<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Loki Archives - Whathefan!</title>
	<atom:link href="https://whathefan.com/tag/loki/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://whathefan.com/tag/loki/</link>
	<description>Apa yang Terpikir Apa yang Tertuang</description>
	<lastBuildDate>Fri, 26 Apr 2024 15:18:47 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.6.2</generator>

<image>
	<url>https://whathefan.com/wp-content/uploads/2019/01/cropped-Logo-Square-32x32.jpg</url>
	<title>Loki Archives - Whathefan!</title>
	<link>https://whathefan.com/tag/loki/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Tulisan Ini Merangkum Ulasan Film dan Serial MCU yang Terlewat</title>
		<link>https://whathefan.com/filmserial/tulisan-ini-merangkum-ulasan-film-dan-serial-mcu-yang-terlewat/</link>
					<comments>https://whathefan.com/filmserial/tulisan-ini-merangkum-ulasan-film-dan-serial-mcu-yang-terlewat/?noamp=mobile#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Fanandi]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 26 Apr 2024 15:18:45 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Film & Serial]]></category>
		<category><![CDATA[hiburan]]></category>
		<category><![CDATA[Loki]]></category>
		<category><![CDATA[Marvel]]></category>
		<category><![CDATA[MCU]]></category>
		<category><![CDATA[review]]></category>
		<category><![CDATA[The Marvels]]></category>
		<category><![CDATA[ulasan]]></category>
		<category><![CDATA[What If...?]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://whathefan.com/?p=7234</guid>

					<description><![CDATA[<p>Biasanya, setiap ada film atau serial Marvel Cinematic Universe (MCU) yang selesai ditonton, Penulis akan membuat artikel ulasannya. Walaupun kadang telat satu bulan, artikel tersebut akan tetap ditulis. Namun, beberapa bulan terakhir, Penulis melewatkan cukup banyak film dan serial MCU karena kesibukan (dan kemalasan) untuk diulas. Padahal, setelah serial Secret Invasion yang mengecewakan, MCU merilis [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://whathefan.com/filmserial/tulisan-ini-merangkum-ulasan-film-dan-serial-mcu-yang-terlewat/">Tulisan Ini Merangkum Ulasan Film dan Serial MCU yang Terlewat</a> appeared first on <a href="https://whathefan.com">Whathefan!</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p>Biasanya, setiap ada film atau serial Marvel Cinematic Universe (MCU) yang selesai ditonton, Penulis akan membuat artikel ulasannya. Walaupun kadang telat satu bulan, artikel tersebut akan tetap ditulis.</p>



<p>Namun, beberapa bulan terakhir, Penulis melewatkan cukup banyak film dan serial MCU karena kesibukan (dan kemalasan) untuk diulas. Padahal, setelah <a href="https://whathefan.com/filmserial/review-setelah-menonton-secret-invasion/">serial <em>Secret Invasion</em> yang mengecewakan</a>, MCU merilis tiga serial dan satu film layar lebar.</p>



<p>Meskipun sudah telat berbulan-bulan, ada rasa bersalah karena telah melewatkan mereka semua. Oleh karena itu, agar tidak lagi terbebani dengan hutang artikel, Penulis memutuskan untuk merangkum semuanya dalam satu artikel.</p>


<div class="monsterinsights-inline-popular-posts monsterinsights-inline-popular-posts-beta monsterinsights-popular-posts-styled" ><div class="monsterinsights-inline-popular-posts-image"><img decoding="async" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/01/Gekkan.Shoujo.Nozaki-kun.full_.1742019-300x221.jpg" srcset=" https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/01/Gekkan.Shoujo.Nozaki-kun.full_.1742019-300x221.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/01/Gekkan.Shoujo.Nozaki-kun.full_.1742019-768x566.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/01/Gekkan.Shoujo.Nozaki-kun.full_.1742019-1024x755.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/01/Gekkan.Shoujo.Nozaki-kun.full_.1742019-346x255.jpg 346w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/01/Gekkan.Shoujo.Nozaki-kun.full_.1742019.jpg 1221w " alt="Mencari Inspirasi Karakter Melalui Anime" /></div><div class="monsterinsights-inline-popular-posts-text"><span class="monsterinsights-inline-popular-posts-label" >Trending</span><div class="monsterinsights-inline-popular-posts-post"><a class="monsterinsights-inline-popular-posts-title"  href="https://whathefan.com/animekomik/mencari-inspirasi-karakter-melalui-anime/">Mencari Inspirasi Karakter Melalui Anime</a></div></div></div><p></p>


<h2 class="wp-block-heading">Rangkuman Ulasan Film dan Serial MCU</h2>



<p>Setelah serial <em>Secret Invasion</em>, Marvel merilis tiga serial lagi, yakni<strong> <em>Loki Season 2</em></strong>, <em><strong>What If&#8230;? Season 2</strong></em>, dan <em><strong>Echo</strong></em>. Selain itu, Marvel juga merilis film layar lebar terakhir di tahun 2023, yakni <em><strong>The Marvels</strong></em>.</p>



<p>Lantas, bagaimana pendapat Penulis tentang film dan serial-serial tersebut? Apakah <a href="https://whathefan.com/filmserial/the-fall-of-marvel-cinematic-universe/">semakin memundurkan kualitas MCU</a>, atau <a href="https://whathefan.com/filmserial/the-future-of-marvel-cinematic-universe/">justru berhasil menyelamatkannya</a>? Berikut adalah ulasan Penulis selengkapnya! </p>



<h3 class="wp-block-heading">Review Loki Season 2</h3>



<figure class="wp-block-embed is-type-video is-provider-youtube wp-block-embed-youtube wp-embed-aspect-16-9 wp-has-aspect-ratio"><div class="wp-block-embed__wrapper">
<iframe title="Marvel Studios’ Loki Season 2 | Official Trailer | Disney+" width="740" height="416" src="https://www.youtube.com/embed/dug56u8NN7g?feature=oembed" frameborder="0" allow="accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture; web-share" referrerpolicy="strict-origin-when-cross-origin" allowfullscreen></iframe>
</div></figure>



<p>Singkat kata, <em>Loki Season 2 </em>adalah <strong>serial terbaik yang pernah diproduksi oleh MCU</strong>. Bahkan, lebih bagus dari <a href="https://whathefan.com/filmserial/setelah-menonton-wandavision-episode-9-bagian-1/"><em>WandaVision</em></a> yang sebelumnya Penulis anggap sebagai serial terbaik. Serial ini, dari episode pertama hingga terakhir, berhasil konsisten menyajikan tontonan yang berkualitas.</p>



<p><a href="https://whathefan.com/filmserial/akhirnya-marvel-kembali-ke-jalan-yang-benar-melalui-loki-season-2/">Setelah menonton episode 4</a>, Penulis sudah menuliskan bahwa serial ini benar-benar terasa menjadi oase di tengah film dan serial Marvel lainnya yang begitu buruk. Hampir mayoritas menganggap kalau serial ini berhasil menyelamatkan muka Marvel yang terus-menerus dikritik.</p>



<p>Apa yang paling Penulis suka dari serial ini adalah pengembangan karakter yang dialami oleh Loki. Dari yang awalnya antagonis narsistik menjadi penyelamat <em>universe </em>dengan mengorbankan egonya. Siapa yang menyangka kalau God of Mischief rela melakukan sejauh itu? </p>



<p>Karakter-karakter pendukungnya pun tak kalah menarik. Apresiasi perlu disematkan ke <a href="https://whathefan.com/tokohsejarah/ke-huy-quan-dan-kisah-luar-biasa-yang-dimilikinya/">Ke Huy Quan</a> yang memerankan karakter OB. Sekali lagi, ia menjadi karakter yang dengan mudah dicintai oleh penontonnya.</p>



<p>Kesimpulannya, serial ini jelas akan menjadi parameter ke depannya kalau sebuah serial Marvel minimal ya memiliki kualitas cerita seperti ini. Standar yang jelas tinggi, sehingga para penonton pun harus bisa mengelola ekspektasinya dengan bijak.</p>



<blockquote class="wp-block-quote is-layout-flow wp-block-quote-is-layout-flow">
<p><mark style="background-color:rgba(0, 0, 0, 0);color:#9e0b0f" class="has-inline-color">SKOR: 9/10</mark></p>
</blockquote>



<h3 class="wp-block-heading">Review The Marvels</h3>



<figure class="wp-block-embed is-type-video is-provider-youtube wp-block-embed-youtube wp-embed-aspect-16-9 wp-has-aspect-ratio"><div class="wp-block-embed__wrapper">
<iframe title="Marvel Studios&#039; The Marvels | Official Trailer" width="740" height="416" src="https://www.youtube.com/embed/wS_qbDztgVY?feature=oembed" frameborder="0" allow="accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture; web-share" referrerpolicy="strict-origin-when-cross-origin" allowfullscreen></iframe>
</div></figure>



<p><em>The Marvels </em>adalah film yang <strong>benar-benar biasa saja</strong>. Plot cerita, biasa, lurus tanpa <em>plot twist</em>. <em>Villain </em>utama biasa saja, tipe yang akan mudah dilupakan. Malah, sepanjang nonton film ini, Penulis merasa kalau film ini benar-benar tipe M-She-U yang sering diungkapkan oleh netizen.</p>



<p>Salah satu hal yang paling membuat Penulis kesal adalah bagaimana Captain Marvel, yang notabene menjadi salah satu <em>superhero </em>terkuat di MCU, terlihat kewalahan melawan <em>villain </em>yang kemampuannya B aja. Sangat terlihat kalau ia cukup di-<em>nerf</em> demi kepentingan cerita.</p>



<p>Dramanya dengan Monica Rambeau juga terasa canggung dan tidak natural. Seperti klise pada umumnya, konflik antara Monica dan Captain Marvel hanya karena miskomunikasi yang selesai ketika mereka akhirnya berbicara dari hati ke hati.</p>



<p>Di sisi lain, mungkin kehadiran Kamala Khan bisa dibilang membuat film ini setidaknya terasa segar dan berwarna. Karakternya yang<em> lovable </em>di serial <em><a href="https://whathefan.com/filmserial/setelah-menonton-ms-marvel/">Ms. Marvel</a></em> berhasil dipertahankan di film ini dan seolah menjadi &#8220;anak bontot&#8221; dari tiga bersaudara.</p>



<p>Memang ada sedikit kejutan di bagian akhir, tapi jujur sama sekali tidak mengejutkan karena rumornya sudah santer terdengar sebelum filmnya rilis. Kamala mendatangi Kate Bishop dari serial <em><a href="https://whathefan.com/filmserial/setelah-menonton-hawkeye/">Hawkeye</a> </em>untuk bergabung dengan &#8220;Avengers&#8221; baru, sedangkan Monica terlempar ke <em>universe </em>lain di mana ia bertemu dengan Beast dari X-Men.</p>



<blockquote class="wp-block-quote is-layout-flow wp-block-quote-is-layout-flow">
<p><mark style="background-color:rgba(0, 0, 0, 0);color:#9e0b0f" class="has-inline-color">SKOR: 6/10</mark></p>
</blockquote>



<h3 class="wp-block-heading">Review What If&#8230;? Season 2</h3>



<figure class="wp-block-embed is-type-video is-provider-youtube wp-block-embed-youtube wp-embed-aspect-16-9 wp-has-aspect-ratio"><div class="wp-block-embed__wrapper">
<iframe title="Marvel Studios’ What If…? Season 2 | Official Trailer | Disney+" width="740" height="416" src="https://www.youtube.com/embed/TiEVqZ2Bc_c?feature=oembed" frameborder="0" allow="accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture; web-share" referrerpolicy="strict-origin-when-cross-origin" allowfullscreen></iframe>
</div></figure>



<p>Mengingat musim pertamanya berhasil menyajikan cerita-cerita yang menarik, Penulis pun berekspektasi kalau musim kedua dari serial <em>What If&#8230;?</em> akan sama bagusnya. Sayangnya, ekspektasi tersebut dipatahkan begitu saja.</p>



