Connect with us

Film & Serial

Setelah Menonton Gundala

Published

on

Sebagai penggemar superhero, penulis langsung menonton film Gundala ketika hari perdananya tayang, bersama teman-teman kantor seusai menyelesaikan kewajiban pekerjaannya.

Salah satu hal yang membuat film ini membuat penulis merasa antusias adalah karena formatnya yang akan mirip dengan Marvel Cinamatic Universe. Bedanya, Gundala berada di Jagad Sinema Bumilangit.

Sebelum lanjut, SPOILER ALERT!

Jalan Cerita Gundala

Sancaka merupakan seorang anak yang harus hidup seorang diri di jalanan setelah kematian ayahnya dan kepergian ibunya entah ke mana. Di tengah kerasnya kehidupan, ia bertemu Awang (nanti menjadi Godam) yang melatihnya bela diri.

Suatu hari, Awang ingin berpindah ke sebuah daerah yang disebut Tenggara. Sayang, Sancaka tidak bisa mengejar kereta dan akhirnya kembali sebatang kara. Setelah beranjak dewasa, ia menjadi petugas keamanan di salah satu penerbit koran.

Sancaka dan Awang (Viva)

Di sisi lain, terdapat seorang mafia bernama Pengkor. Bisa dibilang, hampir semua orang yang duduk di kursi parlemen adalah berkat bantuannya. Pengkor sering dipanggil dengan nama Bapak.

Pengkor, yang juga merupakan anak yatim piatu, memiliki rencana jahat untuk meracuni persediaan beras nasional yang telah disuntik serum berbahaya. Serum tersebut mampu merusak moral janin yang ada di dalam kandungan ibu hamil.

Kembali ke Sancaka. Ia bertemu dengan tetangganya yang bernama Wulan (nanti harusnya menjadi Merpati). Sancaka membantu Wulan untuk berhadapan dengan beberapa preman pasar. Ajaibnya, ia berhasil mengalahkan 30 preman sendirian.

Wulan pun meminta bantuan agar Sancaka membantunya melindungi pasar, yang ditolaknya karena merasa dirinya kebetulan bisa menghabisi para preman sendirian. Akibat penolakannya ini, pasar pun ludes terbakar.

Kejadian ini menyadarkan Sancaka untuk mulai bertarung membela kebenaran. Dibantu oleh Wulan dan beberapa orang lainnya, ia pun mulai belajar mengendalikan kekuatan petirnya dan membuat kostum. Sancaka telah menjadi simbol harapan.

Kekuatan Sancaka (Cianjur Today)

Ketika mencari informasi terkait pembakaran, Sancaka mengetahui bahwa pelaku pembakaran adalah seorang pemain biola terkenal, Adi Sulaiman.

Setelah pertarungan singkat, Adi tewas tertabrak bus. Sebelumnya, Adi mengatakan bahwa dirinya merupakan salah satu anak dari Pengkor.

Kematian Adi membuat Pengkor memutuskan untuk melepaskan anak-anaknya yang tersebar di segala penjuru negeri. Anak-anak ini telah dilatih oleh Pengkor untuk menjadi pembunuh profesional.

Di sisi lain, antiserum untuk menetralisir serum di beras telah selesai dan siap didistribusikan. Akan tetapi, salah satu anggota parlemen bernama Ridwan Bahri menemukan fakta bahwa justru antiserum itulah yang berbahaya.

Sancaka Melawan Anak-Anak Bapak (The Verge)

Sancaka berhasil diberitahu oleh Ridwan untuk menghentikan distribusi serum, namun dicegat oleh anak-anak Pengkor. Setelah pertarungan yang berat sebelah, Sancaka berhasil mengalahkan mereka semua.

Ketika Pengkor hendak menyerang Sancaka dari belakang, Ridwan muncul dan menembak mati Pengkor. Anak-anak Pengkor sendiri menuruti perkataan Pengkor untuk pergi dari sana. Setelah Pengkor tewas, Sancaka berusaha mengejar mobil yang membawa antiserum.

