<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>MU Archives - Whathefan!</title>
	<atom:link href="https://whathefan.com/tag/mu/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://whathefan.com/tag/mu/</link>
	<description>Apa yang Terpikir Apa yang Tertuang</description>
	<lastBuildDate>Mon, 23 Dec 2024 15:38:54 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.7.1</generator>

<image>
	<url>https://whathefan.com/wp-content/uploads/2019/01/cropped-Logo-Square-32x32.jpg</url>
	<title>MU Archives - Whathefan!</title>
	<link>https://whathefan.com/tag/mu/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Apakah Manchester United Benar-Benar Telah Menjadi Klub Terkutuk?</title>
		<link>https://whathefan.com/olahraga/apakah-manchester-united-benar-benar-telah-menjadi-klub-terkutuk/</link>
					<comments>https://whathefan.com/olahraga/apakah-manchester-united-benar-benar-telah-menjadi-klub-terkutuk/?noamp=mobile#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Fanandi]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 23 Dec 2024 15:38:52 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Olahraga]]></category>
		<category><![CDATA[Manchester United]]></category>
		<category><![CDATA[MU]]></category>
		<category><![CDATA[sepak bola]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://whathefan.com/?p=8171</guid>

					<description><![CDATA[<p>Minggu kemarin benar-benar minggu yang melelahkan bagi penggemar Manchester United (MU). Setelah berhasil mengalahkan Manchester City dengan skor 2-1, MU justru kembali melawak di dua pertandingan selanjutnya. Selain kalah dengan skor 3-4 dari Tottenham Hotspurs (sekaligus mengakhir laju MU di EFL Cup), MU juga baru saja dihabisi 0-3 oleh Bournemouth. Yang lebih menyakitkan, kekalahan telak [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://whathefan.com/olahraga/apakah-manchester-united-benar-benar-telah-menjadi-klub-terkutuk/">Apakah Manchester United Benar-Benar Telah Menjadi Klub Terkutuk?</a> appeared first on <a href="https://whathefan.com">Whathefan!</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p>Minggu kemarin benar-benar minggu yang melelahkan bagi penggemar Manchester United (MU). Setelah <a href="https://whathefan.com/olahraga/kok-bisa-ya-ada-klub-enggak-pernah-menang-sampai-7-kali/">berhasil mengalahkan Manchester City dengan skor 2-1</a>, MU justru kembali melawak di dua pertandingan selanjutnya.</p>



<p>Selain kalah dengan skor 3-4 dari Tottenham Hotspurs (sekaligus mengakhir laju MU di EFL Cup), MU juga baru saja dihabisi 0-3 oleh Bournemouth. Yang lebih menyakitkan, kekalahan telak ini terjadi di kandang MU, Old Trafford.</p>



<p>Sejak pergantian pelatih dari <a href="https://whathefan.com/olahraga/sepertinya-erik-ten-hag-memang-perlu-keluar-dari-manchester-united/">Erik Ten Hag</a> ke <a href="https://whathefan.com/olahraga/menatap-masa-depan-manchester-united-bersama-ruben-amorim/">Ruben Amorim</a>, banyak optimisme yang muncul di penggemar. Ungkapan &#8220;tsunami trofi&#8221; pun mulai berdatangan lagi. Sayangnya, terbukti kalau MU tetaplah MU yang dulu, mau siapa pun pelatihnya.</p>


<div class="monsterinsights-inline-popular-posts monsterinsights-inline-popular-posts-beta monsterinsights-popular-posts-styled" ><div class="monsterinsights-inline-popular-posts-image"><img decoding="async" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/01/tEREUy1vSfuSu8LzTop3_IMG_2538-300x200.jpg" srcset=" https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/01/tEREUy1vSfuSu8LzTop3_IMG_2538-300x200.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/01/tEREUy1vSfuSu8LzTop3_IMG_2538-768x512.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/01/tEREUy1vSfuSu8LzTop3_IMG_2538-1024x683.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/01/tEREUy1vSfuSu8LzTop3_IMG_2538-356x237.jpg 356w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/01/tEREUy1vSfuSu8LzTop3_IMG_2538.jpg 1050w " alt="Waktu Bergulir" /></div><div class="monsterinsights-inline-popular-posts-text"><span class="monsterinsights-inline-popular-posts-label" >Trending</span><div class="monsterinsights-inline-popular-posts-post"><a class="monsterinsights-inline-popular-posts-title"  href="https://whathefan.com/sajak/waktu-bergulir/">Waktu Bergulir</a></div></div></div><p></p>


<h2 class="wp-block-heading">Ada Perubahan Pola Permainan, tapi ya Begitulah</h2>



<figure class="wp-block-image size-large"><img fetchpriority="high" decoding="async" width="1024" height="683" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/12/amad-mu-terkutuk-1024x683.jpg" alt="" class="wp-image-8176" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/12/amad-mu-terkutuk-1024x683.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/12/amad-mu-terkutuk-300x200.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/12/amad-mu-terkutuk-768x512.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/12/amad-mu-terkutuk.jpg 1080w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption class="wp-element-caption">Salah Satu Pemain yang Bersinar di Bawah Amorim (<a href="https://www.eurosport.com/football/europa-league/2024-2025/manchester-united-2-0-paok-amad-diallo-incredible-work-training-paid-off-interim-boss-ruud-van-nistelrooy_sto20052221/story.shtml">Eurosport</a>)</figcaption></figure>



<p>Jika melihat permainan MU di bawah Amorim, sebenarnya asa itu memang ada. Setelah lama melihat permainan MU yang tak berpola, akhirnya Amorim perlahan bisa menerapkan filosofi 3-4-2-1 yang ia terapkan di klub sebelumnya. </p>



<p>Meskipun hasilnya tak selalu positif, setidaknya ada progres dalam permainan MU. Para pemain lebih sering melakukan <em>pressing</em>, berusaha menjaga area dengan baik, melakukan ancaman-ancaman ke gawang lawan, dan lain sebagainya. Permainan MU (akhirnya) bisa dinikmati.</p>



<p>Selain itu, Amorim tak ragu untuk melakukan rotasi pemain, sesuatu yang jarang dilakukan di era Ten Hag. Walau hasilnya kadang mengecewakan (seperti performa Altay Bayindir ketika melawan Tottenham), setidaknya ini menunjukkan keberanian Amorim.</p>



<p>Amorim juga tak segan-segan untuk mencoret pemainnya jika dianggap tidak mampu <em>perform</em>. Marcus Rashford, yang pada era Ten Hag seolah menjadi anak emas, sudah tiga pertandingan beruntun tidak dimasukkan ke dalam <em>line up</em>.</p>



<p>Dari banyak poin plus tersebut, sayangnya hasil yang diperoleh MU sejak ditangani oleh Amorim tidak terlalu baik. Dalam sembilan laga yang telah dijalani di seluruh kompetisi, MU hanya berhasil meraih hasil 4 menang, 1 seri, dan 4 kekalahan.</p>



<p>Di kala lini penyerangan sudah mulai membaik (terutama berkat performa Amad Diallo), lini pertahanan perlu disorot karena sudah kebobolan 17 kali. Entah formasi Amorim yang memang rentan diserang, atau pemain MU saja yang tak bisa melakukan intruksi pelatih.</p>



<p>Tentu hal ini sangat disayangkan, apalagi ketika Manchester City tengah terpuruk dengan hanya meraih satu kemenangan dalam 12 laga terakhirnya (di mana 9 di antaranya berakhir dengan kekalahan). Alhasil, istilah &#8220;Manchester is clown&#8221; pun mulai bermunculan.</p>



<h2 class="wp-block-heading">Apa yang Salah dengan Manchester United?</h2>



<figure class="wp-block-image size-large"><img decoding="async" width="1024" height="683" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/12/amorim-mu-terkutuk-1024x683.jpg" alt="" class="wp-image-8175" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/12/amorim-mu-terkutuk-1024x683.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/12/amorim-mu-terkutuk-300x200.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/12/amorim-mu-terkutuk-768x512.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/12/amorim-mu-terkutuk.jpg 1080w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption class="wp-element-caption">Entah Apa yang Harus Dilakukan Amorim (<a href="https://www.espn.com/soccer/story/_/id/42485806/manchester-united-ruben-amorim-predictions-team-formation-transfers-projections">ESPN</a>)</figcaption></figure>



<p>Sampai di titik ini, Penulis (dan rasanya mayoritas pendukung lainnya) sudah berada di titik bingung apa yang salah dengan klub ini. Apakah karena julukannya setan merah, sehingga membuat klub ini menjadi terkutuk?</p>



<p>Sejak perginya Sir Alex Ferguson, sudah banyak sekali pelatih yang mencoba menangani MU. Polanya selalu sama, di mana ada fase bulan madu dan fase kehancuran. Entah bagaimana dengan Amorim nanti, tapi sejauh ini tanda-tandanya kurang baik.</p>



<p>Memang, formasi dan gaya permainan MU yang diterapkan oleh Amorim benar-benar berbeda dari pelatih-pelatih sebelumnya, sehingga membutuhkan adaptasi. Namun, rasanya para penggemar sudah terlalu lama &#8220;menderita&#8221; hingga lebih dari satu dekade.</p>



<p>Apalagi, kita bisa melihat kalau Arne Slot bersama Liverpool dan Enzo Maresca bersama Chelsea bisa langsung <em>nyetel</em>. Bahkan di klasemen Liga Inggris saat ini, kedua tim berada di posisi kedua berkat penampilan konsisten mereka.</p>



<p>Penulis memberikan apresiasi kepada Liverpool yang harus diakui berhasil tampil luar biasa. Meskipun tak mendapatkan tambahan banyak pemain, Slot mampu meracik skuadnya menjadi skuad pemenang. Korban terakhir mereka adalah Tottenham, yang dibantai 6-3.</p>



<p>Mengapa mereka bisa langsung <em>nyetel </em>dengan klub barunya? Penulis juga tidak tahu. Secara kualitas skuad, harusnya tidak berbeda jauh. Namun, secara hasil dan peringkat di liga hasilnya benar-benar jauh.</p>



<p>Entah apa yang akan terjadi di masa depan. Tentu Penulis berharap Amorim berhasil menemukan solusi dari permasalahan yang sudah terlalu mengakar di klub ini. Akan tetapi, di sisi lain, rasanya Penulis sudah pesimis dan menganggap kalau klub ini memang sudah terkutuk.</p>



<hr class="wp-block-separator has-alpha-channel-opacity"/>



<p>Foto Featured Image: <a href="https://hellorayo.co.uk/greatest-hits/dorset/news/bournemouth-manchester-united-christmas/">Rayo</a></p>
<p>The post <a href="https://whathefan.com/olahraga/apakah-manchester-united-benar-benar-telah-menjadi-klub-terkutuk/">Apakah Manchester United Benar-Benar Telah Menjadi Klub Terkutuk?</a> appeared first on <a href="https://whathefan.com">Whathefan!</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://whathefan.com/olahraga/apakah-manchester-united-benar-benar-telah-menjadi-klub-terkutuk/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kunci Bahagia: Jangan Jadi Fans Manchester United</title>
		<link>https://whathefan.com/olahraga/kunci-bahagia-jangan-jadi-fans-manchester-united/</link>
					<comments>https://whathefan.com/olahraga/kunci-bahagia-jangan-jadi-fans-manchester-united/?noamp=mobile#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Fanandi]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 28 Oct 2024 14:50:24 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Olahraga]]></category>
		<category><![CDATA[Erik ten Hag]]></category>
		<category><![CDATA[Manchester United]]></category>
		<category><![CDATA[MU]]></category>
		<category><![CDATA[Ruud Van NIsterlooy]]></category>
		<category><![CDATA[sepak bola]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://whathefan.com/?p=8023</guid>

					<description><![CDATA[<p>Secara mengejutkan (atau tidak?), hal yang banyak diharapkan oleh banyak penggemar Manchester United (MU) akhirnya terjadi. Erik Ten Hag resmi dipecat sebagai pelatih MU dan untuk sementara tim akan dilatih oleh Ruud Van Nisterlooy. Pemecatan ini terjadi setelah rentetan hasil buruk yang menimpa MU selama awal musim ini. Di Premier League saja, MU telah menderita [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://whathefan.com/olahraga/kunci-bahagia-jangan-jadi-fans-manchester-united/">Kunci Bahagia: Jangan Jadi Fans Manchester United</a> appeared first on <a href="https://whathefan.com">Whathefan!</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p>Secara mengejutkan (atau tidak?), hal yang banyak diharapkan oleh banyak penggemar Manchester United (MU) akhirnya terjadi. <strong><a href="https://whathefan.com/olahraga/sepertinya-erik-ten-hag-memang-perlu-keluar-dari-manchester-united/">Erik Ten Hag resmi dipecat</a></strong> sebagai pelatih MU dan untuk sementara tim akan dilatih oleh Ruud Van Nisterlooy.</p>



<p>Pemecatan ini terjadi setelah rentetan hasil buruk yang menimpa MU selama awal musim ini. Di Premier League saja, MU telah menderita empat kekalahan dari sembilan laga yang dijalani. Alhasil, saat ini MU berada di posisi 14.</p>



<p>Lantas, apakah dengan pemecatan ini para penggemar MU akan merasa bahagia? Belum tentu. Selama menjadi penggemar MU terutama dalam 10 tahun terakhir, Penulis menyadari kalau <strong>salah satu kunci kebahagiaan ternyata adalah dengan tidak menjadi <em>fans </em>MU</strong>.</p>


<div class="monsterinsights-inline-popular-posts monsterinsights-inline-popular-posts-beta monsterinsights-popular-posts-styled" ><div class="monsterinsights-inline-popular-posts-image"><img decoding="async" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2021/11/healing-dengan-menjadi-produktif-banner-300x169.jpg" srcset=" https://whathefan.com/wp-content/uploads/2021/11/healing-dengan-menjadi-produktif-banner-300x169.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2021/11/healing-dengan-menjadi-produktif-banner-1024x576.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2021/11/healing-dengan-menjadi-produktif-banner-768x432.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2021/11/healing-dengan-menjadi-produktif-banner.jpg 1280w " alt="Healing dengan Menjadi Produktif" /></div><div class="monsterinsights-inline-popular-posts-text"><span class="monsterinsights-inline-popular-posts-label" >Trending</span><div class="monsterinsights-inline-popular-posts-post"><a class="monsterinsights-inline-popular-posts-title"  href="https://whathefan.com/pengembangan-diri/produktivitas/healing-dengan-menjadi-produktif/">Healing dengan Menjadi Produktif</a></div></div></div><p></p>


<h2 class="wp-block-heading">Awal Musim yang Sangat Berat</h2>



<figure class="wp-block-image size-large"><img decoding="async" width="1024" height="683" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/10/jangan-jadi-pendukung-mu-1-1024x683.jpg" alt="" class="wp-image-8025" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/10/jangan-jadi-pendukung-mu-1-1024x683.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/10/jangan-jadi-pendukung-mu-1-300x200.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/10/jangan-jadi-pendukung-mu-1-768x512.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/10/jangan-jadi-pendukung-mu-1.jpg 1080w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption class="wp-element-caption">Ruud Van Nisterlooy (<a href="https://www.eurosport.com/football/premier-league/2024-2025/ruud-van-nistelrooy-spark-a-fire-manchester-united-coach-rio-ferdinand-move_sto20036908/story.shtml">Eurosport</a>)</figcaption></figure>