<p>Berbeda dengan musim pertamanya, serial ini dirilis setiap hari, bukan setiap minggu. Tentu harusnya hal tersebut membuat penggemar senang, bukan? Iya, jika jalan ceritanya sebagus musim pertamanya. Musim kedua ini<strong> bisa dibilang lumayan mengecewakan</strong>.</p>



<p>Pertama, episode-episodenya tidak terlalu saling terkait seperti musim pertama. Ada beberapa episode yang sama sekali tidak memiliki pengaruh ke <em>finale episode</em>-nya. Kedua, serial ini terlalu berfokus ke Captain Carter, seolah semakin menegaskan MCU itu M-She-U.</p>



<p>Ketika, karakter Supreme Strange yang sudah menjalani <em>character development </em>di musim pertama menjadi <em>villain </em>lagi, bahkan <em>villain </em>utama. Tujuannya pun sama, menghidupkan kembali Christie dengan membuat ulang semestanya yang telah hancur.</p>



<p>Salah satu poin positif dari serial ini adalah adanya karakter Kahhori, yang merupakan karakter orisinal untuk serial <em>What If&#8230;?</em>. Ia pun bekerja sama dengan Captain Carter untuk mengalahkan Supreme Strange dan menyelamatkan <em>multiverse</em>.</p>



<blockquote class="wp-block-quote is-layout-flow wp-block-quote-is-layout-flow">
<p><mark style="background-color:rgba(0, 0, 0, 0);color:#9e0b0f" class="has-inline-color">SKOR: 6/10</mark></p>
</blockquote>



<h3 class="wp-block-heading">Review Echo</h3>



<figure class="wp-block-embed is-type-video is-provider-youtube wp-block-embed-youtube wp-embed-aspect-16-9 wp-has-aspect-ratio"><div class="wp-block-embed__wrapper">
<iframe loading="lazy" title="Marvel Studios&#039; Echo | Official Trailer | Disney+ and Hulu" width="740" height="416" src="https://www.youtube.com/embed/AFUKnherhuw?feature=oembed" frameborder="0" allow="accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture; web-share" referrerpolicy="strict-origin-when-cross-origin" allowfullscreen></iframe>
</div></figure>



<p>Di awal tahun 2024, Marvel merilis sebuah serial baru berjudul <em>Echo</em>, yang merupakan seri pertama yang masuk ke dalam seri Marvel Spotlight. Serial ini berfokus ke karakter Maya Lopez, yang telah muncul di serial <em>Hawkeye</em>.</p>



<p>Mungkin Marvel sudah punya <em>feeling </em>kalau serial ini tidak akan terlalu berhasil, sehingga mereka memutuskan untuk merilis semua episodenya dalam satu hari. Keputusan tersebut mungkin benar, karena serial ini cukup membuat Penulis garuk-garuk kepala.</p>



<p>Selama beberapa episode awal, Penulis benar-benar dibuat bingung<strong> mau dibawa ke arah mana serial ini</strong>. Apakah ini merupakan perjalanan awal Maya menjadi <em>superhero</em>, pembalasan dendam masa lalu, atau malah cuma jadi pemanasan serial <em>Daredevil Born Again</em>.</p>



<p>Rupanya, serial ini pada akhirnya berfokus bagaimana Maya menyelesaikan konflik dengan Kingpin, yang selama ini sudah dianggap sebagai pamannya sendiri. Namun, penyelesaian konfliknya di episode terakhir pun terasa aneh dan berakhir begitu saja.</p>



<p>Karakter Kingpin di sini jelas berhasil mencuri perhatian berkat akting dari Vincent D&#8217;Onofrio. Sayangnya, karakter Maya terasa kurang berhasil digali potensinya untuk menjadi karakter besar di MCU. Apalagi, tidak jelas bagaimana nasibnya di masa depan MCU.</p>



<blockquote class="wp-block-quote is-layout-flow wp-block-quote-is-layout-flow">
<p><mark style="background-color:rgba(0, 0, 0, 0);color:#9e0b0f" class="has-inline-color">SKOR: 5/10</mark></p>
</blockquote>



<h2 class="wp-block-heading">Penutup</h2>



<p>Dari empat film/serial yang Penulis ulas di atas, hanya<em> Loki Season 2 </em>yang Penulis anggap berhasil. Ini tentu menunjukkan kalau MCU masih harus berbenah jika tidak ingin ditinggalkan oleh penggemarnya.</p>



<p>Sejauh ini, sudah ada banyak upaya untuk menyelamatkan muka MCU, termasuk menunda beberapa proyek untuk memastikan kualitasnya. Di tahun 2024 ini, hanya ada film <em>Deadpool &amp; Wolverine </em>yang akan dirilis oleh Marvel, dan jujur Penulis sangat mengantisipasinya.</p>



<p>Saat artikel ini ditulis, Penulis sedang mengikuti serial animasi <em>X-Men &#8217;97</em>, sebuah lanjutan dari serial klasik Marvel yang dirilis di tahun 90-an. Sejauh ini, serial ini cukup memuaskan dan memiliki jalan cerita yang menarik dan membuat penasaran.</p>



<p>Bisa jadi, film <em>Deadpool &amp; Wolverine</em> dan serial <em>X-Men &#8217;97 </em>tersebut dijadikan patokan oleh Marvel apakah semesta X-Men masih menarik minat penonton. Jika iya, maka kemungkinan besar Mutant Saga akan hadir setelah Multiverse Saga berakhir.</p>



<hr class="wp-block-separator has-alpha-channel-opacity"/>



<p>Lawang, 24 April 2024, terinspirasi setelah menyadari ada banyak serial dan film MCU yang belum dibuatkan ulasannya</p>
<p>The post <a href="https://whathefan.com/filmserial/tulisan-ini-merangkum-ulasan-film-dan-serial-mcu-yang-terlewat/">Tulisan Ini Merangkum Ulasan Film dan Serial MCU yang Terlewat</a> appeared first on <a href="https://whathefan.com">Whathefan!</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://whathefan.com/filmserial/tulisan-ini-merangkum-ulasan-film-dan-serial-mcu-yang-terlewat/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Akhirnya Marvel Kembali Menarik Gara-gara Loki Season 2</title>
		<link>https://whathefan.com/filmserial/akhirnya-marvel-kembali-ke-jalan-yang-benar-melalui-loki-season-2/</link>
					<comments>https://whathefan.com/filmserial/akhirnya-marvel-kembali-ke-jalan-yang-benar-melalui-loki-season-2/?noamp=mobile#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Fanandi]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 27 Oct 2023 16:33:07 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Film & Serial]]></category>
		<category><![CDATA[hiburan]]></category>
		<category><![CDATA[Loki]]></category>
		<category><![CDATA[Marvel]]></category>
		<category><![CDATA[MCU]]></category>
		<category><![CDATA[serial]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://whathefan.com/?p=6945</guid>

					<description><![CDATA[<p>Sepanjang Multiverse Saga, Marvel kerap meluncurkan serial yang menimbulkan kekecewaan, apalagi Secret Invasion yang bikin geleng-geleng kepala. Penulis jadi semakin pesimis dengan masa depan Marvel Cinematic Universe (MCU). Sejauh ini, hanya ada tiga serial yang Penulis anggap benar-benar bagus dari awal hingga akhir, yakni WandaVision, Loki, dan What If&#8230;?. Sebenarnya serial Moon Knight juga lumayan [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://whathefan.com/filmserial/akhirnya-marvel-kembali-ke-jalan-yang-benar-melalui-loki-season-2/">Akhirnya Marvel Kembali Menarik Gara-gara Loki Season 2</a> appeared first on <a href="https://whathefan.com">Whathefan!</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p>Sepanjang Multiverse Saga, Marvel kerap meluncurkan serial yang menimbulkan kekecewaan, apalagi <em><a href="https://whathefan.com/filmserial/review-setelah-menonton-secret-invasion/">Secret Invasion</a> </em>yang bikin geleng-geleng kepala. Penulis jadi semakin pesimis dengan <a href="https://whathefan.com/filmserial/the-future-of-marvel-cinematic-universe/">masa depan Marvel Cinematic Universe (MCU).</a></p>



<p>Sejauh ini, hanya ada tiga serial yang Penulis anggap benar-benar bagus dari awal hingga akhir, yakni <em><a href="https://whathefan.com/filmserial/setelah-menonton-wandavision-episode-9-bagian-3/">WandaVision</a></em>, <em><a href="https://whathefan.com/filmserial/setelah-menonton-loki-bagian-2/">Loki</a></em>, dan <em><a href="https://whathefan.com/filmserial/setelah-menonton-what-if-bagian-2/">What If&#8230;?</a></em>. Sebenarnya serial <em><a href="https://whathefan.com/filmserial/setelah-menonton-moon-knight/">Moon Knight</a> </em>juga lumayan bagus, yang sayangnya memiliki episode terakhir yang cukup generik dan terasa kurang.</p>



<p>Di antara tiga serial Marvel yang Penulis sukai, <em>Loki </em>menjadi yang pertama memiliki sekuel. Jujur, Penulis sangat antusias ketika akhirnya serial ini tayang, mengingat akhir dari musim pertamanya sedikit <em>cliff hanging</em>.</p>


<div class="monsterinsights-inline-popular-posts monsterinsights-inline-popular-posts-beta monsterinsights-popular-posts-styled" ><div class="monsterinsights-inline-popular-posts-image"><img decoding="async" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2023/05/maskulinitas-pada-musik-dewa-banner-300x169.jpg" srcset=" https://whathefan.com/wp-content/uploads/2023/05/maskulinitas-pada-musik-dewa-banner-300x169.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2023/05/maskulinitas-pada-musik-dewa-banner-1024x576.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2023/05/maskulinitas-pada-musik-dewa-banner-768x432.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2023/05/maskulinitas-pada-musik-dewa-banner.jpg 1280w " alt="Maskulinitas pada Musik Dewa" /></div><div class="monsterinsights-inline-popular-posts-text"><span class="monsterinsights-inline-popular-posts-label" >Trending</span><div class="monsterinsights-inline-popular-posts-post"><a class="monsterinsights-inline-popular-posts-title"  href="https://whathefan.com/musik/maskulinitas-pada-musik-dewa/">Maskulinitas pada Musik Dewa</a></div></div></div><p></p>


<p>Nah, untungnya tingginya ekspektasi Penulis tidak sia-sia karena sejauh ini serial <em>Loki </em>benar-benar memuaskan! <em>Pace-</em>nya cepat dan tidak terasa <em>dragging </em>sama sekali, penuh kejutan, alur cerita yang rapi, serta ada beberapa teknik <em>shoot </em>yang menarik.</p>



<p>Selain itu, tensi dari serial ini juga sangat menarik. Kita seolah ikut dibuat tegang dengan konflik <em>multiverse </em>yang dihadapi oleh Loki (Tom Hiddleston) bersama teman-temannya. Kesan <em>clock is ticking </em>benar-benar terasa, hingga akhirnya <strong>DUUUAAAARRRR!!! </strong>di episode 4.</p>



<h2 class="wp-block-heading">Ketika Marvel Kembali Menarik</h2>



<figure class="wp-block-embed is-type-video is-provider-youtube wp-block-embed-youtube wp-embed-aspect-16-9 wp-has-aspect-ratio"><div class="wp-block-embed__wrapper">
<iframe loading="lazy" title="Marvel Studios’ Loki Season 2 | Official Trailer | Disney+" width="740" height="416" src="https://www.youtube.com/embed/dug56u8NN7g?feature=oembed" frameborder="0" allow="accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture; web-share" allowfullscreen></iframe>
</div></figure>



<p>Untuk yang awam, <em>Loki Season 2 </em>bercerita tentang kekacauan yang terjadi di Time Variance Authority (TVA) setelah kematian He Who Remains (Jonathan Majors) yang dibunuh oleh varian Loki, Sylvie (Sophia Di Martino). </p>



<p>Hingga artikel ini ditulis (27/10), <em>Loki Season 2 </em>telah memasuki episode 4. Dibandingkan dengan episode-episode sebelumnya (yang sebenarnya <em>so far so good</em>), episode kali ini benar-benar <em>mindblowing </em>dan mengejutkan.</p>



