<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Jokowi Archives - Whathefan!</title>
	<atom:link href="https://whathefan.com/tag/jokowi/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://whathefan.com/tag/jokowi/</link>
	<description>Apa yang Terpikir Apa yang Tertuang</description>
	<lastBuildDate>Mon, 26 Aug 2024 15:40:49 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.6.2</generator>

<image>
	<url>https://whathefan.com/wp-content/uploads/2019/01/cropped-Logo-Square-32x32.jpg</url>
	<title>Jokowi Archives - Whathefan!</title>
	<link>https://whathefan.com/tag/jokowi/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Peringatan Darurat: Apa Memang Sedarurat Itu Situasi Politik Saat Ini?</title>
		<link>https://whathefan.com/politik-negara/peringatan-darurat-apa-memang-sedarurat-itu-situasi-politik-saat-ini/</link>
					<comments>https://whathefan.com/politik-negara/peringatan-darurat-apa-memang-sedarurat-itu-situasi-politik-saat-ini/?noamp=mobile#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Fanandi]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 21 Aug 2024 19:10:41 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Politik & Negara]]></category>
		<category><![CDATA[DPR]]></category>
		<category><![CDATA[Jokowi]]></category>
		<category><![CDATA[MK]]></category>
		<category><![CDATA[opini]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintah]]></category>
		<category><![CDATA[politik]]></category>
		<category><![CDATA[undang-undang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://whathefan.com/?p=7726</guid>

					<description><![CDATA[<p>Media sosial berhasil dibirugelapkan oleh netizen. Bukan karena sedang mendukung Chelsea, melainkan karena mereka semua sedang memberikan Peringatan Darurat beserta lambang Garuda dengan latar belakang biru gelap. Melansir dari CNN, foto itu sendiri sebenarnya diambil dari video EAS Indonesia Concept di YouTube. Entah siapa yang pertama kali memiliki ide menggunakan footage dari video tersebut, yang [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://whathefan.com/politik-negara/peringatan-darurat-apa-memang-sedarurat-itu-situasi-politik-saat-ini/">Peringatan Darurat: Apa Memang Sedarurat Itu Situasi Politik Saat Ini?</a> appeared first on <a href="https://whathefan.com">Whathefan!</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p>Media sosial berhasil dibirugelapkan oleh netizen. Bukan karena sedang mendukung Chelsea, melainkan karena mereka semua sedang memberikan <strong>Peringatan Darurat </strong>beserta lambang Garuda dengan latar belakang biru gelap.</p>



<p>Melansir dari CNN, foto itu sendiri sebenarnya diambil dari video EAS Indonesia Concept di YouTube. Entah siapa yang pertama kali memiliki ide menggunakan <em>footage </em>dari video tersebut, yang jelas hal tersebut berhasil menjadi viral di media sosial.</p>



<figure class="wp-block-embed is-type-video is-provider-youtube wp-block-embed-youtube wp-embed-aspect-4-3 wp-has-aspect-ratio"><div class="wp-block-embed__wrapper">
<iframe title="EAS Indonesia Concept (24/10/1991), ANM-021 (Mesem) - First Encounter" width="740" height="555" src="https://www.youtube.com/embed/JTcOy3bJ4p4?feature=oembed" frameborder="0" allow="accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture; web-share" referrerpolicy="strict-origin-when-cross-origin" allowfullscreen></iframe>
</div></figure>



<p>Berhubung sudah lama tidak menulis tentang politik dan kebetukan sedang memperhatikan &#8220;drama&#8221; yang terjadi menjelang Pilkada Jakarta, Penulis memutuskan untuk menuangkan opininya terkait hal ini, mumpung ada momentum yang tepat dengan adanya Peringatan Darurat.</p>


<div class="monsterinsights-inline-popular-posts monsterinsights-inline-popular-posts-beta monsterinsights-popular-posts-styled" ><div class="monsterinsights-inline-popular-posts-image"><img decoding="async" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2019/08/belajar-menulis-fiksi-pada-di-balik-tirai-aroma-karsa-banner-300x150.jpg" srcset=" https://whathefan.com/wp-content/uploads/2019/08/belajar-menulis-fiksi-pada-di-balik-tirai-aroma-karsa-banner-300x150.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2019/08/belajar-menulis-fiksi-pada-di-balik-tirai-aroma-karsa-banner-768x384.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2019/08/belajar-menulis-fiksi-pada-di-balik-tirai-aroma-karsa-banner-1024x512.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2019/08/belajar-menulis-fiksi-pada-di-balik-tirai-aroma-karsa-banner.jpg 1280w " alt="Belajar Menulis Fiksi Pada Di Balik Tirai Aroma Karsa" /></div><div class="monsterinsights-inline-popular-posts-text"><span class="monsterinsights-inline-popular-posts-label" >Trending</span><div class="monsterinsights-inline-popular-posts-post"><a class="monsterinsights-inline-popular-posts-title"  href="https://whathefan.com/buku/belajar-menulis-fiksi-pada-di-balik-tirai-aroma-karsa/">Belajar Menulis Fiksi Pada Di Balik Tirai Aroma Karsa</a></div></div></div><p></p>


<h2 class="wp-block-heading">Latar Belakang Terjadinya Peringatan Darurat</h2>



<figure class="wp-block-embed is-type-rich is-provider-twitter wp-block-embed-twitter"><div class="wp-block-embed__wrapper">
<blockquote class="twitter-tweet" data-width="550" data-dnt="true"><p lang="in" dir="ltr">Buat yang mau ikut ngurus negara dibanding ngurus selangkangan selebgram, ini ringkasan isunya:<br><br>1) PKS awalnya mau calonin Anies-Sohibul Iman, Jakarta &quot;Aman&quot;. Elektabilitasnya paling tinggi. Problemnya: perlu threshold 20% biar bisa calonin gubernur. Jadi perlu cari partai…</p>&mdash; Ardianto Satriawan (@ardisatriawan) <a href="https://twitter.com/ardisatriawan/status/1826054580813312397?ref_src=twsrc%5Etfw">August 21, 2024</a></blockquote><script async src="https://platform.twitter.com/widgets.js" charset="utf-8"></script>
</div></figure>



<p>Mungkin para Pembaca sudah banyak membaca kronologinya di media sosial. Oleh karena itu, Penulis hanya akan merangkumnya untuk memahami mengapa Peringatan Darurat ini bisa menjadi viral, bahkan memicu aksi demo oleh pihak-pihak tertentu.</p>



<p>Kita tarik dari kejadian pada tanggal 4 Juni 2024, ketika Mahkamah Agung mengubah peraturan KPU dari <strong>calon gubernur minimal berusia 30 tahun saat pemilihan menjadi berusia 30 tahun saat pelantikan</strong>. Ini ditenggarai untuk memuluskan anak dari Jokowi, Kaesang Pengarep, untuk melanggeng ke pemilihan.</p>



<p>Lalu di Jakarta, awalnya Koalisi Perubahan di pilpres sepakat ingin mengusung Anies Baswedan sebagai Cagub. Bahkan, PKS sudah menyodorkan nama Sohibul Iman sebagai wakilnya. Masalahnya, ketiga suara partai ini belum menyentuh angka 20% sebagai ambang batas.</p>



<p>Alhasil, <strong>satu per satu partai meninggalkan Anies </strong>dan bergabung dengan Koalisi Indonesia Maju (KIM) dan menjadi KIM Plus yang mengusung Ridwan Kamil. Anies, yang secara survei elektabilitas sebenarnya masih yang tertinggi, ditinggal begitu saja.</p>



<p>Di tengah drama partai politik ini, tiba-tiba ada <strong>calon independen yang berhasil mendapatkan ratusan ribu KTP</strong>: Dharma Pongrekun &#8211; Kun Wardana. Ternyata, banyak orang yang merasa KTP-nya dicatut begitu saja, padahal mereka merasa tidak pernah memberikan dukungan, termasuk anak dari Anies.</p>



<p>Kasus ini pun sempat ramai karena pihak kepolisian menghentikan penyelidikan dengan alasan itu adalah wewenagn Bawaslu. Padahal, pencurian data tersebut bisa dimasukkan ke dalam tindak pidana umum. Lebih parahnya lagi, KPU tetap menetapkan calon independen ini.</p>



<p>Pada tanggal 19 Agustus 2024, dengan sisa hanya dua bulan lagi, <strong>Jokowi melakukan <em>reshuffle </em>kabinet</strong>, termasuk Menter Hukum dan HAM (Menkumham) Yasonna Laoly yang berasal dari PDIP dengan Supratman Andi Agtas. </p>



<p>Keputusan dadakan ini banyak dianggap, selain membersihkan kabinet dari orang PDIP, juga menempatkan orangnya Jokowi di posisi penting tersebut. Ada yang menyebutkan kalau Jokowi sedang menyiapkan &#8220;sesuatu&#8221; hingga perlu melakukan <em>reshuffle</em>.</p>



<p>Keesokan harinya, pada tanggal 20 Agustus 2024, <strong>Mahkamah Konstitusi (MK) mengabulkan permohonan dari Partai Gelora dan Partai Buruh</strong> yang telah diajukan sejak tanggal 20 Mei 2024 untuk mengubah peraturan Pilkada. Keputusan tersebut adalah:</p>



<ol class="wp-block-list">
<li>Penurunan ambang batas atas dari 20% di DPRD atau 25% suara sah menjadi 7,5% suara sah</li>



<li>Batas usia calon kepala daerah dihitung saat penetapan pasangan calon, bukan saat pelantikan</li>
</ol>



<p>Putusan pertama dianggap menguntungkan PDIP, yang saat ini <em>solo player </em>dan hanya memiliki 14% suara. Dengan peraturan ini, maka mereka memiliki tiket untuk maju ke Pilkada. Sedangkan putusan yang kedua akan menjegal Kaesang untuk maju ke Pilkada.</p>



<p>Namun, keesokan harinya pada 21 Agustus 2024, DPR melakukan rapat dan membahas RUU Pilkada. Singkat cerita, <strong>semua keputusan MK berusaha dibatalkan oleh mereka</strong>! Yang lebih bikin geram lagi, RUU untuk merespons putusan tersebut dibuat dengan sangat kilat. </p>



<p>Seperti yang kita tahu, selama ini DPR kerap bergerak lambat kalau menyangkut masalah rakyat, seperti RUU Masyarakat Adat dan RUU Perampasan Aset. Akan tetapi, kalau kebijakannya berkaitan dengan kepentingan kelompok tertentu, buset, cepatnya mengalahkan <a href="https://whathefan.com/filmserial/review-setelah-menonton-the-flash/">The Flash</a> sekalipun.</p>



<p>Keputusan ini <strong>akan dibahas di rapat paripurna DPR </strong>yang kemungkinan diadakan pada hari Kamis, 22 Agustus 2024. Mengingat hampir semua partai berada di satu kubu, kemungkinan RUU tersebut akan disahkan dan akan membuat putusan MK tidak berlaku.</p>



<p>Menurut Hasan Nasbi selaku Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan, pemerintah bakal mengikuti revisi UU Pilkada yang baru dibahas di DPR. Artinya, seandainya DPR tetap mengesahkan RUU ini, maka putusan MK seolah tidak dianggap.</p>



<p>Masyarakat yang sudah geram dengan kebobrokan ini pun memutuskan untuk turun ke jalan dan menggelar aksi demo. Semoga saja tidak terjadi kerusuhan, apalagi sampai menimbukan korban jiwa.</p>



<h2 class="wp-block-heading">Apakah Memang Sedarurat Itu?</h2>



<p>Menurut Penulis, drama yang tersaji jelang Pilkada Jakarta ini lebih parah dibandingkan waktu <a href="https://whathefan.com/politik-negara/mengamati-pilpres-2024-bagian-1-antara-perubahan-dan-keberlanjutan/">Pilpres</a> kemarin. Banyak kejadian &#8220;kebetulan&#8221; yang terjadi, seolah menyudutkan salah satu bakal calon agar tidak sampai maju ke pemilu.</p>



<p>Awalnya, terlihat ada upaya kalau calon dari KIM Plus harus dihadapkan dengan calon independen. Jika melawan Anies yang elektabilitasnya masih tinggi, mereka akan sulit menang Kalau melawan kotak kosong, bisa jadi kemungkinan kotak kosong yang akan menang dan Pilkada harus diulang. </p>



<p>Lantas, apakah memang sedarurat itu? Menurut Penulis, <strong>iya</strong>, sedarurat itu. Mengapa demikian?<strong> Karena hukum dalam beberapa waktu terakhir seolah bisa terus diubah oleh penguasa, menyesuaikan kebutuhan dan kepentingan mereka</strong>.</p>



<p><em>Dulu menghujat MK, kok sekarang malah bela MK? Karena keputusan yang sekarang menguntungkan Anies, ya?</em></p>



<p>Karena kasusnya berbeda. Saat pencalonan Gibran kemarin, hakim MK sekaligus pamannya terbukti melakukan pelanggaran etik. Anehnya, keputusan pencalonan Gibran tetap sah hingga akhirnya terpilih.</p>



<p>Pada kasus MK yang sekarang, putusan mereka memang terlihat menguntungkan Anies dan PDIP. Namun, <strong>keputusan tersebut langsung dibegal oleh DPR dan upaya untuk membatalkannya sangat masif</strong>.</p>



<p>Pertanyaannya Penulis balik: mengapa dulu DPR diam saja melihat putusan MK yang kontroversial tersebut? Mengapa baru sekarang, dengan kecepatan cahaya, mereka bisa membatalkan keputusan MK?</p>



<h2 class="wp-block-heading">Para Influencer Telah Bersuara</h2>



<figure class="wp-block-embed is-type-rich is-provider-twitter wp-block-embed-twitter"><div class="wp-block-embed__wrapper">
<blockquote class="twitter-tweet" data-width="550" data-dnt="true"><p lang="in" dir="ltr">Disclaimer: Video ini banyak disclaimer. Sampai ketemu besok. <a href="https://t.co/LuhqxMXmXP">pic.twitter.com/LuhqxMXmXP</a></p>&mdash; Andovi da Lopez (@AndovidaLopez) <a href="https://twitter.com/AndovidaLopez/status/1826245045248499906?ref_src=twsrc%5Etfw">August 21, 2024</a></blockquote><script async src="https://platform.twitter.com/widgets.js" charset="utf-8"></script>
</div></figure>



<p>Kedaruratan ini, salah satu parameter kecil lainnya, juga bisa dilihat dari <strong>banyaknya tokoh atau <em>influencer </em>yang menunjukkan dukungannya terhadap gerakan ini</strong>. Jika di Pilpres kemarin banyak yang tidak menunjukkan keberpihakannya, maka kali ini banyak sekali tokoh maupun <em>influencer </em>yang bersuara.</p>



<p>Di Instagram pun begitu, mulai Najwa Shihab melalui Narasi-nya hingga para komikus favorit Penulis. Juki dan Mice Cartoon membuat ilustrasi Darurat, sedangkan komikus lain seperti Komikkamvret membuat pesan implisit melalui komiknya.</p>



<p>Di linimasa X (Twitter) lebih ramai lagi, di antaranya ada Andovi da Lopez, Panji Pragiwaksono, dan Ernest Prakasa. Bahkan, akun parfum HMNS, Habis Nonton Film, hingga F1 Speed Indonesia pun ikut bersuara. Banyak yang merangkum kronologi kejadiannya untuk memudahkan orang yang tidak terlalu mengikuti.</p>



<p>Menariknya (atau mirisnya), ada beberapa akun yang mengaku mendapatkan tawaran bombastis. Akun Neo Historia Indonesia mengaku kalau mereka diminta untuk mengadu domba pendukung Anies dan PDIP atas kasus penistaan agama yang pernah dilakukan oleh Ahok pada tahun 2017.</p>



<p>Penulis merasa, banyak pihak yang sudah kehabisan kesabaran dengan kelakuan elit politik kita yang bisa dengan seenak <em>udelnya </em>bisa memainkan hukum sesuai dengan kebutuhan. Oleh karena itu, tak heran pada akhirnya banyak public figure, yang sebelumnya terkesan diam, mulai bersuara.</p>



<p class="has-text-align-center">***</p>



<p>Ini sudah bukan masalah siapa yang akan menang pemilu, tapi<strong> ini sudah menyangkut masalah keadilan</strong>. Seperti yang dikatakan oleh Andovi, yang masyarakat inginkan adalah proses pemilu yang <em>fair </em>dan adil. Hanya itu.</p>



<p><em>Deadline </em>pendaftaran akan ditutup pada tanggal 27 Agustus 2024 atau sekitar tujuh hari kerja lagi. PDIP telah menyatakan mereka akan tetap mengusung Anies pada tanggal tersebut, terlepas dari hasil rapat paripurna DPR yang sangat instan. </p>



<p>Bagaimana akhirnya? Mari kita nantikan bersama, dan semoga apa yang telah terjadi di Bangladesh tidak terjadi di sini.</p>



<hr class="wp-block-separator has-alpha-channel-opacity"/>



<p>Lawang, 21 Agustus 2024, terinspirasi setelah ramainya Peringatan Darurat di media sosial</p>
<p>The post <a href="https://whathefan.com/politik-negara/peringatan-darurat-apa-memang-sedarurat-itu-situasi-politik-saat-ini/">Peringatan Darurat: Apa Memang Sedarurat Itu Situasi Politik Saat Ini?</a> appeared first on <a href="https://whathefan.com">Whathefan!</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://whathefan.com/politik-negara/peringatan-darurat-apa-memang-sedarurat-itu-situasi-politik-saat-ini/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Menyorot Kebijakan Prabowo-Gibran: Dari Makan Siang Gratis hingga 300 Fakultas Kedokteran</title>
		<link>https://whathefan.com/politik-negara/menyorot-kebijakan-prabowo-gibran-dari-makan-siang-gratis-hingga-300-fakultas-kedokteran/</link>
					<comments>https://whathefan.com/politik-negara/menyorot-kebijakan-prabowo-gibran-dari-makan-siang-gratis-hingga-300-fakultas-kedokteran/?noamp=mobile#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Fanandi]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 04 Mar 2024 15:20:45 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Politik & Negara]]></category>
		<category><![CDATA[Gibran Rakabuming Raka]]></category>
		<category><![CDATA[Jokowi]]></category>
		<category><![CDATA[kebijakan]]></category>
		<category><![CDATA[opini]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintah]]></category>
		<category><![CDATA[pemilu]]></category>
		<category><![CDATA[pilpres]]></category>
		<category><![CDATA[Prabowo Subianto]]></category>
		<category><![CDATA[presiden]]></category>
		<category><![CDATA[program kerja]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://whathefan.com/?p=7047</guid>

					<description><![CDATA[<p>Meskipun pengumuman hasil pilpres 2024 masih belum keluar, tangan Penulis sudah gatal ingin menyoroti beberapa kebijakan yang dibuat oleh calon presiden terpilih (sementara) kita, yakni Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka. Ada banyak alasan mengapa Penulis ingin membahas program kerja mereka sekarang, tapi salah satunya adalah karena program unggulan mereka, makan siang dan susu gratis, [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://whathefan.com/politik-negara/menyorot-kebijakan-prabowo-gibran-dari-makan-siang-gratis-hingga-300-fakultas-kedokteran/">Menyorot Kebijakan Prabowo-Gibran: Dari Makan Siang Gratis hingga 300 Fakultas Kedokteran</a> appeared first on <a href="https://whathefan.com">Whathefan!</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p>Meskipun pengumuman hasil pilpres 2024 masih belum keluar, tangan Penulis sudah gatal ingin menyoroti beberapa kebijakan yang dibuat oleh calon presiden terpilih (sementara) kita, yakni Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka.</p>



<p>Ada banyak alasan mengapa Penulis ingin membahas program kerja mereka sekarang, tapi salah satunya adalah karena program unggulan mereka, makan siang dan susu gratis, sudah dibahas di rabat kabinet, sebelum pengumuman resmi keluar.</p>



<p>Oleh karena itu, Penulis pun berpikir untuk apa menunggu mereka dilantik untuk mengomentar program kerja mereka? Alhasil, jadilah tulisan ini sebagai bentuk kritik dan masukan Penulis untuk pemerintah yang akan datang, jika benar-benar terpilih.</p>


<div class="monsterinsights-inline-popular-posts monsterinsights-inline-popular-posts-beta monsterinsights-popular-posts-styled" ><div class="monsterinsights-inline-popular-posts-image"><img decoding="async" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/06/63f363a5-fdd2-4b16-8fa9-918f70a4a200-768x512-300x200.jpg" srcset=" https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/06/63f363a5-fdd2-4b16-8fa9-918f70a4a200-768x512-300x200.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/06/63f363a5-fdd2-4b16-8fa9-918f70a4a200-768x512.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/06/63f363a5-fdd2-4b16-8fa9-918f70a4a200-768x512-356x237.jpg 356w " alt="Beradaptasi dengan Lingkungan" /></div><div class="monsterinsights-inline-popular-posts-text"><span class="monsterinsights-inline-popular-posts-label" >Trending</span><div class="monsterinsights-inline-popular-posts-post"><a class="monsterinsights-inline-popular-posts-title"  href="https://whathefan.com/pengembangan-diri/beradaptasi-dengan-lingkungan/">Beradaptasi dengan Lingkungan</a></div></div></div><p></p>


<h2 class="wp-block-heading">Mengintip Apa Saja Program Kerja Prabowo Gibran</h2>



<figure class="wp-block-image size-large"><img fetchpriority="high" decoding="async" width="1024" height="683" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/03/prabowo-gibran-1024x683.png" alt="" class="wp-image-7052" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/03/prabowo-gibran-1024x683.png 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/03/prabowo-gibran-300x200.png 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/03/prabowo-gibran-768x512.png 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/03/prabowo-gibran.png 1080w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption class="wp-element-caption">Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka (<a href="https://nasional.kompas.com/read/2024/02/17/07463641/tkn-sebut-anak-muda-anggap-prabowo-pahlawan-sedangkan-gibran-bisa-cari">Kompas</a>)</figcaption></figure>



