Connect with us

Film & Serial

Setelah Menonton WandaVision Episode 1-2

Published

on

Penulis termasuk orang yang enggan mengeluarkan uang untuk berlangganan sesuatu. Pernah coba Netflix, tapi tidak lama karena pada dasarnya Penulis tidak suka nonton film.

Akan tetapi ketika Disney akan memiliki layanan streaming-nya sendiri bernama Disney+, Penulis langsung memutuskan untuk berlangganan tanpa pikir panjang.

Alasannya? Tentu saja karena Marvel telah mengumumkan bahwa di fase keempat Marvel Cinematic Universe (MCU), akan ada banyak serial yang hanya tayang secara eksklusif di Disney+.

Pada akhirnya mulai bulan Januari ini, Penulis mulai dapat menyaksikan serial Marvel yang pertama, WandaVision!

Apa Cerita WandaVision?

Ketika pertama kali tayang pada tanggal 15 Januari 2021, WandaVision langsung tayang sebanyak 2 episode. Sesuai dengan trailer, serial ini tayang dalam format hitam putih.

Penulis yakin siapapun yang menonton WandaVision untuk pertama kali akan merasa heran, kenapa ada dua superhero bermain di semacam serial romcom jadul?

Walaupun begitu, Penulis mencoba untuk menikmatinya dan menontonnya lebih dari satu kali. Penulis yakin, di setiap episodenya ada sebuah petunjuk yang menjelaskan semuanya.

SPOILER ALERT!!!

WandaVision Episode 1

WandaVision Ep. 1 (Den of Geek)

Episode pertama (dengan latar waktu tahun 1950-an), kita akan melihat pasangan Wanda Maximoff alias Scarlet Witch baru saja menikah dengan Vision.

(Tunggu, bukankah Vision sudah mati di tangan Thanos? Lantas bagaimana dia bisa hidup lagi? Ini menjadi misteri yang belum terjawab hingga sekarang)

Mereka berdua pindah ke sebuah wilayah bernama Westview. Karena romcom, ceritanya tergolong ringan, lucu, dan menghibur.

Inti ceritanya adalah undangan makan malam dari Vision untuk keluarga atasannya, Mr. Hart. Hanya ada satu kejadian aneh, yakni ketika Mr. Hart tersedak.

Vision menyelamatkan atasannya dan secara aneh ia justru membicarakan kenaikan pangkat. Padahal, sebelumnya ia dibuat sebal karena acara makan malam di rumah Vision terkesan berantakan.

Selain itu, tidak ada petunjuk tentang mau di bawah ke mana serial ini, selain bagian akhirnya yang menunjukkan seseorang tengah menonton WandaVision sedang mencatat di buku bersampul logo S.W.O.R.D.

(S.W.O.R.D. merupakan kependekan dari Sentient World Observation and Response Department, intinya sebuah departemen rahasia untuk obyek dari angkasa luar)

WandaVision Episode 2

WandaVision Ep. 2 (Superhero Hype)

Setelah dibuat clueless pada episode pertama, kita mendapatkan lebih banyak petunjuk di episode keduanya. Kali ini, latar waktu yang digunakan adalah 1960-an.

Inti dari episode ini adalah Wanda dan Vision yang terlibat dalam suatu acara amal dengan melakukan pertunjukan sulap.

Wanda mengikuti semacam pertemuan “ibu-ibu PKK” yang diketuai oleh Dottie. Di sana, ia berkenalan dengan seorang wanita bernama Geraldine. Vision di sisi lain bertemu dengan “bapak-bapak” di perpustakaan.

Saat hari-H, Vision terlihat aneh dan kacau karena tanpa sengaja menelan permen karet. Untunglah, Wanda dengan kemampuannya berhasil menyelamatkan keadaan.

Pada bagian akhir episode, secara ajaib Wanda tiba-tiba hamil dan seketika tayangan hitam putih WandaVision berubah menjadi berwarna.

Itu cerita romcom-nya, lebih seru membahas petunjuk-petunjuk yang ada di episode kali ini.

Yang pertama adalah munculnya sebuah mainan helikopter berwarna merah dan memiliki logo S.W.O.R.D. di bagian sampingnya. Anehnya, benda ini dapat berwarna di dunia yang hitam putih.

Yang kedua adalah adanya suara radio yang seolah-olah memanggil Wanda dan bertanya siapa yang membuatnya menjadi seperti sekarang.