Rencananya, ia akan menggunakan salah satu sampel antiserum dan menggunakannya untuk memecahkan botol antiserum lain yang tersebar di seluruh kota.

Sempat kesulitan, muncul wanita misterius (Sri Asih, diperankan oleh Pevita Pearce) yang membantu Sancaka untuk menghentikan mobil tersebut. Sancaka pun berhasil memecahkan semua botol serum.

Sri Asih (Liputan 6)

Di tengah huru-hara ini, rekan Pengkor bernama Ghani Zulham alias Ghazul sedang membongkar sebuah makam kuno yang terkubur di sebuah museum kota.

Menggunakan darah Sancaka, ia berhasil membangkitkan Ki Wilawuk, seorang iblis kuat yang berasal dari zaman kuno. Ia memerintahkan Ghazul untuk mengumpulkan tentara karena perang besar akan datang!

Kesan Setelah Menonton Gundala

Penulis menyaksikan film ini bersama teman-teman kantor sepulang kerja. Komentar yang diberikan pun berbeda-beda, mulai yang menghujat hingga yang memberikan apresiasi tinggi.

Di mata penulis sendiri, film ini sudah lumayan sebagai pembukaan dari Jagad Sinema Bumilangit. Akan tetapi, memberinya rating 10 dari 10 juga terlalu berlebihan. Bahkan, ada yang beranggapan Gundala adalah film terjelek yang pernah dibuat oleh Joko Anwar.

Kehadiran Marvel Cinematic Universe penulis anggap memiliki andil besar dalam perilisan film ini dan film-film yang akan datang selanjutnya. Kehadirannya memberikan dampak terhadap perfilman Indonesia.

Alur cerita Gundala sendiri kurang lebih sama seperti film superhero pada umumnya, di mana tokoh utama mendapatkan motivasi menjadi pembela kebenaran setelah mengalami sebuah peristiwa.

Kata teman penulis, adegan action dari film ini kurang terasa greget jika dibandingkan dengan film action Indonesia lain seperti The Raid. Karena tidak pernah menonton film-film yang disebutkan, penulis tidak bisa melakukan pembandingan.

Mungkin salah satu hal yang membuat penonton merasa gregetan adalah ketika Sancaka berhadapan dengan semua anak-anak Pengkor.

Alih-alih menyerangnya secara bersamaan, mereka bergiliran menyerang Sancaka. Yang sedang tidak bertarung terlihat seperti karakter game yang hendak dipilih sebelum bermain.

Akan tetapi, jika penulis berusaha mengingat-ingat, film sekelas The Dark Knight atau film-film Marvel saja masih seperti itu, sehingga penulis memaklumi hal ini.

CGI-nya Oke? (Beritagar)

Omong-omong soal anak-anak Bapak, teman-teman penulis sedikit kebingungan dengan semboyan yatim harus bersatu. Apakah motivasi mereka menjadi seorang pembunuh kelas kakap karena mereka merasa menderita sebagai anak yatim?

CGI-nya sendiri cukup oke, meskipun adegan ketika Sancaka dibuang dari atap bangunan sedikit menggelikan. Penulis berharap untuk film-film selanjutnya, penerapan CGI-nya bisa lebih rapi lagi.

Pesan moralnya juga tidak ada yang baru, sama dengan film superhero yang sudah pernah kita tonton. Film ini juga memberikan sindiran halus tentang bobroknya anggota sistem pemerintahan kita sekarang.

Bagian yang paling mengejutkan, setidaknya bagi penulis, adalah ketika Sujiwo Tejo ikut mengambil peran di film ini sebagai Ki Wilawuk! Penulis tentu menantikan bagaimana sang dalang edan akan beradu akting dengan para aktor muda.

Kehadiran Pevita Pearce di tengah-tengah dan post-credit film juga memberikan efek kejut yang lumayan. Mau tidak mau, kita akan dibuat penasaran dengan film Sri Asih yang dijadwalkan rilis pada tahun 2020 mendatang.