<p>Musim lalu, performa MU memang cukup anjlok walaupun di akhir musim berhasil memenangkan FA Cup. Namun, kondisi tersebut dapat dimaklumi jika mengingat <a href="https://whathefan.com/olahraga/badai-cedera-manchester-united-yang-tak-kunjung-berlalu/">ada banyaknya pemain kunci yang cedera</a>.</p>



<p>Kondisi berbeda terjadi pada musim ini, di mana mayoritas pemain kunci berada dalam kondisi yang fit. Apalagi, Ten Hag sudah mendatangkan banyak pemain yang ia inginkan untuk menjalankan strategi yang dimiliki.</p>



<p>Sayangnya, <strong>performa MU justru terus terlihat memalukan</strong>. Selain seolah lupa menang dan hanya menang satu bulan sekali, permainan MU ketika Penulis tonton juga tidak karuan. Jujur, lebih enak melihat permainan timnas Indonesia daripada melihat MU.</p>



<p>Selain performa buruk dan memalukan di liga, MU juga terlihat kewalahan dengan mencatatkan tiga seri dari tiga pertandingan mereka di Europe League. Alhasil, MU pun berada di peringkat 21 karena baru berhasil meraih tiga poin. </p>



<p>Luka ini semakin terasa perih jika melihat bagaimana <strong>Arne Slot bersama Liverpool dan Enzo Maresca bersama Chelsea yang terlihat langsung <em>nyetel </em>dengan tim barunya</strong> musim ini. Persamaan antara ketiganya hanya kepala mereka yang sama-sama botak.</p>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="683" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/10/jangan-jadi-pendukung-mu-2-1024x683.jpg" alt="" class="wp-image-8026" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/10/jangan-jadi-pendukung-mu-2-1024x683.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/10/jangan-jadi-pendukung-mu-2-300x200.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/10/jangan-jadi-pendukung-mu-2-768x512.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/10/jangan-jadi-pendukung-mu-2.jpg 1080w" sizes="auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption class="wp-element-caption">Arne Slot (Kiri) dan Enzo Maresca (<a href="https://www.football.london/chelsea-fc/news/liverpool-boss-arne-slot-given-30207927">Football London</a>)</figcaption></figure>



<p>Arne Slot yang mewarisi skuad milik Klopp berhasil memperlihatkan tim dengan pertahanan yang solid. Hingga sembilan laga, mereka baru kebobolan lima gol, itu pun yang dua baru saja terjadi saat bersua dengan Arsenal. Sebagai perbandingan, <strong>MU sudah kebobolan 11</strong>.</p>



<p>Enzo Maresca pun patut diapresiasi. Melatih Chelsea yang dianggap sesama badut bersama MU musim lalu, musim ini Chelsea menjelma menjadi salah satu penantang gelar juara. Padahal, skuadnya tak jauh berbeda dengan musim lalu.</p>



<p>Tidak hanya masalah di pertahanan, <strong>lini depan MU pun sangat tumpul</strong>. Bayangkan, <a href="https://whathefan.com/olahraga/haaland-itu-memang-monster/">Erling Haaland</a> seorang diri telah mencetak 11 gol. Satu tim MU baru bisa mencetak delapan gol. Buruknya penyelesaian akhir MU bisa dilihat dalam laga melawan West Ham kemarin.</p>



<p>Dengan berbagai faktor tersebut, rasanya sudah wajar jika akhirnya manajemen MU mengambil tindakan tegas dengan memecat Ten Hag. Meskipun berhasil mempersembahkan dua trofi, progres yang diperlihatkan benar-benar jalan di tempat.</p>



<p>Namun, perlu diingat kalau <strong>dipecatnya Ten Hag belum tentu akan menjadi momentum kebangkitan MU</strong>. Masalah tim setan merah ini jauh lebih kompleks, entah dari segi pemain, manajemennya, dan lainnya. Mau pelatihnya Zinedine Zidane sekali pun belum tentu mampu membuat tim bangkit.</p>



<p>Dari sisi pemain, bisa dilihat kalau tak semua memiliki daya juang untuk tim seolah &#8220;yang penting main&#8217;. Dari sisi manajemen, walau ada sedikit harapan ketika INEOS mengambil alih, tetap saja mereka punya banyak PR yang harus diselesaikan.</p>



<p>Oleh karena itu, <strong>rasanya pendukung MU akan sulit untuk bahagia</strong> dalam beberapa tahun ke depan. Bagaimana mau bahagia, kalau setiap mau main pasti ada perasaan khawatir jika kalah. Bagimana mau bahagia, kalau setiap memulai awal pekan sering dihantui oleh kekalahan MU.</p>



<h2 class="wp-block-heading">Kalau Tidak Bikin Bahagia, Kenapa Tetap Jadi Fans MU?</h2>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="683" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/10/jangan-jadi-pendukung-mu-3-1024x683.jpg" alt="" class="wp-image-8027" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/10/jangan-jadi-pendukung-mu-3-1024x683.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/10/jangan-jadi-pendukung-mu-3-300x200.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/10/jangan-jadi-pendukung-mu-3-768x512.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/10/jangan-jadi-pendukung-mu-3.jpg 1080w" sizes="auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption class="wp-element-caption">Donne Maula dan Yura Yunita (<a href="https://celebrity.okezone.com/read/2024/09/05/33/3059142/kocak-instagram-mu-unggah-momen-yura-yunita-dipaksa-pakai-jersey-setan-merah-oleh-donne-maula">Okezone Celebrity</a>)</figcaption></figure>



<p>Setiap Penulis marah-marah karena MU kalah, pasti ada saja yang akan menyarankan untuk berganti tim. Logikanya, untuk apa tetap mendukung sesuatu yang hanya memberikan stres setiap akhir pekannya? Untuk apa mempertahankan sesuatu yang tidak bikin bahagia?</p>



<p><strong>Donne Maula</strong>, suami dari penyanyi <strong>Yura Yunita</strong>, memberikan analogi yang sangat menarik. Ia adalah seorang pendukung MU yang tampaknya cukup <em>hardcore</em>. Buktinya, sama seperti Penulis, <em>mood</em>-nya akan bergantung pada hasil pertandingan MU.</p>



<p>Yura yang sebenarnya tidak paham sepak bola pernah berbagi cerita bagaimana rasanya punya suami penggemar MU. Sebelum mereka menikah, Donne pernah mengingatkan bahwa dirinya adalah penggemar MU dan waktu itu Yura tidak melihat adanya masalah di sana.</p>



<p>Nah, setelah menikah, akhirnya Yura pun paham mengapa suaminya pernah memperingatkannya. Secara polos, Yura pun mengatakan kenapa enggak ganti tim aja yang lebih sering menang daripada kalahnya. Spontan, Donne pun mengeluarkan analogi berikut:</p>



<blockquote class="wp-block-quote is-layout-flow wp-block-quote-is-layout-flow">
<p>&#8220;Kamu mau kalau aku ganti istri? Kamu mau aku ganti agama? Gak bisa ganti-ganti, harus MU terus!&#8221;</p>
</blockquote>



<p>Kurang lebih, &#8220;drama&#8221; keluarga tersebut bisa menggambarkan apa yang dirasakan oleh para pendukung MU. Berbeda dengan kebanyakan penggemar Manchester City yang didominasi <em>fans </em>karbit, penggemar MU biasanya sudah cukup lama menjadi pendukung.</p>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="683" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/10/jangan-jadi-pendukung-mu-4-1024x683.jpg" alt="" class="wp-image-8028" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/10/jangan-jadi-pendukung-mu-4-1024x683.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/10/jangan-jadi-pendukung-mu-4-300x200.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/10/jangan-jadi-pendukung-mu-4-768x512.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/10/jangan-jadi-pendukung-mu-4.jpg 1080w" sizes="auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption class="wp-element-caption">Masa Kejayaan yang Telah Berlalu (<a href="https://www.manutd.com/en/news/detail/gary-neville-and-paul-scholes-disagree-over-ruud-van-nistelrooy-at-man-utd">Manchester United</a>)</figcaption></figure>



<p>Penulis sendiri sudah menjadi pendukung MU sejak tahun 2002 atau sekitar 22 tahun lalu. Pada era tersebut, tentu MU sedang jaya-jayanya di era kepelatihan <a href="https://whathefan.com/olahraga/merindukan-sentuhan-sir-alex/">Sir Alex Ferguson</a>. <strong>Ada banyak hal yang membuat Penulis jatuh cinta kepada MU hingga sekarang</strong>.</p>



<p>Nah, &#8220;cinta&#8221; tersebut diuji setelah kepergian sang pelatih. Sudah lebih dari 10 tahun penggemar MU menjadi bulan-bulanan penggemar tim lain yang tertawa puas melihat kejatuhan MU dengan begitu tragisnya.</p>



<p>Namanya juga sudah &#8220;cinta&#8221;, <strong>tentu harus bisa bertahan ketika dalam situasi yang sulit sekali pun</strong>. Justru, di situlah ujian yang sebenarnya bagi para penggemar. Seperti kata Cut Pat Kai yang melegenda, &#8220;<em>Begitulah cinta, deritanya tiada berakhir.</em>&#8220;</p>



<p>Mungkin jika disuruh memilih antara <strong>&#8220;main jelek tapi dapat trofi&#8221; </strong>atau <strong>&#8220;main bagus tapi enggak dapat trofi seperti Arsenal&#8221;</strong>, Penulis akan lebih memilih opsi yang kedua. Permainan bagus yang konsisten pasti ujungnya akan berakhir dengan indah.</p>



<p>Karena kecintaan itu pulalah yang membuat Penulis dan jutaan penggemar MU di seluruh dunia tetap mendukung MU walau sambil marah-marah. Karena kecintaan itulah yang membuat kami tetap menonton pertandingan MU walau permainannya bikin sakit mata.</p>



<p>Hal seperti ini mungkin akan sulit dipahami oleh pendukung tim yang konsisten di papan atas seperti Real Madrid atau Bayern Munich. Kalau pendukung AC Milan kemungkinan bisa memahaminya. Kalau pendukung Manchester City tidak perlu dipedulikan.</p>



<p>Oleh karena itu, walau salah satu kunci kebahagiaan adalah dengan tidak menjadi pendukung MU, Penulis akan tetap menjadi pendukung MU. Biarlah Penulis mencari kunci kebahagiaan yang lain tanpa perlu mengorbankan loyalitasnya ke MU.</p>



<hr class="wp-block-separator has-alpha-channel-opacity"/>



<p>Lawang, 28 Oktober 2024, terinspirasi setelah pemecatan Erik Ten Hag</p>



<p>Foto Featured Image: <a href="https://www.cnbc.com/2024/10/28/manchester-united-sack-manager-erik-ten-hag-.html">CNBC</a></p>
<p>The post <a href="https://whathefan.com/olahraga/kunci-bahagia-jangan-jadi-fans-manchester-united/">Kunci Bahagia: Jangan Jadi Fans Manchester United</a> appeared first on <a href="https://whathefan.com">Whathefan!</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://whathefan.com/olahraga/kunci-bahagia-jangan-jadi-fans-manchester-united/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Sepertinya Erik Ten Hag Memang Perlu Keluar dari Manchester United</title>
		<link>https://whathefan.com/olahraga/sepertinya-erik-ten-hag-memang-perlu-keluar-dari-manchester-united/</link>
					<comments>https://whathefan.com/olahraga/sepertinya-erik-ten-hag-memang-perlu-keluar-dari-manchester-united/?noamp=mobile#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Fanandi]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 30 Sep 2024 14:05:52 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Olahraga]]></category>
		<category><![CDATA[Erik ten Hag]]></category>
		<category><![CDATA[Manchester United]]></category>
		<category><![CDATA[MU]]></category>
		<category><![CDATA[pelatih]]></category>
		<category><![CDATA[sepak bola]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://whathefan.com/?p=7942</guid>

					<description><![CDATA[<p>Musim ini telah menjadi musim yang buruk bagi penggemar Manchester United (MU). Bagaimana tidak, dalam enam laga yang telah dijalani di liga, MU hanya berhasil meraih dua kemenangan, satu seri, dan tiga kekalahan. Parahnya lagi, dua dari tiga kekalahan MU terjadi dengan skor yang cukup memalukan, yakni 0-3. Lebih memalukannya lagi, kekalahan atas Liverpool dan [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://whathefan.com/olahraga/sepertinya-erik-ten-hag-memang-perlu-keluar-dari-manchester-united/">Sepertinya Erik Ten Hag Memang Perlu Keluar dari Manchester United</a> appeared first on <a href="https://whathefan.com">Whathefan!</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p>Musim ini telah menjadi <a href="https://whathefan.com/olahraga/musim-baru-pemain-baru-mu-nya-masih-sama/">musim yang buruk bagi penggemar Manchester United (MU)</a>. Bagaimana tidak, dalam enam laga yang telah dijalani di liga, MU hanya berhasil meraih dua kemenangan, satu seri, dan tiga kekalahan.</p>



<p>Parahnya lagi, dua dari tiga kekalahan MU terjadi dengan skor yang cukup memalukan, yakni 0-3. Lebih memalukannya lagi, kekalahan atas Liverpool dan Tottenham Hotspurs tersebut terjadi di kandang MU, Old Trafford.</p>



<p>Di Europe League pun tidak lebih baik. Pada pertandingan pertama, MU hanya berhasil bermain imbang melawan FC Twente. Mau tidak mau, kursi kepelatihan Erik Ten Hag pun mulai digoyang lagi. Banyak penggemar yang ingin ia keluar dari tim.</p>


<div class="monsterinsights-inline-popular-posts monsterinsights-inline-popular-posts-beta monsterinsights-popular-posts-styled" ><div class="monsterinsights-inline-popular-posts-image"><img decoding="async" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/10/Cover-2-1280-1-300x150.jpg" srcset=" https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/10/Cover-2-1280-1-300x150.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/10/Cover-2-1280-1-768x384.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/10/Cover-2-1280-1-1024x512.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/10/Cover-2-1280-1-356x178.jpg 356w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/10/Cover-2-1280-1.jpg 1280w " alt="Bagian 17 Hasutan Beracun" /></div><div class="monsterinsights-inline-popular-posts-text"><span class="monsterinsights-inline-popular-posts-label" >Trending</span><div class="monsterinsights-inline-popular-posts-post"><a class="monsterinsights-inline-popular-posts-title"  href="https://whathefan.com/distopia-bagi-kia/bagian-17-hasutan-beracun/">Bagian 17 Hasutan Beracun</a></div></div></div><p></p>


<h2 class="wp-block-heading">Apakah Erik Ten Hag Memang Pelatih yang Buruk?</h2>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="683" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/09/erik-ten-hag-out-1-1024x683.jpg" alt="" class="wp-image-7944" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/09/erik-ten-hag-out-1-1024x683.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/09/erik-ten-hag-out-1-300x200.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/09/erik-ten-hag-out-1-768x512.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/09/erik-ten-hag-out-1.jpg 1080w" sizes="auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption class="wp-element-caption">Padahal Skuad Sudah Cukup Oke (<a href="https://sport.detik.com/sepakbola/liga-inggris/d-7564634/mu-disikat-tottenham-ten-hag-janji-besok-bangkit">DetikSport</a>)</figcaption></figure>



