<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>pinggir Archives - Whathefan!</title>
	<atom:link href="https://whathefan.com/tag/pinggir/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://whathefan.com/tag/pinggir/</link>
	<description>Apa yang Terpikir Apa yang Tertuang</description>
	<lastBuildDate>Sat, 08 Oct 2022 03:23:58 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.6.2</generator>

<image>
	<url>https://whathefan.com/wp-content/uploads/2019/01/cropped-Logo-Square-32x32.jpg</url>
	<title>pinggir Archives - Whathefan!</title>
	<link>https://whathefan.com/tag/pinggir/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Haaland Itu Memang Monster</title>
		<link>https://whathefan.com/olahraga/haaland-itu-memang-monster/</link>
					<comments>https://whathefan.com/olahraga/haaland-itu-memang-monster/?noamp=mobile#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Fanandi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 02 Oct 2022 15:43:02 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Olahraga]]></category>
		<category><![CDATA[Haaland]]></category>
		<category><![CDATA[Liga Inggris]]></category>
		<category><![CDATA[Machester United]]></category>
		<category><![CDATA[pinggir]]></category>
		<category><![CDATA[Premier League]]></category>
		<category><![CDATA[sepak bola]]></category>
		<category><![CDATA[striker]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://whathefan.com/?p=5952</guid>

					<description><![CDATA[<p>Setelah kejadian duka akibat ratusan orang meninggal dunia setelah menonton pertandingan Arema vs Persebaya, Penulis kembali &#8220;berduka&#8221; setelah melihat kekalahan memalukan Manchester United (MU) dalam derby Manchester. Tidak tanggung-tanggung, Manchester City mampu membabat MU dengan skor yang cukup unik, 6-3. Angka ini tampaknya akan menjadi angka keramat baru di kanal YouTube Suara Chinoll. Gol City [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://whathefan.com/olahraga/haaland-itu-memang-monster/">Haaland Itu Memang Monster</a> appeared first on <a href="https://whathefan.com">Whathefan!</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p>Setelah kejadian duka akibat <a href="https://whathefan.com/olahraga/satu-nyawa-untuk-sepak-bola-itu-terlalu-banyak/">ratusan orang meninggal dunia setelah menonton pertandingan Arema vs Persebaya</a>, Penulis kembali &#8220;berduka&#8221; setelah melihat kekalahan memalukan <a href="https://whathefan.com/olahraga/jadi-pendukung-manchester-united-itu-harus-ekstra-sabar/">Manchester United (MU)</a> dalam <em>derby </em>Manchester.</p>



<p>Tidak tanggung-tanggung, Manchester City mampu membabat MU dengan skor yang cukup unik, <strong>6-3</strong>. Angka ini tampaknya akan menjadi angka keramat baru di kanal YouTube Suara Chinoll.</p>



<p>Gol City dicetak oleh <strong>Erling Haaland</strong> dan <strong>Phil Foden</strong>, di mana masing-masing mencetak 3 gol. MU hanya mampu memperkecil keadaan melalui <em>brace </em>Antony Martial dan Anthony. Ini sangat membuktikan kalau Haaland memang seorang monster.</p>





<h2 class="wp-block-heading">Mengapa Haaland Layak Disebut Sebagai Monster</h2>



<figure class="wp-block-image size-large"><img fetchpriority="high" decoding="async" width="1024" height="683" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/10/haaland-itu-memang-monster-1-1024x683.jpg" alt="" class="wp-image-5956" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/10/haaland-itu-memang-monster-1-1024x683.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/10/haaland-itu-memang-monster-1-300x200.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/10/haaland-itu-memang-monster-1-768x512.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/10/haaland-itu-memang-monster-1.jpg 1080w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption>Paket Striker Lengkap (<a href="https://futbol.si.com/features/erling-haaland-records-just-16-touches-in-community-shield">Futbol on FanNation</a>)</figcaption></figure>



<p>Haaland jelas menjadi sorotan utama. Selain mencetak <em>hat-trick </em>di debut <em>derby</em>-nya, ia juga mencatatkan dua <em>assist</em> yang berhasil diselesaikan dengan baik oleh Foden. Penampilannya malam itu membuatnya menjadi Man of the Match.</p>



<p>Setelah pertandingan tersebut, Haaland berhasil menorehkan total 14 gol hanya dari 8 pertandingan saja di Premier League. Sebagai perbandingan, saingan terdekatnya Harry Kane dari Tottenham baru menorehkan 7 gol saja. Bayangkan, dua kali lipat!</p>



<p>Moncernya Haaland tidak hanya di Liga Inggris saja. Di Liga Champion, Haaland sudah mencetak 3 gol dari dua pertandingan yang sudah dijalani. Artinya, dalam 11 pertandingan bersama Manchester City, total <strong>Haaland sudah mencetak 17 gol</strong>!</p>



<p>Di mata Penulis sebagai penggemar sepak bola, Haaland memang seorang <strong>striker dengan paket lengkap</strong>. <em>Finishing </em>dan <em>positioning</em>-nya sangat luar biasa. Kemampuan fisiknya juga bagaikan &#8220;badak&#8221; sehingga bek lawan kewalahan dalam menghalaunya.</p>



<p>Badannya yang besar (tinggi 194 meter, berat 88 kg) tidak membuat mobilitasnya lambat. Ia mampu melakukan <em>sprint </em>dengan cukup kencang dan lihai berlari dari belakang bek untuk menghindari jebakan <em>offside</em>. Haaland juga tak ragu turun untuk menjemput bola.</p>



<p>Sebagai orang kidal, Haaland mampu menyelesaikan peluang sama baiknya dengan kedua kakinya. Tentu tak jarang ia menggunakan kepalanya dengan memanfaatkan postur tubuhnya yang tinggi.</p>



<p>Kemampuan Haaland sebagai seorang <em>finisher </em>di City ditunjang dengan gelandang-gelandang hebat yang kerap memanjakannya dengan umpan manja. Tak terhitung berapa banyak <em>assist </em>cantik yang mampu diselesaikan oleh Haaland dengan baik.</p>



<h2 class="wp-block-heading">Pemain No. 9 Generasi Baru</h2>



<figure class="wp-block-image size-large"><img decoding="async" width="1024" height="683" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/10/haaland-itu-memang-monster-2-1024x683.jpg" alt="" class="wp-image-5957" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/10/haaland-itu-memang-monster-2-1024x683.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/10/haaland-itu-memang-monster-2-300x200.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/10/haaland-itu-memang-monster-2-768x512.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/10/haaland-itu-memang-monster-2.jpg 1080w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption> The Next Ibrahimovi? (<a href="https://www.theguardian.com/football/2022/sep/14/manchester-city-borussia-dortmund-champions-league-match-report">The Guardians</a>)</figcaption></figure>



<p>Di era sepak bola modern, <strong>peran striker murni seolah makin tergerus</strong>. Pemain, selain penjaga gawang tentunya, dituntut untuk bisa bermain lebih dari satu posisi. Tipikal striker yang menunggu bola manis sudah jarang digunakan.</p>



<p>Bagi Penulis, striker murni pada 10 tahun terakhir yang benar-benar berhasil adalah Robert Lewandoski dan Zlatan Ibrahimovic. Mereka berdua sama-sama diakui sebagai striker yang haus gol dan berbahaya di depan gawang lawan.</p>



<p>Nah, menurut Penulis Haaland ini akan menjadi pemain nomor 9 baru yang juga akan berhasil. Bisa dibilang, ia adalah striker yang sangat lengkap dan memiliki kemampuan yang luar biasa, seperti yang sudah dibahas di poin sebelumnya. </p>



<p>Posturnya yang tinggi besar membuat kita teringat dengan Ibrahimovic. Apalagi, Haaland juga beberapa kali berhasil mencetak gol akrobatik seperti yang sering dilakukan oleh Ibrahimovic, seperti yang terlihat ketika ia membobol gawang mantan klubnya, Borussia Dortmund.</p>



<p>Penulis tidak akan heran jika dalam beberapa tahun ke depan, ia akan mampu meraih Ballon d&#8217;Or. Saingan terberatnya adalah Kylian Mbappe, yang juga mampu bermain baik bersama Paris Saint Germain.</p>



<p>Apalagi, Haaland masih berusia 22 tahun. Jalan karir yang dimiliki masih akan sangat panjang. Entah dia akan bertahan berapa lama di City. Bukan tidak mungkin, suatu saat ia ingin mencoba tantangan baru dengan bermain di klub lain seperti Real Madrid atau Barcelona.</p>



<p>Mungkin ujian sesungguhnya bagi Haaland adalah ketika berhadapan di pertandingan krusial seperti final Liga Champion. Di saat menghadapi lawan yang berat pada sebuah <em>match </em>penentuan, apakah seorang Haaland mampu tetap gacor?</p>



<h2 class="wp-block-heading">Penutup</h2>



<p>Kalah <a href="https://whathefan.com/olahraga/gatau-harus-ngomong-apalagi/">bahas kekalahan MU</a>, Penulis sudah cukup bosan. Permainan MU sendiri di pertandingan <em>derby </em>tersebut tidak buruk amat-amat, hanya saja penampilan City bersama Haaland sudah berada di level yang lain.</p>



<p>Bahkan ketika membaca kolom komentar posting skor pertandingan ini, suporter MU yang biasanya mencaci-maki admin terlihat legowo dan mengajak untuk fokus ke <em>match </em>berikutnya. Kekalahan ini seolah dimaklumi karena memang level MU yang sekarang belum setinggi City.</p>



<p>Haaland tak bisa dipungkiri adalah salah satu pemain terbaik di dunia saat ini. Tinggal menunggu waktu saja kapan ia akan meraih gelar Ballon d&#8217;Or, apalagi kalau ia berhasil membawa City juara Liga Champion, sesuatu yang sangat didambakan oleh mereka.</p>



<hr class="wp-block-separator is-style-default"/>



<p>Lawang, 3 Oktober 2022, terinspirasi setelah menonton pertandingan antara Manchester United vs Manchester City</p>



<p>Foto: <a href="https://headtopics.com/id/man-of-the-match-manchester-city-vs-manchester-united-erling-haaland-bola-net-30370583">Head Topics</a></p>
<p>The post <a href="https://whathefan.com/olahraga/haaland-itu-memang-monster/">Haaland Itu Memang Monster</a> appeared first on <a href="https://whathefan.com">Whathefan!</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://whathefan.com/olahraga/haaland-itu-memang-monster/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Satu Nyawa untuk Sepak Bola Itu Terlalu Banyak</title>
		<link>https://whathefan.com/olahraga/satu-nyawa-untuk-sepak-bola-itu-terlalu-banyak/</link>
					<comments>https://whathefan.com/olahraga/satu-nyawa-untuk-sepak-bola-itu-terlalu-banyak/?noamp=mobile#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Fanandi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 02 Oct 2022 12:30:23 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Olahraga]]></category>
		<category><![CDATA[Arema]]></category>
		<category><![CDATA[fanatisme]]></category>
		<category><![CDATA[Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[kerusuhan]]></category>
		<category><![CDATA[pinggir]]></category>
		<category><![CDATA[sepak bola]]></category>
		<category><![CDATA[suporter]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://whathefan.com/?p=5943</guid>

					<description><![CDATA[<p>Kejadian tragis kembali menimpa sepak bola Indonesia, ketika ratusan suporter Arema meninggal dunia setelah timnya dikalahkan oleh Persebaya dengan skor 2-3. Ada banyak faktor yang melatarbelakangi kejadian ini, yang akan Penulis bahas di bawah nanti. Berita ini menarik perhatian banyak pihak, termasuk media luar negeri. Hal tersebut wajar, mengingat jumlah korban tewas mencapai ratusan dan [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://whathefan.com/olahraga/satu-nyawa-untuk-sepak-bola-itu-terlalu-banyak/">Satu Nyawa untuk Sepak Bola Itu Terlalu Banyak</a> appeared first on <a href="https://whathefan.com">Whathefan!</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p>Kejadian tragis kembali menimpa sepak bola Indonesia, ketika ratusan suporter Arema meninggal dunia setelah timnya dikalahkan oleh Persebaya dengan skor 2-3. Ada banyak faktor yang melatarbelakangi kejadian ini, yang akan Penulis bahas di bawah nanti.</p>



<p>Berita ini menarik perhatian banyak pihak, termasuk media luar negeri. Hal tersebut wajar, mengingat jumlah korban tewas mencapai ratusan dan masih ada banyak korban luka-luka yang masih mendapatkan perawatan. </p>



<p>Bahkan, jumlah korban pada kejadian menjadi yang terbanyak nomor dua di dunia setelah peristiwa di Estadio Nacional, Lima, Peru, yang terjadi pada tanggal 24 Mei 1964 dengan total korban meninggal dunia 328 orang. </p>





<p>Sepak bola harusnya menyebarkan kebahagiaan dan suka cita bagi penontonnya, bukan merenggut nyawa seperti ini.</p>



<h2 class="wp-block-heading">Kronologi Kejadian Kematian Ratusan Suporter Arema</h2>



<figure class="wp-block-image size-large"><img decoding="async" width="1024" height="683" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/10/satu-nyawa-untuk-sepak-bola-itu-terlalu-banyak-2-1024x683.jpg" alt="" class="wp-image-5946" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/10/satu-nyawa-untuk-sepak-bola-itu-terlalu-banyak-2-1024x683.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/10/satu-nyawa-untuk-sepak-bola-itu-terlalu-banyak-2-300x200.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/10/satu-nyawa-untuk-sepak-bola-itu-terlalu-banyak-2-768x512.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/10/satu-nyawa-untuk-sepak-bola-itu-terlalu-banyak-2.jpg 1080w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption>Kerusuhan Suporter di Dalam Stadion Kanjuruhan (<a href="https://nasional.okezone.com/read/2022/10/02/337/2678956/127-orang-tewas-dalam-kericuhan-arema-vs-persebaya-mayoritas-karena-sesak-nafas-dan-terinjak">Okezone</a>)</figcaption></figure>



<p>Semua berawal dari kekalahan Arema atas Persebaya di Stadion Kanjuruhan dengan skor 2-3. Ini menambah rentetan hasil buruk klub kebanggaan arek Malang tersebut, di mana pada lima pertandingan terakhir hanya bisa meraih satu kemenangan dan menelan tiga kekalahan.</p>



<p>Hasil buruk inilah yang memicu turunnya suporter Arema ke lapangan setelah pertandingan usai. Mereka mengungkapkan kekesalan dan frustasi mereka, bahkan katanya mereka ingin bertanya kepada pemain kenapa bisa sampai kalah.</p>



<p>Melihat hal ini, polisi pun langsung bergerak dan melakukan antisipasi. Awalnya lewat cara persuasif, tetapi gagal karena oknum suporter makin rusuh dan mulai melakukan perusakan, baik ke properti stadion maupun mobil polisi. Bentrok antara suporter dan polisi pun tak terhindarkan.</p>



<p>Kerusuhan inilah yang memicu pihak kepolisian akhirnya menembakkan gas air mata. Naasnya, gas air mata tersebut juga sampai ke tribun dan menimbulkan kepanikan. Penonton di tribun pun mulai berdesak-desakkan untuk keluar stadion.</p>



<p>Alhasil, timbullah penumpukan di pintu keluar dan membuat banyak orang merasa sesak dan pingsan. Banyak yang terinjak-injak. Ratusan nyawa melayang. Indonesia dan dunia sepak bola berduka cita untuk sebuah tragedi yang benar-benar menyayat hati.</p>



<h2 class="wp-block-heading">Siapa yang Salah?</h2>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="683" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/10/satu-nyawa-untuk-sepak-bola-itu-terlalu-banyak-1-1024x683.jpg" alt="" class="wp-image-5945" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/10/satu-nyawa-untuk-sepak-bola-itu-terlalu-banyak-1-1024x683.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/10/satu-nyawa-untuk-sepak-bola-itu-terlalu-banyak-1-300x200.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/10/satu-nyawa-untuk-sepak-bola-itu-terlalu-banyak-1-768x512.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/10/satu-nyawa-untuk-sepak-bola-itu-terlalu-banyak-1.jpg 1080w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption>Salah Satu Dampak Kerusuhan (<a href="https://news.okezone.com/read/2022/10/01/519/2678918/breaking-news-kericuhan-di-kanjuruhan-sebabkan-2-supporter-arema-fc-meninggal-dunia">Okezone</a>)</figcaption></figure>



<p>Setelah peristiwa ini terjadi, tentu muncul satu pertanyaan besar: Siapa yang salah? Setelah ditelusuri, ternyata ada banyak faktor yang menyebabkan melayangnya nyawa ratusan Aremania, sebutan untuk suporter Arema.</p>



<p>Pertama, <strong>suporter yang rusuh dengan turun ke lapangan</strong>. Jumlah mereka sekitar tiga ribu orang menurut pernyataan kepolisian, dari total 40 ribuan penonton. Aksi mereka yang mengarah ke anarki membuat kepolisian harus melakukan tindakan.</p>



