<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>F1 Archives - whathefan</title>
	<atom:link href="https://whathefan.com/tag/f1/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://whathefan.com/tag/f1/</link>
	<description>Apa yang Terpikir Apa yang Tertuang</description>
	<lastBuildDate>Tue, 10 Mar 2026 14:55:10 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9.3</generator>

<image>
	<url>https://whathefan.com/wp-content/uploads/2026/02/logo-kotak-whathefan-2026-v3-80x80.jpg</url>
	<title>F1 Archives - whathefan</title>
	<link>https://whathefan.com/tag/f1/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Menatap Keseruan Musim F1 2026 Setelah GP Australia</title>
		<link>https://whathefan.com/olahraga/menatap-keseruan-musim-2026-setelah-gp-australia/</link>
					<comments>https://whathefan.com/olahraga/menatap-keseruan-musim-2026-setelah-gp-australia/?noamp=mobile#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Fanandi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 08 Mar 2026 07:35:28 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Olahraga]]></category>
		<category><![CDATA[F1]]></category>
		<category><![CDATA[Formula 1]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://whathefan.com/?p=8566</guid>

					<description><![CDATA[<p>Setelah lama dinanti, akhirnya Formula 1 (F1) musim 2026 resmi dimulai. Seperti biasa, tahun ini pun juga dibuka di GP Australia, tepatnya di sirkuit Albert Park, Melbourne. Salah satu alasan utama mengapa musim ini banyak dinanti adalah karena adanya perubahan regulasi besar-besaran yang membuat peta persaingan menjadi sedikit berubah. Walau sudah sedikit terlihat ketika pra-musim, [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://whathefan.com/olahraga/menatap-keseruan-musim-2026-setelah-gp-australia/">Menatap Keseruan Musim F1 2026 Setelah GP Australia</a> appeared first on <a href="https://whathefan.com">whathefan</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p>Setelah lama dinanti, akhirnya Formula 1 (F1) musim 2026 resmi dimulai. Seperti biasa, tahun ini pun juga dibuka di GP Australia, tepatnya di sirkuit Albert Park, Melbourne. </p>



<p>Salah satu alasan utama mengapa musim ini banyak dinanti adalah karena adanya perubahan regulasi besar-besaran yang membuat peta persaingan menjadi sedikit berubah. Walau sudah sedikit terlihat ketika pra-musim, tentu hasil balapan menjadi hal yang lebih ditunggu.</p>



<p>Lantas, setelah GP Australia resmi berakhir beberapa menit lalu, apakah sudah terlihat tim mana yang akan dominan dan siapa yang akan menjadi juara dunia? Yup, sudah sedikit terlihat walau tentu potensi kejutan masih ada.</p>


<div class="monsterinsights-inline-popular-posts monsterinsights-inline-popular-posts-beta monsterinsights-popular-posts-styled" ><div class="monsterinsights-inline-popular-posts-image"><img decoding="async" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2021/02/tentang-rasa-banner-300x169.jpg" srcset=" https://whathefan.com/wp-content/uploads/2021/02/tentang-rasa-banner-300x169.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2021/02/tentang-rasa-banner-1024x576.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2021/02/tentang-rasa-banner-768x432.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2021/02/tentang-rasa-banner.jpg 1280w " alt="Tentang Rasa" /></div><div class="monsterinsights-inline-popular-posts-text"><span class="monsterinsights-inline-popular-posts-label" >Trending</span><div class="monsterinsights-inline-popular-posts-post"><a class="monsterinsights-inline-popular-posts-title"  href="https://whathefan.com/rasa/tentang-rasa/">Tentang Rasa</a></div></div></div><p></p>


<h2 class="wp-block-heading">Dominasi Mercedes, Ferrari Kembali Lawak</h2>



<figure class="wp-block-image size-large"><img fetchpriority="high" decoding="async" width="1024" height="683" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2026/03/Menatap-Keseruan-Musim-2026-Setelah-Menonton-GP-Australia-1-1024x683.jpg" alt="" class="wp-image-8571" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2026/03/Menatap-Keseruan-Musim-2026-Setelah-Menonton-GP-Australia-1-1024x683.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2026/03/Menatap-Keseruan-Musim-2026-Setelah-Menonton-GP-Australia-1-300x200.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2026/03/Menatap-Keseruan-Musim-2026-Setelah-Menonton-GP-Australia-1-768x512.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2026/03/Menatap-Keseruan-Musim-2026-Setelah-Menonton-GP-Australia-1.jpg 1080w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption class="wp-element-caption">Russell vs Leclerc (<a href="https://www.bbc.com/sport/formula1/articles/c1l72e7mrn4o">BBC</a>)</figcaption></figure>



<p>Regulasi 2026 menjanjikan akan menyajikan lebih banyak aksi <em>overtake</em> dan hal tersebut memang langsung terlihat, setidaknya di 1/3 awal balapan. Duel antara <strong><a href="https://whathefan.com/olahraga/rezeki-gak-ke-mana-ala-george-russel-dan-mercedes/">George Russell</a> vs <a href="https://whathefan.com/olahraga/akhirnya-charles-lelcrec-berhasil-pecahkan-kutukan-monaco/">Charles Leclerc</a></strong> benar-benar seru.</p>



<p>Leclerc memang berhasil langsung tancap gas merebut posisi satu dengan menyalip tiga pembalap sekaligus (termasuk Kimi Antonelli dan Isack Hadjar), tapi Russell juga tidak mau menyerahkan kemenangannya begitu saja.</p>



<p>Di awal-awal balapan, terlihat mereka berduel sengit dan saling gantian menyalip. Hal semacam ini rasanya sudah lama tidak terlihat di beberapa musim terakhir F1. Sayangnya, hal seru tersebut berhenti setelah Virtual Safety Car (VSC) pertama keluar.</p>



<p>VSC keluar setelah Hadjar yang mengalami <em>trouble </em>pada mesinnya, yang membuatnya harus DNF. Mercedes membuat keputusan untuk pit, sedangkan Ferrari memutuskan untuk <em>stay out </em>untuk kedua pembalapnya.</p>



<p>Keputusan ini memang agak <em>gambling </em>karena tampaknya Ferrari mengincar satu kali pit stop. Apalagi, tak lama berselang, VSC kembali keluar setelah Valterri Bottas dari Cadillac juga mengalami permasalahan pada mobilnya.</p>



<p>Nah, harusnya begitu VSC keluar lagi, Ferrari harusnya pit, bukan? Apalagi beberapa pembalap juga memanfaatkan VSC kedua ini. Hanya saja, ini kan Ferrari, jadi ya kadang suka melawak.</p>



<p>Alih-alih langsung pit, mereka justru tidak langsung masuk ke dalam pit. Saat mau masuk ke pit, pintu masuknya malah ditutup karena digunakan untuk mengevakuasi Bottas. Alhasil, Leclerc dan <a href="https://whathefan.com/olahraga/lewis-hamilton-buktikan-bahwa-dirinya-belum-habis/">Lewis Hamilton</a> pun harus pit saat VSC telah usai.</p>



<p>Hal ini pun berhasil dimanfaatkan oleh Mercedes dengan baik dan mereka mampu mengunci podium 1-2. Sementara itu, Leclerc harus puas berada di podium ketiga. Walau apes, setidaknya Ferrari berhasil mengunci posisi 3-4 dan menunjukkan mereka adalah salah satu kandidat juara.</p>



<h2 class="wp-block-heading">Verstappen Kembali Unjuk Kebolehan, McLaren agak Was-was</h2>



<figure class="wp-block-image size-large"><img decoding="async" width="1024" height="683" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2026/03/Menatap-Keseruan-Musim-2026-Setelah-Menonton-GP-Australia-2-1024x683.jpg" alt="" class="wp-image-8572" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2026/03/Menatap-Keseruan-Musim-2026-Setelah-Menonton-GP-Australia-2-1024x683.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2026/03/Menatap-Keseruan-Musim-2026-Setelah-Menonton-GP-Australia-2-300x200.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2026/03/Menatap-Keseruan-Musim-2026-Setelah-Menonton-GP-Australia-2-768x512.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2026/03/Menatap-Keseruan-Musim-2026-Setelah-Menonton-GP-Australia-2.jpg 1080w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption class="wp-element-caption">Verstappen Tetap Solid (<a href="https://www.planetf1.com/news/max-verstappen-australian-gp-start-no-battery-2026-rules-criticism">PlanetF1</a>)</figcaption></figure>



<p>Selain duel seru antara Mercedes vs Ferrari, hal menarik lainnya dari balapan kemarin adalah <strong><a href="https://whathefan.com/olahraga/siapa-bisa-hentikan-verstappen-dan-red-bull/">Max Verstappen yang mampu bangkit</a></strong>. <em>Start</em> dari posisi 20 karena insiden saat kualifikasi, ia berhasil merangkak naik hingga finis di peringkat ke-6.</p>



<p>Red Bull memang disebut sebagai mobil tercepat ketiga di musim ini setelah Mercedes dan Ferrari. Bahkan seandainya Hadjar tidak mengalami kerusakan pada mobilnya, bisa jadi ia berhasil meraih podium perdana bersama tim barunya.</p>



<p>Verstappen tampaknya akan kembali menunjukkan anomalinya seperti tahun kemarin. Meskipun tidak berada di mobil tercepat, ia tetap merupakan salah satu kandidat juara musim ini.</p>



<p>Sementara itu, <a href="https://whathefan.com/olahraga/asa-mclaren-merebut-gelar-juara-dari-red-bull/">McLaren tampaknya agak kewalahan di musim ini</a>. Setelah dominasi dua musim terakhir, tampaknya mereka bukan lagi kandidat juara di musim ini. Lando Norris memang hebat karena mampu menahan Verstappen, tapi tak cukup cepat untuk menjadi penantang juara.</p>



<p>Nasib apes juga kembali menghampiri pembalap tuan rumah, <a href="https://whathefan.com/olahraga/kemenangan-perdana-yang-awkward-bagi-oscar-piastri-di-formula-1/">Oscar Piastri</a>. Setelah musim kemarin terpelintir di akhir balapan dan hanya finis di peringkat 9, musim ini ia malah gagal <em>start </em>setelah mobilnya mengalami insiden bahkan sebelum balapan dimulai.</p>



<p>(Sebagai tambahan, Hadjar juga <a href="https://whathefan.com/olahraga/tergelincirnya-para-rookie-f1-di-balapan-debut-mereka/">lagi-lagi gagal finis di GP Australia</a> seperti tahun kemarin)</p>



<h2 class="wp-block-heading">Regulasi Baru: Makin Oke atau Makin Payah?</h2>



<figure class="wp-block-image size-large"><img decoding="async" width="1024" height="683" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2026/03/Menatap-Keseruan-Musim-2026-Setelah-Menonton-GP-Australia-3-1024x683.jpg" alt="" class="wp-image-8573" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2026/03/Menatap-Keseruan-Musim-2026-Setelah-Menonton-GP-Australia-3-1024x683.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2026/03/Menatap-Keseruan-Musim-2026-Setelah-Menonton-GP-Australia-3-300x200.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2026/03/Menatap-Keseruan-Musim-2026-Setelah-Menonton-GP-Australia-3-768x512.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2026/03/Menatap-Keseruan-Musim-2026-Setelah-Menonton-GP-Australia-3.jpg 1080w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption class="wp-element-caption">Jujur, Berpotensi Seru (<a href="https://www.crash.net/f1/live/1044210/f1-australian-gp-live-russell-starts-pole-first-race-2026">Crash.net</a>)</figcaption></figure>



<p>Sejak pra-musim, sudah banyak pembalap yang komplain tentang regulasi baru. Penulis tidak akan menjabarkan detail teknisnya, tapi intinya mobil yang sekarang bukan tentang siapa yang paling cepat, melainkan s<strong>iapa yang paling cerdik melakukan manajemen</strong>.</p>



<p>Jika di regulasi sebelumnya manajemen ban menjadi kunci, maka musim ini kita diperlihatkan bagaimana pembalap juga harus semakin pandai dan perhitungan dalam melakukan manajemen baterai.</p>



<p>Mengingat misi FIA yang ingin semakin <em>go green</em>, maka mobil F1 pun dibuat semakin ramah lingkungan. Bahkan, tak sedikit yang menyebut kalau F1 sekarang adalah Formula E versi premium.</p>



<p>Kecepatan mobil pun menjadi hal yang paling sorot. Dari hasil lap tercepat kualifikasi misalnya, <em>fastest lap </em>musim ini ternyata lebih lambat sekitar 3 detik dibandingkan dengan musim kemarin. </p>



<p>Di balapan tadi, <em>top speed</em>-nya sendiri menyentuh angka <strong>344 km/jam</strong> yang berhasil diraih oleh Franco Colapinto dari Alpine. Sebagai perbandingan, rekor di tahun kemarin adalah 360 km/jam.</p>



<p>Meskipun lebih lambat, janji FIA tentang <strong>lebih banyak aksi <em>overtake</em> </strong>memang terbukti. Selain duel antara Russell vs Leclerc, di belakang pun ada banyak aksi <em>overtake </em>walau memang 1/3 akhir balapan sudah seperti Sunmori.</p>



<p>Dari sisi suara mesin, jujur saja suaranya memang semakin lama semakin tidak enak didengar. Karena Penulis besar dengan suara mesin V10, suara mobil saat ini seperti (mengutip F1 Speed Indonesia) suara mesin <em>fogging</em>.</p>



<p>Memang terlalu dini untuk menilai apakah F1 musim 2026 akan membosankan dengan regulasi baru. Namun, dari GP Australia hari ini, tampaknya kita memang diberi harapan kalau balapan akan jadi lebih seru.</p>



<h2 class="wp-block-heading">Siapa yang Berpeluang Juara?</h2>



<p>Lantas, siapa yang berpeluang juara? Seperti hasil di pra-musim, <strong>Mercedes memang menjadi tim yang paling kompetitif </strong>dan itu terbukti dari hasil GP Australia. <strong>Russell juga menjadi kandidat terkuat</strong> karena dirinya juga semakin matang.</p>



<p>Sementara itu, Ferrari juga tidak boleh dicoret dari daftar kandidat juara. Selama mereka tidak sering melawak seperti biasanya, bisa jadi tahun ini benar-benar akan menjadi tahun mereka setelah juara terakhir kali pada tahun 2007 silam (nyaris 20 tahun lalu).</p>



<p>Tentu saja jangan lupakan Verstappen, yang tetap menjadi anomali bersama Red Bull. Rasanya ia (bersama Leclerc) akan tetap jadi penantang paling serius dari Russell. Sayang, <a href="https://whathefan.com/olahraga/lando-norris-memang-layak-untuk-menjadi-juara-dunia-2025/">sang juara bertahan</a> tampaknya tak akan mampu mempertahankan gelar juaranya.</p>



<hr class="wp-block-separator has-alpha-channel-opacity"/>



<p>Lawang, 8 Maret 2026, terinspirasi setelah menonton GP Australia</p>
<p>The post <a href="https://whathefan.com/olahraga/menatap-keseruan-musim-2026-setelah-gp-australia/">Menatap Keseruan Musim F1 2026 Setelah GP Australia</a> appeared first on <a href="https://whathefan.com">whathefan</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://whathefan.com/olahraga/menatap-keseruan-musim-2026-setelah-gp-australia/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Lando Norris Memang Layak untuk Menjadi Juara Dunia 2025</title>
		<link>https://whathefan.com/olahraga/lando-norris-memang-layak-untuk-menjadi-juara-dunia-2025/</link>
					<comments>https://whathefan.com/olahraga/lando-norris-memang-layak-untuk-menjadi-juara-dunia-2025/?noamp=mobile#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Fanandi]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 08 Dec 2025 15:38:34 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Olahraga]]></category>
		<category><![CDATA[F1]]></category>
		<category><![CDATA[Formula 1]]></category>
		<category><![CDATA[Lando Norris]]></category>
		<category><![CDATA[Max Verstappen]]></category>
		<category><![CDATA[McLaren]]></category>
		<category><![CDATA[Oscar Piastri]]></category>
		<category><![CDATA[Redbull]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://whathefan.com/?p=8462</guid>