<p>Melalui tulisan &#8220;<a href="https://whathefan.com/politik-negara/mengamati-pilpres-2024-bagian-2-menyelami-paslon-lebih-dalam/">Mengamati Pilpres 2024 Bagian 2: Menyelami Paslon Lebih Dalam</a>&#8220;, Penulis sudah mencantumkan visi misi berserta program kerja dari masing-masing paslon. Namun, Penulis ingin menyebutkan beberapa program kerjanya yang rasanya perlu kita catat.</p>



<p>Daftar di bawah ini Penulis lansir dari <a href="https://www.instagram.com/p/C3ZaQsTJCNW/?img_index=2">akun Instagram @ngomonginuang:</a></p>



<ul class="wp-block-list">
<li>Makan siang gratis untuk anak sekolah, ibu hamil, dan santri</li>



<li>19 juta lapangan pekerjaan</li>



<li>Menaikkan 8% gaji ASN (terutama guru dan nakes), TNI/Polri, dan pejabat</li>
</ul>



<ul class="wp-block-list">
<li>Mengembangkan Smart Farming</li>



<li>Program kredit untuk perusahaan <em>startup</em></li>



<li>Melanjutkan program hilirisasi tambang dan digital</li>



<li>Menambah Fakultas Kedokteran menjadi 300 fakultas</li>



<li>Beasiswa 10 ribu pelajar Saintek ke luar negeri</li>



<li>Mendirikan Badan Penerimaan Negara</li>



<li>Meningkatkan rasio penerimaan negara terhadap PDB menjadi 23%</li>



<li>Membangun 3 juta rumah untuk <em>homeless</em> (1 juta di pedesaan, 1 juta di pesisir, 1 juta di perkotaan)</li>



<li>Dana desa ditingkatkan menjadi 5 miliar per desa per tahun</li>
</ul>



<p>Yang namanya janji kampanye tentu selalu terdengar indah. Untuk realisasinya, biar waktu yang menjawab. Penulis tidak akan mengomentari semua janji di atas, hanya beberapa yang membuat Penulis sedikit mengkerutkan alis.</p>



<p>Selain beberapa daftar janji kampanye di atas, pasangan Prabowo-Gibran juga terkenal karena ingin melanjutkan apa yang telah dikerjakan oleh pemerintah sebelumnya. Oleh karena itu, Penulis juga akan mengkritik beberapa program kerja yang akan dilanjutkan oleh mereka.</p>



<h2 class="wp-block-heading">Makan Siang dan Susu Gratis</h2>



<figure class="wp-block-image size-large"><img decoding="async" width="1024" height="683" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/03/prabowo-gibran-makan-siang-gratis-1024x683.jpg" alt="" class="wp-image-7053" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/03/prabowo-gibran-makan-siang-gratis-1024x683.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/03/prabowo-gibran-makan-siang-gratis-300x200.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/03/prabowo-gibran-makan-siang-gratis-768x512.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/03/prabowo-gibran-makan-siang-gratis.jpg 1080w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption class="wp-element-caption">Makan Siang Gratis (<a href="https://www.rri.co.id/nasional/579240/pemerintah-masih-bingung-soal-anggaran-makan-siang-gratis?__cf_chl_rt_tk=5CPY2aimJL0KJangN_ST0QANlrtJ_0D63AtqziGaCoQ-1709565138-0.0.1.1-1749">RRI</a>)</figcaption></figure>



<p>Ini adalah program kerja yang paling sering digaungkan oleh Prabowo-Gibran. Bahkan ketika debat capres terakhir, segala masalah yang ditanyakan kepada Prabowo selalu berputar di sekitar makan siang gratis.</p>



<p>Sejak awal, program kerja <strong>makan siang dan susu gratis </strong>ini sudah menjadi pro-kontra. Dengan anggaran jumbo mencapai 450 triliun per tahun, tentu ini akan memberatkan APBN kita. Saking beratnya, akan ada banyak subsidi + kenaikan pajak agar program tersebut bisa berjalan.</p>



<p>Kalau tidak percaya, bisa baca beberapa sumber berikut ini:</p>



<ul class="wp-block-list">
<li>Dari APBN: <a href="https://www.cnnindonesia.com/ekonomi/20240301202306-92-1069462/makan-gratis-ala-prabowo-dalam-sepekan-masuk-apbn-2025-mulai-simulasi">Makan Gratis Ala Prabowo dalam Sepekan: Masuk APBN 2025-Mulai Simulasi (cnnindonesia.com)</a></li>



<li>Dari Pemotongan Subsidi: <a href="https://www.cnnindonesia.com/ekonomi/20240216153334-532-1063603/subsidi-bbm-akan-dipangkas-prabowo-demi-makan-siang-gratis">Subsidi BBM Akan Dipangkas Prabowo Demi Makan Siang Gratis (cnnindonesia.com)</a></li>



<li>Dari Peningkatan Rasio Pajak: <a href="https://nasional.kontan.co.id/news/dongkrak-rasio-pajak-demi-penuhi-program-makan-siang-gratis-mungkinkah">Dongkrak Rasio Pajak Demi Penuhi Program Makan Siang Gratis, Mungkinkah? (kontan.co.id)</a></li>



<li>Dari Dana BOS: <a href="https://bisnis.tempo.co/read/1839528/airlangga-sebut-biaya-makan-siang-gratis-dari-dana-bos-ini-jenis-dan-peruntukannya">Airlangga Sebut Biaya Makan Siang Gratis dari Dana BOS, Ini Jenis dan Peruntukannya &#8211; Bisnis Tempo.co</a></li>
</ul>



<p>Memang, program makan siang dan susu gratis sudah diterapkan di banyak negara. Namun, perlu diingat kalau mayoritas dari negara-negara tersebut merupakan negara maju yang kondisi keuangannya telah stabil. Lha, kita, cari dana untuk membangun IKN saja sudah setengah mati.</p>



<p>Sama seperti pembangunan IKN, yang akan Penulis bahas lebih rinci setelah ini, Penulis merasa kalau pengadaan makan siang gratis bukan sesuatu yang <em>urgent </em>dan tidak menjadi solusi untuk banyak masalah yang diharapkan selesai dengan program ini.</p>



<p>Menurunkan harga bahan pokok sehingga bisa dijangkau oleh semua lapisan masyarakat dan menjaga stok barang agar selalu terjelas lebih <em>urgent </em>dibandingkan dengan program makan siang yang kesannya hanya memberi &#8220;ikan&#8221;.</p>



<p>Selain itu, skema yang jelas mengenai pelaksanaan program kerja ini juga masih belum jelas. Idealnya, program kerja yang ditawarkan kepada publik setidaknya harus sudah memiliki <em>blueprint </em>agar kita sebagai masyarakat bisa membayangkan pelaksanaannya.</p>



<p>Jika melihat <em>track record </em>dari Prabowo, Penulis jadi berprasangka kalau nantinya perusahaan yang akan diajak untuk melaksanakan program ini ya kroni-kroninya Prabowo (atau Gibran/Jokowi) semua. </p>



<p>Lihat saja PT TMI untuk pengadaan alutista dan PT Agrinas untuk <em>food estate.</em> Nepotisme seolah memang bukan hal yang tabu untuk capres-cawapres kita.</p>



<p><em>Catatan: Penulis sudah terbayang bagaimana bentuk pembelaan dari pendukung mereka, yang kurang lebih akan berbunyi, &#8220;Memang sengaja pakai rekanannya Prabowo-Gibran agar kontrolnya lebih mudah dan tidak dikorupsi.&#8221;</em></p>



<h2 class="wp-block-heading">Melanjutkan Pembangunan Ibu Kota Negara (IKN)</h2>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="683" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/03/prabowo-gibran-ikn-1024x683.jpg" alt="" class="wp-image-7054" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/03/prabowo-gibran-ikn-1024x683.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/03/prabowo-gibran-ikn-300x200.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/03/prabowo-gibran-ikn-768x512.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/03/prabowo-gibran-ikn.jpg 1080w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption class="wp-element-caption">Progres Pembangunan IKN (<a href="https://kalimantan.bisnis.com/read/20231013/407/1704001/pembangunan-ikn-nusantara-30-proyek-segera-groundbreaking">Bisnis</a>)</figcaption></figure>



<p>Sejak awal, Penulis sudah merasa kontra dengan rencana Jokowi untuk <strong>membangun ibukota negara baru</strong>. Ide untuk memindahkan ibu kota memang bukan hal baru dan mungkin dibutuhkan, tapi menurut Penulis tidak untuk sekarang ketika kondisi keuangan negara belum benar-benar fit.</p>



<p>Ada yang menyebut kalau kawasan <a href="Jokowi: Lahan IKN Nusantara Hutan Produksi, Bukan Hutan Alam - Halaman 1 (beritasatu.com)">hutan yang dibabat di IKN adalah kawasan hutan industri</a>, tapi jangan lupa ada laporan juga kalau <a href="https://www.voaindonesia.com/a/pembangunan-ikn-ancam-orangutan-lumba-lumba-irrawaddy/7016197.html">habitat orang utan di sana tergusur secara paksa</a>. Belum lagi adanya <a href="https://www.google.com/url?sa=t&amp;rct=j&amp;q=&amp;esrc=s&amp;source=web&amp;cd=&amp;cad=rja&amp;uact=8&amp;ved=2ahUKEwjduamQ69qEAxXh9zgGHXjAAGkQFnoECBYQAQ&amp;url=https%3A%2F%2Fwww.bbc.com%2Findonesia%2Farticles%2Fc3g0gp2d246o&amp;usg=AOvVaw1q39wIxgU4KGFHrt4vqdJ7&amp;opi=89978449">konflik agraria (lagi) dengan petani </a>yang haknya belum terpenuhi karena lahannya dipakai untuk IKN.</p>



<p>Selain itu, alasan pemerataan yang selalu dikumandangkan juga tidak Penulis setujui. Ide dari kubu 01 yang ingin membangun 40 kota setara Jakarta lebih masuk sebagai solusi dibandingkan membangun <a href="https://ekonomi.bisnis.com/read/20240219/47/1742172/heboh-penduduk-ikn-dibatasi-hanya-2-juta-orang-otorita-angkat-bicara">satu kota baru yang hanya akan dihuni oleh 2 juta orang saja</a>.</p>



<p>Selain itu, entah mengapa pemerintah kita seolah tidak belajar dari kegagalan negara-negara lain yang telah memindahkan ibukota mereka. Contoh paling dekat adalah Myanmar, yang memindahkan ibukota dari Rangoon ke Naypyidaw. </p>



<p>Alasannya sama, agar ibukota terletak lebih ke pusat untuk mendorong pemerataan ekonomi. Hasilnya, kota tersebut sepi dan nyaris terlihat seperti kota mati. Pembaca bisa menonton video ulasannya di bawah ini:</p>



<figure class="wp-block-embed is-type-video is-provider-youtube wp-block-embed-youtube wp-embed-aspect-16-9 wp-has-aspect-ratio"><div class="wp-block-embed__wrapper">
<iframe loading="lazy" title="Myanmar&#039;s $4BN Mega Ghost City" width="740" height="416" src="https://www.youtube.com/embed/ZOFcGHmBB4s?feature=oembed" frameborder="0" allow="accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture; web-share" allowfullscreen></iframe>
</div></figure>



<p>Dengan konsep keberlanjutan ditambah telah disahkan melalui undang-undang, Penulis yakin IKN akan menjadi salah satu prioritas Prabowo-Gibran. Uangnya dari mana? Entahlah, semoga saja kabar kalau ada <a href="https://www.google.com/url?sa=t&amp;rct=j&amp;q=&amp;esrc=s&amp;source=web&amp;cd=&amp;cad=rja&amp;uact=8&amp;ved=2ahUKEwigpcef7NqEAxX5hGMGHTL1B2sQvOMEKAB6BAgJEAE&amp;url=https%3A%2F%2Fekonomi.bisnis.com%2Fread%2F20240303%2F47%2F1746027%2Finvestor-china-dan-malaysia-masuk-ikn-tahun-ini-investasi-rp40-triliun&amp;usg=AOvVaw1qVD6CtzAHe7CxtCcwuAQ0&amp;opi=89978449">banyak investor yang tertarik untuk membiayai IKN benar-benar terjadi</a>.</p>



<p>Lantas, seandainya tidak dilanjutkan, jadi rugi dong karena sudah keluar banyak biaya? Betul, tapi menurut pendapat Penulis, sesuatu yang hasilnya tidak baik lebih baik dihentikan di tengah jalan daripada dilanjutkan. Semoga saja pendapat Penulis ini salah, dan IKN memang terbukti berhasil.</p>



<h2 class="wp-block-heading">Hilirisasi Segala Macam</h2>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="683" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/03/prabowo-gibran-hilirisasi-nikel-1024x683.jpg" alt="" class="wp-image-7055" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/03/prabowo-gibran-hilirisasi-nikel-1024x683.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/03/prabowo-gibran-hilirisasi-nikel-300x200.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/03/prabowo-gibran-hilirisasi-nikel-768x512.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/03/prabowo-gibran-hilirisasi-nikel.jpg 1080w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption class="wp-element-caption">Hilirisasi Nikel (<a href="https://www.trumecs.com/article/Hilirisasi-Nikel-di-Indonesia--Pintu-Menuju-Kemajuan-Ekonomi-atau-Tantangan-Lingkungan-">Trumecs</a>)</figcaption></figure>



<p>Secara ide, Penulis sangat setuju dengan <strong>program hilirisasi</strong>. Tak heran jika ketiga pasang capres-cawapres kemarin sama-sama memasukkan hilirisasi ke dalam programnya. Namun, jika melihat yang sudah dikerjakan oleh pemerintah saat ini, rasanya terlalu ugal-ugalan dan hanya berorientasi pada uang.</p>



<p>Akibatnya, kerusakan alam dan dampak buruk bagi masyarakat seolah diabaikan begitu saja. Sudah ada banyak laporan dari berbagai lembaga mengenai kerusakan yang terjadi akibat hilirisasi yang ugal-ugalan ini. </p>



<p>Banyak masyarakat di sekitar area hilirisasi jadi harus hidup di lingkungan yang tidak sehat dan kesulitan untuk sekadar mendapatkan air bersih. Tidak percaya? Coba tonton salah satu contoh video dokumentasi dan twit di bawah ini:</p>



<figure class="wp-block-embed is-type-video is-provider-youtube wp-block-embed-youtube wp-embed-aspect-16-9 wp-has-aspect-ratio"><div class="wp-block-embed__wrapper">
<iframe loading="lazy" title="Reaksi Eks Menteri Susi dan Faisal Basri Soal Eksploitasi Nikel China di Pulau Obi | Buka Mata" width="740" height="416" src="https://www.youtube.com/embed/BCi_TSYJhIk?feature=oembed" frameborder="0" allow="accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture; web-share" allowfullscreen></iframe>
</div></figure>



<figure class="wp-block-embed is-type-rich is-provider-twitter wp-block-embed-twitter"><div class="wp-block-embed__wrapper">
<blockquote class="twitter-tweet" data-width="550" data-dnt="true"><p lang="in" dir="ltr">Buat kamu yang jauh dari Kawasi, Pulau Obi, Maluku Utara, beginilah kondisi perairan laut di sana. <br><br>📷 <a href="https://twitter.com/rabulsawal?ref_src=twsrc%5Etfw">@rabulsawal</a> <a href="https://t.co/1vUN5EdXKa">https://t.co/1vUN5EdXKa</a> <a href="https://t.co/wiILplKvSI">pic.twitter.com/wiILplKvSI</a></p>&mdash; Melky Nahar (@melky_nahar) <a href="https://twitter.com/melky_nahar/status/1644411288628641793?ref_src=twsrc%5Etfw">April 7, 2023</a></blockquote><script async src="https://platform.twitter.com/widgets.js" charset="utf-8"></script>
</div></figure>



<p>Lebih parahnya lagi, menurut beberapa laporan termasuk dari ekonom Faisal Basri, sebenarnya keuntungan dari hilirisasi ini, terutama nikel, lebih dinikmati oleh pihak asing seperti China. Coba tonton video beliau di bawah ini:</p>



<figure class="wp-block-embed is-type-video is-provider-youtube wp-block-embed-youtube wp-embed-aspect-16-9 wp-has-aspect-ratio"><div class="wp-block-embed__wrapper">
<iframe loading="lazy" title="RI Rugi! Faisal Basri Sebut 90% Hasil Hilirisasi Nikel Lari ke China" width="740" height="416" src="https://www.youtube.com/embed/GAkEL9QOQAc?feature=oembed" frameborder="0" allow="accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture; web-share" allowfullscreen></iframe>
</div></figure>



<p>Ke depannya, jika memang ingin melakukan hilirisasi, cobalah untuk memperhatikan aspek lain, jangan hanya fokus ke proses produksi hingga mengabaikan rakyatnya sendiri. Belum lagi jika nanti hilirisasi ugal-ugalannya membuat pasokan melebihi permintaan, sehingga <a href="https://www.google.com/url?sa=t&amp;rct=j&amp;q=&amp;esrc=s&amp;source=web&amp;cd=&amp;cad=rja&amp;uact=8&amp;ved=2ahUKEwjHx_CH7dqEAxW82DgGHUjsBbQQFnoECCcQAQ&amp;url=https%3A%2F%2Fwww.cnnindonesia.com%2Fekonomi%2F20240207151545-85-1059837%2Fharga-nikel-dunia-anjlok-di-tengah-banjir-pasokan&amp;usg=AOvVaw0pFoUhdOIvxUeKNxCB43dn&amp;opi=89978449">harganya menjadi jatuh</a>.</p>



<h2 class="wp-block-heading">Gaji Pejabat Dinaikkan, Pajak Rakyat Juga Dinaikkan</h2>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="683" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/03/prabowo-gibran-naikkan-gaji-pejabat-1024x683.jpg" alt="" class="wp-image-7056" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/03/prabowo-gibran-naikkan-gaji-pejabat-1024x683.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/03/prabowo-gibran-naikkan-gaji-pejabat-300x200.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/03/prabowo-gibran-naikkan-gaji-pejabat-768x512.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/03/prabowo-gibran-naikkan-gaji-pejabat.jpg 1080w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption class="wp-element-caption">Yakin, Mau Dinaikkan Gajinya? (<a href="https://rmol.id/read/2018/09/08/356322/Anggota-Dewan-Tertidur,-Fahri-Hamzah:-Nggak-Pakai-Doa-">RMOL</a>)</figcaption></figure>



<p>Pada tulisan sebelumnya, Penulis sudah membandingkan bagaimana ketiga pasangan capres-cawapres menghadapi kasus korupsi di Indonesia. Tentu ada beberapa yang bagus dan perlu didukung, tetapi ada satu yang membuat Penulis merasa geleng-geleng kepala:</p>



<blockquote class="wp-block-quote is-layout-flow wp-block-quote-is-layout-flow">
<p>Naikkan Gaji Pejabat Negara</p>
</blockquote>



<p>Entah apa yang membuat Prabowo begitu yakin kalau menaikkan gaji pejabat adalah solusi untuk memberantas korupsi yang seolah sudah mendarah daging di kita ini. Padahal, gaji dan harta para tersangka koruptor itu sudah di atas rata-rata UMR Indonesia.</p>



<p>Selain itu, Penulis juga masih geram dengan beberapa pernyataan Prabowo yang seolah menyepelekan kasus korupsi. Pada tahun 2019, ia pernah mengatakan kalau korupsinya tidak seberapa itu tidak apa-apa. Penulis masih ingat betul ucapan tersebut hingga hari ini.</p>



<p>Pendukungnya pun sama saja, yang meyakini kalau sudah kaya tidak mungkin korupsi. Padahal, seperti kata Ahok, orang kaya itu kalau korupsi lebih mengerikan karena yang diinginkan sangat mewah.</p>



<h2 class="wp-block-heading">Program Kerja Lainnya</h2>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="683" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/03/prabowo-gibran-naikkan-fakultas-kedokteran-1024x683.jpg" alt="" class="wp-image-7057" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/03/prabowo-gibran-naikkan-fakultas-kedokteran-1024x683.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/03/prabowo-gibran-naikkan-fakultas-kedokteran-300x200.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/03/prabowo-gibran-naikkan-fakultas-kedokteran-768x512.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/03/prabowo-gibran-naikkan-fakultas-kedokteran.jpg 1080w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption class="wp-element-caption">Apakah Realistis Membangun 300 Fakultas Kedokteran? (<a href="https://bic.id/blog/71-daftar-universitas-kedokteran-di-indonesia/">BIC</a>)</figcaption></figure>



<p>Selain empat program utama yang sudah Penulis bahas di atas, ada beberapa program kerja lain yang ingin Penulis singgung. Pertama, adalah tentang rencana untuk <strong>membangun <a href="https://www.google.com/url?sa=t&amp;rct=j&amp;q=&amp;esrc=s&amp;source=web&amp;cd=&amp;cad=rja&amp;uact=8&amp;ved=2ahUKEwj0uIKb79qEAxU4wzgGHTDDCbEQFnoECBIQAQ&amp;url=https%3A%2F%2Fnasional.tempo.co%2Fread%2F1831006%2Fprabowo-janjikan-bangun-300-fakultas-kedokteran-apa-tanggapan-idi-dan-idai&amp;usg=AOvVaw3-QnojxCVA9kwvHFM8wTjy&amp;opi=89978449">300 Fakultas Kedokteran</a></strong><a href="https://www.google.com/url?sa=t&amp;rct=j&amp;q=&amp;esrc=s&amp;source=web&amp;cd=&amp;cad=rja&amp;uact=8&amp;ved=2ahUKEwj0uIKb79qEAxU4wzgGHTDDCbEQFnoECBIQAQ&amp;url=https%3A%2F%2Fnasional.tempo.co%2Fread%2F1831006%2Fprabowo-janjikan-bangun-300-fakultas-kedokteran-apa-tanggapan-idi-dan-idai&amp;usg=AOvVaw3-QnojxCVA9kwvHFM8wTjy&amp;opi=89978449"> </a>dengan tujuan untuk menambah jumlah tenaga medis di Indonesia yang masih defisit.</p>



