<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>superhero Archives - Whathefan!</title>
	<atom:link href="https://whathefan.com/tag/superhero/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://whathefan.com/tag/superhero/</link>
	<description>Apa yang Terpikir Apa yang Tertuang</description>
	<lastBuildDate>Mon, 26 Jun 2023 02:24:41 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.6.2</generator>

<image>
	<url>https://whathefan.com/wp-content/uploads/2019/01/cropped-Logo-Square-32x32.jpg</url>
	<title>superhero Archives - Whathefan!</title>
	<link>https://whathefan.com/tag/superhero/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>[REVIEW] Setelah Menonton The Flash</title>
		<link>https://whathefan.com/filmserial/review-setelah-menonton-the-flash/</link>
					<comments>https://whathefan.com/filmserial/review-setelah-menonton-the-flash/?noamp=mobile#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Fanandi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 25 Jun 2023 16:36:20 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Film & Serial]]></category>
		<category><![CDATA[DC]]></category>
		<category><![CDATA[film]]></category>
		<category><![CDATA[hiburan]]></category>
		<category><![CDATA[review]]></category>
		<category><![CDATA[superhero]]></category>
		<category><![CDATA[The Flash]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://whathefan.com/?p=6616</guid>

					<description><![CDATA[<p>Meskipun menyukai film-film bergenre superhero, Penulis jarang menonton film-film DC Extended Universe (DCEU) karena bisa dibilang cukup &#8220;berantakan&#8221; jika dibandingkan dengan rival abadinya, Marvel Cinematic Universe (MCU). Namun, Penulis akhirnya memutuskan untuk menonton The Flash karena dua alasan. Pertama, ada Batman versi Michael Keaton yang legendaris. Kedua, karena film ini termasuk film terakhir DCEU sebelum [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://whathefan.com/filmserial/review-setelah-menonton-the-flash/">[REVIEW] Setelah Menonton The Flash</a> appeared first on <a href="https://whathefan.com">Whathefan!</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p>Meskipun menyukai film-film bergenre <em>superhero</em>, Penulis jarang menonton film-film DC Extended Universe (DCEU) karena bisa dibilang cukup &#8220;berantakan&#8221; jika dibandingkan dengan rival abadinya, Marvel Cinematic Universe (MCU).</p>



<p>Namun, Penulis akhirnya memutuskan untuk menonton <strong><em>The Flash</em> </strong>karena dua alasan. Pertama, ada Batman versi Michael Keaton yang legendaris. Kedua, karena film ini termasuk film terakhir DCEU sebelum era James Gunn bersama DC Universe-nya.</p>



<p>Apalagi, film ini juga mengusung tema <em>multiverse </em>yang tampaknya memang sedang menjadi tren di film-film <em>superhero</em>. Sebelumnya sudah ada <em><a href="https://whathefan.com/filmserial/setelah-menonton-spider-man-no-way-home/">Spider-Man: No Way Home</a></em>, <em><a href="https://whathefan.com/filmserial/setelah-menonton-doctor-strange-in-the-multiverse-of-madness/">Doctor Strange in the Multiverse of Madness</a></em>, bahkan <em><a href="https://whathefan.com/filmserial/setelah-menonton-everything-everywhere-all-at-once/">Everything Everywhere All at Once</a></em>.</p>


<div class="monsterinsights-inline-popular-posts monsterinsights-inline-popular-posts-beta monsterinsights-popular-posts-styled" ><div class="monsterinsights-inline-popular-posts-image"><img decoding="async" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/01/Gekkan.Shoujo.Nozaki-kun.full_.1742019-300x221.jpg" srcset=" https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/01/Gekkan.Shoujo.Nozaki-kun.full_.1742019-300x221.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/01/Gekkan.Shoujo.Nozaki-kun.full_.1742019-768x566.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/01/Gekkan.Shoujo.Nozaki-kun.full_.1742019-1024x755.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/01/Gekkan.Shoujo.Nozaki-kun.full_.1742019-346x255.jpg 346w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2018/01/Gekkan.Shoujo.Nozaki-kun.full_.1742019.jpg 1221w " alt="Mencari Inspirasi Karakter Melalui Anime" /></div><div class="monsterinsights-inline-popular-posts-text"><span class="monsterinsights-inline-popular-posts-label" >Trending</span><div class="monsterinsights-inline-popular-posts-post"><a class="monsterinsights-inline-popular-posts-title"  href="https://whathefan.com/animekomik/mencari-inspirasi-karakter-melalui-anime/">Mencari Inspirasi Karakter Melalui Anime</a></div></div></div><p></p>


<h2 class="wp-block-heading">Jalan Cerita The Flash</h2>



<figure class="wp-block-embed is-type-video is-provider-youtube wp-block-embed-youtube wp-embed-aspect-16-9 wp-has-aspect-ratio"><div class="wp-block-embed__wrapper">
<iframe title="The Flash – Official Trailer" width="740" height="416" src="https://www.youtube.com/embed/hebWYacbdvc?feature=oembed" frameborder="0" allow="accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture; web-share" allowfullscreen></iframe>
</div></figure>



<p><strong>Barry Allen</strong> alias <strong>The Flash (Ezra Miller)</strong> menjalani kehidupannya sebagai seorang <em>superhero</em> seperti biasa, sebelum ia menyadari kalau dirinya bisa melakukan perjalanan lintas waktu dan memasukin suatu <em>realm </em>yang disebut <strong>Chronobowl</strong>. </p>



<p>Ia pun memanfaatkan kekuatan barunya tersebut untuk menyelamatkan ibunya yang tewas di masa lalu. Apa yang Barry lakukan sederhana saja, yaitu memasukkan kaleng tomat yang ibunya lupakan sewaktu belanja, agar ayahnya tetap di rumah. </p>



<p>Setelah selesai melakukan hal tersebut, Barry pulang ke masa kini. Tiba-tiba, ia didorong oleh suatu makhluk yang membuatnya terlempar ke <em>universe </em>lain. Di <em>universe </em>tersebut, ibunya hidup, tetapi Barry di <em>universe </em>tersebut (Barry 2) belum mendapatkan kekuatannya.</p>



<p>Khawatir dirinya tidak bisa kembali ke masa kini, Barry pun membawa Barry satunya ke tempat di mana ia mendapatkan kekuatannya. Naas, ia justru kehilangan kekuatannya, dan Barry 2-lah yang memiliki kekuatan The Flash.</p>



<p>Hal ini diperparah dengan kemunculan <strong>General Zod (Michael Shannon)</strong>, dengan misi yang sama dengan film <em>Man of Steel </em>(2013). Masalahnya, ternyata tidak ada Superman di <em>universe </em>tersebut, bahkan tidak ada <em>metahuman </em>satu pun di sana.</p>



<p>Untungnya, ternyata ada Batman di <em>universe </em>tersebut. Kedua Barry pun datang ke rumah Bruce Wayne yang ternyata berbeda versi, yakni versi <strong>Michael Keaton</strong>. Mereka pun menemukan fakta kalau pesawat yang membawa Superman ada di Rusia.</p>



<p>Sesampainya di sana, mereka ternyata tidak menemukan Superman, melainkan seorang perempuan yang diketahui bernama <strong>Kara Zor-El (Sasha Calle)</strong>, sepupu Superman. Namun, karena pernah disiksa manusia, ia tak berniat menyelamatkan mereka dari Zod.</p>



<p>Barry pun memutuskan untuk mengulang peristiwa di mana ia mendapatkan kekuatan The Flash. Setelah percobaan pertama gagal, Kara kembali karena melihat kesadisan Zod. Barry pun mendapatkan mereka kembali, dan mereka berempat pergi menuju tempat Zod.</p>



<p>Pertarungan pun terjadi, di mana Batman dan Kara tewas. Barry 2 pun memutuskan untuk melakukan perjalanan waktu untuk meng-<em>undo </em>peristiwa tersebut. Sayangnya, berapa kali pun diputar, Batman dan Kara tetap tewas.</p>



<p>Pada akhirnya, saat di Chronobowl dan Barry memutuskan untuk kembali ke masa lalu untuk membatalkan aksinya yang menyelamatkan nyawa ibunya, muncul varian masa depan dari Barry 2 yang terus berusaha mencari <em>timeline </em>di mana Batman dan Kara tidak tewas. </p>



<p>Ternyata akibat perbuatan tersebut, banyak <em>universe </em>yang bertabrakan. Di sini, kita bisa melihat banyak <em>cameo </em>yang sayangnya menggunakan CGI, seperti munculnya Superman versi Nicholas Cage dan Christopher Reeves.</p>



<p>Setelah percekcokan, Barry 2 melindungi Barry, yang membuat varian &#8220;Dark Flash&#8221; tersebut hilang. Barry pun kembali ke masa lalu, berpamitan dengan ibunya, lalu mengubah sedikit posisi kaleng tomat agar ayahnya bisa lepas dari tuduhan pembunuhan ibunya.</p>



<p>Barry pun akhirnya kembali ke masa kini dan ayahnya benar-benar bebas dari tuduhan. Namun, saat akan bertemu dengan Bruce Wayne, yang muncul justru Bruce Wayne versi <strong>George Clooney</strong>!</p>



<h2 class="wp-block-heading">Setelah Menonton The Flash</h2>



<figure class="wp-block-embed is-type-video is-provider-youtube wp-block-embed-youtube wp-embed-aspect-16-9 wp-has-aspect-ratio"><div class="wp-block-embed__wrapper">
<iframe title="THE FLASH - FINAL TRAILER" width="740" height="416" src="https://www.youtube.com/embed/jprhe-cWKGs?feature=oembed" frameborder="0" allow="accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture; web-share" allowfullscreen></iframe>
</div></figure>



<p>Film <em>The Flash </em>sebenarnya cukup menyenangkan ditonton. Penulis pribadi menyukai sepertiga film yang terkesan rapi dan runut. Motivasi The Flash ingin mengubah masa lalu terasa humanis dan tidak memaksa, sehingga menimbulkan simpati pada penonton.</p>



<p>Selain itu, banyaknya <em>cameo </em>juga memberikan efek kejut yang menyenangkan. Penulis sendiri paling terkejut sampai mengumpat ketika melihat George Cloone <em>comeback </em>setelah film Batman-nya yang gagal total itu. Sayangnya, konsep <em>time travel</em>-nya berantakan.</p>



<p>Jika melihat apa yang dilakukan<em> </em>Barry di awal, kita menyimpulkan bahwa apa yang diubah di masa lalu akan mengubah apa yang terjadi di masa kini. Bisa dilihat kalau sekaleng tomat bisa begitu mengubah banyak sejarah dan kejadian di masa depan, alias <em>butterfly effect</em>.</p>



<p>Konsep ini berbeda dengan yang diterapkan pada film <em><a href="https://whathefan.com/filmserial/setelah-menonton-avengers-endgame-bagian-1-adegan-favorit/">Avengers: Endgame</a></em>, tetapi sama dengan film <em>Deadpool 2 </em>dan <em>X-Men: Days of the Future Past.</em> Namun, tentu ini menimbulkan paradoks yang sangat kompleks, bahkan sejak awal.</p>



<p>Dengan tidak pernah tewasnya ibu Barry, maka kemungkinan ia tidak akan pernah menjadi The Flash. Jika ia tidak pernah menjadi The Flash, maka perjalanan waktu tersebut tidak akan pernah terjadi. Jika perjalanan waktu tersebut tidak terjadi, ibu Barry akan tetap tewas.</p>



<p>Selain itu, terasa ada cukup banyak inkonsistensi di konsep <em>time travel</em>-nya. Kematian Barry 2 karena variannya cukup aneh, karena jika Barry 2 mati saat itu, maka Barry 2 dari masa depan tidak akan pernah ada, dan tidak akan mendorong Barry keluar dari Chronobowl.</p>



<p>Sebenarnya hal ini cukup disayangkan, mengingat film ini terinspirasi dari komik <em>Flashpoint </em>yang terkenal. Konsep <em>multiverse </em>jadi kurang tepat, karena Barry hanya berusaha mengubah <em>timeline </em>waktunya sendiri, bukan pergi ke <em>universe </em>lain.</p>



<p>Mengingat film ini disebut akan mereset DC, Penulis tidak merasakan hal tersebut. Justru muncul banyak sekali pertanyaan yang tak terjawab dan rasanya tidak akan terjawab. Salah satunya adalah, bagaimana nasib The Flash di DCU-nya James Gunn? Tidak tahu.</p>



<p>Hal lain yang cukup mengganggu Penulis adalah CGI-nya yang lumayan buruk, terutama saat The Flash masuk ke Chronobowl. Meskipun sang sutradara sudah memberikan penjelasan, tetap saja Penulis merasa ganjil, terutama ketika ada adegan CGI dari alm. Christopher Reeves.</p>



<p>Sebelum DCU dimulai dengan film <em>Superman: Legacy</em>, DCEU akan ditutup dengan film <em>Aquaman and the Lost Kingdom</em>. Apakah Penulis akan menontonnya? Tampaknya tidak, mengingat alasan utama Penulis menonton <em>The Flash </em>adalah karena ada Batman-nya.</p>



<figure class="wp-block-jetpack-rating-star" style="text-align:center"><span>★</span><span>★</span><span>★</span><span>★</span><span>★</span><span>★</span></figure>



<hr class="wp-block-separator has-alpha-channel-opacity"/>



<p>Lawang, 25 Juni 2023, terinspirasi setelah menonton <em>The Flash</em></p>



<p>Sumber Featured Image: <a href="https://collider.com/the-flash-movie-release-date-cast-plot/">Collider</a></p>
<p>The post <a href="https://whathefan.com/filmserial/review-setelah-menonton-the-flash/">[REVIEW] Setelah Menonton The Flash</a> appeared first on <a href="https://whathefan.com">Whathefan!</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://whathefan.com/filmserial/review-setelah-menonton-the-flash/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>The Future of Marvel Cinematic Universe</title>
		<link>https://whathefan.com/filmserial/the-future-of-marvel-cinematic-universe/</link>
					<comments>https://whathefan.com/filmserial/the-future-of-marvel-cinematic-universe/?noamp=mobile#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Fanandi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 16 Apr 2023 02:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Film & Serial]]></category>
		<category><![CDATA[film]]></category>
		<category><![CDATA[Marvel]]></category>
		<category><![CDATA[MCU]]></category>
		<category><![CDATA[opini]]></category>
		<category><![CDATA[Phase 5]]></category>
		<category><![CDATA[superhero]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://whathefan.com/?p=6348</guid>

					<description><![CDATA[<p>Phase 4 dari Marvel Cinematic Universe (MCU) resmi berakhir dengan dirilisnya Black Panther: Wakanda Forever, digantikan dengan Phase 5 yang telah diawali dengan film Ant-Man and the Wasp: Quantumania. Pada tulisan The Fall of Marvel Cinematic Universe, Penulis sudah mencurahkan isi hati dan kekecewaannya terhadap Phase 4 dari MCU. Jika dibandingkan dengan Infinity Saga yang [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://whathefan.com/filmserial/the-future-of-marvel-cinematic-universe/">The Future of Marvel Cinematic Universe</a> appeared first on <a href="https://whathefan.com">Whathefan!</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><em>Phase 4 </em>dari Marvel Cinematic Universe (MCU) resmi berakhir dengan dirilisnya <em><a href="https://whathefan.com/filmserial/setelah-menonton-black-panther-wakanda-forever/">Black Panther: Wakanda Forever</a></em>, digantikan dengan <em>Phase 5 </em>yang telah diawali dengan film <em><a href="https://whathefan.com/filmserial/setelah-menonton-ant-man-and-the-wasp-quantumania/">Ant-Man and the Wasp: Quantumania.</a></em></p>



<p>Pada tulisan <em><a href="https://whathefan.com/filmserial/the-fall-of-marvel-cinematic-universe/">The Fall of Marvel Cinematic Universe</a></em>, Penulis sudah mencurahkan isi hati dan kekecewaannya terhadap <em>Phase 4 </em>dari MCU. Jika dibandingkan dengan <em>Infinity Saga </em>yang bisa dianggap solid, <em>Multiverse Saga </em>diawali dengan kurang baik dan cukup berantakan.</p>



<p>Beberapa film yang Penulis beri ekspektasi tinggi, berakhir dengan mengecewakan. Yang paling parah tentu saja <em><a href="https://whathefan.com/filmserial/setelah-menonton-doctor-strange-in-the-multiverse-of-madness/">Doctor Strange in the Multiverse of Madness</a></em>. Sebenarnya salah Penulis sendiri juga yang berharap terlalu tinggi.</p>





<p>Penulis tidak sendirian, karena banyak penggemar Marvel pun yang menyuarakan keresahan yang sama. Marvel pun tampaknya mendengarkan keluhan ini, sehingga memutuskan untuk lebih memprioritaskan kualitas di proyek-proyek selanjutnya.</p>



<p>Lantas, apakah <em>Phase 5 </em>yang sedang berlangsung sudah menunjukkan tanda-tanda perbaikan. Sayangnya, belum. Film Ant-Man ketiga yang rilis di awal 2023 juga cukup mengecewakan, walau berhasil meningkatkan <em>awareness </em>terhadap <em>main villain </em>di saga ini.</p>



<p>Pada tulisan kali ini, Penulis akan membahas sedikit mengenai masa depan MCU. Dengan segudang proyek yang terlihat menjanjikan, mampukah Marvel memperbaiki kekurangan yang terjadi di <em>Phase 4 </em>dan mampu memberikan akhir yang manis di <em>Phase 6 </em>nanti?</p>



<h2 class="wp-block-heading">Menengok Film dan Serial Marvel yang akan Keluar di 2023</h2>



<figure class="wp-block-embed is-type-video is-provider-youtube wp-block-embed-youtube wp-embed-aspect-16-9 wp-has-aspect-ratio"><div class="wp-block-embed__wrapper">
<iframe title="Marvel Studios’ The Marvels | Teaser Trailer" width="740" height="416" src="https://www.youtube.com/embed/iuk77TjvfmE?feature=oembed" frameborder="0" allow="accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture; web-share" allowfullscreen></iframe>
</div></figure>



<p>Di tahun 2023 ini, tahun pertama <em>Phase 5</em>, Marvel akan merilis tiga film dan dua serial. Satu film telah rilis, tinggal dua lagi, yaitu <em>Guardians of the Galaxy Vol. 3 </em>dan <em>The Marvels</em>. Untuk serialnya sendiri, akan ada <em>Secret Invasion </em>dan <em>Loki Season 2</em>.</p>



<p>Apakah Penulis masih bersemangat menonton film dan serial Marvel tersebut? Tergantung judulnya. <em><a href="https://whathefan.com/filmserial/setelah-menonton-loki-bagian-1/">Loki Season 2 </a></em>adalah yang paling Penulis nantikan, mengingat ia telah muncul di adegan <em>post credit </em>film <em>Ant-Man and the Wasp: Quantumania</em>.</p>



<p><em>GotG Vol. 3 </em>jelas menarik karena selama ini sang sutradara James Gunn belum pernah membuat film yang buruk. Apalagi, ini adalah kado perpisahannya karena ia bergabung dengan DC.</p>



<p>Sisanya, <em>The Marvels </em>dan <em>Secret Invasion </em>yang baru-baru ini merilis trailer terbarunya, bisa dianggap biasa saja. Penulis tidak terlalu berekspektasi tinggi kepada kedua proyek tersebut, cukup di dua judul sebelumnya.</p>



<p>Lantas, bagaimana dengan proyek-proyek Marvel lainnya yang akan tayang di tahun-tahun berikutnya? Untuk saat ini Penulis belum berharap apa-apa, mengingat informasi yang diberikan pun belum banyak. </p>



<h2 class="wp-block-heading">Daftar Proyek Film dan Serial Marvel di Phase 5 dan 6</h2>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="683" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2023/04/the-future-of-marvel-cinematic-universe-1-1024x683.jpg" alt="" class="wp-image-6450" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2023/04/the-future-of-marvel-cinematic-universe-1-1024x683.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2023/04/the-future-of-marvel-cinematic-universe-1-300x200.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2023/04/the-future-of-marvel-cinematic-universe-1-768x512.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2023/04/the-future-of-marvel-cinematic-universe-1.jpg 1080w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption class="wp-element-caption">Film Marvel di Phase 6 yang Paling Diantisipasi (<a href="https://people.com/movies/avengers-the-kang-dynasty-everything-to-know/">People</a>)</figcaption></figure>



<p>Sampai artikel ini ditulis, sudah ada cukup banyak judul yang telah diagendakan oleh Marvel. Masing-masing sudah memiliki perkiraan waktu rilis, meskipun ini masih sangat mungkin untuk berubah. </p>



<p>Berikut adalah daftar proyek film dan serial Marvel yang akan datang, termasuk yang sudah disebutkan di atas:</p>



<ul class="wp-block-list">
<li><strong>Phase 5 (2023 &#8211; 2024) </strong>
<ul class="wp-block-list">
<li><strong>Film </strong>
<ul class="wp-block-list">
<li><em><strong>Ant-Man and the Wasp: Quantumania</strong></em> &#8211; 17 Februari 2023</li>