					<description><![CDATA[<p>Ketika baru dimulai, banyak yang merasa kalau musim Formula 1 (F1) 2025 akan terasa membosankan. Dominasi McLaren dari akhir 2024 berhasil dipertahankan, sehingga siapa yang akan menjadi juara sudah bisa ditebak. Apalagi, musim ini akan menjadi musim terakhir sebelum tahun depan akan berganti regulasi yang benar-benar baru. Belum ada yang bisa menebak siapa yang akan [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://whathefan.com/olahraga/lando-norris-memang-layak-untuk-menjadi-juara-dunia-2025/">Lando Norris Memang Layak untuk Menjadi Juara Dunia 2025</a> appeared first on <a href="https://whathefan.com">whathefan</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p>Ketika baru dimulai, banyak yang merasa kalau musim Formula 1 (F1) 2025 akan terasa membosankan. Dominasi McLaren dari akhir 2024 berhasil dipertahankan, sehingga siapa yang akan menjadi juara sudah bisa ditebak.</p>



<p>Apalagi, musim ini akan menjadi musim terakhir sebelum tahun depan akan berganti regulasi yang benar-benar baru. Belum ada yang bisa menebak siapa yang akan dominan di musim depan, apalagi dengan jumlah tim yang bertambah menjadi 11.</p>



<p>Namun, siapa sangka kalau ternyata musim ini masih bisa terasa seru bahkan hingga balapan terakhir di Abu Dhabi. Memang, prediksi banyak orang terbukti dengan <strong>McLaren </strong>dan L<strong>ando Norris</strong> berhasil menjadi juara. Namun, perjalanan menuju juara tak semulus yang terlihat.</p>


<div class="monsterinsights-inline-popular-posts monsterinsights-inline-popular-posts-beta monsterinsights-popular-posts-styled" ><div class="monsterinsights-inline-popular-posts-image"><img decoding="async" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/10/bill-gates-dan-sumpah-pemuda-banner-300x150.jpg" srcset=" https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/10/bill-gates-dan-sumpah-pemuda-banner-300x150.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/10/bill-gates-dan-sumpah-pemuda-banner-768x385.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/10/bill-gates-dan-sumpah-pemuda-banner-1024x513.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/10/bill-gates-dan-sumpah-pemuda-banner-356x178.jpg 356w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/10/bill-gates-dan-sumpah-pemuda-banner.jpg 1280w " alt="Bill Gates dan Sumpah Pemuda" /></div><div class="monsterinsights-inline-popular-posts-text"><span class="monsterinsights-inline-popular-posts-label" >Trending</span><div class="monsterinsights-inline-popular-posts-post"><a class="monsterinsights-inline-popular-posts-title"  href="https://whathefan.com/tokohsejarah/bill-gates-dan-sumpah-pemuda/">Bill Gates dan Sumpah Pemuda</a></div></div></div><p></p>


<h2 class="wp-block-heading">Dominasi McLaren Sejak Awal Musim</h2>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="683" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2025/12/Siapa-yang-Menyangka-Kalau-F1-Musim-2025-akan-Seseru-Ini-a-1024x683.jpg" alt="" class="wp-image-8464" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2025/12/Siapa-yang-Menyangka-Kalau-F1-Musim-2025-akan-Seseru-Ini-a-1024x683.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2025/12/Siapa-yang-Menyangka-Kalau-F1-Musim-2025-akan-Seseru-Ini-a-300x200.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2025/12/Siapa-yang-Menyangka-Kalau-F1-Musim-2025-akan-Seseru-Ini-a-768x512.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2025/12/Siapa-yang-Menyangka-Kalau-F1-Musim-2025-akan-Seseru-Ini-a.jpg 1080w" sizes="auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption class="wp-element-caption">Verstappen vs McLaren (via <a href="https://www.planetf1.com/news/mclaren-warn-full-consequences-awaiting-red-bull-in-f1-2025-season">Planet F1</a>)</figcaption></figure>



<p>Sejak awal musim, kita bisa melihat kalau <strong>McLaren </strong>tampaknya akan berhasil mempertahankan gelar juara konstruktornya. Dari pra-musim di Bahrain saja, <em>pace </em>mereka sudah terlihat sangat kencang hingga banyak yang menyebut mereka menggunakan mesin roket. Tinggal melihat, siapakah di antara <strong>Lando Norris</strong> dan <a href="https://whathefan.com/olahraga/rasanya-oscar-piastri-suatu-saat-akan-jadi-juara-dunia/"><strong>Oscar Piastri</strong></a> yang akan menjadi juara.</p>



<p>Di sisi lain, <strong>Max Verstappen</strong> bersama <strong>Red Bull </strong>terlihat cukup kesulitan mengimbangi performa duo Mclaren. Julukan &#8220;mobil traktor&#8221; pun sampai muncul. Bahkan, Liam Lawson yang menjadi pengganti Sergio Perez hanya bertahan dua balapan sebelum turun ke Racing Bulls dan digantikan oleh Yuki Tsunoda.</p>



<p>Buruknya performa Red Bull juga diperparah dengan masalah internal tim. Seperti yang kita tahu, di pertengahan musim, <strong>Christian Horner </strong>selaku Team Principal Red Bull selama 20 tahun terakhir didepak pada tanggal 9 Juli 2025 dan digantikan oleh <strong>Laurent Mekies</strong>.</p>



<p>Sementara itu, tim-tim lain juga tampak biasa saja. Mercedes harus kehilangan <a href="https://whathefan.com/olahraga/lewis-hamilton-buktikan-bahwa-dirinya-belum-habis/">Lewis Hamilton</a> yang hijrah ke Ferrari dan mendebutkan Kimi Antonelli . <a href="https://whathefan.com/olahraga/akhirnya-charles-lelcrec-berhasil-pecahkan-kutukan-monaco/">Ferrari ya begitu-begitu saja</a>, susah untuk diharapkan, walau sudah kedatangan juara dunia tujuh kali.</p>



<p>Pada balapan pertama di Australia, Norris berhasil mengunci kemenangan. Verstappen secara mengejutkan berhasil mengunci posisi kedua, sedangkan Piastri harus kehilangan banyak posisi akibat kesalahan yang ia lakukan.</p>



<p>Walau begitu, Piastri berhasil bangkit dengan meraih kemenangan di China. Bahkan, setelah kemenangan Verstappen di Jepang, ia berhasil mencetak <strong>tiga kemenangan beruntun</strong> di Bahrain, Arab Saudi, dan Miami. Ia pun berhasil mengudeta Norris di puncak klasemen dan berhasil bertahan selama beberapa bulan.</p>



<p>Setelah itu, praktis Norris dan Piastri bergantian menang hingga Belanda, dengan George Russel berhasil mencuri satu kemenangan di Kanada. Norris berhasil menang di Monaco, Austria, Inggris, dan Hungaria. Sementara itu, Piastri menambah kemenangan di Spanyol, Belgia, dan Belanda.</p>



<p>Bagaimana dengan Verstappen? Bisa dibilang ini adalah fase tersuramnya di musim 2025. Setelah kemenangan di Italia, ia hanya <strong>dua kali naik ke podium</strong>, yakni di Kanada dan Belanda. Keduanya sama-sama juara dua, tidak ada satu pun kemenangan yang ia raih.</p>



<h2 class="wp-block-heading">Comeback Epik Verstappen dan Menurunnya Performa Piastri</h2>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="683" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2025/12/Lando-Norris-Memang-Layak-untuk-Menjadi-Juara-Dunia-2025-a-1024x683.jpg" alt="" class="wp-image-8465" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2025/12/Lando-Norris-Memang-Layak-untuk-Menjadi-Juara-Dunia-2025-a-1024x683.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2025/12/Lando-Norris-Memang-Layak-untuk-Menjadi-Juara-Dunia-2025-a-300x200.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2025/12/Lando-Norris-Memang-Layak-untuk-Menjadi-Juara-Dunia-2025-a-768x512.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2025/12/Lando-Norris-Memang-Layak-untuk-Menjadi-Juara-Dunia-2025-a.jpg 1080w" sizes="auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption class="wp-element-caption">Verstappen dan Piastri (via <a href="https://www.formula1.com/en/latest/article/thats-what-you-need-to-fight-for-a-championship-verstappen-praises-piastris.MxUBnI2vfkN8IJH8YBncI">F1</a>)</figcaption></figure>



<p>Dipecatnya Horner terbukti ampuh dalam memperbaiki performa tim. Di bawah arah Mekies, perlahan Verstappen dan Red Bull kembali menunjukkan raihan impresif. Sejak di Belanda, ia <strong><a href="https://whathefan.com/olahraga/siapa-bisa-hentikan-verstappen-dan-red-bull/">berhasil selalu raih podium!</a></strong></p>



<p>Di pertengahan musim, ketika Piastri sedang menjadi pemuncak klasemen, jarak Verstappen mencapai<strong> 104 poin</strong>. Oleh karena itu, sebuah raihan yang luar biasa ia berhasil mengejar ketertinggalan tersebut hingga<strong> hanya dua poin saja</strong> di akhir musim!</p>



<p>Dari 10 balapan terakhir di musim ini, Verstappen juga berhasil meraih enam kemenangan. Bahkan, jumlah kemenangannya di musim ini (8) berhasil mengungguli Norris dan Piastri yang sama-sama mengoleksi 7 kemenangan.</p>



<p>Lantas, apa yang terjadi dengan Piastri? Itu menjadi banyak pertanyaan orang. Sejak juara di Belanda, <strong>Piastri gagal meraih satu pun kemenangan</strong>. Ia hanya berhasil tiga kali podium di Italia, Qatar, dan Abu Dhabi. Selebihnya, ia hanya finis di peringkat 4-5 saja.</p>



<p>Hal ini makin diperparah dengan kegagalan finisnya di Azerbaijan dan diskualifikasi di Las Vegas. Meskipun ia di paruh awal musim konsisten naik podium, menurunnya performa di musim kedua jelas menjadi alasan utama mengapa ia kehilangan gelar juara dunia.</p>



<p>Banyak yang menganggap penurunan performa Piastri disebabkan oleh adanya <strong>kecenderungan tim yang lebih memprioritaskan Norris</strong>. Ada juga yang menganggap Piastri<strong> belum memiliki mental juara</strong>, mengingat ini baru musim ketiganya di F1.</p>



<p>Walau begitu, kita harus bersyukur karena kedua pembalap tersebut telah membuat musim ini menjadi lebih seru. Sudah lama tidak ada penentuan juara hingga balapan terakhir (terakhir musim 2021, Verstappen vs Hamilton), lebih lama lagi tidak ada gelar juara yang direbutkan oleh lebih dari dua pembalap (terakhir 2010, Alonso vs Webber vs Vettel vs Hamilton).</p>



<h2 class="wp-block-heading">Konsistensi Jadi Kunci Lando Norris Juara Dunia</h2>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="683" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2025/12/Lando-Norris-Memang-Layak-untuk-Menjadi-Juara-Dunia-2025-b-1024x683.jpg" alt="" class="wp-image-8466" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2025/12/Lando-Norris-Memang-Layak-untuk-Menjadi-Juara-Dunia-2025-b-1024x683.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2025/12/Lando-Norris-Memang-Layak-untuk-Menjadi-Juara-Dunia-2025-b-300x200.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2025/12/Lando-Norris-Memang-Layak-untuk-Menjadi-Juara-Dunia-2025-b-768x512.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2025/12/Lando-Norris-Memang-Layak-untuk-Menjadi-Juara-Dunia-2025-b.jpg 1080w" sizes="auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption class="wp-element-caption">Memang Layak untuk Juara (via <a href="https://www.independent.co.uk/f1/lando-norris-f1-title-standings-2025-max-verstappen-abu-dhabi-gp-b2879700.html">The Independent</a>)</figcaption></figure>



<p>Bisa dilihat kalau Piastri bagus di paruh musim pertama, sedangkan Verstappen &#8220;ngamuk&#8221; di paruh musim kedua. Di saat saingan-saingan terdekatnya inkonsisten, Norris berhasil <strong>menunjukkan performa konsisten</strong> yang membuatnya layak menjadi juara dunia.</p>



<p>Sejatinya, Norris bukan tanpa celah di musim ini. Bahkan, ia gagal finis hingga tiga kali, yakni di Kanada karena kesalahannya, di Belanda karena masalah dengan mobilnya, dan di Las Vegas karena diskualifikasi setelah balapan.</p>



<p>Sebagai perbandingan, Piastri gagal finis dua kali di musim ini, sedangkan Verstappen hanya gagal finis di Austria. Secara matematis, harusnya Norris menjadi pembalap yang paling sering kehilangan poin. Namun, bukan hal itu yang terjadi.</p>



<p>Dari 21 balapan ketika ia berhasil finis, <strong>hanya sekali ia terlempar dari empat besar</strong>, yakni ketika di Azerbaijan ketika ia hanya finis di posisi 7. Selebihnya, ia selalu konsisten masuk minimal 4 besar, dengan rincian sebagai berikut:</p>



<ul class="wp-block-list">
<li>Juara 1: 7 kali</li>



<li>Juara 2: 8 kali</li>



<li>Juara 3: 3 kali</li>



<li>Juara 4: 2 kali</li>
</ul>



<p>Bisa dilihat, total ia berhasil <strong>naik ke podium hingga 18 kali </strong>dari 24 balapan yang ada di musim ini. Piastri hanya 16 kali, sedangkan Verstappen berhasil naih podium 15 kali. Jangan lupa, kedua pembalap juga cukup sering terlempar dari 5 besar.</p>



<p>Oleh karena itu, Penulis tidak sepakat dengan argumen penggemar yang mengatakan kalau Norris tidak layak untuk menjadi juara dunia. Dengan data di atas, berhasil dibuktikan kalau <strong>Norris memang menjadi pembalap paling konsisten di tahun 2025</strong> ini.</p>



<p>Sekarang tinggal menantikan, apakah konsistensi ini berhasil ia lanjutkan di musim 2026 mendatang, di mana semua pembalap akan memulai dari nol berkat regulasi baru. Apakah ia berhasil mempertahankan nomor 1 di mobilnya, atau justru direbut oleh pembalap lain?</p>



<p><em>Enaknya jadi penonton F1 tanpa ada tim atau pembalap yang didukung ternyata seperti ini, mau mengomentari apa pun terasa ringan tanpa beban&#8230;</em></p>



<hr class="wp-block-separator has-alpha-channel-opacity"/>



<p>Lawang, 8 Desember 2025, terinspirasi setelah menyaksikan momen ketika Lando Norris menjadi juara dunia</p>



<p>Foto Featured Image: <a href="https://www.msn.com/en-ae/sports/other/lando-norris-wins-world-title-after-finishing-third-in-abu-dhabi-gp/ar-AA1RSFXj">MSN</a></p>
<p>The post <a href="https://whathefan.com/olahraga/lando-norris-memang-layak-untuk-menjadi-juara-dunia-2025/">Lando Norris Memang Layak untuk Menjadi Juara Dunia 2025</a> appeared first on <a href="https://whathefan.com">whathefan</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://whathefan.com/olahraga/lando-norris-memang-layak-untuk-menjadi-juara-dunia-2025/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Siapa yang Menyangka Kalau F1 Musim 2024 akan Seseru Ini?</title>
		<link>https://whathefan.com/olahraga/siapa-yang-menyangkan-kalau-f1-musim-2024-akan-seseru-ini/</link>
					<comments>https://whathefan.com/olahraga/siapa-yang-menyangkan-kalau-f1-musim-2024-akan-seseru-ini/?noamp=mobile#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Fanandi]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 29 Oct 2024 14:42:51 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Olahraga]]></category>
		<category><![CDATA[F1]]></category>
		<category><![CDATA[Ferrari]]></category>
		<category><![CDATA[Formula 1]]></category>
		<category><![CDATA[juara]]></category>
		<category><![CDATA[Lando Norris]]></category>
		<category><![CDATA[Max Verstappen]]></category>
		<category><![CDATA[McLaren]]></category>
		<category><![CDATA[Red Bull]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://whathefan.com/?p=8032</guid>