Terlepas dari kelebihan dan kekurangannya, penulis akan berusaha untuk mengikuti semua film-film yang ada di semesta Bumilangit ini. Sudah ada pihak yang berusaha untuk menghidupkan kembali superhero Indonesia, dan penulis belajar untuk menghargai hal tersebut.

 

NB: Sebenarnya masih banyak yang ingin penulis tuliskan tentang film ini, hanya saja tertunda berminggu-minggu membuat penulis lupa apa yang ingin ditulis.

 

 

 

Kebayoran Lama, 21 September 2019, terinspirasi setelah menonton film Gundala

Foto: The Jakarta Post

Film & Serial

Setelah Menonton Stand By Me Doraemon 2

Published

on

By

Sejak kecil, Penulis gemar membaca komik. Salah satunya adalah Doraemon. Penulis rasanya sudah membaca semua jilidnya, baik yang biasa maupun yang seri Petualangan. Apalagi, adik Penulis juga memiliki koleksi lengkap komiknya sehingga sewaktu-waktu bisa membaca ulang.

Untuk serial kartunnya (atau animenya) sendiri Penulis tidak terlalu mengikuti. Hanya selintas begitu saja ketika menyaksikan televisi di Minggu pagi. Pada dasarnya, Penulis lebih suka membaca komik daripada harus menonton animenya.

Beda cerita ketika Penulis menonton film Stand By Me yang pertama. Penulis menyukainya karena memasukkan banyak kepingan-kepingan cerita dari versi komiknya yang membuat Penulis bernostalgia. Dengan format tiga dimensi, Penulis merasa puas sekaligus haru ketika menonton film tersebut.

Ketika sekuelnya tayang di bioskop pada bulan Maret ini, Penulis pun tertarik untuk menontonnya. Setelah menjalani protokol kesehatan secara ketat, akhirnya Penulis kembali menonton di bioskop setelah 1.5 tahun!

Jalan Cerita Stand By Me Doraemon 2

Menurut Penulis, film pertama tidak memiliki fokus cerita, hanya menggabungkan apa yang pernah disajikan dalam format komik. Bagian Nobita yang membuktikan kalau dirinya bisa hidup tanpa Doraemon hanya menjadi klimaks cerita.

Nobita Bertemu Nenek (SciFi Japan)

Hal yang berbeda akan kita temukan pada sekuelnya. Fokus utama di sini adalah bagaimana Nobita merindukan neneknya dan memutuskan untuk pergi ke masa lalu. Di sana, Nobita mendengar permintaan neneknya yang ingin melihat Nobita menikah sebelum dirinya meninggal.

Kalau di versi komiknya, Nobita akan kembali ke masa kini dan pergi ke rumah Shizuka dan mengajaknya menikah. Kalau di versi filmnya ini, Nobita pergi ke masa depan untuk melihat bagaimana dirinya menikah dengan Shizuka.

Mereka pun menemui masalah, di mana Nobita dewasa ternyata kabur di hari pernikahan! Ia merasa belum siap sehingga merepotkan banyak sekali orang. Untuk sementara waktu, Nobita masa kini pun berubah menjadi Nobita dewasa dan menciptakan banyak kekacauan.

Bertukar Tubuh (Travelmaker Indonesia)

Nobita dewasa ternyata kabur ke masa kini sebelum ditemukan oleh Nobita masa kini dan Doraemon. Setelah menjalani berbagai kejadian (termasuk bertukar tubuh hingga hampir membahayakan nyawa mereka), Nobita dewasa mendapatkan kembali kepercayaan dirinya dan akhirnya siap untuk melanjutkan acara pernikahannya.

Di sisi lain, Nobita masa kini dan Doraemon membawa nenek ke masa depan agar ia bisa melihat secara langsung prosesi pernikahan cucunya tersebut. Setelah itu, mereka pun pulang ke rumah dan waktu masing-masing.

