, jumlah maksimal pemainnya hanya 8 orang, berbeda dengan Werewolf yang bisa dibilang bisa sebanyak apapun asalkan moderatornya sanggup.</p>



<p>Namun, salah satu kelebihan <em>board game </em>ini adalah <strong>tidak diperlukannya seorang moderator</strong>, sehingga semua orang bisa ikut main. Aksinya pun dilakukan terang-terangan ala Wild West, tidak ada yang sembunyi-sembunyi seperti Werewolf.</p>



<p>Hanya peran Sheriff yang langsung diketahui sejak awal permainan, sehingga jangan heran kalau <strong>banyak yang &#8220;menjilat&#8221; Sheriff </strong>agar dipercaya kalau dirinya Deputy yang merupakan bawahannya. Berpura-pura melindungi atau memberi nyawa adalah hal yang lumrah.</p>



<p>Hanya saja, dari beberapa kali memainkan <em>board game </em>ini, <strong>keberadaan kartu karakter sering terlupakan</strong>. Ketika pemain sudah tersingkir dari permainan, biasanya mereka baru ingat kalau karakter mereka sebenarnya bisa melakukan sesuatu yang berguna.</p>



<p>Selain itu, faktor <em>luck </em>yang dimiliki juga menjadi pisau bermata dua. Di satu sisi bisa membuat permainan tidak tertebak dan semakin susah untuk mengetahui mana kawan mana lawan. Di satu sisi, <em>game </em>ini membutuhkan unsur <em>luck </em>yang cukup tinggi.</p>



<p>Dibandingkan dengan Werewolf, bermain Bang! The Dice Game bisa menjadi sangat cepat, apalagi jika para pemainnya bermain secara agresif dan begitu bernafsu untuk menghabiskan nyawa pemain lain. </p>



<p>Dengan tema Wild West yang dibawakan, bisa dibilang Bang! The Dice Game sudah cukup berhasil mengemasnya dengan menarik. Penulis hampir tidak memiliki keluhan berarti terhadap <em>board game </em>ini.</p>



<p class="has-text-align-center">***</p>



<p><em>Board game </em>selanjutnya yang Penulis bahas adalah <em>board game </em>yang memiliki kemiripan mekanisme dengan Catan, yang sangat mengandalkan keberuntungan dadu. <em>Board game </em>tersebut adalah <strong>Machi Koro 2</strong>, yang lumayan menjadi favorit bagi teman-teman Penulis.</p>



<figure class="wp-block-jetpack-rating-star" style="text-align:center"><span style="color:#1767ef">★</span><span style="color:#1767ef">★</span><span style="color:#1767ef">★</span><span style="color:#1767ef">★</span><span style="color:#1767ef">★</span><span style="color:#1767ef">★</span><span style="color:#1767ef">★</span><span style="color:#1767ef">★</span></figure>



<hr class="wp-block-separator has-alpha-channel-opacity"/>



<p>Lawang, 6 Agustus 2023, terinspirasi karena ingin melanjutkan seri&nbsp;<em>board game&nbsp;</em>ini</p>
<p>The post <a href="https://whathefan.com/permainan/koleksi-board-game-9-bang-the-dice-game/">Koleksi Board Game #9: Bang! The Dice Game</a> appeared first on <a href="https://whathefan.com">Whathefan!</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://whathefan.com/permainan/koleksi-board-game-9-bang-the-dice-game/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