<p>Jujur, bagi Penulis ide ini terlihat tidak realistis. Selain karena membutuhkan biaya yang tidak sedikit, seberapa banyak orang tua calon mahasiswa yang mampu membayar biaya masuk FK yang terkenal sangat mahal itu? Kecuali ada beasiswa khusus, Penulis merasa program kerja ini terlalu mustahil untuk diwujudkan.</p>



<p>Kedua adalah <a href="https://www.google.com/url?sa=t&amp;rct=j&amp;q=&amp;esrc=s&amp;source=web&amp;cd=&amp;cad=rja&amp;uact=8&amp;ved=2ahUKEwjbwPSS79qEAxWb-DgGHZjOBkcQFnoECA4QAQ&amp;url=https%3A%2F%2Fkumparan.com%2Fkumparanbisnis%2Fprabowo-janji-naikkan-dana-desa-jadi-rp-5-m-per-desa-2237BwT9Fh8&amp;usg=AOvVaw17ohojeS3xD2lD0MF3rkT5&amp;opi=89978449"><strong>dana desa 5 miliar untuk tiap desa</strong></a> <strong>per tahun</strong>, dari yang semula 1 miliar. Program kerja ini juga sempat disampaikan oleh pihak 01 ketika kampanye, dan itu tidak membuat Penulis menyetujui ide ini. </p>



<p>Seperti yang sudah Penulis singgung di atas, Penulis lebih suka program kerja yang memberi rakyat kail, bukan ikan, apalagi dengan jumlah yang fantastis. Selain itu, dengan semakin tinggi dana desa, Penulis khawatir peluang untuk mengorupsinya pun semakin besar, sehingga yang diterima oleh rakyat pun berkurang.</p>



<p>Oh, ada satu lagi yang baru muncul akhir-akhir ini, yakni keinginan Prabowo untuk <strong>mengubah singkong menjadi bioetanol</strong>. Apakah singkong di Food Estate yang akan digunakan? Ups, maaf Penulis lupa, kan singkong yang di sana sudah berubah menjadi jagung.</p>



<p>Selain itu, ada juga yang berpendapat kalau singkong sebenarnya tidak terlalu cocok untuk dijadikan bioetanol. Intinya bisa, tapi biayanya diperkirakan akan cukup mahal.</p>



<figure class="wp-block-embed is-type-rich is-provider-twitter wp-block-embed-twitter"><div class="wp-block-embed__wrapper">
<blockquote class="twitter-tweet" data-width="550" data-dnt="true"><p lang="in" dir="ltr">bapak yakin singkong mau diubah jadi biofuel? singkong itu pati loh, pati itu polisakarida, mecahin polisakarida menjadi monosakarida sebelum di proses jadi ethanol fuel itu proses nya lumayan loh, yang ada malah nambah biaya produksi. <a href="https://t.co/46HAJqR8KN">https://t.co/46HAJqR8KN</a></p>&mdash; Osprey514 (@gara_nam) <a href="https://twitter.com/gara_nam/status/1763405896242385359?ref_src=twsrc%5Etfw">March 1, 2024</a></blockquote><script async src="https://platform.twitter.com/widgets.js" charset="utf-8"></script>
</div></figure>



<p>Penulis sebenarnya merasa heran karena program Food Estate jarang terdengar dari Prabowo-Gibran, baik ketika debat maupun selama masa kampanye. Bahkan, Food Estate tidak terlalu ditonjolkan dalam program kerja yang akan mereka kerjakan.</p>



<p>Padahal, jika memang berhasil, bukankah itu bisa menjadi portofolio untuk Prabowo? Atau, memang sebenarnya segagal itu Food Estate sehingga terkesan &#8220;disembunyikan&#8221;? Ah, jadi gatal rasanya tangan ini ingin menulis tentang Food Estate.</p>



<hr class="wp-block-separator has-alpha-channel-opacity"/>



<p>Lawang, 4 Maret 2024, terinspirasi setelah kaget ketika mendengar program makan gratis telah dibahas di rapat kabinet, meskipun pemenang pilpres belum diumumkan secara resmi</p>



<p>Foto Featured Image: <a href="https://www.bbc.com/indonesia/indonesia-66517490">BBC</a></p>



<p>Catatan: Sumber artikel sudah ada di dalam teks</p>
<p>The post <a href="https://whathefan.com/politik-negara/menyorot-kebijakan-prabowo-gibran-dari-makan-siang-gratis-hingga-300-fakultas-kedokteran/">Menyorot Kebijakan Prabowo-Gibran: Dari Makan Siang Gratis hingga 300 Fakultas Kedokteran</a> appeared first on <a href="https://whathefan.com">Whathefan!</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://whathefan.com/politik-negara/menyorot-kebijakan-prabowo-gibran-dari-makan-siang-gratis-hingga-300-fakultas-kedokteran/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Mengamati Pilpres 2024 Bagian 3: Setelah Hari Pencoblosan</title>
		<link>https://whathefan.com/politik-negara/mengamati-pilpres-2024-bagian-3-setelah-hari-pencoblosan/</link>
					<comments>https://whathefan.com/politik-negara/mengamati-pilpres-2024-bagian-3-setelah-hari-pencoblosan/?noamp=mobile#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Fanandi]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 19 Feb 2024 15:13:08 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Politik & Negara]]></category>
		<category><![CDATA[Anies Baswedan]]></category>
		<category><![CDATA[Ganjar Pranowo]]></category>
		<category><![CDATA[Gibran Rakabuming Raka]]></category>
		<category><![CDATA[Jokowi]]></category>
		<category><![CDATA[Mahfud Md]]></category>
		<category><![CDATA[Muhaimin Iskandar]]></category>
		<category><![CDATA[opini]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintah]]></category>
		<category><![CDATA[pemilu]]></category>
		<category><![CDATA[pilpres]]></category>
		<category><![CDATA[Prabowo Subianto]]></category>
		<category><![CDATA[presiden]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://whathefan.com/?p=7025</guid>

					<description><![CDATA[<p>Proses pemilihan umum presiden (pilpres) telah selesai pada tanggal 14 Februari 2024 lalu. Menurut hasil perhitungan sementara, kubu 02 unggul di mana-mana, baik dari quick count maupun perhitungan resmi dari KPU yang masih sedang berlangsung. Melansir dari situs resmi KPU ketika artikel ini ditulis, kubu 02 unggul dengan perolehan 58,61%, disusul oleh kubu 01 (24,26%) [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://whathefan.com/politik-negara/mengamati-pilpres-2024-bagian-3-setelah-hari-pencoblosan/">Mengamati Pilpres 2024 Bagian 3: Setelah Hari Pencoblosan</a> appeared first on <a href="https://whathefan.com">Whathefan!</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p>Proses pemilihan umum presiden (pilpres) telah selesai pada tanggal 14 Februari 2024 lalu. Menurut hasil perhitungan sementara, kubu 02 unggul di mana-mana, baik dari <em>quick count </em>maupun perhitungan resmi dari KPU yang masih sedang berlangsung.</p>



<p>Melansir dari <a href="https://pemilu2024.kpu.go.id/">situs resmi KPU</a> ketika artikel ini ditulis, kubu 02 unggul dengan perolehan 58,61%, disusul oleh kubu 01 (24,26%) dan kubu 03 (17,14%). Peluang pilpres akan terjadi satu putaran sangat besar, apalagi 02 juga menang di banyak provinsi. </p>



<p>Meskipun hasilnya sudah terlihat, pengumuman resminya sendiri baru akan keluar pada tanggal 20 Maret 2024 atau sekitar satu bulan lagi. Sembari menunggu, Penulis ingin mengajak Pembaca sekalian untuk melakukan refleksi atas pilpres yang baru saja berlangsung.</p>


<div class="monsterinsights-inline-popular-posts monsterinsights-inline-popular-posts-beta monsterinsights-popular-posts-styled" ><div class="monsterinsights-inline-popular-posts-image"><img decoding="async" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2023/05/2024-mau-pilih-siapa-banner-300x169.jpg" srcset=" https://whathefan.com/wp-content/uploads/2023/05/2024-mau-pilih-siapa-banner-300x169.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2023/05/2024-mau-pilih-siapa-banner-1024x576.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2023/05/2024-mau-pilih-siapa-banner-768x432.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2023/05/2024-mau-pilih-siapa-banner.jpg 1280w " alt="2024 Mau Pilih Siapa?" /></div><div class="monsterinsights-inline-popular-posts-text"><span class="monsterinsights-inline-popular-posts-label" >Trending</span><div class="monsterinsights-inline-popular-posts-post"><a class="monsterinsights-inline-popular-posts-title"  href="https://whathefan.com/politik-negara/2024-mau-pilih-siapa/">2024 Mau Pilih Siapa?</a></div></div></div><p></p>


<h2 class="wp-block-heading">Tiga Calon, Tetap Terpolarisasi</h2>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="683" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/02/67e139a0-bde8-11ee-bb65-372f78882254-1024x683.jpg" alt="" class="wp-image-7043" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/02/67e139a0-bde8-11ee-bb65-372f78882254-1024x683.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/02/67e139a0-bde8-11ee-bb65-372f78882254-300x200.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/02/67e139a0-bde8-11ee-bb65-372f78882254-768x512.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/02/67e139a0-bde8-11ee-bb65-372f78882254.jpg 1080w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption class="wp-element-caption">Salam Empat Jari (<a href="https://www.bbc.com/indonesia/articles/c0jvwng3e92o">BBC</a>)</figcaption></figure>



<p>Dalam dua pilpres terakhir di tahun 2014 dan 2019, <a href="https://whathefan.com/politik-negara/polarisasi-masyarakat/">polarisasi antarmasyarakat</a> sangat kental terjadi. Bentrokan antara kedua pendukung cukup keras, baik secara langsung maupun di dunia maya. Masing-masing kubu merasa pihak merekalah yang paling benar.</p>



<p>Ketika mengetahui kalau pilpres kali ini akan memiliki tiga calon, Penulis berharap tidak akan ada lagi polarisasi. Kenyataannya, polarisasi tetap saja terjadi. Pihak 01 dan 03 seolah bergabung untuk melawan 02.</p>



<p>Fenomena ini menimbulkan beberapa gerakan, mulai dari Salam Empat Jari (merujuk kepada penjumlahan 1 ditambah 3) hingga tagar #AsalBukan02 atau #AsalBukanPrabowo. Artinya, polarisasi terjadi antara kubu Pro-Prabowo dan Kontra-Prabowo.</p>



<p>Mengapa ada banyak pihak yang tidak ingin Prabowo berkuasa? Tentu ada banyak alasannya. Dari yang Penulis himpun dari berbagai sumber, beberapa alasannya adalah:</p>



<ul class="wp-block-list">
<li>Masalah pencalonan Gibran sebagai wakil yang berawal dari polemik di Mahkamah Konstitusi</li>



<li>Bayang-bayang kasus pelanggaran HAM di masa lalu</li>



<li>Lingkaran oligarki di sekeliling Prabowo dan Gibran</li>



<li>Kegagalan Food Estate yang merusak hutan</li>



<li>Adanya perusahaan-perusahaan kroni Prabowo yang bekerja di proyek pemerintah, seperti PT TMI dan PT Agrinas</li>



<li>Prabowo dianggap pro-Israel dan Zionisme karena beberapa pernyataannya</li>



<li>Masyarakat yang menginginkan perubahan dari rezim Jokowi</li>



<li>Gagasan dan program kerja yang dianggap tidak realistis, bahkan berpotensi memberatkan rakyat</li>



<li>Jarangnya kemunculan mereka dalam diskusi publik yang diadakan oleh berbagai lembaga/badan</li>



<li>Ketakutan akan kembalinya masa Orde Baru yang suram</li>



<li>Dan lainnya</li>
</ul>



<p>Tentu ada <em>counter </em>dari pihak 02 dan pendukungnya, yang mengatakan bahwa mereka yang tidak ingin Prabowo berkuasa adalah mereka yang takut Indonesia menjadi bangsa yang hebat dan kuat. Mereka percaya, Prabowo ditakuti oleh banyak pihak, terutama dari asing.</p>



<p>Mana yang benar? Penulis akan mengembalikan jawabannya ke Pembaca. </p>



<h2 class="wp-block-heading">Ketika Intelek Menjadi Ejekan</h2>



<p>Polarisasi ini juga menimbulkan satu hal yang lucu. Jika di pemilu sebelumnya kita disuguhkan Kadrun vs Cebong, maka di pemilu kali ini kita tidak akan menjumpai hal yang sama.</p>



<p>Sebagai gantinya, kata &#8220;intelek&#8221; atau sejenisnya yang berkonotasi positif berubah menjadi ejekan. Jika mengamati di media sosial, biasanya kata ini muncul dari pendukung kubu 02 setelah diberikan fakta maupun data oleh pendukung pihak 01/03.</p>



<p>Hal ini juga membuat kata-kata <em>all in</em> (yang sebenarnya lekat dengan judi) sangat identik dengan kubu 02. Mau diberikan fakta atau data seterang apapun, pendukungnya akan tetap <em>all in </em>mendukung kubu 02.</p>



<p>Kita harus mengakui kalau pendukung 02 sangat militan, <a href="https://whathefan.com/politik-negara/akar-fanatisme-membabi-buta/">kalau tidak mau dibilang fanatik</a>. </p>



<h2 class="wp-block-heading">Pengaruh Dirty Vote yang Tidak Terlalu Berpengaruh</h2>



<figure class="wp-block-embed is-type-video is-provider-youtube wp-block-embed-youtube wp-embed-aspect-16-9 wp-has-aspect-ratio"><div class="wp-block-embed__wrapper">
<iframe loading="lazy" title="DIRTY VOTE - Full Movie (OFFICIAL)" width="740" height="416" src="https://www.youtube.com/embed/RRgLZ66NCmE?start=928&#038;feature=oembed" frameborder="0" allow="accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture; web-share" allowfullscreen></iframe>
</div></figure>



<p>Menjelang beberapa hari sebelum pencoblosan, sebuah film berjudul <em>Dirty Vote </em>tayang di YouTube saat masa tenang. Film tersebut cukup ramai, di mana saat artikel ini ditulis <em>view-</em>nya nyaris mencapai 10 juta.</p>



<p>Film tersebut merupakan dokumenter yang merangkum berbagai kejanggalan di sekitar pemilu 2024. Film ini &#8220;menjahit&#8221; berita, video, dan lainnya menjadi satu kesatuan. Semua pihak disebut, tapi harus diakui kalau kubu 02 yang paling sering kena.  </p>



<p>Ada banyak hal (atau pelanggaran) yang dibahas pada film ini, mulai dari banyaknya menteri yang aktif berkampanye tanpa cuti, politisasi bansos, pemekaran kabupaten, pengerahan kepala desa untuk memilih calon tertentu, dan masih banyak lainnya.</p>



<p>Namun, &#8220;menu utama&#8221; dari film ini adalah kejanggalan yang terjadi dalam tubuh Mahkamah Konstitusi (MK), yang dianggap sebagai pemulus agar Gibran yang berusia di bawah 40 tahun bisa maju sebagai calon wakil presiden (cawapres) dari Prabowo.</p>



<p>Tentu polarisasi terjadi lagi dalam menyikapi film tersebut. Ada yang mengatakan kalau <em>Dirty Vote</em> hanya menyampaikan fakta kecurangan pemilu yang terjadi secara TSM (terstruktur, sistematis, masif). Buktinya terpampang jelas sepanjang video.</p>



<p>Di sisi lain, <em>Dirty Vote </em>dianggap sebagai sebuah fitnah untuk menjatuhkan kubu 02. Apalagi, film tersebut ditayangkan di masa tenang di mana seharusnya tidak ada narasi-narasi untuk menjatuhkan pihak tertentu.</p>



<p>Mana yang benar? Sekali lagi, Penulis kembalikan jawabannya kepada Pembaca. Namun, menurut Penulis yang menonton filmnya secara penuh, <em>Dirty Vote</em> hanya menyampaikan fakta-fakta yang sudah terjadi ditambah analisis dari ahli.</p>



<p>Hanya saja, harus diakui kalau pengaruh <em>Dirty Vote </em>tidak terlalu besar. Pendukung 02 tetap <em>all in</em>, walaupun sebagian besar dari mereka menolak untuk menonton film tersebut karena berbagai alasan. </p>



<h2 class="wp-block-heading">Kehilangan Kesempatan Dipimpin oleh Anies Baswedan</h2>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="683" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/02/2926306294-1-1024x683.jpg" alt="" class="wp-image-7042" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/02/2926306294-1-1024x683.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/02/2926306294-1-300x200.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/02/2926306294-1-768x512.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/02/2926306294-1.jpg 1080w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption class="wp-element-caption">Anies Baswedan (<a href="https://megapolitan.kompas.com/read/2019/04/17/11232691/ini-alasan-anies-nyoblos-pakai-baju-putih">Kompas</a>)</figcaption></figure>



<p>Setelah pengumuman kemenangan Prabowo-Gibran, banyak netizen yang merupakan pendukung kubu 01 merasa Indonesia kehilangan kesempatan untuk dipimpin oleh orang sekaliber Anies Baswedan. </p>



<p>Tak sedikit yang menyamakan Anies dengan <a href="https://whathefan.com/tokohsejarah/mengenang-eyang-habibie/">almarhum BJ Habibie</a>, mengingat keduanya berasal dari kalangan intelektual. Bahkan, lelucon yang mengatakan, &#8220;Kita diberi kesempatan untuk memiliki presiden seperti Habibie, tetapi malah memilih Soeharto versi baru.&#8221;</p>



<p>Sama seperti calon lainnya, tentu ada banyak hal buruk yang dialamatkan kepada Anies. Dosa politik identitas di pemilihan gubernur 2017 hingga realisasi rumah DP 0% yang jauh dari target menjadi &#8220;peluru&#8221; utama untuk menyerangnya.</p>



<p>Namun, Penulis menemukan beberapa netizen (yang kemungkinan besar pendukung 01) yang memberikan beberapa capaian Anies selama menjadi gubernur Jakarta selama 5 tahun. Berikut  Penulis cantumkan beberapa di antaranya:</p>



<figure class="wp-block-embed is-type-rich is-provider-twitter wp-block-embed-twitter"><div class="wp-block-embed__wrapper">
<blockquote class="twitter-tweet" data-width="550" data-dnt="true"><p lang="in" dir="ltr">PERNYATAAN SIKAP POLITIK SAYA DI 2024<br><br>SAYA MEMUTUSKAN MEMILIH ANIES-MUHAIMIN.<br><br>Untuk alasan rinci bisa dibaca dalam gambar. 🤝 <a href="https://t.co/pvmR2BpNjr">pic.twitter.com/pvmR2BpNjr</a></p>&mdash; AS𝕏🍉 (@TheLawlessX) <a href="https://twitter.com/TheLawlessX/status/1754163209395916910?ref_src=twsrc%5Etfw">February 4, 2024</a></blockquote><script async src="https://platform.twitter.com/widgets.js" charset="utf-8"></script>
</div></figure>



<figure class="wp-block-embed is-type-rich is-provider-twitter wp-block-embed-twitter"><div class="wp-block-embed__wrapper">
<blockquote class="twitter-tweet" data-width="550" data-dnt="true"><p lang="in" dir="ltr">Setelah debat ke-5, akhirnya aku menulis review sebagai warga dalam Pilpres kali ini, yang sebenarnya bisa dirangkum ke dalam judul &quot;10 alasan pilih 01 AMIN&quot; dan &quot;5 alasan kenapa 02 Prabowo-Gibran jelek banget&quot;<br><br>🧵 <a href="https://t.co/I1gCB2b3Z1">pic.twitter.com/I1gCB2b3Z1</a></p>&mdash; Tika 🏠 (@tikaalmira) <a href="https://twitter.com/tikaalmira/status/1754307018591019222?ref_src=twsrc%5Etfw">February 5, 2024</a></blockquote><script async src="https://platform.twitter.com/widgets.js" charset="utf-8"></script>
</div></figure>



<figure class="wp-block-embed is-type-rich is-provider-twitter wp-block-embed-twitter"><div class="wp-block-embed__wrapper">
<blockquote class="twitter-tweet" data-width="550" data-dnt="true"><p lang="in" dir="ltr">JANGAN MEMILIH SELAIN ANIES<br><br>-Cerita sedikit<br><br>Untuk memilih selain Anies gue blm lihat buktinya, tp kl memilih Anies sdh pasti tau, krn gue org Jakarta pelaku UMKM yg byk banget program/fasilitas2 disediakan di Jakarta yg itu semua sangat membantu para pelaku2 usaha &#8211; <a href="https://t.co/4BJOfmWRmt">pic.twitter.com/4BJOfmWRmt</a></p>&mdash; parfoem rindoe kenangan (@rindoekenangan) <a href="https://twitter.com/rindoekenangan/status/1754680144399343872?ref_src=twsrc%5Etfw">February 6, 2024</a></blockquote><script async src="https://platform.twitter.com/widgets.js" charset="utf-8"></script>
</div></figure>



