Setelah Membaca Discovery: Napoleon

Biasanya ketika berkunjung ke acara Big Bad Wolf (BBW), Penulis akan berburu buku anak-anak yang bahasa Inggrisnya mudah dipahami. Kalaupun beli buku berat, biasanya hanya dijadikan sebagai koleksi semata.

Hal yang berbeda terjadi pada BBW tahun ini karena Penulis memberanikan diri untuk membaca buku-buku berbahasa Inggris yang cukup tebal, bukan sekadar ensiklopedia anak.

Salah satu yang Penulis beli adalah Discovery: Napoleon yang memiliki subjudul My ambition was great. Entah mengapa Penulis merasa subjudul ini sedikit creepy dan aneh.

Lantas, bisakah Penulis memahami isi buku ini?

Apa Isi Buku Ini?

Pada tulisan Kekalahan Terburuk Napoleon Bonaparte, Penulis sudah memberitahu kalau dirinya merupakan penggemar kaisar Prancis tersebut. Penulis juga membaca buku Misteri Napoleon yang cukup menarik.

Penulis memutuskan untuk membeli buku ini karena sudah mengetahui sebagian besar kisah hidupnya, sehingga setidaknya punya semacam dasar ilmu untuk memahami buku ini.

Apalagi, buku ini dilengkapi dengan berbagai ilustrasi yang sangat menarik dan berhasil membuat Penulis merasa sedang berada di era-era Napoleonic Wars.

Buku ini dibagi menjadi lima bab, yakni:

  1. Son of the Revolution, bercerita tentang masa kecil Napoleon di pulau kecil bernama Corsica hingga ia bergabung dengan militer Prancis. Bab ini berakhir dengan kekalahan Napoleon di Mesir melawan pasukan Inggris.
  2. The Conquest of Power, menceritakan bagaimana pengaruh Napoleon dalam sistem pemerintahan Prancis yang baru saja menyingkirkan sistem monarki. Pada akhirnya, Napoleon malah menjadi kaisar baru Prancis.
  3. The Founder of Contemporary France, ada banyak inovasi yang dilakukan oleh Napoleon semenjak menjabat sebagai kaisar.
  4. The God of War, tidak hanya membuat berbagai terobosan baru, Napoleon juga ingin memperluas wilayan kekuasaannya dengan melakukan invasi ke berbagai wilayah.
  5. The Fall, menceritakan tentang kejatuhan Napoleon yang diawali dengan pemberontakan di Spanyol, kekalahan memalukan dari Rusia, hingga akhirnya harus dibuang ke Pulau St. Helena.

Di bagian akhir, ada beberapa salinan dokumen yang berkaitan dengan kehidupan Napoleon. Hanya saja, Penulis memutuskan untuk tidak membacanya karena kurang menarik.

Selain itu, ada juga kronologi kehidupan Napoleon dari awal hingga akhir serta beberapa informasi menarik lainnya seputar Napoleon.

Setelah Membaca Buku Discovery: Napoleon

Sebagai penggemar Napoleon, buku ini benar-benar bisa memuaskan Penulis melalui visual-visual yang ada di dalamnya. Apalagi, buku ini full color sehingga sangat memanjakan mata.

Meskipun tergolong buku sejarah-biografi, bahasanya tidak berat-berat amat. Mengetahui sedikit latar belakangnya mungkin membuat Penulis bisa memahami sebagian besar isi bukunya.

Kejadian tiap kejadiannya dituliskan sesuai dengan urutan kronologi yang rapi. Banyak kutipan-kutipan dari Napoleon (atau mungkin juga dari orang-orang yang ada di sekitarnya) yang akan Pembaca temukan.

Hanya saja, buku ini terlihat sedikit ringkih dan mudah tertekuk. Mungkin karena jenis kertas yang digunakan. Penulis harus ekstra hati-hati ketika menamatkannya.

Di bagian kover belakang, tertera harga aslinya adalah $12.95 atau setara dengan Rp190 ribuan jika menggunakan kurs sekarang. Penulis mendapatkannya seharga tujuh puluh ribu rupiah dan merasa sangat sangat worth it.

Kalau pembaca adalah seorang penggemar Napoleon atau setidaknya penggemar sejarah, buku ini sangat Penulis rekomendasikan untuk menemani waktu-waktu sengang.

Nilainya: 4.2/5.0

 

 

Kebayoran Lama, 15 Mei 2020, terinspirasi setelah membaca buku Discovery: Napoleon karya Thiery Lentz

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.