Yang terakhir adalah kemunculan orang dengan baju anti lebah dari gorong-gorong. Di bagian belakang bajunya, lagi-lagi terdapat logo S.W.O.R.D.

Begitu orang misterius tersebut muncul, Wanda berkata “no” dan tayangan WandaVision seolah memainkan tombol rewind sehingga serial pun bersambung ke cerita romcom-nya.

Setelah Menonton WandaVision Episode 1 dan 2

Hingga dua episode pertama, Penulis masih meraba-raba ke mana serial ini akan terbawa. Penulis sampai mencari informasi di internet untuk mendapatkan petunjuk.

Penulis pun jadi mengetahui detail-detail kecil seperti apa itu S.W.O.R.D. dan akan munculnya karakter lain dari film Marvel seperti Agent Woo dari Ant-Man and the Wasp dan Darcy dari film Dar.

Selain itu, Penulis baru sadar kalau Geraldine yang ada di WandaVision merupakan Monica Rambeau, anak dari Maria Rambeau yang merupakan kawan karib dari Captain Marvel.

Satu hal lain yang perlu diperhatikan adalah adanya iklan jadul di dua episode ini. Iklan pertama tentang pemanggang roti dari Stark Industries dan iklan kedua tentang jam tangan dari Hydra.

Kedua iklan ini bisa menjadi easter egg yang menarik dan akan Penulis bahas lebih rinci pada tulisan berikutnya.

Yang jelas, Penulis sangat menikmati serial ini dengan segala keanehannya. Akting Elizabeth Olsen di sini patut diberi apresiasi.

Nah, setelah dibuat bingung di dua episode pertamanya, kedua episode berikutnya semakin mengerucutkan inti cerita WandaVision dengan tetap mempertahankan kemisteriusannya.

Penulis sudah menonton episode ketiga dan keempatnya, serta sudah membaca berbagai teori konspirasi siapa musuh sebenarnya di serial ini.

Jadi, ditunggu tulisan berikutnya!

 

NB: Rencana awalnya Penulis ingin membuat tulisan tentang WandaVision setelah tamat, tapi ternyata setiap episodenya bisa diulas secara mendalam dan begitu menyenangkan untuk ditulis!

 

 

Lawang, 29 Januari 2020, terinspirasi setelah menonton WandaVision episode 1 dan 2

Foto: Fox

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Film & Serial

Setelah Menonton Stand By Me Doraemon 2

Published

on

By

Sejak kecil, Penulis gemar membaca komik. Salah satunya adalah Doraemon. Penulis rasanya sudah membaca semua jilidnya, baik yang biasa maupun yang seri Petualangan. Apalagi, adik Penulis juga memiliki koleksi lengkap komiknya sehingga sewaktu-waktu bisa membaca ulang.

Untuk serial kartunnya (atau animenya) sendiri Penulis tidak terlalu mengikuti. Hanya selintas begitu saja ketika menyaksikan televisi di Minggu pagi. Pada dasarnya, Penulis lebih suka membaca komik daripada harus menonton animenya.

Beda cerita ketika Penulis menonton film Stand By Me yang pertama. Penulis menyukainya karena memasukkan banyak kepingan-kepingan cerita dari versi komiknya yang membuat Penulis bernostalgia. Dengan format tiga dimensi, Penulis merasa puas sekaligus haru ketika menonton film tersebut.

Ketika sekuelnya tayang di bioskop pada bulan Maret ini, Penulis pun tertarik untuk menontonnya. Setelah menjalani protokol kesehatan secara ketat, akhirnya Penulis kembali menonton di bioskop setelah 1.5 tahun!

Jalan Cerita Stand By Me Doraemon 2

Menurut Penulis, film pertama tidak memiliki fokus cerita, hanya menggabungkan apa yang pernah disajikan dalam format komik. Bagian Nobita yang membuktikan kalau dirinya bisa hidup tanpa Doraemon hanya menjadi klimaks cerita.

Nobita Bertemu Nenek (SciFi Japan)

Hal yang berbeda akan kita temukan pada sekuelnya. Fokus utama di sini adalah bagaimana Nobita merindukan neneknya dan memutuskan untuk pergi ke masa lalu. Di sana, Nobita mendengar permintaan neneknya yang ingin melihat Nobita menikah sebelum dirinya meninggal.