					<description><![CDATA[<p>Ketika baru memasuki musim 2024, banyak penggemar Formula 1 (F1) yang langsung ingin lompat ke musim 2025. Alasannya, Red Bull dan Max Verstappen tampaknya akan mengulangi dominasinya seperti yang terjadi di tahun 2023. Hal tersebut dapat dimaklumi, mengingat dari 10 balapan pertama, Verstappen berhasil memenangkan tujuh di antaranya. Walau tak sedominan musim 2023, jelas hal [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://whathefan.com/olahraga/siapa-yang-menyangkan-kalau-f1-musim-2024-akan-seseru-ini/">Siapa yang Menyangka Kalau F1 Musim 2024 akan Seseru Ini?</a> appeared first on <a href="https://whathefan.com">whathefan</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p>Ketika baru memasuki musim 2024, banyak penggemar Formula 1 (F1) yang langsung ingin lompat ke musim 2025. Alasannya, Red Bull dan Max Verstappen tampaknya akan <a href="https://whathefan.com/olahraga/siapa-bisa-hentikan-verstappen-dan-red-bull/">mengulangi dominasinya seperti yang terjadi di tahun 2023</a>.</p>



<p>Hal tersebut dapat dimaklumi, mengingat dari 10 balapan pertama, Verstappen berhasil memenangkan tujuh di antaranya. Walau tak sedominan musim 2023, jelas hal tersebut membuat penggemar skeptis kalau musim ini akan terasa seru.</p>



<p>Namun, semua berubah setelah GP Spanyol. Verstappen secara tiba-tiba kehilangan dominasinya dan tak pernah lagi menang balapan. Bahkan, secara bercanda banyak yang mengatakan kalau mereka merindukan lagu kebangsaan Belanda dikumandangkan!</p>


<div class="monsterinsights-inline-popular-posts monsterinsights-inline-popular-posts-beta monsterinsights-popular-posts-styled" ><div class="monsterinsights-inline-popular-posts-image"><img decoding="async" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2021/10/haruskah-ole-out-banner2-300x169.jpg" srcset=" https://whathefan.com/wp-content/uploads/2021/10/haruskah-ole-out-banner2-300x169.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2021/10/haruskah-ole-out-banner2-1024x576.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2021/10/haruskah-ole-out-banner2-768x432.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2021/10/haruskah-ole-out-banner2.jpg 1280w " alt="Haruskah Ole Out? Iya, Ole HARUS Out!" /></div><div class="monsterinsights-inline-popular-posts-text"><span class="monsterinsights-inline-popular-posts-label" >Trending</span><div class="monsterinsights-inline-popular-posts-post"><a class="monsterinsights-inline-popular-posts-title"  href="https://whathefan.com/olahraga/haruskah-ole-out-iya-ole-harus-out/">Haruskah Ole Out? Iya, Ole HARUS Out!</a></div></div></div><p></p>


<h2 class="wp-block-heading">Apa yang Terjadi Setelah GP Spanyol?</h2>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="683" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/10/musim-f1-2024-seru-1-1024x683.jpg" alt="" class="wp-image-8035" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/10/musim-f1-2024-seru-1-1024x683.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/10/musim-f1-2024-seru-1-300x200.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/10/musim-f1-2024-seru-1-768x512.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/10/musim-f1-2024-seru-1.jpg 1080w" sizes="auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption class="wp-element-caption">Verstappen Jadi Ugal-Ugalan (<a href="https://www.motorsportmagazine.com/articles/single-seaters/f1/verstappen-games-f1-system-again-as-norris-loses-shot-at-mexican-gp-win/">Motor Sport Magazine</a>)</figcaption></figure>



<p>Dalam 10 balapan pertama, hanya ada tiga pembalap yang berhasil mencuri kemenangan dari Verstappen. Mereka adalah Carlos Sainz (GP Australia), Lando Norris (GP Miami), dan <a href="https://whathefan.com/olahraga/akhirnya-charles-lelcrec-berhasil-pecahkan-kutukan-monaco/">Charles Leclerc</a> (GP Monaco). </p>



<p>Nah, setelah itu, ada banyak pembalap lain yang ikut meraih kemenangan. Total, musim ini sudah ada<strong> tujuh pembalap yang berhasil menjadi juara</strong>, salah satu yang terbanyak di era F1 modern. Berikut adalah daftar pemenang balapan selain Verstappen di musim ini:</p>



<ul class="wp-block-list">
<li>Lando Norris (McLaren) &#8211; 3 | GP Miami, GP Belanda, GP Singapura</li>



<li>Charles Leclerc (Ferrari) &#8211; 3 | GP Monaco, GP Italia, GP Amerika Serikat</li>



<li>Carlos Sainz (Ferrari) &#8211; 2 | GP Australia, GP Meksiko</li>



<li><a href="https://whathefan.com/olahraga/lewis-hamilton-buktikan-bahwa-dirinya-belum-habis/">Lewis Hamilton</a> (Mercedes) &#8211; 2 | GP Inggris, GP Belgia</li>



<li><a href="https://whathefan.com/olahraga/rasanya-oscar-piastri-suatu-saat-akan-jadi-juara-dunia/">Oscar Piastri</a> (McLaren) &#8211; 2 | GP Hungaria, GP Azerbaijan</li>



<li><a href="https://whathefan.com/olahraga/rezeki-gak-ke-mana-ala-george-russel-dan-mercedes/">George Russel</a> (Mercedes) &#8211; 1 | GP Austria</li>
</ul>



<p>&#8220;Kejatuhan&#8221; Verstappen setelah awal musim ini tentu menarik untuk dipelajari. Di mata orang awam, jelas <strong>ada masalah di dalam kubu Red Bull</strong>, baik itu dari sisi teknis maupun non-teknis. Seperti yang kita tahu, banyak rumor tak sedap yang datang dari internal tim Red Bull.</p>



<p>Di sisi lain, tim-tim lain pun terus memperbaiki diri untuk bisa mengejar gelar juara. McLaren sempat konsisten menempatkan dua pembalapnya di podium, tapi belakangan justru Ferrari yang melakukannya. Mercedes sendiri cukup stagnan dan seolah mengekor di belakang mereka.</p>



<p>Dari sisi Verstappen, kita bisa melihat betapa<strong> ia mulai frustasi dengan timnya </strong>dan mulai tak kuat lagi menggendong tim jika melihat Sergio Perez yang seolah AFK sepanjang musim ini. Penampilannya yang ugal-ugalan di GP Meksiko menjadi buktinya.</p>



<p>Namun, inilah yang dirindukan oleh penggemar F1: <strong>persaingan ketat hingga akhir musim untuk menentukan siapa juaranya</strong>. Hingga empat balapan tersisa, kita belum tahu siapa saja yang bisa menjadi juara dunia, entah itu klasemen pembalap maupun konstruktor.</p>



<h2 class="wp-block-heading">Posisi Perebutan Gelar Juara Saat Ini</h2>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="683" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/10/musim-f1-2024-seru-2-1024x683.jpg" alt="" class="wp-image-8036" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/10/musim-f1-2024-seru-2-1024x683.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/10/musim-f1-2024-seru-2-300x200.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/10/musim-f1-2024-seru-2-768x512.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/10/musim-f1-2024-seru-2.jpg 1080w" sizes="auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption class="wp-element-caption">Calon Penantang Terkuat Verstappen dan Red Bull (<a href="https://www.motorsportweek.com/2024/10/28/mclaren-max-verstappen-clash-cost-lando-norris-win-shot-in-f1-mexico-gp/">Motorsport Magazine</a>)</figcaption></figure>



<p>Dengan empat balapan tersisa (GP Brazil, GP Las Vegas, GP Qatar, dan GP Abu Dhabi), tentu menarik melihat bagaimana peluang pembalap dan tim untuk bisa mengunci gelar juara di akhir musim. Seperti yang sudah disinggung, pemenang belum terlihat.</p>



<p>Mari kita mulai dari sisi pembalap. Untuk saat ini, Verstappen memang masih menduduki puncak klasemen dengan raihan <strong>362 poin</strong>. Walau lama tak menang, Verstappen merupakan salah satu pembalap paling konsisten dalam urusan mencetak poin.</p>



<p>Di belakangnya ada Norris dengan <strong>selisih 47 poin</strong>. Angka ini bisa dibilang sudah sangat tipis. Apabila Norris berhasil menang balapan di saat Verstappen gagal finis, maka gelar juara bisa ia kunci jika di balapan selanjutnya berhasil selalu finis di depan Verstappen.</p>



<p>Leclerc menyusul di belakangnya, dengan <strong>selisih 24 poin</strong> dengan Norris. Walau peluangnya masih ada, rasanya kemungkinannya sangat kecil. Begitu pula dengan kans Piastri (251 poin) dan Sainz (240 poin) yang ada di belakangnya.</p>



<p>Dari sisi tim justru terlihat lebih menarik dan tak tertebak. Red Bull yang sempat lama berada di posisi pertama <a href="https://whathefan.com/olahraga/asa-mclaren-merebut-gelar-juara-dari-red-bull/">telah digusur oleh McLaren</a>. Alasannya jelas, Verstappen seorang diri harus bertarung melawan dua pembalap McLaren yang langganan podium. </p>



<p>Saat ini, McLaren tengah nyaman berada di puncak klasemen dengan koleksi <strong>566 poin</strong>. Namun, mereka tak bisa bersantai karena Ferrari secara mengejutkan mampu menggusur Red Bull di posisi kedua. Saat ini, Ferrari hanya <strong>selisih 29 poin </strong>dengan McLaren.</p>



<p>Jika Ferrari bisa mempertahankan dominasinya seperti di dua balapan terakhir, bukan tak mungkin beberapa minggu ke depan mereka berhasil mengudeta Mclaren. Apalagi, performa Piastri justru mengalami penurunan belakangan ini.</p>



<p>Lantas, apakah peluang Red Bull telah tertutup rapat? Secara matematika, sebenarnya masih sangat mungkin karena selisih mereka dengan McLaren <strong>hanya 54 poin</strong>. Namun, mengingat Perez sangat tidak bisa diharapkan untuk menyumbang poin, rasanya akan sangat berat.</p>



<p>Prediksi Penulis, musim 2024 ini akan dimenangkan oleh <strong>Max Verstappen </strong>untuk pembalap dan <strong>McLaren</strong> untuk konstruktor. Walau secara matematis masih bisa disalip oleh yang lain, rasanya mereka masih terlalu kuat untuk digusur. Mari kita lihat hingga musim ini berakhir. </p>



<hr class="wp-block-separator has-alpha-channel-opacity"/>



<p>Lawang, 29 Oktober 2024, terinspirasi setelah menyaksikan betapa serunya musim F1 tahun ini</p>



<p>Foto Featured Image: <a href="https://www.formula1.com/en/latest/article/i-really-wanted-this-one-sainz-overjoyed-as-he-achieves-goal-of-one-more-win.7oNZ89UCBD0hIXrla9S6P4">F1</a></p>
<p>The post <a href="https://whathefan.com/olahraga/siapa-yang-menyangkan-kalau-f1-musim-2024-akan-seseru-ini/">Siapa yang Menyangka Kalau F1 Musim 2024 akan Seseru Ini?</a> appeared first on <a href="https://whathefan.com">whathefan</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://whathefan.com/olahraga/siapa-yang-menyangkan-kalau-f1-musim-2024-akan-seseru-ini/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Rasanya Oscar Piastri Suatu Saat akan Jadi Juara Dunia</title>
		<link>https://whathefan.com/olahraga/rasanya-oscar-piastri-suatu-saat-akan-jadi-juara-dunia/</link>
					<comments>https://whathefan.com/olahraga/rasanya-oscar-piastri-suatu-saat-akan-jadi-juara-dunia/?noamp=mobile#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Fanandi]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 16 Sep 2024 15:11:38 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Olahraga]]></category>
		<category><![CDATA[F1]]></category>
		<category><![CDATA[Formula 1]]></category>
		<category><![CDATA[juara]]></category>
		<category><![CDATA[Oscar Piastri]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://whathefan.com/?p=7868</guid>

					<description><![CDATA[<p>Setelah GP Inggris yang berhasil dimenangkan oleh Lewis Hamilton, Penulis tidak berekspektasi banyak dengan balapan-balapan selanjutnya. Ternyata, Penulis salah, karena GP Azerbaijan juga tak kalah seru dan banyak drama! GP Azerbaijan sendiri berhasil dimenangkan oleh Oscar Piastri dari Mclaren. Ini merupakan kemenangan keduanya sepanjang kariernya, setelah kemenangan awkward yang ia dapatkan pada GP Hungaria. Melalui [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://whathefan.com/olahraga/rasanya-oscar-piastri-suatu-saat-akan-jadi-juara-dunia/">Rasanya Oscar Piastri Suatu Saat akan Jadi Juara Dunia</a> appeared first on <a href="https://whathefan.com">whathefan</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p>Setelah <a href="https://whathefan.com/olahraga/lewis-hamilton-buktikan-bahwa-dirinya-belum-habis/">GP Inggris yang berhasil dimenangkan oleh Lewis Hamilton</a>, Penulis tidak berekspektasi banyak dengan balapan-balapan selanjutnya. Ternyata, Penulis salah, karena GP Azerbaijan juga tak kalah seru dan banyak drama!</p>



<p>GP Azerbaijan sendiri berhasil dimenangkan oleh <strong>Oscar Piastri </strong>dari Mclaren. Ini merupakan kemenangan keduanya sepanjang kariernya, setelah <a href="https://whathefan.com/olahraga/kemenangan-perdana-yang-awkward-bagi-oscar-piastri-di-formula-1/">kemenangan <em>awkward</em> yang ia dapatkan pada GP Hungaria</a>.</p>



<p>Melalui balapan yang dilalui oleh Piastri kemarin malam, entah mengapa Penulis semakin yakin kalau pembalap asal Australia tersebut berpotensi untuk menjadi juara dunia di masa depan. Ada banyak <em>champion factors</em> yang Penulis rasa ia miliki.</p>


<div class="monsterinsights-inline-popular-posts monsterinsights-inline-popular-posts-beta monsterinsights-popular-posts-styled" ><div class="monsterinsights-inline-popular-posts-image"><img decoding="async" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/09/musim-baru-pemain-baru-mu-lama-banner-300x169.jpg" srcset=" https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/09/musim-baru-pemain-baru-mu-lama-banner-300x169.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/09/musim-baru-pemain-baru-mu-lama-banner-1024x576.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/09/musim-baru-pemain-baru-mu-lama-banner-768x432.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/09/musim-baru-pemain-baru-mu-lama-banner.jpg 1200w " alt="Musim Baru, Pemain Baru, MU-nya Masih Sama" /></div><div class="monsterinsights-inline-popular-posts-text"><span class="monsterinsights-inline-popular-posts-label" >Trending</span><div class="monsterinsights-inline-popular-posts-post"><a class="monsterinsights-inline-popular-posts-title"  href="https://whathefan.com/olahraga/musim-baru-pemain-baru-mu-nya-masih-sama/">Musim Baru, Pemain Baru, MU-nya Masih Sama</a></div></div></div><p></p>