Kesan Setelah Menonton Stand By Me Doraemon 2

Menarik untuk Penggemar Doraemon (Skyegrid Media)

Jika mengharapkan sebuah film animasi yang menawarkan jalan cerita menarik, Stand By Me Doraemon 2 jelas bukan pilihan yang tepat. Film ini lebih lebih ke arah “memberikan sesuatu yang baru kepada fans Doraeomon di seluruh dunia”.

Penulis sendiri ketika menonton film ini merasa bernostalgia dengan cerita-ceritanya. Setiap ada adegan yang muncul, Penulis sering berpikir, “Oh, ini dari komik yang ini, oh ini dari komik yang itu,” walaupun ada beberapa adegan yang benar-benar baru.

Sebagai bagian francise dari Doraemon, tentu ada banyak bagian-bagian yang lucu dan mengundang tawa. Hanya saja, tidak sampai membuat kita terbahak-bahak. Penulis sendiri hanya tertawa kecil beberapa kali.

Penulis justru menemukan satu pertanyaan besar yang tidak terjawab hingga film selesai: ke mana Doraemon di masa depan? Apakah ia telah pulang ke masa depan? Apakah ia rusak seperti versi komiknya sehingga memotivasi Nobita untuk belajar agar bisa memperbaiknya?

Mungkin jawaban dari pertanyaan ini sengaja disimpan untuk film ketiganya. Kalau memang benar seperti itu, kemungkinan besar film ketiganya akan memiliki jalan cerita yang akan menguras emosi penontonnya.

Selain itu, Penulis juga heran dengan betapa pesatnya kemajuan teknologi antara Nobita di masa kini dengan Nobita dewasa. Katakanlah Nobita menikah di usia 30-an, artinya ada jarak sekitar 20 tahun. Dalam waktu 20 tahun, bagaimana bisa Jepang menjadi secanggih di filmnya?

Film ini memberikan kita semua motivasi, anak sebodoh dan seceroboh Nobita saja bisa mendapatkan istri secantik, sepintar, dan sebaik Shizuka, masa kita kalah?

Lawang, 28 Maret 2021, terinspirasi setelah menonton film Stand By Me Doraemon 2

Foto: MARCUSGOHMARCUSGOH

Continue Reading

Film & Serial

Setelah Menonton WandaVision Episode 9 (Bagian 3)

Published

on

By

Karena ini episode terakhir, wajar jika sampai mempunyai tiga bagian yang terpisah. Jika ditotal, ada sekitar 2.200 kata dan ditulis hampir dua jam.

Walaupun begitu, Penulis merasa kalau serial ini layak mendapatkan ulasan sebanyak ini dari Penulis.

Untuk yang belum membaca bagian kedua, bisa dibaca melalui tautan di bawah ini:

Setelah Menonton WandaVision Episode 9 (Bagian 2)

Perpisahan dengan Keluarga

Harus Berpisah

Pertempuran telah usai, Wanda dan keluarga pun kembali ke rumahn bernomor 2800. Tidak hanya itu, Hex pun mulai mengecil dan mengembalikan semuanya kembali ke kondisi semula.

Setelah mengantar anak mereka tidur, Wanda dan Vision berbicara untuk terakhir kalinya. Vision bertanya, sebenarnya apa dirinya?

Wanda menjawab kalau Vision terlahir dari bagian Mind Stone yang hidup di dalam dirinya. Vision adalah manifestasi dari kesedihan dan harapan Wanda.

Lebih dari itu, Vision adalah cinta sejati Wanda. Hex semakin mengecil, waktu berpisah telah tiba. Sebelum detik-detik terakhir, Vision meneteskan air mata.

Setelah Hex menghilang, Westview pun kembali dalam wujud aslinya. Wanda yang berjalan menghampiri Monica harus mendapatkan penglihatan tak terima dari seluruh penduduk Westview.

Hal tersebut normal, siapa yang suka berada di bawah pengaruh orang lain untuk jangka waktu yang panjang?

Setelah mengucapkan terima kasih ke Monica, Wanda pun terbang ke suatu tempat entah di mana untuk mendalami kemampuan barunya.

