Sinopsis Novel Distopia Bagi Kia

Berada di lingkungan dengan fasilitas yang lengkap tidak membuat bahagia seorang gadis bernama Kia. Harta melimpah yang ia miliki sama sekali terasa hampa karena tidak adanya kasih sayang yang ia dapatkan dari orangtuanya yang sibuk dengan kerajaan bisnisnya. Hal tersebut membentuk Kia menjadi manusia yang pemurung dan memandang segala hal dengan negatif. Ia tidak peduli dengan apapun karena ia merasa tidak ada yang peduli terhadapnya. Terkadang, terbesit di pikiran Kia untuk mengakhiri hidupnya, toh tidak akan yang menangisi kematiannya. Hingga pada suatu saat, ia bertemu dengan seorang kakek tua dan mulai menjalani hidup yang baru di dunia yang berbeda.

Inilah perjalanan seorang Zaskia Anjani Putri Labdajaya mencari makna hidup dirinya, perjalanan yang membuatnya belajar untuk menjadi manusia seutuhnya.

***

Sembari menunggu buku kedua dari Leon dan Kenji selesai (sekarang sudah sampai chapter 17 dari rencana 50), penulis memutuskan untuk mencoba memulai proyek baru dengan judul novel yang benar-benar baru. Ide novel ini datang dari Ayu (iya, Ayu lagi) yang konsultasi ke penulis untuk tugas cerpen yang harus ia kerjakan dalam rangka hari bahasa.

Apa yang penulis ambil dari ide Ayu adalah seorang anak yang membenci kehidupannya yang terlahir dari pasangan konglomerat. Karena suatu peristiwa, ia masuk ke dunia lain melalui sebuah cermin.

Pada versi karangan Ayu, sang pemeran utama terjebak ke dalam dunia fantasi bak dongeng. Pada versi penulis, Kia akan penulis buat merasakan kehidupan yang berbeda dengan kehidupan yang selama ini ia jalani. Pengalaman tersebut akan membuatnya banyak belajar tentang kehidupan.

Penulis menggunakan nama Kia agar terdengar enak untuk judul, Distopia Bagi Kia, sama-sama berakhiran “ia”. Penggunaan distopia sendiri penulis pilih untuk menggambarkan betapa menyiksanya kehidupan yang dijalani oleh Kia. Distopia, yang merupakan lawan kata dari utopia, penulis anggap mampu untuk menggambarkan suasana hati Kia.

Penulis terinspirasi Hishiro Chizuru dari anime ReLIFE untuk beberapa sifat tokoh utamanya, terutama sifat pemurung dan susah bergaulnya. Penulis tambahkan beberapa sifat lainnya untuk lebih menghidupkan karakter gadis remaja yang sedang merenungi eksistensinya di dunia.

Novel ini akan jadi novel pertama yang penulis buat dengan menggunakan sudut pandang orang ketiga. Leon dan Kenji dan beberapa cerpen yang ada di whathefan cenderung menggunakan sudut pandang orang pertama. Tentu ini merupakan tantangan sekaligus latihan untuk penulis.

Distopia Bagi Kia akan menyapa pembaca sekalian setiap hari Kamis dan terbit satu minggu sekali. Novel ini juga akan tersedia di Wattpad. Dari perencanaan yang telah penulis buat, penulis memperkirakan akan ada 25 bagian. Namun, siapa tahu akan ada pengembangan cerita di tengah perjalanan.

Sekian pembuka untuk Distopia Bagi Kia, semoga pembaca sekalian bisa menikmatinya. Saran dan kritik sangat penulis nantikan.

 

 

Jelambar, 9 Oktober 2018

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.