<figure class="wp-block-embed is-type-rich is-provider-twitter wp-block-embed-twitter"><div class="wp-block-embed__wrapper">
<blockquote class="twitter-tweet" data-width="550" data-dnt="true"><p lang="in" dir="ltr">5 Alasan Cina Kresten ini pilih 01:<br>1. Perubahan <a href="https://t.co/Qon41GMjRe">pic.twitter.com/Qon41GMjRe</a></p>&mdash; Yoel K. Sumitro 🍉 (@SumitroYoel) <a href="https://twitter.com/SumitroYoel/status/1756306205746532676?ref_src=twsrc%5Etfw">February 10, 2024</a></blockquote><script async src="https://platform.twitter.com/widgets.js" charset="utf-8"></script>
</div></figure>



<figure class="wp-block-embed is-type-rich is-provider-twitter wp-block-embed-twitter"><div class="wp-block-embed__wrapper">
<blockquote class="twitter-tweet" data-width="550" data-dnt="true"><p lang="in" dir="ltr">Di WA tadi pagi sama mas Farid Gaban begini isinya:<br><br>*5 alasan kenapa saya memilih Anies-Muhaimin*<br><br>*(1).* Menawarkan perubahan dan secara tegas menjadi antitesa Jokowi dengan semua warisannya (food-estate, IKN, hilirisasi nikel, dan nepotisme Gibran).<br><br>*(2).* Menawarkan model…</p>&mdash; Katak Pembina 走れ包 (@Reiza_Patters) <a href="https://twitter.com/Reiza_Patters/status/1756220075810701795?ref_src=twsrc%5Etfw">February 10, 2024</a></blockquote><script async src="https://platform.twitter.com/widgets.js" charset="utf-8"></script>
</div></figure>



<figure class="wp-block-embed is-type-rich is-provider-twitter wp-block-embed-twitter"><div class="wp-block-embed__wrapper">
<blockquote class="twitter-tweet" data-width="550" data-dnt="true"><p lang="in" dir="ltr">Buat yg bukan tim sukses &#8211; share testimonies di thread bawah ini dong:  👇👇🏻👇🏼👇🏾👇🏽<br><br>Kenapa lu akhirnya pilih 01? <br><br>Terutama kalau lu dulunya sebel bgt sama Anies.<br><br>Atau kalau lingkungan/tmpt ibadah/keluarga lu pada fear mongering untuk ga pilih dia.<br><br>Ini ada contoh dari satu… <a href="https://t.co/qXujnViN0m">pic.twitter.com/qXujnViN0m</a></p>&mdash; Yoel K. Sumitro 🍉 (@SumitroYoel) <a href="https://twitter.com/SumitroYoel/status/1757088532114325851?ref_src=twsrc%5Etfw">February 12, 2024</a></blockquote><script async src="https://platform.twitter.com/widgets.js" charset="utf-8"></script>
</div></figure>



<p>Mau suka atau tidak suka, keikutsertaan Anies dalam konstestasi politik di 2024 ini melawan &#8220;Menteri Pertahanan dan Tiga Kali Ikut Pilpres&#8221; dan &#8220;Walikota Solo dan Anak Jokowi&#8221; harus diapresiasi. </p>



<p>Bagaimana tidak, Anies yang tidak punya partai berhasil mendapatkan seperempat suara pemilih. Meskipun kalah, ia dianggap mewariskan gagasan yang baik melalui &#8220;Desak Anies&#8221; di mana rakyat bisa berdialog langsung dengan calon pemimpinnya.</p>



<p>Cara tersebut memang dianggap tidak efektif untuk meraup suara karena akan susah untuk bisa menyentuh <em>grassroot</em>. Namun, setidaknya bagi Penulis pribadi, keterbukaan untuk diskusi tersebut akan Penulis jadikan sebagai salah satu parameter dalam memilih pemimpin.</p>



<h2 class="wp-block-heading">Penutup</h2>



<p>Jujur, Penulis memiliki banyak kekhawatiran dengan terpilihnya Prabowo-Gibran sebagai pemimpin. Oligarki yang makin kuat, politik dinasti yang makin dinormalisasi, kebebasan berpendapat yang makin dikekang, hingga kontrol media yang makin ketat.</p>



<p>Namun, jauh di lubuk hatinya yang paling dalam, Penulis berharap kalau ketakutan dan kekhawatiran tersebut tidak akan pernah terjadi. Semoga saja Penulis selama ini salah dalam menilai Prabowo dan Gibran, ternyata mereka memang sosok yang dibutuhkan Indonesia.</p>



<hr class="wp-block-separator has-alpha-channel-opacity"/>



<p>Lawang, 19 Februari 2024, terinspirasi setelah pilpres telah selesai dilakukan</p>



<p>Foto Featured Image: <a href="https://www.viva.co.id/berita/politik/1687579-pidato-prabowo-usai-unggul-quick-count-bersyukur-dan-tunggu-hasil-resmi-kpu">Viva</a></p>



<p>Sumber Artikel:</p>



<ul class="wp-block-list">
<li><a href="https://pemilu2024.kpu.go.id/">Info Publik Pemilu 2024 (kpu.go.id)</a></li>



<li><a href="https://health.tribunnews.com/2024/02/14/jadwal-pengumuman-resmi-hasil-pilpres-2024-dari-kpu-ri#google_vignette">Jadwal Pengumuman Resmi Hasil Pilpres 2024 dari KPU RI &#8211; TribunHealth.com (tribunnews.com)</a></li>
</ul>
<p>The post <a href="https://whathefan.com/politik-negara/mengamati-pilpres-2024-bagian-3-setelah-hari-pencoblosan/">Mengamati Pilpres 2024 Bagian 3: Setelah Hari Pencoblosan</a> appeared first on <a href="https://whathefan.com">Whathefan!</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://whathefan.com/politik-negara/mengamati-pilpres-2024-bagian-3-setelah-hari-pencoblosan/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Mengamati Pilpres 2024 Bagian 2: Menyelami Paslon Lebih Dalam</title>
		<link>https://whathefan.com/politik-negara/mengamati-pilpres-2024-bagian-2-menyelami-paslon-lebih-dalam/</link>
					<comments>https://whathefan.com/politik-negara/mengamati-pilpres-2024-bagian-2-menyelami-paslon-lebih-dalam/?noamp=mobile#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Fanandi]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 13 Feb 2024 16:39:46 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Politik & Negara]]></category>
		<category><![CDATA[Anies Baswedan]]></category>
		<category><![CDATA[Ganjar Pranowo]]></category>
		<category><![CDATA[Gibran Rakabuming Raka]]></category>
		<category><![CDATA[Jokowi]]></category>
		<category><![CDATA[Mahfud Md]]></category>
		<category><![CDATA[Muhaimin Iskandar]]></category>
		<category><![CDATA[opini]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintah]]></category>
		<category><![CDATA[pemilu]]></category>
		<category><![CDATA[pilpres]]></category>
		<category><![CDATA[Prabowo Subianto]]></category>
		<category><![CDATA[presiden]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://whathefan.com/?p=7018</guid>

					<description><![CDATA[<p>Menilai dari rekam jejak yang telah dibuat oleh pemerintah sebelumnya kemungkinan besar belum bisa membantu kita menentukan apakah yang kita butuhkan perubahan atau keberlanjutan. Oleh karena itu, menyelami visi misi paslon tentu menjadi penting. Masing-masing paslon telah menerbitkan visi misinya masing-masing yang bisa diakses oleh publik. Adanya situs seperti bijakmemilih juga sangat membantu untuk membandingkan [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://whathefan.com/politik-negara/mengamati-pilpres-2024-bagian-2-menyelami-paslon-lebih-dalam/">Mengamati Pilpres 2024 Bagian 2: Menyelami Paslon Lebih Dalam</a> appeared first on <a href="https://whathefan.com">Whathefan!</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p>Menilai dari rekam jejak yang telah dibuat oleh pemerintah sebelumnya kemungkinan besar belum bisa membantu kita menentukan apakah yang kita butuhkan perubahan atau keberlanjutan. Oleh karena itu, menyelami visi misi paslon tentu menjadi penting.</p>



<p>Masing-masing paslon telah menerbitkan visi misinya masing-masing yang bisa diakses oleh publik. Adanya situs seperti bijakmemilih juga sangat membantu untuk membandingkan program ketiga paslon untuk tema tertentu.</p>



<p>Pada tulisan kali ini, Penulis hanya berusaha untuk merangkum visi misi, rekam jejak, hingga siapa saja di belakang masing-masing paslon dari berbagai sumber agar bisa dipelajari oleh para Pembaca sekalian. Penulis berusaha untuk tidak memasukkan opini pribadinya.</p>


<div class="monsterinsights-inline-popular-posts monsterinsights-inline-popular-posts-beta monsterinsights-popular-posts-styled" ><div class="monsterinsights-inline-popular-posts-image"><img decoding="async" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2019/02/gage-walker-728792-unsplash-300x150.jpg" srcset=" https://whathefan.com/wp-content/uploads/2019/02/gage-walker-728792-unsplash-300x150.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2019/02/gage-walker-728792-unsplash-768x384.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2019/02/gage-walker-728792-unsplash-1024x512.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2019/02/gage-walker-728792-unsplash.jpg 1280w " alt="Berkata Kotor di Media Sosial" /></div><div class="monsterinsights-inline-popular-posts-text"><span class="monsterinsights-inline-popular-posts-label" >Trending</span><div class="monsterinsights-inline-popular-posts-post"><a class="monsterinsights-inline-popular-posts-title"  href="https://whathefan.com/sosial-budaya/berkata-kotor-di-media-sosial/">Berkata Kotor di Media Sosial</a></div></div></div><p></p>


<h2 class="wp-block-heading">Visi Misi dan Program Kerja Paslon 01</h2>



<blockquote class="wp-block-quote is-layout-flow wp-block-quote-is-layout-flow">
<p>INDONESIA ADIL MAKMUR UNTUK SEMUA</p>
</blockquote>



<p>Dokumen Visi Misi Paslon 01: <a href="https://drive.google.com/file/d/1O8Nz9mydTGZsvGguvvuWV9PpDZvVKGiN/view?pli=1">Anies Cak Imin Visi Misi.pdf &#8211; Google Drive</a></p>



<h2 class="wp-block-heading">Visi Misi dan Program Kerja Paslon 02</h2>



<blockquote class="wp-block-quote is-layout-flow wp-block-quote-is-layout-flow">
<p>BERSAMA INDONESIA MENUJU INDONESIA EMAS 2045</p>
</blockquote>



<p>Dokumen Visi Misi Paslon 02: <a href="https://prabowogibran2.id/storage/2024/01/VISI-MISI-INDONESIA-MAJU-2024_FINAL.pdf">VISI-MISI-INDONESIA-MAJU-2024_FINAL.pdf (prabowogibran2.id)</a></p>



<h2 class="wp-block-heading">Visi Misi dan Program Kerja Paslon 03</h2>



<blockquote class="wp-block-quote is-layout-flow wp-block-quote-is-layout-flow">
<p>MENUJU INDONESIA UNGGUL</p>
</blockquote>



<p>Dokumen Visi Misi Paslon 03: <a href="https://visimisiganjarmahfud.id/assets/docs/Buku-Visi-Misi-Ganjar-Mahfud.pdf?v=3">Buku-Visi-Misi-Ganjar-Mahfud.pdf (visimisiganjarmahfud.id)</a></p>



<h2 class="wp-block-heading">Membandingkan Program Unggulan Masing-masing Paslon</h2>



<p>Dari berbagai sumber, Penulis juga sudah mengumpulkan beberapa tautan yang akan melakukan perbandingan untuk beberapa topik tertentu, mulai masalah ekonomi, pendidikan, pemberantasan korupsi, dan lain sebagainya.</p>



<p>Namun, Penulis menyarankan untuk langsung meluncur ke situs <a href="https://www.bijakmemilih.id/en/">bijakmemilih.id</a> untuk mendapatkan hasil yang lebih akurat dan lengkap. Tulisan ini hanya membantu merangkum dengan segala keterbatasannya.</p>



<p><strong>Perbandingan Umum:</strong></p>



<figure class="wp-block-embed is-type-rich is-provider-twitter wp-block-embed-twitter"><div class="wp-block-embed__wrapper">
<blockquote class="twitter-tweet" data-width="550" data-dnt="true"><p lang="en" dir="ltr">8 DAYS LEFT TO 2024 ELECTION❗️<br><br>Calling all youth and golputers to share this guidance! 📢<a href="https://twitter.com/hashtag/Pemilu2024?src=hash&amp;ref_src=twsrc%5Etfw">#Pemilu2024</a> <a href="https://twitter.com/hashtag/GenZ?src=hash&amp;ref_src=twsrc%5Etfw">#GenZ</a> <a href="https://twitter.com/hashtag/Millenials?src=hash&amp;ref_src=twsrc%5Etfw">#Millenials</a> <a href="https://t.co/Pg90fIhs1f">pic.twitter.com/Pg90fIhs1f</a></p>&mdash; RPK Indonesia (@RPKIndonesia) <a href="https://twitter.com/RPKIndonesia/status/1754791105571492290?ref_src=twsrc%5Etfw">February 6, 2024</a></blockquote><script async src="https://platform.twitter.com/widgets.js" charset="utf-8"></script>
</div></figure>



<p><a href="https://www.instagram.com/p/C3SmT0TySZs/?img_index=1">https://www.instagram.com/p/C3SmT0TySZs/?img_index=1</a></p>



<p><strong>Fiskal</strong></p>



<figure class="wp-block-embed is-type-rich is-provider-twitter wp-block-embed-twitter"><div class="wp-block-embed__wrapper">
<blockquote class="twitter-tweet" data-width="550" data-dnt="true"><p lang="in" dir="ltr">Di wa sering buat sw tentang paslon 01 dan ada beberapa orang nanya, &quot;Kak kenapa nggak milih 02 sih?&quot;. Kayaknya bagus kalo aku kasih tau disini juga, biar yang masih ragu bisa tau alesan aku pindah ke 01. Let&#39;s write it down here after some research I&#39;ve done: <a href="https://t.co/5xwEYmQX2j">pic.twitter.com/5xwEYmQX2j</a></p>&mdash; anaa🐬🍉 || wtb denimalz kke (@harabeojae) <a href="https://twitter.com/harabeojae/status/1750574770004074533?ref_src=twsrc%5Etfw">January 25, 2024</a></blockquote><script async src="https://platform.twitter.com/widgets.js" charset="utf-8"></script>
</div></figure>



<p><strong>Hutang Negara</strong></p>



<p><a href="https://www.instagram.com/p/C3RlYJOpnot/?img_index=1">https://www.instagram.com/p/C3RlYJOpnot/?img_index=1</a></p>



<p><strong>Pendidikan</strong></p>



<p><a href="https://www.instagram.com/p/C3C6A0MvDCX/">https://www.instagram.com/p/C3C6A0MvDCX/</a></p>



<p><strong>Penanganan Korupsi</strong> </p>



<p><a href="https://www.instagram.com/p/C2UlFRHS0Ks/">https://www.instagram.com/p/C2UlFRHS0Ks/</a></p>



<p><strong>Ekonomi</strong>: </p>



<p><a href="https://www.instagram.com/reel/C26xGn9RL3s/?utm_source=ig_web_copy_link&amp;igsh=MzRlODBiNWFlZA==">https://www.instagram.com/reel/C26xGn9RL3s/?utm_source=ig_web_copy_link&amp;igsh=MzRlODBiNWFlZA==</a></p>



<p><strong>Bursa Saham</strong></p>



<p><a href="https://www.instagram.com/p/C3Ed6z3JHJO/?img_index=1">https://www.instagram.com/p/C3Ed6z3JHJO/?img_index=1</a></p>



<h2 class="wp-block-heading">Menengok Rekam Jejak Paslon</h2>



<p>Gagasan yang dibawa masing-masing paslon tentu membuktikan bukti nyata, mengingat masing-masing capres dan cawapres pernah menduduki jabatan di pemerintahan. Rekam jejak dari mereka jelas perlu kita pahami dan pelajari sebagai proyeksi ke depannya.</p>



<p>Apalagi di era digital seperti sekarang, jejak mereka di internet betebaran sehingga cukup mudah untuk menemukannya. Untuk memudahkan Pembaca, Penulis telah berusaha merangkum sebisanya.</p>



<p>Tidak hanya rekam jejak dari capres, dari sisi cawapres pun Penulis rasa perlu untuk kita ulas. Penulis juga akan mencantumkan berbagai sumber jika Pembaca merasa butuh untuk membacanya lebih detail</p>



<h3 class="wp-block-heading">Rekam Jejak Anies</h3>



<p><strong>Saat Menjadi Gubernur</strong></p>



<figure class="wp-block-embed is-type-rich is-provider-twitter wp-block-embed-twitter"><div class="wp-block-embed__wrapper">
<blockquote class="twitter-tweet" data-width="550" data-dnt="true"><p lang="in" dir="ltr">Anies? Bisa apa sih dia?<br>Cuma bisa omon-omon doang! 😜<br><br>[A Thread Version to be updated] <a href="https://t.co/S88PplktPC">pic.twitter.com/S88PplktPC</a></p>&mdash; Air Jeruk 🧊🍊🦉🐧 (@OrangeAqua55) <a href="https://twitter.com/OrangeAqua55/status/1750695517376676179?ref_src=twsrc%5Etfw">January 26, 2024</a></blockquote><script async src="https://platform.twitter.com/widgets.js" charset="utf-8"></script>
</div></figure>



<p><strong>Saat Menjadi Kemendikbud</strong></p>



<p><a href="https://www.instagram.com/p/C27GBVrp4Sb/?img_index=1">https://www.instagram.com/p/C27GBVrp4Sb/?img_index=1</a></p>



<h3 class="wp-block-heading">Rekam Jejak Prabowo</h3>



<p>Saat Menjadi Kemenhan</p>



<p><a href=" https://www.facebook.com/photo.php?fbid=905135801172286&amp;id=100050276238429&amp;set=a.392011412484730&amp;locale=id_ID"> https://www.facebook.com/photo.php?fbid=905135801172286&amp;id=100050276238429&amp;set=a.392011412484730&amp;locale=id_ID</a></p>



<h3 class="wp-block-heading">Rekam Jejak Ganjar</h3>



<p>Saat Menjadi Gubernur</p>



<figure class="wp-block-embed is-type-rich is-provider-twitter wp-block-embed-twitter"><div class="wp-block-embed__wrapper">
<blockquote class="twitter-tweet" data-width="550" data-dnt="true"><p lang="in" dir="ltr">Rekam jejak membangun Jawa Tengah selama 10 tahun. Tentu tidak sendiri, karena saya bukan superman, melainkan superteam ❤️❤️❤️ <a href="https://t.co/A2QoRe9l5x">pic.twitter.com/A2QoRe9l5x</a></p>&mdash; Ganjar Pranowo (@ganjarpranowo) <a href="https://twitter.com/ganjarpranowo/status/1753335099549245520?ref_src=twsrc%5Etfw">February 2, 2024</a></blockquote><script async src="https://platform.twitter.com/widgets.js" charset="utf-8"></script>
</div></figure>



<h2 class="wp-block-heading">Melihat Siapa di Belakang Paslon</h2>



<p>Mau memiliki visi sejauh atau gagasan sehebat apapun seseorang, jika mereka tidak didukung oleh partai politik (parpol), mereka tidak akan bisa mengajukan diri untuk menjadi seorang presiden. </p>



<p>Ini terjadi karena adanya <em>presidential threshold </em>yang mengharuskan pasangan calon presiden dan wakil presiden memiliki setidaknya 20% di kursi parlemen edisi pemilu sebelumnya. Oleh karena itu, capres dan cawapres harus diusung oleh partai politik.</p>



<h3 class="wp-block-heading"><strong>Partai Pengusung</strong></h3>



<p>Kubu 01: Partai Nasdem (Parlemen), Partai Kebangkitan Bangsa (Parlemen), Partai Keadilan Sejahtera (Parlemen), Partai Ummat (Non Parlemen)</p>



<p>Kubu 02: Partai Gerindra (Parlemen), Partai Golkar (Parlemen), Partai Amanat Nasional (Parlemen), Partai Bulan Bintang (Parlemen), Partai Demokrat (Parlemen), Partai Gelora (Non Parlemen), Partai Garuda (Non Parlemen), Partai Prima (Non Parlemen), Partai Solidaritas Indonesia (Non Parlemen)</p>



<p>Kubu 03: PDI Perjuangan (Parlemen), Partai Persatuan Pembangunan (Parlemen), Partai Hanura (Non Parlemen), Partai Perindo (Non Parlemen)</p>



<h3 class="wp-block-heading">Oligarki di Belakangnya</h3>



<p>Tidak hanya parpol, masing-masing paslon juga pasti memiliki dukungan dari pengusaha, atau kerap disebut sebagai oligarki. Orang-orang yang punya kepentingan ini tentu mau mendukung paslon tertentu dengan &#8220;imbalan&#8221; tertentu.</p>



<p>Oleh karena itu, pemilu bukan hanya tentang memilih sosok, melainkan harus mengetahui juga siapa saja yang ada di belakang paslon. Sama seperti tulisan-tulisan Mengamati Pilpres 2024 sebelumnya, Penulis telah mencoba merangkum sebisanya.</p>



<p>Siapa di Belakang Paslon 01? </p>



<p><a href="https://projectmultatuli.org/di-balik-timnas-amin-tambang-unicorn-dan-mantan-koruptor/">Di Balik Timnas AMIN: Tambang, Unicorn, dan Mantan Koruptor &#8211; Project Multatuli</a></p>



<figure class="wp-block-embed is-type-rich is-provider-twitter wp-block-embed-twitter"><div class="wp-block-embed__wrapper">
<blockquote class="twitter-tweet" data-width="550" data-dnt="true"><p lang="in" dir="ltr">Jejaring oligarki tambang di lingkaran Capres/Cawapres Pemilu 2024. <br><br>Surya Paloh, politikus sekaligus pengusaha. Bisnisnya tak hanya media, properti, dan catering, tetapi juga merambah ke sektor tambang dan energi. <br><br>Surya dan anaknya, Prananda Paloh, punya perusahaan tambang… <a href="https://t.co/jHuQIgI3Pj">pic.twitter.com/jHuQIgI3Pj</a></p>&mdash; JATAM Nasional (@jatamnas) <a href="https://twitter.com/jatamnas/status/1751939029292208413?ref_src=twsrc%5Etfw">January 29, 2024</a></blockquote><script async src="https://platform.twitter.com/widgets.js" charset="utf-8"></script>
</div></figure>