<li><strong><em>Guardians of the Galaxy Vol. 3 </em></strong>&#8211; 5 Mei 2023</li>



<li><strong><em>The Marvels</em></strong> &#8211; 10 November 2023</li>



<li><strong><em>Captain America: New World Order</em></strong> &#8211; 3 Mei 2024</li>



<li><strong><em>Thunderbolts </em></strong>&#8211; 26 Juli 2024</li>



<li><strong><em>Blade </em></strong>&#8211; 6 September 2024</li>
</ul>
</li>
</ul>



<ul class="wp-block-list">
<li><strong>Serial</strong>
<ul class="wp-block-list">
<li><strong><em>Secret Invasion</em></strong> &#8211; 21 Juni 2023</li>



<li><strong><em>Loki Season 2</em></strong> &#8211; Pertengahan 2023</li>



<li><strong><em>What If&#8230;? Season 2 </em></strong>&#8211; TBA</li>



<li><strong><em>Ironheart</em></strong> &#8211; TBA</li>



<li><strong><em>Echo </em></strong>&#8211; TBA</li>



<li><strong><em>Agatha: Coven of Chaos</em></strong> &#8211; TBA</li>



<li><strong><em>Daredevil: Born Again </em></strong>&#8211; TBA</li>
</ul>
</li>
</ul>
</li>



<li><strong>Phase 6 (2024 &#8211; 2026)</strong>
<ul class="wp-block-list">
<li><strong>Film</strong>
<ul class="wp-block-list">
<li><strong><em>Deadpool 3 </em></strong>&#8211; 8 November 2024</li>



<li><strong><em>Fantastic 4 </em></strong>&#8211; 14 Februari 2025</li>



<li><strong><em>Avengers: The Kang Dynasty</em></strong> &#8211; 2 Mei 2025</li>



<li><strong><em>Avengers: Secret Wars</em></strong> &#8211; 1 Mei 2026</li>
</ul>
</li>



<li><strong>Serial</strong>
<ul class="wp-block-list">
<li><strong>Serial Wakanda</strong> (belum ada judul) &#8211; TBA</li>



<li><strong><em>Spider-Man: Freshman Year </em></strong>&#8211; TBA</li>



<li><strong><em>Spider-Man: Sophomore Year </em></strong>&#8211; TBA</li>



<li><strong><em>Marvel Zombies </em></strong>&#8211; TBA</li>



<li><strong><em>Wonder Man</em></strong> &#8211; TBA</li>



<li><strong>Serial Nova</strong> (belum ada judul) &#8211; TBA</li>



<li><em><strong>What If&#8230;? Season 3 </strong></em>&#8211; TBA</li>



<li><strong><em>Vision Quest</em></strong> &#8211; TBA</li>
</ul>
</li>
</ul>
</li>
</ul>



<p>Percayalah, daftar judul-judul di atas masih belum semua. Setahu Penulis, setidaknya masih ada <em><strong>X-Men &#8217;97</strong> </em>dan <em><strong>Armor Wars</strong></em>. Selain itu, Penulis yakin masih ada banyak judul yang belum terungkap, seperti <a href="https://whathefan.com/filmserial/setelah-menonton-spider-man-far-from-home/">lanjutan petulangan Spider-Man versi Tom Holland</a>.</p>



<p>Dari banyaknya judul di atas, mana yang paling Penulis antisipasi? Tentu saja dua film Avengers. Penulis tidak berharap akan sebagai <em><a href="https://whathefan.com/filmserial/setelah-menonton-avengers-infinity-wars/">Avengers: Infinity Wars</a> </em>dan <em><a href="https://whathefan.com/filmserial/setelah-menonton-avengers-endgame-bagian-1-adegan-favorit/">Avengers: Endgame</a></em> tapi setidaknya bisa mendekati level tersebut.</p>



<p>Nah, sebelum menuju ke kedua film tersebut, tentu Marvel harus melakukan <em>setup </em>terlebih dahulu di film dan serial sebelumnya. Apakah Marvel mampu membangun fondasi yang kuat untuk menunjang kedua film Avengers tersebut? Penulis tidak berharap banyak.</p>



<h2 class="wp-block-heading">Kang the Conqueror</h2>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="546" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2023/04/the-future-of-marvel-cinematic-universe-2-1024x546.jpg" alt="" class="wp-image-6451" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2023/04/the-future-of-marvel-cinematic-universe-2-1024x546.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2023/04/the-future-of-marvel-cinematic-universe-2-300x160.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2023/04/the-future-of-marvel-cinematic-universe-2-768x410.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2023/04/the-future-of-marvel-cinematic-universe-2.jpg 1170w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption class="wp-element-caption">Dari Kiri: Scarlet Centurion, Immortus, Rama Tut (<a href="https://twitter.com/CanWeGetToast/status/1629256793263071240">Twitter</a>)</figcaption></figure>



<p>Sejak awal <em>Multiverse Saga</em>, nama Kang the Conqueror yang diperankan oleh Jonathan Majors telah digaungkan. Diawali dari variannya di <a href="https://whathefan.com/filmserial/setelah-menonton-loki-bagian-2/">serial <em>Loki</em></a> yang bernama He Who Remains, kita melihat sosoknya di <em>Ant-Man 3 </em>yang sayangnya cukup mengecewakan.</p>



<p>Memang, di akhir film kita bisa melihat banyak sekali varian Kang yang tampaknya jauh lebih berbahaya, terutama <em>the big three</em>: <strong>Immortus</strong>, <strong>Rama Tut</strong>, dan <strong>Scarlet Centurion</strong>. Thanos yang seorang diri saja sudah se-<em>badass </em>itu, ini malah keroyokan.</p>



<p>Di komik, karakter Kang memang menjadi salah satu <em>villain </em>klasik yang sering muncul dan berhadapan dengan para Avengers. Pemilihannya sebagai <em>main villain </em>di saga ini bagi Penulis sudah cukup tepat, karena ia memang pengelana <em>multiverse</em>.</p>



<p>Menariknya, tidak semua varian jahat. Ada satu nama yang menarik perhatian Penulis, yakni <strong>Iron Lad</strong>. <em>Feeling </em>Penulis, ia akan membantu para Avengers mengalahkan para Kang jahat yang berambisi menakhlukkan <em>multiverse.</em></p>



<p>Jadi, meskipun awal kemunculannya cukup mengecewakan, Penulis masih menyimpan asa kalau varian-variannya akan mampu menebar teror seperti yang Thanos lakukan di <em>Infinity Saga</em>. Apalagi, akting Majors sudah terlihat menjanjikan.</p>



<p>Pertanyaan menarik lainnya adalah siapa yang akan memimpin Avengers baru melawan Kang? Ada banyak kandidat, seperti <a href="https://whathefan.com/filmserial/setelah-menonton-captain-marvel/">Captain Marvel</a>, Captain America versi Sam Wilson, bahkan <a href="https://whathefan.com/filmserial/setelah-menonton-spider-man-no-way-home/">Spider-Man</a>. </p>



<p>Bahkan, bukan tidak mngkin karakter baru seperti Mr. Fantastic a.k.a. Reed Richards dari film <em>Fantastic 4 </em>(yang akan tayang terlebih dahulu sebelum film Avengers) akan menjadi pemimpinnya. Selain itu, Penulis belum ada bayangan lagi.</p>



<h2 class="wp-block-heading">Penutup</h2>



<p>Menurut rumor yang beredar, setelah <em>Multiverse Saga </em>akan datang <em>Mutant Saga</em>. Dari namanya, jelas kita akan langsung menyambungkannya dengan X-Men, yang sampai saat ini belum terlihat sama sekali.</p>



<p>Memang, <a href="https://whathefan.com/filmserial/setelah-menonton-ms-marvel/">Ms. Marvel</a> sudah memberi indikasi kalau dirinya adalah mutan, dan Hugh Jackman selaku pemeran Wolverine telah memastikan akan <em>comeback </em>di film <em>Deadpool 3</em>. Namun, tampaknya masih butuh bertahun-tahun lagi kita bisa melihat X-Men di MCU.</p>



<p>Bagi Penulis, <em>Phase 4 </em>adalah fase di mana Marvel melakukan berbagai macam eksperimen untuk menentukan arah mereka di masa depan. Maka dari itu, banyak proyek mereka di fase tersebut yang terlihat keluar dari pakem dan mencoba banyak hal baru.</p>



<p>Tentu itu adalah hal yang positif agar kita bisa menyaksikan tayangan berkualitas di fase-fase selanjutnya. Semoga saja Marvel belajar dari kesalahan-kesalahan yang telah dibuat di <em>Phase 4</em>, agar kita bisa menikmati <em>Phase 5</em>, <em>Phase 6 </em>dan saga selanjutnya dengan lebih baik lagi.</p>



<hr class="wp-block-separator has-css-opacity"/>



<p>Lawang, 29 Januari 2023, terinspirasi setelah MCU mengakhir <em>Phase 4</em> dan akan segera masuk ke <em>Phase 5</em></p>
<p>The post <a href="https://whathefan.com/filmserial/the-future-of-marvel-cinematic-universe/">The Future of Marvel Cinematic Universe</a> appeared first on <a href="https://whathefan.com">Whathefan!</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://whathefan.com/filmserial/the-future-of-marvel-cinematic-universe/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Setelah Menonton Ant-Man and the Wasp: Quantumania</title>
		<link>https://whathefan.com/filmserial/setelah-menonton-ant-man-and-the-wasp-quantumania/</link>
					<comments>https://whathefan.com/filmserial/setelah-menonton-ant-man-and-the-wasp-quantumania/?noamp=mobile#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Fanandi]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 27 Feb 2023 16:00:04 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Film & Serial]]></category>
		<category><![CDATA[Ant-Man]]></category>
		<category><![CDATA[film]]></category>
		<category><![CDATA[hiburan]]></category>
		<category><![CDATA[Kang the Conqueror]]></category>
		<category><![CDATA[Loki]]></category>
		<category><![CDATA[Marvel]]></category>
		<category><![CDATA[MCU]]></category>
		<category><![CDATA[superhero]]></category>
		<category><![CDATA[ulasan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://whathefan.com/?p=6362</guid>

					<description><![CDATA[<p>Marvel Cinematic Universe (MCU) Phase 5 resmi dimulai dengan tayangnya film Ant-Man and the Wasp: Quantumania. Di Indonesia, seperti biasa film ini tayang dua hari lebih cepat dibandingkan waktu perilisan global, yakni pada hari 15 Februari 2023. Yang spesial pada kali ini adalah Penulis menontonnya di Central Park, Jakarta. Kebetulan, Penulis mendarat di Jakarta pada [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://whathefan.com/filmserial/setelah-menonton-ant-man-and-the-wasp-quantumania/">Setelah Menonton Ant-Man and the Wasp: Quantumania</a> appeared first on <a href="https://whathefan.com">Whathefan!</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p>Marvel Cinematic Universe (MCU) Phase 5 resmi dimulai dengan tayangnya film <em><strong>Ant-Man and the Wasp: Quantumania</strong></em>. Di Indonesia, seperti biasa film ini tayang dua hari lebih cepat dibandingkan waktu perilisan global, yakni pada hari 15 Februari 2023.</p>



<p>Yang spesial pada kali ini adalah Penulis menontonnya di Central Park, Jakarta. Kebetulan, Penulis mendarat di Jakarta pada paginya dan memang ada janji dengan teman-teman kantornya yang baru kali ini bertemu (kebetulan ini adalah pertemuan kali pertama).</p>



<p>Sebelum menonton film ini, Penulis sudah menurunkan ekspektasinya karena di situs <em>Rotten Tomatoes</em> film ini hanya mendapatkan skor 55% (terakhir bahkan sudah menyentuh angka 47%, menyamai &#8220;rekor&#8221; <em><a href="https://whathefan.com/filmserial/setelah-menonton-eternals-bagian-1/">Eternals</a></em>). </p>





<p>Banyak yang menganggap kalau film ketiga Ant-Man ini akan menjadi film Ant-Man tergelap jika dibandingkan dengan dua film sebelumnya. Penulis pun sudah mengharapkan ada kematian tokoh penting, atau setidaknya terjebak di <em>quantum realm</em>. </p>



<p>Lantas, apakah film ini kembali mengecewakan seperti beberapa film Marvel sebelumnya? Atau setidaknya berada di level medioker yang masih oke untuk ditonton? Atau justru masuk ke level mantap seperti <em><a href="https://whathefan.com/filmserial/setelah-menonton-shang-chi-and-the-legend-of-the-ten-rings/">Shang-Chi</a> </em>dan <em><a href="https://whathefan.com/filmserial/setelah-menonton-spider-man-no-way-home/">No Way Home</a></em>?</p>



<h2 class="wp-block-heading">Jalan Cerita Ant-Man and the Wasp: Quantumania</h2>



<figure class="wp-block-embed is-type-video is-provider-youtube wp-block-embed-youtube wp-embed-aspect-16-9 wp-has-aspect-ratio"><div class="wp-block-embed__wrapper">
<iframe loading="lazy" title="Marvel Studios’ Ant-Man and The Wasp: Quantumania | Official Trailer" width="740" height="416" src="https://www.youtube.com/embed/ZlNFpri-Y40?feature=oembed" frameborder="0" allow="accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture; web-share" allowfullscreen></iframe>
</div></figure>



<p>Penulis datang terlambat ketika menonton film ini, sehingga langsung menonton adegan ketika <strong>Scott Lang</strong> (Paul Rudd) mempromosikan buku buatannya. Lantas, ia mendapatkan kabar kalau anaknya <strong>Cassie</strong> (Kathryn Newton) tertangkap oleh polisi karena suatu masalah.</p>



<p>Singkat cerita, Cassie bersama ayahnya, <strong>Hope</strong> (Evangeline Lily), <strong>Hank Pym</strong> (Michael Douglas), dan <strong>Janet van Dyne</strong> (Michelle Pfeiffer) sedang mencoba suatu alat yang memetakan dunia kuantum. Namun, alat tersebut justru menyedot mereka semua.</p>



<p>Scott dan Cassie tertangkap oleh penduduk asli dunia kuantum yang sedang mengumpulkan pasukan untuk memberontak ke <strong>Kang the Conqueror </strong>(Jonathan Majors). Di sisi lain, Hope, Hank, dan Janet berusaha untuk mengumpulkan informasi ke kota.</p>



<p>Janet menghubungi <strong>Skylar</strong> (Bill Murray), mantan sekutunya ketika ia masih terjebak di dunia kuantum. Sayangnya, ternyata Skylar sudah menjadi anak buah Kang dan hendak menyerahkan Janet dkk ke Kang. Untungnya, mereka berhasil kabur.</p>



<p>Kembali lagi ke Scott dan Cassie. Pemimpin pasukan pemberontak, <strong>Jentorrah</strong> (Katy M. O&#8217;Brian), menjelaskan bagaimana Janet secara tidak langsung membantu Kang menguasai dunia kuantum dengan memperbaiki mesin multiversalnya.</p>



<p>Setelah berhasil memperbaiki mesin tersebut, Janet mampu melihat pikiran Kang di mana ternyata ia adalah seorang penakhluk yang telah melakukan genosida demi menghapus <em>timeline </em>tertentu. </p>



<p>Untuk itu, Janet pun memperbesar <em>core </em>dari mesin tersebut agar Kang tidak bisa kabur dari dunia kuantum. Oleh karena itu, Kang ingin bertemu dengan Scott agar ia bisa membantu dirinya mengecilkan <em>core </em>mesinnya.</p>



<p>Tiba-tiba, <strong>M.O.D.O.K.</strong>, yang ternyata merupakan Darren Cross (Corey Stoll), menyerang mereka dan berhasil menangkap Scott dan Cassie. Kang pun menemui mereka dan memaksa Scott untuk melakukan apa yang ia minta, atau anaknya akan mati.</p>



<p>Scott pun berhasil melakukan misi tersebut (dibantu oleh Hope), dan Kang pun mulai menyiapkan pasukannya. Cassie dan Jentorrah berhasil mengumpulkan pasukan pemberontak untuk menyerbu markas Kang</p>



<p>Pada akhirnya, para pahlawan kita berhasil menahan pasukan Kang (dibantu dengan M.O.D.O.K. yang terkena <em>bacot no jutsu </em>dari Cassie), hingga membuat Kang babak belur berkat semut-semut super yang dipimpin oleh Hank.</p>



<p>Saat semua akan pulang ke dunia, Kang menyerang Scott dan terjadi pertarungan 1 vs 1. Di saat genting, Hope datang dan membantu Scott mengalahkan Kang. Dengan canggihnya, Cassie mampu membuka portal ke dunia kuantum dan menyelamatkan mereka.</p>



<figure class="wp-block-embed is-type-video is-provider-youtube wp-block-embed-youtube wp-embed-aspect-16-9 wp-has-aspect-ratio"><div class="wp-block-embed__wrapper">
<iframe loading="lazy" title="COUNCIL OF KANGS Explained! - Every Kang In Ant Man Quantumania" width="740" height="416" src="https://www.youtube.com/embed/nJD8n-uf6WE?feature=oembed" frameborder="0" allow="accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture; web-share" allowfullscreen></iframe>
</div></figure>



<p>Pada adegan <em>post-credit</em>, kita bisa melihat ada ribuan varian Kang yang berkumpul dan berencana untuk mulai bergerak. Ada tiga varian Kang yang patut diperhatikan, yaitu <strong>Immortus</strong>, <strong>Rama-Tut</strong>, dan <strong>Scarlet Centurion</strong>. </p>



<p>Kemungkinan besar, mereka bertiga lah yang akan menjadi <em>villain </em>utama di film-film Marvel selanjutnya, terutama <em>Avengers: The Kang Dynasty</em>. Kang the Conqueror yang kita lihat di film <em>Quantumania </em>hanyalah bagian kecil dari dinasti tersebut.</p>



<p>Lantas di <em>post-credit </em>yang kedua, kita bisa melihat Loki (Tom Hiddleston) dan Mobius (Owen Wilson) sedang menghadiri acara yang dipimpin oleh varian Kang lainnya, Victor Timely, di tahun 1900-an. Ini akan menjadi awal dari <em><a href="https://whathefan.com/filmserial/setelah-menonton-loki-bagian-1/">Loki Season 2</a> </em>yang akan tayang tahun ini.</p>



<h2 class="wp-block-heading">Setelah Menonton Ant-Man and the Wasp: Quantumania</h2>



<figure class="wp-block-embed is-type-video is-provider-youtube wp-block-embed-youtube wp-embed-aspect-16-9 wp-has-aspect-ratio"><div class="wp-block-embed__wrapper">
<iframe loading="lazy" title="Marvel Studios’ Ant-Man and The Wasp: Quantumania | New Trailer" width="740" height="416" src="https://www.youtube.com/embed/5WfTEZJnv_8?feature=oembed" frameborder="0" allow="accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture; web-share" allowfullscreen></iframe>
</div></figure>



<p>Sebagai <em>set-up </em>untuk film-film Marvel selanjutnya, <em>post-credit </em>yang dimiliki oleh film ini sangat oke. Kemunculan Loki yang sudah Penulis harapkan benar-benar menaikkan semangat Penulis untuk menonton <em>Loki Season 2</em> .</p>



<p>Namun, sebagai film, <em>Ant-Man and the Wasp: Quantumania </em>sangat terasa kurang. Ada banyak kekesalan dan kekecewaan yang muncul ketika selesai menonton film ini. Penulis akan coba jabarkan satu per satu, dari yang paling ringan hingga yang paling berat.</p>



<h3 class="wp-block-heading">Empat Kekurangan Minor</h3>



<p>Pertama, <strong><em>chemistry </em>ayah-anak antara Paul Rudd dan Kathryn Newton terasa kurang kuat</strong>. Entah mengapa unsur keluarga yang sangat ditekankan di film ini justru tidak berhasil ditampilkan oleh kedua aktor tersebut.</p>



<p>Kedua, <strong>alur cerita filmnya terasa kurang rapi dan sedikit kacau</strong>. Dengan dua perspektif yang saling berganti antara Scott-Cassie dan Hope-Hank-Janet, rasanya agak saling tindih walau pada akhirnya semua bertaut pada satu simpul yang sama.</p>



<p>Ketiga, <strong>The Wasp hampir tidak ada fungsinya</strong>. Meskipun namanya ada di judul, peran The Wasp di sini sangat kecil. Mungkin yang paling besar adalah ketika ia kembali ke Dunia Kuantum untuk membantu Ant-man mengalahkan Kang.</p>



<p>Keempat, <strong>trailer cukup <em>misleading</em></strong><em>. </em>Di trailer, menurut penafsiran Penulis, Scott Lang seolah-olah rela melakukan apapun demi mendapatkan waktu dengan Cassie yang hilang selama lima tahun, termasuk bekerja sama dengan Kang. Faktanya, ini hanya film <em>superhero </em>seperti biasa.</p>