<p>Ketika banyak netizen yang sudah lama menginginkan Ten Hag keluar dari MU, Penulis masih berusaha untuk mendukungnya. Alasannya, mau siapapun pelatihnya, MU sedang berada dalam kondisi yang sulit karena banyak hal.</p>



<p>Apalagi, Ten Hag berhasil mengakhiri paceklik gelar MU yang telah terjadi selama bertahun-tahun. Di musim pertamanya, ia berhasil meraih Carabao Cup, sedangkan di musim keduanya ia berhasil mendapatkan FA Cup setelah mengalahkan Manchester City di final.</p>



<p>Namun, makin ke sini, Penulis makin setuju untuk mendepak Ten Hag. Salah satu alasannya adalah karena <strong>sang pelatih kerap menunjukkan sikap keras kepala dan tidak ingin disalahkan </strong>atas hasil buruk yang didapatkan oleh timnya.</p>



<p>Sebagai seorang pelatih, tentu saja ia menjadi orang yang paling bertanggung jawab atas buruknya performa tim. Akan tetapi, Ten Hag kerap menolak kritik yang dilayangkan kepadanya dan memberikan berbagai bantahan yang sering membuat jengkel.</p>



<p>Selain itu, <strong>permainan MU belakangan ini benar-benar amburadul</strong>. Jujur saja, melihat permainan timnas Indonesia di bawah arahan Shin Tae-yong jauh lebih enak dibandingkan melihat permainan MU. </p>



<p>Contoh dalam laga melawan Spurs kemarin, distribusi MU benar-benar buruk. Pemain MU jelas terlihat kesulitan untuk lepas dari <em>high pressing</em> yang dilakukan oleh pemain Spurs. Tak hanya itu, kemampuan individunya pun terlihat kalah telak.</p>



<p>Ten Hag selalu berkoar-koar ingin menjadikan MU sebagai tim penyerangan transisi terbaik. Masalahnya, <strong><em>finishing </em>dan pola penyerangan MU benar-benar buruk</strong>. Buktinya dalam enam laga, MU hanya berhasil mencetak 5 gol, ketika <a href="https://whathefan.com/olahraga/haaland-itu-memang-monster/">Erling Haaland telah mencetak dua kali lipatnya</a>. </p>



<p>Lini depan MU memang benar-benar terlihat tumpul. Joshua Zirkzee sebagai striker rekrutan terbaru kurang memiliki finishing touch yang akurat. Rasmus Hojlund pun masih belum bisa menemukan performa terbaiknya pascacedera.</p>



<p>Pemain-pemain sayapnya pun terlihat kurang bisa menusuk. Pemain tengah kurang bisa mendistribusikan bola ke depan. Pemain belakang kerap melakukan kesalahan-kesalahan yang tidak perlu. Mungkin hanya Andre Onana yang benar-benar bisa melakukan tugasnya dengan cukup baik.</p>



<p>Terakhir, satu alasan yang membuat Penulis <em>ilfeel </em>terhadap Ten Hag adalah <strong>nepotisme yang ia lakukan</strong>. Mungkin Pembaca juga sudah tahu bagaimana ia kerap merekrut mantan anak buahnya di Ajax Amsterdam. Hasilnya? Lihat saja berapa yang benar-benar berhasil.</p>



<h2 class="wp-block-heading">Lantas, Siapa yang Lebih Layak dari Erik Ten Hag?</h2>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="683" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/09/erik-ten-hag-out-2-1024x683.jpg" alt="" class="wp-image-7945" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/09/erik-ten-hag-out-2-1024x683.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/09/erik-ten-hag-out-2-300x200.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/09/erik-ten-hag-out-2-768x512.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/09/erik-ten-hag-out-2.jpg 1080w" sizes="auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption class="wp-element-caption">Kandidat Pengganti Favorit Penulis (<a href="https://www.goal.com/en-cm/lists/man-utd-legend-ruud-van-nistelrooy-reveals-coaching-ambitions-but-premier-league-return-is-not-his-priority/blta9d514eb9753ff78">Goal</a>)</figcaption></figure>



<p>Penulis sadar kalau pergantian pelatih tidak akan serta-merta akan mengubah MU menjadi lebih baik dalam waktu singkat. <a href="https://whathefan.com/olahraga/merindukan-sentuhan-sir-alex/">Sejak ditinggal Sir Alex Ferguson</a>, sudah banyak pelatih yang mencoba dan hasilnya tak pernah memuaskan.</p>



<p>Namun, melihat progres Ten Hag yang seolah mandek, Penulis merasa penyegaran memang perlu dilakukan. Penulis bahkan sudah kehabisan argumen untuk membela sang pelatih, sehingga akhirnya ikut bergabung dengan kubu yang menginginkan ia untuk cabut.</p>



<p>Momen ini membuat kita teringat pada masa-masa ketika para pendukung MU banyak yang menyuarakan agar <a href="https://whathefan.com/olahraga/haruskah-ole-out-iya-ole-harus-out/">Ole Gunnar Solkjaer dipecat dari tim</a>. Penggemar sudah capek dengan narasi &#8220;percaya dengan proses&#8221; karena ini sudah memasuki tahun ketiganya di MU.</p>



<p>Sebagai perbandingan, kita bisa melihat bagaimana Arne Slot bisa langsung menyatu dengan timnya di musim perdananya. Tak hanya itu, Enzo Maresca juga terlihat langsung <em>nyetel </em>dengan Chelsea yang kerap melawak bersama MU dalam beberapa tahun terakhir.</p>



<p>Jika melihat mereka berdua, tentu narasi &#8220;percaya dengan proses&#8221; menjadi basi. Bisa jadi, bukan progres MU yang memang membutuhkan waktu lama, tapi memang kemampuan Ten Hag hanya sebatas ini. Ia tak akan mampu membawa MU ke masa kejayaannya lagi.</p>



<p>Lantas jika diganti, diganti oleh siapa? Kursi kepelatihan MU memang terlihat menakutkan dengan berbagai tuntutan yang ada. Belum lagi <a href="https://whathefan.com/olahraga/ya-udah-sana-pergi/">masalah-masalah di luar lapangan yang pernah dibocorkan oleh Cristiano Ronaldo beberapa tahun lalu</a>.</p>



<p>Oleh karena itu, menurut Penulis nama yang paling cocok untuk menggantikan Ten Hag adalah <strong>Ruud Van Nisterlooy</strong> yang kini sedang menjadi asisten pelatih di MU. Ada banyak alasan mengapa Penulis menjagokan mantan striker tajam tersebut.</p>



<p>Pertama, <strong>Nisterlooy merupakan salah satu legenda MU</strong>. Ia tentu sudah mengenal tim dengan baik. Walau tak semua, ada beberapa pemain legenda yang berhasil menjadi pelatih di tim yang dulu ia bela, seperti Zinedine Zidane di Real Madrid, Pep Guardiola di Barcelona, atau Mikel Arteta di Arsenal sekarang.</p>



<p>Karier kepelatihannya memang belum cukup panjang untuk di tim senior. Namun, saat melatih PSV Eindhoven pada musim 2022-2023, <strong>ia berhasil mempersembahkan dua trofi, </strong>Johan Cruyff Shield dan KNVB Cup, sebelum memutuskan untuk meninggalkan tim karena suatu alasan.</p>



<p>Meskipun Nisterlooy belum tentu bisa membawa tim menjadi lebih baik, setidaknya akan ada penyegaran di dala m tim jika Ten Hag meninggalkan tim. Para pemain MU pun harusnya lebih hormat kepada Nisterlooy yang berstatus sebagai legenda tim.</p>



<hr class="wp-block-separator has-alpha-channel-opacity"/>



<p>Lawang, 30 September 2024, terinspirasi setelah kesabarannya habis melihat MU yang makin tidak karuan</p>



<p>Foto Featured Image: <a href="EPL: Man Utd vs Tottenham - Ten Hag walking tightrope ahead of must-win clash - Daily Post Nigeria">Daily Post Nigeria</a></p>
<p>The post <a href="https://whathefan.com/olahraga/sepertinya-erik-ten-hag-memang-perlu-keluar-dari-manchester-united/">Sepertinya Erik Ten Hag Memang Perlu Keluar dari Manchester United</a> appeared first on <a href="https://whathefan.com">Whathefan!</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://whathefan.com/olahraga/sepertinya-erik-ten-hag-memang-perlu-keluar-dari-manchester-united/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Mental Baja Ala Harry Maguire</title>
		<link>https://whathefan.com/olahraga/mental-baja-ala-harry-maguire/</link>
					<comments>https://whathefan.com/olahraga/mental-baja-ala-harry-maguire/?noamp=mobile#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Fanandi]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 26 Oct 2023 00:13:31 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Olahraga]]></category>
		<category><![CDATA[Harry Maguire]]></category>
		<category><![CDATA[Lord]]></category>
		<category><![CDATA[Manchester United]]></category>
		<category><![CDATA[MU]]></category>
		<category><![CDATA[sepak bola]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://whathefan.com/?p=6939</guid>

					<description><![CDATA[<p>Manchester United (MU) sampai saat ini masih belum menunjukkan performa yang konsisten. Dalam dua pertandingan terakhir setelah jeda internasional, MU kesulitan ketika meraih kemenangan tipis atas lawan-lawannya yang di atas kertas kemampuannya jauh di bawah. Namun, on the bright side, kita bisa melihat bagaimana pemain bergelar &#8220;Lord&#8221; yang kerap di-bully gara-gara blundernya, Harry Maguire, bermain [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://whathefan.com/olahraga/mental-baja-ala-harry-maguire/">Mental Baja Ala Harry Maguire</a> appeared first on <a href="https://whathefan.com">Whathefan!</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p>Manchester United (MU) sampai saat ini masih belum menunjukkan performa yang konsisten. Dalam dua pertandingan terakhir setelah jeda internasional, MU kesulitan ketika meraih kemenangan tipis atas lawan-lawannya yang di atas kertas kemampuannya jauh di bawah. </p>



<p>Namun, <em>on the bright side</em>, kita bisa melihat bagaimana pemain bergelar &#8220;Lord&#8221; yang kerap di-<em>bully</em> gara-gara blundernya, <strong>Harry Maguire</strong>, bermain dengan gemilang dalam mengisi pos pertahanan. </p>



<p>Selain menjadi Man of the Match pada pertandingan melawan Sheffield United, ia juga mencetak satu-satunya gol yang mengunci kemenangan atas F.C Copenhagen. Apakah ini tanda-tanda kalau Maguire akan <em>comeback stronger</em>?</p>


<div class="monsterinsights-inline-popular-posts monsterinsights-inline-popular-posts-beta monsterinsights-popular-posts-styled" ><div class="monsterinsights-inline-popular-posts-image"><img decoding="async" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2023/04/Sungguh-Berharap-ke-Manusia-Itu-Benar-Benar-Mengecewakan-banner-300x169.jpg" srcset=" https://whathefan.com/wp-content/uploads/2023/04/Sungguh-Berharap-ke-Manusia-Itu-Benar-Benar-Mengecewakan-banner-300x169.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2023/04/Sungguh-Berharap-ke-Manusia-Itu-Benar-Benar-Mengecewakan-banner-1024x576.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2023/04/Sungguh-Berharap-ke-Manusia-Itu-Benar-Benar-Mengecewakan-banner-768x432.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2023/04/Sungguh-Berharap-ke-Manusia-Itu-Benar-Benar-Mengecewakan-banner.jpg 1280w " alt="Sungguh, Berharap ke Manusia Itu Benar-Benar Mengecewakan" /></div><div class="monsterinsights-inline-popular-posts-text"><span class="monsterinsights-inline-popular-posts-label" >Trending</span><div class="monsterinsights-inline-popular-posts-post"><a class="monsterinsights-inline-popular-posts-title"  href="https://whathefan.com/renungan/sungguh-berharap-ke-manusia-itu-benar-benar-mengecewakan/">Sungguh, Berharap ke Manusia Itu Benar-Benar Mengecewakan</a></div></div></div><p></p>


<h2 class="wp-block-heading">Bagaimana Peran Maguire Direduksi di Dalam Tim</h2>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="683" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2023/10/mental-baja-ala-harry-maguire-1-1024x683.jpg" alt="" class="wp-image-6941" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2023/10/mental-baja-ala-harry-maguire-1-1024x683.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2023/10/mental-baja-ala-harry-maguire-1-300x200.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2023/10/mental-baja-ala-harry-maguire-1-768x512.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2023/10/mental-baja-ala-harry-maguire-1.jpg 1080w" sizes="auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption class="wp-element-caption">Dicadangkan dan Dicopot Sebagai Kapten (<a href="https://www.teamtalk.com/manchester-united/players-know-identity-of-star-behind-poisonous-harry-maguire-attack-report">TEAMtalk</a>)</figcaption></figure>



<p>Sektor pertahanan MU memang yang paling sering disorot selama beberapa musim terakhir karena terkesan begitu mudah ditembus oleh pemain lawan. Belum lagi masalah blunder yang kerap dibuat, baik oleh kiper maupun bek.</p>



<p>Harry Maguire yang dibeli dari Leicester City dengan harga fantastis diharapkan mampu menjadi benteng tangguh. Sayangnya, kenyataan berbicara lain. Ia justru lebih sering menampilkan permainan lawak yang memberikan dampak negatif ke klub.</p>



<p>Alhasil, MU pun mendatangkan Raphael Varane di tahun 2021 dan Lisandro Martinez di tahun 2022. Mereka berdua pun menjadi <em>starter </em>utama yang terlihat solid, <a href="https://whathefan.com/olahraga/sebuah-pengingat-kalau-kita-tidak-boleh-jumawa-saat-sedang-di-atas/">meskipun sempat dibantai 0-7 saat berhadapan dengan Liverpool</a>.</p>



<p>Sebagai pelapis, pelatih Erik Ten Hag kerap lebih memilih Victor Lindelof sebagai pilihan ketiga. Bahkan jika terpaksa, Ten Hag akan menggunakan Luke Shaw yang posisi aslinya adalah seorang bek kiri.</p>



<p>Sudah dibangkucadangkan, status kapten MU yang ia sandang sejak bergabung pun dicabut dan diserahkan kepada Bruno Fernandez. Masa depan Maguire di MU benar-benar gelap, apalagi banyak <em>fans </em>yang meminta klub untuk menjualnya.</p>



<p>Harapan tersebut sempat terlihat ketika West Ham menunjukkan ketertarikannya. MU sudah sepakat, hanya saja Maguire menolak untuk pindah karena tidak ingin nominal gajinya turun dan menyatakan ingin berjuang untuk mendapatkan tempat utama di MU.</p>



<blockquote class="wp-block-quote is-layout-flow wp-block-quote-is-layout-flow">
<p>&#8220;Kami tidak mencapai kesepakatan. Manchester United senang saya bertahan dan saya senang memperjuangkan tempat saya.&#8221; </p>
<cite>kata maguire kepada <em>Express</em>.</cite></blockquote>



