(Bukan) Pendengar yang Baik

Selama ini penulis sering menganggap dirinya seorang pendengar yang baik. Ketika ada orang yang bercerita kepada penulis, penulis akan berusaha mendengarkannya sepenuh hati dan memberikan masukan-masukan yang penulis anggap cocok.

Apalagi setelah membaca buku tulisan John C. Maxwell yang memaparkan beberapa tips agar bisa menjadi pendengar yang baik, penulis semakin besar kepala. Dalam buku yang penulis lupa judulnya, ada empat hal yang membantu kita menjadi pendengar yang baik:

  1. Berfokus Pada Orangnya, dan tunggu hingga ia selesai bercerita
  2. Jangan Tutupi Telinga Anda
  3. Dengarkan dengan Agresif, dengarkan dengan penuh perhatian
  4. Simaklah dengan Tujuan untuk Memahami

Ternyata itu semua salah besar! Setidaknya, ada yang salah dari cara penulis mendengar. Ini baru penulis sadari ketika membaca buku Men are from Mars, Women are from Venus karangan John Gray,terutama di bab 2.

Ketika ada wanita yang menceritakan permasalahannya, mereka tidak menginginkan solusi. Mereka hanya ingin didengar dan mendapatkan empati yang tulus dari pendengarnya.

Beda Perlakuan (via www.huffingtonpost.com)

Pantas saja sewaktu ada teman perempuan penulis bercerita dan penulis berusaha menghadirkan solusi, ia justru semakin cemberut. Tentu penulis merasa bingung karena merasa tidak ada yang salah dengan solusi penulis.

Lain halnya jika yang bercerita pria. Karena berlandaskan logika, mereka bercerita dengan berharap akan adanya jawaban dari masalah yang sedang mereka hadapi. Mereka ingin bertukarpikiran untuk membuka cakrawala pikiran mereka. Wanita tidak membutuhkan itu, kecuali jika mereka memang memintanya di awal sebelum bercerita.

Masalahnya, pria memang cenderung berorientasi pada penyelesaian masalah, sehingga setiap cerita yang ia dengar dianggap sedang mencari penyelesaian. Perbedaan inilah yang sering kali mengakibatkan pertikaian antara pria dan wanita.

Setelah mengetahui fakta ini, penulis berusaha menata ulang pola pikir penulis dalam mendengarkan orang lain berdasarkan gendernya. Menghadirkan solusi untuk pria, mendengarkan penuh empati untuk wanita.

Semoga saja tidak ada lagi perasaan sombong dalam diri penulis yang merasa dirinya pendengar yang baik.

 

 

Lawang, 5 Juni 2018, terinspirasi setelah membaca buku Men are from Mars, Women are from Venus

Sumber Foto: www.theguardian.com

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.