<h3 class="wp-block-heading">MODOK yang Disia-siakan</h3>



<figure class="wp-block-embed is-type-video is-provider-youtube wp-block-embed-youtube wp-embed-aspect-16-9 wp-has-aspect-ratio"><div class="wp-block-embed__wrapper">
<iframe loading="lazy" title="Quantumania RUINED MODOK???" width="740" height="416" src="https://www.youtube.com/embed/Hl6ND0gVzi0?feature=oembed" frameborder="0" allow="accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture; web-share" allowfullscreen></iframe>
</div></figure>



<p>Kelima,<strong> MODOK yang terasa disia-siakan</strong>. Penulis sama sekali tidak mempermasalahkan <em>backstory</em>-nya yang berubah di komik. Justru, langkah yang jenius dengan menjadikan Darren Cross sebagai sosok yang diubah menjadi MODOK oleh Kang.</p>



<p>Namun, Penulis merasa peran MODOK di film ini terlalu konyol dan memang dihadirkan hanya untuk menambah unsur komedi. Padahal, MODOK adalah salah satu <em>villain </em>legendaris yang dimiliki oleh Marvel.</p>



<p>Penulis sempat berharap kalau MODOK akan punya kisah yang cukup panjang di MCU. Mungkin setelah kekalahan Kang, ia berusaha membalas dendam. Nyatanya, ia mati dengan heroik hingga merasa dirinya merupakan bagian dari Avengers. Sungguh konyol.</p>



<h3 class="wp-block-heading">Portal Dunia Kuantum yang Seperti Mainan</h3>



<figure class="wp-block-embed is-type-video is-provider-youtube wp-block-embed-youtube wp-embed-aspect-16-9 wp-has-aspect-ratio"><div class="wp-block-embed__wrapper">
<iframe loading="lazy" title="Marvel Studios’ Ant-Man and The Wasp: Quantumania | Introducing Cassie" width="740" height="416" src="https://www.youtube.com/embed/bkP3TTWtQEI?feature=oembed" frameborder="0" allow="accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture; web-share" allowfullscreen></iframe>
</div></figure>



<p>Keenam, <strong>Cassie bisa dengan mudah membuka portal ke dunia kuantum</strong>. Di film <em>Ant-man and the Wasp </em>(2018), kita bisa tahu bagaimana perjuangan Hank Pym dan Hope agar bisa membuka portal ke dunia kuantum demi menyelamatkan Janet.</p>



<p>Selain itu, di film ini kita bisa melihat bagaimana susahnya Kang keluar dari sana, hingga ia membutuhkan bantuan Janet. Namun, Cassie yang &#8220;anak kemarin&#8221; bisa membuka portal tersebut hanya dengan <em>tat tut tat tut </em>dalam hitungan detik.</p>



<p>Bagi Penulis, ini benar-benar mengecewakan. Awalnya Penulis merasa agak puas karena melihat Scott dan Hope terjebak di Dunia Kuantum. Nyatanya, mereka bisa diselamatkan dengan terlalu mudah, portal ke Dunia Kuatum terasa seperti mainan.</p>



<h3 class="wp-block-heading">Katanya Mengalahkan Banyak Avengers?</h3>



<figure class="wp-block-embed is-type-video is-provider-youtube wp-block-embed-youtube wp-embed-aspect-16-9 wp-has-aspect-ratio"><div class="wp-block-embed__wrapper">
<iframe loading="lazy" title="Marvel Studios’ Ant-Man and The Wasp: Quantumania | Kang The Conqueror" width="740" height="416" src="https://www.youtube.com/embed/yvTiZykN63U?feature=oembed" frameborder="0" allow="accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture; web-share" allowfullscreen></iframe>
</div></figure>



<p>Terakhir dan yang paling parah tentu saja adalah bagaimana <strong>Kang the Conqueror</strong>, yang digembar-gemborkan sebagai salah satu <em>villain </em>terkuat, <strong>matinya hanya begitu saja</strong>. <em>Sorry to say</em>, Ant-Man dan The Wasp adalah salah satu hero terlemah di Avengers.</p>



<p>Akting Jonathan Majors memang memukau, sama seperti ketika ia memerankan He Who Remains. Yang jadi masalah adalah bagaimana penulis cerita membuat kematiannya terasa mudah dan sama sekali tidak berkesan.</p>



<p>Memang ada teori kalau Kang yang ini belum mati, hanya terjebak saja. Namun, tetap saja jalan menuju ke sana terasa kurang mantap. Setelah kalah dikeroyok oleh semut super, ia juga mudah ditumbangkan oleh Ant-Man dan The Wasp.</p>



<p>Walaupun nanti akan ada ribuan varian Kang yang bisa jadi lebih kuat, tetap saja kematian Kang di film ini benar-benar mengesalkan. Apalagi, ia sempat <em>flexing </em>dengan menyebutkan telah mengalahkan banyak Avengers. Nyatanya, ia hanya kalah begitu saja.</p>



<p class="has-text-align-center">***</p>



<p>Sebagai pembuka Phase 5, tentu Penulis jadi merasa khawatir kalau film-film selanjutnya akan selevel dengan film ini. Harapan Penulis agar film ini terasa <em>dark </em>dan tidak terlalu menonjolkan sisi humornya memang pupus, tapi Penulis tidak terlalu mempermasalahkannya.</p>



<p>Yang jadi masalah adalah banyaknya kekurangan yang Penulis temukan di film ini. Jika dipikir-pikir lagi, film ini mungkin selevel dengan <em>Eternals </em>dan <em><a href="https://whathefan.com/filmserial/setelah-menonton-doctor-strange-in-the-multiverse-of-madness/">Doctor Strange in the Multiverse of Madness</a></em> dalam konteks menimbulkan kekecewaannya.</p>



<p>Di tahun 2023 ini, masih akan ada dua film MCU lagi yang akan tayang, yakni <em>Guardians of the Galaxy Vol. 3 </em>dan <em>The Marvels</em>. Penulis akan berusaha untuk menurunkan ekspektasinya agar tidak merasa kecewa lagi.</p>



<figure class="wp-block-jetpack-rating-star" style="text-align:center"><span>★</span><span>★</span><span>★</span><span>★</span><span>★</span></figure>



<hr class="wp-block-separator is-style-default"/>



<p>Lawang, 27 Februari 2023, terinspirasi setelah menonton <em>Ant-Man and the Wasp: Quantumania</em></p>



<p>Foto Featured Image: <a href="https://thedirect.com/article/ant-man-3-quantumania-characters-main-cast-sequel">The Direct</a></p>
<p>The post <a href="https://whathefan.com/filmserial/setelah-menonton-ant-man-and-the-wasp-quantumania/">Setelah Menonton Ant-Man and the Wasp: Quantumania</a> appeared first on <a href="https://whathefan.com">Whathefan!</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://whathefan.com/filmserial/setelah-menonton-ant-man-and-the-wasp-quantumania/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Setelah Menonton Sri Asih</title>
		<link>https://whathefan.com/filmserial/setelah-menonton-sri-asih/</link>
					<comments>https://whathefan.com/filmserial/setelah-menonton-sri-asih/?noamp=mobile#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Fanandi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 11 Dec 2022 16:25:46 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Film & Serial]]></category>
		<category><![CDATA[Gundala]]></category>
		<category><![CDATA[hiburan]]></category>
		<category><![CDATA[Jagad Sinema Bumilangit]]></category>
		<category><![CDATA[Sri Asih]]></category>
		<category><![CDATA[superhero]]></category>
		<category><![CDATA[ulasan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://whathefan.com/?p=6240</guid>

					<description><![CDATA[<p>Karena sudah pernah menonton Gundala, Penulis jadi merasa &#8220;berkewajiban&#8221; untuk menonton film superhero terbaru dari Jagad Sinema Bumilangit, Sri Asih. Film ini dibintangi oleh Pevita Pearce yang sudah sempat muncul sekilas di film Gundala. Sebelumnya, Penulis sedikit familiar dengan karakter Sri Asih karena membaca manganya di aplikasi Webtoon. Sayangnya, Webtoon tersebut sedang hiatus (hampir dua [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://whathefan.com/filmserial/setelah-menonton-sri-asih/">Setelah Menonton Sri Asih</a> appeared first on <a href="https://whathefan.com">Whathefan!</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p>Karena sudah pernah menonton <em><a href="https://whathefan.com/filmserial/setelah-menonton-gundala/">Gundala</a></em>, Penulis jadi merasa &#8220;berkewajiban&#8221; untuk menonton film <em>superhero </em>terbaru dari Jagad Sinema Bumilangit, <em><strong>Sri Asih</strong></em>. Film ini dibintangi oleh <strong>Pevita Pearce </strong>yang sudah sempat muncul sekilas di film <em>Gundala</em>.</p>



<p>Sebelumnya, Penulis sedikit familiar dengan karakter Sri Asih karena membaca manganya di aplikasi Webtoon. Sayangnya, Webtoon tersebut sedang hiatus (hampir dua tahun) untuk mempersiapkan <em>season </em>terbarunya. </p>



<p>Penulis menonton film ini sekitar dua minggu yang lalu sendirian karena tidak ada teman Penulis yang tertarik untuk menonton film <em>superhero </em>lokal. Hal ini wajar saja, karena bagi mereka film buatan Marvel atau DC jelas lebih menarik.</p>





<p>Lantas, apakah film <em>Sri Asih </em>mampu lebih baik dari <em>Gundala</em> dan mampu mengubah stigma masyarakat yang cenderung negatif ke film <em>superhero </em>buatan lokal? Tampaknya, menurut Penulis, masih belum. <em><strong>SPOILER ALERT!!!</strong></em></p>



<h2 class="wp-block-heading">Jalan Cerita Sri Asih</h2>



<figure class="wp-block-embed is-type-video is-provider-youtube wp-block-embed-youtube wp-embed-aspect-16-9 wp-has-aspect-ratio"><div class="wp-block-embed__wrapper">
<iframe loading="lazy" title="SRI ASIH - OFFICIAL TRAILER | 17 NOV 2022 DI SELURUH BIOSKOP INDONESIA" width="740" height="416" src="https://www.youtube.com/embed/564eG_1Mvf0?feature=oembed" frameborder="0" allow="accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture" allowfullscreen></iframe>
</div></figure>



<p>Cerita Sri Asih dibuka dengan adegan orang tua <strong>Alana </strong>(Pevita Pearce) yang meninggal ketika berusaha menyelamatkan diri dari letusan gunung berapi. Sejak itu, ia tinggal di panti asuhan hingga akhirnya ia diadopsi oleh seorang wanita kaya bernama <strong>Sarita Hamzah</strong> (Jenny Zhang).</p>



<p>Dalam menjalani hidupnya, Alana selalu merasa dikuasi oleh amarah dan kerap melihat sosok makhluk api, yang kelak akan diketahui bernama <strong>Dewi Api</strong> (Dian Sastrowardoyo). Namun, dengan bantuan ibu angkatnya ia selalu melatih dirinya untuk bisa mengendalikannya. </p>



<p>Alana memiliki kemampuan bela diri yang baik dan menjadi seorang pegulat profesional. Hal tersebut menarik perhatian <strong>Mateo Adinegara</strong> (Randy Pangalila), sosok sombong dan semaunya sendiri, sekaligus anak dari konglomerat <strong>Prayogo Adinegara </strong>(Surya Saputra). Ia pun menantang Alana untuk berduel satu lawan satu.</p>



<p>Awalnya Alana berencana untuk menuruti keinginan anak buah Prayogo untuk mengalah dalam pertandingan tersebut. Namun, ia lepas kendali dan membuat Prayogo Adinegara. Akibatnya, klub gulat milik ibunya dihancurkan dan ibunya sendiri harus dirawat di rumah sakit.</p>



<p>Peristiwa ini membuat Alana bertemu dengan <strong>Kala </strong>(Dimas Anggara) dan <strong>Eyang Mariani</strong> (Christine Hakim), sosok yang mengetahui kalau Alana sebenarnya adalah titisan Dewi Asih (Maudy Koesnaedi). Berawal dari sana, ia pun mengetahui kalau dirinya memiliki tugas berat yang harus ia selesaikan.</p>



<p>Awalnya, kita akan &#8220;digiring&#8221; kalau musuh utama di film ini adalah Prayogo Adinegara, yang terlihat ingin membangkitkan Dewi Api. Namun, <em>villain </em>sebenarnya dari film ini adalah <strong>Jatmiko</strong> (Reza Rahadian), anggota kepolisian yang relatif bersih, tetapi penuh dengan kemarahan sehingga ia jadi target yang empuk dari Roh Setan.</p>



<p>Setelah <em>twist </em>tersebut terungkap, Sri Asih bersama Kala dan kawan masa kecilnya <strong>Tangguh </strong>(Jefri Nichol) pun harus menyelamatkan orang-orang yang telah ditangkap oleh <strong>Jatmiko</strong> agar rencananya untuk membangkitkan Dewi Api gagal.</p>



<p>Di bagian <em>post credit scene</em>, kita diperlihatkan sebuah cuplikan yang menampilkan Awang yang akan menjadi <em>superhero </em>Godam, di mana di Bumilangit akan diperankan oleh <a href="http://Chicco Jerikho">Chicco Jerrico</a>.</p>



<p>Kurang lebih seperti itu jalan cerita dari film <em>Sri Asih</em>. Karena sudah agak lama, Penulis tidak bisa ingat terlalu detail cerita film ini. Mungkin, itu juga karena jalan ceritanya yang menurut Penulis kurang kuat.</p>



<h2 class="wp-block-heading">Setelah Menonton Sri Asih</h2>



<figure class="wp-block-embed is-type-video is-provider-youtube wp-block-embed-youtube wp-embed-aspect-16-9 wp-has-aspect-ratio"><div class="wp-block-embed__wrapper">
<iframe loading="lazy" title="TEASER TRAILER SRI ASIH" width="740" height="416" src="https://www.youtube.com/embed/QnU2f4Kjj50?feature=oembed" frameborder="0" allow="accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture" allowfullscreen></iframe>
</div></figure>



<p>Dari <em>opening</em>, Penulis sudah memiliki perasaan yang tidak enak karena merasa ganjal dengan adegan orang tua Alana yang menuruni gunung. Namun, yang paling Penulis tidak puas adalah bagaimana film ini berakhir. Penulis akan jelaskan lebih detail di bawah.</p>



<h3 class="wp-block-heading">Plot Cerita Tumpang Tindih, Kisah Origin Terasa Kurang</h3>



<p>Kesulitan Penulis dalam menulis ulang jalan cerita <em>Sri Asih </em>menjadi bukti kalau plot cerita yang dimiliki cukup kompleks dan tumpang tindih, meskipun eksekusinya sebenarnya sudah cukup rapi.</p>



<p>Penulis bahkan belum menjelaskan mengenai ambisi Prayogo yang ingin menghabisi penduduk miskin dan menganggap mereka sebagai hama. Hal tersebut membuat kisah <em>origin </em>dari Alana sebagai Sri Asih terasa kurang. </p>



<p>Tidak seperti Sancaka (Abimana Aryasatya) yang sempat menolak takdirnya untuk menjadi Gundala, Alana terlihat <em>nrimo </em>saja ketika mengetahui kalau dirinya adalah Sri Asih. Padahal, sebenarnya tidak ada motivasi kuat bagi Alana untuk menjadi seorang <em>superhero</em>.</p>



<p>Apalagi, Alana juga terlihat tidak mengalami kesulitan dalam menguasai kemampuan barunya setelah ia secara &#8220;resmi&#8221; mendapatkan kekuatan dari Dewi Asih. Kekuatan yang dimiliki juga seolah <em>random </em>begitu saja, bahkan tiba-tiba bisa menggunakan <em>Kagebunshin no Jutsu</em>.</p>



<p>Selendang merah, yang jika di Webtoon menjadi salah satu senjata andalannya, juga kurang menonjol di film ini. Padahal, itu menjadi salah satu kekuatan utamanya dan menjadi pembeda Sri Asih dengan <em>superhero </em>lainnya.</p>



<h3 class="wp-block-heading">Ending yang Cukup Kacau dan Penuh Tanda Tanya</h3>



<p>Film ini berusaha menghadirkan <em>plot twist </em>dengan membuat Jatmiko, karakter yang sempat menolong Alana, menjadi <em>villain </em>utama berkat kemarahan yang ia miliki. Namun, Penulis sebenarnya sudah lama menduganya bahkan sebelum film ini tayang.</p>



<p>Aktingnya sebagai <em>villain </em>sebenarnya tidak ada masalah, mengingat Reza Rahadian adalah salah satu aktor terbaik Indonesia. Hanya saja, bagaimana film ini menghadirkan<em> final act </em>terasa sangat kacau dan menimbulkan banyak tanda tanya.</p>



<p>Bagaimana tidak, Jatmiko yang sudah susah payah mengumpulkan 1000 orang untuk dijadikan tumbal malah seolah tidak menjaga tawanannya sama sekali. Kalau ia cerdas, tentu ia akan fokus melindungi penjaranya tersebut agar tidak bisa dibobol.</p>



<p>Apalagi, setelah pertarungan dengan kloning Alana, Jatmiko malah menghilang begitu saja. Bagi Penulis, adegan klimaks yang dimiliki oleh film ini adalah faktor utama mengapa Penulis menganggap film ini buruk.</p>



<p>Selain itu, adegan Alana yang melemparkan bom dengan terbang ke angkasa mirip dengan adegan Iron Man di film <em>The Avengers </em>yang mengirimkan rudal nuklir ke angkasa. Kebetulan atau memang disengaja?</p>



<h3 class="wp-block-heading">Yang Positif dari Sri Asih</h3>



<p>Hal positif dari film ini dibandingkan <em>Gundala </em>adalah efek CGI-nya yang sudah jauh lebih baik. Meskipun belum sempurna, setidaknya ada progres nyata yang menjadi indikator positif untuk dunia perfilman <em>superhero </em>Indonesia.</p>



<p>Adegan <em>action </em>yang dimiliki juga cukup oke. Pertarungan terakhir antara Alana dan Jatmiko sebenarnya bagus, cuma tertutup karena ada banyak hal yang mengganjal dan membuat Penulis mengerutkan alis.</p>



<p>Selain itu, dialog yang dimiliki oleh karakternya juga tidak sekaku film <em>Gundala</em>. Interaksi antara Kala dan Tangguh mungkin menjadi salah satu yang paling luwes dan menarik. Hanya saja, tetap ada dialog yang terasa kaku dan tidak natural.</p>



<p>Penulis juga senang dengan kemunculan <strong>Ario Bayu</strong> sebagai<strong> Ghani Zulham</strong>, di mana ia adalah otak di balik kebangkitan Ki Wilawuk (Sujiwo Tejo) di film <em>Gundala</em>. Tampaknya, karakter ini akan lebih sering muncul di film-film Bumilangit selanjutnya.</p>



<p class="has-text-align-center">***</p>



<p>Secara pribadi, Penulis menganggap <em>Gundala </em>masih lebih baik dari <em>Sri Asih</em>. Memang ada beberapa poin dari film ini yang lebih baik dari <em>Gundala</em>, tetapi secara <em>overall </em>Penulis menganggap <em>Gundala </em>masih lebih baik.</p>



<p>Semoga saja film dan serial selanjutnya dari Bumilangit, <em>Virgo and the Sparklings </em>dan <em>Tira </em>bisa lebih baik dari <em>Sri Asih </em>agar semangat Penulis menonton film <em>superhero </em>lokal bisa bertahan.</p>



<figure class="wp-block-jetpack-rating-star" style="text-align:center"><span>★</span><span>★</span><span>★</span><span>★</span></figure>



<hr class="wp-block-separator"/>



<p>Lawang, 11 Desember 2022, terinspirasi setelah menonton <em>Sri Asih</em></p>



<p>Foto: <a href="https://www.suaramerdeka.com/hiburan/pr-045730123/review-sri-asih-angkat-standar-kualitas-film-super-hero-indonesia-ke-level-berikutnya">Suara Merdeka</a></p>
<p>The post <a href="https://whathefan.com/filmserial/setelah-menonton-sri-asih/">Setelah Menonton Sri Asih</a> appeared first on <a href="https://whathefan.com">Whathefan!</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://whathefan.com/filmserial/setelah-menonton-sri-asih/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Setelah Menonton Werewolf by Night</title>
		<link>https://whathefan.com/filmserial/setelah-menonton-werewolf-by-night/</link>
					<comments>https://whathefan.com/filmserial/setelah-menonton-werewolf-by-night/?noamp=mobile#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Fanandi]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 12 Oct 2022 16:50:23 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Film & Serial]]></category>
		<category><![CDATA[horor]]></category>
		<category><![CDATA[Marvel]]></category>
		<category><![CDATA[MCU]]></category>
		<category><![CDATA[monster]]></category>
		<category><![CDATA[superhero]]></category>
		<category><![CDATA[ulasan]]></category>
		<category><![CDATA[Werewolf by Night]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://whathefan.com/?p=6004</guid>

