<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>konsistensi Archives - Whathefan!</title>
	<atom:link href="https://whathefan.com/tag/konsistensi/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://whathefan.com/tag/konsistensi/</link>
	<description>Apa yang Terpikir Apa yang Tertuang</description>
	<lastBuildDate>Mon, 01 Jul 2024 16:31:03 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.6.2</generator>

<image>
	<url>https://whathefan.com/wp-content/uploads/2019/01/cropped-Logo-Square-32x32.jpg</url>
	<title>konsistensi Archives - Whathefan!</title>
	<link>https://whathefan.com/tag/konsistensi/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Juni 2024 adalah Bulan Pertama Saya Menulis Tiap Hari Tanpa Putus</title>
		<link>https://whathefan.com/pengalaman/juni-2024-adalah-bulan-pertama-saya-menulis-tiap-hari-tanpa-putus/</link>
					<comments>https://whathefan.com/pengalaman/juni-2024-adalah-bulan-pertama-saya-menulis-tiap-hari-tanpa-putus/?noamp=mobile#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Fanandi]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 01 Jul 2024 16:31:01 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pengalaman]]></category>
		<category><![CDATA[blog]]></category>
		<category><![CDATA[inspirasi]]></category>
		<category><![CDATA[kebiasaan]]></category>
		<category><![CDATA[konsistensi]]></category>
		<category><![CDATA[whathefan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://whathefan.com/?p=7579</guid>

					<description><![CDATA[<p>Dalam tulisan &#8220;Ini adalah Tulisan Whathefan yang ke-1000,&#8221; Penulis telah berbagi bagaimana dirinya belakangan ini telah berusaha untuk menjaga konsistensi untuk bisa menulis satu tulisan setiap hari. Pada tulisan yang tayang di tanggal 13 Juni 2024 tersebut, Penulis mengatakan bahwa dirinya telah menulis setiap hari tanpa putus sebanyak 19 hari. Alhamdulillah, rentetan tersebut bisa bertahan [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://whathefan.com/pengalaman/juni-2024-adalah-bulan-pertama-saya-menulis-tiap-hari-tanpa-putus/">Juni 2024 adalah Bulan Pertama Saya Menulis Tiap Hari Tanpa Putus</a> appeared first on <a href="https://whathefan.com">Whathefan!</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p>Dalam tulisan &#8220;<a href="https://whathefan.com/pengalaman/ini-adalah-tulisan-whathefan-yang-ke-1000/">Ini adalah Tulisan Whathefan yang ke-1000</a>,&#8221; Penulis telah berbagi bagaimana dirinya belakangan ini telah berusaha untuk menjaga konsistensi untuk bisa menulis satu tulisan setiap hari. </p>



<p>Pada tulisan yang tayang di tanggal 13 Juni 2024 tersebut, Penulis mengatakan bahwa dirinya telah menulis setiap hari tanpa putus sebanyak 19 hari. <em>Alhamdulillah</em>, rentetan tersebut bisa bertahan hingga hari dengan total 37 hari tanpa putus.</p>



<p>Lebih menariknya lagi, <strong>bulan Juni 2024 adalah pertama kalinya Penuils menulis setiap hari tanpa putus</strong>. Bulan Januari 2018 saat blog ini dimulai memang memiliki lebih dari 40 tulisan, tapi itu tak terhitung karena waktu itu Penulis memang punya beberapa stok tulisan.</p>


<div class="monsterinsights-inline-popular-posts monsterinsights-inline-popular-posts-beta monsterinsights-popular-posts-styled" ><div class="monsterinsights-inline-popular-posts-image"><img decoding="async" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/01/Gekkan.Shoujo.Nozaki-kun.full_.1742019-300x221.jpg" srcset=" https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/01/Gekkan.Shoujo.Nozaki-kun.full_.1742019-300x221.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/01/Gekkan.Shoujo.Nozaki-kun.full_.1742019-768x566.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/01/Gekkan.Shoujo.Nozaki-kun.full_.1742019-1024x755.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/01/Gekkan.Shoujo.Nozaki-kun.full_.1742019-346x255.jpg 346w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/01/Gekkan.Shoujo.Nozaki-kun.full_.1742019.jpg 1221w " alt="Mencari Inspirasi Karakter Melalui Anime" /></div><div class="monsterinsights-inline-popular-posts-text"><span class="monsterinsights-inline-popular-posts-label" >Trending</span><div class="monsterinsights-inline-popular-posts-post"><a class="monsterinsights-inline-popular-posts-title"  href="https://whathefan.com/animekomik/mencari-inspirasi-karakter-melalui-anime/">Mencari Inspirasi Karakter Melalui Anime</a></div></div></div><p></p>


