<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Lando Norris Archives - Whathefan!</title>
	<atom:link href="https://whathefan.com/tag/lando-norris/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://whathefan.com/tag/lando-norris/</link>
	<description>Apa yang Terpikir Apa yang Tertuang</description>
	<lastBuildDate>Mon, 08 Dec 2025 15:45:57 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9</generator>

<image>
	<url>https://whathefan.com/wp-content/uploads/2019/01/cropped-Logo-Square-32x32.jpg</url>
	<title>Lando Norris Archives - Whathefan!</title>
	<link>https://whathefan.com/tag/lando-norris/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Lando Norris Memang Layak untuk Menjadi Juara Dunia 2025</title>
		<link>https://whathefan.com/olahraga/lando-norris-memang-layak-untuk-menjadi-juara-dunia-2025/</link>
					<comments>https://whathefan.com/olahraga/lando-norris-memang-layak-untuk-menjadi-juara-dunia-2025/?noamp=mobile#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Fanandi]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 08 Dec 2025 15:38:34 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Olahraga]]></category>
		<category><![CDATA[F1]]></category>
		<category><![CDATA[Formula 1]]></category>
		<category><![CDATA[Lando Norris]]></category>
		<category><![CDATA[Max Verstappen]]></category>
		<category><![CDATA[McLaren]]></category>
		<category><![CDATA[Oscar Piastri]]></category>
		<category><![CDATA[Redbull]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://whathefan.com/?p=8462</guid>

					<description><![CDATA[<p>Ketika baru dimulai, banyak yang merasa kalau musim Formula 1 (F1) 2025 akan terasa membosankan. Dominasi McLaren dari akhir 2024 berhasil dipertahankan, sehingga siapa yang akan menjadi juara sudah bisa ditebak. Apalagi, musim ini akan menjadi musim terakhir sebelum tahun depan akan berganti regulasi yang benar-benar baru. Belum ada yang bisa menebak siapa yang akan [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://whathefan.com/olahraga/lando-norris-memang-layak-untuk-menjadi-juara-dunia-2025/">Lando Norris Memang Layak untuk Menjadi Juara Dunia 2025</a> appeared first on <a href="https://whathefan.com">Whathefan!</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p>Ketika baru dimulai, banyak yang merasa kalau musim Formula 1 (F1) 2025 akan terasa membosankan. Dominasi McLaren dari akhir 2024 berhasil dipertahankan, sehingga siapa yang akan menjadi juara sudah bisa ditebak.</p>



<p>Apalagi, musim ini akan menjadi musim terakhir sebelum tahun depan akan berganti regulasi yang benar-benar baru. Belum ada yang bisa menebak siapa yang akan dominan di musim depan, apalagi dengan jumlah tim yang bertambah menjadi 11.</p>



<p>Namun, siapa sangka kalau ternyata musim ini masih bisa terasa seru bahkan hingga balapan terakhir di Abu Dhabi. Memang, prediksi banyak orang terbukti dengan <strong>McLaren </strong>dan L<strong>ando Norris</strong> berhasil menjadi juara. Namun, perjalanan menuju juara tak semulus yang terlihat.</p>


<div class="monsterinsights-inline-popular-posts monsterinsights-inline-popular-posts-beta monsterinsights-popular-posts-styled" ><div class="monsterinsights-inline-popular-posts-image"><img decoding="async" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/10/20221021_193856_0000-300x169.png" srcset=" https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/10/20221021_193856_0000-300x169.png 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/10/20221021_193856_0000-1024x576.png 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/10/20221021_193856_0000-768x432.png 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/10/20221021_193856_0000.png 1280w " alt="Azab Apa yang Cocok untuk Tukang Spoiler?" /></div><div class="monsterinsights-inline-popular-posts-text"><span class="monsterinsights-inline-popular-posts-label" >Trending</span><div class="monsterinsights-inline-popular-posts-post"><a class="monsterinsights-inline-popular-posts-title"  href="https://whathefan.com/sosial-budaya/azab-apa-yang-cocok-untuk-tukang-spoiler/">Azab Apa yang Cocok untuk Tukang Spoiler?</a></div></div></div><p></p>


<h2 class="wp-block-heading">Dominasi McLaren Sejak Awal Musim</h2>



<figure class="wp-block-image size-large"><img fetchpriority="high" decoding="async" width="1024" height="683" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2025/12/Siapa-yang-Menyangka-Kalau-F1-Musim-2025-akan-Seseru-Ini-a-1024x683.jpg" alt="" class="wp-image-8464" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2025/12/Siapa-yang-Menyangka-Kalau-F1-Musim-2025-akan-Seseru-Ini-a-1024x683.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2025/12/Siapa-yang-Menyangka-Kalau-F1-Musim-2025-akan-Seseru-Ini-a-300x200.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2025/12/Siapa-yang-Menyangka-Kalau-F1-Musim-2025-akan-Seseru-Ini-a-768x512.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2025/12/Siapa-yang-Menyangka-Kalau-F1-Musim-2025-akan-Seseru-Ini-a.jpg 1080w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption class="wp-element-caption">Verstappen vs McLaren (via <a href="https://www.planetf1.com/news/mclaren-warn-full-consequences-awaiting-red-bull-in-f1-2025-season">Planet F1</a>)</figcaption></figure>



<p>Sejak awal musim, kita bisa melihat kalau <strong>McLaren </strong>tampaknya akan berhasil mempertahankan gelar juara konstruktornya. Dari pra-musim di Bahrain saja, <em>pace </em>mereka sudah terlihat sangat kencang hingga banyak yang menyebut mereka menggunakan mesin roket. Tinggal melihat, siapakah di antara <strong>Lando Norris</strong> dan <a href="https://whathefan.com/olahraga/rasanya-oscar-piastri-suatu-saat-akan-jadi-juara-dunia/"><strong>Oscar Piastri</strong></a> yang akan menjadi juara.</p>



<p>Di sisi lain, <strong>Max Verstappen</strong> bersama <strong>Red Bull </strong>terlihat cukup kesulitan mengimbangi performa duo Mclaren. Julukan &#8220;mobil traktor&#8221; pun sampai muncul. Bahkan, Liam Lawson yang menjadi pengganti Sergio Perez hanya bertahan dua balapan sebelum turun ke Racing Bulls dan digantikan oleh Yuki Tsunoda.</p>



<p>Buruknya performa Red Bull juga diperparah dengan masalah internal tim. Seperti yang kita tahu, di pertengahan musim, <strong>Christian Horner </strong>selaku Team Principal Red Bull selama 20 tahun terakhir didepak pada tanggal 9 Juli 2025 dan digantikan oleh <strong>Laurent Mekies</strong>.</p>



<p>Sementara itu, tim-tim lain juga tampak biasa saja. Mercedes harus kehilangan <a href="https://whathefan.com/olahraga/lewis-hamilton-buktikan-bahwa-dirinya-belum-habis/">Lewis Hamilton</a> yang hijrah ke Ferrari dan mendebutkan Kimi Antonelli . <a href="https://whathefan.com/olahraga/akhirnya-charles-lelcrec-berhasil-pecahkan-kutukan-monaco/">Ferrari ya begitu-begitu saja</a>, susah untuk diharapkan, walau sudah kedatangan juara dunia tujuh kali.</p>



<p>Pada balapan pertama di Australia, Norris berhasil mengunci kemenangan. Verstappen secara mengejutkan berhasil mengunci posisi kedua, sedangkan Piastri harus kehilangan banyak posisi akibat kesalahan yang ia lakukan.</p>



<p>Walau begitu, Piastri berhasil bangkit dengan meraih kemenangan di China. Bahkan, setelah kemenangan Verstappen di Jepang, ia berhasil mencetak <strong>tiga kemenangan beruntun</strong> di Bahrain, Arab Saudi, dan Miami. Ia pun berhasil mengudeta Norris di puncak klasemen dan berhasil bertahan selama beberapa bulan.</p>



<p>Setelah itu, praktis Norris dan Piastri bergantian menang hingga Belanda, dengan George Russel berhasil mencuri satu kemenangan di Kanada. Norris berhasil menang di Monaco, Austria, Inggris, dan Hungaria. Sementara itu, Piastri menambah kemenangan di Spanyol, Belgia, dan Belanda.</p>



<p>Bagaimana dengan Verstappen? Bisa dibilang ini adalah fase tersuramnya di musim 2025. Setelah kemenangan di Italia, ia hanya <strong>dua kali naik ke podium</strong>, yakni di Kanada dan Belanda. Keduanya sama-sama juara dua, tidak ada satu pun kemenangan yang ia raih.</p>



<h2 class="wp-block-heading">Comeback Epik Verstappen dan Menurunnya Performa Piastri</h2>



<figure class="wp-block-image size-large"><img decoding="async" width="1024" height="683" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2025/12/Lando-Norris-Memang-Layak-untuk-Menjadi-Juara-Dunia-2025-a-1024x683.jpg" alt="" class="wp-image-8465" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2025/12/Lando-Norris-Memang-Layak-untuk-Menjadi-Juara-Dunia-2025-a-1024x683.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2025/12/Lando-Norris-Memang-Layak-untuk-Menjadi-Juara-Dunia-2025-a-300x200.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2025/12/Lando-Norris-Memang-Layak-untuk-Menjadi-Juara-Dunia-2025-a-768x512.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2025/12/Lando-Norris-Memang-Layak-untuk-Menjadi-Juara-Dunia-2025-a.jpg 1080w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption class="wp-element-caption">Verstappen dan Piastri (via <a href="https://www.formula1.com/en/latest/article/thats-what-you-need-to-fight-for-a-championship-verstappen-praises-piastris.MxUBnI2vfkN8IJH8YBncI">F1</a>)</figcaption></figure>



<p>Dipecatnya Horner terbukti ampuh dalam memperbaiki performa tim. Di bawah arah Mekies, perlahan Verstappen dan Red Bull kembali menunjukkan raihan impresif. Sejak di Belanda, ia <strong><a href="https://whathefan.com/olahraga/siapa-bisa-hentikan-verstappen-dan-red-bull/">berhasil selalu raih podium!</a></strong></p>