<p>Sayangnya, tindakan yang dipilih adalah menembakkan gas air mata. Padahal, FIFA Stadium Safety and Security Regulations Pasal 19 b berbunyi: <strong>&#8216;No firearms or &#8220;crowd control gas&#8221; shall be carried or used&#8217;</strong>.</p>



<p>Artinya, penggunaan senjata api ataupun gas untuk mengendalikan masa tidak boleh digunakan. Namun, polisi berdalih terpaksa melakukan hal tersebut karena suporter Arema sudah menyerang petugas dan merusak mobil di lapangan.</p>



<p>Pihak klub juga disorot. Menurut pernyataan Mahfud MD, Stadion Kanjuruhan hanya berkapasitas 38 ribu orang, tetapi <strong>tiket yang dijual mencapai 42 ribu orang</strong>. Dengan begitu, bisa dibayangkan betapa padatnya di sana ketika para penonton pada berhamburan keluar.</p>



<p>PT Liga Indonesia Baru (PT LIB) juga dikecam karena menolak usulan kepolisian agar memajukan jam pertandingan ke sore hari. Padahal, hal tersebut adalah bentuk antisipasi kerusuhan, tetapi <strong>PT LIB terkesan lebih mementingkan rating</strong>.</p>



<p>Jadi jika ditanya yang salah, peristiwa menyedihkan ini adalah konsekuensi dari kesalahan-kesalahan yang dilakukan oleh banyak pihak. Nyawa sudah melayang, lebih baik kita jadikan peristiwa hari ini sebagai bahan interopeksi masing-masing.</p>



<h2 class="wp-block-heading">Fanatisme yang Berlebihan Tidak Pernah Baik</h2>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="683" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/10/satu-nyawa-untuk-sepak-bola-itu-terlalu-banyak-3-1024x683.jpg" alt="" class="wp-image-5947" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/10/satu-nyawa-untuk-sepak-bola-itu-terlalu-banyak-3-1024x683.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/10/satu-nyawa-untuk-sepak-bola-itu-terlalu-banyak-3-300x200.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/10/satu-nyawa-untuk-sepak-bola-itu-terlalu-banyak-3-768x512.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/10/satu-nyawa-untuk-sepak-bola-itu-terlalu-banyak-3.jpg 1080w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption>Aksi Walk-Out Fans MU Sebagai Bentuk Protes (<a href="https://www.dailymail.co.uk/sport/football/article-7949481/Manchester-United-fans-set-walk-Old-Trafford-68th-minute-clash-Wolves.html">Daily Mail</a>)</figcaption></figure>



<p>Peristiwa yang terjadi pada suporter Arema ini seolah mengingatkan kita bahwa <strong><a href="https://whathefan.com/politik-negara/akar-fanatisme-membabi-buta/">fanatisme yang berlebihan</a> terhadap apapun itu tidak pernah berakhir dengan baik</strong>. Kita harus mengetahui batasan-batasan agar hal yang tidak diinginkan tidak terjadi.</p>



<p>Suporter yang merasa kecewa dan frustasi dengan permainan buruk yang ditampilkan oleh klub kesayangannya adalah hal yang lumrah. Penulis entah berapa kali mengungkapkan <a href="https://whathefan.com/olahraga/gatau-harus-ngomong-apalagi/">kekecewaannya ketika Manchester United (MU)</a> bermain dengan sangat buruk.</p>



<p>Namun, cara penyampaian kekecewaan dan perasaan frustasi tersebut tentu harus dengan cara-cara yang baik dan benar, bukan dengan kekerasan atau cara-cara kotor lain yang bisa menimbulkan efek domino. </p>



<p>Ironinya, kerusuhan yang ditimbulkan oleh beberapa oknum suporter (dan mungkin terselip provokator-provokator) berdampak sangat parah kepada suporter lain yang mungkin sebenarnya tidak terlibat dalam kerusuhan tersebut. </p>



<p>Mereka hanya panik dengan kejadian di lapangan, sehingga ingin keluar dari stadion secepat mungkin. Kekacauan demi kekacauan membuat situasi benar-benar tidak kondusif. Entah berapa orang yang menangis karena ditinggal oleh anggota keluarganya untuk selamanya.</p>



<h2 class="wp-block-heading">Penutup</h2>



<p>Dengan adanya kejadian ini, akhirnya Liga 1 akan dihentikan selama satu minggu. Semua pertandingan akan ditunda untuk waktu yang belum ditentukan. Itu merupakan keputusan yang tepat, bahkan kalau perlu ditunda lebih lama hingga situasi lebih kondusif.</p>



<p>Pihak manajemen Arema juga sudah membuat pernyataan kalau mereka akan bertanggung jawab atas kejadian ini, baik kepada korban yang telah meninggal ataupun sedang dirawat. Mereka juga akan membuka <em>crisis center </em>agar masyarakat bisa mendapatkan informasi.</p>



<p>Penulis mengucapkan ucapan duka cita dari hati yang paling dalam untuk korban-korban yang meninggal dunia akibat peristiwa ini. Penulis juga berdoa agar keluarga yang ditinggalkan diberikan kesabaran dan ketabahan dalam menerima musibah ini.</p>



<p>Semoga saja tragadi sepak bola ini mampu menjadi tamparan keras untuk kita agar berbenah dan bisa menciptakan iklim sepak bola yang lebih sehat.<strong> Satu nyawa untuk sepak bola itu terlalu banyak</strong>.</p>



<hr class="wp-block-separator"/>



<p>Lawang, 2 Oktober 2022, terinspirasi setelah membaca berita tentang banyaknya suporter Arema yang meninggal</p>



<p>Foto: <a href="https://aremafc.com/news/sampaikan-duka-cita-manajemen-arema-fc-siap-beri-santunan-dan-buka-crisis-center">Arema FC</a></p>



<p>Sumber Artikel: </p>



<ul class="wp-block-list"><li><a href="https://www.republika.co.id/berita/rj3jv3484/127-orang-tewas-tragedi-di-stadion-kanjuruhan-nomor-dua-paling-mengerikan-di-dunia">127 Orang Tewas, Tragedi di Stadion Kanjuruhan Nomor Dua Paling Mengerikan di Dunia | Republika Online</a></li><li><a href="https://bola.okezone.com/read/2022/10/02/49/2678965/kronologi-penyebab-127-orang-meninggal-dunia-dalam-kerusuhan-laga-arema-fc-vs-persebaya-surabaya">Kronologi Penyebab 127 Orang Meninggal Dunia dalam Kerusuhan Laga Arema FC vs Persebaya Surabaya : Okezone Bola</a></li><li><a href="https://news.detik.com/berita/d-6323894/larangan-fifa-dan-alasan-polisi-gunakan-gas-air-mata-di-kanjuruhan">Larangan FIFA dan Alasan Polisi Gunakan Gas Air Mata di Kanjuruhan (detik.com)</a></li><li><a href="https://www.cnnindonesia.com/nasional/20221002075124-20-855208/mahfud-soal-tragedi-kanjuruhan-kapasitas-38-ribu-cetak-tiket-42-ribu">Mahfud soal Tragedi Kanjuruhan: Kapasitas 38 Ribu, Cetak Tiket 42 Ribu (cnnindonesia.com)</a></li><li><a href="https://news.detik.com/berita/d-6323976/ini-bukti-polisi-minta-percepat-arema-vs-persebaya-ditolak-pt-lib">Ini Bukti Polisi Minta Percepat Arema Vs Persebaya, Ditolak PT LIB (detik.com)</a></li><li><a href="https://sport.detik.com/sepakbola/liga-indonesia/d-6323821/pernyataan-arema-fc-terkait-tragedi-kanjuruhan">Pernyataan Arema FC Terkait Tragedi Kanjuruhan (detik.com)</a></li></ul>
<p>The post <a href="https://whathefan.com/olahraga/satu-nyawa-untuk-sepak-bola-itu-terlalu-banyak/">Satu Nyawa untuk Sepak Bola Itu Terlalu Banyak</a> appeared first on <a href="https://whathefan.com">Whathefan!</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://whathefan.com/olahraga/satu-nyawa-untuk-sepak-bola-itu-terlalu-banyak/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Berempati ke Villain ala Demon Slayer</title>
		<link>https://whathefan.com/animekomik/berempati-ke-villain-ala-demon-slayer/</link>
					<comments>https://whathefan.com/animekomik/berempati-ke-villain-ala-demon-slayer/?noamp=mobile#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Fanandi]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 25 Aug 2022 14:32:47 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Anime & Komik]]></category>
		<category><![CDATA[anime]]></category>
		<category><![CDATA[Demon Slayer]]></category>
		<category><![CDATA[Dragon Ball]]></category>
		<category><![CDATA[empati]]></category>
		<category><![CDATA[manga]]></category>
		<category><![CDATA[pinggir]]></category>
		<category><![CDATA[villain]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://whathefan.com/?p=5904</guid>

					<description><![CDATA[<p>Meskipun sudah populer mulai tahun 2019-an, baru akhir-akhir ini Penulis menonton anime dan membaca manga Demon Slayer atau Kimetsu no Yaiba. Alasannya pun sederhana, karena tersedia di Disney+, sehingga Penulis tertarik untuk menontonnya. Salah satu alasan mengapa Penulis tidak dari dulu menontonnya adalah karena dirinya bukan tipe penonton yang suka dengan anime serius. Penulis lebih [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://whathefan.com/animekomik/berempati-ke-villain-ala-demon-slayer/">Berempati ke Villain ala Demon Slayer</a> appeared first on <a href="https://whathefan.com">Whathefan!</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p>Meskipun sudah populer mulai tahun 2019-an, baru akhir-akhir ini Penulis menonton anime dan membaca manga <em><strong>Demon Slayer</strong> </em>atau <em><strong>Kimetsu no Yaiba</strong></em>. Alasannya pun sederhana, karena tersedia di Disney+, sehingga Penulis tertarik untuk menontonnya.</p>



<p>Salah satu alasan mengapa Penulis tidak dari dulu menontonnya adalah karena dirinya bukan tipe penonton yang suka dengan anime serius. Penulis lebih suka anime yang santai dan <em>slice of life</em>. Itu juga yang menjadi alasan mengapa dulu Penulis tidak menonton <em><a href="https://whathefan.com/animekomik/setelah-attack-on-titan-tamat/">Attack on Titan</a></em>.</p>



<p>Namun, setelah menontonnya, Penulis malah merasa ketagihan. Hanya dalam waktu singkat, Penulis berhasil melibas semua episode anime dan <em>chapter </em>manganya. Melihat animasi pertarungan dan jalan ceritanya benar-benar menimbulkan kepuasan tersendiri.</p>



<p>Setelah menamatkannya, ada satu hal menarik dari anime ini yang ingin Penulis bahas pada tulisan ini: Bagaimana setiap <em>villain </em>memiliki latar belakang cerita yang seolah bertujuan untuk menimbulkan empati pada penontonnya. <em><strong>SPOILER ALERT!!!</strong></em></p>





<h2 class="wp-block-heading">Menengok Anime Shounen Zaman Dulu</h2>



<p>Setahu Penulis, <em>Demon Slayer </em>termasuk anime/manga bergenre <em>shounen </em>yang ditujukan untuk penonton/pembaca laki-laki. Oleh karena itu, Penulis ingin membandingkan anime ini dengan &#8220;sesepuhnya&#8221; anime <em>shounen</em>, <em><strong><a href="https://whathefan.com/animekomik/tulisan-kurang-penting-tentang-karakter-anime-favorit/">Dragon Ball</a></strong></em>, terutama dari segi <em>villain </em>yang dimiliki.</p>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="683" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/08/empati-ke-villain-ala-demon-slayer-1-1024x683.jpg" alt="" class="wp-image-5907" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/08/empati-ke-villain-ala-demon-slayer-1-1024x683.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/08/empati-ke-villain-ala-demon-slayer-1-300x200.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/08/empati-ke-villain-ala-demon-slayer-1-768x512.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/08/empati-ke-villain-ala-demon-slayer-1.jpg 1080w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption><em>Villain </em>yang Benar-Benar Jahat (<a href="https://pagelagi.com/dragon-ball-z-all-of-friezas-fights-from-worst-to-best-ranked/">PageLagi</a>)</figcaption></figure>



<p>Coba urutkan <em>villain </em>Goku mulai kecil hingga dewasa. Seingat Penulis, ada Emperor Pilaf, King Piccolo, bangsa Saiyan (Raditz, Nappa, Vegeta), Frieza, Cell, hingga Buu.<em> </em>Dari nama-nama tersebut, mayoritas pada akhirnya akan mampu dikalahkan oleh Goku dan kawan-kawan.</p>



<p>Pertanyaannya, apakah kita pernah berempati kepada <em>villain-villain </em>tersebut? Apakah kita pernah, misalnya, berempati kepada <strong>Cell</strong> karena ia punya masa lalu yang memilukan sebagai makhluk labotarium? Jawabannya hampir bisa dipastikan tidak ada.</p>



<p>Semua nama tersebut digambarkan sebagai sosok yang ingin menguasai dunia atau memang hanya ingin membuat kehancuran saja. Karakter hitam yang benar-benar hitam. Mereka benar-benar murni jahat sehingga harus dikalahkan oleh jagoan-jagoan kita.</p>



<p>Para <em>villain </em>tersebut juga hampir tidak pernah memiliki adegan <em>flashback</em> yang menceritakan masa lalunya. Kita tidak pernah melihat bagaimana masa kecil <strong>Frieza</strong> hingga ia menjadi pemimpin pasukan antariksa yang begitu ditakuti.</p>



<p>Bahkan, <strong>Raditz</strong> yang notebene kakak kandung Goku juga tidak memilikinya, walau seharusnya bisa disisipkan seperti teringat orang tuanya. Alur ceritanya benar-benar lurus dan karakter <em>villain</em>-nya dibuat sejahat dan sebengis mungkin, seolah mereka tak punya hati.</p>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="683" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/08/empati-ke-villain-ala-demon-slayer-2-1024x683.png" alt="" class="wp-image-5908" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/08/empati-ke-villain-ala-demon-slayer-2-1024x683.png 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/08/empati-ke-villain-ala-demon-slayer-2-300x200.png 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/08/empati-ke-villain-ala-demon-slayer-2-768x512.png 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/08/empati-ke-villain-ala-demon-slayer-2.png 1080w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption>Masa Lalu Madara (<a href="https://fishtank-sandbox-n.fandom.com/wiki/Madara_Uchiha">Fandom</a>)</figcaption></figure>



<p>Hal yang berbeda Penulis temui di anime-anime <em>shounen</em> baru. Di <em><strong><a href="https://whathefan.com/animekomik/memaknai-kesepian-ala-naruto-dan-sasuke/">Naruto</a></strong> </em>misalnya, di mana adegan <em>flashback-</em>nya memiliki adegan <em>flashback</em>, <em>villain </em>seperti <strong>Madara Uchiha</strong> pun memiliki <em>backstory </em>yang menjadi alasan mengapa ia menjadi <em>villain</em>.</p>



<p>Ketika ada karakter <em>villain </em>yang akan tewas seperti <strong>Kisame</strong> atau <strong>Konan</strong>, kita akan diperlihatkan bagaimana masa lalu mereka. Ada beberapa <em>villain </em>yang tidak diperlihatkan bagaimana kisah masa lalunya, tapi kebanyakan memilikinya.</p>



<p>Dari anime <em><strong><a href="https://whathefan.com/animekomik/sekolah-superhero-ala-my-hero-academia/">My Hero Academia</a></strong></em>, kita pernah melihat bagaimana masa lalu yang pilu dari para <em>villain</em>-nya, mulai dari <strong>Tomura Shigaraki</strong>, <strong>Himiko Toga</strong>, hingga <strong>Dabi</strong>. Nah, di anime <em>Demon Slayer </em>malah Penulis merasa hal tersebut jauh lebih parah lagi. </p>



<h2 class="wp-block-heading">Asal Mula Iblis Tercipta di Demon Slayer</h2>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="683" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/08/empati-ke-villain-ala-demon-slayer-3-1024x683.jpg" alt="" class="wp-image-5909" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/08/empati-ke-villain-ala-demon-slayer-3-1024x683.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/08/empati-ke-villain-ala-demon-slayer-3-300x200.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/08/empati-ke-villain-ala-demon-slayer-3-768x512.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/08/empati-ke-villain-ala-demon-slayer-3.jpg 1080w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption>Nenek Moyang Bangsa Ibis (<a href="https://www.imdb.com/title/tt9913030/">IMDb</a>)</figcaption></figure>



<p><em>Demon Slayer </em>adalah anime yang mengangkat tema manusia melawan iblis. Para manusia harus bisa bertahan dari bangsa iblis pimpinan <strong>Muzan Kibutsuji</strong> yang memakan manusia. Untuk itu, dibuatlah korps bernama Hashira untuk memusnahkan bangsa iblis tersebut.</p>