<p>Demi menghindari <em>spoiler </em>pada artikel ini, Penulis hanya bisa menggambarkan kalau episode ini benar-benar tidak tertebak. <em>Build up </em>yang rapi dari episode pertama hingga ketiga ternyata tidak mengubah apa-apa. Apa yang dikhawatirkan akhirnya benar-benar terjadi.</p>



<p>Akhir yang sangat menggantung di episode ini juga memberikan kesan yang mirip dengan <em><a href="https://whathefan.com/filmserial/setelah-menonton-avengers-infinity-wars/">Avengers: Infinity Wars</a></em>, di mana Thanos berhasil melenyapkan setengah populasi alam semesta. </p>



<p>Sekali lagi, kita disajikan misi yang dilakukan oleh protagonis kita gagal dilakukan. Namun, seperti yang sudah Penulis jelaskan di tulisan lain, <a href="https://whathefan.com/filmserial/bagaimana-serial-loki-mengerdilkan-peran-thanos/">tingkat destruktif di serial ini benar-benar beda level</a>. Penulis benar-benar tidak sabar untuk menonton episode ke-5 mendatang.</p>



<p>Yang jelas, sejauh ini serial <em>Loki Season 2 </em>berhasil membuat Penulis berpikir kalau Marvel mulai menarik lagi dan kembali ke jalan yang benar. Kekacauan demi kekacauan yang terjadi di serial-serial sebelumnya seolah tertebus dengan kemunculan serial ini.</p>



<p>Penulis berusaha untuk mencari celah untuk mengkritik serial ini. Hanya saja, Penulis benar-benar tidak menemukan apa yang kurang dari <em>Loki Season 2 </em>sejauh ini. Meskipun tentu tidak sempurna, Penulis berhasil dibuat puas olehnya.</p>



<h2 class="wp-block-heading">Episode 4 Selalu Jadi yang Paling Mengejutkan?</h2>



<figure class="wp-block-embed is-type-video is-provider-youtube wp-block-embed-youtube wp-embed-aspect-16-9 wp-has-aspect-ratio"><div class="wp-block-embed__wrapper">
<iframe loading="lazy" title="LOKI Episode 4 BREAKDOWN - Ending Explained, MCU Easter Eggs, and Time Travel EXPLAINED!" width="740" height="416" src="https://www.youtube.com/embed/vB8yjbQblxk?feature=oembed" frameborder="0" allow="accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture; web-share" allowfullscreen></iframe>
</div></figure>



<p>Ada fakta menarik tentang episode 4 serial <em>Loki Season 2</em>. Pada musim pertamanya, episode keempatnya juga sangat mengejutkan ketika sosok di balik TVA terkuak hanya robot dan di-<em>prune</em>-nya Mobius dan Loki.</p>



<p>Jika diingat-ingat lagi, sebenarnya banyak kejadian yang mengejutkan terjadi di episode keempat dari semua serial Marvel. Penulis akan coba bahas beberapa untuk membuktikan pernyataan tersebut.</p>



<p>Di <em>WandaVision</em>, akhirnya terkuak apa yang sebenarnya terjadi pada Wanda dan penduduk kota Westview. Di <em>The Falcon and the Winter Soldier</em>, kita bisa melihat bagaimana Captain America baru melakukan pembuhan dengan menggunakan perisainya.</p>



<p>Episode 4 favorit Penulis, selain <em>Loki Season 2</em>, adalah <em>What If&#8230;? </em>yang menceritakan tentang Supreme Doctor Strange yang sangat <em>dark</em>. Di serial <em>Hawkeye</em>, kita bisa melihat kemunculan karakter Yelena Belova (Florence Pugh).</p>



<p><em>Moon Knight </em>pun cukup mengejutkan, di mana karakter utama Steven Grant (Oscar Isaac) ditembak tepat di dada oleh antagonisnya. Kejadian yang mirip juga terjadi di serial <em>Secret Invasion</em>, di mana Talos (Ben Mendelsohn) dibunuh oleh Gravik (Kingsley Ben-Adir).</p>



<p>Mengingat kebanyakan serial Marvel hanya memiliki enam episode (kecuali<em> WandaVision</em>, <em>What If&#8230;?</em>, dan <em>She-Hulk: Attorney at Law</em> yang punya sembilang episode), wajar jika episode 4 menampilkan adegan mengejutkan karena sudah mendekati klimaks.</p>



<p>Selain itu, episode 5 seringnya dimanfaatkan sebagai momen <em>cooldown </em>sebelum <em>finale episode</em>, sehingga terasa <em>boring </em>dan <em>dragging</em>. Apalagi, tak jarang Marvel mengecewakan penggemarnya dengan buruknya konklusi serial di episode terakhir.</p>



<h2 class="wp-block-heading">Penutup</h2>



<p>Masih ada dua episode lagi sebelum serial <em>Loki Season 2 </em>tamat. Namun, sejauh ini serial ini mampu memuaskan Penulis yang telah dikecewakan berkali-kali, baik karena film maupun serialnya.</p>



<p>Memang film <em><a href="https://whathefan.com/filmserial/review-setelah-menonton-guardians-of-the-galaxy-vol-3/">Guardians of the Galaxy Vol. 3 </a></em>adalah film yang bagus, tetapi dampaknya secara keseluruhan untuk Multiverse Saga sangat kecil. <em>Loki Season 2 </em>bersentuhan langsung dengan konsep <em>multiverse</em> beserta bahayanya.</p>



<p>Penulis bahkan meyakini kalau apa yang terjadi di serial <em>Loki </em>ini akan memiliki pengaruh besar kepada keseluruhan saga. <em>Event</em> yang akan terjadi di film-film selanjutnya, termasuk <em>Avengers: Kang Dynasty </em>dan <em>Avengers: Secret Wars</em>, bisa bermula dari serial ini.</p>



<p>Semoga saja di dua episode terakhir, serial ini bisa konsisten menjaga kualitas ceritanya, sehingga Penulis bisa berpikir kalau MCU masih menyenangkan untuk ditonton. </p>



<hr class="wp-block-separator has-alpha-channel-opacity"/>



<p>Lawang, 27 Oktober 2023, terinspirasi setelah menonton<em> Loki Season 2 Episode 4</em> yang cukup <em>mindblowing</em> </p>
<p>The post <a href="https://whathefan.com/filmserial/akhirnya-marvel-kembali-ke-jalan-yang-benar-melalui-loki-season-2/">Akhirnya Marvel Kembali Menarik Gara-gara Loki Season 2</a> appeared first on <a href="https://whathefan.com">Whathefan!</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://whathefan.com/filmserial/akhirnya-marvel-kembali-ke-jalan-yang-benar-melalui-loki-season-2/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Bagaimana Serial Loki Mengerdilkan Peran Thanos di MCU</title>
		<link>https://whathefan.com/filmserial/bagaimana-serial-loki-mengerdilkan-peran-thanos/</link>
					<comments>https://whathefan.com/filmserial/bagaimana-serial-loki-mengerdilkan-peran-thanos/?noamp=mobile#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Fanandi]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 17 Oct 2023 23:58:48 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Film & Serial]]></category>
		<category><![CDATA[film]]></category>
		<category><![CDATA[hiburan]]></category>
		<category><![CDATA[Loki]]></category>
		<category><![CDATA[Marvel]]></category>
		<category><![CDATA[MCU]]></category>
		<category><![CDATA[multiverse]]></category>
		<category><![CDATA[Thanos]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://whathefan.com/?p=6907</guid>

					<description><![CDATA[<p>Suka atau tidak suka, harus diakui kalau Marvel Studios berhasil melakukan pekerjaan dengan baik dalam membangun Marvel Cinematic Universe (MCU), khususnya Infinity Saga yang memuncak di film Avengers: Endgame. Salah satu alasan mengapa Infinity Saga begitu sukses (terlepas dari beberapa judul filmnya yang flop) adalah karena adanya sosok big bad villain pada sosok Thanos. Ia [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://whathefan.com/filmserial/bagaimana-serial-loki-mengerdilkan-peran-thanos/">Bagaimana Serial Loki Mengerdilkan Peran Thanos di MCU</a> appeared first on <a href="https://whathefan.com">Whathefan!</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p>Suka atau tidak suka, harus diakui kalau Marvel Studios berhasil melakukan pekerjaan dengan baik dalam membangun <a href="https://whathefan.com/filmserial/the-fall-of-marvel-cinematic-universe/">Marvel Cinematic Universe (MCU)</a>, khususnya Infinity Saga yang memuncak di film <em>Avengers: Endgame</em>.</p>



<p>Salah satu alasan mengapa Infinity Saga begitu sukses (terlepas dari beberapa judul filmnya yang flop) adalah karena adanya sosok <em>big bad villain </em>pada sosok <strong>Thanos</strong>. Ia mengumpulkan enam Infinity Stones untuk <a href="https://whathefan.com/animekomik/antara-eren-thanos-dan-hitler/">melenyapkan separuh populasi alam semesta</a>. </p>



<p>Meskipun <a href="https://whathefan.com/filmserial/genosida-ala-thanos/">ia melakukan genosida</a>, banyak yang bersimpati (bahkan setuju) dengannya karena tujuannya masuk akal: agar alam semesta yang sumber dayanya terbatas menjadi lebih seimbang. Ia tidak pernah berambisi menguasai semesta seperti kebanyakan <em>supervillain.</em></p>


<div class="monsterinsights-inline-popular-posts monsterinsights-inline-popular-posts-beta monsterinsights-popular-posts-styled" ><div class="monsterinsights-inline-popular-posts-image"><img decoding="async" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/07/pexels-photo-697243-300x200.jpeg" srcset=" https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/07/pexels-photo-697243-300x200.jpeg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/07/pexels-photo-697243-768x512.jpeg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/07/pexels-photo-697243-1024x683.jpeg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/07/pexels-photo-697243-356x237.jpeg 356w " alt="Menggadaikan Persahabatan Demi Cinta" /></div><div class="monsterinsights-inline-popular-posts-text"><span class="monsterinsights-inline-popular-posts-label" >Trending</span><div class="monsterinsights-inline-popular-posts-post"><a class="monsterinsights-inline-popular-posts-title"  href="https://whathefan.com/rasa/menggadaikan-persahabatan-demi-cinta/">Menggadaikan Persahabatan Demi Cinta</a></div></div></div><p></p>


<p>Sayangnya, peran dan tindakan Thanos tersebut seolah telah dikerdilkan oleh pihak Marvel itu sendiri melalui <a href="https://whathefan.com/filmserial/setelah-menonton-loki-bagian-1/">serial <em>Loki</em>.</a> Bahkan, hal tersebut lebih ditekankan lagi melalui musim kedua <em>Loki</em>, di mana genosida seolah menjadi hal yang lumrah saja.</p>



<h2 class="wp-block-heading">Genosida di Serial Loki</h2>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="683" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2023/10/bagaimana-serial-loki-mengerdilkan-peran-thanos-1-1024x683.png" alt="" class="wp-image-6910" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2023/10/bagaimana-serial-loki-mengerdilkan-peran-thanos-1-1024x683.png 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2023/10/bagaimana-serial-loki-mengerdilkan-peran-thanos-1-300x200.png 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2023/10/bagaimana-serial-loki-mengerdilkan-peran-thanos-1-768x512.png 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2023/10/bagaimana-serial-loki-mengerdilkan-peran-thanos-1.png 1080w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption class="wp-element-caption">Yang Bercabang yang Dipangkas (ScreenRant)</figcaption></figure>



<p>Pada musim pertama <em>Loki</em>, sebenarnya sudah diperlihatkan bagaimana sepelenya semua kejadian yang terjadi sepanjang Infinity Saga. Tentu kita ingat bagaimana Infinity Stones yang menjadi pusat cerita hanya menjadi pemberat kertas di <strong>Time Variance Authority (TVA)</strong>.</p>