<p>Di pertengahan musim, ketika Piastri sedang menjadi pemuncak klasemen, jarak Verstappen mencapai<strong> 104 poin</strong>. Oleh karena itu, sebuah raihan yang luar biasa ia berhasil mengejar ketertinggalan tersebut hingga<strong> hanya dua poin saja</strong> di akhir musim!</p>



<p>Dari 10 balapan terakhir di musim ini, Verstappen juga berhasil meraih enam kemenangan. Bahkan, jumlah kemenangannya di musim ini (8) berhasil mengungguli Norris dan Piastri yang sama-sama mengoleksi 7 kemenangan.</p>



<p>Lantas, apa yang terjadi dengan Piastri? Itu menjadi banyak pertanyaan orang. Sejak juara di Belanda, <strong>Piastri gagal meraih satu pun kemenangan</strong>. Ia hanya berhasil tiga kali podium di Italia, Qatar, dan Abu Dhabi. Selebihnya, ia hanya finis di peringkat 4-5 saja.</p>



<p>Hal ini makin diperparah dengan kegagalan finisnya di Azerbaijan dan diskualifikasi di Las Vegas. Meskipun ia di paruh awal musim konsisten naik podium, menurunnya performa di musim kedua jelas menjadi alasan utama mengapa ia kehilangan gelar juara dunia.</p>



<p>Banyak yang menganggap penurunan performa Piastri disebabkan oleh adanya <strong>kecenderungan tim yang lebih memprioritaskan Norris</strong>. Ada juga yang menganggap Piastri<strong> belum memiliki mental juara</strong>, mengingat ini baru musim ketiganya di F1.</p>



<p>Walau begitu, kita harus bersyukur karena kedua pembalap tersebut telah membuat musim ini menjadi lebih seru. Sudah lama tidak ada penentuan juara hingga balapan terakhir (terakhir musim 2021, Verstappen vs Hamilton), lebih lama lagi tidak ada gelar juara yang direbutkan oleh lebih dari dua pembalap (terakhir 2010, Alonso vs Webber vs Vettel vs Hamilton).</p>



<h2 class="wp-block-heading">Konsistensi Jadi Kunci Lando Norris Juara Dunia</h2>



<figure class="wp-block-image size-large"><img decoding="async" width="1024" height="683" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2025/12/Lando-Norris-Memang-Layak-untuk-Menjadi-Juara-Dunia-2025-b-1024x683.jpg" alt="" class="wp-image-8466" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2025/12/Lando-Norris-Memang-Layak-untuk-Menjadi-Juara-Dunia-2025-b-1024x683.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2025/12/Lando-Norris-Memang-Layak-untuk-Menjadi-Juara-Dunia-2025-b-300x200.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2025/12/Lando-Norris-Memang-Layak-untuk-Menjadi-Juara-Dunia-2025-b-768x512.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2025/12/Lando-Norris-Memang-Layak-untuk-Menjadi-Juara-Dunia-2025-b.jpg 1080w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption class="wp-element-caption">Memang Layak untuk Juara (via <a href="https://www.independent.co.uk/f1/lando-norris-f1-title-standings-2025-max-verstappen-abu-dhabi-gp-b2879700.html">The Independent</a>)</figcaption></figure>



<p>Bisa dilihat kalau Piastri bagus di paruh musim pertama, sedangkan Verstappen &#8220;ngamuk&#8221; di paruh musim kedua. Di saat saingan-saingan terdekatnya inkonsisten, Norris berhasil <strong>menunjukkan performa konsisten</strong> yang membuatnya layak menjadi juara dunia.</p>



<p>Sejatinya, Norris bukan tanpa celah di musim ini. Bahkan, ia gagal finis hingga tiga kali, yakni di Kanada karena kesalahannya, di Belanda karena masalah dengan mobilnya, dan di Las Vegas karena diskualifikasi setelah balapan.</p>



<p>Sebagai perbandingan, Piastri gagal finis dua kali di musim ini, sedangkan Verstappen hanya gagal finis di Austria. Secara matematis, harusnya Norris menjadi pembalap yang paling sering kehilangan poin. Namun, bukan hal itu yang terjadi.</p>



<p>Dari 21 balapan ketika ia berhasil finis, <strong>hanya sekali ia terlempar dari empat besar</strong>, yakni ketika di Azerbaijan ketika ia hanya finis di posisi 7. Selebihnya, ia selalu konsisten masuk minimal 4 besar, dengan rincian sebagai berikut:</p>



<ul class="wp-block-list">
<li>Juara 1: 7 kali</li>



<li>Juara 2: 8 kali</li>



<li>Juara 3: 3 kali</li>



<li>Juara 4: 2 kali</li>
</ul>



<p>Bisa dilihat, total ia berhasil <strong>naik ke podium hingga 18 kali </strong>dari 24 balapan yang ada di musim ini. Piastri hanya 16 kali, sedangkan Verstappen berhasil naih podium 15 kali. Jangan lupa, kedua pembalap juga cukup sering terlempar dari 5 besar.</p>



<p>Oleh karena itu, Penulis tidak sepakat dengan argumen penggemar yang mengatakan kalau Norris tidak layak untuk menjadi juara dunia. Dengan data di atas, berhasil dibuktikan kalau <strong>Norris memang menjadi pembalap paling konsisten di tahun 2025</strong> ini.</p>



<p>Sekarang tinggal menantikan, apakah konsistensi ini berhasil ia lanjutkan di musim 2026 mendatang, di mana semua pembalap akan memulai dari nol berkat regulasi baru. Apakah ia berhasil mempertahankan nomor 1 di mobilnya, atau justru direbut oleh pembalap lain?</p>



<p><em>Enaknya jadi penonton F1 tanpa ada tim atau pembalap yang didukung ternyata seperti ini, mau mengomentari apa pun terasa ringan tanpa beban&#8230;</em></p>



<hr class="wp-block-separator has-alpha-channel-opacity"/>



<p>Lawang, 8 Desember 2025, terinspirasi setelah menyaksikan momen ketika Lando Norris menjadi juara dunia</p>



<p>Foto Featured Image: <a href="https://www.msn.com/en-ae/sports/other/lando-norris-wins-world-title-after-finishing-third-in-abu-dhabi-gp/ar-AA1RSFXj">MSN</a></p>
<p>The post <a href="https://whathefan.com/olahraga/lando-norris-memang-layak-untuk-menjadi-juara-dunia-2025/">Lando Norris Memang Layak untuk Menjadi Juara Dunia 2025</a> appeared first on <a href="https://whathefan.com">Whathefan!</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://whathefan.com/olahraga/lando-norris-memang-layak-untuk-menjadi-juara-dunia-2025/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Tergelincirnya Para Rookie F1 di Balapan Debut Mereka</title>
		<link>https://whathefan.com/olahraga/tergelincirnya-para-rookie-f1-di-balapan-debut-mereka/</link>
					<comments>https://whathefan.com/olahraga/tergelincirnya-para-rookie-f1-di-balapan-debut-mereka/?noamp=mobile#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Fanandi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 16 Mar 2025 14:23:01 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Olahraga]]></category>
		<category><![CDATA[Formula 1]]></category>
		<category><![CDATA[Lando Norris]]></category>
		<category><![CDATA[Max Verstappen]]></category>
		<category><![CDATA[rookie]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://whathefan.com/?p=8220</guid>

					<description><![CDATA[<p>Formula 1 (F1) akhirnya mulai kembali, di mana Australia menjadi venue pertama seperti yang sudah sering terjadi. Menariknya, entah ingatan Penulis yang salah atau gimana, balapan di Australia tahun ini terjadi lebih awal, yakni pukul 11:00 WIB. Musim 2025 ini memang sering dianggap &#8220;nanggung&#8221; karena ini adalah musim terakhir sebelum peralihan ke musim 2026 dengan [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://whathefan.com/olahraga/tergelincirnya-para-rookie-f1-di-balapan-debut-mereka/">Tergelincirnya Para Rookie F1 di Balapan Debut Mereka</a> appeared first on <a href="https://whathefan.com">Whathefan!</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p>Formula 1 (F1) akhirnya mulai kembali, di mana Australia menjadi <em>venue </em>pertama seperti yang sudah sering terjadi. Menariknya, entah ingatan Penulis yang salah atau gimana, balapan di Australia tahun ini terjadi lebih awal, yakni pukul 11:00 WIB.</p>



<p>Musim 2025 ini memang sering dianggap &#8220;nanggung&#8221; karena ini adalah musim terakhir sebelum peralihan ke musim 2026 dengan regulasi baru. Namun, dari balapan pertama ini, rasanya musim ini cukup seru untuk dinikmati.</p>



<p>Di tengah guyuran hujan yang labil (bahkan sinar matahari sempat terlihat di tengah-tengah hujan), Lando Norris berhasil meraih kemenangan kelima sepanjang kariernya. Kemenangan ini terasa istimewa, mengingat banyaknya &#8220;drama&#8221; yang terjadi sepanjang balapan.</p>


<div class="monsterinsights-inline-popular-posts monsterinsights-inline-popular-posts-beta monsterinsights-popular-posts-styled" ><div class="monsterinsights-inline-popular-posts-image"><img decoding="async" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2025/03/Mau-Sampai-Kapan-Kita-Dibuat-Pusing-oleh-Negara-banner-300x169.jpg" srcset=" https://whathefan.com/wp-content/uploads/2025/03/Mau-Sampai-Kapan-Kita-Dibuat-Pusing-oleh-Negara-banner-300x169.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2025/03/Mau-Sampai-Kapan-Kita-Dibuat-Pusing-oleh-Negara-banner-1024x576.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2025/03/Mau-Sampai-Kapan-Kita-Dibuat-Pusing-oleh-Negara-banner-768x432.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2025/03/Mau-Sampai-Kapan-Kita-Dibuat-Pusing-oleh-Negara-banner.jpg 1200w " alt="Mau Sampai Kapan Kita Dibuat Pusing oleh Negara?" /></div><div class="monsterinsights-inline-popular-posts-text"><span class="monsterinsights-inline-popular-posts-label" >Trending</span><div class="monsterinsights-inline-popular-posts-post"><a class="monsterinsights-inline-popular-posts-title"  href="https://whathefan.com/politik-negara/mau-sampai-kapan-kita-dibuat-pusing-oleh-negara/">Mau Sampai Kapan Kita Dibuat Pusing oleh Negara?</a></div></div></div><p></p>


