Autobiografi Curi-Curi Pada Hari-Hari Terakhir Bersama Gus Dur

Ketika menemukan buku ini, penulis berekspetasi tinggi. Bagaimana tidak, buku ini terbitan Kompas yang buku-buku sejarahnya sering penulis beli. Penulis berharap bahwa buku ini akan sebagus buku Menyibak Tabir Orde Baru karya Jusuf Wanandi.

Ini merupakan buku kedua tentang Gus Dur yang penulis miliki. Buku pertama merupakan biografi karangan Greg Barton. Buku tersebut hanya menuliskan kehidupan Gus Dur hingga lengsernya beliau sebagai presiden, sehingga penulis berharap bisa menemukan kepingan yang hilang tersebut pada buku ini.

Berjudul Hari-Hari Terakhir Bersama Gus Dur, buku ini ditulis oleh Bondan Gunawan, Mantan Menteri Sekretaris Negara era Gus Dur. Dari kisah yang ia tuliskan, ia memang memiliki hubungan yang erat dengan presiden keempat Republik Indonesia tersebut.

Sayangnya, harapan penulis tidak terkabul karena pada biografi ini, Bondan sering bercerita tentang dirinya sendiri, walaupun di ujung tulisan ditunjukkan mengapa kisah tersebut berkaitan dengan Gus Dur.

Oleh karena itulah penulis membuat judul seperti di atas. Tidak masalah sebenarnya, toh cerita tentang dirinya sendiri tersebut masih memiliki keterkatitan dengan kisah Gus Dur, walau ada juga yang sama sekali tidak berkaitan (seperti apa yang dilakukan Bondan setelah mundur menjadi Sekretaris Negara karena berbagai tekanan yang ia terima).

Akan tetapi sebagai biografi politik, buku ini bisa menjadi referensi yang bagus bagi pembaca yang tertarik dengan sejarah bangsa ini, terutama ketika reformasi bergolak. Setengah halaman terakhir penulis habiskan dalam waktu kurang lebih dua jam karena serunya.

Beberapa kepingan sejarah telah penulis baca dari buku-buku lainnya, namun tetap saja ada informasi baru dari sudut pandang Bondan sebagai penulis, karena ia memang benar-benar sering berinteraksi dengan Gus Dur.

Selain itu, walaupun singkat, terdapat kisah yang menjelaskan kehidupan Gus Dur setelah lengser, termasuk gagalnya beliau untuk menjadi capres pada tahun 2004 karena faktor kesehatan.

Buku ini tetap penulis rekomendasikan bagi yang ingin mengetahui sejarah reformasi, tetapi tidak direkomendasikan bagi yang ingin mengetahui kehidupan pribadi Gus Dur karena memang sisi tersebut kurang ditonjolkan pada buku ini.

Nilainya 3.7/5

 

 

Grand Metropolitan Mal, Bekasi, 21 Agustus 2018, terinspirasi setelah membaca buku Hari-Hari Terakhir Bersama Gus Dur karya Bondan Gunawan

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.