<p>Siapa di Belakang Paslon 02?</p>



<p><a href="https://projectmultatuli.org/jejaring-pengusaha-tambang-hingga-media-di-lingkaran-tkn-prabowo-gibran/">Jejaring Pengusaha Tambang hingga Media di Lingkaran TKN Prabowo-Gibran &#8211; Project Multatuli</a></p>



<figure class="wp-block-embed is-type-rich is-provider-twitter wp-block-embed-twitter"><div class="wp-block-embed__wrapper">
<blockquote class="twitter-tweet" data-width="550" data-dnt="true"><p lang="in" dir="ltr">Jejaring Oligarki Tambang (Prabowo-Gibran)<br><br>Prabowo Subianto selalu bilang, jangan biarkan kekayaan alam Indonesia diambil asing. Ia juga menyatakan jika terlalu sedikit rakyat yang menikmati kekayaan Indonesia.<br><br>Iya, sebagian besar yang menguasai dan menikmati kekayaan alam… <a href="https://t.co/wkcwjnrmp1">pic.twitter.com/wkcwjnrmp1</a></p>&mdash; JATAM Nasional (@jatamnas) <a href="https://twitter.com/jatamnas/status/1752883799502053851?ref_src=twsrc%5Etfw">February 1, 2024</a></blockquote><script async src="https://platform.twitter.com/widgets.js" charset="utf-8"></script>
</div></figure>



<figure class="wp-block-embed is-type-rich is-provider-twitter wp-block-embed-twitter"><div class="wp-block-embed__wrapper">
<blockquote class="twitter-tweet" data-width="550" data-dnt="true"><p lang="in" dir="ltr">Jejaring Oligarki di Lingkaran Prabowo-Gibran<br><br>Bagian II<br><br>*Cek bagian I  <a href="https://t.co/JcVvTN68Kp">https://t.co/JcVvTN68Kp</a><br><br>Aburizal Bakrie<br><br>Prabowo Subianto mengunggah foto pertemuannya dengan Aburizal Bakrie di akun instragramnya, pada Minggu, (23/4/2023). <br><br>Bakrie merupakan Ketua Dewan Pembina Golkar,… <a href="https://t.co/AMDF8fYLYP">pic.twitter.com/AMDF8fYLYP</a></p>&mdash; JATAM Nasional (@jatamnas) <a href="https://twitter.com/jatamnas/status/1753267488354410739?ref_src=twsrc%5Etfw">February 2, 2024</a></blockquote><script async src="https://platform.twitter.com/widgets.js" charset="utf-8"></script>
</div></figure>



<figure class="wp-block-embed is-type-rich is-provider-twitter wp-block-embed-twitter"><div class="wp-block-embed__wrapper">
<blockquote class="twitter-tweet" data-width="550" data-dnt="true"><p lang="in" dir="ltr">Jejaring Oligarki Prabowo-Gibran<br><br>Bag IV<br><br>Gibran Rakabuming Raka<br><br>PT Rakabu Sejahtra, perusaaan yang didirikan Jokowi tak punya afiliasi langsung dengan bisnis tambang. Namun, perusahaan ini punya relasi bisnis dengan sejumlah perusahaan lain yang lini bisnisnya terkait dengan… <a href="https://t.co/6DRGi2UMCp">pic.twitter.com/6DRGi2UMCp</a></p>&mdash; JATAM Nasional (@jatamnas) <a href="https://twitter.com/jatamnas/status/1754534719470059668?ref_src=twsrc%5Etfw">February 5, 2024</a></blockquote><script async src="https://platform.twitter.com/widgets.js" charset="utf-8"></script>
</div></figure>



<h3 class="wp-block-heading">Siapa di Belakang Paslon 03?</h3>



<p><a href="https://projectmultatuli.org/tpn-ganjar-mahfud-mogul-media-tambang-dan-perusahaan-cangkang/">TPN Ganjar-Mahfud: Mogul Media, Tambang, dan Perusahaan Cangkang &#8211; Project Multatuli</a></p>



<figure class="wp-block-embed is-type-rich is-provider-twitter wp-block-embed-twitter"><div class="wp-block-embed__wrapper">
<blockquote class="twitter-tweet" data-width="550" data-dnt="true"><p lang="in" dir="ltr">Jejaring Oligarki Tambang pada Pemilu 2024 <br><br>Ganjar-Mahfud<br><br>Puan Maharani<br><br>Jejak bisnis Puan bisa terbaca melalui suaminya, Hapsoro Sukmonohadi (Happy Hapsoro). Happy adalah pemilik PT Rukun Raharja Tbk, perusahaan penyedia energi terintegrasi dari hulu ke hilir yang fokus… <a href="https://t.co/hAWLajCoYe">pic.twitter.com/hAWLajCoYe</a></p>&mdash; JATAM Nasional (@jatamnas) <a href="https://twitter.com/jatamnas/status/1752548471566205031?ref_src=twsrc%5Etfw">January 31, 2024</a></blockquote><script async src="https://platform.twitter.com/widgets.js" charset="utf-8"></script>
</div></figure>



<h2 class="wp-block-heading">Penutup</h2>



<p>Artikel kali ini bersifat hanya menyajikan data dari ketiga paslon. Penulis berusaha untuk tidak memasukkan opininya semaksimal mungkin, mengingat kita sedang berasa di masa tenang. Namun, setelah hari pencoblosan, Penulis akan menuliskan artikel opininya.</p>



<p>Semoga saja hari Pemilu yang akan berlangsung besok (14/2) bisa berlangsung dengan lancar dan aman tanpa kecurangan. Jangan lupa untuk gunakan hak suara kita, jangan golput.</p>



<hr class="wp-block-separator has-alpha-channel-opacity"/>



<p>Lawang, 13 Februari 2023,&nbsp;terinspirasi setelah mengamati perkembangan politik menjelang pemilihan presiden</p>



<p>Sumber Foto: <a href="https://money.kompas.com/read/2023/12/14/061000526/tiga-capres-tebar-janji-berantas-korupsi-pengusaha-jadi-pegangan-investor">Kompas</a></p>



<p>Sumber Artikel:</p>



<p><a href="https://www.sukabumiupdate.com/nasional/131509/daftar-lengkap-koalisi-partai-pengusung-capres-untuk-pemilu-2024">Daftar Lengkap Koalisi Partai Pengusung Capres untuk Pemilu 2024 &#8211; Sukabumi Update</a></p>



<p><a href="https://www.medcom.id/pemilu/news-pemilu/5b2oMovk-ini-dia-program-unggulan-masing-masing-capres-cawapres-untuk-ekonomi-indonesiaini-dia-program-unggulan-masing-masing-capres-cawapres-untuk-ekonomi-indonesia">Ini Dia Program Unggulan Masing-Masing Capres-Cawapres untuk Ekonomi Indonesia (medcom.id)</a></p>
<p>The post <a href="https://whathefan.com/politik-negara/mengamati-pilpres-2024-bagian-2-menyelami-paslon-lebih-dalam/">Mengamati Pilpres 2024 Bagian 2: Menyelami Paslon Lebih Dalam</a> appeared first on <a href="https://whathefan.com">Whathefan!</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://whathefan.com/politik-negara/mengamati-pilpres-2024-bagian-2-menyelami-paslon-lebih-dalam/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Mengamati Pilpres 2024 Bagian 1: Antara Perubahan dan Keberlanjutan</title>
		<link>https://whathefan.com/politik-negara/mengamati-pilpres-2024-bagian-1-antara-perubahan-dan-keberlanjutan/</link>
					<comments>https://whathefan.com/politik-negara/mengamati-pilpres-2024-bagian-1-antara-perubahan-dan-keberlanjutan/?noamp=mobile#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Fanandi]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 12 Feb 2024 15:00:46 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Politik & Negara]]></category>
		<category><![CDATA[Anies Baswedan]]></category>
		<category><![CDATA[Ganjar Pranowo]]></category>
		<category><![CDATA[Gibran Rakabuming Raka]]></category>
		<category><![CDATA[Jokowi]]></category>
		<category><![CDATA[Mahfud Md]]></category>
		<category><![CDATA[Muhaimin Iskandar]]></category>
		<category><![CDATA[opini]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintah]]></category>
		<category><![CDATA[pemilu]]></category>
		<category><![CDATA[pilpres]]></category>
		<category><![CDATA[Prabowo Subianto]]></category>
		<category><![CDATA[presiden]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://whathefan.com/?p=7006</guid>

					<description><![CDATA[<p>Menjelang hari pemilihan umum (pemilu) yang tinggal menghitung hari, Penulis merasa inilah waktunya untuk menuangkan hasil pengamatan, riset, dan opini pribadinya tentang pemilu presiden (pilpres) 2024 yang akan datang. Kebetulan selama beberapa bulan terakhir, Penulis baca membaca dan menonton berbagai sumber untuk keperluan riset, baik dari media massa, media sosial, hingga YouTube. Semua menyajikan data-data [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://whathefan.com/politik-negara/mengamati-pilpres-2024-bagian-1-antara-perubahan-dan-keberlanjutan/">Mengamati Pilpres 2024 Bagian 1: Antara Perubahan dan Keberlanjutan</a> appeared first on <a href="https://whathefan.com">Whathefan!</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p>Menjelang hari pemilihan umum (pemilu) yang tinggal menghitung hari, Penulis merasa inilah waktunya untuk menuangkan hasil pengamatan, riset, dan opini pribadinya tentang pemilu presiden (pilpres) 2024 yang akan datang. </p>



<p>Kebetulan selama beberapa bulan terakhir, Penulis baca membaca dan menonton berbagai sumber untuk keperluan riset, baik dari media massa, media sosial, hingga YouTube. Semua menyajikan data-data yang dibutuhkan untuk memilih mana yang paling cocok bagi Penulis.</p>



<p>Karena tulisan dengan tema ini akan panjang, Penulis memutuskan untuk membaginya menjadi tiga bagian. Tulisan pertama, Penulis akan membahas tentang bagaimana pemilih dihadapkan akan dua pilihan: antara <strong>PERUBAHAN </strong>atau <strong>KEBERLANJUTAN</strong>.</p>


<div class="monsterinsights-inline-popular-posts monsterinsights-inline-popular-posts-beta monsterinsights-popular-posts-styled" ><div class="monsterinsights-inline-popular-posts-image"><img decoding="async" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2020/08/ternak-manusia-ala-the-promised-neverland-banner-300x150.jpg" srcset=" https://whathefan.com/wp-content/uploads/2020/08/ternak-manusia-ala-the-promised-neverland-banner-300x150.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2020/08/ternak-manusia-ala-the-promised-neverland-banner-1024x512.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2020/08/ternak-manusia-ala-the-promised-neverland-banner-768x384.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2020/08/ternak-manusia-ala-the-promised-neverland-banner.jpg 1280w " alt="Ternak Manusia Ala The Promised Neverland" /></div><div class="monsterinsights-inline-popular-posts-text"><span class="monsterinsights-inline-popular-posts-label" >Trending</span><div class="monsterinsights-inline-popular-posts-post"><a class="monsterinsights-inline-popular-posts-title"  href="https://whathefan.com/animekomik/ternak-manusia-ala-the-promised-neverland/">Ternak Manusia Ala The Promised Neverland</a></div></div></div><p></p>


<h2 class="wp-block-heading">Apa yang Ditawarkan oleh Ketiga Paslon?</h2>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="683" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/02/antara-perubahan-dan-keberlanjutan-1024x683.png" alt="" class="wp-image-7009" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/02/antara-perubahan-dan-keberlanjutan-1024x683.png 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/02/antara-perubahan-dan-keberlanjutan-300x200.png 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/02/antara-perubahan-dan-keberlanjutan-768x512.png 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/02/antara-perubahan-dan-keberlanjutan.png 1080w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption class="wp-element-caption">Ketiga Pasang Capres-Cawapres di Pemilu 2024 (<a href="https://www.voaindonesia.com/a/kpu-tetapkan-nomor-urut-capres-cawapres-/7354486.html">VOA Indonesia</a>)</figcaption></figure>



<p>Pilpres 2024 menghadirkan <a href="https://whathefan.com/politik-negara/merindukan-banyak-pilihan-capres-cawapres/">tiga pasangan calon (paslon) presiden dan wakil presiden</a>, yakni Anies Baswedan &#8211; Muhaimin Iskandar (01), Prabowo Subianto &#8211; Gibran Rakabuming Raka (02), dan Ganjar Pranowo &#8211; Mahfud MD (03).</p>



<p>Dalam berbagai kesempatan, baik dalam debat resmi yang diadakan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU), diskusi yang diadakan oleh pihak lain, maupun dalam forum internal, ketiga paslon memiliki arah yang berbeda.</p>



<p><strong>Kubu 01 </strong>dengan tegas menyuarakan <strong>PERUBAHAN</strong>, sesuai dengan nama koalisinya. Meksipun diusung oleh dua partai politik (parpol) yang sebelumnya berada di pemerintahan (Nasdem dan PKB), kubu 01 menyatakan banyak yang harus dibenahi dari pemerintahan sebelumnya.</p>



<p><strong>Kubu 02</strong> terlihat berfokus pada <strong>KEBERLANJUTAN</strong>, yang terlihat dari bagaimana Prabowo maupun Gibran kerap berorasi dan menyatakan akan melanjutkan apa yang selama ini telah dikerjakan dengan baik oleh Presiden Joko Widodo selama 10 tahun terakhir.</p>



<p>Di sisi lain, <strong>Kubu 03 </strong>menurut Penulis terlihat berada di tengah-tengah, di mana mereka mencanangkan <strong>PERBAIKAN</strong> dan <strong>PERCEPATAN</strong>. Artinya, mereka akan melanjutkan apa yang sudah dikerjakan pemerintahan sebelumnya, tapi menjadi versi lebih baiknya.</p>



<p>Memiliki paslon yang jelas perbedaannya seperti ini tentu memudahkan kita sebagai pemilih. Jika kita merasa pemerintahan sebelumnya berhasil, maka pilih yang akan melanjutkan. Jika tidak, maka perubahan menjadi pilihan.</p>



<p>Pertanyaan selanjutnya adalah, apakah pemerintahan sebelumnya layak untuk dilanjutkan, atau memang perlu ada perubahan ke arah yang lebih baik? Untuk mengetahui hal tersebut, mari kita sedikit melakukan evaluasi singakt terhadap kinerja pemerintahan Jokowi dalam 10 tahun ia berkuasa.</p>



<h2 class="wp-block-heading">Mengevaluasi Kinerja Pemerintah dalam 10 Tahun Terakhir</h2>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="683" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/02/antara-perubahan-dan-keberlanjutan-2-1024x683.jpg" alt="" class="wp-image-7010" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/02/antara-perubahan-dan-keberlanjutan-2-1024x683.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/02/antara-perubahan-dan-keberlanjutan-2-300x200.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/02/antara-perubahan-dan-keberlanjutan-2-768x512.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/02/antara-perubahan-dan-keberlanjutan-2.jpg 1080w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption class="wp-element-caption">Presiden Joko Widodo (<a href="https://m.kominfo.go.id/content/detail/52897/bertemu-presiden-biden-presiden-joko-widodo-sampaikan-hasil-ktt-oki-tentang-palestina/0/berita">Kominfo</a>)</figcaption></figure>



<p>Tidak ada sosok pemimpin yang sempurna. Itu pula yang terjadi pada Presiden Joko Widodo. Menjabat dalam dua periode, bisa dibilang beliau memiliki nilai rapor yang nano-nano. Ada yang perlu diapresiasi, ada yang perlu dikritik.</p>



<p>Untuk membantu Pembaca menentukan mana yang dibutuhkan antara PERUBAHAN dan KEBERLANJUTAN, Penulis akan mencoba merangkum semua hal positif dan negatif dari berbagai sumber, yang tentu tidak akan benar-benar lengkap.</p>



<p>Namun, Penulis perlu ingatkan kalau pemaparan di bawah ini tidak akan sepenuhnya netral dan objektif. Pasti akan ada bias dari pribadi Penulis (yang menulis lebih banyak sisi buruknya karena itu yang ditemukan). Jadi, dimohon untuk kebijaksanaan Pembaca dalam membaca.</p>



<h3 class="wp-block-heading">Apa yang Perlu Diapresiasi</h3>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="683" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/02/antara-perubahan-dan-keberlanjutan-3-1024x683.jpg" alt="" class="wp-image-7013" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/02/antara-perubahan-dan-keberlanjutan-3-1024x683.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/02/antara-perubahan-dan-keberlanjutan-3-300x200.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/02/antara-perubahan-dan-keberlanjutan-3-768x512.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/02/antara-perubahan-dan-keberlanjutan-3.jpg 1080w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption class="wp-element-caption">Jokowi Identik dengan Pembangunan Infrastruktur (<a href="https://bappeda.kaltimprov.go.id/postingan/proyek-infrastruktur-jokowi-yang-tertunda-gegara-corona">Antara</a>)</figcaption></figure>



<p>Apa yang paling melekat pada sosok Jokowi adalah <strong>pembangunan infrastruktur yang lebih merata</strong>, tidak hanya berfokus di luar Jawa. Penulis mendapatkan cerita bahwa di daerah Labuan Bajo, baru di era Jokowilah mereka memiliki akses berupa jalan raya.</p>



<p>Banyak penyebab akselerasi pembangunan infrastuktur di era Jokowi, mulai dari menghapus subsidi BBM hingga melibatkan BUMN dan swasta. Tidak hanya jalan tol, ada juga bandara, pelabuhan, jembatan, pasar, rumah, bendungan, hingga dana desa.</p>



<p>Melansir dari data Bappenas,<strong> tol laut</strong> yang dikembangkan oleh Jokowi juga berkontribusi dalam <strong>menurunkan biaya logistik di Indonesia</strong>. Walaupun ada beberapa catatan, kita harus mengakui kalau pembangunan infrastruktur di era Jokowi sangat masif.</p>



<p><strong>Angka kemiskinan juga berhasil ditekan</strong>, dari 28,51 juta pada tahun 2015 menjadi 25,9 juta pada tahun 2023. Selain itu, negara kita juga berhasil relatif stabil di kala pandemi COVID-19 tengah memporak-porandakan negara-negara lain.</p>



<p>Penyerahan sertifikat tanah kepada masyarakat juga patut diapresiasi. Pada tahun 2023, <strong>Jokowi telah menyerahkan 109 juta sertifikat tanah</strong> kepada masayrakat, dan ditargetkan pada tahun 2024 akan menjadi 120 juta sertifikat.</p>



<p><strong>UU Omnibus Law Cipta Kerja berhasil menggaet lebih banyak investor </strong>hingga dua kali lipat, terutama dari China. Jokowi juga melakukan <strong>hilirisasi </strong>(tidak menjual biji mentah) nikel dan bahan tambang lain, yang membuat Indonesia sempat digugat oleh Uni Eropa.</p>



<p>Beberapa upayanya untuk <strong>menasionalisasi beberapa aset perusahaan asing </strong>juga berhasil, seperti Freeport, TotalEnergies, dan Chevron. Untuk mengurangi impor minyak, Jokowi juga memerintahkan perusahaan minyak di Indonesia menjual minyaknya ke Pertamina. </p>



<h3 class="wp-block-heading">Apa yang Perlu Dikritik</h3>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="683" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/02/antara-perubahan-dan-keberlanjutan-4-1024x683.jpg" alt="" class="wp-image-7014" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/02/antara-perubahan-dan-keberlanjutan-4-1024x683.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/02/antara-perubahan-dan-keberlanjutan-4-300x200.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/02/antara-perubahan-dan-keberlanjutan-4-768x512.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/02/antara-perubahan-dan-keberlanjutan-4.jpg 1080w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption class="wp-element-caption">Hilirisasi Nikel yang Membawa Dampak Negatif (<a href="https://www.bbc.com/indonesia/articles/cw4m1k0j7vro">BBC</a>)</figcaption></figure>



<p>Terlepas dari sisi positif dari pemerintahan Jokowi, Penulis menyoroti beberapa kebijakan yang kurang srek di hati dan merasa butuh memberikan kritik. Contoh paling mudah dan terlihat adalah<strong> pembangunan Ibu Kota Negara (IKN)</strong>.</p>



<p>Setahu Penulis, ketika berada dalam masa kampanye untuk periode keduanya di tahun 2019, Jokowi tidak pernah menyebut rencana pemindahan ibukota. Tiba-tiba, ibukota pindah ke Kalimantan Timur tanpa ada diskusi dengan publik terlebih dahulu.</p>



<p>Padahal sewaktu menjadi Walikota Solo dulu, ia kerap melakukan komunikasi dengan publik untuk menyelesaikan sebuah permasalahan. Boro-boro dengan publik, dengan masyarakat yang berada di sekitar area IKN pun tidak. </p>



<p><strong>Konflik agraria dan HAM memang kerap terjadi </strong>atas nama Proyek Strategis Nasional (PSN). Tidak hanya IKN, masalah di Wadas hingga Rempang menjadi contoh lainnya. Jumlahnya dua kali lipat jika dibandingkan dengan era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.</p>



<p>Pembangunan infrastruktur yang masif di era Jokowi juga belum bisa dikatakan sukses, mengingat <strong>pertumbuhan ekonomi kita hanya nyaris stagnan di angka 4-5%</strong>, jauh dari target 7%. Mungkin memang butuh waktu agar hal tersebut bisa terlihat hasilnya.</p>