<p>Tampaknya itu bukan bualan semata jika melihat bagaimana penampilannya di dua <em>match </em>terakhir. Hal ini seolah menunjukkan walaupun ia dihujat sana-sini, harus diakui kalau Maguire memiliki mental baja.</p>



<h2 class="wp-block-heading">Mental Baja Harry Maguire</h2>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="683" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2023/10/mental-baja-ala-harry-maguire-2-1024x683.jpg" alt="" class="wp-image-6942" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2023/10/mental-baja-ala-harry-maguire-2-1024x683.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2023/10/mental-baja-ala-harry-maguire-2-300x200.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2023/10/mental-baja-ala-harry-maguire-2-768x512.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2023/10/mental-baja-ala-harry-maguire-2.jpg 1080w" sizes="auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption class="wp-element-caption">Mentalnya Harus Diacungi Jempol (<a href="https://www.goal.com/en-ae/lists/man-utd-player-ratings-vs-copenhagen-andre-onana-harry-maguire/bltf42294dd262fffd3">Goal</a>)</figcaption></figure>



<p>Jika mau membandingkan (walaupun agak kurang etis), kita bisa membandingkan mental Maguire dengan <a href="https://whathefan.com/olahraga/manchester-united-tidak-sedang-baik-baik-saja/"><strong>Jadon Sancho</strong> yang sedang bermasalah dengan klub</a>. Ia yang sedang berperforma buruk justru membuat keributan di internal tim.</p>



<p>Bahkan ia berseteru dengan Erik ten Hag karena merasa &#8220;dikambinghitamkan&#8221; karena performanya yang buruk, dan menolak untuk meminta maaf hingga saat ini. Alhasil, kemungkinan besar ia akan dilepas pada bursa transfer Januari mendatang.</p>



<p>Maguire jelas pernah berada di posisi yang sama, di mana ia dinilai bermain buruk. Buktinya, ia lebih sering dicadangkan. Namun, ia sama sekali tidak membuat <em>statement </em>kontroversial dan tetap profesional.</p>



<p>Menurut Penulis, harus diakui kalau Maguire ini cukup &#8220;badak&#8221;. Bagaimana tidak, walaupun kerap mendapat caci maki dari penggemar sendiri, ia tetap berusaha untuk memberikan yang terbaik ketika dipercaya untuk menjadi <em>starter</em> ataupun masuk sebagai pemain pengganti.</p>



<blockquote class="wp-block-quote is-layout-flow wp-block-quote-is-layout-flow">
<p>&#8220;Dia (Ten Hag) menjelaskan alasannya kepada saya dan sementara saya secara pribadi sangat kecewa, saya akan terus memberikan yang terbaik setiap kali saya mengenakan seragam ini&#8221;</p>
<cite>Ungkap maguire ketika ban kaptennya dicopot</cite></blockquote>



<p>Meskipun kerap dicadangkan bahkan dicopot sebagai kapten, Maguire terlihat legowo dan menerima semua keputusan tersebut dengan lapang dada. Memang ia mengungkapkan kekecewaannya, tapi itu hal yang wajar.</p>



<p>Memang masih terlalu dini untuk menilai apakah Maguire benar-benar bisa melakukan <em>redemption </em>dari segala performa buruknya di masa lalu, mengingat ia baru bermain bagus pada dua <em>match </em>terakhir. Namun, jelas ia memberikan asa kepada para penggemar MU.</p>



<p>Tentu sebagai penggemar MU, Penulis akan merasa senang jika ada pemain di dalam tim yang bisa memberikan performa terbaiknya. Tinggal ditunggu saja, apakah Maguire mampu secara konsisten bermain dengan baik atau justru akan kembali melawak.</p>



<hr class="wp-block-separator has-alpha-channel-opacity"/>



<p>Lawang, 26 Oktober 2023, terinspirasi setelah melihat permainan Harry Maguire yang baik di dua <em>match </em>terakhir</p>



<p>Foto Featured Image: <a href="https://www.skysports.com/football/news/15115/12992257/harry-maguire-stats-which-show-how-he-became-defender-erik-ten-hag-wanted-at-manchester-united">Sky Sports</a></p>
<p>The post <a href="https://whathefan.com/olahraga/mental-baja-ala-harry-maguire/">Mental Baja Ala Harry Maguire</a> appeared first on <a href="https://whathefan.com">Whathefan!</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://whathefan.com/olahraga/mental-baja-ala-harry-maguire/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Manchester United Tidak Sedang Baik-Baik Saja</title>
		<link>https://whathefan.com/olahraga/manchester-united-tidak-sedang-baik-baik-saja/</link>
					<comments>https://whathefan.com/olahraga/manchester-united-tidak-sedang-baik-baik-saja/?noamp=mobile#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Fanandi]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 18 Sep 2023 15:13:09 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Olahraga]]></category>
		<category><![CDATA[Erik ten Hag]]></category>
		<category><![CDATA[Liga Inggris]]></category>
		<category><![CDATA[Manchester United]]></category>
		<category><![CDATA[MU]]></category>
		<category><![CDATA[sepak bola]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://whathefan.com/?p=6851</guid>

					<description><![CDATA[<p>Minggu kemarin jelas bukan minggu yang menyenangkan bagi penggemar klub sepak bola Manchester United (MU). Pasalnya, ada begitu banyak masalah yang datang bertubi-tubi di awal musim 2023/2024 ini. Selain banyak pemain inti yang cedera, MU juga dipusingkan dengan perseteruan yang terjadi antara pelatih Erik ten Hag dan Jadon Sancho. Tidak hanya itu, Anthony pun terlibat [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://whathefan.com/olahraga/manchester-united-tidak-sedang-baik-baik-saja/">Manchester United Tidak Sedang Baik-Baik Saja</a> appeared first on <a href="https://whathefan.com">Whathefan!</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p>Minggu kemarin jelas bukan minggu yang menyenangkan bagi penggemar klub sepak bola <a href="https://whathefan.com/olahraga/nasib-manchester-united-setelah-ditinggal-ronaldo/">Manchester United (MU)</a>. Pasalnya, ada begitu banyak masalah yang datang bertubi-tubi di awal musim 2023/2024 ini.</p>



<p>Selain banyak pemain inti yang cedera, MU juga dipusingkan dengan perseteruan yang terjadi antara pelatih Erik ten Hag dan Jadon Sancho. Tidak hanya itu, Anthony pun terlibat kasus kekerasan terhadap perempuan yang mirip dengan <a href="https://whathefan.com/olahraga/mason-greenwood-bukti-pentingnya-educate-your-son/">kasus Mason Greenwood</a>.</p>



<p>Puncaknya adalah MU harus mengalami kekalahan yang memalukan atas Brighton &amp; Hove Albion dengan skor 1-3 di kandang pada hari Sabtu (16/9). Ini menjadi kekalahan ketiga secara berturut-turut MU di Liga Inggris dalam lima pertandingan.</p>



<blockquote class="wp-block-quote is-layout-flow wp-block-quote-is-layout-flow">
<p><mark style="background-color:rgba(0, 0, 0, 0);color:#9e0b0f" class="has-inline-color">BACA JUGA: <a href="https://whathefan.com/olahraga/ketika-messi-memporak-porandakan-amerika-serikat/">Ketika Messi Memporak-porandakan Amerika Serikat</a></mark></p>
</blockquote>



<h2 class="wp-block-heading">Tidak Ada Lagi Kambing Hitam di Skuad</h2>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="683" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2023/09/je2trnpcbD6czWqK6yyFCf_copy_1080x720-1024x683.jpg" alt="" class="wp-image-6853" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2023/09/je2trnpcbD6czWqK6yyFCf_copy_1080x720-1024x683.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2023/09/je2trnpcbD6czWqK6yyFCf_copy_1080x720-300x200.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2023/09/je2trnpcbD6czWqK6yyFCf_copy_1080x720-768x512.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2023/09/je2trnpcbD6czWqK6yyFCf_copy_1080x720.jpg 1080w" sizes="auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption class="wp-element-caption">David De Gea (Kiri) dan Harry Maguire di Musim Kemarin (FourFourTwo)</figcaption></figure>



<p>Dulu ketika MU menderita hasil yang kurang baik, publik (terutama penggemar) akan dengan mudah mengambinghitamkan dua nama pemain, yakni <strong>Harry Maguire</strong> dan <strong><a href="https://whathefan.com/olahraga/david-de-gea-bukti-bahwa-kita-harus-beradaptasi-dengan-zaman/">David De Gea</a></strong>. Alasannya sederhana, keduanya kerap melakukan blunder yang fatal.</p>



<p>Namun, musim ini berbeda karena De Gea tidak mendapatkan perpanjangan kontrak, sedangkan Maguire sudah resmi menjadi <a href="https://whathefan.com/olahraga/inilah-alasan-kenapa-maguire-sebaiknya-di-bangku-cadangan-saja/">penghangat bangku cadangan</a>. Alhasil, kini yang menjadi sasaran, berdasarkan media sosial, adalah <a href="https://whathefan.com/olahraga/kadang-fans-sepak-bola-itu-merasa-lebih-pintar-dari-sang-pelatih/">sang pelatih <strong>Erik ten Hag</strong></a>.</p>



<p>Musim yang lalu, ten Hag dianggap sebagai sosok yang tepat untuk menukangi MU. Filosofi bermain sepak bolanya banyak dipuji, apalagi jika dibandingkan dengan era Ole Gunnar Solkjaer yang dianggap tidak punya filosofi.</p>



<p>Bahkan, banyak <em>fans </em>yang mendukung keputusannya yang <a href="https://whathefan.com/olahraga/ya-udah-sana-pergi/">membuang Cristiano Ronaldo</a> karena dianggap tidak cocok dengan gaya bermainnya. Sang mega bintang pun ngambek dan akhirnya memutuskan untuk cabut ke <a href="https://whathefan.com/olahraga/benarkah-arab-saudi-merusak-sepak-bola/">Liga Arab Saudi</a>.</p>



<p>Namun, hal yang berbeda terlihat di musim ini, di mana publik justru berbalik menghujat ten Hag. Ketidakmampuannya menangani Sancho dianggap sebagai bukti kalau ia memiliki <em>people management </em>yang buruk. Padahal, MU sedang krisis pemain terutama di lini depan.</p>



<p>Dengan keterbatasan pilihan pemain yang dapat dimainkan, ten Hag juga terlihat kurang solutif. Apalagi, penyakit lama para pemain yakni mental juga terlihat kambuh. Dalam beberapa pertandingan, Penulis sama sekali tidak melihat daya juang dari para pemainnya.</p>



<h2 class="wp-block-heading">Pemain Baru Justru Menjadi Masalah?</h2>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="683" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2023/09/73995087-0-image-m-115_1691237982533_copy_1080x720-1024x683.jpg" alt="" class="wp-image-6854" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2023/09/73995087-0-image-m-115_1691237982533_copy_1080x720-1024x683.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2023/09/73995087-0-image-m-115_1691237982533_copy_1080x720-300x200.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2023/09/73995087-0-image-m-115_1691237982533_copy_1080x720-768x512.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2023/09/73995087-0-image-m-115_1691237982533_copy_1080x720.jpg 1080w" sizes="auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption class="wp-element-caption">Andre Onana (Daily Mail)</figcaption></figure>



<p>Padahal, MU lumayan aktif di bursa transfer kemarin. Sayangnya, tampaknya belum semua <em>nyetel </em>dengan pola permainan MU. <strong>Andre Onana</strong>, kiper baru MU yang jago <em>build up </em>serangan, nyatanya sudah kebobolan 10 gol dari 5 pertandingan.</p>



<p>Penulis menemukan komentar yang menyebutkan bahwa baru sekarang lah terlihat betapa vital peran De Gea di bawah mistar gawang. Meskipun tidak mampu melakukan <em>build up </em>dan kadang melakukan blunder, harus diakui kemampuannya menghalau bola memang luar biasa. </p>



<p><strong>Rasmus Højlund</strong> yang diharapkan menjadi ujung tombak baru juga belum terlihat tajinya, meskipun memang ia baru satu kali dimainkan secara penuh saat berhadapan dengan Brighton. Ia sempat membuat gol, walau akhirnya dianulir.</p>



<p>Namun, untuk kasus Højlund banyak yang justru menyalahkan Marcus Rashford yang dianggap terlalu egois. Dalam beberapa pertandingan, terlihat ia terlalu bernafsu untuk mencatatkan namanya di papan skor, sehingga Højlund tidak mendapatkan suplai bola.</p>



<p>Pemain baru MU lainnya justru harus menepi karena cedera, seperti<strong> Mason Mount</strong> dan <strong>Sofyan Amrabat</strong>. Untuk<strong> Sergio Reguilón</strong> sendiri, menurut Penulis setidaknya ia mampu mem-<em>back up </em>posisi bek kiri yang ditinggal Luke Shaw dan Tyrell Malacia.</p>



<p>Oleh karena itu, tak heran jika ten Hag mau tidak mau jadi harus mengandalkan para pemain muda seperti <strong>Alejandro Garnacho</strong>, <strong>Facundo Pellistri</strong>, hingga<strong> Hanibal Mejbri</strong> yang baru mencatatkan gol perdananya untuk MU pada pertandingan melawan Brighton kemarin.</p>



<h2 class="wp-block-heading">Penutup</h2>



<p>Melihat tren permainan MU dalam beberapa <em>match </em>terakhir, jujur Penulis benar-benar merasa pesimis ata perjalanan klub setan merah ini di musim ini. Permainan mereka benar-benar tidak enak dipandang dan memang layak untuk menderita kekalahan.</p>



<p>Banyaknya pemain yang cedera memang berpengaruh besar, tetapi seharusnya klub sebesar MU mampu memiliki solusi untuk mengatasinya. Mau dilihat dari kacamata mana pun, skuad yang dimiliki oleh MU jelas lebih bagus dari klub sekelas Brighton.</p>



<p>Erik ten Hag sebagai pelatih pun patut dievaluasi atas rentetan buruk yang terjadi baik di dalam maupun luar lapangan. Apalagi, ten Hag beberapa kali terekam justru menyalahkan ini itu, bukannya interopeksi diri mengapa klub yang ia latih bisa seberantakan ini.</p>



<p>Jika permasalahan MU adalah mental dan ego dari pemainnya, maka sudah menjadi tugas ten Hag untuk mencari solusinya. Sebagai pelatih klub yang memiliki nama besar, ia harus bisa melakukannya dalam waktu yang singkat.</p>



<p>Tampaknya, Penulis sebagai <em>fans </em>MU harus menerima kenyataan kalau dirinya akan (kembali) menjadi bulan-bulanan karena klub yang didukung sedang <em>ambyar</em>. Entah sampai kapan MU yang sedang tidak baik-baik saja ini akan berubah menjadi lebih baik.</p>