Kalau di versi komiknya, Nobita akan kembali ke masa kini dan pergi ke rumah Shizuka dan mengajaknya menikah. Kalau di versi filmnya ini, Nobita pergi ke masa depan untuk melihat bagaimana dirinya menikah dengan Shizuka.

Mereka pun menemui masalah, di mana Nobita dewasa ternyata kabur di hari pernikahan! Ia merasa belum siap sehingga merepotkan banyak sekali orang. Untuk sementara waktu, Nobita masa kini pun berubah menjadi Nobita dewasa dan menciptakan banyak kekacauan.

Bertukar Tubuh (Travelmaker Indonesia)

Nobita dewasa ternyata kabur ke masa kini sebelum ditemukan oleh Nobita masa kini dan Doraemon. Setelah menjalani berbagai kejadian (termasuk bertukar tubuh hingga hampir membahayakan nyawa mereka), Nobita dewasa mendapatkan kembali kepercayaan dirinya dan akhirnya siap untuk melanjutkan acara pernikahannya.

Di sisi lain, Nobita masa kini dan Doraemon membawa nenek ke masa depan agar ia bisa melihat secara langsung prosesi pernikahan cucunya tersebut. Setelah itu, mereka pun pulang ke rumah dan waktu masing-masing.

Kesan Setelah Menonton Stand By Me Doraemon 2

Menarik untuk Penggemar Doraemon (Skyegrid Media)

Jika mengharapkan sebuah film animasi yang menawarkan jalan cerita menarik, Stand By Me Doraemon 2 jelas bukan pilihan yang tepat. Film ini lebih lebih ke arah “memberikan sesuatu yang baru kepada fans Doraeomon di seluruh dunia”.

Penulis sendiri ketika menonton film ini merasa bernostalgia dengan cerita-ceritanya. Setiap ada adegan yang muncul, Penulis sering berpikir, “Oh, ini dari komik yang ini, oh ini dari komik yang itu,” walaupun ada beberapa adegan yang benar-benar baru.

Sebagai bagian francise dari Doraemon, tentu ada banyak bagian-bagian yang lucu dan mengundang tawa. Hanya saja, tidak sampai membuat kita terbahak-bahak. Penulis sendiri hanya tertawa kecil beberapa kali.

Penulis justru menemukan satu pertanyaan besar yang tidak terjawab hingga film selesai: ke mana Doraemon di masa depan? Apakah ia telah pulang ke masa depan? Apakah ia rusak seperti versi komiknya sehingga memotivasi Nobita untuk belajar agar bisa memperbaiknya?

Mungkin jawaban dari pertanyaan ini sengaja disimpan untuk film ketiganya. Kalau memang benar seperti itu, kemungkinan besar film ketiganya akan memiliki jalan cerita yang akan menguras emosi penontonnya.

Selain itu, Penulis juga heran dengan betapa pesatnya kemajuan teknologi antara Nobita di masa kini dengan Nobita dewasa. Katakanlah Nobita menikah di usia 30-an, artinya ada jarak sekitar 20 tahun. Dalam waktu 20 tahun, bagaimana bisa Jepang menjadi secanggih di filmnya?

Film ini memberikan kita semua motivasi, anak sebodoh dan seceroboh Nobita saja bisa mendapatkan istri secantik, sepintar, dan sebaik Shizuka, masa kita kalah?

Lawang, 28 Maret 2021, terinspirasi setelah menonton film Stand By Me Doraemon 2

Foto: MARCUSGOHMARCUSGOH

Continue Reading

Film & Serial

Setelah Menonton WandaVision Episode 9 (Bagian 3)

Published

on

By

Karena ini episode terakhir, wajar jika sampai mempunyai tiga bagian yang terpisah. Jika ditotal, ada sekitar 2.200 kata dan ditulis hampir dua jam.

Walaupun begitu, Penulis merasa kalau serial ini layak mendapatkan ulasan sebanyak ini dari Penulis.

Untuk yang belum membaca bagian kedua, bisa dibaca melalui tautan di bawah ini:

Setelah Menonton WandaVision Episode 9 (Bagian 2)

Perpisahan dengan Keluarga

Harus Berpisah

Pertempuran telah usai, Wanda dan keluarga pun kembali ke rumahn bernomor 2800. Tidak hanya itu, Hex pun mulai mengecil dan mengembalikan semuanya kembali ke kondisi semula.