<h2 class="wp-block-heading">Jalannya GP Azerbaijan</h2>



<figure class="wp-block-embed is-type-video is-provider-youtube wp-block-embed-youtube wp-embed-aspect-16-9 wp-has-aspect-ratio"><div class="wp-block-embed__wrapper">
<iframe loading="lazy" title="Race Highlights | Formula 1 Azerbaijan Grand Prix 2024" width="740" height="416" src="https://www.youtube.com/embed/Y7SWddxnEG8?feature=oembed" frameborder="0" allow="accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture; web-share" referrerpolicy="strict-origin-when-cross-origin" allowfullscreen></iframe>
</div></figure>



<p>Sebelumnya, mari kita bahas sedikit tentang GP Azerbaijan kemarin. Penulis sendiri tidak bisa menontonnya secara <em>live</em> karena kebetulan balapannya yang berlangsung pada pukul 18:00 WIB bersamaan dengan acara masjid di tempat tinggal Penulis.</p>



<p><em>Pole position</em> sendiri berhasil diraih oleh<strong> Charles Leclerc.</strong> Ini adalah pole keempat secara beruntun yang berhasil ia raih di Azerbaijan. Namun, tiga edisi sebelumnya ia selalu gagal mengonversinya menjadi kemenangan. </p>



<p>Lantas, apakah kali ini <a href="https://whathefan.com/olahraga/akhirnya-charles-lelcrec-berhasil-pecahkan-kutukan-monaco/">ia berhasil mematahkan kutukannya seperti yang ia lakukan pada GP Monaco silam</a>? Ternyata tidak, karena sekali lagi gelar juara luput dari tangannya setelah direbut oleh Piastri.</p>



<p>Piastri yang memang berada di belakang Leclerc hampir di setiap lap berhasil melakukan manuver <em>dive bomb</em> secara mulus dan tanpa kesalahan. Setelah itu, ia mampu bertahan dari manuver-manuver Leclerc hingga garis finis, apalagi degradasi ban Leclerc juga lebih parah.</p>



<p>Omong-omong soal finis, ada <em>plot twist </em>yang melibatkan <strong>Sergio Perez </strong>dan<strong> Carlos Sainz</strong>. Dua lap sebelum finis, Leclerc yang sudah tak mampu mengejar Piastri justru dikejar oleh Perez. Saat keduanya beradu, Sainz tiba-tiba menyalip Perez.</p>



<p>Nah, saat keduanya beradu di lintasan lurus, mereka justru bersenggolan dan mengakibatkan keduanya DNF. Dalam video tayangan ulang, kita bisa melihat kalau memang Sainz agak ke kiri, tapi Perez pun sebenarnya masih punya banyak ruang kosong di sisi kirinya.</p>



<p>Perez sangat marah dengan kecelakaan tersebut karena ini bisa dibilang salah satu performa terbaiknya setelah sekian balapan tampil <em>underperform</em>. Apalagi, hasil ini membuat Red Bull<a href="https://whathefan.com/olahraga/asa-mclaren-merebut-gelar-juara-dari-red-bull/"> akhirnya berhasil dilewati oleh Mclaren di klasemen konstruktor </a>dengan keunggulan 20 poin.</p>



<p><a href="https://whathefan.com/olahraga/siapa-bisa-hentikan-verstappen-dan-red-bull/"><strong>Max Verstappen </strong>yang selama ini menggendong Red Bull</a> pun tampaknya tak mampu berbuat banyak. Dengan berbagai masalah yang ia temui di mobilnya, ia finis di belakang Lando Norris yang membuat jarak mereka berdua kembali terpangkas.</p>



<p>Hal menarik lain yang perlu dibahas adalah bagaimana<strong> <a href="https://whathefan.com/olahraga/rezeki-gak-ke-mana-ala-george-russel-dan-mercedes/">George Russel </a></strong><a href="https://whathefan.com/olahraga/rezeki-gak-ke-mana-ala-george-russel-dan-mercedes/">kembali mendapatkan &#8220;<em>giveaway</em>&#8221; podium</a> setelah kecelakaan yang menimpa Perez dan Sainz. Memang, terkadang hoki itu menentukan prestasi.</p>



<p>Oh, satu lagi, dua pembalap <em>rookie</em>, <strong>Franco Colapinto </strong>(William) dan <strong>Oliver Bearman</strong> (Haas) juga sama-sama berhasil mendulang poin pada balapan ini. Bearman sendiri dipastikan akan menjadi pembalap Haas musim depan, sedangkan nasib Colapinto belum diketahui.</p>



<p>Colapinto, yang menggantikan Logan Sargeant, seolah membuktikan kalau dirinya memang pantas untuk mendapatkan kursi F1. Di sisi lain, Bearman juga mencatatkan rekor menarik sebagai pembalap pertama yang meraih poin di dua balapan perdananya dengan dua tim yang berbeda.</p>



<h2 class="wp-block-heading">Apa yang Membuat Piastri Layak Menjadi Juara Dunia</h2>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="683" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/09/oscar-piastri-juara-dunia-1-1024x683.jpg" alt="" class="wp-image-7880" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/09/oscar-piastri-juara-dunia-1-1024x683.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/09/oscar-piastri-juara-dunia-1-300x200.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/09/oscar-piastri-juara-dunia-1-768x512.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/09/oscar-piastri-juara-dunia-1.jpg 1080w" sizes="auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption class="wp-element-caption">Kemenangan Solid dari Piastri (<a href="https://thepeninsulaqatar.com/article/15/09/2024/mclarens-piastri-wins-azerbaijan-grand-prix-thriller">The Peninsula Qatar</a>)</figcaption></figure>



<p>Sekarang mari kita bicara tentang Piastri. Menurut Penulis, balapan kemarin merupakan salah satu performa terbaiknya sepanjang kariernya di F1. Manuvernya dalam menyalip Leclerc, manajemen bannya, hingga aksi bertahannya perlu diacungi jempol.</p>



<p>Mungkin dalam beberapa balapan ia terlihat kurang memiliki <em>pace </em>seperti yang terlihat pada GP Hungaria. Namun, sebenarnya kualitas yang ia miliki bisa dibilang cukup luar biasa, apalagi jika mengingat ini baru musim keduanya di F1.</p>



<p>Banyak orang berpendapat kalau Piastri adalah <a href="https://whathefan.com/olahraga/kimi-raikkonen-the-iceman-yang-akan-dirindukan/">Kimi Raikkonen</a> versi baik. <strong>Ketenangannya luar biasa di usianya yang sangat muda </strong>(Piastri kelahiran tahun 2001). Mau dalam keadaan tertekan sekalipun seperti balapan kemarin, ia tetap bisa mengendalikan emosinya.</p>



<p>Ia juga <strong>bukan tipe yang meledak-ledak </strong>bahkan setelah meraih kemenangan sekalipun. Ia juga rasanya tak pernah terdengar marah-marah di radio, bahkan dalam kondisi yang merugikan dirinya sekalipun.</p>



<p>Walau tenang, di arena balapan, ia bisa berubah menjadi monster yang menakutkan. Pada GP Azerbaijan kemarin, ia mengabaikan instruksi tim untuk &#8220;bermain aman&#8221; dan memilih untuk <strong>mengikuti intusinya sebagai seorang juara</strong>. Hasilnya, ia terbukti benar.</p>



<p>Selama beberapa tahun terakhir, terutama di era dominasi Hamilton dan Verstappen, ada banyak nama pembalap muda yang dianggap layak untuk menjadi juara dunia. Contohnya adalah Leclerc dan Norris.</p>



<p>Namun, keduanya dianggap tak mampu balapan di bawah tekanan dan kerap melakukan blunder tak perlu. Alhasil, potensi mereka kerap dianggap sia-sia karena dianggap kurang punya mentalitas juara.</p>



<p>Nah, Piastri berbeda. Banyak penggemar yang menganggap kalau<strong> ia lebih memiliki mental juara</strong> dibandingkan para seniornya tersebut. Hal ini mungkin dipengaruhi oleh dramanya ketika akan masuk ke dalam F1.</p>



<p>Seperti yang kita tahu, <a href="https://whathefan.com/olahraga/sebastian-vettel-the-inspector-yang-dicintai-penggemar-f1/">waktu Sebastian Vettel memutuskan untuk pensiun pada tahun 2022</a>, terjadi efek domino. Fernando Alonso memutuskan untuk pindah dari Alpine ke Aston Martin untuk mengisi kekosongan tersebut.</p>



<p>Setelah itu, Alpine langsung mengumumkan Piastri akan menjadi pembalap mereka musim depan. Hal ini langsung dibantah oleh Piastri dengan mengatakan kalau ia belum menandatangani kontrak apapun. <em>Plot twist</em>-nya, ia justru bergabung dengan Mclaren.</p>



<p>Dengan beberapa faktor tersebut, entah mengapa Penulis meyakini kalau suatu hari Piastri bisa menjadi seorang juara dunia, baik dengan Mclaren maupun dengan tim lain. Mari kita nantikan saja apakah prediksi ini akan benar-benar terjadi atau tidak.</p>



<hr class="wp-block-separator has-alpha-channel-opacity"/>



<p>Lawang, 16 September 2024, terinspirasi setelah menonton GP Azerbaijan</p>



<p>Foto Featured Image: <a href="https://edition.cnn.com/2024/09/15/sport/oscar-piastri-azerbaijan-grand-prix-spt-intl/index.html">CNN</a></p>
<p>The post <a href="https://whathefan.com/olahraga/rasanya-oscar-piastri-suatu-saat-akan-jadi-juara-dunia/">Rasanya Oscar Piastri Suatu Saat akan Jadi Juara Dunia</a> appeared first on <a href="https://whathefan.com">whathefan</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://whathefan.com/olahraga/rasanya-oscar-piastri-suatu-saat-akan-jadi-juara-dunia/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Lewis Hamilton Buktikan Bahwa Dirinya Belum Habis</title>
		<link>https://whathefan.com/olahraga/lewis-hamilton-buktikan-bahwa-dirinya-belum-habis/</link>
					<comments>https://whathefan.com/olahraga/lewis-hamilton-buktikan-bahwa-dirinya-belum-habis/?noamp=mobile#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Fanandi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 07 Jul 2024 04:59:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Olahraga]]></category>
		<category><![CDATA[F1]]></category>
		<category><![CDATA[Formula 1]]></category>
		<category><![CDATA[George Russel]]></category>
		<category><![CDATA[Lewis Hamilton]]></category>
		<category><![CDATA[Mercedes]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://whathefan.com/?p=7619</guid>

					<description><![CDATA[<p>Ketika nonton Formula 1 (F1), salah satu tanda kalau balapannya membosankan bagi Penulis adalah ketika dirinya sering mengecek HP. Nah, di British GP yang baru saja usai malam ini (7/7), Penulis hampir tidak pernah mengecek HP sama sekali karena memang seru balapannya! Dari awal balapan hingga finis, ada saja momen yang membuat kita merasa kalau [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://whathefan.com/olahraga/lewis-hamilton-buktikan-bahwa-dirinya-belum-habis/">Lewis Hamilton Buktikan Bahwa Dirinya Belum Habis</a> appeared first on <a href="https://whathefan.com">whathefan</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p>Ketika nonton <a href="https://whathefan.com/olahraga/kenapa-saya-suka-formula-1/">Formula 1 (F1)</a>, salah satu tanda kalau balapannya membosankan bagi Penulis adalah ketika dirinya sering mengecek HP. Nah, di British GP yang baru saja usai malam ini (7/7), Penulis hampir tidak pernah mengecek HP sama sekali karena memang seru balapannya!</p>



<p>Dari awal balapan hingga finis, ada saja momen yang membuat kita merasa kalau hasil balapan akan berbeda. Bayangkan saja, total ada lima pembalap berbeda yang pernah memimpin jalannya balapan.</p>



<p>Pada akhirnya, Lewis Hamilton berhasil memutus puasa kemenangannya sejak yang terakhir ia raih pada tahun 2021 silam. Tidak hanya itu, Hamilton juga berhasil mencetak beberapa rekor baru yang rasanya akan sulit untuk dikejar oleh pembalap lain di masa depan.</p>


<div class="monsterinsights-inline-popular-posts monsterinsights-inline-popular-posts-beta monsterinsights-popular-posts-styled" ><div class="monsterinsights-inline-popular-posts-image"><img decoding="async" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2025/09/Jangan-Menunggu-Sempurna-Mulai-Aja-Dulu-banner-300x169.jpg" srcset=" https://whathefan.com/wp-content/uploads/2025/09/Jangan-Menunggu-Sempurna-Mulai-Aja-Dulu-banner-300x169.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2025/09/Jangan-Menunggu-Sempurna-Mulai-Aja-Dulu-banner-1024x576.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2025/09/Jangan-Menunggu-Sempurna-Mulai-Aja-Dulu-banner-768x432.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2025/09/Jangan-Menunggu-Sempurna-Mulai-Aja-Dulu-banner.jpg 1200w " alt="Jangan Menunggu Sempurna, Mulai Aja Dulu" /></div><div class="monsterinsights-inline-popular-posts-text"><span class="monsterinsights-inline-popular-posts-label" >Trending</span><div class="monsterinsights-inline-popular-posts-post"><a class="monsterinsights-inline-popular-posts-title"  href="https://whathefan.com/pengembangan-diri/jangan-menunggu-sempurna-mulai-aja-dulu/">Jangan Menunggu Sempurna, Mulai Aja Dulu</a></div></div></div><p></p>


<h2 class="wp-block-heading">Momen-Momen Seru di British GP</h2>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="683" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/07/lewis-hamilton-belum-habis-2-1024x683.jpg" alt="" class="wp-image-7622" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/07/lewis-hamilton-belum-habis-2-1024x683.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/07/lewis-hamilton-belum-habis-2-300x200.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/07/lewis-hamilton-belum-habis-2-768x512.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/07/lewis-hamilton-belum-habis-2.jpg 1080w" sizes="auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption class="wp-element-caption">Banyak Momen yang Seru (<a href="https://www.planetf1.com/news/lewis-hamilton-lando-norris-strategy-talk-silverstone">Planet F1</a>)</figcaption></figure>



<p>Masing-masing pembalap memiliki momen serunya sendiri di British GP, walau ada yang harus bernasib apes. Adanya hujan yang mampir sebentar menjadi salah satu faktornya, walau ada faktor lain seperti rusaknya mobil atau kesalahan strategi.</p>



<p><strong><a href="https://whathefan.com/olahraga/rezeki-gak-ke-mana-ala-george-russel-dan-mercedes/">George Russel</a></strong> (Mercedes) contohnya, yang sejatinya berhasil meraih <em>pole position </em>dan <em>start </em>dari posisi terdepan. Namun, posisinya sempat tersalip oleh Hamilton dan Norris. Lebih apesnya lagi, mobilnya mengalami masalah pada <em>water system </em>sehingga harus DNF. </p>



<p><strong>Lando Norris </strong>(McLaren) pun demikian. Sempat di atas angin dan memimpin balapan cukup lama, keputusannya untuk menggunakan ban Soft setelah hujan berakibat fatal. Bukan hanya tak mampu mengejar Hamilton di depan, ia justru berhasil disalip oleh Verstappen.</p>



<p>Omong-omong soal <strong><a href="https://whathefan.com/olahraga/keegoisan-seorang-max-verstappen/">Max Verstappen</a></strong> (Red Bull), <em>meneer </em>Belanda ini memang edan. Sepanjang balapan, ia terlihat kesulitan dengan mobilnya hingga tercecer ke posisi 5, bahkan hampir saja disalip oleh Sainz. </p>



<p>Namun, namanya juga Verstappen, ia berhasil membalikkan keadaan setelah hujan. Memutuskan untuk menggunakan ban Hard, kecepatan Verstappen sangat gila. Selain berhasil menyalip Norris, Verstappen juga terus memotong jaraknya dengan Hamilton. Seandainya lap masih tersisa banyak, Verstappen akan keluar menjadi juaranya.</p>