Monica, Skrull, dan Nick Fury

Segera Bertemu Nick Fury?

Bukan Marvel kalau tidak memiliki post credit yang bikin gemas. Kali ini, ada dua adegan post credit. Yang pertama adalah ketika Monica dipanggil oleh asisten Hayward.

Ternyata, ia adalah salah satu bangsa Skrull yang setia kepada ibu Monica. Ia membawa Monica ke sebuah gedung bioskop dan mengatakan kalau dirinya sedang ditunggu oleh teman ibunya.

Di sini tidak ditunjukkan siapa orang tersebut, tapi kemungkinan besar adalah Nick Fury. Jika maksudnya adalah Captain Marvel, harusnya Monica jadi cemberut seperti di episode-episode sebelumnya.

Selain itu, ketika Monica bertanya di mana orang tersebut, bangsa Skrull tersebut menunjuk ke arah atas yang menjadi petunjuk kalau Monica diajak bergabung dengan Fury yang sedang ada di luar angkasa.

Scarlet Witch Benar-Benar Jadi Villain?

Kok Horor?

Post credit kedua menunjukkan kalau Wanda tengah berada di suatu daerah yang tenang. Ia terlihat sedang berusaha hidup dengan damai sembari menikmati secangkir teh.

Akan tetapi, ketika kita melihat kamar Wanda, kita bisa melihat kalau ada sosok Scarlet Witch yang sedang mempelajari Darkhold!

Selain itu, kita juga akan mendengar suara jeritan Billy dan Tommy. Hex telah musnah, bagaimana bisa ada suara mereka?

Sepertinya mempelajari buku jahat seperti Darkhold bisa membuat orang kehilangan akal sehatnya dan mengubah sifatnya.

Penulis berpendapat kalau Scarlet Witch akan menjadi Dark Phoenix-nya MCU. Scarlet Witch bisa menjadi main villain di film Marvel selanjutnya.

Apakah mungkin Wanda menggunakan buku tersebut agar bisa menghidupkan kembali kedua anaknya? Bisa jadi, bahkan jika harus melakukan perjanjian dengan iblis.

Kesempatan Mephisto untuk muncul masih terbuka lebar!

Teori-Teori yang Bertumbangan

Belum, Belum Multiverse (Pinterest)

WandaVision memang serial yang memuaskan, setidaknya bagi Penulis yang memang sangat jarang mengikuti serial. Rasanya benar-benar pas sebagai pemuas dahaga setelah di tahun 2020 kemarin sama sekali tidak ada film Marvel di bioskop.

Hanya saja, banyak kekecewaan yang muncul dengan berakhirnya serial ini. Selain karena kehabisan tayangan yang disukai, ada banyak sekali teori fans yang tidak terwujud.

Yang paling menyebalkan mungkin adalah Paul Bettany. Ia sempat menggaungkan kalau akan ada cameo yang lebih mengejutkan dari kemunculan Evans Peters.

Ternyata, cameo-nya adalah dirinya sendiri! Jika tujuan Bettany adalah membuat prank, maka ia sukses besar. Padahal kita sudah bertanya-tanya siapa kira-kira karakter yang dimaksud.

Penulis sendiri sangat berharap dengan kemunculan Doctor Strange karena di WandaVision ada banyak sekali sihir. Bahkan, Penulis berharap Wanda datang ke tempat Strange dan minta diajari menggunakan kekuatannya.

Evans Peters adalah wujud kekecewaan yang lain. Banyak sekali penggemar yang berharap kalau ia adalah Quicksilver yang diambil dari dimensi lain. Sayangnya, ia hanya mendapatkan peran sebagai warga Westview biasa.

Mephisto juga tidak menunjukkan tanda-tanda kehadirannya sama sekali. Mungkin, di film-film Marvel berikutnya ia baru muncul. Atau, Marvel lebih suka memunculkan villain lain?

Penutup

Rasanya baru kali ini Penulis menikmati sensasi menunggu episode demi episode setiap minggu. Ternyata, rasanya menyenangkan.