					<description><![CDATA[<p>Saat ini, Marvel akan segera menyelesaikan serial terbarunya, She-Hulk: Attorney at Law. Besok (13/10/22) akan menjadi episode finale yang sangat Penulis nantikan, karena jujur Penulis ingin serial ini segera selesai secepat mungkin. Sembari menanti episode terakhir tersebut, Marvel merilis sebuah &#8220;Special Presentation&#8221; berjudul Werewolf by Night. Saat mendengar pertama kali judul ini, Penulis kaget. &#8220;Loh, [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://whathefan.com/filmserial/setelah-menonton-werewolf-by-night/">Setelah Menonton Werewolf by Night</a> appeared first on <a href="https://whathefan.com">Whathefan!</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p>Saat ini, Marvel akan segera menyelesaikan serial terbarunya, <em>She-Hulk: Attorney at Law</em>. Besok (13/10/22) akan menjadi episode <em>finale</em> yang sangat Penulis nantikan, karena jujur Penulis ingin serial ini segera selesai secepat mungkin.</p>



<p>Sembari menanti episode terakhir tersebut, Marvel merilis sebuah &#8220;Special Presentation&#8221; berjudul <em><strong>Werewolf by Night</strong></em>. Saat mendengar pertama kali judul ini, Penulis kaget. &#8220;Loh, sejak kapan Marvel punya karakter berupa <em>werewolf</em>?</p>



<p>Selama ini, <em>werewolf </em>kan terkenal sebagai <a href="https://whathefan.com/karang-taruna/karakter-karakter-werewolf-ala-penulis-bagian-1/">permainan deduksi</a> di mana ada <em>impostor </em>di antara <em>villager</em>. Penulis tidak menyangka Marvel yang merupakan gudangnya <em>superhero </em>juga memiliki karakter monster ini.</p>





<h2 class="wp-block-heading">Jalan Cerita Werewolf by Night</h2>



<figure class="wp-block-embed is-type-video is-provider-youtube wp-block-embed-youtube wp-embed-aspect-16-9 wp-has-aspect-ratio"><div class="wp-block-embed__wrapper">
<iframe loading="lazy" title="Marvel Studios’ Special Presentation: Werewolf By Night | Official Trailer | Disney+" width="740" height="416" src="https://www.youtube.com/embed/bLEFqhS5WmI?feature=oembed" frameborder="0" allow="accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture" allowfullscreen></iframe>
</div></figure>



<p>Setelah kematian Ulysses Bloodstone, lima pemburu monster terkenal berkumpul untuk memperebutkan Bloodstone, sebuah batu yang bisa digunakan untuk menakhlukkan monster. Salah satunya adalah <strong>Jack Russel</strong> (Gael García Bernal).</p>



<p>Untuk bisa mendapatkan batu tersebut, mereka harus bisa mengalahkan sebuah monster yang ada di sebuah labirin. Namun, secara mengejutkan anak dari Ulysses yaitu <strong>Elsa</strong> (Laura Donnely) tiba-tiba juga muncul di acara tersebut.</p>



<p>Perburuan pun dimulai di sebuah labirin tersebut, di mana Jack mendapatkan kesempatan pertama untuk masuk. Ternyata, ia justru berteman dengan sang monster (yang ternyata bernama <strong>Ted</strong>) dan merencanakan untuk membantunya kabur.</p>



<p>Tidak hanya berburu monster, para pemburu pun berusaha saling mengalahkan. Bahkan, Elsa berhasil membunuh salah satu pemburu. Saat Russel berhasil membantu Ted kabur, ia justru terpental oleh Bloodstone yang telah diambil dari tubuh Ted.</p>



<p>Ternyata, Russel merupakan monster <strong>Werewolf</strong>. Ia dikurung bersama Elsa dengan harapan perempuan tersebut mati di tangan Russel. Ternyata, Russel berhasil kabur dari sangkar tersebut dan mulai melakukan pembantaian. </p>



<p>Elsa yang juga berhasil keluar dari sangkar tersebut pun membantu Russel untuk mengalahkan pemburu monster yang lain dengan cara yang cukup kasar. Russel sempat menyerang Elsa, tetapi ia bisa mengenali bau Elsa sehingga bisa menahan diri.</p>



<p>Pada akhirnya, Elsa berhasil mendapatkan Bloodstone dan Russel berhasil pergi dari tempat tersebut dan bertemu dengan Ted untuk ngopi bersama. Sesederhana itu saja film pendek yang satu ini.</p>



<h2 class="wp-block-heading">Setelah Menonton Werewolf by Night</h2>



<figure class="wp-block-embed is-type-video is-provider-youtube wp-block-embed-youtube wp-embed-aspect-16-9 wp-has-aspect-ratio"><div class="wp-block-embed__wrapper">
<iframe loading="lazy" title="Now Streaming | Marvel Studios’ Special Presentation: Werewolf by Night | Disney+" width="740" height="416" src="https://www.youtube.com/embed/X897nj9uZq0?feature=oembed" frameborder="0" allow="accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture" allowfullscreen></iframe>
</div></figure>



<p>Berhubung Penulis bukan penggemar film horor (apalagi yang klasik), jujur saja Penulis merasa bingung harus berkomentar apa tentang film pendek ini. Meskipun dianggap horor, rasanya tidak adegan yang benar-benar menakutkan atau <em>jumpscare </em>mengejutkan.</p>



<p>Bahkan, bagi Penulis film <em><a href="https://whathefan.com/filmserial/setelah-menonton-doctor-strange-in-the-multiverse-of-madness/">Doctor Strange in the Multiverse of Madness</a> </em>jauh lebih menakutkan, walaupun jalan ceritanya sendiri Penulis kritik cukup pedas. Namun, setidaknya film tersebut bisa menghadirkan suasana horor yang cukup mencekam untuk Penulis yang tidak suka horor.</p>



<p>Namun, bagi Penulis ini mampu berjalan dengan <em>pace </em>yang pas dan diceritakan dengan rapi. Sosok Jack Russel yang menjadi tokoh utama di film ini membawa kita ke dalam sebuah premis yang sebenarnya sederhana, tapi berubah menjadi mencekam.</p>



<p>Dibalut dengan konsep hitam putih ala film-film horor klasik di tahun 50-an (tolong koreksi jika salah), tentu ada sensasi yang berbeda ketika menonton film ini. Sebelumnya, film hitam putih yang pernah Penulis tonton hanya film-film Charlie Chaplin. </p>



<p>Selain itu, mungkin film ini adalah film Marvel Studios yang paling <em>gore</em>. Tentu saja ini sinyal yang baik untuk beberapa judul yang diharapkan memiliki tingkat kekerasan yang sama (atau bahkan lebih parah) seperti <em>Deadpool 3</em>.</p>



<p>Penulis tidak suka dan tidak membenci film <em>Werewolf by Night</em>. Netral saja. Setidaknya, ini membuktikan bahwa Marvel masih berani membuat sesuatu yang sedikit berbeda dan ternyata berhasil disukai oleh kritikus dan penontonnya.</p>



<p>Setidaknya, Penulis berani mengatakan kalau film pendek ini jauh lebih <em>worth it </em>untuk ditonton daripada beberapa judul serial Marvel yang mengalami penurunan kualitas, termasuk serial yang akan memasuki episode terakhirnya besok.</p>



<figure class="wp-block-jetpack-rating-star" style="text-align:center"><span>★</span><span>★</span><span>★</span><span>★</span><span>★</span><span>★</span></figure>



<hr class="wp-block-separator is-style-default"/>



<p>Lawang, 12 Oktober 2022, terinspirasi setelah menonton <em>Werewolf by Night</em></p>



<p>Foto: <a href="https://collider.com/werewolf-by-night-post-credits-scene/">Collider</a></p>
<p>The post <a href="https://whathefan.com/filmserial/setelah-menonton-werewolf-by-night/">Setelah Menonton Werewolf by Night</a> appeared first on <a href="https://whathefan.com">Whathefan!</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://whathefan.com/filmserial/setelah-menonton-werewolf-by-night/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Setelah Menonton Thor: Love and Thunder</title>
		<link>https://whathefan.com/filmserial/setelah-menonton-thor-love-and-thunder/</link>
					<comments>https://whathefan.com/filmserial/setelah-menonton-thor-love-and-thunder/?noamp=mobile#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Fanandi]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 25 Jul 2022 15:53:21 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Film & Serial]]></category>
		<category><![CDATA[film]]></category>
		<category><![CDATA[hiburan]]></category>
		<category><![CDATA[Marvel]]></category>
		<category><![CDATA[MCU]]></category>
		<category><![CDATA[review]]></category>
		<category><![CDATA[superhero]]></category>
		<category><![CDATA[Thor]]></category>
		<category><![CDATA[ulasan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://whathefan.com/?p=5810</guid>

					<description><![CDATA[<p>Tak lama berselang setelah film Doctor Strange in the Multiverse of Madness (yang mengecewakan ) rilis, Marvel telah menghadirkan film terbarunya, yakni Thor: Love and Thunder. Film ini akan membuat Thor (diperankan oleh Chris Hemsworth) menjadi superhero Marvel pertama yang memiliki empat film. Sama seperti Thor: Ragnarok, film ini akan kembali disutradarai oleh Taika Waititi. [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://whathefan.com/filmserial/setelah-menonton-thor-love-and-thunder/">Setelah Menonton Thor: Love and Thunder</a> appeared first on <a href="https://whathefan.com">Whathefan!</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p>Tak lama berselang setelah film <em><a href="https://whathefan.com/filmserial/setelah-menonton-doctor-strange-in-the-multiverse-of-madness/">Doctor Strange in the Multiverse of Madness</a> </em>(yang mengecewakan ) rilis, Marvel telah menghadirkan film terbarunya, yakni <em><strong>Thor: Love and Thunder</strong>.</em></p>



<p>Film ini akan membuat <strong>Thor</strong> (diperankan oleh Chris Hemsworth) menjadi <em>superhero </em>Marvel pertama yang memiliki empat film. Sama seperti <em>Thor: Ragnarok</em>, film ini akan kembali disutradarai oleh Taika Waititi.</p>



<p>Melihat betapa &#8220;kacaunya&#8221; karya Waititi di film sebelumnya (dalam artian positif), Penulis pun menaruh ekspektasi yang agak tinggi. Apalagi, Christian Bale bergabung menjadi <em>villain </em>di film ini. Lantas, apakah Marvel kembali mengecewakan Penulis kali ini? </p>





<h2 class="wp-block-heading">Jalan Cerita Thor: Love and Thunder</h2>



<figure class="wp-block-embed is-type-video is-provider-youtube wp-block-embed-youtube wp-embed-aspect-16-9 wp-has-aspect-ratio"><div class="wp-block-embed__wrapper">
<iframe loading="lazy" title="Marvel Studios&#039; Thor: Love and Thunder | Official Trailer" width="740" height="416" src="https://www.youtube.com/embed/Go8nTmfrQd8?feature=oembed" frameborder="0" allow="accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture" allowfullscreen></iframe>
</div></figure>



<p>Seperti dugaan Penulis, film akan dimulai dengan latar belakang <strong>Gorr </strong>(Christian Bale) menjadi seorang <em>villain</em>: Dewa yang ia sembah hanya mementingkan dirinya sendiri dan membuat anak perempuan Gorr meninggal.</p>



<p>Gorr pun mendapatkan Necrosword dan berhasil membunuh dewa tersebut. Atas peristiwa tersebut, ia pun bersumpah akan membunuh semua dewa di alam semesta, sehingga ia pun disebut sebagai God Butcher.</p>



<p>Cerita berlanjut ke tokoh utama kita, <strong>Thor Odinson</strong>. Setelah berpisah dengan para Guardians of the Galaxy, ia mendapatkan kabar tentang Gorr dari Sif (Jaimie Alexander). Ia pun ke Bumi karena New Asgard akan menjadi sasaran berikutnya.</p>



<p>Sesampainya di Bumi, ia secara mengejutkan bertemu dengan <strong>Jane Foster</strong> (Natalie Portman) yang telah berubah menjadi Mighty Thor dan mampu menggunakan Mjolnir yang sempat dihancurkan oleh Hela. </p>



<p>Berkat kekuatan dari Mjolnir, Jane yang sedang menderita kanker stadium 4 bisa terlihat bugar. Hanya saja, nanti akan diketahui kalau penggunaan Mjolnir akan memperpendek usia Jane.</p>



<figure class="wp-block-embed is-type-video is-provider-youtube wp-block-embed-youtube wp-embed-aspect-16-9 wp-has-aspect-ratio"><div class="wp-block-embed__wrapper">
<iframe loading="lazy" title="Marvel Studios&#039; Thor: Love and Thunder | Team" width="740" height="416" src="https://www.youtube.com/embed/JVuq8BHIlbQ?feature=oembed" frameborder="0" allow="accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture" allowfullscreen></iframe>
</div></figure>



<p>Setelah pertarungan singkat, Gorr ternyata menculik anak-anak dan membawa mereka ke Shadow Realm. Thor pun membuat tim untuk menyelamatkan mereka, tentu bersama Jane, <strong>Valkyrie</strong> (Tessa Thompson), dan <strong>Korg</strong> (Taika Waititi).</p>



<p>Sebagai tambahan, Thor juga mengunjungi <strong>Omnipotence City</strong> untuk mengajak dewa-dewa lainnya mengalahkan Gorr. Sayang, pertemuan yang dipimpin oleh <strong>Zeus</strong> (Russell Crowe) tersebut menolak untuk membantu Thor.</p>



<p>Thor pun memutuskan untuk mencuri senjata milik Zeus dan kabur dari tempat tersebut, bahkan ia sempat melukai Zeus secara parah. Setelah itu, mereka pun segera menuju ke Shadow Realm.</p>



<p>Ternyata, anak-anak yang diculik Gorr hanyalah umpan agar Gorr bisa mendapatkan Stormbreaker milik Thor. Ia memerlukannya untuk bertemu dengan entitas alam semesta bernama <strong>Eternity</strong> yang akan mengabulkan satu permintaannya.</p>



<figure class="wp-block-embed is-type-video is-provider-youtube wp-block-embed-youtube wp-embed-aspect-16-9 wp-has-aspect-ratio"><div class="wp-block-embed__wrapper">
<iframe loading="lazy" title="Marvel Studios&#039; Thor: Love and Thunder | Adventure" width="740" height="416" src="https://www.youtube.com/embed/M30iVU51U6c?feature=oembed" frameborder="0" allow="accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture" allowfullscreen></iframe>
</div></figure>



<p>Setelah mundur sesaat ke Bumi, Thor kembali menghampiri Gorr. Dengan bantuan Jane yang menyusulnya dan anak-anak yang diculik, Thor berhasil menghancurkan Necrosword yang telah mengorupsi Gorr.</p>



<p>Thor, Jane, dan Gorr sama-sama masuk ke alam di mana Eternity berada. Thor memberikan saran kepada Gorr untuk meminta anaknya kembali dihidupkan. Gorr, yang melihat cinta antara Thor dan Jane, akhirnya memilih hal tersebut dan mati.</p>



<p>Jane yang sudah sekarat pun akhirnya juga mati. Love, anak dari Gorr, akhirnya menjadi anak angkat Thor dan memulai petualangan baru. Sementara itu, anak-anak Asgard juga mulai dilatih secara khusus oleh Valkyrie dan Sif.</p>



<p>Di bagian <em>post-credit </em>yang pertama, kita bisa melihat kalau Zeus mengutus anaknya, <strong>Hercules</strong> (Brett Goldstein), untuk membalaskan dendamnya ke Thor. Di <em>post-credit </em>kedua, kita bisa melihat kalau Jane ternyata berhasil masuk ke Valhalla, alam barzah bangsa Asgard.</p>



<h2 class="wp-block-heading">Setelah Menonton Thor: Love and Thunder</h2>



<figure class="wp-block-embed is-type-video is-provider-youtube wp-block-embed-youtube wp-embed-aspect-16-9 wp-has-aspect-ratio"><div class="wp-block-embed__wrapper">
<iframe loading="lazy" title="Marvel Studios&#039; Thor: Love and Thunder | Official Teaser" width="740" height="416" src="https://www.youtube.com/embed/tgB1wUcmbbw?feature=oembed" frameborder="0" allow="accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture" allowfullscreen></iframe>
</div></figure>



<p>Dari semua film Marvel yang pernah Penulis tonton, bisa dibilang <em>Thor: Love and Thunder </em>adalah film yang paling lucu. Filmnya menghibur dengan unsur-unsur komedi yang <em>vibe</em>-nya mirip dengan <em>Ragnarok.</em></p>



<p>Penulis paling menyukai bagaimana Stormbreaker yang berkali-kali terlihat cemburu dengan Mjolnir. Meskipun senjata, siapa yang menyangka kalau Stormbreaker pun bisa <em>ngambek </em>selayaknya manusia. Lelucon ini cukup cerdas menurut Penulis</p>



<p>Bagian keren lain dari film ini adalah banyak lagu dari Gun &#8216;n Roses yang cukup Penulis gandrungi. Ada empat lagu yang muncul di film ini, yakni <em>Welcome to the Jungle</em>, <em>Paradise City</em>, <em>Sweet Child O&#8217;mine</em>, dan <em>November Rain</em>.</p>



<p>Sayangnya, hanya itu saja aspek positif dari film ini. Selebihnya, Penulis merasa banyak sekali kekurangan. Plot ceritanya terasa datar tanpa <em>twist </em>sama sekali. Alhasil, ceritanya pun sangat mudah ditebak.</p>



<figure class="wp-block-embed is-type-video is-provider-youtube wp-block-embed-youtube wp-embed-aspect-16-9 wp-has-aspect-ratio"><div class="wp-block-embed__wrapper">
<iframe loading="lazy" title="Marvel Studios&#039; Thor: Love and Thunder | Epic Adventure" width="740" height="416" src="https://www.youtube.com/embed/b4dSBpjObWA?feature=oembed" frameborder="0" allow="accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture" allowfullscreen></iframe>
</div></figure>



<p>Mungkin ada yang terkejut dengan kematian Jane atau kemunculan Hercules. Sayangnya, Penulis yang bekerja di bidang media telah mengetahui hal tersebut jauh-jauh hari, sehingga tidak mendapatkan efek kejut yang diharapkan.</p>



<p>Penulis juga amat menyayangkan sedikitnya <em>screentime </em>yang dimiliki oleh Gorr. Diperankan dengan brilian oleh Bale, Gorr terasa mubazir karena kurang dieksplor lagi. Hal ini sangat berbeda dengan karakter Wenwu di film <a href="https://whathefan.com/filmserial/setelah-menonton-shang-chi-and-the-legend-of-the-ten-rings/"><em>Shang-Chi</em> <em>and the Legend of the Ten Rings</em></a>.</p>



<p>Selain itu, perlu dicatat kalau Marvel semakin sering memanfaatkan adegan <em>post-credit </em>untuk memperkenalkan karakter baru untuk film selanjutnya. Sampai film ini, sudah ada Eros (<em><a href="https://whathefan.com/filmserial/setelah-menonton-eternals-bagian-1/">Eternals</a></em>), Clea (<em>Doctor Strange</em>), dan Hercules. </p>



<p>Penulis bisa memahami kalau Marvel ingin semakin memperluas <em>universe</em>-nya, sehingga karakter-karakter baru pun terus bermunculan. Hanya saja, Marvel mulai terlihat kewalahan dalam mengelola besarnya <em>universe </em>yang mereka ciptakan sendiri.</p>



<p>Terlepas dari segala kekurangannya, Penulis akan mengatakan kalau <em>Thor: Love and Thunder </em>sedikit lebih baik daripada <em>Doctor Strange in the Multiverse of Madness</em>. Mungkin karena Penulis juga telah menurunkan ekspektasinya.</p>



<p>Dari film ini, kita bisa belajar tabah dan menerima kenyataan dari Thor. Setelah kehilangan ibu, ayah, tempat tinggalnya, sahabatnya, setengah rakyatnya, kini ia harus kehilangan kekasih tercintanya.</p>



<p>Bahkan, ia dengan lapang dada mau mengadopsi anak dari <em>villain </em>yang bisa dibilang menjadi salah satu penyebab tewasnya Jane. Sejujurnya, Penulis berharap Thor mau pergi ke psikolog untuk memeriksakan kesehatan mentalnya.</p>



<figure class="wp-block-jetpack-rating-star" style="text-align:center"><span>★</span><span>★</span><span>★</span><span>★</span><span>★</span><span>★</span><span>★</span></figure>



<hr class="wp-block-separator is-style-default"/>



<p>Lawang, 25 Juli 2022, terinspirasi setelah menonton <em>Thor: Love and Thunder</em></p>