<p>Tidak hanya IKN, banyak UU yang tiba-tiba muncul dan mendapatkan persetujuan yang relatif kilat, mulai dari UU Omnibus Law Cipta Kerja, UU KPK, UU ITE, hingga Food Estate .Maklum saja, Jokowi didukung 81,9% kursi di parlemen, nyaris tanpa oposisi.</p>



<p><strong>UU Omnibus Law Cipta Kerja dianggap terlalu berpihak kepada pihak investor atau pengusaha </strong>dan menekan buruh atau karyawan. Keberpihakan ini juga menjadi salah satu yang Penulis soroti, terutama jika kita melihat masalah hilirisasi nikel.</p>



<p>Meskipun niatnya bagus, <strong>hilirisasi nikel yang dilakukan terasa ugal-ugalan </strong>hingga merusak alam dan merugikan masyarakat yang tinggal di sekitar area tambang maupun <em>smelter </em>nikel. Bahkan, China lebih banyak meraup untung daripada kita sendiri.</p>



<p>Masalah <strong>pelemahan KPK </strong>juga kerap disorot. Jauh sebelum ketua KPK Firli Bahuri terkena kasus, sudah banyak suara-suara yang menentang pelemahan KPK. Skor <em>corruption perception index</em> kita juga stagnan, berada di angka 34 dan menghuni peringkat 115.</p>



<p>Selain itu, ada banyak penurunan yang terjadi di era Jokowi. Dilansir dari <em>Media Indonesia</em>, <strong>kriminaliasi berdasarkan UU ITE</strong> paling banyak ditemukan di era Jokowi. Ini membuat indeks kebebasan berekspresi dan menyatakan pendapat di Indonesia menurun.</p>



<p>Contoh lainnya adalah Indeks Demokrasi Indonesia, yang <strong>cenderung menurun selama 10 tahun terakhir</strong>. The Economist Intelligencce Unit bahkan mengategorikan Indonesia sebagai &#8220;demokrasi cacat&#8221;.</p>



<p>Terakhir, tentu saja yang perlu dikritik adalah <strong><em>cawe-cawenya </em>Jokowi dalam Pilpres 2024</strong> ini dan ambisinya untuk membangun dinasti politik. Meskipun telah mengatakan tidak akan berkampanye, banyak sekali tindakannya yang bertolak belakang dengan ucapannya tersebut. </p>



<p>Penulis akan membahas lebih detail mengenai hal ini di tulisan selanjutnya, karena ada banyak kegundahan dan keresahan karena hal tersebut.</p>



<p class="has-text-align-center">***</p>



<p>Setelah memahami sisi positif dan negatif dari pemerintahan kita selama 10 tahun terakhir, sekarang kita menentukan pilihan: mau PERUBAHAN atau KEBERLANJUTAN? Mungkin memang belum bisa ditentukan karena masalah ini cukup kompleks dan data di atas belum terlalu lengkap.</p>



<p>Untuk itu, penting untuk mengetaui visi misi dan program kerja yang ditawarkan oleh masing-masing paslon. Pada artikel selanjutnya, <strong>Mengamati Pilpres 2024 Bagian 2: Menyelami Visi Misi Paslon</strong>, Penulis akan mencoba untuk merangkum sebisanya.</p>



<p>Selain itu, perlu digarisbawahi kalau anggapan hanya Kubu 02 yang akan melanjutkan program kerja yang telah dilakukan di era Jokowi. Menurut Penulis, program kerja yang baik pasti akan dilanjutkan oleh siapapun yang nantinya akan terpilih.</p>



<p> Untuk tulisan yang lebih kredibel, Penulis menyarankan untuk membaca artikel-artikel yang sudah Penulis cantumkan di bawah. Jika ingin ada yang ditambahkan atau mengoreksi dari tulisan, silakan untuk menghubungi Penulis.</p>



<hr class="wp-block-separator has-alpha-channel-opacity"/>



<p>Lawang, 12 Februari 2024, terinspirasi setelah mengamati perkembangan politik menjelang pemilihan presiden</p>



<p>Sumber Foto: </p>



<p>Sumber Artikel:</p>



<ul class="wp-block-list">
<li><a href="https://www.bbc.com/indonesia/articles/c9901z9lp0go">Warisan Jokowi: Ironi kemunduran demokrasi di tangan si ‘anak kandung reformasi’ di balik gencarnya pembangunan infrastruktur dan investasi</a></li>



<li><a href="https://id.wikipedia.org/wiki/Joko_Widodo">Joko Widodo &#8211; Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas</a></li>



<li><a href="https://www.cnbcindonesia.com/news/20231204154602-4-494397/jokowi-sudah-serahkan-109-juta-sertifikat-tanah-ke-masyarakat">Jokowi Sudah Serahkan 109 Juta Sertifikat Tanah Ke Masyarakat (cnbcindonesia.com)</a></li>



<li><a href="https://mediaindonesia.com/amp/politik-dan-hukum/636197/jumlah-kasus-pemidanaan-melalui-uu-ite-paling-masif-di-era-jokowi">Jumlah Kasus Pemidanaan Melalui UU ITE Paling Masif di Era Jokowi (mediaindonesia.com)</a></li>



<li><a href="https://www.cnnindonesia.com/nasional/20210505131603-15-638851/infografis-jejak-pelemahan-kpk-era-jokowi">INFOGRAFIS: Jejak Pelemahan KPK Era Jokowi (cnnindonesia.com)</a></li>



<li><a href="https://kabar24.bisnis.com/read/20240131/15/1736948/pemberantasan-korupsi-di-era-jokowi-stagnan-ini-buktinya/All">Pemberantasan Korupsi di Era Jokowi Stagnan, Ini Buktinya! (bisnis.com)</a></li>



<li><a href="https://www.cnnindonesia.com/nasional/20201003233852-32-554072/ruu-ciptaker-ke-paripurna-7-fraksi-setuju-2-menolak">RUU Ciptaker ke Paripurna, 7 Fraksi Setuju 2 Menolak (cnnindonesia.com)</a></li>



<li><a href="https://kbr.id/nasional/09-2021/kontras__marak_pembungkaman_sipil_di_era_jokowi/106305.html">Kontras: Marak Pembungkaman Sipil di Era Jokowi &#8211; kbr.id</a></li>



<li><a href="https://projectmultatuli.org/cina-di-hilir-gurita-oligarki-nikel-indonesia/">Cina di Hilir: Gurita Oligarki Nikel Indonesia &#8211; Project Multatuli</a></li>
</ul>
<p>The post <a href="https://whathefan.com/politik-negara/mengamati-pilpres-2024-bagian-1-antara-perubahan-dan-keberlanjutan/">Mengamati Pilpres 2024 Bagian 1: Antara Perubahan dan Keberlanjutan</a> appeared first on <a href="https://whathefan.com">Whathefan!</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://whathefan.com/politik-negara/mengamati-pilpres-2024-bagian-1-antara-perubahan-dan-keberlanjutan/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Merindukan Banyak Pilihan Capres-Cawapres</title>
		<link>https://whathefan.com/politik-negara/merindukan-banyak-pilihan-capres-cawapres/</link>
					<comments>https://whathefan.com/politik-negara/merindukan-banyak-pilihan-capres-cawapres/?noamp=mobile#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Fanandi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 22 Oct 2023 23:57:12 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Politik & Negara]]></category>
		<category><![CDATA[Anies]]></category>
		<category><![CDATA[capres]]></category>
		<category><![CDATA[Ganjar]]></category>
		<category><![CDATA[Jokowi]]></category>
		<category><![CDATA[opini]]></category>
		<category><![CDATA[pemilu]]></category>
		<category><![CDATA[politik]]></category>
		<category><![CDATA[Prabowo]]></category>
		<category><![CDATA[presiden]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://whathefan.com/?p=6924</guid>

					<description><![CDATA[<p>Melalui pengumuman semalam, akhirnya tiga pasangan calon presiden (capres) dan wakilnya (cawapres) resmi diumumkan. Prabowo Subianto resmi mendeklarasikan Gibran Rakabuming Raka sebagai wakilnya. Prabowo dan Gibran resmi menyusul Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar dan Ganjar Pranowo-Mahfud MD yang sudah terlebih dahulu mendeklarasikan diri dan mendaftar di Komisi Pemilihan Umum (KPU). Jika diingat-ingat, ini adalah kali pertama pemilihan [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://whathefan.com/politik-negara/merindukan-banyak-pilihan-capres-cawapres/">Merindukan Banyak Pilihan Capres-Cawapres</a> appeared first on <a href="https://whathefan.com">Whathefan!</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p>Melalui pengumuman semalam, akhirnya tiga pasangan calon presiden (capres) dan wakilnya (cawapres) resmi diumumkan. <strong>Prabowo Subianto</strong> resmi mendeklarasikan <strong>Gibran Rakabuming Raka </strong>sebagai wakilnya.</p>



<p>Prabowo dan Gibran resmi menyusul <strong><a href="https://whathefan.com/politik-negara/apapun-yang-mereka-lakukan-salah/">Anies Baswedan</a>-Muhaimin Iskandar</strong> dan <strong>Ganjar Pranowo-Mahfud MD</strong> yang sudah terlebih dahulu mendeklarasikan diri dan mendaftar di Komisi Pemilihan Umum (KPU).</p>



<p>Jika diingat-ingat, ini adalah kali pertama pemilihan umum presiden (pilpres) memiliki lebih dari dua calon sejak tahun 2009. Dalam dua kali pilpres di tahun 2014 dan 2019, pesertanya selalu hanya dua.</p>


<div class="monsterinsights-inline-popular-posts monsterinsights-inline-popular-posts-beta monsterinsights-popular-posts-styled" ><div class="monsterinsights-inline-popular-posts-image"><img decoding="async" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2019/11/ingin-hilang-ingatan-banner-300x150.jpg" srcset=" https://whathefan.com/wp-content/uploads/2019/11/ingin-hilang-ingatan-banner-300x150.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2019/11/ingin-hilang-ingatan-banner-1024x512.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2019/11/ingin-hilang-ingatan-banner-768x384.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2019/11/ingin-hilang-ingatan-banner.jpg 1280w " alt="Ingin Hilang Ingatan" /></div><div class="monsterinsights-inline-popular-posts-text"><span class="monsterinsights-inline-popular-posts-label" >Trending</span><div class="monsterinsights-inline-popular-posts-post"><a class="monsterinsights-inline-popular-posts-title"  href="https://whathefan.com/cerpen/ingin-hilang-ingatan/">Ingin Hilang Ingatan</a></div></div></div><p></p>


<h2 class="wp-block-heading">Sejarah Singkat Capres-Cawapres di Pilpres Indonesia</h2>



<p>Tentu ini menjadi angin segar karena pada akhirnya kita memiliki lebih banyak pilihan, walaupun tidak akan sebanyak pilpres tahun 2004 yang memiliki lima pasangan capres-cawapres. </p>



<p>Saat itu, tokoh-tokoh yang mendaftar untuk menjadi capres-cawapres adalah <strong>Wiranto-Salahuddin Wahid</strong>, <strong>Megawati Soekarnoputri-Hasyim Muzadi</strong>, <strong>Amien Rais-Siswono Yudo Husodo</strong>, <strong>Susilo Bambang Yudhoyono-Jusuf Kalla</strong>, serta <strong>Hamzah Haz-Agum Gumelar</strong>.</p>



<figure class="wp-block-image size-full is-resized"><img loading="lazy" decoding="async" width="601" height="400" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2023/10/image.png" alt="" class="wp-image-6927" style="aspect-ratio:1.5025;width:740px;height:auto" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2023/10/image.png 601w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2023/10/image-300x200.png 300w" sizes="(max-width: 601px) 100vw, 601px" /><figcaption class="wp-element-caption">Surat Suara Pilpres 2004 (<a href="https://news.solopos.com/sejarah-hari-ini-5-juli-2004-pertama-pilpres-ri-langsung-1358274">Solopos</a>)</figcaption></figure>



<p>Pilpres 2004 harus dilakukan dalam dua kali putara, di mana SBY dan Megawati menjadi dua calon peraih suara tertinggi. Pada akhirnya, SBY berhasil mengalahkan Megawati yang notebene <em>incumbent </em>dan menjadi presiden pertama yang dipilih langsung oleh rakyat. </p>



<p>Di pilpres tahun 2009, seperti yang sudah disinggung di atas, jumlahnya mengecil menjadi tiga pasangan capres-cawapres. Mungkin karena saat itu Presiden SBY adalah seorang <em>incumbent </em>yang secara matematis agak sulit untuk dikalahkan.</p>



<p>Pasangan capres-cawapres pada tahun tersebut adalah <strong>Megawati Soekarnoputri-Prabowo Subianto</strong>, <strong>Susilo Bambang Yudhoyono-Boediono</strong>, dan<strong> Jusuf Kalla-Wiranto</strong>. Kali ini, SBY berhasil memenangkan pilpres hanya dalam satu putaran.</p>



<figure class="wp-block-image size-full"><img loading="lazy" decoding="async" width="768" height="576" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2023/10/image-1.png" alt="" class="wp-image-6928" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2023/10/image-1.png 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2023/10/image-1-300x225.png 300w" sizes="(max-width: 768px) 100vw, 768px" /><figcaption class="wp-element-caption">Perolehan Suara Piala Presiden 2009</figcaption></figure>



<p>Setelah itu, di pilpres 2014 dan 2019, hanya ada dua pasangan yang bisa kita pilih. Pertarungan antara capresnya pun sama, yakni antara <a href="https://whathefan.com/politik-negara/jokowi-dan-prabowo-sama-sama-putra-terbaik-bangsa/"><strong>Joko Widodo </strong>melawan <strong>Prabowo Subianto</strong></a>. Yang berbeda hanyalah wakilnya saja. Hasilnya seperti yang kita tahu, Jokowi selalu menang.</p>



<h2 class="wp-block-heading">Terhalang Presidential Threshold?</h2>



<p>Salah satu alasan mengapa pilihan capres-cawapres kita sedikit adalah adanya <em><strong>presidential threshold</strong></em>. Ketika aturan ini disahkan pertama kali di tahun 2003, ambangnya masih 15% jumlah kursi DPR atau 20% dari perolehan suara sah nasional dalam pemilu anggota DPR.</p>



<p>Nah, angka ini berubah mulai tahun 2009, di mana ambangnya menjadi 25% kursi di DPR atau 20% suara sah nasional dalam Pemilu Legislatif. Oleh karena itu, tak heran jika di tahun 2009 jumlah calonnya mengecil menjadi tiga saja.</p>



<p>Di tahun 2019, peraturan berubah menjadi 20% dari jumlah kursi DPR atau memperoleh 25% dari suara sah secara nasional pada pemilu anggota DPR sebelumnya. Alasannya, mulai tahun 2019 pemilu serentak diberlakukan. Ini juga berlaku untuk pilpres 2024 mendatang.</p>



<p>Sudah banyak pihak yang berusaha menggugat <em>presidential threshold </em>karena dianggap membatasi demokrasi. Apalagi, sekarang kita menggunakan perhitungan kursi di periode sebelumnya. Namun, hingga hari ini belum ada gugatan yang berhasil menang.</p>



<p>Memang, untuk bisa mencalonkan diri sebagai presiden, kita membutuhkan &#8220;kendaraan&#8221; berupa partai politik agar memiliki suara yang kuat di DPR ketika akan membuat keputusan. Calon independen alias bukan dari partai jelas akan kesulitan dalam hal ini.  </p>



<p>Alhasil, kita pun harus menerima kalau jumlah capres-cawapres kita di pemilu-pemilu yang akan datang tidak akan berjumlah banyak selama aturan <em>presidential threshold</em> masih berlaku. Pertanyaannya, apakah pasangan capres-cawapres yang maju benar-benar yang terbaik? </p>



<h2 class="wp-block-heading">Penutup</h2>



<p>Mengingat Jokowi <a href="https://whathefan.com/politik-negara/presiden-satu-periode/">sudah menjabat selama dua periode</a>, artinya kita akan memiliki presiden baru di tahun 2024 mendatang. Ada dua nama baru pada diri Anies dan Ganjar, ada pula Prabowo yang akan mengikuti kontestasi pilpres untuk keempat kalinya.</p>



<p>Ketika belum mulai saja, sudah banyak drama politik yang terjadi. Pertama adalah keluarnya Partai Demokrat dari Koalisi Perubahan yang mengusung Anies karena dipilihnya Muhaimin Iskandar sebagai cawapres tanpa seizin mereka.</p>



<p>Selain itu, permainan politik Jokowi juga cukup mengejutkan. Tidak hanya berdiri di dua kaki dengan mendukung Prabowo dan Ganjar, pada akhirnya anaknya menjadi cawapres dari Prabowo. Putusan MK yang kontroversial memuluskan langkah tersebut.</p>



<p>Banyak pihak yang mengkritik terpilihnya Gibran sebagai cawapres Prabowo karena dianggap sebagai upaya Jokowi untuk <a href="https://whathefan.com/animekomik/dinasti-politik-ala-naruto/">memperkuat dinasti politiknya</a>. Prabowo juga dianggap sangat terlihat membutuhkan suara dari para pendukung Jokowi garis keras.</p>



<p>Jika di awalnya saja sudah banyak drama, entah apa yang akan terjadi pada beberapa bulan ke depan hingga pemilu dilaksanakan. Permainan politik dari masing-masing pihak tampaknya akan seru, bagai melihat permainan catur yang menegangkan. </p>



<hr class="wp-block-separator has-alpha-channel-opacity"/>



<p>Lawang, 23 Oktober 2023, terinspirasi setelah tiga capres-cawapres resmi mendeklarasikan diri</p>
<p>The post <a href="https://whathefan.com/politik-negara/merindukan-banyak-pilihan-capres-cawapres/">Merindukan Banyak Pilihan Capres-Cawapres</a> appeared first on <a href="https://whathefan.com">Whathefan!</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://whathefan.com/politik-negara/merindukan-banyak-pilihan-capres-cawapres/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Negara Tanpa Oposisi</title>
		<link>https://whathefan.com/politik-negara/negara-tanpa-oposisi/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Fanandi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 26 Oct 2019 04:43:15 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Politik & Negara]]></category>
		<category><![CDATA[Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Jokowi]]></category>
		<category><![CDATA[menteri]]></category>
		<category><![CDATA[oposisi]]></category>
		<category><![CDATA[Parpol]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintah]]></category>
		<category><![CDATA[politik]]></category>
		<category><![CDATA[Prabowo]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://whathefan.com/?p=2918</guid>

