<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>sepak bola Archives - whathefan</title>
	<atom:link href="https://whathefan.com/tag/sepak-bola/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://whathefan.com/tag/sepak-bola/</link>
	<description>Apa yang Terpikir Apa yang Tertuang</description>
	<lastBuildDate>Wed, 25 Feb 2026 15:06:02 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9.1</generator>

<image>
	<url>https://whathefan.com/wp-content/uploads/2026/02/logo-kotak-whathefan-2026-v3-80x80.jpg</url>
	<title>sepak bola Archives - whathefan</title>
	<link>https://whathefan.com/tag/sepak-bola/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Menatap Masa Depan Manchester United Bersama Michael Carrick</title>
		<link>https://whathefan.com/olahraga/menatap-masa-depan-manchester-united-bersama-michael-carrick/</link>
					<comments>https://whathefan.com/olahraga/menatap-masa-depan-manchester-united-bersama-michael-carrick/?noamp=mobile#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Fanandi]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 25 Feb 2026 15:05:36 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Olahraga]]></category>
		<category><![CDATA[Manchester United]]></category>
		<category><![CDATA[michael carrick]]></category>
		<category><![CDATA[pelatih]]></category>
		<category><![CDATA[sepak bola]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://whathefan.com/?p=8550</guid>

					<description><![CDATA[<p>Penggemar Manchester United (MU) di seluruh dunia tampaknya sedang menjalani pekan-pekan yang selalu berbahagia belakangan ini. Semenjak Michael Carrick menggantikan Ruben Amorim, MU masih tak terkalahkan! Dalam enam pertandingan terakhir bersama Carrick, MU berhasil mencatatkan lima kemenangan dan satu kali imbang. Memang fans yang itu gagal potong rambut, tapi setidaknya trennya sudah semakin positif. Catatan [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://whathefan.com/olahraga/menatap-masa-depan-manchester-united-bersama-michael-carrick/">Menatap Masa Depan Manchester United Bersama Michael Carrick</a> appeared first on <a href="https://whathefan.com">whathefan</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p>Penggemar Manchester United (MU) di seluruh dunia tampaknya sedang menjalani pekan-pekan yang selalu berbahagia belakangan ini. Semenjak Michael Carrick menggantikan <a href="https://whathefan.com/olahraga/menatap-masa-depan-manchester-united-bersama-ruben-amorim/">Ruben Amorim</a>, <strong>MU masih tak terkalahkan!</strong></p>



<p>Dalam enam pertandingan terakhir bersama Carrick, MU berhasil mencatatkan <strong>lima kemenangan dan satu kali imbang</strong>. Memang <em>fans </em>yang itu gagal potong rambut, tapi setidaknya trennya sudah semakin positif.</p>



<p>Catatan ini semakin impresif karena di periode pertama Carrick menjadi pelatih interim, ia juga tak terkalahkan dalam tiga laga (dua kali menang dan satu kali imbang). Artinya, selama melatih MU, ia belum pernah kalah.</p>


<div class="monsterinsights-inline-popular-posts monsterinsights-inline-popular-posts-beta monsterinsights-popular-posts-styled" ><div class="monsterinsights-inline-popular-posts-image"><img decoding="async" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/08/setelah-menonton-ms-marvel-banner-300x169.jpg" srcset=" https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/08/setelah-menonton-ms-marvel-banner-300x169.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/08/setelah-menonton-ms-marvel-banner-1024x576.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/08/setelah-menonton-ms-marvel-banner-768x432.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/08/setelah-menonton-ms-marvel-banner.jpg 1280w " alt="Setelah Menonton Ms. Marvel" /></div><div class="monsterinsights-inline-popular-posts-text"><span class="monsterinsights-inline-popular-posts-label" >Trending</span><div class="monsterinsights-inline-popular-posts-post"><a class="monsterinsights-inline-popular-posts-title"  href="https://whathefan.com/filmserial/setelah-menonton-ms-marvel/">Setelah Menonton Ms. Marvel</a></div></div></div><p></p>


<p>Tentu catatan ini membuat banyak penggemar merasa optimis MU akan kembali ke masa jayanya bersama Carrick, walau ada isu kalau ia tak akan diperpanjang setelah musim ini berakhir. </p>



<p>Terlepas dari ketidakpastian itu, mari kita menatap masa depan Manchester United bersama Michael Carrick.</p>



<h2 class="wp-block-heading">Formasi 4-2-3-1 yang Fluid dan Transisi Cepat</h2>



<figure class="wp-block-image size-large"><img fetchpriority="high" decoding="async" width="1024" height="683" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2026/02/mu-di-bawah-carrick-2-1024x683.jpg" alt="" class="wp-image-8555" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2026/02/mu-di-bawah-carrick-2-1024x683.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2026/02/mu-di-bawah-carrick-2-300x200.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2026/02/mu-di-bawah-carrick-2-768x512.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2026/02/mu-di-bawah-carrick-2.jpg 1080w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption class="wp-element-caption">Michael Carrick, Mantap! (<a href="https://www.bola.net/inggris/unbeaten-ini-5-perubahan-michael-carrick-yang-diam-diam-bangkitkan-manchester-united-9f4a4c.html">Bola</a>)</figcaption></figure>



<p>Salah satu alasan mengapa banyak <em>fans </em>MU yang jengkel ke Amorim adalah betapa ngotot dan keras kepalanya ia dalam memaksakan filosofinya ke dalam tim. Seperti yang kita tahu, sejak bergabung ia menggunakan formasi 3-4-2-1 seperti di Sporting Lisbon.</p>



<p>Masalahnya, dalam beberapa pertandingan kita bisa melihat kalau formasi ini kurang sesuai dengan komposisi pemain yang dimiliki oleh MU. Dalam beberapa pertandingan yang Penulis lihat, para pemain terlihat kesulitan menerapkan strategi yang diinstruksikan Amorim.</p>



<p>Memang pembelian di awal musim ini untuk melengkapi<em> </em>strategi yang ia miliki, tapi tetap saja kurang. Menjelang lengser, memang ia terlihat mulai fleksibel dan tidak memaksakan skemanya lagi, tapi ternyata sudah terlalu terlambat.</p>



<p>Carrick pun datang dan menerapkan formasi tradisional<strong> 4-2-3-1</strong>, yang sebelumnya juga digunakan oleh <a href="https://whathefan.com/olahraga/haruskah-ole-out-iya-ole-harus-out/">Ole Gunnar Solkjaer</a> dan <a href="https://whathefan.com/olahraga/sepertinya-erik-ten-hag-memang-perlu-keluar-dari-manchester-united/">Erik Ten Hag</a>. Nah, Penulis melihat kalau Carrick seolah memadukan strategi dari kedua pelatih tersebut.</p>



<p>Di bawah Ole, <strong>empat pemain depan bermain dengan cukup fluid</strong> dan kerap bertukar posisi. Posisi mereka bisa bergeser-geser sehingga pertahanan lawan pun tampak kesulitan untuk mengantisipasi serangan MU.</p>



<p>Sementara itu di bawah Ten Hag, ia memiliki ambisi untuk menjadikan MU sebagai tim transisi terbaik alias <strong>mampu mengonversi <em>counter attack </em>dengan baik</strong>. Nah, dua hal tersebut kembali dimunculkan oleh Carrick.</p>



<h2 class="wp-block-heading">Gol ke Gawang Everton, Rangkuman Strategi Carrick</h2>



<figure class="wp-block-image size-large"><img decoding="async" width="1024" height="683" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2026/02/mu-di-bawah-carrick-3-1024x683.jpg" alt="" class="wp-image-8556" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2026/02/mu-di-bawah-carrick-3-1024x683.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2026/02/mu-di-bawah-carrick-3-300x200.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2026/02/mu-di-bawah-carrick-3-768x512.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2026/02/mu-di-bawah-carrick-3.jpg 1080w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption class="wp-element-caption">Laga Melawan Everton (<a href="https://sport.detik.com/sepakbola/liga-inggris/d-8369599/babak-i-everton-vs-mu-masih-imbang">Detik</a>)</figcaption></figure>



<p>Dalam enam pertandingan ini, Carrick selalu memasang <strong>Bryan Mbuemo</strong> di ujung tombak dan ditopang oleh <strong>Patrick Dorgu/Matheus Cunha</strong>, <strong>Bruno Fernandes</strong>, dan <strong>Amad Diallo</strong>. Keempat pemain ini sangat sering terlihat bertukar posisi di lapangan secara fleksibel.</p>



<p><strong>Benjamin Sesko</strong> memang belum pernah menjadi <em>starting line-up</em>, tapi ia kerap berhasil menjadi <em>super-sub </em>dan mencetak gol penentu. Terakhir, tentu saja ketika laga melawan Everton kemarin yang merupakan hasil dari <em>counter-attack </em>cepat.</p>



<p>Nah, bicara tentang gol melawan Everton kemarin, bisa dibilang gol tersebut merangkum strategi MU di bawah Carrick. Selain lini depan yang fluid dan <em>counter attack </em>yang cepat, kunci MU adalah di <em><strong>long pass</strong></em>.</p>



<p>Gol tersebut bisa tercipta dari umpan panjang Cunha ke Mbuemo, sebelum akhirnya diselesaikan dengan baik oleh Sesko. MU di bawah Carrick memang terlihat cukup sering mengirim umpan panjang ke depan maupun untuk <em>switch play</em>.</p>



<p>Oleh karena itu, <a href="https://whathefan.com/olahraga/badai-cedera-manchester-united-yang-tak-kunjung-berlalu/">kehilangan lagi <strong>Lisandro Martinez</strong></a> merupakan kehilangan besar bagi MU. Pasalnya, bek tersebut memiliki akurasi umpan panjang yang cukup akurat dan tidak ada bek MU lain yang memiliki kemampuan seperti itu.</p>



<h2 class="wp-block-heading">Sesko Sebagai Super-Sub</h2>



<figure class="wp-block-image size-large"><img decoding="async" width="1024" height="683" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2026/02/mu-di-bawah-carrick-1-1024x683.jpg" alt="" class="wp-image-8554" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2026/02/mu-di-bawah-carrick-1-1024x683.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2026/02/mu-di-bawah-carrick-1-300x200.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2026/02/mu-di-bawah-carrick-1-768x512.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2026/02/mu-di-bawah-carrick-1.jpg 1080w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption class="wp-element-caption">Benjamin Sesko (<a href="https://www.goal.com/id/daftar/saya-percaya-pada-diri-saya-sendiri-benjamin-sesko-membicarakan-rekor-golnya-untuk-manchester-united-dan-mengungkapkan-perasaannya-tentang-peran-sebagai-pemain-pengganti-yang-menentukan-setelah-meraih-tiga-poin-di-everton/blt7b37527b0bab4c0d">Goal</a>)</figcaption></figure>



<p>Kembali ke Sesko. Dalam pertandingan di bulan Februari saja, ia sudah berhasil mencetak tiga gol krusial, di mana dua menjadi penentu kemenangan dan menyelamatkan MU dari kekalahan ketika melawan West Ham.</p>



<p>Kekurangan MU di bawah Carrick adalah melawan tim yang menerapkan <em>low block</em>. MU sering terlihat kesulitan menembus pertahanan lawan yang rapat, apalagi Mbuemo sejatinya bukanlah tipe <em>target man</em>.</p>



<p>Nah, Sesko adalah jawaban dari kekurangan tersebut. Penulis tidak tahu apa alasan Carrick tidak memasang Sesko sejak awal ketika berhadapan dengan tim <em>low block</em>, tapi ketika ia masuk, perubahan bisa langsung terlihat.</p>



<p>Sesko sudah mencetak 3 gol sepanjang bulan Februari ini. Sebagai perbandingan, total golnya dari awal musim hingga Januari 2026 hanya 4 gol. Sesko rasanya cocok dengan skema yang dimiliki oleh Carrick.</p>



<h2 class="wp-block-heading">Perubahan Peran Pemain Lainnya</h2>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="683" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2026/02/mu-di-bawah-carrick-4-1024x683.jpg" alt="" class="wp-image-8557" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2026/02/mu-di-bawah-carrick-4-1024x683.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2026/02/mu-di-bawah-carrick-4-300x200.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2026/02/mu-di-bawah-carrick-4-768x512.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2026/02/mu-di-bawah-carrick-4.jpg 1080w" sizes="auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption class="wp-element-caption">Kobbie Mainoo (<a href="https://thepeoplesperson.com/2026/02/23/magical-kobbie-mainoo-runs-the-show-again-with-spellbinding-performance-vs-everton-306925/">The People&#8217;s Person</a>)</figcaption></figure>



<p>Berbicara tentang <em>improvement</em>, kita juga harus melihat <strong>Kobbie Mainoo</strong> yang sempat &#8220;disia-siakan&#8221; oleh Amorim karena jarang mendapatkan jam bermain. Di bawah Carrick, ia selalu menjadi langganan <em>lineup</em>.</p>



<p>Karena Carrick menggunakan formasi 4-2-3-1, tentu dibutuhkan <em>double pivot </em>untuk menemani Casemiro. Mengingat Manuel Ugarte kurang sip, tentu Mainoo adalah opsi tersisa dan untungnya ia bisa menjawab tantangan tersebut.</p>



<p><strong>Fernandes</strong> juga akhirnya dikembalikan ke posisi aslinya sebagai pemain nomor 10. Di bawah Amorim, ia kerap bermain lebih mundur atau sedikit ke kiri, sehingga terlihat kurang mampu berperan sebagai <em>playmaker</em>.</p>



<p>Jangan lupakan juga performa luar biasa <strong>Senne Lammens</strong> yang kerap melakukan penyelamatan krusial. Penulis awalnya sempat meragukannya, tapi ia menunjukkan kapabilitasnya sebagai kiper top yang jauh lebih baik dari Andre Onana.</p>



<p>Pemain lain yang berubah posisi adalah <strong>Luke Shaw</strong>, yang sebelumnya sering dijadikan sebagai CB oleh Amorim. Ia kembali ke posisinya semula sebagai LB, sedangkan Dorgu yang juga berposisi sama dimajukan menjadi LM.</p>



<p>Nah, seandainya Dorgu sudah kembali fit, tentu Carrick akan pusing dalam menentukan pemain utamanya karena Cunha juga menunjukkan performa yang oke. Hanya saja, itu juga patut disyukuri karena artinya MU mulai punya kedalaman skuad yang baik.</p>



<p class="has-text-align-center">***</p>



<p>Jika MU mampu bermain baik terus seperti ini, maka slot Liga Champions seharusnya bisa diamankan setelah musim ini tidak berlaga di turnamen Eropa mana pun. </p>



<p>Tentu masih PR yang harus dikerjakan Carrick apabila ia diperpanjang oleh manajemen MU, terutama mencari pengganti <a href="https://whathefan.com/olahraga/laki-laki-harus-berani-cari-tantangan-seperti-casemiro-shap/">Casemiro</a> yang kontraknya habis. Setidaknya, untuk saat ini, Penulis ingin menikmat masa &#8220;bulan madu&#8221; MU bersama Carrick.</p>



<hr class="wp-block-separator has-alpha-channel-opacity"/>



<p>Lawang, 25 Februari 2026, terinspirasi setelah menonton Manchester United tak terkalahkan selama 10 pertandingan terakhir</p>
<p>The post <a href="https://whathefan.com/olahraga/menatap-masa-depan-manchester-united-bersama-michael-carrick/">Menatap Masa Depan Manchester United Bersama Michael Carrick</a> appeared first on <a href="https://whathefan.com">whathefan</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://whathefan.com/olahraga/menatap-masa-depan-manchester-united-bersama-michael-carrick/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>“Saya Kira Situasi Membaik, Saya Kira Kondisi yang Sekarang Ini Sudah Cukup&#8221;</title>
		<link>https://whathefan.com/olahraga/saya-kira-situasi-membaik-saya-kira-kondisi-yang-sekarang-ini-sudah-cukup/</link>
					<comments>https://whathefan.com/olahraga/saya-kira-situasi-membaik-saya-kira-kondisi-yang-sekarang-ini-sudah-cukup/?noamp=mobile#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Fanandi]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 18 Dec 2025 16:14:07 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Olahraga]]></category>
		<category><![CDATA[Manchester United]]></category>
		<category><![CDATA[sepak bola]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://whathefan.com/?p=8504</guid>