<h2 class="wp-block-heading">Beda Nasib Para Rookie di Balapan Debut</h2>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="683" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2025/03/rookie-f1-1-1-1024x683.jpg" alt="" class="wp-image-8229" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2025/03/rookie-f1-1-1-1024x683.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2025/03/rookie-f1-1-1-300x200.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2025/03/rookie-f1-1-1-768x512.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2025/03/rookie-f1-1-1.jpg 1080w" sizes="auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption class="wp-element-caption">Kayaknya Gara-gara Nervous (<a href="https://lethbridgeherald.com/sports/national-sports/2025/03/15/rookie-isaac-hadjar-crashes-on-formation-lap-and-delays-start-of-f1-australian-gp/">The Letbridge Herald</a>)</figcaption></figure>



<p>Salah satu hal yang membuat musim 2025 terasa seru adalah banyaknya kehadiran para <em>rookie </em>baru. Meskipun beberapa sudah pernah mencicipi kursi F1, baru di musim inilah mereka hadir dengan status pembalap utama untuk satu musim penuh.</p>



<p>Daftar para pembalap <em>rookie </em>musim ini adalah:</p>



<ul class="wp-block-list">
<li><strong>Andrea Kimi Antonelli </strong>&#8211; Mercedes</li>



<li><strong>Jack Doohan </strong>– Alpine</li>



<li><strong>Isack Hadjar </strong>– Racing Bulls</li>



<li><strong>Liam Lawson</strong> – Red Bull</li>



<li><strong>Gabriel Bortoleto</strong> – Sauber</li>



<li><strong>Oliver Bearman</strong> – Haas</li>
</ul>



<p>Dari nama-nama di atas, ada beberapa nama yang tidak asing seperti Lawson yang menggantikan Daniel Ricciardo di tengah musim 2024 dan Bearman yang sempat menggantikan Carlos Sainz di Ferrari ketika ia harus menjalani operasi usus buntu.</p>



<p>Lantas, bagaimana debut para pembalap <em>rookie </em>di atas? Sayangnya berjalan kurang baik karena mayoritas dari mereka gagal finis! Sirkuit yang basah tampaknya memang menjadi momok yang menakutkan bagi mereka.</p>



<p>Dimulai dari Hadjar yang harus selip ketika Formation Lap. Iya, bahkan ketika balapan belum mulai, ia sudah harus tersingkir dari balapan! Hal tersebut tampaknya sangat melukainya, karena beberapa kali ia tertangkap kamera sedang menangis setelah insiden tersebut.</p>



<p>Ketika balapan akhirnya diulangi, di lap pertama Doohan juga menyusul! Menariknya, ketika Safety Car keluar, Sainz yang kini membela William juga terpelintir. Ini menunjukkan bahwa pembalap senior pun kesulitan untuk balapan di Albert Park siang tadi.</p>



<p>Menjelang balapan, ada dua nama yang menyusul, yakni Bortoleto dan Lawson, yang sama-sama tergelincir. Artinya, hanya ada dua nama <em>rookie </em>yang berhasil finis, yakni Bearman dan Antonelli. Bearman pun hanya bisa finis di peringkat terakhir (14).</p>



<p>Untuk kasus Antonelli bisa dibilang sedikit unik. Ia menjalani kualifikasi yang tidak begitu baik, sehingga harus tercecer di peringkat 16. Walaupun ia berhasil naik perlahan, tapi ia terlihat kesulitan untuk bisa sekadar menembus 10 besar.</p>



<p>Nah, entah bagaimana, ketika terjadi <em>chaos </em>yang mengakibatkan keluarnya Safety Car untuk ketiga kalinya, si Antonelli ini tiba-tiba bisa merangkak naik ke peringkat empat! Sempat terkena penalti lima detik, pada akhirnya penalti tersebut dicabut oleh FIA.</p>



<p>Tentu mendapatkan 12 poin di debut merupakan prestasi yang bisa dibanggakan oleh Antonelli, apalagi jika melihat para rekan sejawatnya yang banyak tergelincir. Namun, ini masih balapan pertama, jadi rasanya kita belum bisa nge-<em>judge </em>mereka.</p>



<h2 class="wp-block-heading">Performa Super dari Lando Norris</h2>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="683" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2025/03/rookie-f1-2-2-1024x683.jpg" alt="" class="wp-image-8234" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2025/03/rookie-f1-2-2-1024x683.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2025/03/rookie-f1-2-2-300x200.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2025/03/rookie-f1-2-2-768x512.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2025/03/rookie-f1-2-2.jpg 1080w" sizes="auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption class="wp-element-caption">Layak Jadi Juara (<a href="https://www.theage.com.au/sport/motorsport/lando-norris-wins-australian-grand-prix-20250316-p5ljxl.html">The Age</a>)</figcaption></figure>



<p>Selain membicarakan para <em>rookie</em>, yang tak kalah seru adalah balapan itu sendiri. Apresiasi harus diberikan kepada Lando Norris yang, walau mengaku sering melakukan kesalahan, berhasil mempertahankan posisinya hingga akhir balapan.</p>



<p>Selama ini, Norris kerap dicap kurang tenang dan tak bisa menghadapi tekanan. Apalagi di cuaca hujan seperti tadi siang, tentu kita ingat bagaimana &#8220;tragisnya&#8221; ia ketika menolak untuk masuk pit dan akibatnya mobilnya tergelincir keluar arena.</p>



<p>Namun, ia berhasil membuktikan bahwa ia telah berkembang dan menjadi lebih dewasa. Performanya patut diacungi jempol, apalagi jika melihat <a href="https://whathefan.com/olahraga/rasanya-oscar-piastri-suatu-saat-akan-jadi-juara-dunia/">rekan setimnya Oscar Piastri</a> yang juga sempat terpeleset walaupun berhasil kembali dan finis di peringkat ke-9.</p>



<p>Sejujurnya, Penulis menjagokan Piastri untuk menang di balapan kali ini. Apalagi, ini adalah balapan kandangnya, sehingga kemenangan di sana pasti akan menjadi kado manis untuk para penggemar F1 di sana. Tak apa, masih ada musim depan, mengingat kontraknya di McLaren juga baru diperpanjang.</p>



<h2 class="wp-block-heading">Hilangnya Dominasi Red Bull</h2>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="683" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2025/03/rookie-f1-3-1-1024x683.jpg" alt="" class="wp-image-8231" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2025/03/rookie-f1-3-1-1024x683.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2025/03/rookie-f1-3-1-300x200.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2025/03/rookie-f1-3-1-768x512.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2025/03/rookie-f1-3-1.jpg 1080w" sizes="auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption class="wp-element-caption">Kayaknya Bakal Jadi Penggendong Handal (<a href="https://www.total-motorsport.com/f1-max-verstappen-red-bull-admission-securing-p3-2025-australian-gp-qualifying/">Total Motorsport</a>)</figcaption></figure>



<p>Nah, di belakang Norris ada Max Verstappen sang juara bertahan. Sejak pra-musim, kita sudah mendapatkan <em>feeling </em>kalau <a href="https://whathefan.com/olahraga/siapa-bisa-hentikan-verstappen-dan-red-bull/">ia dan Red Bull tak akan segahar musim-musim sebelumnya</a>. Namun, yang namanya Verstappen, meskipun mobilnya bobrok sekalipun masih bisa minimal podium.</p>



<p>Kebobrokan mobil Red Bull bisa dilihat dari performa Lawson, yang di babak kualifikasi hanya bisa berhasil mendapatkan posisi ke-18. Bahkan, banyak <em>jokes </em>yang beredar kalau Lawson hanya <em>second account </em>dari Sergio Perez! Namun, ini kan baru balapan pertama.  </p>



<p>Banyak yang menuding kalau ini terjadi karena sejak dulu, Red Bull terlalu Verstappen-sentris. Jadi, kecuali Red Bull menemukan pembalap yang memiliki gaya balap seperti Verstappen, maka hasilnya akan selalu <em>njomplang </em>seperti ini.</p>



<p>Memang, Verstappen adalah salah satu talenta terbaik yang pernah ada di F1. Tak ada yang meragukan kemampuannya, sehingga keputusan Red Bull untuk menganakemaskannya bisa dimaklumi. Namun, jika Red Bull ingin juara konstruktor, mereka butuh dua pembalap yang mampu konsisten menyumbang poin.</p>



<h2 class="wp-block-heading">Ferrari yang Masih Lawak </h2>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="683" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2025/03/rookie-f1-4-1-1024x683.png" alt="" class="wp-image-8232" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2025/03/rookie-f1-4-1-1024x683.png 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2025/03/rookie-f1-4-1-300x200.png 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2025/03/rookie-f1-4-1-768x512.png 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2025/03/rookie-f1-4-1.png 1080w" sizes="auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption class="wp-element-caption">Masih Jadi Korban Lawak (<a href="https://scuderiafans.com/charles-leclercs-surreal-team-radio-goes-viral-2025-f1-australian-gp/">Scuderia Fans</a>)</figcaption></figure>



<p>Selain banyaknya <em>rookie</em>, salah satu yang membuat musim 2025 menjadi menarik adalah kehadiran <a href="https://whathefan.com/olahraga/lewis-hamilton-buktikan-bahwa-dirinya-belum-habis/">Sir Lewis Hamilton</a> yang berpindah tim ke Ferrari. Tentu banyak <em>fans </em>Ferrari dan Hamilton yang ingin melihat mereka menjadi juara musim ini.</p>



<p>Namun, kenyataannya ternyata tak seindah harapan. Di balapan pertamanya saja, mereka kembali melawak. Yang paling lucu tentu saja interaksi antara <a href="https://whathefan.com/olahraga/akhirnya-charles-lelcrec-berhasil-pecahkan-kutukan-monaco/">Charles Leclerc</a> dan timnya di radio, ketika ia mengeluhkan adanya genangan air di dalam <em>cockpit</em>-nya.</p>



<p>Untuk memahami konteksnya, bisa dilihat di bawah ini:</p>



<ul class="wp-block-list">
<li>Charles Leclerc: &#8220;Ini ada bocor nggak, ya?&#8221;</li>