<p>Iblis di anime ini bukanlah makhluk yang berasal dari neraka. Muzan adalah iblis pertama yang ada di dunia, hasil dari memakan Spider Blue Lily ketika ia sakit parah. Semenjak itu, ia jadi memakan manusia dan akan hangus jika terpapar matahari.</p>



<p>Muzan juga memiliki kemampuan mengubah manusia menjadi iblis melalui darahnya. Jadi, seluruh iblis yang ada di anime ini berasal darinya, termasuk Nezuko Kamado yang merupakan adik dari protagonis utama, Tanjiro Kamado.</p>



<p>Kemampuan mengubah manusia menjadi iblis ia manfaatkan demi menemukan cara untuk bisa bertahan hidup di bawah matahari atau menemukan lagi bunga Spider Blue Lily . Untuk itu, ia memiliki pasukan elit yang terdiri dari iblis-iblis terkuat. </p>



<p>Mereka disebut sebagai <em><strong>Jūnikizuki</strong></em> atau <em><strong>Twelve Demon Moons</strong></em>, yang terbagi menjadi peringkat atas dan peringkat bawah sesuai dengan tingkat kekuatannya. Menariknya, mayoritas dari mereka selalu memiliki masa lalu yang akan menimbulkan empati.</p>



<h2 class="wp-block-heading">Memahami Mengapa Mereka Menjadi Jahat</h2>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="683" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/08/empati-ke-villain-ala-demon-slayer-4-1024x683.jpg" alt="" class="wp-image-5910" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/08/empati-ke-villain-ala-demon-slayer-4-1024x683.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/08/empati-ke-villain-ala-demon-slayer-4-300x200.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/08/empati-ke-villain-ala-demon-slayer-4-768x512.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/08/empati-ke-villain-ala-demon-slayer-4.jpg 1080w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption>Daki, Salah Satu Iblis Peringkat Atas (<a href="https://www.cbr.com/demon-slayer-daki-name-origins-meaning/">CBR</a>)</figcaption></figure>



<p>Saat Tanjiro kita mulai berhadapan dengan iblis-iblis tingkat atas seperti <strong>Kyogai</strong> (mantan peringkat bawah enam) dan <strong>Rui</strong> (peringkat bawah lima), di situlah kita mulai diperlihatkan masa lalu para <em>villain </em>yang cukup panjang.</p>



<p>Setelah keduanya kalah, Muzan membunuh semua iblis peringkat bawah kecuali satu iblis, yaitu <strong>Enmu</strong> yang menjadi <em>villain </em>utama dalam <em>arc </em>Mugen Train. Kita tidak akan diperlihatkan masa lalu para iblis peringkat bawah yang dibunuh Muzan tersebut.</p>



<p>Nah, sejak itulah satu per satu kita akan melihat semua masa lalu para <em>villain </em>tersebut sesuai dengan urutan kematiannya. Setelah Enmu, ada <strong>Daki</strong> (dan <strong>Gyutaro</strong>) yang merupakan iblis peringkat atas enam dan menjadi <em>villain </em>utama di <em>arc </em>Entertainment District.</p>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="683" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/08/empati-ke-villain-ala-demon-slayer-5-1024x683.png" alt="" class="wp-image-5911" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/08/empati-ke-villain-ala-demon-slayer-5-1024x683.png 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/08/empati-ke-villain-ala-demon-slayer-5-300x200.png 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/08/empati-ke-villain-ala-demon-slayer-5-768x512.png 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/08/empati-ke-villain-ala-demon-slayer-5.png 1080w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption>Berhasil Menimbulkan Empati (<a href="https://www.technadu.com/demon-slayer-season-2-ending-and-post-credit-explained/329561/">TechNadu</a>)</figcaption></figure>



<p>Sebagai contoh adegan yang bisa menimbulkan empati, kita bisa melihat masa lalu Daki yang mengenaskan, di mana kakaknya yang buruk rupa sering mendapatkan perlakukan buruk, sedangkan dirinya sendiri sempat dibakar hidup-hidup yang membuatnya trauma dengan api.</p>



<p>Saat berada di <em>limbo</em>, Daki menunjukkan sisi manusianya yang begitu menyayangi kakaknya. Ia bahkan rela untuk masuk ke dalam neraka, asalkan dirinya tetap bisa bersama kakaknya tersebut.</p>



<p>Pada akhirnya, semua iblis kuat yang tersisa (termasuk Muzan sendiri) akan selalu mengulangi pola tersebut -kita akan diperlihatkan masa lalunya ketika mereka masih belum menjadi iblis sebelum kematiannya. </p>



<p>Ini seolah menyiratkan kalau mereka menjadi jahat karena sesuatu, bukan murni jahat seperti <em>villain </em>di <em>Dragon Ball.</em> Ada sesuatu yang tragis, yang mengubah para iblis yang dulunya manusia tersebut, memilih jalan kegelapan. Empati pun muncul dari penonton.</p>



<h2 class="wp-block-heading">Apakah Boleh Berempati ke Villain?</h2>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="576" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/08/empati-ke-villain-ala-demon-slayer-6-1024x576.jpg" alt="" class="wp-image-5913" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/08/empati-ke-villain-ala-demon-slayer-6-1024x576.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/08/empati-ke-villain-ala-demon-slayer-6-300x169.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/08/empati-ke-villain-ala-demon-slayer-6-768x432.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/08/empati-ke-villain-ala-demon-slayer-6.jpg 1280w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption>Villain yang Menumbuhkan Empati (<a href="https://wechoiceblogger.com/how-old-wenwu-is-in-shangchi/">Wechoiceblogger</a>)</figcaption></figure>



<p><em>Villain </em>yang memiliki latar belakang kompleks jelas memiliki daya tarik tersendiri bagi penonton, karena apa yang ditonton tidak sekadar hitam putih yang sangat jelas. Tidak hanya di anime, di film pun sering menggunakan &#8220;teknik&#8221; ini.</p>



<p>Contoh di Marvel, di mana ada sebagian penonton yang berempati kepada <a href="https://whathefan.com/animekomik/antara-eren-thanos-dan-hitler/"><strong>Thanos</strong></a> yang hanya ingin menyelamatkan alam semesta atau <strong>Wenwu</strong> yang hanya ingin bertemu istrinya. Motivasi atau latar belakang perbuatan mereka didasari oleh sesuatu yang jelas.</p>



<p>Bandingkan dengan <strong>Steppenwolf</strong> dari film <em>Justice League</em>. Motivasinya yang &#8220;ingin mengusai dunia&#8221; terasa membosankan, sehingga ia pun mudah terlupakan. Hal yang sama juga terjadi pada <em>villain-villain </em>Marvel yang memiliki motif serupa.</p>



<p>Untuk itu, Penulis menganggap apa yang dilakukan oleh <em>Demon Slayer </em>kepada para <em>villain </em>adalah upaya untuk meningkatkan daya tarik sekaligus meninggalkan kesan yang mendalam kepada penontonnya, walau kadang Penulis merasa porsinya agak berlebihan.</p>



<p>Meskipun perbuatan kejam yang para <em>villain </em>lakukan tidak bisa dibenarkan, setidaknya kita bisa melihat sisi lain dari mereka yang membuat kita tidak mudah menghakimi mereka sebagai karakter yang mutlak jahat.</p>



<p>Tampaknya, hal ini akan semakin dikembangkan lagi, terutama untuk anime yang bergenre <em>shounen</em>, demi menambah bumbu cerita yang mengena di hati penonton. Empati kepada para <em>villain </em>seolah mengingatkan kita, kalau tidak ada orang yang benar-benar jahat. Ataukah ada?</p>



<hr class="wp-block-separator is-style-default"/>



<p>Lawang, 25 Agustus 2022, terinspirasi setelah menyadari betapa banyaknya adegan masa lalu para <em>villain </em>di anime <em>Demon Slayer</em></p>
<p>The post <a href="https://whathefan.com/animekomik/berempati-ke-villain-ala-demon-slayer/">Berempati ke Villain ala Demon Slayer</a> appeared first on <a href="https://whathefan.com">Whathefan!</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://whathefan.com/animekomik/berempati-ke-villain-ala-demon-slayer/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Inilah Alasan Kenapa Mereka Sebaiknya di Bangku Cadangan Saja</title>
		<link>https://whathefan.com/olahraga/inilah-alasan-kenapa-maguire-sebaiknya-di-bangku-cadangan-saja/</link>
					<comments>https://whathefan.com/olahraga/inilah-alasan-kenapa-maguire-sebaiknya-di-bangku-cadangan-saja/?noamp=mobile#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Fanandi]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 22 Aug 2022 21:45:14 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Olahraga]]></category>
		<category><![CDATA[cadangan]]></category>
		<category><![CDATA[Cristiano Ronaldo]]></category>
		<category><![CDATA[Harry Maguire]]></category>
		<category><![CDATA[Liga Inggris]]></category>
		<category><![CDATA[Lisandro Martinez]]></category>
		<category><![CDATA[Manchester United]]></category>
		<category><![CDATA[MU]]></category>
		<category><![CDATA[pinggir]]></category>
		<category><![CDATA[Raphael Varane]]></category>
		<category><![CDATA[sepak bola]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://whathefan.com/?p=5885</guid>

					<description><![CDATA[<p>Setelah memulai liga dengan dua kali kekalahan yang memalukan, akhirnya Manchester United (MU) mulai menunjukkan progres setelah mengalahkan Liverpool dengan skor 2-1 di Old Trafford. Dibandingkan dua pertandingan sebelumnya, permainan MU jelas terlihat jauh lebih baik. Pertahanan yang solid, aliran bola yang cukup lancar, serangan ketika masa trasisi lawan yang cepat, serta kepercayaan diri pemain [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://whathefan.com/olahraga/inilah-alasan-kenapa-maguire-sebaiknya-di-bangku-cadangan-saja/">Inilah Alasan Kenapa Mereka Sebaiknya di Bangku Cadangan Saja</a> appeared first on <a href="https://whathefan.com">Whathefan!</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p>Setelah memulai liga dengan <a href="https://whathefan.com/olahraga/gatau-harus-ngomong-apalagi/">dua kali kekalahan yang me</a>malukan, akhirnya Manchester United (MU) mulai menunjukkan progres setelah mengalahkan Liverpool dengan skor 2-1 di Old Trafford.</p>



<p>Dibandingkan dua pertandingan sebelumnya, permainan MU jelas terlihat jauh lebih baik. Pertahanan yang solid, aliran bola yang cukup lancar, serangan ketika masa trasisi lawan yang cepat, serta kepercayaan diri pemain bisa disaksikan oleh para penonton.</p>



<p>Salah satu hal yang paling menonjol dari pertandingan ini adalah dirotasinya beberapa pemain yang sudah lama diserukan penggemar untuk dicadangkan. Apalagi, terbukti kalau para pemain pengganti mampu menampilkan performa yang, untuk saat ini, lebih baik.</p>





<h2 class="wp-block-heading">Duet Solid Varane-Martinez (Plus Malacia)</h2>



<figure class="wp-block-embed is-type-video is-provider-youtube wp-block-embed-youtube wp-embed-aspect-16-9 wp-has-aspect-ratio"><div class="wp-block-embed__wrapper">
<iframe loading="lazy" title="WHAT A WIN! ❤️‍🔥 | Man Utd 2-1 Liverpool | Highlights" width="740" height="416" src="https://www.youtube.com/embed/E9kFEjArR0c?feature=oembed" frameborder="0" allow="accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture" allowfullscreen></iframe>
</div></figure>



<p>Ten Hag tampaknya membaca kolom komentar di pos media sosial yang membahas MU, di mana banyak penggemar yang meminta untuk mencadangkan <strong>Harry Maguire</strong>. Sebagai gantinya, duetkan <strong>Raphael Varane </strong>dan<strong> Lisandro Martinez</strong>.</p>



<p>Alhasil, duet tersebut pun dimainkan dalam laga krusial melawan rival abadi mereka, Liverpool. Hasilnya, mereka menunjukkan kesolidan yang luar biasa dalam bertahan. Permainan yang mereka tunjukkan <a href="https://whathefan.com/olahraga/jadi-pendukung-manchester-united-itu-harus-ekstra-sabar/">benar-benar menggembirakan penggemar</a>.</p>



<p>Berdasarkan data dari Sofascore, Varane berhasil membuang bola sebanyak 9 kali dan <em>tackle </em>4 kali. Selain itu, ia juga berhasil memenangkan 4 dari 6 duel di lapangan serta 2 kali memenangkan duel udara.</p>



<p>Martinez, meskipun hampir membuat gol bunuh diri, juga patut diapresiasi. Meskipun tidak terlalu banyak memenangkan duel di lapangan, ia berhasil membuang bola 7 kali dan melakukan blok sebanyak 3 kali. Penulis melihat ada banyak potensi dari duet kedua pemain.</p>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="683" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/08/inilah-alasan-kenapa-maguire-sebaiknya-di-bangku-cadangan-saja-2-1024x683.jpg" alt="" class="wp-image-5890" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/08/inilah-alasan-kenapa-maguire-sebaiknya-di-bangku-cadangan-saja-2-1024x683.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/08/inilah-alasan-kenapa-maguire-sebaiknya-di-bangku-cadangan-saja-2-300x200.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/08/inilah-alasan-kenapa-maguire-sebaiknya-di-bangku-cadangan-saja-2-768x512.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/08/inilah-alasan-kenapa-maguire-sebaiknya-di-bangku-cadangan-saja-2.jpg 1080w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption>Tyrell Malacia (<a href="https://strettynews.com/2022/07/12/tyrell-malacia-reacts-to-manchester-united-debut/">Stretty News</a>)</figcaption></figure>



<p>Selain itu, <strong>Luke Shaw</strong> juga menjadi cadangan dan digantikan oleh <strong>Tyrell Malacia</strong>. Performanya juga cukup luar biasa, hingga banyak yang menganggap Mohammad Salah jadi tidak bisa berkutik karena keberadaannya. Selain itu, ia juga terlihat bermain ngotot.</p>



<p>Keberadaan pemain lain juga tentu patut diapresiasi, seperti David De Gea yang melakukan beberapa penyelamatan, Bruno Fernandes yang terlihat <em>on fire </em>dan jadi pemimpin di lapangan, serta Jadon Sancho dan Marcus Rashford yang masing-masing menyumbang satu gol.</p>



<p>Namun, Penulis lebih menyoroti lini pertahanan karena dalam dua laga awal telah kebobolan 6 gol. Melihat performa pertahanan di pertandingan ini memberikan rasa lega. Semoga saja performa ini bisa dipertahankan, serta Maguire dan Shaw lebih baik di bangku cadangan saja.</p>



<h2 class="wp-block-heading">Ronaldo Harus Belajar Terima Kenyataan</h2>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="683" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/08/inilah-alasan-kenapa-maguire-sebaiknya-di-bangku-cadangan-saja-1-1024x683.jpg" alt="" class="wp-image-5888" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/08/inilah-alasan-kenapa-maguire-sebaiknya-di-bangku-cadangan-saja-1-1024x683.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/08/inilah-alasan-kenapa-maguire-sebaiknya-di-bangku-cadangan-saja-1-300x200.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/08/inilah-alasan-kenapa-maguire-sebaiknya-di-bangku-cadangan-saja-1-768x512.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/08/inilah-alasan-kenapa-maguire-sebaiknya-di-bangku-cadangan-saja-1.jpg 1080w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption>Ronaldo di Bangku Cadangan (<a href="https://germany.detailzero.com/sports/69114/Cristiano-Ronaldo-isolated-on-the-bench-in-United%E2%80%99s-win-over-Liverpool--Sports.html">Germany Detail Zero</a>)</figcaption></figure>



<p>Salah satu sorotan lain dari pertandingan ini adalah dicadangkannya <strong>Cristiano Ronaldo</strong>. Sebagai gantinya, ten Hag menurunkan <strong>Anthony Elanga </strong>untuk menemani Sancho dan Rashford di lini depan.</p>



<p>Meskipun banyak penggemar Ronaldo yang memprotes keputusan ini, Penulis melihatnya sebagai keputusan yang rasional. Dalam skema permainan ten Hag yang menuntut pemain bergerak aktif, Ronaldo yang sudah berusia 38 kurang cocok.</p>



<p>Bisa dilihat dalam pertandingan ini, ketiga pemain depan yang menjadi <em>starting line-up </em>mampu menunjukkan kecepatan dan <em>finishing </em>yang baik, meskipun Penulis merasa Rashford masih cukup malas untuk bergerak.</p>



<p>Ketika dimainkan di 10 menit terakhir pun Ronaldo sudah tidak bisa berbuat banyak. Bahkan, pergerakannya masih kalah banyak dari Fernandes yang telah bermain selama 80 menit secara ngotot dan tetap ngotot hingga akhir pertandingan.</p>