					<description><![CDATA[<p>Bulan Desember ini rasanya tidak ramah bagi pendukung Manchester United (MU). Pasalnya, banyak sekali pertandingan MU yang dimainkan pukul 3 pagi waktu Indonesia Barat. Iya kalau menang, kalau seri atau kalah jadi terasa sia-sia bangun sepagi itu. Salah satu pertandingan yang baru saja usai adalah saat menjamu Bournemouth, yang berlangsung pada hari Selasa (16/12) kemarin. [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://whathefan.com/olahraga/saya-kira-situasi-membaik-saya-kira-kondisi-yang-sekarang-ini-sudah-cukup/">“Saya Kira Situasi Membaik, Saya Kira Kondisi yang Sekarang Ini Sudah Cukup&#8221;</a> appeared first on <a href="https://whathefan.com">whathefan</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p>Bulan Desember ini rasanya tidak ramah bagi pendukung <a href="https://whathefan.com/olahraga/apakah-manchester-united-benar-benar-telah-menjadi-klub-terkutuk/">Manchester United (MU)</a>. Pasalnya, banyak sekali pertandingan MU yang dimainkan pukul 3 pagi waktu Indonesia Barat. Iya kalau menang, kalau seri atau kalah jadi terasa sia-sia bangun sepagi itu.</p>



<p>Salah satu pertandingan yang baru saja usai adalah saat menjamu Bournemouth, yang berlangsung pada hari Selasa (16/12) kemarin. Pertandingan yang berlangsung dramatis tersebut harus berakhir imbang dengan skor fantastis, 4-4.</p>



<p>Mungkin banyak pendukung (termasuk Penulis) MU yang merasa bahwa situasi tim saat ini sudah membaik. Setelah mengalami musim neraka sebelumnya, kondisi yang ada sekarang jelas terasa sudah cukup, setidaknya untuk menghindari <em>bully </em>dari pendukung tim lain.</p>


<div class="monsterinsights-inline-popular-posts monsterinsights-inline-popular-posts-beta monsterinsights-popular-posts-styled" ><div class="monsterinsights-inline-popular-posts-image"><img decoding="async" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2020/02/kebahagiaan-seorang-penulis-banner-300x150.jpg" srcset=" https://whathefan.com/wp-content/uploads/2020/02/kebahagiaan-seorang-penulis-banner-300x150.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2020/02/kebahagiaan-seorang-penulis-banner-1024x512.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2020/02/kebahagiaan-seorang-penulis-banner-768x384.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2020/02/kebahagiaan-seorang-penulis-banner.jpg 1280w " alt="Kebahagiaan Seorang Penulis" /></div><div class="monsterinsights-inline-popular-posts-text"><span class="monsterinsights-inline-popular-posts-label" >Trending</span><div class="monsterinsights-inline-popular-posts-post"><a class="monsterinsights-inline-popular-posts-title"  href="https://whathefan.com/pengalaman/kebahagiaan-seorang-penulis/">Kebahagiaan Seorang Penulis</a></div></div></div><p></p>


<h2 class="wp-block-heading">Evaluasi Singkat Pertandingan Melawan Bournemouth</h2>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="683" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2025/12/Saya-Kira-Situasi-Membaik-Saya-Kira-Kondisi-yang-Sekarang-Ini-Sudah-Cukup-1-1024x683.jpg" alt="" class="wp-image-8508" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2025/12/Saya-Kira-Situasi-Membaik-Saya-Kira-Kondisi-yang-Sekarang-Ini-Sudah-Cukup-1-1024x683.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2025/12/Saya-Kira-Situasi-Membaik-Saya-Kira-Kondisi-yang-Sekarang-Ini-Sudah-Cukup-1-300x200.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2025/12/Saya-Kira-Situasi-Membaik-Saya-Kira-Kondisi-yang-Sekarang-Ini-Sudah-Cukup-1-768x512.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2025/12/Saya-Kira-Situasi-Membaik-Saya-Kira-Kondisi-yang-Sekarang-Ini-Sudah-Cukup-1.jpg 1080w" sizes="auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption class="wp-element-caption">Pertahanan Masih Banyak PR (via <a href="https://metrodaily.jawapos.com/olahraga/2356964562/mu-vs-bournemouth-berakhir-4-4-drama-delapan-gol-guncang-old-trafford">Metro Daily</a>)</figcaption></figure>



<p>Mengingat <a href="https://whathefan.com/olahraga/sudah-tak-tahu-lagi-apa-yang-harus-diubah-dari-tim-ini/">MU sekarang sering dianggap sebagai klub papan tengah</a>, Bournemouth adalah salah satu lawan yang membuat kami sering merasa <em>deg-degan</em>. Pasalnya, klub tersebut cukup rajin membobol gawang MU, bahkan pernah dua kali menang 3-0 di Old Trafford di musim 23/24 dan 24/25.</p>



<p>Musim ini, Bournemouth berhasil menjebol empat gol di Old Trafford, yang untungnya MU juga bisa mencetak jumlah gol yang sama. Pertandingan tersebut memang bagaikan sebuah <em>roller coaster</em>, dari 1-0, 1-1, 2-1, 2-2, 2-3, 3-3, 4-3, hingga akhirnya 4-4.</p>



<p>Terlepas dari hasilnya, sebenarnya Penulis melihat kalau MU memiliki progres yang terlihat. Dalam pertandingan kemarin contohnya, lini penyerangan MU terlihat lebih berbahaya dan berhasil mencatatkan banyak peluang hingga 25 tembakan (17 di antaranya di babak pertama).</p>



<p>Namun, serangan yang banyak tersebut nyatanya jadi sia-sia karena banyak <em>finisihing </em>yang kurang klinis. Mbuemo yang biasanya moncer terlihat agar kurang kemarin, karena beberapa kali membuang peluang emas di depan gawang. MU sejatinya bisa mencetak lebih dari empat gol.</p>



<p>Setidaknya, pola serangan MU jadi lebih jelas dan enak untuk ditonton, beda dengan musim lalu yang kayak enggak jelas mau bermain seperti apa. <em>Set piece </em>MU juga makin tajam, di mana musim ini telah mencetak 11 gol dari kondisi ini.</p>



<p>Sisi pertahanan pun patut disorot. Kebobolan 10 dalam tiga laga terakhir ketika menjamu Bournemouth di kandang jelas bukan raihan yang impresif. Memang, ada yang mengatakan bahwa tidak apa-apa kebobolan empat, asal bisa mencetak lima. Masalahnya MU hanya bisa mencetak empat.</p>



<p>Dari sisi kiper, Lammens yang menggantikan Onana berhasil melakukan beberapa penyelamatan krusial terutama di menit-menit akhir. Hanya saja, ia juga melakukan kesalahan ketika telat melompat saat Bournemouth mendapatkan tendangan bebas di depan gawang.</p>



<p>Amorim menurunkan dua bek muda pada pertandingan kemarin, yakni Yoro dan Heaven, karena <a href="https://whathefan.com/olahraga/mental-baja-ala-harry-maguire/">Maguire</a> dan De Light masih berhalangan untuk tampil. Mereka berdua tampil cukup solid, bahkan mungkin lebih baik dari Shaw yang kemarin sempat kehilangan bola dan berujung kebobolan.</p>



<p>Jika disimpulkan, musim ini para pemain MU tampak sudah mulai <em>nyetel </em>dengan formasi 3-4-2-1 yang menjadi andalan Amorim. Tak hanya itu, sang pelatih juga tampaknya mendengarkan masukan dan mulai mengubah sedikit strateginya.</p>



<h2 class="wp-block-heading">Perubahan Strategi Amorim</h2>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="683" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2025/12/Saya-Kira-Situasi-Membaik-Saya-Kira-Kondisi-yang-Sekarang-Ini-Sudah-Cukup-2-1024x683.jpg" alt="" class="wp-image-8509" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2025/12/Saya-Kira-Situasi-Membaik-Saya-Kira-Kondisi-yang-Sekarang-Ini-Sudah-Cukup-2-1024x683.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2025/12/Saya-Kira-Situasi-Membaik-Saya-Kira-Kondisi-yang-Sekarang-Ini-Sudah-Cukup-2-300x200.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2025/12/Saya-Kira-Situasi-Membaik-Saya-Kira-Kondisi-yang-Sekarang-Ini-Sudah-Cukup-2-768x512.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2025/12/Saya-Kira-Situasi-Membaik-Saya-Kira-Kondisi-yang-Sekarang-Ini-Sudah-Cukup-2.jpg 1080w" sizes="auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption class="wp-element-caption">Jadi Lebih Menyerang (via <a href="https://www.bola.net/inggris/hasil-man-united-vs-bournemouth-drama-8-gol-di-old-trafford-berakhir-tanpa-pemenang-c3f1a3.html">Bola</a>)</figcaption></figure>



<p>Sejak menangani MU, <a href="https://whathefan.com/olahraga/menatap-masa-depan-manchester-united-bersama-ruben-amorim/">Ruben Amorim dan strateginya kerap disorot</a>. Dengan status sebagai manajer terburuk setelah era <a href="https://whathefan.com/olahraga/merindukan-sentuhan-sir-alex/">Sir Alex Ferguson</a>, banyak yang menganggap formasi 3-4-2-1 yang ia usung tak cocok untuk MU.</p>



<p>Amorim tak menyerah begitu saja pada filosofinya, lantas ia mendatangkan tiga pemain baru agar strateginya bisa lebih jalan. Hal tersebut memang terlihat karena MU jelas lebih moncer dibandingkan setengah musim lalu. </p>



<p>Satu hal yang paling terlihat dari pertandingan kemarin adalah perubahan strategi dari Amorim. Melansir dari tulisan analis Alex Keble, Amorim mencoba bereksperimen dengan empat bek “palsu”, dengan Yoro main di sisi kanan.</p>



<p>Dengan demikian, posisi Diallo yang di atas kertas merupakan bek sayap kanan bisa lebih maju untuk membantu lini penyerangan. Ia bersama Mbuemo, Mount, dan Fernandes menjadi pemain yang menyokong Cunha yang kemarin dipasang sebagai <em>false 9</em>.</p>



<p>Sementara itu, Casemiro diplot sebagai penghubung antara lini depan dan lini belakang, alias menjadi penyeimbang. Jadi, walau di atas kertas posisi MU 3-4-2-1, di lapangan bisa berubah seperti 4-1-4-1.</p>



<p>Jika Dalot ikut menyerang, maka formasinya akan bisa berubah menjadi 3-1-1-5, di mana Fernandes yang akan menjadi pengatur serangan dengan memanfaatkan <em>overload </em>pemain di depan. Namun, tentu pola ini sangat rentan terkena serangan balik.</p>



<p>Ketika tertinggal, MU berubah formasi menjadi 4-2-4 di mana Sesko dimasukkan. Strategi ini sempat berhasil karena berhasil membuat MU berbalik unggul. Sayangnya, Amorim tidak segera mengubah formasi menjadi lebih defensif sehingga MU kembali kebobolan.</p>



<p>Perubahan strategi ini memang terlihat berhasil karena MU bisa mencetak gol banyak. Meskipun Sesko masih sering terlihat enggak ngapain-ngapain dan Mount inkonsisten, setidaknya permainan Cunha, Mbuemo, dan Diallo bisa memberikan harapan.</p>



<p>Satu hal lain yang perlu dicatat adalah bagaimana pemain MU tidak terlalu terpatok pada posisinya, sehingga alur serangan terlihat sangat fluid. Dalot tiba-tiba bisa di tengah, Cunha sering turun ke dalam untuk jemput bola, Mount kerap melebar, dan seterusnya.</p>



<p>Di sisi lain, strategi tersebut menimbulkan celah yang cukup lebar di belakang. Selain <a href="https://whathefan.com/olahraga/laki-laki-harus-berani-cari-tantangan-seperti-casemiro-shap/">Casemiro</a> yang harus <em>cover </em>banyak area, jarak antarbek pun cukup lebar dan celah tersebut kerap dimanfaatkan.</p>



<p>Dalam pertandingan kemarin, bisa dilihat ketika situasi bola berhasil direbut ketika sedang <em>build up </em>serangan, pemain MU terlihat kewalahan dalam menjaga pemain lawan sekaligus menutup area agar tidak dieksploitasi. Casemiro bahkan sampai melakukan pelanggaran yang berujung gol.</p>



<p>Memang ada faktor pengalaman, mengingat Yoro dan Heaven bahkan belum berusia 20 tahun. Jika De Ligt dan Maguire telah kembali (dan Martinez telah menemukan kembali performa terbaiknya), strategi ini terlihat sangat menjanjikan.</p>



<p class="has-text-align-center">***</p>



<p>Jika melihat sekarang, memang situasinya terlihat lebih baik. Bertengger di peringkat enam setelah musim lalu finis di peringkat 15 jelas membuat kami merasa senang. Padahal, dalam tujuh pertandingan terakhir, MU hanya bisa menang dua kali. Sungguh keajaiban.</p>



<p>Namun, bukan berarti kondisi tim sudah membaik secara menyeluruh. Masih ada banyak PR yang harus diselesaikan agar tim setan merah ini bisa segera kembali ke jajaran tim top Eropa dan agar Frank Ilett segera memotong rambutnya.</p>



<hr class="wp-block-separator has-alpha-channel-opacity"/>



<p>Lawang, 18 Desember 2025, terinspirasi setelah menonton pertandingan antara MU vs Bournemouth</p>



<p>Foto Featured Image: <a href="https://bola.kompas.com/read/2025/12/16/05065378/hasil-man-united-vs-bournemouth-4-4-drama-delapan-gol-di-old-trafford">Kompas Bola</a></p>



<p>Sumber Artikel:</p>



<ul class="wp-block-list">
<li><a href="https://www.youtube.com/watch?v=kjcAkPuUFO8">Analisis Banyak Gol &amp; Kebobolan Manchester United | Lubang di Sistem 3 Bek Amorim &#8211; Ruang Taktik</a></li>



<li><a href="https://www.youtube.com/watch?v=PbsCamOunrw">Why Man United Just Had Their Best Performance Under Ruben Amorim &#8211; The Adam Clery Football Channel</a></li>



<li><a href="https://www.premierleague.com/en/news/4509691/manchester-united-4-4-bournemouth-post-match-analysis">Chaos at Old Trafford: Attacks reign in 4-4 draw for the ages &#8211; Premier League</a></li>



<li><a href="https://www.11v11.com/teams/manchester-united/tab/opposingTeams/opposition/AFC%20Bournemouth/">Manchester United football club: record v AFC Bournemouth &#8211; 11vs11</a></li>



<li><a href="https://www.si.com/soccer/man-utd-player-ratings-vs-bournemouth-12-15-25">Man Utd Player Ratings vs. Bournemouth: Breathless Goal-Fest Leaves Both Teams Unhappy &#8211; Sports Ilustrated</a></li>
</ul>
<p>The post <a href="https://whathefan.com/olahraga/saya-kira-situasi-membaik-saya-kira-kondisi-yang-sekarang-ini-sudah-cukup/">“Saya Kira Situasi Membaik, Saya Kira Kondisi yang Sekarang Ini Sudah Cukup&#8221;</a> appeared first on <a href="https://whathefan.com">whathefan</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://whathefan.com/olahraga/saya-kira-situasi-membaik-saya-kira-kondisi-yang-sekarang-ini-sudah-cukup/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Sudah Tak Tahu Lagi Apa yang Harus Diubah dari Tim Ini</title>
		<link>https://whathefan.com/olahraga/sudah-tak-tahu-lagi-apa-yang-harus-diubah-dari-tim-ini/</link>
					<comments>https://whathefan.com/olahraga/sudah-tak-tahu-lagi-apa-yang-harus-diubah-dari-tim-ini/?noamp=mobile#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Fanandi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 14 Sep 2025 23:58:37 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Olahraga]]></category>
		<category><![CDATA[Manchester City]]></category>
		<category><![CDATA[Manchester United]]></category>
		<category><![CDATA[Ruben Amorim]]></category>
		<category><![CDATA[sepak bola]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://whathefan.com/?p=8391</guid>

					<description><![CDATA[<p>Hari Senin telah menjadi momok yang mengerikan bagi penggemar Manchester United (MU). Pasalnya, mood kami ditentukan oleh hasil yang diperoleh tim yang bermain di hari Minggu. Seperti yang kita tahu, hasilnya lebih sering kalahnya. Terbaru, MU baru saja dihancurleburkan oleh tim sekota Manchester City dengan skor telak 0-3 pada hari Minggu (14/9) kemarin yang berlangsung [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://whathefan.com/olahraga/sudah-tak-tahu-lagi-apa-yang-harus-diubah-dari-tim-ini/">Sudah Tak Tahu Lagi Apa yang Harus Diubah dari Tim Ini</a> appeared first on <a href="https://whathefan.com">whathefan</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p>Hari Senin telah menjadi momok yang mengerikan bagi penggemar Manchester United (MU). Pasalnya, <em>mood </em>kami ditentukan oleh hasil yang diperoleh tim yang bermain di hari Minggu. Seperti yang kita tahu, hasilnya lebih sering kalahnya.</p>



<p>Terbaru, MU baru saja dihancurleburkan oleh tim sekota Manchester City dengan skor telak 0-3 pada hari Minggu (14/9) kemarin yang berlangsung di Etihad Stadium. <a href="https://whathefan.com/olahraga/haaland-itu-memang-monster/">Erling Haaland</a> mencetak <em>brace</em>, sedangkan satu gol lagi disumbang Phil Foden.</p>