<li>Engineer: &#8220;Bocor apaan?&#8221;</li>



<li>Charles: &#8220;Lah, kokpit gue penuh air, bro!&#8221;</li>



<li>Engineer: &#8220;Hmm… mungkin aja air.&#8221;</li>



<li>Charles: &#8220;Mantap. Tambahin deh yang ini ke daftar kata-kata bijak.&#8221; </li>
</ul>



<p>Kita bisa merasakan bagaimana sarkasme dilontarkan oleh Leclerc kepada timnya. Mengingat ia sudah cukup lama bersama Ferrari, tampaknya kesabarannya sudah benar-benar terlatih untk menghadapi hal lucu yang dilakukan oleh timnya.</p>



<p>Hamilton pun menjalani debutnya bersama Ferrari dengan kurang baik. Ia <em>stuck </em>di barisan tengah dan beberapa kali menyampaikan keluhan terhadap mobilnya. Bahkan di akhir balapan, ia disalip oleh Piastri dan harus puas finis di peringkat ke-10.</p>



<h2 class="wp-block-heading">Mari Kita Komentari Juga yang Lain</h2>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="683" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2025/03/rookie-f1-5-1-1024x683.jpg" alt="" class="wp-image-8233" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2025/03/rookie-f1-5-1-1024x683.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2025/03/rookie-f1-5-1-300x200.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2025/03/rookie-f1-5-1-768x512.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2025/03/rookie-f1-5-1.jpg 1080w" sizes="auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption class="wp-element-caption">Berpotensi Jadi Kuda Hitam (<a href="Explained: Why Kimi Antonelli's Australian GP penalty was thrown out">PlanetF1</a>)</figcaption></figure>



<p>Selain yang telah disebutkan di atas, masih ada beberapa hal yang menarik untuk dibahas. Pertama, Mercedes yang berpotensi untuk menjadi kuda hitam di musim ini. Selain debut Antonelli yang cemerlang, performa <a href="https://whathefan.com/olahraga/rezeki-gak-ke-mana-ala-george-russel-dan-mercedes/">George Russel</a> sepanjang balapan juga konsisten sehingga bisa meraih podium.</p>



<p>Sainz harus menjalani debut yang buruk bersama tim barunya setelah ia harus mengakhiri balapan lebih cepat. Untungnya, Alexander Albon berhasil meraih poin krusial dengan finis di peringkat ke-5.</p>



<p>Nasib sial harus diterima oleh Yuki Tsunoda dari Racing Bulls. Setelah berhasil menjaga posisinya di peringkat 5-6, ia harus mengakhiri balapan tanpa poin setelah <em>chaos</em> yang terjadi menjelang akhir balapan.</p>



<p>Selain itu, Nico Hulkenberg dari Kick Sauber juga perlu diapresiasi karena dengan menggunakan mobil yang katanya paling buruk di sirkuit, ia berhasil meraih 6 poin setelah finis di posisi ke-7.</p>



<p class="has-text-align-center">***</p>



<p>Dengan hasil ini, untuk sementara McLaren berada di peringkat pertama dengan 27 poin. Mercedes berada di bawahnya dengan poin yang sama, disusul oleh Red Bull, William, Aston Martin, Kick Sauber, Ferrari, Alpine, Racing Bulls, dan Haas.</p>



<p>Minggu depan, balapan akan berlangsung di China jam 2 siang. Tentu menarik untuk melihat persaingan para <em>rookie </em>dan pembalap lainnya. Musim 2025 masih panjang, dan tampaknya <a href="https://whathefan.com/olahraga/siapa-yang-menyangkan-kalau-f1-musim-2024-akan-seseru-ini/">tidak akan menjadi musim yang membosankan</a>.</p>



<hr class="wp-block-separator has-alpha-channel-opacity"/>



<p>Lawang, 16 Maret 2025, terinspirasi setelah menonton GP Australia tadi siang</p>



<p>Foto Featured Image: <a href="https://www.planetf1.com/news/f1-results-2025-australian-grand-prix">PlanetF1</a></p>
<p>The post <a href="https://whathefan.com/olahraga/tergelincirnya-para-rookie-f1-di-balapan-debut-mereka/">Tergelincirnya Para Rookie F1 di Balapan Debut Mereka</a> appeared first on <a href="https://whathefan.com">Whathefan!</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://whathefan.com/olahraga/tergelincirnya-para-rookie-f1-di-balapan-debut-mereka/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Siapa yang Menyangka Kalau F1 Musim 2024 akan Seseru Ini?</title>
		<link>https://whathefan.com/olahraga/siapa-yang-menyangkan-kalau-f1-musim-2024-akan-seseru-ini/</link>
					<comments>https://whathefan.com/olahraga/siapa-yang-menyangkan-kalau-f1-musim-2024-akan-seseru-ini/?noamp=mobile#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Fanandi]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 29 Oct 2024 14:42:51 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Olahraga]]></category>
		<category><![CDATA[F1]]></category>
		<category><![CDATA[Ferrari]]></category>
		<category><![CDATA[Formula 1]]></category>
		<category><![CDATA[juara]]></category>
		<category><![CDATA[Lando Norris]]></category>
		<category><![CDATA[Max Verstappen]]></category>
		<category><![CDATA[McLaren]]></category>
		<category><![CDATA[Red Bull]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://whathefan.com/?p=8032</guid>

					<description><![CDATA[<p>Ketika baru memasuki musim 2024, banyak penggemar Formula 1 (F1) yang langsung ingin lompat ke musim 2025. Alasannya, Red Bull dan Max Verstappen tampaknya akan mengulangi dominasinya seperti yang terjadi di tahun 2023. Hal tersebut dapat dimaklumi, mengingat dari 10 balapan pertama, Verstappen berhasil memenangkan tujuh di antaranya. Walau tak sedominan musim 2023, jelas hal [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://whathefan.com/olahraga/siapa-yang-menyangkan-kalau-f1-musim-2024-akan-seseru-ini/">Siapa yang Menyangka Kalau F1 Musim 2024 akan Seseru Ini?</a> appeared first on <a href="https://whathefan.com">Whathefan!</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p>Ketika baru memasuki musim 2024, banyak penggemar Formula 1 (F1) yang langsung ingin lompat ke musim 2025. Alasannya, Red Bull dan Max Verstappen tampaknya akan <a href="https://whathefan.com/olahraga/siapa-bisa-hentikan-verstappen-dan-red-bull/">mengulangi dominasinya seperti yang terjadi di tahun 2023</a>.</p>



<p>Hal tersebut dapat dimaklumi, mengingat dari 10 balapan pertama, Verstappen berhasil memenangkan tujuh di antaranya. Walau tak sedominan musim 2023, jelas hal tersebut membuat penggemar skeptis kalau musim ini akan terasa seru.</p>



<p>Namun, semua berubah setelah GP Spanyol. Verstappen secara tiba-tiba kehilangan dominasinya dan tak pernah lagi menang balapan. Bahkan, secara bercanda banyak yang mengatakan kalau mereka merindukan lagu kebangsaan Belanda dikumandangkan!</p>


<div class="monsterinsights-inline-popular-posts monsterinsights-inline-popular-posts-beta monsterinsights-popular-posts-styled" ><div class="monsterinsights-inline-popular-posts-image"><img decoding="async" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/12/Cover-Whathefan-300x150.jpg" srcset=" https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/12/Cover-Whathefan-300x150.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/12/Cover-Whathefan-768x384.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/12/Cover-Whathefan-1024x512.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/12/Cover-Whathefan-356x178.jpg 356w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/12/Cover-Whathefan.jpg 1280w " alt="Chapter 47 Di Balik Tawa Seorang Rika" /></div><div class="monsterinsights-inline-popular-posts-text"><span class="monsterinsights-inline-popular-posts-label" >Trending</span><div class="monsterinsights-inline-popular-posts-post"><a class="monsterinsights-inline-popular-posts-title"  href="https://whathefan.com/leon-dan-kenji-buku-2/chapter-47-di-balik-tawa-seorang-rika/">Chapter 47 Di Balik Tawa Seorang Rika</a></div></div></div><p></p>


<h2 class="wp-block-heading">Apa yang Terjadi Setelah GP Spanyol?</h2>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="683" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/10/musim-f1-2024-seru-1-1024x683.jpg" alt="" class="wp-image-8035" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/10/musim-f1-2024-seru-1-1024x683.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/10/musim-f1-2024-seru-1-300x200.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/10/musim-f1-2024-seru-1-768x512.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/10/musim-f1-2024-seru-1.jpg 1080w" sizes="auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption class="wp-element-caption">Verstappen Jadi Ugal-Ugalan (<a href="https://www.motorsportmagazine.com/articles/single-seaters/f1/verstappen-games-f1-system-again-as-norris-loses-shot-at-mexican-gp-win/">Motor Sport Magazine</a>)</figcaption></figure>



<p>Dalam 10 balapan pertama, hanya ada tiga pembalap yang berhasil mencuri kemenangan dari Verstappen. Mereka adalah Carlos Sainz (GP Australia), Lando Norris (GP Miami), dan <a href="https://whathefan.com/olahraga/akhirnya-charles-lelcrec-berhasil-pecahkan-kutukan-monaco/">Charles Leclerc</a> (GP Monaco). </p>



<p>Nah, setelah itu, ada banyak pembalap lain yang ikut meraih kemenangan. Total, musim ini sudah ada<strong> tujuh pembalap yang berhasil menjadi juara</strong>, salah satu yang terbanyak di era F1 modern. Berikut adalah daftar pemenang balapan selain Verstappen di musim ini:</p>



<ul class="wp-block-list">
<li>Lando Norris (McLaren) &#8211; 3 | GP Miami, GP Belanda, GP Singapura</li>



<li>Charles Leclerc (Ferrari) &#8211; 3 | GP Monaco, GP Italia, GP Amerika Serikat</li>



<li>Carlos Sainz (Ferrari) &#8211; 2 | GP Australia, GP Meksiko</li>



<li><a href="https://whathefan.com/olahraga/lewis-hamilton-buktikan-bahwa-dirinya-belum-habis/">Lewis Hamilton</a> (Mercedes) &#8211; 2 | GP Inggris, GP Belgia</li>



<li><a href="https://whathefan.com/olahraga/rasanya-oscar-piastri-suatu-saat-akan-jadi-juara-dunia/">Oscar Piastri</a> (McLaren) &#8211; 2 | GP Hungaria, GP Azerbaijan</li>