Setelah mengantar anak mereka tidur, Wanda dan Vision berbicara untuk terakhir kalinya. Vision bertanya, sebenarnya apa dirinya?

Wanda menjawab kalau Vision terlahir dari bagian Mind Stone yang hidup di dalam dirinya. Vision adalah manifestasi dari kesedihan dan harapan Wanda.

Lebih dari itu, Vision adalah cinta sejati Wanda. Hex semakin mengecil, waktu berpisah telah tiba. Sebelum detik-detik terakhir, Vision meneteskan air mata.

Setelah Hex menghilang, Westview pun kembali dalam wujud aslinya. Wanda yang berjalan menghampiri Monica harus mendapatkan penglihatan tak terima dari seluruh penduduk Westview.

Hal tersebut normal, siapa yang suka berada di bawah pengaruh orang lain untuk jangka waktu yang panjang?

Setelah mengucapkan terima kasih ke Monica, Wanda pun terbang ke suatu tempat entah di mana untuk mendalami kemampuan barunya.

Monica, Skrull, dan Nick Fury

Segera Bertemu Nick Fury?

Bukan Marvel kalau tidak memiliki post credit yang bikin gemas. Kali ini, ada dua adegan post credit. Yang pertama adalah ketika Monica dipanggil oleh asisten Hayward.

Ternyata, ia adalah salah satu bangsa Skrull yang setia kepada ibu Monica. Ia membawa Monica ke sebuah gedung bioskop dan mengatakan kalau dirinya sedang ditunggu oleh teman ibunya.

Di sini tidak ditunjukkan siapa orang tersebut, tapi kemungkinan besar adalah Nick Fury. Jika maksudnya adalah Captain Marvel, harusnya Monica jadi cemberut seperti di episode-episode sebelumnya.

Selain itu, ketika Monica bertanya di mana orang tersebut, bangsa Skrull tersebut menunjuk ke arah atas yang menjadi petunjuk kalau Monica diajak bergabung dengan Fury yang sedang ada di luar angkasa.

Scarlet Witch Benar-Benar Jadi Villain?

Kok Horor?

Post credit kedua menunjukkan kalau Wanda tengah berada di suatu daerah yang tenang. Ia terlihat sedang berusaha hidup dengan damai sembari menikmati secangkir teh.

Akan tetapi, ketika kita melihat kamar Wanda, kita bisa melihat kalau ada sosok Scarlet Witch yang sedang mempelajari Darkhold!

Selain itu, kita juga akan mendengar suara jeritan Billy dan Tommy. Hex telah musnah, bagaimana bisa ada suara mereka?

Sepertinya mempelajari buku jahat seperti Darkhold bisa membuat orang kehilangan akal sehatnya dan mengubah sifatnya.

Penulis berpendapat kalau Scarlet Witch akan menjadi Dark Phoenix-nya MCU. Scarlet Witch bisa menjadi main villain di film Marvel selanjutnya.

Apakah mungkin Wanda menggunakan buku tersebut agar bisa menghidupkan kembali kedua anaknya? Bisa jadi, bahkan jika harus melakukan perjanjian dengan iblis.

Kesempatan Mephisto untuk muncul masih terbuka lebar!

Teori-Teori yang Bertumbangan

Belum, Belum Multiverse (Pinterest)

WandaVision memang serial yang memuaskan, setidaknya bagi Penulis yang memang sangat jarang mengikuti serial. Rasanya benar-benar pas sebagai pemuas dahaga setelah di tahun 2020 kemarin sama sekali tidak ada film Marvel di bioskop.

Hanya saja, banyak kekecewaan yang muncul dengan berakhirnya serial ini. Selain karena kehabisan tayangan yang disukai, ada banyak sekali teori fans yang tidak terwujud.

Yang paling menyebalkan mungkin adalah Paul Bettany. Ia sempat menggaungkan kalau akan ada cameo yang lebih mengejutkan dari kemunculan Evans Peters.

Ternyata, cameo-nya adalah dirinya sendiri! Jika tujuan Bettany adalah membuat prank, maka ia sukses besar. Padahal kita sudah bertanya-tanya siapa kira-kira karakter yang dimaksud.

Penulis sendiri sangat berharap dengan kemunculan Doctor Strange karena di WandaVision ada banyak sekali sihir. Bahkan, Penulis berharap Wanda datang ke tempat Strange dan minta diajari menggunakan kekuatannya.