<p>Verstappen bersaing ketat dengan <strong>Oscar Piastri</strong> (McLaren) untuk mencatakan <em>fastest lap</em>. Di lap-lap terakhir, mereka saling bergantian mencatatkan waktu <em>fastets lap</em>, walaupun <em>plot twist</em>-nya justru <strong>Carlos Sainz </strong>(Ferrari) yang berhasil meraihnya di lap terakhir.</p>



<p>Piastri sendiri cukup bernasib apes. Keputusan McLaren untuk tidak melakukan <em>double stack </em>(pit dua mobil sekaligus) seperti Mercedes membuatnya banyak kehilangan waktu karena menggunakan ban kering di sirkuit basah. </p>



<p>Namun, nasib Piastri tidak seburuk <strong>Sergio Perez </strong>(Red Bull) dan <strong><a href="https://whathefan.com/olahraga/akhirnya-charles-lelcrec-berhasil-pecahkan-kutukan-monaco/">Charles Lelcrec</a> </strong>(Ferrari) yang seolah menjadi &#8220;tumbal&#8221; timnya. Bagaimana tidak, mereka mendapatkan ban Intermediate lebih awal dan akibatnya balapan mereka menjadi tidak karuan.</p>



<p>Sejujurnya Penulis merasa heran dengan performa amburadul dari Perez. Bukannya membaik, perfomanya justru makin menurun setelah menandatangani kontrak baru dengan Red Bull. Jika terus seperti ini, bukan tidak mungkin kontraknya akan diputus.</p>



<p>Terakhir sebelum masuk ke menu utama tulisan ini, apresiasi juga perlu diberikan kepada<strong> Nico Hulkenberg</strong> (Haas) yang berhasil finis di posisi ke-6 secara dua kali beruntun. Ia berhasil menjaga <a href="https://whathefan.com/olahraga/bapak-lu-punya-tim-f1-lu-punya-kuasa/">duo Aston Martin</a> di belakangnya dan membuat posisi Haas di klasemen semakin mendekat ke RB Honda RBPT.</p>



<h2 class="wp-block-heading">Lewis Hamilton sang Legenda Hidup yang Belum Habis</h2>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="683" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/07/lewis-hamilton-belum-habis-1-1024x683.jpg" alt="" class="wp-image-7621" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/07/lewis-hamilton-belum-habis-1-1024x683.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/07/lewis-hamilton-belum-habis-1-300x200.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/07/lewis-hamilton-belum-habis-1-768x512.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/07/lewis-hamilton-belum-habis-1.jpg 1080w" sizes="auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption class="wp-element-caption">Lewis Hamilton (<a href="https://www.racefans.net/2024/07/07/hamilton-ends-wins-drought-in-thrilling-wet-dry-british-grand-prix/">RaceFans</a>)</figcaption></figure>



<p>Sekarang kita masuk ke menu utamanya:<strong> Lewis Hamilton</strong>. Pembalap dengan gelar Sir ini mampu menjalani balapan yang rapi tanpa kesalahan. Kemenangan yang ia raih di British GP ini seolah membuktikan kalau ia, yang akan pindah ke Ferrari musim depan, masih belum habis.</p>



<p>Kemenangan ini juga terasa sangat emosional bagi Hamilton. Setelah melewati bendera finis, ia menangis bahkan setelah memarkirkan mobilnya di dekat <em>paddock</em>. Ia kembali menangis ketika dipeluk oleh ayahnya, yang selalu setia memberikan <em>support </em>untuk anaknya.</p>



<p>Hal tersebut wajar saja, karena Hamilton yang merupakan juara dunia tujuh kali telah cukup lama absen meraih podium tertinggi. Bayangkan, kemenangan terakhirnya ia dapatkan pada Saudi Arabia GP pada tahun 2021. Artinya, sudah 2,5 tahun ia tak memenangkan balapan.</p>



<p>Kemenangan ini terasa lebih manis karena setidaknya ada dua rekor baru yang tercipta. Pertama, Hamilton memperpanjang <strong>rekor total kemenangannya menjadi 104 kemenangan</strong>. Sebagai informasi, Verstappen saat ini telah meraih 61 kemenangan. Apakah sang <em>meneer </em>berhasil melewati rekor tersebut? Mari kita nantikan saja.</p>



<p>Rekor yang kedua adalah Hamilton berhasil menjadi <strong>pembalap dengan kemenangan terbanyak di satu sirkuit</strong>. Total, ia telah berhasil menang di sirkuit Silverstone sebanyak 9 kali. Rekor ini bisa bertambah di Hungarian GP yang akan datang, karena Hamilton sudah menang 8 kali di sana.</p>



<p>Penulis tidak pernah menjadi penggemar Hamilton. Namun, kemenangan yang emosional ini berhasil membuat Penulis ikut merasa senang untuk Hamilton. Tentu tak mudah bagi seorang yang terbiasa menang untuk terus melihat orang lain meraih kemenangan.</p>



<p>Meskipun rasanya sulit untuk melihat ada pembalap lain yang bisa menggusur Verstappen dari puncak klasemen pembalap, setidaknya balapan musim ini lebih seru dan menarik jika dibandingkan dengan musim 2023 kemarin yang terlalu <a href="https://whathefan.com/olahraga/siapa-bisa-hentikan-verstappen-dan-red-bull/">didominasi oleh Red Bull</a>.</p>



<p>Meskipun Verstappen telah menang 8 dari 12 balapan yang sudah digelar, hingga British GP sudah ada lima pembalap berbeda yang telah meraih kemenangan musim ini. Selain Verstappen, ada Lelcrec, Norris, Russel, dan terbaru Hamilton. Semoga saja setelah Hamilton, akan ada pembalap lain yang berhasil menjadi juara.</p>



<hr class="wp-block-separator has-alpha-channel-opacity"/>



<p>Lawang, 7 Juni 2024, terinspirasi setelah menonton British GP yang seru dan tidak membosankan</p>



<p>Foto Featured Image: <a href="https://www.mirror.co.uk/sport/formula-1/breaking-silverstone-british-gp-result-33187713">The Mirror</a> </p>



<p>Sumber Artikel:</p>



<ul class="wp-block-list">
<li><a href="https://en.wikipedia.org/wiki/List_of_Formula_One_driver_records">List of Formula One driver records &#8211; Wikipedia</a></li>



<li><a href="https://en.wikipedia.org/wiki/2024_Formula_One_World_Championship">2024 Formula One World Championship &#8211; Wikipedia</a></li>
</ul>
<p>The post <a href="https://whathefan.com/olahraga/lewis-hamilton-buktikan-bahwa-dirinya-belum-habis/">Lewis Hamilton Buktikan Bahwa Dirinya Belum Habis</a> appeared first on <a href="https://whathefan.com">whathefan</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://whathefan.com/olahraga/lewis-hamilton-buktikan-bahwa-dirinya-belum-habis/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Rezeki Gak ke Mana Ala George Russel dan Mercedes</title>
		<link>https://whathefan.com/olahraga/rezeki-gak-ke-mana-ala-george-russel-dan-mercedes/</link>
					<comments>https://whathefan.com/olahraga/rezeki-gak-ke-mana-ala-george-russel-dan-mercedes/?noamp=mobile#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Fanandi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 30 Jun 2024 15:56:33 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Olahraga]]></category>
		<category><![CDATA[F1]]></category>
		<category><![CDATA[Formula 1]]></category>
		<category><![CDATA[George Russel]]></category>
		<category><![CDATA[Lando Norris]]></category>
		<category><![CDATA[Max Verstappen]]></category>
		<category><![CDATA[Mercedes]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://whathefan.com/?p=7572</guid>

					<description><![CDATA[<p>Awalnya mengira kalau Max Verstappen akan sunmori lagi, ternyata GP Austria yang berlangsung hari ini (30/6) berlangsung dengan seru dan penuh drama. Pasalnya, pertarungan keras antara Verstappen dengan Lando Norris berakhir antiklimaks. Verstappen masih bisa melanjutkan balapan dan finis di peringkat 5, sedangkan Norris lebih apes karena harus DNF dan gagal mendapatkan poin tambahan. Menariknya, [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://whathefan.com/olahraga/rezeki-gak-ke-mana-ala-george-russel-dan-mercedes/">Rezeki Gak ke Mana Ala George Russel dan Mercedes</a> appeared first on <a href="https://whathefan.com">whathefan</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p>Awalnya mengira kalau <a href="https://whathefan.com/olahraga/siapa-bisa-hentikan-verstappen-dan-red-bull/">Max Verstappen</a> akan sunmori lagi, ternyata GP Austria yang berlangsung hari ini (30/6) berlangsung dengan seru dan penuh drama. Pasalnya, pertarungan keras antara Verstappen dengan Lando Norris berakhir antiklimaks. </p>



<p>Verstappen masih bisa melanjutkan balapan dan finis di peringkat 5, sedangkan Norris lebih apes karena harus DNF dan gagal mendapatkan poin tambahan. Menariknya, Norris berhasil menjadi Driver of the Day meski gagal menyelesaikan balapan.</p>



<p>Lantas, siapa yang <em>full </em>senyum hari ini? Tentu saja George Russel dan Mercedes, yang seakan ketiban durian runtuh dengan insiden yang menimpa Verstappen dan Norris. Russel yang berhasil mempertahankan posisi ketiga akhirnya keluar sebagai pemenang.</p>


<div class="monsterinsights-inline-popular-posts monsterinsights-inline-popular-posts-beta monsterinsights-popular-posts-styled" ><div class="monsterinsights-inline-popular-posts-image"><img decoding="async" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/10/20180609_151858-300x169.jpg" srcset=" https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/10/20180609_151858-300x169.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/10/20180609_151858-768x432.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/10/20180609_151858-1024x576.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/10/20180609_151858-356x200.jpg 356w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/10/20180609_151858.jpg 2048w " alt="Tim Transisi Gen X SWI" /></div><div class="monsterinsights-inline-popular-posts-text"><span class="monsterinsights-inline-popular-posts-label" >Trending</span><div class="monsterinsights-inline-popular-posts-post"><a class="monsterinsights-inline-popular-posts-title"  href="https://whathefan.com/pengalaman/tim-transisi-gen-x-swi/">Tim Transisi Gen X SWI</a></div></div></div><p></p>


<h2 class="wp-block-heading">Pertarungan Panas antara Vertappen dan Russel</h2>



<p>Selama 2/3 balapan, GP Austria sebenarnya terasa cukup membosankan. Jika ada peristiwa yang menarik, paling <a href="https://whathefan.com/olahraga/akhirnya-charles-lelcrec-berhasil-pecahkan-kutukan-monaco/">Charles Lelcrec</a> yang harus pit berkali-kali di awal balapan atau Pierre Gasly dan Esteban Ocon yang seperti biasa malah gelut sendiri meskipun satu tim.</p>



<p>Nah, pertarungan baru terlihat seru ketika Verstappen sedikit lambat ketika <em>pit </em>dan membuat jaraknya dengan Norris yang terus menempel di peringkat kedua jadi terpangkas. Apalagi, Verstappen terus <em>ngedumel </em>di radio karena merasa ada yang aneh dengan mobilnya.</p>



<p>Puncaknya pun terjadi pada lap ke-64 (7 lap sebelum finis). Norris yang berusaha menyalip bersenggolan karena Verstappen kurang memberikan ruang. Akibatnya, kedua mobil pun mengalami <em>puncture </em>walau masih sempat untuk masuk ke <em>pit</em>.</p>



<figure class="wp-block-embed is-type-rich is-provider-twitter wp-block-embed-twitter"><div class="wp-block-embed__wrapper">
<blockquote class="twitter-tweet" data-width="550" data-dnt="true"><p lang="in" dir="ltr">Insiden antara Lando Norris dan Max Verstappen.<br><br>Norris late braking karena melihat celah di sisi luar. Max Verstappen harus memberikannya ruang karena posisi Norris sudah sejajar lebih dari setengah mobil. <a href="https://t.co/fOUWxUMHF4">pic.twitter.com/fOUWxUMHF4</a></p>&mdash; F1 Speed Indonesia (@f1speed_indo) <a href="https://twitter.com/f1speed_indo/status/1807420562878169114?ref_src=twsrc%5Etfw">June 30, 2024</a></blockquote><script async src="https://platform.twitter.com/widgets.js" charset="utf-8"></script>
</div></figure>



<p>Akibat insiden tersebut, Verstappen juga diberi hukuman penalti 10 detik yang tidak berpengaruh ke hasil akhir karena jaraknya yang cukup jauh dengan Nico Hulkenberg di peringkat-6.</p>



<p>Saat sesi wawancara, Norris meluapkan kekecewaannya dan merasa kalau dirinya sama sekali tidak bersalah pada insiden tersebut, meskipun beberapa netizen menganggap kalau ia melakukan <em>divebombing </em>terlalu agresif.</p>



<p>Lantas, bagaimana dengan Verstappen? Ia tidak secara terang-terangan menyalahkan Norris, walau juga tidak sepenuhnya merasa bertanggung jawab atas insiden tersebut. Mungkin ia sadar diri kalau insiden tersebut lebih banyak karena salahnya.</p>



<p>Meskipun insiden tersebut membuat panas hubungan <a href="https://whathefan.com/olahraga/keegoisan-seorang-max-verstappen/">Verstappen</a> dan Norris yang selama ini cukup baik, tapi bagi penggemar tentu persaingan yang sengit seperti ini sudah lama dinantikan. Akankah tensi tinggi seperti Verstappen vs Hamilton di musim 2021 akan terulang?</p>



<h2 class="wp-block-heading">George Russel dan Mercedes Full Senyum</h2>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="683" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/06/rezeki-gak-ke-mana-george-russell-2-1024x683.jpg" alt="" class="wp-image-7575" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/06/rezeki-gak-ke-mana-george-russell-2-1024x683.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/06/rezeki-gak-ke-mana-george-russell-2-300x200.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/06/rezeki-gak-ke-mana-george-russell-2-768x512.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/06/rezeki-gak-ke-mana-george-russell-2.jpg 1080w" sizes="auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption class="wp-element-caption">Toto Wolff Full Senyum (<a href="https://twitter.com/f1speed_indo">X</a>)</figcaption></figure>



<p>Mercedes yang performanya naik turun sepanjang musim ini jelas menjadi pihak yang paling diuntungkan dengan insiden Verstappen-Norris. Russel yang sepanjang balapan berhasil mempertahankan posisinya tahu-tahu keluar sebagai juara.</p>



<p>Kejadian ini seolah membuktikan kalau sudah rezeki memang enggak akan ke mana. Untuk sekadar podium saja Mercedes sudah cukup ngos-ngosan musim ini, eh tiba-tiba dapat <em>giveaway </em>gara-gara insiden yang melibatkan dua pembalap terdepan.</p>



<p>Tentu kita tidak boleh meremehkan kemenangan yang berhasil diraih oleh Russel dan Mercedes. Bisa mempertahan posisi ke-3 tentu tidak bisa dilakukan oleh semua pembalap. Kita harus tetap memberikan apresiasi atas kemenangan tak terduga tersebut.</p>



<p>Di belakang Russel, ada Oscar Piastri yang mungkin bisa jadi pelipur lara untuk McLaren setelah DNF-nya Norris. Carlos Sainz juga berhasil naik ke podium di peringkat ketiga, yang tampaknya juga menjadi pelipur lara bagi Ferrari setelah Lelcrec tercecer di belakang.</p>



<p>Selain itu, Penulis juga perlu memberi kredit untuk Haas yang berhasil menempatkan dua pembalapnya meraih poin setelah Hulkenberg berhasil finis di peringkat 6 dengan menahan Sergio Perez dan Kevin Magnussen di peringkat 8. Semoga saja balapan selanjutnya di Inggris lebih seru dari ini!</p>