<li><a href="https://whathefan.com/olahraga/rezeki-gak-ke-mana-ala-george-russel-dan-mercedes/">George Russel</a> (Mercedes) &#8211; 1 | GP Austria</li>
</ul>



<p>&#8220;Kejatuhan&#8221; Verstappen setelah awal musim ini tentu menarik untuk dipelajari. Di mata orang awam, jelas <strong>ada masalah di dalam kubu Red Bull</strong>, baik itu dari sisi teknis maupun non-teknis. Seperti yang kita tahu, banyak rumor tak sedap yang datang dari internal tim Red Bull.</p>



<p>Di sisi lain, tim-tim lain pun terus memperbaiki diri untuk bisa mengejar gelar juara. McLaren sempat konsisten menempatkan dua pembalapnya di podium, tapi belakangan justru Ferrari yang melakukannya. Mercedes sendiri cukup stagnan dan seolah mengekor di belakang mereka.</p>



<p>Dari sisi Verstappen, kita bisa melihat betapa<strong> ia mulai frustasi dengan timnya </strong>dan mulai tak kuat lagi menggendong tim jika melihat Sergio Perez yang seolah AFK sepanjang musim ini. Penampilannya yang ugal-ugalan di GP Meksiko menjadi buktinya.</p>



<p>Namun, inilah yang dirindukan oleh penggemar F1: <strong>persaingan ketat hingga akhir musim untuk menentukan siapa juaranya</strong>. Hingga empat balapan tersisa, kita belum tahu siapa saja yang bisa menjadi juara dunia, entah itu klasemen pembalap maupun konstruktor.</p>



<h2 class="wp-block-heading">Posisi Perebutan Gelar Juara Saat Ini</h2>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="683" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/10/musim-f1-2024-seru-2-1024x683.jpg" alt="" class="wp-image-8036" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/10/musim-f1-2024-seru-2-1024x683.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/10/musim-f1-2024-seru-2-300x200.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/10/musim-f1-2024-seru-2-768x512.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/10/musim-f1-2024-seru-2.jpg 1080w" sizes="auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption class="wp-element-caption">Calon Penantang Terkuat Verstappen dan Red Bull (<a href="https://www.motorsportweek.com/2024/10/28/mclaren-max-verstappen-clash-cost-lando-norris-win-shot-in-f1-mexico-gp/">Motorsport Magazine</a>)</figcaption></figure>



<p>Dengan empat balapan tersisa (GP Brazil, GP Las Vegas, GP Qatar, dan GP Abu Dhabi), tentu menarik melihat bagaimana peluang pembalap dan tim untuk bisa mengunci gelar juara di akhir musim. Seperti yang sudah disinggung, pemenang belum terlihat.</p>



<p>Mari kita mulai dari sisi pembalap. Untuk saat ini, Verstappen memang masih menduduki puncak klasemen dengan raihan <strong>362 poin</strong>. Walau lama tak menang, Verstappen merupakan salah satu pembalap paling konsisten dalam urusan mencetak poin.</p>



<p>Di belakangnya ada Norris dengan <strong>selisih 47 poin</strong>. Angka ini bisa dibilang sudah sangat tipis. Apabila Norris berhasil menang balapan di saat Verstappen gagal finis, maka gelar juara bisa ia kunci jika di balapan selanjutnya berhasil selalu finis di depan Verstappen.</p>



<p>Leclerc menyusul di belakangnya, dengan <strong>selisih 24 poin</strong> dengan Norris. Walau peluangnya masih ada, rasanya kemungkinannya sangat kecil. Begitu pula dengan kans Piastri (251 poin) dan Sainz (240 poin) yang ada di belakangnya.</p>



<p>Dari sisi tim justru terlihat lebih menarik dan tak tertebak. Red Bull yang sempat lama berada di posisi pertama <a href="https://whathefan.com/olahraga/asa-mclaren-merebut-gelar-juara-dari-red-bull/">telah digusur oleh McLaren</a>. Alasannya jelas, Verstappen seorang diri harus bertarung melawan dua pembalap McLaren yang langganan podium. </p>



<p>Saat ini, McLaren tengah nyaman berada di puncak klasemen dengan koleksi <strong>566 poin</strong>. Namun, mereka tak bisa bersantai karena Ferrari secara mengejutkan mampu menggusur Red Bull di posisi kedua. Saat ini, Ferrari hanya <strong>selisih 29 poin </strong>dengan McLaren.</p>



<p>Jika Ferrari bisa mempertahankan dominasinya seperti di dua balapan terakhir, bukan tak mungkin beberapa minggu ke depan mereka berhasil mengudeta Mclaren. Apalagi, performa Piastri justru mengalami penurunan belakangan ini.</p>



<p>Lantas, apakah peluang Red Bull telah tertutup rapat? Secara matematika, sebenarnya masih sangat mungkin karena selisih mereka dengan McLaren <strong>hanya 54 poin</strong>. Namun, mengingat Perez sangat tidak bisa diharapkan untuk menyumbang poin, rasanya akan sangat berat.</p>



<p>Prediksi Penulis, musim 2024 ini akan dimenangkan oleh <strong>Max Verstappen </strong>untuk pembalap dan <strong>McLaren</strong> untuk konstruktor. Walau secara matematis masih bisa disalip oleh yang lain, rasanya mereka masih terlalu kuat untuk digusur. Mari kita lihat hingga musim ini berakhir. </p>



<hr class="wp-block-separator has-alpha-channel-opacity"/>



<p>Lawang, 29 Oktober 2024, terinspirasi setelah menyaksikan betapa serunya musim F1 tahun ini</p>



<p>Foto Featured Image: <a href="https://www.formula1.com/en/latest/article/i-really-wanted-this-one-sainz-overjoyed-as-he-achieves-goal-of-one-more-win.7oNZ89UCBD0hIXrla9S6P4">F1</a></p>
<p>The post <a href="https://whathefan.com/olahraga/siapa-yang-menyangkan-kalau-f1-musim-2024-akan-seseru-ini/">Siapa yang Menyangka Kalau F1 Musim 2024 akan Seseru Ini?</a> appeared first on <a href="https://whathefan.com">Whathefan!</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://whathefan.com/olahraga/siapa-yang-menyangkan-kalau-f1-musim-2024-akan-seseru-ini/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Asa Mclaren Rebut Gelar Juara dari Red Bull Terhadang Papaya Rules</title>
		<link>https://whathefan.com/olahraga/asa-mclaren-merebut-gelar-juara-dari-red-bull/</link>
					<comments>https://whathefan.com/olahraga/asa-mclaren-merebut-gelar-juara-dari-red-bull/?noamp=mobile#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Fanandi]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 03 Sep 2024 16:35:44 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Olahraga]]></category>
		<category><![CDATA[Formula 1]]></category>
		<category><![CDATA[Lando Norris]]></category>
		<category><![CDATA[McLaren]]></category>
		<category><![CDATA[Oscar Piastri]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://whathefan.com/?p=7762</guid>

					<description><![CDATA[<p>Ketika Formula 1 memasuki awal musim 2024, banyak penggemar yang menginginkan musim ini di-skip saja dan langsung masuk ke musim 2025. Alasannya jelas, karena Max Verstappen dan Red Bull begitu mendominasi. Bayangkan, dalam 10 balapan pertama, Verstappen berhasil memenangkan tujuh di antaranya. Kemenangan Verstappen hanya berhasil direbut oleh Carlos Sainz (GP Australia), Lando Norris (GP [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://whathefan.com/olahraga/asa-mclaren-merebut-gelar-juara-dari-red-bull/">Asa Mclaren Rebut Gelar Juara dari Red Bull Terhadang Papaya Rules</a> appeared first on <a href="https://whathefan.com">Whathefan!</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p>Ketika Formula 1 memasuki awal musim 2024, banyak penggemar yang menginginkan musim ini di-<em>skip </em>saja dan langsung masuk ke musim 2025. Alasannya jelas, karena <a href="https://whathefan.com/olahraga/siapa-bisa-hentikan-verstappen-dan-red-bull/">Max Verstappen dan Red Bull begitu mendominasi</a>.</p>



<p>Bayangkan, dalam 10 balapan pertama, <strong>Verstappen berhasil memenangkan tujuh di antaranya</strong>. Kemenangan Verstappen hanya berhasil direbut oleh Carlos Sainz (GP Australia), Lando Norris (GP Miami), dan <a href="https://whathefan.com/olahraga/akhirnya-charles-lelcrec-berhasil-pecahkan-kutukan-monaco/">Charles Leclerc (GP Monaco)</a>. </p>



<p>Namun, dalam enam balapan terakhir, Verstappen dan Red Bull terlihat mengalami penurunan yang cukup signifikan. Bahkan, pesaing terdekat mereka, Lando Norris dan Mclaren, terlihat mulai mendekat dengan sangat cepat.</p>


<div class="monsterinsights-inline-popular-posts monsterinsights-inline-popular-posts-beta monsterinsights-popular-posts-styled" ><div class="monsterinsights-inline-popular-posts-image"><img decoding="async" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/08/pexels-photo-1321287-300x169.jpeg" srcset=" https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/08/pexels-photo-1321287-300x169.jpeg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/08/pexels-photo-1321287-1024x576.jpeg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/08/pexels-photo-1321287-768x432.jpeg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/08/pexels-photo-1321287.jpeg 1280w " alt="Gejolak Nafsu Kawula Muda" /></div><div class="monsterinsights-inline-popular-posts-text"><span class="monsterinsights-inline-popular-posts-label" >Trending</span><div class="monsterinsights-inline-popular-posts-post"><a class="monsterinsights-inline-popular-posts-title"  href="https://whathefan.com/sosial-budaya/gejolak-nafsu-kawula-muda/">Gejolak Nafsu Kawula Muda</a></div></div></div><p></p>


<h2 class="wp-block-heading">Penurunan Performa Red Bull dan Potensi Kehilangan Gelar Juara</h2>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="683" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/09/1000044245-1024x683.webp" alt="" class="wp-image-7765" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/09/1000044245-1024x683.webp 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/09/1000044245-300x200.webp 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/09/1000044245-768x512.webp 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/09/1000044245.webp 1080w" sizes="auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption class="wp-element-caption">Verstappen dan Red Bull Pusing (<a href="https://www.gpblog.com/en/news/298477/max-verstappen-drivers-parade-monza-2024.html">GPblog</a>)</figcaption></figure>