<h2 class="wp-block-heading">Apa Saja yang Ditulis Selama Juni 2024?</h2>



<p></p>



<p>Bulan Juni memiliki 30 hari, sehingga jumlah tulisan yang diproduksi pun 30 tulisan. Dalam sebulan, ada banyak tulisan yang Penulis buat dari berbagai topik. Yang jelas, biasanya di <em>weekend </em>Penulis akan membuat ulasan tentang buku yang telah dibaca dan melanjutkan seri <em>board game</em>-nya.</p>



<p>Selama bulan Juni, Penulis membuat ulasan lima buku, yakni <em><a href="https://whathefan.com/buku/non-fiksi/review-setelah-membaca-a-happy-life-sebuah-perenungan/">A Happy Life</a></em>, <em><a href="https://whathefan.com/buku/fiksi/review-setelah-membaca-the-devotion-of-suspect-x/">The Devotion of Mr. X</a></em>, <em><a href="https://whathefan.com/buku/non-fiksi/review-setelah-membaca-contagious/">Contagious</a></em>, <em><a href="https://whathefan.com/buku/non-fiksi/review-setelah-membaca-ali-sadikin/">Ali Sadikin</a></em>, dan <em><a href="https://whathefan.com/buku/non-fiksi/review-setelah-membaca-hoegeng-polisi-dan-menteri-teladan/">Hoegeng</a></em>. Judul pertama dan ketiga sebenarnya sudah cukup lama Penulis baca, sehingga isinya sudah agak lupa. Kalau dua buku biografi yang ditamatkan tergolong baru.</p>



<p>Namun, yang paling spesial tentu novel <em>The Devotion of Mr. X</em> karya Keigo Hirashino. Dalam tulisan tersebut, Penulis telah membahas bagaimana novel detektif yang satu ini bisa menggiring pembacanya kepada satu kesimpulan, sebelum akhirnya di balik di akhir cerita. Novel ini sangat rekomendasi kalau suka cerita detektif.</p>



<p>Selain itu, Penulis juga melanjutkan <em>board game-</em>nya dari koleksi ke-16 hingga ke-19, yakni <a href="https://whathefan.com/permainan/koleksi-board-game-16-bahamas/">Bahamas</a>, <a href="https://whathefan.com/permainan/koleksi-board-game-17-unstable-unicorns/">Unstable Unicorns</a>, <a href="https://whathefan.com/permainan/koleksi-board-game-18-king-of-the-dice/">King of the Dice</a>, dan <a href="https://whathefan.com/permainan/koleksi-board-game-19-kingdomino/">Kingdomino</a>. Seharusnya hari Minggu (30/6) kemarin giliran Modern Arts, tapi Penulis undur karena adanya <a href="https://whathefan.com/olahraga/rezeki-gak-ke-mana-ala-george-russel-dan-mercedes/">kemenangan George Russel di GP Austria yang menarik.</a></p>



<p>Berbicara topik olahraga, Penulis hanya menulis <a href="https://whathefan.com/olahraga/kado-manis-untuk-kroos-kado-pahit-untuk-reus/">dua artikel sepak bola</a> dan tidak ada yang membahas Manchester United. Maklum, liga Eropa sedang masa rehat, dan Penulis juga entah mengapa tidak tertarik untuk mengikuti EURO 2024. Hingga hari ini, Penulis belum menonton satu pertandingan pun.</p>



<p>Penulis juga menulis dua artikel untuk rubrik Musik yang membahas dua grup dari genre yang berbeda, yakni <a href="https://whathefan.com/musik/feel-my-rhythm-red-velvet/">Red Velvet</a> dan <a href="https://whathefan.com/musik/tier-list-lagu-lagu-linkin-park-versi-saya/">Linkin Park</a>. Penulis mencoba membuat format <em>tier list </em>melalui Linkin Park dan ternyata cukup menyenangkan. Mungkin, akan ada <em>band </em>atau musisi lain yang akan Penulis buatkan format <em>tier list</em>-nya.</p>



