Tidur Kia sama sekali tidak terasa nyenyak. Berkali-kali ia terbangun di malam hari sebelum memutuskan untuk mengakhiri tidurnya. Ia hanya menemukan Qila di sebelahnya. Ke mana...
Hari yang telah aku dan Gisel nantikan akhirnya datang juga. Paman Anton tadi menelepon, dan ia mengatakan sore ini akan datang dan menginap satu malam. Besok...
Malam pun tiba di dunia baru Kia. Seperti kata bu Imah sebelumnya, ia akan tidur bersamanya dan Qila, sedangkan pak Kusno entah akan tidur di mana....
Kami mendapatkan libur empat hari karena ujian nasional telah dimulai. Aku memutuskan untuk mengisi liburanku dengan mempelajari bab-bab yang kurang aku kuasai. Targetku di kelas ini...
Aroma tanah begitu kental mengambang di udara. Angin berhembus sepoi-sepoi, membuat siapapun yang terkenanya akan terbuai ke dalam sebuah ketenangan. Oh, bukan hanya aroma tanah, aroma...
Kurang dua minggu lagi sebelum ujian nasional anak kelas dua belas. Sebenarnya bukan gayaku untuk mempedulikan kelulusan orang lain, hanya saja aku masih terpikirkan belum diterimanya...
Kia hanya absen satu hari, meskipun sebenarnya ia ingin lebih lama untuk tidak masuk ke sekolah. Ia merasa sedikit khawatir dirinya akan menjadi sasaran kemarahan kelompok...
“Leon!” sapa Rika dengan riang sewaktu ia datang. Aku memberikan anggukan singkat yang dibarengi dengan senyum tipis. Sekarang Rika duduk di depanku persis karena bangku tersebut...
Keputusan nekat Kia untuk masuk ke dalam museum tanpa penjagaan dari pak Tejo ternyata berbuntut panjang. Papa sangat murka dan memecat supir Kia sejak kecil tersebut...
Kia tercengang selama beberapa menit setelah mendengar penuturan sang kakek. Ketakutan yang dari tadi merayapi dirinya semakin mencengkeram Kia dengan kuat. Jelas kakek ini bukan manusia...