<hr class="wp-block-separator has-alpha-channel-opacity"/>



<p>Sumber Featured Image: <a href="https://thepeoplesperson.com/2023/09/18/assessing-the-difficulty-of-manchester-uniteds-start-to-the-season-269799/">The People Person</a></p>
<p>The post <a href="https://whathefan.com/olahraga/manchester-united-tidak-sedang-baik-baik-saja/">Manchester United Tidak Sedang Baik-Baik Saja</a> appeared first on <a href="https://whathefan.com">Whathefan!</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://whathefan.com/olahraga/manchester-united-tidak-sedang-baik-baik-saja/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>David De Gea: Bukti Bahwa Kita Harus Beradaptasi dengan Zaman</title>
		<link>https://whathefan.com/olahraga/david-de-gea-bukti-bahwa-kita-harus-beradaptasi-dengan-zaman/</link>
					<comments>https://whathefan.com/olahraga/david-de-gea-bukti-bahwa-kita-harus-beradaptasi-dengan-zaman/?noamp=mobile#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Fanandi]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 11 Jul 2023 16:00:58 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Olahraga]]></category>
		<category><![CDATA[Andre Onana]]></category>
		<category><![CDATA[David De Gea]]></category>
		<category><![CDATA[kiper]]></category>
		<category><![CDATA[Manchester United]]></category>
		<category><![CDATA[MU]]></category>
		<category><![CDATA[sepak bola]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://whathefan.com/?p=6699</guid>

					<description><![CDATA[<p>Pemain terakhir dari era Sir Alex Ferguson, David De Gea, akhirnya harus meninggalkan Manchester United (MU) setelah 12 tahun pengabdian. Kontraknya yang habis pada akhir Juni kemarin tidak diperpanjang oleh pihak klub. Meskipun berstatus sebagai legenda, bahkan bertahan di saat-saat sulit, itu semua tidak cukup untuk membuatnya bisa bertahan di klub setan merah. Kebutuhan tim [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://whathefan.com/olahraga/david-de-gea-bukti-bahwa-kita-harus-beradaptasi-dengan-zaman/">David De Gea: Bukti Bahwa Kita Harus Beradaptasi dengan Zaman</a> appeared first on <a href="https://whathefan.com">Whathefan!</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p>Pemain terakhir dari era <a href="https://whathefan.com/olahraga/merindukan-sentuhan-sir-alex/">Sir Alex Ferguson</a>, <strong>David De Gea</strong>, akhirnya harus meninggalkan Manchester United (MU) setelah 12 tahun pengabdian. Kontraknya yang habis pada akhir Juni kemarin tidak diperpanjang oleh pihak klub.</p>



<p>Meskipun berstatus sebagai legenda, bahkan bertahan di saat-saat sulit, itu semua tidak cukup untuk membuatnya bisa bertahan di klub setan merah. Kebutuhan tim jelas lebih diprioritaskan, dan ironinya, De Gea tidak bisa memenuhi kebutuhan tersebut.</p>



<p>Hengkangnya De Gea dari klub yang telah ia bela lebih dari satu dekade tersebut seolah menjadi pengingat kalau kita memang<strong> dituntut untuk bisa beradaptasi dengan zaman</strong>. Jika tidak, maka kita bisa disingkarkan kapan saja ketika sudah tidak dibutuhkan lagi.</p>





<h2 class="wp-block-heading">Gaya Bermain De Gea Tak Sesuai dengan Sepak Bola Modern</h2>



<figure class="wp-block-embed is-type-video is-provider-youtube wp-block-embed-youtube wp-embed-aspect-16-9 wp-has-aspect-ratio"><div class="wp-block-embed__wrapper">
<iframe loading="lazy" title="INCREDIBLE Golden Glove-Winning Saves ???? | David De Gea Player Cam 2022/23 ????" width="740" height="416" src="https://www.youtube.com/embed/dhKZVbGi2lg?feature=oembed" frameborder="0" allow="accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture; web-share" allowfullscreen></iframe>
</div></figure>



<p>Dalam kemampuan menghentikan bola, De Gea tak perlu diragukan lagi. Entah sudah berapa <em>save </em>spektakuler yang telah ia buat di pertandingan-pertandingan krusial. Bahkan, musim kemarin yang baru saja berakhir, ia berhasil meraih gelar individu Golden Glove.</p>



<p>Sayangnya, De Gea juga terkenal karena <strong>kerap membuat blunder</strong> yang merugikan tim. Tak jarang kesalahan yang ia buat tersebut memberikan kekalahan untuk tim. Yang paling susah untuk dilupakan tentu <a href="https://whathefan.com/olahraga/gatau-harus-ngomong-apalagi/">kekalahan memalukan 0-4 atas Brentford</a>.</p>



<p>Namun, salah satu alasan utama kenapa kontraknya tidak diperpanjang oleh MU adalah karena gaya permainannya yang tidak cocok dengan sepak bola modern, terutama dengan <a href="https://whathefan.com/olahraga/kadang-fans-sepak-bola-itu-merasa-lebih-pintar-dari-sang-pelatih/">strategi yang diterapkan oleh Erik ten Hag</a>.</p>



<p>Ten Hag kerap menerapkan strategi <strong><em>build up </em>serangan dari kiper</strong>. Ini dilakukan untuk menarik <em>press </em>lawan, sehingga ada celah untuk memberikan umpan ke depan. Dengan demikian, seorang kiper harus memiliki kemampuan kontrol bola yang baik dan tenang.</p>



<p>Masalahnya, De Gea<strong> bukan tipe kiper yang nyaman memegang bola</strong>. Dalam beberapa kesempatan, kita bisa melihat ia terlihat gugup jika ada pemain lawan yang melakukan <em>press</em>. Alasan ini juga yang membuat De Gea sudah lama tidak dipanggil oleh timnas Spanyol.</p>



<p>Selama De Gea berada di dalam klub, maka ten Hag akan kesulitan untuk menjalankan strateginya. Kasus ini mirip dengan kejadian Cristiano Ronaldo, yang pada akhirnya membuat sang pemain bintang <a href="https://whathefan.com/olahraga/siapa-yang-menyangka-ronaldo-akan-main-di-al-nassr/">keluar dari MU dan pindah ke Al Nassr</a>.</p>



<h2 class="wp-block-heading">Siapa Pengganti De Gea?</h2>



<figure class="wp-block-embed is-type-video is-provider-youtube wp-block-embed-youtube wp-embed-aspect-16-9 wp-has-aspect-ratio"><div class="wp-block-embed__wrapper">
<iframe loading="lazy" title="Onana, Kiper Jago Build Up | Siap Gantikan De Gea" width="740" height="416" src="https://www.youtube.com/embed/bppZFxHHyeM?feature=oembed" frameborder="0" allow="accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture; web-share" allowfullscreen></iframe>
</div></figure>



<p>Sampai artikel ini ditulis, belum ada nama pasti siapa yang akan mengisi posisi nomor satu sebagai penjaga gawang utama Manchester United. Namun, sebenarnya sudah ada satu nama yang mencuat: Kiper Inter Milan, <strong>André Onana</strong>.</p>



<p>Di Inter Milan, ia berhasil menggeser kiper senior Samir Handanovic yang telah menjadi penjaga gawang utama sejak lama. Memang Handanovic telah menua, tapi tentu tidak mudah untuk menggeser posisinya</p>



<p>Kebalikan dari De Gea, Onana justru terlihat <strong>terlalu nyaman dengan bola</strong>. Kemampuan kontrol bolanya jelas di atas rata-rata kiper, di mana ia bisa terlihat <em>relax </em>ketika memegang bola. Ketika di-<em>press</em> pemain lawan, ia bisa mengecoh dan terlihat <em>effortless</em>.</p>



<p>Ia kerap keluar dari kotak penaltinya, entah untuk membantu <em>build up </em>serangan ataupun untuk menghalau bola. Gaya permainannya terlalu &#8220;frontal&#8221;, hingga membuatnya dicoret dari timnas Kamerun ketika Piala Dunia 2022 kemarin.</p>



<p>Namun, mungkin justru itulah yang dibutuhkan oleh MU, sesuatu yang tidak bisa diberikan oleh kiper sekaliber De Gea. Mungkin memang terkesan kejam dan tidak berperasaan, tapi sekali lagi, ini memang langkah sulit yang harus diambil demi kemajuan tim.</p>



<h2 class="wp-block-heading">Penutup</h2>



<p>Apakah De Gea tidak berusaha beradaptasi dengan gaya sepak bola modern? Entahlah, tidak ada yang tahu pasti, kemungkinan besar ia pun telah berusaha melakukannya. Sayangnya, upayanya tersebut masih belum cukup karena belum terbukti di lapangan.</p>



<p>Penulis menjadikan nasib De Gea ini sebagai pengingat kalau kita memang harus pandai beradaptasi dengan tuntutan zaman. Jika bersikukuh menggunakan &#8220;cara-cara lama&#8221;, maka kita pun berpotensi digantikan oleh orang lain yang mengikuti zaman.</p>



<p>Terlepas dari itu, sebagai penggemar MU tentu Penulis ingin mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada David De Gea. Jasanya selama 12 tahun jelas sangat besar dan sangat pantas menyandang gelar legenda. <em>Success on you next chapter, David!</em></p>



<hr class="wp-block-separator has-alpha-channel-opacity"/>



<p>Lawang, 11 Juli 2023, terinspirasi dari hengkangnya David De Gea dari Manchester United setelah 12 tahun</p>



<p>Foto Featured Image: <a href="https://www.goal.com/id/daftar/manchester-united-kacaukan-david-de-gea-tapi-erik-ten-hag-kejam-bikin-keputusan-tepat/bltc0bd3bfe3aa262a4">Goal</a></p>
<p>The post <a href="https://whathefan.com/olahraga/david-de-gea-bukti-bahwa-kita-harus-beradaptasi-dengan-zaman/">David De Gea: Bukti Bahwa Kita Harus Beradaptasi dengan Zaman</a> appeared first on <a href="https://whathefan.com">Whathefan!</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://whathefan.com/olahraga/david-de-gea-bukti-bahwa-kita-harus-beradaptasi-dengan-zaman/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Sebuah Pengingat Kalau Kita Tidak Boleh Jumawa Saat Sedang di Atas</title>
		<link>https://whathefan.com/olahraga/sebuah-pengingat-kalau-kita-tidak-boleh-jumawa-saat-sedang-di-atas/</link>
					<comments>https://whathefan.com/olahraga/sebuah-pengingat-kalau-kita-tidak-boleh-jumawa-saat-sedang-di-atas/?noamp=mobile#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Fanandi]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 07 Mar 2023 01:25:48 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Olahraga]]></category>
		<category><![CDATA[Liverpool]]></category>
		<category><![CDATA[Manchester United]]></category>
		<category><![CDATA[MU]]></category>
		<category><![CDATA[Premier League]]></category>
		<category><![CDATA[sepak bola]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://whathefan.com/?p=6391</guid>

					<description><![CDATA[<p>Sebuah kekalahan yang benar-benar memalukan terjadi ketika Manchester United (MU) bertandang ke Anfield, markas Liverpool. Bukan sekadar kekalahan, melainkan pembantaian dengan skor 7-0. Penulis sendiri tidak utuh menonton pertandingan tersebut karena awal pertandingannya berlangsung bersamaan dengan akhir dari balapan Bahrain GP. Saat jeda babak pertama, Penulis sempat tertidur. Sebelum tertidur, MU sedang dalam kondisi tertinggal [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://whathefan.com/olahraga/sebuah-pengingat-kalau-kita-tidak-boleh-jumawa-saat-sedang-di-atas/">Sebuah Pengingat Kalau Kita Tidak Boleh Jumawa Saat Sedang di Atas</a> appeared first on <a href="https://whathefan.com">Whathefan!</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p>Sebuah kekalahan yang benar-benar memalukan terjadi ketika Manchester United (MU) bertandang ke Anfield, markas Liverpool. Bukan sekadar kekalahan, melainkan pembantaian dengan skor 7-0.</p>



<p>Penulis sendiri tidak utuh menonton pertandingan tersebut karena awal pertandingannya berlangsung bersamaan dengan <a href="https://whathefan.com/olahraga/banteng-tua-menyeruduk-di-awal-musim/">akhir dari balapan Bahrain GP</a>. Saat jeda babak pertama, Penulis sempat tertidur.</p>



<p>Sebelum tertidur, MU sedang dalam kondisi tertinggal 0-1. Ketika terbangun, tiba-tiba skor sudah berubah menjadi 0-5, sehingga Penulis untuk memutuskan mematikan televisi. Ternyata, masih ada tambahan dua gol lagi sehingga skor akhirnya menjadi 0-7.</p>





<h2 class="wp-block-heading">Hasil yang Rasanya Tidak Diprediksi Siapa Pun</h2>



<figure class="wp-block-embed is-type-video is-provider-youtube wp-block-embed-youtube wp-embed-aspect-16-9 wp-has-aspect-ratio"><div class="wp-block-embed__wrapper">
<iframe loading="lazy" title="Inside Anfield: Liverpool 7-0 Manchester United | UNSEEN FOOTAGE from record-breaking evening" width="740" height="416" src="https://www.youtube.com/embed/C7F83DCeHQM?feature=oembed" frameborder="0" allow="accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture; web-share" allowfullscreen></iframe>
</div></figure>



<p>Bagi penggemar kedua tim, rasanya tidak ada yang memprediksi kalau MU akan dihajar habis-habisan seperti ini. Liverpool menang, pasti ada yang memprediksi, tapi tidak dengan skor 7-0 juga. MU benar-benar diubah menjadi meme berjalan.</p>



<p>Padahal, performa kedua tim di musim ini bisa dibilang kebalikan. MU sedang bagus-bagusnya, sedangkan Liverpool agak terpuruk. <a href="https://whathefan.com/olahraga/akhirnya-buka-puasa-gelar/">MU berhasil juara Carabao Cup</a>, Liverpool kena <em>comeback </em>dari Real Madrid dengan skor 2-5.</p>



<p>Berhubung mainnya di Anfield dan skuad MU juga kemungkinan besar kelelahan karena padatnya jadwal, Penulis sebenarnya tidak terlalu berharap banyak. Bisa menahan imbang saja sudah cukup.</p>



<p>Namun, yang terjadi ternyata adalah sebuah pembantaian yang memalukan hingga memecahkan rekor. Jika tidak salah ingat, ini adalah kekalahan telah MU yang ketiga musim ini, setelah melawan Brenford (0-4) dan Manchester City (3-6).</p>



<p>Bedanya, saat itu memang performa MU masih belum cukup bagus. Kekalahan kali ini terjadi justru ketika tim sedang berada di tren positif. Berhasil menang atas Barcelona, mengangkat piala pertama kali setelah enam tahun, hingga <em>comeback </em>saat melawan West Ham di FA Cup.</p>



<h2 class="wp-block-heading">Kenapa MU Bisa Kalah Separah Ini?</h2>



<figure class="wp-block-embed is-type-video is-provider-youtube wp-block-embed-youtube wp-embed-aspect-16-9 wp-has-aspect-ratio"><div class="wp-block-embed__wrapper">
<iframe loading="lazy" title="Liverpool 7-0 MU | Rusaknya Organisasi MU Oleh Pressing Liverpool" width="740" height="416" src="https://www.youtube.com/embed/jRissQ-BVNw?feature=oembed" frameborder="0" allow="accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture; web-share" allowfullscreen></iframe>
</div></figure>



<p>Karena tidak menonton <em>full </em>pertandingannya, Penulis tidak benar-benar tahu mengapa MU bisa tampil seburuk ini. Namun, jika melihat analisis Ruang Taktik melalui video di atas, ada beberapa alasannya.</p>