<p>Topik lain yang sering Penulis bahas adalah tentang <em>Dragon Ball</em>. Ada tiga tulisan di bulan Juni yang membahasnya, pertama tentang <a href="https://whathefan.com/animekomik/karakter-paling-sial-di-dragon-ball-adalah-future-trunks/">Future Trunks</a>, <a href="https://whathefan.com/animekomik/vegeta-adalah-karakter-dragon-ball-dengan-pengembangan-terbaik/">Vegeta</a>, dan alasan mengapa Penulis memutuskan untuk <a href="https://whathefan.com/animekomik/saya-memutuskan-untuk-mengoleksi-komik-dragon-ball-super/">mengoleksi seri komik <em>Dragon Ball Super</em></a>. Sebenarnya, tulisan ketiga adalah alasan mengapa Penulis jadi sering menulis tentang <em>Dragon Ball</em>.</p>



<p>Penulis juga beberapa kali berbagi artikel produktivitas karena bisa menulis artikel setiap hari. Ada tiga artikel yang terkait dengan hal ini, yakni tentang <a href="https://whathefan.com/pengembangan-diri/produktivitas/saya-menggunakan-notion-untuk-mencatat-progres-artikel-whathefan/">Penulis yang memanfaatkan Notion</a> dan <a href="https://whathefan.com/pengembangan-diri/produktivitas/saya-membaca-buku-untuk-mengurangi-candu-media-sosial/">dua artikel tentang membaca buku</a>.</p>



<p>Topik-topik yang sedang panas juga Penulis bahas jika memang ada <em>angle </em>yang menarik, mulai dari <a href="https://whathefan.com/politik-negara/dinasti-politik-di-kursi-kekuasaan-boleh-atau-tidak/">isu dinasti politik yang memanas</a>, <a href="https://whathefan.com/politik-negara/bagi-bagi-kursi-sebagai-balas-budi-wajar-atau-kurang-ajar/">bagi-bagi kursi di pemerintahan</a>, <a href="https://whathefan.com/sosial-budaya/layakkah-pemain-judi-online-dianggap-sebagai-korban/">pemain judi <em>online </em>yang diwacanakan mendapatkan bansos</a>, hingga <a href="https://whathefan.com/politik-negara/pusat-data-nasional-kok-bisa-bisanya-dibobol/">bocornya Pusat Data Nasional (PDN)</a>.</p>



<p>Selain yang sudah Penulis sebutkan di atas, Penulis membahas hal-hal yang sifatnya <em>evergreen</em>, yang biasanya Penulis gunakan sebagai pengingat untuk dirinya sendiri ketika di masa depan nanti sedang iseng-iseng membaca tulisannya sendiri.</p>



<h2 class="wp-block-heading">Semoga Bukan Bulan Terakhir Bisa Menulis Tanpa Putus</h2>



<p>Penulis tentu berharap kalau bulan Juni bukan bulan pertama dan terakhir di mana Penulis bisa menulis setiap hari di blog ini tanpa putus. Penulis berharap bisa menjaga konsistensi ini di bulan-bulan selanjutnya, karena Penulis juga pernah membahas betapa pentingnya untuk menjaga &#8220;rantai kebiasaan&#8221; jangan sampai putus.</p>



<p>Sejujurnya, Penulis sendiri heran mengapa dirinya yang dulu sangat <em>mager </em>untuk menulis bisa menjadi kembali termotivasi untuk terus menghasilkan tulisan di blog ini. Keberadaan Notion memang membantu, tapi bukan jadi motivasi utama.</p>



<p>Bisa jadi, salah satu yang menjadi motivasi Penulis untuk bisa rajin menulis adalah adanya apresiasi dari banyak pihak. Mungkin jumlahnya bisa dihitung dengan jari, tapi itu sudah cukup bagi Penulis. Penulis benar-benar berterima kasih kepada Pembaca yang sudah mengapresiasi blog ini.</p>