<p>Foto: <a href="https://wall.alphacoders.com/by_sub_category.php?id=317487&amp;name=Thor%3A+Love+and+Thunder+Wallpapers">Wallpaper Abyss</a></p>
<p>The post <a href="https://whathefan.com/filmserial/setelah-menonton-thor-love-and-thunder/">Setelah Menonton Thor: Love and Thunder</a> appeared first on <a href="https://whathefan.com">Whathefan!</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://whathefan.com/filmserial/setelah-menonton-thor-love-and-thunder/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Setelah Menonton Doctor Strange in the Multiverse of Madness</title>
		<link>https://whathefan.com/filmserial/setelah-menonton-doctor-strange-in-the-multiverse-of-madness/</link>
					<comments>https://whathefan.com/filmserial/setelah-menonton-doctor-strange-in-the-multiverse-of-madness/?noamp=mobile#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Fanandi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 18 Jun 2022 09:13:19 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Film & Serial]]></category>
		<category><![CDATA[Doctor Strange]]></category>
		<category><![CDATA[film]]></category>
		<category><![CDATA[Marvel]]></category>
		<category><![CDATA[MCU]]></category>
		<category><![CDATA[multiverse]]></category>
		<category><![CDATA[review]]></category>
		<category><![CDATA[Scarlet Witch]]></category>
		<category><![CDATA[superhero]]></category>
		<category><![CDATA[Wanda Maximoff]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://whathefan.com/?p=5737</guid>

					<description><![CDATA[<p>Salah satu film yang paling Penulis nantikan di tahun 2022 ini adalah Doctor Strange in the Multiverse of Madness. Bahkan, video teaser-nya yang muncul di film Spider-Man: No Way Home saja sampai buat tulisan tersendiri. Ada beberapa alasan mengapa Penulis begitu menantikan film ini. Pertama, karena Doctor Strange adalah salah satu karakter Marvel Cinematic Universe [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://whathefan.com/filmserial/setelah-menonton-doctor-strange-in-the-multiverse-of-madness/">Setelah Menonton Doctor Strange in the Multiverse of Madness</a> appeared first on <a href="https://whathefan.com">Whathefan!</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p>Salah satu film yang paling Penulis nantikan di tahun 2022 ini adalah <em><strong>Doctor Strange in the Multiverse of Madness</strong></em>. Bahkan, <a href="https://whathefan.com/filmserial/setelah-menonton-teaser-doctor-strange-in-the-multiverse-of-madness/">video <em>teaser</em>-nya yang muncul di film <em>Spider-Man: No Way Home</em></a><em> </em>saja sampai buat tulisan tersendiri.</p>



<p>Ada beberapa alasan mengapa Penulis begitu menantikan film ini. Pertama, karena Doctor Strange adalah salah satu karakter Marvel Cinematic Universe (MCU) favorit Penulis. Filmnya yang pertama jug menjadi salah satu favorit Penulis.</p>



<p>Kedua, karena tema <em>multiverse </em>yang diusungnya. Seperti yang kita ketahui, ini adalah tema utama yang diusung pada <em>Phase 4</em>, seperti yang sudah kita lihat di <a href="https://whathefan.com/filmserial/setelah-menonton-loki-bagian-1/">serial <em>Loki</em></a><em> </em>dan tentu saja <em><a href="https://whathefan.com/filmserial/setelah-menonton-spider-man-no-way-home/">Spider-Man: No Way Home</a></em>. Apalagi, ada kata &#8220;<em>madness</em>&#8221; di judulnya yang makin membuat penasaran.</p>



<p>Ketiga, adanya karakter Wanda Maximoff alias Scarlet Witch yang melanjutkan kisahnya di <a href="https://whathefan.com/filmserial/setelah-menonton-wandavision-episode-1-2/">serial <em>WandaVision</em></a><em>. </em>Di akhir serial tersebut, terlihat jika Wanda sedang mempelajari kitab <em>Darkhold </em>yang membuatnya menjadi kandidat kuat sebagai <em>villain </em>utama di film ini.</p>



<p>Terakhir adalah banyaknya rumor mengenai <em>cameo </em>yang akan muncul di film ini. Di <em>trailer, </em>kita bisa melihat kemunculan organisasi Illuminati yang berisi Professor X, Captain Carter, dan Baron Mordo. Ada beberapa karakter lain yang nanti akan Penulis sebutkan.</p>



<p>Penulis seperti biasa nonton di hari <em>premier</em>-nya pada tanggal 4 Mei 2022 (atau 46 hari yang lalu) untuk menghindari spoiler yang bertebaran di media sosial. Sayangnya, tampaknya ekspektasi Penulis terlalu tinggi. <em><strong>SPOILER ALERT!!!</strong></em></p>





<h2 class="wp-block-heading">Jalan Cerita Doctor Strange in the Multiverse of Madness</h2>



<p>Biasanya, Penulis akan menceritakan panjang lebar mengenai jalan ceritanya dengan cukup detail. Hanya saja, rasanya mulai sekarang Penulis akan membuat rangkumannya saja tanpa perlu menjabarkan kronologinya secara lengkap.</p>



<figure class="wp-block-embed is-type-video is-provider-youtube wp-block-embed-youtube wp-embed-aspect-16-9 wp-has-aspect-ratio"><div class="wp-block-embed__wrapper">
<iframe loading="lazy" title="Marvel Studios&#039; Doctor Strange in the Multiverse of Madness | Official Trailer" width="740" height="416" src="https://www.youtube.com/embed/aWzlQ2N6qqg?list=PLK5HARgNfgj-2vsqGeDWUWy95PdVKb0gF" frameborder="0" allow="accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture" allowfullscreen></iframe>
</div></figure>



<p>Konflik utama dari film ini adalah keinginan <strong>Wanda Maximoff/Scarlet Witch</strong> (Elizabeth Olsen) yang ingin mendapatkan kekuatan milik <strong>America Chavez</strong> (Xochitl Gomez) agar bisa berpinda <em>universe </em>dengan mudah.</p>



<p>Lantas, America &#8220;terdampat&#8221; ke Earth 616 dan bertemu dengan<strong> Doctor Strange</strong> (Benedict Cumberbatch) dan <strong>Wong</strong> (Benedict Wong). Mereka pun berusaha melindungi America dari Wanda, hingga membuat Strange terlempar ke Earth-838.</p>



<p>Di sana, mereka berdua ditangkap oleh Illuminati karena Strange dianggap berbahaya dan mengancam <em>universe </em>mereka. Organisasi ini beranggotakan:</p>



<ul class="wp-block-list"><li><strong>Professor X</strong> (Patrick Stewart)</li><li><strong>Captain Carter</strong> (Hayley Atwell)</li><li><strong>Reed Richards/Mr. Fantastic</strong> (John Krasinski)</li><li><strong>Captain Marvel</strong> (Lashana Lynch)</li><li><strong>Black Bolt</strong> (Anson Mount)</li><li><strong>Baron Mordo</strong> (Chiwetel Ejiofor)</li></ul>



<p>Selain itu, mereka juga bertemu dengan varian <strong>Dr. Christine Palmer </strong>(Rachel McAdams). Saat Strange diinterogasi, Wanda menggunakan teknik <em>Dream-walk </em>untuk merasuki Wanda versi Earth-838 dan mulai memburu America.</p>



<p>Dengan (sangat) mudah Wanda berhasil membunuh 5 dari 6 anggota Illuminati, menghancurkan kitab Vishanti, dan menculik America kembali ke Earth-616. Di sisi lain, Strange bersama varian Dr. Palmer terdampat ke sebuah <em>universe </em>yang hancur.</p>



<p>Di sana, mereka bertemu dengan varian Doctor Strange yang jahat dan melakukan pertarungan yang cukup singkat dan dimenangkan oleh Strange yang baik. Strange akhirnya menggunakan <em>Darkhold </em>untuk menggunakan teknik <em>Dream-walk </em>dengan memanfaatkan jasad varian Strange yang ada di Earth-616.</p>



<p>Pertarungan terakhir pun terjadi antara Strange-Wong-America melawan Wanda. Akhirnya Wanda disadarkan bahwa dirinya menjadi monster yang ditakuti oleh kedua anaknya di Earth-838, sehingga memutuskan untuk menghancurkan <em>Darkhold </em>di gunung Wundagore tersebut.</p>



<p>Film berakhir dengan America yang memutuskan untuk <em>stay </em>di Earth-616 dan menjadi salah satu murid di Kamar-Taj. Selain itu, ternyata <em>Darkhold </em>yang digunakan oleh Strange telah memberikan efek samping berupa kemunculan mata ketiga di dahinya.</p>



<p>Pada adegan <em>post-credit</em> yang pertama, kita bisa melihat ada sosok perempuan bernama <strong>Clea </strong>(Charlize Theron) yang mengatakan perbuatan Strange telah menyebabkan <em>Incursion</em>. Untuk adegan <em>post-credit </em>kedua sama sekali tidak penting dan membuat kesal.</p>



<h2 class="wp-block-heading">Setelah Menonton Doctor Strange in the Multiverse of Madness </h2>



<p>Seperti yang sudah Penulis singgung di atas, ekspektasi Penulis terhadap film ini terlalu tinggi hingga menimbulkan kekecewaan. Bisa dibilang, kata <em>madness </em>yang terdapat pada judul tidak cocok disematkan kepada film ini.</p>



<p>Secara umum, Penulis merasa cerita dari film ini agak terasa dangkal, di mana konfliknya hanya berpusat pada Wanda yang ingin mencari anaknya dan Strange yang harus menghentikannya sekaligus melindungi America.</p>



<p>Selain itu, Penulis juga sama sekali tidak suka dengan pertarungan Strange vs Strange yang menggunakan elemen musik. Walaupun anti-<em>mainstream</em>, rasanya aneh. Apalagi Strange jahat mati dengan cukup mudah walaupun sudah menguasai <em>Darkhold</em>.</p>



<p>Masih ada banyak ungkapan kekecewaan Penulis terhadap film ini, yang akan Penulis bagi menjadi beberapa bagian di bawah ini:</p>



<h3 class="wp-block-heading">Klise Khas Marvel</h3>



<figure class="wp-block-embed is-type-video is-provider-youtube wp-block-embed-youtube wp-embed-aspect-16-9 wp-has-aspect-ratio"><div class="wp-block-embed__wrapper">
<iframe loading="lazy" title="Marvel Studios&#039; Doctor Strange in the Multiverse of Madness | Fate" width="740" height="416" src="https://www.youtube.com/embed/UNnKAk79wws?list=PLK5HARgNfgj-2vsqGeDWUWy95PdVKb0gF" frameborder="0" allow="accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture" allowfullscreen></iframe>
</div></figure>



<p>Ada adegan klise setelah kitab <em>Darkhold </em>sempat dihancurkan oleh salah satu anggota Kamar-Taj. Wanda mengancam akan membunuh anggota yang lain jika Wong tidak memberitahu rahasia <em>Darkhold</em>, yang ternyata kitabnya hanya salinan dan aslinya ada di Gunung Wundagore.</p>



<p>Klise semacam ini sempat terjadi di film <em>Avengers: Infinity Wars</em>, ketika Loki memberi Tesseract ketika Thanos menyiksa Thor dan ketika Gamora memberitahu lokasi <em>Soul Stone </em>ketika Thanos menyiksa Nebula.</p>



<p>Kalau mau berhitung secara matematis, pengorbanan mereka tentu sebanding dengan kejadian buruk yang bisa terjadi akibat bocornya informasi tersebut. Bisa jadi, kita akan melihat lebih banyak klise-klise seperti ini di film Marvel selanjutnya.</p>



<p>Oh iya, bagaimana America akhirnya bisa menggunakannya secara sadar juga berkat bantuan <em>motivasi no jutsu </em>dari Doctor Strange juga klise. </p>



<h3 class="wp-block-heading">Cameo yang Tak Terwujud</h3>



<figure class="wp-block-embed is-type-video is-provider-youtube wp-block-embed-youtube wp-embed-aspect-16-9 wp-has-aspect-ratio"><div class="wp-block-embed__wrapper">
<iframe loading="lazy" title="Marvel Studios&#039; Doctor Strange in the Multiverse of Madness | Change" width="740" height="416" src="https://www.youtube.com/embed/__Gugj6R8F0?list=PLK5HARgNfgj-2vsqGeDWUWy95PdVKb0gF" frameborder="0" allow="accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture" allowfullscreen></iframe>
</div></figure>



<p>Sebagai orang yang bekerja di bidang media dan sering membahas bocoran film, ada banyak sekali rumor <em>cameo </em>yang tidak muncul. Contohnya adalah <strong>Iron Man versi Tom Cruise</strong> dan <strong>Deadpool</strong>. </p>



<p>Marvel terlihat ingin mengompori para penggemarnya dengan menampilkan Professor X dan Captain Carter di trailer dan klip-klip singkat, sehingga mereka berpikir akan ada <em>cameo </em>yang lebih besar dari mereka.</p>



<p>Memang benar, impian penggemar untuk melihat John Krasinski menjadi Reed Richards alias Mr. Fantastic akhirnya terkabulkan. Ada juga <em>cameo </em>minor dari karakter lain, tetapi rasanya penggemar berharap lebih dari itu.</p>



<h3 class="wp-block-heading">Illuminati yang Ampas</h3>



<figure class="wp-block-embed is-type-video is-provider-youtube wp-block-embed-youtube wp-embed-aspect-16-9 wp-has-aspect-ratio"><div class="wp-block-embed__wrapper">
<iframe loading="lazy" title="Marvel Studios&#039; Doctor Strange in the Multiverse of Madness | Illuminati" width="740" height="416" src="https://www.youtube.com/embed/Ne7y9_AbBsY?list=PLK5HARgNfgj-2vsqGeDWUWy95PdVKb0gF" frameborder="0" allow="accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture" allowfullscreen></iframe>
</div></figure>



<p>Omong-omong soal Reed Richards, bisa dibilang organisasi Illuminati yang OP di komiknya terlihat sangat ampas di film ini. Wanda, walaupun memang sangat kuat, terlihat terlalu mudah menghabis seluruh anggota Illuminati dalam waktu singkat.</p>



<p>Yang paling konyol tentu saja ketika &#8220;manusia paling pintar&#8221; Reed Richards berkata ke Wanda kalau Blackbolt mampu melenyapkan Wanda hanya dengan suaranya. Kalau ia pintar, harusnya bilang saja kalau Blackbolt bisa memberitahu di mana lokasi America.</p>



<p>Penulis juga kurang suka adegan ketika Captain Carter mati, yang <em>shoot-</em>nya terlihat sangat mirip dengan kematian Green Goblin di film <em>Spider-Man </em>versi Tobey Maguire. Demi mengejar PG-13, adegan aneh tersebut pun &#8220;terpaksa&#8221; disajikan.</p>



<h3 class="wp-block-heading">Sam Raimi Sudah Terlalu Old School?</h3>



<figure class="wp-block-embed is-type-video is-provider-youtube wp-block-embed-youtube wp-embed-aspect-16-9 wp-has-aspect-ratio"><div class="wp-block-embed__wrapper">
<iframe loading="lazy" title="Sam Raimi Returns to Marvel! | Marvel Studios’ Doctor Strange in the Multiverse of Madness" width="740" height="416" src="https://www.youtube.com/embed/bovJpTWsEVw?list=PLK5HARgNfgj-2vsqGeDWUWy95PdVKb0gF" frameborder="0" allow="accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture" allowfullscreen></iframe>
</div></figure>



<p>Adegan kematian Captain Carter hanya salah satu adegan yang tidak Penulis sukai dari film ini. Sepanjang film, ada banyak teknik <em>shoot </em>dari sang sutradara,<strong> Sam Raimi</strong>, yang tidak Penulis sukai dan terkesan <em>old school</em>.</p>



<p>Contohnya adalah ketika Mordo sedang menjelaskan kepada  Strange dan America mengenai teknik <em>Dream-walk </em>yang digunakan oleh Wanda Maximoff. Efek <em>fading </em>yang digunakan mirip dengan adegan di film <em>Spider-Man </em>garapannya dulu.</p>



<p>Memang adegan <em>jumpscare</em>-nya cukup mencekam dan membuat kaget. Namun, secara keseluruhan banyak teknik pengambilan gambar di film ini yang kurang sesuai dengan selera Penulis, hingga merasa Sam Raimi tak cocok untuk jadi sutradara lagi di MCU.</p>



<h3 class="wp-block-heading">Deretan Plot Holes</h3>



<figure class="wp-block-embed is-type-video is-provider-youtube wp-block-embed-youtube wp-embed-aspect-16-9 wp-has-aspect-ratio"><div class="wp-block-embed__wrapper">
<iframe loading="lazy" title="Marvel Studios&#039; Doctor Strange in the Multiverse of Madness | Impossibility" width="740" height="416" src="https://www.youtube.com/embed/cvQFAa6M2Lc?list=PLK5HARgNfgj-2vsqGeDWUWy95PdVKb0gF" frameborder="0" allow="accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture" allowfullscreen></iframe>
</div></figure>



<p>Yang namanya film pasti ada saja <em>plot holes </em>yang ditemukan. Makin besar skala filmnya seperti <em><a href="https://whathefan.com/filmserial/setelah-menonton-avengers-endgame-bagian-2-plot-holes/">Avengers: Endgame</a></em>, semakin besar pula peluang adanya <em>plot hole</em>. Film ini pun memiliki banyak <em>plot hole </em>yang muncul di benak Penulis.</p>



<p>Pertama, mengapa Vision sama sekali tak disebutkan di film ini? Sejak kapan Wanda melupakan Vision seolah dia tak pernah hidup? Mengapa ia tak mencari <em>universe </em>di mana ada Vision yang kehilangan sosok Wanda?</p>



<p>Lantas, mengapa Wanda secara spesifik mengincar Billy dan Tommy di Earth-838? Siapa ayah mereka di <em>universe </em>tersebut? Mengapa tidak menjadi <em>universe </em>lain di mana kedua anak tersebut menjadi yatim piatu? Apa hanya karena memang tidak ada?</p>



<p>Jika mau diteruskan, daftar pertanyaan seperti ini akan terus bertambah tambah batas. Penulis sudah pernah berpendapat, kalau tema <em>multiverse </em>bisa menjadi bumerang bagi Marvel sendiri, dan bisa jadi <em>plot holes </em>semacam ini akan terus ditanyakan.</p>



<h2 class="wp-block-heading">Penutup</h2>



<p>Penulis memang merasa kecewa dengan ini, tapi itu lebih karena ekspektasinya yang terlalu tinggi. Bisa dilihat di awal tulisan, Penulis merasa begitu antusias dengan film ini karena banyak alasan. <a href="https://whathefan.com/pengembangan-diri/semakin-tinggi-harapannya-semakin-sakit-jatuhnya/">Semakin tinggi harapannya, semakin sakit jatuhnya</a>.</p>



<p>Filmnya memang masih bisa dinikmati. Efek visualnya oke, akting pemainnya oke (walau ada beberapa adegan Elizabeth Olsen yang menurut Penulis aneh), ceritanya masih runut walau terkesan agak terburu-buru.</p>



<p>Apa yang Penulis suka dari film ini adalah bagaimana Wanda langsung menjadi <em>villain </em>utama di film ini, bukan <em>plot twist </em>di mana ia tiba-tiba mengkhianati Strange dalam sebuah misi menyelamatkan kerusakan <em>universe</em>.</p>



<p>Hanya saja, memang agak aneh bagaimana Wanda yang sudah membuat masalah di serial <em>WandaVision </em>malah terlihat tidak belajar dari kesalahannya tersebut. Justru, ia membuat masalah yang lebih besar walaupun efek <em>Darkhold </em>juga berperan penting.</p>



<p>Doctor Strange kemungkinan akan memiliki film ketiganya jika melihat adegan <em>post-credit</em>-nya. Semoga film ketiganya tidak akan semengecewakan ini.</p>



<figure class="wp-block-jetpack-rating-star" style="text-align:center"><span>★</span><span>★</span><span>★</span><span>★</span><span>★</span><span>★</span></figure>



<hr class="wp-block-separator"/>



<p>Lawang, 14 Juni 2022, terinspirasi setelah menonton <em>Doctor Strange in the Multiverse of Madness </em></p>



<p>Foto: </p>
<p>The post <a href="https://whathefan.com/filmserial/setelah-menonton-doctor-strange-in-the-multiverse-of-madness/">Setelah Menonton Doctor Strange in the Multiverse of Madness</a> appeared first on <a href="https://whathefan.com">Whathefan!</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://whathefan.com/filmserial/setelah-menonton-doctor-strange-in-the-multiverse-of-madness/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Setelah Menonton Moon Knight</title>
		<link>https://whathefan.com/filmserial/setelah-menonton-moon-knight/</link>
					<comments>https://whathefan.com/filmserial/setelah-menonton-moon-knight/?noamp=mobile#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Fanandi]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 19 May 2022 02:05:27 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Film & Serial]]></category>
		<category><![CDATA[Disney]]></category>
		<category><![CDATA[Marvel]]></category>
		<category><![CDATA[MCU]]></category>
		<category><![CDATA[Moon Knight]]></category>
		<category><![CDATA[Oscar Isaac]]></category>
		<category><![CDATA[serial]]></category>
		<category><![CDATA[superhero]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://whathefan.com/?p=5700</guid>