<p>Bisa jadi, Ronaldo juga masih kurang fit karena tidak ikut pramusim MU. Apalagi, sang pemain berkali-kali dikabarkan ingin hengkang dari MU, yang sayangnya tidak ada klub yang ingin menampungnya. Itu membuatnya terlihat bermain dengan setengah hati.</p>



<p>Menurut Penulis, Ronaldo perlu <a href="https://whathefan.com/pengembangan-diri/belajar-menerima-keadaan-dari-peter-parker/">menerima kenyataan</a> kalau masa kejayaannya sudah akan berakhir. Dirinya sudah tidak bisa lagi <em>ambis</em> seperti ketika dirinya masih di Real Madrid atau Juventus.</p>



<p>Alangkah baiknya jika Ronaldo memosisikan dirinya seperti Ibrahimovic di Milan, yang bagi Penulis lebih berperan sebagai pengangkat moral di ruang ganti sekaligus menjadi panutan bagi para pemain muda. Lagipula, apalagi sih yang masih ingin dikejar oleh Ronaldo?</p>



<h2 class="wp-block-heading">Penutup</h2>



<p>Duet Varane-Martinez memang terlihat menjanjikan dan cukup tangguh, sehingga memberikan asa kalau pertahanan MU yang kerap jeblok setelah ditinggal Ferdinand-Vidic bisa membaik. Apalagi, setelah ini di depan mereka akan ada <a href="https://whathefan.com/olahraga/laki-laki-harus-berani-cari-tantangan-seperti-casemiro-shap/">Casemiro</a>.</p>



<p>Mungkin terlalu cepat untuk menyimpulkan karena ini baru satu pertandingan. Namun, duet pertahanan ditambah Malacia di sisi bek kiri perlu dimainkan lebih banyak lagi. Jika terbukti performa mereka konsisten, maka Maguire dan Shaw memang cukup di bangku cadangan.</p>



<p>Bagaimana dengan Ronaldo? Abang kambing kita yang satu ini memang cukup membawa dilema bagi para penggemar. Kami masih ingin melihat aksinya, tetapi usia memang tidak bisa membohongi. Karakter bermainnya agak kurang cocok untuk skema permainan ten Hag.</p>



<p>Semoga saja ini menjadi awal yang lebih baik bagi MU dan berhenti menjadi pelawak merah. Semua memang butuh proses, sehingga Penulis akan terus menyaksikan pertandingan-pertandingan MU yang akan datang.</p>



<hr class="wp-block-separator is-style-default"/>



<p>Lawang, 23 Agustus 2022, terinspirasi setelah menonton pertandingan antara Manchester United melawan Liverpool</p>



<p>Foto: <a href="https://guardian.ng/sport/ronaldo-maguire-dropped-by-man-utd-boss-ten-hag-for-liverpool-clash/">The Guardian Nigeria</a></p>
<p>The post <a href="https://whathefan.com/olahraga/inilah-alasan-kenapa-maguire-sebaiknya-di-bangku-cadangan-saja/">Inilah Alasan Kenapa Mereka Sebaiknya di Bangku Cadangan Saja</a> appeared first on <a href="https://whathefan.com">Whathefan!</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://whathefan.com/olahraga/inilah-alasan-kenapa-maguire-sebaiknya-di-bangku-cadangan-saja/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Laki-Laki Harus Berani Cari Tantangan Seperti Casemiro (SHAP!)</title>
		<link>https://whathefan.com/olahraga/laki-laki-harus-berani-cari-tantangan-seperti-casemiro-shap/</link>
					<comments>https://whathefan.com/olahraga/laki-laki-harus-berani-cari-tantangan-seperti-casemiro-shap/?noamp=mobile#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Fanandi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 21 Aug 2022 04:59:50 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Olahraga]]></category>
		<category><![CDATA[Casemiro]]></category>
		<category><![CDATA[Liga Inggris]]></category>
		<category><![CDATA[Manchester United]]></category>
		<category><![CDATA[MU]]></category>
		<category><![CDATA[Pemain]]></category>
		<category><![CDATA[pinggir]]></category>
		<category><![CDATA[Real Madrid]]></category>
		<category><![CDATA[Transfer]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://whathefan.com/?p=5877</guid>

					<description><![CDATA[<p>Secara mengejutkan, Manchester United (MU) mendatangkan gelandang berkualitas yang sudah meraih banyak gelar juara: Casemiro. Gelandang asal Brazil tersebut dibeli dari Real Madrid dengan nominal 60 juta euro dan tambahan 10 juta euro. Disodori kontrak empat tahun, Casemiro akan menjadi rekrutan MU keempat setelah Tyrell Malacia, Lisandro Martinez, dan Christian Eriksen. Bagi penggemar MU, Casemiro [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://whathefan.com/olahraga/laki-laki-harus-berani-cari-tantangan-seperti-casemiro-shap/">Laki-Laki Harus Berani Cari Tantangan Seperti Casemiro (SHAP!)</a> appeared first on <a href="https://whathefan.com">Whathefan!</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p>Secara mengejutkan, Manchester United (MU) mendatangkan gelandang berkualitas yang sudah meraih banyak gelar juara: <strong>Casemiro</strong>. Gelandang asal Brazil tersebut dibeli dari Real Madrid dengan nominal 60 juta euro dan tambahan 10 juta euro.</p>



<p>Disodori kontrak empat tahun, Casemiro akan menjadi rekrutan MU keempat setelah Tyrell Malacia, Lisandro Martinez, dan Christian Eriksen. Bagi penggemar MU, Casemiro adalah rekrutan yang luar biasa, mengingat MU sangat kekurangan di posisi gelandang bertahan.</p>



<p>Pertanyaannya, mengapa Casemiro yang masih menjadi pilihan utama di Real Madrid (yang notabene salah satu klub terbaik di dunia saat ini) mau pindah ke <a href="https://whathefan.com/olahraga/jadi-pendukung-manchester-united-itu-harus-ekstra-sabar/">MU yang sedang berusaha keluar dari zona degradasi</a>?</p>





<h2 class="wp-block-heading">Alasan Casemiro Mau Pindah ke Manchester United</h2>



<figure class="wp-block-embed is-type-video is-provider-youtube wp-block-embed-youtube wp-embed-aspect-16-9 wp-has-aspect-ratio"><div class="wp-block-embed__wrapper">
<iframe loading="lazy" title="THANK YOU, CASEMIRO | Real Madrid LEGEND" width="740" height="416" src="https://www.youtube.com/embed/nnaYsRDJ7YM?feature=oembed" frameborder="0" allow="accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture" allowfullscreen></iframe>
</div></figure>



<p>Selama sekitar 10 tahun, lini tengah Madrid sangat kokoh dengan kehadiran tiga pemain, yakni Luka Modric, Toni Kross, dan Casemiro. Bayangkan saja, 10 final yang melibatkan ketiganya berhasil dimenangkan semua.</p>



<p>Total ada 18 trofi bergengsi yang pernah diraih oleh Casemiro bersama Real Madrid, yakni 5 trofi Liga Champion, 3 trofi La Liga, 1 trofi Copa del Rey, 3 trofi Supercopa del Espana, 3 trofi Super Cup, hingga 3 trofi FIFA Club World Cup.</p>



<p>Deretan prestasi tersebut pun menimbulkan banyak tanda tanya, terutama dari penggemar MU sendiri, kok mau pindah ke MU dan meninggalkan segala kejayaan yang telah diraih di Real Madrid?</p>



<p>Berdasarkan pernyataan pelatih Real Madrid, Carlo Ancelotti, salah satu alasan kepindahan Casemiro ke MU adalah karena sang pemain ingin mencari tantangan baru. Selain itu, gaji yang lebih tinggi juga jelas menjadi salah satu pertimbangannya.</p>



<p>Nah, Penulis ingin lebih menyoroti tentang alasan yang dikemukakan oleh Ancelotti: Mencari tantangan. Kalau memang itu tujuan utamanya, maka pindah ke Manchester United sekarang adalah tantangan yang benar-benar menantang.</p>



<h2 class="wp-block-heading">Pindah ke Manchester United = Tantangan Berat</h2>



<figure class="wp-block-embed is-type-video is-provider-youtube wp-block-embed-youtube wp-embed-aspect-16-9 wp-has-aspect-ratio"><div class="wp-block-embed__wrapper">
<iframe loading="lazy" title="Brentford 4-0 Manchester United | The Bees THRASH The Red Devils!" width="740" height="416" src="https://www.youtube.com/embed/B8L51PxSO7s?feature=oembed" frameborder="0" allow="accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture" allowfullscreen></iframe>
</div></figure>



<p>Seperti yang semua kita ketahui, Manchester United tengah berada di masa-masa tersulitnya. Selain nirgelar selama bertahun-tahun, performa tim pun sedang anjlok. Terbaru, MU sedang berada di dasar klasemen Liga Inggris setelah <a href="https://whathefan.com/olahraga/gatau-harus-ngomong-apalagi/">dua kekalahannya di awal musim</a>.</p>



<p>Padahal jika dilihat di atas kertas, komposisi pemain MU sudah cukup baik. Setidaknya jika dibandingkan dengan Brighton dan Brentford, jelas masih banyak pemain bintang yang memenuhi <em>line-up </em>MU di setiap pertandingannya.</p>



<p>Dengan kondisi seperti itu (ditambah tidak akan bermain di Liga Champion), wajar jika <a href="https://whathefan.com/olahraga/drama-ala-cristiano-ronaldo/">Cristiano Ronaldo</a> terdengar <em>ngebet </em>untuk keluar dari Old Trafford. Sayangnya, belum ada klub yang memiliki niat untuk merekrutnya.</p>



<p>Kedatangan ten Hag sebagai pelatih baru pun belum terlihat tuahnya. Bahkan, kondisi ruang ganti pemain menjadi tidak kondusif berkat sederet hasil buruk yang hasil diraih oleh klub. Mungkin inikah tantangan yang dicari oleh Casemiro?</p>



<p>Jelas penggemar menaruh asa yang sangat tinggi kepadanya. Posisi gelandang bertahan yang selama ini diisi oleh Fred dan McTominay akhirnya mendapatkan pengganti sekelas dirinya. Setidaknya, penggemar berharap permasalahan di lini tengah selama ini akan teratasi.</p>



<h2 class="wp-block-heading">Apakah Casemiro akan Berhasil di MU?</h2>



<figure class="wp-block-embed is-type-video is-provider-youtube wp-block-embed-youtube wp-embed-aspect-16-9 wp-has-aspect-ratio"><div class="wp-block-embed__wrapper">
<iframe loading="lazy" title="Casemiro 2022 ► Defensive Skills, Assists &amp; Goals - Real Madrid | HD" width="740" height="416" src="https://www.youtube.com/embed/6sjHnl-1ex8?feature=oembed" frameborder="0" allow="accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture" allowfullscreen></iframe>
</div></figure>



<p>Apakah Casemiro akan jadi jaminan permasalahan lini tengah MU akan teratasi? Tentu tidak. Kita masih ingat bagaimana Claude Makelele, yang bersinar di Real Madrid, harus menjadi pemain <em>flop </em>ketika pindah ke Chelsea.</p>



<p>Apalagi, usia Casemiro tidak lagi muda, sudah 30 tahun. Gaya bermain di Liga Inggris juga belum tentu cocok dengan gaya bermainnya. Peluang untuk menjadi &#8220;badut&#8221; menggantikan Fred dan McTominay terbuka lebar.</p>



<p>Namun, Penulis sebagai fan MU tentu berharap kalau Casemiro adalah pembelian yang berhasil. Selama ini Penulis telah sering melihat betapa kuatnya kemampuan defensif gelandang yang satu ini.</p>



<p>Ia adalah tipe pemain yang kuat, pekerja keras, agresif, bahkan mampu berperan sebagai gelandang <em>box-to-box</em>. Reaksinya tergolong cepat, antisipasinya bagus, serta memiliki <em>positioning </em>yang cukup cerdas. Dalam melakukan distribusi bola ke depan pun ia cukup oke.</p>



<p>Kehadirannya diharapkan mampu menyeimbangkan lini depan dan lini belakang MU yang selama ini sering terlihat berantakan. Semoga saja ia mampu menjawab berbagai ekspektasi dari penggemar dan membantu MU keluar dari masalahnya.</p>



<h2 class="wp-block-heading">Penutup</h2>



<p>Jika Casemiro pindah ke PSG, Bayern Munich, atau Manchester City, alasan mencari tantangan akan terdengar <em>bullshit</em>. Klub-klub tersebut sudah sangat digdaya di liga, sehingga tanpa kehadirannya pun sudah seperti <em>auto </em>juara.</p>



<p>Nah, pemain-pemain yang berani pindah ke MU dalam kondisi berat seperti sekarang, bisa dibilang sebagai laki-laki sejati yang tidak takut dengan tantangan berat dari berbagai penjuru. Tidak semua pemain berani pindah ke MU karena beratnya ekspektasi ke mereka.</p>



<p>Bisa jadi, Frankie de Jong urung pindah ke MU juga karena takut dengan tantangan yang akan dihadapi oleh klub. Mungkin ia butuh belajar dari Casemiro, kalau laki-laki seharusnya tidak takut menghadapi tantangan seberat apapun, termasuk pindah ke MU.</p>



<hr class="wp-block-separator is-style-default"/>



<p>Lawang, 21 Agustus 2022, terinspirasi dengan kepindah Casemiro (yang sangat berani) ke Manchester United</p>



<p>Foto: <a href="https://news.trenddetail.com/trends/68633.html">Trend Detail News</a></p>
<p>The post <a href="https://whathefan.com/olahraga/laki-laki-harus-berani-cari-tantangan-seperti-casemiro-shap/">Laki-Laki Harus Berani Cari Tantangan Seperti Casemiro (SHAP!)</a> appeared first on <a href="https://whathefan.com">Whathefan!</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://whathefan.com/olahraga/laki-laki-harus-berani-cari-tantangan-seperti-casemiro-shap/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Gatau Harus Ngomong Apalagi</title>
		<link>https://whathefan.com/olahraga/gatau-harus-ngomong-apalagi/</link>
					<comments>https://whathefan.com/olahraga/gatau-harus-ngomong-apalagi/?noamp=mobile#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Fanandi]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 16 Aug 2022 10:00:20 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Olahraga]]></category>
		<category><![CDATA[Liga Inggris]]></category>
		<category><![CDATA[Manchester United]]></category>
		<category><![CDATA[MU]]></category>
		<category><![CDATA[pinggir]]></category>
		<category><![CDATA[sepak bola]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://whathefan.com/?p=5870</guid>

					<description><![CDATA[<p>Sejujurnya Penulis tidak tahu harus menulis apa setelah menonton performa buruk dari Manchester United (MU) akhir pekan kemarin ketika bersua dengan Brentford. Bayangkan, kalah telak 0-4 dari sebuah tim yang baru promosi beberapa musim lalu. Dua kekalahan di dua laga awal melawan klub yang (seharusnya) bisa dikalahkan jelas sangat kacau, bahkan ini yang pertama kali [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://whathefan.com/olahraga/gatau-harus-ngomong-apalagi/">Gatau Harus Ngomong Apalagi</a> appeared first on <a href="https://whathefan.com">Whathefan!</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p>Sejujurnya Penulis tidak tahu harus menulis apa setelah menonton performa buruk dari Manchester United (MU) akhir pekan kemarin ketika bersua dengan Brentford. Bayangkan, kalah telak 0-4 dari sebuah tim yang baru promosi beberapa musim lalu.</p>



<p>Dua kekalahan di dua laga awal melawan klub yang (seharusnya) bisa dikalahkan jelas sangat kacau, bahkan ini yang pertama kali dalam 100 tahun sejarah klub. Jelas ini membuktikan kalau MU tidak sedang baik-baik saja. </p>



<p>Pasti ada yang salah dari tim ini, sehingga ganti pelatih maupun mendatangkan pemain tidak cukup untuk memperbaikinya. Entah apalagi yang harus dilakukan agar klub ini bisa kembali ke masa jayanya seperti dulu lagi.</p>





<h2 class="wp-block-heading">Apa yang Salah dari Klub Ini?</h2>



<figure class="wp-block-embed is-type-video is-provider-youtube wp-block-embed-youtube wp-embed-aspect-16-9 wp-has-aspect-ratio"><div class="wp-block-embed__wrapper">
<iframe loading="lazy" title="Dihajar Brentford 4 Gol Tanpa Balas | Naifnya Taktik Manchester United" width="740" height="416" src="https://www.youtube.com/embed/4YnzGYtuB0s?feature=oembed" frameborder="0" allow="accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture" allowfullscreen></iframe>
</div></figure>