<p>Selain itu, kita bisa melihat bagaimana TVA bekerja dalam memangkas cabang-cabang <em>timeline </em>yang dianggap berpotensi membahayakan <em>sacred timeline</em> menggunakan semacam bom yang akan membuat seluruh isi cabang tersebut masuk ke dalam Void. </p>



<p>Nah, di dalam Void sendiri, ada makhluk bernama Allioth yang akan melenyapkan segala sesuatu yang ada di hadapannya. Makhluk inilah yang membuat He Who Remains berhasil mengalahkan varian Kang lainnya.</p>



<p>Dengan kata lain, seluruh semesta yang di-<em>prune</em> oleh pasukan TVA akan masuk ke dalam Void hanya untuk dimusnahkan oleh Allioth. Skala genosida yang dilakukan oleh Thanos jelas bukan apa-apa dibandingkan dengan yang dilakukan oleh TVA.</p>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="683" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2023/10/bagaimana-serial-loki-mengerdilkan-peran-thanos-3-1024x683.jpg" alt="" class="wp-image-6912" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2023/10/bagaimana-serial-loki-mengerdilkan-peran-thanos-3-1024x683.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2023/10/bagaimana-serial-loki-mengerdilkan-peran-thanos-3-300x200.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2023/10/bagaimana-serial-loki-mengerdilkan-peran-thanos-3-768x512.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2023/10/bagaimana-serial-loki-mengerdilkan-peran-thanos-3.jpg 1080w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption class="wp-element-caption">General Dox (Hocmarketing)</figcaption></figure>



<p>Nah, pada episode 2 musim kedua serial <em>Loki</em>, kita bisa melihat bagaimana pasukan TVA loyalis dari <strong>General Dox</strong> memangkas banyak sekali cabang <em>timeline</em> secara massal demi menjaga <em>sacred timeline</em>, meskipun TVA sedang goyang karena terkuaknya siapa dalang di baliknya. </p>



<p>Dox melakukan hal tersebut juga dengan alasan yang ia anggap mulia: untuk membereskan kekacauan <em>multiverse </em>yang diakibatkan oleh kematian He Who Remains. Ia dengan tegar mengambil keputusan tersebut, menodai tangannya untuk kepentingan yang lebih besar.</p>



<p>Bayangkan, seluruh populasi (bukan setengah) yang hidup di semesta-semesta tersebut dimusnahkan oleh TVA. Artinya, tidak ada makhluk yang selamat dari genosida tersebut, termasuk para <em>superhero </em>dan <em>supervillain</em>, bahkan Thanos sekalipun.</p>



<p>Penulis jadi teringat bagaimana Zeno dari serial <em>Dragon Ball Super</em> dengan mudahnya melenyapkan semesta hanya karena merasa sedikit kesal. Bedanya, Zeno memang &#8220;dewa&#8221; di serial tersebut, berbeda dengan TVA yang <em>playing god</em>.</p>



<h2 class="wp-block-heading">Meningkatnya Level Ancaman di MCU</h2>



<figure class="wp-block-image size-large is-resized"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="683" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2023/10/bagaimana-serial-loki-mengerdilkan-peran-thanos-2-1024x683.png" alt="" class="wp-image-6911" style="aspect-ratio:1.499267935578331;width:740px;height:auto" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2023/10/bagaimana-serial-loki-mengerdilkan-peran-thanos-2-1024x683.png 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2023/10/bagaimana-serial-loki-mengerdilkan-peran-thanos-2-300x200.png 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2023/10/bagaimana-serial-loki-mengerdilkan-peran-thanos-2-768x512.png 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2023/10/bagaimana-serial-loki-mengerdilkan-peran-thanos-2.png 1080w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption class="wp-element-caption">Semua Baru Awalnya Saja (Fandom)</figcaption></figure>



<p>Besarnya skala genosida yang dilakukan pada serial <em>Loki </em>memang dibutuhkan oleh MCU karena mereka membutuhkan sosok <em>villain </em>yang jelas lebih berbahaya dari Thanos. Bahkan, Penulis merasa kalau ini semua baru permulaan saja.</p>



<p>Kita tahu kalau <em>the next big bad villain </em>MCU di Multiverse Saga adalah <strong>Kang the Conqueror</strong>. Meskipun muncul secara agak mengecewakan di film <em><a href="https://whathefan.com/filmserial/setelah-menonton-ant-man-and-the-wasp-quantumania/">Ant-Man and the Wasp: Quantumania</a></em>, kita bisa melihat kalau masih ada banyak sekali varian Kang yang siap menjadi ancaman.</p>



<p>Kekosongan kepemimpinan yang terjadi di TVA saat ini bisa saja memicu para varian Kang tersebut untuk mulai bergerak secara lebih aktif. Bagaimana tidak, sosok yang mengalahkan mereka telah tewas di tangan Sylvie.</p>



<p>Belum banyak <em>superhero </em>yang <em>notice </em>dengan keberadaan varian-varian Kang ini. Sekadar tahu<em> </em>kalau <em>multiverse </em>itu ada saja belum banyak yang tahu, kecuali Scott Lang (Ant-Man) dan keluarga, <a href="https://whathefan.com/filmserial/setelah-menonton-doctor-strange-in-the-multiverse-of-madness/">Doctor Strange</a>, Scarlet Witch, Peter Parker (Spider-Man), dan Loki tentunya. </p>



<p>Apakah ada kemungkinan kalau Spider Society yang muncul di film <em><a href="https://whathefan.com/filmserial/review-setelah-menonton-spider-man-across-the-spider-verse/">Spider-Man: Across the Spider-Verse</a> </em>juga akan menjadi &#8220;benteng&#8221; yang menghalau para Kang? Penulis sedikit meragukan hal ini, mengingat hak penayangan mereka masih ada di tangan Sony.</p>



<p>Hanya saja, dengan adanya rumor kalau film-film Sony&#8217;s Spider-Man Universe (SSU) akan segera <em>canon </em>dengan MCU, bukan tidak mungkin hal itu terjadi di masa depan. Varian-varian Kang dilawan oleh varian-varian Spider-Man jelas terasa masuk akal.</p>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="683" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2023/10/bagaimana-serial-loki-mengerdilkan-peran-thanos-4-1024x683.webp" alt="" class="wp-image-6913" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2023/10/bagaimana-serial-loki-mengerdilkan-peran-thanos-4-1024x683.webp 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2023/10/bagaimana-serial-loki-mengerdilkan-peran-thanos-4-300x200.webp 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2023/10/bagaimana-serial-loki-mengerdilkan-peran-thanos-4-768x512.webp 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2023/10/bagaimana-serial-loki-mengerdilkan-peran-thanos-4.webp 1080w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption class="wp-element-caption">Iron Lad a.k.a. Nathaniel Richard (We Got This Covered)</figcaption></figure>



<p>Penulis juga berharap (dan menebak) kalau nantinya akan ada varian Kang versi baik yang akan muncul untuk membantu para <em>superhero </em>kita dalam <em>multiversal war </em>yang akan datang. <strong>Nathaniel Richard</strong> alias <strong>Iron Lad</strong> adalah favorit Penulis untuk dimunculkan nanti.</p>



<p>Yang jelas, genosida yang dilakukan oleh Dox dan pasukan TVA-nya jelas untuk menunjukkan bahwa level ancaman di Multiverse Saga ini akan jauh lebih berbahaya daripada yang telah dilakukan oleh Thanos, membuat apa yang telah dilakukan olehnya terlihat kerdil. </p>



<p>Konsekuensinya, Marvel harus lebih berhati-hati dalam <a href="https://whathefan.com/filmserial/the-future-of-marvel-cinematic-universe/">menyusun cerita ke depannya</a>. Multiverse Saga sejauh ini sudah mendapatkan banyak kritikan dan ulasan negatif. Semakin luas skala yang ingin diceritakan, semakin besar peluang untuk adanya kesalahan.</p>



<p>Lantas, setelah Multiverse Saga ini berakhir, ancaman lebih besar seperti apa yang akan terjadi? Jelas masih ada banyak nama yang bisa menjadi kandidat, dengan Galactus menjadi kandidat utamanya.</p>



<p>Namun, dengan adanya rencana <em>soft reboot </em>setelah film <em>Avengers: Secret Wars</em>, bisa saja level ancaman yang ada di MCU justru akan ter-<em>reset</em> dan kita akan disuguhkan dengan <em>villain </em>yang lebih ecek-ecek.</p>



<h2 class="wp-block-heading">Penutup</h2>



<p>Jika Penulis berada di dalam TVA, mungkin dirinya pun akan bingung bagaimana cara mengatasi kekacauan <em>multiverse </em>yang telah terjadi. Skala kekacauannya jelas sudah di luar nalar dan berpotensi memicu hal yang lebih buruk untuk terjadi.</p>



<p>Bisa jadi, memangkas cabang-cabang <em>timeline </em>dan melakukan genosida memang harus dilakukan. Namun, apakah <em>sacred timeline </em>memang menjadi satu-satunya aliran waktu yang paling benar? Bagaimana kalau ini adalah aliran waktu yang benar versi He Who Remains?</p>



<p>Untuk mengetahuinya, kita harus menonton <em>Loki Season 2 </em>sampai selesai. Sejauh ini dari dua episode yang telah tayang, serial ini memang cukup menjanjikan. Semoga saja serial ini bisa berakhir dengan baik, tidak seperti beberapa <a href="https://whathefan.com/filmserial/review-setelah-menonton-secret-invasion/">serial Marvel yang terakhir</a>.</p>



<hr class="wp-block-separator has-alpha-channel-opacity"/>



<p>Lawang, 17 Oktober 2023, terinspirasi setelah melihat genosida besar-besaran yang dilakukan oleh Dox dan loyalis TVA</p>
<p>The post <a href="https://whathefan.com/filmserial/bagaimana-serial-loki-mengerdilkan-peran-thanos/">Bagaimana Serial Loki Mengerdilkan Peran Thanos di MCU</a> appeared first on <a href="https://whathefan.com">Whathefan!</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://whathefan.com/filmserial/bagaimana-serial-loki-mengerdilkan-peran-thanos/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Setelah Menonton Ant-Man and the Wasp: Quantumania</title>
		<link>https://whathefan.com/filmserial/setelah-menonton-ant-man-and-the-wasp-quantumania/</link>
					<comments>https://whathefan.com/filmserial/setelah-menonton-ant-man-and-the-wasp-quantumania/?noamp=mobile#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Fanandi]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 27 Feb 2023 16:00:04 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Film & Serial]]></category>
		<category><![CDATA[Ant-Man]]></category>
		<category><![CDATA[film]]></category>
		<category><![CDATA[hiburan]]></category>
		<category><![CDATA[Kang the Conqueror]]></category>
		<category><![CDATA[Loki]]></category>
		<category><![CDATA[Marvel]]></category>
		<category><![CDATA[MCU]]></category>
		<category><![CDATA[superhero]]></category>
		<category><![CDATA[ulasan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://whathefan.com/?p=6362</guid>

					<description><![CDATA[<p>Marvel Cinematic Universe (MCU) Phase 5 resmi dimulai dengan tayangnya film Ant-Man and the Wasp: Quantumania. Di Indonesia, seperti biasa film ini tayang dua hari lebih cepat dibandingkan waktu perilisan global, yakni pada hari 15 Februari 2023. Yang spesial pada kali ini adalah Penulis menontonnya di Central Park, Jakarta. Kebetulan, Penulis mendarat di Jakarta pada [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://whathefan.com/filmserial/setelah-menonton-ant-man-and-the-wasp-quantumania/">Setelah Menonton Ant-Man and the Wasp: Quantumania</a> appeared first on <a href="https://whathefan.com">Whathefan!</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p>Marvel Cinematic Universe (MCU) Phase 5 resmi dimulai dengan tayangnya film <em><strong>Ant-Man and the Wasp: Quantumania</strong></em>. Di Indonesia, seperti biasa film ini tayang dua hari lebih cepat dibandingkan waktu perilisan global, yakni pada hari 15 Februari 2023.</p>