Evans Peters adalah wujud kekecewaan yang lain. Banyak sekali penggemar yang berharap kalau ia adalah Quicksilver yang diambil dari dimensi lain. Sayangnya, ia hanya mendapatkan peran sebagai warga Westview biasa.

Mephisto juga tidak menunjukkan tanda-tanda kehadirannya sama sekali. Mungkin, di film-film Marvel berikutnya ia baru muncul. Atau, Marvel lebih suka memunculkan villain lain?

Penutup

Rasanya baru kali ini Penulis menikmati sensasi menunggu episode demi episode setiap minggu. Ternyata, rasanya menyenangkan.

WandaVision telah berakhir dan itu fakta yang tak akan bisa ditolak. Selanjutnya kita akan melihat The Falcon and the Winter Soldier.

Hanya saja kalau boleh jujur, Penulis kurang bersemangat melihat serial tersebut. WandaVision telah membuka fase 4 dengan baik, sehingga menjadi patokan untuk serial selanjutnya.

Semoga saja MCU di fase empat ini bisa semenarik bagian pembukanya.

 

 

Lawang, 7 Maret 2021, terinspirasi setelah menonton WandaVision episode 9

Continue Reading

Film & Serial

Setelah Menonton WandaVision Episode 9 (Bagian 2)

Published

on

By

Artikel ini merupakan artikel lanjutan dari artikel sebelumnya. Selain itu, artikel ini juga masih akan bersambung ke bagian tiga.

Untuk yang belum membaca bagian pertama, silakan baca melalui tautan berikut ini:

Setelah Menonton WandaVision Episode 9 (Bagian 1)

Ketegangan Semakin Memuncak

Robot Lawan Robot

Vision dan White Vision bertempur di perpustakaan. Sekali lagi White Vision mengatakan kalau ia diprogram untuk menghancurkan Vision.

Namun Vision mengatakan kalau dirinya bukanlah Vision yang sejati. Dirinya hanya Vision karena keadaan.

Karena pernyataan tersebut, White Vision meminta penjelasan yang lebih detail tentang maksud perkataan tersebut. Nampaknya AI alias robot akan selalu berpikir secara rasional.

Di sisi lain, Agatha menggunakan sihirnya untuk membanting personel S.W.O.R.D., namun berhasil dihentikan oleh Wanda.

Wanda meminta anaknya untuk mengatasi pasukan tersebut, sedangkan dirinya akan berhadapan dengan Agatha.

Penulis menyukai teknik menghilang yang dilakukan Wanda di sini. Sebelumnya, ia belum pernah melakukan hal tersebut.

Bisa jadi ia melihat teknik Agatha ketika menghilang di bangku studio di episode 8, lantas menirunya. Apakah Wanda memiliki Sharingan seperti Sasuke?

The Twins dan Monica

Apa Kekuatan Monica?

Billy dan Tommy berhasil melakukan tugasnya dengan baik. Dengan kekuatannya, Billy mengendalikan pasukan tersebut dan Tommy merebut semua senjatanya dengan kecepatan yang dimiliki.

Adegan ini membuat kita teringat adegan Quicksilver di film X-Men ketika berusaha mengeluarkan Magneto dari penjara.

Walaupun multiverse sudah terbantahkan, setidaknya adegan ini bisa menjadi pelipur lara.

Hayward yang emosi keluar dari kendaraannya dan berusaha menembak bocah-bocah tersebut.

Monica berusaha menggunakan tubuhnya untuk melindungi mereka, tapi kekuatannya tiba-tiba muncul sehingga peluru tersebut berhasil dihentikan.

Sampai di sini, kita masih belum mengetahui secara jelas kekuatan apa saja yang dimiliki oleh Monica.

Kemungkinan besar, kita baru bisa mengetahuinya di film Captain Marvel 2 dan ia telah menggunakan nama superhero Photon.

Hayward berusaha kabur dari lokasi, namun kendaraannya diterjang oleh Darcy secara keras.

Filosofi Antar Robot

Disadarkan Oleh Filosofi

Vision dan White Vision berhenti bertarung dan justru sedang berfilosofi. Vision menyebutkan tentang The Ship of Theseus sebagai topik utama, sebuah artifak yang berada di museum.

Pembahasannya agak berat, tapi intinya jika bagian kapal diganti, apakah kapal tersebut tetap kapal Theseus?