<p>Dari video Ruang Taktik di atas, Pembaca bisa mendalami apa yang salah dari hasil pertandingan kemarin. Kalau ditarik kesimpulan, apa yang diinginkan ten Hag belum bisa diimplementasikan dengan baik oleh para pemain.</p>



<p>Jelas masih terlalu dini untuk menilai ten Hag adalah <a href="https://whathefan.com/olahraga/haruskah-ole-out-iya-ole-harus-out/">pelatih gagal</a>. Salah satu mantan pemain MU, Javier &#8220;Chicarito&#8221; Hernandez, menyebutkan kalau penggemar harus berhenti berharap pelatih baru MU akan membawa klub kembali berjaya seperti di era <a href="https://whathefan.com/olahraga/merindukan-sentuhan-sir-alex/">Sir Alex Ferguson</a>.</p>



<p>Untuk bisa bangkit dari keterpurukan, MU perlu proses yang mungkin butuh bertahun-tahun. Akan ada banyak hal yang butuh dilakukan untuk itu, dan pendukung klub pun harus bersabar dan tidak mudah menendang pelatih keluar karena serangkaian hal buruk.</p>



<p>Berdasarkan analisis sederhana yang Penulis lakukan, ada beberapa hal yang harus dibenahin oleh MU untuk bisa menjadi lebih baik lagi.</p>



<h3 class="wp-block-heading">Masalah dari Sisi Pemain</h3>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="683" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/08/gatau-harus-ngomong-apalagi-1-1024x683.jpg" alt="" class="wp-image-5872" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/08/gatau-harus-ngomong-apalagi-1-1024x683.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/08/gatau-harus-ngomong-apalagi-1-300x200.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/08/gatau-harus-ngomong-apalagi-1-768x512.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/08/gatau-harus-ngomong-apalagi-1.jpg 1080w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption>De Gea Tak Terbiasa Ikut dalam Membangun Serangan (<a href="https://futbol.si.com/news/david-de-gea-blame-me-for-man-uniteds-4-0-loss-to-brentford">Futbol on FanNation</a>)</figcaption></figure>



<p>De Gea melakukan dua kali blunder fatal yang berujung ke gol, karena dirinya bukan tipe kiper yang terbiasa membangun serangan dari belakang. Hal ini diperparah dengan koordinasi antar lini yang terasa kurang terhubung, sehingga distribusi serangan pun menjadi buntu.</p>



<p>Mental para pemain juga patut menjadi sorotan. Jika dibandingkan klub dengan tradisi kuat seperti Real Madrid, Penulis merasa semangat juang untuk meraih kemenangan yang dimiliki skuad sekarang benar-benar rendah. Kalau sudah tertinggal, malah jadi makin <em>bapuk</em>.</p>



<p>Apakah memang para <em>starting eleven </em>dari MU perlu diganti? Tidak semuanya, tapi memang butuh banyak penambahan pemain baru, terutama dari sektor gelandang bertahan. Fred dan McTominay sudah sering digaungkan untuk diganti karena kurang bisa menjalankan perannya dengan baik.</p>



<p>Sayangnya, sampai saat ini belum ada realisasi pemain baru yang akan didatangkan oleh MU. Padahal, klub ini baru melepas banyak pemain senornya seperti Matic, Mata, Lingard, dan Pogba. Para pendukung klub sudah banyak yang gregetan dengan lambatnya klub mencari pemain baru.</p>



<h3 class="wp-block-heading">Masalah dari Segi Strategi</h3>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="683" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/08/gatau-harus-ngomong-apalagi-2-1024x683.jpg" alt="" class="wp-image-5873" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/08/gatau-harus-ngomong-apalagi-2-1024x683.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/08/gatau-harus-ngomong-apalagi-2-300x200.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/08/gatau-harus-ngomong-apalagi-2-768x512.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/08/gatau-harus-ngomong-apalagi-2.jpg 1080w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption>Perlu Pengganti yang Lebih Baik (<a href="https://thepeoplesperson.com/2022/07/16/fred-or-scott-mctominay-who-loses-out-to-christian-eriksen-249465/">The Peoples Person</a>)</figcaption></figure>



<p>Bagaimana dengan formasi? Ten Hag selama dua pertandingan <a href="https://whathefan.com/olahraga/menerka-formasi-mu-dengan-kedatangan-pemain-baru/">menggunakan formasi empat bek</a>, di mana menurut banyak orang (termasuk Penulis) melihat kalau MU yang sekarang lebih cocok menggunakan formasi tiga bek.</p>



<p>Selama ini, MU menjadi klub yang cenderung reaktif dengan memanfaatkan masa trasisi sebagai awal dari serangan balik yang cepat. Masalahnya, ini akan susah untuk diterapkan jika lawan adalah klub yang sama-sama reaktif.</p>



<p>Brighton dan Brentford di atas kertas memiliki skuad di bawah MU, sehingga wajar mereka lebih bermain bertahan dan menunggu blunder dari MU. Strategi ini berhasil, karena MU sendiri terlihat belum terbiasa membangun serangan dari belakang dan membongkar pertahan lawan yang menggunakan strategi <em>low block</em>.</p>



<p>Untuk itu, tak salah jika Ruang Taktik menyebutkan strategi yang dimiliki oleh ten Hag dianggap naif. Tampaknya butuh beberapa laga (dan mungkin, kekalahan) agar ten Hag menemukan formula yang lebih cocok untuk diterapkan di Premier League.</p>



<h3 class="wp-block-heading">Masalah dari Sisi Lain</h3>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="683" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/08/gatau-harus-ngomong-apalagi-3-1024x683.jpg" alt="" class="wp-image-5874" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/08/gatau-harus-ngomong-apalagi-3-1024x683.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/08/gatau-harus-ngomong-apalagi-3-300x200.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/08/gatau-harus-ngomong-apalagi-3-768x512.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/08/gatau-harus-ngomong-apalagi-3.jpg 1080w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption>Didesak untuk Segera Keluar (<a href="https://www.latestuk.news/glazers-take-18m-out-of-man-utd-with-another-5m-going-to-other-shareholders/?utm_source=rss&amp;utm_medium=rss&amp;utm_campaign=glazers-take-18m-out-of-man-utd-with-another-5m-going-to-other-shareholders">Latest UK News</a>)</figcaption></figure>



<p>Dua kekalahan di dua laga awal membuat tagar #GlazerOut kembali berkumandang. Sudah lama sekali para pendukung klub menginginkan keluarga tersebut keluar dari direksi MU dan sebisa mungkin mendapatkan pengganti yang lebih peduli dengan sepakbola.</p>



<p>Ada sebuah anggapan kalau keluarga Glazer selama ini lebih memprioritaskan sisi bisnisnya dibandingkan sisi prestasi, sehingga penggemar pun kerap merasa jengah dan menginginkan adanya perubahan di dalam tubuh klub.</p>



<p>Jika kondisinya begini terus, tentu akan sulit melihat MU bisa bersaing lagi di papan atas. Tidak mungkin jika kita berharap akan ada Class of &#8217;92 lainnya yang bisa membawa klub kembali berjaya setelah melewati masa-masa sulit. Harapan tersebut tampaknya terlalu tinggi.</p>



<h2 class="wp-block-heading">Berkaca dari Kebangkitan Liverpool dan AC Milan</h2>



<figure class="wp-block-image size-large is-resized"><img loading="lazy" decoding="async" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/08/gatau-harus-ngomong-apalagi-4-1024x683.jpg" alt="" class="wp-image-5875" width="737" height="491" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/08/gatau-harus-ngomong-apalagi-4-1024x683.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/08/gatau-harus-ngomong-apalagi-4-300x200.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/08/gatau-harus-ngomong-apalagi-4-768x512.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/08/gatau-harus-ngomong-apalagi-4.jpg 1080w" sizes="(max-width: 737px) 100vw, 737px" /><figcaption>Skuad <em>Bapuk </em>Liverpool (<a href="https://www.90min.com/posts/6487764-5-of-liverpool-s-scariest-lineups-for-their-own-fans-of-recent-times-this-halloween">90Min</a>)</figcaption></figure>



<p>Ketika MU terpuruk, di situ banyak pihak-pihak yang akan melakukan <em>bully </em>terhadap penggemar MU. Hal ini sangat lumrah, mengingat penggemar MU juga banyak yang <em>songong </em>ketika sedang berada di atas angin, bahkan sempat berujar musim ini akan tsunami trofi.</p>



<p>Salah seorang kawan karib Penulis yang pendukung Liverpool garis keras justru melakukan hal sebaliknya. Alih-alih melakukan <em>bully </em>seperti yang dilakukan penggemar klub lain yang sedang naik, ia justru memberi &#8220;semangat&#8221; dengan mengatakan klubnya dulu juga seperti itu.</p>



<p>Memang dalam beberapa tahun lalu, antara kepergian Rafael Benitez dan kedatangan Jurgen Klopp, performa Liverpool di liga cukup buruk. Boro-boro bersaing di Liga Champion, mereka cukup <em>struggle </em>bersaing di papan tengah.</p>



<p>Kasus yang sama terjadi pada AC Milan. Semenjak meraih <em>scudeto</em> pada musim 2010/2011, performa Milan langsung terjun bebas. Butuh lebih dari satu dekade (dan mungkin kembalinya Ibrahimovic) agar Milan bisa kembali ke papan atas dan meraih <em>scudeto </em>lagi.</p>



<p>Berkaca dari kebangkitan dua tim tersebut, mungkin MU pun butuh bertahun-tahun untuk bisa mengembalikan masa kejayaannya. Mungkin memang MU butuh reformasi di dalam organisasinya, termasuk mengganti kepemilikan ke orang yang lebih punya <em>passion </em>di sepakbola.</p>



<p>Sampai waktu itu telah tiba, <a href="https://whathefan.com/olahraga/jadi-pendukung-manchester-united-itu-harus-ekstra-sabar/">Penulis harus bisa belajar tegar</a> dan setia untuk menjadi pendukung Manchester United.</p>



<hr class="wp-block-separator is-style-default"/>



<p>Lawang, 16 Agustus 2022, terinspirasi setelah merasa frustasi dengan kekalahan Manchester United di dua laga awal Premier League</p>



<p>Foto: <a href="https://www.fcbarcelonanoticias.com/en/signings/the-manchester-united-could-undo-of-cristiano_283245_102.html">FC Barcelona Noticias</a></p>
<p>The post <a href="https://whathefan.com/olahraga/gatau-harus-ngomong-apalagi/">Gatau Harus Ngomong Apalagi</a> appeared first on <a href="https://whathefan.com">Whathefan!</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://whathefan.com/olahraga/gatau-harus-ngomong-apalagi/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Mencuri Panggung ala Anya Forger di Spy X Family</title>
		<link>https://whathefan.com/animekomik/mencuri-panggung-ala-anya-forger-di-spy-x-family/</link>
					<comments>https://whathefan.com/animekomik/mencuri-panggung-ala-anya-forger-di-spy-x-family/?noamp=mobile#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Fanandi]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 26 Jul 2022 15:03:59 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Anime & Komik]]></category>
		<category><![CDATA[anime]]></category>
		<category><![CDATA[Anya Forger]]></category>
		<category><![CDATA[comedy]]></category>
		<category><![CDATA[mata-mata]]></category>
		<category><![CDATA[pinggir]]></category>
		<category><![CDATA[review]]></category>
		<category><![CDATA[spy]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://whathefan.com/?p=5815</guid>

					<description><![CDATA[<p>Menurut pendapat beberapa teman Penulis, saat ini dunia anime tengah digempur dengan genre isekai yang membawa karakter utamanya ke dunia lain. Polanya pun mirip-mirip, di mana sang karakter mendapatkan kekuatan &#8220;super&#8221; dan dikelilingi oleh banyak wanita cantik. Oleh karena itu, begitu anime Spy X Family muncul, banyak yang bersemangat untuk menyambutnya karena dianggap sebagai premis [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://whathefan.com/animekomik/mencuri-panggung-ala-anya-forger-di-spy-x-family/">Mencuri Panggung ala Anya Forger di Spy X Family</a> appeared first on <a href="https://whathefan.com">Whathefan!</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p>Menurut pendapat beberapa teman Penulis, saat ini dunia anime tengah digempur dengan genre <em>isekai</em> yang membawa karakter utamanya ke dunia lain. Polanya pun mirip-mirip, di mana sang karakter mendapatkan kekuatan &#8220;super&#8221; dan <a href="https://whathefan.com/animekomik/dikelilingi-wanita-ala-anime/">dikelilingi oleh banyak wanita cantik</a>.</p>



<p>Oleh karena itu, begitu anime <em><strong>Spy X Family</strong> </em>muncul, banyak yang bersemangat untuk menyambutnya karena dianggap sebagai premis menarik yang segar di tengah kepungan <a href="https://whathefan.com/animekomik/poligami-ala-in-another-world-with-my-smartphone/">anime bergenre <em>isekai</em></a>. </p>



<p>Penulis pun ikut terpancing untuk mengikuti anime ini, dan ternyata <em>Spy X Family </em>memang cukup menyenangkan untuk ditonton. Salah satu alasannya apalagi kalau bukan karena kehadiran Anya Forger!</p>





<h2 class="wp-block-heading">Keluarga Super yang Saling Menyembunyikan Rahasia</h2>



<figure class="wp-block-embed is-type-video is-provider-youtube wp-block-embed-youtube wp-embed-aspect-16-9 wp-has-aspect-ratio"><div class="wp-block-embed__wrapper">
<iframe loading="lazy" title="SPY x FAMILY | MAIN TRAILER" width="740" height="416" src="https://www.youtube.com/embed/ofXigq9aIpo?feature=oembed" frameborder="0" allow="accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture" allowfullscreen></iframe>
</div></figure>



<p>Sebagai anime yang mengusung genre <em>spy</em>, <em>Spy X Family </em>memiliki latar belakang berupa persaingan antar dua negara, yakni <strong>Westalis</strong> dan <strong>Ostania</strong> (keduanya adalah negara fiktif). Westalis memiliki mata-mata yang sangat handal, dengan <em>codename </em>&#8220;Twilight&#8221;.</p>



<p>Demi menjaga perdamaian antarnegara, Twilight diberi misi untuk memata-matai pemimpin Partai Persatuan Nasional di Ostania bernama Donovan Desmond. Sayangnya, Desmond adalah orang yang sangat tertutup dan sulit untuk didekati.</p>



<p>Satu-satunya cara agar Twilight bisa mendekati Desmond adalah melalui anaknya. Untuk itu, ia harus membuat sebuah keluarga sehingga bisa mendaftarkan anaknya untuk bersekolah di tempat yang sama dengan anak Desmond.</p>



<p>Twilight pun menyamar menjadi <strong>Loid Forger</strong> dan mengadopsi anak yatim piatu bernama <strong>Anya</strong>. Untuk peran istri, ia &#8220;merekrut&#8221; seorang perempuan cantik bernama <strong>Yor</strong>. Nah, cerita semakin seru karena masing-masing anggota keluarga memiliki rahasianya masing-masing.</p>



<p>Loid jelas menyembunyikan misinya dari keluarganya, sedangkan Yor adalah seorang pembunuh bayaran. Di sisi lain, Anya memiliki kekuatan membaca pikiran sehingga mengetahui identitas asli dari kedua orang tua palsunya. </p>



<p>Selama <em>season </em>pertamanya, kita bisa melihat bagaimana mereka bertiga sama-sama berusaha keras untuk memainkan perannya masing-masing tanpa menimbulkan kecurigaan. Tentu saja, terkadang ada saja bumbu komedi yang terselip di antara anggota keluarga ini.</p>



<h2 class="wp-block-heading">Anya yang (Terlalu) Berhasil Mencuri Panggung</h2>



<figure class="wp-block-embed is-type-video is-provider-youtube wp-block-embed-youtube wp-embed-aspect-16-9 wp-has-aspect-ratio"><div class="wp-block-embed__wrapper">
<iframe loading="lazy" title="Anya Forger Best Moments!" width="740" height="416" src="https://www.youtube.com/embed/K5TbHNtlcoI?feature=oembed" frameborder="0" allow="accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture" allowfullscreen></iframe>
</div></figure>



<p>Salah satu daya tarik utama dari anime ini adalah karakter Anya yang sangat lucu dan menggemaskan. Wajahnya yang ekspresif seolah mampu mengantarkan berbagai bentuk emosi kepada penontonnya. Tak heran jika wajahnya kerap menjadi stiker di WhatsApp.</p>



<p>Bisa dibilang, sosoknya benar-benar mencuri panggung dan justru menjadi perhatian utama. Fenomena ini mirip dengan yang terjadi dengan <a href="https://whathefan.com/animekomik/digantung-ala-anime-bagian-1/">Naru di anime <em>Barakamon</em></a>. Ia juga mampu tampil sebagai karakter yang lucu, menggemaskan, dan lebih menarik dari tokoh utamanya.</p>