					<description><![CDATA[<p>Menurut pembaca, apa hal yang paling mengejutkan di tahun 2019 ini? Jika mengamati berita akhir-akhir ini, pasti jawabannya adalah bergabungnya Prabowo Subianto dalam kabinet presiden terpilih Joko Widodo. Berawal dari lawan pemilihan umum sekaligus oposisi selama lima tahun, nyatanya mereka justru bergabung di menit-menit akhir. Hal ini tentu menimbulkan banyak tafsir dari berbagai kalangan, terutama [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://whathefan.com/politik-negara/negara-tanpa-oposisi/">Negara Tanpa Oposisi</a> appeared first on <a href="https://whathefan.com">Whathefan!</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Menurut pembaca, apa hal yang paling mengejutkan di tahun 2019 ini? Jika mengamati berita akhir-akhir ini, pasti jawabannya adalah bergabungnya Prabowo Subianto dalam kabinet presiden terpilih Joko Widodo.</p>
<p>Berawal dari lawan pemilihan umum sekaligus oposisi selama lima tahun, nyatanya mereka justru bergabung di menit-menit akhir. Hal ini tentu menimbulkan banyak tafsir dari berbagai kalangan, terutama dari pendukung fanatik mereka.</p>
<p>Penulis di sini berusaha untuk merangkum semua pendapat tersebut dan akan memberikan pendapat pribadi sebagai penutup.</p>
<p style="text-align: center;">***</p>
<p>&nbsp;</p>
<p style="text-align: left;">Bergabungnya Prabowo ke kubu lawannya adalah tanda betapa beliau tidak memiliki harga diri. Rasanya belum pernah terjadi dalam sejarah, seorang bertarung di pemilihan presiden lantas merapat menjadi menteri untuk lawannya yang terpilih.</p>
<p>Kasus Hillary Clinton yang pernah menjadi menteri Barack Obama berbeda, karena mereka berdua berasal dari partai yang sama. PDIP dan Gerindra menjadi lawan selama lima tahun terakhir, mendadak rukun begitu saja.</p>
<p>Terlihat betapa ambisiusnya Prabowo untuk mendapatkan jabatan di sektor strategis, mengesampingkan para pendukungnya yang tak terima Prabowo bergabung dengan orang yang selama ini mereka hina.</p>
<p style="text-align: center;">***</p>
<p style="text-align: left;">Untuk apa ada pemilu jika pada akhirnya kedua orang tersebut bersatu menjadi pemegang kekuasaan di pemerintahan? Untuk ada ada darah tumpah dari pendukung yang mati-matian membela mereka?</p>
<p>Bukankah kemarin banyak pendukung Jokowi yang melancarkan serangan-serangan ke Prabowo, seperti penjahat HAM? Jika yang mereka tuduhkan benar, berarti Jokowi merekrut seorang pelanggar hak asasi?</p>
<p>Untuk apa kemarin capek-capek dukung Prabowo kalau ujung-ujungnya dia gabung ke Jokowi yang dihina-hina? Untuk apa kami bela-belain dia sampai ngotot?</p>
<p style="text-align: center;">***</p>
<p>Kerelaan bergabungnya Prabowo menjadi menteri di kabinet Jokowi menunjukkan betapa besarnya pengabdian beliau untuk negara ini. Ia rela mengesampingkan egonya demi melindungi Indonesia.</p>
<p>Sektor pertahanan adalah salah satu yang paling sering disorot oleh Prabowo ketika debat presiden. Mungkin, Prabowo dan Jokowi sepakat bahwa posisi tersebut harus diisi oleh orang-orang yang berpengalaman.</p>
<p>Dengan segudang pengalaman militer yang dimiliki oleh Prabowo, pertahanan negara ini akan menjadi semakin tangguh dan negara lain tak akan berani macam-macam dengan kita.</p>
<p style="text-align: center;">***</p>
<p style="text-align: left;">Ini hanyalah sebuah pertunjukan yang telah diatur sedemikian rupa. Prabowo rela bergabung ke kubu Jokowi agar tahun 2024 bisa menjadi calon presiden lagi.</p>
<p>Dengan menjadi menteri, namanya akan sering disebut oleh media dan masyarakat tak akan lupa. Ketika waktu pemilihan sudah tiba, ia tinggal memperjelas posisinya sebagai calon yang layak untuk menggantikan Jokowi.</p>
<p>Kemungkinan besar, Prabowo akan disandingkan dengan putri tungal Megawati, Puan Maharani. Dengan demikian, koalisi Gerindra dan PDIP di tahun 2009 akan kembali terulang.</p>
<p style="text-align: center;">***</p>
<p>Alhamdulillah, Prabowo dan Jokowi akhirnya bersatu demi membangun Indonesia yang lebih baik. Senang melihatnya mampu bergabung dan mengesampingkan hal lain.</p>
<p>Demi kemajuan bangsa ini, kita semua memang harus bersatu. Kita tidak boleh mengutamakan kepentingan pribadi ataupun kelompok, Indonesia yang harus diutamakan.</p>
<p>Tidak ada lagi 01 dan 02, yang ada adalah Persatuan Indonesia. Orang-orang yang tidak menyukai kejadian ini mungkin adalah kumpulan orang sakit hati karena tidak mendapatkan apa-apa.</p>
<p>Semoga ini menjadi contoh baik untuk generasi-generasi mendatang, agar jangan sampai kita memusuhi sesama anak bangsa hanya karena perbedaan pandangan politik.</p>
<h3>Negara Tanpa Oposisi</h3>
<p>Kurang lebih seperti itulah beberapa pendapat yang berhasil penulis kumpulkan, baik dari teman-teman sekitar, keluarga, ataupun komentar netizen di internet. Bagaimana dengan pendapat penulis sendiri?</p>
<p>Secara pribadi, penulis bukanlah penggemar fanatik Joko Widodo ataupun Prabowo Subianto. Penulis meyakini bahwa <a href="https://whathefan.com/politik/jokowi-dan-prabowo-sama-sama-putra-terbaik-bangsa/">keduanya adalah putra terbaik bangsa</a>, sehingga siapapun yang terpilih semoga mampu membawa negara ini menjadi lebih baik.</p>
<p>Akan tetapi, lawan politik yang selama ini menjadi oposisi tiba-tiba berubah haluan nampaknya juga kurang etis. Setahu penulis, belum pernah terjadi di sejarah Indonesia hal seperti ini terjadi.</p>
<p>Bisa membayangkan seandainya Megawati menjadi salah satu menteri di kabinet Susilo Bambang Yudhoyono? Lawan SBY lainnya di 2004 (Amien Rais, Hamzah Has, Wiranto) juga tidak ada mengisi posisi menteri ketika periode pertama beliau.</p>
<p>Jika Gerindra yang selama ini menjadi oposisi utama di parlemen merapat, lantas siapa yang menjadi oposisi untuk pemerintahan Jokowi?</p>
<p>PAN dan Demokrat kemarin sempat menunjukkan gerak-gerik ingin bergabung, walau pada akhirnya mereka tidak mendapatkan jatah menteri. Bahkan, AHY yang digadang-gadang masuk kabinet juga tidak berhasil masuk.</p>
<p>Demokrat bahkan dianggap ingin aman dengan bermain di dua kaki. Bergabung ke pemerintahan enggak, tapi tidak tegas menjadi oposisi. Mereka akan memanfaatkan celah-celah kesempatan yang ada.</p>
<p>PKS? Mereka mengatakan akan tetap menjadi oposisi setia. Bahkan, mereka akan menggandeng ormas untuk melakukannya. Tapi melihat bagaimana perpindahan Gerindra, bukan tak mungkin mereka juga berubah haluan pada suatu hari nanti.</p>
<h3>Penutup</h3>
<p>Negara yang mengusung konsep demokrasi sudah sewajarnya memiliki oposisi untuk mengontrol pemerintahan agar tidak bertindak sewenang-wenang. Indonesia bukan Korea Utara yang otoriter.</p>
<p>Terlalu naif jika kita percaya semua elit hanya ingin yang terbaik untuk negara ini. Penulis yakin, terselip kepentingan pribadi ataupun kelompok, baik skala kecil maupun besar.</p>
<p>Jika kita tidak bisa menggantungkan harapan kepada para partai politik, mungkin kita sebagai rakyat yang bisa menjadi oposisi. <a href="https://whathefan.com/politik/undang-undang-yang-membuat-rakyat-meradang/">Turunnya mahasiswa ke jalan kemarin</a> menjadi contoh kalau kita mampu melakukannya.</p>
<p>Penulis sendiri merasa campur aduk melihat peristiwa langka ini. Heran bercampur dengan perasaan <em>apaan sih, </em>antara terkejut dan perasaan <em>ini dagelan apalagi ya Tuhan</em>. Tidak ada perasaan kecewa ataupun gembira.</p>
<p>Sebagai rakyat biasa yang tidak memiliki kekuasaan apa-apa, penulis akan terus mengamati jalannya pemerintahan ini. Siapa tahu, kolaborasi antara keduanya benar-benar bisa membawa perubahan yang lebih baik untuk Indonesia.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Kebayoran Lama, 26 Oktober 2019, terinspirasi setelah membaca berbagai tulisan seputar dipilihnya Prabowo Subianto menjadi Menteri Pertahanan di kabinet Presiden Joko Widodo</p>
<p>Foto: <a href="http://www.melekpolitik.com/2019/10/21/netizen-ini-sebut-bukan-kursi-menteri-yang-diincar-prabowo-tapi/">Melek Politik</a></p>
<p>The post <a href="https://whathefan.com/politik-negara/negara-tanpa-oposisi/">Negara Tanpa Oposisi</a> appeared first on <a href="https://whathefan.com">Whathefan!</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Jokowi dan Prabowo Sama-Sama Putra Terbaik Bangsa</title>
		<link>https://whathefan.com/politik-negara/jokowi-dan-prabowo-sama-sama-putra-terbaik-bangsa/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Fanandi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 14 Apr 2019 17:41:59 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Politik & Negara]]></category>
		<category><![CDATA[hoaks]]></category>
		<category><![CDATA[Jokowi]]></category>
		<category><![CDATA[pemilu]]></category>
		<category><![CDATA[politik]]></category>
		<category><![CDATA[Prabowo]]></category>
		<category><![CDATA[presiden]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://whathefan.com/?p=2310</guid>

					<description><![CDATA[<p>Grup keluarga sering kali dianggap sebagai ladang penyebaran hoaks terbaik. Hal tersebut ada benarnya, namun tak semuanya seperti itu. Contohnya, adalah salah satu broadcast dari ayah penulis yang berisikan sebuah pesan yang menurut penulis sangat bagus, terutama ketika suasana politik sedang panas-panasnya. Oleh karena itu, penulis ingin membaginya di sini agar pembaca sekalian bisa membacanya juga. Broadcast [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://whathefan.com/politik-negara/jokowi-dan-prabowo-sama-sama-putra-terbaik-bangsa/">Jokowi dan Prabowo Sama-Sama Putra Terbaik Bangsa</a> appeared first on <a href="https://whathefan.com">Whathefan!</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Grup keluarga sering kali dianggap sebagai ladang penyebaran hoaks terbaik. Hal tersebut ada benarnya, namun tak semuanya seperti itu.</p>
<p>Contohnya, adalah salah satu <em>broadcast </em>dari ayah penulis yang berisikan sebuah pesan yang menurut penulis sangat bagus, terutama ketika suasana politik sedang panas-panasnya.</p>
<p>Oleh karena itu, penulis ingin membaginya di sini agar pembaca sekalian bisa membacanya juga. <em>Broadcast </em>ini dibuat oleh<em> Agus Taufiq, </em>entah siapa dia penulis kurang tahu<em>.</em></p>
<h3>Pilpres 2019: Pertarungan Putra Terbaik Bangsa</h3>
<p>Kita boleh kecewa pada Jokowi, boleh pula tak percaya pada Prabowo. Tapi kita harus akui, faktanya mereka adalah 2 orang putra terbaik bangsa.</p>
<h4>Jokowi</h4>
<p><div id="attachment_2312" style="width: 810px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" aria-describedby="caption-attachment-2312" class="size-large wp-image-2312" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2019/04/jokowi-prabowo-1-1024x512.jpg" alt="" width="800" height="400" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2019/04/jokowi-prabowo-1-1024x512.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2019/04/jokowi-prabowo-1-300x150.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2019/04/jokowi-prabowo-1-768x384.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2019/04/jokowi-prabowo-1.jpg 1280w" sizes="(max-width: 800px) 100vw, 800px" /><p id="caption-attachment-2312" class="wp-caption-text">Jokowi (<a class="o5rIVb irc_hol i3724 irc_lth" tabindex="0" href="https://www.kompasiana.com/hans_steve/56b923e064afbdea04dec8ae/si-unik-jokowi-ahli-strategi-bagian-ii" target="_blank" rel="noopener noreferrer" data-noload="" data-ved="2ahUKEwiv2q73j9DhAhXH_XMBHRpdBG4QjB16BAgBEAQ"><span class="irc_ho" dir="ltr">Kompasiana.com</span></a>)</p></div></p>
<p>Jokowi adalah kisah nyata seorang rakyat biasa yang bisa menjadi manusia luar biasa. Impian banyak anak desa, doa dari semua orang tua untuk anaknya.</p>
<p>Ini bukan sinetron dan dongeng, ini nyata. Seorang anak pinggir kali, yang harus pindah rumah berkali-kali karena tak mampu bayar sewa juga kena penggusuran dari angkuhnya kehidupan kota.</p>
<p>Beliau lahir dari anak tukang kayu, pembelajar keras yang akhirnya mengantarkan dirinya masuk ke Jurusan Kehutanan <strong>Universitas Gajah Mada (UGM)</strong>, salah satu kampus terbaik yang tak semua orang mampu meraihnya.</p>
<p>Beliau bukan aktivis mahasiswa, tak punya nama di zamannya. Jokowi memilih menepi dari politik kampus.</p>
<p>Ia lebih suka naik gunung di akhir pekan, hingga akhirnya secara bertahap merintis bisnis dan menjadi pengusaha mebel di Surakarta.</p>
<p>Ya, doa jutaan orang tua, &#8220;bapak kuli, semoga kamu bisa jadi insinyur&#8221;. Jokowi adalah kisah nyata perjuangan anak miskin yang mengangkat derajat keluarganya melalui pendidikan dan kerja keras.</p>
<p>Jokowi bukan kader asli yang dibesarkan partai. Ia awalnya diminta menemani <strong>F.X. Hadi Rudyatmo</strong> (PDIP) yang enggan maju sebagai walikota Solo.</p>
<p>Alasannya, ia khawatir dengan isu agama dan memilih untuk menjadi wakil Jokowi yang diprediksi lebih bisa diterima publik Solo karena seorang muslim.</p>
<p>Jokowi menghadirkan kepemimpinan gaya baru di Solo. Berdialog dengan masyarakat yang akan direlokasi, menggusur dengan sangat manusiawi, bahkan dengan PKL dikirab layaknya festival budaya, dikawal satpol PP layaknya pejabat.</p>
<p>Tak ada kekerasan, pengggusuran itu dibuat menyenangkan. Tak heran, ia menang mutlak dalam periode kedua kepemimpinanannya di Solo.</p>
<p>Kecemerlangannya dalam memimpin mengantarkan beliau menapaki jabatan sebagai Gubernur DKI Jakarta (2012) hingga menjadi Presiden RI (2014).</p>
<h4>Prabowo</h4>
<p><div id="attachment_2313" style="width: 810px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" aria-describedby="caption-attachment-2313" class="size-large wp-image-2313" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2019/04/jokowi-prabowo-2-1024x512.jpg" alt="" width="800" height="400" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2019/04/jokowi-prabowo-2-1024x512.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2019/04/jokowi-prabowo-2-300x150.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2019/04/jokowi-prabowo-2-768x384.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2019/04/jokowi-prabowo-2.jpg 1280w" sizes="(max-width: 800px) 100vw, 800px" /><p id="caption-attachment-2313" class="wp-caption-text">Prabowo (<a class="o5rIVb irc_hol i3724 irc_lth" tabindex="0" href="http://www.sipayo.com/2018/10/andi-arief-sebut-prabowo-kurang-serius-jadi-presiden.html" target="_blank" rel="noopener noreferrer" data-noload="" data-ved="2ahUKEwjz7YnKkNDhAhWq4XMBHanuBr8QjB16BAgBEAQ"><span class="irc_ho" dir="ltr">Sipayo.com</span></a>)</p></div></p>
<p>Prabowo adalah putra mahkota dalam berbagai kisah. Putra terbaik dalam segala aspek.</p>
<p>Kakeknya adalah Pendiri Bank Negara Indonesia (BNI), <strong>Raden Mas Margono Djojohadikoesoemo</strong>, beliau juga Anggota BPUPKI dan Ketua DPAS pertama.</p>
<p>Ayahnya adalah begawan ekonomi legendaris republik ini, <strong>Prof. Soemitro Djojohadikoesoemo</strong>, yang namanya diabadikan menjadi nama gedung di Kementerian Keuangan.</p>
<p>Sumitro juga pernah menjabat sebagai Menteri Keuangan, Menristek, Menteri Perindustrian dan Perdagangan di era <strong>Soekarno</strong> dan <strong>Soeharto</strong>.</p>
<p>Soemitro juga terkenal sebagai kritikus yang berani dengan keras menentang kebijakan-kebijakan ekonomi Soekarno dan Soeharto yang dianggap tidak pro rakyat.</p>
<p>Bahkan pernah menjadi buron ke luar negeri di masa pemerintahan Soekarno karena dianggap terlalu vokal dan berbahaya.</p>
<p>Saat menjadi Menteri Perindustrian dan Perdagangan, Sumitro pernah &#8220;didiamkan&#8221; tak disapa Bu Tien Soeharto selama setahun karena menolak memberikan hak istimewa dalam perdagangan.</p>
<p>Prabowo lulus sekolah menengah di usia 16 tahun, lebih muda dari sebayanya. Di usia 17 tahun, Prabowo bersama aktivis legendaris <strong>Soe Hok Gie</strong> mendirikan LSM Pembangunan, yang fokus pada pembangunan desa dan merupakan LSM Pertama di Indonesia.</p>
<p>Di tengah keluarga intelektual, ia justru memilih jalan berbeda menjadi prajurit bangsa. Prabowo adalah lulusan Akademi Militer tahun 1974.</p>
<p>Meski di militer, Prabowo tetap mewarisi tradisi intelektual ayahnya. Beliau terkenal sebagai tentara yang paling rajin membaca dangan koleksi buku yang sangat banyak dan menguasai 4 bahasa asing, yaitu bahasa Inggris, Perancis, Belanda, dan Jerman.</p>
<p>Prabowo berkali-kali dikirim mengikuti pelatihan dan kursus di luar negeri tahun 1974, 1975, 1977, 1981.</p>
<p>Beliau juga pernah mengenyam pendidikan <em>Counter Terorist Course Gsg-9</em> di Jerman dan <em>Special Forces Officer Course</em> di <em>Fort Benning,</em> USA.</p>
<p>Beliau bersama Putra Raja Yordania menjadi lulusan terbaik dari pendidikan militer yang diikutinya di Amerika.</p>
<h3>Permainan Buzzer</h3>
<p>Percayalah, isu Jokowi akan membangkitkan PKI dan Prabowo akan mendirikan Khilafah hanyalah permainan <em>buzzer</em> untuk menakut-nakuti kita.</p>
<p>Jokowi jelas masih berusia 5 tahun saat PKI dibubarkan, ayahnya pun jelas bukan intelektual PKI, hanya tukang kayu yang tak tahu urusan politik PKI.</p>
<p>Prabowo, meski diidentikkan dengan ABRI Hijau dan sangat dekat dengan Ikatan Cendikiawan Muslim Indonesia (ICMI) milik B.J. Habibie di tahun 1998, nyatanya ibu dan adik Prabowo adalah seorang nasrani.</p>
<p>Prabowo dan ayahnya muslim. Saat natal maupun lebaran, mereka merayakan bersama-sama. Begitulah keberagaman dan toleransi yang hidup di keluarga Prabowo.</p>
<h3>Prestasi Jokowi dan Prabowo</h3>
<p>Jokowi pernah dinobatkan sebagai salah satu walikota terbaik dunia, pun begitu dengan Prabowo yang mampu meraih banyak prestasi saat memimpin kopassus dan membuat kopassus menjadi salah satu satuan elit terbaik di dunia dan pasukannya memiliki kesejahteraan di atas rata-rata.</p>
<p>Jokowi sukses dengan Asian Games, kita semua dibuat terpesona dengan upacara pembukaan dan penutupan yang luar biasa.</p>
<p>Tapi jangan lupakan bahwa medali terbanyak yang mengatrol peringkat Indonesia adalah cabor Pencak Silat yang dibina oleh Prabowo sebagai ketua IPSI.</p>
<h3>Perbedaan Gaya Kepemimpinan</h3>
<p><div id="attachment_2314" style="width: 810px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" aria-describedby="caption-attachment-2314" class="size-large wp-image-2314" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2019/04/jokowi-prabowo-3-1024x512.jpg" alt="" width="800" height="400" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2019/04/jokowi-prabowo-3-1024x512.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2019/04/jokowi-prabowo-3-300x150.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2019/04/jokowi-prabowo-3-768x384.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2019/04/jokowi-prabowo-3.jpg 1280w" sizes="(max-width: 800px) 100vw, 800px" /><p id="caption-attachment-2314" class="wp-caption-text">Jokowi dan Prabowo (<a class="o5rIVb irc_hol i3724 irc_lth" tabindex="0" href="https://jarrak.id/closing-ceremony-asian-games-2018-tayangkan-momen-berpelukan-jokowi-prabowo/" target="_blank" rel="noopener noreferrer" data-noload="" data-ved="2ahUKEwjfi5nCkNDhAhXhmuYKHXG6D8sQjB16BAgBEAQ"><span class="irc_ho" dir="ltr">JARRAK.ID</span></a>)</p></div></p>
<p>Akuilah, mereka berdua ada putra terbaik bangsa. Hanya berbeda gaya bahasa, Jokowi yang orang Solo tulen khas dengan keramahan dan suara lembutnya, gaya yang santai dan banyak bercanda.</p>
<p>Kita semua tentu senang dengan gaya kepemimpinan yang asik dan merakyat. Beliau membawa gaya baru dalam definisi pemimpin di Indonesia.</p>
<p>Prabowo setengah Banyumas (Ayah) dan setengah Minahasa (Ibu). Banyumas memang ibarat Bataknya Jawa. Gaya Banyumasan lebih tinggi nada suaranya, sedikit ceplas ceplos dan terbuka dibanding jawa bagian Joglosemar (Jogja Solo Semarang) dengan tata bahasa krama inggil.</p>
<p>Ditambah ibu yang dari Sulawesi dan latar bekalang militer. Wajar gaya bicaranya tegas dan berapi-api.</p>
<p>Tapi tentu kita semua bangga jika punya pemimpin yang mampu berorasi dengan lantang dengan bahasa Inggris yang fasih dalam memperjuangkan Palestina dan negeri tertindas lainnya di depan rapat PBB dan forum-forum internasional.</p>
<p>Jadi, baik gaya yang santai ataupun berapi-api ini hanya masalah selera pemilih saja, yang terpenting adalah keberpihakannya pada rakyat.</p>
<p><strong>Jika Jokowi bukan orang yang baik tidak mungkin Prabowo memperjuangkannya untuk maju sebagai Gubernur DKI, </strong>dimana dulu Megawati hampir tidak merestui, tapi Prabowo yang memperjuangkan.</p>
<p>Sebaliknya, Anda yang meyakini Jokowi adalah orang baik, artinya harus juga meyakini Prabowo adalah orang baik <strong>karena munculnya Jokowi ke Jakarta tak lepas dari perjuangan Prabowo dan adiknya yang menyokong dana kampanye Jokowi.</strong></p>
<p>Jadi, stop terbawa arus informasi yang menghayutkan kita menjelek-jelekkan personal capres. Kita harus kritis terhadap kebijakan dan program para Capres, tapi bukan menjatuhkan personalnya.</p>
<p>Kritik kebijakan dan programnya, bukan personalnya atau latar belakang keluarganya. Tugas kita berikutnya adalah mempelajari program yang ditawarkan dan mengenali siapa-siapa saja yang berada dibalik Sang Capres pilihan.</p>
<p><strong>Karena kita telah sepakat keduanya orang baik, tinggal kita menilai orang-orang di sekitar mereka.</strong></p>
<p>Bagi yang tetap ingin menyerang personal Jokowi dan Prabowo, pertanyaan sederhananya: Apakah Anda sudah lebih baik dari Jokowi dan Prabowo?</p>
<h3>Penutup</h3>
<p>Penulis tidak tahu kebenaran fakta-fakta yang disajikan, tapi inti dari tulisan ini adalah mengajak kepada masyarakat Indonesia untuk berhenti menyerang capres dan menyebarkan hoaks.</p>
<p>Kita sangat mudah percaya informasi-informasi yang kebenarannya patut diragukan. Berbagai kampanye hitam ditebar untuk menjatuhkan elektabilitas calon lainnya.</p>
<p>Siapapun nanti yang terpilih, semoga bisa membawa bangsa ini ke arah yang lebih baik lagi.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Kebayoran Lama, 15 April 2019, terinspirasi setelah mendapatkan <em>broadcast </em>di grup keluarga</p>
<p>Foto: <a class="o5rIVb irc_hol i3724 irc_lth" tabindex="0" href="https://tirto.id/prabowo-ajak-jokowi-berkuda-bZGW" target="_blank" rel="noopener noreferrer" data-noload="" data-ved="2ahUKEwiQ4dHPkNDhAhXX7nMBHZPFD8MQjB16BAgBEAQ"><span class="irc_ho" dir="ltr">Tirto.ID</span></a></p>
<p>The post <a href="https://whathefan.com/politik-negara/jokowi-dan-prabowo-sama-sama-putra-terbaik-bangsa/">Jokowi dan Prabowo Sama-Sama Putra Terbaik Bangsa</a> appeared first on <a href="https://whathefan.com">Whathefan!</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Mendebatkan Hal yang Kurang Penting</title>
		<link>https://whathefan.com/sosial-budaya/mendebatkan-hal-yang-kurang-penting/</link>
					<comments>https://whathefan.com/sosial-budaya/mendebatkan-hal-yang-kurang-penting/?noamp=mobile#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Fanandi]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 21 Aug 2018 09:20:28 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Sosial Budaya]]></category>
		<category><![CDATA[Asian Games]]></category>
		<category><![CDATA[debat]]></category>
		<category><![CDATA[fokus]]></category>
		<category><![CDATA[gempa Lombok]]></category>
		<category><![CDATA[Jokowi]]></category>
		<category><![CDATA[Mice Cartoon]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://whathefan.com/?p=1174</guid>