Jawaban White Vision adalah keduanya bukan kapal Theseus, tapi kedua kapal tersebut adalah kapal Theseus.

Entahlah, Penulis tidak terlalu paham, yang jelas intinya seperti itu.

Vision menggunakan analogi tersebut untuk menjelaskan kalau White Vision lah yang sejatinya Vision, bukan dirinya.

Vision yang ada di dalam Hex hanyalah buatan Wanda, sedangkan White Vision dibuat dari bagian-bagian tubuh Vision walaupun tidak memiliki Mind Stone.

Secara filosofis, White Vision lebih Vision daripada Vision yang ada di dalam Hex.

Vision pun menawarkan White Vision untuk mendapatkan memorinya kembali. Kita pun melihat kilas balik dari berbagai kejadian yang pernah dialami oleh Vision di film-film sebelumnya.

Mata White Vision berubah dan ia mengatakan kalau dirinya adalah Vision. Setelah itu, ia terbang pergi entah ke mana.

Jika ia dibuat untuk menghancurkan Vision, apakah ia akan menghancurkan dirinya sendiri? Atau ia akan kembali muncul di film-film Marvel selanjutnya setelah melakukan kontemplasi diri?

Kembali ke 1693

Vision terbang menuju tempat anak-anaknya. Mereka diawasi oleh Agatha dari atas. Tiba-tiba Wanda muncul dari belakang dan berusaha mempengaruhi Agatha.

Ia membawa Agatha kembali ke tahun 1693, ketika Agatha hendak dieksekusi oleh penyihir-penyihir lainnya. Para mayat yang sudah mati tiba-tiba bangkit seperti zombie.

Hanya saja, Agatha mampu membalik keadaan dan membuat Wanda ditangkap. Di saat seperti itu, tiba-tiba muncul semacam mahkota di kepala Wanda, mahkota Scarlet Witch.

Agatha lagi-lagi meminta kekuatan tersebut dari Wanda, tapi Wanda melepaskan diri dari pengaruhnya dan mereka kembali ke masa kini.

Pertempuran terakhir pun dimulai.

Lahirnya Scarlet Witch Sempurna

Perfect Scarlet Witch

Wanda terlihat melontarkan serangan secara membabi buta ke arah Agatha. Semakin Wanda mengeluarkan kemampuannya, semakin memburuk keadaannya. Apalagi, Agatha bisa menyerap kekuatannya.

Di saat Wanda terlihat akan kalah dan kondisinya terlihat mengenaskan, Agatha yang telah mendapatkan banyak kekuatan berusaha menyerang Wanda dengan sihirnya. Akan tetapi, tidak ada yang terjadi. Sihir Agatha tidak muncul.

Adegan ini mengingatkan Penulis ketika Thanos menjentikkan jarinya di film Avengers: Endgame dan tidak terjadi apa-apa karena Ironman berhasil merebut semua Infinity Stone-nya.

Wanda sendiri kondisinya telah pulih seperti semula. Ternyata di balik serangan membabi buta Wanda ke segala arah, ia membuat rune yang sebelumnya ia lihat di ruang bawah tanah Agatha.

Hal ini membuktikan kalau Wanda sangat cepat mempelajari hal baru dan bisa langsung mempraktikkannya.

Kostumnya Keren

Mahkota Scarlet Witch muncul lagi dan Wanda menyerap kembali semua energi yang telah diserap Agatha. Ia pun menjadi Scarlet Witch sempurna, lengkap dengan kostumnya yang menurut Penulis sangat keren.

Kita juga melihat kembali siluet yang kita lihat di episode 8, ketika Wanda mendapatkan kekuatan dari Mind Stone. Bisa jadi, waktu itu Wanda sedang melihat dirinya di masa depan.

Agatha terus mengatakan kalau Wanda tidak tahu apa yang sudah ia lakukan/lepaskan, menunjukkan kalau ada sesuatu yang berbahaya dengan munculnya Scarlet Witch sempurna ini.

Selain itu, Wanda membuat Agatha terkurung di Westview dengan menjadikannya sebagai si tetangga berisik, Agnes.

 

Bersambung ke Bagian 3…

 

 

Lawang, 7 Maret 2021, terinspirasi setelah menonton WandaVision episode 9

Continue Reading

Sedang Trending

Copyright © 2021 Whathefan