<p>Pertama, strategi <em>pressing </em>Liverpool yang sempat hilang selama beberapa pertandingan kembali muncul. Lini depan dan tengah Liverpool berhasil melakukan <em>press </em>sehingga pemain belakang MU kesulitan untuk melakukan <em>build up </em>serangan.</p>



<p>Jika melihat <em>highlight</em>-nya, kemampuan individu pemain-pemain Liverpool di pertandingan ini juga terlihat kesetanan. Kita bisa melihat bagaimana Gakpo, Salah, dan lainnya mampu memporak-porandakan pertahanan MU. Bahkan Martinez pun terjungkal karena Salah.</p>



<p>Saat MU ketinggalan 0-1 di babak pertama, tentu mereka mengejar gol untuk menyamakan kedudukan. Masalahnya, Liverpool mampu melakukan <em>counter </em>dengan efektif dan mampu menyelesaikan peluang yang didapatkan dengan baik.</p>



<p>Setelah tertinggal 0-3, permainan MU buyar. Tidak ada lagi permainan kolektif, hanya ada 11 individu yang bermain bola. Ditambah mental yang mungkin <em>down</em>, MU pun harus pulang dengan malu karena skor akhir menunjukkan 0-7 untuk kemenangan Liverpool.</p>



<h2 class="wp-block-heading">Sebuah Pengingat Kalau Kita Tidak Boleh Jumawa Saat Sedang di Atas</h2>



<figure class="wp-block-embed is-type-video is-provider-youtube wp-block-embed-youtube wp-embed-aspect-16-9 wp-has-aspect-ratio"><div class="wp-block-embed__wrapper">
<iframe loading="lazy" title="LIVERPOOL BAN7AI HABIS MAN UNITED 7-0 DI ANFIELD WKWKWKWK MAKANYA JANGAN SOMBONG KELEN BIAWAKK!!!" width="740" height="416" src="https://www.youtube.com/embed/yXzoy6p1xYw?feature=oembed" frameborder="0" allow="accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture; web-share" allowfullscreen></iframe>
</div></figure>



<p>Penulis akui berkat kemenangan-kemenangan yang diraih oleh MU belakangan ini, <em>fans </em>(dan mungkin pemain) merasa jumawa dan di atas angin. Setelah berhasil meraih Carabao Cup, istilah tsunami trofi pun kembali digaungkan.</p>



<p>Bukannya tsunami trofi, nyatanya MU malah mendapatkan tsunami gol yang mengejutkan. Kanal YouTube Suara Chinoll benar-benar terdengar bahagia ketika membuat video kekalahan MU atas Liverpool ini. Harus diakui, MU kembali melawak malam itu.</p>



<p>Walaupun harus menahan malu (apalagi ada banyak teman Penulis yang langsung mem-<em>bully </em>Penulis), Penulis ada perasaan bersyukur atas kekalahan ini. Penulis menganggap kalau ini adalah pengingat agar kita tidak merasa jumawa ketika sedang berada di atas.</p>



<p>Terkadang rentetan kebahagiaan yang didapatkan (dalam hal ini, dari kemenangan MU) membuat kita lupa daratan. Kita seolah merasa kalau kebahagiaan itu akan berlangsung selamanya, tanpa mengetahui kalau akan ada waktunya kita akan jatuh lagi.</p>



<p>Semoga dengan kekalahan memalukan ini, Penulis, para penggemar MU, dan para pemain MU sendiri bisa memetik hikmah untuk tidak sombong ketika sedang di atas. Ketika saat jatuh tiba, malunya bukan main. Serius.</p>



<hr class="wp-block-separator is-style-default"/>



<p>Lawang, 7 Maret 2023, terinspirasi setelah kekalahan memalukan Manchester United atas Liverpool dengan skor 0-7</p>



<p>Foto: <a href="https://www.90min.com/posts/biggest-man-utd-defeats-following-7-0-thrashing-by-liverpool">90min</a></p>
<p>The post <a href="https://whathefan.com/olahraga/sebuah-pengingat-kalau-kita-tidak-boleh-jumawa-saat-sedang-di-atas/">Sebuah Pengingat Kalau Kita Tidak Boleh Jumawa Saat Sedang di Atas</a> appeared first on <a href="https://whathefan.com">Whathefan!</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://whathefan.com/olahraga/sebuah-pengingat-kalau-kita-tidak-boleh-jumawa-saat-sedang-di-atas/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Akhirnya Buka Puasa (Gelar)</title>
		<link>https://whathefan.com/olahraga/akhirnya-buka-puasa-gelar/</link>
					<comments>https://whathefan.com/olahraga/akhirnya-buka-puasa-gelar/?noamp=mobile#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Fanandi]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 01 Mar 2023 15:25:46 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Olahraga]]></category>
		<category><![CDATA[Carabao Cup]]></category>
		<category><![CDATA[gelar]]></category>
		<category><![CDATA[juara]]></category>
		<category><![CDATA[Manchester United]]></category>
		<category><![CDATA[MU]]></category>
		<category><![CDATA[piala]]></category>
		<category><![CDATA[sepak bola]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://whathefan.com/?p=6368</guid>

					<description><![CDATA[<p>Hari Minggu (26/2) kemarin mungkin menjadi salah satu hari yang membahagiakan bagi penggemar Manchester United (MU). Pasalnya, klub setan merah tersebut akhirnya berhasil mengangkat piala lagi setelah puasa selama enam tahun! Yup, terakhir kali MU mengangkat piala bergengsi (tidak termasuk Bangkok Century Cup) adalah bulan Mei 2017. Kala itu, MU yang dilatih Jose Mourinho berhasil [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://whathefan.com/olahraga/akhirnya-buka-puasa-gelar/">Akhirnya Buka Puasa (Gelar)</a> appeared first on <a href="https://whathefan.com">Whathefan!</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p>Hari Minggu (26/2) kemarin mungkin menjadi salah satu hari yang membahagiakan bagi penggemar <a href="https://whathefan.com/olahraga/nasib-manchester-united-setelah-ditinggal-ronaldo/">Manchester United</a> (MU). Pasalnya, klub setan merah tersebut akhirnya berhasil mengangkat piala lagi setelah puasa selama enam tahun!</p>



<p>Yup, terakhir kali MU mengangkat piala bergengsi (tidak termasuk Bangkok Century Cup) adalah bulan Mei 2017. Kala itu, MU yang dilatih Jose Mourinho berhasil menjuarai Europe League setelah mengalahkan Ajax Amsterdam dengan skor 2-0.</p>



<p>Kali ini, piala yang berhasil diangkat adalah <strong>Carabao Cup</strong>, yang sebenarnya kerap dianggap sebagai &#8220;piala kaleng&#8221;. MU berhasil mengatasi perlawanan Newcastle United dengan kemenangan 2-0.</p>





<h2 class="wp-block-heading">Ini Baru Awalnya </h2>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="683" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2023/03/akhirnya-buka-puasa-gelar-1-1024x683.jpg" alt="" class="wp-image-6370" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2023/03/akhirnya-buka-puasa-gelar-1-1024x683.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2023/03/akhirnya-buka-puasa-gelar-1-300x200.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2023/03/akhirnya-buka-puasa-gelar-1-768x512.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2023/03/akhirnya-buka-puasa-gelar-1.jpg 1080w" sizes="auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption>Duet Maut di Lini Pertahanan (<a href="https://www.telegraph.co.uk/football/2023/02/26/lisandro-martinez-raphael-varane-provide-rock-erik-ten-hags/">The Telegraph</a>)</figcaption></figure>



<p>Meksipun hanya mengangkat piala yang tidak begitu prestisius, setidaknya piala ini mampu meredakan dahaga yang telah diderita oleh penggemar MU selama enam tahun. Setidaknya, ini menjadi indikasi kalau MU sedang berada di <em>track </em>yang tepat.</p>



<p>Ibarat kata buka puasa, saat ini kita baru makan kurmanya saja buat mengganjal rasa lapar. Menu utamanya tentu gelar-gelar yang lebih bergengsi lagi, yaitu Premier League dan Liga Champion.</p>



<p>Apakah itu merupakan target yang tidak realistis? Penulis tidak menganggapnya seperti itu. Jika melihat sejarah dan kualitas tim yang dimiliki sekarang, target tersebut jelas layak untuk dikejar oleh MU.</p>



<p>Terakhir kali MU berhasil menjuarai Premier League adalah musim 2012/2013, ketika tim masih dilatih oleh <a href="https://whathefan.com/olahraga/merindukan-sentuhan-sir-alex/">Sir Alex Ferguson</a>. Itu adalah gelar perpisahan dari Sir Alex sebelum akhirnya memutuskan untuk pensiun.</p>



<p>Trofi Liga Champion justru lebih lama lagi. Terakhir kali MU berhasil mengangkat piala tersebut adalah tahun 2008/2009. Selepas kepergian Sir Alex, boro-boro bersaing sebagai juara, MU harus mati-matian agar bisa masuk empat besar dan mengamankan tiket.</p>



<h2 class="wp-block-heading">Skuad yang Semakin Menjanjikan</h2>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="683" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2023/03/akhirnya-buka-puasa-gelar-2-1024x683.jpg" alt="" class="wp-image-6371" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2023/03/akhirnya-buka-puasa-gelar-2-1024x683.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2023/03/akhirnya-buka-puasa-gelar-2-300x200.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2023/03/akhirnya-buka-puasa-gelar-2-768x512.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2023/03/akhirnya-buka-puasa-gelar-2.jpg 1080w" sizes="auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption>Bakal Tsunami Trofi dengan Skuad yang Sekarang? (<a href="https://www.football365.com/news/ten-hag-singles-out-man-utd-duo-amid-casemiro-varane-praise-antony-martinez">Football 365</a>)</figcaption></figure>



<p>Memang belum semua posisi diisi pemain terbaik dan kedalaman skuad masih kurang. Namun, dengan beberapa pembelian yang tepat, MU bisa saja kembali ke era kejayaannya ketika diasuh oleh Sir Alex Ferguson.</p>



<p><a href="https://whathefan.com/olahraga/kadang-fans-sepak-bola-itu-merasa-lebih-pintar-dari-sang-pelatih/">Erik ten Hag</a> dalam waktu beberapa bulan telah berhasil membuktikan bahwa dirinya adalah sosok yang tepat untuk MU saat ini. Berbagai permasalahan satu per satu telah terselesaikan, termasuk masalah pertahanan yang kerap melakukan blunder.</p>



<p>Selain performa solid yang berhasil ditunjukkan oleh David De Gea, duet Raphael Varane dan Lisandro Martinez berhasil membuat penggemar tersenyum. Sudah hampir tidak ada blunder konyol yang dulu kerap ditunjukkan oleh sang kapten Harry Maguire.</p>



<p>Pertahanan semakin solid dengan kedatangan <a href="https://whathefan.com/olahraga/laki-laki-harus-berani-cari-tantangan-seperti-casemiro-shap/">Casemiro</a> dan Christian Eriksen yang dianggap sebagai pembeda di lini tengah. Bahkan, pemain seperti Fred yang dulu dibenci oleh penggemar mulai menunjukkan permainan yang membuatnya jadi disukai.</p>



<p>Lini depan pun semakin tajam, dengan Marcus Rashford yang sedang <em>on fire</em>. MU kekurangan striker, sehingga jika mereka bisa mendapatkan stiker setajam Victor Osimhen, bisa dipastikan musim depan MU akan semakin berbahaya.</p>



<h2 class="wp-block-heading">Penutup</h2>



<p>Sebagai penggemar MU sejak lama, Penulis ingin menikmati momen ini sebaik mungkin. Hanya saja, tentu Penulis tidak puas jika MU hanya berhasil juara di Carabao Cup. Setidaknya, MU masih berpeluang untuk menjuarai FA Cup dan Europe League.</p>



<p>Perjalanan memang masih panjang. Namun, melihat performa MU belakangan ini, rasanya kedua ajang tersebut sangat masuk akal untuk dimenangkan. Bahkan, Barcelona pun yang sedang bagus-bagusnya di liga berhasil dikalahkan oleh MU.</p>



<p>Jika MU berhasil meraih tiga piala, maka ini akan menjadi pencapaian yang fantastis bagi ten Hag. Di musim perdananya, ia langsung menghadirkan <em>treble</em> untuk tim. Semoga saja MU bisa menjaga konsistensinya dan mendatangkan tsunami trofi.</p>



<hr class="wp-block-separator"/>



<p>Lawang, 1 Maret 2023, terinspirasi setelah Manchester United meraih piala setelah enam tahun puasa </p>



<p>Foto Banner: <a href="https://www.independent.co.uk/sport/football/man-utd-newcastle-carabao-cup-live-tv-today-b2289789.html">The Independent</a></p>
<p>The post <a href="https://whathefan.com/olahraga/akhirnya-buka-puasa-gelar/">Akhirnya Buka Puasa (Gelar)</a> appeared first on <a href="https://whathefan.com">Whathefan!</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://whathefan.com/olahraga/akhirnya-buka-puasa-gelar/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kadang Fans Sepak Bola Itu Merasa Lebih Pintar dari Sang Pelatih</title>
		<link>https://whathefan.com/olahraga/kadang-fans-sepak-bola-itu-merasa-lebih-pintar-dari-sang-pelatih/</link>
					<comments>https://whathefan.com/olahraga/kadang-fans-sepak-bola-itu-merasa-lebih-pintar-dari-sang-pelatih/?noamp=mobile#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Fanandi]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 23 Jan 2023 12:51:18 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Olahraga]]></category>
		<category><![CDATA[Arsenal]]></category>
		<category><![CDATA[Erik ten Hag]]></category>
		<category><![CDATA[fans]]></category>
		<category><![CDATA[Manchester United]]></category>
		<category><![CDATA[MU]]></category>
		<category><![CDATA[Premier League]]></category>
		<category><![CDATA[sepak bola]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://whathefan.com/?p=6329</guid>

					<description><![CDATA[<p>Setelah melalui pertandingan yang cukup sengit, Manchester United (MU) akhirnya harus menelan kekalahan pertamanya sejak Piala Dunia ketika bertamu ke Emirates Stadium milik Arsenal. Skornya tipis saja, 2-3. Kekalahan tersebut sebenarnya menyakitkan, mengingat gol penentu kemenangan Arsenal dicetak pada menit 90. Hanya saja, perlu diakui bahwa permainan tim asuhan Mikel Arteta tersebut memang lebih baik [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://whathefan.com/olahraga/kadang-fans-sepak-bola-itu-merasa-lebih-pintar-dari-sang-pelatih/">Kadang Fans Sepak Bola Itu Merasa Lebih Pintar dari Sang Pelatih</a> appeared first on <a href="https://whathefan.com">Whathefan!</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p>Setelah melalui pertandingan yang cukup sengit, Manchester United (MU) akhirnya harus menelan kekalahan pertamanya sejak <a href="https://whathefan.com/olahraga/piala-dunia-memang-sering-menghadirkan-kejutan/">Piala Dunia</a> ketika bertamu ke Emirates Stadium milik Arsenal. Skornya tipis saja, 2-3.</p>