<p>Yang spesial pada kali ini adalah Penulis menontonnya di Central Park, Jakarta. Kebetulan, Penulis mendarat di Jakarta pada paginya dan memang ada janji dengan teman-teman kantornya yang baru kali ini bertemu (kebetulan ini adalah pertemuan kali pertama).</p>



<p>Sebelum menonton film ini, Penulis sudah menurunkan ekspektasinya karena di situs <em>Rotten Tomatoes</em> film ini hanya mendapatkan skor 55% (terakhir bahkan sudah menyentuh angka 47%, menyamai &#8220;rekor&#8221; <em><a href="https://whathefan.com/filmserial/setelah-menonton-eternals-bagian-1/">Eternals</a></em>). </p>





<p>Banyak yang menganggap kalau film ketiga Ant-Man ini akan menjadi film Ant-Man tergelap jika dibandingkan dengan dua film sebelumnya. Penulis pun sudah mengharapkan ada kematian tokoh penting, atau setidaknya terjebak di <em>quantum realm</em>. </p>



<p>Lantas, apakah film ini kembali mengecewakan seperti beberapa film Marvel sebelumnya? Atau setidaknya berada di level medioker yang masih oke untuk ditonton? Atau justru masuk ke level mantap seperti <em><a href="https://whathefan.com/filmserial/setelah-menonton-shang-chi-and-the-legend-of-the-ten-rings/">Shang-Chi</a> </em>dan <em><a href="https://whathefan.com/filmserial/setelah-menonton-spider-man-no-way-home/">No Way Home</a></em>?</p>



<h2 class="wp-block-heading">Jalan Cerita Ant-Man and the Wasp: Quantumania</h2>



<figure class="wp-block-embed is-type-video is-provider-youtube wp-block-embed-youtube wp-embed-aspect-16-9 wp-has-aspect-ratio"><div class="wp-block-embed__wrapper">
<iframe loading="lazy" title="Marvel Studios’ Ant-Man and The Wasp: Quantumania | Official Trailer" width="740" height="416" src="https://www.youtube.com/embed/ZlNFpri-Y40?feature=oembed" frameborder="0" allow="accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture; web-share" allowfullscreen></iframe>
</div></figure>



<p>Penulis datang terlambat ketika menonton film ini, sehingga langsung menonton adegan ketika <strong>Scott Lang</strong> (Paul Rudd) mempromosikan buku buatannya. Lantas, ia mendapatkan kabar kalau anaknya <strong>Cassie</strong> (Kathryn Newton) tertangkap oleh polisi karena suatu masalah.</p>



<p>Singkat cerita, Cassie bersama ayahnya, <strong>Hope</strong> (Evangeline Lily), <strong>Hank Pym</strong> (Michael Douglas), dan <strong>Janet van Dyne</strong> (Michelle Pfeiffer) sedang mencoba suatu alat yang memetakan dunia kuantum. Namun, alat tersebut justru menyedot mereka semua.</p>



<p>Scott dan Cassie tertangkap oleh penduduk asli dunia kuantum yang sedang mengumpulkan pasukan untuk memberontak ke <strong>Kang the Conqueror </strong>(Jonathan Majors). Di sisi lain, Hope, Hank, dan Janet berusaha untuk mengumpulkan informasi ke kota.</p>



<p>Janet menghubungi <strong>Skylar</strong> (Bill Murray), mantan sekutunya ketika ia masih terjebak di dunia kuantum. Sayangnya, ternyata Skylar sudah menjadi anak buah Kang dan hendak menyerahkan Janet dkk ke Kang. Untungnya, mereka berhasil kabur.</p>



<p>Kembali lagi ke Scott dan Cassie. Pemimpin pasukan pemberontak, <strong>Jentorrah</strong> (Katy M. O&#8217;Brian), menjelaskan bagaimana Janet secara tidak langsung membantu Kang menguasai dunia kuantum dengan memperbaiki mesin multiversalnya.</p>



<p>Setelah berhasil memperbaiki mesin tersebut, Janet mampu melihat pikiran Kang di mana ternyata ia adalah seorang penakhluk yang telah melakukan genosida demi menghapus <em>timeline </em>tertentu. </p>



<p>Untuk itu, Janet pun memperbesar <em>core </em>dari mesin tersebut agar Kang tidak bisa kabur dari dunia kuantum. Oleh karena itu, Kang ingin bertemu dengan Scott agar ia bisa membantu dirinya mengecilkan <em>core </em>mesinnya.</p>



<p>Tiba-tiba, <strong>M.O.D.O.K.</strong>, yang ternyata merupakan Darren Cross (Corey Stoll), menyerang mereka dan berhasil menangkap Scott dan Cassie. Kang pun menemui mereka dan memaksa Scott untuk melakukan apa yang ia minta, atau anaknya akan mati.</p>



<p>Scott pun berhasil melakukan misi tersebut (dibantu oleh Hope), dan Kang pun mulai menyiapkan pasukannya. Cassie dan Jentorrah berhasil mengumpulkan pasukan pemberontak untuk menyerbu markas Kang</p>



<p>Pada akhirnya, para pahlawan kita berhasil menahan pasukan Kang (dibantu dengan M.O.D.O.K. yang terkena <em>bacot no jutsu </em>dari Cassie), hingga membuat Kang babak belur berkat semut-semut super yang dipimpin oleh Hank.</p>



<p>Saat semua akan pulang ke dunia, Kang menyerang Scott dan terjadi pertarungan 1 vs 1. Di saat genting, Hope datang dan membantu Scott mengalahkan Kang. Dengan canggihnya, Cassie mampu membuka portal ke dunia kuantum dan menyelamatkan mereka.</p>



<figure class="wp-block-embed is-type-video is-provider-youtube wp-block-embed-youtube wp-embed-aspect-16-9 wp-has-aspect-ratio"><div class="wp-block-embed__wrapper">
<iframe loading="lazy" title="COUNCIL OF KANGS Explained! - Every Kang In Ant Man Quantumania" width="740" height="416" src="https://www.youtube.com/embed/nJD8n-uf6WE?feature=oembed" frameborder="0" allow="accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture; web-share" allowfullscreen></iframe>
</div></figure>



<p>Pada adegan <em>post-credit</em>, kita bisa melihat ada ribuan varian Kang yang berkumpul dan berencana untuk mulai bergerak. Ada tiga varian Kang yang patut diperhatikan, yaitu <strong>Immortus</strong>, <strong>Rama-Tut</strong>, dan <strong>Scarlet Centurion</strong>. </p>



<p>Kemungkinan besar, mereka bertiga lah yang akan menjadi <em>villain </em>utama di film-film Marvel selanjutnya, terutama <em>Avengers: The Kang Dynasty</em>. Kang the Conqueror yang kita lihat di film <em>Quantumania </em>hanyalah bagian kecil dari dinasti tersebut.</p>



<p>Lantas di <em>post-credit </em>yang kedua, kita bisa melihat Loki (Tom Hiddleston) dan Mobius (Owen Wilson) sedang menghadiri acara yang dipimpin oleh varian Kang lainnya, Victor Timely, di tahun 1900-an. Ini akan menjadi awal dari <em><a href="https://whathefan.com/filmserial/setelah-menonton-loki-bagian-1/">Loki Season 2</a> </em>yang akan tayang tahun ini.</p>



<h2 class="wp-block-heading">Setelah Menonton Ant-Man and the Wasp: Quantumania</h2>



<figure class="wp-block-embed is-type-video is-provider-youtube wp-block-embed-youtube wp-embed-aspect-16-9 wp-has-aspect-ratio"><div class="wp-block-embed__wrapper">
<iframe loading="lazy" title="Marvel Studios’ Ant-Man and The Wasp: Quantumania | New Trailer" width="740" height="416" src="https://www.youtube.com/embed/5WfTEZJnv_8?feature=oembed" frameborder="0" allow="accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture; web-share" allowfullscreen></iframe>
</div></figure>



<p>Sebagai <em>set-up </em>untuk film-film Marvel selanjutnya, <em>post-credit </em>yang dimiliki oleh film ini sangat oke. Kemunculan Loki yang sudah Penulis harapkan benar-benar menaikkan semangat Penulis untuk menonton <em>Loki Season 2</em> .</p>



<p>Namun, sebagai film, <em>Ant-Man and the Wasp: Quantumania </em>sangat terasa kurang. Ada banyak kekesalan dan kekecewaan yang muncul ketika selesai menonton film ini. Penulis akan coba jabarkan satu per satu, dari yang paling ringan hingga yang paling berat.</p>



<h3 class="wp-block-heading">Empat Kekurangan Minor</h3>



<p>Pertama, <strong><em>chemistry </em>ayah-anak antara Paul Rudd dan Kathryn Newton terasa kurang kuat</strong>. Entah mengapa unsur keluarga yang sangat ditekankan di film ini justru tidak berhasil ditampilkan oleh kedua aktor tersebut.</p>



<p>Kedua, <strong>alur cerita filmnya terasa kurang rapi dan sedikit kacau</strong>. Dengan dua perspektif yang saling berganti antara Scott-Cassie dan Hope-Hank-Janet, rasanya agak saling tindih walau pada akhirnya semua bertaut pada satu simpul yang sama.</p>



<p>Ketiga, <strong>The Wasp hampir tidak ada fungsinya</strong>. Meskipun namanya ada di judul, peran The Wasp di sini sangat kecil. Mungkin yang paling besar adalah ketika ia kembali ke Dunia Kuantum untuk membantu Ant-man mengalahkan Kang.</p>



<p>Keempat, <strong>trailer cukup <em>misleading</em></strong><em>. </em>Di trailer, menurut penafsiran Penulis, Scott Lang seolah-olah rela melakukan apapun demi mendapatkan waktu dengan Cassie yang hilang selama lima tahun, termasuk bekerja sama dengan Kang. Faktanya, ini hanya film <em>superhero </em>seperti biasa.</p>



<h3 class="wp-block-heading">MODOK yang Disia-siakan</h3>



<figure class="wp-block-embed is-type-video is-provider-youtube wp-block-embed-youtube wp-embed-aspect-16-9 wp-has-aspect-ratio"><div class="wp-block-embed__wrapper">
<iframe loading="lazy" title="Quantumania RUINED MODOK???" width="740" height="416" src="https://www.youtube.com/embed/Hl6ND0gVzi0?feature=oembed" frameborder="0" allow="accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture; web-share" allowfullscreen></iframe>
</div></figure>



<p>Kelima,<strong> MODOK yang terasa disia-siakan</strong>. Penulis sama sekali tidak mempermasalahkan <em>backstory</em>-nya yang berubah di komik. Justru, langkah yang jenius dengan menjadikan Darren Cross sebagai sosok yang diubah menjadi MODOK oleh Kang.</p>



<p>Namun, Penulis merasa peran MODOK di film ini terlalu konyol dan memang dihadirkan hanya untuk menambah unsur komedi. Padahal, MODOK adalah salah satu <em>villain </em>legendaris yang dimiliki oleh Marvel.</p>



<p>Penulis sempat berharap kalau MODOK akan punya kisah yang cukup panjang di MCU. Mungkin setelah kekalahan Kang, ia berusaha membalas dendam. Nyatanya, ia mati dengan heroik hingga merasa dirinya merupakan bagian dari Avengers. Sungguh konyol.</p>



<h3 class="wp-block-heading">Portal Dunia Kuantum yang Seperti Mainan</h3>



<figure class="wp-block-embed is-type-video is-provider-youtube wp-block-embed-youtube wp-embed-aspect-16-9 wp-has-aspect-ratio"><div class="wp-block-embed__wrapper">
<iframe loading="lazy" title="Marvel Studios’ Ant-Man and The Wasp: Quantumania | Introducing Cassie" width="740" height="416" src="https://www.youtube.com/embed/bkP3TTWtQEI?feature=oembed" frameborder="0" allow="accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture; web-share" allowfullscreen></iframe>
</div></figure>