<p>Dalam enam balapan terakhir, pemenangnya cukup bervariasi. Mercedez berhasil mendapatkan tiga kemenangan, mulai dari <a href="https://whathefan.com/olahraga/rezeki-gak-ke-mana-ala-george-russel-dan-mercedes/">&#8220;rezeki tak ke mana&#8221; George Russel di GP Austria</a>, <a href="https://whathefan.com/olahraga/lewis-hamilton-buktikan-bahwa-dirinya-belum-habis/">kemenangan emosional Hamilton di GP Inggris</a> dan <em>giveaway </em>di GP Belgia</p>



<p>Selain Mercedes, Mclaren juga sering berhasil merebut kemenangan di GP Belanda melalui Norris dan <a href="https://whathefan.com/olahraga/kemenangan-perdana-yang-awkward-bagi-oscar-piastri-di-formula-1/">kemenangan <em>awkward </em>Oscar Piastri di GP Hungaria</a>. Terbaru, Leclerc berhasil mendapatkan kemenangan keduanya musim ini di GP Italia dengan gemilang.</p>



<p>Puasa kemenangan hingga enam balapan membuat posisi Verstappen di puncak klasemen mulai goyang. Meskipun dalam enam balapan tersebut ia konsisten masuk setidaknya enam besar, selisih poinnya dengan Norris menipis hingga tinggal <strong>62 poin </strong>saja.</p>



<p>Norris sendiri cukup kompetitif dan mobil Mclaren memang sedang kencang-kencangnya. Setelah insiden di GP Austria yang membuatnya DNF, ia berhasil naik podium empat kali dari lima kesempatan. Tiga di antaranya berhasil di atas <a href="https://whathefan.com/olahraga/keegoisan-seorang-max-verstappen/">Verstappen</a>.</p>



<p>Klasemen konstraktor malah lebih tipis lagi. Saat ini, selisih antara Red Bull dan Mclaren hanya tersisa <strong>8 poin</strong>! Salah satu faktor pendukungnya adalah performa Sergio Perez yang benar-benar anjlok, di saat duo Mclaren sama-sama konsisten di papan atas.</p>



<p>Yups, Piastri sendiri cukup mampu mengimbangi performa Norris. Dalam enam balapan terakhir, ia selalu konsisten masuk ke empat besar. Di klasemen, ia sekarang berada di posisi empat, selisih <strong>44 poin</strong> dengan Norris di peringkat dua. </p>



<p>Nah, normalnya dalam <a href="https://whathefan.com/olahraga/kenapa-saya-suka-formula-1/">Formula 1</a>, tim akan memiliki pembalap prioritas yang (biasanya) dipilih berdasarkan siapa yang di klasemen lebih berpeluang untuk juara. Kita sudah sering melihat hal ini, seperti Ferrari di era <a href="https://whathefan.com/olahraga/idola-bernama-michael-schumacher/">Michael Schumacher</a> atau Red Bull di era <a href="https://whathefan.com/olahraga/sebastian-vettel-the-inspector-yang-dicintai-penggemar-f1/">Sebastian Vettel</a>.</p>



<p>Masalahnya, tampaknya Mclaren tidak menyukai <em>team order </em>seperti itu dan memutuskan untuk menerapkan <strong>Papaya Rules</strong>, yang intinya mempersilakan kedua pembalapnya untuk bersaing secara sehat selama tidak merugikan tim.</p>



<h2 class="wp-block-heading">Mclaren yang Ogah Terapkan Team Order</h2>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="683" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/09/1000044244-1024x683.jpg" alt="" class="wp-image-7766" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/09/1000044244-1024x683.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/09/1000044244-300x200.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/09/1000044244-768x512.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/09/1000044244.jpg 1080w" sizes="auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption class="wp-element-caption">Mclaren Harusnya Prioritaskan Norris (<a href="https://www.formula1.com/en/video/2024-italian-gp-qualifying-norris-apologises-for-monza-pole-position.1808918666275686482">F1</a>)</figcaption></figure>



<p>Lho, bukannya bagus karena menjunjung tinggi sportivitas? Jawabannya bisa benar, bisa salah. Bagi Mclaren yang terakhir kali juara pembalap pada tahun 2008 melalui Lewis Hamilton, bisa jadi itu keputusan yang salah.</p>



<p>Mclaren seolah sudah terlalu lama menjadi tim papan tengah, sehingga terkesan tidak siap ketika mereka memiliki kesempatan untuk menjadi juara baik dari segi pembalap maupun konstraktor. Padahal, saat ini mereka telah memiliki mobil yang sangat mumpuni.</p>



<p>Norris sendiri telah lama &#8220;mengabdi&#8221; untuk Mclaren sejak musim 2016, sehingga sangat masuk akal jika ia menjadi pembalap prioritas. Piastri yang baru bergabung musim lalu pun pasti bisa menerima keputusan tim, apalagi statusnya sebagai <em>rookie</em>.</p>



<p>Jika Mclaren tidak bisa memberi ketegasan kepada kedua pembalapnya, bisa-bisa justru akan merusak keharmonisan tim yang bisa berakibat lepasnya gelar juara. Norris bisa saja merasa kesal karena tidak diprioritaskan dan tidak mendapatkan bantuan dari Piastri.</p>



<p>Di sisi lain, Norris pun harus bisa meningkatkan performanya. Musim ini ia berhasil mendapatkan empat Pole Position, tapi tiga kali ia gagal mengonversinya menjadi kemenangan akibat buruknya <em>start </em>yang ia lakukan.</p>



<p>Idealisme yang dimiliki oleh Mclaren memang bagus, tapi rasanya kurang cocok diterapkan jika risikonya adalah membuat Norris harus mengubur mimpinya untuk menjadi juara dunia. Selisih poinnya dengan Verstappen benar-benar tipis, dengan delapan sirkuit tersisa.</p>



<p>Untuk gelar juara konstruktor mungkin relatif bisa direbut, mengingat bagaimana anjloknya Perez dan penurunan performa yang dialami oleh <a href="https://whathefan.com/olahraga/dietrich-mateschitsz-red-bull-dan-legasi-formula-1-yang-ditinggalkan/">Red Bull</a>. Sungguh, tak salah apabila Mclaren melakukan Asa Mclaren Rebut Gelar Juara dari<br>Red Bull Terhadang Papaya Rules</p>



<p> untuk memastikan gelar juara dunia pembalap diraih oleh Norris.</p>



<hr class="wp-block-separator has-alpha-channel-opacity"/>



<p>Sumber Featured Image: <a href="https://www.formula1.com/en/latest/article/norris-bullish-about-victory-chances-after-sealing-pole-in-hungary-while.75nYCnvVTsdEkvEN1A2KLL">F1</a></p>
<p>The post <a href="https://whathefan.com/olahraga/asa-mclaren-merebut-gelar-juara-dari-red-bull/">Asa Mclaren Rebut Gelar Juara dari Red Bull Terhadang Papaya Rules</a> appeared first on <a href="https://whathefan.com">Whathefan!</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://whathefan.com/olahraga/asa-mclaren-merebut-gelar-juara-dari-red-bull/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kemenangan Perdana yang Awkward Bagi Oscar Piastri di Formula 1</title>
		<link>https://whathefan.com/olahraga/kemenangan-perdana-yang-awkward-bagi-oscar-piastri-di-formula-1/</link>
					<comments>https://whathefan.com/olahraga/kemenangan-perdana-yang-awkward-bagi-oscar-piastri-di-formula-1/?noamp=mobile#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Fanandi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 21 Jul 2024 16:16:32 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Olahraga]]></category>
		<category><![CDATA[awkward]]></category>
		<category><![CDATA[Formula 1]]></category>
		<category><![CDATA[Lando Norris]]></category>
		<category><![CDATA[McLaren]]></category>
		<category><![CDATA[Oscar Piastri]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://whathefan.com/?p=7676</guid>

					<description><![CDATA[<p>Penulis selalu menyukai jika ada pembalap Formula 1 (F1) yang berhasil meraih kemenangan perdananya. Di musim ini, Penulis sangat berharap kalau Oscar Piastri dari McLaren berhasil meraih kemenangan perdananya, setelah penampilan konsistennya di musim lalu. Apalagi, musim 2024 juga seru karena dalam 12 balapan yang telah berlangsung, sudah ada enam pembalap berbeda yang berhasil menjadi [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://whathefan.com/olahraga/kemenangan-perdana-yang-awkward-bagi-oscar-piastri-di-formula-1/">Kemenangan Perdana yang Awkward Bagi Oscar Piastri di Formula 1</a> appeared first on <a href="https://whathefan.com">Whathefan!</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p>Penulis selalu menyukai jika ada pembalap Formula 1 (F1) yang berhasil meraih kemenangan perdananya. Di musim ini, Penulis sangat berharap kalau <strong>Oscar Piastri</strong> dari McLaren berhasil meraih kemenangan perdananya, setelah penampilan konsistennya di musim lalu.</p>



<p>Apalagi, musim 2024 juga seru karena dalam 12 balapan yang telah berlangsung, sudah ada enam pembalap berbeda yang berhasil menjadi juara. Tentu menarik jika ada pembalap ketujuh yang berhasil menjadi juara, apalagi yang belum pernah seperti Piastri. </p>



<p>Nah, harapan tersebut ternyata terwujud pada hari ini (21/7) ketika Piastri berhasil menjuarai <strong>GP Hungaria</strong>. Namun, kemenangan tersebut menjadi terasa <em>awkward </em>karena kesalahan strategi yang dilakukan oleh timnya.</p>


<div class="monsterinsights-inline-popular-posts monsterinsights-inline-popular-posts-beta monsterinsights-popular-posts-styled" ><div class="monsterinsights-inline-popular-posts-image"><img decoding="async" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/10/OOR-PC-300x150.jpg" srcset=" https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/10/OOR-PC-300x150.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/10/OOR-PC-768x384.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/10/OOR-PC-1024x512.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/10/OOR-PC-356x178.jpg 356w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/10/OOR-PC.jpg 1240w " alt="Shout It Out Now!: One OK Rock" /></div><div class="monsterinsights-inline-popular-posts-text"><span class="monsterinsights-inline-popular-posts-label" >Trending</span><div class="monsterinsights-inline-popular-posts-post"><a class="monsterinsights-inline-popular-posts-title"  href="https://whathefan.com/musik/shout-it-out-now-one-ok-rock/">Shout It Out Now!: One OK Rock</a></div></div></div><p></p>