<p>Kekalahan tersebut sebenarnya menyakitkan, mengingat gol penentu kemenangan Arsenal dicetak pada menit 90. Hanya saja, perlu diakui bahwa permainan tim asuhan Mikel Arteta tersebut memang lebih baik dari MU.</p>



<p>Nah, seperti biasa, admin Instagram MU tentu mengunggah posting skor setelah pertandingannya. Menariknya, ada banyak <em>fans </em>yang berkomentar seolah-olah mereka lebih pintar dari pelatih MU,<strong> </strong>Erik ten Hag.</p>





<h2 class="wp-block-heading">Faktor Kekalahan Manchester United</h2>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="683" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2023/01/kadang-fans-sepak-bola-itu-merasa-lebih-pintar-dari-pelatih-1-1024x683.jpg" alt="" class="wp-image-6331" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2023/01/kadang-fans-sepak-bola-itu-merasa-lebih-pintar-dari-pelatih-1-1024x683.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2023/01/kadang-fans-sepak-bola-itu-merasa-lebih-pintar-dari-pelatih-1-300x200.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2023/01/kadang-fans-sepak-bola-itu-merasa-lebih-pintar-dari-pelatih-1-768x512.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2023/01/kadang-fans-sepak-bola-itu-merasa-lebih-pintar-dari-pelatih-1.jpg 1080w" sizes="auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption>Gol Penentu Kemenangan Arsenal (<a href="https://www.independent.co.uk/sport/football/arsenal-manchester-united-live-stream-score-result-b2266894.html" target="_blank" rel="noreferrer noopener">The Independent</a>)</figcaption></figure>



<p>Menjelang <em>big match </em>ini, MU harus kehilangan pilar utamanya <a href="https://whathefan.com/olahraga/laki-laki-harus-berani-cari-tantangan-seperti-casemiro-shap/">Casemiro</a> setelah ia mendapatkan kartu kuning ketika ditahan imbang 1-1 oleh Crystal Palace. Itu adalah kartu kuning kelimanya di Premier League.</p>



<p>Sebagaimana yang sudah Penulis bahas dalam tulisan<em> <a href="https://whathefan.com/olahraga/nasib-manchester-united-setelah-ditinggal-ronaldo/">Nasib Manchester United Setelah Ditinggal Ronaldo</a></em>, Penulis telah memberikan opininya terkait pentingnya peran Casemiro dalam menjaga keseimbangan sekaligus meningkatkan kualitas pertahanan tim.</p>



<p>Sebagai penggantinya, ten Hag memasukkan Scott McTominay karena MU memang tidak punya stok gelandang bertahan lagi. Fred kurang cocok jika dijadikan sebagai gelandang bertahan murni.</p>



<p>Hasilnya pun telrihat, di mana MU yang lebih bermain bertahan terlihat kewalahan, terutama ketika menghadapi gempuran <em>winger-winger </em>dari Arsenal. Lini tengah MU pun kerap kalah dari para pemain Arsenal.</p>



<p>Apalagi, Arsenal bermain dengan <em>high press </em>sehingga MU kesulitan untuk bisa masuk ke area pertahanan mereka. Selain itu, Arsenal juga terlihat mampu membongkar <em>low block </em>yang dilakukan oleh MU sehingga bisa menyarangkan tiga gol ke gawan David De Gea.</p>



<p>Dari pertandingan kemarin, tampaknya ten Hag di babak kedua sudah menargetkan untuk mempertahankan hasil imbang, mungkin karena melihat dominasi Arsenal yang luar biasa. Ini terlihat dari minimnya pergantian pemain yang dilakukan.</p>



<p>Ia hanya memasukkan Fred untuk menggantikan Anthony di menit ke-71. Bahkan, ten Hag baru memasukkan Alejandro Garnacho menggantikan Raphael Varane di <em>injury time </em>ketika timnya sudah berada di posisi tertinggal. </p>



<p>Dengan waktu tambahan yang hanya tiga menit, tidak banyak yang bisa dilakukan oleh MU untuk bisa menyamakan kedudukan. Akhirnya MU pun harus rela menelan kekalahan keempatnya di musim ini sekaligus turun ke posisi empat di bawah Newcastle United.</p>



<h2 class="wp-block-heading">Ketika Fans Merasa Lebih Pintar dari Pelatih</h2>



<figure class="wp-block-embed is-type-rich is-provider-instagram wp-block-embed-instagram"><div class="wp-block-embed__wrapper">
<blockquote class="instagram-media" data-instgrm-captioned data-instgrm-permalink="https://www.instagram.com/p/CnujZMiosv8/?utm_source=ig_embed&amp;utm_campaign=loading" data-instgrm-version="14" style=" background:#FFF; border:0; border-radius:3px; box-shadow:0 0 1px 0 rgba(0,0,0,0.5),0 1px 10px 0 rgba(0,0,0,0.15); margin: 1px; max-width:658px; min-width:326px; padding:0; width:99.375%; width:-webkit-calc(100% - 2px); width:calc(100% - 2px);"><div style="padding:16px;"> <a href="https://www.instagram.com/p/CnujZMiosv8/?utm_source=ig_embed&amp;utm_campaign=loading" style=" background:#FFFFFF; line-height:0; padding:0 0; text-align:center; text-decoration:none; width:100%;" target="_blank"> <div style=" display: flex; flex-direction: row; align-items: center;"> <div style="background-color: #F4F4F4; border-radius: 50%; flex-grow: 0; height: 40px; margin-right: 14px; width: 40px;"></div> <div style="display: flex; flex-direction: column; flex-grow: 1; justify-content: center;"> <div style=" background-color: #F4F4F4; border-radius: 4px; flex-grow: 0; height: 14px; margin-bottom: 6px; width: 100px;"></div> <div style=" background-color: #F4F4F4; border-radius: 4px; flex-grow: 0; height: 14px; width: 60px;"></div></div></div><div style="padding: 19% 0;"></div> <div style="display:block; height:50px; margin:0 auto 12px; width:50px;"><svg width="50px" height="50px" viewBox="0 0 60 60" version="1.1" xmlns="https://www.w3.org/2000/svg" xmlns:xlink="https://www.w3.org/1999/xlink"><g stroke="none" stroke-width="1" fill="none" fill-rule="evenodd"><g transform="translate(-511.000000, -20.000000)" fill="#000000"><g><path d="M556.869,30.41 C554.814,30.41 553.148,32.076 553.148,34.131 C553.148,36.186 554.814,37.852 556.869,37.852 C558.924,37.852 560.59,36.186 560.59,34.131 C560.59,32.076 558.924,30.41 556.869,30.41 M541,60.657 C535.114,60.657 530.342,55.887 530.342,50 C530.342,44.114 535.114,39.342 541,39.342 C546.887,39.342 551.658,44.114 551.658,50 C551.658,55.887 546.887,60.657 541,60.657 M541,33.886 C532.1,33.886 524.886,41.1 524.886,50 C524.886,58.899 532.1,66.113 541,66.113 C549.9,66.113 557.115,58.899 557.115,50 C557.115,41.1 549.9,33.886 541,33.886 M565.378,62.101 C565.244,65.022 564.756,66.606 564.346,67.663 C563.803,69.06 563.154,70.057 562.106,71.106 C561.058,72.155 560.06,72.803 558.662,73.347 C557.607,73.757 556.021,74.244 553.102,74.378 C549.944,74.521 548.997,74.552 541,74.552 C533.003,74.552 532.056,74.521 528.898,74.378 C525.979,74.244 524.393,73.757 523.338,73.347 C521.94,72.803 520.942,72.155 519.894,71.106 C518.846,70.057 518.197,69.06 517.654,67.663 C517.244,66.606 516.755,65.022 516.623,62.101 C516.479,58.943 516.448,57.996 516.448,50 C516.448,42.003 516.479,41.056 516.623,37.899 C516.755,34.978 517.244,33.391 517.654,32.338 C518.197,30.938 518.846,29.942 519.894,28.894 C520.942,27.846 521.94,27.196 523.338,26.654 C524.393,26.244 525.979,25.756 528.898,25.623 C532.057,25.479 533.004,25.448 541,25.448 C548.997,25.448 549.943,25.479 553.102,25.623 C556.021,25.756 557.607,26.244 558.662,26.654 C560.06,27.196 561.058,27.846 562.106,28.894 C563.154,29.942 563.803,30.938 564.346,32.338 C564.756,33.391 565.244,34.978 565.378,37.899 C565.522,41.056 565.552,42.003 565.552,50 C565.552,57.996 565.522,58.943 565.378,62.101 M570.82,37.631 C570.674,34.438 570.167,32.258 569.425,30.349 C568.659,28.377 567.633,26.702 565.965,25.035 C564.297,23.368 562.623,22.342 560.652,21.575 C558.743,20.834 556.562,20.326 553.369,20.18 C550.169,20.033 549.148,20 541,20 C532.853,20 531.831,20.033 528.631,20.18 C525.438,20.326 523.257,20.834 521.349,21.575 C519.376,22.342 517.703,23.368 516.035,25.035 C514.368,26.702 513.342,28.377 512.574,30.349 C511.834,32.258 511.326,34.438 511.181,37.631 C511.035,40.831 511,41.851 511,50 C511,58.147 511.035,59.17 511.181,62.369 C511.326,65.562 511.834,67.743 512.574,69.651 C513.342,71.625 514.368,73.296 516.035,74.965 C517.703,76.634 519.376,77.658 521.349,78.425 C523.257,79.167 525.438,79.673 528.631,79.82 C531.831,79.965 532.853,80.001 541,80.001 C549.148,80.001 550.169,79.965 553.369,79.82 C556.562,79.673 558.743,79.167 560.652,78.425 C562.623,77.658 564.297,76.634 565.965,74.965 C567.633,73.296 568.659,71.625 569.425,69.651 C570.167,67.743 570.674,65.562 570.82,62.369 C570.966,59.17 571,58.147 571,50 C571,41.851 570.966,40.831 570.82,37.631"></path></g></g></g></svg></div><div style="padding-top: 8px;"> <div style=" color:#3897f0; font-family:Arial,sans-serif; font-size:14px; font-style:normal; font-weight:550; line-height:18px;">View this post on Instagram</div></div><div style="padding: 12.5% 0;"></div> <div style="display: flex; flex-direction: row; margin-bottom: 14px; align-items: center;"><div> <div style="background-color: #F4F4F4; border-radius: 50%; height: 12.5px; width: 12.5px; transform: translateX(0px) translateY(7px);"></div> <div style="background-color: #F4F4F4; height: 12.5px; transform: rotate(-45deg) translateX(3px) translateY(1px); width: 12.5px; flex-grow: 0; margin-right: 14px; margin-left: 2px;"></div> <div style="background-color: #F4F4F4; border-radius: 50%; height: 12.5px; width: 12.5px; transform: translateX(9px) translateY(-18px);"></div></div><div style="margin-left: 8px;"> <div style=" background-color: #F4F4F4; border-radius: 50%; flex-grow: 0; height: 20px; width: 20px;"></div> <div style=" width: 0; height: 0; border-top: 2px solid transparent; border-left: 6px solid #f4f4f4; border-bottom: 2px solid transparent; transform: translateX(16px) translateY(-4px) rotate(30deg)"></div></div><div style="margin-left: auto;"> <div style=" width: 0px; border-top: 8px solid #F4F4F4; border-right: 8px solid transparent; transform: translateY(16px);"></div> <div style=" background-color: #F4F4F4; flex-grow: 0; height: 12px; width: 16px; transform: translateY(-4px);"></div> <div style=" width: 0; height: 0; border-top: 8px solid #F4F4F4; border-left: 8px solid transparent; transform: translateY(-4px) translateX(8px);"></div></div></div> <div style="display: flex; flex-direction: column; flex-grow: 1; justify-content: center; margin-bottom: 24px;"> <div style=" background-color: #F4F4F4; border-radius: 4px; flex-grow: 0; height: 14px; margin-bottom: 6px; width: 224px;"></div> <div style=" background-color: #F4F4F4; border-radius: 4px; flex-grow: 0; height: 14px; width: 144px;"></div></div></a><p style=" color:#c9c8cd; font-family:Arial,sans-serif; font-size:14px; line-height:17px; margin-bottom:0; margin-top:8px; overflow:hidden; padding:8px 0 7px; text-align:center; text-overflow:ellipsis; white-space:nowrap;"><a href="https://www.instagram.com/p/CnujZMiosv8/?utm_source=ig_embed&amp;utm_campaign=loading" style=" color:#c9c8cd; font-family:Arial,sans-serif; font-size:14px; font-style:normal; font-weight:normal; line-height:17px; text-decoration:none;" target="_blank">A post shared by Manchester United (@manchesterunited)</a></p></div></blockquote><script async src="//platform.instagram.com/en_US/embeds.js"></script>
</div></figure>



<p>Di mana ada kekalahan, di situ ada <em>fans </em>yang kecewa. Itulah yang terlihat setelah kekalahan MU melawan Arsenal ini, yang bisa dilihat di akun Instagram MU. Hanya saja, ungkapan kekecewaannya sudah tidak separah <a href="https://whathefan.com/olahraga/haruskah-ole-out-iya-ole-harus-out/">zaman Ole</a>.</p>



<p>Selain itu, ada banyak yang mengapresiasi perkembangan MU di bawah arahan ten Hag. Meskipun mengalami kekalahan, permainan MU terlihat baik dan berprogres. Hasil ini bisa dibilang memiliki unsur ketidakberuntungan saja.</p>



<p>Hanya saja, tentu saja masih ada <em>fans </em>yang seolah merasa lebih pintar dari ten Hag melalui komentar-komentarnya. Salah satunya adalah menyesalkan keputusan sang pelatih untuk memasukkan McTominay sebagai pengganti Casemiro.</p>



<p>Padahal, MU memang tidak punya stok gelandang bertahan lagi. McTominay adalah opsi satu-satunya, meskipun kualitasnya jelas tidak sebanding dengan Casemiro. Tidak ada pemain lain yang bisa mengisi kekosongan tersebut.</p>



<p>Komentar lainnya adalah mengenai terlambatnya memasukkan Garnacho. Menurut mereka, jika saja Garnacho dimasukkan lebih awal (seperti menggantikan Wout Weghorst sehingga Rashford berada di tengah), mungkin hasilnya akan berbeda.</p>



<p>Penulis yakin jika ten Hag pasti punya alasannya sendiri mengapa ia tidak memasukkan Garnacho lebih awal. Kemungkinan besar, ten Hag benar-benar ingin memastikan timnya tidak kebobolan lagi, mengingat atribut bertahan dari sang <em>wonderkid </em>cukup kurang.</p>



<p>Weghorst yang baru dibeli di bulan Januari ini pun tidak lepas dari kritik. Ia dianggap kurang, bahkan ada beberapa yang memintanya untuk tidak dimainkan lagi. Dari pantauan Penulis, Weghorst tidak bermain buruk-buruk amat dan mampu membantu <em>build-up </em>serangan MU.</p>



<p>Yang lucu tentu saja masih ada yang berkomentar <em>No Ronaldo No Party</em>. Entah ke mana mereka selama beberapa bulan terakhir ini, hingga akhirnya ada kesempatan untuk muncul. Mereka tidak bisa menerima fakta bahwa <a href="https://whathefan.com/olahraga/ya-udah-sana-pergi/">Ronaldo memang sudah tidak cocok dengan MU</a>.</p>