					<description><![CDATA[<p>Hingga kini, Marvel telah menelurkan 5 serial di layanan Disney+: WandaVision, The Falcon and the Winter Soldier, Loki, What If&#8230;?, dan Hawkeye. Semua serial tersebut telah Penulis tonton dan sudah ada ulasannya masing-masing. Hanya saja, kelima serial tersebut hanya menampilkan karakter-karakter yang telah muncul sebelumnya, sehingga seolah terlihat sebagai ajang untuk memamerkan side character yang [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://whathefan.com/filmserial/setelah-menonton-moon-knight/">Setelah Menonton Moon Knight</a> appeared first on <a href="https://whathefan.com">Whathefan!</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p>Hingga kini, Marvel telah menelurkan 5 serial di layanan Disney+: <em><a href="https://whathefan.com/filmserial/setelah-menonton-wandavision-episode-1-2/">WandaVision</a></em>, <em><a href="https://whathefan.com/filmserial/setelah-menonton-the-falcon-and-the-winter-soldier-bagian-1/">The Falcon and the Winter Soldier</a></em>, <em><a href="https://whathefan.com/filmserial/setelah-menonton-loki-bagian-1/">Loki</a></em>, <em><a href="https://whathefan.com/filmserial/setelah-menonton-what-if-bagian-1/">What If&#8230;?</a></em>, dan <em><a href="https://whathefan.com/filmserial/setelah-menonton-hawkeye/">Hawkeye</a></em>. Semua serial tersebut telah Penulis tonton dan sudah ada ulasannya masing-masing.</p>



<p>Hanya saja, kelima serial tersebut hanya menampilkan karakter-karakter yang telah muncul sebelumnya, sehingga seolah terlihat sebagai ajang untuk memamerkan <em>side character </em>yang selama ini kerap terabaikan.</p>



<p>Nah, serial pertama yang menampilkan karakter baru (belum pernah muncul di Marvel Cinematic Universe/MCU) adalah <em><strong>Moon Knight</strong></em>. Kalau tidak pernah membaca komiknya, <em>superhero </em>yang satu ini pasti terdengar asing.</p>



<p>Berhubung episode <em>finale</em>-nya telah rilis kemarin, Penulis pun segera menuliskan pendapatnya tentang serial yang satu ini agar hutang artikel tidak menumpuk. <strong>SPOILER ALERT!!!</strong></p>





<h2 class="wp-block-heading">Episode 1 &#8211; Masalah Ikan Mas</h2>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="683" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/05/setelah-menonton-moon-knight-1-1024x683.jpg" alt="" class="wp-image-5702" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/05/setelah-menonton-moon-knight-1-1024x683.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/05/setelah-menonton-moon-knight-1-300x200.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/05/setelah-menonton-moon-knight-1-768x512.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/05/setelah-menonton-moon-knight-1.jpg 1080w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption>Oscar Isaac sebagai Marc Spector/Steven Grant dan Gus the goldfish (<a href="https://www.marvel.com/articles/tv-shows/moon-knight-episode-1-details-log-recap">Marvel</a>)</figcaption></figure>



<h3 class="wp-block-heading">Jalan Cerita Moon Knight Episode 1</h3>



<p>Cerita berawal kepada <strong>Steven Grant</strong> (Oscar Isaac) yang bekerja di British Museum, London, sebagai penjual suvenir yang ramah. Ia memiliki pengetahuan yang luas mengenai Mesir Kuno.</p>



<p>Steven terlihat sebagai pribadi yang bermasalah dengan tidurnya, sehingga ia selalu mengikat kakinya, menyebar pasir di sekitar kasurnya, hingga menempelkan selotip di pintu.</p>



<p>Suatu saat, tiba-tiba ia terbangun di Pegunungan Alpen dan mendapatkan sebuah scarab. Ia juga bertemu dengan <strong>Arthur Harrow </strong>(Ethan Hawke) yang memiliki sejumlah pengikut, dan Steven harus berjibaku untuk kabur.</p>



<p>Steven lantas kembali ke rumahnya dan menyadari kalau telah dua hari berlalu semenjak ia merasa tidur. Ia menemukan sebuah ponsel dan mendapati kalau ada seseorang bernama <strong>Layla </strong>(May Calamawy) yang tengah mencarinya. Ketika mencoba meneleponnya, wanita tersebut memanggilnya &#8220;Marc&#8221;.</p>



<p>Ketika di tempat kerja, ia bertemu dengan Harrow yang ternyata merupakan pengikut dewi Mesir bernama Ammit. Malamnya, Harrow memanggil sesosok makhluk untuk menyerang Grant dan merebut scarab yang dimilikinya.</p>



<p>Di saat terdesak, sosok dirinya yang satu lagi, <strong>Marc Spector</strong>, meminta Steven untuk bertukar kepribadian. Steven setuju dan untuk pertama kalinya kita melihat sosok Moon Knight di semesta Marvel.</p>



<h3 class="wp-block-heading">Setelah Menonton Moon Knight Episode 1</h3>



<p>Sebagai episode pembuka, Penulis sangat menyukai episode pertama. Tanpa perlu berpanjang lebar, kita langsung memahami mengenai kepribadian ganda yang dimiliki oleh Steven Grant. </p>



<p><em>Blackout </em>yang dialami Steven bisa menggambarkan mengenai adanya sosok lain yang mengendalikan tubuh tersebut. Episode ini juga mampu membuat penontonnya merasa simpatik dan &#8220;jatuh cinta&#8221; kepada sosok Steven.</p>



<figure class="wp-block-jetpack-rating-star" style="text-align:center"><span>★</span><span>★</span><span>★</span><span>★</span><span>★</span><span>★</span><span>★</span><span>★</span></figure>



<h2 class="wp-block-heading">Episode 2 &#8211; Panggil Kostumnya</h2>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="683" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/05/setelah-menonton-moon-knight-2-1-1024x683.jpg" alt="" class="wp-image-5704" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/05/setelah-menonton-moon-knight-2-1-1024x683.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/05/setelah-menonton-moon-knight-2-1-300x200.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/05/setelah-menonton-moon-knight-2-1-768x512.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/05/setelah-menonton-moon-knight-2-1.jpg 1080w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption>Mr. Knight (<a href="https://www.polygon.com/23013143/moon-knight-episode-2-mister-knight">Polygon</a>)</figcaption></figure>



<h3 class="wp-block-heading">Jalan Cerita Moon Knight Episode 2</h3>



<p>Berkat ulah Moon Knight yang bertarung melawan monster Harrow, Steven disalahkan atas kerusakan yang terjadi di museum dan dipecat. Ia mencoba menelusuri dirinya yang satu lagi menggunakan kunci yang ia temukan di rumahnya.</p>



<p>Di semacam tempat penyimpanan, Steven akhirnya mampu berbicara dengan Marc yang menjelaskan kalau dirinya adalah avatar dari dewa bulan Mesir, Khonsu. Steven pun melihat sosok Khonsu dan berlari ketakutan, sebelum akhirnya hampir ditabrak oleh Layla yang ternyata merupakan istri Marc.</p>



<p>Setelah membawa Layla ke rumahnya, anak buah Harrow berhasil membawa Steven ke tempat Harrow. Ternyata, Harrow mengincar scarab yang ia bawa karena ingin menemukan makam Ammit dan membangkitkannya. </p>



<p>Harrow juga menjelaskan kalau Ammit akan membuatnya memusnahkan manusia sebelum mereka melakukan kejahatannya di masa depan. Steven tidak setuju dengan cara tersebut dan kabur dengan bantuan Layla yang berhasil menyusul.</p>



<p>Di episode ini, Steven berhasil memunculkan kostum versinya sendiri dan berusaha melawan makhluk yang dimunculkan Harrow. Tidak mampu mengalahkannya, akhirnya Steven bertukar kepribadian lagi dengan Marc. Sayangnya, Harrow berhasil mendapatkan scarab dan langsung menuju Mesir.</p>



<h3 class="wp-block-heading">Setelah Menonton Moon Knight Episode 2</h3>



<p>Episode dua lebih menjelaskan mengenai konflik yang terjadi antara Steven/Marc dan Harrow. Mereka berdua menjadi &#8220;pengikut&#8221; dari dewa-dewi Mesir yang berbeda. Meskipun mereka sama-sama ingin memusnahkan kejahatan di dunia, mereka memiliki cara yang berbeda.</p>



<p>Jika Khonshu membunuh orang <em>setelah </em>mereka melakukan kejahatan, Ammit justru ingin membunuh orang <em>sebelum </em>mereka melakukan kejahatannya melalui semacam neraca. Dengan kata lain, Ammit <a href="https://whathefan.com/filmserial/genosida-ala-thanos/">ingin melakukan genosida</a> untuk menghindari hal buruk terjadi di masa depan.</p>



<figure class="wp-block-jetpack-rating-star" style="text-align:center"><span>★</span><span>★</span><span>★</span><span>★</span><span>★</span><span>★</span><span>★</span></figure>



<h2 class="wp-block-heading">Episode 3 &#8211; Tipe yang Ramah</h2>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="683" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/05/setelah-menonton-moon-knight-3-1024x683.jpg" alt="" class="wp-image-5705" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/05/setelah-menonton-moon-knight-3-1024x683.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/05/setelah-menonton-moon-knight-3-300x200.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/05/setelah-menonton-moon-knight-3-768x512.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/05/setelah-menonton-moon-knight-3.jpg 1080w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption>Mr. Knight dan Khonshu (<a href="https://comicbook.com/tv-shows/news/moon-knight-episode-3-reviews-spoilers-theories/">ComicBook</a>)</figcaption></figure>



<h3 class="wp-block-heading">Jalan Cerita Moon Knight Episode 3</h3>



<p>Dari London, kita langsung beralih ke Mesir karena Harrow berhasil menemukan makam Ammit di gurun Mesir. Marc berusaha melacak keberadaan Harrow, tetapi sempat mengalami <em>blackout </em>bersamaan dengan Steven yang mengindikasikan adanya kepribadian ketiga.</p>



<p>Buntu, Khonshu pun melakukan sesuatu yang membuat para dewa Mesir lain untuk berkumpul dan memberitahukan rencana Harrow. Sayangnya, Harrow berhasil meyakinkan mereka kalau yang disampaikan oleh Khonshu tidak benar. </p>



<p>Salah satu avatar dari dewa Mesir memberitahu Marc untuk menemukan sarkofagus yang memberitahu lokasi makam Ammit. Marc pun bertemu dengan Layla dan membawanya untuk bertemu dengan Anton Mogart yang memiliki sarkofagus yang ditemukan.</p>



<p>Sayangnya, Harrow datang dan mengacau, sehingga Marc dan Layla harus melarikan diri ke gurun sembari membawa peta bintang yang menjadi petunjuk makam Ammit. Steven menggunakan keahliannya untuk merakit peta bintang, tetapi ternyata peta tersebut dibuat 2000 tahun lalu.</p>



<p>Khonshu pun memutuskan untuk mengubah langit kembali seperti 2000 tahun lalu, yang membuat para dewa Mesir lain memenjarakan Khonshu ke dalam sebuah <em>ushhabti</em>. Dengan kata lain, Steven dan Marc kehilangan kekuatan Moon Knight.</p>



<h3 class="wp-block-heading">Setelah Menonton Moon Knight Episode 3</h3>



<p>Satu hal yang Penulis suka dari serial <em>Moon Knight </em>hingga episode 3 adalah <em>pace-</em>nya yang tidak terlalu bertele-tele. Misi pengejaran yang dilakukan oleh Marc dan Layla terasa padat, tapi berhasil tidak membuatnya terlihat terburu-buru.</p>



<p>Satu adegan yang dianggap <em>epic </em>dari episode ini adalah ketika Khonshu memutar langit malam dengan efek yang memanjakan mata. Penonton berhasil dibuat penasaran, apa yang akan terjadi dengan Marc dan Steven setelah kekuatan mereka hilang.</p>



<figure class="wp-block-jetpack-rating-star" style="text-align:center"><span>★</span><span>★</span><span>★</span><span>★</span><span>★</span><span>★</span><span>★</span></figure>



<h2 class="wp-block-heading">Episode 4 &#8211; Makam</h2>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="683" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/05/setelah-menonton-moon-knight-4-1024x683.jpg" alt="" class="wp-image-5706" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/05/setelah-menonton-moon-knight-4-1024x683.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/05/setelah-menonton-moon-knight-4-300x200.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/05/setelah-menonton-moon-knight-4-768x512.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/05/setelah-menonton-moon-knight-4.jpg 1080w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption>Marc dan Steven (<a href="https://wegotthiscovered.com/tv/marvel-drops-hi-res-images-from-moon-knight-episode-4/">We Got This Covered</a>)</figcaption></figure>



<h3 class="wp-block-heading">Jalan Cerita Moon Knight Episode 4</h3>



<p>Steven dan Layla berhasil menemukan lokasi makam Ammit berkat &#8220;pengorbanan&#8221; yang dilakukan oleh Khonshu. Dalam sebuah makam labirin yang berbentuk Mata Horus, mereka menemukan fakta beberapa orang Harrow dibunuh oleh semacam mayat hidup. </p>



<p>Sempat terpencar, Layla berhasil mengalahkan mayat hidup tersebut dan bertemu dengan Harrow, di mana ia memberi informasi bahwa yang membunuh ayah Layla adalah Marc. </p>



<p>Di tempat yang terpisah, Steven berhasil menemukan fakta bahwa avatar terakhir dari Ammit adalah Alexander the Great. <em>Ushabti</em> dari Ammit pun tersimpan di dalam tubuh mumi Alexander. Layla menemukan lokasi Marc dan marah karena menyembunyikan fakta yang ia ketahui dari Harrow.</p>



<p>Lantas, tiba-tiba Harrow datang dan Marc pun melakukan konfrontasi. Tanpa banyak babibu, Harrow menembah Marc tepat di dadanya. Marc terbangun di sebuah tempat yang terlihat sebagai rumah sakit jiwa. Ia lantas bertemu dengan Steven di tubuh yang berbeda, sebelum bertemu dengan seorang dewi dengan bentuk kuda nil, Tawaret.</p>



<h3 class="wp-block-heading">Setelah Menonton Moon Knight Episode 4</h3>



<p>Episode 4 berhasil menyajikan petulangan perburuan harta karun ala <em>Indiana Jones</em>. Tanpa kekuatan super dari Khonshu, Marc dan Steven hanyalah manusia biasa yang rentan. Petualangan menegangkan di makam tempat Ammit disembunyikan berhasil membuat penonton terbawa suasana.</p>



<p>Penonton, termasuk Penulis, dibuat bingung ketika adegan rumah sakit jiwa dimulai. Kita seolah dibuat bimbang, manakah yang nyata dan manakah yang fana. Misteri ini berhasil membuat penonton merasa tidak sabar dengan episode selanjutnya.</p>



<figure class="wp-block-jetpack-rating-star" style="text-align:center"><span>★</span><span>★</span><span>★</span><span>★</span><span>★</span><span>★</span><span>★</span></figure>



<h2 class="wp-block-heading">Episode 5 &#8211; Rumah Sakit Jiwa</h2>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="683" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/05/setelah-menonton-moon-knight-5-1024x683.jpg" alt="" class="wp-image-5707" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/05/setelah-menonton-moon-knight-5-1024x683.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/05/setelah-menonton-moon-knight-5-300x200.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/05/setelah-menonton-moon-knight-5-768x512.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/05/setelah-menonton-moon-knight-5.jpg 1080w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption>Kematian Steven (<a href="https://jawwaby.club/2022/04/27/here-if-spoilers-dead-in-the-new-episode-of-moon-knight/">Jawwaby.club</a>)</figcaption></figure>



<h3 class="wp-block-heading">Jalan Cerita Moon Knight Episode 5</h3>



<p>Taweret menjelaskan kalau Marc dan Steven sudah mati. Rumah sakit jiwa yang terlihat oleh mereka adalah sebuah &#8220;perahu&#8221; yang berlayar melalui Duat, alam baka Mesir. Taweret menimbang hati mereka apakah mereka bisa memasuki Field of Reeds, tapi ternyata hati mereka belum seimbang karena masih banyak hal yang disembunyikan Marc dari Steven. </p>



<p>Oleh karena itu, mereka pun menyusuri kenangan Marc satu per satu. Ternyata, ketika kecil Marc disalahkan oleh ibunya atas kematian adik Marc yang bernama Randall. Lantas, kehidupan Marc yang cukup tragis pun berlanjut hingga ia menjadi avatar Khonshu setelah hampir tewas. </p>



<p>Marc dan Steven pun berusaha meyakinkan Taweret untuk menghidupkan mereka kembali agar bisa menghentikan Harrow. Untuk itu, Marc pun akhirnya mengakui kalau dirinya membuat kepribadian Steven akibat perlakukan kejam yang ia terima dari ibunya.</p>



<p>Namun, tiba-tiba mereka diserang oleh musuh. Steven jatuh ke dalam gurun dan berubah menjadi pasir. Timbangan Marc tiba-tiba menjadi seimbang dan ia mendapati dirinya telah berada di Field of Reeds.</p>



<h3 class="wp-block-heading">Setelah Menonton Moon Knight Episode 5</h3>



<p>Bisa dibilang, episode kelima dari <em>Moon Knight </em>memiliki <em>vibe </em>yang sama dengan<a href="https://whathefan.com/filmserial/setelah-menonton-wandavision-episode-8-bagian-1/"> episode delapan <em>WandaVision</em></a>, di mana kita diajak untuk menyusuri masa lalu tragis dari sang karakter utama.</p>



<p>Kebingungan yang terjadi di akhir episode 4 juga terjawab di sini, di mana Marc dan Steven sedang berada di alam setelah kehidupan. Kita juga mengetahui kalau di dunia Marvel, ada banyak macam tempat seperti ini.</p>



<figure class="wp-block-jetpack-rating-star" style="text-align:center"><span>★</span><span>★</span><span>★</span><span>★</span><span>★</span><span>★</span><span>★</span></figure>



<h2 class="wp-block-heading">Episode 6 &#8211; Dewa dan Monster</h2>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="683" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/05/setelah-menonton-moon-knight-7-1024x683.jpg" alt="" class="wp-image-5709" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/05/setelah-menonton-moon-knight-7-1024x683.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/05/setelah-menonton-moon-knight-7-300x200.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/05/setelah-menonton-moon-knight-7-768x512.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/05/setelah-menonton-moon-knight-7.jpg 1080w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption>Ammit (<a href="https://www.tor.com/2022/05/04/moon-knight-season-finale-review/">Tor</a>)</figcaption></figure>



<h3 class="wp-block-heading">Jalan Cerita Moon Knight Episode 6</h3>



<p>Setelah kematian Steven, Harrow berhasil membebaskan Ammit dan membunuh avatar dewa-dewa Mesir lainnya. Di sisi lain, Marc menolak untuk tinggal di Field of Reeds dan memilih untuk kembali ke Duat untuk menyelamatkan Steven.</p>



<p>Dengan bantuan Taweret, Marc berhasil mengembalikan Steven dan mereka pun kembali hidup setelah melewati Gerbang Osiris. Khonshu yang dibebaskan oleh Layla pun segera kembali membuat perjanjian dengan Marc/Steven. Di sisi lain, Layla juga setuju menjadi avatar sementara dari Taweret dan memperoleh kekuatan super.</p>



<p>Akhirnya pertarungan final pun terjadi, di mana Marc/Steven dan Layla melawan Harrow dan anak buahnya, sedangkan Khonshu melakukan pertarungan ala monster Kaiju melawan Ammit. Di saat darurat, Marc/Steven tiba-tiba mengalami <em>blackout </em>dan tiba-tiba Harrow sudah ia kalahkan.</p>



<p>Untuk menghentikan Ammit, Marc dan Layla menyegel tubuh Ammit di tubuh Harrow. Khonshu meminta Marc untuk membunuh Harrow, tetapi ditolak. Khonshu pun menepati janjinya dengan melepaskan Marc dan Steven.</p>



<p>Di adegan <em>mid-credit</em>, ternyata urusan Marc/Steven dengan Khonshu belum usai. Ternyata, ada kepribadian ketiga yang bersemayam di tubuh mereka, Jack Lockley. Bersama Khonshu, ia &#8220;menculik&#8221; Harrow dan membunuhnya di dalam limosin.</p>



<h3 class="wp-block-heading">Setelah Menonton Moon Knight Episode 6</h3>



<p>Sebagai penutup, Penulis kurang menyukai episode terakhir ini. Kemunculan Ammit terasa &#8220;cuma gitu aja?&#8221; karena dengan mudah disegel oleh Marc dan Layla. Selain itu, kematian avatar-avatar dewa Mesir juga terjadi dengan begitu mudahnya. Layla yang tiba-tiba jadi <em>superhero </em>Mesir juga terasa sebagai <em>fans service.</em></p>



<p>Penyelamat dari episode ini adalah adegan <em>mid-credit </em>yang akhirnya menampilkan sosok Jack Lockley. <em>Plot twist </em>yang cukup menyenangkan meskipun sudah banyak ditebak ini membuat banyak penonton penasaran tentang masa depan Moon Knight di masa depan.</p>