<p>Apalagi, dirinya adalah ujung tombak (alias alat) yang digunakan Loid untuk bisa mendekati Desmond. Di usianya yang masih belia, ia harus menanggung beban berat untuk menjaga perdamaian dunia. Apalagi, ia harus bisa meraih banyak prestasi untuk itu.</p>



<p>Bahkan saking menonjolnya Anya, ia seolah menutupi banyak hal di anime ini. Salah satunya adalah &#8220;redupnya&#8221; Yor yang sebenarnya memiliki potensi untuk menjadi <em>waifu </em>musiman. <em>Screentime</em>-nya juga bisa dibilang paling sedikit jika dibandingkan dengan Anya dan Loid.</p>



<p>Selain itu, konflik berat mengenai konflik antarnegara juga menjadi tertutupi dengan konflik sehari-hari yang dialami Anya, entah di rumah maupun sekolahnya. Akibatnya, anime ini pun jadi terkesan kurang representatif dalam menggambarkan kehidupan seorang mata-mata.</p>



<p>Penulis memahami jika <em>Spy X Family </em>dibuat untuk bisa dinikmati banyak orang, sehingga konflik yang berat pun harus dibuat sesederhana mungkin. Anime ini memang lebih cocok untuk penonton yang butuh hiburan, tanpa terlalu banyak adegan tegang yang penuh intrik.</p>



<h2 class="wp-block-heading">Penutup</h2>



<p>Meskipun <em>season 1</em>-nya baru saja tamat, <em>Spy X Family </em>akan segera memiliki <em>season 2-</em>nya akhir tahun ini. Penulis yang tidak membaca manganya memiliki prediksi kalau konflik yang akan dihadapi keluarga Forger akan menjadi lebih berat.</p>



<p>Apalagi, di akhir <em>season </em>sudah terlihat beberapa karakter baru yang tampaknya akan sering beririsan dengan keluarga Forger, termasuk adik Yor dan seekor anjing bernama Bond. Bisa jadi, <em>tone </em>ceria di musim pertamanya akan menjadi terasa lebih gelap dan suram.</p>



<p>Walaupun karakter Anya cukup menonjol di anime ini, ia tidak meninggalkan kesan kalau dirinya <a href="https://whathefan.com/animekomik/menjual-waifu-ala-my-dress-up-darling/">menjadi daya tarik utama</a>. <em>Spy X Family </em>tetap menghadirkan alur cerita yang menggambarkan adanya misi berbahaya dan hanya bisa diselesaikan oleh mata-mata terbaik.</p>



<p>Semoga saja anime ini akan memiliki <em>ending </em>yang bahagia, di mana Anya pada akhirnya bisa merasakan bagaimana rasanya memiliki keluarga sungguhan yang benar-benar menyayanginya.</p>



<hr class="wp-block-separator is-style-default"/>



<p>Lawang, 26 Juli 2022, terinspirasi setelah menonton <em>Spy X Family</em></p>



<p>Foto: <a href="https://nawalakarsa.id/animanga/anime-spy-x-family-dubbing-bahasa-indonesia/">Nawala Karsa</a></p>
<p>The post <a href="https://whathefan.com/animekomik/mencuri-panggung-ala-anya-forger-di-spy-x-family/">Mencuri Panggung ala Anya Forger di Spy X Family</a> appeared first on <a href="https://whathefan.com">Whathefan!</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://whathefan.com/animekomik/mencuri-panggung-ala-anya-forger-di-spy-x-family/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Menjual Waifu ala My Dress-Up Darling</title>
		<link>https://whathefan.com/animekomik/menjual-waifu-ala-my-dress-up-darling/</link>
					<comments>https://whathefan.com/animekomik/menjual-waifu-ala-my-dress-up-darling/?noamp=mobile#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Fanandi]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 13 Jul 2022 16:33:06 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Anime & Komik]]></category>
		<category><![CDATA[anime]]></category>
		<category><![CDATA[comedy]]></category>
		<category><![CDATA[hobi]]></category>
		<category><![CDATA[Marin Kitagawa]]></category>
		<category><![CDATA[pinggir]]></category>
		<category><![CDATA[review]]></category>
		<category><![CDATA[romance]]></category>
		<category><![CDATA[school]]></category>
		<category><![CDATA[slice of life]]></category>
		<category><![CDATA[ulasan]]></category>
		<category><![CDATA[waifu]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://whathefan.com/?p=5691</guid>

					<description><![CDATA[<p>Bekerja di tempat yang sekarang membuat Penulis cukup update dengan berita-berita terbaru tentang dunia anime. Apalagi, kolega-kolega kerja Penulis cukup banyak yang menjadi penggemar anime (Baca: Wibu). Pada awal tahun 2022 ini, salah satu judul anime yang sering disebut adalah Sono Bisque Doll wa Koi wo Suru atau My Dress-Up Darling. Salah satu penyebabnya adalah [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://whathefan.com/animekomik/menjual-waifu-ala-my-dress-up-darling/">Menjual Waifu ala My Dress-Up Darling</a> appeared first on <a href="https://whathefan.com">Whathefan!</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p>Bekerja di tempat yang sekarang membuat Penulis cukup <em>update </em>dengan berita-berita terbaru tentang dunia anime. Apalagi, kolega-kolega kerja Penulis cukup banyak yang menjadi penggemar anime (Baca: <em>Wibu</em>). </p>



<p>Pada awal tahun 2022 ini, salah satu judul anime yang sering disebut adalah <em><strong>Sono Bisque Doll wa Koi wo Suru</strong></em> atau <em><strong>My Dress-Up Darling</strong></em>. Salah satu penyebabnya adalah kehadiran protagonis wanita utamanya yang langsung menjadi <em><a href="https://whathefan.com/sosial-budaya/wanita-2d-vs-wanita-3d/">waifu</a> </em>sejuta umat.</p>



<p>Berhubung genrenya adalah <em><a href="https://whathefan.com/animekomik/kenapa-suka-anime-bergenre-comedy-romance-school/">comedy-romance-school</a> </em>yang jadi favorit, Penulis pun mencoba untuk menonton anime yang satu ini. Penulis ingin tahu, mengapa protagonis utama (pria juga, tidak hanya wanita) bisa begitu populer.</p>





<h2 class="wp-block-heading">Si Cowok Hobi Buat Boneka, Si Cewek Hobi Cosplay</h2>



<figure class="wp-block-embed is-type-video is-provider-youtube wp-block-embed-youtube wp-embed-aspect-16-9 wp-has-aspect-ratio"><div class="wp-block-embed__wrapper">
<iframe loading="lazy" title="My Dress-Up Darling - Official Trailer" width="740" height="416" src="https://www.youtube.com/embed/hbtyjcPaGp4?feature=oembed" frameborder="0" allow="accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture" allowfullscreen></iframe>
</div></figure>



<p><strong>Wakana Gojou </strong>merupakan anak SMA yang tidak terlalu menonjol, bahkan cenderung tertutup dan tidak punya teman. Salah satu penyebabnya adalah ia memiliki hobi yang &#8220;aneh&#8221;, yakni membuat boneka Hina, mengingat keluarganya memang perajin boneka tersebut. </p>



<p>Apalagi, ia memiliki trauma di masa kecilnya, di mana teman perempuannya begitu <a href="https://whathefan.com/sosial-budaya/kenapa-sih-harus-judgemental/"><em>judgemental </em>kepada dirinya</a>. Gara-gara kejadian tersebut, ia menutup rapat hobinya tersebut agar tidak diketahui orang lain.</p>



<p>Di sisi lain, <strong>Marin Kitagawa</strong> merupakan seorang perempuan (super) cantik yang sangat populer dan memiliki banyak teman. Bisa dibilang, kehidupannya berbeda 180 derajat dari kehidupan yang dimiliki oleh Wakana.</p>



<p>Pada suatu hari, tanpa sengaja Wakana dan Marin bertemu di ruang jahit sekolah. Dari sana, Marin mengetahui kalau Wakana memiliki hobi membuat boneka Hina. Uniknya, Marin sama sekali tidak mempermasalahkan hal tersebut.</p>



<p>Selain itu, Marin mengungkapkan bahwa dirinya juga memiliki hobi <em>cosplay</em>. Namun, kemampuan menjahitnya cukup payah. Karena Wakana memiliki <em>skill </em>menjahit yang cukup mumpuni, Marin pun meminta tolong bantuan Wakana.</p>



<p>Sejak itu, mereka berdua pun sering bersama dan menghargai hobinya mereka masing-masing! </p>



<p>Pada perjalanannya, mereka berdua juga berkenalan dengan <em>cosplayer </em>terkenal bernama <strong>Sajuna Inui</strong>. Selain itu, mereka juga berkenalan adik dari Sajuna, yakni <strong>Shinju Inui</strong> yang sering membantu kakaknya dalam melakukan <em>cosplay</em>.</p>



<h2 class="wp-block-heading">Jadi Populer Gara-gara Marin Semata?</h2>



<figure class="wp-block-embed is-type-video is-provider-youtube wp-block-embed-youtube wp-embed-aspect-16-9 wp-has-aspect-ratio"><div class="wp-block-embed__wrapper">
<iframe loading="lazy" title="All the Best Marin Outfits and Cosplays from My Dress Up Darling" width="740" height="416" src="https://www.youtube.com/embed/rnFp0SLVNCs?feature=oembed" frameborder="0" allow="accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture" allowfullscreen></iframe>
</div></figure>



<p>Bisa dibilang, ini adalah salah satu anime dengan karakter paling sedikit yang pernah Penulis tonton. Selain empat nama yang sudah disebut di atas (dan kakek Wakana), karakter lain yang muncul di anime ini hanyalah karakter sampingan yang tidak punya peran apa-apa.</p>



<p>Ini membuat kita dibawa untuk fokus ke karakter utamanya. Bandingkan dengan <em>Spy X Family </em>(artikelnya segera menyusul) yang memiliki seabrek karakter dengan perannya masing-masing. Oleh karena itu, anime ini bisa jadi membosankan jika tidak dikemas secara menarik.</p>



<p>Untungnya, Marin jelas sangat menarik bagi para pecinta wanita 2D. Cantik, ceria, baik hati, selalu optimis, suka <em>cosplay</em>, naif, polos, kadang agresif, agak <em>bitchy</em>, dan tak segan mengekspos tubuhnya di hadapan laki-laki. </p>



<p>Oh ya, anime ini memiliki cukup banyak <em>fans service </em>dan cukup vulgar. Entah mengapa Penulis merasa anime ini, melalui Marin, seolah ingin menjual fantasi kepada laki-laki jomlo yang berharap bisa kedatangan sosok yang mirip Marin di kehidupan nyatanya. </p>



<p>(Penulis ingat pernah menemukan di komentar di Instagram, di mana si orang tersebut mengetikkan fantasinya melakukan seks dengan Marin, Sajuna, dan Shinju. Bagi Penulis, hal tersebut sudah sangat tidak sehat)</p>



<p>Di sisi lain, Wakana terlihat sebagai sosok <em>introvert </em>yang sangat handal dalam menahan hawa nafsunya. Melihat perempuan cantik dan seksi hampir sepenuhnya telanjang di hadapannya, ia bisa tidak melakukan tindakan asusila sama sekali.</p>



<p>Untuk jalan ceritanya sendiri, sejujurnya Penulis tidak terlalu mengerti mengapa ratingnya di situs <em>MyAnimeList </em>begitu tinggi. Bagi Penulis, cerita romansanya cukup standar dan penuh dengan klise khas anime. Mungkin, daya tarik Marin memang begitu tinggi.</p>



<p>Seperti biasa,<em> dragging </em>kedua protagonisnya cukup lama meskipun keduanya sudah saling menyukai. Jika melihat dari anime-anime sejenis yang pernah tayang, rasanya baru menjelang tamatlah mereka akan resmi menjadi sepasang kekasih.</p>



<h2 class="wp-block-heading">Penutup</h2>



<p>Premis yang ditawarkan oleh <em>My Dress-Up Darling </em>cukup sederhana, sehingga cocok untuk yang mencari tontonan ringan dan menghibur. Seperti biasa, kita akan dibuat gemas dengan perkembangan kisah romansa antara kedua karakter utamanya.</p>



<p>Jika ingin menarik pelajaran dari anime ini, menurut Penulis adalah bagaimana kita seharusnya dapat menghargai hobi orang lain. Selama tidak merugikan orang lain dan dirinya sendiri, rasanya semua insan boleh melakukan apa saja yang ia suka.</p>



<p>Sayangnya, anime ini terkesan hanya menjual Marin untuk mendongkrak popularitasnya. Bukannya munafik, tapi jujur Penulis merasa risih jika sedang berniat menonton anime harus disuguhkan dengan banyaknya <em>fans service</em> seperti yang ada di anime ini.</p>



<p>Bagi orang-orang yang menjadikan Marin sebagai <em>waifu </em>mereka, cepatlah sadar kalau tidak akan ada sosok seperti Marin di kehidupan nyata yang tiba-tiba hadir dan jatuh cinta kepada kalian!</p>



<hr class="wp-block-separator is-style-default"/>



<p>Lawang, 13 Juli 2022, terinspirasi setelah menonton <em>My Dress-Up Darling</em></p>



<p>Foto: <a href="https://www.primevideo.com/detail/0PT62INRD6IUXU8JPDCPQHCPN6/ref=atv_nb_lcl_id_ID?language=id_ID&amp;ie=UTF8">Prime Video</a></p>
<p>The post <a href="https://whathefan.com/animekomik/menjual-waifu-ala-my-dress-up-darling/">Menjual Waifu ala My Dress-Up Darling</a> appeared first on <a href="https://whathefan.com">Whathefan!</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://whathefan.com/animekomik/menjual-waifu-ala-my-dress-up-darling/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pengalaman Menjadi Tour Guide di Malang</title>
		<link>https://whathefan.com/pengalaman/pengalaman-menjadi-tour-guide-di-malang/</link>
					<comments>https://whathefan.com/pengalaman/pengalaman-menjadi-tour-guide-di-malang/?noamp=mobile#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Fanandi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 25 Jun 2022 05:06:46 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pengalaman]]></category>
		<category><![CDATA[Jatim Park]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Batu]]></category>
		<category><![CDATA[liburan]]></category>
		<category><![CDATA[Malang]]></category>
		<category><![CDATA[pengalaman]]></category>
		<category><![CDATA[pinggir]]></category>
		<category><![CDATA[tour guide]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://whathefan.com/?p=5754</guid>

					<description><![CDATA[<p>Pernah merantau ke Jakarta membuat Penulis memiliki banyak teman yang berasal dari sana. Tak sedikit dari mereka yang pernah mengutarakan keinginan mereka untuk berlibur ke Malang, yang tentu membuat Penulis merasa senang. Pada akhirnya kesempatan untuk menjadi &#8220;tour guide&#8221; pun akhirnya kesampaian setelah mantan teman-teman sekantor membulatkan tekad untuk berlibur ke Malang, bukan hanya sekadar [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://whathefan.com/pengalaman/pengalaman-menjadi-tour-guide-di-malang/">Pengalaman Menjadi Tour Guide di Malang</a> appeared first on <a href="https://whathefan.com">Whathefan!</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p>Pernah merantau ke Jakarta membuat Penulis memiliki banyak teman yang berasal dari sana. Tak sedikit dari mereka yang pernah mengutarakan keinginan mereka untuk berlibur ke Malang, yang tentu membuat Penulis merasa senang.</p>



<p>Pada akhirnya kesempatan untuk menjadi &#8220;<em>tour guide</em>&#8221; pun akhirnya kesampaian setelah <a href="https://whathefan.com/pengalaman/pengalaman-melamar-kerja-di-mainspring-technology/">mantan teman-teman sekantor</a> membulatkan tekad untuk berlibur ke Malang, bukan hanya sekadar menjadi wacana.</p>



<p>Total ada empat orang yang akan berangkat dari <a href="https://whathefan.com/sajak/jakarta/">Jakarta</a>. Mereka adalah <strong>Naufal</strong>, <strong>Pandu</strong>, <strong>Dini</strong>, dan <strong>Tania</strong>. Pada tulisan kali ini, Penulis akan berbagi pengalamannya menjadi seorang <em>&#8220;tour guide</em>&#8221; untuk pertama kalinya.</p>





<h2 class="wp-block-heading">Hari Kedatangan dan Hari Pertama</h2>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="683" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/06/pengalaman-menjadi-tour-guide-1-1024x683.jpg" alt="" class="wp-image-5758" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/06/pengalaman-menjadi-tour-guide-1-1024x683.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/06/pengalaman-menjadi-tour-guide-1-300x200.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/06/pengalaman-menjadi-tour-guide-1-768x512.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/06/pengalaman-menjadi-tour-guide-1.jpg 1080w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption>Kedatangan di Stasiun Malang</figcaption></figure>