<h2 class="wp-block-heading">Penutup</h2>



<p>Melalui pertandingan melawan Arsenal kemarin, bisa disimpulkan bahwa MU benar-benar butuh banyak pemain baru di berbagai posisi. Yang terlihat jelas adalah posisi striker dan gelandang bertahan sebagai pelapis Casemiro.</p>



<p>Jika melihat tim lain seperti Chelsea yang <em>jor-joran </em>dalam membeli pemain, sudah seharusnya pemilik MU &#8220;tergerak&#8221; untuk menambah amunisi timnya yang sedang berada di tren positif ini. Dengan tambahan beberapa pemain, Penulis optimis MU bisa kembali garang.</p>



<p>Hanya saja, meskipun MU nantinya akan membeli pemain-pemain baru, rasanya akan tetap ada <em>fans </em>yang merasa lebih pintar dari ten Hag, terutama jika MU sedang kalah. Ini akan terus terjadi, bahkan Penulis sendiri pun kadang juga melakukannya.</p>



<p>Untuk analisis yang lebih lengkap (dan jelas lebih berkualitas) tentang pertandingan antara Manchester United vs Arsenal kemarin, Pembaca bisa menonton video ulasannya di <a href="https://www.youtube.com/watch?v=wbCtsNQ_cNg">kanal YouTube Ruang Taktik</a>.</p>



<hr class="wp-block-separator"/>



<p>Lawang, 23 Januari 2023, terinspirasi setelah membaca kolom komentar pada posting Instagram Manchester United yang memperlihatkan hasil pertandingan melawan Arsenal</p>



<p>Foto: <a href="https://thepeoplesperson.com/2022/09/06/erik-ten-hag-praises-antonys-debut-against-arsenal-252412/" target="_blank" rel="noreferrer noopener">The Peoples Person</a></p>
<p>The post <a href="https://whathefan.com/olahraga/kadang-fans-sepak-bola-itu-merasa-lebih-pintar-dari-sang-pelatih/">Kadang Fans Sepak Bola Itu Merasa Lebih Pintar dari Sang Pelatih</a> appeared first on <a href="https://whathefan.com">Whathefan!</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://whathefan.com/olahraga/kadang-fans-sepak-bola-itu-merasa-lebih-pintar-dari-sang-pelatih/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Mungkin Ronaldo Benar-Benar Sudah Habis</title>
		<link>https://whathefan.com/olahraga/mungkin-ronaldo-benar-benar-sudah-habis/</link>
					<comments>https://whathefan.com/olahraga/mungkin-ronaldo-benar-benar-sudah-habis/?noamp=mobile#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Fanandi]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 18 Oct 2022 01:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Olahraga]]></category>
		<category><![CDATA[Cristiano Ronaldo]]></category>
		<category><![CDATA[Manchester United]]></category>
		<category><![CDATA[MU]]></category>
		<category><![CDATA[olahraga]]></category>
		<category><![CDATA[Ronaldo]]></category>
		<category><![CDATA[sepak bola]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://whathefan.com/?p=6023</guid>

					<description><![CDATA[<p>Penulis tidak pernah mengidolakan Cristiano Ronaldo. Kebetulan saja, ia pernah (dan sedang) bermain untuk klub yang sudah Penulis dukung sebelum namanya naik, yakni Manchester United dan Real Madrid. Memang Penulis sempat ketar-ketir ketika mendengarkan rumor kalau Ronaldo akan bergabung dengan Manchester City. Bagaimana pun, Ronaldo adalah legenda klub, sehingga akan menyakitkan jika melihatnya bermain dengan [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://whathefan.com/olahraga/mungkin-ronaldo-benar-benar-sudah-habis/">Mungkin Ronaldo Benar-Benar Sudah Habis</a> appeared first on <a href="https://whathefan.com">Whathefan!</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p>Penulis tidak pernah mengidolakan <strong>Cristiano Ronaldo</strong>. Kebetulan saja, ia pernah (dan sedang) bermain untuk klub yang sudah Penulis dukung sebelum namanya naik, yakni <a href="https://whathefan.com/olahraga/jadi-pendukung-manchester-united-itu-harus-ekstra-sabar/">Manchester United</a> dan Real Madrid.</p>



<p>Memang Penulis sempat ketar-ketir ketika mendengarkan rumor kalau <a href="https://whathefan.com/olahraga/drama-ala-cristiano-ronaldo/">Ronaldo akan bergabung dengan Manchester City</a>. Bagaimana pun, Ronaldo adalah legenda klub, sehingga akan menyakitkan jika melihatnya bermain dengan rival klub.</p>



<p>Untunglah, pada akhirnya Ronaldo justru balik ke Manchester United. Di musim pertamanya, ia bermain dengan cukup baik dan mampu menjadi <em>top score </em>klub. Sayangnya, di musim keduanya hal sebaliknya sedang terjadi.</p>





<h2 class="wp-block-heading">Sudah Bermasalah Sejak Awal Musim</h2>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="683" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/10/mungkin-ronaldo-benar-benar-sudah-habis-1-1024x683.jpg" alt="" class="wp-image-6027" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/10/mungkin-ronaldo-benar-benar-sudah-habis-1-1024x683.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/10/mungkin-ronaldo-benar-benar-sudah-habis-1-300x200.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/10/mungkin-ronaldo-benar-benar-sudah-habis-1-768x512.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/10/mungkin-ronaldo-benar-benar-sudah-habis-1.jpg 1080w" sizes="auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption>Erik ten Hag (<a href="https://www.sportsmole.co.uk/football/man-utd/news/erik-ten-hag-pleased-with-manchester-uniteds-pre-season_491301.html">Sports Mole</a>)</figcaption></figure>



<p>Di awal musim 2022/2023, Ronaldo kembali membuat drama karena ia dikabarkan <strong>enggan bermain </strong>untuk Manchester United yang hanya bermain di Europe League. Sayangnya, tidak ada klub lain yang ingin menampung dirinya.</p>



<p>Bahkan, ia melewatkan sesi pramusim yang sejatinya cukup penting untuk persiapan klub. Apalagi, Manchester United akan ditukangi pelatih baru, <strong>Erik ten Hag</strong>, sehingga pramusim akan ia gunakan untuk melihat skuadnya.</p>



<p>Absennya Ronaldo di pramusim ditenggarai jadi penyebab utama penurunan performanya di awal musim ini. Bahkan, ten Hag tak ragu untuk <a href="https://whathefan.com/olahraga/inilah-alasan-kenapa-maguire-sebaiknya-di-bangku-cadangan-saja/">membangkucadangkan Ronaldo</a> jika ia rasa ada pemain lain yang lebih cocok dengan strateginya.</p>



<p>Dalam beberapa pertandingan yang telah dilakoni oleh Manchester United, banyak yang tidak menggunakan jasa Ronaldo. Sang pelatih lebih sering memilih Marcus Rashford sebagai ujung tombak, ditemani oleh Jadon Sanco dan Anthony di sayap.</p>



<p>Banyak yang beranggapan kalau Ronaldo bermain agak setengah hati karena tidak bermain di Liga Chamipion. Ia tampak masih berambisi untuk meraih berbagai prestasi. Apalagi, rival abadinya <a href="https://whathefan.com/olahraga/balada-lionel-messi/">Lionel Messi</a> musim ini terlihat mampu menghidupkan permainan PSG.</p>



<h2 class="wp-block-heading">Apa yang Kurang dari Ronaldo?</h2>



<figure class="wp-block-embed is-type-video is-provider-youtube wp-block-embed-youtube wp-embed-aspect-16-9 wp-has-aspect-ratio"><div class="wp-block-embed__wrapper">
<iframe loading="lazy" title="Cristiano Ronaldo Is So Unlucky In This Season 2022/23" width="740" height="416" src="https://www.youtube.com/embed/VQvMLroPwog?feature=oembed" frameborder="0" allow="accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture" allowfullscreen></iframe>
</div></figure>



<p>Apakah Ronaldo kurang kesempatan bermain? Bisa jadi, tetapi Penulis juga ingin menggarisbawahi bahwa ketika dimainkan pun Ronaldo terlihat sudah tidak seganas dulu ketika masih <em>on fire</em>.</p>



<p>Dalam beberapa pertandingan baik sebagai starter maupun pemain pengganti, di mata Penulis Ronaldo terlihat <strong>terlalu mengandalkan umpan manja</strong> dari rekan setimnya, yang sayangnya jarang bisa diberikan. <em>Finishing</em>-nya juga sudah tidak sebaik dulu.</p>



<p>Ronaldo juga terlihat<strong> kurang begitu aktif</strong> dalam menjemput bola atau melakukan <em>press </em>ke lawan. Ia yang dulu begitu dahsyat dalam mengobrak-abrik pertahanan lawan, kini terlihat sebagai sosok striker nomor 9 murni yang menanti bola.</p>



<p>Penulis sebagai penonton sejatinya bisa memaklumi hal ini, karena sekali lagi Ronaldo yang sekarang telah berusia 37 tahun. Ia bukan lagi pemain sayap yang begitu lincah bergerak dalam mengelabuhi bek lawan. Kini, ia begitu mendambakan umpan dari rekannya.</p>



<p>Bahkan monster seperti <a href="https://whathefan.com/olahraga/haaland-itu-memang-monster/">Haaland</a> pun membutuhkan <em>supply </em>bola yang bagus. Di pertandingan Manchester City versus Liverpool kemarin, terlihat jika Haaland kesulitan membobol gawan Allison ketika <em>supply </em>bola ke dirinya berhasil diputus oleh pemain-pemain Liverpool.</p>



<h2 class="wp-block-heading">Penggemar yang Susah Menerima Kenyataan</h2>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="683" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/10/mungkin-ronaldo-benar-benar-sudah-habis-3-1024x683.jpg" alt="" class="wp-image-6024" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/10/mungkin-ronaldo-benar-benar-sudah-habis-3-1024x683.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/10/mungkin-ronaldo-benar-benar-sudah-habis-3-300x200.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/10/mungkin-ronaldo-benar-benar-sudah-habis-3-768x512.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/10/mungkin-ronaldo-benar-benar-sudah-habis-3.jpg 1080w" sizes="auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption>Gestur Seperti Ini Sangat Sering Ditunjukkan oleh Ronaldo (<a href="https://www.goal.com/en-gb/news/rooney-offers-ronaldo-advice-amid-man-utd-struggles/blt0b7a51f2014a87f4">Goal</a>)</figcaption></figure>



<p>Sebagai legenda hidup di sepak bola dan GOAT bersama Messi, Ronaldo jelas memiliki basis penggemar yang luar biasa besar. Hanya saja, banyak yang susah menerima kenyataan kalau <strong>kemampuan Ronaldo memang sudah cukup menurun</strong>.</p>



<p>Ketika ten Hag memutuskan untuk mencadangkan Ronaldo, langsung banyak penggemar yang menyerukan agar sang pelatih dipecat. Padahal, Penulis yakin ten Hag tahu komposisi pemain terbaiknya dan punya alasan untuk tidak memainkan Ronaldo.</p>



<p>Mungkin, Ronaldo sendiri juga susah menerima kenyataan bahwa dirinya sudah tidak sehebat dulu. Entah berapa kali ia terekam kamera sedang <strong>menunjukkan gestur frustasi</strong>, entah karena gagal memanfaatkan peluang atau tidak mendapatkan umpan dari rekan setimnya.</p>



<p>Menurut Penulis, ia mungkin harus mulai beradaptasi dengan keadaan dan mengubah gaya bermainnya, seperti Wayne Rooney yang dari striker sempat berposisi sebagai AMF. Ia yang memberi <em>supply</em> kepada pemain yang lebih muda, bukan mendapatkan <em>supply </em>bola.</p>



<p>Banyak yang meyakini kalau Ronaldo akan segera kembali menemukan performa terbaiknya dan akan kembali mencetak banyak gol. Apakah itu akan benar-benar terjadi? Mari kita lihat saja perkembangan Ronaldo di pertandingan-pertandingan berikutnya.</p>



<h2 class="wp-block-heading">Bagaimana Masa Depan Ronaldo?</h2>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="683" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/10/mungkin-ronaldo-benar-benar-sudah-habis-4-1024x683.jpg" alt="" class="wp-image-6025" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/10/mungkin-ronaldo-benar-benar-sudah-habis-4-1024x683.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/10/mungkin-ronaldo-benar-benar-sudah-habis-4-300x200.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/10/mungkin-ronaldo-benar-benar-sudah-habis-4-768x512.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/10/mungkin-ronaldo-benar-benar-sudah-habis-4.jpg 1080w" sizes="auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption>Gabung dengan Klubnya David Beckham Mungkin? (<a href="https://www.youtube.com/watch?v=8klj8zvQqSU">YouTube</a>)</figcaption></figure>



<p>Di mata Penulis sebagai penggemar <a href="https://whathefan.com/olahraga/gatau-harus-ngomong-apalagi/">Manchester United</a> dan sepak bola, mungkin Cristiano Ronaldo memang sudah benar-benar habis masa kejayaannya. Ia harus menerima kenyataan bahwa kemampuannya telah menurun seiring dengan bertambahnya usianya.</p>



<p>Ronaldo dikontrak Manchester United untuk dua tahun, yang artinya tahun depan ia akan menjadi <em>free agent</em>. Belum jelas bagaimana masa depannya, apakah ia akan diperpanjang oleh tim atau harus angkat kaki dari Old Trafford.</p>



<p>Melihat bagaimana ten Hag yang sering mencadangkan Ronaldo di musim, rasanya kecil kemungkinan kalau ia akan memutuskan untuk memperpanjang kontrak. Pengecualian jika ia mampu memperbaiki performanya dan membuktikan kalau dirinya masih haus gol.</p>



<p><em>Feeling </em>Penulis, Ronaldo hanya memiliki dua opsi: <strong>Pindah ke MLS</strong> seperti kebanyakan pemain tua atau <strong>pensiun</strong>. Jika masih ingin bermain di liga dengan kompetisi ketat di Eropa, tidak banyak klub yang mau menampung nama besarnya.</p>



<p>Mau yang mana pun, Penulis hanya bisa mendoakan yang terbaik untuk Ronaldo. Tak bisa dipungkiri kalau Ronaldo adalah salah satu pemain sepak bola terbesar sepanjang masa, dan Penulis bersyukur hidup di eranya dan mengikuti sepak terjangnya.</p>



<hr class="wp-block-separator"/>



<p>Lawang, 18 Oktober 2022, terinspirasi setelah merasa sedih melihat performa Ronaldo bersama Manchester United musim ini</p>



<p>Foto: <a href="https://www.goal.com/en/news/ronaldo-neville-frustrated-man-utd-transfer-saga/blt6c50ed10240e4d85">Goal</a></p>
<p>The post <a href="https://whathefan.com/olahraga/mungkin-ronaldo-benar-benar-sudah-habis/">Mungkin Ronaldo Benar-Benar Sudah Habis</a> appeared first on <a href="https://whathefan.com">Whathefan!</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://whathefan.com/olahraga/mungkin-ronaldo-benar-benar-sudah-habis/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