<p>Dengan hasil tersebut, MU kembali mencetak rekor baru, yakni awal musim terburuk di era Premiere League dengan hanya mencatatkan empat poin dari empat pertandingan awal dan hanya bisa bertengger di peringkat 14. </p>



<p>Pertanyaan pun muncul: <strong>apalagi yang harus diubah dari tim ini?</strong></p>


<div class="monsterinsights-inline-popular-posts monsterinsights-inline-popular-posts-beta monsterinsights-popular-posts-styled" ><div class="monsterinsights-inline-popular-posts-image"><img decoding="async" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2021/02/padahal-sudah-berjuang-banner-1-300x169.jpg" srcset=" https://whathefan.com/wp-content/uploads/2021/02/padahal-sudah-berjuang-banner-1-300x169.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2021/02/padahal-sudah-berjuang-banner-1-1024x576.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2021/02/padahal-sudah-berjuang-banner-1-768x432.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2021/02/padahal-sudah-berjuang-banner-1.jpg 1280w " alt="Padahal Sudah Berjuang" /></div><div class="monsterinsights-inline-popular-posts-text"><span class="monsterinsights-inline-popular-posts-label" >Trending</span><div class="monsterinsights-inline-popular-posts-post"><a class="monsterinsights-inline-popular-posts-title"  href="https://whathefan.com/rasa/padahal-sudah-berjuang/">Padahal Sudah Berjuang</a></div></div></div><p></p>


<h2 class="wp-block-heading">Padahal Pelatih dan Pemain Sudah Diganti</h2>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="683" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2025/09/Sudah-Tak-Tahu-Lagi-Apa-yang-Harus-Diubah-dari-Tim-Ini-1-1024x683.jpg" alt="" class="wp-image-8392" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2025/09/Sudah-Tak-Tahu-Lagi-Apa-yang-Harus-Diubah-dari-Tim-Ini-1-1024x683.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2025/09/Sudah-Tak-Tahu-Lagi-Apa-yang-Harus-Diubah-dari-Tim-Ini-1-300x200.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2025/09/Sudah-Tak-Tahu-Lagi-Apa-yang-Harus-Diubah-dari-Tim-Ini-1-768x512.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2025/09/Sudah-Tak-Tahu-Lagi-Apa-yang-Harus-Diubah-dari-Tim-Ini-1.jpg 1080w" sizes="auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption class="wp-element-caption">Benar-Benar Tersungkur (<a href="https://sport.detik.com/sepakbola/liga-inggris/d-8111947/man-city-vs-man-united-brace-haaland-benamkan-setan-merah-3-0">Detik</a>)</figcaption></figure>



<p>Saat <a href="https://whathefan.com/olahraga/menatap-masa-depan-manchester-united-bersama-ruben-amorim/"><strong>Ruben Amorim </strong>masuk menggantikan Erik Ten Hag</a>, banyak optimisme yang muncul dari penggemar, apalagi jika mengingat prestasi menterengnya sewaktu melatih Sporting Lisbon. Sebenarnya ini selalu terjadi setiap ada pelatih baru yang masuk.</p>



<p>Formasi yang digunakan pun berubah drastis, dari 4-2-3-1 menjadi <strong>3-4-2-1</strong> (ada juga yang menganggap<strong> 3-4-3</strong>). MU yang bertahun-tahun menggunakan formasi empat bek pun tentu harus melakukan adaptasi.</p>



<p>Oleh karena itu, ketika masuk di tengah musim dan MU meraih hasil yang sangat buruk di bawah Amorim, penggemar masih bisa memberi toleransi. Berada di peringkat 15 di akhir musim jelas memalukan, tapi Amorim masih baru, sehingga butuh waktu dulu.</p>



<p>Di awal musim 2025/26, optimisme masuk dengan serangkaian hasil positif di pra-musim. Banyak pemain baru didatangkan, mulai dari <strong>Matheus Cunha</strong> (Wolverhampton), <strong>Bryan Mbuemo</strong> (Brentford), <strong>Benjamin Sesko </strong>(RB Leipzig), hingga terbaru kiper <strong>Senne Lammens</strong> (Royal Antwerp).</p>



<p>Sebaliknya, pemain-pemain yang dianggap bermasalah pada dilepas atau dipinjamkan, mulai dari<strong> Marcus Rasford </strong>(<em>loan </em>ke Barcelona), <strong>Antony</strong> (dijual ke Real Betis), <strong>Jadon Sancho</strong> (<em>loan </em>ke<em> </em>Aston Villa), <strong>Alejandro Garnacho </strong>(dijual ke Chelsea), <strong>Rasmus Hojlund</strong> (<em>loan </em>ke Napoli), hingga <strong>Andre Onana</strong> (<em>loan</em> ke Trabzonspor).</p>



<p>Hasilnya? <strong>Ternyata tetap saja kacau</strong>. Saat kalah 0-1 atas Arsenal di laga pembuka, masih banyak pendukung MU yang masih optimis, bahkan mengapresiasi permainan MU yang lebih mengalir daripada musim sebelumnya.</p>



<p>Namun, setelah hasil imbang melawan Fulham (1-1) dan menang susah payah atas tim promosi Burnley (3-2) seolah menyadarkan kami akan realita yang ada. Belum lagi kekalahan memalukan dari tim divisi empat Grimsby di ajang Carabao Cup.</p>



<p>Kekalahan 0-3 dari Manchester City seolah menjadi puncak dari rentetan hasil buruk ini. Pertandingan selanjutnya akan mempertemukan MU dan Chelsea yang masih belum terkalahkan. Penulis sudah pasrah kalau tim ini akan kembali menelan kekalahan. </p>



<h2 class="wp-block-heading">Rekor Buruk Amorim yang Seolah Tak Kunjung Usai</h2>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="683" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2025/09/Sudah-Tak-Tahu-Lagi-Apa-yang-Harus-Diubah-dari-Tim-Ini-2-1024x683.jpg" alt="" class="wp-image-8396" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2025/09/Sudah-Tak-Tahu-Lagi-Apa-yang-Harus-Diubah-dari-Tim-Ini-2-1024x683.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2025/09/Sudah-Tak-Tahu-Lagi-Apa-yang-Harus-Diubah-dari-Tim-Ini-2-300x200.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2025/09/Sudah-Tak-Tahu-Lagi-Apa-yang-Harus-Diubah-dari-Tim-Ini-2-768x512.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2025/09/Sudah-Tak-Tahu-Lagi-Apa-yang-Harus-Diubah-dari-Tim-Ini-2.jpg 1080w" sizes="auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption class="wp-element-caption">Terus Memaksakan Filosofinya (<a href="https://www.telegraph.co.uk/football/2025/08/28/ruben-amorim-doubt-man-utd-future-grimsby-penalty-shoot-out/">The Telegraph</a>)</figcaption></figure>



<p>Amorim tentu menjadi pihak yang paling disorot atas performa buruk tim sepanjang 2025. Tak hanya itu, ia seolah tak pernah kehabisan rekor buruk untuk dipecahkan. Bayangkan, ia menjadi pelatih pasca-Alex Ferguson dengan <em>winrate </em>terendah, yakni <strong>36.17%</strong>.</p>



<p>Dari 47 laga yang sudah dijalani Amorim, hanya <strong>17 yang berujung dengan kemenangan</strong>. Itu pun mayoritas saat menghadapi klub-klub yang secara <em>market value </em>berada di bawah MU. Amorim sudah mengalami 18 kekalahan, sedangkan sisanya berakhir seri.</p>



<p>Jika hanya melihat statistik di Premier League, hasilnya lebih mengenaskan. Dari 31 laga, Amorim hanya berhasil mencatatkan <strong>8 kemenangan atau setara 25% <em>winrate</em></strong>. Sekitar 50% pertandingan MU (16 laga) harus berakhir dengan kekalahan.</p>



<p>Lini depan MU yang sudah mendapat suntikan tiga pemain baru pun patut dipertanyakan. <strong>Baru empat gol yang tercipta dalam empat pertandingan awal di Premier League</strong>, itu pun yang dua disumbang dari gol bunuh diri lawan dari satu penalti. </p>



<p>Satu-satunya gol yang tercipta dari <em>open play </em>adalah gol dari Mbuemo saat berjumpa dengan Burnley. Bayangkan, dari empat pertandingan, baru ada satu gol dari <em>open play</em>. Ini sangat menggambarkan betapa buruknya lini depan MU dalam urusan mencetak gol.</p>



<p>Keputusan Amorim yang tetap memaksakan formasi  3-4-2-1 pun dipertanyakan: mengapa tetap memaksakan formasi tersebut ketika hasilnya buruk terus? Mengharapkan hasil yang sama dengan usaha yang berbeda tentu merupakan hal yang konyol.</p>



<p>Bisa jadi, Amorim memang <strong>tidak memiliki strategi lain selain filosofi sepak bola yang dianutnya tersebut</strong>. Ia bukan tipe pelatih yang fleksibel dalam menerapkan strategi, sehingga terus memaksa MU yang tak pernah bermain dengan formasi tiga bek sebelumnya.</p>



<p>Xabi Alonso menggunakan formasi tiga bek waktu di Bayer Leverkusen, tapi mengubah taktiknya menjadi empat bek sewaktu pindah ke Real Madrid. Arne Slot pun menggunakan formasi yang menyesuaikan dengan daftar pemainnya, dan berhasil juara Premier League.</p>



<p>Walau begitu, seandainya Amorim akhirnya mencoba strategi baru, Penulis tetap pesimis hasilnya akan berubah. Pasti tim jadi butuh waktu lagi buat beradaptasi dan alhasil rentetan hasil buruk pun akan tetap datang. </p>



<p>Ujung-ujungnya, Penulis merasa Amorim akan dipecat dan diganti pelatih baru lagi. Setelah itu, MU akan kembali butuh proses adaptasi lagi, lalu meraih hasil buruk lagi, hingga akhirnya ganti pelatih lagi. Ini sudah berlangsung selama satu dekade terakhir.</p>



<p>Jujur saja, Penulis (dan rasanya mayoritas pendukung MU) sudah tak merasakan emosi apa-apa ketika melihat tim ini kalah. Kami seolah hanya sedang menanti keajaiban agar tim ini bisa berubah menjadi lebih baik lagi, entah kapan. </p>



<p>Boro-boro tsunami trofi yang selalu digaungkan di awal musim, yang ada trofi-trofinya tersapu tsunami karena buruknya permainan MU. Kalau sudah seperti ini, tidak degradasi pun sudah <em>alhamdulillah </em>buat Penulis.</p>



<hr class="wp-block-separator has-alpha-channel-opacity"/>



<p>Lawang, 15 September 2025, terinspirasi setelah menonton kekalahan Manchester United semalam atas Manchester City</p>



<p>Foto Featured Image: <a href="https://www.liputan6.com/bola/read/6159187/cocoklogi-angka-4-untuk-mu-peringkat-ke-14-meraih-4-poin-dan-baru-cetak-4-gol-usai-dibungkam-manchester-city">Liputan6</a></p>
<p>The post <a href="https://whathefan.com/olahraga/sudah-tak-tahu-lagi-apa-yang-harus-diubah-dari-tim-ini/">Sudah Tak Tahu Lagi Apa yang Harus Diubah dari Tim Ini</a> appeared first on <a href="https://whathefan.com">whathefan</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://whathefan.com/olahraga/sudah-tak-tahu-lagi-apa-yang-harus-diubah-dari-tim-ini/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Saya Memutuskan Puasa Nonton MU di Bulan Puasa</title>
		<link>https://whathefan.com/olahraga/saya-memutuskan-puasa-nonton-mu-di-bulan-puasa/</link>
					<comments>https://whathefan.com/olahraga/saya-memutuskan-puasa-nonton-mu-di-bulan-puasa/?noamp=mobile#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Fanandi]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 03 Mar 2025 23:36:46 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Olahraga]]></category>
		<category><![CDATA[Joshua Zirkzee]]></category>
		<category><![CDATA[Manchester United]]></category>
		<category><![CDATA[Premier League]]></category>
		<category><![CDATA[Rasmus Hojlund]]></category>
		<category><![CDATA[Ruben Amorim]]></category>
		<category><![CDATA[sepak bola]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://whathefan.com/?p=8203</guid>

					<description><![CDATA[<p>Tak lagi menjadi korban bully, kini penggemar Manchester United (MU) sudah ditahap dikasihani oleh penggemar tim lain. Tanpa dihujat pun, tim ini memang terlihat sedang dalam kondisi yang sangat memprihatinkan. Terbaru, MU tersingkir dari kompetisi FA Cup setelah kalah adu penalti melawan Fulham. Tentu ini menambah derita tim yang sedang terseok-seok di liga, di mana [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://whathefan.com/olahraga/saya-memutuskan-puasa-nonton-mu-di-bulan-puasa/">Saya Memutuskan Puasa Nonton MU di Bulan Puasa</a> appeared first on <a href="https://whathefan.com">whathefan</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p>Tak lagi menjadi korban <em>bully</em>, kini <a href="https://whathefan.com/olahraga/kunci-bahagia-jangan-jadi-fans-manchester-united/">penggemar Manchester United (MU)</a> sudah ditahap dikasihani oleh penggemar tim lain. Tanpa dihujat pun, tim ini memang terlihat sedang dalam kondisi yang sangat memprihatinkan.</p>



<p>Terbaru, MU tersingkir dari kompetisi FA Cup setelah kalah adu penalti melawan Fulham. Tentu ini menambah derita tim yang sedang terseok-seok di liga, di mana mereka sedang berjuang keras untuk menghindari zona degradasi.</p>



<p>Iya, Pembaca tidak salah baca: <strong><a href="https://whathefan.com/olahraga/musim-baru-pemain-baru-mu-nya-masih-sama/">MU sedang berjuang agar tidak terdegradasi</a></strong>. Saat tulisan ini dibuat, MU masih tertahan di peringkat 14 dengan 33 poin. Memang saat ini masih berjarak 16 poin dari Ipswich Town di peringkat 18, tapi kekhawatiran itu benar-benar ada.</p>


<div class="monsterinsights-inline-popular-posts monsterinsights-inline-popular-posts-beta monsterinsights-popular-posts-styled" ><div class="monsterinsights-inline-popular-posts-image"><img decoding="async" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/04/GOAL_-_Blank_WEB_-_Facebook_-_2024-04-14T223119.913-300x169.jpg" srcset=" https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/04/GOAL_-_Blank_WEB_-_Facebook_-_2024-04-14T223119.913-300x169.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/04/GOAL_-_Blank_WEB_-_Facebook_-_2024-04-14T223119.913-1024x576.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/04/GOAL_-_Blank_WEB_-_Facebook_-_2024-04-14T223119.913-768x432.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/04/GOAL_-_Blank_WEB_-_Facebook_-_2024-04-14T223119.913-1536x864.jpg 1536w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/04/GOAL_-_Blank_WEB_-_Facebook_-_2024-04-14T223119.913-2048x1152.jpg 2048w " alt="Asa Leverkusen untuk Mengejar Status Invincibles Sempurna" /></div><div class="monsterinsights-inline-popular-posts-text"><span class="monsterinsights-inline-popular-posts-label" >Trending</span><div class="monsterinsights-inline-popular-posts-post"><a class="monsterinsights-inline-popular-posts-title"  href="https://whathefan.com/olahraga/asa-leverkusen-untuk-mengejar-status-invincibles-sempurna/">Asa Leverkusen untuk Mengejar Status Invincibles Sempurna</a></div></div></div><p></p>


<h2 class="wp-block-heading">Performa Hancur Lebur, Degradasi Mengintai</h2>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="683" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2025/03/puasa-nonton-mu-1-1024x683.jpg" alt="" class="wp-image-8205" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2025/03/puasa-nonton-mu-1-1024x683.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2025/03/puasa-nonton-mu-1-300x200.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2025/03/puasa-nonton-mu-1-768x512.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2025/03/puasa-nonton-mu-1.jpg 1080w" sizes="auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption class="wp-element-caption">Salah Satu Faktor Utama Kacau Balaunya MU (<a href="https://www.aljazeera.com/sports/2025/1/19/man-utd-suffer-3-1-loss-to-brighton-as-onana-error-compounds-misery">Al-Jazeera</a>)</figcaption></figure>



<p>Di akhir tahun, MU terlihat menjanjikan saat berhasil menang atas rival sekota, Manchester City, dengan skor 2-1. Dari sana muncul optimisme, yang dengan segera dihancurkan oleh para pemain MU sendiri.</p>



<p>Di tiga pertandingan selanjutnya, MU takhluk dari semua lawannya, mulai dari Bournemouth (0-3), Wolverhampton (0-2), hingga Newcastle (0-2). Bisa dilihat, bagaimana MU seolah lupa cara mencetak gol ke gawang lawan.</p>