<p>Keenam, <strong>Cassie bisa dengan mudah membuka portal ke dunia kuantum</strong>. Di film <em>Ant-man and the Wasp </em>(2018), kita bisa tahu bagaimana perjuangan Hank Pym dan Hope agar bisa membuka portal ke dunia kuantum demi menyelamatkan Janet.</p>



<p>Selain itu, di film ini kita bisa melihat bagaimana susahnya Kang keluar dari sana, hingga ia membutuhkan bantuan Janet. Namun, Cassie yang &#8220;anak kemarin&#8221; bisa membuka portal tersebut hanya dengan <em>tat tut tat tut </em>dalam hitungan detik.</p>



<p>Bagi Penulis, ini benar-benar mengecewakan. Awalnya Penulis merasa agak puas karena melihat Scott dan Hope terjebak di Dunia Kuantum. Nyatanya, mereka bisa diselamatkan dengan terlalu mudah, portal ke Dunia Kuatum terasa seperti mainan.</p>



<h3 class="wp-block-heading">Katanya Mengalahkan Banyak Avengers?</h3>



<figure class="wp-block-embed is-type-video is-provider-youtube wp-block-embed-youtube wp-embed-aspect-16-9 wp-has-aspect-ratio"><div class="wp-block-embed__wrapper">
<iframe loading="lazy" title="Marvel Studios’ Ant-Man and The Wasp: Quantumania | Kang The Conqueror" width="740" height="416" src="https://www.youtube.com/embed/yvTiZykN63U?feature=oembed" frameborder="0" allow="accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture; web-share" allowfullscreen></iframe>
</div></figure>



<p>Terakhir dan yang paling parah tentu saja adalah bagaimana <strong>Kang the Conqueror</strong>, yang digembar-gemborkan sebagai salah satu <em>villain </em>terkuat, <strong>matinya hanya begitu saja</strong>. <em>Sorry to say</em>, Ant-Man dan The Wasp adalah salah satu hero terlemah di Avengers.</p>



<p>Akting Jonathan Majors memang memukau, sama seperti ketika ia memerankan He Who Remains. Yang jadi masalah adalah bagaimana penulis cerita membuat kematiannya terasa mudah dan sama sekali tidak berkesan.</p>



<p>Memang ada teori kalau Kang yang ini belum mati, hanya terjebak saja. Namun, tetap saja jalan menuju ke sana terasa kurang mantap. Setelah kalah dikeroyok oleh semut super, ia juga mudah ditumbangkan oleh Ant-Man dan The Wasp.</p>



<p>Walaupun nanti akan ada ribuan varian Kang yang bisa jadi lebih kuat, tetap saja kematian Kang di film ini benar-benar mengesalkan. Apalagi, ia sempat <em>flexing </em>dengan menyebutkan telah mengalahkan banyak Avengers. Nyatanya, ia hanya kalah begitu saja.</p>



<p class="has-text-align-center">***</p>



<p>Sebagai pembuka Phase 5, tentu Penulis jadi merasa khawatir kalau film-film selanjutnya akan selevel dengan film ini. Harapan Penulis agar film ini terasa <em>dark </em>dan tidak terlalu menonjolkan sisi humornya memang pupus, tapi Penulis tidak terlalu mempermasalahkannya.</p>



<p>Yang jadi masalah adalah banyaknya kekurangan yang Penulis temukan di film ini. Jika dipikir-pikir lagi, film ini mungkin selevel dengan <em>Eternals </em>dan <em><a href="https://whathefan.com/filmserial/setelah-menonton-doctor-strange-in-the-multiverse-of-madness/">Doctor Strange in the Multiverse of Madness</a></em> dalam konteks menimbulkan kekecewaannya.</p>



<p>Di tahun 2023 ini, masih akan ada dua film MCU lagi yang akan tayang, yakni <em>Guardians of the Galaxy Vol. 3 </em>dan <em>The Marvels</em>. Penulis akan berusaha untuk menurunkan ekspektasinya agar tidak merasa kecewa lagi.</p>



<figure class="wp-block-jetpack-rating-star" style="text-align:center"><span>★</span><span>★</span><span>★</span><span>★</span><span>★</span></figure>



<hr class="wp-block-separator is-style-default"/>



<p>Lawang, 27 Februari 2023, terinspirasi setelah menonton <em>Ant-Man and the Wasp: Quantumania</em></p>



<p>Foto Featured Image: <a href="https://thedirect.com/article/ant-man-3-quantumania-characters-main-cast-sequel">The Direct</a></p>
<p>The post <a href="https://whathefan.com/filmserial/setelah-menonton-ant-man-and-the-wasp-quantumania/">Setelah Menonton Ant-Man and the Wasp: Quantumania</a> appeared first on <a href="https://whathefan.com">Whathefan!</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://whathefan.com/filmserial/setelah-menonton-ant-man-and-the-wasp-quantumania/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Setelah Menonton Loki (Bagian 2)</title>
		<link>https://whathefan.com/filmserial/setelah-menonton-loki-bagian-2/</link>
					<comments>https://whathefan.com/filmserial/setelah-menonton-loki-bagian-2/?noamp=mobile#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Fanandi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 18 Jul 2021 04:38:27 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Film & Serial]]></category>
		<category><![CDATA[Disney]]></category>
		<category><![CDATA[Loki]]></category>
		<category><![CDATA[Marvel]]></category>
		<category><![CDATA[MCU]]></category>
		<category><![CDATA[review]]></category>
		<category><![CDATA[serial]]></category>
		<category><![CDATA[superhero]]></category>
		<category><![CDATA[supervillain]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://whathefan.com/?p=5072</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jika boleh memberikan peringkat kepada tiga serial Marvel yang sudah tayang, Penulis akan memberikan peringkat seperti ini: WandaVision (8/10) Loki (7.5/10) The Falcon and the Winter Soldier (5/10) Penulis menyukai serial Loki karena ceritanya yang penuh dengan misteri dan cukup sulit untuk ditebak. Hanya saja, Penulis lebih menyukai jalan cerita WandaVision karena beberapa alasan. Pada [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://whathefan.com/filmserial/setelah-menonton-loki-bagian-2/">Setelah Menonton Loki (Bagian 2)</a> appeared first on <a href="https://whathefan.com">Whathefan!</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p>Jika boleh memberikan peringkat kepada tiga serial Marvel yang sudah tayang, Penulis akan memberikan peringkat seperti ini:</p>



<ol class="wp-block-list"><li><a href="https://whathefan.com/filmserial/setelah-menonton-wandavision-episode-1-2/"><em><strong>WandaVision</strong></em> </a>(8/10)</li><li><a href="https://whathefan.com/filmserial/setelah-menonton-loki-bagian-1/"><em><strong>Loki</strong></em> </a>(7.5/10)</li><li><em><a href="https://whathefan.com/filmserial/setelah-menonton-the-falcon-and-the-winter-soldier-bagian-1/"><strong>The Falcon and the Winter Soldier</strong> </a></em>(5/10)</li></ol>



<p>Penulis menyukai serial <em>Loki</em> karena ceritanya yang penuh dengan misteri dan cukup sulit untuk ditebak. Hanya saja, Penulis lebih menyukai jalan cerita <em>WandaVision</em> karena beberapa alasan.</p>



<p>Pada tulisan kali ini, Penulis akan memberikan opininya tentang serial <em>Loki </em>per episode</p>



<h2 class="wp-block-heading">Episode 1: Pembukaan yang Mantap</h2>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="683" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2021/07/setelah-menonton-loki-2-1-1024x683.jpg" alt="" class="wp-image-5073" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2021/07/setelah-menonton-loki-2-1-1024x683.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2021/07/setelah-menonton-loki-2-1-300x200.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2021/07/setelah-menonton-loki-2-1-768x512.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2021/07/setelah-menonton-loki-2-1.jpg 1080w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption>Sisi Lain Loki (<a href="https://www.themarysue.com/loki-tva-flashback-reveal/">The Mary Sue</a>)</figcaption></figure>



<p>Sebagai pembuka, episode bisa menjadi pembukaan yang luar biasa. Kita bisa melihat bagaimana Loki yang terlihat begitu kuat sebagai <em>main villain </em>di film <em>The Avengers </em>menjadi tidak berdaya ketika ditangkap TVA.</p>



<p>Salah satu adegan yang menurut Penulis lucu adalah ketika Loki buru-buru mencari tiketnya ketika melihat tersangka lain direset begitu saja oleh pasukan TVA.</p>



<p>Ketika melakukan <em>interview </em>dengan Mobius, kita bisa melihat sisi lain Loki yang mungkin selama ini belum pernah kita lihat. Adegan ketika ia menangis ketika melihat Frigga dan Odin mati benar-benar menyentuh hati.</p>



<figure class="wp-block-jetpack-rating-star is-style-filled" style="text-align:center"><span style="color:#444">★</span><span style="color:#444">★</span><span style="color:#444">★</span><span style="color:#444">★</span><span style="color:#444">★</span><span style="color:#444">★</span><span style="color:#444">★</span><span style="color:#444">★</span><span style="color:#444">★</span></figure>



<h2 class="wp-block-heading">Episode 2: Melihat Kecerdasan Loki</h2>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="683" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2021/07/setelah-menonton-loki-2-2-1024x683.jpg" alt="" class="wp-image-5078" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2021/07/setelah-menonton-loki-2-2-1024x683.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2021/07/setelah-menonton-loki-2-2-300x200.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2021/07/setelah-menonton-loki-2-2-768x512.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2021/07/setelah-menonton-loki-2-2.jpg 1080w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption>The Metaphor Guy (<a href="https://thedirect.com/article/loki-pompeii-disasters-explained">The Direct</a>)</figcaption></figure>



<p>Salah satu alasan Loki direkrut oleh Mobius adalah untuk membantunya menangkap varian Loki lain yang menyebabkan keonaran di <em>The Sacred Timeline</em>. Mobius butuk sudut pandang dari Loki.</p>



<p>Oleh karena itu, di episode 2 kita bisa melihat kecerdasan Loki dalam menemukan lokasi varian Loki lain tersebut, yang nantinya kita ketahui bernama Sylvie.</p>



<p>Loki adalah karakter yang suka menggunakan metafora. Hal itulah yang membuatnya menggunakan salad milik Mobius untuk menjelaskan teorinya di mana Sylvie kemungkinan akan bersembunyi di <em>timeline </em>yang akan kiamat.</p>



<p>Segala teori yang diajukan Loki benar dan TVA berhasil menemukan tempat Sylvie bersembunyi. Hanya saja, pada akhirnya Loki &#8220;berkhianat&#8221; dengan mengejar Sylvie dan meninggalkan Mobius.</p>



<figure class="wp-block-jetpack-rating-star" style="text-align:center"><span>★</span><span>★</span><span>★</span><span>★</span><span>★</span><span>★</span><span>★</span><span>★</span></figure>



<h2 class="wp-block-heading">Episode 3: Telenovela</h2>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="683" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2021/07/setelah-menonton-loki-2-3-1024x683.jpg" alt="" class="wp-image-5077" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2021/07/setelah-menonton-loki-2-3-1024x683.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2021/07/setelah-menonton-loki-2-3-300x200.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2021/07/setelah-menonton-loki-2-3-768x512.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2021/07/setelah-menonton-loki-2-3.jpg 1080w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption>Kisah Roman Diri Sendiri (<a href="https://www.cnet.com/news/loki-episode-3-the-mcu-gets-its-first-official-bisexual-character/">CNET</a>)</figcaption></figure>



<p>Episode 3 berfokus pada hubungan antara Loki dan Sylvie. Mereka yang awalnya bertikai bisa memiliki perasaan cinta. Mungkin, ini adalah salah satu bukti bahwa Loki adalah karakter yang narsis. Kalau ia mencintai seseorang, pasti dirinya sendiri.</p>



<p>Oleh karena itu, episode 3 ini bisa dibilang mirip dengan telenovela yang menjual kisah benci jadi cinta. Hanya melalui beberapa percakapan dalam waktu kurang dari 1 hari, bisa timbul <em>chemistry </em>sekuat itu.</p>



