Perpaduan Tragedi dan Romansa Pada Jazz, Parfum, dan Insiden

Novel ini adalah buku tulisan Seno Gumira Ajidarma ke sembilan yang penulis miliki. Ketertarikan penulis membeli buku ini adalah karena sinopsisnya yang mengatakan bahwa ini merupakan karya sastra pertama yang berani mengangkat ketegangan yang terjadi di Timor Leste sewaktu era Orde Baru.

Laporan Sejarah Timor Leste

Dengan sudut pandang orang pertama, buku ini menyajikan laporan sejarah yang mengerikan tentang Timor Leste. Namun penulisnya sendiri tidak mengklain bahwa laporan sejarah tersebut fakta. Semua diserahkan kepada pembaca.

Tokoh aku bekerja sebagai seseorang wartawan, dan ia membaca banyak laporan insiden tentang kekerasan yang menimpa orang-orang Timor oleh militer. Laporan-laporan tersebut mengerikan, membuat kita akan sulit mempercayainya sebagai fakta.

Apa yang Unik?

Yang unik dari novel ini adalah adanya unsur jazz dan parfum yang kental. Seno memiliki pengetahuan yang luas dengan dunia jazz, sehingga ia bisa bercerita dengan detail. Apalagi, novel ini memiliki catatan kaki yang lumayan panjang di halaman belakang untuk memperjelas tokoh-tokoh maupun hal lain yang berkaitan dengan dunia jazz.

Tokoh aku juga diceritakan bertemu dengan banyak wanita dengan parfum yang berbeda. Dengan indera penciumannya, tokoh aku bisa membedakan parfum satu dengan parfum lainnya, di mana kebanyakan merupakan parfum merek terkenal. Kemampuan ini membuat penulis teringat dengan karakter Jati Wesinya Dee pada novel Aroma Karsa.

Perpaduan Tragedi dan Romansa

Memadukan suatu tragedi dengan hal-hal berbau romantis tentu bukan pekerjaan yang mudah. Akan tetapi, Seno mampu menyatukannya dengan begitu indah. Emosi pembaca akan diputar-putar karena adegan antara jazz, parfum, dan laporan insiden dibuat secara bergantian.

Beberapa laporan tertulis dalam bahasa Inggris. Banyak nama orang ataupun lokasi yang diberi “sensor oleh pengarang” membuat penulis kesulitan memahami secara utuh surat-surat yang berbahasa Inggris itu.

Ada bagian yang membuat penulis merasa geli ketika tokoh aku berbicara dengan orang-orang homoseksual (penulis tidak tahu apa maksud dari bagian tersebut). Namun yang jelas, tokoh aku masih memiliki orientasi seksual yang normal dari interaksinya dengan banyak wanita.

Dunia Sukab dan Negeri Senja

Klimaks dari novel ini adalah ketika adanya penggrebekan kantor tokoh aku yang dilakukan oleh aparat untuk mencari barang bukti adanya subversi. Ternyata, pemimpin penggrebekan tersebut merupakan kawan tokoh aku yang bernama Sukab.

Penggemar buku-buku Seno pasti tidak asing dengan Sukab. Ia adalah tokoh ciptaan Seno yang seringkali muncul di mana-mana dan bisa berperan sebagai apa saja. Coba baca Dunia Sukab untuk bisa memahami apa maksud penulis. Selain itu, ada beberapa cuplikan novel Negeri Senja karya Seno yang sudah pernah penulis baca pada buku ini.

Kesimpulan

Dengan gaya penulisannya khas, Seno berhasil membawa fakta (?) sejarah yang mengerikan dan memadukannya dengan dunia jazz dan parfum. Novel ini akan dinikmati oleh pecinta sastra, akan tetapi mungkin pembaca awam akan merasa kesulitan membaca buku ini karena adanya perpindahan fokus cerita dari satu bagian ke bagian lain.

Nilainya 4.0/5.0

 

 

Jelambar, 29 September 2018, terinspirasi setelah menamatkan buku Jazz, Parfum, dan Insiden tulisan Seno Gumira Ajidarma

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.