WandaVision telah berakhir dan itu fakta yang tak akan bisa ditolak. Selanjutnya kita akan melihat The Falcon and the Winter Soldier.

Hanya saja kalau boleh jujur, Penulis kurang bersemangat melihat serial tersebut. WandaVision telah membuka fase 4 dengan baik, sehingga menjadi patokan untuk serial selanjutnya.

Semoga saja MCU di fase empat ini bisa semenarik bagian pembukanya.

 

 

Lawang, 7 Maret 2021, terinspirasi setelah menonton WandaVision episode 9

Continue Reading

Film & Serial

Setelah Menonton WandaVision Episode 9 (Bagian 2)

Published

on

By

Artikel ini merupakan artikel lanjutan dari artikel sebelumnya. Selain itu, artikel ini juga masih akan bersambung ke bagian tiga.

Untuk yang belum membaca bagian pertama, silakan baca melalui tautan berikut ini:

Setelah Menonton WandaVision Episode 9 (Bagian 1)

Ketegangan Semakin Memuncak

Robot Lawan Robot

Vision dan White Vision bertempur di perpustakaan. Sekali lagi White Vision mengatakan kalau ia diprogram untuk menghancurkan Vision.

Namun Vision mengatakan kalau dirinya bukanlah Vision yang sejati. Dirinya hanya Vision karena keadaan.

Karena pernyataan tersebut, White Vision meminta penjelasan yang lebih detail tentang maksud perkataan tersebut. Nampaknya AI alias robot akan selalu berpikir secara rasional.

Di sisi lain, Agatha menggunakan sihirnya untuk membanting personel S.W.O.R.D., namun berhasil dihentikan oleh Wanda.

Wanda meminta anaknya untuk mengatasi pasukan tersebut, sedangkan dirinya akan berhadapan dengan Agatha.

Penulis menyukai teknik menghilang yang dilakukan Wanda di sini. Sebelumnya, ia belum pernah melakukan hal tersebut.

Bisa jadi ia melihat teknik Agatha ketika menghilang di bangku studio di episode 8, lantas menirunya. Apakah Wanda memiliki Sharingan seperti Sasuke?

The Twins dan Monica

Apa Kekuatan Monica?

Billy dan Tommy berhasil melakukan tugasnya dengan baik. Dengan kekuatannya, Billy mengendalikan pasukan tersebut dan Tommy merebut semua senjatanya dengan kecepatan yang dimiliki.

Adegan ini membuat kita teringat adegan Quicksilver di film X-Men ketika berusaha mengeluarkan Magneto dari penjara.

Walaupun multiverse sudah terbantahkan, setidaknya adegan ini bisa menjadi pelipur lara.

Hayward yang emosi keluar dari kendaraannya dan berusaha menembak bocah-bocah tersebut.

Monica berusaha menggunakan tubuhnya untuk melindungi mereka, tapi kekuatannya tiba-tiba muncul sehingga peluru tersebut berhasil dihentikan.

Sampai di sini, kita masih belum mengetahui secara jelas kekuatan apa saja yang dimiliki oleh Monica.

Kemungkinan besar, kita baru bisa mengetahuinya di film Captain Marvel 2 dan ia telah menggunakan nama superhero Photon.

Hayward berusaha kabur dari lokasi, namun kendaraannya diterjang oleh Darcy secara keras.

Filosofi Antar Robot

Disadarkan Oleh Filosofi

Vision dan White Vision berhenti bertarung dan justru sedang berfilosofi. Vision menyebutkan tentang The Ship of Theseus sebagai topik utama, sebuah artifak yang berada di museum.

Pembahasannya agak berat, tapi intinya jika bagian kapal diganti, apakah kapal tersebut tetap kapal Theseus?

Jawaban White Vision adalah keduanya bukan kapal Theseus, tapi kedua kapal tersebut adalah kapal Theseus.

Entahlah, Penulis tidak terlalu paham, yang jelas intinya seperti itu.

Vision menggunakan analogi tersebut untuk menjelaskan kalau White Vision lah yang sejatinya Vision, bukan dirinya.