<p>Yang Penulis suka dari episode ini adalah adegan ketika mereka berdua berusaha mencapai pesawat penyelamat yang menggunakan teknik seolah-olah diambil <em>one shot</em>. Menurut Penulis, itu teknik yang keren dan menarik.</p>



<figure class="wp-block-jetpack-rating-star" style="text-align:center"><span>★</span><span>★</span><span>★</span><span>★</span><span>★</span><span>★</span><span>★</span></figure>



<h2 class="wp-block-heading">Episode 4: TERBAIK!!!!</h2>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="683" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2021/07/setelah-menonton-loki-2-4-1024x683.jpg" alt="" class="wp-image-5076" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2021/07/setelah-menonton-loki-2-4-1024x683.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2021/07/setelah-menonton-loki-2-4-300x200.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2021/07/setelah-menonton-loki-2-4-768x512.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2021/07/setelah-menonton-loki-2-4.jpg 1080w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption>Memberi Efek Terkejut (<a href="https://www.inverse.com/entertainment/mobius-loki-theory-time-loop">Inverse</a>)</figcaption></figure>



<p>Di antara semua episode yang dimiliki oleh <em>Loki</em>, Penulis paling menyukai episode ini. Bahkan, Penulis menontonnya sampai tiga kali saking sukanya dengan episode ini.</p>



<p>Dari awal hingga akhir, episode ini terasa begitu intens dan penuh dengan kejutan. Yang pertama adalah ketika ada <em>cameo </em>dari Lady Sif yang absen di film <em>Thor: Ragnarok</em>.</p>



<p>Setelah itu, kejadian ketika Mobius direset benar-benar memberikan efek kejutan yang tidak menyenangkan. Bagaimana Mobius bercerita tentang keinginannya untuk menjalani kehidupan sebelum TVA benar-benar menyedihkan.</p>



<p>Untuk <em>plot twist </em>tentang <em>Time Keepers </em>yang ternyata hanya robot, sebenarnya Penulis sudah menebaknya. Yang mengejutkan tentu saja ketika Loki direset oleh Renslayer hingga rasanya ingin mengumpat.</p>



<p>Apalagi, episode ini memiliki adengan <em>post-credit </em>di mana Loki bertemu varian lainnya di <em>The Void</em>. Episode ini bisa dibilang nyaris sempurna!</p>



<figure class="wp-block-jetpack-rating-star" style="text-align:center"><span>★</span><span>★</span><span>★</span><span>★</span><span>★</span><span>★</span><span>★</span><span>★</span><span>★</span><span>★</span></figure>



<h2 class="wp-block-heading">Episode 5: Sedikit Mengulur-Ulur Waktu</h2>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="683" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2021/07/setelah-menonton-loki-2-5-1024x683.jpg" alt="" class="wp-image-5075" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2021/07/setelah-menonton-loki-2-5-1024x683.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2021/07/setelah-menonton-loki-2-5-300x200.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2021/07/setelah-menonton-loki-2-5-768x512.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2021/07/setelah-menonton-loki-2-5.jpg 1080w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption>Sedikit Absurd (<a href="https://thetechtack.com/loki-losing-his-hand-has-marvel-fans-losing-their-minds/">The Tech Hack</a>)</figcaption></figure>



<p>Dalam salah satu wawancara, Tom Hiddleston mengatakan kalau episode favoritnya adalah episode 4 dan 5. Melihat betapa bagusnya episode 4, Penulis pun jadi berharap banyak pada episode 5.</p>



<p>Sayangnya, ekspetasi Penulis terlalu tinggi. Jika dibandingkan dengan episode sebelumnya, episode ini terasa biasa saja dan terasa sedikit mengulur-ulur waktu.</p>



<p>Ketika para Loki bertikai demi memperebutkan tahta, entah mengapa rasanya sangat absurd dan aneh. Lalu, bagaimana Mobius bisa menemukan mobil yang berfungsi sehingga menyelamatkan Sylvie?</p>



<p>Loki dan Sylvie akhirnya bertemu, sehingga cerita ala telenovela kembali terjadi sebelum mereka berusaha untuk menyerang Alioth. Di sini, kita juga bisa melihat Classic Loki sedikit <em>overpowered </em>dengan menciptakan ilusi Asgard yang luar biasa.</p>



<figure class="wp-block-jetpack-rating-star" style="text-align:center"><span>★</span><span>★</span><span>★</span><span>★</span><span>★</span><span>★</span></figure>



<h2 class="wp-block-heading">Episode 6: Akhir yang Menggantung</h2>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="683" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2021/07/setelah-menonton-loki-2-6-1024x683.jpg" alt="" class="wp-image-5074" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2021/07/setelah-menonton-loki-2-6-1024x683.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2021/07/setelah-menonton-loki-2-6-300x200.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2021/07/setelah-menonton-loki-2-6-768x512.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2021/07/setelah-menonton-loki-2-6.jpg 1080w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption>He Who Remains (<a href="https://collider.com/loki-episode-6-easter-eggs-mcu-explained/">Collider</a>)</figcaption></figure>



<p>Sebagai pamungkas, episode 6 terasa sedikit kurang nendang, berbeda dengan <em>ending </em>dari <em>WandaVision</em> walaupun jelas jauh lebih baik dari <em>ending TFATWS</em>.</p>



<p>Kehadiran He Who Remains yang diperankan oleh Jonathan Majors sebenarnya sudah banyak ditebak oleh fans, walaupun tebakannya ia akan muncul sebagai Kang the Conqueror.</p>



<p>Di episode ini, kita akan banyak disuguhkan dialog antara He Who Remains, Loki, dan Sylvie. Intinya, percakapan tersebut menimbulkan perbedaan pendapat antara Loki dan Sylvie.</p>



<p>Hanya saja, <em>ending </em>yang dimiliki oleh Loki memang memberikan dampak yang besar karena <em>multiverse </em>menjadi berantakan semenjak He Who Remains dibunuh oleh Sylvie.</p>



<p>Seperti yang telah banyak diketahui oleh fans, <em>phase 4 </em>dari MCU akan berfokus pada <em>multiverse</em>. Film <em>Spider-Man: No Way Home </em>dan <em>Doctor Strange in the Multiverse of Madness </em>kemungkinan besar terjadi karena hal ini.</p>



<figure class="wp-block-jetpack-rating-star" style="text-align:center"><span>★</span><span>★</span><span>★</span><span>★</span><span>★</span><span>★</span><span>★</span></figure>



<h2 class="wp-block-heading">Penutup</h2>



<p>Serial <em>Loki </em>berhasil menyuguhkan cerita yang menarik dan memiliki pengaruh yang besar terhadap MCU ke depannya. Akhirnya memang menggantung, tapi bisa dimaklumi mengingat serial ini memiliki <em>season </em>kedua.</p>



<p>Berbeda dengan <em>TFATWS </em>yang memiliki banyak karakter lama, bisa dibilang hanya Loki yang karakter lama. Selain itu, semua karakter yang baru diperkenalkan di serial ini.</p>



<p>Penulis secara pribadi menyukai <em>akting </em>Owen Wilson sebagai Mobius. Untuk <em>akting </em>Sophia Di Martino sendiri sebagai Sylvie, awalnya terlihat kebanting dengan <em>akting</em>-nya Tom Hiddleston, walau di episode selanjutnya semakin membaik.</p>



<p>Selain itu untuk <em>scoring</em>-nya, Penulis paling menyukai <em>scoring </em>yang dimiliki oleh serial ini. Bisa dibilang, <em>scoring </em>yang dimililki adalah yang terbaik jika dibandingkan dua serial sebelumnya.</p>



<p>Hingga kini belum ada konfirmasi kapan <em>season 2 </em>akan dimulai, apakah tahun ini atau tahun depan setelah <em>Doctor Strange in the Multiverse of Madness</em>.</p>



<hr class="wp-block-separator is-style-wide"/>



<p>Lawang, 18 Juni 2021, terinspirasi setelah menonton serial <em>Loki</em></p>



<p>Foto: <a href="https://cinemags.co.id/lihat-poster-terbaru-dari-loki-ini/">Cinemags</a></p>
<p>The post <a href="https://whathefan.com/filmserial/setelah-menonton-loki-bagian-2/">Setelah Menonton Loki (Bagian 2)</a> appeared first on <a href="https://whathefan.com">Whathefan!</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://whathefan.com/filmserial/setelah-menonton-loki-bagian-2/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Setelah Menonton Loki (Bagian 1)</title>
		<link>https://whathefan.com/filmserial/setelah-menonton-loki-bagian-1/</link>
					<comments>https://whathefan.com/filmserial/setelah-menonton-loki-bagian-1/?noamp=mobile#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Fanandi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 17 Jul 2021 12:57:43 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Film & Serial]]></category>
		<category><![CDATA[Disney]]></category>
		<category><![CDATA[Loki]]></category>
		<category><![CDATA[Marvel]]></category>
		<category><![CDATA[MCU]]></category>
		<category><![CDATA[review]]></category>
		<category><![CDATA[serial]]></category>
		<category><![CDATA[superhero]]></category>
		<category><![CDATA[supervillain]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://whathefan.com/?p=5062</guid>

					<description><![CDATA[<p>Serial ketiga Marvel yang tayang di Disney+, Loki, baru saja merilis episode terakhirnya pada hari Rabu (14/7) kemarin. Oleh karena itu, sudah waktunya Penulis membuat artikel review-nya. Banyak fans Marvel yang beranggapan kalau Loki adalah yang terbaik dibandingkan dengan dua serial sebelumnya, yakni WandaVision dan The Falcon and the Winter Soldier (TFATWS). Kalau pengaruhnya ke [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://whathefan.com/filmserial/setelah-menonton-loki-bagian-1/">Setelah Menonton Loki (Bagian 1)</a> appeared first on <a href="https://whathefan.com">Whathefan!</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p>Serial ketiga Marvel yang tayang di Disney+, <em><strong>Loki</strong></em>, baru saja merilis episode terakhirnya pada hari Rabu (14/7) kemarin. Oleh karena itu, sudah waktunya Penulis membuat artikel <em>review</em>-nya.</p>



<p>Banyak fans Marvel yang beranggapan kalau <em>Loki </em>adalah yang terbaik dibandingkan dengan dua serial sebelumnya, yakni <em><a href="https://whathefan.com/filmserial/setelah-menonton-wandavision-episode-1-2/">WandaVision</a> </em>dan <em><a href="https://whathefan.com/filmserial/setelah-menonton-the-falcon-and-the-winter-soldier-bagian-1/">The Falcon and the Winter Soldier</a></em> (<em>TFATWS</em>).</p>



<p>Kalau pengaruhnya ke <em>Marvel Cinematic Universe</em> (MCU), mungkin <em>Loki </em>memang memberikan dampak yang jauh lebih besar. Hanya saja, Penulis secara pribadi tetap lebih suka <em>WandaVision </em>dibandingkan <em>Loki</em>.</p>





<h2 class="wp-block-heading">Apa Cerita <em>Loki</em>?</h2>



<p>Sama seperti <em>TFATWS</em>, <em>Loki </em>memiliki 6 episode. Bedanya, <em>Loki </em>tayang setiap hari Rabu ketika dua serial sebelumnya tayang setiap hari Jumat.</p>



<p>Ceritanya sendiri berawal ketika para <em>Avengers </em>melakukan perjalanan waktu untuk mengambil <em>Infinity Stones</em>. Salah satu destinasi mereka adalah New York tahun 2012, ketika <strong>Loki </strong>(Tom Hiddleston) datang menyerang Bumi.</p>



<p>Sayangnya, kelalaian Tony Stark mengakibatkan <em>Tesseract </em>jatuh ke tangan Loki dan ia pun menggunakan benda tersebut untuk kabur. Nah, di sinilah petualangan Loki dimulai.</p>



<h3 class="wp-block-heading">Episode 1: <em>Glorious Purpose</em></h3>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="683" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2021/07/setelah-menonton-loki-1-1024x683.jpg" alt="" class="wp-image-5069" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2021/07/setelah-menonton-loki-1-1024x683.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2021/07/setelah-menonton-loki-1-300x200.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2021/07/setelah-menonton-loki-1-768x512.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2021/07/setelah-menonton-loki-1.jpg 1080w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption>Loki yang Kabur (<a href="https://www.marvel.com/tv-shows/loki/1/episode-1">Marvel</a>)</figcaption></figure>