<hr class="wp-block-separator has-alpha-channel-opacity"/>



<p>Lawang, 1 Juli 2024, terinspirasi setelah menyadari kalau bulan Juni kemarin dirinya berhasil menulis selama 30 hari tanpa putus</p>
<p>The post <a href="https://whathefan.com/pengalaman/juni-2024-adalah-bulan-pertama-saya-menulis-tiap-hari-tanpa-putus/">Juni 2024 adalah Bulan Pertama Saya Menulis Tiap Hari Tanpa Putus</a> appeared first on <a href="https://whathefan.com">Whathefan!</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://whathefan.com/pengalaman/juni-2024-adalah-bulan-pertama-saya-menulis-tiap-hari-tanpa-putus/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Menjaga Konsistensi</title>
		<link>https://whathefan.com/pengembangan-diri/produktivitas/menjaga-konsistensi/</link>
					<comments>https://whathefan.com/pengembangan-diri/produktivitas/menjaga-konsistensi/?noamp=mobile#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Fanandi]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 12 Jan 2021 14:05:21 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Produktivitas]]></category>
		<category><![CDATA[konsistensi]]></category>
		<category><![CDATA[malas]]></category>
		<category><![CDATA[motivasi]]></category>
		<category><![CDATA[positif]]></category>
		<category><![CDATA[produktif]]></category>
		<category><![CDATA[rutinitas]]></category>
		<category><![CDATA[tips]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://whathefan.com/?p=4259</guid>