Vision yang ada di dalam Hex hanyalah buatan Wanda, sedangkan White Vision dibuat dari bagian-bagian tubuh Vision walaupun tidak memiliki Mind Stone.

Secara filosofis, White Vision lebih Vision daripada Vision yang ada di dalam Hex.

Vision pun menawarkan White Vision untuk mendapatkan memorinya kembali. Kita pun melihat kilas balik dari berbagai kejadian yang pernah dialami oleh Vision di film-film sebelumnya.

Mata White Vision berubah dan ia mengatakan kalau dirinya adalah Vision. Setelah itu, ia terbang pergi entah ke mana.

Jika ia dibuat untuk menghancurkan Vision, apakah ia akan menghancurkan dirinya sendiri? Atau ia akan kembali muncul di film-film Marvel selanjutnya setelah melakukan kontemplasi diri?

Kembali ke 1693

Vision terbang menuju tempat anak-anaknya. Mereka diawasi oleh Agatha dari atas. Tiba-tiba Wanda muncul dari belakang dan berusaha mempengaruhi Agatha.

Ia membawa Agatha kembali ke tahun 1693, ketika Agatha hendak dieksekusi oleh penyihir-penyihir lainnya. Para mayat yang sudah mati tiba-tiba bangkit seperti zombie.

Hanya saja, Agatha mampu membalik keadaan dan membuat Wanda ditangkap. Di saat seperti itu, tiba-tiba muncul semacam mahkota di kepala Wanda, mahkota Scarlet Witch.

Agatha lagi-lagi meminta kekuatan tersebut dari Wanda, tapi Wanda melepaskan diri dari pengaruhnya dan mereka kembali ke masa kini.

Pertempuran terakhir pun dimulai.

Lahirnya Scarlet Witch Sempurna

Perfect Scarlet Witch

Wanda terlihat melontarkan serangan secara membabi buta ke arah Agatha. Semakin Wanda mengeluarkan kemampuannya, semakin memburuk keadaannya. Apalagi, Agatha bisa menyerap kekuatannya.

Di saat Wanda terlihat akan kalah dan kondisinya terlihat mengenaskan, Agatha yang telah mendapatkan banyak kekuatan berusaha menyerang Wanda dengan sihirnya. Akan tetapi, tidak ada yang terjadi. Sihir Agatha tidak muncul.

Adegan ini mengingatkan Penulis ketika Thanos menjentikkan jarinya di film Avengers: Endgame dan tidak terjadi apa-apa karena Ironman berhasil merebut semua Infinity Stone-nya.

Wanda sendiri kondisinya telah pulih seperti semula. Ternyata di balik serangan membabi buta Wanda ke segala arah, ia membuat rune yang sebelumnya ia lihat di ruang bawah tanah Agatha.

Hal ini membuktikan kalau Wanda sangat cepat mempelajari hal baru dan bisa langsung mempraktikkannya.

Kostumnya Keren

Mahkota Scarlet Witch muncul lagi dan Wanda menyerap kembali semua energi yang telah diserap Agatha. Ia pun menjadi Scarlet Witch sempurna, lengkap dengan kostumnya yang menurut Penulis sangat keren.

Kita juga melihat kembali siluet yang kita lihat di episode 8, ketika Wanda mendapatkan kekuatan dari Mind Stone. Bisa jadi, waktu itu Wanda sedang melihat dirinya di masa depan.

Agatha terus mengatakan kalau Wanda tidak tahu apa yang sudah ia lakukan/lepaskan, menunjukkan kalau ada sesuatu yang berbahaya dengan munculnya Scarlet Witch sempurna ini.

Selain itu, Wanda membuat Agatha terkurung di Westview dengan menjadikannya sebagai si tetangga berisik, Agnes.

 

Bersambung ke Bagian 3…

 

 

Lawang, 7 Maret 2021, terinspirasi setelah menonton WandaVision episode 9

Continue Reading

Sedang Trending

Copyright © 2021 Whathefan