Adu Gengsi Ala Kaguya-sama: Love is War

Ketika mencari judul anime untuk ditonton, biasanya Penulis akan menggunakan keyword “Best Comedy Anime” dan semacamnya. Alhasil, anime-anime yang sudah Penulis tonton pun tergolong jadul.

Karena ingin tahu apakah ada judul anime baru yang sayang untuk dilewatkan, Penulis pun mencoba untuk menggunakan keyword yang sama dengan mencantumkan tahun.

Hasilnya, Penulis menemukan anime berjudul Kaguya-sama wa Kokurasetai: Tensai-tachi no Renai Zunousen atau lebih mudah disebut sebagai Kaguya-sama: Love is War

Menyimpan Rasa Karena Gengsi

Alkisah di sebuah sekolah elit (salah satu latar cerita paling klise pada anime) bernama Shuchiin Academy, terdapat dua murid jenius bernama Miyuki Shirogane dan Kaguya Shinomiya.

Kaguya dan Miyuki (aniSearch)

Miyuki merupakan ketua “OSIS” di sekolah tersebut berkat keberhasilannya menjadi murid terpandai di sekolah tersebut. Padahal, ia bukan dari kalangan atas seperti teman-teman lainnya.

Di sisi lain, Kaguya berasal dari keluarga Shinomiya yang mahsyur. Ia sejak kecil dididik ala putri bangsawan. Banyak murid di sekolah tersebut yang merasa kagum akan keanggunan dan kemampuan otak yang dimilikinya.

Tidak hanya itu, Kaguya juga menduduki jabatan sebagai wakil ketua “OSIS” di bawah Miyuki. Bersama dengan dua anggota lain, Chika Fujiwara dan Yuu Ishigami, mereka pun menjalankan tugas “OSIS” seperti biasa.

Yuu dan Chika (The Movie Database)

Terlepas dari segala kelebihan yang dimiliki oleh Miyuki dan Kaguya, ternyata mereka saling memendam perasaan satu sama lain. Hanya saja, mereka saling menahan diri karena gengsi sehingga berusaha memancing lawannya untuk mengutarakan perasaan duluan!

Apalagi, mereka berdua sama-sama keras kepala dan memiliki harga diri yang sangat tinggi. Mereka juga sama-sama merasa percaya diri bahwa dirinya mampu membuat lawannya mengungkapkan perasaan duluan.

Dari sini lah banyak hal-hal konyol dan mengocok perut. Kita seolah akan melihat pertandingan otak antara Holmes dan Moriarty dalam bentuk remaja SMA yang sedang kasmaran.

Munculnya karakter-karakter pendukung juga menambah bumbu humor dari anime yang satu ini. Hanya ada satu pertanyaan akhir, siapa yang akan memenangkan peperangan cinta ini?

75% Komedi, 25% Romantis

Meskipun mengusung genre comedy-romance, Penulis merasakan unsur komedi pada anime ini terlalu mendominasi tiap-tiap episodenya. Jika dibuat akan presentase, mungkin komedinya berkisar di angka 75% dan sisanya baru untuk bumbu romantis.

Pertarungan Otak (The Outerhaven)

Untungnya, komedi yang dihadirkan pun cukup segar dan tidak dibuat berbelit sehingga enak untuk dinikmati. Kehadiran narator yang bersuara bas pun menjadi tambahan yang menarik.

Setiap episodenya terdiri dari beberapa segmen yang seringkali tidak memiliki keterkaitan. Hanya rutinitas anggota “OSIS” pada umumnya. Setiap satu segmen berakhir, narator akan mengumumkan siapa pemenang perang kali ini.

Formula-formula humor yang ada di anime ini memiliki banyak hal unik, seperti yang sudah Penulis singgung di atas. Ada pula formula mainstream yang selalu ditemukan di setiap anime komedi.

Yang paling Penulis sukai adalah ketika Miyuki khawatir jika ia melakukan sesuatu yang membuatnya terlihat memiliki perasaan kepada Kaguya. Di dalam pikirannya, ia membayangkan Kaguya memandang rendah dirinya sembari berkata kawaii-koto (imutnya).

Kawaii koto (Areajugones)

Terlepas dari unsur komedi dan romantisnya, anime ini juga memberikan pendalaman terhadap karakter-karakter yang ada di dalamnya. Ada sisi-sisi humanis yang berusaha ditunjukkan kepada penonton.

Karena menikmati anime ini, Penulis pun memutuskan untuk mencari komiknya di internet dan berhasil menemukannya. Sama seperti animenya, format komiknya pun dibuat dengan model slice of life dengan alur waktu yang jelas.

Lantas di antara Miyuki dan Kaguya, siapa yang pada akhirnya kalah dan mengutarakan perasaannya duluan? Rahasia, nanti jadi spoiler.

Anime ini dikabarkan akan memiliki season 2 pada bulan April tahun ini. Meskipun sudah mengetahui cerita lanjutannya dari komik, Penulis tetap menantikan rilisnya anime ini karena sedang butuh hiburan yang mengocok perut!

 

 

Kebayoran Lama, 23 Februari 2020, terinspirasi setelah menonton anime Kaguya-sama: Love is War

Foto: MyAnimeList