<p>Sempat berhasil menahan imbang calon juara Premier League musim ini dan menang 3-1 atas Southampton, MU kembali kalah saat berjumpa dengan Brighton &amp; Hove Albion (1-3). Setelah itu MU kembali kalah saat berjumpa dengan Crystal Palace (1-2) dan Tottenham (0-1).</p>



<p>Di sela-sela rentetan kekalahan tersebut, MU hanya berhasil menang saat berjumpa dengan Fulham, bahkan nyaris kalah saat menang melawan Ipswich Town (3-2) dan imbang melawan Everton (2-2). </p>



<p>Statistik menunjukkan bahwa MU tidak pernah bisa meraih kemenangan secara beruntun! Selain itu, paling lama MU <em>unbeaten </em>hanya empat laga. Sebagai perbandingan, Liverpool telah <em>unbeaten </em>tanpa putus hingga 24 laga yang masih berlanjut hingga sekarang!</p>



<p>Dengan telah tersingkirnya MU di FA Cup, maka harapan gelar MU yang tersisa musim ini hanyalah Europe League. Namun, dengan performa yang ditunjukkan belakangan ini, Penulis merasa pesimis tim ini bisa meraih gelar. Tidak degradasi di liga pun sudah syukur.</p>



<h2 class="wp-block-heading">Salah Amorim yang Memaksakan Filosofinya?</h2>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="683" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2025/03/puasa-nonton-mu-2-1024x683.jpg" alt="" class="wp-image-8206" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2025/03/puasa-nonton-mu-2-1024x683.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2025/03/puasa-nonton-mu-2-300x200.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2025/03/puasa-nonton-mu-2-768x512.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2025/03/puasa-nonton-mu-2.jpg 1080w" sizes="auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption class="wp-element-caption">Jadi Pelatih MU Memang Stressful (<a href="https://www.skysports.com/football/news/11667/13281998/manchester-united-ruben-amorim-admits-man-utd-are-in-relegation-fight">Sky Sports</a>)</figcaption></figure>



<p>Dalam 27 laga yang telah dilakoni oleh MU musim ini di liga, mereka baru bisa meraih 9 kemenangan dan harus menelan 12 kekalahan. Iya, jumlah kekalahan MU lebih banyak dari kemenangannya di musim ini, yang menjadi salah satu alasan rendahnya peringkat mereka di klasemen.</p>



<p><a href="https://whathefan.com/olahraga/menatap-masa-depan-manchester-united-bersama-ruben-amorim/">Kedatangan Ruben Amorim</a> yang menggantikan Erik Ten Hag sempat membawa harapan baru, tapi dengan cepat harapan tersebut pudar. Ia bahkan menjadi pelatih dengan raihan poin terendah setelah era Sir Alex Ferguson, di mana 13 pertandingan pertamanya ia hanya berhasil mendapatkan 14 poin.</p>



<p>Sebagai perbandingan, Ole Gunnar Solkjaer di 13 pertandingan pertamanya berhasil meraih 32 poin. Jose Mourinho, yang sebelumnya menjadi yang terburuk, masih bisa meraih 20 poin. Bahkan <a href="https://whathefan.com/olahraga/sepertinya-erik-ten-hag-memang-perlu-keluar-dari-manchester-united/">Erik Ten Hag</a> berhasil mendapatkan 23 poin.</p>



<p>Banyak yang berpendapat kalau Amorim terlalu memaksakan filosofinya ke skuad MU, yang mungkin tidak cocok dengan pemain yang ada sekarang. Ini beda dengan Arne Slot di Liverpool, yang berusaha meramu strategi sesuai kondisi tim pasca-ditinggal Jurgen Klopp.</p>



<p>Amorim memang membawa filosofi 3-4-2-1 yang ia gunakan sejak melatih Sporting Lisbon. Di atas kertas, strategi tersebut memang membawa pendekatan yang menarik. Akan tetapi, mungkin para pemain MU terlalu lama bermain dengan formasi empat bek, sehingga penyesuaiannya pun sangat lama.</p>



<p>Namun, menurut Penulis, kesalahan tidak semata-mata di tangan pelatih. Para pemain MU juga kerap terlihat kurang bersemangat dan kurang motivasi ketika bermain. Apalagi, lini penyerangan <a href="https://whathefan.com/olahraga/apakah-manchester-united-benar-benar-telah-menjadi-klub-terkutuk/">MU benar-benar buruk</a>, terutama jika melihat statistik dari dua strikernya.</p>



<h2 class="wp-block-heading">Lini Penyerangan yang Mandul</h2>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="683" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2025/03/puasa-nonton-mu-3-1024x683.jpg" alt="" class="wp-image-8207" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2025/03/puasa-nonton-mu-3-1024x683.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2025/03/puasa-nonton-mu-3-300x200.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2025/03/puasa-nonton-mu-3-768x512.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2025/03/puasa-nonton-mu-3.jpg 1080w" sizes="auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption class="wp-element-caption">Duo Striker Mandul (<a href="https://www.manchestereveningnews.co.uk/sport/football/football-news/ruben-amorim-plan-rasmus-hojlund-30332045">Manchester Evening News</a>)</figcaption></figure>



<p>Lebih parahnya lagi, MU mengalami defisit gol karena baru mencetak 33 gol dan telah kebobolan 39 kali. Tak hanya pertahanan yang kerap melakukan blunder tak perlu (di mana Andre Onana sering disorot), lini penyerangan pun mandul tak karuan.</p>



<p>MU punya dua striker utama, Rasmus Hojlund dan Joshua Zirkzee. Tahu berapa jumlah gol yang telah mereka cetak musim ini di liga? Zirkzee baru mencetak tiga gol, sedangkan Hojlund bahkan baru dua gol.</p>



<p><em>Top scorer</em> MU justru diraih oleh Bruno Fernandes, yang notabene berposisi sebagai gelandang, dengan enam gol. Amad Diallo sejatinya juga menjadi andalan karena sama-sama mencetak enam gol, tapi sayangnya ia sedang cedera.</p>



<p>Dua pemain tersebut memang jadi motor utama serangan MU, karena juga mencatatkan jumlah <em>assist </em>yang tinggi. Fernandes menyumbang tujuh <em>assist</em>, sedangkan Diallo mencatatkan enam <em>assist</em>. Tidak ada pemain lain yang mendekati statistik mereka berdua.</p>



<p>Tentu ini data yang bisa dibilang cukup memalukan. Ambil contoh Mohamed Salah dari Liverpool. Bayangkan, ia sudah mencetak 25 gol dan 17 <em>assist</em> di musim ini! Tak heran kalau banyak yang menjagokan ia menang Ballon d&#8217;Or musim ini, apalagi jika sampai berhasil membawa Liverpool juara Premier League dan Champions League.</p>



<p>Bahkan Erling Haaland, di mana <a href="https://whathefan.com/olahraga/kok-bisa-ya-ada-klub-enggak-pernah-menang-sampai-7-kali/">klubnya sempat mengalami puasa kemenangan yang cukup panjang</a>, masih berhasil mencetak 20 gol musim ini ditambah 3 <em>assist</em>. Bahkan bek City, Josko Gvardiol, telah mencetak lebih banyak gol dari Hojlund dan Zirkzee dengan lima gol!</p>



<p>Entah mengapa berapa lama kedua striker ini puasa gol. Yang jelas, Penulis juga memutuskan untuk puasa menonton MU selama bulan puasa. Takutnya, Penulis jadi sering marah-marah gara-gara nonton MU yang mainnya enggak karuan seperti sekarang.</p>



<p>Apalagi, setelah ini MU akan berhadapan dengan Arsenal, sehingga Penulis harus bersiap-siap dikirimi <em>chat </em>berisikan &#8220;WKWKWKWKWKWKWK&#8221; dari teman Penulis yang merupakan <em>fans </em>Arsenal.</p>



<hr class="wp-block-separator has-alpha-channel-opacity"/>



<p>Lawang, 4 Maret 2025, terinspirasi setelah memutuskan berhenti berlangganan Vidio untuk sementara waktu</p>



<p>Foto Featured Image: <a href="https://www.goal.com/id/daftar/tragedi-penalti-di-old-trafford-fulham-singkirkan-manchester-united-dari-piala-fa/blt7f3191748ef2ce39">Goal.com</a></p>



<p>Sumber Artikel:</p>



<ul class="wp-block-list">
<li><a href="https://www.tntsports.co.uk/football/premier-league/2024-2025/ruben-amorim-nightmare-start-manchester-united-premier-league-big-six-arsenal-chelsea-liverpool-man-city-tottenham_sto20077696/story.shtml?welcome=eurosport">Unlucky 13: How Ruben Amorim&#8217;s nightmare start at Manchester United compares to &#8216;Big Six&#8217; managers past and present &#8211; TNT Sports</a></li>



<li>&#8216;<a href="https://www.manutd.com/en/matches/first-team/2024-25/premier-league">Manchester United &#8211; Matches</a></li>



<li><a href="https://www.espn.com/soccer/team/stats/_/id/360/manchester-united">Manchester United Scoring Stats &#8211; ESPN</a></li>



<li><a href="https://www.espn.com/soccer/team/stats/_/id/364/liverpool">Liverpool Scoring Stats &#8211; ESPN</a></li>



<li><a href="https://www.espn.com/soccer/team/stats/_/id/382/manchester-city">Manchester City &#8211; ESPN</a></li>
</ul>
<p>The post <a href="https://whathefan.com/olahraga/saya-memutuskan-puasa-nonton-mu-di-bulan-puasa/">Saya Memutuskan Puasa Nonton MU di Bulan Puasa</a> appeared first on <a href="https://whathefan.com">whathefan</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://whathefan.com/olahraga/saya-memutuskan-puasa-nonton-mu-di-bulan-puasa/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Apakah Manchester United Benar-Benar Telah Menjadi Klub Terkutuk?</title>
		<link>https://whathefan.com/olahraga/apakah-manchester-united-benar-benar-telah-menjadi-klub-terkutuk/</link>
					<comments>https://whathefan.com/olahraga/apakah-manchester-united-benar-benar-telah-menjadi-klub-terkutuk/?noamp=mobile#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Fanandi]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 23 Dec 2024 15:38:52 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Olahraga]]></category>
		<category><![CDATA[Manchester United]]></category>
		<category><![CDATA[MU]]></category>
		<category><![CDATA[sepak bola]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://whathefan.com/?p=8171</guid>

					<description><![CDATA[<p>Minggu kemarin benar-benar minggu yang melelahkan bagi penggemar Manchester United (MU). Setelah berhasil mengalahkan Manchester City dengan skor 2-1, MU justru kembali melawak di dua pertandingan selanjutnya. Selain kalah dengan skor 3-4 dari Tottenham Hotspurs (sekaligus mengakhir laju MU di EFL Cup), MU juga baru saja dihabisi 0-3 oleh Bournemouth. Yang lebih menyakitkan, kekalahan telak [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://whathefan.com/olahraga/apakah-manchester-united-benar-benar-telah-menjadi-klub-terkutuk/">Apakah Manchester United Benar-Benar Telah Menjadi Klub Terkutuk?</a> appeared first on <a href="https://whathefan.com">whathefan</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p>Minggu kemarin benar-benar minggu yang melelahkan bagi penggemar Manchester United (MU). Setelah <a href="https://whathefan.com/olahraga/kok-bisa-ya-ada-klub-enggak-pernah-menang-sampai-7-kali/">berhasil mengalahkan Manchester City dengan skor 2-1</a>, MU justru kembali melawak di dua pertandingan selanjutnya.</p>



<p>Selain kalah dengan skor 3-4 dari Tottenham Hotspurs (sekaligus mengakhir laju MU di EFL Cup), MU juga baru saja dihabisi 0-3 oleh Bournemouth. Yang lebih menyakitkan, kekalahan telak ini terjadi di kandang MU, Old Trafford.</p>



<p>Sejak pergantian pelatih dari <a href="https://whathefan.com/olahraga/sepertinya-erik-ten-hag-memang-perlu-keluar-dari-manchester-united/">Erik Ten Hag</a> ke <a href="https://whathefan.com/olahraga/menatap-masa-depan-manchester-united-bersama-ruben-amorim/">Ruben Amorim</a>, banyak optimisme yang muncul di penggemar. Ungkapan &#8220;tsunami trofi&#8221; pun mulai berdatangan lagi. Sayangnya, terbukti kalau MU tetaplah MU yang dulu, mau siapa pun pelatihnya.</p>


<div class="monsterinsights-inline-popular-posts monsterinsights-inline-popular-posts-beta monsterinsights-popular-posts-styled" ><div class="monsterinsights-inline-popular-posts-image"><img decoding="async" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/06/setelah-membaca-bedebah-di-ujung-tanduk-banner-300x169.jpg" srcset=" https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/06/setelah-membaca-bedebah-di-ujung-tanduk-banner-300x169.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/06/setelah-membaca-bedebah-di-ujung-tanduk-banner-1024x576.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/06/setelah-membaca-bedebah-di-ujung-tanduk-banner-768x432.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/06/setelah-membaca-bedebah-di-ujung-tanduk-banner.jpg 1280w " alt="Setelah Membaca Bedebah di Ujung Tanduk" /></div><div class="monsterinsights-inline-popular-posts-text"><span class="monsterinsights-inline-popular-posts-label" >Trending</span><div class="monsterinsights-inline-popular-posts-post"><a class="monsterinsights-inline-popular-posts-title"  href="https://whathefan.com/buku/setelah-membaca-bedebah-di-ujung-tanduk/">Setelah Membaca Bedebah di Ujung Tanduk</a></div></div></div><p></p>


<h2 class="wp-block-heading">Ada Perubahan Pola Permainan, tapi ya Begitulah</h2>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="683" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/12/amad-mu-terkutuk-1024x683.jpg" alt="" class="wp-image-8176" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/12/amad-mu-terkutuk-1024x683.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/12/amad-mu-terkutuk-300x200.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/12/amad-mu-terkutuk-768x512.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/12/amad-mu-terkutuk.jpg 1080w" sizes="auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption class="wp-element-caption">Salah Satu Pemain yang Bersinar di Bawah Amorim (<a href="https://www.eurosport.com/football/europa-league/2024-2025/manchester-united-2-0-paok-amad-diallo-incredible-work-training-paid-off-interim-boss-ruud-van-nistelrooy_sto20052221/story.shtml">Eurosport</a>)</figcaption></figure>



<p>Jika melihat permainan MU di bawah Amorim, sebenarnya asa itu memang ada. Setelah lama melihat permainan MU yang tak berpola, akhirnya Amorim perlahan bisa menerapkan filosofi 3-4-2-1 yang ia terapkan di klub sebelumnya. </p>



<p>Meskipun hasilnya tak selalu positif, setidaknya ada progres dalam permainan MU. Para pemain lebih sering melakukan <em>pressing</em>, berusaha menjaga area dengan baik, melakukan ancaman-ancaman ke gawang lawan, dan lain sebagainya. Permainan MU (akhirnya) bisa dinikmati.</p>



<p>Selain itu, Amorim tak ragu untuk melakukan rotasi pemain, sesuatu yang jarang dilakukan di era Ten Hag. Walau hasilnya kadang mengecewakan (seperti performa Altay Bayindir ketika melawan Tottenham), setidaknya ini menunjukkan keberanian Amorim.</p>



<p>Amorim juga tak segan-segan untuk mencoret pemainnya jika dianggap tidak mampu <em>perform</em>. Marcus Rashford, yang pada era Ten Hag seolah menjadi anak emas, sudah tiga pertandingan beruntun tidak dimasukkan ke dalam <em>line up</em>.</p>



<p>Dari banyak poin plus tersebut, sayangnya hasil yang diperoleh MU sejak ditangani oleh Amorim tidak terlalu baik. Dalam sembilan laga yang telah dijalani di seluruh kompetisi, MU hanya berhasil meraih hasil 4 menang, 1 seri, dan 4 kekalahan.</p>



<p>Di kala lini penyerangan sudah mulai membaik (terutama berkat performa Amad Diallo), lini pertahanan perlu disorot karena sudah kebobolan 17 kali. Entah formasi Amorim yang memang rentan diserang, atau pemain MU saja yang tak bisa melakukan intruksi pelatih.</p>



<p>Tentu hal ini sangat disayangkan, apalagi ketika Manchester City tengah terpuruk dengan hanya meraih satu kemenangan dalam 12 laga terakhirnya (di mana 9 di antaranya berakhir dengan kekalahan). Alhasil, istilah &#8220;Manchester is clown&#8221; pun mulai bermunculan.</p>



<h2 class="wp-block-heading">Apa yang Salah dengan Manchester United?</h2>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="683" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/12/amorim-mu-terkutuk-1024x683.jpg" alt="" class="wp-image-8175" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/12/amorim-mu-terkutuk-1024x683.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/12/amorim-mu-terkutuk-300x200.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/12/amorim-mu-terkutuk-768x512.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/12/amorim-mu-terkutuk.jpg 1080w" sizes="auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption class="wp-element-caption">Entah Apa yang Harus Dilakukan Amorim (<a href="https://www.espn.com/soccer/story/_/id/42485806/manchester-united-ruben-amorim-predictions-team-formation-transfers-projections">ESPN</a>)</figcaption></figure>