					<description><![CDATA[<p>Sir Alex Ferguson melalui buku autobiografinya pernah menyatakan bahwa mempertahankan gelar lebih susah dibandingkan meraihnya. Jika diaplikasikan melalui kehidupan sehari-hari, kutipan tersebut dapat diterjemahkan sebagai: Memulai kebiasaan baik baru jauh lebih mudah daripada mempertahankannya Menjaga konsistensi dalam melakukan sesuatu, terutama hal baik, merupakan hal yang susah. Apakah memang benar demikian? Berdasarkan pengalaman pribadi, hal tersebut benar [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://whathefan.com/pengembangan-diri/produktivitas/menjaga-konsistensi/">Menjaga Konsistensi</a> appeared first on <a href="https://whathefan.com">Whathefan!</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://whathefan.com/tokohsejarah/merindukan-sentuhan-sir-alex/"><strong>Sir Alex Ferguson</strong></a> melalui buku autobiografinya pernah menyatakan bahwa <strong>mempertahankan gelar lebih susah dibandingkan meraihnya</strong>.</p>
<p>Jika diaplikasikan melalui kehidupan sehari-hari, kutipan tersebut dapat diterjemahkan sebagai:</p>
<blockquote><p>Memulai kebiasaan baik baru jauh lebih mudah daripada mempertahankannya</p></blockquote>
<p>Menjaga konsistensi dalam melakukan sesuatu, terutama hal baik, merupakan hal yang susah. Apakah memang benar demikian? Berdasarkan pengalaman pribadi, hal tersebut benar adanya.</p>
<h3>Susah Memulai Lagi</h3>
<p><div id="attachment_4261" style="width: 810px" class="wp-caption alignnone"><img fetchpriority="high" decoding="async" aria-describedby="caption-attachment-4261" class="size-large wp-image-4261" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2021/01/menjaga-konsistensi-1-1024x607.jpg" alt="" width="800" height="474" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2021/01/menjaga-konsistensi-1-1024x607.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2021/01/menjaga-konsistensi-1-300x178.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2021/01/menjaga-konsistensi-1-768x455.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2021/01/menjaga-konsistensi-1.jpg 1080w" sizes="(max-width: 800px) 100vw, 800px" /><p id="caption-attachment-4261" class="wp-caption-text">Susah Memulai Lagi Jika Berakhir (<a class="_3XzpS _1ByhS _4kjHg _1O9Y0 _3l__V _1CBrG xLon9" href="https://unsplash.com/@bradencollum">Braden Collum</a>)</p></div></p>
<blockquote><p><em>The hardest part of ending is starting again</em></p></blockquote>
<p>Kalimat di atas merupakan lirik dari lagu <em><a href="https://whathefan.com/musikfilm/linkin-park-dan-a-thousand-suns/">Waiting for the End</a> </em>dari band favorit Penulis, Linkin Park. Dalam bahasa Indonesia artinya <strong>bagian tersulit dari akhir adalah memulainya kembali</strong>.</p>
<p>Itulah yang Penulis alami saat ini. Pada tulisan <a href="https://whathefan.com/tips-motivasi/rutinitas-pagi-harian-bagian-1/"><em>Rutinitas Pagi Harian</em></a>, Penulis menjelaskan bagaimana dirinya memiliki rutinitas yang dilakukan setiap pagi.</p>
<p>Rutinitas tersebut berlangsung kurang lebih dua bulan. Menjelang pergantian tahun, semangat Penulis justru turun. Ketika tulisan ini dibuat, Penulis sudah satu minggu berhenti lari pagi.</p>
<p>Kenapa? <strong>Karena sudah terlalu lama berhenti. </strong></p>
<p>Padahal di tulisan sebelumnya Penulis sudah menuliskan salah satu pantangan membuat rutinitas pagi adalah berhenti lebih dari dua hari. Ironis memang, Penulis melanggar pantangannya sendiri.</p>
<p>Sekarang, rasanya begitu berat untuk mengambil jaket dan menggunakan sepatu, lantas melakukan pemanasan dan lari keliling perumahan. Padahal Shubuh bangun, tapi rasanya begitu malas keluar rumah.</p>
<p>Dengan kata lain,<strong> kurangnya niat</strong> juga menjadi musuh terbesar dalam menjaga konsistensi.</p>
<h3>Buruknya <em>Time Management</em></h3>
<p><div id="attachment_4262" style="width: 810px" class="wp-caption alignnone"><img decoding="async" aria-describedby="caption-attachment-4262" class="size-large wp-image-4262" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2021/01/menjaga-konsistensi-2-1024x607.jpg" alt="" width="800" height="474" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2021/01/menjaga-konsistensi-2-1024x607.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2021/01/menjaga-konsistensi-2-300x178.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2021/01/menjaga-konsistensi-2-768x455.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2021/01/menjaga-konsistensi-2.jpg 1080w" sizes="(max-width: 800px) 100vw, 800px" /><p id="caption-attachment-4262" class="wp-caption-text">Gunakan Waktu dengan Bijak (<a class="_3XzpS _1ByhS _4kjHg _1O9Y0 _3l__V _1CBrG xLon9" href="https://unsplash.com/@nate_dumlao">Nathan Dumlao</a>)</p></div></p>
<p>Contoh lain dari susahnya menjaga konsistensi adalah blog ini. Pada awal tahun 2020, Penulis berhasil rutin menulis setiap hari. Akhir tahun? Sedikit sekali tulisan yang Penulis produksi.</p>
<p>Apakah Penulis sibuk hingga tidak punya waktu untuk menulis blog? Apakah Penulis mengalami <em>creative block</em> karena padatnya pekerjaan?</p>
<p>Jika Penulis renungkan kembali, itu semua hanya alasan sebagai pembenaran. Alasan sebenarnya adalah Penulis <strong>terlalu malas</strong> dan <strong><em>time management </em>yang buruk</strong>.</p>