<figure class="wp-block-embed is-type-rich is-provider-twitter wp-block-embed-twitter"><div class="wp-block-embed__wrapper">
<blockquote class="twitter-tweet" data-width="550" data-dnt="true"><p lang="en" dir="ltr">OUR TOP 10 IN AUSTRIA! 👀<a href="https://twitter.com/hashtag/F1?src=hash&amp;ref_src=twsrc%5Etfw">#F1</a> <a href="https://twitter.com/hashtag/AustrianGP?src=hash&amp;ref_src=twsrc%5Etfw">#AustrianGP</a> <a href="https://t.co/wwgeehvxB7">pic.twitter.com/wwgeehvxB7</a></p>&mdash; Formula 1 (@F1) <a href="https://twitter.com/F1/status/1807437121206071350?ref_src=twsrc%5Etfw">June 30, 2024</a></blockquote><script async src="https://platform.twitter.com/widgets.js" charset="utf-8"></script>
</div></figure>



<hr class="wp-block-separator has-alpha-channel-opacity"/>



<p>Lawang, 30 Juni 2024, terinpsirasi setelah menonton GP Austria hari ini</p>



<p>Foto Featured Image: <a href="https://www.gbnews.com/sport/f1/george-russell-lando-norris-max-verstappen-crash-austria-grand-prix">GB News</a></p>
<p>The post <a href="https://whathefan.com/olahraga/rezeki-gak-ke-mana-ala-george-russel-dan-mercedes/">Rezeki Gak ke Mana Ala George Russel dan Mercedes</a> appeared first on <a href="https://whathefan.com">whathefan</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://whathefan.com/olahraga/rezeki-gak-ke-mana-ala-george-russel-dan-mercedes/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Akhirnya Charles Lelcrec Berhasil Pecahkan Kutukan Monaco</title>
		<link>https://whathefan.com/olahraga/akhirnya-charles-lelcrec-berhasil-pecahkan-kutukan-monaco/</link>
					<comments>https://whathefan.com/olahraga/akhirnya-charles-lelcrec-berhasil-pecahkan-kutukan-monaco/?noamp=mobile#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Fanandi]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 27 May 2024 14:04:34 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Olahraga]]></category>
		<category><![CDATA[Charles Lelcrec]]></category>
		<category><![CDATA[F1]]></category>
		<category><![CDATA[Formula 1]]></category>
		<category><![CDATA[GP Monaco]]></category>
		<category><![CDATA[kutukan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://whathefan.com/?p=7262</guid>

					<description><![CDATA[<p>Formula 1 (F1) musim ini terasa lebih seru dibandingkan musim kemarin yang di mana Red Bull terlalu mendominasi. Setelah kemenangan perdana Lando Norris di GP Miami, kemarin (26/5) Charles Lelcrec berhasil menang di GP Monaco untuk pertama kalinya. Dua kemenangan tersebut menjadi momentum yang menarik di F1 musim ini. Setelah sebutan &#8220;Lando NoWins&#8221; akhirnya gugur, [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://whathefan.com/olahraga/akhirnya-charles-lelcrec-berhasil-pecahkan-kutukan-monaco/">Akhirnya Charles Lelcrec Berhasil Pecahkan Kutukan Monaco</a> appeared first on <a href="https://whathefan.com">whathefan</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p>Formula 1 (F1) musim ini terasa lebih seru dibandingkan musim kemarin yang <a href="https://whathefan.com/olahraga/siapa-bisa-hentikan-verstappen-dan-red-bull/">di mana Red Bull terlalu mendominasi</a>. Setelah kemenangan perdana Lando Norris di GP Miami, kemarin (26/5) Charles Lelcrec berhasil menang di GP Monaco untuk pertama kalinya.</p>



<p>Dua kemenangan tersebut menjadi momentum yang menarik di F1 musim ini. Setelah sebutan &#8220;Lando NoWins&#8221; akhirnya gugur, kini &#8220;Lelcrec Curse&#8221; di GP Monaco pun akhirnya hilang. Tentu menarik untuk dinanti akan ada momentum apa lagi di balapan-balapan selanjutnya.</p>



<p>Namun, di balik kemenangan mengharukan yang berhasil diraih oleh Lelcrec, ada balapan yang begitu membosankan dan penurunan performa Red Bull yang diakibatkan oleh berbagai konflik internalnya. Penulis akan membahasnya pada tulisan kali ini.</p>


<div class="monsterinsights-inline-popular-posts monsterinsights-inline-popular-posts-beta monsterinsights-popular-posts-styled" ><div class="monsterinsights-inline-popular-posts-image"><img decoding="async" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2025/03/Mau-Sampai-Kapan-Kita-Dibuat-Pusing-oleh-Negara-banner-300x169.jpg" srcset=" https://whathefan.com/wp-content/uploads/2025/03/Mau-Sampai-Kapan-Kita-Dibuat-Pusing-oleh-Negara-banner-300x169.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2025/03/Mau-Sampai-Kapan-Kita-Dibuat-Pusing-oleh-Negara-banner-1024x576.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2025/03/Mau-Sampai-Kapan-Kita-Dibuat-Pusing-oleh-Negara-banner-768x432.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2025/03/Mau-Sampai-Kapan-Kita-Dibuat-Pusing-oleh-Negara-banner.jpg 1200w " alt="Mau Sampai Kapan Kita Dibuat Pusing oleh Negara?" /></div><div class="monsterinsights-inline-popular-posts-text"><span class="monsterinsights-inline-popular-posts-label" >Trending</span><div class="monsterinsights-inline-popular-posts-post"><a class="monsterinsights-inline-popular-posts-title"  href="https://whathefan.com/politik-negara/mau-sampai-kapan-kita-dibuat-pusing-oleh-negara/">Mau Sampai Kapan Kita Dibuat Pusing oleh Negara?</a></div></div></div><p></p>


<h2 class="wp-block-heading">Kemenangan Perdana Lelcrec di Balapan Monaco yang Membosankan</h2>



<figure class="wp-block-embed is-type-video is-provider-youtube wp-block-embed-youtube wp-embed-aspect-16-9 wp-has-aspect-ratio"><div class="wp-block-embed__wrapper">
<iframe loading="lazy" title="Race Highlights | Formula 1 Monaco Grand Prix 2024" width="740" height="416" src="https://www.youtube.com/embed/WmgJywUm_bw?feature=oembed" frameborder="0" allow="accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture; web-share" referrerpolicy="strict-origin-when-cross-origin" allowfullscreen></iframe>
</div></figure>



<p>Balapan GP Monaco beberapa tahun terakhir selalu meninggalkan kesan membosankan. Pasalnya, lebar sirkuit yang sempit sudah tak sebanding dengan mobil F1 yang makin besar. Alhasil, <em>overtake </em>pun menjadi sulit dilakukan oleh para pembalap.</p>



<p>Hal tersebut juga kembali terbukti di edisi tahun ini, kecuali di lap pertama saja yang memiliki banyak insiden. Sergio Perez harus mengalami insiden hebat dengan dua pembalap Haas, sehingga balapan harus dihentikan cukup lama karena banyaknya serpihan di sirkuit.</p>



<p>Tidak hanya itu, masih ada dua insiden yang terjadi di lap pertama, yakni Carloz Sainz Jr. yang mengalami <em>lock up </em>dan tabrakan sesama pembalap Alpine yang menyebabkan Esteban Ocon juga harus rehat lebih awal di balapan ini.</p>



<p>Ketika balapan kembali dimulai sekitar pukul 20:44 WIB, praktis penonton disuguhi balapan yang monoton karena hampir semua pembalap menggunakan pit gratis ketika Red Flag di awal balapan, sehingga tidak ada lagi tim yang pit di sisa lap.</p>



<p>Bahkan, ada yang beranggapan bahwa balapan GP Monaco kemarin hanyalah <em>formation lap </em>sebanyak 78 lap saja, karena susunan pembalap dari awal tidak banyak yang berubah hingga finis. Apalah arti balap F1 tanpa adanya aksi <em>overtake </em>yang mendebarkan?</p>



<p>Untungnya, pembalap asli Monaco Charles Lelcrec berhasil menjadi juara setelah sejak tahun 2017 kerap mengalami ketidakberuntungan di sirkuit ini. Bahkan, ia dianggap kena kutukan karena kerap tidak finis atau mengalami kesalahan strategi ketika balapan di sirkuit ini.</p>



<p>Padahal, sebelumnya Lelcrec telah dua kali berhasil meraih <em>pole position</em>, di mana peluang untuk menang jika <em>start </em>dari <em>grid </em>depan sangatlah besar. Baru di musim inilah ia berhasil mengonversi <em>pole position </em>tersebut menjadi kemenangan. </p>



<p>Kemenangan Lelcrec menjadi lebih istimewa jika mendengar cerita masa lalunya, di mana ia terpaksa berbohong kepada ayahnya yang telah mendekati ajal kalau ia telah berhasil mendapatkan kursi di F1 di tahun 2017.</p>



<p><em>White lie </em>tersebut ia lakukan untuk menyenangkan ayahnya, yang sebenarnya tidak salah karena di tahun 2018 ia akhirnya berhasil debut bersama Alfa Romeo (sekarang Kick sauber). Akan tetapi, butuh 6 tahun untuk akhirnya bisa juara di rumah sendiri.</p>



<h2 class="wp-block-heading">Red Bull yang Sedang Tidak Baik-baik Saja</h2>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="683" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/05/charles-lelcrec-monaco-gp-1024x683.jpg" alt="" class="wp-image-7264" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/05/charles-lelcrec-monaco-gp-1024x683.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/05/charles-lelcrec-monaco-gp-300x200.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/05/charles-lelcrec-monaco-gp-768x512.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/05/charles-lelcrec-monaco-gp.jpg 1080w" sizes="auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption class="wp-element-caption">Representasi Kondisi Red Bull Saat Ini? (<a href="https://www.f1oversteer.com/news/martin-brundle-shares-who-he-thinks-was-at-fault-for-sergio-perez-crash-at-monaco-grand-prix/">F1 Oversteer</a>)</figcaption></figure>



<p>Kemenangan Lelcrec di GP Monaco juga turut &#8220;dibantu&#8221; dengan berbagai masalah yang menimpa Red Bull sebagai pemimpin klasemen konstruktor sementara. Mulai dari <em>free practice</em>, mobil Red Bull terlihat berbeda dari biasanya.</p>



<p>Di babak kualifikasi, Perez bahkan harus tereliminasi sejak Q1 dan <em>start </em>dari posisi belakang. Ini yang membuatnya harus berkutat dengan dua pembalap Haas dan ujungnya membuat ia mengalami kecelakaan dan harus mengakhiri balapan lebih cepat.</p>



<p>Max Verstappen sendiri seolah terkunci di belakang George Russel dari Mercedes. Padahal, Russel menggunakan ban medium lebih dari 70 lap, ketika Verstappen sempat melakukan pit agar memiliki ban yang lebih <em>fresh</em>. Namun, tetap saja ia tak mampu menyalip Russel.</p>



<p>Meskipun di GP Imola Verstappen dan Red Bull berhasil menang, tak bisa dipungkiri kalau tim yang dibuat oleh <a href="https://whathefan.com/olahraga/dietrich-mateschitsz-red-bull-dan-legasi-formula-1-yang-ditinggalkan/">Dietrich Mateschitsz</a> ini sedang ada banyak masalah. Tidak hanya masalah teknis, masalah internal tim pun sedang banyak dibicarakan.</p>



<p>Pertama, ada skandal pelecehan seksual yang menimpa Christian Horner sebagai Team Principal dan CEO. Lalu, Adrian Newey sebagai Chief Technical Officer (CTO) juga akan angkat kaki dari tim setelah bertahun-tahun berkontribusi besar untuk pengembangan mobil tim.</p>



<p>Penasehat Red Bull, Helmut Marko, juga disebut akan angkat kaki dari tim. Rumor pun makin berkembang luas dengan Verstappen disebut juga akan ikut pergi dan kemungkinan besar akan bergabung dengan Mercedes untuk menggantikan Lewis Hamilton yang hijrah ke Ferrari.</p>



<p>Berbagai permasalahan non-teknis ini jelas memengaruhi performa tim secara keseluruhan. Bagi penggemar F1, ini mungkin bisa justru menjadi kabar baik karena kita bisa menonton F1 yang lebih seru dan tidak didominasi oleh satu tim saja.</p>



<p>Dalam klasemen konstruktor sementara, kita bisa melihat kalau selisih poin antara Red Bull dan Ferrari hanya berjarak 23 poin. Jadi, meskipun kemungkinan besar Verstappen akan juara lagi, setidaknya persaingan konstruktor akan lebih sengit.</p>



<figure class="wp-block-embed is-type-rich is-provider-twitter wp-block-embed-twitter"><div class="wp-block-embed__wrapper">
<blockquote class="twitter-tweet" data-width="550" data-dnt="true"><p lang="en" dir="ltr">TEAM STANDINGS AFTER 8 ROUNDS 📊<br><br>Ferrari move to within striking distance of Red Bull <a href="https://twitter.com/hashtag/F1?src=hash&amp;ref_src=twsrc%5Etfw">#F1</a> <a href="https://twitter.com/hashtag/MonacoGP?src=hash&amp;ref_src=twsrc%5Etfw">#MonacoGP</a> <a href="https://t.co/h95DcLXdPb">pic.twitter.com/h95DcLXdPb</a></p>&mdash; Formula 1 (@F1) <a href="https://twitter.com/F1/status/1794822816212132106?ref_src=twsrc%5Etfw">May 26, 2024</a></blockquote><script async src="https://platform.twitter.com/widgets.js" charset="utf-8"></script>
</div></figure>



<p>Hingga GP Monaco, sudah ada tiga pembalap selain Verstappen yang telah berhasil menjadi juara. Semoga saja di balapan-balapan selanjutnya, akan ada juara-juara baru yang membuat F1 musim ini menjadi lebih seru.</p>



<hr class="wp-block-separator has-alpha-channel-opacity"/>



<p>Lawang, 27 Mei 2024, teinspirasi setelah kemenangan Charles Lelcrec di GP Monaco</p>



<p>Foto Featured Image: <a href="https://www.formula1.com/en/latest/article/leclerc-overjoyed-with-breakthrough-monaco-win-as-he-says-previous-heartache.6aEgxXMtsAMt7UJFkU2GH0">Formula 1</a></p>
<p>The post <a href="https://whathefan.com/olahraga/akhirnya-charles-lelcrec-berhasil-pecahkan-kutukan-monaco/">Akhirnya Charles Lelcrec Berhasil Pecahkan Kutukan Monaco</a> appeared first on <a href="https://whathefan.com">whathefan</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://whathefan.com/olahraga/akhirnya-charles-lelcrec-berhasil-pecahkan-kutukan-monaco/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>(Bapak) Lu Punya Tim F1, Lu Punya Kuasa</title>
		<link>https://whathefan.com/olahraga/bapak-lu-punya-tim-f1-lu-punya-kuasa/</link>
					<comments>https://whathefan.com/olahraga/bapak-lu-punya-tim-f1-lu-punya-kuasa/?noamp=mobile#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Fanandi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 17 Sep 2023 16:59:47 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Olahraga]]></category>
		<category><![CDATA[Aston Martin]]></category>
		<category><![CDATA[F1]]></category>
		<category><![CDATA[Formula 1]]></category>
		<category><![CDATA[Lance Stroll]]></category>
		<category><![CDATA[Lawrence Stroll]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://whathefan.com/?p=6841</guid>

					<description><![CDATA[<p>Musim Formula 1 (F1) di musim 2023 memang terkesan membosankan karena dominasi Max Verstappen dan Red Bull yang luar biasa. Mau tidak mau publik pun teringat era Lewis Hamilton bersama Mercedes maupun Michael Schumacher dengan Ferrari. Selain Verstappen yang baru meraih rekor fantastis dengan mencatatkan 10 kemenangan beruntun, Red Bull pun masih menyapu bersih semua [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://whathefan.com/olahraga/bapak-lu-punya-tim-f1-lu-punya-kuasa/">(Bapak) Lu Punya Tim F1, Lu Punya Kuasa</a> appeared first on <a href="https://whathefan.com">whathefan</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p>Musim Formula 1 (F1) di musim 2023 memang terkesan membosankan karena <a href="https://whathefan.com/olahraga/siapa-bisa-hentikan-verstappen-dan-red-bull/">dominasi Max Verstappen dan Red Bull yang luar biasa</a>. Mau tidak mau publik pun teringat era Lewis Hamilton bersama Mercedes maupun <a href="https://whathefan.com/olahraga/idola-bernama-michael-schumacher/">Michael Schumacher</a> dengan Ferrari.</p>