<p>Sampai di titik ini, Penulis (dan rasanya mayoritas pendukung lainnya) sudah berada di titik bingung apa yang salah dengan klub ini. Apakah karena julukannya setan merah, sehingga membuat klub ini menjadi terkutuk?</p>



<p>Sejak perginya Sir Alex Ferguson, sudah banyak sekali pelatih yang mencoba menangani MU. Polanya selalu sama, di mana ada fase bulan madu dan fase kehancuran. Entah bagaimana dengan Amorim nanti, tapi sejauh ini tanda-tandanya kurang baik.</p>



<p>Memang, formasi dan gaya permainan MU yang diterapkan oleh Amorim benar-benar berbeda dari pelatih-pelatih sebelumnya, sehingga membutuhkan adaptasi. Namun, rasanya para penggemar sudah terlalu lama &#8220;menderita&#8221; hingga lebih dari satu dekade.</p>



<p>Apalagi, kita bisa melihat kalau Arne Slot bersama Liverpool dan Enzo Maresca bersama Chelsea bisa langsung <em>nyetel</em>. Bahkan di klasemen Liga Inggris saat ini, kedua tim berada di posisi kedua berkat penampilan konsisten mereka.</p>



<p>Penulis memberikan apresiasi kepada Liverpool yang harus diakui berhasil tampil luar biasa. Meskipun tak mendapatkan tambahan banyak pemain, Slot mampu meracik skuadnya menjadi skuad pemenang. Korban terakhir mereka adalah Tottenham, yang dibantai 6-3.</p>



<p>Mengapa mereka bisa langsung <em>nyetel </em>dengan klub barunya? Penulis juga tidak tahu. Secara kualitas skuad, harusnya tidak berbeda jauh. Namun, secara hasil dan peringkat di liga hasilnya benar-benar jauh.</p>



<p>Entah apa yang akan terjadi di masa depan. Tentu Penulis berharap Amorim berhasil menemukan solusi dari permasalahan yang sudah terlalu mengakar di klub ini. Akan tetapi, di sisi lain, rasanya Penulis sudah pesimis dan menganggap kalau klub ini memang sudah terkutuk.</p>



<hr class="wp-block-separator has-alpha-channel-opacity"/>



<p>Foto Featured Image: <a href="https://hellorayo.co.uk/greatest-hits/dorset/news/bournemouth-manchester-united-christmas/">Rayo</a></p>
<p>The post <a href="https://whathefan.com/olahraga/apakah-manchester-united-benar-benar-telah-menjadi-klub-terkutuk/">Apakah Manchester United Benar-Benar Telah Menjadi Klub Terkutuk?</a> appeared first on <a href="https://whathefan.com">whathefan</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://whathefan.com/olahraga/apakah-manchester-united-benar-benar-telah-menjadi-klub-terkutuk/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kok Bisa, ya, Ada Klub Enggak Pernah Menang Sampai 7 Kali</title>
		<link>https://whathefan.com/olahraga/kok-bisa-ya-ada-klub-enggak-pernah-menang-sampai-7-kali/</link>
					<comments>https://whathefan.com/olahraga/kok-bisa-ya-ada-klub-enggak-pernah-menang-sampai-7-kali/?noamp=mobile#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Fanandi]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 02 Dec 2024 16:45:21 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Olahraga]]></category>
		<category><![CDATA[Manchester City]]></category>
		<category><![CDATA[sepak bola]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://whathefan.com/?p=8128</guid>

					<description><![CDATA[<p>Penulis mengawali minggu ini dengan indah. Selain Manchester United (MU) berhasil menang secara meyakinkan dengan skor 4-0 atas Everton, klub tetangga harus mengalami kekalahan 0-2 atas Liverpool. Ini menjadi kekalahan empat kali beruntun bagi Manchester City di Premier League, setelah sebelumnya kalah atas Bournemouth (1-2), Brightin and Hove Albion (1-2), dan Tottenham Hotspurs (0-4). Catatan [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://whathefan.com/olahraga/kok-bisa-ya-ada-klub-enggak-pernah-menang-sampai-7-kali/">Kok Bisa, ya, Ada Klub Enggak Pernah Menang Sampai 7 Kali</a> appeared first on <a href="https://whathefan.com">whathefan</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p>Penulis mengawali minggu ini dengan indah. Selain Manchester United (MU) berhasil menang secara meyakinkan dengan skor 4-0 atas Everton, klub tetangga harus mengalami kekalahan 0-2 atas Liverpool.</p>



<p>Ini menjadi kekalahan empat kali beruntun bagi Manchester City di Premier League, setelah sebelumnya kalah atas Bournemouth (1-2), Brightin and Hove Albion (1-2), dan Tottenham Hotspurs (0-4).</p>



<p>Catatan ini makin diperparah dari hasil pertandingan di kompetisi lain, seperti kekalahan 1-2 atas Spurs di EFL Cup dan 1-4 atas Sporting CP di Liga Champion. Selain itu, mereka juga hanya bisa imbang 3-3 saat berhadapan dengan Feyenoord, walau sempat unggul 3-0. </p>


<div class="monsterinsights-inline-popular-posts monsterinsights-inline-popular-posts-beta monsterinsights-popular-posts-styled" ><div class="monsterinsights-inline-popular-posts-image"><img decoding="async" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/04/setelah-menonton-the-batman-banner-300x169.jpg" srcset=" https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/04/setelah-menonton-the-batman-banner-300x169.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/04/setelah-menonton-the-batman-banner-1024x576.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/04/setelah-menonton-the-batman-banner-768x432.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/04/setelah-menonton-the-batman-banner.jpg 1400w " alt="Setelah Menonton The Batman" /></div><div class="monsterinsights-inline-popular-posts-text"><span class="monsterinsights-inline-popular-posts-label" >Trending</span><div class="monsterinsights-inline-popular-posts-post"><a class="monsterinsights-inline-popular-posts-title"  href="https://whathefan.com/filmserial/setelah-menonton-the-batman/">Setelah Menonton The Batman</a></div></div></div><p></p>


<h2 class="wp-block-heading">&#8220;Rekor&#8221; Impresif Pep dan Manchester City</h2>



<div class="wp-block-cover"><span aria-hidden="true" class="wp-block-cover__background has-background-dim"></span><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="683" class="wp-block-cover__image-background wp-image-8134" alt="" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/12/manchester-city-lose-streak-1-1-2-1024x683.jpg" data-object-fit="cover" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/12/manchester-city-lose-streak-1-1-2-1024x683.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/12/manchester-city-lose-streak-1-1-2-300x200.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/12/manchester-city-lose-streak-1-1-2-768x512.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/12/manchester-city-lose-streak-1-1-2.jpg 1080w" sizes="auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><div class="wp-block-cover__inner-container is-layout-flow wp-block-cover-is-layout-flow">
<p class="has-text-align-center has-large-font-size">Kalah Maning Kalah Maning (<a href="https://www.caughtoffside.com/2024/12/02/steve-nicol-scary-liverpool/">Caught Offside</a>)</p>
</div></div>



<p>Rentetan hasil buruk tersebut membuat City mencatatkan rekor yang impresif, yakni<strong> 6 kali kalah dan 1 kali seri dalam tujuh pertandingan terakhir</strong>. Kemenangan terakhir yang mereka dapatkan adalah ketika berhadapan dengan Southampton dengan skor tipis 1-0.</p>



<p>Menariknya, pertandingan tersebut berlangsung pada tanggal 26 Oktober 2024. Artinya, selama bulan November kemarin City gagal meraih satu kemenangan pun. Tak hanya itu, mereka juga <strong>kebobolan 15 gol </strong>dalam bulan yang sama dan hanya mencetak tujuh gol.</p>



<p>Melansir dari <em>90Min</em>, <strong>pencapaian lima <em>lose streak </em>ini adalah yang pertama bagi Pep Guardiola </strong>sepanjang kariernya. Selama menangani City, <em>lose streak </em>paling panjang yang pernah dialami oleh Pep adalah tiga kali beruntun, yakni pada tahun 2018 dan 2021. </p>



<p>Pep juga pernah menderita tiga kekalahan beruntun ketika masih menangani Bayern Munich pada tahun 2015. Selama menangani Barcelona, rekornya lebih fenomenal lagi, di mana ia tidak pernah kalah beruntun lebih dari dua kali.</p>



<p>Selain itu, melansir dari <em>Goal</em>, <strong>City menjadi klub pemenang Liga Inggris pertama yang menderita lima kekalahan beruntun sejak tahun 1956</strong>. Sebelum City, Chelsea juga pernah mengalami hal yang sama pada bulan Maret 1956.</p>



<p>Rekor menarik lainnya? Ini adalah pertama kalinya<strong> City menderita kekalahan lima kali secara beruntun dalam 18 tahun terakhir</strong>. Erling Haaland juga ikut mencetak rekor, di mana akhirnya <strong>ia mengalami kekalahan ketika berhasil mencetak gol di Premier League</strong>.</p>



<h2 class="wp-block-heading">Mari Kita Bandingkan dengan MU</h2>



<div class="wp-block-cover"><span aria-hidden="true" class="wp-block-cover__background has-background-dim"></span><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="683" class="wp-block-cover__image-background wp-image-8133" alt="" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/12/manchester-city-lose-streak-2-1-1024x683.jpg" data-object-fit="cover" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/12/manchester-city-lose-streak-2-1-1024x683.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/12/manchester-city-lose-streak-2-1-300x200.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/12/manchester-city-lose-streak-2-1-768x512.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/12/manchester-city-lose-streak-2-1.jpg 1080w" sizes="auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><div class="wp-block-cover__inner-container is-layout-flow wp-block-cover-is-layout-flow">
<p class="has-text-align-center has-large-font-size">Lagi Unbeaten nih, Bos (<a href="https://www.seattletimes.com/sports/ruben-amorims-manchester-united-serenaded-by-fans-after-4-0-win-against-everton/?utm_source=RSS&amp;utm_medium=Referral&amp;utm_campaign=RSS_all">The Seattle Times</a>)</p>
</div></div>



<p>Sebagai perbandingan, <strong>MU justru tak terkalahkan <a href="https://whathefan.com/olahraga/kunci-bahagia-jangan-jadi-fans-manchester-united/">sejak Erik Ten Hag dipecat</a></strong>. Dalam empat pertandingan di bawah asuhan Ruud van Nisterlooy, MU mencatatkan tiga kemenangan dan satu kali seri (5-2 vs Leicester City, 1-2 vs Chelsea, 2-0 vs Paok, 3-0 vs Leicester City. </p>



<p><a href="https://whathefan.com/olahraga/menatap-masa-depan-manchester-united-bersama-ruben-amorim/">Di bawah pelatih baru Ruben Amorim</a> pun MU masih belum terkalahkan dengan dua kemenangan dan satu kali hasil imbang (1-1 vs Ipswich Town, 3-2 vs Bodo/Glimt, 4-0 vs Everton). </p>



<p>Kekalahan terakhir MU terjadi saat bertamu ke West Ham akhir Oktober. Artinya, di saat City harus terus menderita kekalahan, MU justru tak terkalahkan. Sebagai penggemar MU, kebahagiannya jadi <em>double</em>.</p>



<p><a href="https://whathefan.com/olahraga/kenapa-fans-manchester-united-banyak-yang-sombong/">Walau <em>fans </em>MU memang terkenal karena kesombongannya ketika berada di atas angin</a>, menurut Penulis ujian sebenarnya MU akan terlihat ketika berhadapan dengan Arsenal beberapa hari lagi. Jika berhasil menang, artinya MU berada di jalur yang benar.</p>



<p>Menariknya, meskipun menderita hasil buruk secara bertubi-tubi, kok r<strong>asanya media sosial sepi-sepi saja seolah tidak ada yang peduli</strong>. Coba bayangkan hal yang sama terjadi pada MU, pasti sudah menjadi gorengan media dan <em>content creator </em>selama berbulan-bulan.</p>



<h2 class="wp-block-heading">Apa yang Terjadi dengan Manchester City?</h2>



<div class="wp-block-cover"><span aria-hidden="true" class="wp-block-cover__background has-background-dim"></span><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="683" class="wp-block-cover__image-background wp-image-8135" alt="" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/12/manchester-city-lose-streak-3-1024x683.jpg" data-object-fit="cover" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/12/manchester-city-lose-streak-3-1024x683.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/12/manchester-city-lose-streak-3-300x200.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/12/manchester-city-lose-streak-3-768x512.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/12/manchester-city-lose-streak-3.jpg 1080w" sizes="auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><div class="wp-block-cover__inner-container is-layout-flow wp-block-cover-is-layout-flow">
<p class="has-text-align-center has-large-font-size">Jadi Penyebab Utama? (<a href="https://www.reuters.com/sports/soccer/man-citys-rodri-suffers-knee-ligament-injury-2024-09-25/">Reuters</a>)</p>
</div></div>



<p>Sebagai klub yang mendominasi Premier League beberapa tahun terakhir, tentu kejatuhan City menimbulkan banyak pertanyaan bagi penggemar sepak bola. Apa yang menyebabkan City seolah lupa dengan caranya menang?</p>



<p>Banyak yang mengatakan kalau <strong>cederanya Rodri menjadi biang keroknya</strong>. Pep tidak memiliki pengganti sepadan yang bisa mengisi posisi tersebut, sehingga strategi yang ia terapkan tak bisa berjalan dengan optimal.</p>



<p>Namun, alasan cedera rasanya terlalu klise. <a href="https://whathefan.com/olahraga/badai-cedera-manchester-united-yang-tak-kunjung-berlalu/">MU pernah mengalami badai cedera yang lebih parah musim kemarin</a>, dengan total kasus cedera lebih dari 60. Namun, MU tak sampai mengalami apa yang dialami City sekarang.</p>



<p>Alasan lain yang lebih masuk akal adalah <strong>kedalaman skuad City yang seolah hilang begitu saja</strong>. Cederanya Rodri menjadi bukti nyata bagaimana tidak ada pemain pelapis yang setidaknya memiliki kualitas mendekatinya.</p>



<p>Lucunya, jika membuka situs resmi City bagian daftar pemain, bagian Forwards hanya memiliki Erling Haaland seorang. Amit-amit seandainya Haaland cedera, siapa yang akan mengisi posisinya? </p>



<p>Tak hanya itu, <strong>pemain-pemain inti City banyak yang sudah berusia di atas kepala tiga</strong>, seperti Ilkay Gundogan (34), Kyle Walker (34), Kevin De Bruyne (33), Ederson (31), Mateo Kovacic (30), John Stones (30), hingga Bernardo Silva (30).</p>



<p>Sebagai perbandingan (lagi), pemain inti MU yang berkepala tiga hanya Bruno Fernandes (30) dan Casemiro (32). MU bahkan tak segan untuk mengorbitkan pemain muda, seperti Alejandro Garnacho (20), Amad Diallo (22), hingga Kobbie Mainoo (19).</p>



<p>Ini seolah menunjukkan bahwa <strong>Pep tidak melakukan regenerasi kepada skuad City</strong>. Masa jaya City sudah mulai habis dan Pep tidak melakukan tindakan antisipasi. Memang sesekali ia memainkan pemain akademi, tapi tak ada yang benar-benar bersinar.</p>



<p>Tentu menarik untuk melihat apakah akhirnya Pep dan City berhasil bangkit dan memutus rentetan hasil buruk yang diderita. Penulis sebagai penggemar MU tentu berharap kalau hasil buruk ini akan terus berlanjut selama mungkin.</p>



<hr class="wp-block-separator has-alpha-channel-opacity"/>



<p>Lawang, 2 Desember 2024, terinspirasi setelah menonton kekalahan Manchester City atas Liverpool</p>



<p>Foto Featured Image: <a href="https://bitterandblue.sbnation.com/2022/7/31/23285231/manchester-citys-loss-to-liverpool-could-be-a-blessing-in-disguise">Bitter and Blue</a></p>



<p>Sumber Artikel:</p>



<ul class="wp-block-list">
<li><a href="https://www.mancity.com/results">Man City Match Results 2024/25 &#8211; Manchester City F.C.</a></li>
</ul>



<p><a href="https://www.manutd.com/en/matches/fixtures-results">Fixtures &amp; Results | Man Utd Men&#8217;s First Team | Manchester United</a></p>



<p><a href="https://www.goal.com/en/lists/man-city-worst-form-18-years-pep-guardiola-suffers-yet-another-defeat-4-0-thrashing-against-tottenham/blt2d6b87ac30cf8e04#:~:text=Guardiola%20made%20unwanted%20history%20on,after%20suffering%20five%20straight%20defeats.">Man City plummet to worst form in 18 years as Pep Guardiola suffers unprecedented fifth straight defeat in 4-0 thrashing against Tottenham | Goal.com</a></p>