<p>Ketika kabur menggunakan <em>Tesseract</em>, Loki terdampar di gurun Gobi, Mongolia. Kehadirannya di sana langsung memancing datangnya <em>Time Variance Authority </em>(TVA).</p>



<p>Kaburnya Loki dianggap merusak <em>The Sacred Timeline </em>sehingga ia harus dibawa ke TVA untuk diadili. Loki pun dibuat tak berdaya dan harus menjalani serangkaian proses hukum.</p>



<p>Ketika berada di hadapan hakim <strong>Ravonna Renslayer</strong> (Gugu Mbatha-Raw), ia didakwa bersalah atas kejahatan waktu dan mendapatkan hukuman berupa direset. </p>



<p>Hanya saja, ia diselamatkan oleh salah satu agen TVA, <strong>Mobius M. Mobius</strong> (Owen Wilson). Sang agen butuh bantuan Loki untuk menangkap varian Loki yang lain.</p>



<h3 class="wp-block-heading">Episode 2: <em>The Variant</em></h3>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="683" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2021/07/setelah-menonton-loki-2-1024x683.jpg" alt="" class="wp-image-5067" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2021/07/setelah-menonton-loki-2-1024x683.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2021/07/setelah-menonton-loki-2-300x200.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2021/07/setelah-menonton-loki-2-768x512.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2021/07/setelah-menonton-loki-2.jpg 1080w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption>Loki dan Mobius (<a href="https://www.vulture.com/article/loki-episode-2-recap-the-variant.html">Vulture</a>)</figcaption></figure>



<p>Loki secara resmi diperbantukan Mobius untuk menangkap variannya. Hanya saja, ia sempat berusaha menipu Mobius dan pasukan TVA lainnya sehingga sempat bermasalah.</p>



<p>Untungnya, Loki diberi kesempatan kedua untuk membuktikan bahwa dirinya berguna. Kesempatan tersebut dimanfaatkan dengan baik oleh Loki.</p>



<p>Loki pun memiliki gagasan kalau sang varian kemungkinan bersembunyi di <em>timeline </em>di mana kiamat akan terjadi. Alasannya, apapun yang akan dilakukan varian tidak akan memengaruhi <em>The Sacred Timeline</em>.</p>



<p>Setelah melakukan pencarian, Loki berkesimpulan bahwa varian Loki ini bersembunyi di Roxxcart Mall, Haven Hills, Alabama, pada tahun 2050.</p>



<p>Loki pun bertemu dengan variannya yang ternyata seorang wanita bernama <strong>Sylvie </strong>(Sophia Di Martino). Setelah berkonfrontasi, Loki pun mengejar varian dirinya dan meninggalkan Mobius.</p>



<h3 class="wp-block-heading">Episode 3: <em>Lamentis </em></h3>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="683" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2021/07/setelah-menonton-loki-3-1024x683.jpg" alt="" class="wp-image-5070" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2021/07/setelah-menonton-loki-3-1024x683.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2021/07/setelah-menonton-loki-3-300x200.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2021/07/setelah-menonton-loki-3-768x512.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2021/07/setelah-menonton-loki-3.jpg 1080w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption>Loki dan Sylvie (<a href="https://www.marvel.com/tv-shows/loki/1/episode-3">Marve</a>l)</figcaption></figure>



<p>Sylvie ternyata berencana menyerang markas TVA dan <em>Time Keepers</em>. Sayangnya, rencana yang sudah ia susun bertahun-tahun digagalkan oleh Loki. Mereka berdua justru pergi ke planet Lamentis yang akan segera kiamat.</p>



<p>Tidak ingin berakhir di sana, Loki dan Sylvie pun berusaha untuk mencari keadaan yang bisa membawa mereka keluar dari planet tersebut. Pada episode ini, hubungan antara keduanya dibuat menjadi lebih dekat.</p>



<p>Setelah melalui perjalanan yang melelahkan, mereka harus berhadapan dengan fakta bahwa kendaraan yang bisa membawa mereka keluar dari planet tersebut hancur karena ditabrak pecahan bulan.</p>



<h3 class="wp-block-heading">Episode 4: <em>The Nexus Event</em></h3>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="683" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2021/07/setelah-menonton-loki-4-1024x683.jpg" alt="" class="wp-image-5066" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2021/07/setelah-menonton-loki-4-1024x683.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2021/07/setelah-menonton-loki-4-300x200.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2021/07/setelah-menonton-loki-4-768x512.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2021/07/setelah-menonton-loki-4.jpg 1080w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption>Varian Loki Lainnya (<a href="https://www.greenscene.co.id/2021/07/02/loki-apa-yang-terjadi-dengan-mobius-di-akhir-episode-4/">Greenscene</a>)</figcaption></figure>



<p>Mobius dan pasukan TVA terus berusaha mencari keberadaan Loki dan Sylvie. Mereka akhirnya berhasil, ketika perasaan cinta antara Loki dan Sylvie menimbulkan peristiwa Nexus yang unik. </p>



<p>Keduanya pun digiring ke markas TVA untuk diinterogasi. Loki mendapatkan perlakukan unik, di mana ia mengalami <em>time looping </em>dan harus menerima pukulan dari<strong> Lady Sif</strong> (Jaimie Alexander) yang menjadi <em>cameo </em>di episode ini.</p>



<p>Di sisi lain, salah satu pasukan TVA, <strong>B-15</strong> (Wunmi Mosaku), merasakan sensasi aneh setelah pikirannya dirasuki oleh Sylvie. Ia merasa bahwa dirinya pernah memiliki kehidupan di masa lalu.</p>



<p>Mobius menemukan fakta yang menyadarkan dirinya ada yang salah dengan TVA. Ia pun memutuskan untuk membantu Loki. Sayangnya, tindakannya ketahuan oleh Renslayer dan Mobius pun direset.</p>



<p>Loki dan Sylvie dibawa ke hadapan <em>Time Keeper</em>s, tapi berhasil memberikan perlawanan dan Sylvie berhasil memenggal salah satu kepala <em>Time Keepers</em>. Ternyata, mereka hanyalah robot tanpa pikiran.</p>



<p>Di saat Loki akan mengutarakan perasaannya kepada Sylvie, Renslayer berhasil menghunuskan tongkat untuk mereset Loki. Sylvie berhasil mengalahkan Renslayer dan menuntut penjelasan darinya.</p>



<p>Episode ini menjadi satu-satunya episode <em>Loki </em>yang memiliki adegan <em>post-credit</em>, di mana Loki terbangun di sebuah tempat dan bertemu dengan varian Loki yang lain.</p>



<h3 class="wp-block-heading">Episode 5: <em>Journey Into Mystery</em></h3>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="683" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2021/07/setelah-menonton-loki-5-1024x683.jpg" alt="" class="wp-image-5065" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2021/07/setelah-menonton-loki-5-1024x683.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2021/07/setelah-menonton-loki-5-300x200.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2021/07/setelah-menonton-loki-5-768x512.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2021/07/setelah-menonton-loki-5.jpg 1080w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption>Masih Banyak Varian Loki Lainnya (<a href="https://www.ign.com/articles/loki-episode-5-review">IGN</a>)</figcaption></figure>



<p>Ternyata, orang yang direset oleh TVA akan dikirim ke tempat bernama <em>The Void</em>. Di sana, ada monster bernama Alioth yang akan memakan segalanya.</p>



<p>Loki bertemu dengan varian Loki lainnya, seperti <strong>Classic Loki</strong> (Richard E. Grant), <strong>Kid Loki</strong> (Jack Veal), <strong>Boastful Loki </strong>(DeObia Oparei), hingga <strong>Crocodile Loki</strong>. Mereka pun berusaha untuk menyelamatkan diri dari Alioth.</p>



<p>Di sisi lain, Sylvie berusaha menginterogasi Renslayer sebelum akhirnya memutuskan untuk mereset dirinya sendiri. Ketika sampai di <em>The Void</em>, ia berhasil diselamatkan oleh Mobius yang menemukan mobil.</p>



<p>Loki dibawa ke markas para Loki, sebelum menyadari ada peristiwa kudeta yang dilakukan oleh varian Loki lainnya. Untungnya, Loki bersama Classic Loki, Kid Loki, dan Crocodile Loki berhasil kabur dari tempat tersebut dan mereka akhirnya bertemu dengan Sylvie dan Mobius.</p>



<p>Setelah berdiskusi, akhirnya mereka memutuskan untuk memengaruhi Alioth dengan kekuatan sihir Sylvie. Dengan pengorbanan yang dilakukan oleh Classic Loki, mereka berhasil menemukan sebuah tempat tersembunyi di mana dalang di balik TVA berada.</p>



<h3 class="wp-block-heading">Episode 6: <em>For All Time. Always.</em></h3>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="683" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2021/07/setelah-menonton-loki-6-1024x683.jpg" alt="" class="wp-image-5064" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2021/07/setelah-menonton-loki-6-1024x683.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2021/07/setelah-menonton-loki-6-300x200.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2021/07/setelah-menonton-loki-6-768x512.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2021/07/setelah-menonton-loki-6.jpg 1080w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption>Sylvie dan Loki Bertarung di Hadapan He Who Remains (<a href="https://barbados.kivazen.com/loki-ep-6-review-forever-always-its-just-more-wonderful/">Barbados News</a>)</figcaption></figure>



<p>Loki dan Sylvie akhirnya bertemu dengan dalang di balik TVA. Ia adalah <strong>He Who Remains</strong> (Jonathan Majors), orang yang dianggap fans sebagai varian dari Kang the Conqueror.</p>



<p>He Who Remains bercerita bahwa dirinya dulu merupakan ilmuwan dari Bumi di abad ke-31. Ia menemukan <em>multiverse </em>dan bertemu dengan varian dirinya yang lain. </p>



<p>Sayang, ada varian dirinya yang lain yang berambisi untuk menakhlukkan <em>universe </em>lain. Perang <em>multiverse </em>pun terjadi, namun pada akhirnya He Who Remains menjadi pemenangnya setelah berhasil menjinakkan Alioth.</p>



<p>Ia mengatakan kalau dirinya memang sudah lama menantikan Loki dan Sylvie agar mereka berdua bisa menggantikan perannya sebagai penjaga <em>The Sacred Timeline</em>.</p>



<p>Loki dan Sylvie berbeda pendapat. Ketika Sylvie tetap ingin membunuh orang yang menyebabkan ia menderita selama ini, Loki berpendapat kalau kematian He Who Remains bisa mengakibatkan hal buruk.</p>



<p>Mereka berdua akhirnya bertarung, namun Sylvie berhasil membuang Loki ke markas TVA. Sylvie pun membunuh He Who Remains dan <em>timeline </em>pun menjadi berantakan tak karuan.</p>



<p>Loki yang berada di markas TVA segera menemui Mobius untuk menjelaskan yang terjadi. Sayangnya, Mobius terlihat tidak mengingat Loki sama sekali. Ketika ia melihat patung <em>Time Keepers</em>, ia melihat bahwa patung tersebut telah berubah menjadi patung <em>He Who Remains</em>.</p>



<p><em><strong>Bersambung ke bagian 2&#8230;</strong></em></p>



<hr class="wp-block-separator is-style-wide"/>



<p>Lawang, 17 Juli 2021, terinspirasi setelah menonton serial <em>Loki</em></p>



<p>Foto: <a href="https://sea.ign.com/loki-tv-series/174216/news/loki-season-2-announced">IGN Southeast Asia</a></p>
<p>The post <a href="https://whathefan.com/filmserial/setelah-menonton-loki-bagian-1/">Setelah Menonton Loki (Bagian 1)</a> appeared first on <a href="https://whathefan.com">Whathefan!</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://whathefan.com/filmserial/setelah-menonton-loki-bagian-1/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