<p>Selain Verstappen yang baru meraih rekor fantastis dengan mencatatkan 10 kemenangan beruntun, Red Bull pun masih menyapu bersih semua kemenangan di musim ini sebelum akhirnya terputus di GP Singapura, di mana Verstappen hanya berhasil <em>finish </em>di posisi 5.</p>



<p>Oleh karena itu, tak heran jika penggemar F1 lebih memilih untuk mengalihkan fokusnya kepada siapa yang juara ketiga di klasemen pembalap (karena tampaknya Sergio Perez sudah pasti akan juara dua) dan tim mana yang akan juara dua di klasemen konstruktor.</p>



<blockquote class="wp-block-quote is-layout-flow wp-block-quote-is-layout-flow">
<p><mark style="background-color:rgba(0, 0, 0, 0);color:#9e0b0f" class="has-inline-color">BACA JUGA: <a href="https://whathefan.com/olahraga/ketika-messi-memporak-porandakan-amerika-serikat/"><a href="https://whathefan.com/olahraga/siapa-bisa-hentikan-verstappen-dan-red-bull/">Siapa Bisa Hentikan Verstappen dan Red Bull? &#8211; Whathefan!</a></a></mark></p>
</blockquote>



<h2 class="wp-block-heading">Klasemen Sementara Pembalap dan Konstruktor F1</h2>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="683" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2023/09/bapak-lu-punya-tim-f1-lu-punya-kuasa-1-1024x683.jpg" alt="" class="wp-image-6846" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2023/09/bapak-lu-punya-tim-f1-lu-punya-kuasa-1-1024x683.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2023/09/bapak-lu-punya-tim-f1-lu-punya-kuasa-1-300x200.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2023/09/bapak-lu-punya-tim-f1-lu-punya-kuasa-1-768x512.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2023/09/bapak-lu-punya-tim-f1-lu-punya-kuasa-1.jpg 1080w" sizes="auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption class="wp-element-caption">Alonso Masih di Papan Atas (<a href="https://www.formula1.com/en/latest/article.after-4-podiums-we-obviously-want-more-says-alonso-after-taking-p3-in-miami.3wNvOOfui7wiSzmv0KW4kF.html">F1</a>)</figcaption></figure>



<p>Untuk klasemen pembalap, saat ini posisi ketiga sedang dipegang oleh <strong>Lewis Hamilton </strong>dengan 180 poin. Ia menyalip <strong>Fernando Alonso</strong> (170 poin) dari Aston Martin yang mengalami nasib kurang beruntung pada GP Singapura dengan <em>finish </em>di posisi terakhir.</p>



<p><strong>Carlos Sainz Jr. </strong>dari Ferrari pun semakin mendekati posisi Alonso setelah berhasil memenangkan GP Singapura dengan penampilannya yang luar biasa. Pembalap asal Spanyol tersebut telah mengumpulkan 142 poin.&nbsp;</p>



<p>Untuk klasemen konstruktor, di bawah Red Bull ada <strong>Mercedes </strong>(289 poin), <strong>Ferrari </strong>(265 poin), dan <strong>Aston Martin </strong>(217 poin). Menariknya, Aston Martin baru saja lengser dari peringkat tiga karena duo Ferrari berhasil mengumpulkan poin lebih banyak di GP Italia kemarin.</p>



<p>Selain itu, Aston Martin juga tampil buruk di GP Singapura setelah Alonso dan rekan setimnya, Lance Stroll, gagal mendulang satu poin pun. Bahkan, Stroll tidak ikut balapan setelah mengalami kecelakaan yang lumayan hebat saat kualifikasi.</p>



<p>Padahal, di awal musim Aston Martin bisa tampil begitu trengginas berkat performa <em>epic </em>Alonso yang berkali-kali berhasil meraih podium. Sayangnya, memasuki pertengahan musim mobil Aston Martin mengalami penurunan yang cukup terlihat.</p>



<h2 class="wp-block-heading">Performa Pembalap Aston Martin yang Cukup Jomplang</h2>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="683" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2023/09/bapak-lu-punya-tim-f1-lu-punya-kuasa-2-1024x683.jpg" alt="" class="wp-image-6847" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2023/09/bapak-lu-punya-tim-f1-lu-punya-kuasa-2-1024x683.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2023/09/bapak-lu-punya-tim-f1-lu-punya-kuasa-2-300x200.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2023/09/bapak-lu-punya-tim-f1-lu-punya-kuasa-2-768x512.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2023/09/bapak-lu-punya-tim-f1-lu-punya-kuasa-2.jpg 1080w" sizes="auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption class="wp-element-caption">Lance Stroll (Kiri) dan Alonso (<a href="https://www.skysports.com/f1/news/12433/12874222/aston-martin-fernando-alonso-praises-very-smart-lance-stroll-for-not-targeting-him-like-former-team-mate">Sky Sports</a>)</figcaption></figure>



<p>Mobil Aston Martin memang terlihat garang di awal musim, di mana Alonso kerap meraih podium di belakang mobil Red Bull. Namun, performa tersebut seolah memudar. Untuk sekadar bersaing di papan tengah pun Aston Martin tampak kesulitan.</p>



<p>Oleh karena itu, tak heran jika Aston Martin yang sempat berada di posisi kedua klasemen konstruktor harus turun hingga ke peringkat 4. Namun, sebenarnya permasalahan utama Aston Martin adalah <em>jomplang</em>-nya performa Alonso dengan pembalap satunya, <strong>Lance Stroll</strong>. </p>



<p>Bagaimana tidak, sampai di GP Singapura kemarin, Stroll baru mengumpulkan 47 poin atau <strong>selisih 123 poin dari Alonso</strong>. Jumlah tersebut adalah yang jarak poin rekan satu tim terlebar setelah Red Bull, yang bisa dimaklumi karena Verstappen terus meraih kemenangan.</p>



<p>Stroll di awal musim sebenarnya tampil cukup baik, mengingat dirinya mengalami cedera di beberapa balapan. Namun, justru setelah cederanya sembuh, penampilannya terjun bebas dan sangat kebanting dengan performa Alonso.</p>



<p>Jika ada pembalap yang penampilannya buruk, biasanya akan diganti dengan pembalap lain yang lebih menjanjikan. Contoh paling dengan adalah Nick De Vries dari tim Alpha Tauri yang digantikan oleh Daniel Ricciardo di tengah musim.</p>



<p>Masalahnya, tampaknya hal tersebut akan sulit terjadi di Aston Martin, mengingat pemilik tim tersebut, <strong>Lawrence Stroll</strong>, merupakan ayah kandung dari Lance Stroll. Apakah seorang ayah akan tega menendang anaknya sendiri demi kebaikan tim?</p>



<h2 class="wp-block-heading">Akankah Lance Stroll akan Terus Aman?</h2>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="683" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2023/09/bapak-lu-punya-tim-f1-lu-punya-kuasa-3-1024x683.jpg" alt="" class="wp-image-6848" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2023/09/bapak-lu-punya-tim-f1-lu-punya-kuasa-3-1024x683.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2023/09/bapak-lu-punya-tim-f1-lu-punya-kuasa-3-300x200.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2023/09/bapak-lu-punya-tim-f1-lu-punya-kuasa-3-768x512.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2023/09/bapak-lu-punya-tim-f1-lu-punya-kuasa-3.jpg 1080w" sizes="auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption class="wp-element-caption">Lawrence Stroll (<a href="https://www.planetf1.com/news/lawrence-stroll-net-worth-car-collection-aston-martin/">PlanetF1</a>)</figcaption></figure>



<p>Aston Martin memiliki sejarah yang sebenarnya belum terlalu panjang di F1. Selain pernah berkompetisi sebentar di akhir tahun 50-an, mereka juga pernah menjadi sponsor untuk tim Red Bull di tahun 2016 hingga 2020 sebelum akhirnya menjadi tim sendiri. </p>



<p>Semenjak dimiliki oleh Lawrence Stroll, Aston Martin memang terlihat begitu ambisius untuk bisa menjadi tim F1 yang top. Gelontoran dana yang dikeluarkan selama ini mulai menampakkan hasilnya dengan banyaknya raihan podium musim ini.</p>



<p>Pada musim 2026 yang akan datang, Aston Martin telah menandatangani kontrak dengan Honda, mesin di balik kesuksesan Red Bull menjadi begitu tangguh selama beberapa tahun terakhir. Tentu kita jadi menaruh asa yang besar terhadap tim yang satu ini.</p>



<p>Untuk membantu pengembangan tim, Aston Martin juga merekrut pembalap-pembalap veteran yang mampu memberikan masukan. Setelah merekrut Sebastian Vettel di tahun 2020, tim ini pun merekrut Alonso setelah <a href="https://whathefan.com/olahraga/sebastian-vettel-the-inspector-yang-dicintai-penggemar-f1/">Vettel memutuskan untuk pensiun dari F1</a>.</p>



<p>Dengan ambisinya yang begitu besar, banyak penggemar yang berharap kalau Lawrence Stroll bisa bersikap tegas dengan <strong>menendang Lance Stroll yang kurang <em>perform</em></strong>. Bahkan, ada yang berharap kalau Vettel mau <em>comeback </em>untuk menggantikan Stroll.</p>



<p>Lance Stroll memang bukan pembalap yang buruk. Ia telah meraih podium dan dalam beberapa kali kesempatan mampu menunjukkan <em>skill </em>balapannya yang luar biasa. Stroll juga kerap memberikan masukan yang tidak kalah berbobot dari pembalap senior.</p>



<p>Namun, memang harus diakui kalau musim ini bukan musim yang baik untuknya. Kecelakaan yang ia alami di GP Singapura hingga membuatnya absen seolah menjadi penegas hal tersebut. Entah kapan Stroll bisa bangkit dan bisa menyumbang poin lebih banyak untuk tim.</p>



<p>Untuk informasi, durasi kontrak yang dimiliki Stroll tidak diketahui, sehingga bisa saja ia mendapatkan kontrak seumur hidup. Selama bapaknya masih menjadi pemilik tim, tampaknya Stroll akan masih punya &#8220;kuasa&#8221; untuk tetap bertahan di F1.</p>



<hr class="wp-block-separator has-alpha-channel-opacity"/>



<p>Sumber Featured Image: <a href="https://wwos.nine.com.au/motorsport/f1-news-2023-lawrence-strolls-staggering-request-as-monster-investment-in-aston-martin-revealed/a925b473-2adf-4e12-912b-ed68d75f3519">Wide World of Sports &#8211; Nine</a></p>
<p>The post <a href="https://whathefan.com/olahraga/bapak-lu-punya-tim-f1-lu-punya-kuasa/">(Bapak) Lu Punya Tim F1, Lu Punya Kuasa</a> appeared first on <a href="https://whathefan.com">whathefan</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://whathefan.com/olahraga/bapak-lu-punya-tim-f1-lu-punya-kuasa/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Siapa Bisa Hentikan Verstappen dan Red Bull?</title>
		<link>https://whathefan.com/olahraga/siapa-bisa-hentikan-verstappen-dan-red-bull/</link>
					<comments>https://whathefan.com/olahraga/siapa-bisa-hentikan-verstappen-dan-red-bull/?noamp=mobile#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Fanandi]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 02 Aug 2023 14:19:03 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Olahraga]]></category>
		<category><![CDATA[balapan]]></category>
		<category><![CDATA[dominasi]]></category>
		<category><![CDATA[F1]]></category>
		<category><![CDATA[Formula 1]]></category>
		<category><![CDATA[Max Verstappen]]></category>
		<category><![CDATA[Red Bull]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://whathefan.com/?p=6735</guid>

					<description><![CDATA[<p>Ketika memutuskan untuk mengikuti Formula 1 (F1) lagi, salah satu alasannya adalah karena terhentinya dominasi Lewis Hamilton bersama Mercedes di tangan Max Vertappen dan Red Bull pada tahun 2021. Apalagi, caranya pun begitu dramatis dan kontroversial. Memasuki musim 2022, Verstappen dan Red Bull seolah mempertegas kalau era dominasi Mercedes telah berakhir. Bahkan, rival terkuat mereka [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://whathefan.com/olahraga/siapa-bisa-hentikan-verstappen-dan-red-bull/">Siapa Bisa Hentikan Verstappen dan Red Bull?</a> appeared first on <a href="https://whathefan.com">whathefan</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p>Ketika memutuskan <a href="https://whathefan.com/olahraga/kenapa-saya-suka-formula-1/">untuk mengikuti Formula 1 (F1)</a> lagi, salah satu alasannya adalah karena terhentinya dominasi Lewis Hamilton bersama Mercedes di tangan <a href="https://whathefan.com/olahraga/keegoisan-seorang-max-verstappen/">Max Vertappen</a> dan Red Bull pada tahun 2021. Apalagi, caranya pun begitu dramatis dan kontroversial.</p>



<p>Memasuki musim 2022, Verstappen dan Red Bull seolah mempertegas kalau era dominasi Mercedes telah berakhir. Bahkan, rival terkuat mereka beralih menjadi Ferrari, yang tampil cukup impresif di awal musim, walau ujung-ujungnya kerap membadut.</p>



<p>Nah, di musim 2023 yang sedang berlangsung sekarang, ketakutan penggemar F1 (termasuk Penulis) kembali muncul: <strong>terlalu dominannya satu pembalap yang membuat balapan menjadi membosankan</strong>. </p>


<div class="monsterinsights-inline-popular-posts monsterinsights-inline-popular-posts-beta monsterinsights-popular-posts-styled" ><div class="monsterinsights-inline-popular-posts-image"><img decoding="async" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2021/01/jam-malam-corona-banner-300x150.jpg" srcset=" https://whathefan.com/wp-content/uploads/2021/01/jam-malam-corona-banner-300x150.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2021/01/jam-malam-corona-banner-1024x512.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2021/01/jam-malam-corona-banner-768x384.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2021/01/jam-malam-corona-banner.jpg 1280w " alt="Jam Malam Corona" /></div><div class="monsterinsights-inline-popular-posts-text"><span class="monsterinsights-inline-popular-posts-label" >Trending</span><div class="monsterinsights-inline-popular-posts-post"><a class="monsterinsights-inline-popular-posts-title"  href="https://whathefan.com/politik-negara/jam-malam-corona/">Jam Malam Corona</a></div></div></div><p></p>


<h2 class="wp-block-heading">Betapa Perkasanya Verstappen dan Red Bull</h2>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="528" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2023/08/Screenshot_20230802_213033_Edge-1024x528.jpg" alt="" class="wp-image-6738" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2023/08/Screenshot_20230802_213033_Edge-1024x528.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2023/08/Screenshot_20230802_213033_Edge-300x155.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2023/08/Screenshot_20230802_213033_Edge-768x396.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2023/08/Screenshot_20230802_213033_Edge-1536x791.jpg 1536w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2023/08/Screenshot_20230802_213033_Edge-2048x1055.jpg 2048w" sizes="auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption class="wp-element-caption">Rentetan Kemenangan Red Bull (<a href="https://www.formula1.com/en/results.html">F1</a>)</figcaption></figure>



<p>Dari statistik saja sudah sangat terlihat bagaimana dominannya Verstappen dan Red Bull di musim ini. Dari 12 balapan yang sudah digelar, semuanya dimenangkan oleh <a href="https://whathefan.com/olahraga/dietrich-mateschitsz-red-bull-dan-legasi-formula-1-yang-ditinggalkan/">Red Bull</a>. Verstappen berhasil memenangkan 10 di antaranya, sisanya dimenangkan oleh Sergio Perez.</p>