<p><a href="https://www.90min.com/pep-guardiola-worst-losing-streaks">Pep Guardiola&#8217;s worst losing streaks</a></p>



<p><a href="https://www.transfermarkt.com/manchester-city/kader/verein/281/saison_id/2024">Manchester City &#8211; Detailed squad 24/25 | Transfermarkt</a></p>



<p><a href="https://www.transfermarkt.com/manchester-united/kader/verein/985">Manchester United &#8211; Detailed squad 24/25 | Transfermarkt</a></p>
<p>The post <a href="https://whathefan.com/olahraga/kok-bisa-ya-ada-klub-enggak-pernah-menang-sampai-7-kali/">Kok Bisa, ya, Ada Klub Enggak Pernah Menang Sampai 7 Kali</a> appeared first on <a href="https://whathefan.com">whathefan</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://whathefan.com/olahraga/kok-bisa-ya-ada-klub-enggak-pernah-menang-sampai-7-kali/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Menatap Masa Depan Manchester United Bersama Ruben Amorim</title>
		<link>https://whathefan.com/olahraga/menatap-masa-depan-manchester-united-bersama-ruben-amorim/</link>
					<comments>https://whathefan.com/olahraga/menatap-masa-depan-manchester-united-bersama-ruben-amorim/?noamp=mobile#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Fanandi]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 25 Nov 2024 15:07:07 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Olahraga]]></category>
		<category><![CDATA[Liga Inggris]]></category>
		<category><![CDATA[Manchester United]]></category>
		<category><![CDATA[Ruben Amorim]]></category>
		<category><![CDATA[sepak bola]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://whathefan.com/?p=8082</guid>

					<description><![CDATA[<p>Setelah jeda internasional, akhirnya para penggemar Manchester United (MU) bisa menyaksikan pertandingan perdana timnya di bawah asuhan pelatih baru, Ruben Amorim. Ia menggantikan Erik Ten Hag yang dipecat beberapa minggu lalu. Hasilnya, sayang sekali tidak terlalu menyenangkan. Bertandang ke Portman Road yang menjadi kandang Ipswich Town, setan merah hanya berhasil meraih imbang 1-1. Bahkan, seandainya [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://whathefan.com/olahraga/menatap-masa-depan-manchester-united-bersama-ruben-amorim/">Menatap Masa Depan Manchester United Bersama Ruben Amorim</a> appeared first on <a href="https://whathefan.com">whathefan</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p>Setelah jeda internasional, akhirnya para penggemar Manchester United (MU) bisa menyaksikan pertandingan perdana timnya di bawah asuhan pelatih baru, Ruben Amorim. Ia menggantikan <a href="https://whathefan.com/olahraga/kunci-bahagia-jangan-jadi-fans-manchester-united/">Erik Ten Hag yang dipecat beberapa minggu lalu</a>.</p>



<p>Hasilnya, sayang sekali tidak terlalu menyenangkan. Bertandang ke Portman Road yang menjadi kandang Ipswich Town, setan merah hanya berhasil meraih imbang 1-1. Bahkan, seandainya Andre Onana tidak tampil super, MU sangat berpeluang untuk kalah.</p>



<p>Penulis paham jika semua butuh proses. Tidak mungkin dalam satu laga Amorim langsung bisa mengubah MU kembali ke masa jayanya, apalagi dengan komposisi pemain yang sama. Oleh karena itu, mari kita menatap masa depam MU bersamanya.</p>


<div class="monsterinsights-inline-popular-posts monsterinsights-inline-popular-posts-beta monsterinsights-popular-posts-styled" ><div class="monsterinsights-inline-popular-posts-image"><img decoding="async" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2023/01/koleksi-board-game-1-banner-300x169.jpg" srcset=" https://whathefan.com/wp-content/uploads/2023/01/koleksi-board-game-1-banner-300x169.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2023/01/koleksi-board-game-1-banner-1024x576.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2023/01/koleksi-board-game-1-banner-768x432.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2023/01/koleksi-board-game-1-banner.jpg 1280w " alt="Koleksi Board Game #1: Monopoly" /></div><div class="monsterinsights-inline-popular-posts-text"><span class="monsterinsights-inline-popular-posts-label" >Trending</span><div class="monsterinsights-inline-popular-posts-post"><a class="monsterinsights-inline-popular-posts-title"  href="https://whathefan.com/permainan/koleksi-board-game-1-monopoly/">Koleksi Board Game #1: Monopoly</a></div></div></div><p></p>


<h2 class="wp-block-heading">Bagaimana Amorim Menerjemahkan Filosofinya ke MU</h2>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="683" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/11/masa-depan-mu-ruben-amorim-1-1-1024x683.jpg" alt="" class="wp-image-8087" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/11/masa-depan-mu-ruben-amorim-1-1-1024x683.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/11/masa-depan-mu-ruben-amorim-1-1-300x200.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/11/masa-depan-mu-ruben-amorim-1-1-768x512.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/11/masa-depan-mu-ruben-amorim-1-1.jpg 1080w" sizes="auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption class="wp-element-caption">MU di Bawah Arahan Amorim (<a href="https://sport.optus.com.au/news/premier-league/os83962/manchester-united-insipid-ipswich-ruben-amorim-frustrated-debut">Optus Sport</a>)</figcaption></figure>



<p>Selama Penulis menjadi penggemar MU, tim ini hampir selalu menggunakan formasi empat bek, dari zaman <a href="https://whathefan.com/olahraga/merindukan-sentuhan-sir-alex/">Sir Alex Ferguson</a> hingga Erik Ten Hag. Nah, Amorim ini beda, karena dia terbiasa menggunakan formasi tiga bek, tepatnya <strong>3-4-2-1</strong>.</p>



<p>Hal ini pun langsung ia terapkan pada pertandingan kemarin, meskipun waktu latihan yang ia lakukan bersama tim bisa terbilang cukup singkat. Selain itu, karena ada banyak pemain bertahan yang cedera, ia sedikit melakukan eksperimen.</p>



<p>Pada line-up, awalnya ia memasang Matthijs de Ligt, Johnny Evans, dan Noussair Mazraoui yang notabene merupakan bek sayap. Di babak kedua, ia bahkan mengganti Evans dengan Luke Shaw yang juga merupakan bek sayap dan baru sembuh dari cederanya.</p>



<p>Menggeser posisi sayap menjadi bek tengah sebenarnya bukan hal baru, apalagi pemain MU seperti Shaw juga pernah melakukannya. Tak jarang bek sayap akhirnya malah jadi bek tengah tetap, seperti yang terjadi pada Benjamin Pavard di Inter Milan.</p>



<p>Selain itu, ada yang menarik di babak kedua, di mana Amorim memasukkan Rasmus Hojlund dan Joshua Zirkzee sekaligus, menggantikan Christian Eriksen dan Marcus Rashford. Waktu melihat ini, Penulis benar-benar bingung dengan strategi sang pelatih.</p>



<p>Jika melihat polanya, Bruno Fernandes tampaknya ditarik agak mundur untuk mengisi posisi yang ditinggalkan Eriksen dan salah satu dari Hojlund atau Zirkzee menempati posisi Bruno di belakang striker bersala Alejandro Garnacho.</p>



<p>Hal menarik lainnya di pertandingan kemarin adalah penempatan Amad Diallo di posisi bek kanan, yang ternyata cukup cocok untuknya. Pada pertandingan kemarin, Diallo berhasil memberikan <em>assist </em>untuk gol yang dicetak oleh Rashford.</p>



<p>Berdasarkan pertandingan kemarin, Penulis menilai kalau Amorim adalah tipikal pelatih yang tidak ragu untuk melakukan banyak eksperimen untuk menyesuaikan para pemainnya dengan sistem yang ia buat. Para pemain tampaknya harus keluar dari zona nyamannya.</p>



<h2 class="wp-block-heading">Jangan Menaruh Terlalu Banyak Ekspetasi kepada Amorim</h2>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="683" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/11/masa-depan-mu-ruben-amorim-2-1024x683.jpg" alt="" class="wp-image-8088" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/11/masa-depan-mu-ruben-amorim-2-1024x683.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/11/masa-depan-mu-ruben-amorim-2-300x200.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/11/masa-depan-mu-ruben-amorim-2-768x512.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/11/masa-depan-mu-ruben-amorim-2.jpg 1080w" sizes="auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption class="wp-element-caption">Wawancara Ruben Amorim (<a href="https://www.google.com/url?sa=i&amp;url=https%3A%2F%2Fwww.youtube.com%2Fwatch%3Fv%3DHqzBJSp1mxY&amp;psig=AOvVaw1mZP8USzRyJ6-xhbAAYugc&amp;ust=1732633401206000&amp;source=images&amp;cd=vfe&amp;opi=89978449&amp;ved=0CAMQjB1qFwoTCNDewcXg94kDFQAAAAAdAAAAABAc">YouTube</a>)</figcaption></figure>



<blockquote class="wp-block-quote is-layout-flow wp-block-quote-is-layout-flow">
<p>“Pertandingan yang sulit. Saya melihat para pemain saya terlalu banyak berpikir. Hal-hal baru, dan mereka memikirkan apa yang harus mereka lakukan. Itu tidak normal pada tahap musim ini, tetapi sejak awal sulit bagi mereka untuk mengatasinya. Ini seri dan itu bukan perasaan yang baik ketika Anda berada di Manchester United.”</p>
</blockquote>



<p>Pernyataan di atas terlontar dari mulut Amorim seusai laga. Menurutnya, pemainnya masih ragu-ragu di lapangan, hal yang sebenarnya masih bisa dimaklumi karena strategi yang dibawa Amorim benar-benar baru dan para pemain butuh waktu untuk beradaptasi.</p>



<p>Amorim juga merupakan tipe pelatih yang memperhatikan <em>ball possesion</em>, dan menurutnya pertandingan kemarin MU kurang memegang kendali. Hal ini memang sangat terlihat, terutama di babak pertama di mana MU justru sering tertekan oleh Ipswich Town.</p>



<p>Dengan demikian, dapat disimpulkan kalau para penggemar mau tidak mau harus bersabar (lagi) sembari terus memantau progres yang diperlihatkan oleh Amorim dan pemainnya di lapangan. </p>



<p>Kita para penggemar juga harusnya melakukan interopeksi diri, jangan terlalu berekspetasi kepada pelatih baru. Entah sudah ada berapa pelatih top yang gagal menangani MU. Tim ini sakit bukan hanya di lapangan, tapi sudah menyebar ke berbagai sektor. </p>



<p>Apalagi, Amorim merupakan pelatih muda. Walau ia berhasil mencatatkan prestasi fenomenal, jangan langsung berharap kalau ia akan menjadi The Next Alex Ferguson. Ia hanya lebih tua beberapa hari dari <a href="https://whathefan.com/olahraga/jangan-menangis-ronaldo-anda-tetap-salah-satu-goat/">Cristiano Ronaldo</a>, jelas ia masih butuh banyak tambahan jam terbang. </p>



<p>Jadi, untuk sekarang lebih baik kita nikmati saja proses berubahnya MU di bawah arahan Amorim. </p>



<hr class="wp-block-separator has-alpha-channel-opacity"/>



<p>Lawang, 25 November 2024, terinspirasi setelah menonton pertandingan perdana Manchester United di bawah asuhan Ruben Amorim</p>



<p>Foto Featured Image: <a href="https://www.france24.com/en/live-news/20241124-man-utd-confused-and-afraid-as-ipswich-hold-amorim-to-debut-draw">France24</a></p>
<p>The post <a href="https://whathefan.com/olahraga/menatap-masa-depan-manchester-united-bersama-ruben-amorim/">Menatap Masa Depan Manchester United Bersama Ruben Amorim</a> appeared first on <a href="https://whathefan.com">whathefan</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://whathefan.com/olahraga/menatap-masa-depan-manchester-united-bersama-ruben-amorim/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kunci Bahagia: Jangan Jadi Fans Manchester United</title>
		<link>https://whathefan.com/olahraga/kunci-bahagia-jangan-jadi-fans-manchester-united/</link>
					<comments>https://whathefan.com/olahraga/kunci-bahagia-jangan-jadi-fans-manchester-united/?noamp=mobile#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Fanandi]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 28 Oct 2024 14:50:24 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Olahraga]]></category>
		<category><![CDATA[Erik ten Hag]]></category>
		<category><![CDATA[Manchester United]]></category>
		<category><![CDATA[MU]]></category>
		<category><![CDATA[Ruud Van NIsterlooy]]></category>
		<category><![CDATA[sepak bola]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://whathefan.com/?p=8023</guid>

					<description><![CDATA[<p>Secara mengejutkan (atau tidak?), hal yang banyak diharapkan oleh banyak penggemar Manchester United (MU) akhirnya terjadi. Erik Ten Hag resmi dipecat sebagai pelatih MU dan untuk sementara tim akan dilatih oleh Ruud Van Nisterlooy. Pemecatan ini terjadi setelah rentetan hasil buruk yang menimpa MU selama awal musim ini. Di Premier League saja, MU telah menderita [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://whathefan.com/olahraga/kunci-bahagia-jangan-jadi-fans-manchester-united/">Kunci Bahagia: Jangan Jadi Fans Manchester United</a> appeared first on <a href="https://whathefan.com">whathefan</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p>Secara mengejutkan (atau tidak?), hal yang banyak diharapkan oleh banyak penggemar Manchester United (MU) akhirnya terjadi. <strong><a href="https://whathefan.com/olahraga/sepertinya-erik-ten-hag-memang-perlu-keluar-dari-manchester-united/">Erik Ten Hag resmi dipecat</a></strong> sebagai pelatih MU dan untuk sementara tim akan dilatih oleh Ruud Van Nisterlooy.</p>



<p>Pemecatan ini terjadi setelah rentetan hasil buruk yang menimpa MU selama awal musim ini. Di Premier League saja, MU telah menderita empat kekalahan dari sembilan laga yang dijalani. Alhasil, saat ini MU berada di posisi 14.</p>



<p>Lantas, apakah dengan pemecatan ini para penggemar MU akan merasa bahagia? Belum tentu. Selama menjadi penggemar MU terutama dalam 10 tahun terakhir, Penulis menyadari kalau <strong>salah satu kunci kebahagiaan ternyata adalah dengan tidak menjadi <em>fans </em>MU</strong>.</p>


<div class="monsterinsights-inline-popular-posts monsterinsights-inline-popular-posts-beta monsterinsights-popular-posts-styled" ><div class="monsterinsights-inline-popular-posts-image"><img decoding="async" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/12/Cover-Whathefan-300x150.jpg" srcset=" https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/12/Cover-Whathefan-300x150.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/12/Cover-Whathefan-768x384.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/12/Cover-Whathefan-1024x512.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/12/Cover-Whathefan-356x178.jpg 356w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/12/Cover-Whathefan.jpg 1280w " alt="Chapter 83 Sepucuk Surat dan Bukti Kejahatan" /></div><div class="monsterinsights-inline-popular-posts-text"><span class="monsterinsights-inline-popular-posts-label" >Trending</span><div class="monsterinsights-inline-popular-posts-post"><a class="monsterinsights-inline-popular-posts-title"  href="https://whathefan.com/leon-dan-kenji-buku-2/chapter-83-sepucuk-surat-dan-bukti-kejahatan/">Chapter 83 Sepucuk Surat dan Bukti Kejahatan</a></div></div></div><p></p>


<h2 class="wp-block-heading">Awal Musim yang Sangat Berat</h2>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="683" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/10/jangan-jadi-pendukung-mu-1-1024x683.jpg" alt="" class="wp-image-8025" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/10/jangan-jadi-pendukung-mu-1-1024x683.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/10/jangan-jadi-pendukung-mu-1-300x200.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/10/jangan-jadi-pendukung-mu-1-768x512.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/10/jangan-jadi-pendukung-mu-1.jpg 1080w" sizes="auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption class="wp-element-caption">Ruud Van Nisterlooy (<a href="https://www.eurosport.com/football/premier-league/2024-2025/ruud-van-nistelrooy-spark-a-fire-manchester-united-coach-rio-ferdinand-move_sto20036908/story.shtml">Eurosport</a>)</figcaption></figure>



<p>Musim lalu, performa MU memang cukup anjlok walaupun di akhir musim berhasil memenangkan FA Cup. Namun, kondisi tersebut dapat dimaklumi jika mengingat <a href="https://whathefan.com/olahraga/badai-cedera-manchester-united-yang-tak-kunjung-berlalu/">ada banyaknya pemain kunci yang cedera</a>.</p>



<p>Kondisi berbeda terjadi pada musim ini, di mana mayoritas pemain kunci berada dalam kondisi yang fit. Apalagi, Ten Hag sudah mendatangkan banyak pemain yang ia inginkan untuk menjalankan strategi yang dimiliki.</p>