<p>Rencana ini dimulai setelah lebaran, di mana Pandu dan Naufal sama-sama menghubungi Penulis dan mengatakan ingin main ke Malang. Lantas, mereka berdua saling menghubungi dan pada akhirnya akan ada 4 orang yang berangkat.</p>



<p>Setelah melewati berbagai diskusi, akhirnya diputuskan mereka akan liburan pada tanggal <strong>13-17 Mei 2022</strong>. Mereka berempat akan berangkat dari Jakarta pada hari Jumat, 13 Mei 2022 malam, yang artinya akan sampai di Stasiun Malang pada Sabtu, 14 Mei 2022 pagi. </p>



<p>Penulis sempat salah melihat jam kedatangan mereka, di mana mengira kereta akan sampai pukul 8 pagi. Padahal, yang benar adalah jam 7 pagi. Untunglah Penulis sudah berangkat dari rumah lebih pagi, sehingga masih ada <em>spare time </em>dan bisa menjemput tepat waktu.</p>



<p>Setelah itu, kami berenam (beserta adik Penulis yang menyetir) berangkat ke rumah Penulis untuk istirahat sejenak sembari menunggu waktu <em>check-in </em>penginapan. Tentu di rumah ibu Penulis sudah menyiapkan sarapan untuk menjamu mereka.</p>



<h3 class="wp-block-heading">Tragedi Masalah Penginapan </h3>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="683" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/06/pengalaman-menjadi-tour-guide-2-1024x683.jpg" alt="" class="wp-image-5761" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/06/pengalaman-menjadi-tour-guide-2-1024x683.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/06/pengalaman-menjadi-tour-guide-2-300x200.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/06/pengalaman-menjadi-tour-guide-2-768x512.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/06/pengalaman-menjadi-tour-guide-2.jpg 1080w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption>Penginapan yang Tidak Jadi</figcaption></figure>



<p>Selepas sarapan, istirahat, dan sedikit &#8220;ghibah&#8221;, kami pun segera berangkat ke penginapan yang berlokasi di <strong>Perumahan Ijen Nirwana</strong>. Berdasarkan foto dan deskripsi yang ada di aplikasi, penginapan tersebut berubah rumah yang memiliki tiga kamar.</p>



<p>(Yang menginap di penginapan ini hanya Naufal, Dini, dan Tania, sedangkan Pandu sudah memesan penginapan sendiri yang terletak di Jalan Semeru)</p>



<p>Hanya saja, setelah sampai di sana, ternyata tidak ada AC atau kipas angin di sana. Bagi (beberapa) teman-teman Penulis, tentu itu menjadi masalah yang besar. Apalagi, Malang sedang berada di suhu yang cukup panas.</p>



<p>Untuk itu, kami pun mulai mencari alternatif penginapan lain yang masih tersedia. Pencarian tersebut cukup sulit, mengingat saat itu memang sedang <em>long weekend </em>sehingga banyak yang berlibur. Untunglah, adik Penulis berhasil menemukan kamar kosong di <strong>Hotel Tychi</strong> yang dulunya bernama Hotel Kartika Graha.</p>



<h3 class="wp-block-heading">Bakso Cak Man dan Lafayette</h3>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="683" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/06/pengalaman-menjadi-tour-guide-3-1024x683.jpg" alt="" class="wp-image-5760" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/06/pengalaman-menjadi-tour-guide-3-1024x683.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/06/pengalaman-menjadi-tour-guide-3-300x200.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/06/pengalaman-menjadi-tour-guide-3-768x512.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/06/pengalaman-menjadi-tour-guide-3.jpg 1080w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption>Di Lafayette</figcaption></figure>



<p>Sesampainya <em>check-in </em>dan bersih diri, kami pun langsung meluncur ke kuliner pertama yang harus dicoba ketika di Malang: Bakso. Pilihan kami jatuh di <strong>Bakso Cak Man</strong> yang terletak di dekat Rumah Sakit Lavalette.</p>



<p>Setelah itu, kami mampir ke <strong>Lafayette Coffee &amp; Eatery</strong>. Respons mereka di kedua tempat tersebut kurang lebih sama: Murah dan Rasanya Enak. Jika dibandingkan dengan standar Jakarta, memang makanan di Malang masih relatif murah dan terjangkau.</p>



<p>Penulis dan adiknya tidak sampai malam mengantar mereka berkeliling karena kesehatan adik Penulis yang agak kurang fit. Akhirnya, pada sisa malam tersebut mereka berkeliling sendiri ke daerah Soekarno-Hatta dan menikmati <em>street food </em>yang ada di sana.</p>



<h2 class="wp-block-heading">Hari Kedua</h2>



<p>Berdasarkan agenda yang telah dibuat sebelumnya, hari kedua Penulis akan mengantar teman-temannya untuk pergi ke salah satu tempat wisata yang ada di Kota Batu. Di antara banyaknya pilihan, <strong>Jatim Park 3 </strong>menjadi tujuannya.</p>



<p>Berhubung adik Penulis sakit, maka perjalanan kali ini ditemani oleh adik Penulis yang pertama. Sekitar pukul 10 pagi, kami berdua menjemput teman-teman Penulis yang telah menanti di lobi hotel.</p>



<p>Masalah sudah muncul sejak awal karena dengan sembrononya Penulis lupa membawa STNK. Untungnya, tidak ada masalah yang terjadi gara-gara itu. Kami berenam pun masuk ke dalam Jatim Park 3 hanya beberapa menit setelah tempat itu buka.</p>



<p>Berhubung lagi musim liburan, jumlah pengunjung di sana pun cukup membeludak. Setelah berdiskusi, kami memilih untuk masuk ke<strong> The Legend Stars Park </strong>dan <strong>Dino Park</strong>. Dengan baik hati, tiket Penulis dan adiknya dibelikan oleh teman-teman.</p>



<h3 class="wp-block-heading">The Legend Stars Park</h3>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="683" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/06/pengalaman-menjadi-tour-guide-4-1024x683.jpg" alt="" class="wp-image-5766" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/06/pengalaman-menjadi-tour-guide-4-1024x683.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/06/pengalaman-menjadi-tour-guide-4-300x200.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/06/pengalaman-menjadi-tour-guide-4-768x512.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/06/pengalaman-menjadi-tour-guide-4.jpg 1080w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption>Ceritanya di White House</figcaption></figure>



<p>Setelah beli susu Cimory, kami pun masuk ke<strong> The Legend Stars Park</strong> terlebih dahulu. Ternyata, tempat ini ala-ala Museum Madame Tussauds, di mana ada banyak figur penting yang dibuatkan patung lilinnya. Tentunya, kualitasnya tidak bisa dibandingkan.</p>



<p>Ada beberapa tema yang dimiliki oleh wahana ini, seperti Istana Presiden, kantor Presiden Amerika, beberapa tema negara seperti Korea dan Jepang, hingga tema  yang general seperti olahraga dan film. Kesannya, tempat ini memang cukup campur aduk.</p>



<p>Ada beberapa memorabilia dari tokoh olahraga dan film terkenal, lengkap dengan tanda tangannya (entah asli atau tiruan). Ketika bertanya kepada salah satu staf di sana, ternyata beberapa barang yang ada di museum ini adalah koleksi pribadi dari pemilik Jatim Park 3. </p>



<p>Setelah puas berfoto di wahana ini (Naufal bahkan sampai menyewa kimono Jepang), kami melanjutkan wisata ke Dino Park. Sepengetahuan Penulis, ini adalah salah satu wahana yang kerap menjadi pembicaraan.</p>



<h3 class="wp-block-heading">Dino Park</h3>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="683" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/06/pengalaman-menjadi-tour-guide-5-1024x683.jpg" alt="" class="wp-image-5765" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/06/pengalaman-menjadi-tour-guide-5-1024x683.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/06/pengalaman-menjadi-tour-guide-5-300x200.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/06/pengalaman-menjadi-tour-guide-5-768x512.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/06/pengalaman-menjadi-tour-guide-5.jpg 1080w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption>Wahana yang Sedikit Absurd</figcaption></figure>



<p>Sewaktu masuk ke dalam museum yang ada di dalam <strong>Dino Park</strong>, Penulis merasa masuk ke film <em>Night at the Museum </em>karena adanya fosil dinosaurus dengan skala 1:1. Tidak hanya satu, ada beberapa fosil dinosaurus yang cukup menarik untuk diamati.</p>



<p>Sayangnya, wahana Kereta 5 Zaman yang tampaknya menjadi salah satu ikon tempat tersebut sedang mengalami perbaikan, sehingga kami pun meneruskan perjalanan. Bisa dibilang, inti dari tempat ini adalah replika dinosaurus dengan beberapa tema, walau tidak terlalu banyak.</p>



<p>Ketika mencoba untuk memasuki wahana yang ramai antriannya seperti 3D Aquarium, ada perasaan menyesal karena pengalaman yang didapatkan tidak sebanding dengan lamanya waktu mengantre. Untuk itu, kami pun akhirnya menghindari wahana yang ramai lainnya.</p>



<p>Alhasil, kami pun hanya berjalan-jalan di sekitar taman dan mencoba beberapa wahana <em>mainstream </em>seperti yang ada di Jatim Park 1. Setelah merasa cukup lelah, kami pun keluar dari Dino Park dan beristirahat sejenak di luar.</p>



<h3 class="wp-block-heading">Tragedi Bioskop 6D</h3>



<p>Ada kejadian yang lucu ketika kami beristirahat di The Coffee Bean &amp; Tea Leaf yang juga berlokasi di dalam Jatim Park 3. Waktu itu, Pandu ingin berkeliling sedikit dan mencoba beberapa mini wahana yang lain.</p>



<p>Rencanan awalnya, ia ingin mengunjungi <strong>Museum Musik</strong>. Namun, keinginan itu gagal terwujudkan karena tidak adanya penjaga walaupun ia sudah menunggu beberapa lama. Akhirnya, ia mengubah tujuan dengan mengunjungi <strong>Bioskop 6D</strong>.</p>



<p>Setelah selesai menonton di sana dan menghampiri kami, terlihat raut kusut di wajahnya. Ternyata, ia baru saja menyaksikan film paling buruk sepanjang hidupnya. Cerita dan animasi film di Bioskop 6D itu sungguh buruk. Kami pun hanya bisa tertawa mendengarnya.</p>



<h3 class="wp-block-heading">Tragedi Mencari Tempat Makan</h3>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="683" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/06/pengalaman-menjadi-tour-guide-x-1024x683.jpg" alt="" class="wp-image-5768" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/06/pengalaman-menjadi-tour-guide-x-1024x683.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/06/pengalaman-menjadi-tour-guide-x-300x200.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/06/pengalaman-menjadi-tour-guide-x-768x512.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/06/pengalaman-menjadi-tour-guide-x.jpg 1080w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption>Niatnya Makan di Sini&#8230; (<a href="https://suwatu.com/kanvill-dau-outdoor-grill-coffee.html">Suwatu</a>)</figcaption></figure>



<p>Setelah seharian berkeliling Jatim Park 3, tentu perut kosong protes minta diisi. Destinasi utama kami adalah <strong>Kanvill Outdoor Grill &amp; Coffee</strong> yang terletak di kecamatan Dau. Konsep <em>grill </em>di tempat <em>outdoor </em>jelas sangat menarik bagi teman-teman Penulis.</p>



<p>Sayangnya, setelah menempuh perjalanan yang cukup panjang disertai macet, ternyata tempatnya sudah penuh. Kalau mau menunggu, butuh waktu sekitar 2-3 jam. Berhubung sudah malam, kami pun memutuskan untuk pindah tempat.</p>



<p>Pilihan selanjutnya adalah <strong>Tahu Campur Pak Kumis</strong> yang terletak di Jalan Dinoyo. Ketika sampai di lokasi, parkirannya sudah penuh. Penulis pun mulai merasa panik, apalagi beberapa teman sudah diserang oleh asam lambung.</p>



<p> Tempat makan yang muncul di pikiran Penulis adalah <strong>Rawon Nguling </strong>yang cukup legendaris. Apesnya lagi, tempat tutup tersebut tutup. Siapa yang menyangka kalau tempat makan sebesar itu malah harus tutup di saat banyak turis datang ke Malang.</p>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="683" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/06/pengalaman-menjadi-tour-guide-6-1024x683.jpg" alt="" class="wp-image-5767" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/06/pengalaman-menjadi-tour-guide-6-1024x683.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/06/pengalaman-menjadi-tour-guide-6-300x200.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/06/pengalaman-menjadi-tour-guide-6-768x512.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/06/pengalaman-menjadi-tour-guide-6.jpg 1080w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption>&#8230;Akhirnya Makan di Kamar Hotel</figcaption></figure>



<p>Saking frustasinya, akhirnya kami memilih <strong>McDonalds </strong>atau <strong>KFC Sarinah</strong> saja. Masalahnya, begitu mau masuk ke tempat parkirnya, lagi-lagi parkirannya penuh! Sepanjang Penulis tinggal di Malang, rasanya baru kali ini Penulis ditolak masuk ketika mau masuk ke Sarinah.</p>



<p>Bingung, Penulis terpikirkan untuk makan di <strong>Ayam Bakar Mbak Sri</strong> yang dekat Mal Olympic Garden. Naasnya, Gedung Kartini yang biasanya dibuka untuk parkir malah tutup. Mau cari tempat parkir yang kosong, lokasinya cukup jauh dari tempat makan.</p>



<p>Kami coba pindah ke<strong> Rumah Makan Meneer</strong> yang ada di Jalan Semeru. Apesnya lagi, ternyata tempat makan itu tutup dan diganti dengan angkringan yang pilihan menunya tinggal sedikit. Coba geser ke<strong> Ayam Goreng Pemuda</strong>, katanya sudah penuh.</p>



<p>Alhasil, kami pun memutuskan untuk makan <strong>McDonalds </strong>yang ada di pertigaan Kayutangan. Karena tempatnya yang ramai, kami memutuskan untuk <em>takeaway </em>dan makan di hotel. Bahkan masih saja ada kejadian buruk, di mana pesanan Pandu tidak dibuatkan.</p>



<h3 class="wp-block-heading">Tragedi 47 Botol Air Mineral Vit</h3>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="683" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/06/pengalaman-menjadi-tour-guide-xx-1024x683.jpg" alt="" class="wp-image-5763" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/06/pengalaman-menjadi-tour-guide-xx-1024x683.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/06/pengalaman-menjadi-tour-guide-xx-300x200.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/06/pengalaman-menjadi-tour-guide-xx-768x512.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/06/pengalaman-menjadi-tour-guide-xx.jpg 1080w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption>Ilustrasi Botol Vit (Twitter)</figcaption></figure>



<p>Sebelum menikmati McD di hotel, ada satu peristiwa unik lagi ketika sedang menanti pesanan. Penulis bersama Naufal, Tania, dan Dini pergi berbelanja di <strong>Avia </strong>untuk membeli beberapa makanan dan minuman.</p>



<p>Ketika di kasir, <em>cici</em>&#8211;<em>cici </em>yang berjaga di kasir terlihat sedang asyik mengobrol dengan temannya. Naufal sedikit menguping pembicaraan tersebut, dan katanya tema yang sedang diobrolkan adalah masalah guna-guna.</p>



<p>Setelah selesai membayar, Naufal memanggil Penulis karena di kuintasi tertulis ada <strong>47 botol air mineral Vit</strong>. Padahal, Naufal hanya membeli 4 botol. Penulis pun menghampiri <em>cici-cici </em>tadi dan mengonfir masih hal ini.</p>



<p>Sambil minta maaf, <em>cici-cici </em>tersebut meminta maaf kepada kami dan mengembalikan uang yang sudah dibayarkan secara tunai. Sepintas kami mendengar, kalau kejadian ini semakin mempertegas kekhawatiran guna-guna yang ditakuti oleh <em>cici-cici </em>tersebut.</p>



<p>Hari kedua liburan teman-teman Penulis di Jakarta ini memang penuh dengan tragedi dan kejadian-kejadian unik.</p>



<h2 class="wp-block-heading">Hari Ketiga</h2>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="683" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/06/pengalaman-menjadi-tour-guide-8-1024x683.jpg" alt="" class="wp-image-5759" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/06/pengalaman-menjadi-tour-guide-8-1024x683.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/06/pengalaman-menjadi-tour-guide-8-300x200.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/06/pengalaman-menjadi-tour-guide-8-768x512.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/06/pengalaman-menjadi-tour-guide-8.jpg 1080w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption>Di Latar Ijen</figcaption></figure>



<p>Di hari ketiga, Pandu sudah perjalanan balik ke Jakarta karena dia tidak mengambil cuti di hari Selasanya. Lantas, sisanya kembali berwisata kuliner sendirian di siangnya karena Penulis baru bisa ke Malang sore hari. Untungnya, tidak ada tragedi lagi yang menimpa mereka.</p>