<p>Catatan ini semakin impresif karena Verstappen baru saja mencatatkan <strong>kemenangan 8 beruntun </strong>di GP Belgia kemarin. Ia hanya tertinggal 1 kemenangan lagi untuk bisa menyamai rekor <a href="https://whathefan.com/olahraga/sebastian-vettel-the-inspector-yang-dicintai-penggemar-f1/">Sebastian Vettel</a> di musim 2013.</p>



<p>Bahkan di era dominasi Hamilton, ia hanya bisa mencatatkan paling maksimal 5 kemenangan beruntun di musim 2014. <a href="https://whathefan.com/olahraga/idola-bernama-michael-schumacher/">Michael Schumacher</a>? Paling mentok mencatatkan 7 kemenangan beruntun yang berhasil ia lakukan pada musim 2004.</p>



<p>Masih ada rekor lain yang bisa dipecahkan oleh Verstappen, yakni <em>podium streak</em>. Saat ini, Verstappen telah mengantongi <strong>13 <em>podium streak</em></strong>. Ia masih tertinggal cukup jauh dari rekor Schumacher dengan 19 <em>podium streak</em>. Namun, rasanya rekor ini juga masih bisa dikejar.</p>



<p>Dari sisi Red Bull, mereka pun sedang mengejar rekor sebagai tim dengan kemenangan terbanyak di satu musim. Saat ini, rekornya masih dipegang oleh Mercedes yang meraih 19 kemenangan dari 21 balapan pada musim 2016 (setara 90,5%).</p>



<p>Saat ini, Red Bull telah<strong> memenangkan 12 balapan</strong> dari total 23 balapan di musim ini. Mengingat jumlah balapannya lebih banyak dari musim-musim sebelumnya, jelas Red Bull memiliki peluang untuk memecahkan rekor Mercedes.</p>



<p>Rekor ini tampaknya akan terpecahkan, mengingat Verstappen dan Red Bull seolah menjadi duo paling sempurna di musim ini. Red Bull memiliki mobil paling <em>powerful </em>dan <em>reliable</em>, sedangkan Verstappen sudah semakin matang dan hampir tak pernah melakukan kesalahan.</p>



<p>Mengingat F1 sekarang memberlakukan <em>engine freeze </em>hingga musim 2025, tampaknya dominasi Verstappen dan Red Bull masih akan berlanjut hingga musim selanjutnya. Barulah setelah regulasi baru, kita akan melihat persaingan yang lebih kompetitif. Semoga.</p>



<h2 class="wp-block-heading">Siapa Bisa Hentikan Verstappen dan Red Bull?</h2>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="683" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2023/08/siapa-bisa-hentikan-verstappen-dan-red-bull-1-1024x683.jpg" alt="" class="wp-image-6741" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2023/08/siapa-bisa-hentikan-verstappen-dan-red-bull-1-1024x683.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2023/08/siapa-bisa-hentikan-verstappen-dan-red-bull-1-300x200.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2023/08/siapa-bisa-hentikan-verstappen-dan-red-bull-1-768x512.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2023/08/siapa-bisa-hentikan-verstappen-dan-red-bull-1.jpg 1080w" sizes="auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption class="wp-element-caption">Terlalu Tangguh Musim Ini (<a href="https://www.planetf1.com/news/f1-results-2023-belgian-grand-prix/">PlanetF1</a>)</figcaption></figure>



<p>Melihat performa tim lain di musim ini, tampaknya memang tidak ada tim-tim lain yang bisa menyaingi Verstappen dan Red Bull. Bahkan, Perez yang rekan setim Verstappen pun justru mengalami penurunan performa belakangan ini.</p>



<p>Kita kesampingkan tim-tim papan bawah sepertil AlphaTauri, Alfa Romeo, Haas, dan Williams. Boro-boro menyaingi Red Bull, untuk bisa lolos Q1 atau masuk ke 10 besar pun butuh perjuangan yang luar biasa.</p>



<p>Tim papan tengah seperti McLaren dan Alpine pun bisa dibilang hanya mampu membuat kejutan sesekali, seperti ketika Lando Norris berhasil naik ke podium dan Oscar Piastri berhasil menjadi <em>runner-up </em>di F1 Sprint di GP Belgia kemarin.</p>



<p>Bisa dibilang persaingan yang paling menarik untuk saat ini adalah persaingan untuk memperebutkan posisi kedua di klasemen konstruktor. Saat ini, Mercedes berada di posisi kedua, disusul Aston Martin dan Ferrari. Namun, jarak mereka tidak terlalu jauh.</p>



<p>Bagaimana dengan klasemen pembalap? Verstappen jelas sangat nyaman di posisi pertama, apalagi jaraknya dengan Perez yang ada di posisi kedua lebih dari 100 poin. Padahal, kedua pembalap menggunakan mobil yang sama.</p>



<p><a href="https://whathefan.com/olahraga/banteng-tua-menyeruduk-di-awal-musim/">Fernando Alonso yang menggila di awal musim</a> pun mulai meredup, sehingga selisih poinnya dengan Hamilton hanya tinggal 1 poin saja. Di belakang mereka secara berurutan adalah Charles Lecrec, George Russel, dan Carlos Sainz.</p>



<p>Dengan kata lain, tampaknya <strong>tidak ada tim maupun pembalap yang akan mampu menghentikan laju Verstappen dan Red Bull</strong>. Harus diakui, performa mereka musim ini benar-benar luar biasa, sehingga rasanya balapan tersisa hanya formalitas semata.</p>



<hr class="wp-block-separator has-alpha-channel-opacity"/>



<p>Lawang, 2 Agustus 2023, terinspirasi setelah melihat superiornya Max Verstappen bersama Red Bull di musim ini</p>



<p>Foto Featured Image: <a href="https://www.motorsport.com/f1/news/belgian-gp-verstappen-red-bull-win-perez/10359591/">Motorsport</a></p>



<p>Sumber Artikel:</p>



<ul class="wp-block-list">
<li><a href="https://www.formula1.com/en/results.html">F1</a></li>



<li><a href="https://www.sportingnews.com/uk/formula-1/news/driver-most-consecutive-race-wins-f1-history-record/w7a9obqldvsxigv0hr2dt8uz">Sporting News</a></li>



<li><a href="https://en.wikipedia.org/wiki/List_of_Formula_One_constructor_records">Wikipedia</a></li>
</ul>
<p>The post <a href="https://whathefan.com/olahraga/siapa-bisa-hentikan-verstappen-dan-red-bull/">Siapa Bisa Hentikan Verstappen dan Red Bull?</a> appeared first on <a href="https://whathefan.com">whathefan</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://whathefan.com/olahraga/siapa-bisa-hentikan-verstappen-dan-red-bull/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Banteng Tua Menyeruduk di Awal Musim</title>
		<link>https://whathefan.com/olahraga/banteng-tua-menyeruduk-di-awal-musim/</link>
					<comments>https://whathefan.com/olahraga/banteng-tua-menyeruduk-di-awal-musim/?noamp=mobile#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Fanandi]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 06 Mar 2023 11:28:47 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Olahraga]]></category>
		<category><![CDATA[Aston Martin]]></category>
		<category><![CDATA[F1]]></category>
		<category><![CDATA[Fernando Alonso]]></category>
		<category><![CDATA[Formula 1]]></category>
		<category><![CDATA[podium]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://whathefan.com/?p=6385</guid>

					<description><![CDATA[<p>Formula 1 (F1) resmi kembali, setelah Bahrain GP resmi berlangsung pada hari Minggu (5/3). Meskipun Max Vertappen dan Red Bull sangat mendominasi balapan ini, ada satu hal yang sangat menyenangkan bagi penggemar FI: Fernando Alonso raih podium! Yup, setelah pensiunnya Kimi Raikkonen dan Sebastian Vettel, praktis senior di F1 tinggal Alonso (Lewis Hamilton juga bisa [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://whathefan.com/olahraga/banteng-tua-menyeruduk-di-awal-musim/">Banteng Tua Menyeruduk di Awal Musim</a> appeared first on <a href="https://whathefan.com">whathefan</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><a href="https://whathefan.com/olahraga/kenapa-saya-suka-formula-1/">Formula 1 (F1)</a> resmi kembali, setelah Bahrain GP resmi berlangsung pada hari Minggu (5/3). Meskipun Max Vertappen dan Red Bull sangat mendominasi balapan ini, ada satu hal yang sangat menyenangkan bagi penggemar FI: Fernando Alonso raih podium!</p>



<p>Yup, setelah pensiunnya <a href="https://whathefan.com/olahraga/kimi-raikkonen-the-iceman-yang-akan-dirindukan/">Kimi Raikkonen</a> dan Sebastian Vettel, praktis senior di F1 tinggal Alonso (Lewis Hamilton juga bisa dihitung). Penggemar F1 rata-rata menjadi bahagia jika pembalap senior, yang sudah lama tidak naik podium, bisa kembali naik podium.</p>



<p>Apalagi, ini adalah podium perdana di debutnya bersama tim barunya, Aston Martin. Tentu ini akan menjadi awal yang baik bagi tim dan Alonso untuk mengarungi musim 2023. Sang banteng tua menyeruduk di awal musim untuk membuktikan dirinya belum habis.</p>





<h2 class="wp-block-heading">Kilas Balik ke Pertengahan Musim 2022</h2>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="683" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2023/03/banteng-tua-menyeruduk-di-awal-musim-1-1024x683.jpg" alt="" class="wp-image-6388" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2023/03/banteng-tua-menyeruduk-di-awal-musim-1-1024x683.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2023/03/banteng-tua-menyeruduk-di-awal-musim-1-300x200.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2023/03/banteng-tua-menyeruduk-di-awal-musim-1-768x512.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2023/03/banteng-tua-menyeruduk-di-awal-musim-1.jpg 1080w" sizes="auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption>Berawal dari Pensiunnya Vettel (YouTube)</figcaption></figure>



<p>Penggemar F1 pasti ingat kalau pertengahan musim kemarin ada banyak sekali drama yang terjadi dan punya efek domino. Semua berawal dari <a href="https://whathefan.com/olahraga/sebastian-vettel-the-inspector-yang-dicintai-penggemar-f1/">keputusan pensiun dari Sebastian Vettel</a> yang bisa dibilang mendadak dari F1.</p>



<p>Aston Martin pun langung <em>gercep </em>untuk mencari penggantinya. Kebetulan, kontrak Fernando Alonso bersama Alpine habis dan belum ada tawaran perpanjangan kontrak. Aston Martin pun <em>sat set sat set </em>dan Alonso pun menerima tawaran tersebut.</p>



<p>Lucunya, Alpine dengan <em>pede</em>-nya langsung mengumumkan Oscar Piastri sebagai penggantinya tanpa memberitahu sang pembalap terlebih dahulu. Piastri pun langsung membantahnya, dan ujungnya justru bergabung dengan McLaren.</p>



<p>Pada akhirnya kita tahu kalau Alpine menggaet Pierre Gasly dari Alpha Tauri, menciptakan duo pembalap Prancis di tim Prancis tersebut (di mana banyak yang khawatir dengan hubungan pribadi antara keduanya).</p>



<p>Sebagai pengganti Gasly, Alpha Tauri pun merekrut Nick de Vries yang di tahun 2022 sempat mengemudi untuk tim William. Omong-omong soal William, sang GOAT Nicholas Latifi pun akhirnya pergi dan digantikan oleh Logan Sargeant.</p>



<p>Itu baru perpindahan pembalap yang cukup ramai, belum perpindahan Team Principal yang tak kalah seru. Itulah yang menjadi bumbu di musim balap 2023, di mana dampaknya sudah terasa di balapan pertama.</p>



<h2 class="wp-block-heading">Alonso Mampu Bersaing di Papan Atas? </h2>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="683" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2023/03/banteng-tua-menyeruduk-di-awal-musim-2-1024x683.jpg" alt="" class="wp-image-6389" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2023/03/banteng-tua-menyeruduk-di-awal-musim-2-1024x683.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2023/03/banteng-tua-menyeruduk-di-awal-musim-2-300x200.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2023/03/banteng-tua-menyeruduk-di-awal-musim-2-768x512.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2023/03/banteng-tua-menyeruduk-di-awal-musim-2.jpg 1080w" sizes="auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption>Bakal Kompetitif di Musim 2023? (Fernando Alonso))</figcaption></figure>



<p>Aston Martin memang telah diprediksi akan menjadi kuda hitam di musim 2023. Performa mereka di pramusim menjadi alasannya, yang terbukti dengan raihan positif yang didapatkan pada balapan di Bahrain.</p>



<p>Ketika pindah ke Aston Martin, Penulis sempat heran kenapa Alonso mau menerima pinangan mereka. Alasannya, performa Alpine selama beberapa musim terakhir jelas di atas Aston Martin. Namun, hasil di balapan pertama menjawab keraguan tersebut.</p>



<p>Proyek ambisius yang dimiliki oleh Lawrence Stroll untuk timnya mulai membuahkan hasil. Penulis pun paham mengapa Aston Martin merekrut pembalap setua Alonso: Pengalamannya selama dua puluh tahun lebih jelas dibutuhkan oleh tim.</p>



<p>Ketika menonton balapan kemarin, Penulis bisa melihat bagaimana Alonso tampil &#8220;kesetanan&#8221; dan mampu melibas lawan-lawannya, tentu selain duo <a href="https://whathefan.com/olahraga/dietrich-mateschitsz-red-bull-dan-legasi-formula-1-yang-ditinggalkan/">Red Bull</a> yang seolah ada di level berbeda dari tim F1 lainnya.</p>



<p>Tentu terlalu cepat untuk menilai hanya dari satu balapan apakah Alonso dan Aston Martin mampu bersaing di papan atas. Jika mampu menjaga konsistensi hingga akhir musim, bukan tidak mungkin Aston Martin mampu menembus tiga besar.</p>



<h2 class="wp-block-heading">Penutup</h2>



<p>Penulis tidak pernah menjadi penggemar Fernando Alonso, apalagi ia merupakan pemecah dominasi <a href="https://whathefan.com/olahraga/idola-bernama-michael-schumacher/">Michael Schumacher</a> dan Ferrari yang Penulis dukung di tahun 2005-2006. Namun, Penulis tetap merasa senang jika Alonso bisa bersaing di papan atas.</p>



<p>Selama ini, Alonso kerap dianggap salah memilih tim dalam karirnya, entah itu ke McLaren, Ferrari, McLaren lagi, dan lain-lain. Pilihannya yang keliru itulah yang disinyalir menjadi alasan mengapa pembalap sehandal dirinya hanya punya dua gelar juara dunia.</p>



<p>Namun, rasanya pilihannya untuk pindah ke Aston Martin kali ini adalah pilihan yang tepat. Rasa laparnya akan kemenangan sejalan dengan ambisi tim yang sangat besar. Semoga saja di musim 2023 ini, kita akan lebih sering melihat Alonso meraih podum.</p>



<hr class="wp-block-separator"/>



<p>Lawang, 6 Maret 2023, terinspirasi setelah melihat keberhasilan Fernando Alonso meraih podium di debutnya bersama Aston Martin</p>



<p>Foto: <a href="https://www.formula1.com/en/latest/article.alonso-says-bahrain-podium-a-perfect-start-to-aston-martin-project-as-he.5MBEwmvbRad34HRNxyjiDm.html">F1</a></p>
<p>The post <a href="https://whathefan.com/olahraga/banteng-tua-menyeruduk-di-awal-musim/">Banteng Tua Menyeruduk di Awal Musim</a> appeared first on <a href="https://whathefan.com">whathefan</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://whathefan.com/olahraga/banteng-tua-menyeruduk-di-awal-musim/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