<p>Sayangnya, <strong>performa MU justru terus terlihat memalukan</strong>. Selain seolah lupa menang dan hanya menang satu bulan sekali, permainan MU ketika Penulis tonton juga tidak karuan. Jujur, lebih enak melihat permainan timnas Indonesia daripada melihat MU.</p>



<p>Selain performa buruk dan memalukan di liga, MU juga terlihat kewalahan dengan mencatatkan tiga seri dari tiga pertandingan mereka di Europe League. Alhasil, MU pun berada di peringkat 21 karena baru berhasil meraih tiga poin. </p>



<p>Luka ini semakin terasa perih jika melihat bagaimana <strong>Arne Slot bersama Liverpool dan Enzo Maresca bersama Chelsea yang terlihat langsung <em>nyetel </em>dengan tim barunya</strong> musim ini. Persamaan antara ketiganya hanya kepala mereka yang sama-sama botak.</p>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="683" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/10/jangan-jadi-pendukung-mu-2-1024x683.jpg" alt="" class="wp-image-8026" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/10/jangan-jadi-pendukung-mu-2-1024x683.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/10/jangan-jadi-pendukung-mu-2-300x200.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/10/jangan-jadi-pendukung-mu-2-768x512.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/10/jangan-jadi-pendukung-mu-2.jpg 1080w" sizes="auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption class="wp-element-caption">Arne Slot (Kiri) dan Enzo Maresca (<a href="https://www.football.london/chelsea-fc/news/liverpool-boss-arne-slot-given-30207927">Football London</a>)</figcaption></figure>



<p>Arne Slot yang mewarisi skuad milik Klopp berhasil memperlihatkan tim dengan pertahanan yang solid. Hingga sembilan laga, mereka baru kebobolan lima gol, itu pun yang dua baru saja terjadi saat bersua dengan Arsenal. Sebagai perbandingan, <strong>MU sudah kebobolan 11</strong>.</p>



<p>Enzo Maresca pun patut diapresiasi. Melatih Chelsea yang dianggap sesama badut bersama MU musim lalu, musim ini Chelsea menjelma menjadi salah satu penantang gelar juara. Padahal, skuadnya tak jauh berbeda dengan musim lalu.</p>



<p>Tidak hanya masalah di pertahanan, <strong>lini depan MU pun sangat tumpul</strong>. Bayangkan, <a href="https://whathefan.com/olahraga/haaland-itu-memang-monster/">Erling Haaland</a> seorang diri telah mencetak 11 gol. Satu tim MU baru bisa mencetak delapan gol. Buruknya penyelesaian akhir MU bisa dilihat dalam laga melawan West Ham kemarin.</p>



<p>Dengan berbagai faktor tersebut, rasanya sudah wajar jika akhirnya manajemen MU mengambil tindakan tegas dengan memecat Ten Hag. Meskipun berhasil mempersembahkan dua trofi, progres yang diperlihatkan benar-benar jalan di tempat.</p>



<p>Namun, perlu diingat kalau <strong>dipecatnya Ten Hag belum tentu akan menjadi momentum kebangkitan MU</strong>. Masalah tim setan merah ini jauh lebih kompleks, entah dari segi pemain, manajemennya, dan lainnya. Mau pelatihnya Zinedine Zidane sekali pun belum tentu mampu membuat tim bangkit.</p>



<p>Dari sisi pemain, bisa dilihat kalau tak semua memiliki daya juang untuk tim seolah &#8220;yang penting main&#8217;. Dari sisi manajemen, walau ada sedikit harapan ketika INEOS mengambil alih, tetap saja mereka punya banyak PR yang harus diselesaikan.</p>



<p>Oleh karena itu, <strong>rasanya pendukung MU akan sulit untuk bahagia</strong> dalam beberapa tahun ke depan. Bagaimana mau bahagia, kalau setiap mau main pasti ada perasaan khawatir jika kalah. Bagimana mau bahagia, kalau setiap memulai awal pekan sering dihantui oleh kekalahan MU.</p>



<h2 class="wp-block-heading">Kalau Tidak Bikin Bahagia, Kenapa Tetap Jadi Fans MU?</h2>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="683" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/10/jangan-jadi-pendukung-mu-3-1024x683.jpg" alt="" class="wp-image-8027" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/10/jangan-jadi-pendukung-mu-3-1024x683.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/10/jangan-jadi-pendukung-mu-3-300x200.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/10/jangan-jadi-pendukung-mu-3-768x512.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/10/jangan-jadi-pendukung-mu-3.jpg 1080w" sizes="auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption class="wp-element-caption">Donne Maula dan Yura Yunita (<a href="https://celebrity.okezone.com/read/2024/09/05/33/3059142/kocak-instagram-mu-unggah-momen-yura-yunita-dipaksa-pakai-jersey-setan-merah-oleh-donne-maula">Okezone Celebrity</a>)</figcaption></figure>



<p>Setiap Penulis marah-marah karena MU kalah, pasti ada saja yang akan menyarankan untuk berganti tim. Logikanya, untuk apa tetap mendukung sesuatu yang hanya memberikan stres setiap akhir pekannya? Untuk apa mempertahankan sesuatu yang tidak bikin bahagia?</p>



<p><strong>Donne Maula</strong>, suami dari penyanyi <strong>Yura Yunita</strong>, memberikan analogi yang sangat menarik. Ia adalah seorang pendukung MU yang tampaknya cukup <em>hardcore</em>. Buktinya, sama seperti Penulis, <em>mood</em>-nya akan bergantung pada hasil pertandingan MU.</p>



<p>Yura yang sebenarnya tidak paham sepak bola pernah berbagi cerita bagaimana rasanya punya suami penggemar MU. Sebelum mereka menikah, Donne pernah mengingatkan bahwa dirinya adalah penggemar MU dan waktu itu Yura tidak melihat adanya masalah di sana.</p>



<p>Nah, setelah menikah, akhirnya Yura pun paham mengapa suaminya pernah memperingatkannya. Secara polos, Yura pun mengatakan kenapa enggak ganti tim aja yang lebih sering menang daripada kalahnya. Spontan, Donne pun mengeluarkan analogi berikut:</p>



<blockquote class="wp-block-quote is-layout-flow wp-block-quote-is-layout-flow">
<p>&#8220;Kamu mau kalau aku ganti istri? Kamu mau aku ganti agama? Gak bisa ganti-ganti, harus MU terus!&#8221;</p>
</blockquote>



<p>Kurang lebih, &#8220;drama&#8221; keluarga tersebut bisa menggambarkan apa yang dirasakan oleh para pendukung MU. Berbeda dengan kebanyakan penggemar Manchester City yang didominasi <em>fans </em>karbit, penggemar MU biasanya sudah cukup lama menjadi pendukung.</p>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="683" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/10/jangan-jadi-pendukung-mu-4-1024x683.jpg" alt="" class="wp-image-8028" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/10/jangan-jadi-pendukung-mu-4-1024x683.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/10/jangan-jadi-pendukung-mu-4-300x200.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/10/jangan-jadi-pendukung-mu-4-768x512.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/10/jangan-jadi-pendukung-mu-4.jpg 1080w" sizes="auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption class="wp-element-caption">Masa Kejayaan yang Telah Berlalu (<a href="https://www.manutd.com/en/news/detail/gary-neville-and-paul-scholes-disagree-over-ruud-van-nistelrooy-at-man-utd">Manchester United</a>)</figcaption></figure>



<p>Penulis sendiri sudah menjadi pendukung MU sejak tahun 2002 atau sekitar 22 tahun lalu. Pada era tersebut, tentu MU sedang jaya-jayanya di era kepelatihan <a href="https://whathefan.com/olahraga/merindukan-sentuhan-sir-alex/">Sir Alex Ferguson</a>. <strong>Ada banyak hal yang membuat Penulis jatuh cinta kepada MU hingga sekarang</strong>.</p>



<p>Nah, &#8220;cinta&#8221; tersebut diuji setelah kepergian sang pelatih. Sudah lebih dari 10 tahun penggemar MU menjadi bulan-bulanan penggemar tim lain yang tertawa puas melihat kejatuhan MU dengan begitu tragisnya.</p>



<p>Namanya juga sudah &#8220;cinta&#8221;, <strong>tentu harus bisa bertahan ketika dalam situasi yang sulit sekali pun</strong>. Justru, di situlah ujian yang sebenarnya bagi para penggemar. Seperti kata Cut Pat Kai yang melegenda, &#8220;<em>Begitulah cinta, deritanya tiada berakhir.</em>&#8220;</p>



<p>Mungkin jika disuruh memilih antara <strong>&#8220;main jelek tapi dapat trofi&#8221; </strong>atau <strong>&#8220;main bagus tapi enggak dapat trofi seperti Arsenal&#8221;</strong>, Penulis akan lebih memilih opsi yang kedua. Permainan bagus yang konsisten pasti ujungnya akan berakhir dengan indah.</p>



<p>Karena kecintaan itu pulalah yang membuat Penulis dan jutaan penggemar MU di seluruh dunia tetap mendukung MU walau sambil marah-marah. Karena kecintaan itulah yang membuat kami tetap menonton pertandingan MU walau permainannya bikin sakit mata.</p>



<p>Hal seperti ini mungkin akan sulit dipahami oleh pendukung tim yang konsisten di papan atas seperti Real Madrid atau Bayern Munich. Kalau pendukung AC Milan kemungkinan bisa memahaminya. Kalau pendukung Manchester City tidak perlu dipedulikan.</p>



<p>Oleh karena itu, walau salah satu kunci kebahagiaan adalah dengan tidak menjadi pendukung MU, Penulis akan tetap menjadi pendukung MU. Biarlah Penulis mencari kunci kebahagiaan yang lain tanpa perlu mengorbankan loyalitasnya ke MU.</p>



<hr class="wp-block-separator has-alpha-channel-opacity"/>



<p>Lawang, 28 Oktober 2024, terinspirasi setelah pemecatan Erik Ten Hag</p>



<p>Foto Featured Image: <a href="https://www.cnbc.com/2024/10/28/manchester-united-sack-manager-erik-ten-hag-.html">CNBC</a></p>
<p>The post <a href="https://whathefan.com/olahraga/kunci-bahagia-jangan-jadi-fans-manchester-united/">Kunci Bahagia: Jangan Jadi Fans Manchester United</a> appeared first on <a href="https://whathefan.com">whathefan</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://whathefan.com/olahraga/kunci-bahagia-jangan-jadi-fans-manchester-united/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Sepertinya Erik Ten Hag Memang Perlu Keluar dari Manchester United</title>
		<link>https://whathefan.com/olahraga/sepertinya-erik-ten-hag-memang-perlu-keluar-dari-manchester-united/</link>
					<comments>https://whathefan.com/olahraga/sepertinya-erik-ten-hag-memang-perlu-keluar-dari-manchester-united/?noamp=mobile#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Fanandi]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 30 Sep 2024 14:05:52 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Olahraga]]></category>
		<category><![CDATA[Erik ten Hag]]></category>
		<category><![CDATA[Manchester United]]></category>
		<category><![CDATA[MU]]></category>
		<category><![CDATA[pelatih]]></category>
		<category><![CDATA[sepak bola]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://whathefan.com/?p=7942</guid>

					<description><![CDATA[<p>Musim ini telah menjadi musim yang buruk bagi penggemar Manchester United (MU). Bagaimana tidak, dalam enam laga yang telah dijalani di liga, MU hanya berhasil meraih dua kemenangan, satu seri, dan tiga kekalahan. Parahnya lagi, dua dari tiga kekalahan MU terjadi dengan skor yang cukup memalukan, yakni 0-3. Lebih memalukannya lagi, kekalahan atas Liverpool dan [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://whathefan.com/olahraga/sepertinya-erik-ten-hag-memang-perlu-keluar-dari-manchester-united/">Sepertinya Erik Ten Hag Memang Perlu Keluar dari Manchester United</a> appeared first on <a href="https://whathefan.com">whathefan</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p>Musim ini telah menjadi <a href="https://whathefan.com/olahraga/musim-baru-pemain-baru-mu-nya-masih-sama/">musim yang buruk bagi penggemar Manchester United (MU)</a>. Bagaimana tidak, dalam enam laga yang telah dijalani di liga, MU hanya berhasil meraih dua kemenangan, satu seri, dan tiga kekalahan.</p>



<p>Parahnya lagi, dua dari tiga kekalahan MU terjadi dengan skor yang cukup memalukan, yakni 0-3. Lebih memalukannya lagi, kekalahan atas Liverpool dan Tottenham Hotspurs tersebut terjadi di kandang MU, Old Trafford.</p>



<p>Di Europe League pun tidak lebih baik. Pada pertandingan pertama, MU hanya berhasil bermain imbang melawan FC Twente. Mau tidak mau, kursi kepelatihan Erik Ten Hag pun mulai digoyang lagi. Banyak penggemar yang ingin ia keluar dari tim.</p>


<div class="monsterinsights-inline-popular-posts monsterinsights-inline-popular-posts-beta monsterinsights-popular-posts-styled" ><div class="monsterinsights-inline-popular-posts-image"><img decoding="async" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2020/04/setelah-membaca-malam-terakhir-banner-300x150.jpg" srcset=" https://whathefan.com/wp-content/uploads/2020/04/setelah-membaca-malam-terakhir-banner-300x150.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2020/04/setelah-membaca-malam-terakhir-banner-1024x512.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2020/04/setelah-membaca-malam-terakhir-banner-768x384.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2020/04/setelah-membaca-malam-terakhir-banner.jpg 1280w " alt="Setelah Membaca Malam Terakhir" /></div><div class="monsterinsights-inline-popular-posts-text"><span class="monsterinsights-inline-popular-posts-label" >Trending</span><div class="monsterinsights-inline-popular-posts-post"><a class="monsterinsights-inline-popular-posts-title"  href="https://whathefan.com/buku/setelah-membaca-malam-terakhir/">Setelah Membaca Malam Terakhir</a></div></div></div><p></p>


<h2 class="wp-block-heading">Apakah Erik Ten Hag Memang Pelatih yang Buruk?</h2>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="683" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/09/erik-ten-hag-out-1-1024x683.jpg" alt="" class="wp-image-7944" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/09/erik-ten-hag-out-1-1024x683.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/09/erik-ten-hag-out-1-300x200.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/09/erik-ten-hag-out-1-768x512.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/09/erik-ten-hag-out-1.jpg 1080w" sizes="auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption class="wp-element-caption">Padahal Skuad Sudah Cukup Oke (<a href="https://sport.detik.com/sepakbola/liga-inggris/d-7564634/mu-disikat-tottenham-ten-hag-janji-besok-bangkit">DetikSport</a>)</figcaption></figure>



<p>Ketika banyak netizen yang sudah lama menginginkan Ten Hag keluar dari MU, Penulis masih berusaha untuk mendukungnya. Alasannya, mau siapapun pelatihnya, MU sedang berada dalam kondisi yang sulit karena banyak hal.</p>



<p>Apalagi, Ten Hag berhasil mengakhiri paceklik gelar MU yang telah terjadi selama bertahun-tahun. Di musim pertamanya, ia berhasil meraih Carabao Cup, sedangkan di musim keduanya ia berhasil mendapatkan FA Cup setelah mengalahkan Manchester City di final.</p>



<p>Namun, makin ke sini, Penulis makin setuju untuk mendepak Ten Hag. Salah satu alasannya adalah karena <strong>sang pelatih kerap menunjukkan sikap keras kepala dan tidak ingin disalahkan </strong>atas hasil buruk yang didapatkan oleh timnya.</p>



<p>Sebagai seorang pelatih, tentu saja ia menjadi orang yang paling bertanggung jawab atas buruknya performa tim. Akan tetapi, Ten Hag kerap menolak kritik yang dilayangkan kepadanya dan memberikan berbagai bantahan yang sering membuat jengkel.</p>



<p>Selain itu, <strong>permainan MU belakangan ini benar-benar amburadul</strong>. Jujur saja, melihat permainan timnas Indonesia di bawah arahan Shin Tae-yong jauh lebih enak dibandingkan melihat permainan MU. </p>



<p>Contoh dalam laga melawan Spurs kemarin, distribusi MU benar-benar buruk. Pemain MU jelas terlihat kesulitan untuk lepas dari <em>high pressing</em> yang dilakukan oleh pemain Spurs. Tak hanya itu, kemampuan individunya pun terlihat kalah telak.</p>



<p>Ten Hag selalu berkoar-koar ingin menjadikan MU sebagai tim penyerangan transisi terbaik. Masalahnya, <strong><em>finishing </em>dan pola penyerangan MU benar-benar buruk</strong>. Buktinya dalam enam laga, MU hanya berhasil mencetak 5 gol, ketika <a href="https://whathefan.com/olahraga/haaland-itu-memang-monster/">Erling Haaland telah mencetak dua kali lipatnya</a>. </p>