<figure class="wp-block-jetpack-rating-star" style="text-align:center"><span>★</span><span>★</span><span>★</span><span>★</span><span>★</span><span>★</span></figure>



<h2 class="wp-block-heading">Penutup</h2>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="683" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/05/setelah-menonton-moon-knight-6-1024x683.jpg" alt="" class="wp-image-5708" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/05/setelah-menonton-moon-knight-6-1024x683.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/05/setelah-menonton-moon-knight-6-300x200.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/05/setelah-menonton-moon-knight-6-768x512.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/05/setelah-menonton-moon-knight-6.jpg 1080w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption>Jake Lockley (<a href="https://www.marca.com/en/lifestyle/tv-shows/2022/05/04/6272f50646163ff0228b4571.html">MARCA</a>)</figcaption></figure>



<p>Secara keseluruhan, serial <em>Moon Knight </em>cukup menyenangkan untuk ditonton karena <em>tone </em>yang cenderung gelap, berbeda dengan kebanyakan serial Marvel yang terkesan ceria dan ringan.</p>



<p>Akting yang ditampilkan oleh Oscar Isaac benar-benar juara. Hampir semua penonton sepakat kalau akting yang ia tampilkan membuat serial ini menjadi lebih menarik. Pemeran lain seperti May Calamawy sebagai Layla dan Ethan Hawke sebagai Harrow juga mampu mengimbangi Isaac.</p>



<p>Salah satu nilai plus dari serial ini adalah kita tidak perlu menonton semua film dan serial Marvel sebelumnya. Bisa dibilang, serial ini seperti berdiri sendiri, bahkan hampir tidak ada referensi ke film/serial Marvel lainnya, sesuatu yang lumrah terjadi di MCU.</p>



<p>Penulis cukup menyukai <em>pace cepat </em>antara episode satu sampai tiga, dan mulai bingung di episode empat dan lima. Meskipun ada penjelasan di episode enam, masih ada terlalu banyak pertanyaan yang belum terjawab dan cukup mengganjal.</p>



<p>Misalnya, bagaimana Marc/Steven bisa kembali hidup? Apakah hanya karena bantuan dewa-dewa Mesir atau karena di tubuhnya masih terikat oleh Khonshu? Bagaimana Harrow bisa membunuh avatar dewa-dewa Mesir lain dengan mudah, padahal Layla langsung mendapatkan kekuatan super dari Tawaret?</p>



<p>Penulis benar-benar menyayangkan kemunculan Ammit yang terkesan remeh dan kurang penting. <em>Screentime</em>-nya yang cukup sebentar seolah tidak selaras dengan gembar-gembor tentangnya yang sudah muncul sejak episode satu.</p>



<p>Kesimpulannya, Penulis cukup menikmati serial ini meskipun kurang puas dengan <em>ending</em>-nya. Di antara serial Marvel lainnya yang sudah tayang di Disney+, Penulis akan menempatkannya di posisi tiga, setelah <em>WandaVision </em>dan <em>Loki</em>.</p>



<hr class="wp-block-separator"/>



<p>Lawang, 5 Mei 2022, terinspirasi setelah menamatkan serial <em>Moon Knight </em>di Disney+</p>



<p>Foto Banner: <a href="https://www.cnet.com/culture/entertainment/moon-knight-release-schedule-when-does-episode-6-premiere-disney-plus/">CNET</a></p>
<p>The post <a href="https://whathefan.com/filmserial/setelah-menonton-moon-knight/">Setelah Menonton Moon Knight</a> appeared first on <a href="https://whathefan.com">Whathefan!</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://whathefan.com/filmserial/setelah-menonton-moon-knight/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Setelah Menonton The Batman</title>
		<link>https://whathefan.com/filmserial/setelah-menonton-the-batman/</link>
					<comments>https://whathefan.com/filmserial/setelah-menonton-the-batman/?noamp=mobile#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Fanandi]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 19 Apr 2022 15:44:16 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Film & Serial]]></category>
		<category><![CDATA[batman]]></category>
		<category><![CDATA[DC Comics]]></category>
		<category><![CDATA[hiburan]]></category>
		<category><![CDATA[review]]></category>
		<category><![CDATA[sinema]]></category>
		<category><![CDATA[superhero]]></category>
		<category><![CDATA[The Batman]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://whathefan.com/?p=5651</guid>

					<description><![CDATA[<p>Meskipun lebih sering menonton film-film Marvel, sebenarnya Batman dari DC Comics adalah superhero favorit Penulis sejak kecil. Bahkan, film The Dark Knight yang dibintangi oleh Christian Bale dan Heath Ledger adalah film favorit Penulis sepanjang masa. Oleh karena itu, Penulis langsung merasa tertarik ketika film The Batman rilis di Indonesia pada tanggal 2 Maret 2022 [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://whathefan.com/filmserial/setelah-menonton-the-batman/">Setelah Menonton The Batman</a> appeared first on <a href="https://whathefan.com">Whathefan!</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p>Meskipun lebih sering menonton film-film Marvel, sebenarnya Batman dari DC Comics adalah <em>superhero </em>favorit Penulis sejak kecil. Bahkan, film <em><a href="https://whathefan.com/filmserial/film-favorit-saya-the-dark-knight/">The Dark Knight</a> </em>yang dibintangi oleh Christian Bale dan Heath Ledger adalah film favorit Penulis sepanjang masa.</p>



<p>Oleh karena itu, Penulis langsung merasa tertarik ketika film <em><strong>The Batman </strong></em>rilis di Indonesia pada tanggal 2 Maret 2022 kemarin. Sempat tertunda beberapa hari, akhirnya Penulis menonton film ini pada tanggal 19 Maret 2022.</p>



<p>Dengan durasi yang cukup panjang (2 jam 56 menit), Penulis menyaksikan petualangan Batman yang berbeda dari film-film sebelumnya, sehingga Penulis merasa tak sabar untuk menantikan sekuelnya!</p>



<p class="has-text-align-center"><strong>SPOILER ALERT!!!</strong></p>



<p>(NB: Artikel ini baru selesai ditulis setelah 31 hari setelah Penulis menonton filmnya atau 49 hari setelah penayangan perdana film di Indonesia karena beberapa alasan)</p>





<h2 class="wp-block-heading">Jalan Cerita The Batman</h2>



<p>Di film ini, kita tidak diperlihatkan bagaimana <strong>Bruce Wayne</strong> (Robert Pattinson) harus menjadi yatim piatu di usia muda. Alih-alih, kita langsung melihat sosok Batman yang telah beroperasi di kota Gotham selama 2 tahun dan kerap bermain hakim sendiri.</p>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="683" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/04/setelah-menonton-the-batman-1-1024x683.jpg" alt="" class="wp-image-5663" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/04/setelah-menonton-the-batman-1-1024x683.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/04/setelah-menonton-the-batman-1-300x200.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/04/setelah-menonton-the-batman-1-768x512.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/04/setelah-menonton-the-batman-1.jpg 1080w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption>James Gordon dan Batman (<a href="https://www.indiewire.com/2022/03/jeffrey-wright-the-batman-commissioner-gordon-eric-adams-1234704889/">IndieWire</a>)</figcaption></figure>



<p>Ia kerap berseberangan dengan pihak kepolisian dan hanya menjalin persahabatan dengan<strong> Lt. James Gordon </strong>(Jeffrey Wright), yang membawanya untuk kasus pembunuhan Walikota Gotham.</p>



<p>Sosok sang pembunuh adalah seorang pria yang menyebut dirinya sebagai <strong>Riddler </strong>(Paul Dano). Sesuai namanya, ia memberikan pesan teka-teki untuk dipecahkan Batman. </p>



<p>Pembunuhan berantai berlanjut, di mana korban selanjutnya adalah Komisaris Kepolisian Gotham dan lagi-lagi ada pesan misterius untuk dipecahkan oleh Batman.</p>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="683" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/04/setelah-menonton-the-batman-2-1024x683.jpg" alt="" class="wp-image-5664" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/04/setelah-menonton-the-batman-2-1024x683.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/04/setelah-menonton-the-batman-2-300x200.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/04/setelah-menonton-the-batman-2-768x512.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/04/setelah-menonton-the-batman-2.jpg 1080w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption>The Penguin (<a href="https://news.sky.com/story/colin-farrell-to-reprise-his-role-as-the-penguin-in-new-batman-spin-off-tv-series-12562181">Sky News</a>)</figcaption></figure>



<p>Setelah menelusuri petunjuk yang ada, Batman dan Gordon menyelidiki klub malam bernama Icebergo Lounge yang dimiliki oleh <strong>The Penguin</strong> (Collin Farrel), salah satu tangan kanan <strong>Carmine Falcone</strong> (John Turturro). </p>



<p>Batman pun bertemu dengan <strong>Selina Kyle/Catwoman</strong> (Zoë Kravitz) dan bekerja sama untuk memecahkan kasus yang sedang dihadapi karena rekan Selina menghilang. Kebetulan, orang yang dicari Batman adalah rekannya tersebut.</p>



<p>Lantas, ketika hari pemakaman walikota, tiba-tiba Riddler mengirim Jaksa Gotham menggunakan mobil. Lehernya dipasangi sebuah bom waktu dan Batman ditantang untuk menjawab teka-teki dari Riddler lagi.</p>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="683" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/04/setelah-menonton-the-batman-3-1-1024x683.jpg" alt="" class="wp-image-5666" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/04/setelah-menonton-the-batman-3-1-1024x683.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/04/setelah-menonton-the-batman-3-1-300x200.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/04/setelah-menonton-the-batman-3-1-768x512.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/04/setelah-menonton-the-batman-3-1.jpg 1080w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption>Catwoman dan Batman (<a href="https://www.glamour.com/story/the-batman-implied-bisexuality">Glamour</a>)</figcaption></figure>



<p>Batman dan Gordon semakin intens mencari jejak The Riddler, mulai dari menginterogasi The Penguin, pergi ke reruntuhan panti asuhan keluarga Wayne, hingga adanya kiriman bom yang hampir merenggut nyawa pelayan setianya, <strong>Alfred </strong>(Andy Serkis).</p>



<p>The Riddler mulai memainkan perang psikologisnya, dengan menunjukkan fakta bahwa ayah Bruce Wayne tidak sebaik yang disangka. Hal ini semakin diperkuat dengan pernyataan dari Falcone. Untungnya, Alfred berhasil meyakinkan kalau Thomas Wayne adalah orang yang baik.</p>



<p>Setelah itu, Batman dan Selena kembali menyerbu Iceberg untuk menangkap Falcone. Ketika digiring keluar, Riddler menembak Falcone. Singkat cerita The Riddler tertangkap dan identitasnya aslinya pun terbongkar.</p>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="683" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/04/setelah-menonton-the-batman-4-1024x683.jpg" alt="" class="wp-image-5667" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/04/setelah-menonton-the-batman-4-1024x683.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/04/setelah-menonton-the-batman-4-300x200.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/04/setelah-menonton-the-batman-4-768x512.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/04/setelah-menonton-the-batman-4.jpg 1080w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption>The Riddler (<a href="https://www.polygon.com/22874908/the-batman-riddler-costume-actor-paul-dano-2022">Polygon</a>)</figcaption></figure>



<p>Ternyata, The Riddler terinspirasi dari Batman dalam melancarkan aksinya. Ia membunuh orang-orang korup Gotham. Selain itu, terbongkar pula rencana Riddler yang ingin menenggelamkan kota Gotham.</p>



<p>Rencana The Riddler berhasil, kota Gotham tenggelam dan walikota yang baru terpilih hampir saja mati tertembak. Kejadian ini membuat Batman sadar dan berusaha untuk menjadi simbol harapan di Kota Gotham.</p>



<p>Di akhir film, kita bisa melihat adegan di mana The Riddler sedang berbincang dengan sesosok orang yang diperankan oleh Barry Keoghan, yang tampaknya akan berperan sebagai <strong>Joker</strong>!</p>



<h2 class="wp-block-heading">Setelah Menonton The Batman</h2>



<p>Jujur, Penulis kesulitan untuk menulis sinopsis di atas karena memang ceritanya cukup berat dan kompleks. Penulis kesulitan merangkai kalimat yang mudah dipahami, tetapi tetap menceritakan secara singkat film ini.</p>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="683" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/04/setelah-menonton-the-batman-5-1024x683.jpg" alt="" class="wp-image-5668" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/04/setelah-menonton-the-batman-5-1024x683.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/04/setelah-menonton-the-batman-5-300x200.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/04/setelah-menonton-the-batman-5-768x512.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/04/setelah-menonton-the-batman-5.jpg 1080w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption>Batman Sebagai Detektif (<a href="https://www.complex.com/pop-culture/the-batman-2022-film-review">Complex</a>)</figcaption></figure>



<p>Jika dibandingkan dengan film-film Batman sebelumnya, bisa dibilang <em>The Batman </em>terasa berbeda karena menonjolkan sisi detektifnya, bahkan terasa seperti film <em>noir</em>. Alurnya dibuat lambat, tapi tidak sampai membuat Penonton merasa mengantuk.</p>



<p>Sebagai penggemar kisah detektif, Penulis begitu menikmati segala <em>clue </em>yang disebar oleh The Riddler. Batman yang mampu menerka beberapa teka-teki yang dialamatkan kepadanya ternyata tetap kesusahan membongkar misteri-misteri tersebut hingga akhir.</p>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="683" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/04/setelah-menonton-the-batman-6-1024x683.jpg" alt="" class="wp-image-5669" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/04/setelah-menonton-the-batman-6-1024x683.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/04/setelah-menonton-the-batman-6-300x200.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/04/setelah-menonton-the-batman-6-768x512.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/04/setelah-menonton-the-batman-6.jpg 1080w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption>Kota Gotham (<a href="https://screenrant.com/the-batman-movie-concept-art-gotham-city/">Screen Rant</a>)</figcaption></figure>



<p><em>The Batman </em>bisa dibilang sebagai salah satu film Batman yang paling suram. Selama hampir 3 jam, hampir sama sekali tidak ditemukan sesuatu yang dapat memicu tawa. Filmnya terasa kelam seperti film <a href="https://whathefan.com/filmserial/setelah-menonton-joker/"><em>Joker </em>yang diperankan Joaquin Phoenix</a>.</p>



<p>Hal lain yang tak kalah suram adalah penggambaran Kota Gotham. Selain nuansa kotanya yang gelap dan selalu hujan, tingkat kebusukan para oknum di dalamnya juga sangat parah, seolah kota ini memang benar-benar sarang orang brengsek.</p>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="683" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/04/setelah-menonton-the-batman-7-1024x683.jpg" alt="" class="wp-image-5670" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/04/setelah-menonton-the-batman-7-1024x683.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/04/setelah-menonton-the-batman-7-300x200.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/04/setelah-menonton-the-batman-7-768x512.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/04/setelah-menonton-the-batman-7.jpg 1080w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption>Robert Pattinson (<a href="https://www.hindustantimes.com/entertainment/hollywood/robert-pattinson-says-comment-about-not-working-out-for-the-batman-was-a-joke-that-came-back-to-haunt-me-101642681669417.html">Hindustan Times</a>)</figcaption></figure>



<p>Robert Pattinson yang sempat diragukan ternyata mampu membawa karakter ini dengan baik. Ia mampu menggambarkan sosok Bruce Wayne yang selama 2 tahun menjadi <em>vigilante </em>dan pada akhirnya mampu berubah menjadi sosok yang membawa harapan untuk warga Gotham.</p>



<p>Paul Dano yang menjadi The Riddler juga mampu tampil dengan mengesankan. Sayangnya, Penulis merasa peran Selena Kyle alias Catwoman di film ini terasa sedikit tanggung, berbeda dengan Catwoman versi Michelle Pfeiffe yang cukup mendominasi di film <em>Batman Return</em>.</p>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="683" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/04/setelah-menonton-the-batman-8-1024x683.jpg" alt="" class="wp-image-5671" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/04/setelah-menonton-the-batman-8-1024x683.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/04/setelah-menonton-the-batman-8-300x200.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/04/setelah-menonton-the-batman-8-768x512.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/04/setelah-menonton-the-batman-8.jpg 1080w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption>Joker Versi Barry Keoghan (<a href="https://www.hindustantimes.com/entertainment/hollywood/robert-pattinson-says-comment-about-not-working-out-for-the-batman-was-a-joke-that-came-back-to-haunt-me-101642681669417.html">The Daily Beast</a>)</figcaption></figure>



<p>Film ini tidak memiliki <em>plot twist </em>yang mengejutkan, hanya saja kita sebagai penonton seolah dibuat naik-turun dengan berbagai kenyataan yang terkuak. Contohnya adalah mengenai ayah dari Bruce, Thomas Wayne.</p>



<p>Jika ada yang kurang srek bagi Penulis, mungkin adegan terakhirnya ketika misi utama The Riddler yang ingin menenggelamkan Kota Gotham. Entah mengapa ini seolah menjadi kurang relevan dengan misinya yang ingin menghabisi para pejabat korup.</p>



<p>Kalau ditanya adegan favorit, mungkin Penulis akan memilih adegan ketika Batman sedang mengejar Penguin. Selain pengambilan gambarnya yang <em>epic</em>, suara latarnya pun terdengar sangat intens dan mengagumkan.</p>



<p>Kesimpulannya, Penulis menikmati film ini dan menantikan sekuelnya, yang kemungkinan akan menampilkan Joker versi Barry Keoghan lebih banyak lagi. Pendekatan yang diambil Matt Reeves selaku sutradara benar-benar berbeda dan menarik!</p>



<figure class="wp-block-jetpack-rating-star" style="text-align:center"><span>★</span><span>★</span><span>★</span><span>★</span><span>★</span><span>★</span><span>★</span><span>★</span></figure>



<hr class="wp-block-separator"/>



<p>Lawang, 19 April 2022, terinspirasi setelah menonton film <em>The Batman</em></p>



<p>Foto Banner: <a href="https://www.polygon.com/comics/2020/8/20/21377562/the-batman-movie-posters-matt-reeves-jim-lee-art">Polygon</a></p>
<p>The post <a href="https://whathefan.com/filmserial/setelah-menonton-the-batman/">Setelah Menonton The Batman</a> appeared first on <a href="https://whathefan.com">Whathefan!</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://whathefan.com/filmserial/setelah-menonton-the-batman/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Setelah Menonton Spider-Man: No Way Home</title>
		<link>https://whathefan.com/filmserial/setelah-menonton-spider-man-no-way-home/</link>
					<comments>https://whathefan.com/filmserial/setelah-menonton-spider-man-no-way-home/?noamp=mobile#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Fanandi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 08 Jan 2022 03:35:32 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Film & Serial]]></category>
		<category><![CDATA[film]]></category>
		<category><![CDATA[Marvel]]></category>
		<category><![CDATA[MCU]]></category>
		<category><![CDATA[phase 4]]></category>
		<category><![CDATA[pinggir]]></category>
		<category><![CDATA[Spider-Man]]></category>
		<category><![CDATA[Spider-Man: No Way Home]]></category>
		<category><![CDATA[superhero]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://whathefan.com/?p=5518</guid>

					<description><![CDATA[<p>Di tahun 2021 kemarin, film yang paling Penulis antisipasi tentu saja Spider-Man: No Way Home. Sempat ada ketakutan film ini akan ditunda karena adanya pembatasan-pandemi-entah apalagi-namanya, untungnya film ini tetap tayang di hari yang telah dijadwalkan. Sama seperti ketika menonton Avengers: Endgame, Penulis memutuskan untuk menonton di hari pertama karena khawatir terkena spoiler. Bedanya, di [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://whathefan.com/filmserial/setelah-menonton-spider-man-no-way-home/">Setelah Menonton Spider-Man: No Way Home</a> appeared first on <a href="https://whathefan.com">Whathefan!</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p>Di tahun 2021 kemarin, film yang paling Penulis antisipasi tentu saja <em>Spider-Man: No Way Home</em>. Sempat ada ketakutan film ini akan ditunda karena adanya <a href="https://whathefan.com/politik-negara/terlalu-fokus-dengan-istilah-lupa-esensinya/">pembatasan-pandemi-entah apalagi-namanya</a>, untungnya film ini tetap tayang di hari yang telah dijadwalkan.</p>



<p>Sama seperti ketika menonton <em><a href="https://whathefan.com/filmserial/setelah-menonton-avengers-endgame-bagian-1-adegan-favorit/">Avengers: Endgame</a></em>, Penulis memutuskan untuk menonton di hari pertama karena khawatir terkena <em>spoiler</em>. Bedanya, di Malang tidak ada bioskop yang tayang <em>premier </em>jam 5 pagi, sehingga Penulis memutuskan untuk nonton di malam hari sepulang kerja.</p>



<p>Penulis berusaha untuk menurunkan ekspektasinya ketika menonton karena takut kecewa. Untunglah, film ini benar-benar berhasil membawa nostalgia dengan cara yang <em>smooth </em>serta suguhan cerita yang tidak biasa!</p>