<p>Penulis menyusul mereka bertiga di <strong>Latar Ijen </strong>dan nongkrong sebentar di sana. Setelah itu, kami <em>nyemil </em>sebentar di <strong>Bakso Bakar Pahlawan Trip</strong> yang rasanya sudah jauh berkurang drastis dibandingkan terakhir kali Penulis ke sana.</p>



<p>Terakhir, Penulis mengantar mereka untuk membeli oleh-oleh di daerah Sanan. Makanan yang dibeli pun seputar keripik-keripik yang sudah menjadi ciri khas. Setelah itu, Penulis kembali mengantar mereka ke hotel sekaligus berpamitan karena besok Penulis tidak bisa mengantar mereka ke bandara.</p>



<h2 class="wp-block-heading">Penutup</h2>



<p>Bisa dibilang, perasaan Penulis cukup campur aduk dengan pengalamannya menjadi <em>tour guide </em>untuk pertama kalinya. Senang karena ada teman yang jauh-jauh datang berlibur dari Jakarta, sedih karena merasa belum bisa memberikan &#8220;<em>service</em>&#8221; yang optimal.</p>



<p>Pengalaman pertama ini jelas sangat berharga untuk Penulis agar bisa menjadi <em>tour guide </em>yang lebih baik jika nanti ada teman-temannya yang lain memilih Malang sebagai destinasi liburannya.</p>



<p>Semoga saja teman-teman Penulis tidak kapok ke Malang hanya karena kekurangan Penulis sebagai <em>tour guide</em>.</p>



<hr class="wp-block-separator"/>



<p>Lawang, 26 Juni 2022, terinspirasi setelah menjadi <em>tour guide </em>untuk pertama kalinya</p>
<p>The post <a href="https://whathefan.com/pengalaman/pengalaman-menjadi-tour-guide-di-malang/">Pengalaman Menjadi Tour Guide di Malang</a> appeared first on <a href="https://whathefan.com">Whathefan!</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://whathefan.com/pengalaman/pengalaman-menjadi-tour-guide-di-malang/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Tetap Dalam Jiwa: Isyana Sarasvati</title>
		<link>https://whathefan.com/musik/tetap-dalam-jiwa-isyana-sarasvati/</link>
					<comments>https://whathefan.com/musik/tetap-dalam-jiwa-isyana-sarasvati/?noamp=mobile#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Fanandi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 04 Jun 2022 13:00:17 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Musik]]></category>
		<category><![CDATA[hiburan]]></category>
		<category><![CDATA[idola]]></category>
		<category><![CDATA[Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[isyana]]></category>
		<category><![CDATA[Isyana Sarasvati]]></category>
		<category><![CDATA[klasik]]></category>
		<category><![CDATA[lagu]]></category>
		<category><![CDATA[opera]]></category>
		<category><![CDATA[penyanyi]]></category>
		<category><![CDATA[pinggir]]></category>
		<category><![CDATA[pop]]></category>
		<category><![CDATA[rock]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://whathefan.com/?p=5613</guid>

					<description><![CDATA[<p>Penulis mengakui kalau dirinya tidak begitu sering mendengarkan lagu Indonesia di masa remajanya. Lagu-lagu rock dari barat terdengar lebih menggoda dan cocok dengan selera musik Penulis. Walaupun begitu, Penulis masih memiliki beberapa penyanyi atau band lokal favorit seperti Peterpan (sebelum menjadi Noah). Untuk penyanyi, Penulis sempat mengidolakan Gita Gutawa. Bahkan, ada teman SMA Penulis yang [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://whathefan.com/musik/tetap-dalam-jiwa-isyana-sarasvati/">Tetap Dalam Jiwa: Isyana Sarasvati</a> appeared first on <a href="https://whathefan.com">Whathefan!</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p>Penulis mengakui kalau dirinya tidak begitu sering mendengarkan lagu Indonesia di masa remajanya. Lagu-lagu <em>rock </em>dari barat terdengar lebih menggoda dan cocok dengan selera musik Penulis.</p>



<p>Walaupun begitu, Penulis masih memiliki beberapa penyanyi atau <em>band </em>lokal favorit seperti <a href="https://whathefan.com/musik/puisi-di-dalam-lirik-peterpan-dan-noah/">Peterpan</a> (sebelum menjadi Noah). Untuk penyanyi, Penulis sempat mengidolakan Gita Gutawa. Bahkan, ada teman SMA Penulis yang sampai memberikan poster bergambar dirinya.</p>



<p>Bertahun-tahun kemudian, Penulis baru menemukan lagi sesosok penyanyi perempuan yang diidolakan. Ia adalah <strong>Isyana Sarasvati</strong>, orang yang sering dianggap sebagai komedian berkedok penyanyi.</p>



<p>Melalui tulisan kali ini, Penulis ingin berbagi sedikit mengenai bagaimana Penulis bisa mengidolakan Isyana Sarasvati dan pendapatnya tentang musik-musik yang ia ciptakan.</p>





<h2 class="wp-block-heading">Pertemuan dengan Isyana Sarasvati</h2>



<p><em>Fun fact</em>, Isyana Sarasvati adalah satu-satunya idola yang berhasil Penulis ajak untuk foto bareng. Menariknya, kejadian tersebutlah yang membuat Penulis menjadikannya sebagai sesosok idola. Artikel lengkapnya bisa dibaca di sini:</p>



<figure class="wp-block-embed is-type-wp-embed is-provider-whathefan wp-block-embed-whathefan"><div class="wp-block-embed__wrapper">
<blockquote class="wp-embedded-content" data-secret="84RnN8OyH0"><a href="https://whathefan.com/pengalaman/pengalaman-bertemu-isyana-sarasvati/">Pengalaman Bertemu Isyana Sarasvati</a></blockquote><iframe loading="lazy" class="wp-embedded-content" sandbox="allow-scripts" security="restricted"  title="&#8220;Pengalaman Bertemu Isyana Sarasvati&#8221; &#8212; Whathefan!" src="https://whathefan.com/pengalaman/pengalaman-bertemu-isyana-sarasvati/embed/#?secret=84RnN8OyH0" data-secret="84RnN8OyH0" width="600" height="338" frameborder="0" marginwidth="0" marginheight="0" scrolling="no"></iframe>
</div></figure>



<p>Kesempatan untuk bisa mendengarkan konsernya secara langsung, berfoto dan bersalaman dengannya (walaupun hanya pucuk tangannya), hingga mendapatkan CD-nya secara gratis membuat Penulis ingin mendalami musikalitas Isyana.</p>



<p>Tidak hanya itu, Penulis juga banyak menonton video-videonya di YouTube, terutama video yang berkaitan dengan &#8220;kekocakan&#8221; yang dimilikinya. Perpaduan antara musik yang ia ciptakan dengan karakter yang dimilikinya jelas meninggalkan kesan tersendiri.</p>



<h2 class="wp-block-heading">Perkenalan Isyana di Industri Musik Indonesia</h2>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="683" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/06/isyana-sarasvati-tetap-dalam-jiwa-1-1024x683.jpg" alt="" class="wp-image-5732" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/06/isyana-sarasvati-tetap-dalam-jiwa-1-1024x683.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/06/isyana-sarasvati-tetap-dalam-jiwa-1-300x200.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/06/isyana-sarasvati-tetap-dalam-jiwa-1-768x512.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/06/isyana-sarasvati-tetap-dalam-jiwa-1.jpg 1080w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption>Isyana dan Album <em>Explore!</em> (<a href="https://www.liputan6.com/showbiz/read/2375951/album-explore-wakili-jiwa-isyana-sarasvati">Liputan6</a>)</figcaption></figure>



<p>Sama seperti kebanyakan pendengar Isyana, Penulis mengenal lagu Isyana dari <em>single-single </em>awalnya seperti <em><strong>Keep Being You</strong> </em>dan <em><strong>Tetap Dalam Jiwa</strong> </em>yang masuk ke dalam album pertamanya, <em><strong>Explore!</strong></em> (2015).</p>



<p>Sebagai album perkenalan Isyana, album ini menurut Penulis masih mengikuti pasar Indonesia dan bisa didengarkan oleh banyak orang karena <em>easy listening</em>. Penulis sendiri bukan penggemar genre tersebut, tetapi masih bisa menikmatinya.</p>



<p>Selain dua lagu yang menjadi <em>single </em>utama dari album tersebut, Penulis juga menyukai lagu <strong><em>Kau Adalah</em> </strong>yang merupakan hasil kolaborasinya dengan personil Ran, Rayi Putra. Hingga kini, Penulis masih mendengarkan lagu-lagu tersebut.</p>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="683" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/06/isyana-sarasvati-tetap-dalam-jiwa-2-1024x683.jpg" alt="" class="wp-image-5733" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/06/isyana-sarasvati-tetap-dalam-jiwa-2-1024x683.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/06/isyana-sarasvati-tetap-dalam-jiwa-2-300x200.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/06/isyana-sarasvati-tetap-dalam-jiwa-2-768x512.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/06/isyana-sarasvati-tetap-dalam-jiwa-2.jpg 1080w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption>Isyana dan Album <em>Paradox </em>(<a href="https://youtu.be/BaSCPxAEdN8">YouTube</a>)</figcaption></figure>



<p>Selang dua tahun (2017), Isyana kembali menelurkan album baru yang berjudul <em><strong>Paradox</strong></em>. Penulis berhasil mendapatkan album aslinya ketika beli makan di KFC. Dibandingkan dengan album sebelumnya, lagu-lagu yang terdapat di album ini terasa lebih berwarna.</p>



<p>Jika membaca dari beberapa sumber, album ini banyak mengangkat kisah pribadi Isyana, berbanding terbalik dengan album sebelumnya yang kerap bercerita tentang kisah temannya atau sepenuhnya fiktif.</p>



<p>Salah satu lagu yang menjadi <em>hits </em>di album ini tentu saja lagu <em><strong>Anganku Anganmu </strong></em>yang ia nyanyikan bersama Raisa. Kedua penyanyi ini sama- sama cantik dan bersuara emas. Apalagi, banyak orang yang kerap membandingkan keduanya.</p>



<p>Di antara semua lagu yang ada di album ini, Penulis paling menyukai lagu <em><strong>Lembaran Buku </strong></em>yang walaupun terkesan <em>gloomy</em>, entah mengapa liriknya terasa begitu dalam. Lagu lain yang Penulis sukai di album ini adalah <em><strong>Nada Cinta </strong></em>yang kesannya ceria dan bahagia. </p>



<h2 class="wp-block-heading">Jujur kepada Diri Sendiri</h2>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="683" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/06/isyana-sarasvati-tetap-dalam-jiwa-3-1024x683.jpg" alt="" class="wp-image-5734" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/06/isyana-sarasvati-tetap-dalam-jiwa-3-1024x683.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/06/isyana-sarasvati-tetap-dalam-jiwa-3-300x200.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/06/isyana-sarasvati-tetap-dalam-jiwa-3-768x512.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/06/isyana-sarasvati-tetap-dalam-jiwa-3.jpg 1080w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption>Isyana dan Album <em>Lexicon </em>(<a href="https://m.fimela.com/entertainment/read/4123653/lexicon-luapan-energi-terpendam-isyana-sarasvati">Fimela</a>)</figcaption></figure>



<p>Mungkin isi lagu dari album <em>Paradox </em>memang lebih menggambarkan seorang Isyana. Namun, secara musikalitas sebenarnya Isyana masih &#8220;bermain aman&#8221; dan mengikuti pasar Indonesia. Di album ketiganya, <em><strong>Lexicon</strong></em> (2019), barulah Isyana benar-benar berani <a href="https://whathefan.com/pengalaman/keluar-dari-zona-nyaman/">keluar dari zona nyaman</a>.</p>



<p>Jika dua albumnya lebih bergenre <em>pop </em>dan <em>R&amp;B</em>, maka di album ini terasa bergenre klasik dan <em>rock </em>progresif. Hal ini dapat dimaklumi, mengingat Isyana memang memiliki <em>background </em>pendidikan di genre-genre tersebut. </p>



<p>Ini tentu cukup menimbulkan kekagetan di antara penggemar dan menimbulkan polarisasi. Ada yang menganggap Isyana telah keluar jalur, ada yang menyebut kalau inilah diri Isyana yang sebenarnya. Tak heran, ada beberapa anggapan yang menyebutkan banyak pendengar Isyana berpaling darinya.</p>



<p>Penulis sendiri sebagai penikmat musik <em>rock </em>sebenarnya terima-terima saja dengan keputusan Isyana dan tidak mempermasalahkannya. Jujur kepada diri sendiri merupakan hal penting, termasuk dalam pemilihan musikalitas sang penyanyi.</p>



<p>Di antara semua lagu yang ada di album ini, Penulis memiliki satu judul favorit, yakni <em><strong>Untuk Hati yang Terluka</strong></em>. Untuk lagu-lagu lainnya, Penulis kurang bisa menikmatinya karena tidak sesuai dengan selera saja. Namun, album ini memang benar-benar berbeda.</p>



<h2 class="wp-block-heading">Siapa yang Menyangka Isyana akan Merilis Lagu Metal?</h2>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="683" src="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/06/isyana-sarasvati-tetap-dalam-jiwa-4-1024x683.jpg" alt="" class="wp-image-5735" srcset="https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/06/isyana-sarasvati-tetap-dalam-jiwa-4-1024x683.jpg 1024w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/06/isyana-sarasvati-tetap-dalam-jiwa-4-300x200.jpg 300w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/06/isyana-sarasvati-tetap-dalam-jiwa-4-768x512.jpg 768w, https://whathefan.com/wp-content/uploads/2022/06/isyana-sarasvati-tetap-dalam-jiwa-4.jpg 1080w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption>Isyana di Video Klip <em>Il Sogno </em>(<a href="https://www.nme.com/en_asia/news/music/isyana-sarasvati-and-deadsquad-share-music-video-for-il-sogno-3146709">NME</a>)</figcaption></figure>



<p>Sejak perilisan album ketiganya, Penulis tidak terlalu mengikuti lagu-lagu terbaru Isyana. Bahkan, Penulis hampir tidak pernah mendengarkan album mininya yang berkolaborasi dengan Afgan dan Rendy Pandugo.</p>



<p>Namun, Penulis kembali mendengarkan lagu Isyana berkat <em>single</em> <strong><em>Il Sogno </em></strong>(2021) yang juga menjadi <em>soundtrack </em>dari film <em>Teka-Teki Tika</em>. Gila, siapa yang menyangka Isyana akan menciptakan lagu sekeras ini. Perpaduan antara <em>rock</em>, classic, dan suara opera Isyana benar-benar cocok di telinga Penulis.</p>



<p>Bahkan, versi kolaborasinya dengan Deadsquad (rilis 2022) membuat lagu ini semakin enak (dan tentunya makin keras!) saja didengar dan membuat Penulis melakukan <em>headbang </em>ketika sedang mendengarkannya. Lagu ini benar-benar keren!</p>



<p><em>Il Sogno </em>jugalah yang membuat Penulis akhirnya kembali mendengarkan lagu-lagu Isyana dan menemukan beberapa lagu yang ternyata cukup enak. Salah satunya adalah <em><strong>Unlock the Key</strong> </em>(2020)<em> </em>yang juga bergenre <em>rock</em>. Semoga saja Isyana makin sering membuat lagu bergenre <em>rock </em>progresif!</p>



<h2 class="wp-block-heading">Penutup</h2>



<p>Penulis sebenarnya bukan tipe orang yang menyukai seorang penyanyi karena lebih menyukai <em>band</em>. Penulis bisa menyebutkan banyak nama <em>band </em>favoritnya, tetapi akan kebingungan jika ditanya siapa penyanyi favoritnya.</p>



<p>Kehadiran Isyana di ranah musik Indonesia membuat Penulis tak ragu menjadikannya penyanyi favorit. Mengikuti evolusi musikalitasnya dari debut hingga sekarang benar-benar menarik dan menurut Penulis cukup unik. Tak banyak penyanyi yang berani keluar dari zona nyamannya.</p>



<p>Oleh karena itu, Isyana Sarasvati akan tetap ada di dalam jiwa Penulis sampai kapan pun. Apalagi, Penulis memiliki kenangan indah ketika bisa berjumpa dengannya dan berfoto bareng.</p>



<hr class="wp-block-separator"/>



<p>Lawang, 21 Februari 2022, terinspirasi setelah mendengarkan lagu-lagu Isyana Sarasvati</p>



<p>Foto: <a href="https://www.ussfeed.com/lagu-il-sogno-isyana-sarasvati-cerita-tentang-mimpi/">USS Feed</a></p>
<p>The post <a href="https://whathefan.com/musik/tetap-dalam-jiwa-isyana-sarasvati/">Tetap Dalam Jiwa: Isyana Sarasvati</a> appeared first on <a href="https://whathefan.com">Whathefan!</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://whathefan.com/musik/tetap-dalam-jiwa-isyana-sarasvati/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