<h2 class="wp-block-heading">Hampir Terulangnya Peristiwa Multi 21 oleh McLaren</h2>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="683" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/07/1000037201-1024x683.webp" alt="" class="wp-image-7679" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/07/1000037201-1024x683.webp 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/07/1000037201-300x200.webp 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/07/1000037201-768x512.webp 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/07/1000037201.webp 1080w" sizes="auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption class="wp-element-caption">Untung Saja Tidak Ribut (<a href="https://www.planetf1.com/news/hungarian-grand-prix-2024-race-report">PlanetF1</a>)</figcaption></figure>



<p>Sejak babak kualifikasi, McLaren sudah terlihat akan mendominasi GP Hungaria, karena Lando Norris dan Oscar Piastri berhasil <em>start </em>dari posisi 1-2. Di belakang mereka ada Max Verstappen dari Red Bull, yang entah mengapa <a href="https://whathefan.com/olahraga/siapa-bisa-hentikan-verstappen-dan-red-bull/">mobilnya selama beberapa balapan terakhir terlihat <em>underperform</em></a>.</p>



<p>Balapan sudah terlihat akan &#8220;kacau&#8221; sejak tikungan pertama, karena Norris kehilangan posisinya saat berduel dengan Verstappen. Piastri pun berhasil mengambil alih pimpinan balapan selama berlap-lap.</p>



<p>&#8220;Drama&#8221; dimulai ketika sesi pit kedua, di mana McLaren memutuskan untuk meminta Norris untuk pit terlebih dahulu. Alasannya, agar Norris bisa menahan laju Lewis Hamilton dan mengamankan kemenangan Piastri.</p>



<p>Masalahnya, sebenarnya jarak Hamilton dengan para pembalap McLaren sebenarnya masih relatif jauh, sehingga muncul kesan kalau memang tim menginginkan Norris yang menang demi bisa mendekat ke Verstappen.</p>



<p>Benar saja, saat Piastri pit, Norris berhasil mengambil alih pimpinan balapan. Ia seolah berhasil melakukan strategi <em>undercut </em>untuk menyalip rekan setimnya sendiri. Alhasil, radio tim McLaren pun menjadi penuh drama setelah kejadian ini.</p>



<p>Di radio, tim meminta Norris untuk memberikan kembali posisi pertama kepada Piastri, mungkin karena menyadari kesalahan strategi yang tidak menguntungkan Piastri yang sejatinya sudah mengemudi dengan baik sepanjang balapan. </p>



<p>Norris awalnya tampak enggan, apalagi <em>pace-</em>nya jauh lebih cepat dari Piastri karena jaraknya sempat mencapai 7 detik. Namun, di tiga lap terakhir, akhirnya Norris menuruti <em>team order </em>tersebut dan memberikan kemenangan perdana bagi Piastri.  </p>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="683" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/07/1000037205-1024x683.webp" alt="" class="wp-image-7680" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/07/1000037205-1024x683.webp 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/07/1000037205-300x200.webp 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/07/1000037205-768x512.webp 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/07/1000037205.webp 1080w" sizes="auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption class="wp-element-caption">Kemenangan Pertama Jadi Terasa Awkward (<a href="https://supersport.com/motorsport/formula1/news/8436f02f-c622-4610-bc23-470b906fc109/mclaren-s-oscar-piastri-wins-maiden-grand-prix-in-hungary">SuperSport</a>)</figcaption></figure>



<p>Kemenangan ini pun terasa sedikit <em>awkward</em> bagi Piastri. Di radio setelah finis, ia terdengar kurang bersemangat dan langsung meminta maaf! Mungkin ia sendiri merasa bersalah dengan apa yang telah terjadi, karena sepertinya ia adalah tipe orang yang <em>gak enakan</em>.</p>



<blockquote class="wp-block-quote is-layout-flow wp-block-quote-is-layout-flow">
<p>&#8220;<em>Sorry, I made this all a lot more painful than it needed to be</em>,&#8221; ungkap Piastri di radio begitu berhasil finis di posisi pertama.</p>
</blockquote>



<p>Norris pun bisa dibilang tidak bersalah sama sekali. Ia hanya melakukan tugasnya sebagai pembalap untuk memacu kendaraannya sekencang mungkin. Apalagi, ia juga sedang mengejar Verstappen mati-matian untuk menjadi juara musim ini.</p>



<p>Kesalahan murni terdapat pada strategi McLaren, yang seharusnya memasukkan Piastri ke pit terlebih dahulu sebelum Norris. Untungnya, Norris bisa menahan egonya dan menuruti perintah tim, <a href="https://whathefan.com/olahraga/keegoisan-seorang-max-verstappen/">tidak seperti Verstappen beberapa tahun lalu</a>.</p>



<p>Keputusan Norris mungkin bijaksana, mengingat musim 2024 masih berjalan setengah. Bisa jadi di balapan-balapan selanjutnya, Norris membutuhkan &#8220;jasa&#8221; Piastri untuk bisa membantunya mengejar poin yang dimiliki oleh Verstappen.</p>



<p>Kejadian seperti ini pun membuat kita teringat pada peristiwa &#8220;Multi 21&#8221; antara Mark Webber dan <a href="https://whathefan.com/olahraga/sebastian-vettel-the-inspector-yang-dicintai-penggemar-f1">Sebastian Vettel</a>. Saat itu, Vettel disuruh mengalah dan membiarkan Webber menang, tapi perintah tersebut diabaikan oleh Vettel dan membuat hubungannya dengan Webber memanas.</p>



<h2 class="wp-block-heading">Beberapa Rekor Setelah GP Hungaria</h2>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="683" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/07/1000037207-1024x683.jpg" alt="" class="wp-image-7681" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/07/1000037207-1024x683.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/07/1000037207-300x200.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/07/1000037207-768x512.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/07/1000037207.jpg 1080w" sizes="auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption class="wp-element-caption">GP yang Rasanya Campur Aduk (<a href="https://www.businesstoday.in/technology/news/story/mclarens-oscar-piastri-wins-formula-1-hungarian-grand-prix-lando-norris-p2-lewis-hamilton-p3-438013-2024-07-21">Business Today</a>)</figcaption></figure>



<p>Oscar Piastri berhasil mencatatkan namanya sebagai <strong>pembalap ke-115</strong> sepanjang sejarah F1 yang berhasil keluar menjadi juara. Raihan ini menjadi lebih istimewa karena kemenangan ini berhasil ia raih di musim keduanya di F1.</p>



<p>Rasanya, keputusan untuk menerima pinangan McLaren dibandingkan Alpine menjadi keputusan terbaik yang pernah diambil oleh Piastri dalam hidupnya. Bisa dibayangkan seandainya ia debut untuk Alpine, kemenangan perdanya di F1 tidak akan ia raih secepat ini.</p>



<p>Meskipun kemenangan perdananya terasa <em>awkward</em>, sebenarnya Piastri sangat<em> </em>layak mendapatkan kemenangan ini. Ia yang terlihat selalu kalem berhasil memberikan penampilan yang konsisten selama ini, sehingga memang tinggal menunggu waktu saja hingga ia meraih kemenangan perdananya.</p>



<p>Piastri berhasil menjadi pembalap ketujuh yang berhasil menang di musim ini, setelah <strong>Max Verstappen</strong>, <strong>Carlos Sainz</strong>, <strong>Lando Norris</strong>, <strong><a href="https://whathefan.com/olahraga/akhirnya-charles-lelcrec-berhasil-pecahkan-kutukan-monaco/">Charles Lelcrec</a></strong>, <strong><a href="https://whathefan.com/olahraga/rezeki-gak-ke-mana-ala-george-russel-dan-mercedes/">George Russel</a></strong>, dan <strong><a href="https://whathefan.com/olahraga/lewis-hamilton-buktikan-bahwa-dirinya-belum-habis/">Lewis Hamilton</a></strong>. Hal seperti ini terakhir terjadi pada musim 2012 silam. </p>



<p>Selain kemenangan Piastri, Lewis Hamilton juga berhasil mencuri perhatian dengan meraih <strong>podium ke-200 </strong>sepanjang kariernya dengan meraih podium ketiga. Ia berhasil melalui pertarungan yang keras dari Verstappen, yang terlihat kembali ke mode <em>default-</em>nya.</p>



<p>Semoga saja keseruan F1 musim ini akan terus berlanjut di balapan-balapan selanjutnya, di mana Verstappen dan Red Bull tidak lagi terlalu mendominasi. Tentu menarik dinanti apakah akan ada pembalap lain yang bisa menang balapan.</p>



<hr class="wp-block-separator has-alpha-channel-opacity"/>



<p>Lawang, 21 Juli 2024, terinspirasi setelah menonton GP Hungaria</p>



<p>Foto Featured Image: <a href="https://www.formula1.com/en/latest/article/piastri-wins-hungarian-grand-prix-as-norris-belatedly-hands-back-lead-in.70F4mNzYrbmvNYaj8KXm18">F1</a></p>
<p>The post <a href="https://whathefan.com/olahraga/kemenangan-perdana-yang-awkward-bagi-oscar-piastri-di-formula-1/">Kemenangan Perdana yang Awkward Bagi Oscar Piastri di Formula 1</a> appeared first on <a href="https://whathefan.com">Whathefan!</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://whathefan.com/olahraga/kemenangan-perdana-yang-awkward-bagi-oscar-piastri-di-formula-1/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Rezeki Gak ke Mana Ala George Russel dan Mercedes</title>
		<link>https://whathefan.com/olahraga/rezeki-gak-ke-mana-ala-george-russel-dan-mercedes/</link>
					<comments>https://whathefan.com/olahraga/rezeki-gak-ke-mana-ala-george-russel-dan-mercedes/?noamp=mobile#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Fanandi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 30 Jun 2024 15:56:33 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Olahraga]]></category>
		<category><![CDATA[F1]]></category>
		<category><![CDATA[Formula 1]]></category>
		<category><![CDATA[George Russel]]></category>
		<category><![CDATA[Lando Norris]]></category>
		<category><![CDATA[Max Verstappen]]></category>
		<category><![CDATA[Mercedes]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://whathefan.com/?p=7572</guid>