<p class="has-text-align-center"><strong>SPOILER ALERT!!!</strong></p>



<p>(NB: Artikel ini baru selesai ditulis setelah 24 hari setelah Penulis menonton filmnya karena beberapa alasan)</p>





<h2 class="wp-block-heading">Jalan Cerita <em>Spider-Man: No Way Home</em></h2>



<p>Film ini terkoneksi langsung dengan akhir film <em>Spider-Man: Far From Home</em>, di mana <strong>Mysterio </strong>(Jake Gyllenhaal) membocorkan identitas <strong>Peter Parker</strong> (Tom Holland) sebagai Spider-Man ke publik. Hal ini sontak membuat kehidupannya berubah total.</p>



<p>Masyarakat terbagi menjadi dua kubu, yang mendukung dan membenci Peter. Tuntutan hukum pun membayanginya, di mana ia dibantu oleh (<em>suprise </em>pertama) <strong>Matt Murdock a.k.a. Daredevil</strong> yang diperankan oleh Charlie Cox!</p>



<p>Tidak hanya membuatnya menderita, <strong>MJ </strong>(Zendaya) dan <strong>Ned </strong>(Jacob Batalon) pun harus terkena apesnya karena dianggap orang yang dekat dengan Peter sehingga ditolak oleh MIT dan beberapa kampus lainnya.</p>



<p>Oleh karena itu, Peter pun terpikir untuk meminta bantuan kepada <strong>Doctor Strange</strong> (Benedict Cumberbatch) untuk membuat orang melupakan fakta bahwa dirinya adalah Spider-Man. Sayangnya, intervensi Peter ketika Strange merapal mantra membuat kacau <em>multiverse.</em></p>



<h3 class="wp-block-heading">Kemunculan <em>Villain </em>dari Masa Lalu</h3>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="683" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/01/setelah-menonton-spider-man-no-way-home-1-1024x683.jpg" alt="" class="wp-image-5538" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/01/setelah-menonton-spider-man-no-way-home-1-1024x683.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/01/setelah-menonton-spider-man-no-way-home-1-300x200.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/01/setelah-menonton-spider-man-no-way-home-1-768x512.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/01/setelah-menonton-spider-man-no-way-home-1.jpg 1080w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption>Hello Peter (<a href="SPIDER-MAN: No Way Home &quot;Doc-Ock Wants Revenge!&quot; Clip &amp; Trailer (2021) - YouTube">YouTube</a>)</figcaption></figure>



<p>Kekacauan pertama muncul ketika Peter berusaha bicara dengan orang MIT untuk meminta pihak kampus mempertimbangkan ulang keputusan untuk menolak MJ dan Ned. Tiba-tiba, muncullah <em>villain </em>pertama dari <em>universe </em>lain, <strong>Doc Ock</strong> (Alfred Molina)!</p>



<p>Kewalahan menghadapi Doc Ock, Peter harus mendapatkan serangan susulan dari<strong> Norman Osborn/Green Goblin</strong> (Willem Dafoe). Untunglah, Strange memindahkan Peter bersama Doc Ock ke Sanctum dan menjelaskan apa yang tengah terjadi.</p>



<p>Intinya, mantra yang diucapkan Strange menjadi kacau akibat intervensi Peter. Akibatnya, mantra justru menarik orang dari <em>universe </em>lain yang mengetahui fakta kalau Peter Parker adalah sosok di balik Spider-Man.</p>



<p>Strange pun meminta Peter untuk mulai &#8220;berburu&#8221; <em>villain </em>lain yang masuk ke <em>universe </em>mereka. Peter juga mendapatkan kostum baru berwarna hitam yang akan memudahkannya memindah para <em>villain </em>tersebut.</p>



<p>Setelah berhasil &#8220;menangkap&#8221; <strong>Elektro </strong>(Jamie Foxx) dan <strong>Sandman </strong>(Thomas Haden Church), Peter mengetahui kalau Norman ternyata menghampiri bibinya, <strong>May Parker</strong> (Marisa Tomei), yang ingin meminta bantuan ke Peter. </p>



<h3 class="wp-block-heading">Kenaifan Seorang Peter</h3>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="683" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/01/setelah-menonton-spider-man-no-way-home-2-1024x683.jpg" alt="" class="wp-image-5539" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/01/setelah-menonton-spider-man-no-way-home-2-1024x683.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/01/setelah-menonton-spider-man-no-way-home-2-300x200.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/01/setelah-menonton-spider-man-no-way-home-2-768x512.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/01/setelah-menonton-spider-man-no-way-home-2.jpg 1080w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption>Spider-Man vs Doctor Strange (<a href="https://www.kincir.com/movie/cinema/post-credits-spider-man-no-way-home-trailer-doctor-strange-2-csnkFCKUrgj4">Kincir</a>)</figcaption></figure>



<p>Peter pun membawa Norman ke Sanctum, yang di mana Strange langsung memasukkannya ke dalam &#8220;kurungan&#8221; <em>multiverse</em>. Ia membawa sebuah kotak bernama <em><strong>Machina Dichotomous</strong></em> yang akan memulangkan semua <em>villain </em>tersebut.</p>



<p>Merasa kasihan karena tahu para <em>villain </em>tersebut akan kembali ke <em>universe </em>mereka hanya untuk mati, Peter pun dengan naifnya berusaha menghentikan Strange dan mencuri kotak tersebut.</p>



<p>Strange membawanya ke <em>mirror dimension</em> dan melakukan pertarungan melawan Peter. Lucunya, Peter justru menang dan berhasil menjebak Strange di dimensi buatannya sendiri. Peter pun menawarkan ke semua <em>villain</em>, dirinya ingin membantu mereka semua berubah menjadi lebih baik lagi sebelum kembali ke <em>universe </em>mereka masing-masing.</p>



<h3 class="wp-block-heading">Kematian Bibi May</h3>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="683" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/01/setelah-menonton-spider-man-no-way-home-3-1024x683.jpg" alt="" class="wp-image-5540" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/01/setelah-menonton-spider-man-no-way-home-3-1024x683.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/01/setelah-menonton-spider-man-no-way-home-3-300x200.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/01/setelah-menonton-spider-man-no-way-home-3-768x512.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/01/setelah-menonton-spider-man-no-way-home-3.jpg 1080w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption>Bibi May (<a href="https://www.insider.com/spider-man-no-way-home-aunt-may-deserved-better-2021-12">Insider</a>)</figcaption></figure>



<p>Semua <em>villain </em>pun dibawa ke apartemen milik <strong>Happy </strong>(Jon Favreau) untuk membuat alat ataupun serum untuk memulihkan mereka semua. Peter dibantu oleh Norman yang memang <em>something of a scientist himself.</em></p>



<p>Orang pertama yang berhasil diobati adalah Otto Octavius, yang akhirnya bisa mengendalikan tentakel-tentakelnya lagi. Mereka pun melanjutkan aktivitas tersebut, sebelum Peter menyadarai kalau Norman telah dikuasai kembali oleh Green Goblin.</p>



<p>Pertarungan pun terjadi di apartemen tersebut yang akhirnya memakan korban Bibi May. Sebelum mati, ia mengucapkan kalimat yang sangat terkenal dari <em>franchise </em>Spider-Man dengan sedikit tambahan:</p>



<blockquote class="wp-block-quote is-layout-flow wp-block-quote-is-layout-flow"><p>With great power,&nbsp;<strong>there must also come great responsibility</strong></p></blockquote>



<h3 class="wp-block-heading">Peter II dan Peter III</h3>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="683" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/01/setelah-menonton-spider-man-no-way-home-4-1024x683.jpg" alt="" class="wp-image-5541" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/01/setelah-menonton-spider-man-no-way-home-4-1024x683.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/01/setelah-menonton-spider-man-no-way-home-4-300x200.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/01/setelah-menonton-spider-man-no-way-home-4-768x512.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/01/setelah-menonton-spider-man-no-way-home-4.jpg 1080w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption>SUPRISE MADAFAKA!!! (<a href="https://futurecon.live/spoilers-spider-man-the-way-home-was-leaked-to-tobey-maguire-and-andrew-garfield/">Futurecon</a>)</figcaption></figure>



<p>Berpindah ke MJ dan Ned yang memegang <em>Machina Dichotomous. </em>Mereka mengetahui berita tentang berulahnya para <em>villain </em>tersebut, dan berusaha untuk mencari Peter dengan menggunakan portal ala Strange yang alatnya ada di tangan Ned.</p>



<p>Anehnya, Ned berhasil melakukannya dan memunculkan Peter, tapi versi <strong>Andrew Garfield </strong>(Peter III)! Sontak isi bioskop pun begitu riuh melihat sosoknya. Apalagi, tak lama kemudian Peter versi <strong>Tobey Maguire </strong>(Peter II) juga muncul!</p>



<p>Mereka berempat pun memutuskan untuk menghampiri Peter versi Tom Holland (Peter I). Setelah berbicara ini itu, mereka pun memutuskan melanjutkan membuat alat/serum untuk menyembuhkan para <em>villain </em>dan memancing mereka untuk datang ke Patung Liberty.</p>



<h3 class="wp-block-heading">Pertarungan Akhir</h3>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="683" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/01/setelah-menonton-spider-man-no-way-home-5-1024x683.jpg" alt="" class="wp-image-5542" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/01/setelah-menonton-spider-man-no-way-home-5-1024x683.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/01/setelah-menonton-spider-man-no-way-home-5-300x200.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/01/setelah-menonton-spider-man-no-way-home-5-768x512.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/01/setelah-menonton-spider-man-no-way-home-5.jpg 1080w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption><em>Final Battle </em>(<a href="https://screenrant.com/no-way-home-spiderman-villains-explained-kevin-feige/">ScreenRant</a>)</figcaption></figure>



<p>Singkat cerita, terjadilah pertarungan antara ketiga Spider-Man menghadapi semua <em>villain </em>tersebut. Banyak momen yang merujuk ke film-film Spider-Man sebelumnya, membuat perasaan nostalgia berkembang begitu besarnya.</p>



<p><em>Villain </em>pertama yang berhasil disembuhkan adalah Sandman, yang dilanjutkan oleh Elektro di mana Doc Ock membantu para Spider-Man. &#8220;Reuni&#8221; antara dirinya dan Peter II cukup mengharukan bagi para penonton. Sosok terakhir yang berhasil disembuhkan adalah Lizard.</p>



<p>Di tengah pertarungan, Ned tanpa sengaja membuka portal yang menuju ke Strange, di mana ia terlihat heran karena Ned bisa membuka portal tersebut. Ia pun ingin segera mengembalikan mereka semua ke <em>universe </em>mereka, sebelum Green Goblin melempar bom yang membuat Machina Dichotomous meledak dan mengacaukan <em>multiverse</em>.</p>



<p>Peter I yang ingin membunuh Green Goblin dicegah oleh Peter III, dan pada akhirnya bisa menyembuhkan Norman. Meskipun semua sudah terobati, Strange tampak kesulitan menutup portal <em>multiverse </em>yang sudah kadung terbuka.</p>



<p>Peter I pun meminta ke Strange untuk merapalkan mantra agar semua orang melupakan fakta dirinya adalah Spider-Man, yang artinya MJ dan Ned sekalipun akan melupakannya. Dengan berat hati, Strange pun mengabulkan permintaan tersebut dan Peter berpamitan dengan semuanya.</p>



<h3 class="wp-block-heading">Akhir Film yang <em>Dark</em></h3>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="683" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/01/setelah-menonton-spider-man-no-way-home-6-1024x683.png" alt="" class="wp-image-5543" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/01/setelah-menonton-spider-man-no-way-home-6-1024x683.png 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/01/setelah-menonton-spider-man-no-way-home-6-300x200.png 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/01/setelah-menonton-spider-man-no-way-home-6-768x512.png 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/01/setelah-menonton-spider-man-no-way-home-6.png 1080w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption>Kostum Baru Spider-Man (<a href="https://comicbook.com/marvel/news/spider-man-no-way-home-classic-comic-costume-how/">ComicBook</a>)</figcaption></figure>



<p>Setelah krisis dilalui, Peter mencoba untuk menghampiri MJ dan Ned agar mereka mengingat dirinya. Namun, dirinya berubah pikiran dan membiarkan kedua orang yang berharga baginya tersebut menjalani hidup mereka dengan bahagia dan aman dari bahaya.</p>



<p>Peter pun memulai hidupnya yang baru tanpa Bibi May dan teman-temannya, menanggalkan kostum Spider-Man pemberian Tony Stark, serta berperan sebagai <strong>Friendly Neighborhood Spider-Man</strong>.</p>



<p>Ada dua <em>post-credit </em>di film ini, di mana yang pertama hanya menampilkan Eddie Brock/Venom (Tom Hardy) yang kembali ke <em>universe-</em>nya, tapi meninggalkan secuil <em>symbiote </em>di <em>universe </em>Peter. </p>



<p><em>Post-credit </em>keduanya, yang sejujurnya lebih mengejutkan dibandingkan filmnya, menampilkan <em>teaser </em>untuk film <em><a href="https://whathefan.com/filmserial/setelah-menonton-teaser-doctor-strange-in-the-multiverse-of-madness/">Doctor Strange in the Multiverse of Madness</a></em>. Penulis sudah membuat ulasannya duluan.</p>



<h2 class="wp-block-heading">Setelah Menonton <em>Spider-Man: No Way Home</em></h2>



<p>Efek yang Penulis terima setelah menonton film ini sama seperti ketika Penulis selesai menonton <em>Avengers: Endgame</em>. Entah berapa lama Penulis terdiam karena terkena <em>damage </em>yang tidak main-main. Bahkan, rasanya film ini lebih terasa <em>damage</em>-nya.</p>



<h3 class="wp-block-heading"><em>Callback </em>dan <em>Easter Egg</em></h3>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="683" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/01/setelah-menonton-spider-man-no-way-home-7-1-1024x683.jpg" alt="" class="wp-image-5546" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/01/setelah-menonton-spider-man-no-way-home-7-1-1024x683.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/01/setelah-menonton-spider-man-no-way-home-7-1-300x200.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/01/setelah-menonton-spider-man-no-way-home-7-1-768x512.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/01/setelah-menonton-spider-man-no-way-home-7-1.jpg 1080w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption>Film Ini Menguji Pengetahuan Fan Marvel (<a href="https://www.marca.com/en/lifestyle/movies/2021/11/15/6192d6d7268e3ea9048b45d6.html">MARCA</a>)</figcaption></figure>



<p>Tidak hanya dari kemunculan beberapa karakter lama yang muncul kembali, nostalgia juga dihadirkan melalui <em>callback</em> yang jumlahnya tidak main-main. Ada beberapa yang Penulis langsung <em>ngeh </em>ketika menontonnya:</p>



<ul class="wp-block-list"><li>&#8220;<em>The power of the sun in the palm of my hand</em>&#8221; kembali diucapkan Doc Ock setelah sebelumnya juga pernah ia katakan di film <em>Spider-Man 2</em></li><li>Adegan Spider-Man mengenakan jubah Doctor Strange mengingatkan kita pada episode 5 <em>What If&#8230;? </em>yang bertemakan zombi</li><li>&#8220;<em>I&#8217;m something of a scientist myself&#8221; </em>dari Norman Osborn yang juga muncul di film <em>Spider-Man </em>pertama</li><li>Sakit punggung alias &#8220;<em style="font-size: 1rem;">my back&#8221; </em><span style="font-size: 1rem;">yang pernah diucapkan Tobey di film </span><em style="font-size: 1rem;">Spider-Man 2</em></li><li>Peter II yang memanggil Peter III dengan sebutan <em>amazing</em>, merujuk kepada judul film yang dibintanginya</li><li>Beberapa musuh lama Peter II dan Peter III disebutkan ketika semua Peter membahas siapa saja lawan yang pernah mereka hadapi</li><li>Adengan <em>redemption </em>ketika Peter III menyelamatkan MJ</li><li>Strange yang terayun-ayun di Grand Canyon selama 12 jam, <em>callback </em>dari <em>I&#8217;ve been falling for 30 minutes</em>-nya Loki di film <em>Thor: Ragnarok</em></li><li>MJ masih mengenakan kalung dahlia pemberian Peter meskipun dirinya tidak ingat siapa Peter</li><li>Lego milik Ned yang dipajang oleh Peter I di kamar barunya pernah muncul di <em>Spider-Man: Homecoming</em>.</li></ul>



<p>Selain itu, <em>easter egg </em>yang dimiliki oleh film ini juga banyak sekali. Beberapa di antaranya adalah:</p>



<ul class="wp-block-list"><li>Poster <em>Rogers: The Musical</em> yang juga muncul di serial <em>Hawkeye</em></li><li>Konfirmasi kalau Nick Fury yang ternyata sudah lama berada di luar Bumi</li><li>Cerita Peter II yang mengatakan teman baiknya hampir membunuhnya (Harry Osbord yang diperankan James Franco) membuat Ned mendeklarasikan dirinya tidak akan melakukan hal yang sama ke Peter I</li><li>Meme Spider-Man menunjuk Spider-Man lainnya yang sangat populer, digambarkan ketika Ned memanggil nama Peter</li><li>Elektro menyebut <em>Black Spider-Man </em>yang merujuk ke Spider-Man versi Miles Morales</li></ul>



<h3 class="wp-block-heading">Penutup Trilogi yang <em>Bittersweet</em></h3>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="683" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/01/setelah-menonton-spider-man-no-way-home-8-1024x683.jpg" alt="" class="wp-image-5547" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/01/setelah-menonton-spider-man-no-way-home-8-1024x683.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/01/setelah-menonton-spider-man-no-way-home-8-300x200.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/01/setelah-menonton-spider-man-no-way-home-8-768x512.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/01/setelah-menonton-spider-man-no-way-home-8.jpg 1200w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption>Akhir Trilogi yang Cukup Pahit (<a href="Spider-Man: No Way Home Ending Explained | Den of Geek">Den of Geek</a>)</figcaption></figure>



<p><em>Spider-Man: No Way Home </em>adalah penutup yang manis (atau pahit?) untuk trilogi pertama Spider-Man versei Tom Holland. Bisa dibilang, ini adalah transisi seorang Peter yang bocah menjadi sosok yang lebih dewasa dan bertanggung jawab.</p>



<p>Kenaifannya telah membuatnya kehilangan banyak, mulai Bibi May hingga teman dan kekasihnya. Tidak ada satupun orang yang mengingat bahwa Peter Parker pernah hadir di dunia. Jika ini terjadi di dunia nyata, mungkin sudah ada <a href="https://whathefan.com/renungan/pernah-terpikir-untuk-bunuh-diri/">dorongan untuk bunuh diri</a>.</p>



<p>Kemunculan dua Peter Parker versi lama dan beberapa <em>villain </em>juga bisa ditampilkan dengan baik dan cukup mulus, tanpa terasa terlalu memaksa. Porsi yang dimiliki juga cukup berimbang, mereka bukan sekadar <em>cameo </em>yang hanya asal tempel.</p>



<p>Akting yang ditampilkan oleh para aktor pun cukup mencuri panggung. Willem Dafoe, Alfred Molina, dan Andrew Garfield menjadi beberapa favorit Penulis. Sayangnya, akting Tobey Maguire terasa sedikit kaku, mungkin karena sudah lama tidak bermain film.</p>



<p>Mungkin ada beberapa <em>plot hole</em>, seperti kenapa Peter tidak meminta Doctor Strange membuat orang melupakan apa yang dikatakan oleh Mysterio saja. Sihir yang dirapalkan oleh Doctor Strange untuk mendatangkan semua karakter pun sebenarnya bisa diperdebatkan.</p>



<p>Tindakan Peter yang mengubah banyak kejadian dengan menyelamatkan para <em>villain </em>sepertinya akan merusak tatanan <em>multiverse</em>, tema utama dari <em>phase 4 </em>ini. Bahkan, Doctor Strange tampaknya akan menanggung konsekuensinya di film solonya nanti.</p>



<p>Jelas film ini masuk ke dalam daftar 5 film Marvel terbaik versi Penulis, jika bukan yang terbaik. Cerita, komedi, akhir yang cenderung <em>dark</em>, nostagia-nostalgia yang diberikan dan tidak terlalu memaksa, menjadi nilai plus dari film ini. </p>



<hr class="wp-block-separator"/>



<p>Lawang, 26 Desember 2021, terinspirasi setelah menonton <em>Spider-Man: No Way Home</em></p>



<p>Foto:  <a href="https://voi.id/lifestyle/111744/untuk-semua-umur-spider-man-no-way-home-tayang-15-desember-di-indonesia">VOI.id</a> </p>
<p>The post <a href="https://whathefan.com/filmserial/setelah-menonton-spider-man-no-way-home/">Setelah Menonton Spider-Man: No Way Home</a> appeared first on <a href="https://whathefan.com">Whathefan!</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://whathefan.com/filmserial/setelah-menonton-spider-man-no-way-home/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