					<description><![CDATA[<p>Di Twitter (dan media sosial lainnya), sedang hangat perdebatan mengenai aksi presiden Jokowi dalam pembukaan Asian Games (18/08) kemarin. Bagaimana tidak, presiden mengendarai motor gede (moge) menuju lokasi upacara pembukaan even olahraga terbesar di Asia tersebut. Yang membuat ricuh adalah kenyataan bahwa presiden menggunakan stuntman dalam aksinya. Yang kontra Jokowi mengatakan bahwa beliau telah melakukan penipuan, sedangkan [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://whathefan.com/sosial-budaya/mendebatkan-hal-yang-kurang-penting/">Mendebatkan Hal yang Kurang Penting</a> appeared first on <a href="https://whathefan.com">Whathefan!</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Di Twitter (dan media sosial lainnya), sedang hangat perdebatan mengenai aksi presiden Jokowi dalam pembukaan Asian Games (18/08) kemarin. Bagaimana tidak, presiden mengendarai motor gede (moge) menuju lokasi upacara pembukaan even olahraga terbesar di Asia tersebut.</p>
<p>Yang membuat ricuh adalah kenyataan bahwa presiden menggunakan <em>stuntman </em>dalam aksinya. Yang kontra Jokowi mengatakan bahwa beliau telah melakukan penipuan, sedangkan pendukungnya membela dengan berkata mana mungkin lah seorang presiden melakukan atraksi berbahaya seperti itu.</p>
<p><div id="attachment_1176" style="width: 710px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" aria-describedby="caption-attachment-1176" class="size-full wp-image-1176" src="http://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/08/jokowi-moge_20180819_073323.jpg" alt="" width="700" height="393" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/08/jokowi-moge_20180819_073323.jpg 700w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/08/jokowi-moge_20180819_073323-300x168.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/08/jokowi-moge_20180819_073323-356x200.jpg 356w" sizes="(max-width: 700px) 100vw, 700px" /><p id="caption-attachment-1176" class="wp-caption-text">Aksi Presiden (http://www.tribunnews.com/seleb/2018/08/19/aksi-presiden-pakai-moge-ke-asian-games-pukau-bule-australia-jokowi-disebut-seperti-tom-cruise)</p></div></p>
<p>Memang secara logika, jelas tidak mungkin seorang presiden benar-benar melakukan aksi yang dapat mengancam nyawanya. Bahkan jika Valentino Rossi seorang presiden, jelas tidak mungkin ia akan melakukan hal tersebut. Ini bukan kata saya, tapi penulis lupa siapa yang bilang seperti itu.</p>
<p>Tujuan penampilan yang dilengkapi dengan <em>teaser </em>tersebut mungkin bertujuan untuk memukau para penonton dan tamu-tamu penting yang duduk di bangku VIP. Jarang bukan seorang pemimpin negara melakukan pertunjukan yang anti <em>mainstream </em>seperti itu.</p>
<p>Masalahnya, mengapa hal tersebut harus didebatkan?</p>
<p>Salah satu komikus favorit penulis, Mice, mendeskripsikan permasalahan ini dengan sangat indah melalui komiknya yang ia unggak ke akun Instagramnya (<a href="https://www.instagram.com/p/BmsfSfKHXbD/?taken-by=micecartoon.co.id">https://www.instagram.com/p/BmsfSfKHXbD/?taken-by=micecartoon.co.id</a>).</p>
<p><div id="attachment_1175" style="width: 761px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" aria-describedby="caption-attachment-1175" class="size-full wp-image-1175" src="http://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/08/2018-08-21_160418.jpg" alt="" width="751" height="541" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/08/2018-08-21_160418.jpg 751w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/08/2018-08-21_160418-300x216.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/08/2018-08-21_160418-354x255.jpg 354w" sizes="(max-width: 751px) 100vw, 751px" /><p id="caption-attachment-1175" class="wp-caption-text">Kritik Tajam (https://www.instagram.com/p/BmsfSfKHXbD/?taken-by=micecartoon.co.id)</p></div></p>
<p>Mice merasa prihatin dengan kondisi bangsa ini, mengapa kita mendebatkan hal-hal yang kurang penting dan justru mengabaikan saudara kita yang sedang terkena bencana di Lombok?</p>
<p>Yang senang dengan adegan presiden kemarin, janganlah terlalu melebih-lebihkan. Kita tidak memilih presiden karena dia bisa naik moge bukan?</p>
<p>Yang kurang senang, jangan terlalu nyinyir kepada pemimpin negara kita tersebut. Mungkin saja reaksi negatif tersebut terpicu dengan pernyataan pemerintah yang menyebutkan bahwa penetapan bencana nasional di Lombok akan berpotensi mengganggu sektor pariwisata.</p>
<p>Lebih baik, kita curahkan waktu dan tenaga kita untuk hal-hal yang lebih bermanfaat, seperti mendoakan saudara-saudara kita di Lombok.</p>
<p><em>Halah, emang lu udah ngapain buat bantu masyarakat Lombok? Sok bijak lu!</em></p>
<p>Justru dengan menulis tulisan ini, penulis berharap dapat memotivasi diri sendiri agar dapat memberikan konstribusi kepada para korban. Minimal, mendoakan dan mengajak para pembaca sekalian untuk berbuat hal yang sama, bahkan berbuat lebih.</p>
<p>Kurangilah debat-debat yang kurang penting, jangan berfokus kepada hal yang kurang tepat.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Grand Metropolitan Mal, Bekasi, 21 Agustus 2018, terinspirasi dari komik Mice</p>
<p>Sumber Foto: <a href="http://time.com/money/4509419/presidential-debate-television-ads-commercials/">http://time.com/money/4509419/presidential-debate-television-ads-commercials/</a></p>
<p>The post <a href="https://whathefan.com/sosial-budaya/mendebatkan-hal-yang-kurang-penting/">Mendebatkan Hal yang Kurang Penting</a> appeared first on <a href="https://whathefan.com">Whathefan!</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://whathefan.com/sosial-budaya/mendebatkan-hal-yang-kurang-penting/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>TGB: Tersembunyi dari Media</title>
		<link>https://whathefan.com/tokohsejarah/tgb-tersembunyi-dari-media/</link>
					<comments>https://whathefan.com/tokohsejarah/tgb-tersembunyi-dari-media/?noamp=mobile#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Fanandi]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 03 Apr 2018 04:53:49 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Tokoh & Sejarah]]></category>
		<category><![CDATA[demokrasi]]></category>
		<category><![CDATA[Gatot Nurmantyo]]></category>
		<category><![CDATA[Jokowi]]></category>
		<category><![CDATA[media]]></category>
		<category><![CDATA[NTB]]></category>
		<category><![CDATA[pemilu]]></category>
		<category><![CDATA[politik]]></category>
		<category><![CDATA[presiden]]></category>
		<category><![CDATA[TGB]]></category>
		<category><![CDATA[tokoh]]></category>
		<category><![CDATA[Tuan Guru Bajang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://whathefan.com/?p=579</guid>

					<description><![CDATA[<p>TGB alias Tuan Guru Bajang hanyalah julukannya, karena di usianya yang muda sudah menjadi ulama besar di Nusa Tenggara Barat (NTB). Bajang sendiri memiliki arti muda, walaupun menurut beliau sekarang usianya sudah tidak lagi muda. Nama asli beliau adalah Muhammad Zainul Majdi, atau jika dilengkapi dengan gelar menjadi Dr. TGH. Muhammad Zainul Majdi, M.A. Beliau adalah gubernur [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://whathefan.com/tokohsejarah/tgb-tersembunyi-dari-media/">TGB: Tersembunyi dari Media</a> appeared first on <a href="https://whathefan.com">Whathefan!</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>TGB alias Tuan Guru Bajang hanyalah julukannya, karena di usianya yang muda sudah menjadi ulama besar di Nusa Tenggara Barat (NTB). Bajang sendiri memiliki arti muda, walaupun menurut beliau sekarang usianya sudah tidak lagi muda.</p>
<p>Nama asli beliau adalah <strong>Muhammad Zainul Majdi</strong>, atau jika dilengkapi dengan gelar menjadi Dr. TGH. Muhammad Zainul Majdi, M.A.</p>
<p>Beliau adalah gubernur NTB selama dua periode, mulai 2008 hingga 2018. Sebelum menjadi gubernur, TGB adalah anggota komisi X DPR RI periode 2004-2009 dari Partai Bulan Bintang. Ia diusung partai Demokrat ketika maju sebagai calon gubernur pada usia 36 tahun.</p>
<p><strong>Pendidikan TGB</strong></p>
<p>Gelar TGB sendiri bukan gelar sembarangan. Gelar tersebut menunjukkan bahwa ia adalah keturunan dari pendiri Nahdlatul Wathan, organisasi Islam terbesar di NTB.</p>
<p>Dibesarkan dari lingkungan yang religius menjadikan TGB sosok yang santun. Beliau telah menjadi penghafal Al-Quran sebelum memasuki jenjang perguruan tinggi dengan jurusan tafsir dan ilmu-ilmu Al-Quran di Al-Azhar Kairo, Mesir, hingga ke jenjang S3.</p>
<p><div id="attachment_580" style="width: 710px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" aria-describedby="caption-attachment-580" class="size-full wp-image-580" src="http://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/04/ustadz-abdul-somad-dan-tgb-gubernur-ntb-tgh-muhammad-zainul-majdi_20180114_153304.jpg" alt="" width="700" height="393" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/04/ustadz-abdul-somad-dan-tgb-gubernur-ntb-tgh-muhammad-zainul-majdi_20180114_153304.jpg 700w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/04/ustadz-abdul-somad-dan-tgb-gubernur-ntb-tgh-muhammad-zainul-majdi_20180114_153304-300x168.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/04/ustadz-abdul-somad-dan-tgb-gubernur-ntb-tgh-muhammad-zainul-majdi_20180114_153304-356x200.jpg 356w" sizes="(max-width: 700px) 100vw, 700px" /><p id="caption-attachment-580" class="wp-caption-text">TGB dab Ustadz Abdul Somad (http://pekanbaru.tribunnews.com/2018/01/14/ustadz-abdul-somad-berjumpa-tgb-netizen-dukung-untuk-maju-pilpres-2018)</p></div></p>
<p>Dari beberapa wawancara yang penulis lihat di internet, sangat kentara bahwa TGB adalah sosok yang cerdas. Pemilihan katanya menunjukkan kepandaiannya. Tidak perlu selembar kertas contekan untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan berat.</p>
<p>Sebagai tambahan, TGB merupakan kakak tingkat ustad Abdul Somad di Kairo.</p>
<p><strong>Apa Prestasi TGB?</strong></p>
<p>Banyak sekali penghargaan yang telah diraih TGB ketika menjabat sebagai gubernur. Untuk informasi lengkapnya bisa dilihat di Wikipedia.</p>
<p>Salah satu prestasi yang penulis ingat dari TGB adalah keberhasilannya menjadikan NTB sebagai Halal Tourism Destination.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Selain itu, pertumbuhan ekonomi NTB mencapai 9.9%, meninggalkan jauh pertumbuhan ekonomi nasional yang hanya berkisar sekitar 5% dari 7% yang ditargetkan.</p>
<p>Dalam hal lapangan kerja, NTB berada di posisi 6 dari seluruh provinsi di Indonesia karena berhasil menekan angka pengangguran hingga 3.32%.</p>
<p><b>Membandingkan TGB dan Jokowi</b></p>
<p>Dengan sederet prestasi tersebut, layakkah TGB maju sebagai calon presiden maupun wakil presiden? Coba kita bandingkan dengan presiden yang sedang berkuasa sekarang.</p>
<p>Nama Jokowi melambung ketika dianggap berhasil memimpin kota Solo ketika menjabat sebagai walikota, yang dimulai pada tahun 2005. Bahkan di pilkada pada tahun 2010, perolehan suaranya mencapai 90% lebih.</p>
<p>Karena dianggap sukses, Jokowi diusung oleh partainya untuk mengikuti pemilihan gubernur di Jakarta dengan Basuki Tjahaja Purnama sebagai wakilnya. Jabatan sebagai walikota pun ia lepas untuk melakukan kampanye di ibukota dan pada akhirnya berhasil memenangkan pilkada.</p>
<p><div id="attachment_581" style="width: 650px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" aria-describedby="caption-attachment-581" class="size-full wp-image-581" src="http://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/04/5b09ebeb98a2cfc88b63a76aef1c195e.jpg" alt="" width="640" height="506" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/04/5b09ebeb98a2cfc88b63a76aef1c195e.jpg 640w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/04/5b09ebeb98a2cfc88b63a76aef1c195e-300x237.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/04/5b09ebeb98a2cfc88b63a76aef1c195e-323x255.jpg 323w" sizes="(max-width: 640px) 100vw, 640px" /><p id="caption-attachment-581" class="wp-caption-text">Jokowi Ketika Menjabat sebagai Walikota Solo (https://gozzip.id/img/78477/)</p></div></p>
<p>Belum genap dua tahun, Jokowi meninggalkan amanah sebagai gubernur Jakarta untuk maju sebagai calon presiden melawan Prabowo Subianto. Padahal, pada beberapa wawancara beliau mengatakan ingin fokus membenahi Jakarta, karena di Jakarta saja sudah pusing (sampai diulangi tiga kali oleh Jokowi).</p>
<p>Selama menjadi gubernur, Jokowi mengeluarkan berbagai macam kebijakan, seperti Kartu Jakarta Sehat dan Kartu Jakarta Pintar. Selain itu banyak proyek infrastruktur yang dibangun, sama seperti kebijakannya ketika menjabat sebagai presiden sekarang.</p>
<p>Penulis belum menemukan data yang faktual seperti berapa pertumbuhan ekonomi di kota solo atau Jakarta. Mungkin ada yang bisa membantu memberi tahu data tersebut?</p>
<p><strong>Tersembunyi dari Media?</strong></p>
<p>Setelah melakukan perbandingan tersebut, muncul pertanyaan di benak penulis. Mengapa TGB, gubernur yang telah terbukti sukses membangun NTB, sepi dari pemberitaan?</p>
<p>Jika menengok ke belakang, berita-berita yang mengangkat nama Jokowi adalah kebijakan-kebijakan populis, seperti mobil Esemka. Penulis merasa media lebih banyak memberitakan bagaimana sosok Jokowi (sederhana, merakyat, hobi nge-vlog) daripada prestasi Jokowi, sejak dari Solo.</p>
<p>Apakah karena TGB berada jauh di Indonesia timur, sehingga tidak terlalu terekspos? Penulis rasa tidak, dengan adanya teknologi internet yang sudah memotong batas-batas teritori.</p>
<p><div id="attachment_583" style="width: 710px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" aria-describedby="caption-attachment-583" class="size-full wp-image-583" src="http://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/04/tuan-guru-bajang_20180222_150941.jpg" alt="" width="700" height="393" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/04/tuan-guru-bajang_20180222_150941.jpg 700w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/04/tuan-guru-bajang_20180222_150941-300x168.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/04/tuan-guru-bajang_20180222_150941-356x200.jpg 356w" sizes="(max-width: 700px) 100vw, 700px" /><p id="caption-attachment-583" class="wp-caption-text">Tersembunyi dari Media? (http://aceh.tribunnews.com/2018/03/12/baret-tgb-aceh-dideklarasi-ini-keputusannya)</p></div></p>
<p>Mungkinkah karena TGB berpotensi untuk mengalahkan Jokowi di pilpres mendatang? Mungkin sudah banyak yang mengetahui fakta bahwa beberapa media sangat dekat dengan presiden (berapa ketua umum partai pendukung Jokowi merupakan bos media?).</p>
<p>Mungkinkah TGB dianggap belum berpengalaman untuk maju menjadi seorang presiden? Penulis rasa 10 tahun menjabat sebagai gubernur (dan berhasil) lebih berpengalaman daripada gubernur yang hanya menjabat selama satu tahun lebih beberapa bulan.</p>
<p>Elektabilitas TGB rendah, hanya nol sekian persen. Siapa yang membuat elektabilitas tersebut? Bagaimana bisa tinggi jika media minim menyampaikan sosok beliau di televisi? Lagipula, elektabilitas bukan harga mati untuk menjadi seorang presiden.</p>
<p>Jika dilihat dari YouTube maupun Instagram, banyak komentar yang mengharapkan TGB menjadi capres maupun cawapres. Testimoni dari warga NTB pun hampir semuanya positif, meskipun tidak bisa dipastikan yang memberi komentar benar-benar berasal dari NTB.</p>
<p>Selain itu, kedekatan TGB dengan banyak ulama bisa menjadi tambahan modal untuk menjadikan TGB untuk maju sebagai calon presiden.</p>
<p>Oleh karena itu, penulis masih belum menemukan alasan mengapa perlakuan media terhadap TGB berbeda dengan Jokowi.</p>
<p><strong>Pasangan Ideal: Gatot-TGB?</strong></p>
<p>Banyak yang mengharapkan munculnya pasangan Gatot Nurmantyo &#8211; Tuan Guru Bajang sebagai capres cawapres pada tahun 2019 mendatang. Masalahnya, siapa yang akan mengusung mereka?</p>
<p>Gatot merupakan jendral purnawirawan sehingga tidak memiliki partai politik. Sedangkan TGB merupakan kader demokrat, namun sikap partai Demokrat pun masih belum terlihat. Bahkan, sepertinya Demokrat lebih cenderung memilih Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) sebagai capres/cawapres dari partai.</p>
<p><div id="attachment_584" style="width: 605px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" aria-describedby="caption-attachment-584" class="size-full wp-image-584" src="http://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/04/Gatot-Nurmantyo-berpeci-nu-595x279.jpg" alt="" width="595" height="279" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/04/Gatot-Nurmantyo-berpeci-nu-595x279.jpg 595w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/04/Gatot-Nurmantyo-berpeci-nu-595x279-300x141.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/04/Gatot-Nurmantyo-berpeci-nu-595x279-356x167.jpg 356w" sizes="(max-width: 595px) 100vw, 595px" /><p id="caption-attachment-584" class="wp-caption-text">Gatot Nurmantyo (https://www.intelijen.co.id/presidential-threshold-20-jenderal-gatot-tuan-guru-bajang-masih-tetap-pasangan-potensial/)</p></div></p>
<p>Bagaimana dengan partai oposisi? Ketua umum partai Gerindra, Prabowo Subianto, belum mendeklarasikan dirinya sebagai capres, meskipun kader-kader partai Gerindra mendukungnya. Partai-partai oposisi lainnya seperti PKS juga masih dalam posisi menunggu.</p>
<p>Peta politik pada pemilihan presiden tahun depan masih samar. Namun penulis percaya, rakyat Indonesia berharap mendapatkan pemimpin yang terbaik. TGB layak untuk menjadi salah satu pilihan masyarakat.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Lawang, 3 April 2018, terinspirasi dari minimnya pemberitaan tentang Tuan Guru Bajang</p>
<p>Sumber Foto: <a href="https://kicknews.today/2017/05/03/ditanya-mau-maju-di-pilpres-2019-ini-jawaban-tuan-guru-bajang/">https://kicknews.today/2017/05/03/ditanya-mau-maju-di-pilpres-2019-ini-jawaban-tuan-guru-bajang/</a></p>
<p>Bahan Tulisan mengambil dari:</p>
<p><a href="https://id.wikipedia.org/wiki/Muhammad_Zainul_Majdi">https://id.wikipedia.org/wiki/Muhammad_Zainul_Majdi</a></p>
<p><a href="https://www.merdeka.com/politik/mengenal-sosok-tuan-guru-bajang-dan-prestasinya-memimpin-ntb.html">https://www.merdeka.com/politik/mengenal-sosok-tuan-guru-bajang-dan-prestasinya-memimpin-ntb.html</a></p>
<p><a href="https://id.wikipedia.org/wiki/Joko_Widodo">https://id.wikipedia.org/wiki/Joko_Widodo#Wali_Kota_Surakarta</a></p>
<p>The post <a href="https://whathefan.com/tokohsejarah/tgb-tersembunyi-dari-media/">TGB: Tersembunyi dari Media</a> appeared first on <a href="https://whathefan.com">Whathefan!</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://whathefan.com/tokohsejarah/tgb-tersembunyi-dari-media/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