					<description><![CDATA[<p>Awalnya mengira kalau Max Verstappen akan sunmori lagi, ternyata GP Austria yang berlangsung hari ini (30/6) berlangsung dengan seru dan penuh drama. Pasalnya, pertarungan keras antara Verstappen dengan Lando Norris berakhir antiklimaks. Verstappen masih bisa melanjutkan balapan dan finis di peringkat 5, sedangkan Norris lebih apes karena harus DNF dan gagal mendapatkan poin tambahan. Menariknya, [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://whathefan.com/olahraga/rezeki-gak-ke-mana-ala-george-russel-dan-mercedes/">Rezeki Gak ke Mana Ala George Russel dan Mercedes</a> appeared first on <a href="https://whathefan.com">Whathefan!</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p>Awalnya mengira kalau <a href="https://whathefan.com/olahraga/siapa-bisa-hentikan-verstappen-dan-red-bull/">Max Verstappen</a> akan sunmori lagi, ternyata GP Austria yang berlangsung hari ini (30/6) berlangsung dengan seru dan penuh drama. Pasalnya, pertarungan keras antara Verstappen dengan Lando Norris berakhir antiklimaks. </p>



<p>Verstappen masih bisa melanjutkan balapan dan finis di peringkat 5, sedangkan Norris lebih apes karena harus DNF dan gagal mendapatkan poin tambahan. Menariknya, Norris berhasil menjadi Driver of the Day meski gagal menyelesaikan balapan.</p>



<p>Lantas, siapa yang <em>full </em>senyum hari ini? Tentu saja George Russel dan Mercedes, yang seakan ketiban durian runtuh dengan insiden yang menimpa Verstappen dan Norris. Russel yang berhasil mempertahankan posisi ketiga akhirnya keluar sebagai pemenang.</p>


<div class="monsterinsights-inline-popular-posts monsterinsights-inline-popular-posts-beta monsterinsights-popular-posts-styled" ><div class="monsterinsights-inline-popular-posts-image"><img decoding="async" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2019/10/kenapa-saya-jomblo-banner-300x150.jpg" srcset=" https://whathefan.com/wp-content/uploads/2019/10/kenapa-saya-jomblo-banner-300x150.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2019/10/kenapa-saya-jomblo-banner-768x384.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2019/10/kenapa-saya-jomblo-banner-1024x512.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2019/10/kenapa-saya-jomblo-banner.jpg 1280w " alt="Kenapa Saya Jomblo?" /></div><div class="monsterinsights-inline-popular-posts-text"><span class="monsterinsights-inline-popular-posts-label" >Trending</span><div class="monsterinsights-inline-popular-posts-post"><a class="monsterinsights-inline-popular-posts-title"  href="https://whathefan.com/pengalaman/kenapa-saya-jomblo/">Kenapa Saya Jomblo?</a></div></div></div><p></p>


<h2 class="wp-block-heading">Pertarungan Panas antara Vertappen dan Russel</h2>



<p>Selama 2/3 balapan, GP Austria sebenarnya terasa cukup membosankan. Jika ada peristiwa yang menarik, paling <a href="https://whathefan.com/olahraga/akhirnya-charles-lelcrec-berhasil-pecahkan-kutukan-monaco/">Charles Lelcrec</a> yang harus pit berkali-kali di awal balapan atau Pierre Gasly dan Esteban Ocon yang seperti biasa malah gelut sendiri meskipun satu tim.</p>



<p>Nah, pertarungan baru terlihat seru ketika Verstappen sedikit lambat ketika <em>pit </em>dan membuat jaraknya dengan Norris yang terus menempel di peringkat kedua jadi terpangkas. Apalagi, Verstappen terus <em>ngedumel </em>di radio karena merasa ada yang aneh dengan mobilnya.</p>



<p>Puncaknya pun terjadi pada lap ke-64 (7 lap sebelum finis). Norris yang berusaha menyalip bersenggolan karena Verstappen kurang memberikan ruang. Akibatnya, kedua mobil pun mengalami <em>puncture </em>walau masih sempat untuk masuk ke <em>pit</em>.</p>



<figure class="wp-block-embed is-type-rich is-provider-twitter wp-block-embed-twitter"><div class="wp-block-embed__wrapper">
<blockquote class="twitter-tweet" data-width="550" data-dnt="true"><p lang="in" dir="ltr">Insiden antara Lando Norris dan Max Verstappen.<br><br>Norris late braking karena melihat celah di sisi luar. Max Verstappen harus memberikannya ruang karena posisi Norris sudah sejajar lebih dari setengah mobil. <a href="https://t.co/fOUWxUMHF4">pic.twitter.com/fOUWxUMHF4</a></p>&mdash; F1 Speed Indonesia (@f1speed_indo) <a href="https://twitter.com/f1speed_indo/status/1807420562878169114?ref_src=twsrc%5Etfw">June 30, 2024</a></blockquote><script async src="https://platform.twitter.com/widgets.js" charset="utf-8"></script>
</div></figure>



<p>Akibat insiden tersebut, Verstappen juga diberi hukuman penalti 10 detik yang tidak berpengaruh ke hasil akhir karena jaraknya yang cukup jauh dengan Nico Hulkenberg di peringkat-6.</p>



<p>Saat sesi wawancara, Norris meluapkan kekecewaannya dan merasa kalau dirinya sama sekali tidak bersalah pada insiden tersebut, meskipun beberapa netizen menganggap kalau ia melakukan <em>divebombing </em>terlalu agresif.</p>



<p>Lantas, bagaimana dengan Verstappen? Ia tidak secara terang-terangan menyalahkan Norris, walau juga tidak sepenuhnya merasa bertanggung jawab atas insiden tersebut. Mungkin ia sadar diri kalau insiden tersebut lebih banyak karena salahnya.</p>



<p>Meskipun insiden tersebut membuat panas hubungan <a href="https://whathefan.com/olahraga/keegoisan-seorang-max-verstappen/">Verstappen</a> dan Norris yang selama ini cukup baik, tapi bagi penggemar tentu persaingan yang sengit seperti ini sudah lama dinantikan. Akankah tensi tinggi seperti Verstappen vs Hamilton di musim 2021 akan terulang?</p>



<h2 class="wp-block-heading">George Russel dan Mercedes Full Senyum</h2>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="683" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/06/rezeki-gak-ke-mana-george-russell-2-1024x683.jpg" alt="" class="wp-image-7575" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/06/rezeki-gak-ke-mana-george-russell-2-1024x683.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/06/rezeki-gak-ke-mana-george-russell-2-300x200.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/06/rezeki-gak-ke-mana-george-russell-2-768x512.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/06/rezeki-gak-ke-mana-george-russell-2.jpg 1080w" sizes="auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption class="wp-element-caption">Toto Wolff Full Senyum (<a href="https://twitter.com/f1speed_indo">X</a>)</figcaption></figure>



<p>Mercedes yang performanya naik turun sepanjang musim ini jelas menjadi pihak yang paling diuntungkan dengan insiden Verstappen-Norris. Russel yang sepanjang balapan berhasil mempertahankan posisinya tahu-tahu keluar sebagai juara.</p>



<p>Kejadian ini seolah membuktikan kalau sudah rezeki memang enggak akan ke mana. Untuk sekadar podium saja Mercedes sudah cukup ngos-ngosan musim ini, eh tiba-tiba dapat <em>giveaway </em>gara-gara insiden yang melibatkan dua pembalap terdepan.</p>



<p>Tentu kita tidak boleh meremehkan kemenangan yang berhasil diraih oleh Russel dan Mercedes. Bisa mempertahan posisi ke-3 tentu tidak bisa dilakukan oleh semua pembalap. Kita harus tetap memberikan apresiasi atas kemenangan tak terduga tersebut.</p>



<p>Di belakang Russel, ada Oscar Piastri yang mungkin bisa jadi pelipur lara untuk McLaren setelah DNF-nya Norris. Carlos Sainz juga berhasil naik ke podium di peringkat ketiga, yang tampaknya juga menjadi pelipur lara bagi Ferrari setelah Lelcrec tercecer di belakang.</p>



<p>Selain itu, Penulis juga perlu memberi kredit untuk Haas yang berhasil menempatkan dua pembalapnya meraih poin setelah Hulkenberg berhasil finis di peringkat 6 dengan menahan Sergio Perez dan Kevin Magnussen di peringkat 8. Semoga saja balapan selanjutnya di Inggris lebih seru dari ini!</p>



<figure class="wp-block-embed is-type-rich is-provider-twitter wp-block-embed-twitter"><div class="wp-block-embed__wrapper">
<blockquote class="twitter-tweet" data-width="550" data-dnt="true"><p lang="en" dir="ltr">OUR TOP 10 IN AUSTRIA! 👀<a href="https://twitter.com/hashtag/F1?src=hash&amp;ref_src=twsrc%5Etfw">#F1</a> <a href="https://twitter.com/hashtag/AustrianGP?src=hash&amp;ref_src=twsrc%5Etfw">#AustrianGP</a> <a href="https://t.co/wwgeehvxB7">pic.twitter.com/wwgeehvxB7</a></p>&mdash; Formula 1 (@F1) <a href="https://twitter.com/F1/status/1807437121206071350?ref_src=twsrc%5Etfw">June 30, 2024</a></blockquote><script async src="https://platform.twitter.com/widgets.js" charset="utf-8"></script>
</div></figure>



<hr class="wp-block-separator has-alpha-channel-opacity"/>



<p>Lawang, 30 Juni 2024, terinpsirasi setelah menonton GP Austria hari ini</p>



<p>Foto Featured Image: <a href="https://www.gbnews.com/sport/f1/george-russell-lando-norris-max-verstappen-crash-austria-grand-prix">GB News</a></p>
<p>The post <a href="https://whathefan.com/olahraga/rezeki-gak-ke-mana-ala-george-russel-dan-mercedes/">Rezeki Gak ke Mana Ala George Russel dan Mercedes</a> appeared first on <a href="https://whathefan.com">Whathefan!</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://whathefan.com/olahraga/rezeki-gak-ke-mana-ala-george-russel-dan-mercedes/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