<p>Penulis rutin menulis agenda harian (salah satu rutinitas yang berhasil Penulis pertahankan dari zaman kuliah, walaupun sempat berhenti beberapa bulan di tahun 2020 kemarin).</p>
<p>Dari sana Penulis tahu dalam satu hari apa saja yang Penulis lakukan. Setelah dievaluasi, memang Penulis <strong>terlalu banyak membuang-buang waktunya</strong>.</p>
<p>Dibuang seperti apa? <a href="https://whathefan.com/tips-motivasi/melepaskan-diri-dari-cengkeraman-smartphone/">Terlalu banyak main media sosial</a> (medsos), terlalu banyak main game, terlalu banyak tidur menjadi contoh yang paling mudah.</p>
<p>Ambil contoh Penulis menghabiskan waktu di medsos sebanyak 2 jam satu hari. Menulis artikel blog paling lama satu jam, tapi biasanya 30 menit sudah selesai.</p>
<p>Jika Penulis mengambil waktu di medsos 1 jam, mau sesibuk apapun Penulis bisa mengalokasikannya untuk menulis artikel blog. Apalagi, ada aplikasi <em>WordPress </em>di ponsel sehingga aktivitas <em>ngeblog</em> tidak melulu harus di layar laptop.</p>
<h3>Apa yang Harus Dilakukan?</h3>
<p><div id="attachment_4263" style="width: 810px" class="wp-caption alignnone"><img decoding="async" aria-describedby="caption-attachment-4263" class="size-large wp-image-4263" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2021/01/menjaga-konsistensi-3-1024x607.jpg" alt="" width="800" height="474" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2021/01/menjaga-konsistensi-3-1024x607.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2021/01/menjaga-konsistensi-3-300x178.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2021/01/menjaga-konsistensi-3-768x455.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2021/01/menjaga-konsistensi-3.jpg 1080w" sizes="(max-width: 800px) 100vw, 800px" /><p id="caption-attachment-4263" class="wp-caption-text">Memanfaatkan To-Do-List (<a class="_3XzpS _1ByhS _4kjHg _1O9Y0 _3l__V _1CBrG xLon9" href="https://unsplash.com/@cathrynlavery">Cathryn Lavery</a>)</p></div></p>
<p>Lantas, apa yang harus dilakukan untuk menjaga konsistensi? Jawabannya klasik dan klise, <strong>semuanya berawal dari niat!</strong></p>
<p>Setiap orang mungkin akan memiliki metode yang berbeda, tapi ini cara Penulis. Sebagai awal, Penulis harus memaksa dirinya untuk membuat <strong><em>to-do-list </em>harian</strong>.</p>
<p>Penulis adalah tipe orang yang suka menetapkan target-target untuk dicapai karena dengan demikian Penulis jadi memiliki titik fokus dalam menjalani harinya.</p>
<p><strong>Jika Penulis tidak tahu apa yang akan dilakukan hari ini, Penulis akan terdorong untuk menyia-nyiakan waktu yang ada.</strong></p>
<p>Di <em>to-do-list </em>harian tersebut, bisa dibilang isinya hampir sama setiap hari. Jika ada yang beda mungkin hanya satu dua, tapi selebihnya sama.</p>
<p>Walaupun begitu, hal tersebut <strong>melatih konsistensi Penulis</strong>. Dari sisi psikologi, akan muncul perasaan senang apabila berhasil menyelesaikan target-target yang telah dibuat.</p>
<p>Penulis juga memanfaatkan aplikasi <a href="https://play.google.com/store/apps/details?id=org.isoron.uhabits&amp;hl=en&amp;gl=US#:~:text=Loop%20helps%20you%20create%20and,and%20it%20respects%20your%20privacy."><strong><em>Loop Habit Tracker</em></strong></a><em> </em>yang bisa diunduh gratis di Play Store. Kalau lihat daftar kebiasaan yang kita buat tercentang semua, rasanya puas sekali!</p>
<p>Kadang Penulis juga berusaha memunculkan kembali semangat menjalani rutinitas dengan <strong>mencari motivasi</strong>, entah dari buku ataupun video YouTube.</p>
<h3>Penutup</h3>
<p>Memulai kebiasaan baik yang baru merupakan hal yang sulit. <strong>Mempertahankannya jauh lebih sulit lagi. </strong></p>
<p>Pembaca mungkin punya kesulitan menjaga konsistensi di bidang lain, mungkin ibadahnya, diet makannya, belajarnya, dan lain sebagainya.</p>
<p>Penulis tidak memiliki kapabilitas untuk memberikan jawaban untuk permasalahan tersebut. Hanya saja, Penulis berharap tulisan ini dapat menginspirasi Pembaca untuk menemukan solusinya sendiri.</p>
<p>Yang perlu diingat adalah musuh terbesar dari konsistensi adalah <strong>berhenti untuk jangka waktu tertentu</strong>, <strong>kurangnya niat</strong>, <strong>rasa malas</strong>, dan <strong><em>time management </em>yang buruk</strong>.</p>
<p>Kalau kita berhasil mengalahkan empat hal ini, kemungkinan besar kita bisa menjaga konsistensi kita dalam hal apapun.</p>
<p>Yuk, teguhkan niat untuk menjaga konsistensi. Serap sebanyak mungkin motivasi dari mana pun agar kita semangat untuk menjaga konsistensi tersebut!</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Lawang, 12 Januari 2021, terinspirasi dari dirinya sendiri yang kesulitan menjaga konsistensi diri</p>
<p>Foto: <a class="_3XzpS _1ByhS _4kjHg _1O9Y0 _3l__V _1CBrG xLon9" href="https://unsplash.com/@siora18">Siora Photography</a></p>
<p>The post <a href="https://whathefan.com/pengembangan-diri/produktivitas/menjaga-konsistensi/">Menjaga Konsistensi</a> appeared first on <a href="https://whathefan.com">Whathefan!</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://whathefan.com/pengembangan-diri/produktivitas/menjaga-konsistensi/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