<p>Lini depan MU memang benar-benar terlihat tumpul. Joshua Zirkzee sebagai striker rekrutan terbaru kurang memiliki finishing touch yang akurat. Rasmus Hojlund pun masih belum bisa menemukan performa terbaiknya pascacedera.</p>



<p>Pemain-pemain sayapnya pun terlihat kurang bisa menusuk. Pemain tengah kurang bisa mendistribusikan bola ke depan. Pemain belakang kerap melakukan kesalahan-kesalahan yang tidak perlu. Mungkin hanya Andre Onana yang benar-benar bisa melakukan tugasnya dengan cukup baik.</p>



<p>Terakhir, satu alasan yang membuat Penulis <em>ilfeel </em>terhadap Ten Hag adalah <strong>nepotisme yang ia lakukan</strong>. Mungkin Pembaca juga sudah tahu bagaimana ia kerap merekrut mantan anak buahnya di Ajax Amsterdam. Hasilnya? Lihat saja berapa yang benar-benar berhasil.</p>



<h2 class="wp-block-heading">Lantas, Siapa yang Lebih Layak dari Erik Ten Hag?</h2>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="683" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/09/erik-ten-hag-out-2-1024x683.jpg" alt="" class="wp-image-7945" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/09/erik-ten-hag-out-2-1024x683.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/09/erik-ten-hag-out-2-300x200.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/09/erik-ten-hag-out-2-768x512.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/09/erik-ten-hag-out-2.jpg 1080w" sizes="auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption class="wp-element-caption">Kandidat Pengganti Favorit Penulis (<a href="https://www.goal.com/en-cm/lists/man-utd-legend-ruud-van-nistelrooy-reveals-coaching-ambitions-but-premier-league-return-is-not-his-priority/blta9d514eb9753ff78">Goal</a>)</figcaption></figure>



<p>Penulis sadar kalau pergantian pelatih tidak akan serta-merta akan mengubah MU menjadi lebih baik dalam waktu singkat. <a href="https://whathefan.com/olahraga/merindukan-sentuhan-sir-alex/">Sejak ditinggal Sir Alex Ferguson</a>, sudah banyak pelatih yang mencoba dan hasilnya tak pernah memuaskan.</p>



<p>Namun, melihat progres Ten Hag yang seolah mandek, Penulis merasa penyegaran memang perlu dilakukan. Penulis bahkan sudah kehabisan argumen untuk membela sang pelatih, sehingga akhirnya ikut bergabung dengan kubu yang menginginkan ia untuk cabut.</p>



<p>Momen ini membuat kita teringat pada masa-masa ketika para pendukung MU banyak yang menyuarakan agar <a href="https://whathefan.com/olahraga/haruskah-ole-out-iya-ole-harus-out/">Ole Gunnar Solkjaer dipecat dari tim</a>. Penggemar sudah capek dengan narasi &#8220;percaya dengan proses&#8221; karena ini sudah memasuki tahun ketiganya di MU.</p>



<p>Sebagai perbandingan, kita bisa melihat bagaimana Arne Slot bisa langsung menyatu dengan timnya di musim perdananya. Tak hanya itu, Enzo Maresca juga terlihat langsung <em>nyetel </em>dengan Chelsea yang kerap melawak bersama MU dalam beberapa tahun terakhir.</p>



<p>Jika melihat mereka berdua, tentu narasi &#8220;percaya dengan proses&#8221; menjadi basi. Bisa jadi, bukan progres MU yang memang membutuhkan waktu lama, tapi memang kemampuan Ten Hag hanya sebatas ini. Ia tak akan mampu membawa MU ke masa kejayaannya lagi.</p>



<p>Lantas jika diganti, diganti oleh siapa? Kursi kepelatihan MU memang terlihat menakutkan dengan berbagai tuntutan yang ada. Belum lagi <a href="https://whathefan.com/olahraga/ya-udah-sana-pergi/">masalah-masalah di luar lapangan yang pernah dibocorkan oleh Cristiano Ronaldo beberapa tahun lalu</a>.</p>



<p>Oleh karena itu, menurut Penulis nama yang paling cocok untuk menggantikan Ten Hag adalah <strong>Ruud Van Nisterlooy</strong> yang kini sedang menjadi asisten pelatih di MU. Ada banyak alasan mengapa Penulis menjagokan mantan striker tajam tersebut.</p>



<p>Pertama, <strong>Nisterlooy merupakan salah satu legenda MU</strong>. Ia tentu sudah mengenal tim dengan baik. Walau tak semua, ada beberapa pemain legenda yang berhasil menjadi pelatih di tim yang dulu ia bela, seperti Zinedine Zidane di Real Madrid, Pep Guardiola di Barcelona, atau Mikel Arteta di Arsenal sekarang.</p>



<p>Karier kepelatihannya memang belum cukup panjang untuk di tim senior. Namun, saat melatih PSV Eindhoven pada musim 2022-2023, <strong>ia berhasil mempersembahkan dua trofi, </strong>Johan Cruyff Shield dan KNVB Cup, sebelum memutuskan untuk meninggalkan tim karena suatu alasan.</p>



<p>Meskipun Nisterlooy belum tentu bisa membawa tim menjadi lebih baik, setidaknya akan ada penyegaran di dala m tim jika Ten Hag meninggalkan tim. Para pemain MU pun harusnya lebih hormat kepada Nisterlooy yang berstatus sebagai legenda tim.</p>



<hr class="wp-block-separator has-alpha-channel-opacity"/>



<p>Lawang, 30 September 2024, terinspirasi setelah kesabarannya habis melihat MU yang makin tidak karuan</p>



<p>Foto Featured Image: <a href="EPL: Man Utd vs Tottenham - Ten Hag walking tightrope ahead of must-win clash - Daily Post Nigeria">Daily Post Nigeria</a></p>
<p>The post <a href="https://whathefan.com/olahraga/sepertinya-erik-ten-hag-memang-perlu-keluar-dari-manchester-united/">Sepertinya Erik Ten Hag Memang Perlu Keluar dari Manchester United</a> appeared first on <a href="https://whathefan.com">whathefan</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://whathefan.com/olahraga/sepertinya-erik-ten-hag-memang-perlu-keluar-dari-manchester-united/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Musim Baru, Pemain Baru, MU-nya Masih Sama</title>
		<link>https://whathefan.com/olahraga/musim-baru-pemain-baru-mu-nya-masih-sama/</link>
					<comments>https://whathefan.com/olahraga/musim-baru-pemain-baru-mu-nya-masih-sama/?noamp=mobile#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Fanandi]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 02 Sep 2024 15:28:32 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Olahraga]]></category>
		<category><![CDATA[Manchester United]]></category>
		<category><![CDATA[sepak bola]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://whathefan.com/?p=7755</guid>

					<description><![CDATA[<p>Setiap awal musim, para penggemar Manchester United (MU) di seluruh dunia menaruh harapan yang besar untuk klubnya. Tak sedikit yang menyebutkan kalau musim ini akan terjadi tsunami trofi, yang sayangnya hingga saat ini belum pernah terjadi. Musim ini pun begitu, dan tampaknya hasilnya juga akan sama saja seperti musim-musim sebelumnya. Bagaimana tidak, liga baru berjalan [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://whathefan.com/olahraga/musim-baru-pemain-baru-mu-nya-masih-sama/">Musim Baru, Pemain Baru, MU-nya Masih Sama</a> appeared first on <a href="https://whathefan.com">whathefan</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p>Setiap awal musim, para penggemar <a href="https://whathefan.com/olahraga/daftar-pemain-manchester-united-yang-ingin-saya-jual-musim-depan/">Manchester United (MU)</a> di seluruh dunia menaruh harapan yang besar untuk klubnya. Tak sedikit yang menyebutkan kalau musim ini akan terjadi tsunami trofi, yang sayangnya hingga saat ini belum pernah terjadi.</p>



<p>Musim ini pun begitu, dan tampaknya hasilnya juga akan sama saja seperti musim-musim sebelumnya. Bagaimana tidak, liga baru berjalan tiga pertandingan, MU sudah menelan dua kali kekalahan.</p>



<p>Kekalahan yang terbaru terasa lebih menyakitkan karena didapatkan dari rival abadinya, Liverpool, dengan skor telak 0-3. Padahal di awal musim, MU tampak meyakinkan setelah Sir Jim Ratcliffe dan INEOS melakukan banyak perubahan, termasuk membeli pemain yang tepat.</p>


<div class="monsterinsights-inline-popular-posts monsterinsights-inline-popular-posts-beta monsterinsights-popular-posts-styled" ><div class="monsterinsights-inline-popular-posts-image"><img decoding="async" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2023/07/koleksi-board-game-9-banner-300x169.jpg" srcset=" https://whathefan.com/wp-content/uploads/2023/07/koleksi-board-game-9-banner-300x169.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2023/07/koleksi-board-game-9-banner-1024x576.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2023/07/koleksi-board-game-9-banner-768x432.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2023/07/koleksi-board-game-9-banner.jpg 1280w " alt="Koleksi Board Game #9: Bang! The Dice Game" /></div><div class="monsterinsights-inline-popular-posts-text"><span class="monsterinsights-inline-popular-posts-label" >Trending</span><div class="monsterinsights-inline-popular-posts-post"><a class="monsterinsights-inline-popular-posts-title"  href="https://whathefan.com/permainan/koleksi-board-game-9-bang-the-dice-game/">Koleksi Board Game #9: Bang! The Dice Game</a></div></div></div><p></p>


<h2 class="wp-block-heading">Gebrakan yang Dibuat Sir Ratcliffe di Awal Musim</h2>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="683" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/09/1000044071-1024x683.jpg" alt="" class="wp-image-7757" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/09/1000044071-1024x683.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/09/1000044071-300x200.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/09/1000044071-768x512.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/09/1000044071.jpg 1080w" sizes="auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption class="wp-element-caption">Sir Ratcliffe Pusing Melihat Permainan MU (<a href="https://www.goal.com/en/lists/sir-jim-ratcliffe-told-sack-erik-ten-hag-livid-man-utd-fans-ineos-chairman-viral-reaction-liverpool-thrashing/blte09309d3e90303eb">Goal</a>)</figcaption></figure>



<p>Beberapa tahun terakhir, MU kerap ditertawakan karena sering membeli pemain <em>overpriced</em>. Padahal, pemain yang dimiliki memiliki kualitas yang biasa-biasa saja. Contoh mudahnya adalah Jadon Sancho dan Antony.</p>



<p>Di musim ini, MU tampak telah belajar dari kesalahan tersebut dengan melakukan pembelian pemain yang masuk akal. Tidak hanya itu, pembelian yang dilakukan juga melihat kebutuhan tim, posisi mana yang membutuhkan pemain baru.</p>



<p>Berikut adalah daftar pemain baru MU, tidak termasuk pembelian pemain muda yang tidak masuk ke dalam tim ini:</p>



<ol class="wp-block-list">
<li><strong>Leny Yoro</strong> (LOSC Lille | €62.00m)</li>



<li><strong>Manuel Ugarte</strong> (Paris Saint-Germain | €50.00m)</li>



<li><strong>Matthijs de Ligt</strong> (Bayern Munich | €45.00m)</li>



<li><strong>Joshua Zirkzee</strong> (Bologna FC | €42.50m)</li>



<li><strong>Noussair Mazraoui</strong> (Bayern Munich | €15.00m)</li>
</ol>



<p>MU punya permasalahan besar di lini belakang, yang bisa dilihat dari defisitnya selisih gol mereka di musim kemarin. Oleh karena itu, Penulis mengapresiasi langkah manajemen MU yang baru di bawah Sir Ratcliffe yang mendatangkan dua bek, satu bek kanan, dan satu gelandang bertahan.</p>



<p>Dari sisi kepelatihan, ada beberapa perombakan. Yang paling fenomenal tentu saja mendatangkan mantan striker legendaris MU, Ruud van Nisterlooy, untuk menjadi asisten Erik Ten Hag.</p>



<p>Sir Ratcliffe juga menyebutkan akan memperbaiki fasilitas-fasilitas yang dimiliki oleh MU, termasuk stadion dan markas latihan. Dengan langkah-langkah tersebut, wajar jika <a href="https://whathefan.com/olahraga/kenapa-fans-manchester-united-banyak-yang-sombong/">penggemar MU</a> menjadi banyak berekspetasi ke klub yang belakangan sering menyakiti mereka ini.</p>



<h2 class="wp-block-heading">Ternyata MU Tetap Melawak</h2>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="683" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/09/1000044073-1024x683.jpg" alt="" class="wp-image-7758" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/09/1000044073-1024x683.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/09/1000044073-300x200.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/09/1000044073-768x512.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2024/09/1000044073.jpg 1080w" sizes="auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption class="wp-element-caption">MU Bikin Penggemarnya Garuk-Garuk Kepala (<a href="https://www.independent.co.uk/sport/football/brighton-manchester-united-live-stream-score-result-b2600904.html">The Independent</a>)</figcaption></figure>



<p>Penulis menonton ketiga pertandingan MU di awal musim ini, bahkan rela tetap berlangganan Vidio meskipun biayanya bertambah cukup banyak. Penulis secara pribadi penasaran dengan perubahan seperti apa yang akan terjadi di musim ini.</p>



<p>Ternyata, memang perubahan itu tidak bisa terjadi secara instan. MU bisa dibilang tampil cukup buruk dalam tiga pertandingan pertamanya. Kemenangan pertamanya melawan Fulham tidak terlalu impresif, bahkan gol yang dicetak Zirkzee terjadi menjelang pertandingan berakhir.</p>



<p>Saat melawan Brighton, Penulis sudah <em>feeling </em>hasilnya akan kurang baik karena MU kerap kalah ketika berhadapan dengan tim ini. Benar saja, Brighton berhasil menang 2-1 melalui <a href="https://whathefan.com/olahraga/biasakan-nonton-mu-sampai-habis-lol/">gol di <em>injury time</em></a>.</p>



<p>Penulis benar-benar tak habis pikir dengan gol Joao Pedro yang dicetak pada menit 90+5. Saat proses gol terjadi, benar-benar tidak ada satu pun pemain yang menjaganya sehingga ia bisa menyundul bola dengan mudahnya ke gawang Onana.</p>



<p>Puncaknya tentu saja ketika MU dibabat habis oleh Liverpool di kandang. Dua blunder yang dilakukan oleh Casemiro membuat Liverpool berhasil unggul 2-0 di babak pertama melalui sontekan Luis Diaz. Permainan Casemiro di pertandingan tersebut memang benar-benar parah. </p>



<p>Ten Hag bereaksi cepat dengan menggantinya dengan pemain muda Toby Collyer di babak kedua, tapi tetap saja level permainan MU seolah berada jauh di bawah Liverpool. Bahkan, Mainoo juga melakukan blunder yang akhirnya dimanfaatkan dengan baik oleh Salah.</p>



<p>Jika ditanya apa yang salah dengan MU, jujur Penulis sendiri pun tidak bisa menjawabnya. Jika pertanyaan serupa diajukan ke penggemar Chelsea, mungkin mereka bisa menjawab manajemen di era Todd Boehly benar-benar membuat tim menjadi amburadul.</p>



<p>Nah, MU ini manajemen udah mulai dirombak, staf kepelatihan diganti, pemain bagus didatangkan, stadion dan fasilitas diperbaiki. Kalau semuanya baru, lantas mengapa MU tetap seperti musim-musim sebelumnya yang enggak jelas mainnya?</p>



<p>Memang semua butuh proses, tapi penggemar MU pasti akan mengatakan prosesnya sudah terlalu lama. Memang kita harus <em>move on </em>dari masa-masa keemasan <a href="https://whathefan.com/olahraga/merindukan-sentuhan-sir-alex/">Sir Alex Ferguson</a>, tapi ya ga sebobrok ini juga. MU ini tim bola yang penuh dengan sejarah.</p>



<p>Entah sampai kapan ujian ini akan terus berlangsung bagi penggemar MU. Satu yang pasti, mayoritas penggemar MU itu setia. Meskipun disakiti berkali-kali, kami akan tetap mendukung MU. Tentu, <a href="https://whathefan.com/olahraga/jadi-pendukung-manchester-united-itu-harus-ekstra-sabar/">sesekali sambil <em>misuh</em> karena saking kesalnya</a>.</p>



<hr class="wp-block-separator has-alpha-channel-opacity"/>



<p>Lawang, 2 September 2024, terinspirasi setelah menonton kekalahan MU atas Liverpool</p>



<p>Foto Featured Image: <a href="https://www.independent.co.uk/sport/football/manchester-united-liverpool-live-stream-score-result-2024-b2605026.html">The Independent</a></p>
<p>The post <a href="https://whathefan.com/olahraga/musim-baru-pemain-baru-mu-nya-masih-sama/">Musim Baru, Pemain Baru, MU-nya Masih Sama</a> appeared first on <a href="https://whathefan.com">whathefan</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://whathefan.com/olahraga/musim-baru-pemain-baru-mu-nya-masih-sama/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
